[FF] Love Story In The Magic School (Chapter 4 – It’s Begin Deathly Hallows)

[FF] Love Story In The Magic School (Chapter 4 – It’s Begin Deathly Hallows)

 (poster nya bagus, cuma ga di attach sama author nyaaa :3)

Title                 : Love Story In The Magic School

Author             : Retno / Seo Hyun Yeong (email : retnosinicegirl@yahoo.co.id, twitter : @RetnoLoveSuJu)

Main Cast        : Choi Siwon (Super Junior)

Im Yoon Ah / Im Yoona (SNSD)

Support Cast   : Choi Minho (SHINee)

Lee Donghae (Super Junior)

Jessica Jung (SNSD)

Shin Dong Hee As Shindong (Super Junior)

Kim Heechul (Super Junior)

Etc.

Genre              : Romance, Adventure, Fantasy, Mistery

Length             : Chapter

Rating             : PG-13

Disclaimer      : Cerita ini murni hasil pemikiran author, saya hanya meminjam nama saja Yoona milik ortunya, Tuhan, yoonaddict, Siwon oppa. Siwon milik ortunya, Tuhan, Siwonest, Yoona Unnie. Maaf jika ada kesamaan cerita tapi ini benar-benar asli hasil pemikiran saya. Don’t Be Plagiat and COPAS!!!! Go from my fanfict and must be comment.

Author Notes  : Annyeong I am back bawa chapter 4. Karena saya sebentar lagi bakal hiatus jadi fanfict ini saya end kan karena gak mau reader menunggu terus maaf atas keterlambatan saya dalam mempublish ff selama ini Thanks to all reader who comment. Karena itu bagi semua orang yang baca harap Comment tinggalkan jejak kalian!! Please RCL hanya itu yang saya minta, ga susah kan ga pake uang kan jadi please Don’t Be SIDERS and PLAGIAT!! Thx J Happy Reading!!!^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Author POV

Malam hari di kediaman keluarga Choi terlihat berkumpul keluarga besar mereka, rasa bahagia menyelimuti semua orang karena menyambut kelahiran sang buah hati dan cucu tercinta. Mereka semua makan dengan penuh candaan dan tawa riang.

“Minho-ya bagaimana perasaanmu akan punya adik baru?” tanya Bibi Kim (Baca chapter 1)

“Minho senang sekali halmoni nanti pasti Minho ada teman mainnya” jawab Minho senang

“Kau ingin laki-laki atau perempuan?” ganti Eomma Yoona sekarang yang bertanya

“Ingin laki-laki karena bisa main bola dan mobil-mobilan sama Minho”

“Kalau adiknya yeoja gimana?” tanya Siwon

“Minho gak mau”

“Minho-ya dengarkan appa adik Minho namja atau yeoja, Minho harus menerimanya karena itu sudah kehendak Tuhan. Minho harus menjaga adik Minho dan menyayanginya namja ataupun yeoja”

“Ne appa maafkan Minho” ujar Minho sambil menundukkan kepalanya.

“Sepertinya sudah malam sebaiknya kita pulang dulu Yoong, Wonnie” pamit Nyonya Im

“Ne Eommoni tak apa-apa” ucap Siwon

“Kalau begitu kita sebaiknya juga pulang” Paman Kim pun juga ikut berdiri disusul Bibi Kim

“Biar kami antar kedepan Eomma, Appa, Ahjumma dan Ahjussi” tawar Yoona

Setelah Paman dan Bibi Kim serta Tn. Dan Ny. Im pulang, keluarga kecil ini pun pergi tidur ke alam mimpinya.

Minho ia memilih untuk tidur dengan Eomma dan Appanya lagi.

Disaat semua orang terlelap dalam mimpinya ternyata sedari tadi Siwon hanya berpura-pura tidur.

Ia lalu bangun dari tempat tidurnya. Mengambil bulpoint dan secarik kertas ia pun meletakkan kertas yang sudah tercoret oleh bulpoint itu di atas nakas. Setelah itu ia berganti baju.

Seorang lelaki tua besar tiba-tiba muncul.

“Wonnie kau sudah siap?”

“Sebentar izinkan aku mencium mereka dulu” kata Siwon lalu segera pergi mendekati Minho dan Yoona.

“Yoong maafkan oppa aku harus pergi. Saranghae apapun yang terjadi jagalah anak-anak kita” batin Siwon dalam hatinya lalu ia mengecup kening istri tercintanya itu lalu mengelus perut Yoona yang buncit karena ditempati buah hati mereka.

“Anakku jagalah eommamu dan Minho oppamu yah jangan nakal dan jadilah anak yang membanggakan appa mencintaimu” ujarnya pada perut Yoona

“Minho-ya appa sayang kamu, jagalah adikmu ingat selalu pesan appa ne” setelah itu Siwon juga mengecup kening Minho sayang. Lalu membelai rambutnya.

Saat Siwon berbalik akan pergi tiba-tiba ada sebuah tangan yang memegang tangannya.

Siwon pun tersentak kaget. Ia menolehkan kepalanya ternyata Minho yang memegang tangannya tapi matanya masih terpejam.

Siwon pun makin berat meninggalkan anak dan istrinya. Ia melepas tangan Minho dengan berat hati lalu melangkah. Baru 3 langkah sebuah suara membuatnya kembali kaget.

“Tunggu… Oppa” Siwon pun berhenti dan menolehkan kepalanya ternyata Yoona hanya mengigau. Syukurlah batin siwon.

“Jangan tinggalkan aku oppa… siapa yang akan menjaga anak-anak kita” igauan Yoona seakan tahu bahwa Siwon akan pergi. Siwon pun bimbang. Apa yang harus ia lakukan?

“Wonnie kajja palli waktu kita tinggal sedikit kalau kau lama bisa hancur sudah tempat itu”

“Ne ahjussi” Siwon pun tetap melangkahkan kakinya meski Yoona terus mengigau memanggil namanya.

Siwon menggandeng tangan lelaki tua itu. Dan mereka menghilang.

Author POV End

Minho POV

Sebuah tempat putih indah seperti sebuah taman. Tiba-tiba berubah jadi gelap suram dan menyeramkan.

“Appa…”

“Eomma hiks”

Air mataku pun mulai meleleh turun dari pelupuk mataku. Aku menangis sambil berjongkok, tak ada satu orang pun disini. Aku takut.

“Hiks huaaa hiks Appa tolong aku, Minho takut appa huuuaaa” tangisku makin menjadi saat petir menyambar pohon di belakangku. Sebenarnya ini tempat apa.

“Minho-ya appa sayang kamu, jagalah adikmu ingat selalu pesan appa ne” itu suara Appa

“Appa…” Aku membuka mataku melihat sebuah bayangan putih tinggi dan itu seperti appa dia berjalan meninggalkanku sendirian disini di tempat yang sangat seram ini.

Aku pun berlari mengejarnya hingga aku berhasil memegang tangannya. Walaupun aku harus terjatuh.

Appa menoleh lalu tersenyum padaku, tapi ia melepas tanganku lalu pergi menuju sebuah pintu. Aku berlari mengejarnya walau akhirnya Appa pergi. Aku pun menangis sejadi-jadinya memanggil appa.

*************

“Appa…hiks Appaaaa….”

“Minho-ya Minho-ya kau kenapa chagi?”

“Appaaa huaaa”

“Minho bangun chagi”

“Appa!!!” aku pun terbangun dari nightmare-ku mataku langsung terbelalak.

Kulihat eomma khawatir sampai ia menangis.

“Eomma hiks” aku langsung memeluk Eomma

“Tenanglah Minho-ya ceritakan pada Eomma kau mimpi apa?”

“Aku.. hiks… aku bermimpi appa meninggalkanku di tempat yang menyeramkan hiks hiks”

“Tenanglah Minho-ya itu hanya mimpi buruk tenang chagi ada eomma disini” Eomma mengelus punggungku mencoba menenangkanku.

“Eomma appa tak meninggalkan kita kan?” aku benar-benar takut appa meninggalkanku

“Hiks kau benar Minho-ya appa menginggalkan kita” sekarang Eomma kembali menangis. Aku masih bingung sebenarnya apa maksud eomma.

“Eomma appa kemana?” tanyaku pada Eomma.

“Appa harus pergi Minho-ya ia mendapat tugas kantor yang penting jadi harus pagi-pagi berangkatnya” jawab Eomma tapi aku masih tidak yakin bahwa Appa benar-benar pergi ke kantor karena kulihat eomma tak pernah sesedih itu. Sebenarnya apa yang eomma sembunyikan dariku.

Aku akan mencari tahunya.

Minho POV end

Yoona POV

Aku membuka mataku saat kurasa sinar matahari mengusik tidur lelapku. Kulihat sang malaikat kecilku tertidur dengan lelap. Tapi tak kulihat suami tercintaku di ranjangnya. Aku sempat kaget mendapati ranjangnya kosong.

Aku pun berjalan ke kamar mandi tapi tak kutemukan ia, lalu kutelusuri dapur dan ruang makan, ruang tengah dan seluruh ruangan di rumah ini tapi tak ada juga, aku pun menyerah sebenarnya kemana Siwon Oppa? Jika ia ada metting pagi pasti ia akan bilang padaku dulu sebelum pergi. Sudah 15 menit tak kunjung keberadaan Siwon Oppa juga. Perasaanku semakin tak enak. Aku memutuskan kembali ke kamar.

Kubuka pintu kamarku perlahan tak ingin membangunkan Minho. Aku duduk di tepi ranjang sambil menghela nafas.

“Huh Siwon Oppa kau dimana yeobo sekarang?” gumamku

Aku lalu melihat sepucuk surat di atas nakas aku jadi penasaran apa isinya. Ku ambil surat itu lalu aku pun membacanya dengan perasaan tak karuan. Mataku langsung shock setelah membacanya.

To        : My Lovely Princess Deer

Hai yeobo… J mungkin saat kau membaca surat ini aku sudah pergi. Aku tahu kau sangat khawatir padaku tapi percayalah aku akan baik-baik saja, jagalah kesehatan kandunganmu lahirkanlah dia dengan normal dan berilah ia nama Choi Sulli. Aku hanya pergi sebentar untuk menyelesaikan sebuah masalah yang sudah lama tak kunjung selesai aku harus menyelamatkan mereka yeobo. Jagalah anak-anak kita jangan bilang ke Minho soal surat ini. Saranghae Yeobo Jeongmal tunggulah Aku. Dan salam untuk Minho dan calon bayi kita…😀 Gomawo yeobo…

From: Your Prince Simba

Tak sadar air mataku jatuh. Aku tak tahu sekarang di mana Siwon Oppa ia hanya bilang pergi sebentar dan akan kembali. Ia hanya menuliskan ‘Aku hanya pergi sebentar untuk menyelesaikan sebuah masalah yang sudah lama tak kunjung selesai aku harus menyelamatkan mereka yeobo.’ Apa maksud semua itu? Dan dimana kah itu?

“Appa…hiks Appaaaa….” Kusadari Minho berteriak-teriak memanggil Siwon Oppa aku segera menghampirinya.

“Minho-ya Minho-ya kau kenapa chagi?” ujarku membangunkannya karena dia terus mengigau Appanya

“Appaaa huaaa” Apa ini pertanda bahwa Minho juga tahu dan merasakan kepergian Siwon Oppa karena semalam pun aku juga bermimpi ditinggalkan Siwon Oppa. Oleh karena itu aku sangat khawatir karena tak melihatnya tadi pagi. Tapi itu semua sudah jadi kenyataan, Siwon Oppa pergi tak tahu entah kemana?

“Minho bangun chagi” Aku terus membangunkan Minho. Air mataku seakan hujan yang terus jatuh menangisi Siwon Oppa.

“Appa!!!” Minho pun terbangun dari mimpi buruknya

“Eomma hiks” Minho langsung memelukku

“Tenanglah Minho-ya ceritakan pada Eomma kau mimpi apa?” Ucapku berusaha membuat Minho tenang

“Aku.. hiks… aku bermimpi appa meninggalkanku di tempat yang menyeramkan hiks hiks” Aku tak menyangka kami berdua merasakan hal yang sama akan kepergian Siwon Oppa

“Tenanglah Minho-ya itu hanya mimpi buruk tenang chagi ada eomma disini” kataku mencoba membuatnya tenang. Aku mengelus punggungnya.

“Eomma appa tak meninggalkan kita kan?” Aku benar-benar kaget akan pertanyaan Minho, aku pun terpaksa berbohong padanya karena ini semua adalah permintaan Siwon Oppa.

“Hiks kau benar Minho-ya appa menginggalkan kita” Aku hampir saja keceplosan

“Eomma appa kemana?” tanya Minho sambil menolehkan kepalanya ke setiap sudut kamar ini.

“Appa harus pergi Minho-ya ia mendapat tugas kantor yang penting jadi harus pagi-pagi berangkatnya” bohongku aku menitikan air mataku lagi.

“Oh” jawab Minho.

Tiba-tiba perutku terasa sakit.

“Ahh… sakit sekali” erangku

“Eomma kenapa eomma?” panic Minho

“Eomma sepertinya akan melahirkan Minho-ya auh ahh” erangku menjadi-jadi

“Biar aku panggil ambulance yah eomma” Minho langsung berlari kearah telepon tanpa persetujuanku.

Beberapa saat kemudian ambulance datang dan membawaku ke rumah sakit. Sedangkan Minho terus menangis melihatku kesakitan.

Yoona POV END

Author POV

Sementara itu di Hogwarts sedang terjadi pertarungan besar yang dilakukan oleh Vincent yang membalas dendam dan ingin mereka semua tunduk padanya.

Datanglah Choi Siwon dan Shin Dong yang menjemputnya. Karena saat ini Hogwarts membutuhkan sekali bantuannya.

“Hey Vincent apa maumu sebenarnya?” tanya Siwon to the point

“Hey Choi Siwon you are back, ohh dari mana saja kau selama ini”

“Tak usah basa-basi sebenarnya apa maumu?”

“Lama sekali kita tak bertemu mungkin sekitar 15 tahun. Emm bagaimana kalau ku berikan sambutan dariku hehe :D” bukannya menjawab malah ia melanjutkan basa-basinya

“Vincent cepat katakan apa maumu?”

Tiba-tiba Vincent menyerang tiba-tiba, Siwon terjatuh di tanah. Tapi ia bangkit lagi karena ini belum seberapa.

“Bagaimana suka dengan sambutanku?” ujarnya sambil mengeluarkan smirk-nya

“Oh yeah terimalah juga sambutan dariku” sahut Siwon lalu ia pun beradu tongkat dengan Vincent.

Sementara itu di rumah sakit…

Yoona segera dibawa ke ruang persalinan sedangkan Minho selalu mengikutinya.

“Maaf adik kecil tidak boleh masuk yah tunggu disini”

“Tapi itu eommaku” paksa Minho

“Tapi itu sudah peraturan adik… maaf” Perawat itu langsung menutup pintu. Minho pun hanya menangis histeris. Beberapa menit kemudian Paman dan Bibi Kim dan Tn &. Ny. Im pun datang mereka langsung menghampiri Minho.

“Minho-ya dimana Appamu?” tanya Bibi Kim pada Minho yang terus menangis

“Kata hiks hiks eo hiks eom…ma Appa ada tugas kantor penting jadi harus berangkat pagi-pagi”

“Siwon ini bagaimana istrinya mau melahirkan malah ia masih sibuk kerja saja” Paman Kim pun marah lalu ia segera menelpon nomor Siwon tapi tak aktif dan menghubungi sekretarisnya ternyata Siwon tak masuk kerja hari ini.

“Siwon hari ini tak masuk kerja. Lalu kemana sebenarnya bocah itu ckckck”

Sudah sejam mereka menunggu namun dokter tak keluar juga. Mereka semua pun jadi takut jika terjadi sesuatu dengan Yoona dan bayinya.

Kembali ke Hogwarts…

Siwon pun hampir kewalahan karena kemampuan bermain tongkatnya tak sebanding dengan Vincent ia menggunakan tongkat Elder yaitu tongkat terhebat di dunia. Vincent menyuruh Professor Lee untuk membunuh Leeteuk kepala sekolah Hogwarts untuk mendapatkan tongkat itu.

Tapi sepertinya ia tak tunduk pada Vincent. Akhirnya Vincent terkena serangan Siwon. Dan ia memilih pergi.

Siwon lalu mencari tahu perginya Vincent karena ia bisa membaca pikiran Vincent. Dan ia melihat bahwa ada 3 Horcrux yang bisa memusnahkan Vincent dan itu adalah sebuah teka-teki besar bagi Siwon.

Sebenarnya Siwon diramalkan mempunyai Relikui kematian (Deathly Hallows) dia akan dibunuh oleh Vincent nantinya. Dan awalnya Ramalan Deathly Hallows itu rumornya ada 3 benda yaitu Tongkat Elder, Jubah Gaib, dan Batu Kebangkitan untuk membawa yang kau cintai dari kematian bersama-sama dengannya akan menjadi penangkal kematian terhebat. Tak banyak yang percaya akan hal itu. Tapi ini adalah nyata bukan rumor karena satu dari benda itu sudah menjadi milik Vincent yaitu Tongkat Elder.

Siwon pun memulainya dengan mencari Horcrux pertama yaitu sebuah piala di Brankas Madam Lestrange di Gringots. Hampir saja Siwon terkena mantra dari anak buah dan monster Vincent. Siwon kaget dan memejamkan matanya tapi mengapa tak terjadi apa-apa.

Ia lalu membuka matanya dan mengerjap-ngerjapkannya untuk memulihkan pandangannya. Terlihatlah Donghae sedang menghabisi monster-monster itu. Siwon pun bangun (tadi terjatuh ke lantai).

“Donghae…” ucapnya pelan

“Reducto huh” ujar Donghae menghabisi monster lalu berbalik ke Siwon

“Hey Siwonnie…” balas Donghae masih ngos-ngosan.

“Kau…”

“Iya aku ada di sini, aku disini akan selalu ada untuk sahabatnya aku tak ingin menjadi sahabat yang jahat aku menyayangimu wonnie” kata Donghae menerangkan lalu memeluk Siwon.

Siwon hanya kaget mendengar penuturan Donghae barusan. Apakah Donghae sudah memaafkannya?

Siwon sangat merindukan pelukan hangat Donghae. Ia pun membalas pelukannya.

“Donghae-ah apakah kau sudah memaafkan aku dan Yoona?” tanya Siwon hati-hati

Donghae melepas pelukannya. Lalu ia memegang pundak Siwon.

“Tidak…” Siwon pun kecewa akan jawaban Donghae

“Maksudku aku tidak bisa untuk tidak memaafkan 2 orang sahabatku itu” lanjut Donghae, Siwon pun kaget tak karuan.

“Gomawo hae” Siwon langsung memeluk Donghae erat.

“Ne..”

“Btw, bagaimana kau tahu bahwa aku ada di Hogwarts?”

“Aku tadi malam bermimpi Dirimu sedang dalam bahaya dikejar ular raksasa di Hogwarts. Karena firasatku tak enak aku memutuskan berkunjung ke Hogwarts dan saat aku datang keadaan sangat kacau”

“Gomawo hae kau adalah sahabat terbaikku”

“Sudah cukup acara nostalgianya lebih baik sekarang aku membantumu untuk mengalahkan Vincent” sahut Donghae

“Ne kau benar kita harus mencari dan memusnahkan 3 Horcrux untuk membunuh Vincent, aku baru mengetahui satu dan itu berada di Brankas Madam Lestrange” kata Siwon jelas

“Kalau begitu Let’s Go To Gringots”

“Eits tak semudah itu kita harus memikirkan cara bagaimana masuk ke Brankas Madam Lestrange tanpa ketahuan penjaga?” baru saja Donghae akan melangkah tiba-tiba ada yang menarik jubah bagian belakangnya.

“Lalu What Should We Do Now?”

“Mikir berpikir terus” gumam Siwon terdengar oleh Donghae

“Bagaimana kalo kita temui Goblin kita minta bantuannya untuk imbalannya itu urusan gampang” Ide Donghae

“Ide bagus sekarang kau tambah pintar saja hahaha” ejek Siwon

“Ck kau meremehkanku? Jangan panggil aku Donghae kalau tak bisa apa-apa”

Mereka pun tertawa bersama seperti saat mereka masih bersekolah di sini dulu.

“Yeobo” panggil seorang yeoja

Mereka berdua pun mengalihkan pandangan pada yeoja itu.

Yeoja itu tersenyum lalu menghampiri mereka berdua.

“Yeobo aku mencarimu kemana-mana ternyata benar dugaanku kau mengunjungi Hogwarts” kata yeoja itu tersenyum lalu memegang lengan Donghae

“Mian yeobo aku tak sempat memberitahumu kau sendiri ke sini” ucap Donghae khawatir

Yeoja itu hanya menganggukkan kepalanya saja.

Sedangkan dari tadi Siwon hanya melipatkan tangan di depan dada lalu memiringkan sebelah alisnya sambil menyaksikan pasangan di hadapannya ini bermesraan.

“Ehem ehm” dehem Siwon

“Oh iya kenalkan ini sahabat kecilku Choi Siwon” ujar Donghae kepada yeoja itu

“Annyeong Choeneun Jessica Jung Imnida istri dari Donghae oppa, bangapta” kata Jessica sambil membungkukkan badan sedikit

“Choi Siwon Imnida” Siwon pun melakukan hal yang sama seperti yang Jessica lakukan.

“Sebaiknya kita pergi sekarang sebelum Vincent makin menghancurkan tempat ini” ajak Donghae

“Ne kajja”

“Yeobo kau mau kemana?”

“Aku akan ke Goblin untuk membantu Siwon menemukan Horcrux di brankas Madam Lestrange yeobo kau mau ikut juga?” jawab Donghae lembut

“Ne kajja kita pergi yeobo, Siwon-ssi” mereka lalu pergi bersama dengan sapu terbang.

Back to Rumah Sakit…

Akhirnya setelah 1,5 jam Paman & Bibi kim serta keluarga Im menunggu terdengarlah suara tangisan bayi dari dalam ruangan. Semuanya pun agak lega mendengarnya beberapa detik kemudian bidan pun keluar.

“Selamat bapak-bapak dan ibu-ibu cucu bapak perempuan ia lahir dengan selamat” kabar dari Bidan itu sambil tersenyum

“Lalu bagaimana keadaan anak saya bu bidan?” tanya Eomma Yoona khawatir

“Anak ibu baik-baik saja ia hanya kelelahan dan pingsan sebentar”

“Syukurlah kalau begitu boleh kami melihat?”

“Oh silahkan masuk”

“Yoong” eomma Yoona langsung menghambur menuju Yoona.

“Eo..eomma… dimana aku?” tanya Yoona saat baru sadar

“Kau ada di rumah sakit chagi kau habis melahirkan” ujar Eomma Yoona sambil tersenyum

Yoona berusaha duduk langsung di bantu oleh Bibi Kim.

“Eomma, eommoni mana bayiku?” tanya Yoona

“Itu dia di gendong oleh Appamu” kata Bibi Kim sambil menuding Tn. Im yang sedang menggendong Bayi cantik dan Paman Kim serta Minho yang bermain dengan bayi itu.

Lalu Appa yoona menyerahkan bayi itu kepada Yoona.

“Hai Choi Sulli Kau cantik sekali chagi? Ini eomma, eomma sayang sekali padamu” kata Yoona pada Bayi yang belum bisa bicara itu lalu mencium pipi chubby-nya, bayi itu tersenyum memperlihatkan lesung pipi-nya.

“Wah adik punya lesung pipi juga seperti Minho” ucap Minho senang.

“Ne dia mirip dengan Siwon Oppa” ujar Yoona yang mulai sedih

Mungkin sesaat kesedihan Yoona yang tak tahu dimana Siwon sekarang sempat menjadi bahagia berkat kehadiran buah hati mereka yang kedua.

“Pasti appa akan pulang eomma jangan sedih Minho ada di sini kok” kata Minho menghibur eommanya

“Gomawo Minho-ya kamu anak eomma yang paling baik, eomma sayang kalian berdua” ujar Yoona memeluk Minho dan juga bayinya.

Siwon POV

Aku sedang mengendap-endap bersama Donghae dan Jessica. Dan tentunya Goblin dengan menggunakan penyamaran, Jessica akan menyamar sebagai Madam lestrange dan Donghae menjadi asistennya. Sedangkan aku menggendong Goblin dan kami menggunakan jubah gaib agar tidak terlihat.

Ya benar kami berhasil minta bantuan Goblin untuk menyelinap ke Brankas Madam Lestrange tapi itu ada imbalannya dan ia tak mau uang tetapi menginginkan Tongkat Belatrix yang asli dan itu aku yang mendapatkannya. Akhirnya setelah berpikir sejenak boleh saja.

Awalnya para orde penjaga brankas curiga karena Madam Lestrange (yang palsu) tidak mau menunjukkan tongkatnya. Tapi akhirnya mereka membimbing kami.

Kami menaiki sebuah kereta luncur seperti jet coaster, dan tempatnya benar-benar gelap dan jalannya benar-benar di sebuah gua. Dan berputar-putar hingga membuat rasanya perutku jungkir balik.

“Apa itu Griphook (panggilan Goblin)?” tanyaku saat melihat ada air terjun di bawah rel dan beberapa saat lagi kita akan melewatinya. Anehnya kulihat Griphook berusaha menghentikan kereta ini. Tapi naas kami berhenti sesudah melewati air terjun itu. Dan tiba-tiba muncul lampu merah dan berbunyi dengan keras lalu menjatuhkan kami ke tanah yang kasar dan dingin beruntung Jessica segera menahannya dengan mantra, sehingga kami sempat melayang sebentar kemudian jatuh dengan nyaman.

“Kerja yang bagus yeobo” puji Donghae pada istrinya

“Hey kalian berdua kembali seperti semula” kagetku

“Sebenarnya apa itu tadi griphook?” tanyaku serius

“Air Terjun Keruntuhan Pencuri, membasuh habis semua mantra itu bisa mematikan”

“kau tak mengatakannya!” marahku

“By the way adakah jalan keluar dari sini?” tanya Jessica

“Tidak” jawab Griphook tenang

“APA YANG KALIAN LAKUKAN SEMUA DI SINI?”

“PENCURI!!!” Orde yang mengantar kami pun jadi tahu

“Kalian harus… ”

“Imperio!”

“Kau…”

Akibat mantra yang di ucapkan Griphook tadi tiba-tiba Orde tadi seperti tersihir lalu terdengar suara mengerikan

“Itu terdengar tak bagus” perasaan Donghae tak enak

Lalu kami mencari asal suara dan…

“OMONA!!!” kaget kami

Siwon POV End

Author POV

“Itu Naga Perut Besi Ukrania”

“Ya”

Lalu Griphook mengambil beberapa alat music dari kotak. Dan memainkannya dan naganya pun marah seperti kesakitan.

“Naganya dilatih merasa kesakitan saat mendengar suara ini” ujar Griphook dan Donghae ikut membantu

“Ini tak manusiawi” ucap Jessica kasihan melihat Naga itu kesakitan.

Akhirnya mereka berhasil masuk dan Orde yang tersihir itu pun membukakan pintu Brankas Madam Lestrange.

Siwon dkk. langsung masuk kedalam beserta Griphook juga.

“Lumos” nyalalah tongkat mereka seperti sebuah lampu

Di Brankas ini sangat banyak barang-barang berharga.

“Ada apakah disini wonnie apakah kau merasakan sesuatu?” tanya Donghae yang merasa aneh

Siwon hanya menganggukkan kepalanya saja sebagai tanda ‘iya’.

Lalu mereka terdiam sesaat dan terdengar suara-suara aneh lalu beberapa saat Siwon melihat Horcrux yang ia cari bergetar-getar.

Tiba-tiba ada sebuah benda di bawah yang jatuh sendiri lalu mengembang menjadi beberapa lagi.

“Itu dia! Di atas sana!” Kata Siwon memberitahu teman-temannya

Dan benda yang dua kali lipat menjadi banyak itu menyentuh benda-benda lain yang juga menjadi makin banyak.

“Mereka menambahkan kutukan Gemino. Apapun yang kau sentuh akan berlipat ganda” ucap Griphook memberi tahu mereka.

“Berikan pedangnya!” suruh Siwon pada Jessica tadi Griphook menitipkan pedangnya pada Jessica untuk penyamaran

Jessica segera melemparnya ke Siwon yang berjarak 3 m darinya. Dan sayangnya lemparannya tak tepat pedang itu jatuh di tumpukan benda yang berkembang terus. Siwon terus mencari dengan merogoh-rogoh benda-benda itu yang tentu akan semakin banyak jika di sentuh.

Dan Siwon mendapatkannya dia segera naik untuk mengambil Horcruxnya dan benda itu juga makin banyak dan akan memenuhi ruangan.

Donghae dan Jessica mengikuti di bawahnya.

“Berhenti bergerak” suruh Jessica dan Donghae berhenti hanya Siwon yang terus mendaki. Dan lama-kelamaan benda-benda itu menenggelamkan Siwon karena jumlahnya yang semakin banyak.

Tapi bukan Siwon namanya kalau menyerah begitu saja. Saat Siwon sudah tenggelam HaeSica pun khawatir padanya. Tapi pada akhirnya Siwon keluar dari lautan itu dengan bantuan pedang Bellatrix itu. Dan ternyata Siwon sudah berhasil mendapatkannya. Tapi sayangnya jatuh dekat pintu, Griphook yang melihatnya langsung mengambil Horcrux yang berbentuk piala itu.

“Kita sudah bersepakat, Griphook!” teriak Siwon

“Piala untuk pedangnya!”

Siwon segera melempar pedangnya dan Griphook melempar Piala itu ke Jessica dan ia menangkap dengan tepat.

“Aku berkata untuk memasukkanmu, tapi aku tidak berkata membawamu keluar” sahut Griphook

Griphook pun keluar dari sana. Tapi Siwon dkk. segera menyusulnya.

“Griphook!!!” teriak Siwon

Griphook keluar dengan membunyikan alat tadi.

Dan saat Griphook sudah bebas, mantra Orde tadi hilang.

“Pencuri!”

“Hei kau pencuri!”

“Apa tak masalah?” tanya Siwon khawatir

“Kita masih punya Bogrod” jawab Donghae

Dan naga itu menyembur Orde yang baru sadar tadi hingga hangus.

“Itu disayangkan” kata Donghae kasihan melihatnya.

Tiba-tiba para Orde Polisi datang sambil melemparkan mantra kemana- mana.

Siwon dan HaeSica segera bersembunyi di balik tiang tembok.

“Kita tak bisa terus disini?” seru Jessica

“Kau punya ide? Kau selalu punya ide yang jenius” sahut Donghae

“Aku punya ide! But it’s Crazy”

“Reducto” Jessica berlari menuju naga itu dan melompat lalu naik ke atasnya.

“Kajja Palli” teriak Jessica pada SiHae yang hanya bengong melihatnya.

Mereka segera naik ke punggung naga itu.

“Relashio” mantra Jessica ke ekor naga itu dan naga itu keluar menembus Gringgots.

Lalu menyembur seisi ruangan atas Gringgots. Naga itu keluar dengan cara menembus atap Gringgots dan berhenti tak terbang.

“Now what we will do?” tanya Siwon

“Reducto” mantra Jessica lagi dan akhirnya terbanglah naga itu.

“Bertahanlah” teriak Donghae

“Itu jenius sekali!” puji Siwon pada Jessica ia tak menyangka ternyata istri Donghae ini sangat Jenius mirip seperti istrinya Im Yoona.

“Sangat Jenius!” lanjut Donghae memuji istrinya berlebihan.

Lama mereka menikmati perjalanan ini.

Sampai akhirnya Naga itu terlihat lelah membawa mereka dan makin rendah.

“Kita akan jatuh” teriak Donghae

“Lalu?” tanya Jessica

“Kita harus lompat” teriak Siwon

“Kapan?” tanya Jessica lagi

“Now!” mereka pun melompat dan tepat jatuh di laut.

Lalu mereka menepi.

“Dia tahu”

“Siapa?”

“Dia tahu kalau kita menerobos masuk Gringgots dan dia tahu apa yang kita ambil, dia tahu kita berburu Horcrux.

“Dari mana kau tahu itu?” bingung Jessica

“Aku melihatnya” ucap Siwon

“Dan kau biarkan dia masuk? Siwon kau tak bisa membiarkannya!” marah Jessica

“Aku tak bisa terus mencegahnya Jessica!!!”

“Mungkin aku bisa! Aku tak tahu. Lupakan saja!” teriak Siwon

“Apa yang terjadi?” tanya Donghae

“Dia marah, dia juga ketakutan, dia tahu jika kita menemukan dan menghancurkan semua Horcruxnya, kita bisa membunuhnya!”

“Aku yakin ia akan lakukan apapun! Supaya kita tak bisa menemukan Horcrux lainnya!” jelas Siwon

“Dan ada satu lagi, salah satu Horcruxnya ada di Hogwarts

“Mwo?” kaget Donghae

“Kau melihatnya?” tanya Jessica

“Aku melihat kastilnya dan Rowena Ravenclaw, pasti ada hunbungannya dengan Ravenclaw. Kita harus kesana, sekarang!” terang Siwon sambil ia dan Donghae melepas bajunya lalu memerasnya

“Kita tak bisa melakukannya!”

“Kita harus membuat rencana, Kita harus mencari caranya!” ujar Jessica

“Sudah berapa banyak rencanaku dan Donghae yang berhasil?”

“Kami membuatnya, kami melakukannya, kami kesana, dan semuanya kacau!”

“Ya itu benar dan ada satu masalah”

“Profesor Lee sekarang adalah kepala sekolah, kita tak bisa bergerak dari pintu depan!” tutur Donghae sambil memakai pakaian kering yang mereka bawa.

To Be Continued….

Heuh, Sepertinya FF ini ga end sekerang deh karena masih kurang panjang ceritanya, dan kalau dilanjutkan di chapter ini akan kepanjangan dan takut kalian bosen, maaf disini YoonWon momentnya dikit bgt, tp chap end bakal aku banyakin, Yang penasaran kejadian selanjutnya & gimana caranya yoona n’ Minho menemukan Siwon harap RCL kalau part end ga mau aku proteksi!! Ditunggu yah RCL nya segala komen dan kritikan akan saya buat masukan utk menulis lebih baik. Gomawo^^ Bye sampai ketemu di chapter Ending!!!😀 Gomawo to Resty dan Echa Eonnie yang selalu mau memposting fanfict ini di blog kalian *hug*🙂 (#hugback you are welcome^^)

Tinggalkan komentar

71 Komentar

  1. keren cui,lanjut ken ya,semangat

    Balas
  2. ifha

     /  Juni 16, 2013

    lanjut, jngan lama2 ne,,,,

    Balas
  3. ooo belum baca,, q coment dulu yya
    tinggalin jejakk
    @dellasvega

    Balas
  4. keren thor..
    tapi kok aku bayanginnya jessica itu harmioni yah.. kkkk🙂

    Balas
  5. keren chingu
    lanjutttt dong chingu
    jangan lama” ne
    ditunggu chingu

    Balas
  6. dina

     /  Agustus 11, 2013

    Seru Ωyå part ini..ªđª scene pertarungan di dunia sihir..mudah2an di pertarungan ini dimenangkan oleh siwon dkk…dan siwon dpt berkumpul dgn Yoong-Minho-Sulli…chapter 5 lanjut..

    Balas
  7. Aulia Araby

     /  September 9, 2013

    Lnjutin donk eonni chapter 5 x ^^

    Balas
  8. Raya

     /  Oktober 15, 2013

    hwaa min kajja d next
    im always wait for your ff

    Balas
  9. zubaidah

     /  Desember 10, 2013

    Wah..
    Menegangkan sekali..
    Berasa kayak nonton film action..
    Ttp semangat ya thor
    Buat ngelanjutin ff ini
    And jgn lma2
    Soalnya aku penasaran
    Bgt ma kelanjutannya..
    Author fighting..

    Balas
  10. Merisa Hermina putri

     /  Desember 22, 2013

    – Ini Chapter 5 nya udah ada belom ??? Aduhh penasaran nih . Ceritanya KECE hahahahahahahahahahahaah Ngakak sumpah bacaaaaaanya sumpahhhh !! Buahahahahahaha ngebayangin mereka ala2 Harry Potter . Secara aku kan PotterHad hahahahaha Kocsk sumpah . Ini FF nya beda dari FF yg lain . PALING BEDA !! Bagus bagus hahahahahahahahaha

    Balas
  11. kereennn!!
    kok kayaknya ga ada part 5nya ya?? padahal kan ff keren.

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: