[FF] You Are Miracle For Me (Chapter 12/END)

[FF] You Are Miracle For Me (Chapter 12/END)

Title : You Are Miracle For Me

Author : Choi Hyun Mi/@Nita_Rahayu22

Main Cast :

•           Choi Siwon (Super Junior)

•           Im Yoon Ah (SNSD)

Other Cast :

•           Nickhun (2PM)

•           Kwon Yuri (SNSD)

•           Kim Ryeowook (Super Junior)

•           Kangta

•           Etc…..

Genre: Friendship, Romance.

Rating : General

 

Please don’t be silent readers!!!!

Tinggalkan jejak kalian demi kenyamanan(?)

WARNING : Typo bertebaran

Happy reading!!!!

[[]]

Siwon tak henti-hentinya terus tertawa melihat Yoona yang dari tadi menggerutu tak jelas, sepulang dari kediaman keluarga Choi. Yoona memang memasang wajah marah, bibirnya dari tadi tak henti-hentinya terus mengomeli Siwon yang malah cekikian di sebelahnya.

“Tadi aku benar-benar gugup, bukannya menolong ku tapi kau malah membuatku seperti badut di depan kedua orang tua mu itu. Menyebalkan…” koor Yoona lagi lalu membuang mukanya.

“Mianhae, aku tidak tahu ternyata kau segugup itu. Ku kira nyali mu besar, tapi ternyata dugaan ku salah…” jawab Siwon tanpa mengalihkan pandangannya pada jalanan.

“Alasan…” umpat Yoona mempautkan bibirnya.

“Sudahlah, aku minta maaf…” jawab Siwon untuk sedikit menghibur Yoona.

Tiba-tiba getaran ponsel di sakunya membuat Siwon tersadar.

“Yeoboseo…..” jawab Siwon saat menjawan panggilan itu.

“Kau dimana sekarang?” suara penelepon di sebrang sana.

“Aku di jalan, wae?”

“Cepat pulang, ada sesuatu yang ingin ku katakan padamu…”

“Katakan saja sekarang, memangnya hal apa euh?”

“Sudahlah kau jangan banyak bertanya, aku tunggu di apartement….”

“Eh tapi…”

Tut….tut….tut….

Belum sempat Siwon melanjutkan perkataannya, suara itu yang menandakan jika orang di ujung telpon sana sudah mengakhiri panggilannya.

“Shitt….kenapa dia mematikannya…” umpat Siwon kesal.

“Siapa yang menghubungi mu?” tanya Yoona yang ternyata menyimak pembicaraan Siwon dengan orang yang menghubunginya.

“Nickhun…” jawab Siwon yang kembali fokus pada kemudinya

“Lalu, dia bilang apa?” tanya Yoona penasaran.

“Dia menyuruh ku cepat pulang, katanya ada hal ingin dia katakan…”

“Apa….?”

“Mana aku tahu, Yoona sepertinya aku tak bisa menepati janji ku. Tak apa kan?” tanya Siwon lalu menoleh sekilas pada Yoona.

“Hari ini kau sudah membuat mood ku hancur, aku tak jadi meliput Press conference Lee Seung Gi, lalu aku di permalukan di depan kedua orang tua mu, dan sekarang kau membatalkan janji mu begitu saja? Belum lagi, saat masuk kantor aku pasti kena marah lagi oleh Nona Jessica…” jawab Yoona kali ini nadanya terdengar lebih serius.

“Nanti setelah urusan ku selesai aku akan langsung menemui mu, dan untuk masalah pekerjaan mu. Jessica tidak akan marah padamu, karena hari ini dia akan mendapat laporan tentang Press conferenceLee Seung Gi…”

“Mwo? Kau bilang apa?” Yoona menatap Siwon seolah-olah tak yakin akan jawaban Siwon.

“Tanyakan saja nanti pada Yuri…” Siwon tersenyum lalu kembali fokus jalanan.

“Ishhh dasar kau….” umpat Yoona lagi lalu kembali untuk kesekian kalinya membuang muka. Sementar Siwon yang memperhatikan gerak-gerik Yoona dari sudut matanya, hanya bisa tersenyum melihat tingkah kekasihnya itu.

[[]]

Siwon membuka pintu apartementnya lalu masuk kedalam, di edarkan matanya mengililingi apartementnya yang terlihat sepi. Siwon membuka jaket kulit yang membungkus badannya lalu duduk di sofa, mengambil remote tv lalu menghidupkannya.

“Euh kau sudah pulang….” seru Nickhun dari arah dapur.

“Kau ingin bicara apa cepat katakan, gara-gara kau aku jadi mengingkari janji ku pada Yoona…” dumel Siwon sambil memindah-mindahkan chanel tv.

“Kau akan kembali sukses Siwon…” girang Nickhun tersenyum lebar.

“Mwo?” Siwon membulatkan matanya. Kaget bercampur tak percaya setelah ia mendengar kabar itu dari managernya.

“Kemarin aku bertemu dengan Rain Bi, dan kau mendapat tawaran untuk masuk ke agensinya, masuk ke BI Entertaiment Siwon…BI Entertaiment….” ucap Nickhun sambil mengguncang-guncang bahu Siwon girang. Sementara Siwon masih belum merespon perkataan Nickhun, dia masih melongo memandang Nickhun yang tampak begitu berbinar.

“Wae? Kau tidak senang?” raut wajah Nickhun berubah melihat Siwon yang tak bereaksi.

“Benarkah apa yang kau bilang? Kau tidak bercanda? Kau tidak membohongi ku….?”

Nickhun segera mengangguk menjawab pertanyaan Siwon yang bertubi-tubi itu.

“Oh God, Oh God….AAAAAAAAAA…………………..” Siwon berdiri lalu jingkrak-jingkar meluapakan kegembiraannya, dia berteriak begitu pula dengan Nickhun yang tak bisa menyembunyikan kebahagiannya.

“Nickhun ini semua karena mu, thanks bro you are the best manager…” Siwon langsung memeluk Nickhun sehingga membuat Nickhun sedikit agak sesak.

“Ya sudah sekarang siapkan dirimu, kita bertemu Rain hari ini….”

“Jeongmal???? Hari ini…? Oke aku akan segera berganti pakaian, sekali lagi terimakasih Nickhun….” Siwon sepertinya sangat bahagia mendapat kabar di pagi ini, dia tak menyangka jika sebentar lagi akan kembali ke dunia hiburan, dunia yang telah membesarkan namanya.

“Kau harus menteraktir ku, arraseo….” pinta Nickhun.

“Oke…nanti kau akan ku teraktir, kau mau apa pun akan ku belikan….” Siwon mengerlingkan sebelah matanya lalu berjalan menuju kamarnya sambil bersiul senang. Nickhun yang juga bisa merasakan kebahagiaan Siown juga ikut tersenyum melihat tingkah Siwon.

[[]]

Yoona memasuki kantor SJM tempatnya bekerja, setelah Siwon mengantarkannya pulang. Yoona pun memutuskan untuk kembali ke kantor meskipun takut di marahi lagi oleh atasannya Jessica Jung. Yoona membuka pintu ruang kerjanya, seketika saja tatapan dari rekan-rekan kerjanya menyambut kedatangannya. Menyadari hal itu, Yoona hanya bisa senyum-senyum lalu segera duduk dikursinya

“Yoong bukannya hari ini kau ke tempat Press conferenceLee Seung Gi?” senggol Ryeowook yang ternyata sudah ada di sebelah Yoona.

“Akhh Oppa mengagetkan ku saja..” jawab Yoona sambil menepuk-nepuk dadanya.

“Hai jawab pertanyaan ku tadi….” tuntut Ryeowook.

Yoona diam sesaat sebelum menjawab pertanyaan Ryeowook ini, dia tak mungkin mengatakan jika hari dia tak datang ke tempat Press conference Lee Seung Gi. Bisa-bisa seniornya ini memarahinya juga.

“Tanyakan saja nanti pada Yuri…”

Tiba-tiba perkataanya Siwon tadi terngiang-ngiang di telinga Yoona.

“Akhh aku di gantikan Yuri Oppa, nde karena tadi aku ada sedikit urusan mendadak jadi aku tak bisa pergi…” karang Yoona memberi jawaban. Ryeowook membentuk hurup “O” di bibirnya lalu kembali menatap laptopnya.

“Pantas saja hari ini Yuri tak masuk…” ucap Ryeowook yang langsung membuat Yoona menghela nafas lega.

“Jadi benar Siwon menyuruh Yuri menggantikan aku, aakhh ada-ada saja namja itu…” runtuk Yoona dalam hati.

[[]]

Malam ini Siwon sudah rapi dengan setelan kemeja putih yang di padu padankan dengan setelan tuxedo berwarna hitam, semakin membuat aura (?) coolnya terpancar saja. Nickhun, sang manager juga tak kalah dengannya. Dia juga tampil persis dengan Siwon, sehingga sulit membedakan mana artisnya dan mana managernya. -__-

“Hanya malam ini saja kau boleh berpakaian sama seperti ku, ingat itu…” ucap Siwon mengingatkan Nickhun, sepertinya Siwon tak suka jika Nickhun juga berpenampilan sama seperti dirinya.

Nickhun tersenyum, lalu berkata “Oke” sambil merapikan tatanan rambutnya.

[[]]

Siwon dan Nickhun memasuki ruangan yang sudah di pesan Rain untuk pertemuan mereka, yaitu di sebuah hotel berbintang lima di kawasan Seoul. Mereka berdua menunggu dengan sabar kedatangan Rain Bi, orang yang menawarkan kontrak kerja pada Siwon.

“Siwon, apa kau sudah beritahukan ini pada kedua orang tua mu dan Yoona.?” tanya Nickhun memecah kesunyian.

“Belum, aku tidak akan sekarang memberi tahu mereka…”

“Wae? Bukannya jika mereka tahu pasti mereka akan senang. Apalagi Yoona…”

“Nanti juga aku akan memberitahunya, awas kalau kau memberi tahu Yoona…” ancam Siwon sembari menatap Nickhun.

“Arraseo…arraseo….”

Setelah perbincangan singkat itu, pintu ruangan pun terbuka. Siwon dan Nickhun berdiri untuk menyambut kedatangan orang tersebut. Dan benar saja, Rain Bi datang bersama dengan Yunho.

“Annyeong haseyo, maaf kalian berdua pasti menunggu lama…” ucap Yunho mewakili Rain.

“Tidak apa-apa, kami juga belum teralu lama. Silahkan duduk…” jawab Nickhun. Mereka berempat pun duduk di kursi masing-masing.

“Annyeong haseyo Siwon-ssi, senang akhirnya aku bisa bertatap wajah dengan mu malam ini…” ucap Rain membuka pembicaraan.

“Nde aku juga senang, bahkan aku tak menyangka…” jawab Siwon tersenyum.

“Aku sudah beritahu Siwon tentang tawaran kontrak anda Rain-ssi, dan seperitnya Siwon menyetujuinya dan mau bergabung ke agensi anda…” kali ini Nickhun yang bersuara.

“Benarkah? Sungguh aku tak pecaya ku pikir Siwon tak mau bergabung dengan agensi kecil ku…” canda Rain yang mampu mengundang tawa.

“Agensi kecil? Mana mungkin agensi kecil bisa melahirkan bintang seperti MBLAQ, penyanyi berbakat seperti IU, rokkie yang baru debut sudah menjadi idola yaitu B1A4. *ngarang bebas nih aku-_- sekalian semua artis korea masukin ToT.

Jawab Siwon di selangi canda tawanya.

“Bukankah sebentar lagi Bi Entertaiment juga akan memiliki aktor hebat?” Celoteh Yunho yang dari tadi diam.

“Nugu? Tanya Siwon menatap Yunho.

“Choi Siwon..” jawab Yunho tersenyum. Membuat Siwon langsung tersenyum malu.

“Kau bisa saja…” ucap Siwon menggaruk tengkuknya, karena baru saja mendapatkan pujian.

“Ini surat kontraknya, kau bisa membaca-baca dulu. Jika ada beberapa yang tidak bisa di pahami hubungi saja aku..” ucap Yunho menyerahkan map berwarna cokelat pada Siwon.

“Baiklah, aku akan membaca semuanya…” jawab Siwon tersenyum.

[[]]

Yuri baru saja keluar dari ruangan Jessica, Yoona yang ternyata dari tadi menunggunya di luar segera menarik tangan Yuri ke tempat yang lebih sepi.

“Aigo apa yang kau lakukan Yoong, tangan ku sakit…” rengek Yuri sambil melepasakn tangan Yoona secara paksa.

“Apa kau baru saja pulang dari Press conferenceLee Seung Gi?” tanya Yoona langsung pada tujuannya menarik Yuri.

“Ne, waeyo?” jawab Yuri lalu melipat kedua tangannya, sepertinya dia merasa bangga. Bukan bangga karena meliput Press conference Lee Seung Gi tapi bangga karena Siwon-lah yang memintanya untuk menggantikan Yoona

“Apa Siwon yang menyuruh mu?” tanya Yoona bernada introgasi.

“Ne, dia menyuruhku untuk menggantikan mu…” jawab Yuri santai kembali memasang wajah bangganya.

“Lalu kau mau?” tanya Yoona lagi.

“Tentu saja aku mau, seorang Choi Siwon meminta bantuan ku, kapan lag itu akan terjadi. Bukankah ini kesempatan emas, aku mendapatkan tanda tangannya, berselca denganya dan yang lebih terpenting lagi aku mendapatkan nomor ponselnya…” tutur Yuri begit cepatnya. Bak kereta ekspress saja.

“M…..m….mwo?

“Kau tenang saja Im Yoona, aku tidak akan merebut Siwon dari mu. Aku hanya ingin tahu saja nomor ponselnya, mungkin sekali-sekali aku bisa menghubunginya….” lanjut Yuri kali ini dia mengerlingkan sebelah matanya.

“Bodoh kau….”

Plakk….

“Aw….sakit Im Yoona…”

Yuri memekik keras tak kala tas tangan Yoona sudah mendarat mulus di kepalanya.

“Kau mau saja di perbudak olehnya..” geram Yoona sambil menghentakan kakinya ke lantai, lalu pergi meninggalkan Yuri yang masih meringis kesakitan.

“Seharusnya kau berterima kasih pada ku Im Yoona, aku yang telah membantu pekerjaan mu, kalau tidak ada aku mungkin hari ini juga kau akan di pecat Nona Jessica…..”

“Bukan aku yang harus berterima kasih pada mu tapi Choi Siwon…” Sahut Yoona sambil berteriak juga…

“Ishh Im Yoona, menyebalkan. Kalau bukan karena Siwon aku tidak mau melakukan semua ini” umpat Yuri lalu berjalan cepat mengikuti langkah Yoona yang sudah mulai menjauh..

[[]]

Yoona menghela nafasnya terlalu berlebihan lalu duduk di kursi kerjanya,  kemudian dia menghidupkan laptopnya. Namun setelah laptop berwarna putih itu menyala Yoona jadi bingung sendiri apa yang harus ia kerjakan sekarang, pasalnya semua pekerjaannya hari ini telah diambil alih oleh Yuri.

Ryeowook – laki-laki bertubuh kecil itu menoleh melihat Yoona yang tengah memandang monitor laptopnya. “Apa kau butuh pekerjaan Yoona-yaa?” seru Ryeowook seakan tahu apa yang berada di dalam pikiran rekan kerjanya itu. Yoona menoleh ke arah Ryeowook lalu mengangguk. Tak berapa lama sedetik kemudian senyum Ryeowook merekah seketika, pria yang masih terlihat muda meski umurnya sudah di atas 25 tahun itu segera menyerahkan laptopnya pada Yoona.

“Tolong kau desain semua ini oke?”

Yoona menyernyitkan dahinya. Merasa bingung apa yang di katakan seniornya ini.

“Sebenarnya aku tak pandai mendesain, tapi Nona Jessica menyuruh ku. Ini semua gara-gara karyawan baru itu yang tak becus bekerja….” lanjut Ryeowook kali ini matanya mengarah pada seorang pria muda yang tengah duduk di sudut ruangan.

“Bukankah itu sepupunya Nona Jessica, Lee Jin Ki?” tanya Yoona.

Ryeowook mengangguk “Nde, tolong kau bantu aku ne? Lihatlah! Berita ini akan menjadi salah satu artikel di majah kita untuk minggu ini, “SONG JONG KI SI PRIA PEMIKAT” bukankah itu judul artikel yang sangat mengagumkan?” tanya Ryeowook. Dia tahu betul jika Yoona merupakan fans fanatik dari aktor yang pernah bermain di drama Sunkyungkwang Scandal ini.

“Serahkan saja pada ku Oppa…” ujar Yoona membentuk tanda “OK” dari tangannya.

“Aku percayakan pada mu, kalau begitu aku pergi dulu…” Ryeowook sudah menyambar tas serta kunci motornya bersiap pergi, namun suara Yoona menahannya di ambang pintu.

“Kau mau kemana Oppa?” tanya Yoona.

“Meliput Song Hye Kyo heheh…nanti malam kita bertemu. Annyeong..” setelah mengucapkan kalimat itu Ryeowook langsung ngacir menuju tempat dimana Press conference Song Hye Kyo untuk drama terbarunya.

[[]]

Siwon membuka tuxedonya lalu meleparnya ke arah Nickhun yang tengah berjalan di belakangnya, Nickhun siap mengeluarkan ocehannya tapi Siwon keburu masuk kedalam kamarnya.

“Ishhh dasar kau…” akhrinya pria berdarah Thailand itu hanya bisa kembali mendengus kesal melihat tingkah Siwon yang kembali menyebalkan.

Tak berapa lama Siwon sudah keluar dari kamarnya, kali ini dengan pakaian yang lebih santai. Hanya T-Shirt berwarna hitam  yang di padu pandankan dengan celana jeans berwarna senada.

“Kau mau kemana ini sudah malam? Apa kau tidak istirahat?” tanya Nickhun sambil meraih remote TV.

“Aku harus menjemput Yoona, sepertinya dia marah pada ku. Aku pergi dulu…”Setelah mengambil kunci mobil Siwon berjalan menuju pintu keluar. Sementara Nickhun malah terlihat menikmatai tayangan di Televisi.

“Jangan pulang terlalu malam…” teriak Nickhun. Siwon hanya menyahut dengan “Ya” itu pun terdengar tak terlalu jelas mungkin dia sudah mulai menjauh.

[[]]

Yoona melirik arloji berwarna putih yang melingkar di pergelangan tangan kirinya, ternyata sudah menunjukan pukul 22:00 KST. Tapi sejak tadi siang dia belum beranjak dari duduknya, sementara para karyawan lainnya sudah pulang terlebih dahulu. Karena memang hari ini tak ada pekerjaan lembur.

Yoona menyesap cappucinonya yang mungkin sudah dingin karena dari tadi ia diamkan, tapi tak apalah untuk membuatnya tak merasa ngantuk jadi ia minum saja. Tiba-tiba suara pintu terbuka terdengar, tapi rupanya Yoona sama sekali tak menyadarinya dia masih sibuk mendesai lembar wordnya.

“Ekhem….” suara deheman seorang pria akhirnya menyadarkan Yoona, dia lantas menoleh ke belakang dan mendapati Siwon tengah berdiri di belakangnya.

“Ada apa kemari?” tanya Yoona. Lalu kembali fokus pada pekerjaannya.

“Kau masih bekerja?” tanya Siwon. Sebenarnya pertanyaan yang terdengar bodoh, sudah jelas-jelas dia lihat Yoona tengah bekerja. Malah bertanya seperti itu.

“Bodoh! Tentu saja, apa kau tidak lihat…” jawab Yoona matanya masih tak lepas dari layar monitor.

“Masih marah?” tanya Siwon. Kali ini menempelkan dagunya di bahu Yoona.

“Kau berat, sana minggir…”

Siwon langsung terlonjak kaget di perlakukan seperti ini oleh kekasihnya. Seperti inikah jika dia marah? Pikir Siwon.

“Mianhae, hari ini aku sudah membuat mu marah. Tapi, tadi siang aku benar-benar serius, ada sesuatuyang tak bisa ku tinggalkan…” ujar Siwon, berusaha menjelaskan semuanya pada Yoona.

“Aku tahu kau kan artis yang super sibuk…” respon Yoona masih tak melepaskan pandangannya dari layar monitor.

Siwon mempautkan bibirnya, dia merasa sia-sia telah menjelaskannya pada Yoona tapi tetap kekasihnya itu tak mempercayainya. Tapi, tiba-tiba sesuatu muncul otak Siwon.

“Aku punya kabar gembira untuk mu….” ujar Siwon  menggantung. Tapi, itu tak bisa mengalihkan perhatian Yoona.

“Kau tahu Bi Entertaiment kan?” lanjut Siwon sangat bertele-tele. Yoona hanya mengangguk.

“Aku akan mentandatangani kontak dengan agensi itu…” lanjut Siwon lagi. Tapi Yoona hanya meresponnya dengan anggukan kecil, namun sedetik kemudian dia segera menghentikan jari-jarinya yang dari tadi sibuk memijit keyboard laptop. Lalu perlahan membalikan kepalanya ke arah Siwon.

“Apa kau bilang?” tanya Yoona. Sepertinya dia terlalu kaget atau mungkin tak percaya apa yang baru saja ia dengar dari Siwon.

“Aku akan mendatangi kontak dengan BI Entertaiment…” ulang Siwon kali ini lebih jelas dalam mengucapkan kata demi katanya.

Yoona kembali membulatkan matanya, untuk beberapa saat dia menatap Siwon mungkin berusaha mencerna lagi kalimat yang baru saja ia dengan.

“Benarkah?” tanya Yoona. Siwon mengangguk cepat.

“Benarkah?” tanya Yoona lagi. Siwon kembali mengangguk.

“BENARKAH???? AAAAAAAAA”

Tiba-tiba Yoona memeluk Siwon, mengguncang-guncang tubuh namja ini. Yoona bahagia. Tentu saja setelah dia merasa bersalah karena berpikir dirinyalah yang membuat Siwon di keluarkan dari agensi sebelumnya, di tambah karir Siwon yang benar-benar meredup. Namun sekarang ternyata sebuah keajaiban muncul, dan Yoona benar-benar tak menyangkanya.

Yoona melepaskan pelukannya, lalu tiba-tiba mengecup kedua pipi Siwon. Entah ini gerak refleks atau dia menyadarinya, tapi yang jelas hal ini mampu membuat Siwon tersenyum senang.

[[]]

Presdir Kangta membanting surat pernyataan yang baru saja ia terima dari pengadilan, marah, murka, terlihat jelas dari wajahnya yang semuala berwarna putih kini berwarna merah padam. Asistennya, memungut surat tersebut lalu kembali menunduk.

“Jadi, kesempatan kita untuk menang di pengadilan saat tipis? Begitu?” tanya Presdir Kangta, matanya membulat menatap asistennya yangtengah berdiri di depannya.

“Nde, terlalu sulit untuk melwan Tim pengacara Choi Siwon. Pasalanya bukti yang kitaberikan, semuanya tidak terlalu kuat. Malah sekarang mereka yang balik menyerang kita.” Jawab pria itu. suaranya terdengar bergetar, mungkin takut karena atasnya ini terlihat sedang marah besar. Mungkin bisa saja dia di terkam hidup-hidup olehnya.

Presdir Kangta membuang nafas, setelah membaca surat pernyataan tadi di tambah dengan pernyataan yang di katakan asistennya itu membuat tekanan darahnya semakin naik saja. “Choi Siwon, aku tidak akan membiarkan mu menang. Tidak akan!” bisiknya tajam.

[[]]

Siwon memasuki gedung BI Entertaiment, kedatangannya ke gedung tersebut ternyata sampai ke telinga para pemburu berita. Tak heran, sejak pukul 7 pagi mereka sudah berada di depan gedung menunggu kedatangan Siwon. Setelah menunggu hampir 3 jam lamanya, ternyata Siwon tak kunjung menampakan dirinya di sana. Ternyata dia masuk lewat pintu belakang, tanpa sepengetahuan para wartawan yang sudah menunggunya untuk meminta keterangannya.

Siwon dan Rain saling menjabat tangan, akhirnya kotrak pun sudah di tandatanginya.  Setelah sebelumnya, Siwon membaca ketentuan-ketentuan yang berada di agensi ini.

“Selamat bergabung di BI Family…” ujar Rain juga menjabat tangan Siwon.

“Mohon bimbingan mu Presdir” jawab Siwon tersenyum.

[[]]

Setelah acara penandatangan kontrak selesai, Siwon memutuskan untuk berkelilng gedung Bi Entertaiment. Sekalian untuk berkenalan dengan para staff  Bi Entertaiment, sikap Siwon yang ramah tak membutuhkan waktu lama bagi dirinya untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya ini. Apalagi dengan para artis-artisnya, Siwon sudah mengenal mereka. Karena sebelumnya Siwon pun pernah bekerja sama dengan artis-artis dari agensi ini.

“Sekarang kita mau kemana?” ujar Nickhun yang selalu berada di samping Siwon..

“Ke rumah orang tua ku, aku belum memberitahu mereka. Oh yah, kau?? Apa mau bertemu dengan kekasih mu?” tanya Siwon menghentikan langkah kakinya. Sepertinya Siwon sudah tahu apa yang berada di dalam batok kepala managernya itu. Nickhun tersenyum lebar, membuat Siwon manggut-manggut mengerti.

“Antarkan aku ke rumah orang tua ku, baru setelah itu kau boleh berkencan. Arraseo?”

Nickhun segera menganggukan kepalanya, tak lama mereka berdua pun kembali berjalan di loromg gedung.

[[]]

“Pada hari ini Choi Siwon mendatangi gedung Bi Entertaiment, menurut kabar yang banyak beredar, Choi Siwon datang ke gedung agensi tersebut untuk menandatangani kontraknya. Namun sayang, dia tak bisa di jumpai karena berhasil mengelabui para awak media dengan masuk melalui pintu belakang”

Clip~

Layar televisi berukuran besar itu mati seketika saat tombol warna merah di pijit oleh Presdir Kangta. Kini kedua matanya yang selalu di hiasi dengan kacamata khasnya itu terlihat menajam, serta terdapat kobaran api kemarahan di dalamnya. Niatnya untuk menjatuhkan karir Siwon kini benar-benar buntu, setelah sebelumnya pengadilan memutuskan jika Siwon tidak bersalah di tambah dengan berita mengenai Choi Siwon yang di kontrak salah satu agensi Korea Selatan menjadi topik yang hangat di perbincangkan.

Saat Presdir Kangta tengah berpikir keras bagaimana caranya agar rencananya tetap berjalan tiba-tiba suara ketukan pintu mengganggunya, dia segera menyuruh orang di luar sana untuk masuk ke dalam.

“Uee-ssi…?” heran Presdir Kangta melihat salah satu artisnya itu kini tengah berdiri di ambang pintu.

Wanita semampai itu berjalan mendekati orang yang telah membuatnya menjadi seorang bintang, sampai akhirnya wanita bermata bening itu kini sudah berhadapan dengan Presdir Kangta.

“Ada perlu apa?” nada suara Presdir Kangta terdengar begitu sinis. Membuat Uee harus secara paksa menelan air liurnya sendiri.

“Saya benar-benar minta maaf Presdir” ucap Uee bergetar, lalu menundukan kepalanya.

“Kenapa kau begitu ceroboh? Sekarang lihat akibat scandal mu ini. Saham perusaahan anjlok, semua stasiun televisi memblock diri mu. Sekarang apa yang akan kau lakukan?”suara berat Presdir Kangta menggema di ruangan ini, untung saja kedap suara jika tidak mungkin akan sampai terdengar ke luar sana.

“Saya benar-benar ceroboh saya minta maaf….” ucap Uee terdengar menyesal, kini wanita itu terdengar menangis terisak. Menyesali perbuatannya  yangtelah mempermalukan agensinya sendiri.

Kemarin, scandal Uee dengan salah satu sutradara film terbongkar sudah. Foto kebersamaan mereka beredar luas di internet, entah siapa yang sudah menyebarkannya. Yang pasti masalah ini masih di selidiki, sementara itu kini karir Uee tengah mengalami kemunduran, akibat scandal ini iajadi kehilangan hampir semua pekerjaannya termasuk yang berada di luar negeri sekalipun. Yang lebih memalukan lagi adalah sutradara tersebut merupakan suami dari salah satu aktris ternama Korea Selatan. Karena itulah, kini image Uee menjadi hancur dimata masyarakat, termasuk fansnya sendiri pun merasa kecewa akan hal ini.

“Sebaiknya kau cepat bertindak, jika tidak jangan salahkan aku jika karir mu akan seperti Choi Siwon” mendengar hal itu Uee segera mengangkat kepalanya, dengan masih berurai air mata dia menggelang sebagai jawaban jika ia tak mau menjadi seperti Choi Siwon yang benar-benar hancur.

“Kalau begitu cepat selesaikan!” lanjut Presdir Kangta setengah ancaman.

[[]]

Dengan cepat berita mengenai scandal Uee dan berita mengenai pindahnya Choi Siwon ke agensi Bi Entertaiment menjadi perbincangan hangat di dunia maya, kedua berita itu masing-masing menduduki peringkat pertama dan kedua di daftra pencarian berita. Netizen saling menghubung-hubungkan kedua berita tersebut. Seperti inilah pendapat mereka.

 

“Apa semua ini benar-benar hanya kebetulan semata? Rasanya tidak! Tuhan memang adil, Siwon akan kembali mendapatkan popularitasnya di tangan Rain Bi” tulis salah seorang netter.

“Uee merebut suami orang? Jadi selama ini imagenya sebagai Princess hanya topeng saja? Aku sungguh kecewa” tulis lagi seorang netter.

“Astaga! Aku kira Uee mempunyai hubungan dengan Siwon. Setelah melihat adegan kising mereka aku sungguh yakin jika mereka pacaran, tapi sekarang T___T Uee terlibat scandal dengan suami orang. Aku tak menyangka” *ini mah netternya jiwa shipper* *oke abaikan…..

[[]]

Yoona susah bergerak saat Yuri dan Ryeowook menghimpitnya di tengah-tengah. Kini mereka tengah asyik membaca artikel mengenai Siwon dan Uee. Sampai-sampai mereka berdua tak menyadari jika kini seseorang tengah memperhatikan mereka.

“Bagus! Bagus sekali! Jadi selain kalian pencari berita kalian juga seorang pengguna dunia maya yang hebat….”

Yuri yang tengah mengetik komentarnya mengenai scandal Uee di kolom komentar segera berhenti tak kala suara yang amat ia kenal tiba-tiba terdengar. Begitu pula Yoona serta Ryeowook hanya diam tak bergerak sedikit pun. Sampai akhirnya mereka bertigapun menoleh secara serempak pada orang tersebut, siapa lagi jika bukan boss mereka – Jessica Jung.

“Nona..”

“Nona..”

“Nona..”

Jessica menatap mereka bertiga satu persatu lalu sedetik kemudian dia menyilangkan kedua tangannya di dada. “Kalian bertiga ikut aku..” sudah bisa di tebak, jika wanita itu sudah menyilangkan kedua tangannya di dada pasti menyuruh mereka untuk mengikutinya. Secara serempak ketiganya menepuk kening mereka, tentunya sambil berkata dalam hati “MATILAH AKU”

[[]]

Waktu sudah menunjukan pukul 23:00 KST. Dan Yoona baru saja sampai di apartementnya. Dia baru saja pulang dari lembur, karena tadi dia harus menyelesaikan artikel-artikel yang akan di muat di majalah untuk edisi yang akan datang. Setelah berganti pakaian,Yoona berjalan menuju dapur dengan langkah sempoyongan. Dia meraih gelas yang sudah berisi air putih lalu meneguknya sampai tak menyisakan setetes pun.

“Dari mana saja?”

Yoona terlonjak kaget mendengar suara yang bersumber di belakangnya itu, untung saja gelas yang di pegangnya tak sampai jatuh ke laintai. Yoona membalikan tubuhnya, kembali mataya membulat sempurna saat melihat Siwon yang tengah mengucek-ngucek sebelah matanya. Layaknya seperti orang bangun tidur.

“Kau..? Kenapa….?” belum sempat Yoona melanjutkan kalimatnya Siwon sudah memotongnya.

“Dari tadi sore aku menunggu mu disini, aku sampai ketiduran…” ujar Siwon lalu menguap.

“Tidur? Tidur dimana?” tanya Yoona lagi.

Siwon menolehkan kepalanya ke belakang, bibirnya menunjuk sebuah sofa panjang yang terapat di ruang tengah apartement Yoona.

“Kenapa kau tak mengubungi ku?” tanya Yoona mengikuti Siwon ke aras kulkas.

“Ponsel mu saja mati, bagaimana bisa aku menghubungi mu…” jawab Siwon sambil memasukan kepalanya ke dalam kulkas sepertinya sedang mencari-cari sesuatu.

“Ah tidak ada makanan, aku lapar” lanjut Siwon lalu menutup pintu kulkas.

“Kau mau makan?” tanya Yoona. Siwon mengangguk matanya masih tampak berat untuk di buka.

“Kalau begitu kau cuci muka dulu, aku belikan makanan…”

“Jangan lama-lama…” titah Siwon. Yoona mengangguk lalu berjalan meninggalkannya di dapur.

[[]]

Setelah menikmati makan malam bersama, kini Siwon dan Yoona tengah menonton tv. Tayangan yang mereka tonton adalah sebuah film bernuansa romance. Mereka berdua sama-sama terhayut menikmati alur film tersebut dengan seksama.

“Kau tidak mengantuk?” tanya Siwon pada Yoona yang bersandar di bahunya.

“Bagaimana aku mau mengantuk, tadi aku minum coffe…” jawab Yoona tanpa melepaskan pandangannya dari televisi.

“Kau tidak suka minum coffe?” tanya Siwon sambil memainkan puncak kepala Yoona.

“Bukanya tidak suka, hanya saja setelah minum coffe aku jadi susah tidur. Bahkan tidak bisa tidur, kau enak, coffe sudah menjadi minuman sehari-hari mu….” jawab Yoona lagi. Siwon kembali tersenyum, dia mengetahui jika gadisnya ini memang tidak bisa tidur jika minum coffe. Tapi, tadi Siwon bersih keras meminta Yoona untuk minum coffe, mungkin supaya Yoona tak tidur dan dia ada yang menemani untuk menonton film.

Tiba-tiba senyum Siwon lenyap secara perlahan, saat dia kembali teringat akan perbincangannya dengan Rain tadi siang.

 

 

 

Flashback….

“Siwon-ssi kau di tawari oleh sutradara Jonh di film terbarunya” ujar Rain membuka pembicaraan.

“Sutradara Jonh Park? Benarkah….” ucap Siwon sedikit tak percaya mendengar kabar ini.

“Nde, dia tertarik pada akting mu yang memukau. Tapi….” Rain tak melanjutkan kalimatnya, dia seperti tengah berpikir haruskan ia mengatakannya kalimat berikutnya pada Siwon.

“Tapi apa?” tanya Siwon memandang Rain bingung.

“Tapi, dia meminta mu harus tinggal di Amerika sebelum syuting di mulai…” lanjut Rain akhirnya.

“Tinggal di Amerika? Memang film tersebut akan di rilis kapan?”

“Sutradara Jonh mengatakan jika film ini adalah film terakhirnya sebelum dia benar-benar berhenti dari dunia perfilm-an. Demi ingin menciptakan suatu karya yang berkesan dia meminta semua pemain dalam film tersebut untuk benar-benar mendalami peran mereka” kali ini Rain menjelaskan lebih rinci dari pada sebelumnya.

“Berapa lama aku harus tinggal di sana?” tanya Siwon yang sekarang mengerti arah pembicaraan Rain.

“3 Tahun…”

End of flashback

 

“Kau tidak apa-apa?”

Lamunan Siwon buyar sudah saat suara Yoona terdengar, gadis itu memandang Siwon sambil mengeritkan keningnya. “Apa ada sesuatu?” lanjut Yoona lagi.

“Ani….Yoona-yaa bisa buatkan aku coffe lagi…” pinta Siwon berusaha menutupi perasaannya. Yoona mengangguk enggan, sebenarnya dia masih merasa heran akan sikap Siwon yang berubah tiba-tiba.

“Tunggu sebentar..” tanpa menolak Yoona bangkit dari duduknya lalu berjalan menuju arah dapur.

“Apa harus aku bilang padanya?” gumam Siwon bimbang.

[[]]

Yoona tengah menyeduh coffe pesanan Siwon tadi,namun saat dia mengangkat gelas coffe tiba-tiba dia merasakan pinggangnya di peluk seseorang. Yoona tersenyum, seperti tahu siapa pemilik tangan yang kini melingkar di pinggang rampingnya.

“Ada apa dengan mu?” tanya Yoona tersenyum.

“Yoona-yaa…” ucap Siwon pelan.

“Emm….”

“Aku akan segera main film lagi, tapi kali ini di hollywood” ucap Siwon yang terdengar menggembirakan bagi Yoona.

“Benarkah? Selamat, akhirnya impian mu tercapai juga…” riang Yoona bahagia, karena dia tahu jika cita-cita terbesar Siwon adalah main di film holywood.

“Tapi aku akan pergi lama….” lanjut Siwon.Yoona tersenyum lalu membalikan badannya.

“Bukannya syuting film itu memakan waktu yang lama?” tanya Yoona menatap Siwon.

“Nde, tapi ini berbeda. Sebelum Syuting di mulai, aku harus tinggal di Amerika…” kalimat itu mampu membuat senyum Yoona perlahan lenyap dari wajahnya, Yoona menatap Siwon sesaat lalu pergi meninggalkan Siwon. Tak mau mendengar lanjutan kalimat yang mungkin akan Siwon lanjutkan. Tapi, Siwon mencegah tangannya sehingga membuatnya tak bisa berkutik lagi.

“Ikutlah dengan ku, karena mungkin di sana aku akan lama…” itulah lanjutan kalimat yang Siwon ucapkan namun entah kenapa malah membuat mata Yoona berkaca-kaca.

“Yoona…”

“Jika karir adalah segalanya bagi mu, pergilah!” potong Yoona. Siwon terdiam. Saat ini dia juga benar-benar bimbang harus memilih yang mana, di satu sisi dia memang mencintai karirnya. Tapi di sisi lain dia juga sangat mencintai Yoona.

“Sudah ku putuskan, aku tidak akan menerima tawaran itu….” ucap Siwon terdengar berat mengatakannya. Mendengar hal itu Yoona lantas membalikan tubuhnya menghadap Siwon.

“Apa kau bilang? Kau tidak akan menerima tawaran emas itu? Bukankah kau ingin membuktikan pada Ayah mu jika kau adalah aktor yang hebat dan terkenal bukan hanya di Korea saja. Tapi seluruh dunai mengetahui mu, tapi sekarang? Saat kesempatan itu datang, kau malah menolaknya?”

“Tapi…bagaimana dengan mu? Aku…aku tidak bisa meninggalkan mu..” jawab Siwon. Ternyata dia lebih mementingkan Yoona dari pada karirnya sendiri.

“Memang benar, jika aku berada di posisi sebagai kekasih mu aku tidak akan mengijinkan mu pergi. Tapi, sekarang posisi ku adalah sebagai fans mu. Aku mendukung mu, pergilah….” setelah mengucapka kalimat itu Yoona menundukan kepala, tidak tahu menyesal atau apa. Yang jelas sekang dia menangis, menangis sedih kerena Siwon – kekasihnya akan meninggalkannya dalam waktu yng cukup lama serta menangis senang karena sebagai seorang fans mana mungkin tak senang jika idolanya mendapatkan kembali popularitasnya.

“Jadi kau mengijinkan ku pergi…?” tanya Siwon meyakinkan Yoona.

Yoona mengangguk meskipun terasa berat melepas Siwon, tapi demi karir Siwon Yoona rela melakukannya.

“Aku akan lakukan yang terbaik untuk mu, terima kasih…” Siwon membawa Yoona kedalam pelukannya, membiarkan gadisnya ini menangis di dadanya. Sebenarnya Siwon juga berat meninggalkan Yoona, namun tak ada pilihan lain. Benar kata Yoona dia harus menunjukan kepada Ayahnya, jika ia bisa sukses dan menjadi orang hebat meski bekerja di dunia hiburan

[[]]

Ratusan para penggemar Siwon menunggunya di bandara Incheon, para Siwonest sebutan bagi penggemar setianya sudah berkumpul di lantai dua menyaksikan sekaligus melepaskan sang idola yang di kagumi akan berkarir di negeri Paman Sam. Semuanya terlihat tertib, duduk manis sambil menyanyi lagu perpisahan. Tapi mereka yakin Siwon akan kembali sebagai bintang yang lebih bersinar lagi.

Saat Siwon melangkahkan kakinya masuk kedalam bandara, seketika saja suara panggilan “Oppa..Oppa” terdengar dengan sangat amat jelas. Kebanyakan mereka menangis, mungkin sedih karena selama 3 tahun tak bisa melihat sang idola dari jarak dekat. Siwon yang mengenakan pakaian serba hitam itu tersenyum sambil melambaikan tangannya kepada ratusan fans yang sudah menunggunya berjam-jam. Tak lupa Siwon juga mengabadikan moment ini dengan mengambil foto para fansnya melalui I-Phonenya.

“Terima kasih atas cinta kalian, tetap mendukung ku.Aku pasti akan kembali lagi. Aku mencintai kalian…” ucap Siwon setengah berteriak. Sontak saja para fansnya semakin menjerit histeris, bahkan tangisan mereka pun semakin pecah saja.

“Kau menunggu Yoona?” tanya Tn Choi menepuk bahu anaknya itu.

“Nde Appa..” jawab Siwon tersenyum.

“Bukannya itu Yoona….” Ny Choi menunjuk ke arah pintu masuk, disana Yoona tengah berlari menuju tempat mereka bertiga.

“Kekasih ku memang lelet, aku temui dia dulu” ujar Siwon yang membuat kedua orang taunya tersenyum.

Siwon berjalan ke arah Yoona, yang juga tengah mendekatinya. Setelah mereka berdua saling berhadapan, Siwon membuka kacamata hitamnya sementara Yoona tengah mengatur nafasnya dulu.

“Kau tahu jam berapa ini?” tunjuk Siwon pada arloji hitam yang melingkari pergelangan tangan kirinya.

“Aku terlambat 5 menit minhae…” ujar Yoona menyesal.

“Kau tahu mereka….” Siwon menunjuk kumpulan fansnya di lantai 2.

“Sudah 5 jam menunggu ku di sini, bukannya kau itu fans ku. Seharusnya kau sama seperti mereka…” ujar Siwon yang langsung membuat mata Yoona mendelik menatapnya.

“Kalau begitu ku cabut kata-kata ku sebagai fans mu…” ancam Yoona memasang mimik marah.

“Yak…yak…mana boleh seperti itu, sebentar lagi aku pergi…” ujar Siwon yang termakan ancaman Yoona.

“Baiklah aku mengerti pekerjaan Nona wartawan ini, sangat sibuk…” lanjut Siwon mencubit pipi Yoona. Sukses gadis itu merintih kesakitan.

“Sakit…kau mencubit pipi ku…” dengan gencar Yoona melayangkan pukulan-pukulannya pada lengan Siwon. Namun, saat Yoona akan kembali melayangkan tangannya di bahu Siwon tiba-tiba Siwon menangkap tangannya lalu menariknya. Kini tubuh mereka saling tertempel, membuat tak ada jarak di antara keduanya. Kontan saja adegan ini menjadi pusat perhatian banyak orang termasuk para fans Siwon yang berteriak histeris diatas sana.

“Apa yang kau lakukan? Cepat lepaskan aku…” ucap Yoona berbisik. Sebenarnya dia gugup karena adegan ini harus di saksikan oleh semua orang, termasuk para fans Siwon dan keduanya orang tuanya yang berada di belakang.

“Apa lagi? Jika bukan….” Siwon tak melanjutkan kalimatnya, dia segera mendekatkan wajahnya pada wajah Yoona. Yoona seakan bisu, tak ada sepatah kata pun yang terucap dari bibirnya. Sampai akhirnya dia merasakan bibir Siwon menempel pada bibirnya, Yoona membulatkan matanya. Siwon melakukannya di depan umum? Ini benar-benar di luar dugaannya, tapi sedetik kemudian Yoona memejamkan matanya. Dia berpikir mungkin inilah salam perpisahan yang Siwon berikan padanya, biarlah ini terjadi meskipun di depan fansnya. Yoona membalas perlakukan Siwon dengan irama yang senada, tiba-tiba akal sehatnya melayang entah kemana. Yoona tak perduli, jika setelah melakukan ini dia di teror fans Siwon atau mungkin di bunuh. Yang terpenting, dia juga tak ingin melewatkan moment yang mungkin untuk beberapa tahun kemudian tidak akan terjadi.

[[]]

3 years later““““

 

FILM BESUTAN JONH PARK BARU DI RILIS SUDAH MENCAPAI JUTAAN PENONTON DI SELURUH DUNIA

Bahkan artikel yang di muat di salah satu majalah ternama Amerika itu juga sampai ke benua Asia, termasuk Korea Selatan. Tak hanya artikelnya saja, filmnya pun juga laris di negeri gingseng itu. Rasanya tak ada satu bioskop yang kosong, semuanya mengantri hanya untuk mendapatkan tiket nonton film besutan Jong Park, yangsalah satu aktornya berasal Korea Selatan, siapa lagi jika bukan Choi Siwon.

Kehobohan tidak hanya terjadi di Korea selatan, tapi juga di negara asal film itu sendiri. Para pemain yang berperan di film itu tampak anggung serta gagah melenggangkan kaki mereka di red carpetpada saat film yang paling di nanti-natikan ini di tayangkan untuk pertama kalinya di seluruh bioskop Amerika. Tak terkecuali dengan Choi Siwon, satu-satunya aktor asal asia yang menjadi pemain dalam film besutan sutradara ternama Jonh Park.

Dengah gagahnya, Choi Siwon berjalan di red carpet tersenyum pada para awak media yang mengambil gambarnya. Parasnya yang tampan di tambah selalu tersenyum membuat para fansnya tak henti-hentinya meneriaki namanya. Tubuhnya yang tinggi terlihat sangat menawan apalagi malam ini pria bermarga Choi itu mengenakan tuxedo berwarna hitam serta dasi kupu-kupu berwarna senada. Seperti seorang pangerang saja.

“Choi Siwon bagaimana perasaan anda setelah film ini di rilis?’ tanya salah seorang wartawan.

“Saya sangat senang sekali, setelah penantian cukup lama akhirnya film yang memberikan banyak saya mengalaman ini akhirnya di liris juga…”

“Lalu apakah setelah ini anda akan pulang ke Korea?”

“Yah, aku akan segera pulang ke Korea…”

“Rupanya anda begitu bersemangat, apakah ada seseorang yang menjadi semangat sehingga anda ingin segera pulang ke Korea?”

“Hahah…fans saya sudah menanyakan kapan saya pulang. Tapi mungkin alasan yang paling mendukung saya untuk segera kembali ke Korea adalah seorang wanita yang selama 3 tahun ini menunggu saya di sana”

“Wanita? Apakah dia kekasih anda?”

“Bukan kekasih ku, tapi calon istri ku…”

“Oh aku benar-benar tak menyangka rupanya anda sudah mempunyai calon istri, pasti setelah mendengar ini semua wanita yang mengelu-elukan mu akan patah hati. Termasuk aku”

(Siwon tersenyum)

“Lalu apakah anda akan segera menikah?”

“Usia ku sudah cukup untuk membina rumah tangga, mungkin secepatnya..”

“Benarkah? Kalau begitu selamat….dan semoga kalian berbulan madu kemari…”

“Hahahha….ya…aku akan mengajak dia berbulan madu ke mari…”

“Kalau begitu sukses dengan film mu…”

“Terima kasih…”

 

Clip

Wanita itu mematikan tvnya setelah menyaksikan wawancara Siwon, kembali dia meneguk winenya. Tidak tahu sudah gelas ke berapa ini, tapi banyaknya bekas botol wine yang berserakan di lantai sepertinya dia hanya menghabiskan waktunya seharian ini hanya untuk minum.

Uee – wanita itu, kini benar-benar terlihat prustasi. Ini semua karena scandalnya yang membuat karir keartisannya meredup seketika, di tambah uang honornya yang di bawa kabur oleh Presdir Kangta.

“Dasar bajingan kau…” ucapnya saat mengingat wajah Kangta yang sudah melarikan semua uang honornya. Kembali dia meneguk lagi winenya. Inilah cara Uee melampiaskan semuanya dengan minum minum dan minum.

3 tahun telah berlalu, selama itu pula agensi yang sebelumnya menaungi Siwon dan Uee kini sudah tidak ada. Pasalnya, Kangta yang merupakan Presdir dari agensi itu melarikan semua uang honor para artisnya, bahkan penghasilan dari saham perusahan itu pun ia rauk semuanya. Tapi ternyata kebebasan Kangta tak bertahan lama, dia akhirnya di tangkap oleh kepolisian dan sekarang pria itu mendekam di balik jeruji besi.

[[]]

Seorang pria berbadan tinggi nan atletis keluar dari pintu kedatangan luar negeri, di belakangnya terdapat juga seorang pria berambut blonde yang menyeret dua koper berukaran sedang. Di sebelah pria berambut blonde itu terdapat seorang wanita yang tengah menggendong seorang bayi mungil yang kira-kira usianya masih beberapa bulan.

Seketika saja teriakan kencang yang berasal dari kumpulan wanita yang tengah duduk di lantai dua terdengar sangat histeris, tak kala sosok pria yang mengenakan kemeja berwarna biru bergaris hitam serta celana jeans berwarna hitam menampakan dirinya. Pria tersebut melambaikan tangannya sambil tersenyum, menyapa para fans setianya yang sudah menunggunya berjam-jam di sini.

“WELCOME MY PRINCE CHOI SIWON”

Salah satu banner berukuran besar membuat pria itu tersenyum haru sekaligus bangga. Ternyata dirinya masih di kenang oleh fansnya, padahal sudah 3 tahun ia tak kemari dan baru kali ini dia menginjakan kakinya lagi ke tanah kelahirannya ini.

“Yeobo David terus menangis…” ucap wanita berambut panjang yang tengah menggendong bayi.

Pria berambut blonde yang berdiri di sampng Siwon segera menghampirinya “Oh anak ku kau kenapa euh? Kajja kita pulang biarkan Siwon ahjjusi disini…” ucap pria berambut blonde itu. Sudut matanya melirik Siwon sekilas.

“Yak Nickhun-ssi. Sudah ku bilang jangan ajari anak mu memanggil aku ahjjusi…” protes Siwon pada pria berambut blonde itu.

“Memangnya kenapa? Kau memang sudah seperti ahjussi-ahjussi..” cibir Nickhun lalu mengambil David, putra kecilnya dari gendongan sang istri, Victoria.

Siwon mengembungkan kedua pipinya, menahan ocehan yang siap keluar dari bibirnya agar ia tak kembali lagi berdebat dengan managernya itu.

“Siwon-ssi, kalau begitu aku dan Nickhun Oppa pulang dulu. Berhati-hatilah…” ujar Victoria akhirnya. Dia sepertinya tak mau melihat suaminya dan Siwon kembali cekcok hanya karena maslah sepele.

“Arraseo…” jawab Siwon lalu kembali mengambil foto para fansnya.

[[]]

Semua karyawan majalah SJM tampak sibuk hari ini, mulai dari yang mendesain cover untuk edisi yang akan datang, serta ada pula yang mendatangi percetakan.

“Yoona apa artikel mengenai girl band f(x) masuk dalam edisi mendatang?”

“Masukan saja, datanya sudah ada di laptop ku. Bisa kau copykan?”

“Baiklah…?”

“Yoona-ssi, ku rasa photo ini tak sesuai dengan judul artikelnya? Bagaimana kalau kita ganti?”

“Ide yang bagus, ganti saja. Oh yah aku punya kumpulan photo terbaru dari Myungsoo. Kau bisa copy dari laptop ku, cari saja…”

“Arraseo…”

“Yoona-ssi, kabar kelahiran anak pertama Rain-Kim Tae Hee bagaimana kalau berada di halaman pertengahan?

“Anio, halaman pertengahan itu untuk artikel comeback-nya INFINITE, setelah itu SISTAR, lalu kabar HyunA 4Minute dan terakhir berita mengenai pernikahan Baek Ji Young dan Jung Suk Won …”

“Lalu artikel Rain-Kim Tae Hee di simpan di halaman mana?”

“Setelah kabar Hyoyeon yang tengah berkencan…”

“Ah baiklah…”

“Yoona-ssi, apa menurut mu foto Song Joong Ki ini bagus untuk cover edisi yang akan datang?”

“Siapa yang mengambil foto ini?”

“Changsung….”

“Dia memang photografer yang handal, yang ini saja. Song Joong Ki nya terlihat sangat tampan…”

 

Yoona – wanita itu kini sudah berubah, dulu di adalah seorang wartawan. Namun, karena berkat kerja kerasnya. Jessica mempercayainya untuk membentuk sebuah tim, dan dialah yang menjadi pimpinannya. Meskipun kadang kala Yoona juga selalu mencari berita, tapi tak sesering dulu.

Saat tengah sibuk memeriksa artikel-artikel yang siap di cetak, tiba-tiba ponselnya berdering. Tanpa melihat siapa nama si pemanggil Yoona segera mengangkatnya.

“Emm Yeoboseo…?” jawab Yoona memulai pembicaraan.

“Yeoboseo…”

“Nuguya…?” tanya Yoona masih belum menyadari siapa yang menghubunginya.

“Aigo! Kau tak mengenal suara ku? Apa kau pura-pura tak mengenalnya?” cibir orang di ujung telpon sana. Yoona segera menjauhkan ponsel dari telinganya, lalu melihat nama yang tertera di layar ponselnya.

“Siwon…” bisik Yoona setengah tak percaya. Dia segera menempelkan lagi ponsel kedaun telinganya.

“Mianhae, tadi aku tak melihat siapa yang menelpon ku…” jawab Yoona beralasan. Tapi itu memang benar.

“Begitukah? Baiklah, sekarang aku sedang menuju apartement mu. Kau dimana sekarang?”

“Mwo? Apartement? Memangnya kau sudah pulang?” tanya Yoona. Kali ini dia benar-benar kaget.

“Aigo! Apa kau tidak melihat berita kepulangan ku dari Amerika? Bukankah kau seorang wartawan. Ck! Dasar kau ini…” protes Siwon di ujung sana.

“Hari ini aku tak bertugas mencari berita, lagi pula sekarang pekerjaan utama ku bukan wartawan lagi. Tapi….”

“Yah..yah..yah..aku tahu..sekarang cepat sebaiknya kau pulang. Aku menunggu mu..” potong Siwon sebelum kekasihnya itu selesai melanjutkan kalimatnya.

Seusai mengatakan itu, Siwon langsung mematikan sambungan secara sepihak. Membuat gadis di tempat lain marah-marah padanya. Siwon tak perduli, mau Yoona marah padanya atau tidak. Yang jelas sekarang ia semakin menambah kecepatan mobilnya menuju apartement Yoona.

Setelah mengucapkan kalimat-kalimat tanda kekesalannya pada Siwon, Yoona kembali memasukan ponselnya kedalam tasnya. Kini maatnya melihat rekan-rekan kerjanya yang tengah sibuk bekerja. Haruskan aku pergi sekarang? Pikir Yoona benar-benar bingung. Masalahnya jika ia pergi sebelum pekerjaan selesai bisa-bisa ia di turunkan jabatan oleh Jessica. Tamatlah jika begitu.

[[]]

Pukul 22:45 KST ternyata Siwon masih menunggu di apartement Yoona, sudah berapa jam di menunggu kekasihnya itu yang belum sama sekali menampakan batang hidungnya. Jangankan menampakan batang hidung, menghubunginya saja tidak. Malah ponselnya tak ia aktifkan. Membuat Siwon jamuran saja menunggunya.

“Awas kalau kau pulang….” gumam Siwon sambil kembali memainkan jari-jarinya di layar Iphone hitamnya.

Setelah membuka pintu apartementnya Yoona masuk kedalam, membuka sepatunya lalu berganti dengan sandal rumah. Namun. Tak ada sepatu Siwon yang semula Yoona yakini pria itu masih menunggunya. Kemana Siwon? Sudah pulangkah dia? Itulah pertanyaan yang kini melintas di otak Yoona, namun Yoona sepertinya tak perduli. Karena ini sudah hampir menunjukan pukul 12 malam di tambah dia sudah merasakan seluruh tubuhnya remuk.

Setelah beristirahat sejenak di sofa Yoona kembali bangkit, berjalan menuju kamarnya. Tepat saat ia membuka pintu kamarnya seseorang tengah berdiri sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dada. Wajahnya terihat santai, tapi Yoona bisa merasakan “aura” kemarahan dari orang tersebut. setelah cukup lama bungkam akhirnya Yoona bersuara “Mian…aku..terlambat…” ujar Yoona. Kepalanya setengah menunduk takut jika menatap mata tajam pria yang kini tengah berjalan mendekatinya.

“Kenapa kau mematikan ponsel?” tanya Siwon – pria tersebut.

“Itu…karena pekerjaan ku di kantor sangat banyak. Jadi, aku tak bisa pulang secepatnya…”

“Pertanyaan ku kenapa kau mematikan ponsel?” ulang Siwon. Membuat Yoona kini menatapnya.

“Akhhhh…” Yoona menggigit bawah bibirnya berusaha mencari sebuah alasan yang tepat agar kekasihnya itu tak marah.

“Karena aku mengganggu mu?”tanya Siwon. Dengan ragu akhirnya Yoona mengangguk.

“Owhhh….” respon Siwon. Kini matanya memandang kekasihnya itu dari ujung kaki hingga kepala.

“Rupanya sekarang kau sudah berubah, dulu kau suka meninggalkan pekerjaan hanya karena hal sepele tapi seakarang kau tak seperti itu, aku senang…”

Yoona menaikan sebelah alisnya, heran akan ucapan yang baru saja Siwon katakan. Apa maksudnya?

“Aku baru pulang dari Amerika, semua fans ku menyambut kedatangan ku. Kau tidak melakukan itu?” tanya Siwon tersenyum.

Yoona menatapnya lalu kemudian memeluknya erat, pelukan berupa rasa rindu yang sudah 3 tahun tak bertemu. “Aku merindukan mu….” ucap Yoona memejamkan matanya, mencoba merasakan hangatnya tubuh Siwon yang masih sama seperti dulu.

“Aku jauh lebih merindukan mu…” balas Siwon kemudian mengecup puncak kepala Yoona.

[[]]

Musim semi adalah musim yang paling di nanti-nanti, dimana di musim inilah banyak bunga-bunga bermekaran. Moment ini tentunya tak di lewatkan bagi semua orang untuk menikmati indahnya musim semi bersama dengan orang-orang tercinta. Tak terkecuali dengan seorang Choi Siwon, hari ini dia mengajak Yoona untuk berkencan. Namun, sepertinya kencan kali ini cukup berbeda karena Siwon membawa Yoona ke tempat umum. Tempat umum? Entah bagaimana pikiran Siwon, mungkin dia ingin menunjukan kepada semua orang jika gadis cantik inilah yang sudah meluluhkan hatinya.

Para fans Siwon yang berada kawasan Gangnam terlihat begitu cemburu saat melihat idolanya itu berjalan sambil memegang tangan Yoona begitu erat, seakan tak mau Siwon lepaskan sedikit pun. Siwon hanya tersenyum, sesekali dia melambaikan tangannya. Dia begitu merasa tak terganggu dengan para fasnya bahkan semua orang yang melihat dirinya dan Yoona dari tadi. Siwon tampak santai berjalan, pakaian yang ia kenakan pun terlihat santai namun tetap modis. Tak ada masker, topi, apalagi kecamata yang menunjang penampilannya. Siwon benar-benar ingin menunjukan bahwa “INILAH KEKASIH KU IM YOONA” mungkin seperti itulah.

“Oppa jadi dia pacar mu?” tanya salah seorang remaja, sepertinya dia siwonest akut. Terbukti kini dia menangis seakan tak rela jika Siwon ternyata sudah mempunyai kekasih.

“Nde dia cantik kan…” jawab Siwon kini tangannya beralih merangkul pinggang Yoona, membuat Yoona sedikit merasa risih.

“Oppa bagaimana dengan ku..?” ujar gadis itu kembali mengucek-ngucek matanya.

“Kau tidak perlu sedih, seharusnya kau dukung aku. Meskipun aku sudah punya kekasih tapi aku akan tetap mencintai kalian (fans). Lagi pula sekarang aku sudah tak muda, tidak secute dulu. Masih banyak aktor-aktor yang muda, seperti Kim Bum, Myungsoo member Infinite, Gik Kwang member BEAST, Lee Min Ho yang bermain didrama Rooftop prince, lalu ada….ada siapa lagi Yoona…” Siwon menyenggol sikut Yoona meminta bantuan.

“Song Joong Ki!!!” jawab Yoona begitu riangnya. Namun, membuat Siwon bete mendengarnya.

“Itu artis idola mu…” cibir Siwon.

“Memangnya kenapa? Diakan tampan…imut…lalu…” Yoona tak menganjutkan kalimatnya menyadari kini tatapan Siwon sudah mulai berubah tak suka.

“Ya sudahlah, kalau begitu kami pergi dulu. Sampai berjumpa nanti anak manis…” Siwon mengelus kepala anak remaja itu lalu melanjutkan langkahnya lagi bersama Yoona berjalan-jalan di kawasan Gangnam.

[[]]

Setelah puas berjalan-jalan seharian, Siwon membawa Yoona ke lantai atas gedung agensinya. Hanya untuk sekedar menikmati angin malam musim semi yang terasa menyejukan, sepertinya mereka berdua kelelahan setelah seharian ini berjalan-jalan. Siwon melirik Yoona yang berdiri di sampingnya, memandang wajah wanitanya itu dari samping membuat bibir Siwon tertarik menampakan senyum tipis.

“Im Yoona….” panggil Siwon tanpa melepaskan matanya dari wajah sang kekasih. Yoona menolah, menatap Siwon dengan penuh tanya.

“Ayo kita menikah” ajak Siwon tapi sama sekali tak terdengar keseriusan di dalam kalimat tersebut. Sehingga Yoona berkata. “Kau bercanda?”tanya Yoona. Lalu kembali memadang lagi ke depan melihat kerlap-kerlip lampu-lampu yangterlihat indah.

Siwon tersenyum lalu memposisikan tubuhnya di belakang Yoona, Siwon merogoh saku jaketnya lalu mengambil sesuatu di dalamnya. Sebuah kalung berbentuk hati, Siwon memakaikan kalung itu di leher jenjang Yoona lalu membalikan tubuh Yoona.

“Aku sudah mendapatkan semuanya Im Yoona, popularitas, uang, kemewahan. Aku sudah mendapatkan semuanya. Termasuk dirimu, tapi kau belum menjadi milik ku jika kau belum menjadi istri ku. Ayo kita menikah, ayo kita buat keajaiban. Kita buat sebuah keluarga yang penuh dengan keajaiban..”

Mata Yoona berkaca-kaca mendengar setiap untaian kata yang Siwon tuturkan, rasa haru sekaligus bahagia kini menyeruak dalam diri Yoona, akhirnya, penantiannya selama 3 tahun ini terwujud. Siwon melamarnya, dia ternyata menepati janjinya untuk kembali dan melamarnya. Yoona memangis, tentunya sebuah air mata kebahagiaan. Siwon menghapus air mata Yoona, lalu  membawa Yoona kedalam pelukannya.

[[]]

UPACARA PEMBERKATAN PERNIKAHAN CHOI SIWON DAN IM YOONA TERTUTUP, HANYA DI HADIRI KELUARGA TERDEKAT SAJA.

Sebuah artikel muncul di dunia maya dengan judul seperti itu, hari ini dunia hiburan Korea Selatan kembali berbahagia. Karena salah satu aktornya melepas masa lanjang di puncak karirnya. Namun sayangnya, upacara pemberkatan di tutup dari media, hanya keluarga terdekat merekalah yang menghadiri. Ini usulan dari Siwon sendiri, karena menganggap jika upacara pernikahan adalah suatu moment sakral dan ia ingin mengabadikan moment tersebut hanya bersama keluarganya dan keluarga Yoona saja.

Namun para awak media khususnya masyakarat tak perlu khawatir pasalnya setelah upacara permberkatan selesai. Malam harinya di lanjutkan dengan resepsi yang diadakan di sebuah hotel berbintang lima. Juga sebelum acara resepsi itu di mulai, Siwon terlebih dahulu mengadakan conference press menghadiri para awak media yang sudah menanti-nanti kehadirannya dengan sangistri.

Saat Siwon menggandeng tangan Yoona berjalan menuju tempat conference pers di adakan, sorak sorai mulai terdengar tak kala pengantin baru itu menampakan diri mereka.

“Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung saya, tak lupa saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh fans atas cinta dan dukungan kalian semua. Dan saya berharap kalian semua akan tetap mendukung dan mendoakan saya.” Ujar Siwon membuka conferece pers.

“Dan terima kasih kepada semua teman-teman media yang telah hadir pada malam yang sangat indah ini…” lanjut Siwon membuat semua orang yang berada di ruangan itu bersorak. Karena Siwon bilang “Malam yang sangat indah” mungkin mereka semua mengartikan yang lain.

Acara conference pers sendiri hanya di beri waktu 15 menit, maka tak heran saat di beri kesempatan untuk bertanya semua wartawan berlomba-lomba mengacungkan tangan mereka.

“Saya ingin bertanya kepada Ny Choi, bagaimana perasaan anda di persunting pria seperti Choi Siwon. Tentunya anda sudah tahu jika suami anda adalah seorang idola…” tanya salah seorang wartawan dari KBS TV.

“Sebelunya saya ucapkan terima kasih, karena anda adalah orang pertama yang memanggil saya Ny Choi (Yoona tersenyum malu). Baiklah, bohong jika saya menjawab tak senang. Tentu saja saya sangat senang, bahkan bahagia (kembali tersenyum) namun, tak di pungkiri ada sedikit perasaan khawatir. Mengingat Siwon adalah seorang artis, fansnya banyak sekali. Saya sempat takut, tapi Siwon selalu menyakinkan saya jika semuanya akan baik-baik saja..”

“Lalu bagaimana perasaan Siwon-ssi sendiri?”

“Aku? Perasaan ku? tentu saja sangat bahagia, menikahi seorang wanita secantik bidadari (tersenyum kearah Yoona) sampai-sampai aku tak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata…”

“Lalu bagaimana dengan karir mu Siwon-ssi? Bukankah sekarang anda sedang berada di puncak popularitas? Apakah anda tidak takut karir yang sudah anda tempuh dengan sangat susah payah akan  kembali meredup setelah anda melepas masa lajang?”

“Itu memang benar, tapi saat aku pikir lagi tidak ada poplaritas yang abadi, pastilah akan ada Siwon Siwon muda yang  akan semakin menambah warna tersendiri di dalam dunia akting. Jujur saja aku tak takut, aku yakin para fans ku akan selalu mendukung ku. Masalah popularitas, aku sudah merasakannya seperti apa dan aku rasa itu semua sudah cukup. Kini aku tinggal membina sebuah rumah tangga dengan seorang wanita cantikyang duduk di sebelah ku. (Siwon tersenyum di sambut dengan tepuk tangan)

“Lalu apakah setelah menikah anda akan tetap berkarya di dunia akting?”

“Tentu saja, aku juga masih terikat kontrak dengan Bi Entertaiment agensi yang sudah membuatku seperti sekarang ini.

“Lalu apa rencana anda setelah menikah?”

“Tenu saja pergi bulan madu” jawab Siwon menyambar pertanyaan salah satu wartawan yang langsung membuat gelak tawa pecah seketika.

“Masalah bulan madu, apakah ada tempat-tempat romantis yang ingin kalian kunjungi?”

“Untuk saat ini aku belum memikirkannya, tapi mungkin aku akan mengajkan istri ku ke suatu tempat yang hanya ada kita berdua disana….” jawab Siwon lagi kembali tersenyum.

“OWHHHHH……” serepak semua wartawan mengucapkan itu sambil mengulum senyum.

“Aku ingin bertanya, Siwon-ssi anda ingin mempunyai anak berapa?” tanya salah seorang wartawan dari SBS TV. Siwon tersenyum begitu pula dengan Yoona.

“Eumm berapa pun aku siap, tapi tidak tahu dengan iastri ku? bagaimana sayang?” Siwon memandang Yoona yang tengah menunduka karena malu.

“Terserah kau saja…” jawab Yoona tersenyum malu. Melihat ekspresi Yoona yang malu karena di goda Siwon membuat gelak tawa kembali pecah lagi

“Istri ku bilang terserah aku saja, berarti bisa lebih lebih dari 3..” jawab lagi yang kembali mengundang tawa.

“Aku ingin bertanya pada Ny Choi, pekerjaan anda sekarang adalah seorang wartawan juga. Apakah setelah menikah dengan Siwon-ssi anda akan berhenti?”

Belum sempat Yoona menjawab Siwon sudah mendahuluinya.

“Tentu saja, aku takut terjadi sesuatu pada istri ku jika dia masih bekerja. Mungkin sebagai ganti dari pekerjaannya aku akan membuat sebuah usaha seperti butik, agar istriku merasa tak jenuh…”

Yoona langsung memutar bola matanya kearah Siwon “Apa kau bilang? Aku…” tanya Yoona setengah berbisik.

“Sudahlah sayang ini semua demikebaikan mu…” ujar Siwon sengaja menyaringkan suaranya membuat semua wartawan tertawa melihat tingkah mereka.

Pertanyaan demi pertanyaan sudah mereka jawab, meskipunPress conference nya hanya berlangsung 15 menit tapi membuat awak media puas atas jawaban yang Siwon dan Yoona berikan. Apalagi Siwon, di tengah-tengah Press conference dia selalu menggoda Yoona yang berhasil membuat pipi istrinya itu merona merah serta hanya bisa tersenyum,Siwonjuga selalu menjawab pertanyaan dengan kalimat-kalimat yang selalu membuat wartawan tertawa.

Swon dan Yoona kembali berdiri, tersenyum menghadap puluhan kamera yang siap memotret mereka. Namun tiba-tiba seorang wartawan kembali bersuara.

“Siwon-ssi Yoona-ssi, bisakah kalian berciuman?” tanya Eunhyuk, wartawan yang dulu selalu memata-matai Siwon. Siwon dan Yoona saling pandang memberi kode apakah mereka harus melakukan itu, sampai akhirnya Siwon tersenyum pada awak media lalu menarik pinggang Yoona.

“Sebentar saja, jangan lama-lama…” titah Yoona berbisik di telinga Siwon. Sementara itu para wartawan sudah siap dengan kamera mereka untuk memotret pasangan pengantin baru yang tengah siap berciuman..

“Kita lihat saja nanti…” ucap Siwon lalu memiringkan kepalanya.

Seiring dengan Siwon semakin mendekat ke arahnya, Yoona memejamkan matanya. Sampai akhirnya bibir Siwon sudah mendarat di bibir tipisnya, kontan saja moment ini tidak di sia-siakan para wartawan yang memang sudah menanti-nantikan moment ini. Kilauan cahaya yang berasal dari kamera para wartawan kini menghiasi ruangan conference pers itu.

Yoona berusaha melepaskan ciuman Siwon, namun ternyata Siwon malah semakin menekan bibirnya bahkan memperdalam ciuman mereka. Membuat Yoona sama sekali tak bisa berkutik. Tentu saja kejadian ini kembali mengundang tawa dari wartawan yang tengah asyik mengambil gambar mereka.

Puter lagu Happy Ending-nya Jay Park…….

 

[[]]

Hastag in Twitter

#HappyWeddingChoiSiwon

#HAPPYWEDDINGYOONWON

#HappyWeddingSiwonFromSiwonestINA

 

News

IM YOONA, WANITA BERUNTUNG YANG MENDAPATKAN HATI CHOI SIWON SI PANGERAN DI DUNIA NYATA.

Andwae!!!! OPPA YOU MAKE ME CRAZY……T____T

Siwon menikah? Menikah? Aku patah hati….:(

Choi Siwon dan Im Yoona pasangan yang serasi. Semoga kalian bahagia. Tuhan memberkati.

Pernikahan yang menggemparkan TT____TT aku benci wanita itu. Mulai sekarang aku berhenti menjadi kpopers. ToT

Tetap dukung Siwon, tetap cintai dia. LOVE U SIWON MY PRINCE :*

Pernikahan yang megah, aku iri pada wanita itu. Im Yoona kenapa Siwon memilih mu dari banyaknya jutaan wanita yang mencintainya?

YOONA YOONA YOONA I HATE YOU….DAMN IT!!!!..

YONWON YONWON YONWON. Pasangan yang serasi, berbulan madulah setelah ini. Dan cepat kabari Siwonest dengan kehamilan Yoona. Kekeke……

Kebahagiaan akan selalu menyertai keluarga kecil kalian, Siwon Oppa jadilah suami yang baik. Yoona Eonni jadilah istri yang baik, dan cepat-cepatlah mempunyai keturunan. GBU ….:)🙂🙂

Sekarang terbukti siapa yang REAL, bukan Siwon-Uee, bukan Siwon-Tiffany, bukan Siwon-Sooyoung. Tapi SIWON-YOONA. Happy wedding🙂 semoga keluarga kecil kalian akan segera diramaikan oleh tangisan seorang bayi mungil🙂

Nita Rahayu: Akhirnya kau menemukan pelabuhan cinta mu, Oppa Chukkaeyo. Aku sangat bahagia mendengar kabar ini, aku akan mendoakan dirimu dan Yoona Eonni agar selalu bahagia🙂 Oppa aku tunggu Choi’s junior ….Love u Siwon Oppa..Love You Yoona Eonni…Love Yoonwon….

*Numpang berkomentar gak papakan? *pengen eksis sebenarnya ._.  Silahkan kalian juga berkomentar di boxs komentar yang sudah di sediakan di bawah. Kekekkeke…..

THE END

 

Fiuh““` lap keringat dulu. Setelah molor beberapa bulan akhirnya ff  super geje ini meluncur juga. Udah karatan udah lumutan udah bulukan plus udh pada lupa pasti readers sama ff ini?iya kan? Sebelumnya aku benar-benar minta maaf atas keterlambatan ff ini. Mungkin salah aku sendiri sih yang kemarin-kemarin terlalu fokus banget sama Y Saranghae sampai malas nulis ff ini. T____T

Aku gak tahu ini dapat apa engga feelnya habisnya udah lama juga sih gak nulis nih ff, sekali pun nulis ngebutnya ampe jari-jari berasa keriting. Cuman ngedit sekali, mana ini 26 page. Panjang banget kan T___T jadi kalau ada typo tolong di maafkan……

Oke makasih buat nited yang selalu menangih ff ini sampai-sampai aku kehabisan “Alasan” buat jawab sms, DM ataupun inbok kalian. Kekeke *tapi itu menjadi semangat lho buat aku lanjutin nih ff. Satu ff tuntas tinggal the right woman for me yang belum beres T____T

Tapi aku usahakan untuk melanjutkan ff itu:) dengan syarat…..komentar FF ini harus lebih dari 100. Nah LOL….*ngacem…

Makasih buat ka Echa sama Resty *aku sebutin dua-duanya. Yang sudah mempublish ff ku. (sama2🙂 )

Dan maaf telat banget publishnya…..huhuhu….

Thanks NITED LOVE YA!!!!!! BOW

RCL RCL RCL!!!!!!!!

Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

132 Komentar

  1. amalia an

     /  Desember 3, 2014

    Salam kenal. ….maaf sebelumnya klo aq ikut coret2 disni.
    Cm mw blg selamat bwt yoonwon akhirnya happy ending. Moga bsa kejadian didunia nyata.
    Amien.

    Balas
  2. bagus biiiiiiingggiiiiiiiittttt romatis bgt…
    d tnggu ya ff baru.a. .😉

    Balas
  3. nadud

     /  Desember 9, 2014

    satu kata buat author DAEBAK😀
    ditunggu eonn ff selajutnya🙂

    Balas
  4. dedewjasmin

     /  Januari 26, 2015

    Ahirnya yoonwon nikah juga….tp knph orang tua mereka tidak dceritakan????trs yuri sm tmn nya yg cowok kmn????menejer siwon apa kbr???tp senang lihat ahirnya….

    Balas
  5. Riissa Icca

     /  Maret 11, 2015

    Wooww..
    It is good story..
    awaited next ff🙂

    Balas
  6. happy wedding.
    moga bahagia n langgeng sampe maut memisahkan.
    moga terjadi di dunia nyata yoonwon cocok banget…..

    Balas
  7. marsiah

     /  April 6, 2015

    Swiett,akhir nya yoonwon nikah juga hehehe heppy ending.

    Balas
  8. Susi

     /  April 21, 2015

    Yeeeyyy akhirx,,, semoga itu menjadi nyata.. #Amiiinn

    Semoga mereka real semoga mereka suatu saat bisa menikah..☺😍
    Semoga suatu saat ada kabar mengembirakan seperti ini,,😂

    Balas
  9. Nur khayati

     /  Mei 26, 2015

    Happy Ending,,
    Semua dpt p0rsi yg sama,, kekeke

    Balas
  10. choi kyuia

     /  Juli 1, 2015

    huaaaa eonnie,,, aku pengen nangis banget bacanya…
    benar benar berharap dan terharu…
    semoga saja mereka itu real dan selalu bersama… aminnnnnn…
    eon sungguh daebak lah bisa membuat ff yang benar benar menguras emosi ku dari awal sampai akhir.. pokonya super banget lah…
    lanjutkan lah eonn dan buat ff yoonwon lagi.. aku tunggu..
    tetap semangat eonn…

    Balas
  11. Akhirnya karirnya siwon kembali lagi seperti dulu, dan mereka menikah.. romantis bgt yoonwon..
    Keren bgt di tunggu ff yg lainnya..

    Balas
  12. park ra chan

     /  Desember 28, 2015

    Ya the end…..keren thor happy ending

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: