[Drabble/Sequel] Story only I didn’t Know – Wind Flower

[drabble/sequel]story only I didn’t Know]

Wind Flower

A story by Windy Fitri

[cast]

Im Yoona and Choi Siwon

[Iu – Wind Flower]

**

Note    : untuk tulisan italic itu berarti flashback..

Jika aku berbalik seperti ini, jika aku menjauh
Aku tidak akan mekar
Jika nafasku berhenti saat memandangmu seperti ini
Apakah kehidupan akan lebih baik meskipun mata tepejam

Aku tak sanggup melihatmu,kau terpuruk hanya karna kepergianku, kau seakan terlihat hidup di dalam neraka, terlihat sengsara dan menyedihkan. Choi siwon lihat aku?,tatap mataku,aku disini di hadapanmu?.kumohon lihatlah aku sejenak,aku disini memandangmu? merasakan kepiluan yang kini tengah kau rasakan.

Kau kembali menitikan air matamu, ku ulurkan tanganku mencoba untuk menyentuh wajahmu. Tapi sayang aku tak bisa melakukan itu, kau tak bisa ku raih,air mataku menitik.

 

Meskipun aku tidak melihatmu, aku terlihat olehmu
Meskipun aku tidak mendengarmu, aku terdengar olehmu
Dalam kelembutan tanganmu aku hidup lagi
Seperti bunga angin

Aku melihat diriku sendiri terbaring lemah di atas sebuah brankar,layar monitor itu mengasilkan suara yang menyerakan,bukan sura kehidupan tapi suara kematian.

Selang dan bermacam alat yang menempel di tubuh ku kini mulai di lepaskan.dan dokter itu menarik kain selimutku lalu menutupkannya di wajahku .aku tak bisa berbuat apapun karna memang aku sudah tak bernyawa, aku melirik siwon, pria itu ambruk dalam pertahanannya, ia tertunduk dilantai. aku menatapnya. Seperti inikah? Seperti inikah takdir kisahku?,tak sanggup aku merasakannya dan tak sanggup aku menyaksikannya

 

Tiba tiba saja secercah cahaya datang  di ujung sana, cahaya itu semakin terlihat jelas, seorang pria berjubah putih muncul dari cahaya tersebut,ia tersenyum kepadaku, mungkinkah ini yang disebut malaikat maut?

Ku langkahkan kakiku menuju cahaya tersebut, kembali ku menoleh memandang siwon yang kini tengah menangis, air mata ku kembali menetes.

“saatnya telah  tiba” ujar pria berbaju putih itu.

Aku menatapnya,pria itu kembali tersenyum, aku melihat cahaya kini berada di hadapanku, apakah ini jalan menuju surga?. Aku kembali memalingkan wajahku, menatap pria itu choi siwon,pria yang sangat aku cintai.

Sejenak aku termenung, inikah akhir perpisahan ? inikah akhir dari sebuah kisah cinta?,menyedihkan.

Aku menatap pria berjubah putih itu, ia menatapku dan Aku menatapnya “bisakah kau berikan aku sedikit waktu untuk berlama disini?” hanya sampai esok hari? Kumohon.?” Pria itu tampak berpikir.ia menatapku dan beberapa detik kemudian ia menganggukan kepalanya seraya pria itu kembali tersenyum kepadaku, aku tersenyum senang tak kusangka aku masih memiliki sedikit waktu untuk mengabiskan waktuku bersama siwon. Pria berjubah putih itu masuk kedalam cahaya itu,aku kembali tersenyum kearahnya dan beberapa detik kemudian cahaya itu mulai pudar hingga akhirnya cahaya itu menghilang.

Pintu itu terbuka,aku menoleh terlihat dua orang pria memakai seragam rumah sakit masuk keruangan kamar ini, kedua pria itu mulai membawa jasad ku keluar dari ruangan itu, Choi siwon. Ternyata pria itu menyadari hal itu ia bangkit mengejar kedua pria yang membawa ku.

aku ikut mengejarnya,choi siwon pria,itu menahan brankar yang terdapat jasadku.

“HENTIKAN,KU KATAKAN HENTIKAN..!!”

Perlahan air mataku menitik, ku lihat kedua pria itu terdiam. Aku mulai berjalan setapak demi setapak kearafhnya hingga kini aku berada di sampingnya, siwon membuka kain yang menutupi wajahku. Jasad itu sudah tak bernyawa, tak ada lagi sebuah kecerian yang ada hanyalah sebuah kepedihan.uluh hatiku seakan tertembak, sakit dan sakit ,tak sanggup aku melihatnya. Pria itu meraih tanganku yang terlihat pucat, ia mencium lembut punggung tanganku . dan kini kembali aku menyaksikannya.

 

 

Meskipun ingin pergi, aku tak bisa pergi
Meskipun ingin memeluk, aku tak bisa memelukmu
Apakah ujung tanganmu menyentuh di hatiku ?

 

aku mencoba menyentuhmu, tapi kembali gagal hal itu serasa sulit untuk ku lakukan aku tak bisa menyentuhmu bahkan sehelai rambut pun aku tak mampu.

“Yoong-ah,bangunlah Yoong-ah,ini aku kekasihmu, kumohon bangunlah” pria itu menggenggam tanganku dan itu terlihat begitu erat.aku tak bisa melakukan apapun selain memandangnya.aku sperti seorang mahluk tak berguna.

“siwon….” Gumamku, bahkan percuma jika aku memanggilnya berteriak saja itu tak akan bisa membuatnya bisa mendengarku.karna sampai kapan pun ia tak akan pernah mendengar suaraku lagi,karna aku sudah mati.

 

Apakah kau tahu jika malam yang panjang telah berlalu?
Cinta tertawa dalam tangisan Meskipun ingin menggenggammu,

aku tak bisa menggenggammu

siwon memperhatikan bunga itu,sejenak pria itu memperhatikan wajah kekasihnya yang kini tengah menutup matanya menikmati semilir anginyang menerpa permukaan wajahnya, siwon kembali memalingkan pandangannya pria itu perlahan siwon memetik bunga itu. Memandang bunga itu sekilas dan memasangkan bunga cantik itu di Daun telinga Yoona.

Yoona membuka matanya,ia menyentuh daun telinganya dan hendak melepaskan bunga tersebut

“apa ini..?”  siwon segera menahan pegelangan tangan Yoona.

“Andwee..Yoong-ah jangan di lepaskan, itu sangat cantik.” Cegah siwon.

Yoona tersenyum,ia menatap siwon dengan tatapan tulus “aku berharap waktu berhenti sampai disini. Agar aku tidak merasakan perpisahan.”tatapan gadis itu berubah sendu. siwon memandang Yoona, tatapan mata pria itu menunjukan sebuah pertanyaan.

Yoona kembali menarik kedua sudut bibirnya tersenyum manis bahkan sangat manis. Perlahan gadis itu menyandarkan kepalanya di dada bidang siwon “aku mencintaimu…”

Siwon merengkuh tubuh gadis itu,”aku juga mencintaimu..”keduanya kembali hanyut akan kebersamaan, semilir angin di sebuah bukit membuat keduanya seakan tak ingin pergi dari  waktu lain.

 

Jika aku berbalik seperti ini, jika aku menjauh
Aku tidak akan mekar
Jika nafasku berhenti saat memandangmu seperti ini
Apakah kehidupan akan lebih baik meskipun mata tepejam?

Terlihat beberapa orang mengerumuni sebuah pusara yang bertuliskan nama ‘Im Yoona’ sedikit demi sedikit beberapa orang itu mulai pergi. Kini hanya tersisa choi siwon dengan seorang pria yang memakai kaca mata hitam, siwon. Pria itu masih setia dengan posisinya, terunduk di samping pusara itu. Siwon memang tak lagi menagis,tapi hatinya tetap menangis, iya menyentuh pusara itu, dan tersenyum getir

“Choi siwon, kau harus merelakannya…”

“jika aku mampu aku akan mmelakukannya hae..” donghae, ia menyentuh pundak siwon, dan seketika siwon menoleh,menatap pria itu dengan tatapan sendunya.

“Relakan Yoona, karna itu akan membuatnya tenang di alam sana, aku percaya kau bisa melakukannya, karna aku tau kau mencintainya, bahkan lebih dari yang ku tau..”

Sejenak siwon terdiam. Ia menyentuh pusara itu.”selamanya hanya kau,dan hanya nama mu yang ada di hatiku,karna aku mencintaimu Im Yoona”siwon bangkit, pandangannya masih menatap pusara itu.”aku akan kembali Yoong-ah”

Siwon menatap donghae, pria itu mengangguk . keduanya mulai beranjak pergi dari tempat itu. Siwon kembali menoleh,tapi kini ia melihat sosok Yoona berdiri di samping pusaranya,tersenyum memandangnya, dari kejauhan.siwon berhenti sejenak

Siwon. pria itu tak bermimpi, senyuman itu kembali iya lihat siwon mengatakan sesuatu atau lebih tepatnya itu adalah sebuah bisikakan “aku mencintaimu..” Yoona tersenyum menatapnya.

Siwon terdiam,tapi beberapa saat kemudian pria itu kembali berjalan,pergi menjauh dari tempat pemakaman tersebut.

Cahaya itu telah datang, saatnya untuk gadis itu memulai kehidupan baru di alam sana ,pria berjubah putih itu tersenyum menganggukan kepalanya seperti mengatakan “saatnya telah tiba” Yoona menghela nafas,gadis itu tersenyum ,langkah kakinya membawanya masuk dalam cahaya itu.gadis itu benar benar telah masuk,perlahan demi perlahan cahaya itu mulai pudar, Yoona memejamkan matanya “Saranghaeyo Choi siwon”

Cahaya itu mulai menghilang,bahkan kini sudah tak terlihat lagi.

 

Meskipun aku tidak melihatmu, aku terlihat olehmu
Meskipun aku tidak mendengarmu, aku terdengar olehmu
Terbang bertaburan dalam angin
Terbang bertaburan di hatimu

FIN.

Kritik dan saran saya terima tapi dengan kata kata yang sopan ya. Dan maaf

Jika ff vampire itu gak jelas dan aneh,haha dan sengaja saya buat drabble biar pendek dan buat penasaran. Lagi pula masih ada sequelnya ko, lagi proses jadi d tunggu ya. J

Bwt admin makasih udh mau post ff saya.

Dan buat kalian yang udh baca harap RCL ya.

Kalau kalian gak RCL sama aja kalian mandi abis mandi gak pake baju hahah gimana malu kan?

So jadilah reeders yang baik J

Follow @Windy_imet

Add Windy Fitri YoonAddict

Iklan
Tinggalkan komentar

74 Komentar

  1. ifapurnama

     /  Januari 13, 2014

    loh koq yoona bisa meninggal??
    sedikit bingung sih dengan ceritanya, tpi ditunggu yh sequel selanjutnya ;D

    Balas
  2. ceritanya sad ending.kok para author lagi hobi buat ff yoonwon sad ending.apa karena gosip yoona?
    Ditunggu ff yoonwon lainnya ya author?fighting…

    Balas
  3. tri3_permadi407

     /  Januari 14, 2014

    Sedih bgt sangat ga rela yoonwon terpisah kyk gini tega bgt chingu epep nya bikin mewek huaaaaaa T_T
    Ditunggu sequel vampir nde ^^

    Balas
  4. vika

     /  Januari 15, 2014

    nice…..walaupun sad ending

    Balas
  5. Akhirnya sempet baca juga…
    ceritanya bikin nangis:'(

    Balas
  6. ayu dian pratiwi

     /  Januari 20, 2014

    Cerita awalnya gimana? Di tunggu sequelnya

    Balas
  7. ciemOet

     /  Januari 20, 2014

    yah sad ending,,, bener2 nyesek nih cerita,,,kasihan banget wonppa ditinggal pergi ama yoona,,, 😥
    next ff ditunggu chingu,,, jangan yg sad lagi ya ya ya,,, #maksaBanget :))

    Balas
  8. A.V.A.I

     /  Januari 21, 2014

    suka bgt sama gaya bahasanya,,feelnya dapet bgt,,/

    Balas
  9. daebak! FF ini benar2 daebak!! 😀 walaupun sad ending,tetapi ceritanya bagus apalagi kata2 nya aku suka.. FF ini juga sukses membuat air mata ku jatuh :’) ditunggu karya FF yang lainnya ya thor. fighting!^^

    Balas
  10. andreyani

     /  Januari 30, 2014

    Hiks hiks,,sedih bnget

    Balas
  11. hmmm…. kirain ada kelanjutanny Yoona dihidupkan kembali dgn keajaiban… hehehehe…

    ternyata memang udah takdirny Yoona hrs tinggal disisi-Nya….
    Oppa sbar ya… kan ada aku… hihihi #Plaakkk… 😛

    Balas
  12. Dede

     /  Maret 10, 2014

    Kenapah ceritanya sedih banget.coba deh ada romantis ?pas engga akan galau.hahahadtunggu cerita lainnya yah?

    Balas
  13. Lho…kok Yoong Eonni meninggal? Gimana awalnya? Sedih Thor bacanya nyesek banget 😥 Bagus walau sad ending 😉

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: