[2S] Last Confession From Me (Part 2/End)

1229858_175768339274827_1833591480_n

Last Confession From Me part 2 end

Cast: Choi Siwon, Im Yoona||Genre: sad romance||

Type: 2Shoot ||Rated: general||Author: arazahra17||

Fb: Arazahra||Twitter: ara_zahra17||

Disclamer: story murni dari pemikiran saya, kesamaan cerita dan sebagainya adalah unsur ketidak sengajaan. Garing, gaje, minim kata, typo ^o^

 

 

Happy reading…^_^

 

Previous part…

“jeongmal?neo geotjimal?” tanya hyoyeon juga tak percaya

“aniyo.. semua yang saya katakan adalah benar..” jawab dokter Kim

Hiks…hiks,,hiks…. suasana di depan UGD sekarang menegang hanya terdengar isak tangis para member SNSD.

“yoona gwenchanayo?” tanya manager oppa yang baru saja datang terlihat bingung.

Last Confession From Me

 

oppa…” lirih semua member memanggil manager oppa yang baru saja datang.

wae? Yoona gwenchanayo?” tanya manager oppa bingung melihat semua member SNSD tengah menangis, walaupun mereka tak mengeluarkan suara tetapi pipi mereka telah memerah dan basah dengan aliran air mata yang jatuh dari mata indah mereka.

“taeng-ah…Yoona gwenchanayo?” tanya manager oppa kepada Taeyeon sang leader. Taeyeon hanya menggeleng lemah, pertanda keadaan tidak baik – baik saja.

wae gurae?” tanya manger oppa lagi yang mulai menyadari sedang ada yang tidak beres dengan keadaan Yoona.

“Yoona…Yoona…hiks..hiks…” Taeyeon tidak dapat membendung tangisnya lagi. Ia tidak dapat berkata – kata. Manager oppa yang melihat Taeyeon mengerti apa yang sedang terjadi dan langsung mengarahkan pandangannya kepada dokter. Dokterpun hanya bisa mengangguk lemah dan berjalan mendekat.

“mari kita diskusikan kondisi Yoona di ruang praktek saya” ajak dokter Kim Jin ho kepada manager oppa. Manager oppa pun hanya mengangguk paham.

“Yoona-sshi akan kami pindahkan ke ruang rawat segera” ucap dokter Kim kepada member SNSD.

“jaga Yoona baik – baik dan sebisa mungkin tidak ada yang mengenali kalian di sini.” Manager oppa memperingatkan para member sebelum ia mengikuti langkah dokter Kim Jin ho pergi menuju ruang prakteknya.

Semua member hanya bisa mengangguk lemah, rasa khawatir kepada Yoona membuat tenaga mereka terkuras habis. Bahkan Seohyun sang maknae yang sangat dekat dengan Yoona begitu terpukul hingga tak merespon ucapan dari manager oppa.

Selama berada di koridor rumah sakit hanya derap langkah saja yang terdengar.Tak ada percakapan diantara dokter dan manager oppa. Manager oppa tahu bahwa yang terjadi pada Yoona adalah suatu yang tidak baik. Dia hanya dapat diam sambil memberi tahu pihak managemen tentang keadaan yang terjadi sekarang melalui pesan singkat. Sesampainya di ruang praktekpun suasana tidak kunjung mencair bahkan kebalikannya suasana begitu mencekam seperti dalam sidang yang sang terdakwa mendapat hukuman mati.

“apa yang terjadi sebenarnya dengan Im Yoona ?” tanya manager oppa to the point tanpa bertele- tele.

“ini kabar yang tidak baik bahkan bisa dibilang buruk sekali,” ucap sang dokter bersamaan dengan decakan kecil. Setelah mendengar kalimat pertama dari dokter Kim Jin ho, manager oppa hanya bisa menghela nafas berat. Apa lagi yang terjadi pada artis asuhnya.

“bagaimana bisa terjadi komplikasi yang terbilang cukup berat ini?”ucap dokter Kim. “Yoona mengalami komplikasi pada pencernaanya.” Lanjut dokter Kim. Manger oppa sekali lagi hanya menghela nafas.

“buruk…sangat buruk…” ucap dokter Kim lagi – lagi berucap kondisi Yoona yang begitu buruk.”aku tidak mengatakan ini kepada para member SNSD, tapi kau harus tahu kondisi Yoona…”

ne arraseo, mungkin jika kau mengatakan yang sebenarnya kepada mereka pasti respon mereka akan lebih parah dari yang kau lihat.” Ucap manager oppa membenarkan ucapan sang dokter.

“Yoona-sshimengalami dehidrasi, Appendicitis yang mengakibatkan pembengkakan pada ususnya dan luka lambung yang semuanya tergolong sangat parah. Aku tidak tahu mengapa Yoona-sshi dapat tahan dengan kondisinya.”

“mengapa bisa terjadi?”

“ kemungkinan besar terlalu banyak pikiran, memforsir tubuh,pola makannya pun tidak beraturan, jika semua itu terjadi dalam waktu bersamaan, komplikasi ini tidak mustahil.”

“apa yang harus dilakukan?”

“Hanya satu cara yang bisa membuatnya sembuh yaitu segera melakukan operasi. Operasi besar – besaran menyangkut hampir alat pencernaannya mempunyai masalah.”

“lakukan apa saja dok, supaya Yoona segera pulih..” dengan cekatan manager oppa langsung menyetujui saran dari dokter Kim Jin ho.

“hajiman…sangat sulit untuk Yoona pulih kembali dengan cepat, bahkan sebenarnya operasi pun tidak menjamin Yoona akan sembuh total dan dapat bertahan hidup. Sudah saya katakan tadi bahwa kondisi Yoona benar – benar buruk.” Dokter Kim memberi peringatan penting kepada manager oppa. Sedikit bimbang apa yang harus dilakukan akirnya manager oppa menyetujui Yoona melakukan operasi.

“lakukan operasi sesegera mungkin.” Manager oppa memantapkan pilihanya.

ne saya akan lakukan semaksimal mungkin kami bisa dan untuk operasi kami akan lakukan besok.” Ucap dokter Kim

Setelah mendengar penjelasan dari dokter , manager oppa langsung menghubungi pihak managemen SM dan keluarga Yoona. Managemen memutuskan untuk memulangkan para member sesegera mungkin. Dan keluarga Yoona akan menyusul ke Amerika mengambil penerbangan tercepat untuk sampai ke New York.

KREKK….

oppa otteokhae??” tanya Taeyeon melihat kedatangan manager oppa.

Manager oppa menghela nafas melihat kondisi Yoona sekarang. Dari tadi Yoona belum kunjung sadar, infus tertancap manis di tangan kurusnya dan selang oksigen setia menempel di wajah pucat Yoona.

gwenchanayo… kalian harus segera kembali ke korea malam nanti.” Jawab manager oppa. Semua member kaget dengan apa yang dikatakan manager mereka.

andwe!! Oppa!!” ucap tegas para member SNSD menolak ucapan manager oppa.

“tidak ada penolakan ini keputusan dari pihak managemen, aku sudah mengatakan semuanya.” Kata manager oppa tak kalah tegasnya.

oppa.. lihatlah kondisi Yoona, kami tidak tega meninggalkannya sendiri di sini” ucap memelas Hyoyeon

arraseo ada aku yang menjaganya, aku sudah menghubungi keluarga Yoona dan mereka akan segera kemari menggunakan penerbangan dengan keberangkatan tercepat dari korea” jelas manager oppa.

hajiman oppa.. Yoona eonni..” Seohyun merasa tidak rela untuk meninggalkan eonninya yang sedang terbaring tak sadarkan diri dengan segala perlengkapan medis yang menempel di tubuh eonni terdekatnya.

ne, gwechana aku akan menghubungi kalian jika terjadi sesuatu dengan Yoona” jawab manager oppa memaklumi kekhawatiran Seohyun.

“cepat kalian berangkat, aku sudah memesankan tiket untuk kepulangan kalian. 1 jam lagi akan take off” perintah manager oppa kepada member SNSD. Dengan berat hati para member pun meninggalkan Yoona. Langkah kaki  mereka terasa begitu berat.

“oh ya.. jangan katakan apapun kepada para artis yang lain” ingat manager oppa yang hampir kelupaan mengingatkan hal tersebut.

Mungkin jika ia lupa mengingatkan korea akan gempar dengan kabar Yoona yang masuk rumah sakit.Untuk kesekian kalinya para member pun mengangguk lemah, tidak ada semangat kehidupan rasanya.

Last Confession From Me

 

Saat ini di kantor SM sedang disibukkan berbagai macam kegiatan. Dari mempersiapkan comeback grup maupun individual. Suasana sangat ramai apalagi dengan kedatangan para member SNSD yang baru saja tiba pagi ini. Mereka pun sudah mendapat kabar dari manager oppa bahwa Yoona sudah siuman dan keadaannya mulai membaik. Manager oppa pun rencananya akan menyusul member SNSD untuk kembali ke korea karena keluarga Yoona, tn. Im Hyun Jeong dan kakak Yoona, Im Jin Ah sudah datang sejak pukul 05.00 pagi waktu New York.

“oh kalian? Barusan pulang dari New York kan?” tanya Kyuhyun

“ne,…” angguk member SNSD

“apa kalian belum mandi? Muka kalian begitu lusuh seperti pakaian yang belum di cuci..” Eunhyuk bertanya kepada member SNSD, walaupun pertanyaan si machine dance Super Junior ini termasuk tidak berperi kemanusiaan

ne..”

“hah apa kalian kurang tidur?? Sehingga pertanyaan semuanya dengan kata ne,,ne,,” tanya Eunhyuk

ne, terserah katamu oppa kami lelah..kami ingin segera pulang ke dorm” ucap Jessica dingin. Menunjukan semakin memperkuat julukanya Ice Princess.

“yaaa! Es batu ada apa dengan kalian? Sepertinya suntuk sekali?” Kyuhyun mulai merasa gerah dengan sikap member SNSD yang biasanya cerewet jika sudah berhubungan dengan mereka berdua Kyuhyun dan Eunhyuk.

aniyo..tidak ada apa – apa..” jawab Sooyoung sama dinginnya dengan Jessica.

“huwaaa apa semua member SNSD sekarang menjadi vampire?? Jawabannya begitu dingin..” teriak histeris Kyuhyun.

“apa – apaan kau evil??di sini kantor bukan tempat hampa udara yang tidak akan terdengar suara teriakan sama sekali jika kau berteriak!” ucap Donghae dari kejauhan berjalan menuju arah Kyuhyun berteriak.

“ouh!! Soshi…!! kalian sudah pulang dari New York??” tanya Donghae antusias.

“jangan kau tanya mereka. Sekarang mereka sudah menjadi vampire semua pertanyaan yang kami utarakan hanya di jawab dengan kata’ne’ kalau lebih panjang sedikit dinginnya minta ampun sepertinya semua tertular virus dari es batu mu itu.” Ucap Eunhyuk menjelaskan kepada Donghae sebelum mendengar jawaban yang mengecewakan hati.

“ikan teri merangkap monyet… apa maksudmu  dengan es batu ku? Huh!!” tanya Donghae menyipitkan mata.

“hey ikan amis… lihatlah mantan yeoja-

Donghaelangsung membekap mulut Eunhyuk dan memberi death glare secara langsung dengan jarak yang sangat dekat.

“hey mengapa kalian berkumpul ? Ada arisan?” tambah satu orang lagi yang membuat tambah ribut.

“apa?arisan dengan para vampire ini?Shirreo!”  tanya Kyuhyun. Sebenarnya niat Kyuhyun menyebut  member SNSD vampire hanya untuk memancing sikap asli para member yang tidak sedingin ini. Seperti ada yang aneh sepulang merekadari New York. Tetapi apa yang di dapat? Member SNSD hanya diam tak memberi respon dari olokannya.

“kalian itu … benar vampire?” Kyuhyun sekarang bergidik ngeri melihat yeodongsaengnya tidak merespon apa pun ocehan darinya. Tidak biasanya batin Kyuhyun.

“oh Yongie eoddiga?” tanya Kangin. Saat Kangin mengucapkan kalimat tanya tersebut muka semua member SNSD langsung mengeras.

ne, aku baru menyadari dimana nenek rusa itu?” tambah Kyuhyun.

Sebelum semua terbongkar dengan mudahnya sunny langsung mengajak membernya untuk langsung ke van pulang ke dorm mereka.

kajja kita pulang..!” ucap Sunny singkat tapi terlihat begitu menyeramkan. Semua member SNSD mengikuti langkah Sunny dengan wajah yang dingin seperti awal mereka berbincang –bincang dengan Kyuhyun dan Eunhyuk.

Member Super Junior yang melihat tingkah aneh honbaenya hanya menggelengkan kepala seperti ada yang aneh terjadi pada para honbaenya.

“oh ya soshi kalian besok datang kan ke ulang tahunya wonnie? Jangan lupa ne?” ajak Kangin. Walaupun sebenarnya ulang tahun Siwon sudah lama berlalu tetapi karena jadwal yang padat maka member Super Junior sepakat akan merayakannya besok malam.

Member SNSD hanya diam tetap berjalan tanpa menanggapi perkataan Kangin.

“ada apa dengan mereka?” tanya Kangin

molla..mengerikan sekali..” Kyuhyun menggindikan bahunya.

“ sudah kalau begitu, kita kembali saja ke dorm.” Ajak Kangin

ne, hyung hari ini hari yang aneh..” sahut Kyuhyun.

 

Last Confession From Me

Member SNSD sudah sampai di dorm 1 jam yang lalu. Tidak ada aktivitas yang menyenangkan yang dilakukan mereka. Suasana begitu hening walau semua member berada di dorm. Hanya tedengar bunyi langkah kaki, dan desahan lesu para member. Mereka sangat khawatir dengan keadaan dongsaeng kesayangan para member yang selalu membuat suasana dorm menjadi ramai.

uri Yoona..bogoshipoyo..” ucap Tiffany menitikan air matanya.

“nado.. fany-ah kita semua merindukan Yoona, mengapa Yoona tidak pernah bercerita kepada kita jika dia sakit? Jika kejadiannya seperti ini aku tidak akan membiarkan Yoona ikut bersama kita ke New York. Sebagai roomates aku merasa gagal menjaganya..” ucap Yuri menimpali perkataan Tiffany.

Eonnideul …Yoona eonni gwenchanayo??” Seohyun bertanya kepada para member. Diantara semua member SNSD Seohyun lah yang sedari tadi terus bertanya keadaan Yoona. Dia begitu khawatir dengan Yoona.

Semenjak di rumah sakit pun Seohyun hanya melamun dan terlihat begitu terpukul mendengar keadaan Yoona. Ia merasa bahwa eonni yang selalu menjaganya itu tidak pernah sakit separah yang dikatakan dokter. Walaupun Seohyun tak tahu kenyataan sebenarnya lebih dari yang di sampaikan dokter Kim.

ne, Yoona gwenchana.. kita hanya bisa berdoa agar dia segera sembuh” jawab Hyoyeon menenangkan maknae SNSD.

CKLEK…

Semua mata memandang kearah pintu dorm.

“OPPA!!”teriak mereka histeris. Manager oppa yang mereka tunggu – tunggu akhirnya datang. Belum sempat manager oppa berbicara, para member sudah menjejalinya dengan pertanyaan tentang kondisi Yoona.

oppa.. yoong gwenchana?” tanya Jessica

ne, keadaannya mulai membaik..” jawab manager oppa, walaupun ia harus berbohong tentang kondisi Yoona.

“syukurlah kalau begitu kami begitu khawatir dengannya.. kami takut..” ucap Tiffany

ne, arraseo aku tahu maksud kalian, tak usah berbikir yang negative semua pasti baik – baik saja.” Manager oppa yang mengerti maksud dari ucapan Tiffany pun mengangguk paham.

Sebagai member yang setiap hari bertemu pasti akan sangat sulit bagi mereka untuk tidak khawatir. Apalagi mereka sudah lebih dari 5 tahun bersama pasti berat rasanya jika salah satu dari mereka tidak bersama mereka.

“oh ya tadi aku dengar kalian besok akan ke dorm Super Junior?” tanya manager oppa

ne, tetapi kami malas untuk pergi ke sana, kami masih khawatir dengan Yoona.” Ucap Sunny

“jangan seperti itu, pergilah ke sana dan jangan pasang muka kalian yang seperti ini. Ingat pesanku mereka tidak boleh tahu apa yang terjadi dengan Yoona” terang manager oppa

hajiman oppa.. mereka pasti akan bertanya tentang Yoona. Bagaimana pun Yoona adalah member SNSD yang paling dekat dengan member SJOtteokhae?” tanya Sooyoung khawatir.

“mm.. ne.. sebaiknya katakan saja pada mereka Yoona sedang ada pekerjaan di New York dan belum bisa kembali ke korea bersama kalian. Otthe?” tanya manager oppa memberi saran.

ne, akan kami mengerti..” jawab Sooyoung

“oh… Yoona menitipkan ini untuk Siwon, entah apa isinya… sepertinya hadiah..” ucap manager oppa sambil memberikan bungkusan kecil berbentuk persegi.

“oh..Yoona…ne..besok akan ku sampaikan” jawab Sooyoung

Last Confession From Me

oppa…saengil chukkae…” ucap serempak member SNSD

gomawoyo” jawab Siwon seraya tersenyum. Matanya seperti mencari seseorang di antara member SNSD yang datang.

oppa kau mencari siapa?” tanya Tiffany saat melihat gelagat Siwon

“Yoona eoddiga?” tanya Siwonto the point. Para member SNSD pun saling bertukar pandang sesaat dan akhirnya Sooyoung yang menjawab pertanyaan Siwon.

“oh..Yoong..ngie.. masih ada pekerjaan di New York oppa jadi tidak bisa datang..” jawab Sooyoung dengan suara yang bergetar. Karena baru sekali ini dia berbohong pada sunbaenya.

Muka Siwon yang mendengar penjelasan Sooyoung berubah menjadi muram. Rencananya hari ini Siwon akan menanyakan semua tentang hubungannya dengan Yoona, tetapi Yoona ternyata masih mempunyai jadwal di New York.

“ada apa dengan suaramu soo?” tanya Yesung.

ani.. oppa sepertinya akan terserang flu..” jawab Sooyoung. Sooyoung pun merutuki dirinya ‘pabo sooyoung’ rutiknya dalam hati.

“ya sudah masuklah semua sudah berkumpul” ajak Yesung.

Mereka berjalan membututi dua orang di depannya dengan setengah hati.senyum pun hanya untuk menutupi apa yang telah terjadi.

Siwon POV

Melihat member SNSD datang membuatku sedikit tersenyum. Hari ini akan ku selesaikan semua kesalahpahaman yang terjadi diantara aku dan Yoona. Aku sudah tak sanggup lagiuntuk berjauhan dengan Yoona. Ini adalah tahun kedua semenjak kami memutuskan break, ani, bukan kami tetapi hanya Yoona.

Yoona tidak pernah mengucapkan selamat ulang tahun padaku bukan tidak mengucapkan tetapi hanya menitipkan salamnya kepada member soshi yang lain, Seperti menjaga jarak sangat jauh dari ku.

Apa yang aku dapat lagi – lagi ia tak datang dan lebih parah lagi tidak menitipkan salam sama sekali. Apa begitu pelik hubungan cinta ini? Ada apasebenarnya? Yoona, ku mohon jangan seperti ini. Aku tersiksa dalam cintamu itu.

Siwon POV end

“mengapa kau melamun lagi? Memikirkan Yoona? Ayo wonnie.. sekarang adalah pesta mu bersenang – senaglah sedikit.” Ujar Yesung mendekati Siwon yang duduk di sofa.

“ dia tak datang…” ucap Siwon lemas

“memang jika Yoona tak datang pestamu akan hancur? Tidak kan?” ucap Yesung memberi ceramahnya

“bukan pesta tapi hatiku yang hancur hyung..” ujar Siwon sambil memegang dadanya. Terlihat sangat tersiksa.

“sabar saja, semua masalah pasti akan ada jalan keluarnya” Yesung menepuk bahu Siwon pelan berharap dengan sedikit skinship yang ia berikan Siwon bisa sedikit tenang dan tersenyum.

“hah naega micheosseo!!” ucap Kyuhyun menghela nafas frustasi, menghempaskan tubuhnya di samping Siwon.

waeyo evil?” tanya Yesung.

hyung, aku menyesal Kangin mengajak mereka untuk datang kemari” ucap kesal Kyuhyun

wae? Mereka baik – baik saja…” jawab Yesung.

“baik – baik saja apanya? Lihatlah mereka!! Seperti mayat hidup yang menahan senyum palsu. Dasar yeoja..aigo….!!!” Kyuhyun mendesah kemudian.

my angelsudah ketularan menjadi vampire… sedari tadi mereka tidak bisa diajak bercanda..sepertinya mereka terkena virus dari New York.” Kyuhyun bersungut – sungut melihat ke arah Seohyun.

“ck. Dasar lihatlah mereka sedang mendekat kemari… jika mereka mendengarnya kau akan di terkam habis – habisan” Yesung pun ikut memperhatikan hoobaenya.

oppa mianhaeyo kita tidak membawa apa – apa kemari…” ucap Tiffany kepada Siwon

ne, gwenchana kalian pasti sibuk.. aku sudah senang melihat kalian datang…” jawab Siwon, walaupun dihatinya sangat sedih tidak bisa melihat Yoona.

hajiman oppa…hanya ini yang bisa kami beri…” ucap Taeyeon memberikan bungkusan kecil.

“kalian tidak perlu repot – repot..”

“itu bukan dari kami oppa, tapi Yoona eonni..” Seohyun pun angkat bicara.

Semua member Super Junior membelalakan matanya.“Mwo!!”.

Mereka tahu hubungan Siwon dan Yoona telah renggang dan jarang sekali bertegur sapa, tiba – tiba saja Yoona memberikan sebuah kado. Kesedihan Siwon sedikit terobati melihat ternyata Yoona memberikanya sebuah kado.

“mungkin ini ulang tahunmu yang terindah setelah 2 tahun belakangan ini…” bisik Yesung.

Siwon pun hanya tersenyum senang. Berbeda dengan member soshi yang memperlihatkan wajah datar yang di tutupi oleh senyum.

“wonnie.. bukalah kado dari Yoona! Aku ingin tahu isinya apa?” perintah Donghae.

ne, hyung.. mungkin sesuatu yang mahal” tambah Ryeowook. Perlahan dengan pasti Siwon membuka bungkusan kecil berbentuk persegi itu.

“sebuah DVD? Bisa jadi yadong… ayo kita lihat,,,” celetuk Eunhyuk asal.

PABO.. mana mungkin Yoona berpikiran seperti itu!!” ucap Shindong.

Semua orang yang berada di situ pun juga merasa penasaran dengan isi DVD dari Yoona, mungkin saja sebuah album SNSD seperti hadiah Yoona kepada Leeteuk saat mau wamil atau album kesukaan Siwon. Entahlah tak ada yang tahu.. Siwon menuruti perintah Donghae untuk menyetelnya. Kini semua telah duduk dengan manis di ruang tengah dorm SJ dengan bertanya – tanya apa isi DVD tersebut.

Setelah menekan tanda ‘PLAY’ yang pertama kali muncul adalah video Siwon saat trainee dan Yoona saat audisi.

“darimana Yoona mendapatkan rekaman trainee Siwon?” kalimat tanya pertama yang di ucapkan Sungmin.

“kurang kerjaan sekali Yoona, lebih baik melihat rekaman traineeku yang penuh dengan dance haha” ucap Eunhyuk. Semua mata menatap tajam Eunhyuk. “ne.. arraseo..tidak usah dengan tatapan seperti itu aku akan diam” ucap Eunhyuk.

Tatapan Siwon terpaku lurus memandang dirinya di video itu, ia masih belum mengerti apa yang menjadi tujuan Yoona membuat video tersebut.

setelah selesai video tersebut muncul sebuah paragraf bersamaan dengan suara Yoona.

Dan sebuahbacksoundpleasedari WAX yang dinyanyikan oleh Yoona saat audisi.

Bukankah kau lihat oppa? Menjadi diri kita sekarang sangatlah sulit..

Menghadapi semua orang yang menguji kita dalam satu ruangan.

hanya ada kita sendiri dan pihak yang menguji kita, tanpa memperdulikan darimana kita berasal, yang ada hanya kau bisa apa untuk meyakinkan mereka memilihmu menjadi seorang trainee..

Semua perasaan gugup saat melihat wajah mereka sama sekali tidak ada senyum. Mungkin jika mereka tersenyum hanya seperti garis lurus yang sedikit melengkung, tidak sepertiorang yang tersenyum lebar dan tertawa lepas. Tapi aku heran mengapa banyak sekali yang ingin mengikuti audisi tersebut? Jika aku di suruh memilih akan mengikuti audisi lagi di ruangan yang sama dan orang – orang yang sama mungkin aku akan menolaknya…keke~

Belum sampai disitu,menjadi trainee tidak menjaminmu untuk bisa menjadi artis.

setiap hari kita harus menghadapi para pelatih tegas yang terkadang baik, tak jarang juga marah dengan sikap kita yang kekanak – kanakan.

Disinilah kita mempelajari semua.

Dance, bernyanyi, beracting, mempelajari beberapa bahasa yang asing di telinga kita..

tak kenal waktu untuk menjadi seorang artis yang hebat dan berhasil.

Tak peduli kau sedang lelah karena harus berlatih setelah jam pelajaran sekolah usai.

Tak perduli kita diizinkan atau tidak oleh orang tua kita.

Kau pernah mengalaminya bukan?

Di sini pula kita mengenal banyak orang dengan berbagai karakter, menjadi seorang teman atau sahabat yang sama –sama berjuang dan menjadi keluarga kita disaat kita merindukan rumah…. dan apa aku tega menghancurkan persahabatan hanya untuk ego untuk mendapat kebahagiaan?

Terlihat sebuahfoto Yoona dan Stella sedang tersenyum bahagia…

Apa aku sanggup melihat sahabatku yang sudah kuanggap sebagai eonniku, tersakiti dengan sikapku? Membuat kebahagiaanya hilang?

Foto terakhir Stella dan Siwon di tahun 2007 muncul, di saat itu Yoona juga berada dalam satu ruangan dengan mereka. Melihat semua senyum kebahagian yang terpancar di wajah cantik Stella. Membuat Yoona merasa semakin tidak tega jika harus membuat senyum itu menjadi sebuah tangis.

.

.

.

“kau tahu Yoona? Aku sangat bahagia sekarang bisa bersama dengan orang yang aku sayangi… kau dan Siwon oppa..”

“mengapa aku?” tanya yoona menatap Stella

“mengapa kau? Aku hanya mengikuti kata hatiku, aku bahagia bisa mengenal mu selama trainee, aku bahagia karena memiliki dongsaeng seperti mu..yang selalu menyemangatiku dan menghapus air mataku setiap aku bersedih dengan tingkahmu yang polos. Dan Siwon oppa adalah orang yang pertama kali memberi warna dalam hidupku, membuat aku merasakan indahnya sebuah kata cinta. Mungkin esok aku akan kehilangan senyum kalian, mungkin esok aku tak akan bisa mendengar suara mu saat menyemangatiku.. aku akan rindu dengan semua yang ada pada kalian…rindu sekali…”

Yoona hanya diam mendengarkan semua pernyataan yang terlontar dari mulut Stella. Ia tidak menyangka sebegitu berartinya dirinya di hadapan Stella. Yang ia tahu saat itu Sooyoung lah yang paling dekat dengan Stella.

.

.

.

Semua senyum, tawa, tangis berada di masa ini tak akan terlupakan.

“Di sini kalian bersama – sama berjuang untuk menjadi artis yang hebat yang tetap rendah hati”. Pesan dari Lee Soo Man sajangnim.

Kau ingat?

 Apakah aku tega untuk menghancurkan semua dalam waktu sekejap dengan tindakan bodohku?

Kau pasti tahu jawabannya…

Tiba – tiba gambar para personil SNSD muncul, berganti juga dengan backsong complete -SNSD yang menjadi lagu faforite Yoona.

Semua gambar saat mereka beraktifitas bersama. Melihat dorm baru mereka, membuat hal gila untuk mengerjai member lain. Saat mereka letih sehabis berlatih dengan susah payah, tak jarang hingga mengeluarkan air mata karena merasa begitu sulit. Memberi kejutan saat salah satu member berulang tahun, saling berbagi rasa tentang apa yang sedang terjadi dengan member yang lain, saat pertama kali debut merasakan sangat gugup. Memperlihatkan semua wajah polos yang tak tahu apa – apa tentang dunia hiburan saat itu.

Saat Yoona membuat semua makanan untuk member lain yang sedang melakukan photoshoot untuk album mereka yang pertama, keceriaan saat pembuatan video clip. Perjalanan mereka untuk sebuah acara. Berangkat malam hari dengan cuaca yang dingin dan tertidur di bus karena perjalanan yang panjang.

Para eonnideul dan saengi yang aku sayangi. Menemani di setiap suasana.

Bersama –sama menjalankan aktifitas. Berbagi cerita dengan segala macam bentuk.

Tawa dan tangis menjadi sebuah melodi untuk menghadapi hari yang berat.

Penghilang rasa sepiku saat jauh dengan keluarga. Memberi kekuatan untuk terus melangkah menghadapi hari yang tak terduga.

Walaupun aku tidak bisa menjadi dongsaeng yang baik bagi mereka..

Menjadi eonni yang sangat buruk  untuk seo.. yang tidak bisa melindunginya setiap waktu

Tapi mereka tetap mendukungku saat aku terpuruk

Belum sampai disitu.. berbagai foto Yoona dan member Super Junior bermunculan satu persatu..

Oppadeul Super Junior… sunbae yang mengesankan.

Selama ini aku berpikir bahwa sunbae adalah orang yang kejam tapi setelah bertemu dengan mereka semua pikiranku tentang karakter seorang sunbae berubah.

Dari dulu aku ingin sekali memiliki oppa, tapi apa yang bisa kulakukan?

Hanya eonni yang aku punya.

Mereka dapat mengobati keinginanku mempunyai oppa. Setiap sikap mereka kepadaku memberi rasa nyaman dan merasa terlindungi. Dapat memberikan tawa dengan setiap tingkah konyol mereka

Terkadang aku merasa oppadeul terlalu berlebihan

Tetapi aku tersadar sikap mereka menunjukan betapa besarnya sayang mereka kepadaku.

Apa aku akan menghancurkan semua impian yang telah diidamkan mereka selama ini dan senyum yang selalu terpancar?

Oppa tolong jawab aku..

Semua member sama sekali tidak menitikan air mata, walau hati mereka begitu hancur melihat sebagian dari video yang dibuat Yoona, tapi ada rasa yang menahan mereka untuk menangis. Yang hanya mereka lakukan tetap terpaku memandang layar. Siwon sedikit demi sedikit tahu apa maksud dari Yoona meskipun tidak mengerti sepenuhnya. Sama dengan member SNSD para member SJ pun hanya bisa terpaku dengan kata – kata dongsaeng kesayangan mereka.

Tak selang beberapa lama kumpulan gambar lautan manusia membawa light stick berwarna pink dan sapphire blue memenuhi layar. Yah yang dimaksud Yoona adalah SONE dan ELF. Fans yang setia mendukung mereka di setiap keadaan.

Oppa kau pasti tahu mereka…

SONE dan ELF yang selalu ada untuk kita dalam kondisi apapun…

Semenjak kita debut hingga sekarang kita masih berada di panggung, merekalah semangat kita. Tanpa mereka kita bukan apa – apa.

Foto Yoona dan salah satu fans muncul bersejajar dengan foto Siwon dan fansnya.

Bukankah mereka begitu menarik oppa? Menyukai kita tanpa melihat kelemahan atau kelebihan yang kita miliki.. selalu menjadi tameng saat ada orang yang mengolok – olok kita.

Apa aku tega membuat hati mereka kecewa dan hancur?

Sosok Yoona pun muncul dengan bekas air mata yan masih tampak di pipi mulusnya. Terdengar pula lagu time machine – SNSD.

oppa… Siwon oppa… mengapa kau meninggalkan ku ? Sebelum aku menjelaskan semua alasan mengapa aku mengambil keputusan itu?”

“ Mengapa setelah aku menyebutkan nama Stella eonni kau langsung pergi dengan raut wajah yang aku tak mengerti? Mengapa  setelah itu kau terlihat begitu kecewa dengan Stella eonni? Wae?waeyo?jelaskan padaku oppa!”

“ Semua tidak seperti yang kau pikirkan! Stella eonni tidak salah, aku lah yang salah tak mencegahmu untuk pergi dan mendengarkan penjelasanku terlebih dahulu..”

“kau sangat bodoh…tidak seperti ini cara untuk kau menyelesaikan masalah. menghukum orang yang tidak tahu apa – apa… aku tahu setelah kau pergi, oppa memutuskan komunikasi dengan Stella eonni, kau pun juga memutuskan untuk mengunfollow akun twitter Stella eonni. Apa oppa bisa menjawab apa alasan oppa melakukan itu semua? Jika jawabanmu adalah karena Stella walaupun itu benar tetapi aku menganggapnya salah besar.!!” Ucap Yoona tegas meski terlihat air matanya mulai menggenang di kedua kelopak matanya.

“Stella eonni tidak tahu menahu tentang ini semua, tentang hubungan kita, tentang kau yang tiba – tiba bersikap dingin akhir – akhir ini padanya. Sekali lagi yang harusnya kau salahkan adalah aku, aku orangnya. Aku telah melakukan kesalahan besar, aku telah salah jalan, benar – benar salah jalan. Aku telah melukai hati eonniku perlahan. Hubungan kita tak mungkin akan berjalan dengan baik. Meski oppa memaksakan kita tetap berhubungan tetap saja takdir berkata lain. Mungkin kita tidak di takdirkan untuk bersama. Jika memang kita berjodoh suatu hari nanti pasti ada jalan untuk kita kembali, tapi itu tidak mungkin…tidak mungkin lagi.. aku tidak akan mengorbankan kebahagian Stella eonni hanya untuk egoku sendiri. Stella eonni pernah berkata padaku kebahagiannya adalah bersama orang disayanginya dan kau tahu siapa itu oppa? Kau.. kaulah orangnya. Orang yang pertama kali memberi warna dalam hidupnya mengajarkan semua hal tentang cinta dan kebahagiaan. Apa aku harus melihat kebagiaan karena cinta itu sirna? Aniyo.. selama ini aku terlalu hanyut dalam semua rasa bahagia yang semu bersamamu… bahagia yang hanya memikirkan diri sendiri dan tidak melihat sekitarnya. Aku sadar setelah melihat para fans yang membelaku tentang semua tuduhan yang aku terima.”

“ Tuduhan tentang hubungan mu dan Stella eonni kandas. Ne arraseo.. memang benar aku lah pengganggu.. aku lah perusak hubungan orang.. aku…aku….orang yang jahat telah menghambat kebahagiaan seseorang. Sudah terlalu lama kita menutup telinga dan mata kita rapat – rapat, dan saat ini adalah saat yang tepat untuk memulai mendengarkan semua yang ada di luar sana. Walau banyak yang mencercaku aku terima..tetapi aku tidak terima jika orang yang tidak mempunyai hubungan apa – apa dengan masalah ini terseret masuk ke dalam masalahku… tidak akan pernah aku biarkan… kau tahu gara – gara aku banyak fanwar di luar sana, aku tidak ingin itu terjadi…aku tidak ingin mengecewakan mereka yang telah membela ku aku tidak ingin memberSNSD juga tersangkut dengan masalah ini.. menghambat semua harapan mereka yang tergantung tinggi.. yang selama ini mereka selalu berusaha untuk meraihnya dan ketika mereka telah meraih semua impiannya dengan mudahnya aku menghancurkannya.. aku tidak ingin itu terjadi… begitu pun dengan mu oppa.. jangan pernah egois untuk merasa bahagia. Kebahagiaan itu indah jika melihat semua orang disekeliling kita bahagia.. dan aku mohon kau mengerti… lupakan aku…” Yoona telah menjelaskan semua dalam video yang dibuatnya beberapa hari setelah Yoona memutuskan hubungannya dengan Siwon.

Semua yang melihat video penjelasan Yoona langsung mengalihkan pandanganya kepada Siwon kecuali dengan Yesung yang memang sudah mengetahui sebenarnya tetapi tidak memungkiri ia juga merasa kaget dengan semua yang dilontarkan Yoona.

“wonnie/hyung?? Kau sudah lama break? Kenapa kami baru tahu sekarang?” ucap semua member Super Junior di susul pertanyaan dari Shindong dan Sungmin.

Siwon mengangguk lemah.

“ kau tidak mengatakan kepada kami dari dulu hah?! Percuma kemarin aku menyemangatimu untuk kembali pada Stella ternyata yang kau maksud Yoona. Dasar dongsaeng kurang ngajar!!” kesal Kangin

oppa.. kau  pernah berhubungan dengan Yoona?” tanya Jessica kepada Siwon

Siwonpun mengangguk dengan tampang yang masih shock dengan ucapan Yoona di dalam video yang dibuatnya. Member Super Junior bingung mengapa hoonbaenya tidak tahu sama sekali tentang ini.. mereka merasa hubungan Yoona dan Siwon telah tercium oleh publik tetapi mereka tidak tahu menahu, sedikit lebih beruntung member Super Junior hanya terlambat mengetahui hubungan Siwon dan Yoona walau kenyataannya sudah lama sekali.

Sekarang di dalam video tersebut menampakan foto dimana Yoona dan Siwon bersama, kali ini terdengar suara yang indah dari Super Junior yang menyanyikan lagu memories.

A Little Sweet Thing in Our Short Love Journey

Yoona dan Siwon sama – sama memakai kacamata hitam untuk melakukan penyamaran di Namsan Tower menikmati indahnya malam, melakukan ritual sepasang kekasih yang ada di Korea memasangkan gembok bertuliskan ‘Deer and Simba forever’ kalimat yang sangat singkat tetapi bermakna dalam, mereka tuliskan di permukaan gembok berbentuk hati.

Penyamaran di Namsan Tower…

Ternyata gembok itu tak berhasil seperti kata orang kan oppa?

Yoona dan Siwon saling berpelukan saat matahari terbenam yang tak sengaja di ambil Jin Ah eonni kakak dari Yoona

Pertemuan yang tak sengaja saat berlibur di Thailand

Mereka sama- sama mempoutkan bibir mereka menghadap kamera. Tangan Siwon melingkar manis di pinggang Yoona. Terlihat wajah imut Yoona dan ekspresi gagal Siwon yang tidak bisa sama sekali bersikap imut.

Kau tetap tidak bisa beraegyo oppa..

Ulang tahun Yoona yang ke 21 Siwon memberikan sebuah kalung berbentuk hati sebagai kado ulang tahun.

Gomawoyo oppa!

Ulang tahun Siwon yang di penuhi dengan krim tart yang melumuri semua muka Siwon dan Yoona.

Dasar boros, tart enak hanya untuk masker muka!

Muncul beberapa foto mereka berdua di backstage  dan airport dengan berbagai pose.

Kau ingat oppa kita mengambilnya diam – diam? Pabo! Hampir saja ketahuan fans…

Dan foto terakhir muncul sukses membuat kaget para member Super Junior maupun SNSD yaitu foto dimana Siwon dan Yoona sedang menikmati makan siang mereka bersama keluarga Siwon. Terlihat Yoona begitu akrab dengan Ny. Choi dari gesture yang diperlihatkan dalam foto tersebut.

Gomawo.. telah memberi kesempatan untuk merasakan kehangatan keluarga Choi

“Choi Siwon!!” teriak para member Super Junior.

oppa.. sudah seserius itukah hubungan Yoona dengan mu?” tanya Tiffany

Siwon hanya menggeleng lemah. Ia tak sanggup berbicara untuk waktu ini. permohonan di hari ulang tahunnya beberapa hari lalu terjawab dengan cara yang begitu menyakitkan.

“tapi apa itu? Foto itu menjelaskan semuanya..” tanya Sunny

Belum sempat Siwon menjawab,denting piano pun berbunyi mengalihkan lagi para member yang sedang berdebat dengan Siwon kembali menatap layar. Sebenarnya bukan perdebatan lebih tepatnya para member bertanya kepada Siwon tetapi hanya di tanggapi dengan anggukan lemah dan jawaban singkat.Video itu belum sepenuhnya selesai masih ada setengah bagian lagi.. Yoona memainkan pianonya di suatu tempat yang terlihat tidak asing bagi para member Super Junior dan SNSD.

Mereka baru menyadari bahwa ini diambil saat Yoona sedang melaksanakan shooting drama ‘love rain. Drama yang membuat hati Siwon panas karena di sini lah adegan deep kiss pertama bagi Yoona dalam sebuah drama. Mereka tidak menyangka selama ini Yoona mempunyai keahlian dalam bermain piano. Lagu Someday dari IU pun di lantunkan dengan suara lembutnya. Wajahnya nampak begitu menikmati nada yang tercipta dari tuts piano yang dimainkan Yoona.

Eonjengan I nunmuri meomchugil

Eonjengan I eodumi geodhigo
Ttaseuhan haetsari I nunmureul mallyeojugil
Jichin nae moseubi
Jogeumsshik jigyeoweojineun geol neukkimmyeon
Dabeorigo shipjyo
Himdeulge jikkyeoodeon kkumeul
Gajin geotbodaneun
Bujokhan geoshi neomunado manheun ge
Neukkyeojil ttaemada
Darie himi pullyeoseo na jujeoanjyo
Eonjengan I nunmuri meomchugil
Eonjengan I eodumi geodhigo
Ttaseuhan haetsari I nunmureul mallyeojugil
Gwaenchanheul georago
Nae seuseuroreul wirohamyeo beotineun
Haruharuuga nal jogeumsshik duryeobge mandeulgo
Nareul mideurago
Malhamyeonseodo midji mothaneun naneun
Ije eolmana deo
Orae beotil su isseul ji moreugesseoyo

Kidarimyeon eonjengan ogetji
Bami gireodo haeneun tteudeushi
Apeun nae gaseumdo eonjengan da natgetji
Nal ijen dowajugil
Haneuri jebal dowajugil
Na honjaseoman igyeonaegiga
Jeomjeom deo jashini eopseojyeoyo
Eonjengan (eonjengan) I nunmuri meomchugil
Eonjengan I eodumi geodhigo (I eodumi geodhigo)
Ttaseuhan (ttaseuhan) haetsari I nunmureul mallyeojugil
(I nunmureul mallyeojugil)
Kidarimyeon eonjengan ogetji (Someday, Someday~)
Bami gireodo haeneun tteudeushi
Apeun nae gaseumdo eonjengan da natgetji
Eonjengan…
Eonjengan…

Translate :

Aku harap air mata ini akan berhenti menetes suatu hari nanti
Suatu hari, dimana kegelapan ini akan musnah
Aku berharap hangatnya mentari dapat mengeringkan air mata
Ketika aku merasa sangat lelah
Aku ingin melepaskan semua mimpi yang telah aku jaga susah payah
Setiap saat aku merasa bahwa aku tidak memiliki apa-apa
Kakiku kehilangan kekuatan dan aku terjatuh
Aku harap air mata ini akan berhenti menetes suatu hari nanti
Suatu hari, dimana kegelapan ini akan musnah
Aku berharap hangatnya mentari dapat mengeringkan air mata
Setiap hari aku berkata “semuanya akan baik-baik saja”
Tapi itu malah membuatku takut sedikit demi-sedikit
Aku mengatakan bahwa aku harus percaya diri
Tapi aku tidak tau, aku tidak tau sampai kapan aku dapat bertahan.
Tunggu saja. Hari itu pasti akan datang
Walaupun malam terasa sangat panjang
Matahari akan terbit
Suatu hari luka di hatiku akan membaik
Aku harap itu akan membantuku saat ini
Aku harap Tuhan akan menolongku
Aku tidak punya kepercayaan iri yang cukup untuk mengatasinya.
Aku harap air mata ini akan berhenti menetes suatu hari nanti
Suatu hari, dimana kegelapan ini akan musnah
Aku berharap hangatnya mentari dapat mengeringkan air mata
Tunggu saja. Hari itu pasti akan datang
Walaupun malam terasa sangat panjang
Matahari akan terbit
Suatu hari luka di hatiku akan membaik
Suatu hari…
Suatu hari…

Oppa… dulu kau pernah berharap suatu hari nanti di saat kau berulang tahun seseorang memainkan piano sebagai hadiah bukan? Walaupun aku tidak bisa bermain sebaik Seohyun, tetapi aku berharap kau menyukainya. Kau tahu lagu ini adalah lagu kesukaanku.. mungkin lagu ini mengungkapkan isi hatiku selama ini…

Saengil chukkae hamnida Tn. Woody

 

Siwon tak menyangka Yoona memainkan piano untuknya. Siwon  tahu pasti untuk memainkan sebuah lagu tersebut Yoona harus melatih kemampuan bermain piano yang ia tak miliki. Satu lagi ‘woddy’ adalah panggilan yang di berikan eommanya kepada Siwon dulu.

Video itu masih saja berputar kini menampakkan sosok Yoona yang terbaring di ranjang rumah sakit dengan infus yang masih terpasang di tangan mulus Yoona, tampak lemah dan pucat. Kata itu yang tepat untuk menggambarkan kondisi Yoona sekarang.

Member SNSD pun tersentak kaget, mereka menduga bagian ini di ambil sesaat setelah Yoona sadar dari pingsannya.

annyeong oppa….” Yoona mengucapkan dibuat dengan wajah seceria mungkin, walau terlihat menahan sakit hanya untuk mengucapkan kalimat tersebut. Yoona melepaskan masker oksigennya karena merasa sulit untuk berbicara.

“Yoong!!” terdengar teriakan manager oppa. Yoona yang mengerti maksud panggilan manager oppa hanya tersenyum.

“oppa sudah lama aku tak menyapa sehangat ini dengan mu…aku tahu pasti kau melihat video ini tidak sendirian.. pasti ada oppadeul yang memaksa mu melihatnya dan pikiran mereka yang yadong pasti akan keluar..keke~ mungkin saat kau menonton video ini aku sudah tak bersama mu lagi. Mm.. ani.. memang tak akan bersama lagi. Jika kau ingin mengatakan aku bodoh silahkan, aku akan terima, memang aku orang yang terlalu bodoh, yang tidak berani berbicara langsung denganmu hanya lewat video aku berani mengutarakan semuanya…“

oppa ~aku benci denganmu.. benar – benar benci. Dari dulu kau tidak bisa menjaga rahasia dengan baik. Kau tahu? Hyung – hyung mu itu mengejarku hanya untuk  meminta aku kembali padamu karena sikap bodohmu itu! Kau begitu bodoh! Kau mengingkari janji kita dulu, nyatanya kau tak membantuku.. kau bercerita kepada para hyung mu hubungan kita break.. apa itu? Jangan membual terlalu jauh.. kita tidak break tapi putus oppa.. hubungan kita sudah berakhir..kau masih ingatkan? Kau sudah tahu kan apa alasanku? Ku harap oppa mengerti dan menerimanya.”

oppa sebenarnya kau mempunyai ilmu apa hah? Aku tak pernah bisa berbohong jika bersama mu, aku tak pernah bisa menyembunyikan sesuatu dari mu, bahkan walau di depan para member SNSD aku tak bisa menagis tetapi di depan mu, tanpa disuruh pun air mataku keluar begitu saja.. saat aku dan tiffany eonni tak menulis surat seperti member SNSD yang lain, mungkin aku tak menangis saat di tanya mengapa aku tak menulis surat, tapi kau tahu saat itu hati ku begitu hancur dan dengan bodohnya kau berkata eomma ku adalah eomma mu juga, jadi kau masih punya eomma yang menyayangimu.. masih banyak hal bodoh lainnya yang oppa lakukan.. “

“sepertimengirim tiket SS4 ke apartemenku dan ternyata itu modus agar aku bisa melihat mukamu yang sendu menyanyi di atas panggung…yang lebih parah aku harus duduk bersama eomeonim dan aboejji Choi dan mebicarakan hubungan kita. Huh, kau tahu mereka sepertinya tidak mengetahui kebenarannya membuat aku bingung untuk menjawab semua pertanyaan mereka kecuali hanya tersenyum sebagai jawabanya”

“Hahh… paboya…” Yoona menghela nafas panjang

“ekhm…”

“mungkin suara ku memang terburuk di SNSD dan tak bisa sebaik Taeyeon eonni, tapi untuk kali ini, kuharap oppa mau mendengarkan suaraku ya~”Yoona mulai menyanyikan lagu star star star SNSD

(Amuri chyeodabwado niga boijil anha oh baby)

Meskipun beberapa kali mencoba melihat, aku tidak dapat melihatmu , oh sayang

 (Du nune gadeuk goin nunmul ttaemune da neo ttaemune)

Karena di kedua mataku penuh air mata  semua karena dirimu

(Beonjyeojin geulja wiro bichin uneun nae eolgul oh baby)

Bayangan wajahku yang menangis melunturkan surat yang ada di hadapan

 (Ttto ulji mallago nal dajimhaebwado tto ureo)

Juga berjanjilahi untuk berhenti menangis, tapi aku menangis lagi

 (Na eotteokhae, molla eotteokhae eotteokhae)

Bagaimana denganku, tak tau bagaimana bagaimana

 (Na ireohke, molla michige ireohke)

Aku seperti ini, tak tau, gila seperti ini

 (Da neo taeme, jeongmal neo taeme)

Semua karenamu, benar-benar karenamu

(Na amugeotto hal su eopjanha nan neol)

Tidak ada yang dapat kulakukan, aku

 (Byeol byeol byeol byeol mankheum saranghae)

Bintang bintang bintang seberapa besar aku mencintaimu

 (Watdeongeoya neoreul chaja jeo meolliseo neon shining star)

Benarkah kau akan datang, aku menemukanmu karena kau jauh, kau bintang yang bersinar

 (Byeol byeol byeol byeolmaereul da haebwado)

Bintang bintang bintang semua yang coba aku katakan

 (Phyohyeoni andwae jeongmal neomuna)

Aku benar-benar sangat tidak bisa mengekspresikan

 (Dapdaphae ije nan eoteohke haeya hana)

Aku merasa gelisah, sekarang apa yang harus aku lakukan

 (Hana dul seeo bwado kkuethi boijil anha oh baby)

Satu dua tiga rasanya aku tidak dapat melihat bagian akhirnya, oh sayang

(Gaseume gadeuk tamgin chueok ttaemune tto ni saenggake)

Aku juga memikirkanmu karena dihatiku penuh kenangan tentangmu

Yoona berhenti sejenak, air matanya kini mulai mengalir secepat mungkin ia adahkan mukanya menghadap langit – langit kamar.

(Mot dahan aegil kkeonae honjatmalppun irado oh baby)

Aku tidak dapat berkata-kata, sehingga aku berkata pada diri sendiri, oh sayang

(Neol dorryeodallago nal bonaedallago ni kyeothe)

Aku mohon padamu aku biarkanlah, kau berada di sisiku

(Kkok buthakhae jebal ireohke buthakhae)

Aku sangat memohon, tolong aku memohon seperti ini

(Kkok haneure naeui kidoreul haneure)

Pada Tuhan dengan yakin, doaku pada Tuhan

(Nal wirohae nareul wirohae)

Hiburlah aku, hiburlah aku

(Jundaneun neon eodie itni jebal)

Tolong, dimanakah kau berada

(Byeol byeol byeol dura marhaebwa)

Bintang bintang bintang katakanlah padaku

(Kkuetnangeoni geureongeoni daedaphaebwa utjiman malgo)

Apakah berakhir seperti itu? Jawablah, tetapi kau berkata dalam senyuman

(Byeol byeol byeol byeoldeura buthakhae)

Bintang bintang bintang aku mohon padamu

(Dan hanbeonmanirado nal nae sarang)

Katakanlah hanya sekali lagi, cintaku

(Ni gyeothe naragal su itke haejwo)

Aku dapat terbang ke sisimu

(Byeol byeol byeol byeol mankheum saranghae)

Bintang bintang bintang seberapa besar aku mencintaimu

 (Watdeongeoya neoreul chaja jeo meolliseo neon shining star) 

Benarkah kau akan datang, aku menemukanmu karena kau jauh, kau bintang yang bersinar

 (Byeol byeol byeol byeolmaereul da haebwado) 

Bintang bintang bintang semua yang coba aku katakan

 (Phyohyeoni andwae jeongmal neomuna)

Aku benar-benar sangat tidak bisa mengekspresikan

 (Dapdaphae ije nan eoteohke haeya hana)

Aku merasa gelisah, sekarang apa yang harus aku lakukan

 

“kau tahu lagu ini kan oppa? Yah.. lagu yang paling aku tak suka, aku mendapatkan bagian paling sedikit di lagu ini.. hah kau itu seperti bintang dalam lagu ini.. aku tak mungkin akan menghancurkan bintang yang terang sepertimu..aku terlalu buruk jika harus bersanding denganmu oppa… dan aku tak tahu apa yang harus aku lakukan denganmu..”

“setelah kau melihat video ini, ku mohon oppa kembali ceria seperti dulu . Aku tak mau mendengar atau melihat para hyung mu mengeluh tentang sikap tak wajar mu. Hiduplah sewajarnya seperti selama ini aku mencoba.. ”

saranghae yeongwonhi

~//~

Video singkat Yoona berakhir dengan ucapan cinta dan bersamaan dengan teriakan Seohyun.

EONNI..!!” teriak Seohyun. Wajah Seohyun sudah penuh dengan keringat dingin yang keluar.”PABOYA EONNI!!” lanjut Seohyun. Sooyoung yang berada di sebelah Seohyun langsung menggapai tubuh Seohyun ke dalam pelukannya.

“kau berteriak seperti itu Yoona tak mungkin mendengarnya seo..” Sooyoung mengucapkan kalimat itu pelan. Semua member SNSD pun ikut merasakan kekhawatiran Seohyun. Mereka menatap nanar ke arah seohyun yang kali ini sudah tak dapat menahan tangisnya.

ne, arraseo eonni juga tahu perasaanmu seo, tapi sekarang yang ada di televisi adalah rekaman Yoona, bukan Yoona yang asli…” ucap Yuri mengelus lembut rambut Seohyun.

hajiman..eonni.. hajiman…” ucap Seohyun

ne..arra ..arra.. sudah…uljimayo kau ingat pesan manager oppa kan?” tanya Sooyoung berbisik

ne..” jawab Seohyun lirih.

Berbeda dengan member Super Junior yang melihat ada sesuatu yang disembunyikan dengan honbaenya.

“apa ada yang kalian sembunyikan dari kami?” ucap Yesung

ani.. oppa..kami tidak menyembunyikan apa –apa..” jawab Taeyeon

neo gotjimal.. mana mungkin seo tiba – tiba menjerit seperti itu.!!” Kyuhyun pun menampik ucapan Taeyeon

oppa kita tak berbohong… seo mungkin hanya rindu kepada Yoona..” jawab Jessica, wajahnya pun memucat

aniyo.. aku tidak percaya!! Apa kalian buta…lihatlah video itu sudah jelas membuktikan ada sesuatu yang terjadi pada Yoona. Katakan apa yang terjadi pada Yoona.. katakan…!!”ucap Siwon yang emosinya sedang tak terkendali.

“mungkin video itu saat Yoona sakit beberapa waktu lalu…bukankah kalian juga tahu sebelum Yoona ulang tahun dulu ia sempat masuk rumah sakit karena kelelahan?” Tiffany menyuarakan jawabannya. Semua member SJ dan SNSD masih dalam perdebatan tentang sosok Yoona yang ada dalam video tersebut sebelum ponsel Taeyeon bergetar.

Drrt..drrt…drrt…

yeoboseyo…” ucap Taeyeon sedikit menjauh, melangkah ke depan balkon.

mwo!!??”

BRAKK!

Taeyeon menjatuhkan ponselnya secara tiba – tiba, tubuhnya kaku tak bergerak. Semua menatap Taeyeon penuh tanda tanya. Sooyoung yang merasa ada gelagat aneh dari Taeyeon langsung berlari  mengambil ponsel Taeyeon yang terjatuh, masih terlihat di layar sambungan telfon belum terputus.

yeoboseyo, oppawae gurae??” tanya Sooyoung to the point.

OMO!!Mengapa bisa terjadi?”

“maksudoppa? Kau berbohong kepadakami semua?!”

“kami akan ke sana”

“tak ada tapi – tapian” suara Sooyoung semakin lama semakin meninggi dan begitu kencangnya, sehingga Seohyun yang masih terisak mendengar pembicaraan Sooyoung mulai mendekat.

Seohyung juga merasakan hal yang sama dengan Sooyoung, ia merebut ponsel di tangan Sooyoung. Tanpa sengaja mendengar semua penjelasan dari manager oppa.

Para member Super Junior pun lama – lama semakin curiga dengan semua sikap yang ditunjukan oleh member SNSD.

Seohyun tertunduk lemas, tangisnya semakin menjadi, akhirnya semua member soshi menghampiri Seohyun , mencoba untuk menenangkannya.

“bodoh! Kau tak mengatakan kepada kami?!” kalimat itu meluncur begitu mulus dari mulut Seohyun.Semua yang mendengar tak percaya Seohyun bisa berkata seperti itu.Namun mereka hanya diam mempertajam pendengaran mereka.

“pesankan tiket ke New York sekarang!”

“tapi? Persetan dengan semua jadwal, biar saja kami tidak mendapatkan uang sama sekali daripada harus kehilangan eon…ni

“apa oppa tak berpikir , kau bilang tenang – tenang. Apa aku bisa berpikir tenang jika mengetahui eonniku kritis hah?!!” bentak Seohyun

“jika kau tak mau, aku bisa memesan tiket sendiri!”

PIP…

Seohyun langsung memutuskan sambungan telfon dengan manager oppa.

eonni… hiks…hiks…”

“Yoona eon…ni…” Seohyun langsung tak sadarkan diri di dekapan Jessica

“seo.. seo…ireona..”Jessica menepuk – nepuk pipi Seohyun

Kyuhyun yang melihat kejadian itu pun langsung berlari menggendong Seohyun menuju kamar  Ryeowook.

“bawa Seohyun ke kamarku..”perintak Ryeowook

“ada apa ini?? kalian menyembunyikan sesuatu dari kami? Siapayang kritis?? ”tanya Yesung

ani,oppa..”jawab Yuri

“bohong! Kalian masih bisa mengelak setelah kami mendengarkan dan melihat semua bukti?”tanya Sungmin dengan nada sakratis

ani, jeongmal aniyo

“ada apa dengan Yoona? Ada apa?? Cepat jawab Yul!” ucap Siwon dingin.Semua hanya terdiam kaku, jelas terpancar kekhawatiran di wajah para member SNSD.

“mm…ne.. maafkankami telah membohongi oppadeul, kami telah menyembunyikan sesuatu dari kalian  Sebenarnya kami telah dilarang untuk mengatakan kepada siapa pun termasuk kalian. Sekarang Yoona memang sedang dirawat di rumah sakit..” ucap Taeyeon sedikit takut.

MWO!!”

“mengapa hal seperti itu kalian sembunyikan dari kami?? Kalian tahukan kita adalah keluarga? Kenapa kalian tak memberitahu kami?” tanya Donghae beruntun tanpa jeda.

“kalau begitu kita ke rumah sakit sekarang..” ajak Eunhyuk

“tapi oppa..” cegah Sunny

wae?? Jangan bilang kita tak boleh menjenguknya?”

“bukan begitu.. mm..mm.. Yoona dirawat di New York. Dia tiba – tiba pingsan saat berada di panggung, dan langsung dilarikan ke North General Hospital”

“bagaimana bisa terjadi??” tanya Kangin

“kami tak tahu oppa, kami gagal menjadi eonninya..” sambung Taeyeon

“kami akan memesan tiket dan kita berangkat bersama” ucap Shindong

“tapi oppa… kami tidak boleh mengatakan kepada siapapun, apalagi akhirnya akan seperti ini” ucap Hyoyeon

“kalian tenang saja, kami akan mengatasinya. Sunny aku pinjam ponselmu”

“untuk apa oppa??”

“menelpon Soo Man sajangnim untuk memberi ijin kita pergi” ucap Sungmin mantap

Sementara yang lain sibuk dengan mempermasalahkan tentang ijin di dalam kamar Ryeowook Jessica, Tiffany dan Kyuhyun masih mencoba membangunkan Seohyun.

“seo.. seobaby.. ireona…jebal ireona…” ucap Kyuhyun mencoba membangunkan Seohyun

“hiks.. mengapa jadi seperti ini…??” Tiffany terisak pelan

“sudahlah Mi Young uljimayo,sekarang yang kita pikirkan adalah bagaimana cara Seohyun sadar” Jessica mencoba menenangkan Tiffany

eonni.. Yoona eonni kajima.. jebal kajima eonni..” Seohyun mengigau

“seo..seohyun…ireona..” Kyuhyun mengusap pelan tangan Seohyun

“kyu oppa.. Yoona eonni eoddiga??” perlahan Seohyun membuka kedua kelopak matanya dan yang pertama kali ditanyakan adalah keberadaan Yoona

“Seobaby, Yoona tidak ada di sini..” jawab Jessica menatap Seohyun dengan sendu

“Yoona eonni… eonni… kajja kita pergi, kita harus bertemu dengan Yoona eonni.. jebaleonni.. Kyuhyun oppa jebal aku ingin pulang … ” Seohyun berusaha bangkit dari tidurnya dan ingin segera keluar. Namun semua itu di tahan oleh Tiffany, ia memeluk tubuh Seohyun. Terlihat sekarang tubuh Seohyun bergetar hebat.

“Seohyun-ah jangan seperti ini.. eonni mohon.. kau harus kuat.. jika nanti kau bertemu dengan Yoona dengan keadaan seperti ini pasti Yoona akan marah kepadamu…”

eonni.. Yoona eonni tak akan pergi kan??”

ne, Yoona tak akan pernah pergi dari kita percayalah”

“aku takut.. aku takut Yoona eonni…”

“sstts jangan berpikir yang macam – macam, kita doakan yang terbaik untuk Yoona”

Last Confession From Me

Sejalan dengan waktu mereka semua melakukan keberangkatan dari bandara Icheon dini hari, mencegah pemberitaan yang tak diinginkan dari pihak SM dan para member Super Junior dan SNSD. selama perjalanan semua hanya diam membisu, tak ada keceriaan yang biasa mewarnai waktu mereka saat berada di pesawat. Semua sedang memikirkan bagaimana salah satu rekan kerja yang sudah dianggap sebagai bagian keluarga besar SM Ent. Tetapi di sudut lain yang paling terpukul saat ini adalah Siwon, walau pun tak menunjukkan kekhawatirannya kepada Yoona semua orang dapat menebak sikap diam Siwon adalah ungkapan perasaan sangat terpukul yang tak tahu harus ia ungkapkan kepada siapa atau pun bagaimana menghilangkannya.

“wonnie… semua akan baik – baik saja” Kangin menepuk bahu Siwon yang sedang termenung sendiri di salah satu kursi pesawat menghadap pemandangan langit yang masih gelap. Siwon hanya membalas dengan anggukan kecil diiringi senyum yang khas seakan mengatakan  aku baik – baik saja. Tetapi mustahil untuk mengelabuhi apa yang sedang ia rasakan sekarang kepada Kangin, sorot matanya dapat terbaca ada begitu banyak kekhawatirannya terhadap Yoona.

“kau tak perlu menyembunyikannya, kalau memang kau mengkhawatirkannya kami mengerti, semua yang ada di dalam pesawat ini juga sama denganmu, kami juga mengkhawatirkannya, jadi berdoa yang terbaik untuk Yoongie..Arra?” Kangin memberikan senyum manisnya kepada namdongsaengnya

>>>>>>>>>

Drap..drap..drap….

Derap langkah suster dan dokter terdengar di lorong, terkesan terburu – buru. Suaranya menggema di gendang telinga semua orang yang mendengarnya begitu pun yang sedang di alami para member yang telah sampai di North General Hospital. Mereka mencari sumber suara itu, suara yang membuat pandangan mereka tak lepas sedikit pun. Menatap lorong ruangan intensive sama dengan jalan yang mengarah menuju ruangan Yoona yang terletak di salah satu bagian dari sejumlah ruangintensive di rumah sakit tersebut. Perasaan yang tidak enak menghinggapi para member SNSD, mereka mempercepat langkah kaki mereka terkesan seperti mengejar tim medis yang mereka lihat.

wae gurae? Pelan – pelan saja…” ucap Sungmin, memang personil Super Junior tidak mengetahui dimana letak kamar Yoona dirawat mereka hanya mengikuti member SNSD yang sudah mengetahui keberadaan Yoona.

“perasaanku tidak enak oppa..aku takut  terjadi apa – apa dengan Yoona” ujar Sooyoung

“tenanglah soo.. semua akan baik – baik saja mungkin mereka menangani pasien lain yang sejalan dengan kita” ucap Shindong menenangkan dan Sooyoung hanya mengangguk pelan. Ia tak tahu mengap perasaan khawatirnya tak bisa hilang begitu saja.

“Im ajjushi” teriak serempak member SNSD ketika mereka melihat Tn.Im Hyun Jeong duduk di salah satu kursi di lorong ruang intensive bersama Im Jin Ah.

eonni, Yoona gwenchana?” tanya Taeyeon kepada Jin Ah

Jin Ah hanya menunduk lemas. Ia tak sanggup berkata – kata lagi. Semua terasa berat untuk diungkapkan dengan kata – kata, hanya berhenti di tenggorokan.

“Jin Ah eonni…” semua member SNSD memanggil pelan dan merengkuhnya dalam pelukan.

ajjushi, semua akan baik – baik saja percayalah pada Tuhan” ucap Yesung melihat raut wajah Tn. Im yang terlihat tak bersemangat.

Dan apa yang dilakukan Siwon?

Hanya berdiam diri melihat semua adegan itu. Entah mengapa hatinya terlalu sakit melihat apa yang sedang di hadapannya. Ingin saat ini juga ia menangis, menangis dengan semua penyesalan di dada. Penyesalan yang mengapa selalu hadir di akhir. Ia hanya memikirkan perasaannya sendiri tak pernah memikirkan bagaimana perasaan Yoona. Apakah sama sakitnya dengan Siwon atau tidak. Ia merasa terlalu egois dengan semua yang telah ia lakukan terhadap Yoona. Menyalahkan setiap tindakan Yoona yang ia anggap terlalu bodoh.

Rasa khawatirnya semakin memuncak, tetapi Siwon tak tahu harus berbuat apa. Saat dokter keluar pun Siwon hanya diam, sepertinya pikirannya sedang melayang entah kemana.

“Yoona-sshi ingin bertemu dengan kalian” Dokter Kim Jin ho mengajak semua yang ada di lorong untuk masuk ke dalam kamar intensive yang dapat dikatakan tergolong besar untuk menampung mereka.

Suara tangis pun mulai terdengar lagi melihat kondisi Yoona yang terbaring lemah. Tak terkecuali para namja Super Junior. Tn. Im Hyun Jeong dan  Im Jin Ah perlahan mendekati salah satu anggota keluarga mereka yan paling disayangi.

“putri appa harus kuat, kau bisa menghadapinya sayang..” ucap Tn. Im menggenggam jemari Yoona kuat, menyalurkan semangat kepada anak bungsunya.

“Yoongie..eonni tidak memaafkan mu jika kau terus seperti ini, cepatlah sembuh… kau tidak ingin melihat Jaewon berteriak nama mu saat tampil di tv? Ia sangat bangga kepadamu Yoona.. Ia selalu mengatakan ‘Yoona Imo is the best saat kau tampil, bertahanlah.. semua menunggumu” tambah Jin Ah yang dibalas dengan anggukan lemah dari Yoona yang hampir tak terlihat gerakannya.

ap…pa

ne, chagi.. kau ingin sesuatu?”

“Soshi, oppa..deul” ucap Yoona seperti hendak memanggil

eonni!!!eonni harus sembuh, tak peduli aku di sini setiap malam aku ingin bersama eonni di sini, aku rela asalkan eonni sembuh, aku janji aku akan menjadi yeodongsaeng yang baik untuk eonni percayalah, ini janjiku kepada mu eonni…” Seohyun berhambur memeluk Yoona, ia terisak melihat kondisi Yoona sekarang

“Yoona– ya kami sekarang ada di sini, kau merindukan kami bukan?” tanya Donghae

“kami di sini menjemputmu pulang ke korea, apa kau tidak bosan di ruangan mengerikan ini?” ucap Eunhyuk

ne Yoona semangat! Siapa yang nanti akan menemani ku tidur jika kau menginap di tempat ini?aku hanya berteman guling, sangat sepi deer..”

“rusa cantik, sebentar lagi kau boleh pulangkan? Ayo kita berpesta makanan saat tengah malam, aku ingin mencicipi hasil masakanmu lagi, aku tidak akan berkomentar masakan mu terlalu asin atau hambar, masakanmu sangat enak, setelah ini kau buatkan aku masakan dari buku resep yang ada di dorm ok!” Sooyoung tersenyum lebar

“kami sudah menjenguk mu disini dan berarti kau harus pulang dengan kami ,membayar semua tiket pesawat kami” Kyuhyun seperti mengajak penawaran bersama Yoona. Yoona lagi – lagi hanya mengangguk menampakkan senyum tipis. Tetapi pandanganya hanya ke satu titik dan tak pernah lepas, melihat sesosok namja yang berdiri mematung. Merasa terus diamati oleh Yoona Siwon namja itu memberanikan diri mendekat ke sampimg ranjang. Air matanya tak dapat ia hentikan. Meskipun otaknya mencoba untuk menghentikan air mata yang mengalir tetapi matanya tak mendengarkan perintah dan tetap mendesak untuk terus memproduksi air mata. Jari lentik Yoona menyentuh pipi Siwon, mengusap air mata yang ada di pipi. Tangan gemetar Yoona memerintah Siwon untuk tersenyum.

oppa..bisakah kau memberiku sebuah pelukan?” tanya Yoona perlahan

Siwon tak tahu harus bagaimana, ia sangat bingung ada rasa tak pantas untuk kembali memeluk Yoona, tetapi hatinya sangat merindukan dan menginginkan ia bisa memeluk Yoona. Perlahan tapi pasti Siwon membawa tubuh lemah Yoona ke dalam pelukannya erat dan semakin erat. Rasa tak ingin kehilangan pun mulai muncul kembali seiring desiran detak jantungnya yang tak karuan.

“bolehkah aku mengatakan ini salam perpisahan resmi kita?” bisik Yoona lirih dan yang pasti disambut dengan gelengan kepala Siwon

“kalau begitu…bolehkah aku meminta kau bernyanyi untukku? Sekali ini saja… dan aku tak akan meminta lagi…aku berjanji..” lirih tetapi tetap terdengar memilukan walau Yoona tersenyum

“kalau kau meminta ku untuk bernyanyi setiap hari pun aku rela, asalkan jangan pernah katakan kita berpisah, aku tak mau itu…”

yakso…. Bernyanyilah op..pa

Siwon mulai bernyanyi lagu faforit Yoona dengan pelan dan seperti mengulur waktu dengan tetap mendekap tubuh gadis itu.Semua yang ada di dalam ruangan terkesimak melihat adegan sejoli yang masih saling mencintai itu.

Oh, her eyes, her eyes make the stars look like they’re not shinin’
Her hair, her hair falls perfectly without her tryin’
She’s so beautiful
And I tell her everyday

 I know, I know when I compliment her, she won’t believe me
And it’s so, it’s so sad to think that she don’t see what I see
But every time she asks me do I look okay?
I say

When I see your face
There’s not a thing that I would change
‘Cause you’re amazing
Just the way you are

Yoona begitu menikmati suara Siwon di telinganya.Ia sandarkan kepalanya tepat di bahu Siwon. Terus mendengarkan dan menikmati setiap detik pelukan Siwon yang dirasa semakin erat.

And when you smile
The whole world stops and stares for awhile
‘Cause girl, you’re amazing

Siwon merasakan tubuh Yoona semakin melemah seakan tak ada tenaga untuk tetap bertahan, membuat Siwon tak ingin melepas dekapanya.Bagian dari dirinya merasakan sesuatu yang aneh dan menurutnya mengerikan. Cepat – cepat ia membuang pikiran yang tidak – tidak.


Just the way you…
are

Yoona menutup mata perlahan dan kali ini benar – benar tak ada tenaga lagi yang dirasakan oleh Siwon dari tubuh Yoona. Siwon hanya melihat sosok yang dicintainya menutup kedua mata indahnya sembari senyum terukir di wajahnya

Siwon perlahan melepaskan pelukan yang ia berikan kepada Yoona. Wajahnya kini menandakan kepanikan yang sangat ketara. Terus memanggil nama Yoona menjadi pilihan terakhirnya untuk memastikan Yoona baik – baik saja.

Tim medis yang berada di ruangan tersebut  segera tanggapmemeriksa keadaan Yoona dan mencoba untuk memacu detak jantung yeoja cantik itu. Dan semua usaha itu hanya di jawab dengan hasil gelengan kepala dari Dokter Kim Jin ho. Tangis histeris pun tak terelakkan, menggema ke seluruh sudut ruangan.

Siwon berjalan mundur hingga  menabrak dinding. Tatapan matanya tak beralih dari sosok yeoja yang sudah berbaring tenang untuk selamanya.Tak memperdulikan sakit di punggungnya akibat berbenturan dengan dinding.Ia jatuh terduduk, air matanya tak dapat ia tahan. Siwon masih tak percaya Yoona yang baru saja meminta sebuah pelukan darinya, telah pergi di dalam dekapannya.

Sosok ceria kini telah tiada. Tak akan ada lagi tawa alligator, tak ada lagi senyum bidadari yang menutupi semua perasaan yang sedang ia rasakan. Tak ada lagi gadis cantik, visual grup yang menerima semua cercaan dengan senyum ketegaran.Ia tak pernah terganti oleh siapa pun. Pasti semua merasa sangat kehilangan sosok flower of korea.

“ku mohon oppa kembali ceria seperti dulu….. Hiduplah sewajarnya”

 

saranghae yeongwonhi

~FIN~

Hai … hai…. Akhirnya selesai juga… gimana?Jelek?Harap maklum ya…bagaimana endingnya? Sesuai harapan kan? Hahaha aku tahu pasti aku dilempar sandal gara – gara happy ending yeay!!#sarap

mianhae karena kelemotan membuat lanjutan fanfic, dan sekarang aku berharap kalian yang membaca fanfic abal – abal ini meninggalkan jejak. Sejelek – jeleknya fanfic yang aku buat tolong tetap di comment.Aku sangat berterima kasih atas semua yang mau memberikan komentarnya dan jangan menjadi silent readers ya guys!! ^o^

Kak Resty/ Echa eonni gomawo mau publish ini ff… love you… (Cheonmaneyo..)

Arazahra17

 

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

174 Komentar

  1. cutefluffy93

     /  November 9, 2013

    aku kira uri yoong akn pulih kmbli..

    Tpii knp jdi bgni??
    nyesekk pas bca bgian vidionyaa..
    uri yoong mninggal
    T^T

    Rasany pgn getok author*tpi kasian^^

    Balas
  2. aprilyoonwon

     /  November 11, 2013

    Onnie dada aku sesek bnget bca ff ini aku smpe nangiiss
    Bwat onnie daebbak..

    Balas
  3. Srie_Wonnie407

     /  Desember 10, 2013

    Yaaa….sad ending !!!

    hiks…hiks…hiks

    Balas
  4. im nari

     /  Maret 3, 2014

    Nangis baca ny hua , gk bisa byangin kalo beneran
    *jangansamai*
    Tapi keren eon

    Balas
  5. rinie l

     /  Mei 3, 2014

    Knp hrs sad end n knp si rusa hrs pergi…ni benar2 memilukan….berharap ada kelanjutannya…siapa tahu ada keajaiban si rusa bs siuman lg…hhhh….d tunggu karya selanjutnya….gomawo

    Balas
  6. Aku ga tau chapter sebelum nya gimana.
    Pasti ada adegan memilukan juga jadi ga sanggup lg baca nya.
    Ini adalah ff pertama yang bener2 buat aku hampir nangis…

    Balas
  7. Kok jadi sad end sh,

    Balas
  8. any

     /  Mei 20, 2014

    Gak tau mau komen apa. Alasan yoonwon putus kurang greget. Trus kebanyakqn nyanyian jadi membosankan menurutku. Ditambah lagi sad end. Ceritanya mbulet. Maaf author krn aku komen gak suka.

    Balas
  9. Loh kok sad sh??? Akhhhhhhhhhhhhh nyebelin bangetttt

    Balas
  10. azzryia noer hayyati

     /  Agustus 28, 2014

    sedih bgt endingnya…g kebayang klo kejadiannya beneran… Tp salut author yg bikin ff ini kereeeennn walaupun sedih…

    Balas
  11. im yoo ra

     /  September 24, 2014

    Aku minta pertanggung jawaban eonni.. soalnya karna baca ff yang eonni buat kamar aku jadi banjir air mata.. T.T

    Balas
  12. ayhu

     /  September 30, 2014

    Akhirx aad ending,
    Ndak bs kebayang klo ini real.

    Balas
  13. ayhu

     /  September 30, 2014

    Akhirx sad ending,
    Ndak bs kebayang klo ini real.

    Balas
  14. ayu

     /  Oktober 22, 2014

    akhir nya sad banget . next ff di tunggu mian part 1 nya blm baca

    Balas
  15. Yaaaa kok yoona meninggal… Knp harus se extreme itu koma kek atau dia hilang ingatan lupa klo dia member SNSD aaaarrgghhh…. Dilempar pake kursi nih author arazahra hehe…. Ga rela
    Tp daebak FF nya,semoga tdk trjadi dlm kenyataan

    Balas
  16. via

     /  Maret 2, 2015

    huwaaaaa ff nya bikin nangis:'( sebenernya paling sebel kalo baca/nonton yang genre nya sad ending, tapi yang ini bener2 deabak bikin pengen nangis:'(. aku baca di bawah sih ada mama sama bapa aku, coba kalo aku baca diatas kamar aku, huwaaaaa pasti udh kejer:'( mudah2an aja ga terjadi di dunia nyata….

    Balas
  17. Hiks…hiks….hiks… ceritax ngilu banget eonni.
    daebakkkl tapi knpa gk happy ending…

    Balas
  18. Cha'chaicha

     /  April 26, 2015

    Hadeh ending’y menyedihkan sekalin, bagus crita’y mskpn sad ending..

    Balas
  19. Cha'chaicha

     /  April 26, 2015

    Hadeh ending’y menyedihkan sekalin, bagus crita’y mskpn ga happy ending..

    Balas
  20. rissafebriasnan

     /  Mei 25, 2015

    sumpah sedih banget baca nya😥
    Kenapa yoona nya harus meninggal😥
    Cerita yang bagus tapi dengan sad ending :’)

    Balas
  21. apriani

     /  Mei 27, 2015

    ini akan menjadi FF tersedih bagi qhu setelah unforgettable Love😦 aku sempat berharap yoonwon bakal balikan pdhal nggak tapi aku suka FF yang sad ending soal.x i2 kyak real. and i like it

    Balas
  22. Nur Khayati

     /  Oktober 31, 2015

    Ngeliat vide0 dr Y00na sedih bgt, mewek Q jadi.a .,

    Apalagi sampai akhir.a Y00na meninggal dlm dekapan.a Siw0n .. ;-(.,

    Balas
  23. dyahsonelf

     /  November 20, 2016

    hiks hiks hiks….pngen nangis bacanya….knp yoona harus pergi selamanya

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: