[Drabble] Rain to Love

“Rasanya  seperti mendengar suara kodok sehabis hujan. Berisik. Sejujurnya menyenangkan..”

Rain to Love

by

choichoding007

Starring

[SNSD] Im Yoona & [Super Junior] Choi Siwon

Teen || Fluff || Drabble

Recommended Song : Petra Sihombing ft. Ben Sihombing—“MINE

a/n : kalau saran aku lebih enak baca ini sambil dengerin lagu yang udah aku rekomendasiin :’) karena cerita ini juga lahir dari lagu itu. So, buat kamu-kamu yang pengen lebih enjoy yuk ikutin saran aku^^ hihii.. (kalian bisa langsung klik link yang udah aku kasih^)

.

.

.

 

Tetes demi tetes sisa air hujan jatuh membentur tanah melalui ujung-ujung besi payung kuning si gadis jelita. Terbungkus oleh dress putih selutut bermotif bunga-bunga dan selapis sweeter hijau zambrud, ia merunduk diantara angin malam. Potongan batu bata yang kering digunakannya untuk mengukir sebuah kata diatas tanah basah. Membunuh kejenuhan di tengah sisa hujan. Ditengah bekunya malam.

“Sedang apa?”

Gerak tangannya berhenti. Sepasang iris kecoklatan miliknya menatap pada sepasang sepatu pantofel pemilik suara berat si pemuda yang berdiri tepat di hadapannya. Dia tidak mendongak.

Lantas si pemuda mengerutkan dahi samar. “Kamu sedang apa?” tanyanya mengulang, setengah membungkuk. Masih dengan nada tenang.

Sedang yang ditanya diam. Tidak menyahut. Enggan sekedar mengangkat bahu. Kendati dirinya berkeingnan untuk mendongakkan kepala dan menatap iris mata gelap si pemuda, ego-nya menjadi prioritas utama.

Kini si pemuda mengulum senyum, menciptakan dua lesung pipit terparti pada paras tampannya.

“Kamu sedang menunggu seseorang, Nona Kodok?”

Akhirnya dia mengangkat kepala. Bertukar pandang dengan iris mata gelap itu. “Tidak,” jawabnya pelan. “Aku tidak sedang menunggu seseorang. Jadi kamu boleh pergi.”

“Jika kamu tidak sedang menunggu seseorang berarti aku boleh menemanimu?”

“Tidak.”

“Kenapa?”

“Karena orang itu sudah datang.”

Keheningan malam yang hanya diisi benturan air hujan pada tanah kini berganti menjadi suara kodok yang saling sahut-menyahut diantara semak belukar. Menggantikan rinai hujan lebat sepanjang sore tadi.

Masih dengan senyum yang terpatri pada wajah tampannya, si pemuda menekuk kedua lutut. Mata gelapnya mengamati gerak si gadis jelita yang sudah kembali merunduk untuk larut kedalam dunianya sendiri, seolah ia hanyalah serangga yang mampir sebentar untuk mengganggu.

Lantas ia mengulurkan sebelah tangannya di depan si gadis jelita.

“Mari pergi bersama.”

Sejumput rambut kecoklatannya yang bebas turut terbawa hembusan angin. Dia menatap secara bergantian jemari panjang nan maskulin itu dan wajah tampan yang tidak pernah lepas senyum. Lama. Lalu menyahut, “Tidak mau.”

“Kenapa?”

“Kamu orang yang berbahaya.”

Kok tau?”

“Tidak tahu.”

“Kalau tidak tahu kenapa bisa menyimpulkan seperti itu?”

“Firasat.”

Kemudian gelak tawa renyah si pemuda menyeruak diantara paduan suara para kodok. Matanya menyipit dan garis bibirnya melebar.

Dia suka tawa itu.

“Kalau begitu mengapa tidak mencoba untuk bisa mengetahuinya?” Si pemuda masih mengulurkan tangan, memberi tatapan penuh keyakinan.

Sedang yang ditanya kemudian menyipitkan mata. Menatap penuh antisipasi. “Sudah menunggumu satu jam. Dan kamu hanya memberikan uluran tanganmu, Siwon?”

“Aku bisa memberikanmu apa saja, Yoona.” Dia memberi tawaran. “Jika kamu mau.”

Sekali lagi mata bulat nan cantik milik si gadis jelita menyipit, menyiratkan keengganan.

Dia suka apapaun ekspresi wajah gadis itu.

Dan gelak tawa mereka mengukar setelah jari-jari Yoona yang lembut menyentuh tangan maskulin milik Siwon. Menerima uluran tangan itu. Menyetujui gagasan bahwa mereka akan pulang bersama dengan jalan kaki. Di bawah sinar rembulan dan sisa-sisa hujan di sepanjang jalan. Juga dibawah payung kuning yang mungil.

“Aku suka hujan. Kalau kamu?”

“Lebih suka matahari. Tidak suka hujan. Tapi aku suka suara kodok setelah hujan.”

“Itulah sebabnya kamu dipanggil Nona Kodok,” sahut Siwon, bercanda. “Kenapa suka?”

“Merdu.”

“Apa?”

“Suara mereka. Saat mendengarnya aku bisa merasa lega. Berarti hujan telah usai. Aku tidak perlu khawatir lagi.”

“Kenapa tidak suka hujan?”

“Dingin.”

Lalu Siwon berhenti melangkah. Dan turut membuat langkah Yoona berhenti. Gadis itu menunggu. Bertanya-tanya mengapa Siwon—sahabatnya tiba-tiba saja berhenti melangkah.

Dan sebelum ada kata-kata yang terucap, tubuhnya sudah dibuat menengang dan terpatung di tempat. Matanya mengerjap-ngerjap kaget dan wajahya bersemu merah. Merasakan lembut bibir Siwon menempel di pipinya. Seperti tersengat jarum lebah yang runcing.

“Supaya kamu hangat,” tutur Siwon penuh senyum. “Dan menyukai hujan.”

Lantas tanpa memberi kesempatan si gadis jelita untuk menyahut, si pemuda segera menggenggam tangannya, menariknya untuk kembali melangkah. Berjalan beriringan ditemani oleh suara kodok yang bersiul-ria.

Dan semestinya akan ada beberapa hal yang harus di ubah.

Ini tentang hujan.

Ini tentang sebuah rasa. Sebuah kisah dua insan.

Mengenai hati mereka.

Dan ini tentang cinta!

Oh baby I’ll take you to the sky

Forever you and I, you and I

And we’ll be together till we die

Our love will last forever

And forever you’ll be mine, you’ll be mine

(MINE by Patra Sihombing)

.

.

E.N.D

a/n : Halooooo! Ini berasa rada geli yah bacanya pake ‘kamu-kamuan’ gini hihi..((mungkin karena belum kebiasa aja kali yah’-‘)) tapi aku harap poster diatas bisa cukup ngebantu kalian buat dapetin feel dari cerita ini. Yah, anggaplah ini di jaman 90’an dan pasti bisa langsung kebayang kan gimana muka malu-malunya mereka. hoho! Sengaja sih pake bahasa kamu-kamuan gini soalnya lagi-lagi jiwa uji coba-ku kambuh! Pengen menciptakan karakter mereka di era 90’an gitu. Nah kalo yang kemaren sebagai permen mint sedang yang sekarang aku harap bisa jadi pemanis di tengah rinai hujan^^ Semoga lagunya juga membantu yah meski bukan lagu lawas kkk~

Tinggalkan komentar

79 Komentar

  1. Masdar siwonest elf

     /  Maret 7, 2014

    Keren .. Suka nih, apalgi smbil dngerin lagu’a ..

    Balas
  2. dhea im

     /  Maret 7, 2014

    so sweet dan keren
    d tunggu karya mu yg lain thor

    Balas
  3. yoonwonalways

     /  Maret 7, 2014

    Seru jeongmal. I like this story. Romance! Good job eon😀

    Balas
  4. lala

     /  Maret 7, 2014

    hahaha.. Lucu pake aku kamu, kayak abg indo yg lagi pacaran… Tp kalo setnya bukan indo aku lbh suka aku kau gt thor.. Dan 1 lagi, aku ngga suka drabble soalnya pendeek bgeett…huhuhu.. Bikin yg panjang thor…

    Balas
  5. romantis bgt ….

    Balas
  6. Ini inspirasi lagunya + ceritanya sama-sama bagus🙂
    Ditunggu karya selanjutnya! ^^

    Balas
  7. aat yoonwon

     /  Maret 9, 2014

    Ditunggu ff lainnya

    Balas
  8. woww daebak🙂

    Balas
  9. Merisa Hermina putri

     /  Maret 11, 2014

    Baguss !!! Sweet !! SIMPLE tapi MANIS banget ceritanyaa sumpahhh !! Keren deh pokoknya

    Balas
  10. Eka_NJ97

     /  Maret 21, 2014

    Ceritanya Bagus!! Singkat tapi Menarik…

    Balas
  11. andreyani

     /  Maret 26, 2014

    Kyaaaaaaa bagus banget,,sequelnya donk.

    Balas
  12. setelah sekian lama akhirnya bisa baca FF lagiii :’) i miss yoonwon! cerita FF nya bagus dan cukup menghibur hati.. ditunggu karya mu yang lain min🙂 fighting!^^

    Balas
  13. KaRenYS4ever

     /  April 6, 2014

    Kirain td saling g kenal trnyata sahabat toh..tp so sweet bnget deh..bagus deh ffnya..
    Next ff dtunggu ya eon..

    Gomawo^^v

    Balas
  14. Liana Ichimaru

     /  April 26, 2014

    so sweet,….😉
    kajja…
    sequelnya di tunggu…😀

    Balas
  15. Aku kurang paham sma ceritanya.. Coz keseluruhan bgus. Bkin yg lbih WOW ya .tp yg castnya yoonwon ok..

    Balas
  16. Rachel

     /  Juni 23, 2014

    Awalnya smpt gk ngerti jln crtax tapi pas baca ke 2 kalix baru aku x ngerti.. hehehe😀 crta x simple tapi menarik dan romantis🙂
    kereeennn thor (y) Gomawo & Fighting ya !😉

    Balas
  17. suka posternya #loh?
    haha ff nya juga suka kok…

    Balas
  18. Evi

     /  Agustus 1, 2014

    Setting bgus eonni🙂

    Balas
  19. YoongWonnie

     /  Oktober 6, 2014

    Kerenn, aku suka drabblenya. Romantiss
    Ditunggu tulisanmu lainnya yahh.
    Oh, dan juga shackle nya🙂

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: