[Prolog] SHADOW!

1005671_170936326424695_1437646176_n

SHADOW!

presented by choichoding007

Fantasy, Romance & Friendship || PG 13

Starring : Super Junior’s Choi Siwon & SNSD’s Im Yoona

Inspired by Japanese Manga—Kayoru’s “Bloody Love”

Poster by MissFishyJazz@hayiart.wordpress.com

.

.

Bisakah cinta menyatukan dua hati dari dua dunia yang berbeda? Ataukah justru cinta yang menjadi pisau diantara mereka?

.

.

Detik itu ditemani kesunyian malam, dibawah tamaram bulan yang memantul dari jendela kamar, Im Yoona masih saja terjaga. Matanya terkatup rapat namun roh dalam tubuhnya belum juga mau beranjak dari raganya—berkeliling ke penjuru kota sekedar mengisi syarat mimpi dalam tidur. Layaknya orang-orang pada umumnya, telah berlayar di alam bawah sadar pada jam tengah malam.

Tengah malam?

Oh astaga, rasanya baru saja Yoona menghabiskan makan malamnya bersama sang Ibu di meja makan. Dan sekarang sudah jam tengah malam saja. Sepertinya bumi ini berputar lebih cepat dari porosnya—mungkin.

Yoona dapat mendengar denting jarum jam yang bergerak per detik. Suara binatang-binatang malam yang mulai mengalun mengisi sunyi senyap bahkan angin malam yang masuk dari sela-sela jendela.

Rasanya Yoona ingin membuka mata, menelik ke sekeliling kamar. Akan tetapi ia urung melakukannya. Bukan karna tak berani. Bukan, tentu saja bukan! Biasanya dia akan terlelap jika terus memejamkan mata, memikirkan hal-hal menarik sebagai permen manis bunga tidur.

Besok dia harus ke sekolah. Ya, maka dari itu dia harus tidur untuk malam ini. Jika tidak, besok pagi Ibunya akan marah karna dia terlambat bangun sekaligus terlambat pergi ke sekolah.

Kerutan pada dahi gadis itu samar-samar terlihat. Kedua bola matanya bergerak-gerak di balik kelopak mata yang terpejam. Bukan karna ia tak juga bisa tidur lantaran suara jarum jam yang semakin menajam di tengah malam. Bukan juga karna suara binatang-binatang malam yang memberondong bagai perlombaan pemilik suara terkeras.

Akan tetapi…

Kedua mata yang terpejam itu akhirnya terbuka. Yoona mengernyit, menatap gorden jendela kamar yang terbang mendayung bersama dengan hembusan angin. Seingatnya setelah makan malam tadi ia sudah menutup jendela kamar.

Lalu?

Ah, mungkin dia lupa. Pantas saja sedari tadi ia tak juga bisa tidur. Tubuhnya menggigil kedinginan karna ketelodarannya sendiri.

Ia baru akan bergerak menutup jendela kamar ketika tanpa sengaja matanya menangkap sesosok bayangan hitam di sudut kamar.

Di bawah temaram cahaya bulan yang redup, bayangan itu nampak tidak jelas—tidak terlalu jelas, tepatnya. Berjalan mendekat kearah Yoona. Mengambil lima langkah lalu berhenti tepat di ujung ranjang.

Ia mengenakan pakaian serba hitam. Rambutnya di tata rapi dengan warna hitam pekat. Tubuhnya tegap berdada bidang. Dan matanya merah menyala.

Sosok itu menyunggingkan seulas senyum. Senyum mengerikan dengan aura hitam di sekelilingnya.

Seharusnya Yoona meringkuk ketakutan. Seharusnya dia menjerit meminta bantuan atau memekik, melempari orang itu—seorang pria yang masuk ke dalam kamar seorang wanita di tengah malam. Dan apapun itu agar seseorang di luar sana tahu ia dalam bahaya, itu pemikiran ketika kau dikuasai kewarasan seratus persen.

Sayangnya gadis itu tak juga bersuara, sekedar membuka mulut juga tidak. Ia hanya menatap sosok pria di hadapannya dengan tatapan tidak mengerti.

Apa dia dewa kematian? Malaikat pencabut nyawa? Raja kegelapan? Putra dewa api? Atau sebangsa vampire? Yoona meringis.

Oh ayolah, ini bukan negeri dongeng ataupun negeri avatar. Dia bukan Bella Swan versi Korea, ‘kan? Yang harus patah tulang untuk kemudian melahirkan anaknya dan berakhir sebagai vampire.

Lupakan tentang itu! Memikirkannya saja Yoona ingin muntah.

Mungkin ini hanya mimpi. Ya, mimpi bertemu malaikat kegelapan yang membawa ketampanan dari langit. Terlewat tampan untuk ukuran manusia.

Yoona menggelengkan kepalanya beberapa kali. Kemudian ketika ia hendak menutup mata untuk kedua kalinya. Bayangan itu tiba-tiba saja sudah berada di sampingya. Cepat, sangat gesit nyaris tak terlihat.

Gadis itu mengerjap ketika sosok tadi sudah mencondongkan tubuhnya sehingga kini wajahnya hanya berjarak beberapa senti saja dari wajah Yoona.

Dia pemilik senyum ter-mengerikan yang pernah Yoona lihat. “Hai.” Kata pertama yang Yoona dengar dari mulut sosok itu.

Sekarang Yoona bahkan bisa mencium wangi tubuh pria ini. Bau aneh namun bisa membuatnya betah berada di dekatnya. Kedua alis tebal yang menaungi mata merahnya, hidung mancung berpadu dengan ukiran wajah tampan. Sempurna, kesimpulan Yoona

“Aku hanya ingin berkunjung saja.” Dia masih mengulas senyum. Kali ini senyum hangat. “Apa kedatanganku mengganggumu? Maaf ya?” sambungnya sembari menyelipkan helai rambut Yoona ke belakang telinga gadis itu. Lalu ia memajukan tubuhnya, bermaksud memberi satu kecupan di pipi tirus Yoona. Namun dengan gerak refleks gadis itu memundurkan tubuhnya, menghindari kontak fisik itu.

Sosok itu terkekeh. “Baiklah, aku akan pergi.” Tangannya bergerak mengacak-acak anak rambut Yoona. Setelahnya, sosok itu dengan gerak gesit sudah berdiri di depan jendela. Sebelum benar-benar pergi ia kembali menoleh kearah Yoona. “Sampai jumpa, Im Yoona.” Dan dia akhiri dengan senyum mengerikan—lagi. Sosok itu menghilang, hangus dari pandangan Yoona.

Entah untuk keberapa kali, gadis itu mengerjapkan mata. Satu hal yang bersarang di benaknya. Sosok tadi seorang vampire. Makhluk mengerikan bernama lain Dracula. Dan apa katanya tadi? Sampai jumpa? Apa mereka akan bertemu lagi?

Oh Tuhan….

Malapetaka apa yang akan kau limpahkan padaku?

.

To be continued…

A/N : Hai, aku datang dengan cerita baru^^ ber-genre Fantasy. Mmm.. tau sih genre ini peminatnya limited *halahh* tapi kenapa tetep nekat diluncurin? Entahlah pengen aja hhehe #nyengir# well, belum tahu ini bakal jadi apa /kabur/ bisa jadi cuma OS ato 2S ato 3S gak menutup kemungkinan juga bakal jadi Chapter tapi kalo pun Chapter palingan cuma nyampe chap. 4 doang^^ So, doain aku supaya gak kena Writer’s block yah^^

Oke, kayaknya banyak yang belum ‘ngeh’ ama identitasku. Atau mungkin memang gak merhatiin? Ehkemm! Namaku NURUL author dari ‘Still With You’, ‘My Diamond’dan… tidak harus kusebutkan semuanya, kan? Yang jelas disini author yang di panggil NURUL baru aku—sejauh ini. Jadi panggil aku NURUL! Oke? Aku 95lines, tinggal menyesuaikan aja. Gampang, ‘kan? J

And than, big thanks to my pretty sister, kak Echa yang udah mau luangin waktu buat publish satu fic absurd ini^^ TAENGKYU SOOMAN, Kak^^ moaah moahh~ :**** HAHA (you’re welcome dear kecupkecup :* )

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

173 Komentar

  1. aprilyoonwon

     /  November 13, 2013

    Udah da part 1 y blum… klw blum ada di percpat ya oenn..
    Please..

    Balas
  2. Wah, daebakk lanjut

    Balas
  3. Kapan lanjutnya, udah penasaran nihhh…
    Keren ceritanya
    Lanjut…

    Balas
  4. Author ceritanya keren. Kapan lanjutnya? Lanjut thor, penasaran nihh. Hwaiting🙂

    Balas
  5. Ini prolognya bru nemu hehe.. Tpi ni kren kok wlaupu brgnre fantasi cmant kalu eonn yg nulis mah bkal te2p bgus jdinya😉 well nih chap 1 kpan publis eonn? Syya mkin pnasan pa lg ma ff yg still with you jg chap 3 blom nongol2 nih tpi yesungdahlah kpan pun publis lnjtanya syya sbagai reader yg baik bkal stia mnunggu lnjutanya *jiah..
    Ya udahlah keep writing eonn^^

    Balas
  6. Baru prolognya aja udah bikin penasaran, gimana nanti part 1 nya ne..
    di tunggu aja dehh buat part 1 nya eonn🙂

    Balas
  7. ayu dian pratiwi

     /  Januari 23, 2014

    Udah ada lanjutannya blm?

    Balas
  8. Aahh ayoo dilanjuuttt!
    Aku penasaran sama ceritanyaa!😀

    Balas
  9. jessica sonelf

     /  Juni 29, 2014

    Author ff ini kapan keluarnya?? Penasaraaann haha udh hampir setahun nihh😦

    Balas
  10. udah di lanjut kah ff ini?

    Balas
  11. Kayaknya bakalan seru nih, ditunggu kelanjutannya ya….penasaran nih!!!

    Balas
  12. susi

     /  Juli 9, 2015

    Ceritanya bagus penasaran ama kelanjitan nya…🙂

    Balas
  13. susi

     /  Juli 9, 2015

    Ceritanya bagus penasaran ama kelanjutan nya…🙂

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: