[OS] Broken Heart

 

Title : Broken Heart

Autor : Nida’ul Khasanah

Type : 3Shoot

Chapter : 1Shoot

Genre : Friendly, Romance and Sad

Main cast :

–          Im Yoona

–          Coi Siwon

–          Lee Min Ho

–          Lee Donghae

Support Cast :

–          Kwon Yuri

–          Seo Joo Hyun

–          Kim Jong Woon

–          Cho Kyuhyun

–          Coi Sooyoung

–          Hwang Tiffany

–          Jessica Jung

–          Tn. Coi (Hyunbin) dan Ny. Coi (Song Hye Kyo)

–          Tn. Im (Jo In Sung) dan Ny. Im (Haji Won)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CAST

 

 

Main

Im Yoona

Coi Siwon

Lee Min Ho

Lee Donghae

 

Support

Kwon Yuri

Seo Joo Hyun

Kim Jong Woon

Cho Kyuhyun

 

Coi Sooyoung

Tiffany Hwang

Jessica Jung

 

Hyunbin

Song Hye Kyo

Jo In Sung

Haji Won

 

Kata Pengantar

Annyeong….. ^.^

Ini FF pertama dan murni hasil pemikiran saya. Mungkin ceritanya akan sedikit terkesan amatir dan banyak typo ( harap maklum ^.^ )

Tanpa banyak berkicau…..

To the point….

Happy Reading…..^.^

One Shoot

Autor POV

Coi’s Senior High School

Suasana nyaman yang tercipta dari Coi’s Senior High School ini adalah karena arsitekturnya yang minimalis tapi terkesan elegan dengan fasilitas yang dapat dikatakan sempurna. Karena inilah 99% siswa yang bersekolah disini merupakan kalangan dengan tingkat sosial diatas rata-rata.

Teeettt….teeeett….teeetttt…..

Bel pertanda jam pelajaran pertama di semester genap akan dimulai, semua siswa yang berada di lingkungan sekolah pun bergegas menuju kelas mereka masing-masing.

Tiga siswi berlari dengan tergesa-gesa seolah mereka sedang berlomba menuju kelas mereka, wajar saja karena hari ini mereka akan berhadapan dengan pelajaran sejarah yang diajar oleh guru dengan pemikiran yang kolot.

~Autor End~

Yoona POV

Hosss…hooss…aku tiba di kelas X.4 dan langsung duduk dibangkuku bersama sahabatku yuri yang berada di baris kedua (ya aku memang sebangku dengan yuri semenjak pertama masuk) dan satu sabatku lagi seohyun dia lebih memilih duduk di bangku pada barisan paling depan, maklum saja karena sahabatku yang satu ini sangat fokus pada dunia pendidikan sehingga tidak jarang ia memperoleh peringkat satu di kelas. Sedangkan aku dan yuri kami masuk peringkat lima besar saja sudah beruntung. Kulirik yuri yang sedang mengetik sms dan aku yakin itu pasti untuk namjacingunya yaitu yesung oppa “Yakk…apa yang kau lakukan ??? apa kau tidak takud pada Mr.Old yang ada di depan sana eoh…?!!??” tegurku pada aktifitas yang sedang yuri lakukan.

“ssttt….im yoona tolong kecilkan suaramu ??? aku tak akan pernah ketahuan dengan aktifitasku kecuali kau mengulangi teriakanmu” jawab yuri santai dengan jari telunuk masih menempel pada bibirnya.

Refleks aku memberi tatapan mematikan pada yuri “lantas apa yang sedang kau perbuat dengan handphonemu itu ??!!??” kuberi dia pertanyaan dengan menuntut penjelasan darinya.

“yesung oppa ingin mengajakku makan bersama pada jam istirahat nanti dan tentunya bersama sahabatku dan sahabatnya juga” jawab yuri dengan mata berbinar

“tapi nanti kau tak akan menacuhkanku dan seohyun bukan ???!!” tanya yoona sepelan mungkin agar mereka tidak tertangkap basah oleh Mr.Old sang guru killer karena tidak sedang memperhatikan pelajaran yang sedang diterangkan.

Yuri berfikir sejenak “yah..itu sih tergantung situasi”

“YAAKKK….!!!”teriak yoona. Refleks tatapan semua murid tertuju pada yoona tak terkecuali sangguru. “ssttt…sudah kubilang kecilkan suaramu nona im” bisik yuri yang masih terdengar oleh yoona.  Maka dengan wajah yang siap menerkam mangsa, Mr.Old menghampiri bangku yoona dan yuri “apa yang sedang kalian perbuat pada jam mengajar saya dan bisakah kalian lebih menghargai waktu yang saya miliki,eoh..??!!??? KELUAR..!!! kalian dihukum berdiri di tengah lapangan hingga jam pelajaran usai,mengerti ???!!”.

~Yoona End POV~

Autor POV

Sinar matahari mengenai wajah dua murid yang sedang berdiri di tengah lapangan sehingga mampu membuat mereka munundukkan kapala mereka. “ini semua karena ulahmu”yoona membuka suara. “apa kau bilang nona im ??? kau mampu menyalahkanku sedangkan kita tertangkap oleh Mr.Old karena suaramu” keluh yuri. Hening……..

Dug…dug…dug

Tepat didepan yoona terdapat bola basket “em…milik siapa ini ???” tanya yoona kemudian mengangkat kepalanya. Belum sempat yoona melihat kesekaliling, sudah ada namja yang menghamipirinya (lebih tepatnya menghampiri bola yang ia lempar) dari arah kanan. “em…..bolehkah saya mengambil bola ini ???” tanya namja itu. Yoona masih terdiam sambil memandang namja tersebut tanpa sadar.”hallo… nona bolehkan saya mengambil bola ini ???” kata namja tersebut mengulangi pertanyaannya. Yoona masih juga tidak merespond dan kemudian yuri menyenggol tangan yoona “oh…iya ada apa ???” jawab yoona dengan gugup. “kau lucu sekali” jawab namja itu sambil tersenyum dan kemudian mengambil bola yang ada di depan kaki yoona. Tanpa sadar pipi yoona telah merah merona dan yuri menyadari itu.

~Autor POV End~

Autor POV

Kantin Sekolah

“Oppa…….” sapa yuri pada namjacingunya dengan senyuman terbaiknya. “Oh…kau sudah datang chagia” tanya yesung yang langsung menoleh pada yuri.

Yuri masih betah dengan senyuman manisnya yang ia tujukan pada namjacingunya dan sedetik kemudian ia langsung menempati tempat duduk yang ada di depan yesung “seperti yang telah kita sepakati tadi oppa, kita akan makan bersama sahabat kita masing-masing. Em…tapi kau curang oppa, kau dan temanmu telah memesan duluan tanpa menunggu kami”

“Oh iya kenalkan dua temanku di XI IPA 1 Cho Kyuhyun dan Lee Donghae” yesung memperkenalkan dua dari tiga sahabatnya. ”oh ya…chagia kau dan dua temanmu ingin memesan apa ??? biar nanti aku yang memesankannya” tawar yesung kepada yuri dengan senyum manisnya. Dengan semangat yuri menanggapi tawaran itu dan berkata “kami pesan lima snack dan lima orange jus ”. “ kau yakin chagia dengan pesananmu ??? bukankah kalian hanya bertiga ???”. yuri mempoutkan bibirnya “aish…oppa….asal kau tau saja aku dan yoona jika telah mengalami hal yang menyebalkan”. Yesung terkekeh dengan sikap yuri yang sedikit kekanakan tapi cukup manis dimatanya “arraso…princess akan ku berikan semua yang kau inginkan”.

Sepeninggal yesung terjadi keheningan diantara mereka, itu semua dikarena mereka sibuk dengan aktifitas dan pemikiran masing-masing (kyuhyun yang asyik bermain game, seohyun sedang fokus pada buku bacaannya, yoona dan yuri yang asyik membahas hal yang baru saja mereka alami, kemudian donghae yang sedang fokus memperhatikan seseorang) maklum saja karena ini baru pertama kali mereka berkumpul disatu meja yang sama, hingga seorang namja berbadan atletis tiba dan bergabung bersama mereka “apakah aku terlambat ??” tanya namja tersebut yang mampu membuat semua orang terkecuali donghae mengalihkan pandangan padanya. “oh kau sudah tiba wonnie…” kata kyuhyun tanpa menjawab pertanyaan siwon. “oh…tadi aku menemani tiffany dulu ke perpustakaan untuk mencari buku yang ia perlukan untuk tugasnya minggu depan” jawab siwon lurus dan sejurus kemudian ia mendudukkan dirinya tepat disamping donghae. “Mr.fishy apa yang sedari tadi kau perhatikan ??? apa kau sedang memperhatikan wanita yang ada dihadapanmu ini???” tanya siwon pada sahabatnya donghae yang betah dengan aktifitasnya. Yoona yang merasa dirinya menjadi topik bahasan seketika menghentikan percakapannya dengan yuri dan menatap siwon kemudian donghae.

~Autor POV End~

 

Donghae POV

Disaat aku sedang fokus memperhatikan wanita yang ada dihadapanku dan tanpa diduga wanita itu yang dikatakan bernama yoona melihat kearahku (DEG…!!!) aku merasa hatiku berdesir, tanpa sadar sikapku menjadi salah tingkah dan parahnya itu semua diketahui oleh siwon. “mati kau lee donghae” runtukku dalam hati.

Kulirik siwon yang tersenyum padaku dan seketika aku merasakan firasat tak enak yang akan terjadi “oh…jadi kau mampu berpaling dariku karena wanita yang ada dihadapanmu ini Mr. Fishy” kaya siwon padaku dengan nada menggoda yang mampu membuatku tertunduk malu dan benar dugaan ku tidak meleset terhadap arti semyum yang siwon berikan padaku.

“chagia pesananmu tiba” kata yesung pada yeojacingunya dari jarak tiga meter dan itu mampu membuatku lega pasalnya aku takkan lagi menjadi bahan ledekan siwon.

~Donghae POV End~

Autor POV

Jam telah menjukkan pukul 15.00 waktu korea selatan, yoona yeoja berambut ikal itu setia menanti supir pribadi untuk menjemputnya hingga 15 menit kemudian terdengar suara klakson motor sport yang berada tepat disampingnya dan tidak lama namja yang mengendarai motor sport tersebut membuka helmnya dan berkata “apa yang sedang kau lakukan disini ??? apa kau sedang menunggu jemputan???”. Yoona yang mengetahui kalau namja tersebut adalah namja yang bertemu dengannya pada saat ia menerima hukuman dari Mr.Old tersenyum malu dan menjawab “ne…aku sedang menunggu jemputan dan em….kau sendiri apa yang sedang kau lakukan disini”. “Oppa….kau bisa memanggilku oppa jika kau mau dan aku berada disini karena berniat ingin mengantarmu,apakah kau mau ??? yah…anggap saja ini sebagai salam perkenalan dariku karena tadi pagi kita belum sempat berkenalan” kata-katanya terdengar cukup tegas dam mampu membuat yoona tersenyum merona. “ oh iya….aku hampir saja lupa memperkenalkan diriku padamu, namaku Lee Min Ho dan aku berada di kelas XII IPA.1” min ho memperkenalkan dirinya dengan tangan kanan yang terulur dan merharap yoona menyambut salam perkenalan darinya. Tidak membutuhkan waktu lama bagi yoona untuk segera menjabat tangan min ho sebagai tanda perkanalan mereka “aku Im Yoona dari kelas X.4”. Min ho tersenyum dan berkata “tanpa kau memperkenalkan dirimupun aku sudah mengetahuinya” sontak pernyataan yang keluar dari mulut min ho mampu membuat yoona membulatkan matanya. Melihat ekspresi wajah yang yoona tunjukkan padanya membuat min ho gemas “kajja….bukankah kau telah siap untuk kuantarkan pulang”.

~Autor End POV~

Lee Min Ho POV

Mungkin hari ini adalah hari yang paling berkesan dalam hidupku bagaimana tidak yeoja yang selama ini aku kagumi bahkan sejak awal aku melihatnya saat orientasi siswa baru akan kuantarkan pulang dengan motorku. Sesekali kulirik wajah polosnya melalui spion motorku dan tanpa kusadari senyum telah mengiasi wajahku.

“apakah oppa sudah makan siang ?” tanyanya memecah keheningan diantara kami. Kuputar sedikit kepalaku kekiri “belum dan apakah kau ingin mampir kesuatu tempat untuk makan siang?” kataku dengan hati berdebar. Dari spion aku dapat melihat ia tersenyum sebelum menjawab dan bagiku itu adalah senyuman yang sangat manis “bisakah kita makan sebelum pulang dan itu tidak tidak merepotkan oppa bukan ?” jawabnya dengan senyum yang masih menghiasi wajahnya. Betapa bahagianya aku mendengar jawabannya hingga tanpa sadar kukatakan “sungguh tidak merepotkan karena apa yang kau inginkan akan slalu oppa penuhi”.

~Lee Min Ho End POV~

Yoona POV

“DEG..!!!”

“sungguh tidak merepotkan karena apa yang kau inginkan akan slalu oppa penuhi” kata-kata lee min ho oppa mampu membuat hatiku berdesir. Kulirik warung pinggir jalan dan lima detik kemudian aku menemukan yang kucari yaitu warung kakilima yang menjajakan jajanan khas korea selatan.

 “OPPA…!!! STOP” teriakku tanpa sadar. Min ho oppa kaget dengan teriakanku dan dengan tiba-tiba menghentikan laju motornya “wae ??? apakah aku mengendarai motor sangat laju dan membuatku takut” tanyanya dengan hati-hati. Pipiku memerah menahan malu karena kuyakini teriakanku tadi membuat min ho oppa kaget dan bingung “mianhae oppa…tadi aku melihat warung yang menjajakan bakso ikan di sebrang jalan sana dan tanpa sadar aku berteriak,em…oppa pasti sangat kaget ya…mianhae” kataku dengan pipi yang kuyakini telah memerah bagai kepiting rebus. “oh…jadi kau ingin makan bakso ikan itu…baiklah ayo kita kesana, kebetulan oppa juga sangat menyukai bakso ikan” katanya dan bahkan ia tidak sebal padaku.

~Yoona End POV~

Autor POV

Yoona memegangi perutnya “aku sudah tidak sanggup lagi untuk berlomba denganmu oppa”. Min ho tersenyum mendengar perkataan yoona “apa kau yakin akan kalah berlomba denganku nona Im???”. Mendengar tanggapan min ho mampu menbuat yoona mempoutkan bibirnya dan itu mampu membuat min ho gemas.

Dering handphone yang ada di dalan tas yoona mampu mampu menarik perhatian keduanya “ne…aku sedang bersama temanku sekarang dan ahjussi tak perlu menungguku karena aku akan segera pulang”. “ayo kita pulang karena aku tak mau terlalu lama menculikmu” kata min ho menggoda.

~Autor End POV~

Siwon POV

Lelah…itulah yang kurasakan setelah mengantarkan yeojacinguku pulang, memang itulah yang selalu menjadi rutinitasku usai pulang sekolah bahkan hal tersebut seakan wajib bagiku untuk melakukannya. Kulangkahkan kaki jenjangku dan berharap segera sampai di kamarku karena saat ini yang kubutuhkan hanyalah kenyamanan yang diberikan oleh kasurku. Namun tiba-tiba terdengar suara memanggilku bahkan sebelum aku menaiki anak tangga pertama.

“oppa….” panggil sooyoung kepadaku

“ne…?”

“oppa…..appa dan omma sedang menunggumu di ruang keluarga”

“menungguku…?” tanyaku bingung

“ya…sepertinya ada hal serius yang akan mereka bicarakan denganmu oppa”

“tentang apa…?”

“yakk…oppa!!! kenapa kau bertanya terus padaku memangnya aku tau,jika kau penasaran cepatlak temui mereka di ruang keluarga…ARASOH !!!” omel sooyoung karena bosan mendapatkan beberapa pertanyaan dariku

“ne…ara ara, mengerikan sekali suaramu jika sedang berteriak seperti itu” jawabku dengan segera berlari meninggalkan adikku sebelum ia mendapatkan teriakkan yang lebih memekakkan gendang telingaku.

Sebuah ruang keluarga yang minimalis namun kesan elegan, hal tersebut dapat terlihat dari dekorasi ruangan dan benda-benda yang terletak rapih memenuhi setiap sudut ruangan tersebut. Tn. Coi dan Ny.Coi yang sedang bersantai di soffa sambil menonton acara tv sore itu menoleh secara bersamaan ketika menyadari ada yang sedang memanggil mereka.

“appa…omma….aku pulang” sapaku ramah kepada orangtuanya

“kemarilah…ada yang ingin kami bicarakan denganmu” kata appa to the point dan omma yang berada disampingnya hanya tersenyum saja.

“sepertinya ini akan menjadi pembicaraan yang sangat serius mengingat appa dan omma tidak pernah memanggilku secara langsung seperti ini”

“ne…jadi seperti ini,em…kami telah sepakat untuk menjodohkanmu dengan anak tunggal dr keluarga Im” jelas appa

“Maksud appa ? akau tak mengerti” dahiku mengernyit yang artinya nampak jelas kalau aku tak mengerti dengan arah pembicaraan appa

“iya…jadi seminggu yang lalu kami dan keluaga Im telah sepakat untuk menjodohkan anak kami”

“sebentar…..jadi maksud apa aku akan di jodohkan dengan putri tunggal dari keluarga Im…???” serangku dengan pertanyaan bingung kepada appanya

“dan malam ini adalah waktu yang telah kami pilih untuk mempertemukanmu dengan putri Tn. Im” tambah appa

“benar oppa….akupun akan menghadiri acara makan malam specialmu itu” kata sooyoung yang tiba-tiba muncul dari arah dapur

“tapi….aku masih murid di kelas XI SMA,bagai mana bisa aku di jodohkan dengan statusku masih seorang pelajar ???” tanyaku yang lebih tepatnya pertanyaan itu ditujukan depada orangtuaku

“woooniiee….ini hanya acara makan malam dan disana kau hanya akan berkenalan dengan calon istrimu kelak bukan untuk bertunangan atau menikah dan kamipun tau kau masihlah seorang pelajar karena itu kami memintamu untuk saling mengenal saja terlebihdahulu, pertunanganmu dengannya akan dilaksnakan setelah kau dan dia bergelar sarjana dan acara pernikahan akan dilaksanakan satu tahun setelahnya” kali ini omma memberi penjelasan lebih padaku.

“benar itu oppa….dan aku dengar gadis itu satu sekolah dengan kita dan dia juga setingkat denganku oppa tapi…hanya saja kami beda kelas” tambah sooyoung dengan girang

“yah…terserah kalian sajalah….saat ini hidupku ditangan kalian” jawabku sambil berjalan keluar ruangan dan menuju kamarku yang berada di lantai dua.

“dia sangat cantik oppa….” teriak sooyoung sebelum siwon benar-benar menghilang dari ruang keluarga

~Siwon End Pov~

Autor POV

Seorang yoeja bergaun putih masih betah melihat pantulan dirinya pada cermin toilet sebuah restoran bintang lima.”Sudah rapih” senyumnya kemudian menuju meja yang tempat pertemuan antara keluarganya dan keluarga dari rekan bisnis ayahnya.

Disebuah meja telah bertemu dua keluarga besar yaitu antara keluarga Coi dan Keluarga Im.

“Bagaimana perjalanannya apakah macet Presdir Coi…?” tanya Tn. Im membuka pembicaraan. Yang ditanya yaitu Tn. Coi hanya tersenyum sebelum menjawab “macetpun bagiku tak masalah jika aku sedang merasa bahagia seperti ini tapi aku tak membuatmu menuunggu terlalu lama bukan…?” canda Tn. Coi

“sangat tidak terlambat bahkan sekarang putriku saja masih betah berada di toilet” gurau Tn. Im yang di sambuta tawa oleh Tn. dan Ny Coi.

“yoona….kemari sayang” panggil Ny. Im pada putri tunggalnya dan yoona segera menghampiri dan mendudukkan dirinya tepat disamping ommanya.

“sudah lama kita tidak bertemu yoona-yaa….kini kau tumbuh menjadi gadis remaja yang sangat cantik” sapa Ny. Coi pada yoona dengan senyum ramahnya.

“tentu saja omma dan asal omma tau saja yoona kan murid tercantik yang ada disekolah kita,em…oppaku ini sungguh beruntung” timpal sooyong dengan mengakhiri cibirannya pada oppa tunggalnya.

 “terimakasih atas pujiannya ahjuma dan…kau bukankah kau sooyoung dari kelas X.1 ???” jawab yoona dengan senyum manisnya

“kau mengenalku yoona dan apa kau juga mengenal oppaku yang satu ini…???” tanya sooyoung penasaran

“ne…aku mengenalmu karena pada masa orientasi dulu kita berada pada regu yang sama dan siwon oppa aku mengenalnya sebagai sahabat dari namjacingu sahabatku yuri” jawab yoona sedikit ragu

“syukurlah kalau kau masih mengingatku…kupikir kau telah melupakanku dan tak disangka kau telah mengenal oppaku yang sangat menyebalkan dan dingin ini” jawan sooyoung girang.

“sudah-sudah…sekarang kita ke inti pembicaraan dalam pertemuan ini dan silakan untuk Tn. Im menjelaskannya” sambung Tn. Coi

“jadi seperti ini…sebenarnya kami mengadakan pertemuan ini untuk membahas perjodohan antara putriku yoona dan putra pertama Tn. Coi yaitu Coi Siwon” jelas Tn. Im pada semuanya terutama Yoona yang belum tau samasekali akan hal ini.

“maksud appa…?” tanya yoona seketika dan menuntut jawaban lebih akan perkataan appanya.

“jadi begini sayang…kami selaku orangtuamu telah sepakat untuk menjodohkanmu dengan putra pertama dari keluarga Tn. Coi yaitu Coi Siwon. Kami tau kalau kalian masih berstatus sebagai seorang pelajar karena itu pertemuan ini hanya dimaksudkan untuk memperkenalkanmu dengan calon suamimu kelak dan untuk pertunangan akan diselenggarakan setelah kalian bergelar sebagai sarjana kemudian pernikahan akan diselenggarakan setahun sesudahnya” terah Tn. Im panjang lebar bermaksud memberi penjelasan lebih kepada putrinya.

Mata yoona membulat pertanda ia sangat kaget “jika itu yang terbaik aku hanya bisa mematuhinya” jawab yoona pelan tetapi masih dapat terdengar oleh semuanya.

~Autor End POV~

 

Yoona POV

Sedih…itu yang sedang ku rasakan sekarang dan rasa itu bukan tanpa alasan karena saat ini ada seorang namja yang sedang ia sukai bahkan tersebut yang mampu membuat hatinya bergetar untuk pertama kali dan untuk namja yang bernama Coi Siwon yang berada tepat didepannya kini, aku telah mengetahui kalau namja tersebut telah memiliki yogjacingu dari pembicaraan yang simpulkan dengan temannya tadi siang saat berada di kantin sekolah tapi yang aku tak habis pikir kenapa ia mau dijodohkan denganku. Tapi apa yang dapat kuperbuat, aku tidak dapat melihat apalagi membuat orangtuaku kecewa karenanya aku menyetujui perjodohan ini walau hatiku sangat kecewa akan hal ini. Aku bergulat dengan pemikiranku sendiri hingga sebuah suara menyadarkanku.

“yoona….”

“em….ne…?” tanyaku bingung

“aku telah meminta izin kepada orangtuamu untuk membawamu pergi kesuatu tempat agar kita lebih mengenal diri kita masing-masing,apakah kau bersedia ???” tanyanya padaku dengan senyum yang kurasa senyum itu sedikit aneh dan mempunyai arti berbeda.

“baiklah oppa” kuberikan sennyumku sewajar mungkin

~Yoona End POV~

Siwon POV

Hening…..tak ada yang mampu mengeluarkan suara baik aku maupun yogja yang berada disampingku,kulirik dia yang masih betah melihat sisi kiri jalan dengan pikirannya hingga kami sampai pada sebuah tepi sungai han. Kulirik lagi dirinya yang masih betah berkutat dengan pemikirannya dan entah apa yang sedang ia pikirkan.

“cantik….” kataku pelan dan tanpa sadar

“ne…?” tanyanya bingung

“molla…tadi aku hanya berkata turun….em..maksudku apa kau masih betah didalam mobilku dan tak mau turun” jawab siwon dingin

“sungai han….wah indah sekali jika melihatnya pada malam hari” girangnya yang langsung turun dan menuju bangku yang ada di tepi sungai han.

“bodoh kau Coi Siwon….!!! apa yang sedang kau pikirkan,kau membawanya kesini bukan untuk mengenal dirinya seperti apa yang kau katakan pada orang tuanya tapi kau membawanya kesini untuk membuat kesepakatan dengannya agar mau memutuskan perjodohan ini” gumam siwon pada dirinya.

Ku hampiri yoona yang sedang duduk dibangku sambil menikmati keindahan sungai han pada malam hari “yoona…ada hal serius yang ingin aku bicarakan denganmu mengenai perjodohan kita” kataku dengan mendudukkan diriku disampingnya.

“maksud oppa..??” tanyanya bingung

“aku ingin perjodohan kita segera dibatalkan dan aku membutuhkan bantuanmu untuk itu” kataku to the point tanpa melihat padanya

“sejujurnya akupun ingin tapi aku tak yakin mampu membuat hati orangtuaku kecewa” jawabnya pelan dengan kepala yang menunduk

“jadi kau tak mau membantuku untuk membatalkan perjodohan BODOH ini…!!!” kataku dengan suara tinggi “apa kau tau aku telah memiliki yogjacingu yang aku cintai dan akupun tak yakin jika perjodohan ini terjadi,aku mampu untuk mencintaimu kelak…!!!” kataku sinis

Terdengar isakan…pelan, tapi mampu kudengar “akupun ada pada posisi yang sama denganmu oppa tapi aku tak mampu mengecewakan orangtuaku jadi maafkan aku oppa” jawabnya parau dan sedetik kemudian ia berlari meninggalkanku sendiri dibangku tepi sungai Han.

~Siwon End POV~

Lee Min Ho POV

Kupacu motor sportku dengan kecepatan standar mengingat tubuhku yang telah telah setelah membantu appaku diperusahaannya. Aku memang masih kelas XII dan jurusan yang kuambil juga IPA sesuai keinginanku karena cita-citaku sebenarnya ingin menjadi seorang dokter akan tetapi appaku menginkan hal yang berbeda dengan cita-citaku, appa menginginkan aku menjadi pebisnis untuk menggantikannya dalam memimpin perusahaan bahkan setelah luluspun aku akan segera dikirim ke amerika untuk menimba ilmu  dijurusan management buisness. Pandanganku menangkap sesosok yeoja bergaun putih dengan heels dikakinya yang sedang berjalan dipinggir jalan dan kurasa aku mengenal yogja itu.

“tunggu…bukankah itu yoona tapi apa yang sedang dia lakukan sekarang…???” tanyaku pada diri sendiri,kuhampiri yoona yang jaraknya tak jauh dariku sekarang.

“nona Im apa yang sedang kau lakukan disini…???” tanyaku penasaran akan keberadaannya mengingat ini sudah malan dan dia berjalan sendiri,tapi tunggu…seperti ada bekas air mata dipipinya.

“apa kau sedang dalam masalah…???” tanyaku lagi dengan sangat khawatir dan dia hanya diam dengan kepala yang masing menunduk.

“aku…aku…hiks hiks…”tangisnya pilu, segera aku turun dari motorku dan kudekap ia dan merharap memberi ketenangan padanya.

“oppa…apa kau bisa mengantarku pulang…???” tanyanya dengan suara serak. Kuelus rambutnya dengan sayang sebelum kupersilakan ia menaiki motor sport kesayanganku.

“jangan sungkan untuk berpegang padaku karena itu akan membuatmu lebih aman” kataku memecahkan kecanggungan diantara kami dan betapa senangnya hatiku karena diapun menuruti kata-kakaku.

“nona Im aku yakin kalau kau sedang dalam masalah dan kau bisa mempercayaiku” setelah kata-kataku berakhir ia semakin mengeratkan pegangannya padaku dan kuyakini kalau dia sedang menangis.

“oppa…apa aku salah jika menentang keinginan orangtuaku…???” tanyanya dengan suara yang masih serak

“begini nona Im…sebenarnya akupun berada pada posisi yang sama denganmu dan untuk permasalahanku,aku tak bisa menentang keinginan orangtuaku. Walau aku tak tau apa yang sedang kau hadapi tapi aku hanya bisa berkata bahagiakanlah orangtuamu selagi kau masih bersamanya, kata-kata itulah yang selalu ada dalam hatiku ketika aku bingung untuk mengambil sikap atas keinginan appaku” jawabku dengan memberi penjelasan kepadanya dan berharap dia tenang dengan penjelasan yang kuberikan.

“kau benar oppa…hiks hiks” jawabnya pelan

“nona Im bulan depan pada hari kelulusanku hau harus hadir karena setelahnya aku tak yakin akan dapat bertemu denganmu” kataku dengan pelan dan sedih

~Lee Min Ho End POV~

Yoona POV

“nona Im bulan depan pada hari kelulusanku hau harus hadir karena setelahnya aku tak yakin akan dapat bertemu denganmu” katanya dan terdengar suaranya sedikit pelan dan terkesan sedih.

“pasti oppa tanpa kau mintapun aku pasti akan datang” kataku yakin

“nona Im maafkan…jika setelah lulus nanti aku tak dapat menemuimu lagi karena aku harus mengikuti keinginan appaku untuk melanjutkan pendidikanku di amerika dan aku harap kau tak akan merasa kehilangan akan diriku” kata-kata yang keluar dari mulutnya terdengar pilu ditelingaku

Tanpa sadar airmataku telah muluncur deras tak tertahan dan isakkankupun semakin pecah. Oppa aku pasti akan sangat kehilangan sosokmu, walau perkenalan kita sangat singkat tapi kau mampu mempunyai arti yang sangat penting bagiku oppa “oppa apa aku bole bertanya satuhal padamu…???” tanyaku dengan sedikit ragu

“apapun…dan aku adan menjawabnya dengan jujur” jawabnya mantap

“apa kau sudah mempunyai yogjacingu oppa…?” tanyaku pelan karena malu

“em…belum” jawabannya membuatku ternyenyum senang “tapi…ada seorang yogja yang belom lama ini kukenal dan ia mampu membuatku menginginkannya bahkan semua yang ada padanya aku sangat menyukainya” lanjutnya dan perkataan itu membuatku diam karena bagaimana tidak orang yang aku sukai bahkan telah ku anggap sebagai cinta pertamaku telah memiliki yogja idamannya,hatiku perih dan tanpa sadar air mataku tak terbendung dan meleleh lagi.

“oppa kita telah sampai” kataku tiba-tiba dan langsung turun ketika motor yang kutumpangi berenti.

“nona Im…aku harap kau selalu ceria” kulihat senyum tulus yang tertarik di sudut bibirnya tapi sayang bukan aku yogja yang ia sukai.

“ne…akupun berharap hal yang sama oppa dan terimakasih karena telah mengantarku” kuberikan senyumku sewajar mungkin sebelum aku memasukki gerbang rumahku dan meninggalkannya.

~Yoona End POV~

Autor POV

Pagi ini senin pukul 07.00 waktu korea selatan tepatnya seminggu sebelum acara perpisahan diselenggarakan, semua murid bersiap untuk gladiresik melepas kepergian murid kelas XII. Semua murid pada hari ini hanya disibukkan oleh aktifitas gladiresik saja karena memang Coi’s School sangat dikenal dengan acaranya yang selalu perfect hingga pada hari ini aktifitas belajar mengajar sengaja diliburkan hanya untuk melakukan gladiresik, hingga tak terasa pukul 15.00 waktu korea selatan dan kegiatan gladipun berakhir.

“hai…yong kenapa kau melamun saja sejak tadi…???” heran yuri melihat sikap yoona yang ia rasa aneh.

“apa ada yang sedang kau fikirkan ? kau bisa membaginya kepada kami dan kami berjanji akan memberikan solusi terbaik untukmu” sambung seohyoen sungguh-sungguh.

“em…sebenarnya ini sangat rumit dan akupun binggung harus memulai dari mana” jawab yoona dengan nada suara tak bersemangat.

“kau bisa memulainya dari awal dan kami akan mendengarkan semua ceritamu” sambung yuri dan seohyun hanya menganggukkan kepalanya pertanda ia setuju dengan perkataan yuri.

“jadi seperti ini…aku telah dijodohkan oleh orang tuaku dan yang membuat hatiku tak nyaman adalah karena pria yang dijodohkan denganku adalah siwon oppa” kata yoona dengan nada suara kecewa.

“KAU DIJODOHKAN ??? DENGAN SIWON OPPA ???” teriak yuri dan seohyun secara bersamaan.

“ais…kalian ini teriakan spontan kalian ini bisa membuat jantungku berhenti berdetak saja” omel yoona pada kedua sahabatnya.

“tapi…yoong apakah kau setuju dengan perjodohan itu…???” tanya yuri penasaran.

“jujur saja sebenarnya ingin sekali aku menolak karena tiga alasan, pertama…seperti yang kalian ketahui kalo siwon oppa telah memiliki yogjacingu yaitu tiffany oenni, jadi bagaimana bisa kelak ia menerima sosokku, kedua…bagiku siwon oppa adalah pria dingin dan menyebalkan karena itu dia bukanlah type idealku, ketiga atau terakhir aku telah menyukai pria lain yaitu lee minho oppa. Tapi….sayangnya ia telah menyukai wanita lain dan itu mampu membuat hatiku hancur.Walau aku sangat tidak menginginkan perjodohan ini tapi akupun tak mampu untuk menolaknya karena aku tidak bisa melihat raut kekecewaan dan kesedihan dari wajah appa dan ommaku…” cerita yoona panjang lebar dengan mata yang telah memerah.

“sabarlah yoongieku sayang…..” kata seohyun sambil memeluk yoona dan yuripun melakukan hal yang sama hingga ketiga sahabat itu saling berpelukan.

“hei hei hei….apa yang sedang kalian lakukan…???” tanya yesung yang tiba-tiba menghampiri mereka.

“OPPA..!!!…aku sangat sedih mendengar cerita yoongie” kaget sedih dan senang perasaan itu yang sedang yuri rasakan sekarang.

“lho…memangnya apa yang sedang terjadi pada yoona…???” tanya yesung pada kekasihnya

“jadi seperti ini…..” belum sempat yuri menjelaskan tiba-tiba datang tiga orang namja dengan salah satunya menggandeng pasangan wanitanya. “yak…kau apa yang sedang kau lakukan disini…?” tanya kyuhyun pada yesung dengan senyum evilnya dan sejuruskemudian melirik yuri.

“dasar kau evil selalu mengganggu kesenangan orang lain saja…”cibir yesung pada kyuhyun

 “jadi…kesenangan apa yang sedang kau lakukan disini dan bisakah kau membaginya padaku…???” goda kyuhyun dengan senyum evilnya.

“oppa…apa yang sedang kau bicarakan…kami disini tidak sedang melakukan seperti apa yang oppa pikirkan” kini seohyun yang menjawab pertanyaan konyol kyuhyun untuk yesung dan itu mampu membuat kyuhyun salah tingkah karena pasalnya ia mempunyai perasaan kepada seohyun.

“oh…mianhae…oppa hanya asal bicara saja tadi, heee” kali ini semyum manis dan tulus yang kyuhyun berikan dan tentunnya itu tertuju untuj seohyun.

“yak yak yak….singkirkan senyum menjijikan itu dari sudut bibirmu evil, aish…menggelikan sekali sikapmu itu” cibir yesung dan kyuhyun kanya mengendus kesal.

“oppa…apa yang sedang kau perhatikan ???” tanya tiffany pada donghae yang tepat berada disampingnya.

~Autor End POV~

Donghae POV

“oppa…apa yang sedang kau perhatikan ???” pertanyaan tiffany mampu menbuat lamunanku terhadap gadis yang berada didepanku buyar.

“memang apa apa yang sedang kuperhatikan..?” tanyaku balik pada tiffany dengan tenang untuk menutupi kegugupanku.

“kau tak usah berkilah…akupun sejak tadi memperhatikanmu dan sepenglihatku kau sedang memperhatikan nona Im” kata siwon tanpa menunggu jawaban dari pertanyaan donghae pada tiffany.

“tidak…aku hanya melihat kedepan dan secara kebetulan saja yoona berada tepat didepanku” jawabku sekenanya dan kulihat yoona yang juga sedang melihatku karena memang ialah yang sedang menjadi topik penbicaraan saat ini.

“jika kau menyukai nona Im katakan saja” lanjut siwon dengan suara dingin

“oppa kau kenapa…?” tanya tiffany pada namjacingunya dengan raut wajah yang aneh

“iya apa yang sedang kau bicarakan wonnie…?” tanya donghae gugup.

“oppa…apa maksud dari perkataanmu…???” tanya yoona kepada siwon dengan ragu

“sepertinya sahabatku ini menyukaimu dan bukankah ia seorang pria yang cukup tampan” jawab siwon dingin pada yoona dengan jari telunjuk tangan kananya mengarah padaku.

“aku tak mengerti dengan perkataanmu”jawab yoona cuek dan terkesan sinis.

Belum sempat aku menengahi perdebatan yang terjadi antara siwon dan yoona terdengar pengumuman dari MC acara pada hari ini “Acara gladiresik kita cukup untuk hari ini dan kita akan bertemu sehari sebelum hari H,terimakasih”

“akhirnya selesai juga acara yang membosankan ini, ayo seo kita segara pergi” girang kyuhyun

“memangnya kau ingin kemana dengan dengan seo evil…?” tanyaku ingin tau.

“yang jelas ingin ke tempat yang tidak akan kau kunjungi hari ini sehingga kau tak dapat mengganggu acara kami” ejek kyunyun dengan senyum khas evilnya dan langsung kucibirkan bibirku.

“oppa bisakah kau antarkan sahabatku yoona untuk pulang…?” tanya yuri padaku

“AKU..???” tanyaku heran sekaligus senang.

“ya…karena aku akan pulang dengan yesung oppa dan seo akan pergi bersama evil itu” jelas yuri padaku

Sebelum aku menjawab perkataan yuri, “YAK..!!!…bisa kau lihat kalau yogjacingumu sudah tertular virus menyebalkan sepertimu”keluh kyuhyun pada yesung dan yang dikuluhin hanya tersenyum mencibir dan itu mampu menbuat kyuhyun semakin sebal. “baiklah aku akan mengantarkan yoona hingga sampai dirumahnya dengan selamat” kataku mantap.

~Donghae End POV~

Yoona POV

Segera aku menuju tempat parkir dan menuju mobil donghae oppa tetapi belum sempat aku masuk ada seorang memanggilku dengan suaranya yang sangat kukenal “nona Im….” panggilnya dari arah belakangku.

Segera kubalikkan badanku dan benar dugaanku dia adal Lee Min Ho oppa “ya ada apa oppa…?” tanyaku padanya.

“ani…oh ya apakah kau sudah akan pulang nona Im ?” tanyanya balik

“ya oppa aku ingin segera pulang dan istirahat” jawabku dengan senyum manis yang kuberikan padanya.

“nona Im…bisakah aku mengajakmu pergi kesuatu tempat sehari sebelum hari perpisahan tiba…??” tanyanya ragu

“em…bisa oppa lagi setelah pulang sekolah aku tak mempunyai acara pada hari itu” jawabku dengan sedikit gugup.

“baiklah aku akan menantikan hari itu tiba dan sekarang segeralah pulang untuk beristirahat juga berhati-hatilah dijalan” katanya dengan senyum yang bagiku itu sangatlah menawan dan tanpa sadar akupun tersenyum dengan pipiku yang kuyakini telah memerah bagai tomat.

Setelah percakapanku berakhir dengan Lee Min Ho oppa segera aku masuk kedalam mobil donghae oppa “bukankah dia murid kelas XII…?” tanyanya donghae oppa yang kini berada disampigku.

“ne…??” tanyaku binggung karena aku sedari tadi hanya memikirkan perkataan Lee Mon Ho oppa padaku.

“oh…tidak…lupakan saja,em…apa kita akan langsung pulang ?” tanyanya padaku

“ya…lebih baik kita segera menuju rumahku karena aku lelah dan ingin segera beristirahat” kataku tanpa basa-basi.

“baiklah” katanya kemudian dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan standart.

Tak ada pembicaraan yang terjadi antara diriku dan Donghae oppa karena kita sibuk pada aktifitas kita masing-masing yang mana aku sedang fokus pada pemikiranku dan ku yakini Donghae oppa juga sedang fokus menyetir, hingga limabelas  menit berlalu dan dia yang membuka pembicaraan diantara kami “yoona…apa aku boleh bertanya sesuatu padamu…?” tanyanya padaku dengan sedikit ragu.

“boleh…memang apa yang ingin kau tanyakan padaku oppa…???” tanyaku balik padanya.

“apa kau telah memiliki namjacingu…???” tanyanya padaku to the point

“belum” jawabku singkat dan kulihat senyum terukir disudut bibirnya.

“kalau begitu bolehkah aku dekat denganmu…???” tanyanya padaku

“kau ini lucu sekali oppa…apa aku pernah melarangmu untuk dekat denganku” jawabku padanya dengan sedikit tertawa pelan karena menurutku pertanyaannya sedikit aneh dan terkesan lucu.

“araseo….”katanya sambil mengacak rambutku pelan.

~Yoona End POV~

Siwon POV

Kulangkahkan kakiku memasukki rumah yang selama ini kutinggali bersama orangtuaku dan adik tunggalku, belum sempat aku menaiki anak tangga untuk menuju ke kamarku terdengar suara yang sedang meneriakkiku “ oppa…” kulihat adikku yang berdiri tepat dibelakangku dengan icecream ditangannya.

“YAKK…!!! bisakah kau tidak berteriak tepat didaun telingaku eoh..??!!?” kataku sedikit sebal padanya.

“oppa kenapa kau pulang terlambat, apa kau habis mengantar kekasihmu terlebih dulu dan bukankah kau telah memiliki calon yang telah dijodohkan olehmu…???” tanyanya padaku bertubi dengan mulut penuh icecream.

“apa kau seorang wartawan eoh….banyak sekali pertanyaanmu itu” kataku tanpa menjawab pertanyaannya dan saat itupun langsung berlari menuju kamarku untuk menghindari tuntutan jawaban akan pertanyaannya.

“YAKK…kau belum menjawab pertanyaanku oppa dan aku rasa yoona lebih ideal denganmu dari pada teman wanitamu itu” teriaknya sebal karena pertanyaannya tak kujawab.

Segera kubaringkan tubuhku tang telah lelah karena aktifitas hari ini sambil memandang langit-langit yang kamarku, saat ini fikiranku sedikit kacau karena bagaimana tidak aku yang masih seorang murid kelas XI telah dijodohkan dan parahnya aku tak dapat berbuat apa-apa untuk hal itu. Segera kuraih tasku dan kuambil ponsel untuk menelfon seorang yang nomornya memang telah ada sejak hari pertemuanku dengannya. “yoboseo…” terdengar suaranya disebrang sana.

“nona Im aku ingin berkata srius denganmu sekarang” kataku to the point.

“memang apa yang ingin oppa bicarakan dan apakah ini ada hubungannya dengan perjodohan kita,kau tenang saja oppa walau aku tak bisa mencegah atau membatalkan perjodohan kita tapi kau tetap bebas oppa…bebas melakukan apa yang kau inginkan bahkan bila perjodohan itu terlaksana sekalipun” jawabnya panjang lebar yang telah mengerti maksudku menelfonnya.

“baguslah kalau kau telah memahami maksudku karena memang walau perjodohan kita kelah akan terjadi aku yakin tak akan bisa menganggapmu sebagai tunangan bahkan istriku karena bagiku tiffanylah yang akan selalu menjadi pujaan hatiku dan da satu hal lagi yang ingin kusampaikan padamu tentang sahabatku Donghae….kurasa ia menyukaimu dan menurutku dia sosok pria yang baik dan mampu menjagamu” kataku yang selalu to the point dan selalu terkesan dingin dan bahkan akupun tak tau kenapa aku selalu bersikap dingin padanya, mungkin ini karena aku tak menyukai perjodohan diantara kami.

“baiklah dan saranmu untuk sahabatmu itu akan aku pertimbangkan” jawabnya dingin dan langsung mematikan sambungan telfon yang terjadi diantara kami.

Kumendesah pelan “apa-apaan dia mematikan telfon sepihak tapi…yasudahlah yang penting dia menyetujui apa yang aku inginkan” kataku yang lebih tepatnya untuk diriku sendiri.

~Siwon End POV~

Autor POV

Tepi sungai han sore itu sangatlah terlihat indah, seorang namja tengah duduk di sebuah bangku yang terdapat disana sambil beberapa kali mengecek handphonenya untuk memastikan apakah ada pesan masuk. Tiga puluh menit telah berlalu hingga terdengar derap langkah kaki menghampirinya “hosh..hosh..mian oppa aku terlambat” kata yeoja itu yang tak lain adalah yoona.

“tak apa lagian aku juga baru saja tiba” kata namja yang bernama Lee Min Ho itu sedikit berbohong.

“benarkah oppa…syukurlah kalau begitu” kata yoona lega.

Terjadi keheningan diantara mereka selama lima menit, disisi kanan yoona sangat sedang menikmati suasana sore pada tepi sungai han yang menurutnya sangat menakjubkan. Tapi berbeda halnya dengan namja yang berada disampingnya sejak tadi jantungnya tak berhenti berdetak karena bingung harus memulai pembicaraan pada yeoja yang berada tepat disampingnya, sebenarnya tujuan dari ia mengajak yoona bertemu adalah untuk mengungkapkan perasaannya pada yoona, tetapi perasaan bingungpun menyelimuti hatinya karena disisi lain tepatnya setelah acara kelulusan esok hari ia akan meninggalkan korea dan tentunya akan meninggalkan yoona untuk tujuh tahun kedepan.

“nona Im apa yang sedang kau fikirkan…???” tanya Lee Min Ho membuka pembicaraan diantara mereka yang dirasa sedikit lama terjadi keheningan diantara mereka.

“aku tidak sedang memikirkan apa-apa hanya saja aku sangat menikmati suasana dan menurudku ini sangatlah indah dan menakjubkan. Kau lihat matahari yang hampir tenggelam di sebrang sana oppa…sangat indah bukan warnanya” celoteh yoona dengan senyumnya dan itu mampu membuat Lee Min Ho terpukau.

“nona…Im nanti setelah lulus aku pasti akan sangat merindukan senyummu itu…” kata Lee Min Ho sedih.

Yoona segera memutar badannya sembilan puluh derajat hingga kini ia mampu melihat wajah namja yang berada disampingnya “memang oppa akan kemana…???” tanyanya penasaran.

“aku akan melanjutkan pendidikanku di luar negri hingga program S2 dan setelahnya akupun diminta untuk menetap selama satu tahun untuk meminpin cabang perusahaan appaku yang berada disana” kata Lee Min Ho tanpa berani menatap yoona karena ia takud jika ia melihat yoona ia tak akan mampu untuk melakukannya.

Tanpa sadar air mata yoona menetes karena sudah tidak dapat ia bendung lagi “benarkah oppa akan pergi selama itu…” katanya serak dan langsung berlari.

Air mata penyesalan meluncur di kedua mata Lee Min Ho batapa tidak niatnya bertemu dengan yoona tidak tercapai dan bahkan ia telah membuat yoona sangat sedih dengan kepergiannya “yoona maafkan aku yang telah menorehkan rasa sedih dihatimu tapi aku telah berjanji pada diriku bahwa jika aku telah kembali ke negri ini aku akan mengejar cintamu dan menjadikanmu ratu dihatiku” katanya dan tak berapa lama ia pun bangkit dari tempat duduknya menuju motor sportnya dan segera memacunya.

Yoona terus berlari tanpa memperdulikan tatapan heran dari setiap orang yang melihatnya hingga ia menabrak seseorang “YAK…!!! apa kau berlari tidak melihat arah” kata yogja itu sinis.

“mianhae…..” yoona meminta maaf dengan membungkukkan badannya sembulan puluh derajat.

“kau…bukankah kau Im Yoona….???” tanya gadis yang diketahui bernama jessica itu heran.

“ne…???” yoona balik bertanya padanya.

“perkenalkan namaku jessica…kita berasal dari sekolah yang sama hanya saja aku sekelas dengan tiffany” jessica memperkenalkan dirinya pada yoona dengan ramah.

Tiba-tiba datang seorang namja dengan membawa dua icecream di tangannya “ini pesananmu nona jung….” kata-katanya mengatung ketika melihat yoona yang berada disamping jessica  “yoona….apa yang sedang kau lakukan disini dan kenapa dengan matamu…???” tanyanya khawatir dan itu mampu membuat gadis berambut pirang bernama jessica sedikit tak senang pasalnya ia memang telah lama menyukai namja itu yang tak lain adalah Lee Donghae.

“aku tak apa-apa oppa…mian aku permisi dulu” kata yoona dan segera pergi menjauh.

Donghae terus memandang yoona hingga yoona telah berada di ujung jalan dan masuk kedalan taxi yang ia tumpangi “oppa…kau kenapa” tiba-tiba suara jessica menghentikan aktifitasnya.

“tak apa…ayo kita pulang” jawab donghae dan segera menuju mobilnya.

~Autor End POV~

Yoona POV

 

Hari ini adalah hari kelulusan Lee Min Ho oppa dan hari ini jugalah menjadi hari terakhir aku bisa melihatnya dan kini pupuslah harapanku untuk bersama Lee Min Ho oppa, bukan hanya tak bisa bersamanya bahkan akupun tak akan bisa melihatnya dalam jangka waktu yang sangat lama. Bagiku tujuh tahun adalah waktu yang sangat lama dan akupun tak yakin setelah tujuh tahun nanti apakah aku masih sendiri atau bahkan telah menikah dengan putra dari keluarga Coi yang ku ketahui tak mencintaiku bahkan sedikit menyukaikupun tidak. Masih pada titik fokus penglihatanku yaitu dimana Lee Min Ho oppa berdiri di fodium bersama teman-temannya yang sedang merasaan hari kelulusan mereka. Ingin rasanya aku meluapkan isi hatiku ini hingga tanpa kusadari air mataku telah membasahi kedua pipiku.

“yoong…kau kenapa…apa ada hal yang menbuatmu sedih atau apa kau sedang dalam masalah…???” tanya yuri bertubi dengan raut wajah khawatir.

“anio…aku hanya terharu dengan acara kelulusan ini” kataku sedikit berbohong.

“oh…aku kira kau kenapa,kau membuatku khawatir padamu karna air matamu itu” candanya dan langsung focus pada acara kembali dan itu membuatku bernafas lega.

Acarapun berjalan sesuai dengan rundown tetapi aku masih betah dengan pikiranku sendiri hingga tipa di penghujung acara yaitu sesi foto bersama. Disinilah aku berada di atas fodium dan tanpa ku sadari Lee Min Ho oppa berada tepat disebelah kananku dengan tuxedo hitamnya yang mampu membuatnya terlihat semakin tampan.

“akhirnya aku bisa melihatmu sebelum kepergianku nona Im” senyumnya sangat tulus padaku

“cukkae…atas kelulusanmu oppa” kataku sedikit gugup.

“foto kita ini ku anggap sebagai hadiah sbelum kepergianku dan juga sebagai obat rinduku padamu” katanya dengan tangan kirinya yang menacak rambutku pelan.

“oppa…kapan kau akan meninggalkan korea ?”

“setelah acara sesi foto ini aku akan segera menuju bandara karena keberangkatanku dua jam lagi tapi bolehkah aku meminta satuhal padamu nona Im…tetaplah tersenyum tak peduli nantinya kau akan menghadapi hal sesulit apapun kau harus tetap tersenyum hingga kau mampu untuk melewatinya dan…terakhir selamat tinggal dan semoga kita dapat bertemu pada tujuh tahun mendatang”

“selamat tinggal oppa…aku akan merindukanmu” kupandangi kepergiannya yang semakin lama semakin menghilang dari jangkauan pengelihatanku.

~Yoona End POV~

Autor POV

 

Kepergia Lee Min Ho sudah berlalu hingga setengah tahun yang lalu tapi itu tidak mampu membuat yoona melupakannya bahkan kini itu mampu merubah yoona menjadi sesosok yoeja pendiam. Kondisi ini dirasakan oleh kedua sahabatnya hingga mereka berencana untuk menjodohkan yoona dengan seniornya yaitu sahabat yesung oppa…siapa lagi kalau bukan donghae oppa. Sudah lama donghae menaruh hati pada yoona bahkan sejak pertama mengenalnya namun ia tak berani secara terang-terangan mengungkapkan isi hatinya pada yoona, donghae hanya mampu menceritakannya pada sahabatnya dan beruntungnya ia semua sahabatnya mendukungnya untuk mendekati yoona terutama siwon. Bagai jadwal minum obat donghae mengirimi yoona sms setiap harinya bahkan itu ia lakukan sejak sebulan belakangan ini. Kehadiran dan perhatian donghae lama kelamaan sedikit membuat yoona lupa akan kesedihannya pada sosok Lee Min Ho. Selain donghae yang rutin mengirim pesan singkat pada yoona, siwon pun melakukan hal yang sama hanya saja bedanya isi pesannya selalu menunjukkan akan ketidak sediaanya dengan perjodohan yang dilakukan oleh kedua orangtua mereka hingga ia selalu meminta yoona membuka hatinya untuk sahabatnya donghae juga memintanya menjalin hubungan dengan sahabatnya itu dan itu ia maksudkan agar perjodohan mereka bisa dibatalkan jika mereka sama-sama telah memiliki pasangan hingga perjodohanpun kelah bisa mereka batalkan dengan alasan telah memiliki pasangan msaning-masing. Hingga kehadiran donghae mampu membuat yoona mempertimbangkannya dan tepatnya hari perpisahan untuk kelas XII atau setahun telah berlalu sejak kepergian Lee Min Ho, Donghae membawa yoona ke halaman sekolah setelah acara kelulusan selesai

“oppa…kenapa membawaku kemari” tanya yoona dengan memandangi tanan kanannya yang masih di genggam oleh donghae

“yoong…saat ini mugkin aku bukanlah namja yang mampu membuat hatimu bergetar tapi aku berjanji seumur hidupku akan selalu membuatmu tersenyum dan tak akan membuatmu kecewa…hatiku ini hanya terukir namamu,tanganku ini hanya untuk menggenggam tanganmu,jariku ini hanya untuk menghapus kesedihan yang ada padamu dan dadaku ini hanya untuk memberikan ketenangan juga kehangatan akan pelukanku padamu jika kau sedang dalam kesedihan…aku berjanji atas semua ucapanku itu padamu yoong” kata donghae dengan kedua tangannya yang telah menggenggam kedua tangan yoona.

“jujur aku takut mengecewakanmu dikemudian hari oppa” kata yoona dengam memandang mata teduh donghae.

“tidak yoong…kumohon kau mau memberi kesempatan padaku untuk mencobanya dan menurutku kau bukanlah tipe yeoja yang bisa membuat hati seorang manja kecewa jadi..tolong berikanlah aku kesempatan untuk membuat hari-hariku menjadi sempurna karena bersamamu” kata-kata donghae terdengar sangat tulus.

“em………baiklah oppa…tapi aku hanya akan memberikanmu satu kesempatan dan kuharap kau memenuhi janjimu padaku” kata yoona akhirnya setelah beberapa saat berfikir akan keputusannya ini.

“gumawo…yoong…saranghae” ucap dongae haru sambil memeluk yoona.

Akhirnya donghae resmi menjadi namjacingu yoona di saat terakhir ia menjadi seorang murid. Semua sahabat yang mengetahuinya turut bergembira terutama siwon, begitupun dengan sahabat yoona yang berharap agar donghae mampu membuat yoona kembali menjadi yeoja periang. Namun kebahagiaan itu tidak dirasakan oleh jessica teman sekelas donghae yang menjadi sahabat tiffany.

THE END OF ONE SHOOT…!!!

NEXT TWO SHOOT…..

Tinggalkan komentar

117 Komentar

  1. yoonwon harus happy ending,,,!!! di tnggu chapter slanjutnya,,

    Balas
  2. Dsini yoona deket dengan beberapa pria di mulai dr min ho,donghae dan tunangan ny siwon dan kesan ny yoona gampang bgt bt jatuh cinta dr minho ke donghae tp moga aja yg terakhir yoona jadi dengan siwon,,

    Balas
  3. bela

     /  September 1, 2013

    akh yoonwon akhirnya punya pacar masing – masing 😦 😥
    sad ending

    Balas
  4. Ida

     /  September 2, 2013

    Bgus bnget min critanya di tunggu klanjutannya?

    Balas
  5. Nandita Oktaviani

     /  September 3, 2013

    knapa hae yg jd namjachingu yoona eonnie Andwe knapa bukan wonpa wae thor ? hehe

    Balas
  6. Weh weh -_-
    Gak bisa! Gak boleh! Say no to YoonHae! *alayagresif*

    Balas
  7. lohh kok sama donghae??
    anehh yyak,, next

    Balas
  8. aaaaaaaaa
    siwon kok seneng yoona jadi cewek donghae sih :# /minta ditibukin siwon :#

    Balas
  9. kok yoona sama donghae thor??
    kan pengennya yoonwoon.. 😀
    tapi nggak apa-apa donghae juga ganteng.. lanjut ya thor..

    oh iya, aku juga bikin ff yoona loh.. kunjungi wp ku
    berthafitrias.wordpress.com

    Balas
  10. lanjut…..lanjutttttt

    Balas
  11. yaelah, kenapa donghaeoppa yang jadi namjachingu nya yoona eonni.. gak boleh nih gak boleh..
    next yah eon, oh ya aku masih nemuin agak banyak typo yang muncul. next chap nya lebih diperhatikan yah eon.. 😀
    fighting 🙂

    Balas
  12. Lophe2

     /  September 8, 2013

    oemji…siwon ntar nyesel munkin..Hae??bertepuk sebelah tangan x…Sica hadeuh penantian…lanjutt

    Balas
  13. kadek

     /  September 8, 2013

    yah ceritax ngantung gtu next partx cepetannya

    Balas
  14. Rinawati

     /  September 10, 2013

    Ksihn yoona eonni..
    Next min.

    Balas
  15. mutiara

     /  September 11, 2013

    keren dan penasaran banget eonn
    kasian yoong eonnie
    dibuat ff aja jangan os biar nggak ngegantung eonn:))

    Balas
  16. dina

     /  September 27, 2013

    Akhir cerita yg menggantung??? Gmana ƞȋ̝̊♓ akhir cinta yoona akan berlabuh ke donghae, siwon or min hoo?? Wah chingu daebak..ud buat story yg susah diprediksi akhirnya..tp mhn akhir ceritanya hrs happy end for yoonwon..ditunggu next chapternya..gumawo

    Balas
  17. yeonta

     /  Oktober 8, 2013

    gak rela yoona sama donghae..

    Balas
  18. imaniarimoi

     /  Oktober 9, 2013

    Aku udah leave comment blum yah? Lupa hahahaha padahal ini baca buat kedua kalinya mehehehe
    Pokonya YOONWON harus BERSATU!!!!!! *jiwa nited mucul*
    Fighting!!!!!!

    Balas
  19. aprilyoonwon

     /  November 12, 2013

    Duuuhh gmna ya kelnjutanya..
    Sbnarnya aku sdkit bingung knnpa noment yoonwon kurang dpet feelnya n terkesan terllu bnyak moment minho oppa..
    Tpi gk pp kok tetep kren..

    Balas
  20. Hmmm ,, lg pngen baca ulang smua ff yg ada d blog ini 🙂 oohh iyaaa trus ini ada lanjutannya gaaa ?? Soalnya penasaran gmna sama nasib prtunangan yoonwon , udah gitu hub yoonhae brjalan mulus gaa , ? Scara yoona kyaknya msh ada rasa sama min ho , trus apa min ho bkalan balik lagi stelah dia nyelesein studynya d LN ???

    Balas
  21. any

     /  Mei 7, 2014

    Laaaa akhirnya kok sama donghae????wes berakhir blm sih ini????

    Balas
  22. Mia

     /  Juli 11, 2014

    Eah ko’ blm selesai sih critaxa bkin penasaran aja

    Balas
  23. dinda

     /  Juli 11, 2014

    next capt ditunggu..

    Balas
  24. Next 🙂

    Balas
  25. choi han ki

     /  Oktober 9, 2014

    Gk sabar baca kelanjutannya … Apakah yoona akan tetap saama donghae ato nanti min ho bakal balik lagi dan ngejar cinta yoona

    Balas
  26. ceritanya gantung next ff d tunggu

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: