[2S] Please! Give Me Dongsaeng (Chapter 2/END)

Title                 : Please! Give Me Dongsaeng  2END (Sequel My Life Perfect Because You)

Type                : Twoshoot

Author            : Choi Youngmi / Melshinys

Twitter                        :  https://twitter.com/EunHaeSiBum (@EunHaeSiBum)      

   [follow ya.. mention to follback]

Rating             : PG 15

Genre             : Family, Romance, Friendship, Comedy etc..

Main Cast      :

  • Choi Siwon
  • Im Yoona
  • Choi Minho

Other Cast :

 

Happy Reading~

 

Sooyoung dan Hyera memasuki pekarangan rumah Siwon dan Yoona. Sooyoung membawa Hyera memasuki rumah sang kaka. Saat masuk, betapa terkejutnya dia melihat Minho yang menangis dipelukan Luna dan dibujuk beberapa pelayan.

“Minho? Apa yang terjadi? “ Sooyoung dan Hyera langsung menghampiri Minho dan beberapa pelayan. “Yoona mana?” tanya Sooyoung yang langsung memeluk keponakannya. Semua pelayan menggelengkan kepala mereka tak tahu .

“Minho Oppa kenapa?” tanya Hyera yang masih tergagap karena belum terlalu bisa bicara. Umurnya pun baru 2 tahun 11 bulan. Tapi, bicaranya sudah lumayan lancar. Meskipun harus butuh bimbingan.

“tadi Oppa dimarahi Eomma saeng hiks..” isak Minho yang kini berada dipelukan Sooyoung

“Mwo? Eommamu memarahimu? “ kaget Sooyoung. Setahunya Yoona bukan yeoja seperti itu. Apalagi Yoona sangat menyayangi Minho.

“nde..”

“Kenapa Imo memarahi Oppa?” sepertinya Sooyoung tak perlu bertanya karena kini sang anak sudah mewakilinya.

“Tadi .. Oppa membuat Soojung menangis. Saeng pernah bertemu Soojung?” Hyera menggelengkan kepalanya tanda tak tahu

“Aniy, Hyera belum pernah. Itu siapa Oppa?” tanya Hyera seraya mengerjap-ngerjapkan matanya. Minho menghapus air matanya, ia kini melepaskan pelukan Sooyoung darinya dan langsung duduk disamping Hyera. Sepertinya namja ini akan menceritakan sesuatu

“dia calon istri Oppa. Dia anak Yesung Ahjussi dan Yuri Ahjumma” Sooyoung membulatkan matanya, ada apa dengan anak ini? Sudah punya calon istri? Yang benar saja. “Dia sangat lucu saeng. Soojung hobinya tidur terus saeng” cerita Minho pada Hyera yang terlihat tak mengerti dengan cerita Minho. Wajar dia masih anak berumur hampir 3 tahun, mana tahu dia masalah seperti itu.

“Kau sudah menjenguk mereka? Hyera nanti kita menemui Yuri ahjumma dan Yesung Ahjussi, nde?” ujar Sooyoung pada sang anak. Hyera hanya mengangguk tanda setuju “Appa ikut?” tanya Hyera

“Molla, nanti kita telepon Appa.nde?” Hyera memberikan satu jempolnya pada Sooyoung. Saat minho sedang asyik menceritakan Soojung. Yoona dan Siwon datang dengan senyum merekah dibibir masing-masing. Minho yang melihat kedatangan sang eomma langsung memeluk Sooyoung.

“Aigoo.. Kau kenapa?” kaget Sooyoung melihat Minho yang memeluk pinggang Sooyoung dengan erat. “Oppa? Kenapa langsung memeluk eomma?” tanya Hyera, pasalnya tadi ia melihat Minho yang masih asyik menceritakan kondisi Soojung.

Yoona menatap Siwon, ia tahu sikap sang anak seperti itu pasti karena Yoona memarahinya saat dirumah sakit tadi. Siwon mengangguk dengan Yoona mempercayakan Yoona agar bisa menjelaskan semuanya dengan Minho apalagi sekarang Yoona hamil dan pastinya Minho akan punya Dongsaeng.

Yoona perlahan mendekati Minho, ia pun menyamai tingginya dengan Minho yang duduk disofa dengan Sooyoung dan Hyera “ Minho-ya.. eomma tak marah lagi chagi” ujar Yoona seraya mengelus tangan Minho. Sooyoung yang melihat itu hanya diam, karena dia pun tak tahu apa-apa.

“Nah.. Oppa, Imo sudah tak marah. Oppa jangan takut” sahut Hyera disamping Minho. Yoona mengangguk dengan senyumnya menyetujui apa kata Hyera seraya mengelus rambut panjang Hyera.

“Jinjja?” tanya Minho menatap Yoona. Yoona mengangguk dengan senyumnya, ia pun merentangkan tangannya. Minho yang melihat itu pun langsung memeluk Yoona.

“Mianhae eomma” bisik Minho ditelinga Yoona “gwenchana chagi, Eomma tadi sedikit emosi karena dongsaengmu ini” ujar Yoona seraya mengelus perutnya. Minho yang tak tahu apa arti itu melihat Yoona dengan tatapan bingung

“Minho akan punya Dongsaeng” kata Siwon dari belakang seraya mendekati Minho dan Yoona. “Mwo? Jinjja?” girang Minho saat mendengar itu. Yoona mengangguk memberi senyumnya “Kyaa!! Aku akan punya Dongsaeng!” teriaknya dengan senang dan langsung mencium pipi Yoona. Sooyoung yang mendengar itu juga terlihat kaget.

“Hyera, aku akan punya dongsaeng” kata Minho pada Hyera setelah memeluk Yoona. “lalu apa Hyera juga bisa punya dongsaeng?” tanyanya dengan nada yang polos. Siwon yang mendengar pertanyaan keponakan satu-satunya itu langsung mencolek Sooyoung.

“Dengarkan itu, Hyera juga ingin punya dongsaeng!” ujar Siwon menggoda sang adik. Yah, meskipun keduanya sudah menikah dan memiliki anak. Sooyoung dan Siwon selalu terlihat seperti dulu, Siwon selalu menggoda sang adik jika ada sesuatu yang membuat Sooyoung malu.

“ck. .. Hyera masih berumur hampir 3 tahun. Aku tak mau punya anak dulu. Nanti aku kerepota mengurusnya” kata Sooyoung. “oo… Saeng aku bisa membantumu kalau kau ingin hamil lagi.” Ujar Siwon pada Sooyoung “ aku akan telepon changmin sekarang kalau kau mau” sambung Siwon yang membuat Sooyoung langsung mengejar Siwon. Sedangkan, Yoona , Minho dan Hyera hanya tertawa melihat dua orang dewasa dihadapan mereka.

~

Kini umur kehamilan Yoona sudah beranjak 6 bulan. Rasa ngidamnya masih menempel didirinya. Tapi, ngidamnya tak berlebihan saat menghamili Minho dulu.  Kini ia ditemani Minho menikamati pemandangan senja dibelakang rumahnya.

“Saeng? Bagaimana kabarmu? Kau tau aku selalu menunggumu” bisik Minho diperut Yoona yang lumayan buncit. Yah, inilah keseharian Minho saat mengetahui Eommanya hamil ia adalah orang yang paling exited dalam masalah ini. Sampai-sampai ia melupakan Soojung, bahkan ia sama sekali tak pernah lagi menanyakan Soojung.

“Minho ada PR?” tanya Yoona mengingat kini Minho sudah masuk sekolah taman anak-anak.

“tidak ada eomma”

Siwon tersenyum melihat dua orang yang dicintainya menikmati waktu senja bersama. Siwon menghampiri kedua orang itu dan langsung duduk disamping Yoona.

“Oh.. oppa~ kau mengejutkanku” kekeh Yoona dengan mengelus dadanya. Minho tak mempedulikan kedatangan Appanya yang ia lakukan sekarang hanya memeluk pinggang eommanya dan meletakkan telinganya tepat diperut buncit Yoona. “sejak kapan dia seperti itu?” bisik Siwon ditelinga Yoona saat melihat tingkah Minho.

“Molla, aku lupa tapi dia sering seperti ini” bisik Yoona ditelinga Siwon. “dia juga sering mengajak dongsaengnya berbicara” sambung Yoona dengansenyumnya yang terlihat bahwa ia sangat senang dengan sikap Minho yang sangat menunggu kedatangan sang adik

*SKIP

Minho dan Yoona kini menikmati acara malam yang menampilkan variety Show anak-anak. Disana terlihat anak –anak yang lucu yang sedang bermain. Yaitu Real Kids Story Rainbow

“Eomma, lihatlah dia menangis” gelak Minho saat melihat seorang anak kecil menangis karena sendoknya yang terjatuh.

“ Minho, tak mengantuk?” tanya Siwon menghampiri keduanya saat menikmati acara menonton TV.

“Minho ingin tidur dengan saeng” ujarnya seraya memeluk perut buncit Yoona.

“Saeng juga hasru tidur dengan eomma, Minho” kata Siwon memberikan pengertian. “Benarkah? Kalau begitu Appa temani Minho sebelum tidur” ujarnya . Siwon mengangguk setuju dan langsung menggendong sang anak memasuki kamarnya.

Yoona yang merasa sendiri mematikan Tvnya, ia juga merasa lelah hari ini dengan perut yang lumayan besar seperti ini. Ia memasuki kamarnya, dengan perlahan ia memasuki kamar mandi mengganti pakaian dan keluar menaiki ranjang. Saat berbaring, Siwon datang dengan senyumnya mengahmpiri sang istri.

“Sudah ingin tidurkah?”tanya Siwon yang mengambil tempat disamping Yoona. “Apakah inginku peluk?” tawar Siwon yang membuat Yoona mengangguk yang juga sebenarnya ia memang menginginkan itu.

~

Siwon tersenyum melihat Yoona yang masih terlelap disampingnya. Perlahan ia melepaskan pelukannya dengan yoona . Siwon memasuki k Yoona meraba-raba sampingnya, ia membuka matanya sedikit demi sedikit.

“ hm.. mana Siwon oppa?” gumamnya. Ia menatap jam yang berada disamping tempat Siwon tidur.

“ah.. masih jam 6. Kenapa Oppa meninggalkanku?” gumamnya lagi mempout bibirnya.

“Oppa!” teriaknya sambil menuruni ranjang , Ia mendengar seuara gemercik air diakamar mandi dan dapat dipastikan bahwa itu Siwon. Ia mengambil kursi kecil yang tingginya hanya  30 cm dari lantai. Ia duduk di depan pintu kamar mandi dengan menopang dagunya dengan menahan tangannya di paha.

 

Siwon yang sudah mandi tadi keluar yang sudah lengkap dengan pakaiannya dan mendapati Yoona yang sedang duduk dihadapannya yang lantas membuat ia terkejut.

“Aigoo.. Chagi, kenapa kau disini?” Tanya Siwon yang langsung menunduk menghadap Yoona yang sebenarnya masih mengantuk.

“Oppa, meninggalkanku” jawabnya dengan mempout bibirnya.

“nde? Mianhae.. tadi kau terlalu nyenyak tidur” Yoona langsung memeluk Siwon, Siwon hanya tersenyum mendapat perlakuan itu tak lupa membalasnya

“Wae?” Tanya Siwon yang sudah tahu akan tingkah Yoona kalau seperti ini.

“Molla, aku sangat susah tidur. Kau tak ada disampingku saja aku sudah bangun, ck.. aku cape juga kalau seperti ini” curhat Yoona

“ Jinjja? Ayo kita tidur lagi”

“Oppa ingin tidur lagi?” tanya Yoona

“Aniy, aku akan menemanimu”

~

Yoona keluar dari kamarnya, ia tersenyum melihat isi kamar bayi yang sudah ia siapkan jauh-jauh hari. Setelah, itu ia memasuki kembali kekamarnya.Yoona kini tak bisa tidur. Sesekali ia bangun membaca novel berharap ia bisa tertidur. Namun, hasilnya tak jua ia dapatkan. Yoona menggoyang tubuh Siwon yang sudah terlelap beberapa waktu yang lalu.

“Oppa~ Irona” teriak Yoona ditelinga Siwon. Namun namja itu tak juga membuka matanya. “Oppa~ aku tak bisa tidur” sambungnya lagi.

“Oppa~ “ Yoona tetap mengguncang tubuh Siwon, sampai akhirnya namja itu pasrah harus mengalah dari perilaku Yoona yang sedari tadi mengusik tidurnya. “wae Yoong?” tanya Siwon sambil mengucek-ngucek matanya yang masih terasa berat untuk dibuka.

“kita jalan-jalan, nde?” pinta Yoona yang membuat Siwon membulatkan matanya. Siwon melihat jam dinding dikamarnya yang menunjukkan pukul 2 dini hari.

“Aigoo… Jangan Yoong, kau hamil tua chagi. Ingat beberapa hari lagi kau akan melahirkan” kata Siwon seraya mengelus perut buncit Yoona.

“Tapi, aku tak bisa tidur Oppa” ujar Yoona dengan mempout bibirnya “ kita bermain Playstation bagaimana?” saran Siwon.

“Aku bosan”

“nonton drama?”

“semuanya sudah aku tonton” kata Yoona yang membuat Siwon semakin bingung. “Kita jalan-jalan disekitar sini saja Oppa” Siwon terlihat memikir-mikir permintaan Yoona. Dan akhirnya ia mengangguk setuju. Yoona yang melihat itu langsung memeluk dan mencium kedua pipi Siwon.

~

Yoona dan Siwon menikmati sepinya jalan disubuh dengan dingin yang amat menyengat, mereka berjalan kaki hanya disekitar komplek. Yoona sedari tadi memeluk Siwon, sepertinya mantelnya yang tebal tak bisa mengalahkan kehangatan pelukan Siwon.

“Kau senang?” tanya Siwon . Yoona mengangguk dipelukannya, “ Oppa..” panggil Yoona

“nde, wae yeobo?”

“Aku ingin pulang “ ujar Yoona dengan bergelayut manja. Siwon yang mendengar itupun langsung mengangguk . Saat dalam perjalanan pulang, Yoona merasa ada yang aneh dari perutnya. Ia merasa ada yang meremas purutnya dengan kencang.

“Aw..” jeritnya seraya memegang perut buncitnya” Yeobo? Gwenchana?” Siwon langsung terlihat panik. Ia pun langsung meminta Yoona agar duduk dulu dipinggir jalan . sebenarnya rumah mereka sangat dekat. Hanya saja Yoona tak mampu berjalan lagi. Siwon pun berlari memasuki rumahnya dan membangunkan sang supir.

Dengan cepat Mobil itu keluar. Siwon pun menggendong Yoona ala bridal style . Yoona sedari tadi meringis kesakitan membuat Siwon jadi semakin panik dan meminta sang supir agar lebih cepat.

“Oppa~ hisk.. Appo” keringat Yoona kini meluncur dari kulitnya. Dia sangat merasa kesakitan.

“Sabar chagi, sebentar lagi kita sampai dirumah sakit. Nde? “ Yoona hanya mengangguk mengerti. Siwon sesekali mencium puncak kepala Yoona yang terlihat basah karena keringatnya.

Setelah sampai didepan rumah sakit, Siwon memanggil seorang suster dan yoona pun diletakkan ditempat yang sudah disediakan mengingat sebelum datang Siwon sudah menelpon pihak rumah sakit.

“Ahjussi, bawa Minho kesini ya.. Bangunkan saja dia katakan dongsaengnya ingin akan hadir” ujar Siwon pada sang supir. Setelah itu ia berlari menemani Yoona yang meringis kesakitan.

@ Ruang Bersalin

 

“Oppa aku tak tahan lagi” jerit Yoona seraya meremas tangan Siwon dengan cukup kuat

“kau pasti bisa chagi” ujar Siwon memberi semangat. Dan meyakinkan Yoona bahwa ia pasti bisa

“tapi ini sangat sakit, “ ujar Yoona dengan mengeluarkan air matanya

“genggam lah tanganku . Ingat saat kau melahirkan Minho juga seperti ini, bukan? Dan kau berhasil” Yoona mengangguk dengan air matanya. Kini ia kembali merasakan sakit 4 tahun yang lalu saat melahirkan Minho

“argh..!!!” jerit Yoona saat mendorong

“Oppa, neomu Appo” Yoona tak tahan lagi dengan kesakitan yang kini ia derita

“Arraso, kau harus bertahan chagi” Siwon juga tak mampu melihat ini. Jika bisa ia akan mengambil posisi Yoona karena jujur ia tak sanggup melihatnya.

“Ini sangat sakit “ tangis Yoona sudah mengalir Siwon yang melihat itu jadi tak tega

“aargh… ng… Aargh”

“Sedikit lagi Ny.Choi! Keluarkan semuanya!” kata seorang bidan . Mengingat seharusnya yang melakukan semua ini adalah yesung. Tapi, karena Yesung mempunyai anak buah yang handal, lebih baik ia menyuruh anak buahnya

“Argh… Oppaaa!!!  Apooo!” teriaknya pada seraya meremas tangan Siwon

“ ayo Ny. Choi.. kepalanya hampir kelihatan”

“Argh…!!” Yoona menggenggam tangan Siwon dengan sangat erat, sampai tak terlihat darah yang mengalir

“Argh… Oppa, Appo!”

“Ayolah Chagi! Kau pasti bisa”

“Aaarggh….”

“Ny.Choi sekali ini kau dorong lebih kuat, kepalanya sudah hampir keluar” ujar bidan

“Argh…!!!!”

“hoee hoee” Yoona mengatur nafasnya kembali, sakit yang tadi ia rasakan hilang setelah mendengar suara tangisan bayi yang kini digendong bidan yang bernama Jinhyun itu

“bayinya seorang yeoja Ny. Choi” ujar jinhyun yang menggendong anak itu.

“Gomawo Yoong! Kau telah memberikan satu orang yang berharga bagiku lagi!” Siwon langsung mencium kening istrinya. Yoona hanya tersenyum lemah, yah mungkin karena proses persalianan yang lumayan melelahkan bagi Yoona

“Annyong! Ini dokter Yesung, Dokter yang paling tampan dirumah sakit ini” narsis Yesung yang baru masuk saat mendengar tangisan bayi. Pasalnya ia yang seharusnya melakukan semua ini, tapi karena Soojung rewel ia meminta anak buahnya. Yesung langsung memberikan bayi itu keperawat menyuruhnya untuk memakaikan handuk pada anak itu.

“ini, Yoong! Cukkhae! Aku turut bahagia” Yesung memberikan anak itu pada Yoona . Dengan senang hati Yoona menyabutnya. Ia tersenyum saat anak itu menggeliat dipelukan Yoona, Yoona mencium kening bayi itu. Begitu juga dengan Siwon ia terlihat bahagia dan mengelus-elus pipi anaknya yang cubby.

Yesungpun membawa minho masuk keruangan. Senyum juga tak lepas dari bibirnya saat melihat seorang bayi kecil dipelukan sang eomma. “Apakah ini dongsaengku?” tanya Minho yang terlihat sangat senang.

“nde, apakah kau senang?” tanya Siwon. Minho mengangguk dengan spontan

“kau sudah pikirkan nama untuknya?” kali ini Yesung bertanya pada Minho.

“Choi Sulli” ujarnya dengan bangga memberikan nama untuk sang adik.

“Wah,.. kau hebat juga dalam memberi nama untuk dongsaengmu  “ kikik Yesung.

“benarkah? Apakah itu bagus?” Minho menatap kedua orang tuanya yang mendapat anggukan dari Yoona dan Siwon.

“Choi Sulli, yeah… Saeng Sulli” ujarnya dengan bangga. Apalagi nama itu ia yang mencarinya meskipun juga ada bantuan dari Siwon.

“Eomma aku ingin menciumnya” Siwon mengangkat Minho agar bisa lebih dekat dengan Yoona dan anaknya, Minho mencium pipi gembul Sulli berkali-kali sampai membuat anak menggeliat geli.

“Aigoo.. Yoong, bagaimana keadaanmu?” tanya Boa yang terlihat panik. Apalagi Siwon menelponnya seperti terjadi suatu hal yang sangat mengkhawatirkan.

“oh.. Tuhan, aku punya cucu lagi. Dan …” Boa menatap Siwon “yeoja eomma” ujar Siwon yang membuat Boa langsung memeluk Siwon. Dan kini ia mempunyai 2 cucu perempuan pertama Hyera dan kini Sulli.

“siapa namanya?”

“Choi Sulli halmoni” ujar minho menjawab. Boa tersenyum “ siapa yang memberikan nama itu?” tanya Boa mendekati sang cucu.

“Aku” bangga Minho.

Tak lama berselang. Tiffany ,GongyooYuri, Sooyoung dan Changmin datang bersamaan membawa anak-anak mereka. Yuri membawa Soojung karena anak itu tak jua tidur mungkin karena tak ada Yesung. Sedangkan Hyera memang dibangunkan Changmin, mengingat dirumah mereka hanya tinggal bertiga tak ada pembantu. Tapi tidak dengan GongFanny. Mereka meninggalkan anak mereka karena ada babysister dirumah

“Hyera! Lihatlah dongsaengku dia sangat lucu” Minho membawa Hyera agar bisa lebih dekat melihat adik kesayangannya. “Wah.. lucunya” ujar hyera.

“Aigoo.. kau punya anak lagi Yoong. Aish.. kau mendahului ku” ujar Tiffany yang pura-pura kesal membuat yang ada disana tertawa.

“namanya siapa?” tanya Gongyoo

“Choi Sulli” lagi-dan lagi Minho menjawab.

“Wah.. kau yang memberikannya?” tanya Gongyoo. Minho hanya mengangguk.

Saat Soojung menangis Sulli pun ikut menangis karena suara teriakan masing-masing. Dan saat itu pula Minho terlihat bingung harus mendahulukan yang mana. Krystal adalah calon istrinya. Dan Sulli adalah adik kesayangannya.

“Kenapa kau bingung?” tanya Yesung melihat ekspresi Minho. “Aku bingung antara menenangkan calon istri dan adik kesayanganku” ujar Minho yang membuat orang-orang yang ada disana tertawa.

“Astaga, kau masih kecil sudah memikirkan yeoja yang ada disekitarmu” kikik Siwon.

“Kau juga seperti itu dulu” sahut Boa yang membuat Siwon jadi malu. Dan alhasil kini anak dan ayah ditertawakan oleh orang-orang yang ada disana.

 

END

 

Maaf kalau ENDingnya kurang memuaskan. Dan disini ada beberapa alur yang sama seperti ff saya sebelumnya mungkin. Yah mungkin karena factor saya bikinnya ngebut jadi otak agak susah diajak kompromi.

Dan sebenernya saya mau nulis nama kalian satu-satu sebagai ucapan makasih *BuatYangRCLffsaya. Tapi sayangnya saya bikin ini barengan sama ff I think I love You. Dalam satu malam saya harus habisin 2 ff secara bersamaan #PerjuanganBangetkan?

Makanya jangan lupa RCL, anggap aja tebusan karena saya bikin ff x sampe subuh L . sampe nggak konsen saya nonton bola Spanyol Vs uruguay

Dan mungkin ini jadi ff terakhir saya. Soalnya saya harus mengurus beberapa berkas yang penting .

Mkasih ya yang udah RCL dari ff saya yang OS, 2S,3S sampe chapter. Dan jujur ini pengalaman yang menyenangkan bagi saya selama saya ngarang cerita YoonWon. Apalagi kebanyakan ff saya buat nggak masuk akal .__. #HugGoodReaders

Buat ka Resty sama ka Echa juga makasih udah kasih kesempatan aku ngepost ff aku disini. Yah, meskipun nggak terlalu bagus 😀

 

Iklan
Tinggalkan komentar

186 Komentar

  1. Bener2 kocak…seru…pokoknya keren deh

    Balas
  2. tiffany

     /  Januari 31, 2015

    Great

    Balas
  3. marsiah

     /  Maret 3, 2015

    Kocak abis ff nya. Yoonwon punya anak namja dan yonja qyut banget.

    Balas
  4. Hahaha….ngakak lihat tingkah nya Minho.Aku bela belain baca FF YoonWon, padahal aku lagi persiapan Ujian. Karena inilah satu satunya cara supaya aku gak setres(?)

    Balas
  5. selvarospiyanti

     /  Mei 20, 2015

    Hahah, lucu + seru, minho mirip bgt sma wonppa yaaa, seru seru, baca nya ampe senyum2 sndri 🙂

    Balas
  6. aigo minhoo

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: