[Drabble] When You Marry Me ?

Tittle : When You Marry Me ?

 

Write by : adiknya yoona

 

Casy : Yoona❤ Siwon

 

Type : Drabble (1331 words)

 

Genre : tentuin sendiri

 

Rating : G

~***~

Typo bertebaran

kata sulit dipahami

dan

cerita sulit dimengerti

HAPPY READING…

(jangan ada plagiator dan siders diantara kita)

 

Perlahan sinar menyilaukan itu mulai menyelinap di antara kain gorden yang terhampar. Membuat seseorang dibaliknya membuka mata. Ia menyibak selimut tebal yang menyelimutinya sedari kemarin. Kemudian di renggangkannya otot-otot kecil di bagian tangannya.

 

Ia menguap pelan , ia sengaja. Agar orang disampingnya tak terjaga dari alam mimpinya. Gadis itu beranjak turun dari kasur king size berwarna merah emas itu. Ia berjalan lamban menuju kamar mandi.

 

Seusai membasuh muka dan menggosok giginya. Yoona segera keluar dan berjalan menuju dapur.

 

Tangan yoona dengan cekatan meramu semua bahan menjadi suatu masakan yang lezat dan tentu saja nikmat. Bau aroma masakan yang ia masak tercium harum sampai ke kamar tidurnya. Seorang pria yang sedang tertidur lelap didalamnya menjadi terusik.

 

Pria itu mengendus-enduskan hindung mancungnya. Ia bangkit dari tempatnya semula dan berjalan menuju arah aroma yang berani membangunkannya.

 

Yoona tersenyum ketik sebuah tangan kekar memeluk tubuhnya dari belakang.

 

“hemm , aroma mu justru lebih nikmat dari masakanmu.” puji siwon kepada yoona.

 

“kau bau ! Mandi sana !!” bukannya membalas pujian siwon. Yoona malah menyuruhnya pergi mandi.

 

“tidak mau !!”

 

“aegi-ahh ? Appamu tak mau mandi. Jadi maaf ne eomma tak akan membiarkan mu dekat-dekat dengan appa.” ancam yoona sembari mengelus perut buncitnya lembut.

 

“ah, ne ne ne !! Appa akan mandi …” kata siwon setelah mendengar ancaman dari yoona . Ia pasti tak akan tahan jika harus berjauhan dari aegi-nya terlebih jauh dari yoona.

 

Yoona menjadi terkekeh dibuatnya dan terukir sebuah senyuman di wajah putihnya. Namun seketika senyuman itu sirna tak kala sebuah masalah terlintas difikirannya.

 

 

 

~***~

 

 

Pagi yang cerah menyinari kota seoul. Burung-burung alam bersenandung dengan merdunya. Pemandangan berupa bunga yang bermekaran terlihat jelas dan indah dari atas sana.

 

Sebuah garis kurva lengkung terukir indah di wajah tirus miliknya. Matanya menatap takjub pemandangan yang tersaji dibawahnya. Tangannya mengelus lembut perut nya yang buncit. Wanita itu tersenyum getir saat memikirkan nasib calon bayinya.

 

Yoona menitihkan air mata untung kesekian kalinya. Ia meruntuki kebodohannya sendiri. Ia sangat amat menyesal dengan apa yang sudah terjadi padanya , pada hidupnya.

 

“kumohon jangan menanggis yeobo …”

 

Siwon menggusap pelan air mata yang turun dan tersisa di pipi yoona. Ia menyeka dengan ibu jarinya ketika air mata itu akan terjatuh lagi.

 

“oppa …”

 

Yoona menatap lekat mata elang milik siwon dengan sendu. Tangannya yang sedari tadi ia gunakan untuk mengusap perutnya kini beralih tugas. Tangan itu kini beralih untuk memegang kursi didekatnya , ia tak kuat menahan beban di pundak dan di hatinya.

 

“jangan banyak berfikir , jagalah kesehatanmu dan calon bayi kita. Aku tak mau kau sakit.” ucap siwon mencoba menenangkan , ia tahu betul apa yang sedang difikirkan oleh yoona.

 

‘plakkk….’

 

Sebuah tamparan keras menghantam pipi kanan milik siwon . Pria itu meringgis menahan sakit.

 

“Apa kau bilang ? Kau ingin aku tak sakit ?  Tapi yang kau lakukan itu membunuh ku secara perlahan !!” hardik yoona emosi . Air mata kembali menghujani pipi nya.

 

Refleks saja siwon memeluk tubuh yoona yang mulai gemuk. Siwon juga merasa sakit dengan keadaan seperti ini . Keadaan yang begitu menekan batinnya. Ia terpaksa menikah dan diam-diam berselingkuh dengan kekasihnya. Im yoona.

 

Siwon sama sekali tak mencintai istri nya sekarang . Siwon sendiri bahkan tak mengangapnya sebagai istri . Yoona lah yang ia anggap sebagai istrinya padahal tak ada ikatan diantara siwon dan yoona.

 

Pernikahan terpaksa itulah yang membuat siwon tertekan. Ia ingin lari saat pernikahannya , namun apa mau dikata. Itu semua demi kedua orangtuanya yang sangat amat ia cintai.

 

Kedua orang tua siwon tak enak hati kepada keluarga Park yang selama ini memiliki jasa besar untuk kedua orangtuanya. Jasa itu bukan harta tapi nyawa.

 

“hutang nyawa dibayar nyawa .bukan dibayar dengan pernikahan konyol ini.” kata siwon menolak saat orang tuanya mendesak siwon agar segera menikahi anak dari keluarga park itu.

 

“anak mereka adalah nyawa mereka ! Lakukan saja apa yang ku perintahkan.” tegas tn.choi didepan siwon.

 

Siwon tersenyum pilu saat mengingat kejadian itu. Hatinya terasa sakit . Kini yang bisa ia lakukan adalah menjalani pernikahan palsu tanpa rasa dan tanpa cinta.

 

 

~***~

 

 

Suasana kembali berjalan semula layaknya waktu tadi. Hanya saja kali ini suasana tak di dominasi oleh air mata . Kedua pasangan tak resmi ini saling duduk melihat acara televisi yang sedang disiarkan.

 

Keduanya saling melepas tawa saat para komedian mengeluarkan komedi andalan mereka yang mengelitik perut. Yoona bahkan tak segan-segan menunjukan tawa aligatornya didepan suaminya , bukan suami maksudku tetapi kekasihnya. Kekasih yang berhasil membuatnya berbadan dua akibat hubungan intim mereka beberapa bulan yang lalu.

 

“oppa ?” panggil yoona manja.

 

“ne”

 

“aku ingin…” ucap yoona menggantung.

 

“kau ingin apa ?” tanya siwon.

 

“aku ingin tidur dirumahmu.” jawab yoona ragu.

 

“kau setiap hari tidur dirumah ku , lihat inilah rumah ku !!” balas siwon tersenyum.

 

“tapi..”

 

“yang disana itu bukan rumahku ! Tapi neraka.” kata siwon lembut. Ia mengangap rumah yang ia tinggali bersama istrinya bukanlah rumahnya tapi neraka.

 

“baiklah.” jawab yoona pasrah.

 

 

Dengan terpaksa yoona menggubur dalam-dalam keinginannya untuk tidur di rumah siwon dan istrinya. Ia yakin pasti siwon tak memperbolehkannya tinggal disana.

 

“oppa…” panggil yoona lagi.

 

“ne, kau ingin apa lagi ?” tanya siwon lembut sembari tersenyum.

 

“kapan oppa akan menikahi ku ?”

 

Yoona menunggu sedikit lama jawaban yang akan terucap dari bibir siwon. Sudah berulang kali ia menanyakannya , tapi jawabannya selalu sama. Yaitu besok aku pasti menikahimu.

 

“oppa…”

 

“sebulan lagi kau akan menjadi istriku. Kemarin surat cerai sudah aku layangkan ke pengadilan, jadi kau tenang saja !” jawab siwon setelah lama bungkam.

 

“benarkah ?”

 

“iya yeobo.”

 

“aku mencintaimu” kata siwon dan yoona bersamaan.

 

Yoona dengan cepat menyambar bibir siwon. Ia kecup perlahan bibir merah bak gincu itu. Perlahan ciuman yang hanya bersentuhan diluarnya itu berubah menjadi ciuman yang dalam . Yoona membuka mulutnya perlahan dan memberikan sedikit celah agar lidah siwon dapat memasukinya. Lidah mereka bertemu dan  saling beradu didalam rongga mulut yoona. Lidah siwon dengan lihai menelusuri gigi – gigi yoona yang terpasang rapi dibawah gusi.

 

Tak mau kalah dengan siwon , tangan munggil yoona merangkul mesra leher siwon dengan indahnya. Digigitnya pelan lidah pria itu. Memberikan sensasi diantara ciuman itu.

 

Semakin lama ciuman itu mulai memanas. Lidah siwon beranjak turun menelusuri leher jenjang milik yoona. Mengecupnya dengan cinta dan meninggalkan bercak merah disana.

 

Yoona menggeliat geli saat beberapa kecupan telah membekas indah di lehernya.  Mereka berdua menghentikan aktifitas mereka degan puasnya.

 

Akhirnya kekhawatiran yoona selama ini terjawab juga. Dengan jawaban yang tak menghancurkan dan menyakitkan hatinya.

 

 

FIN

 

 

Kog kayaknya gantung , gw lanjutin aja dah😀 *ngancir

 

 

 

Indahnya dekorasi ruangan hanya menjadi nilai plus dari pernikahan sakral antara yoona dan siwon. Ruangan yang didominasi warna putih ini bak surga di dunia.

 

Setelah kalimat-kalimat mantra pendeta berakhir dengan lancar. Kedua insan berbahagia ini telah resmi menjadi sepasang suami istri yang sah dihadapan tuhan. Para tamu undangan berbondong-bondong memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai.

 

Kedua mempelai itu pun terlihat sangat antusias menyambut ucapan turut berbahagia dari para undangan. Senyum terus mengembang diwajah yoona dan siwon. Bahkan setelah acara resepsi pun mereka berdua masih mengumbar senyum manis.

 

Yoona dan siwon sama-sama merasa bahagia dengan pernikahan ini. Pernikahan yang sudah seharusnya terlaksana 9 bulan yang lalu namun harus tertunda karena pernikahan balas jasa itu.

 

Kebahagian mereka semakin tak terkira saat mengingat beberapa waktu lagi buah cinta mereka akan terlahir kedunia ini.

 

“aku mencintaimu”

 

Siwon memgecup sayang kening milik yoona sebelum mereka pergi beranjak ke alam mimpi.

 

“aku juga mencintaimu” balas yoona tersenyum tulus.

 

 

 

FIN

 

 

Lalala yeyeye😀

Hallo ? Salam hangat ter’yoonwon’ buat YWKingdom.  Kali ini gw bawa ficlent gaje nan absurd kaya muka gw.

 

Gimana ? Gajekah ? Atau absurdkah ?

Semoga ceritanya gak membosankan ya ??😀

 

Thanks buat admin YWK yang udah ngeshare😉 -(my pleasure -:-)

 

Dan jangan lupa tinggalkan komentarnya, duit juga ngak papa. *modus mode on

Apapun itu pasti akan aku baca😀

 

 

See you bye bye

 

Tinggalkan komentar

145 Komentar

  1. 30im

     /  November 20, 2013

    Jadi di awal yoona siwon belum nikah..??
    Mungkin awal ngerti tp pas tengah agak gak faham gitu lol eeh pas si ending kejawab deh

    Balas
  2. Huaaaa…akhirnya happy ending lagi meskipun diawalnya agak sedikit sad .. krna siwon udh merried .. ckckc
    Buat squelnya doonk .. merried life

    Balas
  3. thor,kenapa mgak bikin sequel,nya aja kan lebih enak gitu

    Balas
  4. Kangen ma ff nie jadilah sya trdampar? d sini . .
    Ff.u yg lain dtnggu unN🙂

    Balas
  5. renny oktaviana safitri

     /  Desember 17, 2013

    ff yang romantis🙂

    Balas
  6. Waaaaahhh ternyata selingkuh😮
    Nikahnya juga MBA astaga :O
    Goodjob eon!

    Balas
  7. tia risjat

     /  Desember 21, 2013

    ya.. meskipun proses kehidupannya ga bertahap (hamil dl br merit) tp syukurlah akhirnya mereka bisa hidup bersama dgn bahagia..

    Balas
  8. Wah, wah, wah .. ….
    Couple ini ada-ada aja ya….

    Balas
  9. so sweet,, jdi mereka mcih berhubungan mskipun wonppa udah nikah,, selingkuh,, tp gpp asalkan tu yoonwon wu dukung dan akhirnya semua kembali seprti semula,, yeeeyy happy end!! Yoonwon jjang,,

    Balas
  10. ayu dian pratiwi

     /  April 1, 2014

    jadi . . cerita yg cukup singkat dan jelas

    Balas
  11. any

     /  April 27, 2014

    Lucu authornya,, udah FIN sempet2nya ada lanjutan dibawah. Tp malah bikin ceritanya lengkap g gantung.

    Balas
  12. Nasib yoona kasihan banget,, tp untung akhir’a happy ending🙂

    Balas
  13. nayy

     /  Mei 11, 2014

    Gak ada cerita tentang istrinya siwonn yaa

    Balas
  14. sequel dunk

    Balas
  15. Evi

     /  Agustus 1, 2014

    Huah keren kirain bkal sad ending🙂

    Balas
  16. Astaga…..
    Kayaknya itu udah gak sabar melakukan itu..
    Kan sesuai sama ceritanya, kalo pernikahan itu harusnya sudah terlaksana 9 bulan lalu wkwk

    Balas
  17. Mmm smpet sdih sih dngan keadaan yoona eoni😦
    Tpi untungnya ada akhir yg bhagia untuk kduanya…

    Trus brkarya ya thor
    Ditunggu kryamu yg lainnya🙂

    Balas
  18. ayu

     /  September 14, 2014

    tadi sempat gak paham sama ceritanya tapi ujung” nya paham . next

    Balas
  19. Choi Han Ki

     /  Oktober 21, 2014

    Kirain tadi pas pertmana baca yoonwon pasangan suami istri yg bahagia eh ternyata hanya kekasih , mana yoona dah berbadan dua laagi tapi gpp akhirnya nikah juga

    Balas
  20. Cha'chaicha

     /  Desember 16, 2014

    Keren, mskipun smpet jdi selingkuhan..

    Balas
  21. wiwin

     /  Desember 19, 2014

    Ah gantung eoun.

    Balas
  22. Anggun YoonAddict SY

     /  Desember 20, 2014

    Knapa disni yoongie jadi selingkuhannya wonppa🙂
    #sequalmin

    Balas
  23. Jadi sebenernya awalnya YoonWon belum nikah dan Yoong Eonni cuma selingkuhannya? Akhirnya Happy Ending…Yeay…meskipun pertamanya sad dan agak gak ngerti. Yang penting YoonWon hidup bersama selamanya…

    Balas
  24. akhirnya happy ending juga, tak kira bakalan sad ending. keren thor.

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: