[Ficlet] Little Siwon ( Sequel : Please ! Give Me Dongsaeng!)

cats (1)

Author :Choi Youngmi / @SiwonRonaldo
Title : Little Siwon ( Sequel : Please ! Give Me Dongsaeng!)
Main Cast : Choi Siwon , Im yoona, Choi Minho, Choi Sulli
Length : Drabble
Genre : Marriage Life, Romance, Comedy, Funny
Rating / Pairing : 15+

Happy Reading J

Yoona menimang Sulli yang kini sudah berumur 6 bulan. Bayi mungil itu kini sudah pintar menanggapi tanggapan orang dewasa jika mengajaknya berbicara. Sesekali ia memukul-mukul mulutnya dengan pelan membuat Yoona tersenyum melihat tingkah sang anak.

“Eomma!!!” teriakan itu menghentikan kegiatan Yoona yang matanya hanya memperhatikan Sulli, kini ia memindahkan pandangannya pada anak yang berumur 5 tahun itu.

“hm.. Eomma, PSP ku mana?” tanya anak yang bernama Minho itu. Yoona menggelengkan kepalanya “ tadi malam terakhir kau main dimana?” kali ini Yoona bertanya balik pada anak yang masih memakai baju sekolahnya.

“hehe.. aku lupa meletakkannya dimana” Minho menghampiri Sulli dan Yoona yang duduk di taman belakang rumah mereka. Minho langsung mencium pipi cubby Sulli dengan dalam alhasil kedua pipinya memerah. Sulli yang mendapat perlakuan itu pun jadi risih dengan menggosok hidungnya.

“ck.. kau ini, sana mandi dulu. Baru mencium dongsaengmu sepuasnya” ujar Yoona dengan sedikit terkekeh saat melihat kedua kaka beradik itu.

“hm.. arraso ~cup” Yoona membulatkan matanya. Siwon tak ada Minho pun jadi bisa dikatakan begitu jika melihat anak yang berumur 5 tahun ini. Lihat dari tingkahnya, sama seperti Siwon. Halmoninya pun sampai merasa bahwa Siwon masih kecil saat minho main kerumahnya. Dan lihat wajahnya, siapapun pasti mengatakan bahwa ia sangat tampan. Mungkin lebih tampan dari Siwon.

 daniel

Adakah yang setuju jika namja ini lebih tampan dari Siwon? (Siwonest : Nggak!!!) sebagian orang berpendapat ia. Karena perpaduan antara Yoona dan Siwon ini sangat bagus (?).

“Eomma, kau hari ini cantik sekali” oh.. lihat dia masih sempat menggoda ibunya. Yoona hanya menggelengkan kepalanya saat mendengar itu “ cepatlah mandi” hanya itu yang keluar dari bibir tipis Yoona. Minho pun tersenyum dan berlari memasuki rumah serta berteriak memanggil Sunny “ Ahjumma!!!! Mandikan aku!!” teriaknya. Yoona tertawa mendengar itu.

~

Minho mengambil Android yang baru dibelikan sang Halmoni beberapa hari yang lalu. Disana pastinya sudah ada nomor kedua orang tuanya, Halmoni dan kedua harabojinya. Serta beberapa teman dekatnya disekolah. Minho mencari kontak yang sudah menjadi langganannya jika ingin sesuatu. Ia tersenyum saat mendapat nomor tersebut dan langsung menyentuh warna hijau di Androidnya.

“Yeobseo?” suara itu membuat Minho tersenyum

“Appa! Kau tau, tadi aku main bola dan mencetak Gol!” meskipun Siwon bekerja, Minho lebih senang curhat dengan Siwon tentang olahraganya. Bagaimana dengan Yoona? Yeoja itu juga pasti akan ia ceritakan, tapi menurutnya ia lebih asyik Curhat dengan Siwon yang mana mereka sama-sama menyukai Lionel Messi. Berbeda dengan yoona yang dari dulu menyukai Ronaldo.

“Mwo? Jinjja? Gol seperti apa yang kau buat?” tanya Siwon. Siwon pun selalu mendengar curhatan sang anak meskipun kini laptop ada ditangannya.

“Aku melakukan Salto Appa! Oh.. teman-teman yeojaku pun sampai meneriakiku” lihat sikapnya sama seperti Siwon bukan?

“oh.. hahaaa dasar kau ini. Apa kata mereka?”

“yah, seperti biasa Appa. Ah, iya Appa aku juga sekarang semakin tinggi, bahkan saat tadi kami mengukur tinggi bdan, aku yang paling tinggi di klub sepak bola” Siwon terkikik mendengar itu. Wajar saja, Appanya seperti tiang listrik pasti itu menurun kepada anaknya.

“Minho!!!” teriak Yoona yang membuat Minho langsung duduk dari tempat tidurnya. “nde, Eomma?!” jawabnya yang tak kalah nyaring. “ Cepat makan!” Siwon yang mendengar suara istrinya itu tersenyum.

“Appa, sudah dulu. Nde? Aku ingin makan” ujar Minho yang sambil keluar kamar. “nde, makan yang sedikit biar tinggimu itu tidak meningkat terus” ujar Siwon sedikit terkekeh.

“Mwo? Ck.. Appa juga tinggi” Minho pun tak mau kalah. Yoona menolehkan pandangannya kearah minho yang masih memakai Androidnya ke meja makan.

“Kalau Appa wajar dengan umur” goda Siwon

“Aku juga.” Minho langsung duduk dikursinya “iyakan eomma?” sambungnya saat Yoona mengambil nasi untuknya. Yoona yang mendengar itupun memasang wajah heran karena tak mengerti.

“ ck.. berhenti menelpon dengan Appamu. Makan dulu” suara lembut Yoona membuat Minho mengangguk mengerti.

“Appa, aku mau makan. Sudah dulu nde? Nanti eomma marah” katanya. Siwon pun tersenyum mendengar itu “tunggu, berikan ponselmu kepada Eommamu” kata Siwon yang membuat tangan Minho memberikan Androidnya kepada Yoona. “Appa” kata Minho saat melihat ekspresi Yoona yang terlihat bingung.

“yeobseo Oppa?” kata Yoona langsung

“yeobo, bagaimana dengan Sulli?”

“dia baru tidur oppa. Tak makan siang dirumah?”

“aku ingin sekali makan siang dirumah, tapi pekerjaanku belum banyak sekali” sesal Siwon. Yoona mempout bibirnya “ gwenchana Oppa. Asal kau jangan lupa makan,nde? Dan banyak minum air putih. Jangan terlalu menguras tenagamu. Kalau kau lelah istirahatlah sebentar. Arraso?” Siwon tersenyum mendengar pituah sang istri.

“nde, Arraso chagi. Ya sudah aku tutup dulu. Saranghae”

“Nde, nado oppa” Yoona mengembalikan Android tersebut ke Minho. “ Saeng sudah lama tidurnya eomma?” tanya minho sambil memasukkan pasta kemulutnya

“nde, dia baru saja tidur” ujar yoona yang juga mengambil nasi milik untuknya. “eomma, aku setelah makan ketempat halmoni,nde?” Yoona menghentikan aktifitasnya menatap sang anak. “Jebal Eomma” Minho mengedip-ngedipkan matanya dengan lucu.

“untuk apa kau kesana? “ minho tersenyum “ aku ingin berkebun dengan Haraboji” Yoona sedikit mempout bibirnya, ia memperlihatkan wajahnya yang sedang memikirkan sesuatu , Minho yang melihat itupun jadi deg-degan mendengar keputusan sang eomma.

“Ayolah Eomma, aku juga tidak akan nakal” ujarnya menarik tangan Yoona. Yoona melirik Minho , ia seperti sedikit menggoda sang anak “ Eomma” rengek Minho.

“hm.. baiklah. Kau disana dengan siapa?”

“disana juga pasti ada Hyera dan Gomo” Yoona mengangguk-angguk tanda mengerti. “hm.. kalau begitu cepat sana makan.” Minho mengangguk dan langsung mencium pipi yoona

“gomawo Chagi “ bisiknya ditelinga Yoona yang membuat yoona terkikik.

~

Boa tersenyum saat melihat Minho yang berlari memasuki ruang tengah rumahnya seraya menenteng tas miliknya. “Halmoni!” teriaknya seraya berlari menghampiri Boa dan memeluk yeoja paruh baya itu.

“Aigoo, kau semangat sekali” kekeh Boa

“hm.. itu sudah pasti halmoni. Hyera dan Gomo sudah datang?” tanya Minho seraya memutar kedua matanya menuju segala arah yang ada disana.

“sudah, mereka didapur. Kau ingin bergabung?”

“itu lebih baik, dari pada aku sendirian disini” kekehnya yang langsung berlari ke dapur. “Hyera?” panggilnya yang membuat yeoja kecil itu mengalihkan pandangannya ke Minho.

“Oppa!!” Hyera langsung turun dari kursinya dan memeluk Minho. Begitu juga dengan Minho “ Minho, bagaimana kabar Sulli?” tanya Sooyoung yang membuat sirup.

“dia semakin menggemaskan dan berisik” jawabnya dengan polos yang membuat Sooyoung tertawa.

“Haraboji mana Gomo?” Sooyoung langsung menunjuk kebun dibelakang rumah keluarga Choi itu. “Aish.. dia meninggalkanku” umpat Minho saat melihat Kangta. “hm.. Gomo, Halmoni, Saeng aku menghampiri Haraboji nde?” pamit Minho yang langsung ingin meluncur ke kebun.

“Aku ikut Oppa!” pinta Hyera seraya menahan tangan Minho. “ Gomo bolehkah?” tanya Minho menatap Sooyoung. “eomma, aku ikut Oppa nde?” Sooyoung mengangguk. Kedua anak itupun langsung ke kebun belakang menghampiri Kangta

~

Siwon memarkirkan mobilnya tepat didepan rumahnya. Saat Siwon memberikan kunci mobil kepada para pelayan, ia dikejutkan dengan kedatangan mobil yang berwarna putih. Mata Siwon lalu melihat kaki jenjang yang keluar dari mobil itu “ Wae Saeng?” tanyanya saat menyadari itu adalah kaki Sooyoung.

“Aku hanya mengantarkan Minho, Oppa” ujarnya yang membukakan pintu belakang. “Memangnya dia tadi kemana Saeng?” tanya Siwon lagi. “dia kerumah Eomma diantar Jinwoon.

“Lalu kau kenapa kerumah Appa?”

“Aku, Hyera dan Minho memang sudah janjian ingin ke rumah Appa. Hm.. Sulli mana? Aku ingin menggendongnya” ujar Sooyoung yang langsung masuk kerumah yang megah itu.

“ Appa, kenapa datangnya Sore? Bukankah kata Appa, Appa sedang sibuk?” tanya Minho dengan polos seraya memegang tangan Hyera menuntun gadis manis itu masuk.

“ hari ini rapatnya di cancel.” Ujar Siwon. “ aigoo, kau semakin cantik saja” Siwon menghampiri Hyera dan mencubit pipi cubby nya. “ Gomawo Samchon” balasnya. “ Kau ingin Samchon gendong?” tawar Siwon. Dengan gerak cepat Hyera mengangguk.

~

“ Aigoo, matanya dan hidungnya sepertimu kalau seperti ini” kekeh Sooyoung saat menggendong Sulli “ tapi, tetap saja wajah Oppaku yang mendominan disini” sambung Sooyoung.

“hm.. sepertinya begitu. “ ujar Yoona

“Lalu kau kapan?” sebuah suara membuat kedua yeoja dewasa itu mengalihkan pandangannya kearah namja yang baru datang.

“Apa maksudmu Oppa?” heran Sooyoung

“Hyera katanya juga ingin dongsaeng. Kapan kau akan memberikan kepadanya” Sooyoung langsung memberikan Sulli pada Yoona dan menghampiri Siwon yang menuruni Hyera dari gendongannya

“Oppa!!” ia langsung memukul lengan Siwon. “ Apa yang kau katakan padanya eoh?” ujar Sooyoung yang masih memukul Siwon.

“Aw.. yak! Hentikan Soo” Yoona dan kedua anak kecil itu hanya tertawa melihat kaka beradik yang sepertinya masih seperti masa kecil mereka berdua.

~

Setelah kepulangan Sooyoung dan hyera, karena Sooyoung mendapat kabar bahwa Changmin sudah ada dirumah, dan terpaksa ia harus pulang.

“Appa, ayo kita main basket!” ajak Minho.

“hm.. siapa takut” kedua orang itu langsung kelapangan belakang dimana disana ada lapangan tenis, basket, dan futsal. Wajar saja Siwon sekarang sudah lebih sukses dari dulu.

Sedangkan Yoona ia hanya menemani Sulli dikamarnya, ia tak tahu apa yang dilakukan Ayah dan anaknya itu saat ini. Kalau ia tahu, sudah habis ia memarahi kedua orang itu. Apalagi Siwon yang masih memakai baju kantornya, begitu juga dengan Minho yang masih memakai baju yang ia pakai ke tempat Boa.

Yoona pun membawa Sulli keluar saat anak manis ini terlihat sangat rewel dan sepertinya dia mulai bosan dengan suasana kamar. Yoona pun keluar dan melihat kedua orang yang selama ini menemani harinya. Ia pun menghampiri kedua orang itu.

“tak mandi?” suaranya membuat Minho dan Siwon menghentikan aktifitas mereka.

“ah.. eomma, nanti saja nde? Aniy sebentar lagi” kata Minho memasang wajah imutnya.

“hm.. bermainlah, biar Sulli bisa menonton.” Kekeh Yoona yang duduk sedikit menjauh dari lapangan tersebut. “ Yeobo, lebih baik kau duduk didekat pohon. Kasian Sulli” ujar Siwon saat melihat ada sedikit sinar yang mengenai Sulli.

“nde? Gwenchana Oppa , sebentar lagi juga mataharinya tenggelam”

~

Matahari kini sudah menutupi dirinya, langit pun menjadi kelam. Keluarga kecil ini tetap melakukan aktifitas masing-masing. Yoona tersenyum saat melihat Sulli yang sudah tertidur pulas di box tempat tidurnya. Minho yang baru datang dengan PSP nya langsung duduk di dekat box tidur Sulli. Ia membuka salah satu sudut di box itu agar bisa melihat sang Saeng lebih dekat.

“Dongsaengmu baru tidur, jangan mengganggunya” ingat Yoona. Minho memberikan jempolnya tanda ia mengerti. Namun tetap saja sifat jahilnya muncul. Terkadang ia mencium pipi dongsaengnya dengan diam, atau memainkan tangan mungil Sulli.

“Minho, Eomma keluar dulu,nde? Eomma ingin mengambil air panas untuk saengmu. Jaga dia baik-baik” Minho mengangguk mengerti.

Belum beberapa menit Yoona keluar, tangan jahil Minho langsung mengenai bibir mungil Sulli. Ia sangat gemas dengan Sulli sampai ia mencubit bibir bawah Sulli, alhasil maknae itu menangis karena merasa terganggu atau sakit entahlah. Tapi, yang membangunkannya sudah ketahuan bahwa itu adalah Minho.

Siwon yang sempat melihat itu langsung menghampiri box Sulli, ia langsung mengambil Sulli dari tempatnya. Mata Siwon terlihat melirik tajam Minho, ia terlihat marah “ kenapa mengganggu dongsaengmu? Keluar sana!” bentak Siwon yang membuat Minho kaget. Yoona yang baru masuk juga kaget mendengar bentakan Siwon. Minho langsung berlari keluar kamar ia melewati Yoona.

“Kenapa kau membentaknya?” tanya Yoona yang tak kalah kesal dengan sikap Siwon barusan.

“Dia membangunkan Sulli, aku juga melihat dia mengganggunya” ujar Siwon yang masih menimang Sulli seraya menepuk punggung Sulli dengan pelan.

“ck.. harusnya kau jangan seperti itu, memberi peringatan tidak perlu dengan membentak bukan? Ck.. kau tak merasa, ia pernah cerita padaku bahwa ia iri dengan Sulli karena kau selalu memperhatikan Sulli, tidak seperti yang dulu. Harusnya kau bisa membagi waktu untuk kedua anakmu” ujar Yoona yang langsung meninggalkan Siwon dengan Sulli. Siwon terdiam mendengar kata-kata sang istri, apa yang dikatakan Yoona benar. Ia sekarang jarang mengajak Minho bermain, menemaninya ke taman bermain, menemaninya sebelum tidur. Itu sudah jarang dilakukan Siwon.

~~

Minho termenung ditaman belakang, ada beberapa air yang mengalir dipipinya. Sudah pasti anak itu menangis. Yoona tersenyum dan langsung duduk tanpa meminta ijin “eomma juga ingin memarahiku?” katanya dengan nada pelan.

“Aniy, apakah eomma memarahimu saat kau mengganggu Sulli selama ini? Hm?” tanya Yoona membuat Minho menatapnya dengan mata merahnya “ Eomma!!” Minho langsung memeluk Yoona “Mianhae eomma”

“hm.. gwenchana chagi”

“Apa, Appa sangat marah padaku?” tanya Minho

“tidak chagi, Appa seperti itu mungkin karena ia lelah. Dan ia kasian dengan eomma karena eomma seharian mengurus Sulli. Seharusnya kau jangan membangunkan Saengmu, Eomma sangat lelah seharian ini mengurusnya, mungkin karena itu Appamu marah. Jangan lakukan lagi nde?” ujar Yoona membuat alasan agar little Siwon ini merasa tak bersalah lagi.

“nde, aku akan pikirkan” kekeh minho yang membuat yoona juga ikut tersenyum

“Ayo tidur!”

“Aku ingin tidur dengan Eomma”

“siapa yang akan menjaga Saengmu?”

“Appa!”

“Apakah Appamu bisa memberi Asi pada Saengmu?” tanya Yoona yang membuat Minho akhirnya tertawa.

“Bagaimana kalau kau tidur dengan Appa?” ujar Siwon yang baru datang. Ia langsung menunduk didepan Yoona dan Minho yang duduk dibangku. Minho menatap Yoona “Mianhae, tadi itu salah Appa. Kau mau memaafkan apa kan?” ujar Siwon yang langsung mendapat anggukan dari Minho. “ Kajja! Kita tinggalkan eommamu!” ajak Siwon yang juga mendapat persetujuan dari Minho. Yoona yang mendengar itu hanya meleletkan lidahnya pada Siwon dan Minho yang jalan meninggalkannya. Siwon yang melihat ekspresi Yoona pun tertawa.
~

Yoona tersenyum melihat bintang-bintang yang ada dilangit, ia hanya diam diluar bukan karena marah karena ucapan Siwon, hanya saja ia ingin menikmati malam yang indah ini. Saat yang bersamaan ia merasa ada seseorang yang duduk disampingnya, ia dapat merasa siapa orang itu “ Minho dan Sulli sudah tidur?” tanya yoona

“Sudah, kau tak ingin tidur?” kali ini Siwon bertanya balik. “ sebentar lagi, aku ingin menikmati malam ini..”

“bersamaku” potong Siwon yang membuat Yoona menatapnya “hm… seberapa yakin kau?”

“Molla, tapi aku yakin malam ini kau pasti bersamaku”

“itu sudah pasti” kata yoona dengan sedikit terkekeh dan kembali melihat bintang. “Mianhae” Yoona kembali menatap Siwon “untuk apa?” tanya Yoona.

“tadi.. gomawo sudah mengingatkanku” ujarnya yang langsung merangkul Yoona. “memang itu seharusnya bukan? Kita harus saling mengingatkan “ yoona membalas pelukan Siwon.

“hm.. Gomawo telah menemaniku dan menambah warna dihidupku” tambah Siwon. Yoona pun mengangguk “ aku juga, gomawo telah menjadi pemimpin terbaikku dan kedua anak kita selama ini”

“Saranghae Yoong” bisik Siwon tepat ditelinga Yoona “Nado Saranghae My Hero” kekehnya seraya mencium pipi Siwon.

“akh.. kapan kita bisa pacaran seperti ini lagi? Aku merindukan masa itu” kekeh Siwon yang langsung mencium kening Yoona

“nanti tunggu mereka sudah dewasa, asalkan kau selalu disampingku. Kita pasti akan menikmati masa itu” ujar Yoona “ Aku akan selalu disampingmu chagi” Siwon mengangkat dagu Yoona. Ia mendekatkan wajahnya dengan Yoona dan bibir mereka bertemu beberapa saat

“Eomma!! Appa!! Sulli menangis lagi!” teriak Minho yang membuat Yoona langsung melepaskan tautan bibirnya dengan Siwon. “ ouh.. untung dia tidak lihat” gumam Yoona saat melihat Minho yang ternyata masih dibalik pintu.

“ck.. anak itu selalu mengganggu kencan kita” gerutu Siwon yang juga mengikuti langkah Yoona. Yoona yang mendengar itupun hanya mengulum senyumnya

END

Alhamdulillah selesai juga J . ekhm.. ada yang merindukan saya? (readers : nggak ada!) saya tau kalian boong kan? Coz, waktu saya pulang dari Dorm dan buka FB + twitter bnyak yang inbox dan DM saya minta dibikinin FF .

OK.. maaf ya kalau masih kurang baik, Coz bikinnya sehari aja -_- . dan saya tau EYD masih berantakan. Oh.. tentang ada ff yang masih belum saya tuntasin insyaallah saya tuntasin dalam satu tahun ini juga. Coz, aku skrang tinggal di Dorm. Di trane juga biar bisa ketemu Ronaldo😀 #Becanda. Di dorm saya juga bikin ff sayangnya flasdisk ketinggalan di Dorm😀. otomatis dah tuh..

Hm.. apalagi ya.. jangan lupa RCL deh, ntar waktu di Dorm aku usahain kirim FF juga J. Dan Doain ya smoga lancar sekolah saya dan jangan lupa juga doain saya bisa ke Madrid ketemu ronaldo, trus singgah ke korea dan dapet berita Yoona-Siwon menikah #MenghayalahSebelumItuDiLarang😀

Nah, ini FF waktu Siwon-Yoona udah lumayan keriput -_-, trus Minho dan Sullinya pasti udah dewasa, sequel FF ini juga sih , yang belum baca silahkan baca dan jangan lupa RCL ya J

http://choikyucha.wordpress.com/2013/07/07/os-freelance-minstal-falling-in-love/

Ok.. buat ka Echa juga makasih bingitss ya.. haduh aku akan merindukan kalian lagi J (sama2..)

Bye-bye J

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

142 Komentar

  1. DeerDian407

     /  September 22, 2013

    Good (y)

    Balas
  2. aiiiish romantis nyaaaaaaa

    Balas
  3. Anita harahap

     /  Oktober 7, 2013

    Keluarga harmonis..
    Smoga bs terjadi dikehisupan nyata YoonWon..
    AmiN..

    Balas
  4. Anita harahap

     /  Oktober 7, 2013

    Keluarga harmonis..
    Smoga bs terjadi dikehidupan nyata YoonWon..
    AmiN..

    Balas
  5. aprilyoonwon

     /  November 13, 2013

    Keluarga yg romantiess n bhgia…

    Balas
  6. Sriyanti

     /  Desember 31, 2013

    Walau cma ficlet,tpi critanya bgus bnget…

    Balas
  7. senpai

     /  Januari 12, 2014

    keluarga bahagia… Siwon yoona

    Balas
  8. ayu dian pratiwi

     /  Februari 2, 2014

    Romantis

    Balas
  9. Dede

     /  Maret 5, 2014

    Impian kita semua semoga ff ini jadi kenta’an.seru banget ketawa sendiri bacanya.

    Balas
  10. Dede

     /  Maret 5, 2014

    Sangat harmonis dan romantis.bikin ff yang seru dan menarik lgh donk?dtungu yah karyanya?

    Balas
  11. any

     /  Mei 11, 2014

    Lucu siwon kecilnya. Tingkahnya seperti siwon. Hehehe namanya juga siwon kecil..

    Balas
  12. Benar2 lucu sekali ya lihat tingkah Minho, sangat menggemaskan. Aduh kebahagiaan mereka membuat iri, FF nya sangat lucu aku suka sekali alur ceritanya

    Balas
  13. Romantisnya keluarga yoonwon. Apalagi Minho pasti gemesin

    Balas
  14. minho-siwon itu bagaikan pinang di belah dua,.. Choi sibling is back… Kkk,.. MinSul ganggu moment YoonWon aja pan padahal lagi panas(?)…

    Balas
  15. Dirin panggaliningtyas

     /  Agustus 5, 2014

    Ff yg keren:-)…
    Happy Family and will allways happy family{bhs.a ancur:-D}…
    Berharap bgt yoonwon bersatu dikehidupan nyata…
    Aaaammmmiiiinnn…
    Eon ttp semangat ne buat ff YW lg ne:-)…
    Keep writing,FIGHTING….

    Balas
  16. ayu

     /  Agustus 23, 2014

    sweet moment

    Balas
  17. Hahaha lucu, keren bangeet Thor.

    Balas
  18. ayhu

     /  Oktober 11, 2014

    Benar2 kluarha bahagia,
    Hope be real.

    Balas
  19. Choi Han Ki

     /  Oktober 23, 2014

    So romance dan so sweet.. Keluarga bahagia yg saling mengingatkan atas kesalahan masing2😀

    Balas
  20. Waaahh minho nya cakep banget….lbh cakep Dr appa nya….

    Balas
  21. utycoyumy

     /  Januari 6, 2015

    aigo!! suka banget sama jalan ceritanya minho lucu banget sih tingkahnya berharap didunia nyata YoonWon bakal kayak gini *amin..

    Balas
  22. sityakk

     /  Oktober 27, 2015

    Nice .lanjut ya

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: