[FF] Hate To Say Love (Chapter 4)

 400655_234233430094984_878522118_n

Author : Cikha Choi

facebook : Cikha Angelita Pradana

Twitter :

@SimbaDeer307

Length : Chapter

Rating : PG 15 +

Genre : Romance,Friendship,Comedy

Main Cast :

~ Super Junior Choi Siwon

~ SNSD Im YoonA

Support Cast :

~ Jessica Jung  SNSD

~ Bae Suzy  Miss A

~ Kwon Yury  SNSD

~ Kim Jongwoon  Suju

~ Seolong  2AM

~ Cho Kyuhyun  Suju

~ Lee Taemin  ShiNee

~ Seohyun  SNSD

~ Park Jung Soo  Suju

~ Stella Kim

annyeong apa ada yang menunggu kelanjutan ffku ini, (ngarep banget >_<) . aku tak tau ceritanya nyambung apa gak, tapi itulah yang ada di pikiranku waktu ngwtik. oh ya aku kecewa di chap sebelumnya comentnya sangat dikit, aku tau ini ff sangat jelek dan gak bermutu tapi aku mohon pada kalian untuk meninggalkan jejak, entah itu berupa pujian maupun kritik dan saran, itu sangat berarti buat motivasiku selanjutnya (curcol dikit me). okelah kalau begitu dari pada tambah panjang mending langsung saja, happy reading. main jika ada typo bertebaran dimana- mana. jangan lupa RCL ya🙂

#happy reading#

Chapter 4

” mwo! Naega ” kata yoona sambil menunjuk dirinya sendiri.

” Shirreo, aku tak mau, kenapa harus aku, kenapa tak kau saja oppa ” tolak yoona

” ayolah yoona hanya sebentar, kalau terjadi apa- apa dengannya bagaimana ” kata yuri

” aku tak peduli, aish kalau aku tau akan seperti ini aku tak akan mau ikut denganmu eonni “kata yoona kesal

semuany menatap yoona dengan tatapan memohon dan itu membuat yoona luluh dan terpaksa mengikuti kata mereka semua. dengan kesal yoona mengiyakan permintaan mereka semua.

” arra, aku akan mengantarnya, mana alamatnya ? ” kata yoona akhirnya,dan leeteuk memberikan alamat rumah siwon pada yoona.

yoona berjalan keluar club malam itu mencari sosok siwon yang sudah terlebih dulu keluar. yoona celingukan mencari dimana siwon berada. saat matanya mendapati keberadaan siwon yang berjalan sempoyongan langsung  menghampirinya.

” siwon-ssi chakhaman, “panggil yoona tapi tak dihiraukan siwon, merasa diabaikan yoona menghalangi langkahnya yang membuat siwon menghentikan langkahnya.

” hai kau gadis babo minggir kau ” kata siwon dengan kesal.

” biar aku mengantarmu pulang, bahaya jika kau pulang dengan keadaan mabuk seperti ini ” kata yoona datar

” apa pedulimu eoh? aku tak butuh kau men. . . , uweek,uweek ” kata siwon terputus karna tiba-tiba ia memuntahkan semua yang ada di dalam perutnya, yoona yang mengetahui mencoba membantu siwon dengan memijat bahunya.

” aish kau ini keras kepala dan sombong sekali, sudah untung aku mau menolongmu, ” kata yoona kesal sabil memijat tengkuk siwon yang terus muntah.

siwon merasa tubuh lemas, karna muntah tadi, pasalnya ia belum makan apapun sejak di rumah maupun dikampus tadi karna ia tak selera makan memikirkan stella mantan yeojachingunya.

” gwenchana, kau masih bisa jalan sendirikan ” tanya yoona yang hanya di balas siwon dengan tatapan yang sulit di artikan.

namun tiba-tiba saja tubuhnya ambruk di bahu yoona, yoona yang terkejut menahan tubuh kekar siwon supaya ia tak terjatuh.

” yak, choi siwon bangun, ” kata yoona berulang – ulang dengan mengguncang tubuhnya, tapi tak ada respon darinya.

yoona hanya mendengus pasrah dengan apa yang ia alami malam ini, yoona mencoba memapah tubuh kekar siwon menuju mobil siwon yang terparkir tidak jauh dari tempat mereka berada sekarang ini. yoona membuka pintu belakang mobil dan menuntun siwon supaya masuk kedalam. yoona menghela nafas sejenak ketika ia sudah memasukan tubuhnya didalam mobil, kemudian ia mencari kunci mobil siwon di dalam sakunya, saat ia menemukan kunci itu di celana siwon, yoona langsung bergegas masuk ke mobil dan mengendarai mobilnya keluar area parkir dan memacu mobilnya dengan kecepatan sedang.

* * * * Hate To Say L ove * * * *

yuri bersama ke tiga teman siwon sedang berbincang tentang bagaimana caranya supaya yoona dan siwon yang tak pernah akur karna hanya masalah kecil, bisa berbaikan, tapi usaha mereka gagal.

” oppa apa tak apa – apa yoona mengantarkan siwon pulang, aku khawatir jika terjadi sesuatu pada yoona ” kata yuri cemas.

” kau tenang saja yul, tak kan terjadi apa-apa ” kata yesung menenangkan yuri.

” aku takut siwon berbuat macam-macam pada yoona “

” sudahlah noona kau tak usah cemas, siwon hyung takkan menyakiti seorang wanita ” sambung taemin.

” nde, kau tak usah khawatir. sudah malam pulanglah ” kata yesung lembut

” hajiman, yoona eothokke?

” dia nanti bisa di antar sama supir keluarga siwon, aku sudah menghubungi pelayan dirumah siwon ” kata yesung dengan menatap yuri lembut. yuri menganggukkan kepala, ia merasa lega jika yoona takkan kenapa-napa.

” baiklah oppa aku pulang dulu ne ” kata yuri beranjak dari duduknya.

” hati-hati di jalan chagi ” kata yesung dengan mengecup kening yuri mesra,

ketiga namja yang melihat adegan mereka berdua menjadi panas, karna mereka berdua telah bermesraan di depan mereka.

” kenapa tiba-tiba aku merasa gerah ya ” kata leeteuk sambil mengibas-ngibaskan kemejanya. spontan mereka berdua menatap kearah ketiga namja disampingnya itu.

” wae ” kata yesung

” kalian berdua membuat kami iri saja ” kata taemin

” kau sengaja melakukannya di depan kami eoh, karna hanya kita bertiga yang tak mempunyai kekasih ” sungut kyuhyun.

yesung hanya tersenyum menanggapi kata ketiga sahabatnya ini. sedangkan yuri tersenyum malu..

” salah sendiri kalian jadi playboy,” kata yuri meremehkan.

” aku tidak playboy yul ” kata kyuhyun tak terima dengan yang dikatakan yuri.

” yah kecuali kau evil, kekasihmu itukan gamemu itu, jadi pacaran saja dengan gamemu itu” kata yesung menambahi.

” ya kau benar hyung ” kata taemin yang membuat kyuhyun kesal karna menjadi bahan ejekan.

” yak, terus saja kalian mengejekku ” pekik kyuhyun kesal. yang membuat semuanya tertawa dan yuri beroamitan untuk pulang.

* * * * Hate To Say L ove * * * *

yoona memarkirkan mobol siwon dipekarangan rumah siwon, yoona menatap siwon melalui kaca sepion, sejak di jalan siwon terus bergurau menyebut nama stella, apa begitu berarti stella baginya sehingga membuatnya seperti ini batin yoona. kemudian yoona turun dari mobil dan berjalan menuju jok belakang, yoona membantu siwon untuk keluar, ia memapah siwon berjalan menuju rumah mewah bergaya eropa itu. yoona menekan intercrom yang ada di dekat pintu. yoona mendesah keberatan menopang tubuh siwon yang kekar. ” kenapa badanmu berat sekali ” gumamnya. tak butuh waktu lama pelayan itu membukakan pintu.

” Ommo! tuan muda, tuan mabuk lagi ” kata pelayan itu cemas.

” mianhae, ahjumma saya mengantarkan siwon-ssi pulang ” kata yoona ramah.

” nde, bawa saja tuan muda di kamarnya, kamarnya ada diatas ” kata pelayan itu dengan membantunya memapah siwon menuju kamarnya.

saat sudah sampai di depan kamar siwon pelayan itu berpamitan kembali ke belakang.

” nona saya kembali ke belakang dulu ne, ” kata pelayan itu dengan sedikit membungkukan badannya. yoona hanya mengangguk.

yoona masuk ke kamar siwon dan meletakkan tubuh siwon diatas ranjang dengan kasar karna ia sudah tak kuat menahan tubuh siwon. yoona menarik nafas sejenak sambil berkacak pimggang ” aish kau sungguh merepotkan ” gerutunya. yoona mendekati siwon untuk melepaskan sepatu yang dikenakan siwon dan juga jaketnya. saat yoona akan melepas jaketnya tiba-tiba saja siwon memeluknya dengan bergurau lagi. yoona melepaskan tangan siwon dari tubuhnya, tapi tak bisa. yoona hanya mendengus kesal, ” aish, apa-apaan ini ” gerutunya kesal. apalagi jarak antata mereka berdua sangat dekat. yoona menatap wajah siwon lekat. kalau diperhatikan dia tampan juga jika tertidur seperti ini pikirnya tak sadar dengan masih menatap siwon. sedetik kemudian dia sadar dengan apa yang ia pikirkan. ia memukul kepalanya pelan ” paboya, kenapa kau bisa-bisanya k berpikiran seperti itu, aakh babo kau benar-benar baboya “rutuknya pada dirinya sendiri dengan memukuli kepalanya. yoona melepaskan pelukan siwon saat ia merasakan pelukannya melonggar. saat yoona telah selesai melepas jaketnya yoona melangkah keluar dari kamar siwon. yoona menuruni tangga dan berpapasan dengan pelayan tadi.

” nona sudah mau pulang, saya baru saja selesai membuat minuman untuk nona ?.” kata pelayan itu sambil membawa secangkir teh hangat untuk yoona

” iya ahjumma sudah larut malam ” kata yoona lembut

” kalau begitu minumlah ini dulu, cuaca malam ini sangat dingin sekali. yoona menerimanya dan meminumnya langsung

” o iya, ahjumma apa siwon tinggal sendiri dirumah sebesar ini, orang tua siwon kemana?.” tanya yoona setelah meminum tehnya.

” tidak, biasanya tuan muda tinggal di apartmentnya,karna orang tua tuan muda masih ada di jepang, tuanuda pulang kemari, bulan depan mereka sudah pulang ke seoul ” cerita pelayan siwon, yoona mengangguk mengerti, yoona meminum tehnya lagi.

” apa nona yeojachingu tuan muda ” kata pelayan siwon spontan

” uhuuk…uhuukk ” yoona tersedak saat mendengar perkataan pelayan siwon.

” nona gwenchana ” kata pelayan siwon, yoona menganggukan kepala.

” gwenchana ahjumma ” kata yoona tersenyum

” jadi benar nona ini yeojachingi tuan muda? kalian terlihat serasi, tuan muda tak pernah membawa yeojanya ke rumah dan nona yang pertama ” kata pelayan itu sumringah.

yoona hanya tersenyum menanggapi ucapan pelayan siwon barusan. apa dia bilang, serasi tak mungkin batin yoona. karna ia dan siwon selama ini tak pernah akur.

” ya sudah ahjumma saya pulang dulu nde, sudah malam. oh ya ahjumma besok kalau siwon bangun, jangan lupa buatkan susu plus madu supaya tubuhnya fit lagi. ” kata yoona pada pelayan siwon.

” nde, biar supir yang mengantar nona, bahaya kalau nona pulang sendiri malam-malam begini ” kata pelayan itu perhatian, yoona mengangguk

” khamsanida ahjumma, tapi apa tak merepotkan ” pelayan itu sepertinya sangat menyukai yoona sehingga pelayan itu memyuruh seorang supir untuk mengantarnya pulang. yoona akhirnya pulang diantar supir pribadi siwon.

Siwon Pov

sinar matahari yang masuk di celah jendela membuatku terusik dari tidurku, aku ngerjapkan mataku berkali-kali menyesuikan sinar yang masuk di mataku. saat aku sudah terbangun aku melihat disekelilingku dan aku sudah ada di kamarku sendiri, seingatku kemarin aku berada di parkiran menuju mobilku dan kemudian wanita itu menghampiriku menawarkan untuk mengantaku pulang karna kondisiku yang sedang mabuk berat, apa dia yang membawaku pulang tadi malam pikirku. aku memegangi kepalaku yang terasa pusing, mungkin ini akibat aku minum terlalu banyak kemarin sehingga kepalaku terasa pening. aku meliat jam wekerku yang ada di atas nakas, jam sudah menunjukan pukul 7 pagi. aku harus segera berangkat ke kampus hari ini, karna hari ini akan ada ulangan dan aku juga sebentar lagi akan disibukkan dengan membuat skripsi. mungkin hari-hariku akan sangat membosankan.

aku bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhku, tak butuh waktu lama aku sudah selesai dan aku memakai pakaian casual ke kampus. aku menatap diriku di cermin, aku tersenyum puas melihat penampilanku saat ini, aku mengambil kunci mobilku dan melangkah keluar dari kamarku, aku berjalan menuju ruang makan dan menemui ahjumma park dia pelayan sekaligus pengurus dirumah ini, dia sudah ku anggap seperti eommaku sendiri, karna sejak kecil aku diasuh olehnya.

” ahjumma aku berangkat dulu nde ” kataku kemudian melangkah pergi

” chakaman tuan muda, tuan harus meminum ini dulu ” katanya menghentikan langkahku dengan mbawa segelas susu, aku menyipitkan mataku , kenapa ahjumma park membuatkanku susu padahal dia tau kalau aku tak suka.

” ahjumma kau taukan aku tak menyukai susu ” protesku dengan kesal

” coba dulu tuan, tuan mudakan tak pernah merasakannya ini juga untuk memulihkan stamina tuan muda akibat mabuk semalam ” sanggah ahjumma park

” aku tak mau ahjumma “

” tuan harus meminumnya karna ini permintaan kekasih tuan muda sendiri “

” Mwo! kekasih, Nuguya? ” aku terkejut dengan apa yang di katakan ahjumma park, pasalnya aku tak pernah mengenalkan stella pada ahjumma.

” itu nona yang semalam mengantar tuan muda pulang, dia cantik sekali dan juga sopan, tuan muda memang hebat mendapatkan kekasih secantik nona itu, kalian terlihat sangat cocok ” cerita ahjumma dengan semangat dan tersenyum senang.

jadi dia yang semalam yang mengantarku, ternyata dia tak seburuk yang ku pikirkan batinku, aku pun mengambil susu itu dari ahjumma park dan meminumnya. aku memberikan gelas yang ku pegang kepada ahjumma lagi,

” dia bukan kekasihku ahjumma dan satu lagi dia tak cantik sama sekali dan aku tak tertarik padanya ” kataku kemudian berlalu meninggalkan ahjumma sebelum dia bertanya lebih tentang ini semua.

aku melajukan mobilku dengan kecepatan diatas rata -rata, saat ditengah jalan mataku tak sengaja melihat seorang yeoja yang ku kenal. aku mengurangi laju mobilku dan menghentikannya beberapa meter dari mobilnya berhenti. aku mengamatinya dari dalam mobilku. akuelihatnya begitu panik dan gelisa sambil berbicara dengan seseorang diponselnya.

saat dia memutuskan hubungan dari ponselnya, raut wajahnya berubah menjadi semakin muram, dan dia sepertinya sedang mencari taksi. tapi sayangnya tak ada satupun taksi yang kosong. entah kenapa aku merasa iba melihatnya seperti itu. hingga aku menjalankan mobilku dan menghampirinya. sepertinya dia heran melihat mobil sportku ini, yah memang dia heran dan merasa asing denganku karna aku menggunakan mobil sport ku yang satunya. aku menurunkan kaca mobilku.

” hai gadis babo ada apa dengan mobilmu itu, kau butuh tumpangan.” kataku dengan tersenyum penuh arti. entah kenapa aku punya pemikiran terlimtas diotakku tentang semua ini

 

Siwon Pov End

* * * * Hate To Say Love * * * *

Author Pov

pagi ini yoona pergi kekampus dengan mengandarai mobilnya sendiri,karna mobil sang oppa sudah diambil dari bengkel. yoona mengendarai mobilnya dengan cepatan sedang. tapi entah kenapa tiba-tiba di tengah jalan mobil yang ia kendarai berjalan lebih pelan. dan itu membuat yoona sedikit panik dan bingung.

” yak ,ada apa dengan mobil ini.kenapa jalannya jadi pelan sekali ” ucap yoona sambil mengegas mobilnya tetapi bukannya berjalan lebih kencang malah jadi berhenti ditengah jalan.

“yak,kenapa berhenti disini,ada apa dengan mobilku.”gerutu yoona kesal karna ia sudah hampir telat kekampus. yoona melihat kearah penunjuk bensin. dan ia mendapati bensinnya berada digaris merah. yoona mendengus kesal.

” haahh, seolong oppa kenapa kau tak mengisi bensinnya, eotthoke? tempat pengisian bensin dari sini kan masih jauh ” yoona akan memberi perhitungam pada oppanya yang sudah membuatnya sial hari ini. yoona pun keluar dari mobilnya dan menghubungi yuri.

” yeobseo eonni tolong aku,mobilku berhenti ditengah jalan.”kata yoona gelisah. ” mwo! kenapa bisa begitu? ” tanya yuri cemas.

” iya bensinnya abis eonni, jarak antara pom bensin juga masih jauh, eonni bantu aku harus bagaimana ” rengek yoona gelisa harus minta tolong siapa lagi.

” bagaimana ya, jarak antara kampus dan tempatmu itu memerlukan waktu 15 menit kalau aku kesana juga percuma, karna 30 menit lagi pelajaran akan di mulai. kita akan lebih telat, kau coba cari tumpangan atau taksi saja, masih ada waktu yoong.” kata yuri menyarankan. karna kalau dia menjemputnya kesana juga percuma karna jaraknya yang masih lumayan jauh dan memerlukan waktu 15 menit jika dari kampus ketempat yoona, dan saat mereka kembali ke kampus juga mereka akan terlambat. yoona menghembuskan nafasnya berat.

” mainhae yoong, bukannya aku tak mau membantumu ” sesal yuri

” gwenchana eonni, baiklah aku akan naik taxi saja.”kata yoona tak semangat lalu mrmatikan sambungan ponselnya.

yoona menghembuskan nafasnya kasar, yoon berusaha mencari taxi lewat tapi slalu saja ada penumpangnya. jelas saja karna tempatnya menunggu jarang ada taksi kosong, semuanya padat oleh penumpang.

Yoona Pov

“aish,kenapa tak ada taxi yang kosong. aku bisa terlambat,apalagi hari ada tugas dari guru Kim.” desahku dengan gelisah.

“ini semua karna soulong oppa, kalau saja tak lupa mengisi bensin aku takkan telat seoerti ini “gerutuku sambil menghentakkan kakiku kesal.

sebuah mobil sport berhenti tepat didepanku. aku mengernyitkan dahiku heran, karna tak mengenali mobil itu, kemudian seorang namja keluar dari mobilnya. namja yang tak asing dimataku pria yang sangat menyebalkan, “aish, kenapa ada dia, pasti dia mau mengejekku, menyebalkan ” batinku sambil menatapnya sinis.

” hai gadis babo ada apa dengan mobilmu itu eoh?, kau butuh tumpangan.” kata namja bernama choi siwon.

” apa pedulimu, aku tak butuh tumpangan dari namja sepertimu, “kataku sinis dia tersenyum miring.

” kau yakin tak butuh tumpangan. percuma saja kau menunggu taxi disini.dan kau juga bisa terlambat kekampus ” kata choi siwon santai. aku hanya diam mencerna tawarannya,tapi aku heran kenapa dia tiba-tiba baik seperti ini,apa ada maksud tertentu.tapi memang benar apa yang ia katakan disini memang sulit sekali mencari taxi.

” oettokae? kau mau tidak kalau tak mau ya sudah,tunggu saja taxi disini sampai besok.”katanya sambil berjalan menuju mobilnya.

setelah beberapa menit terdiam bergelut dengan pikiranku aku bersuara.

“Chakkaman, ” ucapku kemudian terdiam sejenek, langkahnya berhenti dan membalikkan tubuhnya.

” baiklah aku ikut denganmu. “kataku dengan ragu. kulihat dia tersenyum yang sulit di artikan.

” Oke, tapi semua itu tak gratis,”.

sudah ku duga dia pasti ada maksud di belakang ini semua, pasti dia sudah merencanakan sesuatu.

” sudah ku duga kau menolongku pasti ada maksud tertentu.”kataku dingin memandangnya sinis.

” apa yang kau inginkan, kau menginginkan uang dariku? Ck, katanya kau orang kaya..” kataku dengan nada meremehkan.

” Yak, kau menghinaku eoh,mana mungkin aku menginginkan uangmu.” teriaknya kesal.

” lalu apa yang kau inginkan dariku, eoh?.” sungutku, dia mendekatkan wajahnya di wajahku, aku menjauhkan wajahku dari wajahnya.

” aa..apa yang kk..kau inginkan ” kataku terbata karna gugup karna wajahnya yang beberapa senti

 dari wajahku.

” aku ingin kau menjadi pembantuku selama 1 minggu. apapun yang ku katakan atau yang ki lakukan kau harus menurutinya..eotthoke? ” katanya sambil tersenyum penuh arti.

” MWO ! ck, yang benar saja, jadi pembantumu selama seminggu, ANDWE ” kataku terkejut dengan apa yang dikatakan namja menyebalkan ini danenekankan kata ” andwe “.

” kalau kau tak mau juga tak masalah untukku ” katanya dengan santai

saat ia hendak pergi aku menahannya lagi.

” apa tak bisa kurang ” tanyaku ragu takut dia takkan memenuhi tawaranku.

kulihat dia sedang berpikir dengan menyilangkan tangannya didada dan tangan satunya ia memegang dagunya seoh sedang menimbang tawaranku. aku berharap-harap cemas karna waktu seminggu itu bukanlah singkat bagiku bila harus bersamanya selama seminggu.

” baiklah, kalau begitu 5 hari bagaimana? “

” apa tak bisa dikurangi lagi menjadi 3 hari saja ” kataku memaksakan senyum manisku sambil menunjukkan 3 jariku.

” aish, kau ini. tak ada tawar menawar lagi, pokoknya kau menjadi pembantuku selama 5. katanya kesal lalu masuk ke dalam mobilnya, aku menghembuskan nafas berat sambil menunduk pasrah. apa boleh buat mau tak mau aku harus mau menjadi pembantunya di kampus.

” arra,arra aku menerimanya ” ucapku tak semangat

Pov Yoona End

 

 

 

* * * * Hate To Say Love * * * *

 

Author Pov

 

di basement sebuah kampus terkenal Hyundai University terlihat sebuah mobil terparkir rapi di parkiran, semua mata tertuju pada sosok yang mereka anggap rival dikampus ini saat mereka keluar dan berjalan bersamaan dari mobil itu, yang membuat semua orang di kampus itu berkasak -kusuk tentang mereka. semua mahasiswa disini merasa heran kenapa yoona bisa berangkat bersama dengan choi siwon. semua siswa menatap yoona dengan tatapan aneh.

” hai bawakan tasku ini ” kata siwon dengan melemparkan tasnya pada yoona, yoona dengan sigap langsung menangkapnya, yoona merasa risih dengan tatapan mahasiswa disini. yoona hanya menundukan kepalanya . dalam hatinya ia mengumpat kesal dengan apa yang diperbuat siwon padanya hari ini dan juga kesialannya hari ini harus menjadi pembantu siwon selama 5 hari. dan siwon hanya tersenyum puas membuat yoona tak berkutik sama sekali. begitu dengan stella ia juga melihat meraka dan itu membuatnya mengepalkan tangannya yang berada disisi tubuhnya geram.

sahabat – sahabat yoona juga merasa terkejut waktu melihat yoona keluar dari mobil milik siwon. mereka menghampiri yoona dan bertanya apa yanh telah terjadi hingga yoona bisa berada dalam satu mobil.

” yoong apa yang terjadi, kenapa kau bisa semobil dengannya ” bisik sica pelan dengan melirik siwon.

” ceritanya panjang eonni ” bisik yoona pelan, siwon merasa bosan menunggunya mgobrol dengan sahabatnya.

” hei, palliwa, bawa tas ku ke kelasku sekarang ” kata siwon ketus, yuri yang tak terima yoona disuruh seperti itu lalu menghampiri siwon galak.

” yak, kau tak tau berterima kasih, semalam kau kan sudah di antar pulang olehnya, apa ini caramu berterima kasih, kalau tau seperti ini aku takkan mengijin yoona memgantarmu semalam ” kata yuri kesal dengan sikap siwon, padahal dia sudah berusaha membuat mereka berdamai.

” aku tak peduli, akukan tak menyuruhnya ” kata siwon dingin yang embuat yuri geram, siwon pun berlalu meninggalkan mereka semua.

” yak, kau memang keterlaluan choi siwon ” teriak yuri emosi yoona berusaha menahan yuri yang hendak ingin mencakar siwon

” sudahlah eon, biarkan saja dia, lqgian dia tadi juga sudah memberiku tumpangan, meskipun harus jadi babunya selama 5 hari ” kata yoona lemas lalu menundukkan kepalanya sedih. dia tak bisa nayangkan aoa yang akan dilakukan siwon padanya lagi.

” mwo! pembantu ” kata Suzy terkejut dan dibalas anggukan oleh yoona.

” kau yang sabar ya eon menghadapi kelakuan choi siwon yang menyebalkan itu ” kata seohyun sedih dan di ikuti anggukkan yang lainnya lalu berpelukan memberikan kekuatan pada yoona, siwon yang melihatnya memanggil yoona.

” hei yoona sampai kapan kau akan terus di situ eoh ” teriak siwon ketus.

” eonni sudah ne, nanti kita lanjutkan lagi ” kata yoona melepaskan pelukan mereka dan berjalan terburu-buru.

” kau sungguh menyebalkan ” kata yoona kesal saat berada dihadapan siwon dan berjalan mendahului siwon.

saat yoona sampai di kelas siwon, ia langsung banting tas milik siwon di atas mejanya, semua siswa di sana menatapnya penuh tanya. dengan kesal yoona menatap semua siswa disana dengan tatapan kesal.

” apa yang kalian lihat eoh, ? kata yoona yangbuat sua siswa langsung bergidik ngeri. kemudian yoona mengalihkan pandangannya kearah siwon.

” aku sudah mengantarkan tasmu ini ke mejamu, sekarang aku ingin kembali ke kelasku sendiri ” kata yoona ketus.

” tidak bisa kau harus berada di sini, sampai pelajarannya selesai ” kata siwon datar lalu duduk dibangkunya dengan mengankat kakinya di atas meja. yoona menganga ter kejut.

” mwo! aku tak mau, aku juga harus mengikuti pelajaran ” tolak yoona dengan membalikkan tubuhnya menatap siwon.

” kau lupa dengan kesepakatan kita tadi eoh ” kata siwon mengingatkan dengan santai. yoona lagi-lagi hanya pasrah.

” won-ah sebenarnya apa yang terjadi kenapa yoona bisa menuruti semua apa katamu ” kata leeteuk seperti bisikan.

” mulai sekarang dia jadi pembantuku selama 5 hari “

” mwo! bagaimana bisa seperti itu? ” kata kyuhyun terkejut. dan itu langsung di jawab yoona

” jelas saja bisa karna temanmu itu mencari kesempatan dalam kesempitan, benar – benar licik, kenapa kalian juga mau mengejekku eoh ” kata yoona sinis dengan berkacak pinggang.

* * * * Hate To Say Love * * * *

” yul kenapa yoona belum kembali juga, inikan sudah masuk ” bisik sica pada yuri.

” molla, mungkin choi siwon sudah mbuat ulah lagi pada yoona, pria itu memang keterlaluan ” kesal yuri

” lalu kenapa yoona tqk melawannya, biasanya dia akan membalas perlakuan siwon padanya “

” entahlah, mingkin ada sesuatu yang telah terjadi ” bisik yuri

di tempat lain yoona dengan kesal menuliskan catatan pelajaran yang ada di papan tulis, sedangkan siwon dengan santai beleha-leha tanpa melakukan apapun. yoona mendengus kesal melihatnya. saat sang dosen telah selesai menulis, dosen itu menatap kearah bangku siwon, doswn itu mengernyitkan dahinya heran.

” hai nona kau siapa, aku tak pernah melihatmu ” kata dosen itu menunjuk kearah yoona

” naega ” kata yoona menunjuk dirinya sendiri.

” yah kau siapa lagi, aku tak pernah melihatmu sebelumnya, kau bukan murid sini “

” ss..saya Im yoona fakultas disagner “kata yoona gugup

” lalu kenapa kau disini ruanganmu kan bukan du sini ” kata sang dosen itu. suwon yang dari tadi hanya diam kini angkat bicara.

” aku yang menyuruhnya di sini, kenapa? ” kata siwon dingin, dosen itu langsung diam, bukannya takut tapi dia tahu bagaimana sikap dan perlakuan siwon sebenarnya.

” aah, baiklah kalau begitu kau boleh di sini ” kata dosen itu menatap yoona dan mulai menerangkan mata pelajarannya kembali.

yoona yang berharap bisa terlepas dari siwon memjadi kesal saat dosen itu menyuruhnya tetap berada di ruangan kelas siwon. yoona mendesis sambil menatap siwon tajam.

To Be Continue

hehehe bagaimana apa sudah panjang atau belum nih? main ya kalau ceritanya makin gak nyambung. main jika publisnya lama coz aku sempat galau karna smartphone ku rusak jatuh keair  jadi harus diperbaiki.dan sekali lagi aku mohon RCL meskipun ff nya jelek, tapikan jelek jelek beginikan aku udah usaha. buat silent reader semoga sadar diri dan taubat ya. hehehe

buat echa or ressty gomawo udah mau ngepost ff ku yang aneh ini. (membungkukkan badan)

 

Tinggalkan komentar

176 Komentar

  1. DEA OKTAVIKA

     /  Maret 14, 2015

    Wah jd babu 5 hari karna tumpangan mobil aigoo ckckck tega bnget wonpa. Tpi karna yoong jd babu wonpa 5 hri mngkin bisa jd dket ama dia…

    Balas
  2. ita407

     /  Mei 1, 2015

    haha kasihan yoong eonni jadi babu ny oppa
    makin penasaran next

    Balas
  3. Susi

     /  Mei 15, 2015

    Huuuh ternyata ta ada momen sweet yoonwon waktu yoona nganterin siwon, Tapi yoona mulai mengakui kalo siwon itu tampan..hahamulai Cie
    Kaya’ nya ada yang mulai tertarik nih..😉

    Siwon ih teganya nyuruh yoona jadi pembantu nya selama 5hari kan kasian yoona nya,😔
    Tapi mungkin dengan begitu mereka bisa lebih deket kaliya..😊

    Balas
  4. Yaya

     /  Juni 5, 2015

    omo?? yoong unni jd pembantu wonppa selama 5 hari,,kayaknya seru nihhh yooonwon bisa deketan trs hehehe

    Balas
  5. haha kasia yoona hrus jd pmbantu siwon,, aigooo siwon oppa tga bener sma yoong eonni..

    Balas
  6. HasdaYoong

     /  Juli 1, 2015

    Wah….jd babu siwon selama 5 hari????
    apa jdx nnt nasib yoona….akanka benih cinta bersemi?

    Balas
  7. mia

     /  Juli 8, 2015

    kasian bgt eonni

    Balas
  8. mia

     /  Juli 9, 2015

    minta pw nya yg chapter lima nya donk

    nama: mia
    judul :hate to say love chapter 5

    twitter:@mziegitarius
    email:miafardan@gmail.com
    fb:mia chie ziegitarius nya blackstar

    tetep semangat ya thor ku tunngu next part nya

    Balas
  9. mia

     /  Juli 9, 2015

    pasti engding nya benci jadi cinta nih

    Balas
  10. siwon oppa kok kejam bingitt sihh….!!! yoona eunni jgn lemah gitu dong..

    hehehe sepertinya akan ada permainan seruuu… nex>>>

    Balas
  11. Rostina fince manalu

     /  Juli 24, 2015

    Makin keren^^

    Balas
  12. rita octaria

     /  Juli 26, 2015

    hduhh pertgkrab mreka g slesai² momet sweet yoonwnnyw… ada in dunk unnie

    Balas
  13. anggre debora

     /  Juli 27, 2015

    Kasihan yoona eon
    oopa kenapa jahat hikzzz

    Balas
  14. enow

     /  Agustus 16, 2015

    baru nemu ff ini. susah baget mau komen baru bisa di part ini . hedeh kasian yoona jadi pembentu 5 hari. jahat nian kau siwoon

    Balas
  15. Ckck…wonie licik nih…aigoo…yoona mana keberanianmu??next

    Balas
  16. rini h.

     /  September 7, 2015

    Wah yoona jd pembantu siwon slama 5 hari kasian deh n siwon smena2x nyuruh yoona gtu kan yoona jga da jam pelajaran ksian deh…..

    Balas
  17. rini nurkhalida

     /  September 10, 2015

    Wahh makin seru aja ceritanya thor,
    Makin pnasaran dg klnjutannya

    Balas
  18. ksiaaaan..
    yoona eon hrus ttap smangat..

    Balas
  19. swari kartika

     /  September 26, 2015

    Omg bossy bgt wonppa.. yoo a oennie jd asistennya lg hahha.. siap2 dsimsa tp disini nih nnti wonppa mkin dket sma yoona oenie

    Balas
  20. kerenn siwonnya bikin gereget sendiri

    Balas
  21. jenjeje

     /  Oktober 27, 2015

    aiiigooo
    mkin lucu sjha 😃
    mom jdi pmbntu dad slma 5 hri
    yg sbar yahh mom 😁

    Balas
  22. Riskaa

     /  Desember 2, 2015

    Hahaha, yoona baru sadar tuh kalo siwon cakep,,
    Siwon gak tau terima kasih banget siha ama yoona, dasaar..

    Balas
  23. paris

     /  Desember 4, 2015

    Yaaaa tuhan siwon tega amat sih sama yoona, ,,,,, kehilangan yoona baru tau rasa tuh, ntar pas jatuh cinta nyaaa sama yoona eonni

    Balas
  24. arum

     /  Desember 21, 2015

    wow ternyata yoona baru sadar kalausiwon itu tampan, cepat di next

    Balas
  25. Lucu bgt sumpah dosennya takut sama siwon wkwk..emngnya siwon yg ngegaji apa heheh😀
    Liat aja psti nnti mncul benih2 cinta dehh…setiap hari ketemu pasti ada rasa suka ^^

    Balas
  26. ayana

     /  Maret 17, 2016

    dasar siwon nggak tahu trima kasih udah ditolongin waktu dia mabuk malah buat yoona jadi pembokatnya sebagai ganti dia ngasih tumpangan ke kampus. ck, dasar siwon tega!

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: