[FF] My Idol (Chapter 3)

[FF] My Idol (part 3)

Author : vipventy (@vipventy)

Cast     : Im Yoona, Choi Siwon

Kwon Yuri, Kim Dong Ho(OC)

TaeTiSeo(Taeyeon, Tiffany, Seohyun), etc

Genre  : romance, drama, comedy

PG       : 15

Holaaaa balik lagi sama FF ini. Sebenernya part ini belum author edit sama sekali, jadi mohon maaf ya jika ceritanya amburadul, feel-nya ga dapet atau banyak typo >.<

Sebenernya agak maksain sih di publish hari ini, tapi karena hari ini hari yang special buatku dan aku juga mau berbagi kebahagiaan sama readers semua #lebay jadi nikmatin aja ya :p

Yaudah ya Happy Reading ^^

Author pov

“kau!”tunjuk siwon kaget ke arah yoona

“siwon-ah tidak sopan menunjuk seperti itu”tegur dong ho

“sedang apa kau disini?”tanya siwon ke yoona

“nona ini adalah pemenang undian itu. Apa kalian sudah saling mengenal?”ucap dong ho

“ani, kami tidak saling mengenal”kata yoona angkat bicara

Mendengarnya siwon hanya bisa mendengus kesal

“ah begitu, perkenalkan aku kim dong ho manager siwon”kata dong ho memperkenalkan diri

“im yoona imnida”

“oh ya silahkan duduk yoona-ssi”kata dong ho mempersilahkan yoona duduk di kursi sebelah siwon. Yoona hanya tersenyum dan kemudian mendudukkan dirinya di sebelah siwon

Selama perjalanan di dalam pesawat, tidak ada satupun yang membuka percakapan. Dong ho tertidur, siwon sibuk mendengarkan lagu sementara yoona membaca novel yang dia bawa.

Setelah kurang lebih 8 jam, akhirnya mereka tiba juga di pulau Bali. Jam disini menunjukkan pukul 15.00 WIT

“yoona-ssi ini kunci kamarmu”ujar dong ho sambil meyerahkan kunci bungalow kepada yoona

“ne, gomawo”

“sekarang istirahatlah dulu, jam 7 nanti kita bertemu lagi di restaurant ya untuk makan malam”

“arraso”

Yoona pov

“thank you”ucapku sambil menyerahkan beberapa lembar uang rupiah kepada bellboy yang membawakan koperku

Aku langsung membaringkan tubuhku ke atas kasur, rasanya ini akan menjadi liburan yang paling menyiksa untukku. Karena siapa? Tentu saja karena kwon yuri!

Andai saja dia tidak iseng memasukkan namaku ke undian itu, pasti sekarang aku sedang menikmati waktuku bersamanya.

Ah daripada hanya meratapi nasib yang tidak akan berubah, lebih baik sekarang aku harus berusaha keras membuat liburan ini menjadi menyenangkan! Yakkk Im yoona fighting!

Kulangkahkan kakiku menuju kamar mandi untuk membasuh diriku agar segar kembali. Setelah itu kupakai long dress hitam bertali spaghetti-ku yang cocok dengan suasana disini. Ya cuacana disini sangat panas, mungkin mencapai 30° C. Berbeda dengan di korea yang sekarang memasuki musim semi yang suhunya antara 18°-19°.

Setelah memoles sedikit wajahku dengan bedak dan memakai lip balm, aku memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar bungalow-ku.

Aku mendengar deru ombak tak jauh dari tempatku berdiri dan benar saja ternyata hanya sekitar 200meter dari bungalowku ada pantai yang begitu indah. Aku memutuskan untuk duduk di salah satu bangku yang tersedia yang menghadap ke pantai tersebut.

“ahhh tenangnya suasana disini”ucapku senang saat menyadari hanya akulah yang sekarang berada di pantai ini. Ternyata aku sedang beruntung hari ini, aku bisa melihat sunset yang begitu cantik di pantai seindah ini.

Langit berubah menjadi gelap dan karena suasananya yang sangat sunyi, aku memutuskan untuk beranjak dari tempatku menuju restaurant.

Siwon pov

“hyung, mungkin dia lupa jika kita janjian makan malam. Coba kau kemarnya”suruhku

“ahh kau ini repot sekali, ini bahkan belum tepat jam 7 jadi wajar kan kalau dia belum datang”katanya kesal

“tapi hyung…”belum selesai ucapanku, kulihat wanita itu berjalan mendekat ke meja kami

“anyyeong. Apa sudah menunggu lama?”tanyanya seraya tersenyum ke arah kami.. ani.. bukan ke arah kami melainkan hanya ke arah dong ho hyung. Dia bahkan tidak melirikku aishhhhh

“ah be.. belum yoona-ssi. Silahkan duduk”jawab dong ho hyung gugup. Mwo? Kenapa dia jadi gugup seperti itu, apa karena senyuman yoona barusan?

Dia terlihat asik mengobrol dengan dong ho hyung, sementara aku hanya dicueki sedari tadi oleh mereka berdua

“aku sudah selesai”ucapku keras menghentikan tawa mereka sambil menaruh gelasku kasar ke atas meja

“ah kau sudah selesai siwonnie, kau bisa kembali ke kamar duluan. Ada hal yang harus kubicarakan dengan yoona-ya”ucapnya enteng padaku. Mwo? Bahkan sekarang hyung memanggilnya dengan embel-embel ‘ya’ bukan ‘ssi’ lagi. Benar-benar pria satu ini.

“ani. Aku akan menunggumu”

“baiklah”

“yoona-ya besok kau harus bangun pagi-pagi sekali untuk melihat lumba-lumba di laut”

“jinjja? Besok kita akan melihat lumba-lumba oppa?”tanyanya dengan mata berbinar

“mwo? Oppa?”seruku terkejut mendengarnya memanggil hyung dengan sebutan oppa

“ada apa siwonnie?”tanya hyung heran

“dia memanggilmu oppa hyung”kataku tak terima

“aku kan memang lebih tua darinya, jadi wajar saja bukan dia memanggilku oppa. Lagipula aku senang dipanggil begitu olehnya”kata hyung sambil tersenyum menatap yoona lagi

“oppa benarkah besok kita akan melihat lumba-lumba?”tanyanya lagi kepada hyung

“tentu saja yoona-ya. Sekarang istirahatlah lebih cepat, supaya besok bisa bangun pagi”kata hyung perhatian

“nde”ucapnya seraya tersenyum sambil mengangukkan kepalanya

Author pov

Pukul 5 pagi waktu setempat, sudah banyak orang yang berdiri di bibir pantai. Mereka sedang memakai pelampung dan menunggu giliran untuk naik ke atas perahu yang akan membawa mereka ke tengah laut.

Di antara orang-orang itu ada siwon, dong ho dan juga yoona. Senyum tak lepas dari bibir yoona, dia terlalu senang akan melihat lumba-lumba langsung di habitatnya yaitu lautan luas. Selain itu lumba-lumba juga merupakan hewan kesukaannya semenjak kecil. Di kamarnya ada begitu banyak koleksi boneka lumba-lumba.

“hei yoona-ssi, sepertinya kau senang sekali”kata siwon saat mereka sudah naik ke atas perahu

“iyaa, aku begitu menyukai lumba-lumba”katanya ceria tidak terkesan ketus seperti biasanya dan itu tentu saja membuat siwon mengerutkan keningnya heran

“ahhh itu dia”teriak yoona antusias ketika melihat kawanan lumba-lumba yang berenang di samping perahu mereka

“wah lucu sekali”kata siwon takjub melihatnya

“hyung videokan hyung”perintah siwon kepada managernya. Dong ho menuruti perintah siwon dan mulai merekam dengan handycam.

Setelah 15 menit berlalu, para kawanan lumba-lumba itupun pergi dari perahu para turis itu karena makanan yang diberikan sudah habis. Lumba-lumba itu berenang menjauhi perahu ke lautan yang lebih dalam lagi.

Perahu-pun berbalik arah menuju bibir pantai lagi.

“yoona-ya bersiap-siaplah, setelah sarapan kita akan pindah hotel”perintah dong ho. Yoona mengangguk mengiyakan

“2 jam lagi kita bertemu di restaurant ya”lanjut dong ho

Setelah selesai sarapan, ketiganya pergi dengan mobil sewaan yang sudah disediakan. Dibelakang  mobil mereka, para bodyguard siwon juga mengikuti menggunakan mobil yang berbeda. Karena siwon adalah artis hallyu, sehingga mungkin banyak penggemarnya yang juga sedang berada di pulau dewata ini. Untuk menjaga keselamatannya sehingga agensinya memberikan bodyguard untuk mengawalnya.

“oppa sekarang kita akan kemana?”tanya yoona penasaran

“kita akan check-in di hotel yang ada di kuta kemudian pergi berjalan-jalan”

“bagaimana kalau makan siang nanti kita makan makanan tradisional disini oppa”pinta yoona

“ahh apapun yang kau mau, aku pasti akan mengikutinya yoona-ya”gombal dong ho

“aishhhh menjijikan sekali kau hyung”sinis siwon yang sebal kepada managernya itu

“kau kenapa siwonnie? Cemburu?”goda dong ho

“aishhh untuk apa aku cemburu? Tidak penting!”

“kalau begitu tutup mulutmu”kata yoona ketus

“mwo? Kau… berani sekali berbicara begitu padaku”kata siwon tak terima

“memangnya kenapa? Tentu saja aku berani”

“kau menantangku?”tanya siwon kesal

“iya aku menantangmu!”

“aishhh wanita ini”siwon menatap yoona dengan tatapan mematikan yang juga dibalas yoona dengan tatapannya yang tidak kalah menyeramkan dari siwon

“cukup! Kenapa kalian berdua bertengkar”lerai dong ho panik. “siwon-ah kau duduk di depan saja, biar aku yang duduk di sebelah yoona”

“ani!”

“ayolah, agar kalian tidak bertengkar lagi”

“biar aku saja oppa yang duduk di depan, aku sudah panas duduk di sampingnya”yoona angkat bicara

“baiklah.. bli, please stop here”kata dong ho kepada supir yang merupakan warga asli Bali. Setelah mobil menepi, yoona-pun pindah ke sebelah supir dan dong ho duduk di belakang di samping siwon.

Siwon pov

‘apa-apaan wanita itu. Sama sekali tak menghargaiku, lihat saja akan kubuat dia jatuh ke dalam pesonaku’batinku

“hyung, kau tidak usah ikut makan siang bersama kami ya”kataku sesaat setelah kami tiba di kamar hotel kami

“mwo? Kenapa begitu?”tanyanya heran

“aku ingin menyelesaikan masalahku dengannya, jadi biarkan kami pergi berdua”

Dia tampak berfikir sebelum akhirnya berkata “baiklah, aku akan menelfon yoona jika aku sedang sakit perut”

“kau punya nomor telfonnya?”tanyaku kaget. Dia hanya mengangukkan kepalanya

“untuk apa?”tanyaku lagi

“babo! Tentu saja itu dibutuhkan, dia kan berada di bawah tanggung jawabku selama disini. Jika sewaktu-waktu dia hilang, bagaimana aku menghubunginya jika aku tidak tahu nomor telfonnya”

“ooooo…berikan juga padaku hyung”pintaku

Kulihat dia menatapku tajam “untuk apa?”

“kan nanti aku akan pergi dengannya, bagaimana jika tiba-tiba dia hilang”

“kau kan bisa menghubungiku, biar aku nanti yang menghubunginya”

“ah itu pasti lebih merepotkan, biar kuhubungi dia langsung”

“ani!”tolaknya tegas

“heiii kau ini kenapa hyung, hanya nomor telfon kenapa tidak memberikannya padaku”

“kau minta saja sendiri”ucapnya enteng

“yoona-ya maaf aku sedang sakit perut sehingga tidak bisa menemanimu jalan-jalan hari ini. Hanya siwon saja yang akan menemanimu”katanya berbicara di telfon

“……”

“ah tidak baik wanita sepertimu berjalan sendirian, biar siwon ikut menemanimu”

“……”

“ayolah yoona-ya, aku pasti akan sangat khawatir jika kau pergi sendiri”rengeknya

“…….”

“ah gomawo yoona-ya, aku akan segera menyuruhnya menemuimu di lobby. Selamat bersenang-senang ya”katanya sambil menutup telfonnya

“hei siwonnie, kau benar-benar harus menyelesaikan masalahmu dengan yoona. Dia bahkan menolakmu untuk menemaninya”ucapnya padaku

“dia pikir dia siapa?”teriakku kesal

“ahhh sudah jangan marah-marah lagi, cepat temui dia di lobby sekarang”

Author pov

Terlihat seorang yeoja tinggi dan cantik yang mengenakan dress putih simple di atas lutut dengan topi coklat jerami dan tas selempang kecil serta tidak lupa sandal bertalinya berdiri di dekat pintu menunggu kedatangan seseorang.

“hei”siwon menepuk pundak yoona dari belakang. Secepat kilat yoona membalikkan tubuhnya melihat orang yang menepuk pundaknya dan setelah tahu orang itu siwon dia mendengus kesal

“kajja”ucapnya singkat sambil berjalan mendahului siwon. Siwon hanya bisa mengikuti yoona dari belakang. Ternyata tidak hanya siwon yang mengikuti yoona melainkan juga para bodyguard siwon yang setia kepada tugasnya mengawal siwon kemanapun dia pergi–meski tanpa pakaian resmi mereka karena takut akan terlihat mencolok dan menarik perhatian orang-orang. Selain itu para bodyguard-nya juga menjaga jarak dari siwon dan yoona, mereka mengawasi dari jarak yang cukup strategis. Mereka berjalan kaki menuju rumah makan yang cukup ramai dikunjungi oleh warga setempat maupun turis sekitar

Siwon membaca nama rumah makan itu “nasi pedas”gumamnya. “yoona-ssi makanan apa ini?”tanyanya

“hmm molla,aku juga tidak tahu. Karena kulihat ramai maka aku berhenti”

Mereka berdua akhirnya memutuskan untuk masuk dan mencoba makanan disitu.

“excuse me, we order 2 nasi pedas and 2 ice tea”kata yoona kepada salah satu pelayan disana

“ok. Please wait”ujar pelayan itu ramah

Yang unik disini adalah tidak ada meja tempat makan melainkan hanya terdiri dari banyak deretan kursi, para pengunjung disini tinggal menikmati makanan mereka walau tanpa meja.

Tidak lama pesanan mereka datang, nasi yang disajikan dengan tempe kering, sayur tumis, mie goreng, serundeng kelapa dan suwiran daging halus membuat kening keduanya berkerut.

“apa ini?”tanya siwon heran

“ini nasi, tapi lauknya aku tidak tahu”jawab yoona. “yasudah kita coba saja”

Keduanya pun berbarengan menyuapkan sesendok nasi pedas itu ke mulut mereka masing-masing.

“hmmm mashita”kata yoona

“huaaaahhhhh pedas”kata siwon sambil meminum ice tea-nya

“hahahaha”yoona menertawakan siwon yang wajahnya memerah menahan pedas

“hei kau ini mau meracuniku ya?”tanya siwon kesal

“mwo? Apa maksudmu? Apa kau tak lihat aku juga makan makanan yang sama denganmu”balas yoona tak kalah kesal karena dituduh seperti itu

“ini terlalu pedas”kata siwon melembut

“baiklah, ayo kita cari makanan lain saja”ajak yoona

Setelah membayar, keduanya kembali berkeliling untuk mencari makanan yang cocok dengan perut mereka

“kita makan disini saja”kata siwon sambil mengenggam tangan yoona memasuki sebuah café dengan warna putih yang dominan. Café ini terletak tepat di seberang pantai kuta, sehingga jika memilih makan di teras café ini maka kita bisa melihat pemandangan pantai maupun orang-orang yang berlalu lalang

“hmmm siwon-ssi, lepaskan tanganku”kata yoona risih karena genggaman tangan siwon

Siwon tersentak mendengarnya, dia bahkan tidak tahu sejak kapan dia menggenggam tangan yoona. “sorry”ucapnya pelan

Setelah makan siang dengan menu prancis di café itu, mereka berdua sama-sama terdiam. Masing-masing sibuk menikmati pemandangan yang ada di samping mereka

“yoona-ssi ada yang ingin kubicarakan”siwon memulai percakapan

Yoona menoleh, memandang siwon dengan pandangan penuh tanya

“ah itu, kenapa kau begitu membenciku?”tanya siwon pelan

Yoona membulatkan matanya mendengar pertanyaan siwon barusan, dia tidak menyangka seorang choi siwon akan menanyakan hal itu padanya

Yoona pov

“aku.. aku tidak membencimu siwon-ssi”kataku pelan-merasa tak enak dengan pertanyaannya itu

“jinjja? Lalu kau menyukaiku?”tanyanya

“ani! Aku tidak membencimu tapi aku juga tidak menyukaimu”seruku keras

“mwo? Kenapa begitu?”katanya terkejut

“molla, aku juga tak tahu. Yang kutau hanyalah aku tidak suka denganmu, tidak suka jika melihatmu pokoknya aku tidak menyukaimu”kataku bingung

Kulihat dia berusaha sebisa mungkin menahan amarahnya dengan mengambil nafas dalam dan menghembuskannya perlahan. Berkali-kali dia melakukan itu hingga membuatku tak enak hati.

“sungguh tidak masuk akal! Tapi baiklah yoona-ssi, karena kau juga tidak tahu apa alasanmu tidak menyukaiku maka kau kumaafkan. Mulai sekarang ayooo rubah pikiranmu tentangku, kita mulai dari awal. Anggap saja kita baru berkenalan dan mulai berteman. Bagaimana?”katanya dengan nada suara yang cukup lembut

‘hah sungguh aneh, dia mengajakku berteman. Tapi idenya bagus juga, bukankah tidak baik jika kita membenci seseorang itu akan merugikan diri kita sendiri, menghabiskan seluruh energi kita’pikirku

“baiklah, kita mulai dari awal”kataku setuju

“choi siwon imnida, ayo berteman denganku”ujarnya sambil mengulurkan tangannya

“im yoona imnida, kita sudah berteman sekarang”ucapku sambil menjabat tangannya

“hahahaha”kami tertawa bersama sekarang

“kau sungguh lucu yoona-ya, mulai sekarang panggil aku oppa ya”katanya disela tawanya

“nde, arraso oppa”jawabku dengan aegyo-ku

Kulihat dia sedikit terkejut melihatku menunjukkan aegyo-ku tapi kemudian dia langsung tersenyum manis padaku. Wait! Manis? Sungguh manis senyumnya

Author pov

“hyung, apa kau sudah makan malam?”tanya siwon setelah melihat managernya itu berbaring di kasur sedang memainkan ipad-nya

“ooo..kau sudah pulang? Bagaimana hari ini? Apa lancar?”tanya dong ho penasaran

Siwon hanya menjawab pertanyaan dong ho dengan senyuman misteriusnya.

“hei choi siwon jawab aku, jangan tersenyum seperti itu. Mengerikan!”umpat dong ho

“tak bisakah kau menebaknya hyung?”

“oooo pasti lancar ya, ah akhirnya kalian berbaikan juga”kata dong ho lega

Siwon membaringkan tubuhnya di samping dong ho. Senyuman tidak pernah lepas dari wajahnya seharian ini. Dia kembali memikirkan saat-saat bersama yoona tadi. Tidak lama setelah mereka berbaikan dan berteman, mereka berjalan-jalan menyusuri pantai kuta. Tidak jarang saling menjahili satu sama lain hingga membuat keduanya tertawa bersama.

Dong ho yang memperhatikan siwon tersenyum-senyum tidak jelas seperti itu menjadi heran

“heiii kau ini kenapa senyum-senyum seperti itu?”tanya dong ho membuyarkan lamunan siwon

“hyung, menurutmu yoona bagaimana?”tanya siwon tanpa menjawab pertanyaan dong ho sebelumnya

“yoona? Apanya yang bagaimana?”tanya balik dong ho

“apa dia cantik?”

“nde dia sangat cantik, dia bahkan jauh lebih cantik dari teman-teman artismu”

“apa dia imut?”

“iya dia sangat imut, sungguh imut apalagi ketika memperlihatkan aegyo-nya itu”jawab dong ho sambil tersenyum mengingat yoona

“menurutku juga begitu hyung”

“dia sungguh sempurna ya siwon-ah”kata dong ho yang sekarang ikut melamun membayangkan yoona

“nde kau benar”kata siwon. “mwo?”siwon bangkit dari kasurnya dan menatap dong ho tajam

“hyung apa kau menyukai yoona?”tanyanya

“eoh? Aku?”dong ho gelagapan diberi pertanyaan seperti itu

“ahhh hyung kau tidak boleh menyukainya”kata siwon tegas

Dong ho mengerutkan keningnya bingung “kenapa?”tanyanya polos

“karena aku…”siwon tak jadi melanjutkan kata-katanya

“karena kau apa?”desak dong ho

“ani.. jangan dipikirkan”kata siwon sambil berjalan menuju kamar mandi untuk menghindari pertanyaan dong ho

“yakkkk siwon-ah kau belum menjawabku”teriak dong ho kesal

Setelah kembali dari kamar mandi, siwon menemukan dong ho dengan raut muka panik

“siwonnie, di korea sana gosipmu dengan fany beredar”

“gossip apa?”tanya siwon kaget. Dong ho-pun menyerahkan ipad-nya untuk dibaca oleh siwon

Beberapa judul headline di beberapa portal berita menggunakan namanya

Choi Siwon Super Junior berkencan dengan Tiffany Hwang TaeTiSeo

Rekan seagensi, Choi Siwon dan Tiffany Hwang sudah berkencan selama setahun

Choi Siwon mematahkan banyak hati para Siwonest, fans-nya setelah beredar kabar dirinya berpacaran dengan Tiffany Hwang

Apakah Choi Siwon dan Tiffany Hwang berpacaran??

Bukti foto ada hubungan khusus antara Choi Siwon dan Tiffany Hwang

[Hot News] Choi Siwon akan menikahi Tiffany Hwang dalam waktu dekat

Itulah beberapa judul headline yang dibaca siwon “ahhhh apa-apaan berita ini”teriak siwon kesal

“kau benar-benar tidak ada hubungan dengannya kan?”tanya dong ho serius

“tentu saja hyung!”

“baiklah kalau begitu biar ku telfon soo man sajangnim untuk menanyakan penyelesaian masalah ini”

Siwon terus-terusan membaca berita-berita itu sambil sesekali mengumpat kesal

“bagaimana hyung?”tanyanya ketika melihat dong ho sudah menutup telfonnya

“sajangnim bilang, biar tiffany yang memberikan klarifikasi besok seusai rekaman Music Core”

“ahh baguslah begitu, biar masalah ini tidak semakin berlarut-larut”

Yuri pov

Ah lelah sekali hari ini, aku bahkan harus lembur karena pekerjaanku yang semakin hari semakin menumpuk membentuk namsan tower –__–

Bring the boys out~~

Hp-ku berbunyi

“hallo”

“yul kau lihat internet sekarang. Siwon oppa dikabarkan berkencan dengan tiffany itu”seru jung ah salah satu teman siwonest-ku

“mwo?”teriakku tak percaya. Segera kututup telfon darinya dan membuka portal-portal berita dan benar saja hampir seluruh portal berita memasang headline rumor hubungan siwon oppa dengan tiffany

“ottokhae”gumamku bingung

Ah apa benar siwon oppa berpacaran dengan wanita itu. Ah aku tidak terima! T_T

Lalu kepada siapa aku harus bertanya, aku mau tahu yang sebenarnya. Yoona! Ah benar kan sekarang dia sedang berlibur dengan siwon oppa, kusuruh saja dia menanyakannya

“yoona kau bersama siwon oppa tidak?”kataku cepat ketika telfonnya baru tersambung

“tidak. Memangnya kenapa yul?”

“cepat sekarang temui dia dan tanyakan apa benar dia berkencan dengan tiffany”perintahku

“mwo? Apa-apaan kau yul. Aku tidak mau melakukannya!”

“yoong kumohon”pintaku

“ani! Bukannya menanyakan kabarku, kau malah menyuruhku melakukan hal yang tidak penting”ucapnya kesal

“untuk kali ini saja yoong kumohon”pintaku tak putus asa

Tut tut tut

“yoong… yoong… yoonaaaaaaa”panggilku kesal karena dia sudah mematikan telfonnya. Kucoba menghubunginya lagi tapi ternyata dia mematikan handphonenya itu

Awas kau Im Yoona! Aku bisa mati penasaran kalau begini T_T

Author pov

Matahari pagi menyinari pulau Dewata ini dengan semangat hingga membuat para turis asing ramai-ramai berjemur di pantai dengan segala perlengkapan mereka untuk tanning. Tapi tidak bagi para turis asia yang lebih memilih berjalan-jalan pagi sambil berbelanja di sekitaran Pantai Kuta yang terkenal itu.

Siwon, yoona dan dong ho rupanya punya rencana tersendiri untuk menghabiskan hari ini. Mereka memakai celana pendek dan kaos santai, setelah sarapan ketiganya pergi menaiki mobil sewaan mereka ke ujung selatan Pulau Dewata itu. Tepatnya ke Tanjung Benoa, surga permainan air di Bali.

Setelah menempuh kurang lebih 45 menit, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan mereka itu. Begitu turun dari mobil, mereka dihampiri oleh tour guide yang sudah bersiap menawarkan jasa mereka

“morning.. may I help you?”sapa salah satu tour guide itu

Yoona menjawabnya dengan ceria “we want to play water games here”

“we have the most complete water games. You can selected the games you want to play”ujar tour guide itu sambil menyerahkan daftar permainan yang mereka miliki

Setelah melihat-lihat dan memilih beberapa permainan, mereka langsung menuju ke tujuan pertama mereka Pulau Penyu dan untuk menuju kesana mereka harus menaiki perahu sederhana kurang lebih 10 menit

Siwon mengulurkan tangannya untuk membantu yoona menaiki perahu itu, tanpa ragu-ragu yoona menerima uluran tangan siwon. “gomawo”ucapnya

Di tengah-tengah perahu sederhana itu terdapat kaca bening sehingga para wisatawan dapat melihat keindahan laut yang terdiri dari karang-karang dan ikan-ikan kecil selama perjalanan. Di tengah-tengah perjalanan mesin perahu diberhentikan.

“you can feed the fish with this”ujar sang tour guide sambil memberikan selembar roti tawar kepada setiap orang di perahu itu. Para turis pun segera melemparkan bongkahan roti itu ke air sehingga para ikan berkumpul berebutan roti itu

“lucunya”gumam yoona ceria sambil terus melemparkannya ke air. Siwon yang melihatnya hanya dapat tersenyum senang

“yahhh habis”yoona cemberut ketika rotinya sudah habis

“ini untukmu”siwon memberikan rotinya kepada yoona

“lalu oppa?”

“aku cukup melihat saja”

“gomawoooo”yoona kembali ber-aegyo

“hahahaha”siwon tertawa sambil mencubit hidung yoona

“ah oppa, jangan seperti itu. Hidungku sakit”kata yoona cemberut

“ah mianhae yoona-ya, makanya jangan terus ber-aegyo di depanku”kata siwon

Keduanya sejak tadi tidak sadar diperhatikan oleh dong ho yang sekarang sepertinya sedang bingung dengan perkembangan hubungan mereka. Baru kemarin bertengkar seperti anjing dan kucing, sekarang bersikap layaknya sepasang kekasih

TBC

Hayooo gimana???? RCL PLEASE…

Makasih buat resty dan echa eonni yang udah mau publish FF ini. Jeongmal Gomawo J

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

92 Komentar

  1. Senyum senyum sendiri bacanya. Fanny Eonni jangan gangguin hubungan YoonWon ! Soalnya lagi romantis romantis nya. Kkkkk….

    Semangat Author nulisnya!

    Balas
  2. susi

     /  Juli 17, 2015

    Cieee yang udah baikan… 😉
    Yoona dan siwon jadi mesra gitu dan siwon perhatian banget..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: