[Drabble] My Ring(s)

2015-03-03 12.54.21

My Ring(s)

By Uchie

 

Special For YoonWoniteds Day

~o0o~

 

“Bagaimana ini….” Gumam gadis itu kepada dirinya sendiri. Lemari pakaiannya sudah berantakan, isi laci-lacinya pun sudah berhamburan keluar. Ia mengusap wajahnya frustasi. “Dimana lagi aku harus mencarinya….” Dan seketika itu tangisnya pecah memenuhi sudut kamar.

 

“Yoon, ada apa?” Dari pintu kamar muncul sosok wanita dengan pandangan heran melihat kekacauan didepannya.

 

“Eonni, bagaimana ini. Hikss… Hikss… Siwon-Oppa pasti akan marah padaku… Hikss… Hikss…”

 

“Yul?” Muncul sosok lain dibelakang si wanita tadi. Seorang pria mengenakan jas putih, sepertinya pulang dari tempat ia bekerja, dan sama terkejutnya melihat isi kamar Yoona, “Ya Tuhan… Ada apa Yoon?”

 

Yuri memasuki kamar Yoona lalu memeluk gadis itu berharap tangisannya sedikit mereda. “Coba ceritakan kenapa Kau menangis?”

 

“Cincinku Eonni…. Cincin yang diberikan Siwon-Oppa hilang, aku baru menyadarinya pagi ini. Padahal cincin itu tidak pernah lepas dari jariku, aku tidak tahu hilang dimana. Aku sudah mencarinya tapi tidak ada dimanapun.” Yoona kembali terisak.

 

“Sudahlah Yoon, berhentilah menangis. Cuma sebuah cincin. Nanti Oppa bantu carikan. Kalau tidak ketemu, kita bisa beli yang semirip mungkin. Yang penting Siwon tidak tahu kan?”

 

Seketika itu juga, Yoona melempar sendalnya ke arah Kyuhyun, kakak lelaki yang tidak punya hati sama sekali. Ralat! Dia masih punya hati, tapi tidak untuk adik perempuannya. “Eonni…. Kenapa Eonni mau dengan pria tidak berperasaan seperti dia.” Rengek Yoona kepada Yuri disela isak tangisnya.

 

“Sudah-sudah…. Eonni akan membantumu mencarinya, sekarang cuci wajahmu dan turunlah untuk makan malam. Eonni sudah masak makanan kesukaanmu.” Bujuk Yuri. Yoona mengangguk, lalu berjalan menuju kamar mandinya.

 

Kyuhyun menyipitkan matanya, “Kau tidak memasak makanan kesukaanku?”

 

“Tidak! Sekarang cepatlah mandi!”

 

“Yang suamimu itu aku atau Yoona? Kau terlalu memanjakan Yoona, dan lupa memanjakan suamimu sendiri.”

 

“Sudahlah Oppa, Kau sudah tahu dari sebelum kita menikahpun, aku lebih menyayangi Yoona jadi berhentilah menyesalinya, oke. Sekarang pergilah ke kamar lalu mandi, aku akan menunggumu di meja makan.” Yuri berjalan melewati Kyuhyun, namun tiba-tiba berbalik.

 

“Aku mencintaimu Oppa.”

 

Senyum kyuhyun merekah, ya hanya satu kalimat, dan itu sudah cukup untuknya….

 

~•~

 

Yoona menarik rambutnya kebelakang lalu mengikatnya menjadi ekor kuda. Angin yang berhembus, membuat ia tidak betah menggerai rambutnya. Ia melirik jam tangannya lalu menghembuskan napas berat. Ia terlalu cepat datang, masih setengah jam lagi dari waktu janjiannya dengan Siwon.

 

Mengingat kembali cincin yang belum ia temukan membuatnya mendesah, bagaimana ia akan menjelaskannya kepada Siwon nanti? Ia harus mengatakannya, tapi bagaimana kalau Siwon marah lalu memutuskan hubungan mereka? Yoona menggelengkan kepalanya cepat-cepat, membuang pikiran buruknya jauh-jauh. Mengeluarkan ponsel, Yoona akhirnya memilih sibuk dengan alat komunikasi pintar miliknya itu.

 

Tidak lama ia merasakan kehadiran seseorang dibelakangnya lalu tiba-tiba matanya ditutup. Dari wangi parfum yang tercium, ia yakin itu pria yang sedang ia tunggu dari tadi.

 

Semenit Yoona tidak bersuara, ia hanya diam tidak bergerak.

 

“Kenapa Kau tidak berusaha melepas tangan Oppa dari matamu? kau tidak takutkah kalau ternyata Oppa adalah orang lain?”

 

“Aku tahu kalau itu Oppa.” Yoona langsung berbalik saat ia merasakan tangan yang tadi menutupi matanya menjauh.

 

“Kenapa Kau tahu?” Siwon, mengambil tempat duduk disamping Yoona sambil memasang wajah cemberut.

 

“Coba Oppa hitung sudah berapa lama kita saling mengenal?”

 

“Tujuh tahun. Saat itu Kau hanya seorang gadis ingusan yang setelah berkenalan dengan seorang pria tampan, selalu menempel kepada pria itu.” Siwon terkekeh dengan ucapannya sendiri membuat Yoona merengut.

 

“Itu karena aku sudah tahu kalau Kau akan menjadi soulmate ku, makanya aku selalu mengikutimu.” Yoona menggelengkan kepalanya, mengusir bayang-bayang kelakukan memalukan dirinya dimasa lalu. Mereka tidak akan membahas hal itu sekarang. “Sudahlah aku tidak ingin membahasnya. Lalu kita sudah pacaran berapa lama?”

 

“Empat tahun?”

 

“Yup! Dan selama itu tidak mungkin aku tidak mengenali bau tubuh mu itu Oppa. Aku sudah sangat hafal.”

 

“Benarkah?” Tanya Siwon menggoda.

 

Yoona mencubit lengan Siwon, “berhentilah menggodaku.”

 

“Oke-oke, memang sudah seharusnya Kau mengenaliku tanpa harus melihatku.” Siwon tersenyum lembut kearah gadisnya, tapi kemudian ia mengangkat alisnya, matanya tertuju kepada ikatan rambut Yoona lalu melepasnya membuat Rambut itu tergerai kembali. “Aku lebih senang kalau seperti ini, lebih cantik.” Siwon mengusap rambut Yoona.

 

“Tapi Oppa, anginnya kencang sekali. Rambutku jadi acak-acakkan.”

 

“Aku punya tangan yang siap untuk merapikannya.”

 

Yoona tersenyum, tidak membantah. Ya Siwon memang selalu siap melakukan apapun untuknya, ada untuk dirinya. Selalu dapat ia andalkan. Sosok teman, sahabat dan kekasih yang sempurna.

 

“Kita akan kemana?”

 

Yoona mengapit lengan Siwon lalu mengajaknya berdiri.

 

“Kemanapun yang penting bersama Oppa!”

 

~•~

 

“Kerumahku?” Siwon mengangguk, “kenapa?” Tidak mendapat jawaban, Yoona malah memutar bola matanya, “dirumah hanya ada dua orang yang akan terganggu dengan kehadiran kita Oppa, aku yakin saat Kyuhyun-Oppa melihat wajah kita didepan pintu, dia akan segera menendang pantat kita keluar dari rumahnya. Lagian untuk apa kita kesini, berkencan tidak akan asyik dirumah itu.” Yoona memasang wajah bosannya. “Ayo kita ke tempat lain. Restoran, bioskop atau apapun lah yang penting tidak disini.” Yoona menarik tangan Siwon tapi tertahan karena Siwon tidak beranjak dari tempat dia berdiri.

 

“Ada yang harus Oppa katakan kepada Kyuhyun Yoon, jadi ikut saja. Oke!” Tidak biasanya Yoona mendengar nada suara Siwon seserius itu.

 

“Oppa punya masalah dengan Kyuhyun-Oppa dirumah sakit? Apa kalian bertengkar?”

 

Siwon tidak menjawab, malah menggenggam erat tangan Yoona lalu menariknya menuju pintu depan.

 

“Oppa….”

 

Rengekan Yoona tidak dipedulikan Siwon, ia membunyikan bel rumah hingga Kyuhyun membuka pintu, berdiri heran didepan mereka. “Kenapa kalian disini? Tidak ada tempat berkencan yang lain apa?” Tanya Kyuhyun jengkel. “Mengganggu saja.”

 

“Oppa!!” Seru Yoona, merasa kalimat kakak lelakinya itu terlalu berlebihan.

 

“Aku ingin bicara denganmu Kyu.”

 

“Bisa dibicarakan esokkan? Sekarang ajaklah adik perempuanku yang cantik ini ketempat yang romantis agar dia makin mencintaimu.”

 

“Tidak bisa Kyu, aku harus bicara denganmu sekarang!”

 

Yoona melirik Siwon yang seperti sebelumnya, sangat terlihat serius. Lalu beralih ke Kyuhyun yang akhirnya pasrah memberi jalan masuk kedalam rumah untuk Yoona dan Siwon. Saat Yoona melewatinya, Kyuhyun memberi kode bertanya ada apa dengan Siwon. Dan yang didapatnya hanya bahu Yoona yang terangkat, tidak tahu.

 

“Yul! Ada Siwon disini.”

 

Yuri yang datang dari arah dapurpun juga akhirnya memasang wajah heran, “Kalian tidak pergi berkencan?” Yoona menjawab dengan gelengan.

 

“Silahkan duduk, aku akan membuat minuman dulu.”

 

“Tidak perlu Yul, Kau juga duduklah. Ada yang ingin aku bicarakan dengan kalian berdua.”

 

“Oppa, wajahmu serius sekali. Kau membuatku takut.” Yoona memberi jarak diantara dirinya dengan Siwon. Merasa tidak nyaman dengan aura disekitar Siwon.

 

Seperti tidak mendengarkan ucapan Yoona, Siwon malah fokus ke pasangan didepannya. Siwon menarik napas dalam.

 

“Aku akan pergi melanjutkan sekolahku ke Inggris.”

 

“Apa?!” Kaget Yuri dan Kyuhyun serentak.

 

Yoona menatap Siwon dalam, menggelengkan kepalanya seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja Siwon ucapkan. Yoona menutup mulutnya, berusaha agar tidak menangis. Tapi….

 

“Aku telah berjanji kepada orangtuaku, kalau aku akan melanjutkan S2 ku setelah bekerja selama setahun dirumah sakit.”

 

Yoona tidak dapat lagi menahan airmatanya, sudah cukup! Dia tahu, apa yang akan Siwon katakan selanjutnya. Yoona langsung berdiri lalu berlari menuju kamarnya. Menutup pintu lalu menguncinya. Yoona meringkuk diatas single bed sederhana miliknya, menenggelamkan wajahnya diatas bantal. Tangisnya pecah.

 

Jadi, Siwon akan pergi meninggalkannya begitu? Jadi dia kesini hanya untuk berpamitan? Kenapa ia tidak memberitahunya lebih dahulu, kenapa harus mendadak begini?

 

Yoona mengusap airmata yang mengalir dipipinya. Siwon hanya akan pergi melanjutkan sekolahnya diluar dan itu bukan berarti mereka harus mengakhiri hubungan mereka. Mereka masih bisa berhubungan jarak jauh. Ya, mereka pasti bisa. Emosi memang lebih gampang diluapkan tanpa berpikir terlebih dahulu. Dan sekarang Yoona bisa berpikir dengan jernih. Hatinya sakit tentu saja, tapi mereka punya cinta bukan?

 

Yoona bangkit dari tempat tidurnya, lalu bermaksud membuka pintu kamarnya. Tapi sebelum ia membuka, terdengar suara Siwon dari balik pintu, memanggil namanya.

 

“Yoon aku sangat mencintaimu, jadi jangan pernah berpikir aku akan meninggalkanmu. Tolong buka pintunya.”

 

Yoona tersenyum mendengar kalimat Siwon, ia benar kan? Siwon tidak akan memutuskan hubungan mereka, Siwon mencintainya.

 

Yoona memutar knop pintu kamarnya dan langsung disuguhi pemandangan yang tidak biasa. Siwon berlutut didepannya, menyodorkan sebuah kotak kecil berwarna putih yng berisi cincin. Disamping kirinya berdiri Yuri dan Kyuhyun yang tersenyum kearahnya.

 

“Menikahlah denganku Im Yoona….”

 

Airmata bahagia mengalir dipipinya. Tentu saja jawabannya ya. Tapi….

Yoona berdiri menatap bergantian cincin yang berada dikotak kecil dengan Siwon yang masih setia berlutut.

 

“Tapi Oppa akan pergi….”

 

Siwon berdiri, lalu menggenggam tangan Yoona,”Karena itu Oppa ingin secepatnya menikahimu, lalu kita sama-sama ke Inggris. Kau bisa melanjutkan kuliah disana Yoon.”

 

“Benarkah?” Ucap Yoona tak percaya, Yoona beralih menatap Kyuhyun, “Oppa?”

 

“Terserah dirimu Yoon, apapun pilihanmu Oppa dukung. Selama sepuluh tahun terakhir ini setelah ditinggal Appa dan Eomma hanya Oppa yang merawatmu, menjagamu. Sekarang mungkin saatnya Oppa melepasmu, pria yang sangat mencintaimu ini pasti akan membahagiakanmu. Dan Kau tidak perlu mengawatirkan Oppa, karena ada nyonya cantik ini disamping Oppa.”

 

Yoona berhamburan kepelukan Kyuhyun, kakak lelaki satu-satunya. Kakak yang sangat ia sayangi dan juga sangat menyayanginya. Dan ia sangat bahagia saat Kyuhyun menikahi Yuri yang tak lain adalah sepupu Siwon dan Yuri memang sangat menyayangi Yoona karena saat pertama melihat Yoona, Yuri merasa Yoona memerlukan kasih sayangnya sebagai seorang kakak perempuan yang selama ini tidak pernah Yoona dapatkan. Dan mungkin karena itu juga kyuhyun jatuh cinta pada Yuri, melihat kasih sayang wanita itu untuk adiknya.

 

“Jadi?” Siwon kembali berlutut, “menikahlah denganku.”

 

“Ya… Ya… Ya…” Yoona menarik Siwon berdiri lalu mencium lembut bibir Siwon, membuat Yuri dan Kyuhyun membalikkan tubuh, “hadeeeh… Kalau sudah begini hilanglah sopan-santun yang selama ini aku ajarkan kepada adikku.” Kyuhyun menggelengkan kepala sambil menuntun Yuri meninggalkan pasangan yang masih larut dengan kebahagiaan mereka.

 

“Aku mencintaimu,”

 

“Aku lebih mencintaimu,”

 

“Tidak, aku lebih-lebih mencintaimu,”

 

“Tidak-tidak, aku yang lebih-lebih-lebih mencintaimu.”

 

Yoona mencubit pelan perut Siwon hingga membuatnya berteriak kesakitan.

 

“Mengalahlah sedikit kenapa sih. Jadi mana cincinku?”

 

“Ini maksudmu?” Siwon mengeluarkan liontin dari saku jaketnya.

 

“Cincinku!! Oppa yang menyembunyikannya? Setengah mati tahu aku mencarinya, ternyata Oppa yang mencurinya!”

 

“Mencuri?! Kecerobohan mu Yoon, meninggalkannya di wastafel restoran kemarin.” Jawab Siwon sambil menarik pelan pipi kekasihnya itu, “Cincin ini jadikan saja kalung karena dijarimu akan ada yang baru.” Siwon memasangkan kalung dengan liontin cincin yang pertama kali diberi Siwon kepadanya. Lalu mengambil cincin dalam kotak, memasangkannya ke jari manis Yoona.

 

“Kau bahagia…”

 

“Tidak…”

 

“Tidak?”

 

“Aku tidak bahagia Oppa, tapi sangat-sangat-sangat bahagia…”

 

 

~FIN~

 

Happy Yoonwoniteds Day….

Selama mereka belum ada ikatan sah dengan siapapun jodoh mereka kelak, dihati ini akan tetap berharap dan berdoa mereka berdualah yang ditakdirkan untuk hidup bersama…. Aamiin…

 

Love U Niteds!!! :* ♥♥♥

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

72 Komentar

  1. lee rae ra

     /  Agustus 21, 2015

    aaaaa so sweetttt. udah lama gak baca ff yoonwon. kangen bgt. sekali baca bikin senyum2 sendiri hihi. ffnya bagus thor

    Balas
  2. sellina mitha

     /  September 28, 2015

    hmmm
    so sweet bnget wonpa
    jdi senyum” sendiri bacanya

    Balas
  3. ria

     /  Oktober 3, 2015

    romantis bgt siwon oppa

    Balas
  4. nytha91

     /  Oktober 8, 2015

    sweet banget…duh kapan jadi nyata ya??
    walaupun singkat tp feelnya dpt thor..hehehe

    Balas
  5. Deery00ng

     /  Oktober 10, 2015

    Wah . .
    Keren unN,meski pendek tp ngena bgt feelnya . .
    Suka bgt lah pkoknya . .

    Balas
  6. miyayoonadict094

     /  Oktober 13, 2015

    Omo……
    So sweet bangett…
    Wom pa benar2 kereen…
    Good Job Thor…

    Balas
  7. berta307

     /  Oktober 16, 2015

    duhh wonppa so sweet amat c .. q pikir yoona nya bakal ditinggal ke inggris ,, ternyata eh trnyata malah diajak nikah truz dibwa keinggris.. walaupun hnya drable tp feelnya dapet bgt,, semangat buat author untk slalu brkarya ..

    Balas
  8. Benar eon..
    “DI HATI INI, AKU TERUS BERDOA DAN BERHARAP MEREKA BERDUA LAH YANG SUDAH DITAKDIRKSN BERSAMA. DAN AKU MEMPERCAYAI ITU.”

    Ga peduli apa kata org sebelah, atau bahkan non kpopers, aku selalu akan setia jdi nited.

    Wah, ff nya buat aku senyum2 gaje pas akhirnya, Walaupun aku sblmny bertanya2 n kesel, krn, apakah wonppa orgny posesif n kasar Klo cincinny yoong hilang. Apalagi pas Oppa bilang bahwa Ia bakal pergi ke inggris, ehh, ternyata, yoona dilamar.. Arghhh, so sweet….

    Lanjut Thor,, fighting!

    Balas
  9. Zhahra

     /  Oktober 25, 2015

    Woooaaaah so sweeet banget..
    Apalagi pas wonpa ngelamar yoona unnie..
    Semoga kalian bahagia my favorite couple saranghae
    mian thor telat bacanya…:D
    aku harap YWK bakal sering” lagi publish FF baru….

    Balas
  10. Aigooo romantis sm cute banget yonna sm siwon oppa disitu huhu jadi terharu

    Balas
  11. Nabila Lailatul Q

     /  Januari 18, 2016

    Duhh sweet bgt sih ><

    Balas
  12. Cha'chaicha

     /  Januari 19, 2016

    Aigo sweet banget yw, jadi penasaran sama before storynya,

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: