[FF] Hate To Say Love (Chapter 6)

hate-to-say-love kissmedeer

Author : Cikha Choi / Kim Soo Rim

facebook : Cikha Angelita Pradana

Twitter : @SimbaDeer307

Length : Chapter

Rating : PG 15 +

Genre : Romance,Friendship,Comedy,School life.

Main Cast :

~ Super Junior Choi Siwon

~ SNSD Im YoonA

Support Cast :

~ Lee Donghae Super Junior

~ Jessica Jung SNSD

~ Bae Suzy Miss A

~ Kwon Yuri SNSD

~ Kim Jong woon Super Junior

~ Seolong 2AM

~ Cho Kyuhyun Super Junior

~ Lee Taemin ShiNee

~ Seohyun SNSD

~ Park Jung Soo Super Junior

~ Stella Kim Ect.

Special Artworker Kissmedeer by http://cafeposterart.wordpress.com

Annyeong Chingu!! apa ada yang menanti FF ini? (ngarep bgt ya). aq gk tau ff ini masih nyambung apa gk atau tambah ancur. yang penting aku udah buat ff ini susah payah. maaf FF x baru bisa di posting sekarang karna kemaren-kemaren lagi ngerjain ff terbaru aku. dan sekarang baru bisa nerusin ff ini. mkch buat kalian yang udah koment di part 5. mungkin part sebelumx masih biasa aja atau membosankan dan belum ada konfkik. tpi kalian harus sabar semua ini masih ada beberapa tahapan lagi untuk menuju konflik sebenarnya. semoga kalian suka dengan kelanjutannya.

typo bertebaran kemana-mana jadi mohon di maafkan dan selamat membaca. DON’T BE SILENT READER

 

#happy reading#

Part 6

“kenapa kau mengajakku kemari” tanya Yoona heran dan dia meminta penjelasan pada Siwon.

Siwon berjalan kearah depan mobilnya lalu ia duduk diatas mobil sportnya itu sambil memandang pemandangan didepannya. sedangkan Yoona masih terus menatap Siwon lekat, entah apa yang dipikirkan olehnya. tapi yang membuatnya heran adalah kenapa Siwon mengajaknya ke pantai?.

Siwon mengalihkan pandangannya kearah Yoona dan itu membuat pandangan mereka bertemu. semilir angin yang menerpa rambut panjang Yoona yang tergerai indah membuat Siwon terperangah dan menatap Yoona dengan tatapan yang berbeda. tiba-tiba saja jantungnya berdesir saat matanya bertemu dengan mata coklat Yoona . entah apa yang sedang dipikirkan Siwon saat ini yang jelas itu membuat Yoona merasa risih dengan tatapannya.

“hai Choi Siwon kau kenapa?” ucap Yoona menyadarkan lamunannya. tapi tidak dihiraukan oleh Siwon. Yoona mulai kesal karna ucapannya tidak di dengar oleh Siwon.

“kyaa, kau ini kenapa eoh?” Yoona menonyol kepala Siwon karna sudah menatapnya dengan tatapan yang menurutnya aneh. dan itu membuat Siwon tersadar dari lamunanya.

“Aiiishh,” keluh Siwon. “apa yang kau lakukan eoh?.” Omelnya pada Yoona.

“cih, kau ini. seharusnya aku yang bertanya seperti itu.” desis Yoona kesal. “apa yang kau lakukan memandang wajah orang lain dengan tatapan aneh dan menjijikan seperti tadi huh?” cecar YoonAh.

“apa? memangnya aku memandang siapa dan bagaimana.” elak Siwon dan wajahnya langsung memerah dan gugup karna tlah bersikap aneh pada Yoona.

“aah sudahlah lupakan aku malas membahasnya.” Yoona lantas membuang mukanya dan menghadap kelain arah. sedangkan Siwon bernafas lega karna Yoona tidak bertanya yang bisa membuatnya terpojok nantinya.

“oh ya tadi kau belum menjawab pertanyaanku kenapa kau mengajakku kemari?” tanya Yoona sambil tetap menatap kearah lain.

“Oh itu, aku hanya ingin menghiburmu saja,” balas Siwon.

“menghiburku?” Yoona mengulangi perkataan Siwon sambil memicingkan matanya.

“nde…wae? apa kau tidak menyukai tempat ini?.”

“aniyo, bukan begitu hanya saja aku merasa aneh tiba-tiba kau mengajakku kemari, hanya untuk menghiburku. cih yang benar saja. kau pasti merencanakan sesuatu padaku kan?.” tuduhnya Yoona sambil menatap Siwon tajam.

“aish, kenapa kau menilaiku seburuk itu. memangnya tampangku ini seperti penjahat apa,huh.” Protes Siwon tidak terima dengan tuduhan Yoona.

“nde, yang ku tau memang kau seperti itu.”

“mwo? aish kau ini menyebalkan sekali. aku mengajakmu kemari karna aku ingin meminta maaf padamu tentang kejadian tadi siang. tapi kau malah menuduhku seperti itu, aish jinjja!.” sungut Siwon kesal.

Siwon tidak menyadari saat ia berbicara seperti itu karna ia sebelumnya tidak pernah mengakui kesalahannya dan meminta maaf pada siapapun. dan sekarang ia tiba-tiba minta maaf pada Yoona, apa perkataan Kyuhyun tadi berdampak besar padanya sehingga dia ingin minta maaf atau apa dia memang merasa bersalah pada Yoona? entahlah yang pasti Siwon bersungguh-sungguh untuk meminta maaf pada Yoona.

Yoona terkejut dan langsung menoleh kearah Siwon dan menatapnya tidak percaya sambil mengerutkan keningnya. dalam pikirannya apa tadi ia tidak salah dengar dengan apa yang baru saja ia dengar? seorang Choi Siwon namja paling dingin dan arogan dan berlaku semaunya sendiri mau minta maaf atas kesalahannya. baginya itu tidak mungkin, apa kepala namja ini terbentur sesuatu sehingga membuatnya gagar otak sehingga dia berkata seperti itu,entahla?

“ada apa? kenapa kau menatapku seperti itu?” kata Siwon kelagapan.

“apa aku tidak salah dengar? kau bicara apa tadi? ” kata Yoona memastikan pendengarannya sendiri.

“aa…aku mengajakmu kemari hanya untuk meminta maaf padamu itu saja.” ulang Siwon terbata sambil membalikkan tubuhnya membelakangi Yoona. lalu Yoona mendekati Siwon dan mengulurkan tangan kanannya untuk menyentuh kening Siwon.

“Suhu badanmu normal. . .tapi kenapa kau bicara aneh seperti ini?” ledek Yoona menanggapi niat baik Siwon padanya.

“Aiisshh,” Siwon menepis tangan Yoona dari keningnya. ” Kau! memangnya apa salahnya aku meminta maaf padamu huh.”kata Siwon mulai kesal dengan sikap Yoona.

“yaa. . . slama inikan kau begitu menyebalkan dan bersikap semaunya sendiri, jadi aneh saja jika tiba-tiba kau meminta maaf padaku. yang ku tau kau slalu saja mencari masalah denganku. hhehe.. ini lucu, aku yakin kau tidak sungguh-sungguh meminta maaf padaku saat ini Choi Siwon.” jelas Yoona sambil tersenyum kecut.

kini Siwon benar-benar memandang Yoona dengan tatapan tajam. “yayaya.. terserah kau saja kau menganggapku seperti apa, yang penting aku sudah meminta maaf padamu. terserah kau mau menerima permintaan maafku atau tidak!!” Yoona tertawa kecil melihat tingkah Siwon yang menurutnya sangat kekanak-kanakan.

“wae? kenapa kau tertawa seperti itu.” cetus Siwon tidak suka.

“aniy, aku merasa aneh dengan sikapmu yang tiba-tiba berubah.”ucap Yoona sambil tersenyum tipis.

“Yoona, terserah kau menganggapku apa? yang penting kau mau memaafkanku atau tidak.” ucap Siwon sambil menatap serius kepada Yoona. sedangkan Yoona mencoba mencari kebohongan dimata Siwon yang gelap tapi ia tidak menemukannya. mungkin Siwon memang serius mau minta maaf padnya. saat beberapa detik terdiam dan berkutat dengan pikirannya Yoona pun bersuara.

“oke, aku memaafkanmu tapi..” Yoona menggantungkan ucapannya.

“tapi apa?” ucap Siwon sambil mengangkat sebelah alis tebalnya.

“kau tidak boleh menindasku lagi di kampus.”seru Yoona.

“mwo? kapan aku menindasmu.” tanya Siwon.

“hampir setiap hari kau menindasku.”

“tapi kau juga slalu membalas menindasku.”cibir Siwon.

“tuhkan kau slalu seperti itu!!” umpat Yoona kesal sambil mengerucutkan bibirnya.

“biarkan!! aku memang seperti ini!” ucap Siwon mulai tak mau kalah.

“ahh kau menyebalkan, kau sangat menyebalkan.”kata Yoona lalu pergi sambil menghentakkan kakinya Siwon tersenyum kecil melihat tingkah Yoona. lalu ia menyusul Yoona dan menyamakan langkahnya.

“hai, kau mau kemana, kau jelek kalau seperti itu?” tanya Siwon.

“aku tidak peduli, aku mau merefresingkan kepalaku ini, aku pusing menghadapimu ” kata Yoona lalu menghampiri kedua anak kecil yang sedang bermain pasir di tepi pantai.

“annyeong, kalian sedang apa?” sapa Yoona dengan ramah.

“annyeong, eonni/noona,”kata kedua anak kecil itu. “kami sedang mencoba membuat istana pasir tapi kami tidak berhasil melakukannya” kata anak perempuan itu.

“Oh, apa eonni boleh ikut bermain bersama kalian membuat istana pasir” kata Yoona

“nde, tentu saja boleh eonni/noona” sahut kedua anak itu bersamaan dengan girang. Yoona juga membalasnya dengan gembira.

“kajja!! kita coba membuat istana lagi” ajak Yoona dengan semangat lalu mulai mengambil pasir.

“cih, jadi ini kelakuanmu sebenarnya, bermain dengan anak kecil, kekanak-kanakan sekali kau ini!! pantas saja otakmu itu pabo.” Ledek Siwon.

“aissh enak saja kau bicara, dengan kau bergaul dengan mereka-mereka semua itu akan membuat otakmu semakin rusak? sudahlah lebih baik kau ikut membantu kami saja dari pada kau terus melihat dan mencibir tak jelas.” cetus Yoona kesal lalu menyeret Siwon untuk ikut bermain dengan mereka berdua tapi Siwon tetap tidak mau dan gengsi.

“kajja!! bermain dengan mereka sangat menyenangkan.” paksa Yoona dengan menarik tangan Siwon. sedang kedua anak kecil itu hanya melihat aksi mereka berdua lalu mereka juga ikut mengajak dan menarik Siwon supaya mau ikut bermain.

“yaa!! apa-apaan kalian ini. aku tidak mau bermain dengan kalian.” tolak Siwon. namun Yoona dan kedua anak itu tetap menarik tangan Siwon.

“aku bilang lepaskan!!” bentak Siwon kesal karna ia dipaksa. lalu kedua anak itu kaget dan terdiam.

“sudah ku bilang pada kalian aku tidak mau ikut bermain dengan kalian.”omel Siwon kesal. lalu kedua anak itu bersembunyi dibelakang Yoona karna melihat Siwon yang marah-marah.

“aissh kau membuatnya takut Choi Siwon.” sergah Yoona.

“seharusnya kau bersikap lembut pada anak-anak ini, mereka kan hanya ingin kau ikut bermain bersama mereka.”Omel Yoona pada Siwon. Siwon yang dimarahi Yoona hanya diam dan melihat kedua anak itu yang bersembunyi dibelakang Yoona sambil sesekali mengintip, Siwon merasa bersalah pada anak itu. Siwon mendesah lirih.

“oke, aku akan ikut bermain dengan kalian, tapi kalian jangan memasang wajah menyedihkan seperti itu.”ujar Siwon dengan nada malas.

seketika kedua anak itu dan Yoona gembira saat Siwon mau ikut bermain dengan mereka. Siwon dengan malas melepas sepatunya lalu berjalan kearah mereka yang sedang mengumpulkan pasir. Siwon mulai membentuk pasir – pasir itu menjadi istana pasir raksasa. Tapi tak berapa lama Siwon mulai menikmati suasana seperti ini, bermain bersama anak-anak ternyata menyenangkan.

dan diam-diam Siwon melirik kearah Yoona yang sedang tertawa lepas, yang becanda dengan anak perempuan itu sambil membawa pasir. entah mengapa hatinya kembali berdesir saat melihat senyuman itu.

“kau menyukainya?” tanya anak laki-laki itu yang membuat Siwon salah tingkah.

“mwo? menyukai gadis galak itu? cih yang benar saja!!”

“lalu kenapa dari tadi kau melihat noona itu.”

“Siapa yang melihatnya, aku tidak melihatnya.”ujar Siwon sedikit kesal.

“Oh…, tapi hyung, kau terlihat cocok dengan noona itu.” bisik anak itu lalu mengerlingkan matanya menggoda Siwon.

“aiish kau ini ada-ada saja.” kata Siwon sambil menyentil kening anak itu. anak laki-laki itu meringis kesakitan sambil mengusap-usap keningnya lalu mereka berdua pun tertawa. Yoona yang melihat keduanya yang sedang berbisik-bisik dan sesekali melirikmya langsung menghampiri mereka berdua.

“apa yang sedang kalian bicarakan, kalian pasti sedang membicarakan ku, iya kan?” selidik Yoona sambil menyipitkan matanya.

“cih, percaya diri sekali kau ini. kami tidak membicarakanmu, iya kan?.” bohong Siwon sambil menatap anak kecil itu memberi isyarat. Yoona hanya mencibir tak percaya.

Ooo   H T S L   Ooo

Seohyun berjalan dengan terburu-buru, Ia baru ingat jika ia ada janji dengan kyuhyun untuk belajar bersama untuk mengikuti lomba mandarin. karna keasyikan bersama dengan teman-temannya Ia sampai lupa jika ia ada janji.

“mainhae, aku telat.” ucap Seohyun saat ia sampai di area parkir. Kyuhyun yang dari tadi menunggu di samping mobilnya menatap Seohyun tajam.

“darimana saja kau ini, kau tau aku sudah lama menunggumu.”kata Kyuhyun kesal.

“mainhae, aku lupa.”ucap Souhyun sambil menundukkan kepalanya sedih. Kyuhyun yang melihat ekspresi wajah Seohyun jadi mengurungkan niatnya untuk memarahi Seohyun.

“ahh, baiklah. kajja kita berangkat.”ujar Kyuhyun sambil memasuki mobilnya dan di ikuti Seohyun dari belakang.

dalam perjalanan mereka tak saling bicara karna masih merasa canggung. dan Seohyun terlalu takut untuk memulai pembicaraan sehingga ia memilih diam.

“eheem, kau sudah membawa buku-bukunya kan.”tanya Kyuhyun membuka keheningan diantara mereka. Seohyun membelalakan matanya.

“Ommo!! Kyuhyun-ssi aku lupa membawanya, mainhaeyo” pekik Seohyun.

“aiish, kau ini bagaimana. kenapa kau bisa lupa.”Omel Kyuhyun sambil fokus menyetir.

“mainhae, aku tadi terburu-buru saat kau menelponku, jadi buku itu ketinggalan di kantin.”jelas Seohyun lirih.

“kau ini memang ceroboh sekali.”

“mainhae..” ucap Seohyun dengan merunduk tak berani menatap Kyuhyun.

“ya sudah aku masih punya bukunya di rumah.” kata Kyuhyun dengan suara lembut.

“jinja, syukurlah.” wajah Seohyun mulai ceria kembali.

tidak berapa lama mereka pun sampai ke tempat tujuan. Kyuhyun memarkirkan mobilnya di pekarangan rumahnya. keduanya keluar dari mobil lalu mereka masuk kedalam rumah yang mewah bergaya eropa. Seohyun sampai terkagum-kagum melihat arsitektur rumah Kyuhyun yang menurutnya seperti istana, rumahnya saja tidak sebesar ini.

“tunggu sebentar aku akan mengambil bukunya dulu.”ucap Kyuhyun yang menyadarkan Seohyun yang sedang mengamati isi ruangan rumahnya.

“ahh, iya.”ucap Seohyun singkat. Kyuhyun pun berjalan menuju kamarnya untuk mengambil buku sekaligus mengganti pakaiannya.

Ooo H T S L Ooo

Hari mulai Sore, Yoona dan Siwon masih asyik bermain pasir untuk membuat sebuah istana pasir. dan kedua anak itu juga menikmati liburannya ke pantai dan bisa membuat istana pasir raksasa. dengan riang mereka menyusun dan mengukir setiap pasir yang sudah tertata. hingga akhirnya Istana pasir itu selesai dan terlihat indah.

“horeee!!! Istananya sudah selesai. ini sangat indah sekali.” Seru kedua anak itu gembira. Yoonwon yang melihat mereka juga ikut tersenyum.

“ahh, Ayo!! kita foto bersama.”ajak Siwon mengambil cameranya dalam tas dan mulai memfoto mereka. dan diam-diam Siwon mengambil foto Yoona tanpa Yoona sadari.

Tiba-tiba datang seorang wanita cantik menghampiri mereka yang di ketahui orang tua kedua anak itu.

“Kim Soo rim, Kim Rae Won Ayo!! kita pulang. ini sudah sore”ucap wanita itu mengajak kedua anaknya pulang. kedua anak itu langsung berpamitan kepada Yoona dan Siwon.

“Eonni, Oppa kami pulang dulu ne, terima kasih eonni mau bermain dengan kami. hari ini sangat menyenangkan.”kata anak bernama perempuan bernama Kim Soo Rim.

“hmm, eonni juga senang bermain dengan kalian.”Sahut Yoona lembut. anak itu lalu berlari menuju orang tuanya. lalu mereka melambaikan tangannya pada Yoonwon.

Saat kedua anak itu sudah berlalu dari hadapan mereka, Yoona lantas mendudukan tubuhnya di pasir dekat Istana pasir yang tlah mereka buat.

“aahh, hari ini sangat menyenangkan”ucap Yoona lembut sambil tersenyum. lagi lagi hati Siwon berdesir saat melihat senyum Yoona yang sebelumnya tidak pernah ia lihat senyuman tulus seperti tadi.

“gomawo,” kata Yoona menatap Siwon.

“terima kasih untuk apa?” tanya Siwon sambil duduk disamping Yoona.

“untuk hari ini.”

“Oh…itu, hemm” hening, hanya terdengar gemuruh ombak pantai dan juga angin yang menerpa mereka. keduanya menatap kedepan sambil melihat ombak yang saling berkejaran.

“Oh ya, bagaimana kau sudah memaafkanku kan.?”tanyanya pada Yoona saat beberapa detik terdiam.

“hmm..menurutmu?.” bukannya menjawab pertanyaan Siwon, Yoona malah balik bertanya. Siwon berlagak seperti berpikir.

“aku rasa kau sudah memaafkanku.”Seru Siwon seraya menatap Yoona.

“tau darimana aku sudah memaafkanmu.”

“dari sikapmu yang manis padaku hari ini.” entah ucapan Siwon tadi sebuah pujian bagi Yoona atau sebuah ledekan. namun itu membuat Yoona tersipu.

“kau baru menyadarinya jika sikap ku ini manis pada semua orang.” kata Yoona membanggakan diri.

“cih kata siapa, denganku kau tak pernah bersikap manis.”sanggah Siwon.

“itu karna kau slalu bersikap seenaknya padaku, dan kau slalu menindasku setiap hari.” cetus Yoona membenarkan sanggahan Siwon.

“baiklah, aku akan bersikap manis padamu, bagaimana?”

“aku tidak yakin kau bisa bersikap manis padaku. nanti juga kau akan kembali menyebalkan lagi.”Sindir Yoona meledek Siwon. karna ia tau watak Siwon yang keras kepala.

“aiissh! kau ini.” Siwon meringis kesal sambil menyentil kening Yoona.

“aah, kenapa kau senang sekali menyentil keningku eoh.” omel Yoona sambil mengusap-usap keningnya lalu ia mengerucutkan bibirnya karna kesal. lalu Siwon malah bergelak saat melihat ekspresi wajah Yoona yang menurutnya sangat menggemaskan.

“karna keningmu itu lebar seperti lapangan golf, sehingga membuatku bernafsu untuk menyentilnya.” ledek Siwon malah membuat Yoona kesal dengannya.

“kyaa!! enak saja kau bicara.” kata Yoona sambil memukul lengan Siwon keras, Siwon malah tertawa karna berhasil menggoda Yoona. Yoona yang ditertawai Siwon malah memukul lengan Siwon lagi.

“yaa! apa yang kau tertawakan eoh.” Yoona masih memukulnya karna Siwon terus menertawainya.

“hahaha, ternyata wajahmu sangat jelek jika marah-marah seperti itu.”ledek Siwon sambil membuat perlindungan dari pukulan Yoona.

“apa katamu, memangnya aku ini badut apa. hingga kau tertawa seperti itu.”Yoona menghentikan aksinya lalu membuang muka. “begitu saja marah, aku kan hanya becanda.” ujar Siwon sambil menengok wajah Yoona yang lagi ngambek.

“siapa yang marah? aku tidak marah.” kata Yoona sambil memalingkan wajahnya.

“lalu itu apa kalau tidak marah, kau lebih cantik kalau kau tersenyum.”ucap Siwon yang membuat Yoona menoleh padanya. Siwon tersenyum manis pada Yoona. Siwon menyentuh kedua pipi Yoona dan menariknya membentuk seperti senyuman.

“tersenyumlah!! ” katanya lalu Yoona pun menarik bibirnya membentuk senyuman. “begitukan cantik.”puji Siwon yang membuat Yoona tersipu. entah kenapa perlakuan Siwon membuat hatinya senang.

“bagaimana kau menerima permintaan maafku tidak?” kata Siwon sambil menatap Yoona.

“Oke, aku memaafkanmu. tapi kau jangan menindasku lagi dikampus.” balas Yoona.

“hmm tergantung…situasi.”ucap Siwon tak pasti. Yoona menatap Siwon tajam.

“oke, akan aku usahakan.” lanjutnya sambil mengacak rambut Yoona pelan.

“yaa!! kau merusak rambutku.”protesnya Yoona dan Siwon tersenyum.

“ah, kalau begitu kajja! kita foto bersama.” ajak Siwon dengan merangkul pundak Yoona. Yoona terpaku sesaat ketika tiba-tiba Siwon memeluk pundaknya. Lalu beralih menatap kearah kamera yang siap membidik mereka berdua.

Mereka berfoto berkali-kali hingga Siwon memfoto Yoona yang tiba-tiba menguap dan hasil fotonya sangat lucu dan itu membuat Siwon tertawa terbahak-bahak melihat wajah Yoona dengan ekspresi seperti itu. Yoona lantas berusaha merebut foto itu dari Siwon tapi Siwon malah berlari menghindari Yoona. hingga terjadi kejar-kejaran antara mereka. Yoona masih terus sekuat tenaga mengejar Siwon untuk mengambil foto yang menurutnya sangat tidak bagus.

“Yaa!! Choi Siwon, berikan fotonya padaku.”teriak Yoona dengan mengejar Siwon di pinggir pantai. Siwon malah tertawa senang sambil menunjuk-nunjukkan fotonya pada Yoona.

“coba ambil kalau bisa. ah bagaimana kalau foto ini aku sebarkan di jejaring sosial pasti akan menjadi topik hangat.” kata Siwon mengejek Yoona yang membuat Yoona kesal dan berlari menarik baju Siwon dari belakang saat jaraknya dekat dengan Siwon.

“sini fotonya!! jangan coba-coba kau sebarkan dijejaring sosial.” kata Yoona mengancam sambil menarik narik lengan Siwon yang kekar.

“kenapa, ini lucu sekali Yoona.”

“aish, apanya yang lucu. ” dengus Yoona kesal. lantas Yoona berhenti menarik lengan Siwon dan ia menarik nafas sejenak akibat usahanya mengambil foto itu dari Siwon tak berhasil.

lalu dengan ide dikepalanya Yoona tersenyum jail, dengan cepat Yoona menarik Siwon yang sedang asyik memandangi foto itu dengan tertawa. alhasil Siwon yang terkejut dan keseimbangannya tidak stabil akhirnya terjatuh hingga pakaiannya basah kuyup.

Yoona yang melihat Siwon terjatuh jadi tertawa puas. sedangkan Siwon mendengus sambil menatap Yoona tajam. lantas Yoona menghentikan tawanya saat melihat tatapan maut dari Siwon. Yoona lalu melangkah mundur saat Siwon terbangun dan mendekatinya.

“kk..kau mau apa.” tanya Yoona gugup tapi tidak dijawab Siwon. lantas Yoona yang mengerti dengan maksud Siwon berbalik ingin lari dari Siwon tapi naas tangannya sudah dicekal oleh Siwon hingga ia tak bisa melarikan diri.

“kau mau lari kemana nona Im. kau harus merasakan air laut ini.” ucap Siwon sembari membopong Yoona di pundaknya karna Yoona berusaha memberontak.

“kyaa!! Choi Siwon turunkan aku, kau tidak bisa melakukan ini padaku .” Teriak Yoona sambil meronta-ronta memukuli punggung Siwon. Siwon tak hiraukan dan ia malah menyeringai jail dan akhirnya.

“BYUURRR” Siwon melemparkan tubuh Yoona dipinggir pantai. Siwon tertawa semakin kencang karna mereka sama-sama basah.

“CHOI SIWOOONN!!!.”jerit Yoona sembari menyirati Siwon bertubi-tubi hingga akhirnya terjadi siram menyiram antara Yoona dan Siwon. lalu mereka pun tertawa sambil kejar-kejaran.

hari semakin larut, lalu Siwon mengajak Yoona di sebuah Toko pakaian yang tidak jauh dari pantai tersebut. mereka mengganti pakaian mereka terlebih dahulu lalu mereka menuju dimana mobil Siwon berada.

“aku akan megantarmu pulang, tapi sebelum itu kita cari makan dulu ne, aku lapar.”kata Siwon sambil menjalankan mobilnya dan mencari tempat makan yang enak. Yoona hanya mengangguk setuju pasalnya ia juga sangat lapar sekarang.

Sampainya dirumah makan, Yoona langsung memesan beberapa Makanan sekaligus kepada Pelayan. Siwon melongo tidak percaya.

“kau yakin memesan itu semua.” tanya Siwon meyakinkan Yoona. Yoona mengangguk dengan semangat.

“ne,wae?.” sahut Yoona. “tidak apa apa, makanmu ternyata banyak sekali tapi tubuhmu kurus kerempeng seperti itu.” ledek Siwon.

“memangnya kenapa? aku bersyukur memiliki tubuh kurus meskipun aku banyak makan sekaligus.” ucap Yoona cuek.

tak berapa lama pesanan mereka datang dan Yoona menyambutnya dengan mata berbinar. cacing-cacing di perutnya tidak sabar lagi meminta jatah.

“gomawo.” ucap Yoona pada pelayan itu. pelayan itu mengangguk lalu pergi meninggalkan mereka.

“waah, kelihatannnya ini lezat sekali, selamat makan.”ucap Yoona dengan semangat lalu ia memakan makanannya dan Siwon tersenyum melihat Yoona yang menurutnya sangat Sickshin. Siwon pun mulai memakan makanannya.

“hai, kau ini namja atau yeoja, kenapa makanmu lahap sekali.”tanya Siwon disela makannya.

“kau tau? aku sangat lapar, sejak tadi siang aku belum sempat makan gara-gara kau. seharusnya sebelum kau mengajakku ke pantai kau mengajakku makan dulu, bukannya membiarkanky kelaparan.”Omel Yoona dengan mengunyah makananya.

“oke, mainhae aku tidak tahu. aku kan hanya bertanya kenapa kau marah?”jawab Siwon lalu ia melanjutkan makannya lagi. sedangkan Yoona malah meletakkan sumpitnya.

“kenapa?” kata Siwon menatap Yoona yang tiba-tiba berhenti makan.

“aku sudah kenyang.”kata Yoona sambil membersihkan noda dibibirnya.

“mwo? kau bahkan belum memakan pesananmu yang itu.” ucap Siwon menunjuk semangkuk ramen yang belum Yoona makan. dan yang satu hanya sisa setengah.

“sudah ku bilang aku sudah kenyang, kau saja yang habiskan ne.” ucap Yoona menyodorkan makanannya pada Siwon.

“mwo? aku?” kata Siwon sambil menunjuk dirinya sendiri. Yoona mengangguk.

“aniy, aku juga sudah kenyang.”tolak Siwon. lalu Yoona menyeringai jahil, dia punya rencana untuk mengerjai Siwon.

“sudahlah makan saja, kan sayang kalau dibuang. sini biar aku yang menyuapimu.”kata Yoona sambil mengambil semangkuk ramen lalu menyuapkannya kemulut Siwon. Siwon berusaha menolak tapi mau tidak mau ia membuka mulutnya karna Yoona terus memaksanya.

Yoona tersenyum senang, ia pun menyuapi Siwon lagi hingga ramen di mangkuk itu habis. sedangkan Siwon merasakan perutnya penuh dan ingin muntah.

“cukup Yoona, hentikan!! perutku terasa sesak.”perintah Siwon sambil memalingkan wajahnya dari makanan itu.

“ayo, kurang satu suapan lagi.”kata Yoona tersenyum senang sembari menyodorkan suapannya.

“kau gila, kau sengaja ingin membunuhku karna kekenyangan eoh?.”omel Siwon dengan menyingkirkan tangan Yoona lalu ia berlari menuju toilet. Yoona pun meletakkan mangkuknya dan mengikuti Siwon ketoilet.

“Siwon apa kau baik-baik saja.”ucap Yoona khawatir sambil mengetuk-ngetuk toilet yang ditempati Siwon. sedangkan Siwon terus memuntahkan semua yang ada di dalam perutnya. setelah lega ia keluar dari toilet. Siwon menatap Yoona galak

“aissh, kau hampir membuatku mati karna kekenyangan.” omel Siwon sambil berkacak pinggang. sedangkan Yoona menanggapi dengan cengiran tak jelas.

“hehehe, mainhae.! sahut Yoona dengan memasang aegyonya. dan itu membuat Siwon ingin tertawa tapi ia menahannya. Lantas Siwon menyentil kening Yoona.

“dasar rusa jail.”ucapnya lalu pergi mendahului Yoona sembari tersenyum tipis. sedangkan Yoona hanya mencibir sambil mengusap keningnya.

selesai membayar makanan mereka pulang bersama, saat dijalan mereka hanya terdiam. tidak ada pembicaraan diantara mereka. sehingga Siwon memecah keheningan.

“hmm.. Yoona tentang Stella, kau tak usah khawatir. aku dengannya sudah putus, jadi kau tak usah khawatir. jika Stella macam-macam padamu bilang padaku.”ujar Siwon sambil fokus menyetir mobilnya.

“ooh, begitu. arrassi.”jawab Yoona sambil menguap.

“hmm…oh ya apa kau menyukai Kyuhyun?” kata Siwon masih fokus menyetir. namun Yoona tidak menjawab perkataan Siwon.

“Yoona, kau diam saja. kau mendengarku tidak!! apa kau menyukai Kyuhyun.” ulang Siwon pada Yoona namun tetap tak ada jawaban. Siwon pun menoleh kearah Yoona, ternyata Yoona tertidur. pantas saja Yoona tidak menjawab perkataan Siwon.

“Aiish, jinjja. jadi dari tadi dia tidak mendengarkanku.” desis Siwon. lalu ia menghentikan mobilnya di pinggir jalan lalu ia membuka jaketnya dan menyelimuti tubuh Yoona dengan jaketnya. Siwon pun melajukan mobilnya kembali.

****

Disebuah taman yang sangat indah terdapat seorang wanita yang sedang menunggu pangeran pujaan hatinya dengan wajah berseri. dan tidak berapa lama muncul seorang pangeran tampan dengan menunggang kuda menghampirinya. wanita itu tersenyum senang.

Sang namja pun mengajak wanita itu menaiki kuda bersamanya. dengan mesra sang namja merangkul wanitanya dari belakang supaya sambil menhendalikan kuda yang mereka tumpangi. sang wanita tersipu malu dengan apa yang dilakukan sang pria padanya. ia merasa bahagia bisa bersama dengan namja yang ia cintai selama ini. saat mereka tlah sampai disuatu tempat yang sangat indah dan romantis namja itu menuntun wanita itu di pinggir danau. sesampainya di danau namja itu mengatakan jika dia sangat mencintai wanita itu dan melamarnya, sang wanita itu menerima lamaran namja itu dan ia begitu merasa bahagia sehingga sang pangeran itu mendekatkan wajahnya hendak mencium wanita itu.

“Brrruuuukkk.” Seohyun terjatuh dari atas kasur, sehingga membuyarkan semua mimpi indah yang ia alami tadi. ia meringis kesakitan lalu berdiri dan duduk ditepi ranjang dengan wajah masih mengantuk.

“Aaiish baboya, kenapa aku memimpikannya, aahh paboya paboya.” gumam Seohyun memukul kepalanya pelan karna ia bermimpi seperti tadi. tiba-tiba Kyuhyun masuk kekamarnya yang di tiduri oleh Seohyun saat ini.

“kau sudah bangun? ada apa? kenapa kau memukuli kepalamu seperti itu.” ucap Kyuhyun mengejutkan Seohyun lalu ia menghampiri Seohyun sambil memasukkan tangannya disaku celananya. Seohyun terkejut dengan kedatangan Kyuhyun yang tiba-tiba.

“aah tidak kenapa-napa, hanya sedikit pusing.” ujar Seohyun dengan gugup.

“hmm mainhae aku ketiduran.” lanjut Seohyun tak enak hati. “gwenchana, oh ya kajja kita makan malam dulu, setelah itu aku akan mengantarmu pulang.” ujar Kyuhyun sebelum ia keluar dari kamarnya. Seohyun mengangguk lalu ia menatap kepergian Kyuhyun.

“Oh tuhan ada apa denganku? kenapa jantungku berdebar ketika melihatnya.” gumam Seohyun lirih sambil memegangi dadanya. lalu ia berjalan keluar kamar menuju ruang makan. disana terlihat Kyuhyun yang sedang menunggunya.

***

Siwon memarkirkan mobilnya di pekarangan Yoona, ia membangunkan Yoona kalau mereka sudah sampai.

” hai Yoona bangun, kita sudah sampai.” ucap Siwon sambil menggoyang tubuh Yoona. Yoona meggeliat dan melenguh.

“eeuungg, kita sudah sampai. mainhae aku ketiduran.” ujar Yoona dengan suara parau. kemudian Yoona membuka pintu mobil lalu turun dari mobil Siwon.

“gomawo, sudah mengantarku.” kata Yoona berdiri disamping mobil Siwon.

“Cheonmanayo, masuklah sudah malam.”balas Siwon lembut.

“hmm..kalau begitu aku masuk ya, kau hati-hati dijalan.” ucap Yoona lalu ia berjalan memasuki pekarangan rumahnya dan Siwon masih menatap kepergian Yoona sebelum ia meninggalkan pekarangan rumah Yoona.

Yoona memasuki rumahnya sambil mengendap-endap seperti pencuri, supaya tidak ketahuan oleh oppanya. saat Yoona akan menaiki tangga tiba-tiba seseorang mengagetkannya.

“Kau sudah pulang? darimana saja, kenapa baru pulang?” kata Seolung sembari melipat tangannya didada. Yoona berbalik menatap oppanya sambil cengengesan.

“kau sudah pulang, aku kira kau lembur dikantor.” bukannya menjawab pertanyaan Oppanya l Yoona malah balik tanya. lantas Seolung menghampiri adiknya dengan tatapan mautnya dan itu membuat Yoona jadi takut.

“kau tau kan? selama appa dan eomma berada di jepang kau menjadi tanggung jawabku, kau mengerti rusa jelek, hmm!!.” sahut Seolung sambil mencubit pipi Yoona.

“kyaaa!! appoo!!” jerit Yoona melepaskan tangan oppanya dari pipinya.

“Aiishh, aku kira kau akan memarahiku. ternyata kau hanya menakut-nakutiku.” kesal Yoona sambil memayunkan bibirnya lucu. Seolung bergelak dengan adik kesayangannya ini.

“lain kali kau harus kasih tau aku jika kau pulang malam. aku sempat khawatir jika aku tak menelpon Yuri tadi.”

“maafkan aku oppa, aku lupa memberitahukanmu.” sahut Yoona sambil menggelayutkan tangannya ke lengan sang oppa dengan manja.

“ya aku memaafkanmu, oh ya memangnya kau darimana?” selidik Seolung.

“dari pantai bersama…?. ucapan Yoona terputus.

“Choi Siwon” ucap Seolung memotong ucapan Yoona. Yoona heran darimana oppanya tau kalau ia pergi bersama Choi Siwon. Padahal ia berniat akan membohongi oppanya. Seolung berjalan menuju ruang tamu dan duduk disana. Lantas Yoona mengikutinya dari belakang.

“darimana kau tau? ” kata Yoona.

“Yuri yang memberi tahuku. sepertinya kau terlihat senang hari ini. tidak seperti biasanya, kau selalu pulang dengan wajah uring-uringan jika namja itu mengganggumu.” ujar Seolung sambil menyesap secangkir kopi ditangannya.

“oh benarkah, memamgnya sangat terlihat ya.” sahut Yoona sembari memegangi wajahnya. Seolung menatap Yoona dengan tatapan menggoda.

“apa sesuatu terjadi pada kalian? ahh atau kau sudah mulai menyukainya, hmm?” tanya Seolung mengintimidasi Yoona dengan pertanyaannya. Yoona terlihat gugup dan salah tingkah mendengarnya.

“aniyo, tidak. aku tidak menyukainya. tadi kami hanya…” ucap Yoona menggantung.

“aaissh, sudahlah oppa kau tak perlu tau. Aku dengannya tidak ada hubungan apa-apa” ucap Yoona kesal yang terus dipojokkan. lalu ia pun pergi meninggalkan oppanya sendiri.

“hahaha, yah aku rasa kau mulai menyukainya Im Yoona.” teriak Seolung saat melihat kepergian Yoona dengan sikap seperti itu.

dikamar Yoona melempar tas bahunya diatas kasur lalu membanting tubuhnya dengan wajah berseri. Ia mengingat kejadian tadi siang bersama Choi Siwon dan dengan sikapnya yang lembut hari.

“apa benar aku mulai menyukainya?? Aahh~ mana mungkin aku menyukai namja labil seperti dia. Itu tidak mungkiiinn…!!!” ucap Yoona frustasi dengan pemikirannya.

“hajima…jika diperhatikan dia tampan juga jika dia lembut seperti itu.” pikir Yoona dengan tersenyum. namun saat Yoona tersadar dengan apa yang ia ucapkan, ia langsung menyangkalnya.

“aish, kenapa aku memikirkannya terus. ada apa denganmu Im Yoona. sadarlah dia itu menyebalkan sangat sangat menyebalkan.” kata Yoona merutuki dirinyan sendiri sambil memukul kepalanya pelan berkali-kali. Daripada ia terus-terusan memikirkan namja menyebalkan itu, ia memutuskan untuk mengganti pakaiannya dengan baju tidurnya kemudian mulai memasukki alam mimpinya.

*****

keesokkan paginya Yoona berjalan menuju kelasnya sambil kesulitan membawa beberapa makala dan buku tebal yang menumpuk ditangannya, namun tiba-tiba seseorang menghalangi langkahnya dan hal itu membuatnya berhenti dan menatorang itu.

“ada yang bisa saya bantu, nona Im.” ucap namja itu menawarkan bantuan dengan senyan mautnya.

“oh, donghae-ssi.” donghae menanggapi dengan senyum manisnya.

“kau butuh bantuan, sini biar aku bantu kau membawakan bukumu itu.” ucap Donghae sambil mengambil alih buku Yoona.

“ah tidak usah, aku bisa sendiri. nanti aku malah merepotkanmu.” tolak Yoona namun Donghae tetap ingin membantu Yoona.

“aniy, kau tidak merepotkanku.”

“baiklah, gomapta Donghae – ssi” ucap Yoona dengan tersenyum kecil. lalu mereka berjalan bersama menyusuri lorong kampus.

“oh ya apa nanti siang kau ada waktu, aku ingin mengajakmu makan siang.” tanya Donghae pada Yoona. Yoona menghentikan langkahnya.

“hmm…tidak ada, baiklah Donghae-ssi nanti siang aku tunggu.” Yoona menerima ajakan Donghae. Donghae mengangguk, ia terlihat sangat senang mendengarnya.

“jangan panggil seformal itu, panggil aku Donghae.”titah Donghae.

“Ah, aku panggil Oppa saja ne, kau kan lebih tua dariku.” kata Yoona. Donghae mengangguk.

“ya, terserah kau saja.”

“baiklah, Oppa aku duluan ne, teman-tamanku sudah menungguku. gomawo tlah membantuku.” ucap Yoona saat melihat Yuri, Seohyun dan Suzy sambil mengambil bukunya dari Donghae.

“ne, jangan lupa nanti siang.” ucap Donghae mengingatkan Yoona. Yoona mengangguk tersenyum kemudian berlalu dari hadapan Donghae dan menghampiri Yuri,Seohyun dan Suzy.

“Annyeong Chingudeul,?” sapa Yoona dengan wajah ceria.

“Annyeong Yoongie.” sapa mereka semua.

“Siapa namja tadi, aku tidak pernah melihatnya sebelumnya.” kata Suzy yang sempat melihat Donghae.

“ah, dia Lee Donghae mahasiswa baru disini” kata Yoona.

“oh ya, mana Jessica eonni. dia tidak bersama kalian.” kata Yoona saat menyadari Jessica tidak ada diantara mereka.

“dia belum berangkat, mungkin dia masih dijalan.” ucap Suzy.

“tumben sekali dia belum berangkat jam segini.” kata Yoona sambil melihat jam tangannya.

“Nado molla” kata Suzy mengangkat bahunya tak tau.

“Oh…ya, kemarin kau diajak kemana sama Choi Siwon? apa dia berbuat sesuatu padamu.” tanya Yuri dengan nada khawatir.

“ke pantai, dia mengajakku ke pantai eunni.” kata Yoona.

“pantai?? untuk apa dia mengajakmu kesana?” kata Yuri heran.

“dia hanya meminta maaf padaku tentang kejadian kemarin eonni, aku pikir dia tidak seburuk yang mereka pikirkan” kata Yoona.

“benarkah, namja dingin dan arogan seperti Choi Siwon mengakui kesalahannya?? itu tidak mungkin? kau yakin? aku pikir ini hanya akal-akalannya saja.” sahut Yuri tak percaya, karna dia tau betul watak Siwon.

“iya eonni, kau harus hati-hati dengannya, kau kan tau siapa Choi Siwon itu? mungkin dia tidak serius meminta maaf padamu.” sahut Seohyun menyetujui perkataan Yuri.

“arrasi eunni!! kau tenang saja.” kata Yoona dengan tersenyum karna teman-temannya sangat peduli padanya. tiba-tiba Jessica datang dari belakang.

“Chingudeul, Chakkaman!!” teriak Jessica sambil berlari kecil.

“eunni kau darimana saja, kenapa baru datang? tumben sekali.” kata Yoona.

“ah aku baru saja mengantarkan pesanan pada tetangga baruku.” ucap Jessica.

“namja yang menolongmu dari kejaran anjing itukan?” kata Yuri. Jessica mengangguk.

“ah, itu akan menjadi kebiasaan baru buatmu untuk mendekatinya? iya kan?” goda Yuri.

“kenapa kau bisa tahu Yuri-ah” ujar Jessica.

“tentu saja aku tau”

“ah…aku penasaran dengan namja yang kau taksir eunni.” kata Yoona penasaran.

“lain kali akan aku kenalkan pada kalian semua.” kata Jessica dengan malu. lalu mereka sampai di kelas, Yoona yang melihat Seohyun yang langsung mempelajari sastra mandarinnya pun menghampiri Seohyun dan duduk di sampingnya.

“Oh ya Seo kemarin kau jadi mengerjakan tugas sastra itukan. mainhae kemarin aku tak bisa menemanimu karna namja menyebalkan itu.” kata Yoona minta maaf karna tak bisa menemaninya untuk mengerjakan sastra mandarin. Seohyun mengangguk dengan tersenyum.

” Gwenchana eonni, lagi pula Kyuhyun-ssi ternyata juga pandai sastra mandarin.” ucap Seohyun sambil membuka-buka bukunya.

“Oh baguslah kalau begitu.” ucap Yoona dengan tersenyum. lalu Yoona becanda dengan teman yang lainnya karna tidak ingin mengganggu Seohyun yang sibuk menerjemahkan sastra mandarin.

namun saat Yoona sedang asyik becanda dengan teman-temannya yang lainnya, tiba-tiba ponselnya berbunyi tanda panggilan masuk. Yoona yang tau siapa nama yang tertera pada ponselnya, Yoona mengangkatnya dengan nada malas.

“Nde, ada apa?” tanya Yoona dengan nada malas.

“hei, Im Babo kau dimana? aku menunggumu dilapangan basket. kau tau hari ini aku ada pertandingan basket. jadi kau harus datang, jika aku membutuhkan sesuatu bagaimana?.” cerocos namja disebrang sana dengan nada kesal. Yoona menjauhkan ponselnya dari telinganya.

“aisshh bisa tidak kau tidak usah berteriak seperti itu, aku tidak tuli.” Omel Yoona kesal.

“kau dimana? cepat kemari?” kata Siwon mulai memelankan suaranya.

“arraso, aku tau! aku akan kesana? aish kenapa kau suka sekali merepotkanku” Omel Yoona lalu mematikan ponselnya begitu saja. Yoona segera bergegas sambil menyampirkan tas dibahunya.

“Wae? Apa simbamu itu mengaung lagi.? tebak Yuri. Yoona mengangguk.

“nde, dia menyuruhku kelapangan basket karna hari ini ada pertandingan. dan aku akan disuruh-suruh olehnya lagi, kau tidak ikut eonni.” ucap Yoona dengan nada memelas.

“iya, aku ikut denganmu. aku ingin memberi semangat pada Yesung oppa?” kata Yuri.

“kajja eunni!! kalian tidak mau ikut dengan kami.” ucap Yoona mengajak teman yang lainnya.

“tidak Yoong, kami disini saja menemani Seohyun.”kata Suzy.

“kalau kau eunni?” ajak Yoona pada Jessica.

“aniy, aku tidak suka melihat pertandingan basket.”ucap Jessica.

“oh…behitu. baiklah kami pergi dulu ne?” kata Yoona sambil berlalu dari semua teman-temannya lalu diikuti oleh Yuri.

*****

Sedangkan disebuah lapangan basket yang tlah dipenuhi penonton membuat para pemain bersemangat. tapi tidak dengan pria tampan pemilik lesung pipit ini. dari tadi ia kesal dengan memainkan ponselnya. karna dari tadi ia menghubunginya tidak ada jawaban hingga ia harus memanggil berkali-kali dan baru sekarang dijawab oleh sang pemiliknya.

“hei, Im Babo kau dimana? aku menunggumu dilapangan basket. kau tau hari ini aku ada pertandingan basket. jadi kau harus datang jika aku membuntuhkanmu bagaimana?.” cerocos Siwon dengan nada kesal.

“”aisshh bisa tidak kau tidak usah berteriak seperti itu, aku tidak tuli.” Omel Yoona kesal.

“kau dimana? cepat kemari?” kata Siwon mulai memelankan suaranya.

“arraso, aku tau! aku akan kesana? aish kenapa kau suka sekali merepotkanku” Omel Yoona lalu mematikan ponselnya begitu saja karna baru kemarin mereka baikkan dan sekarang Siwon berulah lagi.

Belum sempat Siwon menjawab ucapannya, Yoona sudah mematikannya begitu saja dan itu membuat Siwon tambah kesal. bukan ia bermaksud meneriaki Yoona tetapi ia tidak tau harus bersikap seperti apa pada Yoona sejak kejadian kemarin.

sebenarnya Ia ingin bersikap lembut pada Yoona tapi rasa gengsinya lebih besar sehingga dia bersikap seperti itu pada Yoona. Siwon mendesah kesal karna panggilannya diputus begitu saja oleh Yoona.

“ada apa? kenapa wajahmu kusut seperti itu.” tanya Yesung sambil menepuk bahu Siwon.

“tidak ada apa-apa?” cetus Siwon datar lalu beranjak berdiri dan berjalan menuju yang lainnya. Yesung hanya menatap punggung Siwon dengan heran lalu ikut menyusul Siwon dan yang lainnya.

saat pertandingan akan dimulai dengan santai dan anggun Stella mendekati Siwon yang sedang berbincang dengan Taemin dan Leeteuk. sepertinya Siwon tidak memperhatikan Stella yang berjalan mendekatinya karna dia sendiri sedang sibuk mencari sosok yang ia tunggu dari tadi.

“Hai oppa, kau sedang apa? ini aku bawakan sandwich kesukaan oppa, dimakan ne.” ucap Stella dengan nada manja yang membuat Kyuhyun tak suka mendengarnya. Siwon menerima pemberian Stella. seketika Stella tersenyum senang saat kotak bekal itu diterima langsung oleh Siwon.

“Gomawo, seharusnya kau tak usah repot-repot untuk membuat ini semua.”

“ne cheonma oppa, lagi pula aku tidak merasa keberatan membuatkan itu semua untuk oppa.” sahut Stella dengan senyum manisnya. Siwon tersenyum tipis.

lalu Siwon menawarkan makanannya kepada Taemin.

“Taemin-ah apa kau mau Sandwich?”tawar Siwon pada Taemin.

“untukku hyung! lalu kau?.” tanya Taemin ragu

“aku sudah kenyang, jadi ini untukmu saja.” kata Siwon sambil menyodorkan kotak tersebut. Taemin menerimanya dengan senang hati. Stella menatap Taemin dengan tatapan tidak suka.

“wah gomawo hyung, kebetulan aku belum sarapan tadi pagi.” ucap Taemin dengan semangat. dan tidak memperdulikan tatapan Stella padanya.

“Oppa kenapa kau berikan pada dia, aku kan membuatkanya untukmu” protes Stella tak terima.

“Aku sudah sarapan, daripada tidak ada yang memakannya lebih baik aku berikan saja pada Taemin. itukan sudah menjadi milikku, jadi terserah aku berikan pada siapa?” kata Siwon lalu ia berjalan meninggalkan Stella dan bergabung dengan teman lainnya. Stella yang diperlakukan seperti itu oleh Siwon hanya bisa menghentakkan kakinya dengan kesal. tidak berapa lama Yoona datang bersama Yuri sambil berlari kearah Siwon dan kawan-kawannya.

“Chagi kau datang untuk memberiku semangatkan.” kata Yesung saat melihat Yuri datang bersama Yoona. Yuri mengangguk dengan tersenyum manis. sedangkan Yoona langsung menghampiri Siwon yang sedang menatapnya marah.

“maaf, aku tidak tau jika kau ada pertandingan. apa pertandingannya sudah dimulai” kata Yoona.

“pertandingannya akan segera dimulai, dari tadi pagi aku menghubungimu terus, tapi tidak kau angkat, kau kemana saja” kata Siwon menatap Yoona intens.

“Jinjja? ah aku tidak mendengarnya.” kata Yoona tanpa merasa salah.

“ah~ini! aku membawakanmu makanan, apa kau sudah makan? sebelum kesini aku membeli roti ini dulu, takut jika kau belum makan. ini makanlah!!.” kata Yoona sembari memberikan Siwon roti. Stella kesal melihat Yoona yang sok peduli dan dekat dengan Siwon. lalu Stella menghampiri mereka.

“dia sudah makan? tadi aku membawakannya sandwich tapi dia memberikannya pada Taemin.” kata Stella dengan sinis sambil menatap Siwon.

“oh…ya sudah kalau begitu, biar aku berikan pada yang lainnya saja.” kata Yoona sambil berbalik badan menuju Kyuhyun, namun Siwon langsung menahan tangan Yoona.

“jangan, aku belum makan.” kata Siwon lalu mengambil roti itu dari tangan Yoona. lalu memakannya. Stella kesal dengan Siwon karna ia lebih memilih makanan yang diberi Yoona.

“oppa, kau benar-benar keterlaluan.” kata Stella lalu pergi meninggalkan lapangan dengan menangis. Yoona menatap iba kepergian Stella.

“Hei, seharusnya kau tak boleh seperti itu, bagaimanapun kan Stella sudah membuatkan makanan untukmu.” omel Yoona menasehati Siwon namun tak dihiraukan oleh Siwon.

pertandingan pun dimulai, Siwon beranjak berdiri dan bergabung dengan teman-temannya. dibabak pertama dengan mudahnya grup Siwon mencetak angka lebih unggul. semua penonton wanita meneriaki aksi Siwon, dan dengan indah Siwon mencetak skor lagi dan itu membuat para wanita berteriak histeris. namun disaat pertengahan pertandingan berlangsung tiba-tiba seseorang memjegal kaki Siwon hingga kakinya terkilir. Leeteuk yang melihat aksi orang itu marah dan langsung memukul lawan mainnya yang sengaja menjatuhkan Siwon.

“kau sengaja mendorongnya kan?” bentak Leeteuk mencengkram baju lawan mainnya.

“cih, mana buktinya jika aku yang melakukanya.” kata pemain itu sinis.

“aish, kau..” kesal leetuek akan memukul pemain itu yang langsung ditahan oleh pelatihnya dan teman-temannya.

“sudah, hentikan. Dia benar, tidak ada yang melihatnya dan tidak ada bukti jika mereka melakukannya.” kata pelatih mencoba menenangkan leeteuk.

“tapi pelatih tadi aku…” ucap Leeteuk tak terima lalu ucapannya terpotong oleh ucapan pelatih.

“sudah Teukki, sekarang bantu Siwon untuk istirahat disana.”kata pelatih dan menyuruh Kyuhyun membantu Siwon untuk istirahat dibangku. Yoona yang melihat Siwon terluka menjadi panik dan menghampiri Siwon.

“kau tidak apa-apa Siwon? Apa perlu aku antar kau ke ruang kesehatan.” kata Yoona khawatir. Siwon menggelengkan kepalanya.

“tidak usah!! Apa Kau sedang mengkhawatirkanku hmm..!!” bisik Siwon pada Yoona.

“Mwo?” Yoona gugup harus bilang apa. “hahaha tidak, siapa yang mengkhawatirkanmu. Percaya diri sekali kau ini!!”elak Yoona.

“ah~ apa kau mulai menyukaiku.” goda Siwon yang membuat Yoona salting.

“ciih kau ini bicara apa? Yang benar saja!! Mana mungkin aku menyukai namja aneh sepertimu?? Lagi pula aku kan hanya menawarkanmu bantuan saja. Ah~ sudah lupakan!.” kata Yoona dengan kesal.

Sedangkan disisi lain Yesung bingung siapa yang akan menggantikan Siwon. Padahal pertandingan sebentar lagi akan berakhir.

“lalu siapa yang akan menggantikan Siwon.” kata Yesung gusar.

“ada? Dia adalah mahasiswa baru disini. dia adalah Lee Donghae.” kata pelatih. Siwon yang mendengarnya terkejut.

“Donghae-ssi masuklah!!” kata pelatih menyuruh Donghae masuk. Donghae pun masuk kelapangan. Siwon yang masih terkejut hanya bisa menatap Donghae datar.

“Lee Donghae, untuk sementara kau menggantikan Siwon” kata pelatih.

“Ah, nde pelatih” ucap Donghae lalu bergabung dengan yang lainnya.

“kau mahasiswa baru ya?” kata Kyuhyun datar, Donghae mengangguk.

“aku harap kau bermain dengan benar.”kata Kyuhyun sinis lalu pertandingan pun dimulai kembali.

sementara itu Siwon dengan kesal menatap Donghae, dalam pikirannya ia menebak-nebak kenapa Donghae masuk kampus ini? apa ada sesuatu dibalik ini semua. padahal hubungannya dengan Donghae dari dulu tidak pernah baik. Yoona yang melihat Siwon diam langsung memanggilnya.

“hai, kau kenapa? apa kau mengenalnya?” kata Yoona menyadarkan Siwon yang terus menatap kearah Donghae dengan tatapan tajam seperti itu.

“aah, aniy. aku tidak mengenalnya.” kata Siwon bohong sambil mengalihkan pandangannya pada Donghae menatap kearah Yoona.

“benarkah? lalu kenapa dari tadi kau menatapnya seperti itu?.” selidik Yoona.

“ah~ tidak. aku…aku hanya merasa dia sangat mirip dengan seseorang!! yah dia sangat mirip dengan orang yang ku kenal.”kata Siwon mencari alasan sambil tersenyum gak jelas. tidak mungkin ia menceritakan masa lalunya dengan Donghae pada Yoona. Yoona menyipitkan matanya dan itu membuat Siwon takut jika Yoona akan memojokkannya dengan pertanyaan-pertanyaannya.

“jangan tersenyum seperti itu, kau terlihat bodoh jika tersenyum seperti itu.” cetus Yoona yang membuat Siwon langsung berubah kesal.

“Aishh kau ini…,” desis Siwon. “Oh…ya nanti siang temani aku ketoko buku. ada buku yang harus aku cari untuk tugas skripsiku nanti!!” kata Siwon sambil membuka botol minumannya.

“nanti siang aku tidak bisa, aku sudah ada janji.” kata Yoona sambil bertepuk tangan saat bola masuk dan poin untuk grup Yesung dkk.

“janji!! dengan siapa?” kata Siwon sambil menyipitkan matanya penasaran.

“Secret, kau tidak perlu tau.” bisik Yoona sambil menatap Siwon.

“aish, tidak boleh!! aku tidak mengijinkanmu. pokoknya kau harus menemaniku ke toko buku, kau masih ingat perjanjian kitakan.” sungut Siwon tidak mengizinkannya.

“mwo?? kau ini benar-benar menyebalkan!! aku tidak peduli kau mengizinkannya atau tidak.” ucap Yoona mulai kesal degan namja dihadapannya ini.

“Oh…god, kapan semua ini berakhir?” keluh Yoona yang merasa capek menghadapi Siwon. “kau tau, sejak aku denganmu aku tidak bisa bebas kemana-mana.” ucap Yoona kesal.

“aku memang sengaja melakukan itu, agar….” kata Siwon menggantungkan ucapannya lalu menatap Yoona.

“agar apa huh” ucap Yoona kesal, Siwon mendekatkan wajahnya pada Yoona, Yoona mengedip-mgedipkan matanya lucu. “agar aku bisa menyentil keningmu terus.” ucap Siwon tersenyum sambil menyentil kening Yoona pelan lalu minum air yang ada ditangannya. Yoona kesal lalu ia langsung memukul lengan Siwon kencang.

“aishh…kau ini. menyebalkaaaann” kata Yoona masih dengan memukul lengan Siwon. Siwon malah tertawa sambil menyilangkan tangannya. sedangkan dari kejauhan Donghae menatap Siwon penuh amarah.

*****

pertandingan akhirnya selesai melalui tembakkan jitu dari Lee Donghae, semua bersorak atas kemenangan Team Siwon dan teman-temanya yang memenangkan pertandingan ini. Kyuhyun dan Taemin berteriak senang karna teamnya slalu menang dan mereka semua menghampiri Donghae.

“Hei, ternyata kau hebat juga ya. permainanmu tadi sangat bagus.” kata Taemin memuji Donghae. Donghae menanggapinya dengan senyum.

“Ah, tapi tetap saja tidak sehebat Siwon.” kata Kyuhyun datar. Donghae tersenyum kecut mendengarnya.

sedangkan Yoona dan Siwon juga ikut merasa senang saat team kampusnya menang dan tanpa Yoona sadari ia memeluk Siwon dan itu membuat Siwon memudarkan senyumnya lalu menatap Yoona yang begitu senang. saat disadari bahwa ia telah memeluk Siwon, ia langsung melepaskannya.

“Yaa!! kau sengaja mencari kesempatan dalam kesempitan ya,??” Omel Yoona gugup.

“mwo?? aku?? aku tidak memelukmu tapi kau yang lebih dulu memelukku. Ah apa kau sengaja memelukku karna kau ingin merasakan pelukkanku.” ucap Siwon yang langsung menggoda Yoona.

“apa? cih yang benar saja?” kata Yoona dengan kesal.

“lalu kenapa tadi kau memelukku.” kata Siwon dengan tatapan menggoda. Yoona yang ditatap seperti itu menjadi gugup.

“aa..a..kku, akku hanya reflek saja. sudahlah jangan bahas itu.” ucap Yoona malu, lalu ia memalingkan wajahnya kelain arah. sedangkan Siwon tersenyum melihatnya, dan pelatih dan Yuri hanya menggelengkan kepalanya melihat pertengkaran antara Yoonwon. lalu semua team basket menghampiri mereka.

“pelatih kita memenangkan pertandingannya” ucap Kyuhyun dengan gembira.

“iya, kalian memang hebat. dan untuk kemenangan ini, bagaimana kalau kita merayakannya,?.” kata pelatih yang langsung mendapatkan persetujuan dari team basket.

“Ahh, itu ide bagus pelatih, jarang sekali kita merayakannya.” sahut Kyuhyun gembira. sedangkan Siwon dan Donghae hanya diam dan saling pandang dengan tatapan yang sulit diartikan. Yoona juga ikut senang atas kemenangan team basket kampusnya.

“oh ya pelatih kami boleh mengajak seseorangkan?” kata Kyuhyun.

“tentu saja, inikan kemenangan kalian.” kata pelatih tidak keberatan.

“ahh, baguslah kalau begitu.” kata Kyuhyun senang.

“Lee donghae kau harus ikut ya!!” ajak pelatih. Donghae lalu menganggukkan kepalanya setuju. Tiba-tiba Kyuhyun menghampiri Yoona dan menggeser tubuh Siwon sehingga dia berada ditengah-tengah Yoona dan Siwon. Siwon mencibir kesal karna ulah Kyuhyun yang seenaknya saja menggeser tempatnya dengan Yoona, padahal disamping Yoona juga masih longgar.

“Yaa!! kau ini apa-apaan,eoh? kau tau kakiku ini masih sakit. Kenapa kau seenaknya menggeser tempat dudukku.” Omel Siwon kesal karna ulah Kyuhyun yang seenaknya menggesernya. Sedangkan Kyuhyun malah cengengesan saat Siwon memarahinya. Yoona hanya menggelengkan kepalanya menyaksikan perdebatan kecil antara mereka.

“mainhae hyung, aku ada perlu sedikit dengan Yoona sebentar.” kata Kyuhyun dengan wajah tak merasa bersalah.

“memangnya kau ada perlu apa dengannya?” kata Siwon ingin tahu.

“kau ini mau tau saja hyung! Ini rahasia.” kata Kyuhyun yang membuat Siwon tambah kesal.

“aish, ya sudah sana pergi.” usir Siwon dengan perasaan tak rela.

“baiklah, aku akan pergi. Ayo Yoong!! ada yang ingin ku bicarakan padamu.” kata Kyuhyun sambik menarik tangan Yoona keluar lapangan. Siwon yang melihat tingkah Kyuhyun hanya mencibir lalu meminta Taemin untuk mengantarnya ke ruang kesehatan, namun saat Siwon keluar, Ia melihat Yoona dan Kyuhyun yang sedang berbicara entah apa itu. Kyuhyun yang juga melihat Siwon menatap Siwon agar ia pergi. Lantas Siwon melewati mereka dengan mencibir.

“kau ada perlu apa oppa, apa yang ingin kau bicarakan?” kata Yoona memulai pbicaraannya setelah Siwon pergi.

“begini Yoona aku butuh bantuanmu.” kata Kyuhyun seperti berbisik. Siwon yang berjalan lalu menengok kebelakang dan melihat Kyuhyun berbisik pada Yoona. Siwon menatapnya tidak suka, lalu Taemin yang menyadari Siwon tidak ada disampingnya menghampiri Siwon yang berdiri dibelakang tembok.

“Hyung, kenapa kau masih ada disini? Kajja kita keruang kesehatan!!

“Ah~ ya.” kata Siwon terbata. Lalu mereka pergi ke ruang kesehatan untuk mengobati kaki Siwon yang sakit. Sedangkan Kyuhyun yang melihat Siwon masih memperhatikannya malah memanasi Siwon dengan memeluk bahu Yoona. Sedangkan Yoona tidak menyadari kalau Siwon mengawasinya.

“bagaimana? Kau mau membantuku tidak!!”

“bantuan? bantuan apa?” kata Yoona tidak tau harus bamtu apa. Saat Siwon sudah tidak ada Kyuhyun melepaskan pelukkanya pada Yoona.

“begini? sebenarnya aku sedang menyukai seseorang tapi aku tidak tau harus bersikap bagaimana untuk menunjukkan rasaku ini padanya.” cerita Kyuhyun, Yoona yang mendengarnya tidak menyangka orang seperti Kyuhyun orang yang sangat menjaga imagenya dan sukanya sama PSP nya itu ternyata bisa jatuh cinta juga.

“kau sedang jatuh cinta? dengan siapa?” kata Yoona penasaran.

“hmm..aku akan memberitahumu tapi kau janji ya tidak akan memberitahukan dengan siapapun?” kata Kyuhyun lirih padahal diluar hanya ada mereka. Yoona mengangguk setuju.

“wanita itu adalah….sahabatmu….Seohyun. aku sering memperhatikannya, tapi aku tidak berani untuk mendekatinya”

“sekarang kau sudah tau siapa orang yang ku sukai,bagaimana kau mau membantuku untuk mendekatinya?.” kata Kyuhyun lagi. Yoona lantas tertawa begitu keras sehingga membuat Kyuhyun harus membungkam mulut Yoona.

“Aish, jangan kencang-kencang? memangnya apa yang kau tertawakan, huh?” kata Kyuhyun lirih dengan nada sedikit kesal.

“hahaha… kau tenang saja oppa, aku akan membantumu, aku tidak percaya saja namja sepertimu bisa jatuh cinta, yang aku tau!! kau kan cinta mati dengan Gamemu itu.”kata Yoona disela-sela tawanya.

“Yaa!! yaa!! terus saja kau meledekku seperti itu” kesal Kyuhyun melihat Yoona menertawakannya.

“oke!! oke!! oppa aku akan membantumu, kau jangan khawatir.” kata Yoona dengan menahan tawanya. namun Yoona masih saja tertawa dan Kyuhyun hanya menatap Yoona kesal. namun tiba-tiba di balik pintu Yesung, Yuri, dan Leeteuk keluar lapangan. mereka melihat Yoona yang begitu lepas tertawa.

“Evil, Yoona kalian sedang apa, sepertinya seru sekali? ” selidik Teukki menatap mereka berdua secara bergantian.

“Ah ini, aku membicarakan tentang acara nanti dan aku mengajak Yoona dan teman-temannya untuk ikut bersama kita.”ujar Kyuhyun lalu diikutti anggukkan dari Yoona.

“iya itu benar, pasti akan menyenangkan jika mereka ikut. aku bisa berduaan sama Yuri”sahut Yesung merangkul pundak Yuri sambil mengedipkan mata sebelahnya. Yuri mencubit pinggang Yesung karna dia kegenitan dengannya. Semuanya tertawa melihat aksi Yesung yang menggoda Yuri.

“ah, baiklah oppa, kalau begitu aku balik kekelas dulu ne, kajja eonni!” pamit Yoona sambil mengajak Yuri balik kekelas.

“aku kekelas dulu ya oppa, sampai nanti.” kata Yuri pada Yesung. Yesung membalasnya dengan anggukkan. Yoona dan Yuri pun meninggalkan mereka.

“hei, ada hubungan apa kau dengan Yoona?” kata Leeteuk mengintrogasi Kyuhyun.

“ada apa? aku tidak ada hubungan apa-apa dengan dia, aku hanya mengajaknya dan teman-temanny untuk ikut keacara kita itu saja.” kata Kyuhyun dengan wajah bodohnya.

“benarkah? tidak ada hubungan apa-apa? lalu saat kau bilang kalau kau menyukai Yoona waktu itu hanya bohongan” kata Leeteuk lagi. Kyuhyun bergelak.

“hahaha, tentu saja tidak benar. aku hanya asal bicara saja padanya.” jelas Kyuhyun.

“jadi kau tidak benar menyukai Yoona, aku kira kau…” kata Leeteuk terputus.

“jadi kalian kira aku menyukainya? ah mana mungkin aku menyukainya, dia kan sudah ada seseorang yang menyukainya” kata Kyuhyun memotong ucapan Leeteuk.

“Nuguya?” tanya Yesung dan Leeteuk bersamaan. Kyuhyun yang mendengar kedua temannya begitu antusiasnya ia jadi gelagapan.

“Ah itu, kalian tidak perlu tau, ini masih perkiraanku saja.” jelas Kyuhyun cengar-cengir sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

“Ah, sudahlah jangan membahas itu. lebih baik kita menyusul Siwon hyung saja.” kata Kyuhyun menyeret Yesung dan Leeteuk.

sementara itu dibalik pintu Donghae mendengar semua pembicaraan mereka. saat Kyuhyun dan yang lainnya sudah pergi Donghae keluar dan menatap menatap mereka yang sudah jauh dari pandangannya.

“siapa yang menyukai Yoona? apa jangan-jangan dia? takkan ku biarkan dia mendapatkan Yoona.” pikir Donghae dengan tersenyum miring.

*****

Saat Yoona dan Yuri berjalan menuju kelas, kebetulan ia berpapasan dengan Siwon dan Taemin dari arah berlawanan. Siwon menatap Yoona dengan marah.

“euh Siwon, bagaimana kakimu?” kata Yoona menyapa Siwon.

“aku tidak apa-apa, hanya keseleo saja.” kata Siwon datar lalu pergi begitu saja sambil berjalan terpincang-pincang. Taemin yang tidak tau apa-apa hanya menatap bingung lalu membantu Siwon kembali.

“cih, ada apa dengannya, sikap berubah sinis lagi padaku.” kata Yoona sambil menatap kepergian Siwon.

“mungkin dia cemburu melihatmu dengan Cho Kyuhyun.” kata Yuri yang sejak tadi memperhatikan sikap Siwon pada Yoona.

“mwo? kau jangan asal bicara eunni!!” sahut Yoona sambil melangkah menuju kelas. Yuri mengikuti Yoona.

“aku tidak asal bicara, aku melihat dari wajahnya. aku rasa dia mulai menyukaimu Yoong.” ujar Yuri sambil berbisik saat mengatakan “dia mulai menyukaimu”. Yoona menghentikan langkahnya kembali dan menatap Yuri.

“itu tidak mungkin eunni, bagaimana dia menyukaiku? kalau setiap kita bertemu slalu saja bertengkar.” jelas Yoona.

“kalau kenyataannya seperti itu bagaimana?”

“itu tidak mungkin eunni, sudahlah jangan bicarakan dia.” ujar Yoona.

°°°° H T S L °°°°

Di tempat lain tepatnya disebuah ruangan directur utama terdapat dua orang pria paruh baya sedang duduk sambil berbincang-bincang setelah mereka selesai meeting. kedua pria paruh baya itu sesekali tertawa saat membicarakan masa lalu mereka.

“kau dari dulu tidak pernah berubah Jaewon, 20 tahun tidak bertemu kau sudah sesukses ini. Kau benar-benar hebat.” puji pria yang menjabat sebagai presdir Choi.

“kau terlalu memuji, aku membangun perusahaan ini dengan susah payah, kau taukan aku ke paris karna pekerjaanku yang di pindahkan kesana, dan saat itu pula hari kelahiran anakmu, dulu bahkan kita pernah berjanji jika anak kita perempuan atau laki-laki kita akan menjodohkannya, tapi kita malah mempunyai anak laki-laki?” kata pria itu sambil mengingat masa lalunya dengan tersenyum tipis.

FLASHBACK ON

“Hyung, oetthoke? anakmu laki-laki atau perempuan?” kata Jaewon penuh harap sambil membawa seorang anak kecil berusia 2 tahun.

“mainhae Jaewon- ah, semua ini tidak seperti yang kita harapkan!!” kata pria bernama Kiho saat mengetahui istrinya melahirkan anak laki-laki.

“Ah~ Gwenchana Hyung kau tak perlu minta maaf seperti itu, mungkin Tuhan belum memberikannya.” Kata Jaewon dengan senyum.

“yah, kau benar!! Tapi kata dokter istriku tidak bisa hamil lagi karna penyakitnya saat mengandung Siwon, dan aku sangat bersyukur anak dan istriku selamat meskipun rahimnya harus di angkat.”kata Choi Kiho sedih saat mengingat perjuangan istrinya yang di vonis terkena kanker saat hamil dan istrinya lebih memilih mempertahankan kandungannya melahirkannya meski nyawa taruhannya.

“yah, aku ikut sedih mendengarnya!! Lalu bagaimana keadaan istrimu sekarang.” kata Jaewon merasa iba dengan apa yang terjadi pada sahabatnya.

“dia masih koma, entah kapan ia akan sadar. aku sangat takut kehilangannya Jaewon-ah”kata Kiho sedih sambil menatap putranya di ruang khusus bayi.

“kau yang sabar, kami akan slalu berdoa untuk kesembuahan istrumu.”kata Jaewon menenangkan sahabatnya.

“oh ya, aku dengar kau di pindah kerjakan ke paris, benarkah?” kata Kiho sambil menatap sahabatnya.

“hmm…kami akan berangkat besok pagi.”kata Jaewon, Kiho mengangguk mengerti.

“baik-baiklah disana? jangan lupa hubungi aku jika kau sampai sana?” kata Kiho merasa kehilangan sahabat baiknya. Jaewon menganggukkan kepalanya.

“oh…ya apa kau sudah menyiapkan nama untuk putramu itu.” Kata Jaewon.

“sudah, kami sudah menyiapkan nama untuknya!! Namanya Siwon, Choi Siwon ” kata Ki ho sambil menatap putranya yang tertidur pulas.

“nama yang bagus” kata Jaewon.

“aku janji Kiho-ah, jika nanti aku mempunyai anak perempuan, aku akan menjodohkannya dengan putramu.” tutur Jaewon sambil menepuk bahu sahabatnya.

“hahaha…baiklah! Aku pegang janjimu.”kata Kiho tertawa yang hanya menganggap semua itu bercanda untuk menghiburnya.

“kau harus menghubungiku jika kau di paris nanti.” lanjut Kiho sambil menepuk bahu Jaewon.

“hmm…tentu aku akan menghubungimu.”kata Jaewon sambil menggendong anaknya.

FLASHBACK OFF

“iya, aku mengingatnya. Waktu itu kau menghubungiku selama 3 tahun dan kau bilang istrimu sedang hamil. Setelah itu kau tidak pernah menghubungiku lagi hingga sekarang.” kata Kiho dengan wajah marah yang dibuat-buat.

“maafkan aku Kiho-ah, aku terlalu sibuk dan tidak sempat menghubungimu.”jelas Jaewon merasa bersalah. Choi Kiho tertawa.

“sudahlah tidak apa- apa? Bagaimana kabar mereka semua? Pasti putramu sudah dewasa sekarang.” kata Choi Kiho.

“mereka baik-baik saja. putraku sekarang memimpin perusahaan dikorea.” kata Jaewon dengan bangga.

“lalu anakmu yang bungsu, apa dia masih kuliah” kata Kiho ingin tahu.

“Ah~ putriku masih sekolah di Universitas” kata Jaewon.

“putri? Kau memiliki putri?” kata Kiho terkejut.

“hmm…ini dia putriku.” kata Jaewon sambil menunjukkan foto putrinya.

“Dia cantik sekali, “kata Kiho. Jaewon hanya tersenyum simpul.

“Kiho-ah, aku kan sudah pernah bilang. Jika aku punya anak perempuan, aku akan menjodohkannya dengan putramu, entah itu puluhan tahun lagi.”kata Jaewon.

“tapi apa mereka mau menerima perjodohan ini? Sedangkan mereka saja belum pernah bertemu.”kata Kiho merasa semua itu tidak mungkin, apalagi dengan sikap Siwon yang keras kepala.

“kita kan belum mencobanya, Siapa tau jika mereka bertemu mereka bisa saling suka.”

“bagaimana jika mereka menolak.” tanya Kiho.

“tidak ada pilihan lain, kita menggunakan taktik jitu untuk membuat mereka mau menerima perjodohan ini.” kata Jaewon menatap Kiho.

“baiklah, demi persahabatan kita. Aku akan memaksa anak keras kepala itu untuk menerima perjodohan ini.”kata Kiho dengan semangat yang berkobar. Lalu mereka berdua pun tertawa bersama.

**** H T S L ****

Sepulang dari kampus Yoona dan keempat temannya berjalan menelusuri koridor kampus menuju Cafe yang telah diberikan Kyuhyun melalui pesan singkat. saat mereka berjalan mereka berpapasan dengan pelatih Shin dan kelima namja tampan yang tak lain adalah Siwon dkk.

“kalian sudah mau berangkat? bagaimana kalau kita berangkar bersama. tidak apa-apa kan pelatih jika kami mengajak mereka semua.” sapa Kyuhyun lalu beralih meminta izin jika Yoonadan yang lainnya ikut. pelatih Shin mengangguk sambil tersenyum ramah.

“tentu saja!! kajja!! kita berangkat bersama saja” kata pelatih Shin. lalu mereka pun berjalan bersama menuju mobil mereka berada.

saat di basement kampus mereka bertemu dengan Guru Park Injung yanf lalu menghampiri mereka semua.

“kalian mau kemana? ramai sekali.” tanya park Injung.

“Ah, ini kami semua akan merayakan kemenangan team basket kita.” jelas Pelatih Shin dengan ramah.

“Oh, benarkah. kalau begitu selamat ya pelatih Shin”ucap Park Injung.

“guru park, ikutlah dengan kami.” ajak Seohyun dan juga yang lainnya.

“apa tidak apa-apa?.” kata Park Injung.

“Ah,tentu saja tidak apa-apa? pasti akan menyenangkan jika seoshangnim Park ikut.” kata pelatih Shin lalu menatap Park Injung dengan malu-malu dan keduanya saling melempar senyum.

mereka semua saling berbisik-bisik saat melihat pelatih dan guru park malah saling tatapan dan saling melempar senyum dengan malu.

“emm…ehmm…, sepertinya ada yang sedang kasmaran nih” kata Kyuhyun sambil berdehem. pelatih langsung salting dan gugup.

“Ah, kalian ini. ayo!! kita berangkat sekarang.” ajak pelatih lalu mereka pun berjalan ke mobilnya masing-masing. geng Siwon membawa mobil sendiri, sedangkan Yoona dan temannya yang lain nebeng mobil Suzy dan juga bersama guru Park Injung

Saat Yoona dan yang lainnya akan masuk mobil, tiba-tiba seseorang memanggilnya.

“Im Yoona, Chakhaman!!” teriak namja tampan berwajah manis sembari berlari kearahnya. Yoona menoleh kearah sumber suara itu. dan ia melihat seseorang sedang berlari kearahnya sambil tersennyum manis padanya. Jessica terkejut saat mengetahui siapa orang yang memanggil Yoona, begitu pula dengan Siwon yang masih berada dibasement kampus dengan tatapan tidak suka.

To Be Continue…

Akhirnya FF ini publish juga, miskipun ide sempat macet dan buntu akhirnya bisa di publish. aku gak tau ceritanya nyambung atau semakin gk nyambung dan gak jelas. yang jelas aku udah sebisa mungkin membuat lanjutannya. maaf jika ceritanya ngebosenin dan belum ada konflik. tapi ini masih bertahap namanya aja FF berchapter. Mungkin di part selanjutnya akan dimulai konflik-konflik antara yoonwon haesic dan stella dan juga masih banyak lagi konfliknya tentang masa lalu Donghae dan Siwon dahulu. semuanya masih mistery, dan meskipun diawalnya yah bisa dibilang sangat membosankan, gak jelas atau yang lainnya. Tapi aku mohon dan berharap kalian menghargai usahaku ini dengan memberi komentar dan tidak menjadi SILENT READER. maaf jika ada TYPO karna saya ngetiknya bukan melalui PC atau laptop melainkan melalui Android dan males jika harus ngedit lagi. heheh sekian terima kasih atas

Nah buat admin ECHA dan RESTY thanks udah mau ngepost FF ini. ^ ^

 

 

Tinggalkan komentar

112 Komentar

  1. tiara putri

     /  Desember 17, 2014

    Waw cinta segitiga ini mah😀 ahahah
    Ayo jodohkan mereka berdua min hehe ,
    Next chap😉

    Balas
  2. kyknyaa yg di jodohin tu yoona ma siwon yaaaa…
    tp kita tunggu aja part selanjutnyaa

    Balas
  3. Kyyaaa!!!! diantara Yoonwon uda mulai ada benih cinta neh ciye ciye… tapi seperti na Siwon oppa gengsi buat ngakuin, awas aja ntar your Deer malah direbut sama Hae Oppa lho keke~😀 …. Wuuaaa!!! itu bokap Wonpa & Yoong sahabat lama yg pingin jodohin anaknya ya, Daebak!! gimana reaksi mereka klo tau bakal dijodohin🙂

    Balas
  4. DEA OKTAVIKA

     /  Maret 14, 2015

    Omoo yw udh deket nih..
    oennie knp orng ketiga hrus dongek oppa kan kasihan apalagi kyak dpet peran antagonis gtu kasian oppa qw yg satu itu oennie…

    Balas
  5. Susi

     /  Mei 16, 2015

    Di awal baca siwon dan yoona nya udah lumayan baikan tuh sikapnya,,
    Mereka lumayan mesra saat ada di pantai, keliatan banget siwon nya suka sama yoona,
    Dia juga sudah mulai cemburu kalo yoona deket-deket sama cowo lain, kyu malah makin manasin siwon, kaya’x kyu tau tuh kalo siwon suka sama yoona..😄

    Ada apa dengan siwon dan donghae apa yang membuat mereka jadi saling benci gitu ya,,
    Mereka bakalan saling bersaing untuk mendapatkan yoona nih kaya’x..

    Siapa ya yang akan di jodohin sama siwon, moga aja dia yoona.. 😊

    Balas
  6. YW Choi

     /  Mei 30, 2015

    Bagus kok dan nyambung,, jgn bosan2 buat ff yoonwon ne🙂

    Balas
  7. Yaya

     /  Juni 5, 2015

    cieee kayaknya yoonwon udh mulai jatuh cinta nihhh eheem ehemm ,,aku penasaran siapa ya kira kira yg bakal dijodohin ama wonppa??? kayaknya sihh yoong unni?? tp gk tau ahhh…tpi smoga aja iya hehehe

    Balas
  8. wahh siwon oppa cemburu nih,, huaaa siapa tuh yng akan d jodohkan sma siwon oppa makin pnasaran aja..

    Balas
  9. mia

     /  Juli 8, 2015

    pasti donghae oppa kenapa sih dia harus ada merusak chesyry yg ada

    Balas
  10. Rostina fince manalu

     /  Juli 24, 2015

    Next, fight.

    Balas
  11. salsabila

     /  Juli 26, 2015

    Bagus

    Balas
  12. rita octaria

     /  Juli 26, 2015

    ini nmnya cnta segi apa y… hhhh pkoknya yoonwon forever dtunggu lnjuannya unnie

    Balas
  13. anggre debora

     /  Juli 27, 2015

    Seru banget ciee mereka bakal dijodohkan hahahahahah

    Balas
  14. pasti donghae tuh?yiina sm siwon dijodohin?

    Balas
  15. rini h.

     /  September 10, 2015

    Kyakx siwon mlai da rsa tuh ma yoona pi bakalan da cinta segitiga krena donghae tdk akan membiarkan siwon mendapatkan yoona tuh n psti yg manggil yoona ntu donghae deh….wah cpa yg akan djodohkan dg siwon ya? Yoonakah??

    Balas
  16. jenjeje

     /  Oktober 27, 2015

    itkn tbknq benar haeppa mmh cwo yg d mksd jes eon smga ajha haeppa
    tdk pnx niat jhat mmghncrkn dad

    Balas
  17. Riskaa

     /  Desember 4, 2015

    Ada yg mulai jatuh cinta nih, tapi kyaknya bakalan rumit juga nih dengan kehadiran donghae, apa nanti donghae akan bales dendam ama siwon dengan cara nyakitin yoona, atau donghae bner2 jadi suka sma yoona..

    Balas
  18. paris

     /  Desember 4, 2015

    Pasti donghae deh yang manggil yoona eonni itu? Apa hubungan siwon sama donghae kenapa mereka kaya musuh gitu?
    Siwon sama yoona udah saling suka yeyey🙂

    Balas
  19. arum

     /  Desember 21, 2015

    keren banget

    Balas
  20. Pasti yoona dan siwon calon perjodohanny#soktau ciee udh mulai suka nihh wahh gmn ya jessica kalo tau donghae suka sama yoona?pasti sakit bgt tuh yahh..tnang aja sica yoong eonni psti ga bkln nusuk dari belakang kok kan udh ada siwon^^

    Balas
  21. ayana

     /  Maret 17, 2016

    kayaknya siwon udah mulai fall in love ma yoona nich. kentara banget dia cemburu waktu lihat kyuhyun ngerangkul pundak yoona, dia nggak suka.
    trus apa hubungan siwon ma donghae, kok siwon nggak suka banget ma dia.,, makin seru, baca next chapter ah.

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: