[Ficlet] Everything Has Changed

Everything Has Changed

Everything Has Changed by echa307 ||  Cast : Im Yoon Ah, Choi Siwon, etc  ||  Genre : Romance, Friendship ||  Type : Ficlet ||  Rate : PG 15+  || Disclaimer : This story is mine. Just a fictional story, if found similarity plot or character, is a coincidence. Don’t copy-paste this story!!

.

.

[]

.

.

All I knew this morning when I woke,
Yang kutahu pagi ini saat bangun tidur

Is I know something now (know something now)
Hanyalah kini aku tahu sesuatu (kini tahu sesuatu)

I didn’t before
Yang aku tak tahu sebelumnya

Gadis itu terbangun dari tidur yang terasa begitu damai daripada hari sebelum-sebelumnya. Senyum indah langsung terbentuk disudut bibirnya memandang langit biru yang terlihat  indah bagai lukisan lewat gorden putih gadingnya yang melambai akibat pintu balkonnya yang terbuka. Didudukan dirinya dan merenggangkan tubuhnya yang terasa kaku, kemarin memang melelahkan untuknya dan sekaligus mengesankan.

Senyum indah masih terlukis disudut bibirnya, diturunkan kedua kakinya menginjak lantai yang terasa dingin dan dilangkahkan kakinya pada balkon. Ia terpejam menerima semilir angin pagi yang menerpa kulitnya yang berbalut piyama tipis, surainya melambai indah karena tiupan angin. Senyum itu masih terjaga dan tak sadar sudah begitu lama ia berada disana.

 

And all I’ve seen,
Dan yang kulihat

Since 18 hours ago
Sejak 18 jam
yang lalu
Is green eyes and freckles and your smile
Hanyalah mata dan kerut hijau serta senyummu

In the back of my mind making me feel like
Di sudut benakku membuatku merasa seperti

I just want to know you better
Aku hanya ingin lebih mengenalmu

Know you better, know you better now
Lebih mengenalmu, lebih mengenalmu

I just want to know you better,
Aku hanya ingin lebih mengenalmu

Know you better, know you better now
Lebih mengenalmu, lebih mengenalmu

I just want to know you, know you, know you,.
Aku hanya ingin mengenalmu, mengenalmu, mengenalmu

Hey Yoong, sepertinya suasana hatimu begitu baik” gadis itu, Yoona tersenyum manis pada sosok gadis yang kini berjalan beriringan dengannya. ia tak langsung menjawab dan melangkahkan kakinya yang sesekali memberikan senyuman pada siapapun yang memberikan sapaan maupun senyuman “Kau semakin membuatku tak mengerti”

Yoona kembali menoleh pada sahabatnya itu, “Kau tahu apa yang baru saja terjadi padaku, kira-kira 18 jam lalu”

Sahabat Yoona, Sooyoung mengerutkan keningnya—tak mengerti dengan kalimat yang bertele-tele itu.

“Memang apa yang terjadi?” tanyanya penasaran

“Entahlah, mungkin aku sedang jatuh cinta”

Sooyoung membulatkan matanya tak percaya, “Kau jatuh cinta? Jinjja, jinjja..” kalimat antusias itu terlontar cepat.

Yoona hanya mengedikkan bahunya, ia sendiri juga tak begitu yakin dengan apa yang dialaminya kini.

“Dengan siapa? Cepat katakan” Sooyoung masih antusias dengan pembicaraan mereka.

Keduanya masih berjalan di koridor kampus tempat mereka menimba ilmu, Sooyoung masih terus mendesak sahabatnya itu untuk memberitahukan siapa pria yang sudah membuat Yoona seperti ini, yang selalu tersenyum.

“Kau tak akan percaya” ujar Yoona masih ingin bermain-main dengan sahabatnya itu.

“Aishh cepat katakanlah, kau ingin aku mati penasaran” gerutuan Sooyoung membuat Yoona tergelak, ia berjalan lebih cepat dan mendudukan dirinya dikursi taman di bawah pohon rindang.

Sooyoung mengikuti langkah cepat Yoona dan mendudukkan dirinya disisi gadis itu, “Mahrebwa palli

Yoona tersenyum dan bergumam “Choi Siwon

Sooyoung terdiam beberapa saat, mencerna satu nama yang disebutkan sahabatnya itu “Choi Siwon? Jinjja” tanpa sadar suara gadis itu sedikit lebih tinggi dari sebelumnya, Yoona menempelkan telunjuknya didepan bibirnya, meminta gadis itu untuk tidak beraksi berlebihan. Sooyoung berdeham dan kembali bertanya dengan suara yang lebih rendah “Jeongmalyo?”

“Aku tak tahu, sejak saat itu jantungku terasa bekerja lebih cepat dan hatiku berdesir” Yoona menjelaskan apa yang terjadi pada dirinya

“Wah kau menyukai Siwon sunbae, kalau dibayangkan kalian serasi juga, kau cantik ia tampan. Serasi bukan?” Yoona hanya tersenyum mendengar pujian itu.

“Entahlah, sebelumnya kami hanya saling tersenyum atau menyapa, itu hal biasa bukan? tapi kemarin terasa berbeda”

Everything has changed” lanjutnya tersenyum menatap langit biru.

 

And all I feel in my stomach is butterflies,
Dan yang kurasa di perutku hanyalah kupu-kupu

The beautiful kind
Kupu-kupu yang indah

Making up for lost time
Mengganti waktu yang hilang

Taking flight making me feel like..
Membawa terbang membuatku merasa seperti..

Sosok itu memainkan gitarnya dengan irama yang indah, setiap petikkan yang dilakukannya terdengar begitu merdu. Ia tersenyum sambil memejamkan mata, menghayati permainannya dan kembali mengingat moment manis yang belum lama dialaminya.

Flashback

Hujan deras menghempas permukaan aspal yang sebelumnya berdebu, menimbulkan bau yang khas. Dirinya berjalan seorang diri dengan memainkan kunci yang diputar-putar olehnya.

“Eottokhae, kenapa hujan, aku belum sampai rumah dan harus menuju halte” gerutuan seseorang terdengar olehnya.

Ia terdiam sesaat sebelum akhinya melangkah mendekat, “Annyeong..” sapanya

Gadis itu menoleh dan tersenyum “Annyeonghaseyo sunbae” gadis itu masih menggunakan bahasa yang formal dengannya walaupun sudah sering bertegur sapa.

“Kau tak pulang?” pertanyaan basa-basi itu keluar dari bibirnya, menghilangkan keheningan yang sebelumnya terjadi.

Gadis itu menghembuskan nafasnya “Bagaimana ingin pulang sunbae, hujan menghalangiku untuk ke rumah”

Siwon, pria itu tersenyum dengan keluhan gadis itu, yang tak lain juniornya. Im Yoon Ah.

“Kau ingin kemana?”

Yoona menoleh dan menunjuk arah seberang halaman kampus dan berucap “Halte”dimana tempat itu berada disisi kiri gerbang kampus mereka.

“Kau tak membawa mobil?” Yoona hanya menggelengkan kepalanya, tanda ia tak membawa kendaraan ketika ke kampus pagi tadi.

Yoona tersentak sekaligus tak mengerti dengan apa yang dilakukan sunbae-nya kini. Melepas jaketnya dan kini melindungi kepala mereka dengan jaket yang sebelumnya digunakan pria itu.

“Kau ingin ke halte bukan? Kajja” Yoona terbelalak dengan ajakan sunbaenya itu

“Kenapa masih diam, kajja palliwa” Serunya lagi, Yoona tak mempunyai waktu untuk mencerna ataupun menolak ketika dirinya sudah terdorong oleh lengan Siwon yang berada dibahunya.

 

I just want to know you better, know you better, know you better now
Aku hanya ingin lebih mengenalmu, lebih mengenalmu, lebih mengenalmu

I just want to know you, know you, know you
Aku hanya ingin mengenalmu, mengenalmu, mengenalmu

 

Keduanya berlari kecil menerobos hujan deras, tanpa sadar—keduanya tersenyum dan terus melangkah secepat mungkin untuk sampai di halte sebelum mereka benar-benar basah.

Begitu sampai di halte, keduanya refleks membersihkan lengan dan baju mereka yang terkena air hujan. Yoona merogoh tasnya dan mengeluarkan sapu tangannya, membersihkan wajahnya yang sedikit terkena air hujan. Ia  menoleh, melihat pria yang bersamanya sedang mengibaskan jaket kulitnya.

“Sunbae bersihkanlah wajahmu, setidaknya untuk mengeringkan wajahmu yang basah” suara itu mengintrupsinya menghentikan kegiatannya, ia menoleh dan menatap satu tangan yang terulur “Maaf aku hanya membawa satu dan sudah aku gunakan”

Siwon tersenyum dan menerima sapu tangan itu “Bukan masalah, dan pakai ini agar kau tak kedinginan. Memang luarnya basah tapi dalamnya tidak karena ini kulit” Siwon menyampirkan jaket yang dikibaskannya tadi.

“Tapi sunbae..”

“Gwenchana” Siwon membersihkan wajahnya dengan sapu tangan yang ia berikan.

Yoona tersenyum dan mengucapkan terimakasih sambil mengeratkan jaket yang kini tersampir dibahunya. Sebenarnya ia merasa tak enak hati yang membiarkan sunbae-nya itu hanya menggunakan singlet putihnya.

Keduanya larut dalam keheningan, Yoona sesekali menoleh pada Siwon yang berdiri sambil menyilangkan tangan dimuka dada, ia tahu pria itu sedang menahan rasa dingin yang dirasakannya tapi jika ia mengembalikan jaketnya, pria itu pasti akan menolak dan bersikeras untuk dipakai olehnya.

Tak lama bus yang ditunggu mereka terlihat, begitu bus berhenti tepat dihadapan mereka, Siwon meraih lengan Yoona dan mengajaknya untuk menaiki bus, sepertinya pria itu benar-benar tak peduli dengan hujan yang mengguyur, meski tak sederas sebelumnya tapi cukup membuat singlet itu terdapat tetesan-tetesan air hujan.

Keduanya duduk dikursi terbelakang, Siwon mempersilakan Yoona duduk di sudut dan ia setelahnya, mungkin karena hujan membuat bus yang mereka naiki tampak sedikit lengang.

Keduanya terdiam dalam keheningan dan sesekali mengobrol menghilangkan kecanggungan. Hingga akhirnya berpisah ketika Yoona turun terlebih dahulu, setelah mengucapkan terimakasih keduanya berpisah.

Come back and tell me why
Kembalilah dan katakan kenapa

I’m feeling like I’ve missed you all this time
Aku merasa sepertinya aku tlah merindukanmu selama ini

And meet me there tonight
Dan temui aku di sana malam ini

And let me know that it’s not all in my mind
Dan biarkan aku tahu bahwa semua ini tidak hanya di benakku

I just want to know you better, know you better, know you better now
Aku hanya ingin lebih mengenalmu, lebih mengenalmu, lebih mengenalmu

I just want to know you, know you, know you
Aku hanya ingin mengenalmu, mengenalmu, mengenalmu

 

Siwon tak menyangka akan melakukan itu, menemani sosok gadis yang sebelumnya tak cukup akrab dengannya bahkan ia meninggalkan mobilnya begitu saja di parkiran kampus hanya untuk menemani gadis itu. Sebenarnya ia bisa saja menawarkan diri mengantar gadis itu pulang tapi entah mengapa gerak tubuhnya yang lebih cepat dan membawa gadis itu menerobos hujan dan berlabuh pada halte.

Namun ia tak menyesal, ia merasa ada ketertarikan sendiri dengan gadis itu, ia sosok gadis yang cantik alami dan terlihat imut. Tubuhnya ideal dan memiliki lekuk tubuh yang indah. Tapi ia suka bukan karena fisiknya semata, itu hanya nilai plus untuknya. Yang ia suka dari gadis itu adalah senyum manisnya yang ia berikan kepada siapapun, kalau boleh egois—ia ingin senyum itu hanya untuknya dan hanya ditunjukkan padanya. Dengan senyumnya semua orang pasti akan tahu bahwa gadis itu memiliki hati sebening embun dan ia sudah melihat bukti itu. Ya..gadis itu tak pernah membedakan orang-orang disekitarnya, ia memperlakukan mereka semua dengan sama.

Sebelumnya ia mengagumi gadis itu—dalam arti karena sikapnya pada orang-prang disekelilingnya. Ia hanya tahu gadis itu adalah Im Yoon Ah—juniornya dan hanya saling menyapa dan tersenyum, tapi sejak tindakannya sore kemarin membuat semuanya berubah. Sejak sore itu ia selalu memikirkan gadis itu, ‘Apa ia sudah sampai rumah’. ‘Apa ia sudah tidur’, ‘Apa ia ke kampus hari ini’, bahkan ‘Apa yang gadis itu lakukan’. Sepertinya ia bukan hanya mengagumi dalam arti yang sempit, tapi ia sudah mengagumi dalam arti yang luas dan benar-benar jatuh dalam pesona gadis itu.

Everything has changed” gumam Siwon tersenyum

.

.

All I know is we said hello
Yang kutahu hanya kita saling sapa

So dust off your highest hopes
Maka gantungkanlah harapan tertinggimu

All I know is pouring rain
Yang kutahu hanyalah hujan yang mengguyur

And everything has changed
Dan segalanya tlah berubah

All I know is a new found grace
Yang kutahu hanyalah anugerah yang baru ditemukan
All my days I’ll know your face
Hari-hariku, aku kan tahu wajahmu

All I know since yesterday is
Yang kutahu sejak kemarin hanyalah

Everything has changed
Segalanya tlah berubah

.

.

The End

Niat awal pengen dijadiin SongFic atau Oneshoot, tapi karena ga semua lirik dipakai dan juga karena lagu ini mengisahkan pertemuan yang menggantung dan belum terjalinnya sebuah hubungan cinta, jadilah seperti ini.

Finally, aku memutuskan, ini dijadikan ficlet agar lebih padat dan memperhatikan benang merahnya aja..dan dengan ending yang sama dengan lagunya, masih menggantung dan baru saling mengagumi dan merasakan perasaan lain dihati mereka 🙂

See you next FF, need your respond..so comment please 🙂

Iklan
Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

100 Komentar

  1. KaRenYS4ever

     /  April 5, 2014

    Eonnie
    Beneran deh..
    Ffnya bgus bnget..
    Dari baca awal2 aja sdh seru bnget bacanya.. Siwon n Yoona mulai jatuh cinta tuh eon..
    Eon bikin sequel ya trus satuin mrka brdua..
    Bagus bnget eon..apalagi klo ada sequelnya..
    Please eon bikinin sequelnya ya..
    Next sequel dtunggu ya eon..

    Gomawo^^v

    Balas
  2. Kereen.. Lnjut nde!

    Balas
  3. keren2..daebak,,ada sequelnyakah??

    Balas
  4. TheLfy Sharie

     /  September 4, 2014

    Keren Thor ini mah Harus ya Thor di Bikin Sequel nya

    Balas
  5. Cha'chaicha

     /  Desember 7, 2014

    Keren bgt, berharap ada sequel..

    Balas
  6. Hulda Maknae

     /  Maret 3, 2015

    Aigoo so sweet…cie…yoonwon saling suka…

    Balas
  7. Cha'chaicha

     /  Maret 26, 2015

    Wah keren, sequel please..

    Balas
  8. suka sama jalan ceritanya,, walaupun rada gantung, tapi yang pasti yoonwon saling merasakan kalo perasaannya telah berubah satu sama lain, dari rasa kagum ke rasa cinta,,,hoho

    Balas
  9. melani

     /  Oktober 19, 2016

    Kenapa endingnya gantung.. tapi bagus kok ceritanya.. di tunggu cerita yg lainnya..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: