[Prolog] Baby Sitter My Girlfriend

received_958852727535393

Tittle : [Prolog] Baby Sitter My Girlfriend

Author : SimbaDeer307

Twitter : @SimbaDeer307 (Mention For Follback)

Wattpad : @SimbaDeer307

Main Cast : Im Yoona, Choi Siwon

Other Cast : Find your self

Genre : Romance

Length : Chapter

Rating : PG + 18

Cover : @Xoloveyoonwon

 

Disclaimer : This story pure my imagination. Don’t Copas and Plagiatrism…  ^_^.

»» Happy Reading ««

 

“nona, Kau mau kemana? sebentar lagi acara pemberkatan akan segera dimulai?” kata seorang pria bertubuh kekar dengan mengenakan setelan jas hitam yang diyakini adalah seorang bodyguard.

 

“Yaak! minggir kalian. Jangan menghalangi jalanku.” bentakku sambil menjinjing gaun pengantin yang ku kenakan.

 

Yah, aku melarikan diri dari pernikahan terkutuk itu. bagaimana mungkin aku menikah dengan pria yang sama sekali tidak aku cintai. dan Appa selalu memaksa diriku dengan alasan bisnis Appa yang sedang membutuhkan suntikkan dana.

 

Tidakkah Appa mengerti akan perasaanku? Dia juga telah memaksa Yuri eonni dengan alasan yang sama. Tapi aku tidak mau seperti Yuri eonni yang menikah tanpa cinta.

 

“maafkan saya nona, kami tidak akan membiarkan nona pergi begitu saja. “, kata Bodyguard itu mencekal lenganku dan memaksaku untuk masuk kembali ke hotel.

 

Aku menahan diriku. “Yak! Tunggu sebentar! ” kataku mulai memainkan siasatku.

 

“Ada apa nona? Kau tidak akan bisa kabur dari sini. “,

 

“Tidak akan, aku akan masuk…Tapi kalungku hilang. Kalian bisa membantuku untuk mencarinya.”, Aku berpura-pura memegang leherku yang tidak memakai kalung.

 

“memangnya hilang di mana nona? “, Tanya bodyguard itu.

 

“Ahh, mungkin jatuh di lift saat aku berlari tadi.”, Kataku dengan wajah meyakinkan.

 

“Baiklah, biar saya yang akan mencarinya. Nona masuk saja ke dalam.”,

 

“Ahh, tidak. Aku juga akan ikut mencarinya. Itu adalah hadiah dari calon suamiku. Kalau aku tidak memakainya di pemberkatan nanti, dia pasti akan kecewa padaku. “, Kataku dengan wajah gusar.

 

“Baiklah nona.”

 

Yes! Akhirnya bodyguard itu percaya dengan apa yang ku katakan. Aku tinggal menunggu celah untuk kabur dari mereka. Mereka masih terus mencari kalung itu yang sampai kapan pun tidak akan pernah mereka temukan karna aku memang sudah membuangnya.

 

Dan tanpa mereka sadari, aku berjalan mundur dengan hati-hati. disaat sudah aman. Aku pun melarikan diri dari mereka. dan saat itu pula kedua bodyguard bodoh itu menyadarinya. Dan mereka mengejarku.

 

“Sial! Kita ditipu olehnya. Ayo cepat kejar dia! “, teriak bodyguard itu dengan kesal.

 

Saat aku berada di lobby, aku melihat kedua bodyguard itu terus mengejarku. dan aku menjadi panik saat kedua bodyguard itu semakin dekat berlari kearahku. Tanpa permisi aku pun masuk ke dalam mobil seseorang yang kebetulan berhenti di lobby.

 

“Agassi, aku mohon cepat jalankan mobilmu sekarang. Cepat! ” Kataku dengan panik tanpa menatap orang itu.

 

Tapi orang itu mengindahkan perkataanku. lantas aku menatap kearah pria itu. terlihat seorang pria tampan menatapku seolah aku ini hantu.

 

“Agassi, aku mohon cepat jalankan mobilmu. Mereka sudah semakin dekat. “, Kataku sedikit membentak yang seketika menyadarkan keterkejutan pria itu.

 

“Aish, Kau—! Nuguya? “, bentak pria itu padaku.

 

“Kau tidak perlu tau siapa diriku. Yang penting kau cepat jalankan mobilnya. aku tidak mau mereka menangkapku dan membawaku kepernikahan sialan itu.” Omelku karna panik saat melihat bodyguard itu semakin dekat kearah mobil yang ku naiki.

 

“Yaak! kenapa kau berteriak huh? ” Pria itu terlihat kesal padaku. Lantas aku semakin gusar saja saat bodyguard itu mengetuk-ngetuk kaca mobil yang ku tumpangi.

 

Lalu pria itu melihat kearahku tepatnya kepada dua bodyguard itu yang berteriak sambil mengetuk-ngetuk kaca mobilnya.

 

“Jebalyo! Jalankan mobilnya!”, pintaku dengan tatapan memohon.

 

Lalu pria itu menancapkan gas mobilnya melaju dengan cepat, sehingga membuat bodyguard itu terjungkal saat mengejar mobil yang ku tumpangi dan membuatku terpental kebelakang.

 

“Yak! apa kau ingin membunuhku huh.” jerit Yoona saat mobil itu melaju dengan cepat.

 

“Kau sendiri kan yang memintaku untuk melajukan mobilnya.” ucap namja itu dengan datar.

 

“i—iiya memang, tapi tidak harus mengebut juga kan?”, ucapku dengan terbata.

 

“memangnya siapa yang menyuruhmu masuk? Kau tau gara-gara kau aku jadi telat ke kantor. “, pria itu mengomeliku seakan aku ini yang salah.

 

“Aish, dasar pria dingin. ” gerutuku lirih.

 

“Kau bilang apa? “,

 

“Ah, Mwo? Aku tidak mengatakan apa-apa? “, kataku berpura-pura tidak tahu.

 

“Kau kira aku tidak mendengarnya, eoh? ”

 

Perlahan dia memelankan laju mobilnya dan menepikannya dipinggir jalan. Aku menatapnya tak mengerti.

 

“Kau mau apa? ” Tanyaku.

 

“Turun!”, perintahnya tanpa menatap kearahku.

 

“Mwo? ” Aku terkejut. Tidak mungkin aku harus turun dengan memakai gaun seperti ini. Semua orang pasti akan menertawakanku.

 

“Aku mohon biarkan aku ikut denganmu, setidaknya kau membelikan pakaian biasa untukku. Aku malu jika aku harus berjalan dengan mengenakan gaun seperti ini. “, pintaku pada pria itu.

 

“Aku tidak peduli. Itu bukan urusanku. “, Ucapnya yang terdengar dingin.

 

“Kumohon bantu aku sekali lagi ya? Please! ” Kataku dengan beraegyo.

 

“Tssk, jangan memasang wajah seperti itu. Karna aku tidak akan mau membantumu. “,

 

“Ayolah! Aku mohon sekali ini saja. Jebalyo? Kalau kau tidak mau membantuku, aku akan berteriak jika kau sudah menculikku”, aku mengancam dirinya.

 

“Kau berani mengancamku? Silahkan saja. “, tantangnya.

 

“baiklah, aku benar-benar akan teriak.”, tidak ada balasan dari pria itu.

 

“Ya sudah kalau kau tidak mau membantuku. Aku akan merobek gaunku dan berteriak jika kau akan memperkosaku. ” aku mengancamnya hendak merobek gaunku.

 

“Coba saja kalau kau berani telanjang di depanku. “, Kata pria itu tanpa ada rasa takut.

 

“Apa? ” ucapku tak percaya. Aku tidak mungkin begitu saja mundur dan menarik ucapanku. Lihat saja aku akan memberinya pelajaran.

 

“Baiklah. Aku akan melakukannya. ” Ucapku sambil merobek gaun pengantinku sehingga memperlihatkan bahu dan sebagian payudaraku karna terlalu kuat merobeknya. Setelah itu mengacak-acak rambutku dan memulai aksiku.

 

“Tooloongg, tollooong aku…” teriakku sambil menggebrak kaca mobil berkali-kali.

 

Seketika orang yang di luar sana mendengar teriakanku dan menghampiri mobil yang ku tumpangi.

 

Pria itu membelalakan matanya saat melihat kerumunan orang menghampiri mobilnya.

 

“Kau gila, Apa yang kau lakukan eoh? “, pria itu menatapku kesal. Aku hanya tersenyum menang.

 

Lalu aku mendekati pria itu dan menariknya seolah-olah dia sedang memperkosa diriku. Semua orang menggebrak kaca mobil dan menyuruh pria itu keluar.

 

“Keluar kau! dasar pria hidung belang. “, kata salah seorang ibu-ibu.

 

“Aish, Kau—?”, Pria itu terlihat marah. Lalu dia turun dan menjelaskannya pada semua orang.

 

“Maaf, kalian salah paham. Ini semua tidak seperti yang kalian kira. “, Pria itu mencoba menjelaskan. Tapi aku tetap bertahan di dalam mobil.

 

“salah paham bagaimana? Jelas-Jelas kita mendengar suara teriakan minta tolong dari dalam mobilmu. “, kata seorang laki-laki.

 

“iya, tapi aku tidak melakukan apa-apa. Percayalah padaku. “, pria itu terus membela dirinya. Aku tersenyum melihatnya tidak berdaya.

 

Aku pun turun dari dalam mobil dengan wajah memelas dan berpenampilan acak-acakan. Semua orang menatapku iba. Lalu Pria itu langsung menghampiriku dan menyuruhku untuk berhenti berakting.

 

“Sudah cukup hentikan perbuatanmu itu. Dan katakan pada mereka kalau aku tidak bersalah. Aku—aku akan membantumu. ”

 

Aku tersenyum senang mendengarnya. “Baiklah! Tapi kau harus menepatinya.”, aku memastikannya.

 

“Nde, aku akan membantumu. Kau puas? “, bisik pria itu penuh penekanan.

 

“Baiklah! Kalau begitu kau bilang saja pada mereka kalau aku ini istrimu. Dan kita baru saja menikah. Gampangkan. “, saranku dengan suara lirih.

 

“Ahh, kau benar. Kenapa aku tidak memikirkannya. ” Ucap pria itu lalu dia menghadap orang-orang itu.

 

“Ah begini, sebenarnya dia ini istriku. Kami baru saja menikah. Dan tadi kami sedang bercinta. Mungkin dia masih malu-malu makanya dia berteriak. Benarkan sayang. “, Ucapnya sambil menunjukkan senyum manisnya seraya merangkul pinggangku. Aku menatapnya tak percaya. lalu dia menekan pinggangku memberi isyarat.

 

“Ahh, i—iya.” aku terbata mengatakannya dengan senyuman palsu.

 

“Lalu kenapa kau berteriak tadi nona?”, selidik salah satu orang itu.

 

“Tidak apa-apa. I—ini hal pertama bagiku makanya aku berteriak. ”

 

Mereka semua akhirnya percaya dengan apa yang ku katakan, sehingga mereka semua bubar dan pergi meninggalkan kita berdua. Pria itu bernafas lega. Lega karna orang-orang itu tidak memukulinya. Pria itu lalu menatapku tajam seakan ia menelanjangiku dengan tatapannya itu. Lalu ia beralih ke payudaraku yang sedikit terbuka.

 

“Yak! Apa yang kau lihat? ” bentakku sambil menyilangkan dada.

 

“Kenapa? kau malu? bukankah kau tadi tak malu saat didepan orang banyak. Lagi pula aku tidak bernafsu dengan tubuhmu yang kurus itu. ” Katanya yang membuatku kesal.

 

“Apa kau bilang? Enak saja kau bicara. Sudahlah, tepati saja janjimu itu. “, sungutku lalu mempoutkan bibirku kesal.

 

Pria itu melepaskan tuxedonya dan melemparkannya kepadaku.

 

“Pakai itu untuk menutupi tubuh kurusmu itu. “, Ucap pria dingin itu seraya masuk ke dalam mobilnya.

 

Lalu dia melajukan mobilnya lagi dan mengajakku disebuah pusat perbelanjaan elit dikawasan Myeongdong.

 

<em><strong>To Be Continue… </strong></em>

 

<strong>Aku balik lagi dengan ff terbaru dan masih anget. Karna baru saja selesai ngetik. Semoga kalian suka. Ingatnya sebagai READERs yang baik harus Like and Comment. Kalau tidak…. Tau kan ya? Bakalan susah dapatin PW dari aku. #smirkevil

 

 

Terus cerita ini juga aku posting di Watty sebagai Calista dan Andrew nama Barat mereka. Hehehe</strong>

 

<strong>Salam Nited 4ever… </strong>

Tinggalkan komentar

40 Komentar

  1. Viana

     /  Februari 25, 2016

    Kereeenn bangett,,seerruuu lagii,,,ahihihi
    yoona lucu bgt deh,,masa iya udah numpang minta dibeliin baju juga lg,,haha apakah itu siwonn?? Kaianya ceritaa ini bakalan seruu,,,
    okeyy semangatt kakak

    Balas
  2. Ani

     /  Februari 29, 2016

    Wah wah yoona melarikan diri dari pernikahan nya? Emang yoona disuruh nikah sama spa?
    Terus mobil spa yang dimasuki yoona? Siwon kah? Ah semoga aja itu siwon.
    Terus yang anak kecil di poster itu spa? Apa jangan2 anak ny siwon? Ah tidak itu tidak boleh terjadi.

    Balas
  3. qwertyyyy

     /  Maret 1, 2016

    woooooo good !

    Balas
  4. susi

     /  Maret 4, 2016

    Yoona udah kaya begal aja..
    Udah masuk sembarangan kemobil orang minta dibeliin baju segala..
    PINter juga dia pake acara ngancam-ngancam segala..😄
    Nex..😊😊

    Balas
  5. Finally…..
    Setelah sekian lama ada juga FF Yoonwon yang masih baru dan fresh…
    Lanjut part selanjutnya ah..

    Balas
  6. Sempet kurang menarik di awal eh ternyata baca makin kebawah makin menarik.. cepat ya thor nextnya soalnya dah lama blog yw ini sepi: (

    Balas
  7. park ra chan

     /  Maret 22, 2016

    Seruu…..lucu….udah numpang ngancem minta di beliin baju lagi…

    Balas
  8. Lnjut eon ff nya baguss,ampun yoona nekad juga ya

    Balas
  9. sahwa purem

     /  Agustus 4, 2016

    bakalan kren ff nya niii… lanjut terus yaa…

    Balas
  10. Yoona berani beud smpe segitunya demi terhindar dri perjodohan

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: