[FF] Touch My Heart ~ My Rival (Chapter 1)

touch my heart ~ Yoonwon

Author : SimbaDeer307 || Main Cast: Im YoonA – Choi Siwon || Support Cast: Kwon Yuri SNSD – Im Seolung 2AM – Seulgi RV find yourself ||Genre: Romance, Meriagge Life, Comedy || Length: Chapter || Rating: PG17 || Twitter: @SimbaDeer307 || Cover by Berta Yoonwonited

Disclaimer : this story pure my imagination… Jika ada kesamaan cerita itu hanya kebetulan belaka.

Maaf jika banyak Typo…

 

~¤¤¤ Happy Reading ¤¤¤~

Seorang gadis berparas cantik sedang menjelajahi alam mimpinya. Dimusim yang dingin ini gadis ini enggan untuk bangun. Bukannya dia malas. Hanya saja suasana hatinya sedang tidak mood untuk melakukan aktivitas hari ini. Tiba-tiba seorang gadis belia masuk kekamarnya dan membangunkannya.

 

“Yak, Yoona Eonni! Ireonna! Ini sudah siang.” teriak gadis belia pada sang kakak yang sedang bergelung dibawah selimut tebalnya.

 

“eungg! kau berisik sekali Seulgi-ah! Aku masih mengantuk.” lenguh gadis itu sambil merapatkan selimutnya.

 

Gadis yang dipanggil Seulgi itu semakin kesal melihat sang kakak yang masih tidur dan susah dibangunkan. Tidak seperti biasanya sang kakak bermalas-malasan di tempat tidur. Biasanya ia selalu bersemangat untuk mengurus Lauren. ada apa dengannya? Apa dia sedang memiliki masalah? Sejak hari natal kemarin Yoona nampak bersedih dan uring-uringan. Bahkan ia juga tidak mengurus Lauren seperti biasanya dan membuat anak itu sedikit marah padanya. Sebenarnya Yoona merasa bersalah pada Lauren. Sehingga ia sudah berjanji pada Lauren untuk mengantarkannya les balet nanti sore. Sekali lagi Seulgi kembali membangunkan Yoona.

 

“Aish, dasar pemalas. Kajja Eonni! palliwa Ireona! Eomma memanggilmu.” paksa Seulgi sambil menyibakan selimutnya. Namun gadis cantik itu tidak bangun juga.

 

“Ahh Astaga! kau ini suka sekali tidur memakai lingerlie. Bagaimana kalau ada namja yang masuk ke kamarmu dengan memakai pakaian seksi seperti itu. ” Omel Seulgi yang  melihat eonninya yang suka tidur memakai lingerlie transparan.

 

“Tidak ada namja disini saeng. Hanya Seolung Oppa dan Kau saja yang tau tubuh seksiku ini.” gumam gadis bernama Yoona dengan mata terpejam.

 

Seulgi berdesis lalu dengan jahil ia menggelitiki kaki sang kakak sampai dia bangun dan berteriak kesal.

 

“Yaak! Seulgi-ah  berhenti menggangguku. Kau tau, hari ini aku tidak mau kemana-mana. aku hanya ingin tidur seharian ini. Lagi pula hari ini kan hari minggu. Jadi jangan menggangguku kau mengerti? jadi keluarlah dari kamarku!” omel Yoona pada sang adik.

 

“nde, tapi…”

 

“Mwo? ” potong Yoona dengan kesal lalu ia kembali tidur lagi, tapi Seulgi langsung menahannya dan menarik selimut Yoona.

 

“Yaak!! Eonni, aku tahu kau sedang marah dan kesal pada kekasihmu itu. tapi cepatlah bangun dan segera mandi! eomma menunggumu dibawah. ” Seru Seulgi

 

“Aissh, memangnya ada apa?” tanya Yoona.

 

“Mollayo! tapi eomma menyuruhku untuk membangunkanmu dan setelah itu eomma menyuruhku bersiap-siap untuk menemaninya belanja. mungkin eomma menyuruhmu untuk menjaga Lauren. Sudahlah cepat mandi! aku mau siap-siap dulu eonni. ” lanjut Seulgi dengan senang. lalu Seulgi berjalan meninggalkan kamar Yoona.

 

Yoona berdesis melihat kepergian Seulgi.

 

*****

Setelah selesai mandi Yoona keluar dari kamar mandi sambil mengusap rambutnya yang basah dengan lemas. Yoona masih memikirkan kejadian kemarin siang.  Saat dia makan siang bersama sahabatnya disebuah departemen store.

 

 

 

<strong>Flashback On</strong>

<em>Setelah makan siang bersama Yuri dan Tiffany.&nbsp; Yoona mengajak mereka ke toko aksesories untuk membeli sebuah kado buat kekasihnya. Namun saat Yoona milih-milih barang.&nbsp; Tidak sengaja Yoona melihat seseorang yang sangat ia kenal. Seseorang yang sangat ia sayangi.

 

“Apa yang mereka lakukan disini? ” kata Yoona dalam hati. Ia pun mencoba melihat lebih dekat dan ia merasa terkejut saat melihat kemesraan yang ditunjukkan oleh pasangan itu.

 

“Apa? Apa aku tidak salah lihat? Ini tidak mungkin? Mereka tidak mungkin melakukan ini padaku? ” kata hati Yoona dengan kesal.

 

Lalu saat Yuri akan menunjukan sebuah gantungan ponsel lucu pada Yoona.&nbsp; Yuri tidak melihat Yoona berada disana. Ia pun mencari-cari keberadaan Yoona yang tiba-tiba menghilang.

 

“eh,&nbsp; Yoona kemana?” tanya Yuri sambil mengedarkan pandnagannya keseliling toko.

 

“Aku juga tidak tahu.” balas Tiffany singkat sambil celingukan kekanan dan kekiri.

 

“eung, itu dia! Ayo kita kesana? ” seru Yuri saat dia melihat Yoona berdiri didekat pernak-pernik.

 

“Yoong, Kau sedang apa disini?&nbsp; Kau jadi membeli kado buat si ikan itu tidak? ” ujar Yuri yang membuat Yoona sedikit kaget dan mngalihkan pandangannya. sekejap pasangan itu menghilang.

 

Namun saat Yoona kembali menatap kearah pasangan itu. Mereka sudah tidak ada.

 

Kedua sahabatnya nampak bingung melihat Yoona celingukan seperti mencari seseorang dengan wajah gelisah.

 

“Yoong, kau kenapa?&nbsp; Apa yang kau cari? ” tanya Tiffany sambil mengikuti arah pandang Yoona.

 

“Eonni,&nbsp; aku tadi melihat Sica eonni dan Donghae Oppa disini. Aku melihat mereka jalan berdua dengan mesra. ” timpal Yoona panik.

 

“Kau serius?” kaget Tiffany.

 

“Mungkin kau salah orang Yoong. Mana mungkin mereka melakukan itu dibelakangmu. ” Yuri mencoba meyakinkan Yoona bahwa yang dia lihat itu salah.

 

“Aniyo.&nbsp; Aku tidak mungkin salah eonni. Aku harus memastikannya sendiri bahwa yang kulihat ini benar. ” Ucap Yoona sembari mencari sosok orang itu.

 

Yuri dan Tiffany hanya bisa pasrah dan mengikuti saja langkah Yoona. Dan akhirnya mereka bisa menemukan jejak Jessica dan Donghae yang sedang berada disebuah restoran di mall itu.

 

Mereka berdua ikut terkejut melihat kemesraan antara Jessica sahabatnya dengan namja sahabatnya pula.

 

“Astaga!&nbsp; Bukankah itu Jessica dan Lee Donghae? Oh jadi selama ini mereka main dibelakangmu Yoong. Jinjja, mereka benar-benar keterlaluan. ” cercah Tiffany kesal.

 

“Kau tenang saja Yoong.&nbsp; Aku akan memberi mereka pelajaran karna telah menyakitimu. ” ujar Tiffany lagi dengan marah. Lalu ia hendak melabrak mereka berdua namun Yuri dan Yoona menahannya.

 

“Yak!&nbsp; Jangan eonni.&nbsp; Kita lihat saja apa yang mereka lakukan. ” pinta Yoona pada Tiffany.

 

“Tapi Yoong. Mereka tidak bisa dibiarkan.&nbsp; Kau tau Jessica telah mengkhianatimu. Mengkhianati janji persahabatan kita. ” ucap Tiffany kesal.

 

“Sudahlah Hwang Miyoung,&nbsp; kita pantau mereka saja terlebih dahulu.” Sahut Yuri sambil menahan Tiffany.

 

Lalu diam-diam Yoona mencari meja yang tidak jauh dari mereka berdua dan menyelidikinya.

 

Mereka berdua terlihat begitu mesra.&nbsp; Apalagi saat Donghae menghapus sisa saus dibibir Jessica. Itu membuat Yoona semakin panas melihatnya. Ia tidak bisa menahan lebih lama lagi.&nbsp; Ia merasa hatinya seperti dicabik-cabik oleh ribuan pisau. Yoona meremas gelas berisikan jus lalu ia berdiri menghampiri meja mereka dan menyiramkan jus itu di kepala Donghae.

 

Mereka berdua nampak shock melihat Yoona berada disini.

 

“Oh jadi ini yang kalian lakukan dibelakangku? Sejak kapan kalian berhubungan dibelakangku eoh?&nbsp; Sejak kapan?&nbsp; Katakan padaku Oppa? Eonni? ” Kata Yoona dengan penuh kemarahan.

 

“Yoona, kau…kau ada disini.” Kata Lee Donghae dengan terbata.

 

“Nde, Kalian terkejut melihatku? Aku sungguh tidak percaya. Kalian berdua tega melakukan ini padaku.” cercah Yoona pada mereka berdua.

 

“Eonni kau sudah ku anggap kakak bagiku. Tapi kenapa kau tega menghianatiku. Kenapa eonni?&nbsp; Kenapa? ” Yoona menatap sedih kearah Jessica dan sungai kecil yang sejak tadi ia tahan pun akhirnya runtuh juga.

 

Jessica hanya bisa diam dan menatap nanar wajah Yoona. Ia benar-benar merasa bersalah pada Yoona karna telah menyakitinya.

 

“Yoona! A…a…ku…aku bisa…jelaskan padamu. ” Ujar Jessica dengan terbata.

 

Yoona dengan sekuat tenaga berusaha menahan diri dan isakkannya agar tidak keluar dan menatap tajam Jessica.

 

“Cukup eonni! Tidak ada yang perlu kau jelaskan lagi padaku. Semuanya sudah jelas.&nbsp; Kau diam-diam telah berselingkuh dibelakangku. Kau telah menghancurkan perasaanku. Hari ini kau bukan lagi sahabatku. Jadi kau bisa pergi dengannya sesuka hatimu. ” ungkap Yoona panjang lebar. Lalu ia hendak pergi namun Donghae menahannya.

 

“Tunggu Yoong,&nbsp; kau tidak bisa seperti ini. Kau harus mendengar penjelasanku. ”

 

“Lepaskan Oppa! Aku tidak mau mendengar sapimu darimu.&nbsp; Kau juga sama saja. Aku jadi berpikir,&nbsp; jadi ini alasanmu menolak saat aku ingin mengenalkanmu pada Appa? Kau sedang sibuk berkencan dengan Sica eonni.&nbsp; Iya kan? ” Tanya Yoona penuh kekesalan. Donghae hanya bisa diam seperti patung.&nbsp; Dia tidak bisa menjawabnya karna apa yang dikatakan Yoona memang benar. Selama ini dia menolak ajakan Yoona dan memilih jalan bersama Jessica.

 

“Kenapa kau diam Oppa? Jadi asumsiku ini benar?” desak Yoona.

 

“Tssk, kalian berdua sangat hebat sekali.menyembunyikan Affair kalian dibelakangku dan aku dengan bodohnya percaya pada kalian. Hari ini kita tidak ada hubungan apapun lagi.&nbsp; Jadi kalian bisa leluasa bertemu tanpa ada halangan apapun. Dan jangan pernah kau menemuiku lagi Lee Donghae.” Cetus Yoona penuh penekanan. Lalu dia pergi meninggalkan mereka berdua.

Tiffany dan Yuri hanya bisa menyaksikan pertengkaran antara mereka. Dan sebelum mereka menyusul Yoona.&nbsp; Mereka memberi peringatan pada Donghae dan Jessica.

 

“Aku sungguh tidak percaya kalian melakukan ini pada Yoona. Dan kau Sica, kau telah menghancurkan persahabatan kita. Jadi jangan pernah kau mendekati kami lagi. ” Ujar Yuri dengan kesal.

 

“Yah!&nbsp; Dan kau Lee Donghae!&nbsp; Kau adalah pria bodoh Karna telah menyakiti Yoona. Kau tidak pantas bersama dengannya.&nbsp; Kau tahu itu? ” Timpal Tiffany dengan nada penuh penekanan. lalu mereka pergi menyusul Yoona.

</em>

<strong>Flashback Off</strong>

 

Yoona terkulai lemas mengingat kejadian itu. Sungguh dia tidak menyangka bila sahabatnya melakukan hal ini semua. Padahal di dalam persahabatan, mereka telah berjanji bila persahabatan mereka tidak akan pernah hancur hanya karna cinta. tapi kenyataannya persahabatan mereka rusak hanya karna cinta.

 

“eonni kau belum siap-siap? Apa yang kau pikirkan? Apa kau ada masalah? Kenapa kau terlihat sedih.” Ujar Seulgi dengan berbagai pertanyaan.

 

“Aku baik-baik saja Seulgi.” Ucapku dengan tersenyum simpul.

 

“Baiklah. Kalau begitu cepat turun. eomma sudah menunggumu. ” ucap Seulgi lalu pergi dari kamar Yoona.&nbsp;

“nde,&nbsp; aku segera turun.” ucap Yoona dengan lirih. Lalu Ia menarik nafas panjangnya.

 

“Ahh, Bagaimana ini. Aku sudah berjanji pada Appa untuk mengenalkan Donghae Oppa padanya. Tapi aku dan dia kan sudah berakhir. Appa pasti akan menagih janjinya itu. Jika aku tidak memperkenalkan Donghae Oppa padanya,&nbsp; maka Appa yang akan mencarikan jodoh untukku. Dan Aku sudah menyetujui kesepakatan itu.” ucap Yoona lirih tanpa semangat.

 

~****~

“Jadi kau tidak bisa datang hari ini?” Tanya pria baruh baya pada seseorang di ponselnya.

 

“Nde, aku masih banyak pekerjaan yang harus ku selesaikan. Tapi kau tidak perlu khawatir, putraku yang akan kesana terlebih dulu. Dan aku akan menyusul besok lusa dan kita akan membicarakan tentang perjodohan mereka. ” kata lawan bicaranya.

 

“Geuraeyo! Aku akan menunggumu. Aku sudah tidak sabar melihat mereka berdua berdiri dialtar. ”

 

“Ne, kau benar Jaewon. Aku juga sudah tidak sabar menanti hal itu.” ucap sahabatnya itu lalu mereka tertawa bersamaan.

 

Disaat keduanya asyik mengobrol tentang perjodohan anak mereka. tiba-tiba seorang asisten presdir masuk kedalam ruangannya untuk memberitahukan bahwa akan ada meeting 10 menit lagi. Lalu pria paruh baya itu menyuruh asistennya untuk mempersiapkan semua dokumen untuk meeting hari ini.

 

“Oh sepertinya cukup sampai disini dulu pembicaraan kita. Nanti aku akan menghubungi lagi.&nbsp; Aku sedang ada meeting setelah ini. ” ucap pria paruh baya itu lalu mengakhiri obrolannya.

 

Kemudian sebelum dia menghadiri meeting, ia menyempatkan menghubungi Istrinya untuk memberitahu bahwa calon menantunya akan datang ke Korea sore nanti. Dan menyuruh putrinya untuk menjemput calon menantunya.

 

“Yeoboseyo, yeobo. Kau sedang apa?” tanya pria itu pada sang istri.

 

“Aku sedang bersiap-siap untuk menjemput calon besan kita. Ada apa? ”

 

“Ah tidak,&nbsp; aku hanya ingin memberitahumu bahwa mereka tidak datang hari ini. Tapi putranya yang akan datang.&nbsp; Jadi kau harus menyuruh Yoona untuk menjemputnya.” jelas Pria paruh baya itu.

 

“Oh geuraeyo! Baiklah Yeobo aku akan melakukannya. Kau tenang saja.” Ujar istrinya mengerti.

 

“Baiklah, kalau begitu aku meeting dulu nde. Oh ya mungkin aku akan pulang malam. Jadi kau yang mengatur semuanya, okey!”

 

“Arasso!” Ucap istrinya lalu mematikan sambungannya.

 

~*****~

“eomma! Eomma memanggilku? ” sapa Yoona menghampiri eommanya.

 

“nde, eomma ingin meminta bantuan padamu Yoong. ”

 

“Bantuan? Bantuan apa eomma?” tanya Yoona.

 

“begini Yoong, kau masih ingat dengan Ahjussi dan Ahjumma Choi?”

 

Yoona mengangguk.

“nde, aku ingat? Memangnya ada apa eomma? ” ucap Yoona tidak mengerti.

 

“iya, hari ini mereka akan pulang ke korea sayang. Rencananya Eomma dan Appa akan menjemput mereka dibandara. Tapi Appamu sibuk meeting dan eomma juga ada arisan di rumah teman eomma setelah itu pergi ke mall dengan Seulgi untuk mempersiapkan makan malam nanti. Jadi kau yang harus menjemput mereka dibandara.” jelas eomma Yoona dengan sedikit berbohong.

 

“mwo? Aku? Kenapa harus aku eomma. Aku tidak mau!” tolak Yoona.

 

Bukannya Yoona tidak suka untuk menjemput keluarga Choi. Tapi ia tidak ingin bertemu dengan namja yang menjadi rivalnya sejak kecil.

 

“eomma tidak mau tahu. Kau harus menjemput mereka, arassi? Dan bawa ini agar mereka bisa menemukanmu. Kalau begitu Eomma pergi dulu nde. Kajja Seulgi kita pergi!” Kata Ny Im sambil memberikan selembar spanduk berukuran sedang lalu sang eomma mengajak anak bungsunya pergi.

 

Yoona mendengus kesal atas apa yang dilakukan sang eomma. Apa eommanya sengaja melakukan itu semua? Yang jelas Yoona sangat tidak suka.

 

***

Di sebuah bandara international Incheon Yoona sedang menunggu seseorang di pintu kedatangan sambil membawa spanduk. Yoona sangat kesal dengan eommanya. Kenapa harus dia yang menjemput mereka?

 

Yoona menggerutu sambil menengok kekanan dan kekiri untuk mencari keluarga Choi, tapi dia tidak menemukannya.

 

“Aish menyebalkan, Kenapa semua orang sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Seolung Oppa pergi keluar negeri karna pekerjaan dan Appa sibuk meeting, Sedangkan Eomma sibuk mempersiapkan semuanya.” pikir Yoona kesal.

 

“Aahh, aku sudah menunggu mereka selama sejam. tapi kenapa mereka belum sampai juga. Ini sudah jam 5 sore.” Gerutu Yoona sambil celingukkan mencari sosok yang ia cari sambil mengangkat sebuah spanduk.

 

Sedangakan ditempat yang sama seorang pria barusaja keluar dari pintu kedatangan sambil mencari seseorang. Dan namja itu juga tidak menyadari kalau Yoona berada di belakangnya.

 

Sedangkan Yoona melihat seorang namja bertubuh gempal keluar dari pintu kedatangan sambil celingukan mencari seseorang. Yoona berpikir jika namja gempal itu adalah musuh bebuyutannya. Lalu ia menghampiri namja itu dengan mengomelinya.

 

“Yak! kemana saja kau ini. aku sudah menunggumu satu jam. Dan kau baru muncul. Lalu dimana Ahjumma dan Ahjussi? Kenapa mereka tidak bersamamu? ” Semprot Yoona memarahi namja bertubuh besar itu sambil mencari orang paruh baya. Namja itu nampak bingung dengan sikap Yoona.

 

“Ma…maaf Kau…” kata Namja gemuk itu hendak prores, namun Yoona menyelanya.

 

“nde, aku Im Yoona. Kau tau kakiku sampai pegal dan lecet karna menunggumu.” cerocos Yoona tanpa memberi kesempatan si bertubuh gempal itu bicara.

 

sedangkan namja tampan yang ada dibelakang Yoona kini menoleh saat mendengar keributan yang tak jauh dari tempatnya berdiri. ia mengenal siapa yeoja yang memarahi namja gempal itu. Namja itu tersenyum manis dengan menunjukkan kedua lesung pipinya dan menyaksikan adegan memalukan itu. mungkin Yoona pikir itu adalah dirinya.

 

“Maaf nona, kau ini siapa?” Tanya namja gempal itu dengan bingung.

 

“Tssk, Jangan berpura-pura tidak mengenaliku. Aku Im Yoona, babo!.” Omel Yoona kesal karna pria ini berpura-pura tak mengenalinya.

 

“Im Yoona?&nbsp; Nuguya? Aku tidak mengenalmu Nona. ”

 

“Yak!&nbsp; Choi Siwon! Apa kau bercanda? Aku kesini untuk menjemput keluargamu. ” Ucap Yoona kesal.

 

“Astaga!&nbsp; Kau itu siapa? Aku sungguh tidak mengenalmu. Choi Siwon? Siapa lagi dia? Apa dia kekasihmu? Maaf nona mungkin anda salah orang. Saya bukan Choi Siwon! Saya Lee Shindong.” Jelas pria gemuk itu.

 

mendengarkan penjelasan namja gemuk itu, membuat Yoona malu dan speecless. Bagaimana bisa dia salah orang. Lalu dimana mereka?

 

“Jeongmal? Kau bukan Choi Siwon?” Tanya Yoona meyakinkan sekali lagi.

 

Namja itu mengangguk lalu ia menunjukkan kartu namanya pada Yoona dan tertera jelas nama “Lee Shindong” di kartu itu.

 

Yoona benar-benar merasa malu, mau ditaruh mana mukanya ini. Ia pun meminta maaf pada pria gemuk itu sambil membungkukkan badannya.

 

Namun pria yang dari tadi menyaksikan kejadian itu ikut tersenyum geli.

 

“Choesonghamnida Agassi, Amugeot mollayo! Saya kira anda teman lama saya yang barusaja tiba dari New York.” ucap Yoona sambil menunjukkan cengiran kudanya.

 

“Makanya nona, lain kali tanya dulu sebelum anda marah-marah.” Timpal namja itu, lalu pergi meninggalkan Yoona. Yoona membungkukkan badannya sekali lagi dan meminta maaf.

 

Saat pria itu sudah pergi, Yoona menghembuskan nafas lega. Ini benar-benar sangat memalukan, bisa-bisanya dia bersikap sebodoh itu. Apa karena dia gemuk Sehingga&nbsp; menunjuk pria tadi sebagai namja bernama Choi Siwon.

 

Yoona mendesah mengeluh sambil mengedarkan pandangannya keseliling sudut bandara. Tapi ia tidak menemukan sosok yang ia cari.

 

namun tiba-tiba seorang namja tampan datang menghampirinya dan menyapanya dari arah belakang.

 

“Annyeonghaseo?” Yoona menolehkan kepalanya sambil mengernyitkan dahinya.

 

“nde, Anda siapa?” Tanya Yoona menatap namja itu.&nbsp; Lebih tepatnya memperhatikan penampilan namja itu dari ujung kaki sampai ujung kepala.

 

“Kau tidak mengenaliku?.” Sapa namja tampan itu dengan senyumnya yang menawan.

 

“Nuguya? Saya tidak mengenal anda tuan?” Kata Yoona dengan bingung. Dia berpikir kenapa hari ini banyak yang salah mengenali orang?&nbsp; Padahal dia tidak merasa mempunyai teman setampan dia.

 

Tapi dalam hati Yoona.&nbsp; Ia merasa pernahan bertemu dengan pria tampan ini.&nbsp; Dan sayangnya dia tidak mengingatnya dimana?&nbsp; Apa itu hanya perasaannya saja?&nbsp; Entahlah, namun wajahnya sangat familiar.

 

“Ah,&nbsp; tunggu sebentar! Sepertinya aku tidak asing dengannya.&nbsp; Apa aku pernah bertemu dengannya sebelumnya. Tapi…dimana? ” Kata Yoona dalam hati.

 

Lalu pria itu menjentikkan hentinya dan membuyarkan lamunan Yoona.

 

“Hai,&nbsp; apa yang kau pikirkan?&nbsp; Kau sungguh tidak mengenaliku?”

 

“Coba kau perhatikan diriku baik-baik. Apa kau mengenal dengan seseorang?.” Kata namja tampan bertubuh tegap bak seorang atlet sambil melepas kacamata hitamnya. Yoona kembali dibuat bingung.

 

Yoona mengamati wajah tampan itu. Tapi ia sungguh tidak mengenalnya sama sekali. Yah Yoona akui.&nbsp; Pria itu terlihat sangat tampan bak personil Suju.&nbsp; Penampilannya juga terlihat trendy dan cool. dengan menggunakan kemeja putih polos dengan lengan yang di tekuk sampai siku yang membuatnya terlihat sangat tampan.

 

“maaf tuan,&nbsp; aku rasa anda salah orang.”

 

“Waeyo? Kau tidak mengenaliku? Aku sudah menduganya nona rusa yang manja. ” Ucap namja tampan itu dengan senyum mautnya.

 

Yoona terkejut mendengar ucapan namja itu. Dan ia juga tahu, hanya Siwon yang memanggilnya dengan sebutan Deer atau rusa yang manja.

 

“Haahh! Jadi KAU…” Ucap Yoona dengan terkejut tak percaya.

 

“Nde, ini aku Choi Siwon. Kau terkejut melihatku nona Im??” Namja itu menatap mata Yoona dengan tatapan teduhnya.

 

Setelah beberapa detik ia terdiam,&nbsp; ia kembali menunjukkan sikap sinisnya pada pria tampan itu.

 

“Aish, neo eodiseona? Aku sudah menunggumu dan keluargamu dari tadi. Terus dimana Ahjeosi dan Ahjumma Choi? Kenapa mereka tidak ada? ” ucap Yoona datar sambil mencari seseorang.

 

“Mereka tidak ikut. Mereka akan datang besok lusa. Apa Ahjussi Im tidak memberitahumu?” Ucap Siwon santai.

 

“Mwo? Aish jadi mereka menipuku. Ini pasti akal-akalan eomma agar aku bisa berdua saja dengan namja menyebalkan ini. ” Kata Yoona dalam hati.

 

“Aniy, mereka tidak memberitahuku. Kalau aku tahu kau yang akan datang, aku tidak akan sudi menjemputmu.” Ucap Yoona dengan ketus. Lalu pergi mendahului Siwon.

Pria itu mengikuti Yoona dari belakang dan menyamai langkahnya.

 

“Hei nona rusa yang manja, kita kan sudah lama tidak bertemu. Apa kau tidak merasa rindu padaku? Kenapa kau sinis sekali denganku? ” Ujar Siwon menggoda Yoona.

 

“Mwo? kau pikir kau ini siapa? Jangan bicara sok akrab denganku. Karna aku bukan temanmu, ingat! Kita ini adalah rival.&nbsp; Jadi jangan pernah bicara manis padaku.&nbsp; Kau mengerti? .” Cetus Yoona dengan ketus.

 

“Ahh,&nbsp; Kau ini tidak pernah berubah ya? Kau masih saja galak seperti dulu.”

 

Yoona menghentikan langkahnya sejenak.

“Nde, dan Aku bahkan lebih galak dari pada induk singa sekarang.&nbsp; Jadi jangan pernah kau macam-macam denganku. ” Ujar Yoona sambil menggerak-gerakkan tangannya seperti hendak menerkam Siwon.

 

“Ho-oh?” Siwon berlagak ketakutan dengan apa yang dilakukan Yoona. Lalu ia bergelak. Yoona menatap Siwon dengan kesal lalu kembali melangkahkan kakinya kembali.

 

Saat mereka sampai di lobby bandara, Yoona menyuruh Siwon untuk memasukkan semua barangnya di dalam bagasi mobilnya.

 

“Cepat masukkan barang-barangmu ke dalam bagasi! aku tidak mau berlama-lama disini denganmu.” ketus Yoona sambil berkacak pinggang.

 

Siwon pun menuruti perintah Yoona untuk memasukkan barangnya ke dalam bagasi. Dan tanpa Siwon sadari Yoona melirik Siwon dengan ekor matanya.

 

Setelah selesai memasukkan barangnya, tak sengaja Siwon menolehkan kepalanya kearah Yoona. Dan tidak sengaja mata mereka bertemu. Seketika Yoona segera memalingkan wajahnya dari Siwon dengan gugup. Lalu ia berjalan masuk kedalam mobil.

 

Siwon tersenyum simpul sambil menutup bagasinya. Setelah itu ia masuk kedalam mobil.

 

“Tenang Yoona, kau harus bersikap tenang.” Kata hati Yoona menenangkan rasa gugupnya.

 

Siwon menatap Yoona dengan tatapan aneh yang membuat Yoona jadi dag dig dug.

 

“mwo?&nbsp; Kenapa kau menatapku seperti itu?” tegur Yoona dengan kesal.

 

Siwon mendekatkan wajahnya pada Yoona dan membuat Yoona semakin gugup.

 

“Apa yang kau lakukan? ” tanya Yoona dengan gugup.

 

“Apa kau tertarik padaku?” Ucap Siwon dengan suara lirih sambil menatap Yoona lekat.

 

“Mm..mwo? yang benar saja.  Aku sama sekali tidak tertarik denganmu.” elak Yoona.

 

“benarkah?&nbsp; Lalu kenapa aku bisa mendengar suara detak jantungmu?” ucap Siwon asal.

 

“Mwo?&nbsp; Jangan mimpi kau ya! Sampai kapanpun aku tidak akan tertarik denganmu. Lagipula Aku berpikir, kau pasti melakukan operasi plastik dan sedot lemak kan untuk melakukan semua ini? Secara kau memiliki segalanya dan kau bisa melakukan apapun untuk itu.” Cetus Yoona sambil memalingkan wajahnya. Lalu Siwon menjauhkan wajahnya.

 

“Kau pikir aku melakukan hal itu. Tidak, Aku masih mensyukuri pemberian tuhan padaku. Asal kau tahu, selama 10 tahun ini aku berusaha untuk menurunkan berat badanku ini. setiap hari Abeoji mengajakku pergi ke pusat Gym. Disana aku dilatih meskipun itu sangat menyiksaku karena aku tidak bisa memakan makanan favoritku. Aku tau kau pasti mengira aku ini masih bertubuh gempal seperti dulu, Sehingga kau mengira namja gempal tadi adalah diriku, iya kan?” Jelas Siwon panjang lebar.

 

Yoona terkejut mendengar perkataan Siwon. Apa Siwon melihatnya saat ia salah mengenali orang? Yoona kembali menatap kearah Siwon.

 

“Jj…ja…di kau… melihatnya…” Tanya Yoona terbata dengan ragu. Siwon menganggukkan kepala.

 

“Aish, itu sangat memalukan.” Gerutu Yoona lirih.

 

“itu semua karna dirimu. Jika tadi kau menghampiriku, semua itu tidak akan terjadi. Kau sengaja ya membuatku malu. ” Ujar Yoona dengan sebal.

 

“Kenapa kau menyalahkanku?” Protes Siwon tak terima.

 

“Nde, Seharusnya kau melihat spanduk yang ku bawa dan menghampiriku. Dasar Paboya! Apa kau tadi tidak membaca spandukku sama sekali?” Omel Yoona dengan kesal.

 

“Ani, aku tidak melihatnya?” Ucap Siwon santai.

 

“Mwo? Aish, Jinjja?  Eomma menyuruhku untuk menjemput keluargamu. tapi  eomma tidak memberitahuku kalau hanya kau saja yang akan datang. Kalau seperti ini seharusnya eomma berkata jujur dan memberiku fotomu. Mereka kan tahu, kalau aku ini belum pernah bertemu denganmu lagi. bagaimana aku bisa mengenalimu.” Yoona menggerutu kesal atas sikap eommanya yang telah membohonginya.

 

“kita pernah bertemu honey.&nbsp; Kau lupa?” ucap Siwon yang membuat Yoona mengerutkan keningnya bingung.

 

To Be Continue…

 

Cerita ini sudah berkali-kali aku rombak… Dan aku revisi ulang. Dan jadinya seperti ini. Terus cerita ini juga sudah aku posting di Watty aku. Semoga kalian suka.

 

#HugKissAll

Iklan
Tinggalkan komentar

51 Komentar

  1. Nur Alfiyah

     /  Februari 20, 2016

    wow bagus ceritanya, di tunggu kelanjutannya nya

    Balas
  2. sityaak

     /  Februari 21, 2016

    Lajut ceritanya seru

    Balas
  3. Kimy

     /  Februari 22, 2016

    Semangat buat next chapternya karena ada banyak readers yg penasaran 😉 ceritanya menarik

    Balas
  4. dhea im

     /  Februari 23, 2016

    wkwkwk yoona lgi sensi tuh dritadi ngomel mulu hahaha
    jdi yoonwon kan yg bakalah dijodohin aseekkk
    bagus ceritanya dan ditunggu next partnyaa

    Balas
  5. srie noer

     /  Februari 24, 2016

    Ya ampun yoona kok ngomel mulu ma wonppa awas makin jatuh cinta lho….kereenn bgt ceritanya semoga cepet2 dilanjut ya…amiiinn…

    Balas
  6. dedewjasmin

     /  Februari 26, 2016

    lumayan seru lah tp ceritanya krng gmn gituh..dan terlalu pendek hehe..

    Balas
  7. next thor

    Balas
  8. arin

     /  Februari 29, 2016

    yoona eonni waktu tidur suka make lingerie, nanti kalo siwon satu rumah sama yoona eonni, trus tau kebiasaannya yoona eonni pasti seru kkkkk 😀

    Balas
  9. susi

     /  Maret 4, 2016

    Haha ngakak pas baca bagian dimana yoona salah ngenalin orang..😄😄
    Udah marah-marah ga jelas eeehh ternyata malahan salah orang..😄😄
    UNtung mukamu cantik yoona kalo engga mau ditaroh dimana mukanya.. 😃
    Siwon malahan ikut ngeledek lagi..😃
    Cieee yoona langsung terpesona dengan ketampanan siwon tapi malah gengsi buat ngakuin..
    BTW apa maksud siwon mereka pernah bertemu ??
    Nex nya ditunggu..😊

    Balas
  10. ifachan

     /  Maret 5, 2016

    hahahha.. mereka bertengkar mulu.
    pengen lihat scene romantis mereka secepatnya.
    gimana kabar jessica dama donghae?
    kayaknya mereka bakal nguber-guber yoona buat minta maaf..

    Balas
  11. Oh wow
    Seru nih ceritanya wkwk
    Cieee yang dipanggil honey
    Lanjuuttt

    Balas
  12. novellinda

     /  Maret 7, 2016

    aku suka banget sama cast’a yoonwon haesica..lebih dapet feel’a..
    ternyata mereka temen masa kecil…dan perubahan wonpa yg sekarang bikin pangling..sampe yoona g ngenalin…
    jadi mereka mau d jodohin…
    next!!

    Balas
  13. Choi Ilmhy

     /  Maret 9, 2016

    hahah..
    YoonWpn lucu eoh.
    spertinyaa Yoona udah mulai tertarik pda Siwon Oppa..
    mereka akan dijodohkan… wooaahh.. apa yg akan terjadi setelah itu…
    Apa YW akan saling jatuh cinta nntinya..
    Good job Unnie..
    keep writing..
    fighting!!

    Balas
  14. kisah cinta yng menarik
    tapi aku terganggu dengan ketikan .”&nbsp” seperti ini,,,bisakah dihilangkan saja ?

    Balas
  15. Aku lupa udah comen apa belum. Mian kalau double ya thor. Kelakuan yoonwon di sini bikin aku senyum-senyum sendiri. Apalagi waktu di bandara. Suka banget sama ff ini.

    Balas
  16. Aiueo

     /  Maret 14, 2016

    Oh d sni siwon it rival yoong.., menarik ff nya ^^

    Balas
  17. Daebak..ditunggu ya rhor

    Balas
  18. Ff ny kren,slam knal y aku reader bru

    Balas
  19. Baca nya bikin senyum senyum sendiri gitu 😊
    seru aku suka ini

    Balas
  20. AuliaYW

     /  April 22, 2016

    Donghae oppa & Jessica eonni tega bngts sami yoona eonz :3
    YoonWon teman semasa kecil tOh..

    Balas
  21. Aku menyukainya, sepertinya seruu…

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: