[3S] Rain Drop (Chapter 1: Sorrow)

(poster ga di attach :333)

JUDUL                       : RainDrop

TYPE                         : 3 Shoot [Part 1-Sorrow]

AUTHOR                   : Jessica Kraina

Twitter : @choihana307

E-mail : jessica.rinaldo@ymail.com

FB       : Jessica Kraina

MAIN CAST              : Choi Siwon

Im Yoon Ah

SUPPORT CAST       :  Seo Johyun

Jeong Il Wo

RAITTING                 : PG-13

GENRE                      : Family,Sad,and Romance

 

 

Annyeong!! Aku kembali dengan fanfict terbaruku!! Aku membawa three Shoot,dan ini juga mungkin tidak sebagus fanfict milik author yang sudah berpengalaman jadi aku mohon maaf jika cerita ini aneh atau tidak masuk akal. Because aku baru menjadi author pemula. Dan aku mau minta maaf karena saat di PROLOG aku lupa menggangti marga Il Wo menjadi Im.

 

 

 

Don’t Copas

Don’t Read If you don’t like

Don’t Bash

Don’t Forget RCL

Sorry If You Find Typo

 

 

 

Musim hujan telah tiba mengguyur kota Seoul,Korea Selatan. Kota yang tadinya kering dan hangat,kini sudah berubah menjadi basah dan dingin. Musim hujan kali ini sama seperti sebelumnya yaitu disambut dengan suka cita oleh orang-orang. Mungkin karena filosofi yang beredar mengatakan bahwa “Malaikat akan turun kebumi saat Hujan” kau harus percaya atau tidak percaya dengan ini semua. Namun,ada satu perempuan yang sangat tidak menerima bahwa hujan itu ada,menurutnya hujan adalah salah satu bencana terbesar dihidupnya.

Perempuan itu duduk termenung didekat jendela yang memperlihatkan kegiatan orang-orang yang ada diluar. Tidak banyak anak kecil yang berlarian menembus hujan yang terbilang cukup besar,lalu ada juka kalangan remaja yang sedang bersenda gurau bersama dibawah payung dan jangan lupa satu hal akan kendaraan yang membelah sudut kota Seoul,Korea Selatan.

Perempuan itu hanya bisa tersenyum miris tat kala ia melihat pemandangan didepan matanya. Saat ia sedang melihat pemandangan kota Seoul,Korea Selatan dari dalam tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dan muncullah sosok pria tinggi,tampan dengan postur tubuh yang terbilang ideal menghampirinya.

 

“Hello good morning Yoona,apakah tidurmu nyenyak? Aku harap kau tidur nyeyak karena aku khawatir jika kau sakit”ucap si pria

 

Perempuan itu tidak menjawab apa yang dikatakan oleh si pria ia hanya memperlihatkan gerak-gerik si pria dengan mata indahnya. Perempuan yang diketahui namanya Yoona hanya diam dan sekarang pria itu sedang menaru semangkuk bubur dan satu gelas susu stawberry di meja tak jauh dari tempat Yoona berada.

“Yoona aku membawakan sarapan untukmu aku harap kau memakannya walau hanya satu sendok tapi,jika kau tak memakannya juga tak apa. Yoona aku ingin kau seperti dulu lagi yang selalu tersenyum riang dan tidak seperti ini,duduk sendirian dikamar dan hanya melihat pemandangan kota dari sini. Aku tahu kau masih terpuruk karena kematian ibu tapi,setidaknya jangan seperti ini. Aku dan Ayah juga sama sepertimu kita sama-sama kehilangan orang yang kita cintai tapi-“

Ucapan si pria itu terpotong ketika Yoona menatapnya dengan tatapan dingin yang mengisyaratkan ia marah kepada kakaknya.
“Kau tidak tahu apa yang aku rasakan Oppa,dan apa yang tadi kau katakan,kau bilang Ibu sudah tidak ada,huh omong kosong apa itu? Aku katakan sekali lagi Ibu masih ada dan aku tak akan mengaggapnya meninggal aku masih bisa merasakan jika Ibu masih ada dan jika kau berkata bahwa aku ini adalah perempuan yang rapuh terserah kau saja tetapi,aku tak ingin kau mengatakan bahwa Ibu sudah tidak ada”ucap Yoona

Il Wo hanya bisa menghela napas berat,ia tahu jika sudah begini pasti mood adiknya sedang tidak bagus dengan kata lain sedang marah atau kesal kepadanya tapi,tadi ia pikir Yoona memang benar-benar marah karena ucapannya. Ia mengerti dan paham jika Yoona belum bisa menerima kepergia Ibunya tapi,apakah dengan cara seperti ini? Ia pikir ini adalah dunia dengan segala kesedihan dan keterpurukan.

 

Arraseo aku minta maaf atas ucapanku tadi,tapi sebaiknya kau pikir ulang ucapanku lagi aku tak ingin kau terpuruk. Dan satu lagi makanlah bubur itu walau hanya satu sendok aku tak ingin kau sakit. Aku harus pergi bekerja jadi sampai bertemu nanti sore,aku menyayangimu”ucap Il Wo lalu pergi meninggalkan Yoona

 

 

RainDrop

 

 

Terlihat pria bertubuh tinggi,tampan dan bisa dikatakan ideal sedang mengendarai mobil kesayangannya. Membelah Kota Seoul,Korea Selatan yang pagi hari ini sedang diselimuti hujan yang cukup deras. Cukup lama ia mengendarai mobil kesayangannya itu sampai akhirnya ia tiba ditempat tujuannya.

Saat ia keluar dari mobil,banyak orang-orang yang tersenyum ramah dan sopan. Lalu saat ia memasuki perusahaan tersebut semua orang berbaris untuk membungkuk memberi salam. Dia adalah Choi siwon anak pemilik perusahaan Hyundai Departement yang sangat terkenal di Korea Selatan. Wajahnya yang tampan,postur tubuh yang ideal serta senyuman yang menawan mampu membius hati para wanita yang melihatnya. Apalagi statusnya yang menjadi pewaris tunggal perusahaan ini membuat banyak wanita yang ingin menjadi pendampingnya. Namun,sebaiknya kalian menggubur terlebih dahulu impian kalian jika ingin menjadi pujaan hatinya karena,ia ingin bekerja terlebih dahulu barulah ia mencari wanita yang dianggapnya cocok untuk dirinya.

 

“Maaf Pimpinan Choi,hari ini anda ada pertemuan dengan Im Corporation dan pemimpin dari perusahaan itu bukan lagi Im Jin Hee (demi apapun ini ngarang nama ayahnya Yoona) tetapi anaknya yang bernama Im Il Wo yang menjadi pimpinan”ucap Sekertaris Yang

“Terima kasih,kau boleh keluar sekarang”ucap Siwon

“Baik Pimpinan”ucap Sekertaris Yang sambil membungkuk memberi hormat

 

 

RainDrop

 

 

Jam sudah menunjukan pukul 10.00 a.m namun,Yoona amsih saja tidak bergerak dari tempat semula ia masih mengamati kegiatan orang-orang dari dalam jendela. Bahkan,makananya yang tadi dibawakan oleh kakaknya tidak ia sentuh sama sekali. Mungkin kalian berpikir ia tidak waras karena selalu diam menyendiri tap ,ia tetap saja tak menghiraukan apa yang dikatakan kalian jadi sebaiknya kalian berhenti saja menceramahinya kalau tidak mulut kalian yang akan lelah. Tiba-tiba ponsel Yoona bergetar,segera ia mengambil ponsel miliknya dimeja.

 

From : Seohyun

 

Eoni,bisakah hari ini kita bertemu? Tapi tidak dirumah Eoni karena posisiku saat ini cukup jauh mengigat tadi aku baru saja pulang dari kampus jadi aku ingin kita bertemu di cafe seberang kampus. Kau tahu dimana itu bukan Eoni?

 

Aku menunggumu

 

Setelah membaca pesan singkat dari Seohyun Yoona tidak langsung pergi,ia terlebih dahulu berpikir apakah ia pergi atau tidak,setelah lama berpikir ia putuskan untuk pergi. Ia mengganti pakaiannya dengan pakaian dress panjangnya selutut berwarna putih melati dan dengan sepatu yang senada dengan warna dress.

Yoona melangkah keluar,walupun dengan langkah yang sedikit ragu tapi ia tetap melangkah dan penjaga rumah yang melihat bahwa Yoona keluar sangatlah terkejut juga ada rasa bahagia artinya Yoona sudah mulai membuka diri untuk dunia baru.

“Pak Nam,tolong siapkan mobil untukku”ucap Yoona

“Baik Nona Im”ucap Pak Nam lalu pergi meninggalkan Yoona yang masih bergelut dengan pikirannya sendiri

Tak lama kemudian,terlihat mobil berwarna hitam terparkir indah didepan rumah,mobil itu siap membawa Yoona kemana tujuan yang Yoona mau. Dengan langkah yang sedikit perlahan ia keluar menggunakan payung. Memang hujan diluar sudah mulai reda tapi,masih ada rintikan kecil yang turun,dengan ragu Yoona berjalan keluar untuk pertama kalinya semenjak Ibunya sudah tak ada,tangannya bergetar kuat tapi tetap ia berjalan menuju mobil hitam itu. Setelah berjalan dengan diselimuti rasa takut akhirnya Yoona tiba didalam mobil Pak Nam segera membukakan pintu masuk dan dengan segera Yoona masuk kedalam mobil duduk dikursi penumpang.

Mobil yang ditumpangi Yoona kini sudah berjalan melewati rumah mewah yang Yoona tempati. Namun,tetap saja Yoona masih diam tak banyak bicara ia hanya menatap pemandangan kota dari dalam kaca mobil. Biasanya dulu jika didalam mobil Yoona tertawa atau berbicara dengan temannya melalui handphone tapi sekarang,situasinya sudah berbeda. Yoona yang dulu bukanlah yang sekarang.

“Nona Im kita ingin kemana?”tanya Pak Nam

Tapi,Yoona hanya mengacuhkan pertanyaan Pak Nam ia malah asyik melihat pemandangan luar. Merasa diacuhkan Pak Nam bertanya sekali lagi

“Maaf  Nona Im kita ingin kemana?”tanya Pak Nam sekali lagi

“Maafkan aku,kita pergi ke cafe seberang kampusku yang dulu”ucap Yoona lalu matanya kembali menatap luar

“Aku mengerti”ucap Pak Nam

 

Mobil yang ditumpangi Yoona pergi ketempat dimana Yoona tuju,mobil hitam itu membelah Kota yang sangat besar. Setalah cukup lama,akhirnya mobil yang ditumpangi Yoona tiba juga di tempat tujuan. Segera Yoona turun dari mobil lalu berjalan memasuki cafe. Cafe ini adalah salah satu tempat favorite Yoona dan sahabat-sahabatnya jika sedang istirahat jam kuliah,ditempat ini Yoona bersendar gurau bersama,bercerita dan kadang tertawa bersama. Tapi kini berbeda,Yoona lama kelamaan mulai tertutup dan jarang bergaul dengan teman-temannya,hanya Seohyun saja teman sekaligus adik yang sudah ia anggap yang bisa mengerti perasaannya begitu juga sebaliknya,Seohyun tahu jika Yoona masih terpukul akan kematian Ibunya. Saat matanya menemui Seohyun yang ada disudut ruangan ia segera berjalan mendekati temapt Seohyun berada.

“Eoni,kau sudah datang? Ayo duduk”ucap Seohyun

“Maaf aku terlambat datang”ucap Yoona

“Tak apa aku mengerti,apa yang ingin Eoni pesan?”tanya Seohyun

“Tidak,aku tak ingin memesan apa-apa. Aku kesini untuk memenuhi panggilanmu”ucap Yoona

Seohyun hanya bisa menghela napas panjang,ia tahu Yoona datang kesini hanya untuk menemuinya dan jika ia tak memanggil Yoona mungkin Yoona tak akan keluar,ia juga sudah paham apa yang sedang dirasakan Yoona saat ini. Bagaikan semut dan gula yang tidak pernah terpisah jika Seohyun tahu apa yang dirasakan Yoona,Yoona juga tahu apa perasaan Seohyun sekarang.

“Oke aku mengerti. Eoni aku memanggilmu kesini untuk memberi tahu bahwa sepertinya aku akan pindah ke Canada dan tidak lagi di Korea aku mohon pada Eoni kau harus bisa menerima ini. Sebenarnya aku juga tak ingin pergi tapi mau dikata apa Ayahku harus pindah tugas dan aku juga sudah memohon untuk tetap tinggal tapi kata ayahku aku harus tetap ikut”ucap Seohyun

Yoona masih mendengarkan saja tak berniat untuk membalas semua ucapan Seohyun. Ia mengerti Seohyun juga sedih sama halnya dengan Yoona yang dengan sekuat tenaga harus menahan semua emosi yang ingin ia keluarkan.

“Aku di Canada selama 5 tahun aku tahu itu waktu yang sangat lama. Tapi,aku mohon kepada Eoni tepatilah janji terakhirku ini,aku ingin Eoni tersenyum bahagia merubah kehidupan Eoni menjadi perempuan yang kuat dan tidak rapuh seperti ini. Dan aku sangat berterima kasih jika Eoni sudah mau membuka lembaran baru untuk hidup Eoni melupakan semua kenangan buruk yang menimpa Eoni dulu dan juga aku turut bahagia jika Eoni bahagia,Eoni jangan bersedih dan khawatir kita masih bisa Web Cam bersama untuk melepas rasa rindu”ucap Seohyun kemudian tumpalah sudah air mata Seohyun yang sedari tadi ia tahan

Yoona yang melihat itu juga merasa iba,bagaimana mungkin dua orang yang ia sayangi kali ini pergi meninggalkannya bagaikan hatinya ingin retak ditinggalkan orang yang ia sayangi. Air matanya kini sudah tumpah ia tak bisa lagi menjadi gadis kuat seperti dulu,ia tak bisa lagi menjadi gadis yang tegar seperti dulu sekarang ia hanyalah gumpalan debu yang rapuh jika terkena tiupan angin yang hilang entah kemana.

“Eoni ingat kataku yang tadi,Eoni harus berjanji padaku”ucap Seohyun

Yoona nampak berpikir namun tak lama kemudian ia mengagguk menuruti apa yang dikatakan Seohyun barusan,tapi apakah ia bisa? Apakah ia bisa menjalani hidup yang terasa perih seperti ini?
Seohyun dengan segera memeluk Yoona menyalurkan semua kesedihannya didalam pelukan Yoona begitu juga dengan Yoona yang menangis terus-menerus. Mungkin setelah kepergian Seohyun Yoona akan mati.

 

 

RainDrop

 

 

“Pimpinan Choi,Pimpian Il Wo sudah menunggu anda diruang rapat”ucap Sekertaris Yang

“Baiklah,tolong ambilkan berkasku dimeja dan bawakan keruang rapat”ucap Siwon

“Baik Pimpiann”ucap Sekertaris Yang

 

Siwon berjalan menuju ruang rapat bersama karyawan yang mendampinginya untuk segera memulai rapat dengan Im Corporation. Siwon kini sudah tiba didepan pintu ruang rapat,saat pintu itu terbuka semua orang yang ada disana segera memberi hormat kepada Siwon.

 

“Baiklah dengan ini rapat kita mulai dan silahkan untuk Im Il Won menunjukan hasil presentasi kepada kami”ucap Siwon

Il Won segera bangkit dari tempat duduknya lalu mulai berjalan mendekati podium yang ada disana,ia memasukan falsh disk kedalam laptop kecil lalu keluarlah gambar dari layar besar. Sehingga semua orang dapat melihat apa yang akan ia sampaikan

“Selamat Siang semua dewan direksi yang hadir pada kesempatan ini dan juga saya ingin berterima kasih atas kehadiran semua dalam rapat kali ini. Kali ini saya ingin menunjukan hasil kerja saya bahwa saya yaitu gagasan untuk membuat taman bermain. Mungkin banyak yang bertanya-tanya mengapa saya ingin membuat taman bermain bukan? Saya ingin membuat taman bermain karena ada suatu alasan tersendiri alasan pribadi yang tidak bisa saya katakan pada orang lain. Fasilitas apa saja yang ada di dalam tamn bermain tersebut? Didalam taman bermain tersebut ada small park yang disan ada mini air mancur lalu juga ada arena bermain yang sangat disenangi anak kecil dan masih banyak fasilitas yang ada disana. Sekian presentasi dari saya,terima kasih”ucap Il Wo

 

Presentasi Il Wo berakhir dengan tepuk tangan yang meriah karena presentasi Il Wo yang pembawaannya dewasa juga gagasan yang sangat bagus membuat dewan direksi bertepuk tangan. Dan ini adalah saat dimana menentukan apakah taman bermain itu layak dibangun atau tidak,semua tergantung oleh dewan direksi. Dan hasilnya adalah 9 dari 10 dewan direksi setuju bahwa taman bermain akan dibangun.

“Baik saya rasa cukup sampai disini rapat kali ini. Dan sudah diputuskan bahwa taman bermain akan segera dibangun. Terima kasih dan Selamat Siang”ucap Siwon

 

 

Setelah rapat berakhir Il Wo tidak langsung ke Purusahaannya ia terlebih dahulu keruangan Siwon. Setelah ia tiba didepan ruangan Siwon ia mengetuk pintu dan ia segera masuk saat sudah diizinkan. Terlihat banyak sekali berkas yang ada dimeja kerja Siwon padahal ini sudah saatnya jam makan siang tapi Siwon masih tetap berkutat pada kertas-kertas.

“Siwon apa kau tak ingin makan siang?”tanya Il Wo

Siwon terdiam sebentar lalu ia meletakkan pena yang sedari tadi ia pakai untuk menandatangani berkas-berkas penting,lalu matanya menatap Il Wo.
“Aku tidak lapar”ucap Siwon

Il Wo hanya bisa menghela napas panjang,ia tahu jika seperti ini Siwon pasti sedang dalam keadaan bad mood,mungkin karena kedatangannya tiba-tiba. Il Wo dan Siwon memang sudah bersahabat dari SMA jadi jangan terkejut jika Il Wo tahu semua karakter Siwon. Dan saat di SMA mereka berdua adalah siswa yang diidolakan semua kaum perempuan karena wajah tampan mereka yang terbilang diatas rata-rata.

“Oke,aku minta maaf karena sudah mengaggu kesibukanmu. Tapi,aku hanya ingin kita makan bersama,bukankah kita sudah jarang sekali makan siang bersama? Semenjak pekerjaan kita selalu menyita waktu?”ucap Il Wo

Siwon sedikit berpikir dengan tawaran Il Wo memang benar yang dikatakan Il Wo bahwa mereka sudah jarang bertemu mengigat posisi mereka sekarang sama-sama menjabat sebagai CEO masing-masing perusahaan jadi,tak heran jika tak ada waktu kosong untuk mereka.

“Baiklah aku akan terima tawaranmu”ucap Siwon

“Ayo kita keluar makan siang sudah lama kita tak seperti ini”ucap Il Wo

 

 

 

RainDrop

 

 

 

Setelah bertemu dengan Seohyun,Yoona tak tahu harus bagaimana,rasanya ia ingin hilang saja dari dunia ini. Kaki jenjangnya membawa ia kesuatu tempat yang ia sendiri tidak tahu,padahal ia sudah dijemput oleh Pak Nam tapi,Yoona menolak untuk pulang bersama dan hujan juga sudah berhenti itu bisa membuat Yoona melupakan sejenak masa lalunya yang kelam. Kaki jenjang itu membawa Yoona kesubuah tempat dengan hamparan rumput hijau dan dimana-mana ada batu nisan,setelah lama mencari akhirnya Yoona tiba dimana tujuannya. Ia usap tanah yang ada dibatu nisan itu lalu ia mulai berbicara.

 

 

Eoma,apa kau tahu aku sangatlah bersedih akan kepergianmu,aku juga sangat merindukanmu. Eoma,apa kau tahu? Tadi pagi Il Wo Oppa berkata padaku bahwa Eoma sudah tak ada,omong kosong apa itu? Aku yakin Eoma masih ada bukan? Ia juga berkata bahwa aku adalah gadis yang rapuh tapi itu semua tidak benar aku adalah gadis yang tidak rapuh bukan begitu Eoma? Apa kau tahu tadi aku baru saja bertemu dengan Seohyun sahabat yang sudah aku anggap sebagai adikku berkata bahwa ia akan pergi ke Canada bersama orang tuanya,aku sangat sedih saat mengetahui ia akan pergi itu berarti aku tak akan mempunyai teman untuk mencurahkan semua isi hatiku,dan yang lebih membuatku terpukul adalah Seohyun pergi selama 5 tahun,bukankah itu sangat lama? Eoma Il Wo Oppa berkata bahwa ia juga terpukul akan kematianmu tapi,mengapa ia selalu berkata bahwa dirimu sudah tak ada? Aku benci semua ini aku masih belum isa percaya bahwa Eoma sudah tak ada,aku yakin bahwa Eoma pasti masih ada,bukan begitu? Eoma aku rasa Tuhan sangatlah tidak adil untukku karena ia sudah mengambil semua orang yang aku cintai”ucap Yoona

Tangisannya pecah sudah saat ia meluapkan semua curahan hatinya kepada sang Ibu,kali ini ia sudah tak bisa mengcontrol emosi didalam dirinya,ia bagaikan dahan kayu yang sudah tua yang tak lama lagi akan jatuh dari phonnya. Yoona kini bukanlah yang dulu lagi,dulu ia selalu tertawa,bergaul dan bersenang-senang dengan temannya tapi sekarang,ia hanya gadis pendiam dan penyendiri.

 

Eoma,sampai disini dulu aku rasa aku harus pulang,aku tak tahu apakah besok aku bisa datang kembali kesini atau tidak. Tapi aku benar-benar merindukan kehangatan darimu. Aku mencintaimu”ucap Yoona

 

 

RainDrop

 

\

Siwon dan Il Wo kini sudah duduk disebuah restoran bergaya Italy. Tak jarang perempuan yang ada didalam restoran ini mencuri pandang kepada mereka berdua memang bukan tandingan siapapunjika soal wajah. Siwon memesan satu Pasta saus carbonara dengan tambahan cheese yang menambah rasa didalamnya sementara Il Wo ia lebih memilih untuk memakan Steak Tenderloin dengan saus BBQ menambah kesan mewah didalamnya apa lagi daging ini memang khas dalam jadi jangan salah jika daging ini sangatlah lembut.

 

“Siwon apa kau mau aku perkenalkan pada seseorang?”tanya Il Wo yang sedang memotong dagingnya

“Siapa? Perempuan? Aku tak tertarik jika itu perempuan”ucap Siwon lalu memasukan pasta kedalam mulutnya

“Tidak,maksudnya kau benar dia adalah perempuan tapi perempuan ini sedikit berbeda maksudku perempuan ini adalah gadis yang pendiam dan tertutup dan juga jarang bergaul dan dia juga sangat membenci hujan”ucap Il Wo

Siwon yang mendengar itu sedikit terkejut namun tak lama kemudian ia tertawa,Il Wo heran mengapa Siwon tertawa namun,Il Wo juga kesal bagaimana mungkin ia menertawakan adik kesayangannya?

“You kidding me? Mana mungkin ada perempuan yang seperti itu tapi jika perempuan yang jarang bergaul mungkin ada tapi ini apa? Ia membenci hujan? Memang ini sedikit konyol tapi aku akui dia menarik”ucap Siwon

“Dia adalah adik perempuanku,dulu sifatnya tidak seperti ini,dulu sifatnya adalah periang,mudah bergaul dan juga terbuka tapi semenjak kematian Ibunya ia menjadi perempuan yang pendiam,tertutup dan parahnya lagi adalah membenci hujan”ucap Il Wo

Siwon paham dan mengerti apa yang dirasakan oleh sahabatnya ini ia juga turut bersedih mendengar cerita dari sahabatnya ini. Mungkin ini sedikit aneh seorang perempuan membenci hujan,yang ia tahu banyak orang yang sangat bahagia saat hujan turun. Tapi ini,malah kebalikannya gadis ini sangatlah membenci hujan.

“Bagaimana ceritanya ia bisa membenci hujan?”tanya Siwon

“Ini bermula 3 tahun yang lalu saat Ibunya meninggal. Tapi apakah kau mau berteman dengannya untuk memberikan kasih sayang tulus?”tanya Il Wo

“Aku tak yakin tapi akan aku coba”ucap Siwon

“Dan satu lagi malam ini apa kau ada acara?”tanya Il Wo

“Ku rasa tidak ada memangnya ada apa?”tanya Siwon

“Malam ini aku ingin mengajakmu makan malam,apakah kau bisa?”tanya Il Wo

Siwon seikit berpikir apakah malam ini ia bisa mengigat jadwalnya yang padat tak bisa ditunda. Setelah berpikir cukup lama akhirnya Siwon menjawab ajakan dari Il Wo tentang makan malam dirumah Il Wo

“Aku pikir,aku bisa datang. Jam berapa?”tanya Siwon

“Mungkin setelah pulang kantor tepatnya jam 07.00 p.m”ucap Il Wo

“Baiklah kalau begitu”ucap Siwon

 

 

RainDrop

 

 

 

Malam hari sudah menyelimuti kota Seoul,Korea Selatan semua pekerja kantor sangatlah bahagia karena,mereka bisa melepas letih setelah seharian bekerja. Terkadang banyak pekerja kantor yang hanya duduk di cafe hanya untuk menghilangkan letih ataupun ada juga yang mengobrol dengan teman-teman. Malam hari di kota ini seperti malam hari sebelumnya banyak lampu-lampu yang berbaris menerangi sudut kota. Ataupun berrekreasi malam hari di Sungai Han,biasanya jika malam hari banyak sepasang kekasih yang pergi ke Sungai Han hanya untuk melepas kerinduang atau menikmati suasana kota malam.

Namun,tidak dengan Yoona gadis pendiam ini hanya duduk menatap pemandangan malam hari dari balik jendela. Mungkin Yoona menikmati setiap waktu dari balik jendela dan mungkin kita berpikir bahwa dia adalah makhluk hidup yang persis sepert zombie. Tapi,didunia ini mana ada yang tidak mungkin bukan?

 

Dua mobil mewah berwarna silver dan juga hitam memasuki pekarangan rumah yang besar. Kedua mobil tersebut terparkir rapi didepan pintu utama,dan saat pengemudi keluar tampaklah dua pria tampan keluar dari dalam mobil. Mereka berdua memasuki pintu utama lalu disambut dengan pelayanan yang sopan.

“Selamat malam Tuan muda”ucap Bibi Kim

“Malam,Bibi Kim tolong siapkan makan malam,karena ada sahabatku datang. Dan satu lagi apakah ada perkembangan dari Yoona?”tanya Il Wo

“Saya tidak tahu,tapi tadi Nona muda bilang ingin pergi ke cafe menemui sahabatnya,lalu setelah pergi ke cafe Nona muda kembali lagi masih dengan wajah yang murung”ucap Bibi Kim

“Begitu,terima kasih informasinya bibi Kim”ucap Il Wo

“Ya Tuan muda”ucap Bibi Kim

 

 

Setelah kepergian Bibi Kim,Il Wo mengajak Siwon kelantai atas untuk menemui adaiknya,memang sempat ditolak oleh Siwon tapi Il Wo tetap memaksa jadi,mau bagaimana lagi selain menuruti apa kata Il Wo. Mereka berdua sudah berada didepan pintu kamar adik Il Wo,dengan perlahn Il Wo membukan knop pintu dan terlihatlah seorang perempuan sedang duduk menyendiri didekat jendela. Il Wo menyuruh Siwon untuk mendekat bersamanya tapi,saat Siwon semakin dekat dengan perempuan itu,jantung Siwonsemakin berdetak lebih cepat.

 

“Selamat Malam Yoona,apa harimu menyenagkan? Kudengar dari Bibi Kim kau baru saja keluar rumah,ituberarti kau mengalami kemajuan aku senang mendengar berita itu. Dan yang disebelah ini adalah sahabatku”ucap Il Wo

Namun,apa respon yang diberikan oleh Yoona? Dia hanya mengacuhkan perkataan dari Il Wo. Karena merasa iba Siwon memperkenalkan diri didepan Yoona yang masih diam tak ingin berbicara sepatak katapun.

“Hi aku Choi Siwon tapi kau bisa memanggilku Siwon aku ingin menjadi-“

Ucapan Siwon terpotong kala Yoona menatapnya tajam dan bisa dibilang tatapan tak suka terpancar dari mata indah Yoona.

“Kau ingin bilang apa? Apa kau ingin berkata kau ingin menjadi sahabatku? Omong kosong apa itu? Aku rasa dunia ini semakin tidak beres,dan kau Il Wo Oppa,berhentilah mengusik ketenangan dan hidupku,jika kau sedih dan iba padaku aku tak butuh rasa itu,aku hanya butuh kau diam dan tak berbicara apapun lagi padaku. Dan jika kau memang tak suka padaku lebih baik kau pergi”ucap Yoona

 

Siwon hanya bisa diam melihat air muka yang terpancarkan oleh Yoona bahwa ia marah dan Siwon juga sangatlah sedih dan kasihan kepada sahabatnya harus membimbing adiknya seperti ini. Disisi lain,Il Wo tahu jika ia membawa seorang teman ia pasti akan dilemparkan kata-kata pedas oleh adiknya,tapi ia juga tak ingin adiknya terus menerus berdiam diri seperti mayat hidup.

 

 

“Sekarang apa?! Kalian berdua tak bisa berbicara bukan? Aku sudah mendunga ini semua,kau Oppa apa kau tahu hatiku sakit bagaikan pecahan kaca,setelah Ibu meninggal dan sekarag sahabatku Seohyun pergi meninggalkanku ke Canada untuk tinggal bersama Ayahnya. Aku pikir Tuhan itu tidak adil padaku,benar bukan? AKU BERTANYA PADAMU OPPA!!”teriak Yoona

 

 

 

Il Wo tahu Yoona sudah tak bisa menngontrol semua emosi didalam dirinya dan Il Wo tahu jika saat ini hati Yoona sedang terluka tapi,apakah seperti ini acaranya? Apakah dengan menyakitkan diri sendiri semua masalah selesai jawabannya adalah TIDAK. Sudah cukup Il Wo menahan semua ini,dan sekarang Il Wo sudah tak bisa menyimpannya didalam hati lagi.

 

“Yoona aku tahu jika hatimu itu sedang rapuh,aku tahu jika jiwamu sedang terguncang,aku tahu jika kau marah padaku bahkan aku tahu jika kau itu masih belum bisa menerima kepergian Eoma. Tapi ingatlah satu hal Yoona ingatlah perkataanku ini dan simpanlah didalam pikiranmu bahwa Aku Im Il Wo akan selalu menemani setiap waktu,setiap saat kapanpun dan dimanapun kau berada Yoona,aku sangat menyangimu. Aku ingin kau berubah menjadi Yoona yang dulu yang selalu ceria,selalu bergaul dengan siapapun tidak seperti ini kau terlihat seperti manusia yang putus asa,aku tak ingin melihatmu menyendiri dan juga tak ingin bergaul. Oke aku akui aku salah tapi,aku mohon padamu kembalilah seperti dulu,aku tak ingin meminta apapun darimu tapi aku mohon turutilah yang satu ini kembalilah kedirimu yang sesungguhnya,rimu yang selalu ceria dengan penuh tawa”ucap Il Wo

 

 

Yoona sudah tak bisa menyimpan semua air matanya,tumpah sudah air matanya hati Yoona sangatlah sakit lebih sakit dibandingkan saat dimana Ibunya meninggal,apakah ia terlalu egois mementingkan dirinya sendiri? Yoona rasa ia,ia sangatlah egois telah mementingkan diri sendiri sehingga lupa akan kakaknya yang selalu ada untuknya yang selalu setia menemaninya kapanpun. Yoona merasa dirinya sangatlah bodoh sudah melupakan semua jasa kakanya,dan sekarang ia lebih bersalah ketika sahabat kakaknya yaitu Siwon datang untuk menjadi sahabat yang selalu ada disampingnya. Salahkah jika Yoona menolak dan menghapus semua kejadian ini? Egoiskah Yoona jika ia menghiraukan semua perkataan kakaknya? Namun,jauh direlung hati Yoona,ia ingin kembali seperti dulu bisa tertawa lepas bersama dan bisa mengobrol layaknya seseorang yang tak pernah merasakan perih dan sakitnya hidup. Tapi,ia belum bisa membuka dan menghapus kenangan masa lalu yang menurutnya terlalu menyakitkan. Apakah ia pantas disebut orang baik? Spertinya tidak,ia lebih pantas disebut orang yang jahat yang tak mempunyai hati nurani. Dan Yoona sangatlah bimbang akan semua ini,apakah ia bisa melanjutkan hidupnya tetapi ditengah kesendirian atau ia mencoba untuk membuka lembaran dunia baru?

 

 

 

To Be Continue

 

 

Aku rasa cerita ini sungguh membosankan untuk dibaca. Right? I’m not sure cerita ini bagus karena aku pikir cerita ini sangatlah kuno. Jadi aku mohon untuk meninggalkan coment berisi kritikan atau masukan dan juga aku butuh dukungan kalian jika FF ini ingin dilanjutkan tapi,jika dukungan kalian sedikit aku pikir FF ini juga lama diproses so,tergantung support kalian. And DON’T BE SIDERS. you know? I Hate Siders so if you Siders you must go away from my story.

And thanks for readers yang sudah meninggalkan coment dan juga thanks untuk Resty Eoni dan Echa Eoni karena sudah mempost FF aneh ini.

 

Good BYE nad See You part 2

Iklan
Tinggalkan komentar

169 Komentar

  1. Ka’ lanjutannya dong

    Balas
  2. nadyaaaa

     /  Agustus 15, 2013

    aigooo ffnya kreen bngt ^^
    yoona trauma bngt kasiaan, smoga dngan adanya siwon, yoona bsa kmbali ceria sperti dulu, next part 2:)

    Balas
  3. kadek

     /  September 6, 2013

    ayo wonpa bantu yonna eonni agar kluar dari kterpurukannya

    Balas
  4. hmm…. unik nih….

    lanjut eon… fighting…

    Balas
  5. ini 3s nyaa kykny lumayan ..

    lanjuut

    Balas
  6. Raya

     /  Oktober 15, 2013

    miinnn daebak…
    kajja d next

    Balas
  7. nunung

     /  Desember 7, 2013

    Wah aku masi bingung penasaran ibu yoona eonnie buka ibunya oppa ii wo yah? Terus bapak mereka sama engga sih?
    Terus yoona eonnie itu kog menyalahkan oppa ii wo banget ada apa sih?
    Wah musti baca ampe rampung ini 3shoot

    Balas
  8. zubaidah

     /  Desember 11, 2013

    Aduh.. Yoona kok gtu sih..
    Masa gk menghargai orang
    Yang mau berteman..
    Boleh aja sedih
    Karna ditinggal orang yang kita sayang
    Tp jgn lupakan juga dong
    Kalo masih ada orang yang hidup
    Menyayangi kita
    Melebihi dirinya sendiri..
    Next thor..

    Balas
  9. tia risjat

     /  Desember 21, 2013

    daebak.. next donk thor..

    Balas
  10. dinaaljannah

     /  Februari 6, 2014

    Daebaak

    Balas
  11. yoona

     /  April 24, 2014

    Aku kasian sm yoona eonni,
    Huhu

    Balas
  12. Dede

     /  Mei 8, 2014

    Aduh kenapah yoona harus seperti itu?semoga siwon bisa membuat yoona kmbali seperti dulu?

    Balas
  13. Any

     /  Juni 10, 2014

    Bingung dengan jalan ceritanya. Kenapa yoona sampe sebegitunya. …

    Balas
  14. im yoo ra

     /  Juli 23, 2014

    yoona ayo dong trima wonppa

    Balas
  15. choi han ki

     /  Oktober 5, 2014

    Ohh yoona ayolah buka dirimu jangan seperti itu selalu mengurung diri dan gk mau bertemu bahkan berteman dengan siapa pun…

    Balas
  16. Yoong eon Move on, pliss!!
    Berubahlah seperti Yoona yang dulu, ceria, apa adanya, periang, tulus, baik hati dll. Kenapa kamu terus menjadi pemurung seperti ini? Entar Siwon aku gaet(?) loh eon *lol/?*Abaikan 😀
    Nice kok ceritanya, semangatt ya buat fanfic Yoonwonnya 😉
    Fighting!!

    Balas
  17. Omggg… fighting wonpa. Moga bsa nydarin yoong

    Balas
  18. Dwi Sivi Fatmawati

     /  Januari 11, 2015

    kasian banget ya illwoo harus didiemin sma yoona pdahal niatnya baik, aku masih kurang tau knapa yoona eonni terpukul krna ibunya meninggal sampek segitunya emg knapa ibunya meninggal ya

    Balas
  19. melani

     /  Maret 4, 2016

    Agak gak suka sama sifat yoona disini yg terpuruk n nyalahin tuhan akan takdir hidupnya.. apa yoona gak kasihan sama kakaknya dg dia kayak gitu terus..
    Tapi berharap setrlah ketemu siwon dia bisa balik lagi kyk dulu..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: