[Drabble] Oh Ternyata: Cerita Hantu

[Drabble] – Oh Ternyata: Cerita Hantu.

||Author : Windy Fitri/ Windi||

||cast||

||Choi Siwon-Cho Kyuhyuh-Lee Hyuk Jae-Lee donghae||

||Im Yoona-Choi Sooyoung-Cho Ahra||

||genre||

||Horror. Komedi||

||Diclaimer: FF ini di buat berdasarkan terinspirasi cerita horror yang berasal dari jepang yang berjudul ‘square’. Sedangkan alur cerita dan ide cerita ff asli pemikiran sendiri. Saya hanya mengambil kisah horronya saja. dengan merobaknya menjadi sebuah fanfiction yang bergenre komedi horror. Dan mengambil beberapa nama artis SM’Entertaiment untuk Tokoh di FF ini. ini benar-benar asli buatan saya!||

 

***

 

“Bagaimana? Apa kalian semua siap mendengar ceritaku eoh?”

Siwon dan Yoona saling menatap, begitupun dengan Eunhyuk dan sooyoung, Kyuhyun menghela nafas, ia berdiri dan berjalan menuju saklar. Seketika lampu itu mati, Dan ruangan kamar itu menjadi gelap.

“Oppa, aku takut.” Yoona memegang tangan siwon, laki-laki itu dengan sigap ia merengkuh Yoona.

“Kyu-ah, bisakah lampu dinyalakan saja eoh? Lihatlah, kekasihku ketakutan. “ jelas siwon. Sebuah korek api dari kayu menyala, Kyuhyun menyundut korek itu tepat pada satu lilin yang terletak di tengah-tengah, sehingga kini kamar itu hanya di terangi oleh sebuah lilin.

“Kyu-ah, bukankah ini terlalu berlebihan?” kali ini Sooyoung Ikut menimpali. Kyuhyun menggeleng pelan, mimik wajah kyuhyun kini terlihat sangat serius, hingga lebih terkesan dingin dan menakutkan.

“Sooyoung-ah, apa kau tidak ketakutan? Kau bisa memelukku, Bukankah itu menyenangkan? Lihatlah, apa kau tidak ingin seperti mereka” Eunhyuk menunjuk pasangan Yoonwon dengan dagunya, dalam gelap saja mereka sempat-sempatnya untuk bermesraan.

“Yak! Apa maksudmu. Kau pikir kau siapa eoh,” cetus sooyoung.

“Issh… Sooyoung-ah, bisakah sehari saja kau tak bersikap dingin seperti itu padaku eoh?” timpal Eunhyuk yang merasa di acuhkan oleh sooyoung.

“Yak! Kalian berdua. Bisahkah kalian tidak bersikap seperti itu pada situasi seperti ini, Issh… apa kalian ingin merusak acaraku eoh!” amuk Kyuhyun. Eunhyuk dan sooyoung seketika menutup mulutnya.

“Baiklah,Kyu-ah mulailah.”

Sesaat hening, suasana seakan mendadak tegang, desiran angin seakan terasa, ruangan yang gelap, dan hanya di terangi oleh satu batang lilin, membuat suasana terasa berbada.Yoona yang memang sudah jelas seorang penakut semakin was-was, ia semakin mengeratkan pelukannya pada kekasihnya itu.

“Siwon Oppa, aku benar-benar takut. Bisakah kita pulang saja, sungguh. Aku benar-benar takut Oppa.” bisik Yoona, Siwon mengusap lengan gadis itu, berharap sedikit menenangkannya. ”Tenanglah Yoong-ah”

Kyuhyun menghela nafas. Lee Hyuk jae, laki-laki itu tak henti-hentinya melirik bahkan mencuri pandang pada gadis bermarga Choi itu, Eunhyuk sedikit bergeser kearah Sooyoung, menyadari itu lantas Sooyoung malah bergeser menjauh, Eunhyuk tak menyerah, ia kembali menggeserkan duduknya, dan tersenyum bodoh menatap Sooyoung, Sooyoung mengalihkan pandangannya, Menelan salivanya, dan berlagat ingin muntah. “Bisakah kau tidak tersenyum bodoh seperti itu eoh!” cetus sooyoung, Eunhyuk memanyunkan bibirnya sebal.

Kyuhyun mulai bercerita, “semua berawal ketika lima orang pendaki gunung tersesat di pegunungan bersalju, karena merasa sudah tidak kuat, akhir nya di tengah perjalanan salah satu dari mereka mati. semua panik, hingga mereka merasa putus asa, mereka berpikir bahwa percuma saja mereka mencoba bertahan hidup, jika pada akhirnya mereka akan mati. salah satu dari mereka mencoba untuk menyemangati ketiga temannya, bahwa tak seharusnya mereka lemah dan mudah menyerah seperti itu. Dan salah satu dari mereka juga menolak untuk meninggalkan jenazah teman mereka di tengah gunung. Hingga merekapun memutuskan untuk membawa jenazah tersebut.”

“Lalu, bagaimana dengan nasib mereka? Apa mereka selamat?” EunHyuk menanggapi.

Kyuhyun menutup matanya, menggeleng pelan dan seketika kembali membuka matanya.

“Hingga pada suatu malam di tengah badai salju mereka menemukan sebuah pondok kayu,”

“Kyu-ah, bisakah kita hentikan saja cerita hantunya, aku tidak mau mendengarnya. Bisa-bisa aku tidak bisa tidur semalaman.” bujuk Yoona, “Chagi-ya, tenanglah. Ada aku eoh.” Siwon mempererat dekapannya.

Kyuhyun kembali melanjutkan, “mereka tersenyum lega, dan bersyukur karena mereka menemukan sebuah tempat untuk berlindung. Pondok itu tampak sudah tua, namun masih kokoh. Mereka mulai masuk kedalamnya, dan seketika mereka tercengang dengan kondisi di dalamnya, benar-benar tidak ada penerangan sama sekali, semua gelap. lantas, dengan terpaksa malam ini mereka harus menghabiskan malam mereka di sebuah pondok kayu.” Eunhyuk sudah merasa tidak enak dengan apa selanjutnya yang akan kyuhyun ceritakan, laki-laki itu mengusap tekuknya, menelan salivanya dan menatap sekitarnya. Terasa berbeda. Eunhyuk merinding dibuatnya.

“mereka meletakan jenazah itu di tengah-tengah, dan mereka mulai bercakap-cakap, ‘Malam ini kita tidak boleh tertidur. Bila kita tidur, bisa-bisa kita tidak akan bangun lagi, Arrasheo?’ ucap salah satu dari mereka, salah satu di antara mereka angkat bicara,’Ya, aku tahu. Tapi bagaimana caranya? Bila kita tidak melakukan sesuatu kita pasti akan tertidur’. Mereka semua mencoba untuk berfikir.”

“Lalu?” Siwon menanggapi, sepertinya ia benar-benar penasaran.

“tiba-tiba saja ada yang mengusulkan sebuah ide, entah siapa. Karena ketika itu keadaan begitu gelap, sehingga mereka tidak tahu dengan siapa mereka bicara dan siapa yang mengusulkan ide. ‘aku tahu, kita lakukan saja suatu permainan’. Teman-temannya merasa bingung, dalam gelap di tengah badai salju seperti ini permainan macam apa yang akan mereka lakukan. Salah satu dari mereka bertanya ‘Permainan apa?’

“ ‘begini, ruangan ini kan berbentuk kotak, bagaimana jika masing-masing dari kita berdiri di tiap pojok ruangan. Nah, saat permainan di mulai, salah satu dari pojok kita berlari ke pojok ruangan terdekat dan menepuk pundak temannya yang ada di situ. Lalu ia yang di tepuk punggungnya harus berlari lagi untuk menepuk punggung temannya yang yang ada di pojok terdekat dengannya, begitu terus hingga kembali ke orang pertama dan di teruskan sampai fajar tiba’. Semua memangguk setuju dengan ide temannya itu. Dan mereka rasa ide itu benar-benar bagus, karena tubuh mereka akan tetap hangat dan tidak akan tidur sampai fajar.”

“Kyu-ah, kurasa mereka bodoh. permainan itu bukanlah ide yang bagus. Kenapa mereka tidak bermain petak umpet saja, bukankah itu menyenangkan.”

“Ya, Sooyoung-ah, bisakah kau dengarkan cerita ini tampa protes eoh.”Ucap kyuhyun sedikit kesal, sooyoung mendengus, gadis itu terlihat seperti tengah meremehkan.

“Dengarkanlah si evil itu bercerita eoh.” Kini eunhyuk terkesan membela kyuhyun,

“Baiklaah-baiklah ayo lanjutkan.” Sooyoung terlihat sedikit kesal.

Sebelum melanjutkan ceritanya, kyuhyun berdehem, “Hingga akhirnya mereka melakukan permainan itu, sebut saja A, B, C, dan D berdiri di pojok ruangan, A mulai berlari ke B dan menepuk pundak B. kemuadian B berlari dan menepuk pundak C. C lalu belari menepuk pundak D. dan begitu seterusnya mereka melakukan permaianan itu hingga pagi.”

Kyuhyun mengeluarkan sesuatu dari punggungnya, sebuah senter. Kyuhyun meletakan senter itu tepat di atas dagunya. Hingga membuat semua bergidig ngeri di buatnya.

“Kyu-ah, kau sangat menyeramkan.” Gumam Yoona, Siwon mencoba untuk semakin menenangkan Yoona, Sooyoung yang sadari tadi mencoba acuh kini mulai terbawa, entah kenapa ia merasakan aura aneh di ruangan ini, wanita itu mengusap tekukknya yang sudah di pastikan tidak gatal sama sekali. Sementara Eunhyuk, pria itu melipat dan mendekap erat kakinya, ia melihat sekitar ruangan itu, benar-benar seram.

“Saat pagi tiba mereka mulai merasa lega, cahaya mulai menerangi seluruh ruangan itu, sehingga mereka bisa melihat seisi ruangan yang sangat benar-benar kotor. Salah satu teman mereka rupanya mengenali tempat ini dan tahu jalan keluar dari tempat itu. Namun seketika mereka tersadar dan ada yang tidak benar di ruangan itu, apa kalian tahu eoh?”

“Lanjutkan saja Kyu-ah.” timpal siwon.

Kyuhyun semakin serius, ia menatap satu persatu temannya, yang kini sudah penasaran dengan cerita selanjutnya, “Lalu mereka semua menjadi sangat ketakutan, saling menatap satu sama lain. Permaianan yang semalam mereka lakukan ternyata tak sesimpel mereka duga.”

“Apa maksudmu?”

 

 

gambar 1

 

 

 

“Permainan dilakukan ketika A berlari menepuk pundak B, B kemudian berlari menepuk pundak C, dan C berlari menepuk pundak D. sampai disitu memang tak ada masalah sama sekali. Namun ketika D berlari Ke A semestinya tidak ada orang disana, sebab A sudah berada di B. benar bukan? Sehingga D harus berlari dua kali untuk menepuk pundak A. namun saat mereka bermain tak ada seorang pesertapun yang berlari dua kali bukan?” semua menjadi tegang seketika.

“Saat tiba di A, D menepuk pundak seseorang yang kemudian berlari menepuk pundak A yang sudah berada di B. mereka pun sadar, permainan ini walaupun di lakukan di ruangan berbentuk segi empat, tak bisa dilakukan oleh empat orang. Permainan ini harus dilakukan oleh lima orang, tapi nyatanya saat mereka melakukan permainan itu mereka hanya berempat saja bukan, sehingga keempatnya langsung menatap Jenazah teman mereka yang terbujur kaku di tengah ruangan. Ya, mereka tak berempat di ruangan itu, mereka berlima.”

“Hwaaa… Oppa… aku takut takut.” Seketika Yoona menjerit setelah mendengar cerita dari Kyuhyun, sementara kini sooyoung dan eunhyuk, entah sejak kapan mereka bersembunyi di balik satu selimut yang sama, dengan posisi yang sangat dekat dengan memeluk lutut mereka.

“Yoong-ah tenang lah itu kan hanya cerita saja. Kau tidak perlu takut Chagi-ya” siwon terkekeh kecil, dan ia mengedik kan matanya kearah kyuhyun. Seolah-olah ia berterima kasih, karena berkat cerita seram kyuhyun, Yoona selalu memeluknya dengan erat, suatu keuntungan bukan. Siwon tertawa kecil. “Tenanglah itu hanya cerita bohong” Ucap siwon, di selingi dengan kekehan kecil.

“Hahahahaha… kalian ini, itu hanya cerita horror yang ku baca di internet,kenapa kalian ketakutan seperti itu? Hahaha… Soooyoung-ah, Eunhyuk-ah. lihatlah diri kalian. Apa yang kalian lakukan eoh? Tidak seperti biasanya. Hahahahha” Kyuhyun benar-benar evil, sampai-sampai dengan teganya ia menceritakan Sesuatu yang membuat teman-temannya merinding. Sooyoung tersadar dengan apa yang dikatakan kyuhyun, ia menoleh pada eunhyuk, Eunhyuk terkekeh. “ Yak! Apa yang kau lakukan hah!” Amuk Sooyoung yang seketika itu juga langsung menyibakan selimut yang menutupi tubuhnya, Sooyoung lantas berdiri dan duduk di sebelah Kyuhyun yang masih tertawa.

Sooyoung menoleh kesebelah kanan,ia sedikit kaget karena lagi-lagi eunhyuk berada di samping kanannya, Sooyoung kembali mengamuk. “ Yak! Issh… kenapa kau duduk disebalahku lagi. kau ingin mendekatiku eoh!”

“Mwo? Hey Nona Sooyoung, percaya diri sekali anda ini. semenjak cerita itu dimulai, aku memang duduk disini, kau saja yang bodoh. pindah tempat tapi di sebelah kanan kyuhyun, jelas-jelas posisinya itu aku berada di dekatnya, sekalipun aga sedikit jauh.” Sooyoung terdiam, ia merasa tak enak dengan ucapannya kepada eunhyuk, ia tertawa hambar “ Hehehe… Mianhae Eunhyuk-ah. aku tidak menyadari itu.” Sooyoung tertawa hambar. Hingga membuatnya terlihat bodoh. Eunhyuk mengerucutkan bibirnya sebal.

“Oppa, Bisakah kita pulang sekarang?” Yoona masih merasa takut dengan cerita Kyuhyun.

“Baiklah yoong-ah kita pulang sekarang eoh,” Siwon menyetujuinya. Siwon mulai berdiri pelan dengan Yoona yang masih memeluknya, gadis itu. Sepertinya benar-banar penakut.

“Yoona-ya, kau ini penakut sekali. Itukan hanya cerita di internet saja.”jelas kyuhyun, Yoona mengembungkan pipinya. “Tetap saja kyu-ah, itu menyeramkan Ishh…” Timpal Yoona sebal.

“Hyung, apa kau mau menuruti kekasihmu yang penakut itu, Ish kalian tunggu lah sebentar lagi jangan dulu pulang, Eunhyuk masih punya satu cerita seram lagi. Hyung, Yoona-ya kalian berdua duduklah,.” Bujuk kyuhyun.

“Ya, siwon itu benar, mari kita lanjutkan ceritanya, lagi pula donghae dia masih dalam perjalanan kan.” Kata Eunhyuk. Siwon menatap Yoona, gadis itu menggeleng, tapi sekali lagi siwon meyakinkannya hingga membuat gadis itu luluh dan merekapun kembali duduk. Melingkar.

“Oia, si ikan itu saat ini dia masih dimana, lihatlah (sambil melihat jam di pergelangannya) ini sudah jam 11 malam, tapi kenapa dia belum datang?” Tanya siwon.

“Mungkin saja dia sedang terjebak macet, atau sebelumnya ketiduran. Terlambat sedikit mungkin tidak apa-apa kan?”

“Terlambat sedikit bagaimana? Dia sudah terlambat 1 jam, kau bilang itu sebentar? Astaga kyu-ah.”

“Yasudah lebih baik kita langsung mulai saja, lagi pula donghae oppa kan penakut sama seperti Yoona, jadi kurasa dia tidak akan rugi jika tidak mendengar cerita hantu ini, bagaimana?”

“Ya, Eonni. Kenapa kau menyamakan aku dengan dia, dia itu lebih penakut dariku.” Celetuk Yoona.

“Tetap saja kalian sama.” Kekeuh Sooyoung tak mau kalah. Yoona mendengus,”Issh.. Oppa, kenapa kau tidak membelaku,” gadis itu terlihat manja, begitu saja ia mengadu pada kekasihnya.

“Yak! Sooyoung-ah, kau tidak boleh seperti itu pada kekasihku. Arrasheo?” Sooyoung hanya mengedikkan bahunya acuh.

“Ya. Hyung, Yoona-ah, dan kau…cantik, “Eunhyuk tersenyum kepada sooyoung, dan beberapa kali ia berkedip kepada Sooyoung, “Yak! Jangan memasang wajah seperti itu.”cetus sooyoung,

“Mwo? Memasang? Ya, kau pikir wajahku ini mainan yang bisa di bongkar pasang eoh,” ucap eunhyuk merasa tak terima. Sooyoung terkekeh pelan. “Ish… jika saja kau tidak cantik, mungkin aku sudah menendangmu” Kata eunhyuk sedikit kesal.

Sooyoung mengibaskan rambutnya hingga hampir mengenai wajah Eunhyuk, seketika entah setan apa yang merasukinya, hingga kini ia menatap eunhyuk dengan manis. Eunhyuk terperangah, ketika sooyoung menompang dagunya dan menatap eunhyuk dengan manis, “Benarkah? Aku cantik, terima kasih atas pujiannya.’ Monyet tampan’.” Senyum manis itu seketika hilang, sooyoung kembali menatap eunhyuk dengan tatapan sebalnya.

Eunhyuk terjengkang kebelakang, hingga kini ia terlentang di atas lantai. “Ya, Eunhyuk hyung, bisakah kau tidak bersikap berlebihan seperti itu eoh.”

Yoona tertawa ketika melihat cara sooyoung merayu eunhyuk.

“Ya, bisakah kau tidak bersikap berlebihan seperti itu eoh!” gertak sooyoung, seketika eunhyuk bangkit, kembali duduk dengan posisi sila (?)

“Eunhyuk-ah, kapan kau akan mulai ceritanya?” tanya siwon.

Eunhyuk membenarkan posisi duduknya, kini suasana kembali serius. Yoona yang masih berada dalam dekapan siwonpun kembali menyandarkan kepalanya di dada siwon, sementara siwon. Tangannya dengan lihai membelai rambut Yoona, Kyuhyun dan sooyoung terlihat serius.

“Cerita ini benar-benar menyeramkan, cerita hantu ini fakta, apa kalian yakin ingin mendengarnya?“ Kata Eunhyuk terlalu berlebihan, “Tidak mau!” celetuk Yoona.

“Kau ini bertele-tele sekali, cepat ceritakan.” Ucap Sooyoung, yang merasa geram dengan tingkah eunhyuk.

“Baiklah, begini ceritanya. Pada suatu ketika, seorang anak pergi dari rumahnya pada malam hari, malam itu kedua orang tuanya tengah bertengkar hebat. Anak itu tidak tahan dengan suasana rumah, hingga ia memutuskan untuk pergi tanpa sepengetahuan mereka. Dan…”

Tok Tok Tok…suara kentukan pintu seakan membuyarkan suasana. “Ishh… padahal aku sedang bercerita, mengganggu saja.” Runtuk Eunhyuk sebal.

“Ya, siapa di luar?” Kata Kyuhyun sedikit berteriak.

“Ini Nuna Kyu, donghae sudah datang.” Kyuhyun segera bangkit, berjalan dan ia menyalakan lampu kamarnya, pria itu membuka pintu. “Ah, Donghae hyung, kau sudah datang rupanya, kajja masuklah.” Ajak kyuhyun, donghae tak mengubris, ia hanya menunduk dan diam.

Kyuhyun mendelik. “Nuna, kenapa dia?” tanya kyuhyun, Ahra mengedikkan bahunya dan menggeleng pelan. “Aku tidak tahu, semejak tiba. Sikapnya memang sedikit aneh.” Kyuhyun beralih menatap donghae, memperhatikannya sedikit aneh, sementara donghae. Wajahnya tampak sedikit pucat dan lebih kalem. “Hyung, Gwenchana eoh?” Tanya Kyuhyun memastikan. Donghae menggeleng pelan.

“Yak! Kenapa kalian hanya diam di tempat, cepatlah masuk. Ceritanya kan belum selesai. “Sahut siwon.

“Kyu, memang kalian sedang apa eoh?” Tanya ahra, “ kami sedang cerita hantu, apa Nuna mau ikut?” Ajak Kyuhyun, sejenak wanita itu berpikir, “Bolehkah? Ah, baiklah jika kau memaksa.” Kata ahra sedikit kepedean, “siapa yang memaksa, percaya diri sekali.” Ketus Kyuhyun.

“Masuklah,” Merekapun masuk, seketika kyuhyun kembali menutup pintu. Kyuhyun kembali menekan tombol saklar sehingga membuat lampu itu kembali mati, dan kembali ruanngan itu hanya di terangi oleh satu batang lilin.

“Oppa, apa donghae oppa tidak apa-apa? wajahnya seperti bukan donghae oppa sebelumnya, lihatlah, dia terlihat murung.” Bisik Yoona pada siwon, “Chagi-ya, mungkin saja dia sedang ada masalah, sudahlah tidak perlu dipikirkan, lagi pula jika di ada masalah pasti dia akan menceritakan ya kepada kami.” Jelas siwon yang lebih terdengar seperti bisikan, Yoona mengangguk.

“Yoong, kau tidak ingin memelukku lagi??’ Tanya siwon dengan senyuman menggoda, Yoona pun kembali memeluk siwon, bersandar pada dada bidang siwon.

“Ahra eonni, ternyata kau ikut gabung juga. “ ucap Sooyoung, “Ah, ye kyuhyun sedikit memaksaku tadi.”jawab ahra sedikit terkekeh. Kyuhyun yang mendengarnya pun mendengus “Siapa yang memaksamu, percaya diri sekali.” Elak kyuhyun.

“Eoh donghae oppa? apa kau sakit?” Tanya Sooyoung memastikan. Tapi laki-laki itu hanya diam, tak menjawab sama sekali. Dan wajahnya tampak pucat.

“Oppa, Gwenchana?”

“Yak! Choi sooyoung, tidak perlu bersikap semanis itu padanya, kau saja tidak pernah semanis itu padaku. ‘Oppa, gwenchana’ (Menirukan gaya bicara sooyoung) Ishh apa-apaan itu, benar-benar tidak enak di dengar” kata Eunhyuk sedikit kesal.

“Hahaha… Eunhyuk oppa, kalau kau menyukai sooyoug eonni seharusnya kau mengatakannya, haha” celetuk Yoona yang kini tertawa melihat ekspresi eunhyuk sedang cemburu.

“Yak! Apa-apaan kau ini, “ Bela eunhyuk

“Ish… Yoona-ya, sekalipun dia menyukaiku, aku tidak mau dengannya.”kata sooyoung sedikit acuh.

“Ya! Choi Sooyoung, jangan berkata seperti itu. Bisa-bisa dikemudian hari kau malah mencintainya. Hahahaha” Timpal Kyuhyun, yang kini tertawa, sementara ahra dan siwon pun ikut tertawa, Sooyoung mendengus sebal. “Yak, jangan berkata seperti itu Kyu-ah.”Kata sooyoung yang sedikit kesal.

“Nah, dengar tu. Kau seharusnya tidak bersikap seperti itu padaku, Ne?” Ucap Eunhyuk yang kini tengah melirik Sooyoung.

 

“Ah, baiklah mari kita lanjutkan. Kita mulai dari awal, bagaimana?” semua mengangguk setuju.

“Pada suatu ketika, seorang anak pergi dari rumahnya pada malam hari, malam itu kedua orang tuanya tengah bertengkar hebat. Anak itu tidak tahan dengan suasana rumah, hingga ia memutuskan untuk pergi tanpa sepengetahuan mereka. Hingga anak itu berjalan di sepanjang malam. malam sudah menunjukan pukul 12 malam, tapi anak itu tak henti-hentinya berjalan.. angin terasa dingin ketika itu. Tiba-tiba saja, di ujung jalan anak itu melihat ada seorang wanita yang tengah duduk di sebuah kursi di pinggir jalan. Lalu…”’

Suara deringan ponsel siwon seketika membuat eunhyuk menghentikan ceritanya, eunhyuk mendengus sebal. Lagi-lagi ceritanya tertahan. Siwon terkekeh, “Ah, maaf aku angkat telpon dulu ne?” Izin siwon sebelum mengangkat panggilannya,seketika keningnya berkerut. “Oppa siapa yang menghubungimu?” Tanya Yoona. Sejenak siwon terdiam, “Eomma donghae menelponku, “kata siwon dengan suara yang sedikit pelan.

“Mwo? Hyung, kau memiliki hubungan apa dengan Eommanya donghae hyung?” Todong kyuhyun.

Pletakk..

Siwon melayangkan sebuah pukulan ke kepala kyuhyun, “Ish.. kau pikir aku pria macam apa hah, tentu saja tidak ada apa-apa, Aigo kyu-ah.”

“Oppa, Louspeaker saja ne?” pinta Yoona, Siwon mengangguk, mengangkat telpon tersebut dan menlouspekerkannya. Semua terdengar serius mendengarkan.

“Yeobosheo, ahjuma. Ada apa?” Tanya siwon. Di ujung sana terdengar nyonya lee seperti menangis, “Ahjuma, wae?”

“Siwon-ah. dong…hae. Donghae…dia kecelakaan, dan… Hiks..hiks..telah meninggal..Hiks…hiks…hiks”

“Mwo? Ahjuma apa kau tidak bercanda eoh?” tanya siwon sedikit panik. Tapi sial, sambungan telpon tiba-tiba saja terputus. Mereka saling menatap satu sama lain, melirik kearah donghae yang kini masih terdiam.

“Donghae oppa telah meninggal?” Desis Sooyoung yang sedikit tidak percaya.”La…lalu yang bersama kami ini siapa?”

Semua saling menatap dan…“AAAAAAAKKKKK…!!”

 

THE END

 

Wkwkwkss… Assalamualaikum semua, anyeonghaseo..:D Hihihi ini ff horror komedi pertama saya, mian kalau amatiran dan feelnyaga dapet, horornya juga absurd dan gak lucu wkwwks maklum baru bikin ff yang kaya beginian hahaha. Ff ini di buat karena iseng baca-baca cerita horror, urban legend di google eh malah jadi kepikiran buat ff abal abal kaya gini.

Thank buat admin. Kaka echa and ka resti yang udh mau post ff ku ini. J

Jangan lupa oke, RCL. Aku doain yang RCL dapet berkah selalu. Aminnn..

Dan saya pribadi mengucapkan. “Minal Aidin walfa’izin. Mohon maaf lahir batin”

Don’t copas! And Siders!”

Tinggalkan komentar

98 Komentar

  1. Lia yoonwonited

     /  Agustus 31, 2014

    Seremm banget bacannya apa lagi pas bgiannya kyu cerita serem banget.
    Dan apa lagi pas donghae dateng tapi ternyta dia kecelakaan ,hikss sedih sih tpi seremmm banget .

    Dan siwon mentang2 yoona ketakutan ngambil kesempatan dalam kesempitan dasar

    Balas
  2. Unhibitedly

     /  September 3, 2014

    mentang2 yoona penakut, siwon nyari kesempatan dalam kesempitan,,,wkwkwkwk entah kenapa sejak tau klo donghae telat, udah ada firasat klo yang dateng itu bukan donghae,,,hoho ditunggu karya ff nya yang lain 😀

    Balas
  3. aqila

     /  September 4, 2014

    Merinding pas baca bagian cerita seremnya . Apalagi waktu donghae haduhh serem bgt !
    Oke nice thor ff nya ^^
    KEEP WRITING & FIGHTING !!!! 🙂

    Balas
  4. asrikim

     /  September 4, 2014

    Serem,serem dan sereeem,,,
    sampa merinding bcanya,,

    Balas
  5. asrikim

     /  September 4, 2014

    Serem,serem dan sereeem,,,
    sampa merinding bcanya,,haepa kasihan smpai kecelakaan,,
    Dasar wonpa ini, yoona eonninya lg ketakuat kyak gtui,eh mlah cri kesempatan dlm kesempitan,huhuh dasar namjam,,
    Ceritanya keren thor dan bikin bulukuduk merinding,,ditunggu karyamu yg lain fightiiing~

    Balas
  6. devira

     /  September 11, 2014

    Seru seru ceritanya 🙂 Ada seremnya tapi ada lucunya juga 😀 apalagi yg serem itu donghae datang tapi ternyata itu donghae yg udah meninggal dalam kecelakaan >< . Di tunggu ff yg lainnya 🙂

    Balas
  7. ayya kim

     /  Oktober 11, 2014

    AAAAAAAAAA seremmm,, donghae mninggal,, brrti yg brsma mreka adalh rohny donghae,, tpi daebak thor

    Balas
  8. Hulda Maknae

     /  Februari 26, 2015

    Seram….kyu serius amat bercerita….tapi nyata loh yg kyu ceritain….

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: