[FF] Babysitter My Girlfriend (Chapter 1)

received_958852727535393

S i m b a d e e r 3 0 7 p r e s e n t s

Babysitter My Girlfriend ‖ Length: Chaptered ‖ Rating: General

Genre : Romance ‖ Comedy ‖ Family

Starring: 최시원 ‖ 임윤아

Cover : <a href=”http://xoloveyoonwon.wordpress.com”>Xoloveyoonwon</a&gt;

 

Hai… Aku kembali lagi dengan bawa cerita baru… Semoga kalian suka… Ini ff pure my imagination jadi Don’t copas dan Plagiat…. Maaf jika ada Typo…Happy Reading….

——————————————————

Author Pov :

 

Tiga orang pria dengan mengenakan stelan pakaian kerja formal lengkap dengan tuxedo dan sepatu mengkilapnya masing masing terlihat tengah terduduk dalam sebuah ruangan yang cukup besar, jika di lihat dari deretan kursi yang terlihat di kanan kiri,dan masing-masing terdapat satu kursi di bagian sudut meja,di ketahuilah bahwa ruangan tersebut adalah sebuah ruang rapat dengan design interior terbuka yang hampir setiap sudut ruangan ditutupi dengan kaca agar bisa melihat pemandangan di sekitar gedung. Dengan bagian dalam ruangan yang terlihat sederhana dengan komposisi warna coklat muda dan ukuran ruangan yang cukup luas, dapat di pastikan bahwa ruangan tersebut adalah ruangan rapat dari sebuah perusahaan yang cukup bonafit.

 

Salah satu pria dari mereka sedang berdiri dekat kaca menatap gedung-gedung pencakar langit sembari mengingat kejadian saat dia bersama wanita itu.

 

“Waeyo Presdir Choi? Apa kau ada masalah dengan para wanitamu itu? Kau terlihat tidak berkonsentrasi saat rapat tadi. ” Ucap salah satu seorang pria tampan yang diketahui bernama Cho Khuyun.

 

Pria itu membalikkan badannya menghadap kedua temannya itu.

 

“Aniy, Hanya saja aku sedang memikirkan gadis aneh itu. ” Ucap Pria tampan bernama Choi  Siwon yang diyakini adalah seorang CEO disebuah perusahaan ternama di Korea.

 

Kedua pria itu bergelak mendengar ucapan atasan sekaligus teman baiknya ini.

 

“Apa dia termasuk target barumu? ” Tanya pria yang satunya lagi dengan pemilik senyum gummynya.

 

“Bukan!” Sergahnya.

 

“Bukan? Lalu siapa dia? ” Tanya Kyuhyun  dengan mengerutkan keningnya.

 

“Dia seorang pengantin yang kabur dari pernikahannya. Yang tiba-tiba saja masuk ke dalam mobilku setelah aku selesai bercinta bersama Sunny di hotel itu. Kalian tau, wajahnya mengingatkanku pada seseorang. Mereka benar-benar mirip. Aku terkejut saat dia masuk ke dalam mobilku dengan panik. ” cerita Siwon sambil mengingat wajah mendiang istrinya yang sudah lama meninggal bersama selingkuhannya dalam satu mobil. Dan itu membuat Siwon tidak percaya lagi akan cinta.

 

“mirip seseorang? Nuguya? ” tanya Kyuhyun penasaran.

 

“YURI! ” jawab Siwon singkat.

 

“Yuri? mantan istrimu itu? ” Timpal pria pemilik gummy smile bernama Lee Hyukjae. Siwon menganggukan kepalanya pelan.

 

“Kau serius? Apa kau yakin? Atau jangan-jangan itu—”, lanjut Hyukjae menggantungkan kalimatnya.

 

<em>PLETAK…</em>

 

Kyuhyun memukul kepala namja itu dengan berkas yang ada ditangannya.

Pria itu mengusap kepalanya sembari mencibir.

 

“Apa yang kau katakan? Mana ada hal seperti itu? Kau jangan mengada-ada ya? ” Omel Kyuhyun kesal. Sedangkan namja bernama Lee Hyukjae hanya memasang wajah lucunya.

 

“Lalu apa yang terjadi? Apa kau langsung mengusirnya. ” Tanya Kyuhyun penasaran.

 

“Awalnya aku akan mengusirnya. Tapi saat melihat dia seperti itu membuatku tidak tega. Jadi aku melajukan mobilku. Namun saat aku sudah menjalankan mobilnya. Dia malah memarahiku. Akhirnya aku menghentikan mobilku dan menyuruhnya turun. Tapi dia malah memohon padaku untuk tidak menurunkannya di jalan dengan keadaan dia seperti itu, sungguh dia benar-benar wanita yang merepotkan. ” jelas Siwon berjalan ke tempat duduk tunggalnya.

 

“Kalian tahu apa yang ia lakukan wanita aneh itu padaku? ” Lanjut Siwon yang dibalas dengan gelengan kepala kedua rekannya.

 

“Dia berani mengancam diriku.” Kata Siwon  yang membuat kedua temannya itu langsung tertawa saat mendengar kalimatnya.

 

Siwon mendengus melihat mereka menertawakannya. “Aish, Apanya yang lucu. Kenapa kalian tertawa. ”

 

“Oh tidak, Aku tidak percaya ini. Kau — seorang Presdir Hyundai Corporation diancam oleh seorang wanita. Sungguh tidak dapat dipercaya. Selama ini kau yang selalu mengancam mereka. ” Ujar Kyuhyun dengan gelak tawa yang menggelegar di sudut ruangan.

 

“Yak! Yak! Hentikan tawa kalian itu.” kesal Siwon.  “aku kira dia hanya menggertakku saja. Tapi wanita itu benar-benar gila. Dia merobek gaun pengantinnya dan menarik diriku dengan berteriak. Sehingga semua orang mengira jika aku sedang memperkosanya. ” ucap Siwon menjelaskan kronologi kejadiannya dengan kesal.

 

“Lalu apa yang terjadi?” Kata Hyukjae disela tawanya.

 

“Lalu, aku keluar untuk menjelaskan pada mereka semua. Tapi tidak ada satu orang pun yang percaya padaku. Dan jalan satu-satunya adalah aku terpaksa harus membantunya. Barulah ia membantuku dari amukan orang-orang itu. ” Jelas Siwon sambil mengingat kejadian tadi siang.

 

“Gadis itu memang cerdik. Aku salut dengan gadis itu. ” timpal Kyuhyun dengan senyum evilnya.

 

“Cerdik apanya? Dia itu licik dan sangat merepotkan. Jangan sampai aku bertemu dengannya lagi. ” timpal Siwon.

 

“Ahh,  Itu memang sudah takdirmu bertemu dengannya Wonnie. Dan kau tidak bisa mengelaknya.” Sahut Kyuhyun sambil berdiri dari duduknya. “Baiklah, aku pergi dulu nde. Aku ada janji dengan seseorang.” Kata Kyuhyun sambil berjalan keluar ruangan.

 

“Siapa? Aku boleh ikut. ” Tanya Hyukjae penasaran.

 

“tidak boleh. Ini rahasia negara. ” Canda Kyuhyun dengan senyum evilnya.

 

“Aish, aku tahu kau akan bertemu dengan Seohyun kan?. ” tukas Hyukjae dengan wajah yang ditekuk.

 

“Yah begitulah” teriak Kyuhyun yang hilang dibalik pintu itu.

 

“Aaish, kau lihat itukan? Dia sombong sekali. ” gerutu Hyukjae sebal.

 

“Ahh, kalian berdua beruntung sekali ya memiliki kekasih. Apalagi sebantar lagi si evil itu akan menikah. Sedangkan aku sampai sekarang belum memiliki pasangan sama sekali. ” desah Hyukjae merasa iri kepada kedua temannya itu.

 

Apalagi  Choi Siwon, Dia selalu bisa mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan selalu dikelilingi oleh para wanita cantik dan sexy. Dan tidak akan ada wanita manapun yang menolak akan pesonanya.

 

Siwon terkekeh melihat wajah malang Hyukjae yang tidak pernah berhasil memikat hati seorang wanita. Apalagi sekretarisnya yang selalu menjadi incaran Lee Hyukjae.

 

“Hei Choi Siwon! Kenalkan aku dengan salah satu wanitamu itu. Kau kan tampan, Jadi tidak sulit bagimu untuk mendapatkannya. ” Kata Hyukjae yang dibalas dengan gelak tawa dari Siwon dengan menunjukkan kedua dimple manisnya.

 

“Boleh, tapi tunggu bekas dariku ya? ” ejek Siwon sambil menyeringai  jahil.

 

“Aish, Jinjja. Kau memberikan bekas padaku. Kau tega sekali Won-ah. ” Desis Hyukjae sambil memasang wajah lucunya.

 

*****

 

Yoona Pov :

 

Setelah Pria itu pergi meninggalkanku di pusat perbelanjaan. Aku pun berjalan ditengah hingar bingar kota Seoul yang tidak pernah  tidur dari beragam aktifitas manusia yang mendiamai kota ini di siang maupun malam hari.

 

Pada saat malam hari seperti ini Kota Seoul semakin tampak memancarkan pesona keindahannya dengan rona lampu dari berbagai bangunan yang berdiri di Kota Seoul.

 

Saat aku sedang menikmati keindahan kota ini. Tak ku sengaja aku melihat dua orang bodyguard yang ku yakini adalah anak buah dari Appa. Appa pasti menyuruh mereka untuk mencariku. Aku pun segera pergi. Sebelum mereka melihatku lalu membawaku pulang. Aku tidak mau itu terjadi.

 

Aku memutuskan untuk pergi kerumah temanku Sooyoung. Dia adalah teman baikku. Dia pasti mau membantu kesulitanku.

 

Saat aku sudah sampai di depan Apartemennya. Aku langsung menekan bel Apartemennya dan terlihat Summer berdiri didekat intercom.

 

“Soo, ini aku Yoona! “Ucapku di intercom.

 

Tak butuh waktu lama, Sooyoung sudah membukakan pintunya.

 

“Yoona! Ayo masuklah! ” Kata Sooyoung mempersilahkanku masuk.

 

Aku tersenyum tipis padanya lalu masuk ke Apartemennya. Lalu aku mendudukkan diriku di sofa dengan menghela nafas beratku.

 

“Kau kenapa? Apa ada masalah? Maaf aku tidak bisa hadir dipernikahanmu tadi. ” Tanya Sooyoung sambil duduk disampingku.

 

“Gwencahana Soo, Sebenarnya Aku tadi kabur dari pernikahan itu. ” Ucapku dengan wajah datar.

 

“Aku tidak mau menikah dengan pria itu. Aku tidak mencintainya. ” Lanjutku menjelaskan semuanya pada Sooyoung dengan tatapan sedih.

 

“Baiklah! Lalu bagaimana dengan Appamu? Dia pasti sangat khawatir saat ini. ” Kata Sooyoung menatapku dengan iba. Dia benar, Appa pasti kecewa padaku. Karna aku telah kabur dari pernikahan ini.

 

“Aku tahu Soo! mereka pasti kecewa. Maka dari itu aku tidak berani pulang kerumah. Jadi aku mohon padamu Untuk sementara ini izinkan aku tinggal bersamamu. ” Aku meminta izin padanya dengan harap.

 

Sooyoung nampak berfikir sejenak dan akhirnya ia mengangguk dengan tersenyum.  “tentu saja, dengan senang hati. Kau boleh tinggal kapanpun kau mau. ”

 

“Jeongmal? Gomawo Soo, kau memang temanku yang terbaik. ” Aku memeluknya dengan gembira.

 

*****

 

Author Pov :

 

Hari ini Yoona dan Sooyoung bangun pagi-pagi untuk melakukan jogging bersama. Karna hari ini adalah hari minggu. jadi suasana di pagi ini sangat ramai. Semua orang menghabiskan waktu luang mereka bersama keluarga. Dan sudah dua hari ini Yoona menumpang di Apartemen Sooyoung setelah kejadian kabur dari rumah. Dia merasa tidak enak hati jika dia terus-terusan menumpang tanpa melakukan apapun. Yoona berencana untuk mencari pekerjaan besok. Dia tidak mungkin harus selamanya menumpang di Apartemen sahabatnya ini.

 

Setelah merasa letih berlari, Yoona dan Sooyoung memilih untuk beristirahat disebuah taman yang tidak jauh dari Apartemennya. Mereka meminum air mineral untuk menghilangkan dahaga mereka.

 

“Sepertinya aku harus mencari pekerjaan besok. Kau sudah terlalu banyak membantuku. Aku tidak mau merepotkanmu. ” Kata Yoona sambil menutup botol minumnya.

 

“Kau ini. Aku tidak merasa direpotkan. Aku malah senang jika kau berada disini. Jadi aku tidak kesepian lagi. ” Ucap Sooyoung sambil mengusap keringatnya dengan handuk kecil dilehernya.

 

“Kau memang sahabat yang terbaik. Tapi bagaimana pun aku harus bekerja. Aku tidak mau menjadi beban bagimu. ” Kataku dengan tak enak hati.

 

“Baiklah kalau itu mau mu. memangnya kau mau kerja apa? Ijazahmu kan ada dirumahmu” Tanya Sooyoung duduk di sebelah Yoona.

 

“Ahh, kau benar. Entahlah? Aku juga tidak tahu. ” desah Yoona dengan lemas. Ia tidak mungkin mencari kerja di sebuah perusahaan. Karna ijazahnya saja berada dirumahnya. Dan dia tidak mungkin kesana untuk mengambilnya. Itu sama saja dia menyerahkan diri.

 

“Ah, aku baru ingat. Eomma menyuruhku untuk mencarikan seorang babysitter untuk keponakanku. Apa kau mau? ” Kata Sooyoung menawariku.

 

“Benarkah? Tentu saja aku mau. ” balas Yoona dengan senyum merekah.

 

“tapi itu kan sangat merepotkan. Apa tidak apa-apa? ” Tanya Sooyoung sedikit ragu.

 

“Gwenchana, kau tenang saja. ” Yoona meyakinkan Sooyoung.

 

“Okey, kalau kau setuju. Aku akan menghubungi Oppaku nanti. ” Kata Sooyoung. Lalu mereka kembali ke Apartemen dengan gembira.

 

Saat mereka berada di lorong Apartemen. Yoona menghentikan langkahnya saat melihat dua orang pria berdiri di depan Apartemen Sooyoung.

 

“Eung, ada apa Yoong?” Tanya Summer bingung.

 

“Lihat! Itu bodyguard Appaku. Mereka pasti mencariku. Bagaimana ini? ” Ucap Yoona gelisah.

 

“Kau tak usah khawatir. aku akan menyelesaikannya. Kau sembunyi saja disana! ” Sooyoung menyuruh Yoona untuk bersembunyi dibalik tembok yang tak jauh darinya. Lalu berjalan menghampiri mereka.

 

“Permisi! Anda cari siapa ya? ” Tanya Sooyoung pada kedua bodyguard itu.

 

“Kau teman nona Yoona? ” Tanya salah satu bodyguard itu.

 

“nde. Ada apa? ” Sooyoung berpura-pura tidak tahu.

 

“Ah tidak. Saya hanya mau bertanya. Apa Nona Yoona ada disini? ”

 

“Tidak, dia tidak kemari sama sekali. Memangnya ada apa?” Kata Sooyoung dengan wajah polosnya.

 

“Tidak ada apa-apa. Kalau begitu saya permisi. Sampai jumpa nona. ” pamit bodyguard itu lalu pergi.

 

Setelah dirasa aman,  Sooyoung langsung memanggil Yoona dari persembunyiannya. “Keluarlah mereka sudah pergi. ”

 

“Ahh, Gomawo Sooyoung. Kau sudah membantuku. Aish bodyguard itu apa tidak capek mencariku terus setiap hari. ” Kata Yoona sambil bernafas lega. Lalu berdesis kesal.

 

*****

 

Jam sudah menunjukkan pukul 11.00 KST. tapi Sooyoung belum pulang juga ke supermarket. Sementara Yoona merasa bosan di Apartemen dan dia memutuskan untuk berendam di bethup.

 

Namun Yoona terlalu asyik dalam fantasinya sehingga dia tidak menyadari sebuah suara memanggil-manggil nama Sooyoung.

 

“Sepertinya Aunty tidak ada di rumah daddy. ” Kata seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun.

 

“Nde, padahal dia sendiri yang menyuruh kita kemari. ” Kata pria itu sembari berjalan menuju lemari es dan mengambil minuman kaleng dan es krim didalamnya. Lalu memberikannya pada putranya.

 

“Hyuno! kau tunggu disini sebentar! Daddy akan mencari Aunty mu di kamar. Siapa tau dia sedang tidur siang. ” Kata Pria itu pada putra semata wayangnya. Anak itu mengangguk menuruti perintah sang Appa sambil memakan es krimnya. Lalu pria itu berjalan menuju kamar sang adik dan membuka knop pintunya. Pria itu terkejut saat melihat pemandangan yang terpampang indah di depannya. Pria itu menelan salivanya. Jakunnya naik turun. Sial! Sesuatu dibawah sana terbangun.

 

Begitu pula sebaliknya, wanita itu Yoona yang sedang berganti pakaian setelah selesai berendam. Ia membelalakkan matanya seraya berteriak histeris saat ia melihat seorang pria berdiri di ambang pintu.

 

“Aaaaahhhhrrrggg—hhmmpp. ” Sontak pria itu membekap mulut Yoona agar tidak terdengar oleh anaknya.

 

Yoona semakin membulatkan mata sempurna saat tubuh setengah telanjangnya bersentuhan dengan tubuh kekar pria itu.

 

Apalagi pria itu mendorongnya hingga membuat Yoona terjatuh diatas ranjang dengan posisi Yoona yang ditindih oleh pria itu. Membuat jantung Yoona semakin berdegup kencang.

 

“Sstt! Jangan berteriak! ” Kata Pria itu lirih tapi penuh penekanan.

 

mata pria itu beradu pandang dengan mata indah Yoona yang coklat bening seperti kristal. Yoona dapat merasakan sesuatu benda keras di antara kedua pahanya yang hanya mengenakan hotpan milik Sooyoung.

 

“Yaaakk! Apa yang kau lakukan? Dasar kau Pria mesum!” Omel Yoona mendorong tubuh besar pria itu dengan kuat. Sehingga pria itu terjatuh di lantai.

 

“Yak! Apa yang kau lakukan? ” bentak pria itu kesal karna Yoona mendorongnya terlalu kuat.

 

Yoona segera mengambil selimut untuk menutupi tubuh setengah telanjangnya yang telah secara gratis dilihat oleh pria yang beberapa hari lalu ia temui waktu insiden melarikan diri dari hotel.

 

“Kau— Kau bukankah pria dingin yang menolongku waktu itu? ” Tanya Yoona menatap intens pria itu.

 

“Haiiss, kau lagi! Kenapa aku bisa bertemu denganmu lagi? ” Kata Pria itu tak lain adalah Choi Siwon sambil berdiri.

 

“Kenapa? Ini rumah temanku. Kau sendiri mau apa kau disini? Ahh, jangan-jangan kau mau mencuri ya? Kau mau merampok Apartemen ini kan. ” Timpal Yoona dengan sakartis.

 

“Yak! Enak saja kau bicara. Memangnya aku punya tampang seorang pencuri eoh? ” Siwon memprotes tuduhan Yoona dengan kesal.

 

Yoona memperhatikan Siwon penampilan Siwon.

 

“Siapa tau kau pencuri berdarah dingin. ” gerutu Yoona.

 

“Aish kau ini, aku kesini mencari adikku. di mana dia? ” Tanya Siwon datar.

 

“Dia sedang pergi ke supermarket. ” Cetus Yoona.

 

Pria itu menatap Yoona sekilas dengan tatapan aneh. Lalu pergi keluar.

 

*****

 

“Oppa, kau sudah datang? ” Tanya Sooyoung yang baru saja datang dari supermarket. Sooyoung mengganti alas kakinya dengan sandal rumah. Lalu berjalan masuk menuju dapur dan meletakkan semua bahan belanjaannya disana.

 

Ya, Sebelum dia pergi ke supermarket. Sooyoung telah menghubungi sang kakak terlebih dahulu untuk ke Apartemennya. Dia ingin membicarakan tentang babysitter yang akan mengurus Hyuno. Karna sang eomma telah memberikannya amanah untuk mencarikan seorang babysitter untuk cucu satu-satunya. Karna sang eomma merasa jika Siwon tidak becus mengurus Hyuno.

 

“Nde, ada apa kau menyuruhku kemari? ” Tanya Siwon yang baru saja keluar dari kamarnya.

 

Sooyoung hendak menjawab namun Hyuno menghampirinya.

 

“Aunty, kau dari supermarket ya? ” Tanya Hyuno sambil memperhatikan bibinya yang sedang mengeluarkan bahan belanjaannya.

 

“Iya sayang. Ini! Aunty membelikan es krim untukmu. ” Sooyoung memberikan es krim yang memang sengaja dia beli. Karna di lemari esnya hanya ada satu es krim.  dengan wajah gembira Hyuno mengambil es krim itu. Lalu berlari ke tempatnya semula. Yaitu duduk disamping sang Daddy. Siwon mengusap rambut Hyuno pelan.

 

“Aku manggilmu hanya ingin memberitahumu kalau aku sudah menemukan babysitter yang cocok untuk Hyuno. ” Kata Sooyoung menjawab pertanyaan kakaknya yang tertunda.

 

“Aish, Aku sudah bilang! Aku tidak membutuhkan babysitter untuk merawat Hyuno. Aku bisa mengurus Hyuno sendiri. ” Kata Siwon menolak ide eommanya yang selalu ingin mencarikan babysitter untuk anaknya.

 

“Cih, bagaimana bisa kau mengurus Hyuno. Kalau kau saja selalu sibuk dengan wanita-wanitamu itu. Eomma menyuruhmu untuk menikah. Bukan bermain-main dengan wanitamu itu. ” Sooyoung mendecih kesal mendengarkan ucapan sang kakak.

 

Sooyoung bosan jika setiap dia pulang ke rumah. sang eomma selalu mengeluh akan sikap kakaknya itu. yang Setiap hari sang eomma harus meladeni wanita Siwon yang datang ke rumah mencarinya.

 

“Tidak, aku tidak akan pernah menikah lagi. Tentang babysitter aku masih tidak butuh.” Kata Siwon dengan tegas.

 

“Yak! Kalau kau tidak mau. Aku akan mengadukannya pada eomma. Lagipula eomma sudah setuju dengan pilihanku. ” bentak Sooyoung.

 

“Aish, baiklah. Suruh dia datang ke rumah besok. Dia tidak boleh telat. ” Siwon akhirnya pasrah akan keinginan adik dan eommanya. Sooyoung tersenyum senang.

 

“Baiklah! Kalau begitu aku pulang dulu. Ayo Hyuno-<em>ya</em> kita pulang. ” Siwon mengajak anaknya pulang.

 

“Tapi daddy aku masih ingin di sini! ” Seru Hyuno.

 

“Hei, apa kau tidak mau menghabiskan waktu dengan daddy. Kita pergi jalan-jalan hari ini. ”

 

“Baiklah Daddy.” Hyuno beranjak berdiri. “Aunty aku pulang dulu nde. Sampai jumpa.” pamit Hyuno.

 

“Hati-hati dijalan. ” Ujar Sooyoung mengantarkan mereka sampai luar pintu.

 

“Oh ya. Wanita yang ada di kamarmu itu temanmu? ” Tanya Siwon sebelum pergi.

 

“Nde, dia temanku. Dia adalah…”

 

“Dia wanita yang sangat aneh.” Siwon memotong ucapan Sooyoung. Setelah itu dia pergi begitu saja. Sooyoung mengernyitkan keningnya heran.

 

“Ada apa dengannya? Padahal aku akan memberitahunya kalau dia yang akan menjadi babysitter Hyuno. Ahh, masa bodoh. Yang penting besok Yoona sudah bisa memulai bekerja.” gumam Sooyoung lalu masuk ke dalam.

 

“Eh, Yoong. Kau baru keluar? Oppaku baru saja pulang? ” Ujar Sooyoung yang melihat Yoona yang baru keluar kamar setelah kejadian melalukan tadi.

 

“Soo, sebenarnya aku dan dia pernah bertemu. Dia yang memberikan tumpangan padaku saat aku kabur dari pernikahan itu. ” Kata Yoona menjelaskan.

 

“Jeongmal? Wah itu sangat bagus.”

 

“Tapi–dia selalu bersikap dingin padaku. ” Ujar Yoona sambil menggembungkan pipinya.

 

“Kau tidak usah takut. Dia memang seperti itu. Kalau dia macam-macam padamu. Katakan saja padaku. Aku akan memarahinya. ” Ujar Sooyoung dengan senang.

 

*****

 

“Daddy, kenapa kita harus mengajak si ahjumma itu untuk pergi jalan-jalan. Aku tidak mau dengan ahjumma itu. ” Kata Hyuno santai sambil memainkan game di ponsel Daddynya.

 

“Yak, Choi Hyuno! Siapa yang kau panggil ahjumma eoh? ” Tanya Siwon sambil mencubit pipi anaknya gemas.

 

“Siapa lagi kalau bukan dia daddy!” Kata Hyuno sambil menunjuk Sunny dengan isyarat matanya yang berada di belakang sang ayah.

 

Siwon menoleh ke belakang dan terlihat Sunny berdiri anggun di belakangnya.

 

“Hai Oppa? Hai Hyuno-<em>ya</em>? ” sapa wanita bernama Sunny. Hyuno terdiam dan ia beralih tempat di jok belakang.

 

“Ya sudah, ayo masuklah! Kita akan segera berangkat. ” Ujar Siwon pada Sunny.

 

Setelah wanita itu masuk. barulah Siwon melajukan mobilnya meninggalkan pekarangan rumah Sunny.

 

Diperjalanan Hyuno merasa bosan. Apalagi melihat Sunny yang bersikap manja pada sang Ayah. Lalu Hyuno mencari cara agar Sunny tidak berdekatan dengan sang ayah.

 

Lalu dengan jahil Hyuno menengahi mereka berdua dan giliran Hyuno yang bersikap manja pada sang Ayah. Siwon tersenyum melihat tingkah anaknya ini. Sedangkan wanita itu menatap Hyuno kesal.

 

Di tempat wisata, Hyuno juga selalu membuat wanita itu kesal dengan semua kejahilannya. Dan membuat Sunny tidak tahan dan memutuskan hubungan dengan Siwon.

 

“Ahh, Hyuno-<em>ya</em>! Kenapa kau melakukan itu. ” desah Siwon frustasi. Sedangkan Hyuno tersenyum senang.

 

******

Keesokan harinya Yoona sudah bersiap-siap untuk pergi ke rumah Siwon. Ini adalah hari pertamanya bekerja. Jadi dia tidak mau terlambat.

 

Yoona menatap sahabatnya yang masih menyelami alam mimpinya. Yoona menggelenglan kepalanya melihat kebiasaan Sooyoung yang selalu bangun siang.

 

“Soo, aku berangkat dulu nde? Aku sudah menyiapkan sarapan untukmu. ” Ucap Yoona sambil menyelempangkan tasnya dibahu.

 

“hhmm… <em>Chalgayo</em>” gumam Sooyoung masih memejamkan matanya.

 

*****

<em>Ting… Tong… </em>

 

Seseorang menekan bel Apartemen Siwon berkali-kali.

 

“Aish, siapa yang menggangguku pagi-pagi seperti ini?” gumam Siwon dengan mata yang masih mengantuk. Lalu ia menyibakan selimutnya dan berjalan tersaruk-saruk menuju pintu dan membuka pintunya.

 

“<em>Annyeonghasimnikka</em>” sapa seorang yeoja dengan sopan. Suaranya terdengar merdu bagaikan alunan musik yang indah bermain ditelinga Siwon yang masih belum sepenuhnya sadar. Siwon samar-samar melihat wajah yeoja itu. Yeoja itu sedang tersenyum manis kearahnya.

 

“Kau—mau apa kau kesini? ” Siwon tersadar dan kembali bersikap seperti semula. Dingin dan datar.

 

“Aku kesini untuk menjaga Hyuno. Hari ini aku babysitter Hyuno. Bukankah Sooyoung sudah memberitahumu? ” Seru Wanita yang tak lain adalah Yoona.

 

“<em>MWO</em>? Jadi kau yang akan menjadi babysitter anakku? ” Yoona mengangguk mantap.

 

Tiba-tiba sang anak terbangun dan berjalan menghampiri sang Appa di depan pintu.

 

“Daddy, siapa yang datang? ” Tanya Hyuno sambil mengucek matanya yang sedang menyesuaikan cahaya yang masuk ke retinanya dan melihat siapa yang datang.

 

“Mommy? ” Seru Hyuno dengan tatapan terkejut.

 

Wanita itu mengerutkan keningnya bingung. Kenapa anak ini memanggilnya dengan sebutan Mommy? Memangnya kemana mommynya? Yoona benar-benar merasa penasaran.

 

“Daddy, benarkah ini Mommy? Dia sudah kembali dari surga. ” Kata Hyuno lagi dengan wajah polosnya. Siwon menatap putranya lembut.

 

“Hyuno-<em>ya</em> dia bukan mommy? Dia ini adalah—babysittermu. Dia yang akan mengurusmu saat Daddy tidak ada di rumah, hmm. ” jelas Siwon pada anak semata wayangnya. Terlihat semburat kekecewaan diwajah tampannya.

 

“Annyeong, siapa namamu sayang?. ” sapa Yoona dengan lembut dengan merendahkan tubuhnya selevel dengan tubuh Hyuno.

 

“Hyuno, Choi Hyuno! ” Seru anak itu dengan polosnya.

 

“Ahh, manis sekali. Oh ya hari ini hari pertamamu masuk sekolah kan? Ayo biar Noona bantu mempersiapkan semuanya. ” Kata Yoona sambil masuk kedalam apartemen Siwon. Seketika Hyuno kembali tersenyum saat Yoona memperlakukannya dengan baik. Dan merasa heran kenapa Hyuno bisa langsung akrab dengannya. Sedangkan dengan wanitanya Hyuno selalu menolaknya bahkan membuat para wanitanya itu kabur karna Hyuno. Lantas Siwon mengikuti mereka dari belakang dengan tatapan tidak suka.

 

<strong>To Be Continue…. </strong>

 

Fiiuuhh! !Semoga kalian suka ya dengan ceritanya. Ayo berikan saran dan kritikannya yang membangun. Atau Vote cerita ini jika kalian menyukainya… Oh ya mungkin part selanjutnya akan saya protek di blog dan di privasi di Watty….jadi hanya Follower Watty saja yang bisa membacanya… #hugkissall

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

63 Komentar

  1. AuliaYW

     /  April 22, 2016

    Hihihi sprti tom n jerry je yoonwon mah..
    Hyuno sprti ny kngenz mi mommy ny >>Yuri

    Balas
  2. Bertengkar aja ni. lanjut ya

    Balas
  3. Yuri katanya d pasksa nikah juga?? Jgn2 pisah ama siwon karena d paksa nikah nih

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: