[FF] Sky of Love / 사랑의 하늘 (Chapter 1)

skyoflove

Cikha Choi

||

Present

[FF] Sky of Love “사랑의 하늘” (Chapter 1)

||Genre  : Romance,Drama,Sad, Memories ||

||Length  : Chaptered

||Ratting : PG –15||

||Main Cast ||

|| Im YoonA SNSD  ~ Kim Yoon Ah,  Choi Siwon SUJU ~ Choi Siwon,  Lee Donghae SUJU ~ Lee Donghae,  Jessica Jung SNSD ~ Jessica Jung||

||Support Cast||

||Tiffany Hwang SNSD ~ Tiffany Hwang,  Shim Changmin TVXQ ~ Changmin,  Kim Taeyeon SNSD ~ Choi Taeyeon,  Yoon Eun Hye (actress) ~ Kim Eun Hye,  Cho Kyuhyun SUJU ~ Cho Kyuhyun,  Choi Family’s and Kim Family’s ect.||

||Twitter : @SimbaDeer307 ||

||Blog : <a href=http://cikhachoi304.wordpress.com>Fanfiction of YoonWon</a>||

||Sound Track ||

  • No Other by Super Junior
  • Promise by Girl Generation
  • Someday by Super Junior
  • Lonely by 2NE1

||Special Cover by Happychan Art ==>http://cafeposterart.wordpress.com||

 

Disclaimer : FF ini MURNI dari KATA-KATA saya sendiri dan diambil dan di adaptasikan dari J-drama yang berjudul Koizora tahun 2007. Dengan alur dan ide cerita yang saya rombak dengan pemikiran saya, namun tetap berhubungan dengan cerita aslinya. Dan mengambil beberapa artis K-Pop untuk tokoh di FF ini.

 

Di J-dramanya si namja berambut pirang dan bertindik sedangkan di FF ini aku buat si namjanya slalu rambutnya dikuncir dan berpakaian acak-acakkan, karna kalau menurut aku Siwon oppa tidak pantas jika berambut pirang. sehingga Siwon oppa disini terkesan seperti anak brandalan di sekolahnya.

 

Note : tulisan yang miring dan warnanya biru maksudnya suara hati Yoona yang sekarang. Cz FF ini menceritakan kisah cinta pertama Kim Yoon Ah, jadi semua yang diceritakan di sini adalah FLASHBACK alias alurnya mundur. Jika diantara kalian yang pernah lihat dramanya pasti mengerti dengan ceritanya. Jadi jangan anggap ini plagiat karna ini asli pemikiran saya dengan versi yang berbeda. Mohon maaf jika ada kesamaan cerita, alur, setting, karakter, adegan ataupun yang lainnya.

 

Maaf jika ada TYPO yang bertebaran dan Happy reading ^^

 

»» Sky Of Love  Chapter 1 ««

 

YoonA Pov

 

Aku memandang langit biru melalui jendela kereta sambil mengingat kenangan dengannya, yah namaku Kim Yoon Ah, usiaku baru 23 th dan aku bekerja sebagai Dokter disebuah rumah sakit Seoul. Kalian tahu waktu aku masih SMA, sangat polos dan lugu, aku tidak pernah tau apa itu “CINTA”? Namun saat aku bertemu dengannya hidupku benar-benar berubah dan sangat berarti.

 

“He’s like a river. His waves take everything away.”

 

 

»» FLASHBACK ON ««

 

Pada waktu itu aku hidup di dunia yang amat kecil, aku tak menyadari itu adalah dunia yang kecil.

Aku merasa hidup dengan kekuatanku ku kira itulah diriku

 

 

Aku baru saja bangun dari tidurku, aku langsung membuka jendela dekat tempat tidurku dan

memandang langit biru dan memotretnya, yup! Ini karena aku sangat menyukai langit biru….

 

“Yoona, Yoona… ayo bangun!” panggil Eommaku.

“iya eomma.. aku sudah bangun,” jawabku dengan teriak.

 

Di Pagi hari keluarga kami berjalan seperti biasanya, aku Eun Hye Eonni dan Appa eomma sarapan di ruang makan. Seperti biasa Aku selalu memperhatikan Appa.

 

“Appa, dasimu selalu saja miring, sini aku perbaiki ^^” kataku sambil membenahi dasi Appa.

 

“ah~ appa selalu saja begitu, ketika aku SMU sisa cukuran ayah masih banyak ^^” kata Eun hye eonni sambil memakan roti.

 

“appamu memang selalu begitu, appa selalu saja membuat putrinya kerepotan di masa – masa pubertas seperti ini, itu karena appa takut Yoona akan berubah dan tidak memperhatikan appanya lagi, iya kan appa?!” kata Eomma sambil mengolesi roti dengan selai dan memberikannya pada appa. appa hanya mengulum senyum.

 

“tenang saja Appa, aku tidak akan berubah.” kataku sambil tersenyum.

 

Kenyataanya..aku berubah karena CINTA ya! CINTA adalah hal yang tidak bisa aku bayangkan

 

 

 

*****

Sesampainya disekolah Aku bertemu dengan teman-temanku digerbang sekolah. Kami berjalan menuju kelas bersama, dijalan Jessica memamerkan mascara barunya pada kami. aku tidak tahu untuk apa Jessica membawa alat macam itu kesekolah. ^^

 

“kau tahu, ini mascara merk Lancome!” kata Sica bersemangat. Aku bingung, apa istimewanya dengan mascara, tapi teman-temanku bilang kalau tidak mencoba hal baru seperti mascara ini bisa-bisa Aku tidak akan punya pacar selamanya. apa hubungannya pacar dengan mascara..ahaahaha ada – ada saja pikirku.

 

“kau tahu tidak, kenapa aku memakai mascara?! Ini karenaa…. Aku menyukai seseorang!”kata Sica dengan wajah malu-malu. Kontan aku dan teman-teman semakin penasaran dengan Jessica, sebenarnya siapa pria yang disukainya. tapi Jessica tidak ingin memberitahu siapa nama orang yang ia sukai dan memilih kaburr.. ^^

 

Aku dan teman-teman yang lain mengejar Jessica… dan aku tidak menyadari ada seorang laki –laki berambut di ikat dengan seragam sekolah yang acak-acakkan dibelakang kami. Saat itu aku belum menyadari bahwa aku tlah di takdirkan untuk jatuh cinta padanya.

 

 

Hanya dengan jatuh cinta, warna pemandangan akan berubah dan kau bisa dengar angin bertiup dengan lembut aku tidak tahu semua yang ada di dunia ini akan berubah yang mengajariku adalah SIWON! namun.. Siwon yang menagajariku semua itu..tidak ada di sini lagi..

 

 

sesampainya dikelas Sica mengajak aku dan teman-teman yang lain ke kelas 1 – D untuk melihat Lee Donghae orang yang sleama ini ditaksirnya dan membuatnya harus memakai mascara ^^.

 

“ah itu dia!” kata Sica dengan semangat

“wah~ benar! Ia sangat keren” kata Gyuri salah satu teman kami yang melihat ke arah Donghae dan teman-temannya yang bermain lempar panah. Lee Donghae yang melihatnya lalu keluar, kontan saja Jessica senyum-senyum gak jelas sambil merapikan poninya, tapi tak disangka, ternyata Lee Donghae bukannya berjalan ke arah Jessica tapi ia malah menghampiriku.

 

“hi, kau siapa? aku Lee Donghae! Bagaimana kalau kita tukaran nomor hp…” kata Donghae padaku. Aku merasa bingung, apa yang harus aku lakukan.

 

Jessica kecewa lalu berlari meninggalkan kami semua. aku merasa tidak enak hati padanya dan berniat menyusul Jessica.

 

“hei!” tiba-tiba seseorang memanggil Lee Donghae dan aku menghentikan langkahku karna aku hampir saja menabraknya.dan saat aku menolehkan kepalaku ternyata si pria bertubuh jangkung dengan rambut diikat.

 

“Donghae-ah, giliranmu melempar lagi.” Kata pria jangkung berambut blonde dan kunciran lagi sambil menatapku.

 

“oh! Tunggu sebentar…” kata Donghae masih berusaha meminta nomer hp dan menanyakan siapa namaku. Aku hanya cuek tak menanggapinya.

 

“maaf.. aku harus pergi” kataku kemudian pergi meninggalkan kelas 1-D.

 

 

****

Di kelas 1 – A , Jessica yang sakit hati hanya menangis dan mengacuhkanku. Sedangkan guru Park sedang sibuk mencatat rumus matematika. Aku tidak mau Jessica mengacuhkanku terus seperti ini. Lantas aku mencoba berbicara dengannya dan membujuknya kalau Lee Donghae tidak ada maksud lain mendekatiku.

 

“kau yang dipilih oleh Donghae-ssi! Bukan aku…” kata Sica menangis.

“ngg….. bukan! Bukan itu! Waktu kau pergi, Donghae-ssi menyuruhku untuk memberikan nomor ponselmu.” kata Yoona bohong namun Jessica menatap Yoona tak yakin. “sungguh!.” kataku meyakinkan.

 

“Jeongmal!!!!” teriak Sica dengan gembira, yang membuat semua murid kaget dan dimarahi guru matematika. Yoona lantas menatap Jessica tajam karna teriak begitu saja.

 

“hehe mainhae seoshangnim” kata Jessica cengengesan gk jelas.

 

Setelah pelajaran usai kami pergi kekantin untuk makan Siang, Jessica tidak berhenti membicarakan tentang masalah Donghae. Aku semakin tidak enak karena yang ia ceritakan semuanya bohong. saat makan tidak sengaja Taecyeon menabrak punggungku dan Rambutku tersangkut di kancing bajunya.

 

“maaf, apa kua baik – baik saja?” kata Changmin

“ah~ Gwenchana.” kataku lembut.

“oh, kalau begitu aku kekelas dulu ne.” katanya lalu pergi kekelas.

 

Teman – teman langsung heboh, Tentu saja karena mereka baru pertama kali mendengar suara Changmin yang memang tidak pernah bicara di kelas.

 

Sepulang sekolah, Aku tidak langsung pulang. Aku bohong ke teman-teman kalau aku harus ke perpustakaan mengerjakan tugas. Aku menulis sebuah surat untuk Donghae supaya ia mau berkenalan dengan Jessica.

 

“Aku Kim Yoona, teman Jessica. Bisakah kamu mengirimnya pesan teks? Ku rasa ia akan senang jika kau menghubunginya.” isi surat itu.

 

Aku lalu menuju ke kelas 1 – D mencari Donghae tapi yang muncul malah namja berpakaian acak-acakan dan berambut kunciran yang asyik sendirian sambil main gitar.

 

“maaf, apa Lee Donghae ada?” kataku padanya

“kau ada perlu apa dengannya?” katanya sambil menghentikan permainan gitarnya lalu menghampiriku.

“mm… bisa kau sampaikan ini padanya?” kataku sambil menyerahkan surat buatanku.

 

“kau menyukai Donghae dan memeberikannya surat di jaman seperti ini?!” kata namja itu menerima surat itu.

“bukan.. bukan seperti itu, tapi…ini hanya..hmpp” belum sempat Aku menyelesaikan kata – kataku namja berambut kunciran itu malah menciummku !!! Aku membelalakkan mataku terkejut, dia mengulum bibirku lembut, hingga aku tersadar dengan kasar aku mendorongnya menjauh dan aku pergi meninggalkannya begitu saja dengan perasaan kesal.

 

Aku bersandar di tembok sambil memegangi bibirku seolah tidak percaya. ini pertama kalinya aku berciuman. “iisshh benar-benar seenaknya saja namja itu” suara hatiku.

 

 

 

Dia selalu seperti itu Mendadak menangkapku dan meninggalkan perasaan yang kacau di hatiku bagaikan arus deras yang membawa apa saja yang dilaluinya.

 

 

*****

Di rumah, Aku berdiri didepan cermin sambil memegang sebuah lipgloss, aku mencoba untuk memakai lip-gloss untuk yang pertama kali. namun Jessica tiba–tiba datang dan kacaunya, Jessica masuk lewat jendela tanpa permisi sama orngtuaku, padahal tanpa ia sadari appa melihatnya dengan menggeleng – gelengkan kepalanya.

 

“whoaaa.. Lip gloss! Kau memakainya! ck Ada kemajuan.” kata Jessica meledekku.

“ah tidak~ ini.. karena aku makan Twigim” elakku.

“cih, jangan mengelak, jelas-jelas kau menggunakannya. oh ya Yoong kau tahu, Donghae-ssi mengirimiku pesan teks, ah~~ aku sangat senang!!.”

 

“benarkah? Berarti dia menyampaikan surat itu,” guman Yoona lirih.

“Mwo?” kata Jessica, Aku lalu pura – pura garuk-garuk kepala dan mengalihkan pembicaraan.

“ah~~tidak, tidak ada apa-apa?” kataku sambil mengajaknya duduk.

 

sedangkan diluar aku mendengar appa mengeluh tentang kelakuan Jessica yang slalu masuk lewat jendela.

“haduuuhhh… Kau ini lagi – lagi memanjat ke kamar Yoona. Kalian itu dari kecil tidak pernah berubah..” kata Appaku menggerutu pada kami berdua. kami hanya cengengesan menanggapinya. lalu Appa pergi keruang makan.

 

Aku menceritakan kejadian waktu pulang sekolah tadi, kontan saja Jessica kaget mendengarnya.

 

“MWOO!!!!!!!!” Jessica teriak keras – keras!

“ssstthh.. jangan berisik” kataku membungkam mulut Jessica.

 

“Dia menciummu?“kata Jessica tidakk percaya.

“iya, teman Donghae yang rambutnya yang slalu diikat..dia tlah menciumku”

 

“maksudmu Siwon?! Choi Siwon! Wah…padahal dia kan punya pacar anak kelas 2, namanya Tiffany Hwang. Dia sangat cantik?” kata Jessica dengan wajah sok sedih.

 

“Jinjja?? Kalau begitu..aku dipermainkan…. Padahal itu ciuman pertamaku.” Kataku kecewa dan menghapus Lip gloss yang aku pakai. “dasar playboy.”batinku kesal. Keesokan harinya, Aku bolos dari pelajaran dan memilih menenangkan diri di atap sekolah. namun aku kaget karena tanpa sengaja aku melihat Choi Siwon dan Tiffany sedang berciuman! Kontan saja hatiku semakin hancur dan sedih karna merasa dipermainkan olehnya. aku pun pergi meninggalkan mereka sebelun hati ini semakin sakit.…

 

 

 

»» SKY OF LOVE ««

 

Disaat Liburan musim panas tiba, Aku tidak ikut dengan teman – teman berlibur, aku lebih memilih bermalas-malasan di rumah sambil makan ice cream dan berbincang dengan Eomma. Aku penasaran dengan kisah cinta eomma dengan appa. Apa mereka dulu juga merasakan dengan namanya cinta.

 

“Eomma, apa eomma pernah pacaran?” kataku sambil memakan es krim.

“ya tentu pernah, apa kau sudah punya pacar disekolah huh?.” tanya Eomma menggodaku sambil menghias bunga.

“ah~aniyo, aku belum punya kekasih eomma. lalu apakah Appa cinta pertama eomma.”

bukannya menjawab pertanyaanku eomma malah tersenyum.

 

“kau pasti sedang jatuh cinta ya?” kata eomma menatapku.

“ah~sudah ku katakan tidak eomma!! aku tidak sedang jatuh cinta, aku hanya ingin tau saja kisah cinta appa dan eomma waktu muda” elakku dengan prasaan gugup. lalu aku memakan ice cream ku lagi untuk menutupi kegugupanku itu.

 

namun tiba-tiba ponselku bunyi tanda ada panggilan masuk. ternyata Jessica menelponku dan mengajakku keluar nanti malam sambil menonton kembang api. namun aku menolak untuk pergi.

 

“ayolah!! hari ini kan ulangtahunmu Yoong… ”kata Jessica memaksa.

 

“aniy, aku tidak mau, bisa – bisa kau bertemu dengan mereka (Lee Donghae dan Choi Siwon)!!” kataku menolak ajakkannya.

“ah~ kau kan bisa bertemu dengan orang lain selain mereka~?! Ayolah! Aku tunggu kau di café biasanya..nanti malam!” kata Jessica memaksa. lalu memutuskan sambungannya begitu saja benar-benar menyebalkan.

 

“aishh, benar-benar menyebalkan.”gerutuku sambil menatap ponselku kesal seolah aku sedang memarahinya.

 

 

*****

lalu Malamnya Aku memakai hanbok dan hendak jalan – jalan dengan ayahku. Namun saat dijalan tiba-tiba ponsel appa berbunyi.

 

“Yoona tunggu sebentar, appa angkat telpon dulu” kata appaku mengangkat telponnya. Ternyata itu telpon dari perusahaan, sepertinya appa sedang ada masalah dengan perusahaannya.

 

“ne appa, kau angkat dulu telponnya.” aku menyuruh Appa untuk mengangkat telpon dahulu, sedangkan Aku memilih berjalan sendiri, dan tidak disengaja Aku berjalan dan melihat sebuah banner Otomotif bertuliskan“Hyundai Motor Group”, Aku berfikir apakah bengkel otomotif itu milik keluarga Siwon. Namun saat aku sedang melamun tiba-tiba seseorang menegurku.

 

“ada apa? Kau kekasih baru Siwon lagi,ya?!”kata seorang wanita cantik menegurku karna aku berdiri didepan bengkelnya. belum sempat aku menjawab tiba-tiba seseorang memanggil wanita itu.

“Noona (kakak)! Telponmu berbunyi… !” kata seseorang dari lantai atas yang ternyata adalah Choi Siwon.

 

Aku salah tingkah saat mata kami saling bertemu pandang. Dengan langkah seribu kaki aku memilih pergi meninggalkan tempat itu dan menemui Jessica di Cafe, dan pandangannya terus menatap ke pergianku.

 

 

*****

Di Cafe biasanya aku menunggu Jessica sambil meminum coffee late yang aku pesan. pandanganku sesekali menatap kearah pintu untuk memastikan kalau ia sudah datang atau belum. Saat terdengar bunyi tanda ada orang yang datang ke cafe ini lantas aku menoleh dan menyipitkan mataku saat aku mengenal sosok namja yang berjalan menghampiriku dengan tersenyum manis padaku. aku bingung kenapa malah Changmin yang datang bukannya Jessica.

 

“Annyeong Yoona-ssi, maaf tlah membuatmu lama menunggu.” kata Changmin ramah.

“Annyeong, hehe…tidak apa-apa aku juga baru saja sampai.” kataku sambil tersenyum kaku. lalu ia pun duduk disampingku.

 

keadaan terasa canggung dan sama-sama saling terdiam namun saat Changmin akan berbicara Tiba-tiba saja ponselku berdering dan ternyata itu Jessica yang menelpon. Dengan cepat aku segera mengangkatnya.

 

“chakaman…!!” ucapku pada Changmin lalu mengangkat telpon dari Jessica.

“Sica, kenapa kau tidak datang malah Changmin-ssi yang muncul.” kataku dengan nada lirih supaya tidak didengar oleh Changmin.

“maafkan aku Yoong, aku sedang tidak enak badan. jadi aku menyuruhnya untuk menemanimu. lagi pula kan hal yang paling baik untuk melupakan masalah dengan Siwon tentu saja Cinta! Selamat bersenang – senang…” kata Jassica menggoda lalu menutup telponnya dengan sepihak.

 

“Issh dasar menyebalkan ” kataku kesal sehingga Changmin menoleh kearahku.

“eh? Apa aku orang yang menyebalkan” kata Changmin mengira kalau dia yang dimaksud Yoona.

“ah~bukan. bukan kamu tapi orang yang menelponku tadi.” kataku dengan senyum gak jelas.

“oh” katanya singkat sambil mengangguk. lalu Aku dan Changmin mulai akrab dan saling bicara.

 

“oh ya sebelumnya aku mau mengucapkan selamat ulangtahun, maaf aku tidak sempat membawakanmu kado.” kata Changmin.

 

“Ah~tidak apa-apa?” ucapku dengan senyum.

“oh ya aku punya tebakkan untukmu, siapa yang pertama kali menciummu” kata Changmin. seketika aku terdiam dan membayangkan kejadian waktu Siwon menciumku.

 

“aku tau siapa yang menciumu pertama kali.” kata Changmin lagi yang membuatku keringat dingin, ia berfikir jika Changmin mengetahuinya dari Jessica.

“Nuguya?” tanyaku ragu.

“dia adalah… Ayahmu,” kata Changmin, Aku bernafas lega karna dia tidak tau.

 

“Saat aku lahir aku juga mendapatkan ciuman pertamaku.” katanya menghiburku dengan tersenyum.

“Ahahaha, kau ini bisa saja. aku kira siapa? hahaha iya kau benar aku juga mendapatkan ciuman pertamaku saat lahir.”kataku dengan tertawa lepas, apalagi saat melihat kembang api. Seakan – akan ulang tahunku sempurna dan masalah dengan Namja bernama Siwon itu telah lenyap.

 

“Yoona kau suka makan tteokbokki?” tanya Changmin dan aku mengangguk.

“kajja!! kita makan tteokbokki. disana ada penjual tteokbokkii enak sekali.” Changmin mengajakku dipenjual tteokbokkii di pinggir Sungai.

“ahjumma, tteokbokkinya dua ne.” kata Changmin pada pedagang tteokbokki.

“ah~ baiklah tunggu sebentar, ah~ini selamat menikmati.” kata ahjumma itu memberikan tteokbokkinya pada kami. aku memakannya dengan lahap.

“ah pedas sekali.” kataku sambil mengkibas-kibaskan tanganku. Changmin hanya tersenyum dan tiba-tiba Ia mengulurkan tangannya untuk membersihkan bibirku. aku tertegun dengan sikap Changmin yang tiba-tiba.

 

“ada caos menempel di dekat bibirmu. kau ini makan seperti anak kecil” katanya lalu aku buru-buru membersihkannya dengan tanganku sendiri. namun suasana menjadi tegang saat tiba-tiba Siwon datang melempar tteokbokki yang aku pegang dan memukul Changmin seenaknya.

 

“menjauh kau dari Yoona ku, dia milikku!” kata Siwon dengan tatapan tidak bersahabat.

“Siwon hentikan!! apa yang kau lakukan? kau ini slalu bersikap seenakmu saja.” protesku dengan sikap Siwon yang slalu seenaknya pada diriku. apa yang dia katakan tadi? miliknya? memangnya aku ini barang apa? pikirku.

“aku melakukan itu semua karna aku menyukaimu.” kata Siwon menatapku dalam. lalu ia menarik tanganku dan membawaku pergi menjauh dari Changmin.

 

Aku semakin merasa kesal, aku merasa ia sedang mengejekku, apalagi saat aku tau kalau sebenarnya Siwon masih mempunyai kekasih. dengan kasar aku menghempaskan genggamannya lalu menatapnya tajam.

 

“kau tidak bisa seenaknya seperti ini. kau punya kekasihkan? Aku melihatnya sendiri kau berciuman dengan wanita lain di atas atap. lalu kenapa kau bilang kau menyukaiku eoh.” kataku dengan emosi.

“aku menciummnya karena dia tidak mau putus jika aku tidak melakukannya”kata Siwon dengan keras.

“aku menyukaimu sejak pertama kali kita bertemu.” sambungnya lagi dengan nada lirih.

“mwo? Itu tidak bisa dijadikan alasan,lagi pula kau punya gantungan Ponsel yang sama,kan?!“ kataku dengan sakartis.

 

Siwon tersenyum lalu ia memperlihatkan gantungan Ponselnya padaku.

“aku masih menyimpannya itu karna kau. kau masih ingat pertama kali kita bertemu kan? waktu ponselku hilang kau yang menemukannya dan memperbaiki gantungan ponselku yang rusak ini, mulai sejak itulah aku menyukaimu.” katanya mengingatkanku akan kejadian sebulan setelah masuk SMA.

 

»» FLASHBACK ON…. ««

 

waktu itu Aku sedang duduk sambil memandang langit diperpustakaan. aku mendengar suara Ponsel berdering yang ternyata Ponsel Siwon yang hilang. Siwon meminta tolong padaku agar menaruh Ponselnya di tempat yang aman sementara ia menuju ke perpustakaan. Aku melihat tangan boneka di Ponsel Siwon rusak, Aku pun mencoba memperbaikinya dan tanpa aku sadari ternyata Siwon melihatku.

 

“ah~maaf aku hanya memperbaiki gantungan ini. ini ponselmu?” kataku memberikan ponselnya.

“terima kasih tlah menemukannya dan memperbaiki gantungan ponselku” katanya lalu pergi meninggalkan perpustakaan.

 

»» FLASHBACK OFF…. ««

 

“kau tahu, jahitanmu jelek. Tapi aku menyukainya! Makanya aku tidak membuangnya begitu saja,” kata Siwon sambil tersenyum.

 

lalu Siwon berjalan beberapa meter dariku dan kemudian ia mencabut bunga yang tak jauh dari tempatku berdiri dan memberikannya padaku sebagai hadiah ulang tahunku. Aku menatapnya  heran kenapa Siwon mencabut bunga itu dengan akarnya sekaligus lalu memberikannya sebagai kado ulang tahun untukku.

” dasar namja aneh, slalu bersikap seenaknya!” kataku dalam hati.

 

“kau tahu… waktu masuk SMA aku memikirkan kalau aku akan menjalani kisah cinta yang menakjubkan dimulai dari menyukai sedikit demi sedikit….membuat kenangan indah bersamanya…..mulai berpacaran dengannya… jalan bersamanya ber-iringan….. saling mengatakan hal yang disukai…… lalu mulai bergandengan tangan untuk pertama kali…….dan.. ciuman…..setelah beberapa waktu…. Aku sangat menghargai proses itu. ” kataku mulai menitihkan air mataku yang turun begitu saja saat mengatakan hal ini padanya.

 

“jangan menangis” katanya mulai merasa bersalah dan hendak menghapus air mataky namun aku menepisnya.

“kau tau, hari ini adalah hari ulangtahunku yang paling parah, kau tau itu!!!” kataku dengan berteriak lalu pergi meninggalkannya begitu saja. saat aku mulai jauh darinya, ia berteriak memanggilku.

 

“Yoona, Kau terlihat cantik dengan hanbok itu.” teriak Siwon yang masih bisa ku dengar, sempat-sempatnya ia mengatakan hal itu padaku.

 

Sesampainya di rumah, Appa, Eomma dan Eunhye Eonni sudah menyiapkan pesta untukku dengan kue tart sederhana dan 17 lilin. Aku merasa tidak enak badan dan memilih masuk ke kamarku. Eomma mulai khawatir dengan apa yang aku alami dan ia menyuruh Eunhye eonni untuk membujukku. aku menceritakan semua kejadian tadi pada eonniku.

 

“eonni kenapa dia lakukan ini padaku? aku merasa dipermainkan olehnya, dia bilang ia melakukan semua ini karna ia menyukaiku.” kataku dengan menangis sambil memeluk guling.

“sudahlah… tidak usah dipikirkan,bahkan kau harus berterima kasih padanya… berterima kasih karena telah memiliki perasaan untukmu.” kata Eunhye eonni setelah mendengar semua ceritaku.

“sekarang kajja kita keluar!! appa dan eomma sudah menunggumu dan menyiapkan ulang tahun untukmu.”ajak Eunhye eonni menarik tanganku. aku awalnya tidak mau namun akhirnya aku mau keluar dan merayakan ulang tahun bersama keluargaku. dan aku juga menelpon Changmin untuk berterima kasih dan meminta maaf.

 

 

 

*****

pagi harinya aku jalan – jalan dan tidak sengaja melihat Siwon dan membuntutinya. Ternyata Dia pergi ke taman tempat saat kita berdua bertengkar semalam. Aku kaget dan heran melihat Siwon yang tampaknya berandalan malah menanam kembali bunga yang kemarin aku tolak.

 

“kau mengikutiku.” kata Siwon yang mengetahui kehadiranku.

“aniy, aku tidak mengikutimu.aku hanya jalan-jalan disekitar sini, eh gak taunya aku bertemu denganmu disini.” kataku berbohong karna aku memang sengaja mengikutinya tadi. tapi aku gengsi untuk mengakuinya.

“oh begitu, maafkan aku tentang kejadian tadi malam.”kata Siwon. namun aku hanya diam. lalu ia pun berjalan menuju keran air dan menyiram bunga yang baru saja ia tanam tadi.

 

sedangkan aku hanya diam lalu pergi begitu saja.

 

 

 

»» SKY OF LOVE ««

 

AUTHOR POV

 

Liburan musim panas selesai Seperti biasa Yoona berangkat ke sekolah dengan teman – temannya, dan seperti biasa pula Jessica memamerkan mascara barunya. Yoona duduk diperpustakaan sambil membaca buku favoritmya. namun Siwon tiba – tiba datang dan menyapanya sambil mengacak – acak rambut Yoona seolah tidak ada yang terjadi sebelumnya.

 

“pagi, kau sedang baca apa?” kata Siwon sambil mengacak rambut Yoona. Yoona cuek tak menanggapi ucapan Siwon.

“kau masih marah padaku tentang kejadian kemarin malam.” Yoona tetap diam tak menjawabnya, jelas saja dia marah. merasa dcuekin Siwon menunjukkan ponselnya pada Yoona dan memperlihatkan kontak ponselnya.

 

““bagaimana? Kini kau percaya kan?!” kata Siwon sambil memperlihatkan kalau ia menghapus nomor ponsel Tiffany.

“walaupun begitu… kita tidak bisa. Kita…terlalu berbeda. Tetapi….. terimakasih. Terimakasih karena telah menyukaiku.” Kata Yoona lalu pergi, Siwon hanya terdiam menatap kepergian Yoona dan tanpa mereka sadari, Tiffany mengamati mereka dari kejauhan dengan tatapan marah.

“jadi dia yang membuatmu memutuskan hubungan kita. aku tidak akan membiarkan kau merebut Siwon dariku.” kata Tiffany dengan dendam.

 

di kelas Yoona hanya bengong saat pelajaran, ia malah menggambari buku matematikanya dengan wajah Siwon yang sedang tersenyum.

 

“wajahnya begini saat ia tersenyum” kata Yoona dalam hati.

 

diam-diiam Changmin mengamati Yoona yang sedang melamun, Yoona sadar dan menutup gambar Siwon yang digambarnya. ia masih merasa bersalah sama Changmin saat kejadian waktu itu.

 

waktu istirahat Jessica lagi – lagi curhat dan membicarakan tentang masalah Donghae dan Changmin. Jessica menganggap kalau Changmin baik untuk Yoona. Yoona pun akhirnya luluh dan mengerti, katanya ia akan coba melakukannya.

 

“oh ya Yoong, sepertinya Changmin-ssi menyukaimu. cobalah kau terima dia!! aku yakin dia lebih baik untukmu.” kata Jessica menyuruh Yoona untuk menerima Changmin yang memang suka pada dirinya. Yoona berpikir-pikir sejenak. ia bingung harus jawab apa?

“baiklah! akan ku coba.” kata Yoona akhirnya. Jessica tersenyum senang lalu mereka kekantin bersama.

 

sepulang sekolah seperti biasa Yoona berjalan menuju perpustakaan untuk mencari buku matematika. langkahnya terhenti saat ia melihat Siwon berdiri di depan pintu perpustakaan. Yoona tidak mempedulikannya ia begitu saja masuk melewati Siwon. Siwon pun mengikuti Yoona dan membantunya mencari buku. kemana pun Yoona melangkah Siwon slalu mengikutinya sehingga membuat Yoona kesal.

 

“Siwon kenapa kau mengikutiku terus, ” kata Yoona kesal karna Siwon terus mengikutinya.

“aku ingin kau menjadi yeojachinguku.”

“apa kurang jelas kata-kataku kemarin malam, aku tidak bisa.” kata Yoona lalu pergi.

 

 

AUTHOR POV END

 

 

»»» SKY OF LOVE «««

 

YOONA POV

 

Siwon, itu yang pertama kali kita berjalan bersama, bayangan kami seolah olah bergandengan satu sama lain, semakin dekat seolah mengatakan masa depan kami

 

Di sekolah, Aku melihat Changmin yang sedang melamun. Aku semakin merasa bersalah padanya dan aku menghapus chibi Siwon yang aku gambar kemarin. Aku akan mencoba menerima Changmin. numu tiba-tiba pintu kelas terbuka dengan keras hingga menimbulkan dentuman.

 

PRAAaaaak!!!

 

ternyata yang muncul adalah Siwon!! “mau apa dia kemari, kenapa dia berlaku seenaknya seperti ini.” pikirku. Seosangnim Lee Sunny dan semua siswa kaget saat Siwon membuka pintu kelas dengan kencang.

 

“Apa-apaan kau ini. masuk kelas lain begitu saja tanpa permisi?” kata guru Sunny kaget dan tidak percaya dengan yang dilakukan Siwon.

“aku ingin menemui Kim Yoona ” kata Siwon sambil berjalan kebangku ku dan menarik tanganku.

“Hai!! mau kemana kalian? ini masih jam pelajaran.”protes Guru Sunny tapi Siwon tidak mempedulikannya dan terus menarikku pergi.

 

“Ppalli, naiklah!! .” kata Siwon menyuruhku naik di motor sportnya. aku pun menaiki motornya. dijalan aku memarahinya karna ia mengajaknya bolos sekolah.

 

“sebenarnya kau mau mengajakku kemana? inikan masih jam sekolah. kau ini selalu seenaknya saja.”Omelku kesal.

“ketempat yang indah, aku yakin kau menyukainya karna aku ingin membuatmu bahagia hari ini.” kata Siwon lalu mengegas motornya yang membuat Yoona memeluk pinggang Siwon erat.

“Yaa!! Choi Siwon jangan kencang-kencang.” teriakku ketakutan sambil membenamkan kepalaku dipunggungnya. tapi dia tidak menghiraukannya, ia tetap melaju kencang.

 

tidak berapa lama kami pun tiba Siwon membawaku ke suatu tempat, jauh dari keramaian di tepi sungai. Kami pun mulai berjalan beriringan menyusuri sungai…dan kami duduk di rerumputan yang hijau. lalu ia membuat sebuah bingkai dari tangannya menunjuk ke langit biru yang cerah.

 

“ini kadoku” kata Siwon sambil tersemyum tipis.

“oh ya kenapa kau begitu menyukai langit.” tanyanya menatapku.

“tidak perlu alasan untuk menyukai sesuatu.” jawabku singkat sambil menatap kelangit biru. lalu Siwon tiba-tiba menyematkan jemarinya pada jemariku. sontak aku menatap kearahnya.

 

“Yoona, kau bilang bukan?! Sedikit demi sedikit…” kata Siwon dengan menggenggam erat tanganku.

“eh?” lenguhku.

“berjalan bersamaan… saling katakan apa yang disukai.” Kata Siwon yang masih mengingat semua kata – kataku saat ulangtahun beberapa hari yang lalu. aku hanya terdiam mendengarkan ucapan yang akan ia katakan selanjutnya.

“aku tahu apa yang kau sukai, dan sekarang giliranku untuk mengatakan apa yang kusukai.. jadi aku membawamu kemari” kata Siwon lagi.

 

“sungai adalah hal yang paling aku sukai karna sungai yang bergerak maju dan kuat.” katanya sambil membuat bingkai kearah sungai dengan tangannya pula. aku menatap Siwon lekat.

 

“sekarang kita sudah sama-sama mengetahui kesukaan kita masing-masing.” kata Siwon beralih menatapku dan saat itu pula pandangan kami saling bertemu, yang membuat jantungku tiba-tiba berdesir.

 

Kemudian Siwon menarik tanganku dan mengajakku turun ke sungai dan bermain bersama, kami bermain air sambil saling menyiram sehingga seragam kami basah. saat hari mulai Senja kami pun pulang dengan perasaan gembira. dan aku baru menyadari kalau dia sangat baik tidak seperti orang lain katakan. mulai saat itu aku dengannya semakin dekat.

 

“Siwon, kau bagaikan sungai…. Dan semakin dekat. Hal yang kau sukai dan aku tampaknya kini semakin dekat.” suara hatiku.

 

Sedikit demi sedikit Aku mulai jatuh hati dengan Siwon dan sedikit demi sedikit tangan kami mulai saling berpegangan dan kami pun tersenyum satu sama lain. Aku mulai berubah, tidak secara pasti aku mulai terbawa dengan warna Siwon langit yang mestinya sama seperti biasa, kini terlihat seribu kali lebih indah ..hnaya karena kami memandangnya bersamaan.

 

 

 

 

»»» SKY OF LOVE «««

 

AUTHOR POV

 

Keesokkan harinya Siwon menjemput Yoona dan berangkat sekolah bersama.

“Siwon! Jangan terlalu kencang,!!” protes Yoona sambil mencubit pinggang Siwon gara – gara Siwon mengegas motornya. Siwon malah tersenyum menanggapi protes dari Yoona.

 

sesampainya disekolah Siwon berjalan bersamaan dengan Yoona sambil menggandeng tangan Yoona, sontak Yoona menatap Siwon seolah berkata tolong lepaskan? namun Siwon tidak melepaskannya, semua teman – teman Yoona sontak saja pada jealous karena Yoona tidak bilang – bilang kalau ia sudah jadian sama Siwon.

 

Saat didepan loker Siwon lagi – lagi bertindak romantis pada Yoona, ia mengacak – acak rambut Yoona sayang.

 

“aku kekelas dulu ne, nanti waktu istirahat aku tunggu kau diperpustakaan.” kata Siwon lalu pergi saat Donghae dan Jessica tiba-tiba muncul padahal Yoona berniat akan memberinya hadiah. Donghae dan Jessica menghampiri Yoona.

 

“Hai Yoong, kau baru jadian dengan Siwon ya ! baguslah!!” kata Jessica yang sempat melihat Yoona bersama Siwon.

“kau terlihat sangat serasi, iyakan Chagi? ” sahut Donghae juga ikut – ikutan menamabahi perkataan Jessica.

“kalian ini bicara apa?” elak Yoona dengan wajah bersemu merah. lalu haesic malah tertawa menggoda.

 

“ah~baiklah Chagi, aku pergi kekelas dulu ya! sampai nanti.” pamit Donghae lalu ngekiss Jessica didepan Yoona, Yoona kaget dan hanya bengong melihat mereka berdua. lalu Yoona pun mengalihkab pandangannya.

 

“kau sudah jadian sama Donghae.” kata Yoona sambil menatapnya intens.

“kya! kenapa kau menatapku seperti itu. ya, kami memang baru jadian.”

 

“waah chukae ya? aku senang mendengarnya.” kata Yoona senang.

“lalu kau sendiri sejauh mana hubunganmu dengan Choi Siwon.” tanya Jessica sambil mencolek lenganku. aku menghentikan langkahku dan menatap Jessica.

 

“biasa-biasa saja, tidak seperti yang kau bayangkan.” jawab Yoona bohong lalu berjalaan mendahului Jessica.

“yang benar, ah~ kau pasti bohong.” kata Sica menyusul langkah Yoona. Yoona menggelengkan kepalanya. lalu tiba-tiba teman Yoona yang satunya yang bernama Park Gyuri datang dengan tergesa-gesa dan memberitahu Yoona kalau ada rumor buruk tentang dirinya.

 

“Yoona, gawat!! gawat!!” kata Gyuri sambil mengatur nafasnya yang memburu karna lari.

“ada apa Gyuri-ah, Gawat kenapa? kau seperti dikejar hantu saja.” kata Jessica ingin tahu.

” Yoona, semua siswi disini menjelekkanmu. kalau kau wanita perebut pacar orang.” jelas Gyuri.

“mwo? itu tidak benar.” elak Yoona tak terima. Yoona menatap semua murid yang berada disekitar Benar saja, seantero sekolah membicarakannya yang dianggap cewek yang suka merebut pacar orang!

 

“pasti mereka menganggapku tlah merebut Siwon dari Tiffany, bagaimana ini?.” kata Yoona was-was.

“kau tenang saja Yoong, ada kami. kami ada dibelakangmu. sudah jangan hiraukan, mereka tidak tahu apa-apa?” kata Jessica menghiburku dan memberiku semangat. begitu pula dengan Gyuri. saat Yoona dan temannya berjalan menuju kelas, Yoona menghentikan langkahnya saat salah satu siswa mengatainya.

 

“itu Kim Yoona,kan? Ah~ mana mungkin dia pacaran dengan Choi Siwon, dia begitu polos! Tidak seperti Tiffany yang cantik !” kata seseorang siswi yang sengaja ngomong keras – keras di depan Yoona. Yoona cuek, walaupun di kelasnya sendiri ia menjadi bahan perbincangan teman–temannya, bahkan Changmin juga kelihatannya menjauhi Yoona.

 

Disaat pelajaran olahraga, Yoona tidak sengaja bertatap mata dengan Tiffany yang berada di atas yang seolah mengatakan kalau Ia tidak pantas bersaing dengannya.

 

lalu Yoona menghampiri Changmin yang sedang main basket. Yoona merasa bersalah dengannya, apalagi setelah Siwon memukulnya waktu itu, Yoona lalu mengajak Changmin bertemu di atap sekolah.

 

“Changmin-ssi, jeongmal mainhae!!. Kau tentu sudah tahu kan, kalau aku dan Hiro…pacaran” Changmin hanya tersenyum tipis

“iya aku tahu, semoga kalian bahagia.” kata Changmin lalu pergi.

 

Sepulang sekolah, Yoona dan Siwon bertemu ditaman dekat sekolah, Yoona melihat Siwon

menyirami bunga yang dulu pernah ia tolak.

 

“Yoona, lihat ini!!” kata Siwon menunjukkan pelangi yang ia buat melalui selang yang ada ditangannya. Yoona tersenyum takjub.

“Wow!! pelangi.”

“ini hadiah untukmu.” kata Siwon. lalu mereka pun pulang bersama dan Siwon mengantarkan Yoona pulang.

 

“ah~sudah sampai,” kata Siwon sambil melepas Helmnya. Yoona turun dari motor Siwon lalu melepaskan helmnya dan memberikannya ke Siwon.

“gomawo, sudah mengantarku pulang.” kaata Yoona lembut,

“hmm…” angguk Siwon sambil tersenyum.

“kalau begitu aku masuk dulu ne, sampai jumpa besok.”pamit Yoona namun tangannya ditahan Siwon. Yoona menatap kearah Siwon.

“ada apa?” kata Yoona.

“kau melupakan sesuatu?” Yoona mencoba berpikir apa yang ia lupakan nun tidak ada yang ia lupakan.

“apa? aku tidak melupakan apapun.”kata Yoona dengan polosnya, Siwon tersenyum melihat Yoona sepolos ini. lalu Siwon mendekati Yoona dan mencondongkan tubuhnya dan mendekatkan wajahnya ke wajah Yoona. Yoona gugup ia tahu maksud Siwon. namun Yoona cepat-cepat menahan bibir Siwon dengan jemarinya saat jarak tinggal beberapa centi saja. Siwon menatap Yoona seakan berkata “Kenapa”.

 

“tidak baik kalau ada tetangga yang lihat.” elak Yoona, Siwon tersenyum tipis. lalu Siwon menoleh kekiri kanan.

“tidak ada yang lihat” kata Siwon menatap Yoona dan mendekatkan wajahnya lagi. Yoona hanya menunduk dengan perasaan was-was. namun Siwon yang melihat Yoona tidak nyaman lantas Siwon mengerti lalu Siwon mengecup kening Yoona mesra. Yoona yang terkejut menatap Siwon.

 

“aku menunggu waktu saat kau siap menerimanya.” kata Hiro dengan tersenyum.

“masuklah, aku akan pulang jika kau sudah masuk rumah.” sambung Siwon menyuruh Yoona masuk dulu.

“ya sudah kau hati-hati dijalan ne” pamit Yoona lalu berjalan masuk kedalam rumah.

 

“Aku benar benar sudah jatuh cinta pada Siwon, namun aku tidak menyadari bahwa ada hati yang terluka karena kami ” suara hati Yoona.

 

Sementara itu, Tiffany menangis di atap sekolah memandangi gantungan Ponsel yang dulunya sama dengan Siwon.

 

»»» SKY OF LOVE «««

 

Keesokan harinya, Yoona dan Jessica sedang menunggu Kekasih mereka yang sedang latihan band bersama teman-temannya. Siwon terus bernyanyi sesekali menatap Yoona penuh arti. saat musik sudah habis Siwon dan Donghae menghampiri kekasih mereka.

 

“maaf membuatmu menunggu lama.” kata Siwon pada Yoona.

“ah~ tidak apa-apa.” kata Yoona tersenyum manis pada Siwon.

“eh, Siwon bagaimana kalau kita pergi bersama-sama pasti seru, iyakan Yoona.” ajak Donghae.

“maksudmu kita double date?” kata Siwon

“hmm.. Bagaimana? Kita bisa senang-senang bersama.” sahut Donghae. Dan Jessica mengangguk setuju.

“boleh juga!! Kau mau kan Deer.” kata Siwon lalu menatap Yoona.

“hmm.. Pasti menyenangkan jika kita kencan bersama.” sahut Yoona mengiyakan. Lalu mereka pun berangkat bersama denganenggunakan motor sport mereka masing-masing dan membonceng kekasihnya masing-masing.

 

“kita kencan kemana?” tanya Siwon sambil memacu motornya sejajar dengan motor Donghae.

“bagaimana kalau Lotte world disana banyak pasangan yang berkencan disana.” kata Donghae.

“ide bagus, aku ingin ke sana.” kata Yoona.

“baiklah, kita kesana sekarang saja.” kata Siwon semangat lalu mengegas motornya mendahului Donghae. Donghae juga tidak mau kalah.

 

Di Lotte world haesica dan Yoonwon mulai menikmati wahana yang ada disana. Seperti permainan mengambil boneka dan memasukkan Bola basket ke dalam ring dan itu Siwon yang memenangkannya dan memberikan hadiahnya ke Yoona sebuah boneka jika ditekan perut boneka itu akan bunyi “Aku mencintaimu selamanya”.

 

“bagaimana kau suka?” kata Siwon saat memberikan boneka itu ke Yoona. Yoona mengangguk senang.

“aish padahal kurang sedikit lagi tadi, aku bisa mendapatkan boneka itu.” kata Donghae kesal. “maafkan aku chagi, aku tidak bisa mendapatkannya.” sesal Donghae pada Sica.

“Gwenchana Oppa, bisa kencan denganmu saja aku sudah senang.” kata Jessica menghibur.

 

“kita main apa lagi ya.” kata Yoona.

“bagaimana kalau kita main Ice Sketting.” kata Jessica semangat.

“tapi aku tidak bisa melakukannya Sica.” kata Yoona

“kau tenang saja ada aku. Aku akan mengajarimu.” kata Siwon sambil menggenggam tangan Yoona.

“oke, kalau Siwon akan membantuku aku mau.” kata Yoona dengan senang hati.

 

Mereka pun bermain Ice sketting, Siwon terus saja memeluk Yoona dari belakang dan mengajaknya meluncur. Yoona sedikit takut dan berpegangan erat pada Siwon. Hingga ia sedikit demi sedikit bisa dan meluncur bil berpeganggan tangan dengan Siwon. Sedangkan Donghae dan Jessica sedang asyik mojok pacaran dan sedang berciuman. Kontan saja Siwon yang melihatnya kesal lalu menghampiri Donghae.

 

“yaa!! Kalian berniat memanas-manasiku eoh?”omel Siwon.

“aiish, kau ini kenapa won-ah? Terserah kami mau apa?” kata Donghae yang merasa diganggu oleh Siwon.

“kau tau ini kan tempat umum,” kata Siwon masih mengomeli Donghae.

“ah~ kau pasti iri kan padaku karna aku bisa ciuman sama Jessica. Dan kau” kata Donghae menggoda Siwon.

“apa katamu, sini kau jangan lari!! buat apa aku iri padamu. aku tidak sepertimu Lee Donghaeee” kata Siwon yang mengejar Donghae karna telah menuduhnya iri karna tidak mendapatkan ciuman dari Yoona. Sedangkan Yoona dan Jessica malah tertawa melihat tingkah mereka.

 

“Yaa!! Wonnie ampun aku capek kejar-kejaran denganmu.” kata donghae ngos-ngosan. Siwon masih saja mengapit kepala Donghae dengan lengannya.

“Sudah Siwon-ssi, kasihan kekasihku ini.” kata Jessica membela Donghae. Lalu Siwon pun melepaskannya.

“aish kau ini. Sakit tau.” keluh Donghae. Siwon malah tersenyum tak bersalah.

“hmm Siwon kajja!! Kita naik itu.” kata Yoona saat melihat Roler Coaster. Siwon mengikuti arah pandang Yoona.

“waah ide bagus Yoona. Kajja!! Kita naik itu.” sahut Donghae senang seakan tau isi kepala Siwon.

“kau yakin Yoong, mau naik itu.” kata Siwon memastikan kembali.

 

“hemm.. Kenapa apa kau takut menaikinya.”

“tidak, aku tidak takut tapi sebelum naik itu kau harus memanggilku dengan sebutan Oppa, kitakan sudah pacaran. Lagi pula kan aku lebih tua 6 bulan dari pada kau” pinta Siwon yang ingin Yoona memanggilnya dengan sebutan oppa.

“Op..oppa” kata Yoona terbata. Siwon mengangguk. ” ya, mulai sekarang kau harus memanggilku oppa.” kata Siwon sambil tersenyum manis. “baiklah, kajja! kita naik wahana iru op…ppa.” kata Yoona sedikit malu karna merasa belum terbiasa.

“hahaha…begitukan enak.” kata Siwon sambil mengacak rambut Yoona. Sedangkan HaeSic hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Siwon.

 

“baiklah, demi Yoona aku mau menaiki Roler Coaster itu.” kata Siwon menggandeng tangan Yoona.

“kau yakin Wonnie” ledek Donghae yang tau kelemahan Siwon. “Tentu saja, memangnya kenapa.” kata Siwon.

“tidak, aku takut nanti kau..” kata Donghae terputus saat Siwon melototinya. Yoona menatap Donghae seakan berkata “kenapa?”

“Ah~ tidak, tidak apa-apa? Kajja kita naik itu.” lanjut Donghae sambil menaiki wahana yang menguji adrenyali.

 

wahana itu berjalan dan Yoona dengan senang berteriak saat wahana itu turun dengan kencangnya, sedangkan Siwon berteriak histeris karna menahan takut. Perutnya mulai melilit dan pusing Siwon sudah tidak tahan lagi. Saat wahana itu berhenti Siwon turun dengan sempoyongan. Yoona melihatnya khawatir.

 

“kau baik-baik saja Oppa?” kata Yoona memijat punggung Siwon yang ingin muntah.

“Gwenchana Yoong, aku hanya merasa perutku mual dan pusing.” kata Siwon memegangi perutnya.

“ya sudah, kau istirahat dulu disini. Kami akan mencari minuman untuk Siwon.” kata Donghae lalu mengajak Jessica ikut dengannya. Yoona mengangguk mengiyakan.

 

“kalau tau seperti ini, aku tidak akan memaksamu untuk menaikinya” kata Yoona tak enak hati sambil memijit punggung Siwon.

“gwenchana, aku istirahat sebentar juga pusingnya akan hilang.?” kata Siwon lesu.

“seharusnya kau bilang jika kau tidak suka, aku kan bisa mengerti.” kata Yoona

“aku kan sudah bilang aku melakukannyya untukmu, aku tidak mau merusak suana kencan pertama kita,”

“ya sudah apa masih pusing?” kata Yoona menatap Siwon khawatir.

 

“hmm.. sedikit.” lalu Yoona memegang kepala Siwon dan meletakkannya dibahunya.

“bagaimana? apa masih pusing” kata Yoona.

 

“Aniyo, sangat nyaman.” kata Siwon sambil membenahi posisi kepalanya di bahu Yoona, Yoona tersenyum simpul.

“Yoong!!” panggil Siwon. Yoona berdehem menjawab panggilan Siwon.

“kau tau, aku sangat bahagia bisa bersamamu.” kata Siwon sambil memejamkan matanya.

“aku juga oppa, waktu kau menciumku dan kau mencium Tiffany aku merasa kau mempermainkanku. aku merasa cemburu waktu itu. yah aku rasa aku tlah jatuh hati padamu tapi aku menyangkalnya. kau berhasil merebut hatiku Siwon” jelas Yoona dengan wajah bersemu merah. namun Siwon tiba-tiba mencium bibir Yoona singkat. Yoona menatap Siwon galak.

 

“aku kan sudah bilang, panggil aku oppa? jika aku mendengar kau memanggilku Siwon lagi aku akan menciummu.” kata Siwon lalu tersenyum jahil. “aish kau ini seenaknya saja.” kata Yoona sambil mencubit perut Siwon bertubi-tubi. sedangkan Siwon malah tertawa menghindar dari cubitan Yoona. Yoona menghentikan membully Siwon.

 

“aku orang yang paling beruntung di dunia ini bisa mendapatkan hatimu… Yoong.”kata Siwon dengan menatap Yoona lekat. lalu Siwon perlahan mendekatkan wajahnya kewajah Yoona. nafasnya yang hangat menerpa permukaan wajah Yoona. Yoona tau apa yang akan dilakukan Siwon ia pun perlahan menutup matanya. namun adegan romantis mereka rusak karna tiba-tiba Donghae dan Jessica datang dengan membawa air mineral untuk Siwon. kontan mereka menjauhkan wajah mereka dan gugup karna malu tlah tertangkap basah akan berciuman.

 

“Siwon ini minumannya!!” kata Donghae memberikan minumannya dengan wajah tak bersalah karna tlah mengganggu moment romantis mereka. dengan wajah kesal Siwon mengambil minuman ditangan Donghae. Donghae malah tersenyum jail pada Siwon.

 

“ah~ aku lapar!! bagaimana sebelum pulang kita makan dulu.” ajak Donghae.

“ide bagus, aku juga lapar. kajja kita makan!!” kata Jessica semangat. Yoona dan Siwon hanya mengikuti pasangan tersebut dari belakang sambil bergandengan. saat sampai di restoran mereka langsung memesan makanan.

 

“aku pesan kimchi bokkeumba, kalau kau chagi” kata Donghae pada Jessica

“aku Jjajangmyeon.”

“baik, kalau anda agassi” kata pelayan itu pada Yoonwon.

“kami pesan Spaggety dan Steek.” kata Siwon pada pelayan.

“baik tunggu sebentar.” kata pelayan itu lalu pergi.

 

“oh ya oppa, aku ke toilet sebentar nde.” pamit Yoona pada Siwon. Siwon mengangguk mengiyakan.

“iya, jangan lama-lama.”

“ne!!” lalu Yoona pun berjalan menuju toilet namun bukannya ke toilet ia malah belok menuju penjual aksesories. Yoona membeli sebuah gantungan ponsel berbentuk boneka rusa. ia membeli dua dan yang satunya nanti akan ia berikan pada Siwon sebagai hadiah darinya. setelah membeli benda itu Yoona kembali dimana Siwon dan kedua temannya berada.

 

“mainhae oppa, tadi ditoilet antri.” bohong Yoona.

“gwenchana.” kata Siwon. tak berapa lama makanan pun datang. Siwon mengambil Spaggety milik Yoona dan memotongnya begitu dengan Yoona. Yoona juga mengambil steek Siwon dan memotongnya lalu memberikannya kembali pada Siwon. lalu Siwon menyuapi Yoona begitu pula dengan Yoona. HaeSic yang melihatnya melongo melihat Yoonwon bersikap romantis seperti itu di depan mereka.

 

“waah! kalian ini pasangan yang serasi, kompak sekali. sampai makanan saja kalian saling tukeran lalu saling suap-suapan” kata Jessica.

“Sica, aku juga bisa melakukannya.” kata Donghae sambil menyuapi Jessica namun Jessicanya gak mau. sedangkan Yoonwon tertawa melihat Donghae memaksa Jessica untuk mau ia suapi.

 

setelah makan mereka pulang mengantar kekasih mereka masing-masing. Yoona pulang bersama Siwon sambil dibonceng dengan kecepatan sedang, dijalan Siwon bernyanyi – nyanyi gak karuan, Yoona yang mendengar Siwon menyanyi hanya tertawa lepas. lalu Yoona memasukkan sesuatu ke dalam saku jaket Siwon yaitu sebuah gantungan ponsel yang Yoona beli tadi saat ia bohong ke toilet yang ternyata ia ketemoat penjual aksesoris.

 

“em.. sebaiknya kita berpisah di sini saja, takutnya Appa melihat kita.” Siwon menghentikan motornya.

“baiklah, kalau begitu hati – hati…”kata Siwon sambil membelai wajah Yoona. Yoona mengangguk dan tersenyum manis. “oppa juga jaljayo” balas Yoona. Siwon mulai menjalankan motornya dan meninggalkan Yoona.

 

Ketika Siwon sudah pergi, tiba-tiba Yoona dihadang oleh Tiffany yang lalu menyeret Yoona ke suatu tempat. Sementara itu di tempat lain, Siwon menyadari kalau ada yang aneh di saku jaketnya yang ternyata gantungan Ponsel dari Yoona. dan Ia juga menulis surat untuk Siwon.

 

“Siwon oppa,aku ingin kau menggunakan gantungan Ponsel yang sama denganku dan tidak menggunakan gantungan yang sama dengan Tiffany.” isi surat Yoona.

 

Siwon lalu berbalik arah dan berniat berterimakasih kepada Yoona.

 

Sementara itu Tiffany mengancam Yoona agar segera putus dengan Siwon, Yoona berulang kali menolak sehingga membuat Tiffany marah dan menyuruh anak buahnya untuk memukul dan melecehkan Yoona.

 

“ku peringatkan kau sekali lagi, menjauhlah dari Siwon karna aku masih mencintainya. gara-gara kehadiranmu hubunganku dengan Siwon berantakkan.”

 

“aku tidak akan pernah putus dengannya karna kita saling mencintai. jadi sampai kapan pun aku tidak akan pernah menjauhinya. seharusnya kau sadar Tiffany-ssi kalau Siwon tak pernah mencintaimu, kau yang menganggapnya kalau dia kekasihmu.” kata Yoona dengan nada sinis dan membuat Tiffany marah.

 

“kau!! kasih pelajaran wanita ini biar dia tau sedang berhadapan dengan siapa ia sekarang.” kata Tiffany geram sambil menatap Yoona tajam. Yoona meronta-ronta dan berteriak minta tolong saat anak buah Tiffany membawanya ke padang bunga dan mencoba akan memperkosanya.

 

“Pllaaakk”

“Diam!! tidak ada orang yang akan menolongmu disini.” kata anak buah Tiffany setelah menpar Yoona.

 

Yoona hanya bisa menangis dan pasrah setelah di tampar oleh anak buah Tiffany. sementara itu Siwon cemas ketika dia hanya menemukan tas Yoona yang tergeletak. Siwon panik lalu mencoba mencari Yoona kemana – mana.

 

“Yoona.. Yoona kau dimana!!!” teriak Siwon sambil mencari disebuah semak-semak, Yoona yang mendengar suara Siwon langsung berteriak. Yoona mengenali suara itu.

 

“Oppa, Siwon oppa tolong aku!!” teriak Yoona sambil menangis. Siwon yang mendengar suara teriakkan Yoona minta tolong langsung menghapiri kearah sumber tersebut. Tiffany kaget saat Siwon datang, Ia pun langsung pergi dan bersembunyi sedangkan anak buahnya habis – habisan di hajar oleh Siwon hingga hampir mati.

 

“BUUUGG….BUUGG…”

“aku tidak tahu apa –apa… kami hanya disuruh, Tiffany bilang akan membayar kami!” kata salah seorang dari pelaku

 

“Tiffany!!” geram Siwon, Siwon menarik kerah pelaku itu dan berkata “Jangan pernah kau menyentuh gadisku, kalau kau menyentuhnya aku tidak akan membiarkan kalian hidup.” lalu Siwon melepaskan kerah pelaku itu dengan kasar. Siwon berjalan menghampiri Yoona yang memeluk lututnya sambil menangis ketakutan.

 

“tenanglah, ada aku disini.” kata Siwon memeluk Yoona mencoba menenangkannya yang masih Shock atas kejadian tadi.

 

Lalu Siwon membawa Yoona ke rumahnya dan menyuruh kakaknya untuk menenangkannya,sementara itu ia mencari Tiffany dan akan membawa Tiffany kerumahnya.

 

“Yoona, aku Choi Taeyeon, Kakak Siwon. Apa kau baik – baik saja?” kata kakak Siwon Taeyeon, Yoona tidak menjawab ia masih trauma. Taeyeon lalu mengobatai luka Yoona dan memeluknya.

 

“kalau saat seperti ini, lebih baik menangis saja…” kata Taeyeon ketika melihat Yoona menahan – nahan air matanya. lalu Yoona pun menangis tersedu-sedu.

 

“Yoona,Siwon memang mempunyai banyak gadis – gadis hingga sekarang, tapi dengan Yoona-lah ia pertama kali serius. Kau adalah cinta pertama bagi Siwon, jadi tidak usah khawatir, apapun yang terjadi Siwon pasti akan melindungimu” kata Taeyeon lagi.

 

tidak berapa lama Siwon datang sambil menjambak rambut Tiffany, Siwon geram melihat Tiffany dan Siwon akan membunuhnya jika Yoonaa setuju. Yoona tentu saja kaget dan menyuruh Siwon tenang.

 

“terserah kau mau di apakan wanita ini.kalau kau mau aku bisa membunuhnya jika kau mau.”kata Siwon sambil menjambak rambut Tiffany.

“oppa, tenanglah!! jangan lakukan itu aku…. Aku hanya tidak ingin berpisah denganmu.”kata Yoona sambil menangis.

 

“kau tenang saja, aku tidak akan meninggalkau apapun yang terjadi.” kata Siwon sambil menghapus air mata Yoona lalu memeluknya. lalu ia menghampiri Tiffany dan menatapnya penuh kebencian.

 

“Kau benar-benar keterlaluan Tiffany, aku tidak akan memaafkanmu begitu saja.” kata Siwon masih marah bahkan ia ingin memukul Tiffany yang tlah membuat Yoona hampir diperkosa karna perbuatannya. untung saja Taeyeon menahannya.

 

“ Jangan Won-ah, setidaknya dia tahu bagaimana cara menghukum dirinya sendiri” kata Taeyeon sambil menyerahkan gunting pada Tiffany.

“baiklah noona, dia kuserahkan padamu. aku akan mengantarkan Yoona pulang dulu. dan kau Tiffany jangan pernah kau menganggu Yoona sedikit pun. kalau kau membuat Yoona celaka lagi aku tidak akan melepasmu. INGAT itu baik-baik!! ” kata Siwon dingin.

 

Lalu Siwon mengantar Yoona pulang, ia juga memperkenalkan dirinya sebagai teman satu sekolah Yoona, ia juga menjelaskan kalau ia dan Yoona terjatuh dari sepeda dan membuat Yoona terluka. bukannya khawatir sama anaknya, Ibu dan kakak Yoona malah heran melihat rambut dan penampilan Siwon!! Sedangkan Appa Yoona yang berada diruang tamu pun keluar dan menatap Yoona khawatir.

 

 

“Yoona, kenapa kau pulang selarut ini?” kata appa Yoona ketika melihatnya pulang dengan ekspresi cemas dan diantar oleh Siwon. Yoona tidak menjawab lalu masuk kekamar. Ibu dan eonninya menyusul Yoona kekamar namun Yoona tidak mau membuka pintunya dan bilang ia tidak mau diganggu.

 

Sedangkan appa Yoona yang masih berada didepan rumah menatap Siwon dari ujung kaki sampai ujung kepala.

 

“ada apa ini? kau Siapa? Dan kenapa Yoona bisa bersamamu.” kata appa Yoona bertanya untuk apa ia kemari.

“saya teman satu sekolah dengan Yoona, saya kemari hanya mengantarkan Yoona pulang.” kata Siwon menjelaskan.

“hanya.. teman kan!?” kata Appa Yoona.

“ya,. ” jawab Siwon singkat.

 

“apa kau… pergi ke sekolah dengan gaya rambut dan pakaian seperti itu?” Tanya appa Yoona seolah tidak percaya anak SMA berambut sedikit panjang dan dikuncir kebelakang dan berpakaian acak-acakkan seperti preman. Siwon dengan enteng menjawab “YA” lalu Siwon pamit pulang kepada appa Yoona.

 

“kalau begitu saya pulang dulu ahjussi.” pamit Siwon sambil membungkukkan badannya lalu pergi meninggalkan pekarangan rumah Yoona.

 

“kenapa Yoona berteman dengan namja itu, Si rambut pirang, pasti dia tidak memiliki keberanian.” kata appa Yoona yang kayaknya jealous karena Yoona udah dekat sama seorang namja.

 

Sementara itu, di kamar Yoona kelihatannya masih trauma dan berulangkali menjerit dan bersembunyi di balik selimutnya.

 

 

»»» SKY OF LOVE «««

 

Mentari pagi hari ini sangat cerah namun Yoona masih ragu untuk berangkat ke sekolah. Ia takut kalau ada yang tau tentang peristiwa semalam. namun Siwon tiba – tiba menelponnya dan menyuruh Yoona untuk tidak bersedih.

 

“Yoona, jangan khawatir aku akan melindungimu dan aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitimu. jadi ku mohon jangan bersedih lagi. aku ingin melihatmu tersenyum.” kata Siwon ditelpon.

“terima kasih oppa, aku tidak akan bersedih lagi. kau tenang saja!!” kata Yoona.

“ya sudah sekarang mandilah!! aku menunggumu didepan rumahmu.” sontak Yoona kaget karna Siwon ternyata sudah ada disini. lalu Yoona berlari menuju jendelanya dan ia melihat Siwon sedang melambaikan tangannya kearah Yoona.

 

”di saat seperti ini lebih baik melakukan hal yang kau sukai, pandanglah langitmu!!” kata Siwon yang ternyata sudah menunggunya untuk berangkat ke sekolah bersama – sama.

 

“baiklah oppa tunggu sebentar.” teriak Yoona lalu beranjak pergi. tak berapa lama Yoona pun keluar dengan seragam sekolahnya, dia tidak peduli tentang teman-temannya nanti. “kajja!! oppa kita berangkat.” kata Yoona. Siwon menyalakan motornya kemudian meninggalkan pekarangan rumah Yoona.

 

Saat ditengah jalan Bukannya ke sekolah Yoona malah mengajak Siwon bolos karna ia belum siap untuk menghadapi semuanya disekolah. Lantas Siwon membawa Yoona ketempat istimewanya di Sebuah tempat di tepi sungai,di pohon yang rindang.…Siwon terus – terusan bercerita sembari menghibur Yoona.

 

“aku sangat menyukai sungai dan tempat ini, aku suka sungai karena sungai begitu kuat, tidak berhenti mengalir dan membawa segalanya.” kata Siwon menatap Sungai yang mengalir.

 

“kau tau, waktu aku masih kecil, aku sering di ejek oleh teman-temanku karna badanku yang kecil. Waktu itu aku kesal karena sering diejek dan akhirnya aku menghajar semua teman-temanku di tempat ini. sejak saat itu aku sangat menyukai sungai dan tempat ini, aku merasa menjadi kuat di tempat ini ” kata Siwon panjang lebar sambil mengingat masa lalunya.

 

Siwon lalu mendekat…. Tapi Yoona malah menundukkan kepalanya. seolah belum sembuh betul dari trauma.

 

“lupakan tentanf kemarin, ada aku disini yang akan menjagamu.” kata Siwon dengan tulus. Yoona menatap mata teduh Siwon. tatapannya begitu membuatnya tenang. Yoona mengangguk lalu menyandarkan kepalanya didada bidang Siwon.

 

“aku percaya, kau harus janji padaku apapun yang terjadi kau tidak boleh meninggalkanku.” kata Yoona. Siwon tersenyum sambil membelai surai indah milik Yoona.

“hmm..aku janji.” kata Siwon lalu mencium puncak kepala Yoona sayang. lalu Siwon melepas pelukkan Yoona dan mengajak Yoona berbaring diatas rerumputan.

 

“ah~kau tau deer, aku memang menyukai sungai tapi aku tidak ingin menjadi sungai. Aku ingin menjadi langit, aku bisa menemukan mu dengan mudah dan akan segera terbang jika Kau kesulitan. Aku akan melindungimu!!!! “ kata Siwon sambil menunjuk langit.

 

““bagaimana kau tahu kau di sana, oppa?” kata Yoona ikut menatap langit dengan tersenyum tipis menanggapi ucapan Siwon.

“entahlah, kurasa.. ini kekuatan cinta” kata Siwon memperlihatkan gantungan Ponselnya

yang baru.

 

Yoona sangat senang, kini gantungan Ponsel Siwon mirip dengan miliknya. dan ia juga menunjukkan gantungan ponselnya dan mereka tersenyum bersama. “mulai sekarang aku akan memanggilmu Deer Princess, karna kau memberiku gantungan ponsel berbentuk rusa. sangat lucu sepertimu.” kata Siwon lalu mencubit pipi Yoona gemas.

 

 

“kyyaa, appo!!” jerit Yoona lalu Siwon melepaskan cubitannya.

“masa aku kau samakan dengan rusa, jahat sekali” kata Yoona dengan mengerucutkan bibirnya. Siwon tertawa melihat Yoona merajuk.

 

“jangan seperti itu, kau membuatku ingin mencium bibirmu.” goda Siwon yang membuat wajah Yoona bersemu. lalu Yoona malah mencubit perut Siwon. Siwon menjerit kesakitan dan mencoba menghindari cubitan Yoona.

 

“aaawww, hentikan deer sakit.” rintih Siwon dengan gelak tawanya. Yoona masih saja mencubit perut Siwon dengan tersenyum puas. Siwon senang bisa membuat Yoona terrtawa lagi dan melupakan kejadian kemarin.

 

“jadi? Kapan kau akan mulai bersekolah?”

“aku akan bersekolah mulai besok.”

 

 

»»» SKY OF LOVE «««

 

Di dalam kelasnya Jessica dan Gyuri merasa kesal dengan semua murid yang sedang membicarakan Yoona. Jessica juga penasaran kenapa hari ini Yoona tidak masuk sekolah? apa sesuatu tlah terjadi pada Yoona? itu yang ada dalam pikiran Jessica. ia juga sudah menghubungi ponselnya tapi tidak diangkat. lalu Jessica beranjak pergi menuju kelas Siwon dan Donghae untuk menanyakan Yoona pada Siwon, namun ia tidak menemukannya. Lalu ia mencari kekasihnya kelapangan basket mungkin dia bersama Siwon. Namun tetap saja nihil, Siwon tidak ada dikelas dan di lapangan basket. Jessica menghampiri Donghae dan menanyakannya pada Donghae.

 

“Oppa, kau tau dimana Siwon? aku ingin menanyakan sesuatu padanya tentang Yoona.” kata Jessica pada Donghae yang sedang beristirahat setelah main basket.

 

“hari ini dia tidak masuk sekolah, entah kenapa?aku juga tidak tau. memangnya ada apa?” kata Donghae.

“Yoona juga tidak masuk sekolah, apa sesuatu terjadi pada mereka.” kata Jessica mulai khawatir.

“apa maksudmu chagi, memangnya terjadi apa.” tanya Donghae tidak mengerti.

“Mollaso!! Oppa! Yoona hari ini juga tidak masuk sekolah. apa kau sudah dengar berita disekolah ini?” jelas Jessica. Donghae menggelengkan kepalanya.

 

” memangnya apa yang terjadi.” tanya Donghae dengan wajah innocentnya. Jessica memutar matanya karna Donghae tidak tau berita ini. Padahal seantario sekolah ini membicarakan Yoona dan Siwon.

 

“kau ini bagaimana sih oppa? Masa berita seperti ini kau tidak tau. semua siswa disini membicarakan Yoona dan Siwon. bahkan di papan tulis juga mengatai Yoona sebagai perempuan kotor, semua ini tidak benar oppa.” kata Jessica prihatin.

 

“tenanglah, nanti aku akan cari tahu siapa yang melakukannya. dan sepulang sekolah nanti aku akan menemui Siwon dirumahnya.” kata Donghae menenangkan Jessica.

“baiklah oppa, kalau begitu aku kembali kekelas ne.” pamit Jessica lalu pergi meninggalkan kelas Donghae.

 

Sementara itu Siwon mengantar Yoona pulang saat jam sekolah berakhir. Sesampainya dirumah Yoona Siwon berbicara pada Yoona agar tidak memikirkan kejadian kemarin dan menyuruh Yoona untuk masuk sekolah besok apapun yang terjadi.

 

“Deer aku minta padamu jangan memikirkan kejadian kemarin, hmm.” kata Siwon. Yoona mengangguk.

“ya sudah besok aku akan menjemputmu, kau tak usah takut pada mereka aku akan melindungimu.” Yoona hanya tersenyum dan mengangguk.

“kalau begitu aku pulang nde,” pamit Siwon. ” hmm..jaljayo.” kata Yoona sambil melambaikan tangannya. lalu Yoona masuk kedalam rumah.

 

di sisi lain Saat pulang sekolah Donghae langsung pergi kerumah Siwon, ia juga penasaran kenapa Siwon tidak masuk hari ini. ketika ia sampai di rumah Siwon, Donghae melihat Siwon turun dari motornya dengan masih menggunakan seragam. Donghae langsung saja memasuki pekarangan rumah Siwon.

 

“Siwon kau dari mana? kenapa tadi kau tidak masuk sekolah? Yoona juga tidak masuk. apa terjadi sesuatu pada kalian kemarin?” kata Donghae dengan berentetan pertanyaan pada Siwon.

“kau ini! bisa tidak bertanya satu-satu!! aku bingung harus jawab yang mana dulu jika kau bertanya sebanyak itu.” kata Siwon sambil masuk kedalam rumah. Donghae mengikutinya dari belakang.

 

“ah~ baiklah! kau darimana kenapa tadi kau tidak masuk.”

“aku sedang menghibur Yoona, dia hampir saja diperkosa kemarin jika aku tidak datang menolongnya.” jelas Siwon sambil mengganti kemejanya.

“mwo? lalu siapa yang melakukannya?” tanya Donghae kaget.

“Tiffany, dia menyuruh anak buahnya untuk memperkosa Yoona.” jelas Siwon

“gadis itu keterlaluan sekali, dari dulu aku tidak suka kau berhubungan dengannya.” kata Donghae kesal.

“lalu bagaimana dengan Yoona apa dia baik-baik saja.” kata Donghae lagi.

 

“dia masih trauma atas kejadian kemarin. tapi dia baik-baik saja.”

“Syukurlah!! pantas saja Yoona tidak masuk sekolah. karna semua siswa sedang membicarakannya. bahkan kata Jessica ada yang menulisnya dipapan.”

“pasti Tiffany yang melakukan itu semua,” kata Siwon geram.

 

 

»»» SKY OF LOVE «««

 

 

Di sekolah Siwon geram dan marah besar! saat melihat tulisan yang menjelek-jelekkan Yoona bahwa ia adalah gadis murahan dan kotor. bahkan di Seluruh papan tulis kelas 1 ditulisi kata – kata yang menjelek – jelek kan Yoona.

 

Lalu Siwon pergi ke semua kelas dan menghapusnya, sementara Yoona yang melihat Tulisan itu hanya terpaku melihat papan tulis kelasnya yang juga bertuliskan menjelek-jelekkannya. Baru saja Yoona akan menghapusnya, tiba-tiba Siwon datang dan menghapusnya lalu menarik Yoona keluar dari kelasnya, tampak Changmin yang hanya melihat mereka dari kejauhan.

 

Sementara itu, di kelas 2 Teman – teman Tiffany menanyakan rambut Tiffany yang tiba – tiba pendek.

“hai Tiffany, kemana rambutmu, kenapa rambutmu menjadi pendek seperti itu? kata salah satu teman kelas Tiffany. “aku hanya ingin mencoba gaya rambut baru saja.” kata Tiffany dengan enteng menjawab kalau ia mencoba gaya baru padahal sudah di gunting sama kakaknya Siwon.

 

Siwon datang dengan Yoona ke kelas Tiffany, yang papan tulisnya juga ada tulisan yang menjelek–jelekkan Yoona.

Lalu Siwon masuk dan menghapus tulisan itu.

 

“hoy! Ada apa anak kelas 1 datang kesini! Berani sekali kau!!!” kata salah satu teman Tiffany.

“diam kau!!”bentak Siwon sambil menendang meja guru hingga terlempar dan membuat teman Tiffany ketakutan!

 

“aku tdak akan membiarkan satu orangpun mencelakai Yoona-ku, meskipun dia perempuan, kali ini aku tidak akan beri dia ampun!” kata Siwon menatap tajam Tiffany. lalu ia mengajak Yoona pergi dari kelas Tiffany dan mengantar Yoona kekelasnya.

 

“kau tak perlu khawatir, ada aku disini.” Yoona mengangguk.

“Sica jika terjadi sesuatu bilang padaku nde!!” kata Siwon supaya Jessica menjaga Yoona. lalu ia pergi meninggalkan kelas Yoona.

 

“kau tidak apa-apa Yoong? wajahmu pucat apa kau sakit. ayo kita keruang UKS saja” kata Jessica peduli.

“tidak Sica, aku tidak apa-apa hanya sedikit pusing.” kata Yoona.

“ya sudah, jangan kau pikirkan semua itu.” kata Sica menghibur. namun saat mereka berjalan menuju bangku mereka tiba-tiba saja Yoona pingsan. Jessica dan Gyuri panik lalu mengantarnya ke UKS.

 

“Yoona kau sudah sadar, kau istirahatlah dulu disini. kami kekelas dulu ne.” kata Jessica pamit untuk kekelas.

“nde, maaf sudah merepotkan kalian.” kata Yoona tak enak hati.

“tidak apa-apa kitakan teman.” kata Gyuri dan diikuti anggukkan Jessica.

“ya sudah kami kekelas dulu, nanti akan aku panggilkan Siwon.” kata Jessica namun ditolak oleh Yoona.

“jangan, jangan bilang padanya. aku tidak mau membuatnya khawatir. aku sudah tidak apa-apa hanya butuh istirahat saja.” kata Yoona.

“arrassi” kata Jessica lalu pergi meninggalkan UKS.

 

Yoona beristirahat di ruang UKS sambil memandangi langit yang hujan. Tiba – tiba seseorang datang dan Yoona pikir itu adalah Siwon. tapi ternyata orang itu adalah Tiffany.

 

“mau apa kau menemuiku Tiffany-ssi.” kata Yoona

“jangan kau pikir kau menang Kim Yoona, aku tidak akan berhenti berbuat sesuatu sampai kau bersedia putus dengan Siwon. bahkan untuk menyakitimu, aku rela melakukan apa saja, bahkan aku tidak keberatan jika dibunuh oleh Siwon” Kata Tiffany terus mengancam Yoona lalu pergi.

“aku tidak takut dengan ancamanmu, dan aku tidak akan pernah putus dari Siwon.” kata Yoona menantang yang membuat langkah Tiffany berhenti dan berbalik menatap Yooona.

“Ciih, benarkah, kita lihat saja nanti.” kata Tiffany dengan tersenyum licik. sebenarnya didalam hatinya, Yoona merasa takut jika ancaman Tiffany tidak main-main. tapi ia berusaha kuat dan tidak takut terhadap Tiffany.

 

Di rumah, Yoona terus – menerus memikirkan kata – kata Tiffany. tiba-tiba Eomma Yoona memanggilnya.

 

“Yoona, tolong kau jemput kakakmu di stasiun kereta ya… kakakmu lupa membawa payung” kata Eomma Yoona.

“iya eomma” kata Yoona lalu pergi untuk menjemput Eonninya.

 

Yoona sepertinya takut untuk keluar sendiri, apalagi di malam hari dan hujan seperti ini, ia masih takut dengan ancaman Tiffany. Yoonaa mau tidak mau menjemput eonninya di stasiun,namun di perjalanan ia terjatuh. Yoona sangat ketakutan dan menangis, ia lantas menelpon Siwon.

 

“Yeoboseo” kata Siwon disebrang sana.

“Sii..Siwon..oppa” panggil Yoona terbata.

“mm..ada apa?”

“ah~ tidak! Aku hanya ingin memberitahumu kalau kami sedang makan kimchiguk untuk makan malam” kata Yoona bohong sambil mengatur suaranya supaya tidak terdengar bergetar.

“wah~ enak sekali! Aku juga menyukainya..” kata Siwon yang benar – benar gak tahu kondisi Yoona sekarang.

 

sebenarnya Yoona bukannya menangis karena terjatuh, ia menangis karena ancaman Tiffany, ia juga bingung… jika ia memberitahu Siwon, bisa – bisa Siwon akan membunuh Tiffany dan tentu saja Yoona tidak menginginkan hal itu terjadi.

 

“ah~ya sudah oppa aku mau melanjutkan makan malamku dulu.” kata Yoona lalu menutup telponnya lalu menangis tersedu-sedu karna tidak berani memberi tahu Siwon.

 

 

»»» SKY OF LOVE «««

 

keesokkan harinya Yoona berangkat kesekolah bersama teman-temannya, namun wajah Yoona berubah pucat saat mendapatkan pesan teks dari Tiffany.

 

“kapan lagi kau mau diserang, Kim Yoona?” hal ini membuat Yoona semakin khawatir dan ia pergi menemui Siwon di kelasnya, dan tidak memperdulikan panggilan teman-temannya. tapi saat ia sampai didepan kelas Siwon, Yoona mengurungkan niatnya untuk memberitahu masalah Tiffany ketika ia melihat Siwon yang sedang bercanda – canda dengan teman-temannya. Yoona tidak ingin Siwon yang sekarang berubah kasar dan berbuat nekat pada Tiffany. Changmin yang melihat Yoona berlari dari kelas Siwon menuju atap pun mengikuti Yoona.

 

“ada apa? Nampaknya Kau sedang sedih.” kata Changmin mendekati Yoona.

“eug, Changmin-ssi. tidak, tidak ada apa-apa? aku sedang bingung, bagaimana aku harus mengatakannya pada Siwon.

 

“apa maksudmu” kata Changmin tak mengerti.

“mantan kekasih Siwon, Dia menyuruhku putus dengannya” kata Yoona dengan mata berkaca-kaca.

 

“lalu kenapa kau tidak memberitahunya tadi.” kata Changmin.

“aku tidak ingin melihatnya marah!!” kata Yoona dan terdiam sejenak.

“aku tahu apa yang akan Siwon lakukan pada Tiffany jika ia tau, aku juga tidak ingin putus dengannya. tapi…aku takut, Aku takut berjalan sendiri di malam hari, aku takut melihat pria asing yang berjalan di dekatku, aku sangat ketakutan” kata Yoona dengan menangis. Yoona tlah menceritakan semua yang ia alami pada Changmin.

 

Changmin kini tahu kalau Tiffany mengancam Yoona, ia juga tidak habis pikir kenapa Yoona hanya berdiam diri dan tidak memberitahu Siwon. Changmin muak mendengar keluhan Yoona, ia lalu berniat mengakhirinya dan memberitahu Siwon apa yang terjadi sebenarnya. Yoona memohon agar Changmin tidak memberitahu Siwon, namun Changmin menolak…

 

“aku mohon Changmin-ssi jangan kau beritahu masalah ini pada Siwon. kumohon padamu!!” kata Yoona memohon.

“tidak Yoona, aku akan tetap memberitahunya, karena kau…penting bagiku” kata Changmin dengan nada sedikit keras karna Yoona melarangnya memberitahu itu semua pada Siwon dan berkata lirih saat mengatakan “penting bagiku”. Yoona pun tercekat dengan pernyataan Changmin barusan.

 

“nanti sepulang sekolah, aku akan mengantarkanmu untuk menemuinya. aku tidak mau kau sedih karna ini semua.” kata Changmin lalu pergi meninggalkan Yoona.

 

 

*****

Sepulang sekolah Yoona dan Changmin menunggu Siwon didepan gerbang sekolah. saat Siwon berjalan menuju basement sekolahan ia kaget dan kesal melihat Yoona berdiri menunggunya dengan Changmin.

 

“ada apa? Kenapa kau bersamanya?” kata Siwon pada Yoona marah.

“kau!! kau tidak akan mengampuni orang yang menyakiti Yoona kan?!” kata Changmin dingin.

“apa maksudmu bicara seperti itu. tentu saja aky tidak akan tinggal diam jika ada yang menyakitinya.” kata Siwon dengan tatapan tidak suka pada Changmin.

 

“kau tau, slama ini Yoona merasa ketakutan karna mantan kekasihmu, dia terus-menerus mengancam Yoona jika kau dan Yoona tidak putus. dan apa kau tau kenapa Yoona tidak memberitahumu?” jelas Changmin menggantung, sedangkan Siwon terdiam dengan menatap Yoona kesal karna ia tidak memberitahunya, malah Changmin yang bicara semua ini. Yoona hanya bisa menunduk.

“itu karna dia tidak ingin membuatmu marah dan akan menyakiti Tiffany.” kata Changmin lagi dengan datar.

 

Siwon hanya diam dan semakin kesal pada Yoona, kenapa Yoona malah menceritakan masalah ini pada Changmin, kenapa tidak padanya, padahal dia adalah kekasihnya.

 

“jika itu adalah aku, aku akan membuat Yoona bahagia,tidak sepertimu yang hanya mengandalkan kekerasan” kata Changmin tidak suka dengan sikap Siwon yang suka main kekerasan. Siwon tersulut emosi saat ia dikatai seperti itu, ia tidak bisa menahan dirinya. lantas ia pun memukul wajah Changmin. Yoona terkejut dengan apa yang dilakukan Siwon, lalu Yoona menahan Siwon.

 

“hentikan oppa, hentikan!!” perintah Yoona dengan menghentikan aksi Siwon. Siwon menatap Yoona kesal dan marah.

 

“wae? kenapa kau tidak memberitahuku masalah ini dan kenapa kau malah menceritakkannya padanya, kenapa eoh?.” bentak Siwon emosi.

“mainhae!! maafkan aku oppa.” kata Yoona dengan suara bergetar. lalu Siwon meninju dinding yang ada di sebelah Yoona, yang membuat Yoona takut. lalu Siwon pergi begitu saja tanpa berkata apa-apa. Yoona menatap kepergian Siwon dengan tatapan sedih.

 

“jangan khawatir, semuanya akan baik-baik saja.” kata Changmin menenangkan lalu Changmin mengantar Yoona pulang.

 

Yoona memasuki rumahnya dengan wajah sedih, dan masuk kamar tanpa mendengar kalau Eommaya memanggilnya.

 

“euhh, ada apa lagi dengan adikmu itu.” kata eomma Yoona heran. karna akhir-akhir ini ia sering murung.

“nado molla eomma!! aku akan kekamarnya.” kata Eunhye berjalan menuju kamar sang adik.

“tok…took…tok.” Eunhye mengetuk pintu kamar Yoona.

“masuk saja eonni,” lata Yoona dengan suara parau karna sedang menangis. Eunhye pun memasuki kamar Yoona dan menghampirinya.

“kau kenapa? apa ada masalah disekolah? cerita pada eonni.” kata Eunhye sambil memegang tangan Yoona.

“eonni, apa yang harus aku lakukan.” kata Yoona menangis sambil memeluk eonninya. Eunhye yang tidak mengerti langsung melepaskan pelukkan Yoona. “sebenarnya apa yang terjadi?” kata Eunhye.

 

Lalu Yoona menceritakan masalahnya kepada eonninya, tentang kejadian waktu Yoona akan diperkosa, ancaman Tiffany dan juga Siwon yang marah gara-gara dia tidak memberitahu masalah ini. Eunhye yang mendengar cerita Yoona menjadi geram pada Tiffany. dan Yoona memohon pada eonninya jangan ceritakan semua ini pada Eomma dan Appanya. Eunhye mengerti dan memilih merahasiakannya.

 

“baiklah, kau tidak usah khawatir. sekarang ayo kita makan malam!! eomma menunggu kita.” ajak Eunhye sambil menenangkan Yoona.

“Appa belum pulang eonni?” kata Yoona sambil menghapus air matanya.

“belum, Appa akhir-akhir ini sibuk dikantor. ya sudah kajja!!” kata Eunhye lalu mengajak Yoona untuk turun ke ruang makan bersama. Yoona mengangguk dan memperbaiki penampilannya yang berantakkan.

 

Sementara itu di sekolah Yoona, ada seseorang yang tidak dikenal memecahkan seluruh kaca jendela koridor dan keesokkan paginya siswa – siswa yang lain gempar apalagi setelah ada rumor kalau Changminlah yang melakukannya. Semua siswa tidak percaya dan tidak menyangka kalau Changmin yang pendiam dan lembut berbuat seperti itu.

 

Guru – guru juga menyerah, karena saat di sidang Changmin tidak mengatakan satu patah katapun. Sementara itu di kelas, Jessica memberitahu Yoona kalau yang memecahkan kaca jendela itu adalah Siwon!! Jessica mendengarnya langsung dari Donghae. Yoona kesal pada Siwon dan ia langsung menelpon Siwon dan menyuruhnya untuk menemuinya di perpustakaan.

 

“ada apa kau menyuruhku kemari” kata Siwon datar.

“apa benar kau yang melakukan semua ini” selidik Yoona. Siwon hanya diam tidak menjawab baginya pertanyaan itu sama sekali tidak penting untuk ia jawab. melihat Siwon yang hanya diam dan tidak menghiraukannya ia lalu membentak Siwon.

“jawab aku CHOI SIWON, apa benar kau yang melakukan semua itu.” kata Yoona semakin kesal.

“Nde, memang aku yang melakukannya, apa kau puas?” kata Siwon tak kalah kerasnya.

“Minta maaf pada Shim Changmin, kau tahu..Changmin tidak bersalah, kumohon hentikan ini Oppa.“ pinta Yoona tapi Siwon malah pergi begitu saja seolah tidak mendengar apapun. Yoona meratapi kepergian Siwon. “kenapa jadi seperti ini.” kata hati Yoona sambil menitihkan air mata.

 

Yoona pun kembali ke kelasnya namun tiba-tiba Wali kelas Yoona datang dan memberitahu kalau Changmin keluar dari sekolah dan ini membuat Yoona semakin merasa bersalah, karena ia tahu kalau Siwon yang melakukannya tapi ia tidak berani mengatakannya.

 

“maafkan aku, ini salahku karna tidak mengatakan sejujurnya pada kepala sekolah, itu karna aku takut kehilangan Siwon..” suara hati Yoona dengan menatap bangku Changmin yang tlah kosong.

 

 

*****

pulang sekolah Yoona menemui Siwon kembali di lapangan basket, disana Siwon sedang melempar bola basket dengan kasar kedalam ring namun tidak masuk-masuk Hingga bola itu bergulir dibawah kaki Yoona. Siwon yang mengetahui kedatangan Yoona langsung menghindar. Siwon sengaja menghindari Yoona karna Yoona masih saja membela Changmin.

 

“aku memutuskan… untuk putus denganmu” kata Yoona dengan berat hati. Siwon yang mendengar ucapan Yoona langsung menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Yoona.

“apa yang kau katakan, aku tidak mau putus denganmu?” kata Siwon tak terima dengan keputusan Yoona yang hanya karna Changmin.

 

“anggap saja ini hukumanmu karena telah menyalahkan Changmin.” kata Yoona berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh. lalu Yoona pergi meninggalkan Siwon sambil menitihkan air matanya yang tak bisa lagi ia bendung. sebenarnya ia tidak ingin melakukan ini semua karna ia masih mencintai Siwon. tapi ini semua karna ia merasa bersalah pada Changmin. gara-gara dia Changmin dikeluarkan dari sekolah.

 

Saat di rumah, Yoona memandangi gantungan ponselnya yang sama dengan Siwon. Setelah ia putus dari Siwon, ia melepas gantungan ponsel itu. Sementara di kedai keluarga Changmin, ibu Changmin ingin menjenguk ayahnya yang berada di rumah sakit dan menyerahkan semua pekerjaan toko pada Changmin.

 

namun Siwon tiba – tiba muncul dari seberang jalan, lalu ia mengajak Changmin untuk keluar sebentar. Siwon mengajak Changmin disebuah kedai kecil tak jauh dari kedai milik Changmin.

“ada perlu apa kau menemuiku” kata Changmin tanpa basa-basi. kemudian Siwon berdiri dari duduknya dan berlutut dihadapan Changmin, kontan Changmin kaget dengan apa yang dilakukan Siwon. Tak disangka, seorang Choi Siwon yang kelihatannya bandel berlutut di depan Changmin dan meminta maaf,

 

“apa yang harus kulakukan demi membayar kesalahanku padamu?” kata Siwon.

“bayarlah itu dengan membuat Yoona bahagia.” kata Changmin sambil tersenyum mengulurkan tangannya dan menerima permintaan maaf Siwon.

 

lalu Changmin pulang dan menelpon Yoona, Yoona merasa bersalah dan meminta maaf pada Changmin atas kesalahan Siwon dan kesalahannya yang tidak berkata jujur pada guru.

 

“Yeoboseo!! Changmin-ssi maafkan kesalahanku dan Siwon ne?” sahut Yoona.

“sudah tidak apa-apa? oh ya kau tahu, Siwon menyerangku lagi!” kata Changmin dengan serius sambil berjalan menuju kedainya.

“mwo? Kau tidak apa – apa kan?!” kata Yoona khawatir jika Siwon berbuat ulah.

 

“ahahaha.. aniy aniy, Dia tadi berlutut dan meminta maaf padaku.” kata Changmin sambil tertawa karna berhasil menggodanya.

“ah~syukurlah. tapi, gara – gara kami kau keluar dari Sekolah” kata Yoon merasa bersalah.

 

“Yoona, kau memilih laki-laki yang baik, kau tahu sebenarnya akhir – akhir ini aku bingung, Ayahku sedang sakit dan aku bingung harus meneruskan sekolah atau mengambil alih usaha keluarga, tapi kini sudah jelas. Aku lebih baik meneruskan usaha keluargaku” kata Changmin menjelaskan.

 

“Changmin-ssi….” kata Yoona tidak tau harus berkata apa lagi.

“sudahlah, berbahagialah dengan Siwon ya, bye” kata Changmin mengakhiri perbincangan dengan Yoona. Yoona menatap ponselnya nanar.

 

“Shim Changmin.…aku tidak akan melupakan kebaikannya, aku akan hidup bahagia dengan Siwon juga demi Changmin.”suara hati Yoona.

 

 

»»» SKY OF LOVE «««

 

 

Keesokan harinya di perpustakan sekolah Yoona bertemu degan Siwon. Hiro mengakui kesalahannya dan berkata kalau ia iri pada Changmin sehingga melakukan hal yang kejam.

 

“Yoona, maafkan aku. ini memang salahku seharusnya aku tidak merasa iri dan cemburu pada Changmin, seharusnya aku percaya padamu. maafkan aku!!” Siwon menatap Yoona penuh harap agar ia mau memafkannya dan bisa kembali padanya. Yoona tersenyum lalu memeluk Siwon dan menyandarkan kepalanya di dada bidang Siwon.

 

“aku sendiri juga kejam, karna sudah tahu bukan Changmin yang melakukannya tapi aku tidak memberitahukan hal tersebut pada Guru. dan aku juga minta maaf padamu, seharusnya aku memberitahumu soal Tiffany denganmu,”kata Yoona menahan air matanya supaya tidak menangis disaat seperti ini.

 

Siwon tersenyum dan melepaskan pelukkannya lalu menatap Yoona lekat. “gwenchana? asal kau kembali lagi padaku aku sangat senang.” kata Siwon menunjukkan senyuman mautnya.

 

“Oppa aku sudah tidak khawatir lagi sekarang. aku… mencintaimu oppa” kata Yoona lalu tiba-tiba menarik kerah baju Siwon dan mencium bibir Siwon singkat. kali ini giliran Siwon yang kaget dengan apa yang di lakukan Yoona. Yoona lalu menunduk karna malu. Siwon yang masih terkejut lalu tersenyum menggoda saat melihat wajah Yoona yang merah merona karna malu.

 

“Hai nona, kau menciumku tanpa permisi” goda Siwon yang membuat Yoona tambah malu.

“aish, hentikan oppa!! kau membuatku malu.” kata Yoona sambil menutupi wajahnya dengan telapak tangannya.

 

Siwon tersenyum lalu ia menarik tangan Yoona dan tangan satunya mengangkat dagu Yoona supaya ia dapat menatap mata indahnya lalu ia mendekatkan wajahnya kewajah Yoona secara perlahan, hembusan nafasnya menyapu lembut permukaan kulit wajah Yoona, saat jarak antara mereka semakin dekat Siwon memiringkan kepalanya sedikit, dan mata Yoona terpejam saat bibir Siwon menempel dibibirnya. Siwon mengecup, melumat dan mengulum bibir Yoona dengan lembut dan pelan, Yoona menikmati ciuman Siwon dan membalas ciuman Siwon dengan pelan. Saat cukup lama mereka berciuman dan kehabisan stok oksigen, Siwon mengakhiri ciumannya dengan kening masih menempel. “Saranghae” ucap Siwon.

 

 

*****

pulang sekolah Siwon mengajak Yoona pergi ke rumahnya. Sebelumnya Siwon tidak pernah membawa wanita lain kerumahnya kecuali Yoona, ini kedua kalinya Yoona kerumah siwon saat kejadian pelecehan waktu itu. Siwon ingin memperkenalkan Yoona pada Orang tuanya.

 

“ayo masuklah!!.” kata Siwon sambil menggandeng tangan Yoona. Yoona memasukki rumah Siwon dengan perasaan cemas. Ia takut jika orang tua Siwon tidak menyukainya. Siwon memanggil dan memcari Noona dan orang tuanya namun tidak ada orang satu pun yang menyahutinya.

 

“sepertinya mereka tidak ada dirumah.” kata Siwon pada Yoona. lalu Siwon mengajak Yoona kekamarnya. Namun langkahnya terhenti saat melihat seseorang berjalan menuruni tangga sambil membawa tas brandet di tangannya dan menatap mereka tajam.

 

 

To Be Continue…..

 

 

Huff!!! Akhirnya selesai juga chap satunya, # elapkringet. jangan kalian berpikir kalau saya plagiat. karna saya bukan plagiat you know? saya hanya merombaknya sedikit Selebihnya murni kata-kata aku sendiri, jadi mohon hargai author. Bagi Silent Rider semoga kalian memberi coment. Kalau tidak aku doain cepat sadar.? Semoga kalian terhibur dengan ff ini. maaf jika ff nya kecepatan aneh dll. karna aku nulisnya asal-asalan.hehehe

soalnya saya sendiri belum pernah liat doramanya hanya diceritakan saja. oke sampai jumpa di chap selanjutnya.

 

buat echa dan resty gomawoyo udah mau ngepost ff ku ini.

Tinggalkan komentar

83 Komentar

  1. woaahh bener” 1chapter yang panjang dan seru abis!! mulai dari Siwon yang diam2 suka sm Yoona, terus jadian sama Yoona, Tiffany yang mau bikin YoonWon putus, Changmin yang relain Yoona buat Siwon :’) intinya cerita ini bener” seru abis beda sama FF yang lain.. aku sampe kira ini Oneshot soalnya panjang bgt ga kayak FF Chapter yg lain🙂
    lanjut nee!! kira” siapa yg bawa tas trs ngeliatin Yoonwon dirumah siwon? papanya siwon kah? atau maling #Gak

    Balas
  2. seul ra

     /  Agustus 25, 2014

    FF ny bagus, cuman masih banyak typonya, seperti kata yg harusnya siwon malah hiro, lalu katanya kan tadi siwon di ff ni rambutnya hitam plus acak2kan, kok tdi da appanya yoona bilang siwon rambutnya pirang

    Balas
  3. Rachel

     /  Agustus 25, 2014

    Waah.. 1 chap yg pnjng. Uh! gemes bngt ma tngkhnya tiffany di sni tpi aku jga suka pas moment romantisnya yw. pkoknya greget sndri deh pas bca ff ini. aku suka crtanya.. mnarik dan kren tntunya😀
    Makin pnasaran ma next chapter nya, jgn lma” di publish ne,, fighting thor! ^^

    Balas
  4. Kya… Ni FF benar2 daebak
    aku suka bgt ceritanya, apalagi di cerita dgn alur mundur. Hbs jarang2 ada FF seperti itu, di sini aku lucu lihat Wonppa masa memberi Yoona Kado dgn bunga sambil mencabut sekalian akar2 nya ada2 saja ya. Udh gtu di di tanam pula lg, hahaha……… Sakit perutku bacanya. Dan di sni aku suka bgt akting semua yg ada di cerita ini, ntah kenapa aku merasa benar2 seperti melihat flim aja.
    Di sini Tiffany jahat jg ya.
    Wonppa bawa Yoona ke rmhnya, lalu siapa pria menyapa mereka apa itu ayah si won?
    Kya… Benar2 di bikin penasaran
    lanjut thor

    Balas
  5. tri3_permadi407

     /  Agustus 26, 2014

    Panjanggg bgt jd puas bacax
    Msh ada typo loh n kykx alur kecepetan yah jd aq blm sepenuhx dpet feelx
    Pnsran dmn siwon skrg?jd next ttp ditunggu😉

    Balas
  6. choi hye ra

     /  Agustus 26, 2014

    Aku baca pas jam 2 pagi ….karena baca smbil terkantuk” tapi tanggung kalo gakk dibaca smpe abis,jadi aku baru bisa koment pagi ini.
    Duh gakk isa bayangin siwon jadi penampilan berantakan apa lagi rambutnya dikuncir.
    Next chapter ditunggu semoga selain yoonwon dan haesica ada kyutae juga

    Balas
  7. choi hye ra

     /  Agustus 28, 2014

    Aku sudah baca ff ini brp hari yang lalu .cuma gara” jaringan ngajak berantem gakk tau К̲̣̣̥ê kirim apa Ъќ>:/ koment ku,jadi aku koment ulang aja deh takut gakk dapet pw kalo next part ada yang ϑϊ pw hehehem….
    Duh gakk bisa bayangin siwon oppa jadi berantakan biasanya kan dia slalu sempurna keren Ñΐ ff membuat sisi lain siwon, semoga ϑϊ ff ini ada pairing kyutae juga. Please Ϋªª.. Author.

    Balas
  8. Kimy

     /  Agustus 28, 2014

    Waaah ff chapter 1 nya aja puanjang beneeerr. Hehe masih banyak typonya, kaya nama siwon malah hiro, trs katanya kan tadi siwon di ff ini rambutnya hitam dan acak2kan, tp ada yg appa nya yoona bilang siwon rambutnya pirang hehehe buat bingung.

    Balas
  9. Kyaaaaa kerennn yaa …….Siwon oppa meskipun agak2 bandel gitu tapi kalau sama ceweknya dia sweetttt bangetttt🙂
    Poor Yoongie….. untung ada Siwon oppa. ah Panny ya mengapa kau tak relakan saja Siwon oppa buat Yoongie … *nampyun yojja
    Aish!!! siapa yojja yg ada di rmh Wonpa?????

    Balas
  10. Unhibitedly

     /  September 6, 2014

    lumayan banyak typo tentang nama siwon yang jadi hiro,, ternyata siwon udah suka ma yoona sejak pertama kali ngeliat dia,,hoho kasian ma yoona, dia hampir saja diperkosa kalo siwon gak cepet nolong,, sebel ma tiffany yang jahat banget ke yoona,,, siapa yang menatap yoonwon dengan tajam?? ibunya siwon kah?? jangan2 dia gak setuju dengan hubungan yoonwon >< makin penasaran ma kelanjutan ceritanya,,, ditunggu next chapternya segera😀

    Balas
  11. devira

     /  September 11, 2014

    Wah keren ceritanya ^^ udah gitu lumayan panjang lagi jadi puas bacanya🙂 tapi tetep di tunggu chapter” selanjutnya🙂 . Ok di tunggu ya kelanjutannya ^^ Penasaran sama sesorang yang ada di akhir cerita .

    Balas
  12. andreyani

     /  September 12, 2014

    panjaaaang banget capther 1,next

    Balas
  13. silvie

     /  September 17, 2014

    ya, nuguya?? eomma siwon oppa kah? apa mereka mau pindah?
    next thor

    Balas
  14. puspa

     /  September 20, 2014

    waah keren, tiffany bnr2 jaht
    siapa yg bawa tas?
    emmanya siwon??

    Balas
  15. kapan lanjutan ff ini dilanjutkan ya.. kangen..

    Balas
  16. Wew daebakk thor! Chapter 1 tapi udah complicated banget. Puasss bacanya :))
    Siwon mencintai Yoong dengan tulus ternyata :*
    Arrgghh dan tuh Ahjumma Fany garang banget sih jadi hantu(?) u.u
    Ntu siapa thor? Mantan Siwon yang lainnyakah? Atau si Ahjumma Fany? Penasaran >.<
    Next. Fighting!

    Balas
  17. Siapa ya yg turun? Hmm jd penasaran .. ceritanya bagus

    Balas
  18. mia

     /  Juli 9, 2015

    dia siapa ua penasaran nih

    Balas
  19. Wah ceritanya bagus, tapi agak gk suka kalo siwon berandalan..
    Di tunggu chapter 2nya aja deh..

    Balas
  20. rini h.

     /  September 7, 2015

    Wah keren bnget deh critax cinta yoowon bnyak ujian n halanganx ya pi yoowon dpt melalui smua ntu…wah cpa orang yg dilihat yoowon ntu ya? Next ya……

    Balas
  21. Yeonta

     /  Januari 2, 2016

    Siapa ya.?? Pasti cewek..

    Balas
  22. Wow.. Kisah percintaan yoonwon penuh liku” ya. Ada aja mslah yg datang tpi akhirx terselesaikan.mudh”n ngga ada masalah lgi yg ngamBat huB.yoonwon deh.
    Tu cpa ya yg turun dri tangga.?

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: