[FF] IT IS LOVE? Or? Chapter 2

Author : @deerggyoonaim

Main cast :

yoona a.k.a yuki or yoona

siwon a.k.a choi siwon

yoon si yoon a.k.a Im si yoon

other cast:

find yourself

genre: romance, sad, family.

 

Seorang yeoja sedang memandang rumah mewah yang berada di depannya. “rumah ini akan ku rebut kembali, eomma appa ini kenangan terakhir bagi ku” gumam sang yeoja yang di ketahui adalah yoona. Lalu tak lama yoona pergi dari rumah tersebut.

YOONA POV

Hemmmm sudah lama aku tidak datang ke Negara korea ini, terlalu menyakitkan untuk disini tapi aku bertahan untuk membalas dendam ku padanya. Lihat lah keluarga choi kau akan tau apa yang aku rasakan.

Bring the boy out (suara hape ceritanya)

“halo otousan ada apa?”  (otousan itu artinya ayah)

“……………………..”

“ah aku baik baik saja otousan tenanglah tapi untuk di awal aku membutuhkan mu otousan setelah itu serahkan padaku” senyum sinis yoona.

“okee aku mengerti”

Klik telpon pun terputus.

Hemmmm bsok kita mulai permainan nya tunggu lah.

YOONA POV END

–          Makan malam di kediaman keluarga choi

“lihat lah jika kau makan seperti itu mana ada yang mau namja dengan mu sulli-ya” ucap siwon yang sedang tertawa karena kelakuan sang adik yang makan belepotan di mulutnya.

“yak, oppa jangan mengejek ku aku ini popular diantara namja tahu, jadi banyak yang menginginkan aku menjadi yeojachingu mereka” ucap sulli sambil menghapus noda belepotan di mulutnya.

“sudah sudah bisakah kalian tenang lihatlah tao saja bisa tenang” ucap sang eomma.

“tao oppa kan susah untuk mengeluarkan kata kata eomma dia seperti panda yang anteng jika di beri bamboo ahhahahahaha ” ucap sulli yang masih sibuk makan.

“yak sulli yah aku tidak akan mengantarkan kuliah lagi” ucap tao dengan suara yang tenang dan dingin.

“oppa tapi taukan kalo panda itu sangat lucu dan disukai banyak yeoja” ucap sulli sambil beraegyo.

“jika aku jadi kau tao, tidak mau aku untuk berangkat dan pulang kuliah bersama, sulli kan sudah besar” ucap siwon.

“eomma lihat tidak ada yang membela ku -_- kedua oppa ku jahat, eomma” ucap sulli mengadu kepada ibunya karena dia di bully oleh kedua kakanya.

“ahahahahahaha sulli kau seperti anak kecil” tawa tao dan siwon.

“appa eomma lihat” sulli mempoutkan bibirnya.

Ya Choi Ki Ho memang memiliki 2 anak yaitu anak pertama Choi siwon sedangkan Choi sulli anak kedua. Lalu tao? Ya tao adalah sepupu dari siwon dan sulli. Choi ki ho memiliki adik perempuan yang menikah dengan pebisnis yang berasal dari cina, akan tetapi sang adik dan suaminya meninggal dalam kecelakaan saat tao masih berusia 5 tahun, sehingga sejak saat itu tao di rawat oleh keluarga cho. Mereka menanggap tao sudah seperti saudara kandung. Perusahaan yang di tinggalkan oleh ayahnya tao di urus sementara oleh choi ki ho jika tao siap untuk menjalani bisnis perusahaan tersebut akan di jalani oleh tao sendiri.

Tao dan sulli sekarang kuliah di universitas donguk. Sulli adalah junior dan tao adalah senior. Sehingga mereka sering berangkat dan pulang bersama.

Siwon POV

Aku bangun pagi hari seperti biasanya tetapi di meja makan yang ku lihat hanya ada eomma yang menyiapkan sarapan dan juga tao yang sedang duduk untuk sarapan, aku tak melihat appa yang biasanya ada.

“eomma appa kemana? Belum bangun? Tumben sekali” ucap siwon yang duduk di meja makan.

“ani dia sudah bangun tadi pagi pagi sekali sepertinya tadi ada yang menelpon dan dia langsung bersiap2 pergi mungkin itu penting sekali sampai eomma belum sempat menanyakannya” jawab sang eomma.

“ada apa appa…..” ucap siwon belum sempat dia menyelesaikan kalimatnya, terdengar suara dari sulli sudah menggelegar.

“YAK TAO OPPA kau tidak usah sarapan antarkan aku kuliah ne?” ucap sulli yang menarik tangan tao yang sedang makan.

“aissshhh kau ini ya ya ya, aku berangkat dulu hyung eomma”  kata tao yang di tarik sulli.

“dasar anak itu kapan dia mau dewasa jika selalu bersikap seperti itu” gumam siwon.

Triinnggg ting ~ (cerita suara sms dari hape)

To : siwon

Siwon cepat ke kantor sekarang, ada yang perlu dibicarakan.

“aishhh ada apa lagi ini”

Sesampainya di kantor

“appa, ada apa sampai sms begitu?’’ siwon memasuki ruangan appanya.

“siwon aku tidak tau ada apa yang terjadi tapi ini secara tiba tiba dan aku tidak tau apa yang terjadi kmarin” ucap sang appa choi ki ho yang memijat pelipisnya.

“appa apa yang terjadi ceritakan padaku jangan membuat teka teki silang”

“tadi pagi sekretaris kim menelpon appa karena masalah saham. Saham kita turun sebanyak 50% entahlah apa yang terjadi para pemegang saham enggan untuk menaruh sahamnya di perusahhaan kita, dan juga pembagunan resort dan juga mall investor besar memutuskan hubungan secara sepihak aku tidak apa yang terjadi ini begitu saja terjadi begitu cepat.”

“kenapa mereka seperti itu memutuskan hubungan dengan begitu saja apa mereka pikir kita mainan apa? Aisshhh kita harus tau alasannya appa, dan saham kita harus menemukan seseorang mau menanamkan saham di kita appa.”

“tapi mereka berhak untuk mencabut saham mereka jika mereka merasa tidak puas atas perusahaan itu tercantum di dalam kontrak. Dan sekarang siapa yang mau menanamkan saham sebanyak itu siwonnnie? Setidaknya 50% kita butuh 3 atau 2 perusahaan itu jika meraka mau, itu juga harus perusahaan besar. Kalau tidak kita akan mengalami kebangkrutan.”

“MWO? Lalu mereka tidak puas karena apa? Akhir akhir ini perusahaan berjalan dengan baik bukan? Sepertinya ada yang tidak beres ini. Tapi karena ini sudah terjadi aku akan berusaha mencari 50 persen saham. Aku tidak akan membiarkan perusahaan jatuh begitu saja”

Tok tok

“sajangnim maaf mengganggu, ada orang yang ingin bertemu dengan anda?” ucap sekrtaris siwon yang tak lain adalah tiffany yang juga kekasih siwon (baca di chapter 1).

“siapa? Baiklah aku akan segera ke ruangan ku, appa aku ke ruangan ku dulu, appa jangan terlalu memikirkan hal ini nde, nanti penyakit appa akan kambuh dan aku tidak mau melihat appa sakit.”

Pov siwon end

 

 

 

 

 

 

 

Yoona POV

“eooniiii I miss you tak yang menemani ku bermain pedang dan panah lagi setelah eonnie pergi” ucap sang yeoja berlari yang di kawal 2 orang bodyguard.

“aisshhh kau ini jangan berteriak seperti itu ini bandara, kita di lihat banyak orang ran chan” sambil memeluk sang adik.

“aahahaha yoona eonnie akhirnya kita kembali ke Negara kita eoh? Oiya yah dimana chichi yah? Tadi dia di belakang ku” ran gawa yang sedang mencari ayahnya celingak celinguk.

(jadi kalo otousan  artinya ayah dari keluarga lain, tapi kalo chichi artinya ayah juga tapi dari keluarga kita sendiri tpi intinya sama ayah artinya, kalo ada yang binggung) ehehehe

“yuki bagaimana kabar mu? Ada teman bertanding dalam bermain panah di korea?” ucap salah satu pengawal yang mengawal ran tadi.

“tidak ada, kau yang terbaik dalam teman bertanding ku kwon jiyoung-shi”

“chichi sepertinya hilang” ucap ran dengan entengnya.

“kau  ini bagaimana bukannya menjaga otousan dengan baik malah mengabaikan sekarang dimana otousan? Dasar dongsaeng ceroboh”

“chichi kan sudah besar malah bisa dibilang sudah tua untuk apa di jaga dia punya bodyguard bukan, pasti dia ke toilet atau membeli minum, eonnie kajja kita pulang saja kita tunggu saja dia di apartement aku lapar eoonii” menarik narik tangan yoona sambil beraegyo.

“aaiiissshh aku ke bandara ini bukan untuk menjemput mu tapi menjemput otousan kau tahu?” ucap sinis yoona.

Buing buing buing “eonnie”

“hentikan buing buing mu itu ran chan menjijikan kau tau itu, aishhh ara ara kita ke apartemen sekarang” jika sudah di keluarkan jurus buing buing dengan wajahnya yang seperti kucing yang memelas itu aku tidak akan bisa menolaknya.

Ya ran gawa adalah keturunan korea jepang. Ibunya adalah orang jepang dan juga ayahnya orang korea. Ya ayahnya ran adalah ayahku juga. Keseharian mereka memang memakai bahasa korea tapi jika di luar mereka menggunakan bahasa jepang. Ran sudah ku anggap sebagai adikku dia sangat dingin pada orang lain tapi tidak dengan ku, otousan, dan para pengawal. Ibu dari ran sudah meninggal saat melahirkannya sehingga dia tidak pernah tau rasanya kasih sayang seorang eomma. Karena itu aku berusaha untuk menjadi seseorang yang bisa menjadi tempat dia bersandar ketika dia sedih dan lelah.

 

 

 

 

 

 

 

 

Siwon Pov

“ah hyung kau mencari ku? Ada apa?” siwon yang memasuki ruangannya.

“siwonnie aku tau tentang kabar perusahaan mu makanya aku datang dan ingin membantu mu.” Ucap sang namja

“membantu ku? Jinja waaahhhh hyung ku donghae memang terbaik, apa kau punya rencana hyung?”

“pasti aku akan membantu mu jika saham perusahaan mu turun seperti ini anak perusahaan yang aku pegang juga anjlok makanya aku harus membantu. Begini siwon- ah aku mengenal orang dari SA corporation. Kau tau kan SA adalah perusahaan yang sangat terkenal di Negara eropa itu, rencananya mereka yang menanam saham di perusahaan kita ini. bahkan 50% sekaligus pun mereka sanggup” ucap donghae

“tapi bagaimana mendekatinya perusahaan itu hyung, dia kan di eropa walaupun pemilik dari SA adalah orang asia tapi itu sulit di dekati dan juga apa mau dia menanamkan sahamnya di tempat kita, kita juga tidak punya link untuk orang perusahaan SA” ucap siwon yang memikirkan banyak kesulitan.

“aku dengar mereka ingin melebarkan sayapnya ke asia siwonnie, jadi dia sedang mecari asset atau saham yang ada di asia ini kesempatan kita bukan?, aku mengetahui nya dari teman mitra ku lagi pula ini menjadi topic bisnis dan pasti banyak yang ingin bekerja sama dengan mereka jadi kita harus cepat”

“ jinja? Wah ini kesempatan emas hyung aku harus berusaha mendapatkan hatinya dan mau menanamkan sahamnya di perusahaan ini, tapi hyung lalu kenapa dia mau ke asia ku dengar dia paling tidak mau bekerja dengan asia?” ucap siwon merasa semangat mendengar kabar baik tersebut.

“katanya yang di asia akan di kelola oleh anaknya dari pemilik SA itu makanya dia mau bekerja sama dengan beberapa Negara asia. Aku hanya menyampaikan hal ini padamu datang temuilah direktur SA itu ini alamat kantornya” ucap donghae yang menyerahkan kartu nama.

“aaaaaa hyungg gomawo nde? Ini benar kesempatan yang sangat bagus, jika appa mendengarnya dia akan senang” ucap siwon yang memeluk hyungnya.

Siwon pov end

 

 

 

 

 

 

 

 

Siyoon sedang bekerja di kantornya dengan dokumen dokumen yang tergeletak di mejanya tiba tiba sekretarisnya masuk kedalam ruangannya.

“presdir aku ada info dalam dunia bisnis. kau tau perusahaan SA?”

“nde aku tau itu perusahaan sangat besar, wae minho?”

“tidakkah kita bekerja sama dengan mereka? Aku dengar…..” ucap sekretaris belom sempat kalimat nya selesai siyoon mengatakan “bekerja sama dengan mereka sulit direktur mereka ada di jepang dan juga perusahaan yang SA bangun biasanya berada di eropa sana, di asia tidak ada aku belom dengar”

“YAK aku belom selesai berbicara kau tahu” kesal minho.

“bicaralah kalau seperti itu”

“komisaris dari perusahaan SA hari ini rencananya ke korea dan ingin bekerja sama dengan perusahaan korea ya asia mungkin terdapat desas desus seperti itu” cerita sang sekretaris minho.

“lalu? Aku harus bagaimana? Pasti banyak yang menginginkan bekerja sama dengan mereka, akhir akhir ini aku malas bekerja di perusahaan dan banyak yang aku pikirkan”

“hyung apa kau masih memikirkan adikmu yoona?  aku disini berbicara sebagai temanmu bukan sebagai sekretaris mu, menurut ku ini adalah kesempatan yang bagus, sayang jika kau abaikan begitu saja. Dari awal kau bekerja di perusahaan ini hati, otak, dan pikiran mu hanya setengah kau gunakan kau tidak pernah serius untuk bekerja. Apa dengan seperti ini yoona akan senang? aku yakin jawabannya adalah dia tidak senang. Tidakkah kau ingin membuatnya bangga atas hasil kerjamu? Bahkan banyak anak panti asuhan yang tidak tahu orang tua mereka meninggal atau tidak tapi mereka ingin sukses karena mereka ingin menunjukan kemampuan mereka dan membuat orang orang bangga walaupun mereka tidak punya keluarga, sementara kau sudah di beri jalan tapi malah mengabaikannya dengan bekerja tidak serius” ucap minho lalu pergi dari ruangan tersebut.

“kau benar minho tapi semngat ku hilang semenjak yoona pergi”

 

 

 

 

Apartement yoona

Ting tong ting tong (suara bell)

“ otousan silakan masuk” yoona mempersilahkan masuk seorang paruh bayah dan beberapa bodyguard.

“tadi katanya kau mau mejemputku yuki di bandara tapi sesaat kemudian kau bilang bertemu di apartement mu saja” lelaki paruh bayah yang duduk di ruang keluarga.

“gomenasai otousan tadi memang aku ke bandara dan bertemu ran chan , tapi dia lapar dan ingin ke apartement duluan” yoona menjelaskan.

“dasar anak manja itu, lalu dimana dia sekrang? Kenapa tidak keliatan?” lelaki paruh bayah yang celingak celinguk.

“setelah makan dia langsung tidur otousan” tangan yuki menunjukan arah kamar.

“yuki bagaimana jika dalam daftar perusahaan yang meminta kerja sama dengan perusahaan kita tidak ada dftar nama perusahan choi? Apa yang kita lakukan?”

“mereka pasti akan menemui otousan tenang saja aku sudah mengancam para pemegang saham choi corporation untuk mencabut saham mereka dan juga para investor untuk memutuskan hubungan kerja sama.’’ Senyum yoona sinis

“apa mereka mau begitu saja memutuskan hubungan yuki?”

“tentu saja mereka mau selain perusahaan SA di baliknya kita juga terkenal dengan yakuza yang sangat kejam bukan, tanpa perlu di ancam pun mereka tidak mau berurusan dengan para yakuza lagi pula aku menukar saham yang mereka cabut dengan menaruh di perusahaan kita yang berada di amerika, bukankah itu sangat menguntungkan bukan?”

“kau menemui para pemegang saham choi corporation itu?.” Tawa lelaki paruh baya itu.

“ne aku menemui mereka kemarin malam tentu saja mereka sangat senang bertemu denganku karena siapa yang tidak kenal perusahaan SA di asia ini. orang orang seperti mereka hanya mengutamakan keuntungan bukan” ucap yuki.

“ahahahahahaha yuki kau memang cerdas, tak salah aku mendidik mu sangat keras. Baiklah aku pergi dulu.” Lelaki paruh bayah meninggal apartemen yuki.

Perusahaan SA sangatlah terkenal di asia karena perusahaan SA masuk kedalam 10  perusahaan yang sangat kompeten menurut majalah bisnis management bisnis (author gatau majalah bisnis jadi ngarang aja ehehe). Perusahaan SA memiliki banyak cabang di eropa maupun di amerika sementara di asia mereka tidak mempunyai cabang. Jabatan tertinggi di perusahaan SA di duduki oleh Sashito Gawa sebagai komisaris. Posisi kedua di duduki oleh anaknya yuki sabagai presiden direktur.

Perusahaan SA bergerak di banyak bidang seperti hotel, resort di amerika, agency di inggris, selain itu mereka juga mempunyai sekolah, fashion, mall, automotif dan juga perusahaan pembuat games di Negara lainnya, mereka juga  bermain saham tentunya. Di jepang perusahaan mereka terkenal akan yakuzanya. Maka dari itu banyak perusahaan yang segan pada perusahaan SA dan tidak mau mencari masalah. Yakuza mereka tidak segan segan membunuh orang dengan tangan dingin. Bisa di bilang perusahaan SA sangat menguntungkan jika kalian baik terhadap perusahaan itu, tapi jika kalian mencari gara gara terhadap perusahaan tsb jangan harap kalian bisa hidup lebih lama.

 

 

 

Malam hari di kediaman choi

“appa kau tahu perusahaan SA ?” Tanya siwon

“ne aku tau itu perusahaan yang sangat besar tapi sangat menyeramkan juga siwon, ada apa kau menanyakannya?” jawab sang appa

“maksud appa menyeramkan bagaimana? Mereka ingin mencari perusahaan yang bekerja sama di asia ini, aku ingin mereka yang menanamkan saham di perusahaan kita kalau dia yang menanamkan 50% mereka bisa sekaligus pasti, bagaimana?”

“siwon-ah itu memang ide yang bagus, tapi kau harus tahu di balik SA corporation itu mereka juga yakuza yang sangat kejam dan jahat, mereka tak segan segan membunuh orang orang yang menurut mereka sangat mengganggu dan pantas untuk di singkirkan sehingga banyak perusahaan yang takut berurusan dengannya, tapi di sisi lain mereka perusahaan yang bagus dan juga tegas memlih keputusan.” Terang sang appa

“MWO? Yakuza yang benar saja! Tapi kita bukan yang orang pantas di singkirkan dan juga jika kita tidak mengganggu mereka, jika mereka menolak untuk bekerja sama yausudah kita tidak mengusiknya bukan, kita harus mencobanya appa?”

“ya siwon appa yakin kau tau yang terbaik untuk perusahaan, dan juga sependapat denganmu selama kita tidak berurusan dengan yakuza mereka itu tidak masalah.” Ucap sang appa.

“ne baiklah besok aku kan menemui direktur SA itu aku harap appa mendoakan ku”

“nee pasti siwon ah semangat, appa juga akan mencari jalan lain jika mereka menolaknya”

Siwon memang belum terlalu mengenal dunia bisnis. Karena dia masih butuh pengalaman. Siwon memang sudah lulus kuliah s2 tapi praktek dan teori terkadang berbeda bukan jika teori berkata apa prakteknya mengatakan hal sebaliknya. Maka dari itu dia selalu mencoba terbaik untuk perusahaan dan juga keluarganya.

TBC

Aaaaaaaaa sekali lagi maaf yah di di sini aku masih belom ada yoonwonya, ff chapter ini masih membahas tentang perusahaan aja ehehehe ini lebih panjang dari yang chapter 1 nya. oiya author lagi uas nih jadi kemungkinan agak lama buat chapter selanjutnya tapi aku usahain seminggu sekali untuk nulis ff ehehehe biar ga pada nungguin ff *emang ada yang nungguin ff lo apa yak -_- ahahahaha.

Aku udah baca komen yang ada di chapter 1 makasii ya udah RCL walau ga bales komen kalian aku tetep baca ko tenang aja, oiya  banyak yang komen banyak yang kurang ngerti sama ceritanya di chapter ini dan selanjutnya author usahain untuk bahasa yang mudah di mengerti dan juga alur yang mudah di pahami. Sekali lagi terima kasih untuk sarannya author selalu mencoba lebih baik lagi.😀 maaf kalo ceritanya aneh dan gaje ehehehe

Oiya kalo ada yang masi binggung sama jepangnya nih author jelasiinya sekali lagi.

Gomenasai : maaf

Otousan : panggilan untuk ayah tapi dari keluarga lain bisa di bilang ini bukan ayah kandung.

Chichi : ayah juga tapi ini dari keluarga sendiri mungkin ini yang ayah kandung.

Sudah paham kah? Kalo ga ngerti intinya artinya sama2 ayah. Ehehehehe maaf ya kalo ada yang typo dan kesalahan kesalahan lainnya. Sampai jumpa di chapter selanjutnya.

RCL nya tetep yah J

Thx buat yang post ff ini J

Tinggalkan komentar

121 Komentar

  1. Yoona ingin blz dndam k wonpa y…

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: