[FF] The Real of Love Part 2

Title            : The Real of Love Part 2

Author         : DeeRini / @AnggraeniRini2

Cast            :

  • Im Yoon Ah
  • Choi Siwon

 

Other Cast  :

  • Jessica Jung
  • Lee Donghae
  • Hwang Mi Young
  • Seo Joo Hyun
  • Cho Kyuhyun

 

Genre          : Romance, sad

Type            : Chapter

Rating                    : PG 14+

Disclaimer   : Cerita ini murni punya saya , tapi castnya cuma minjem. Jadi, mian

castnya beda sama sifatnya yang asli. Saya cuma minjem. ^^

 

Annyeong readers semua yang aku cintai *cuih haha makasih ya buat readers semua yang udah pada mau baca ceritaku yang gagal bin ajaib ini haha makasih juga buat yang udah kasih comment aku tampung kok semua kritikan kalian walaupun gak bisa aku bales satu-satu.

 

Jeongmal mianhaeyo karena aku baru bisa post kelanjutan ff ini sekarang (maklumlah orang sibuk =))) soalnya aku sempet pusing sama kelanjutannya hehe padahal ini masih part 2 -_-

 

Ohya buat readers yang pada bilang kalau ini ff pernah dibaca sebelumnya atau mirip atau apalah tapi aku tekankan ya sekali lagi kalau ini ff pernah aku post di wp : fanfictionallabiut.wordpress.com jadi bukannya aku plagiat atau gimana tapi itu emang ff aku, kalau emang ada jalan cerita yang mungkin sama mohon dimaafkan karena manusia tidak luput dari kesalahan tapi INI MURNI PEMIKIRAN AUTHOR yaaa dan di YWK ini author agak ngubah jalan ceritanya soalnya biar cuco hahaha

 

Buat riders yang minta ceritanya dipanjangin apa ini udah panjang? Maaf ya kalau belum tapi ini udah sebisanya aku usahain, dan untuk part selanjutnya  aku usahain untuk lebih panjang lagi dehh….

 

And buat SIDERS semua semoga pada insyaf yaa dan tuangkan tanggapan kamu disini karena author selalu haus akan komentar.

 

Oke gak usah banyak cing cong lagi kita lajut aja yaaa, check this out

NO BASHING !

MUST COMMENT !

 

^^ Happy Reading ^^ 

 

—————————————————————

Seohyun dan Tiffany pun duduk dikasur milik Jessica

“Seo rambutmu berantakan sekali !” ucap Tiffany

“Ah jinja ?!” ucap Seohyun sambil berlari kearah cermin

“Ne” Tiffany pun mengangguk

“Aish dimana Sica menyimpan sisirnya ?!” Seohyun tarlihat sibuk mencari sisir milik Jessica, karena Seohyun itu orang yang sangat menjaga penampilan jadi maklum kalau Seohyun seperti itu.

Tiffany yang melihat sahabatnya pun hanya bisa geleng-geleng kepala

 

Pada saat Seohyun sibuk mencari sisir, sisir milik Jessica tidak ketemu dan dia pun akhirnya membuka laci yang ada dimeja rias Jessica. Dan pada saat dibuka, terlihat surat berwarna pink, karena penasaran Seohyun pun mengambilnya.

 

“Fany-ah kemarilah !”

 

——————————————————————————————-

 

Part 2

 

“Suatu kenyataan yang tak pernah kusadari sejak dulu….”

 

 

Author POV

 

Matahari sudah mulai menampakan dirinya menggantikan

Bulan membuat hari menjadi cerah. Terlihat kota Seoul

yang mulai padat oleh kendaran karena kegiatan yang baru

saja dimulai.

 

Tapi tidak untuk yeoja bermata indah ini kelihatannya dia masih saja menikmati mimpinya di bawah alam sadarnya. Dan dia juga sama sekali tidak menanggapi perkataan ibunya yang sedari tadi meneriakinya.

” YOONA!!!………… IM YOON AH!! Iroena…….. PALLI!! Bukahkah kau hari ini ada jam pagi. IROENA!! ” teriak ibunya dari lantai dasar untuk membuat anaknya bangun dari alam bawah sadarnya yang ada di lantai 2.

 

Tapi tidak ada sahutan apapun dari anaknya itu.

 

” AISH!! Anak itu benar-benar ! ” dengus ibunya kesal.

Dan Ibunya pun menyerah segera berlalu menuju dapur menghampiri suaminya.

 

Matahari semakin lama semakin menunjukkan sinarnya dan menerobos masuk ke jendela kamar yeoja itu, yaa mau tidak mau yeoja itu terganggu oleh sinar itu.

 

” HOAM!! Ah sudah jam berapa ini? ” ucap yeoja tersebut yang tidak lain adalah Yoona

” HAH! Sudah jam 7 : 15, aissh aku telat… Eothoke??! ” pekik Yoona

” KYA!  aku lupa hari ini kan ada jam pagi, eothoke? Eothoke? Aku kan masuk 7 : 30  ” ucap Yoona

 

Yoona pun bergegas menuju kamar mandi dan itu  pun tidak memerlukan waktu banyak mengingat Ia hanya punya waktu 15 menit untuk sampai dikampus tepat pada waktunya.

 

Dia pun menuruni tangga dan menghampiri eomma dan appanya yang sedang sarapan.

 

” Eomma! Appa! ” ucap Yoona menyambut emmma dan appanya

” Oh Yoona kau sudah bangun, ayo kita sarapan ” ucap emmanya menyuruhnya agar Yoona sarapan terlebih dahulu.

” Tidak eomma aku sudah telat, nanti saja aku sarapan dikampus ” ucap Yoona lalu mengecup pipi eomma dan appanya bergantian

” Annyeong eomma! appa! Aku berangkat ”

” Ne hati-hati ” sahut appa Yoona

” Jangan lupa sarapan! ” sahut eomma Yoona

” Ne eomma ” Dan dia pun bergegas menuju pintu keluar dan berangkat ke kampusnya.

Author POV End

 

Yoona POV

Sesampainya aku dikampus,  aku berjalan menyusuri lorong kampus untuk sampai di kelasku dan disana terlihat seorang namja yang sepertinya tidak asing lagi bagiku ‘Nugu-ya ? Sepertinya aku pernah melihatnya’ batinku. Dan karena aku penasaran untuk mengetahui namja itu kuputuskan untuk berjalan mendekat benar saja tebakanku dia adalah Kyuhyun Oppa, teman kecilku, dia satu kelas dengan Donghae Oppa.

Dan  aku menghampiri Kyuhyun Oppa yang sedang bersender diujung tembok dengan memainkan psp kesayangannya, dia sangat menggilai game maka dari itu dia juga disebut GaemGyu sudah lama sepertinya aku tidak bertemu dengannya.

” Annyeong Oppa ” sapaku sambil sedikit menundukan kepalaku

” Oh… Annyeong Yoona-ah ” Dan melakukan hal yang sama denganku juga menghentikkan aksinya dalam bermain game itu.

” Bagaimana kabar kau Oppa ? Sudah lama tidak bertemu ” ucapku dan seulas senyum tertarik dibibirku.  

” Ne, aku baik-baik saja. Kau Yoona-ah ?” ucapnya sambil tersenyum juga dengan wajah baby facenya.

” Sama seperti Oppa, baik-baik saja ” ucapku dan aku melirik jam tanganku ah ternyata aku hampir terlambat untuk masuk kelas ” Ah mian Oppa, aku harus segera ke kelasku ! ” lanjutku menambahkan.

Kyuhyun Oppa pun mengangguk ” Ne gwecanha ” aku pun berjalan meninggalkan Kyuhyun Oppa sendirian.

Yoona POV End

 

Author POV

Saat Yoona pergi meninggalkan Kyuhyun, saat itu juga Siwon datang menghampiri Kyuhyun. Siwon merasa tidak asing lagi dengan yeoja yang berjalan menjauh dari tempat Kyuhyun tadi, tapi dia tidak sadar kalau yeoja itu adalah Yoona.

Siwon pun menghampiri Kyuhyun ” Ah Kau Siwon ! ” ucap Kyuhyun sedikit terkejut dengan kedatangan Siwon yang mendadak menurutnya  ” Kau tak bersama Donghae ? “

” Ani ” jawab Siwon tanpa mengalihkan pandangannya dari yeoja tadi, Yoona.

” Kau kenapa ? ” Kyuhyun melambaikan tangannya di depan wajah Siwon, membuat Siwon tersadar dari lamunannya.

” Ah.. ah tidak ” Siwon langsung mengalihkan pandangannya kepada Kyuhyun ” Emm Kyu yeoja yang tadi bersamamu….. nuguya ? ” ucapnya masih penasaran dengan yeoja tadi.

” Ohh yeoja itu, dia teman kecilku. Waeyo ? ” jawab Kyuhyun sambil mengerutkan dahinya

” Anioo… ehm tapi aku seperti tidak asing lagi dengannya ” gumamnya lebih kepada dirinya sendiri.

Siwon mencoba mengingat-ingat siapa yeoja itu sebenarnya namun alhasil dia tak dapat menemukan jawabannya..

” Tidak mungkin kau mengenalinya, mungkin itu hanya perasaanmu saja ” ucap Kyuhyun dan langsung kembali dengan pspnya

Sementara itu, saat Yoona akan memasuki kelasnya terlihat Donghae tengah berdiri di depan pintu kelasnya ” Ada perlu apa Dongahe Oppa berada disini ? ” gumamnya

Yoona pun segera menghampirinya ” Oppa ! Mengapa Oppa berada disini ?”

” Oh kau sudah datang Yoong, aku menunggumu ” Dan dia memberikan senyum terbaiknya kepada Yoona

” Menungguku ? untuk apa ? ” Yoona bingung dengan apa yang dikatakan Donghae

” Kau lupa Yoong [?] aku kesini untuk menanyakan tentang jawabanmu ” Donghae menatapnya tajam ” Jadi bagaimana Yoongie ? ” Tanya Donghae penuh harap

” Aku tidak mengerti apa yang Oppa bicarakan ? Dan maksud Oppa jawaban apa ? ”

” Itu… jawaban yang harusnya kau jawab hari ini dari surat itu ” Donghae gugup, karena dia terlalu malu untuk menjelaskan yang lebih kepada Yoona  

” Surat apa Oppa ? Aku semakin tidak mengerti dan kapan Oppa memberikan surat ? ” ucap Yoona

Author POV End

 

Donghae POV

Aneh ! Mengapa Yoona tidak mengerti dengan maksud perkataanku ? Dan mengapa dia bilang ” kapan Oppa memberikan surat ” Apa Jessica tidak memberikan surat itu ?

” Jessica kan selalu menuruti apa yang aku mau aku juga heran kenapa dia seperti itu tapi mengapa untuk sekarang  dia tidak langsung melakukannya ? ” gumamku

” Oppa ! ” pekiknya yang membuatku tersadar ” Surat apa yang Oppa maksud ? ” dia menggoyangkan tanganku

” Ehm… Tidak tidak, bukan apa-apa ” dengan cepat aku langsung pergi meninggalkannya

” Aish OPPA ! DONGHAE OPPA ! ” samar-samar aku masih bisa mendengar teriakannya, tapi aku menghiraukannya dan semakin mempercepat langkahku.

” Bagaimana ini ? Dasar kau Jessica Jung ! ” gerutuku dalam hati

Aku tiba di depan kelasku dan disana terlihat kedua temanku, siapa lagi kalau bukan Siwon dan Kyuhyun.

Aku pun menghampiri mereka dari arah belakang dan menepuk bahu keduanya, lalu mereka menoleh padaku

” Kau dari mana saja Donghae ? ” ucap Siwon

” Ah ak… aku… aku tadi ke perpustakaan… yah ke perpustakaan ” ucapku terbata-bata, aku memang tidak memberitau kepada mereka bahwa aku menyukai Yoona

” Ada apa denganmu ? ” kali ini Kyuhyun yang angkat bicara sambil memicingkan matanya

” Ani, aku tidak apa-apa ” aku berusaha bersikap seperti tidak ada yang terjadi

# Skip

 

Seohyun POV

Setelah pelajaran selesai, aku mengajak Yoona untuk pergi ke taman belakang sekolah. Aku ingin mengatakan yang sebenarnya, dan memberikan sesuatu yang aku dapatkan kemarin.

 

 

Flashback

Pada saat aku mengambil surat itu ” Fany-ah kemarilah ! ” ucapku

Dan saat Tiffany menghampiriku tiba-tiba saja Jessica datang. Aku panik ” Eottokeo ?! ” batinku,  aku pun memutuskan untuk duduk kembali, Tiffany yang heran melihat tingkahku pun akhirnya ikut duduk disebelahku. Sementara surat itu terpaksa aku sembunyikan, aku takut jika Jessica memarahiku karena telah melihat barangnya  tanpa izin.

” Ini minumannya ” Jessica menaruh minuman itu diatas meja

” Ah…. Ne ” timpalku sedikit gugup

” Oh ya, Sica ada apa kau menyuruh kami datang kemari ? ” ucap Tiffany sambil meminum minumannya

” A…. Ada sesuatu yang ingin aku beritau kepada kalian ” terlihat dia sedikit ragu

” Apa itu ? ” ucapku

” Yang akan… Akan aku beritau adalah…. Adalah…. ” belum sempat Jessica menyelesaikan kata-katanya

” Ayo cepat katakan sica ! ” Tiffany sudah memotong perkataan Jessica

” Aish sabar sebentar ! ” Jessica mengambil nafasnya dan ” Aku menyukai Donghae Oppa sejak lama ” ujarnya sambil menutup mata 

” Mwo ? Kau menyukai Donghae Oppa ! ” pekikku dan Tiffany bersamaan

” Ne ” dia mengangguk dan kali ini tangannya menutupi mukanya

# Skip

 

Aku berjalan menuju kamarku Dan berbaring dikasurku. Sesaat aku terdiam, aku pun ingat sesuatu ” Ah surat itu ” batinku

Aku mengambil surat yang ku dapat dari rumah Jessica tadi ‘ Mianhae Sica sudah mengambil suratmu ini tapi aku melakukannya karna kau memang belum pernah menceritakan tentang ini’  aku jadi penasaran surat apa ini ?! ucapku sambil menerawang mengingat-ngingat

Karenaku penasaran, aku pun membuka surat itu dan dari awal amplop dari surat itu memang sudah terbuka.

Lalu ku baca semua isi surat itu ” Apa ku tak salah ?! Donghae Oppa menyukai Yoona ! Dan bagaimana dengan Jessica ?! Apa Yoona menyukai Donghae Oppa juga ?! ” banyak pertanyaan yang muncul di kepalaku

” Apa semua ini akan baik-baik saja ?! ” gumamku sambil menggigit bibir bawahku, aku takut akan terjadi sesuatu setelah ini

Flashback End

 

Setelah aku duduk bersama Yoona, di taman belakang sekolah itu. Saat aku ingin berbicara tiba-tiba Yoona berbicara terlebih dahulu kepadaku, terpaksa aku menunda perkataanku dan mendengarkan Yoona.

Seohyun POV End

 

 

Yoona POV

Saat ku duduk bersama Seohyun di taman, aku ingin memberitau kejadian kemarin padanya.

” Seohyun kau tau tidak ? Saat aku kemarin ke pameran lukisan, aku bertemu seorang namja ” ujarku sambil senyum-senyum sendiri

” Nde ? Nuguya ? ”

” Namja itu bernama Siwon, tapi…. Mengapa saat bertemu dengannya ada hal yang aneh ? ” ucapku bingung sendiri

” Hal aneh apa maksudmu ? ” tanyanya padaku

” Itu… Jantungku… Terasa berdetak lebih cepat dan aku merasa nyaman berada di dekatnya. Aku belum pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya ”

” ………………. ”

dia tak memberi respon apapun kepadaku, mungkin dia terkejut karena ini baru pertama kalinya aku membicarakan seorang namja.

” Bagaimana menurutmu Seohyun ? ” ucapku lagi

” Itu… Itu… Apa mungkin yang kau rasakan adalah Cinta [?] ” ucapnya dengan suara yang terkesan berbisik

” Mwo ? ANDWE ! ” pekikku

” KYA ! Kau ini !  Tak usah berteriak seperti itu ” ujarnya merasa terganggu dengan teriakanku

” Seohyunnie mana mungkin aku mencintainya ! Aku baru bertemu dengannya ! ”

” Yoong itu bisa saja terjadi ” ucapnya ” Cinta itu bisa datang kapan saja ” lanjutnya lagi

” Ani… Itu tidak mungkin… tidak mungkin ” elakku

” Ya sudah kalau kau tak percaya denganku ! dan jangan salahkan aku juga itu benar terjadi ” ucapnya dan mungkin sekarang dia sedikit marah kepadaku

” Tidak, itu tidak akan terjadi ” aku meyakinkannya termasuk meyakinkan diriku sendiri

” Ne… Ne, Kalau begitu lupakanlah ! Aku tidak ingin berdebat denganmu hanya karena soal ini. Aku mengajakmu kemari ingin memberikan ini ” dia menyodorkan sebuah surat berwarna pink kepadaku

” Apa ini ? Surat ? ” ucapku sambil mengerutkan dahi

” Ne ” jawabnya

” Surat apa ini ? ”

” Kau buka saja sendiri ” ucapnya yang membuatku penasaran

 

Sesuai perintahnya, aku pun membuka surat itu dan membaca isinya, ternyata… ” Donghae Oppa menyukaiku ” gumamku. Jadi yang Oppa maksudkan tadi pagi adalah ini

” Tapi mengapa disurat ini tertulis ku tunggu jawabanmu besok  sedangkan tadi pagi Donghae Oppa sudah menanyakan soal ini kepadaku. Aneh ! Apa jangan-jangan surat ini…. ” ucapku merasa ada yang salah dengan ini semua

” Mwo ? Dongahe Oppa tadi menanyakan soal ini kepadamu ? ”

” Ne, tadi pagi dia kekelasku dan menanyakan soal jawaban dari surat ini. Tapi aku tak mengerti apa maksud Donghae Oppa karena aku baru mendapatkan surat ini darimu dan dia langsung pergi begitu saja ” Jelasku panjang lebar

” Sudah kuduga ! Sebenarnya Yoong, aku menemukan surat ini dikamar Jessica. Saat kemarin Jessica menyuruh aku dan Tiffany pergi kerumahnya ” ucapnya dengan nada pelan

” Lalu mengapa Jessica tidak langsung memberikan surat ini kepadaku ? Biasanya, Jessica kan selalu cerita kalau ada apa-apa, apalagi ini menyangkut aku… Dan yang paling aku tidak mengerti bagaimana Jessica bisa mendapatkan surat ini ? ” tanyaku

” Molla, tapi setelah ku perhatikan baik-baik surat ini sepertinya… Donghae Oppa menitipkannya kepada Jessica karena dia malu untuk memberikannya langsung kepadamu, lagi pula kalian itukan sangat dekat ” ucapnya

” Ya mungkin itu bisa terjadi ”

” Yoong… Jessica juga kemarin memberitahu aku dan Tiffany bahwa… Dia sudah sejak lama menyukai Donghae Oppa  ” ujarnya lalu dia menghela nafas ” Dan sebelum aku membaca surat itu, amplop dari surat itu sudah terbuka jadi mungkin dia sudah membacanya. Itu sebabnya dia tidak mau  memberikan surat ini kepadamu ”

” Jadi maksudmu Jessica takut jika aku menerima Donghae Oppa sebagai namjachinguku ? ”

” Ne ” seketika aku merasa darahku berhenti mengalir dan dadaku terasa  sesak

Yoona POV End

 

 

Siwon POV

Setelah sampai dirumah, aku segera menaiki tangga Dan menuju kamarku. Ku jatuhkan tubuhku diatas sofa ” Rasanya lelah sekali hari ini ” batinku. Perlahan ku pejamkan mataku untuk menghilangkan rasa lelahku. Tetapi wajah Yoona tiba-tiba saja terbayang difikiranku, aku langsung membuka mataku dan terperanjat duduk

” Mengapa dia selalu ada difikiranku ?! ” gumamku

” Aish… Apa aku merindukanmu ?! Mengapa perasaanku selalu aneh seperti ini semenjak bertemu denganmu ?! ” gumamku lagi

Aku menggeleng-gelengkan kepalaku ” Tidak jangan memikirkan dia Siwon, Kau ini sudah mempunyai yeojachingu yang baik dan perhatian padamu ! ”

Segera ku ambil kunci mobilku, beranjak pergi untuk menenangkan fikiranku dan menghilangkan Yoona dari fikiranku. Walaupun aku tau tidak semudah itu.

Siwon  POV End

 

Yoona POV

Aku pun berjalan gontai, aku masih terkejut akan semua ini, Mengapa semua ini terjadi padaku ? Bagaimana bisa aku tak menyadari bahwa Donghae Oppa sudah menyukaiku sejak awal ? Dan Mengapa aku tak bisa melihat bahwa Jessica menyukai Donghae Oppa ?

” Eottokeo ?!! ” gumamku

Rasanya ini terlalu sulit untukku. Aku takut gara-gara ini Jessica akan menjauhiku, dan lagi soal Siwon

Kakiku terus melangkah, tetapi kaki ini berjalan bukan menuju rumahku.

Saat ini aku memutuskan untuk berhenti disebuah jembatan aku tidak yakin pulang kerumah dengan keadaan yang seperti ini, perasaan yang campur aduk dan bisa kupastikan aku terlihat kacau hari ini. Ingin sekali aku menangis dan berteriak sekeras-kerasnya.

Dan seketika… Aku merasa ada yang menyentuhku dari belakang.

” Yoona-ssi ! ”

Yoona POV End

 

Siwon POV

Aku pun turun dari mobil dan berjalan kearah jembatan. Dan aku melihat seorang yeoja yang sepertinya sangat familiar dimataku.

Aku penasaran dengan yeoja itu dan akhirnya perlahan ku sentuh bahunya dia sepertinya terkejut dan langsung menengok ke arahku.

” Yoona-ssi ” ucapku sedikit terkejut dapat bertemu lagi dengannya, setelah dialah pelakunya yang berhasil mengacaukan fikiranku, ‘merindukannya’ entahlah.

” Si…Siwon-ssi ” ucapnya terbata

” Aku kira kita tidak akan bertemu lagi ” gumamku terlebih kepada diriku sendiri, dan aku senang sekali bisa melihatnya wajahnya bak bidadari

” Ne ” ucapnya yang seperti sebuah bisikan tapi telingaku dapat mendengarnya dengan jelas ‘ Ada apa dengannya? ‘ batinku.

” Gwechana? ” ucapku memastikan

” Ne….. Gwechanayo oppa ” ucapnya dan tersenyum terpaksa

” Tapi… Kau terlihat murung? ” ucapku bingung

“……………….. ” Dia malah sekarang tidak menjawab pertanyaanku dan menundukan kepalanya

‘ Hiks…. Hiks…. Hiks… ‘ Aku mendengar isakannya ‘ HEY Mengapa dia menangis? ‘  hatiku merasa teriris mendengarnya menangis seperti itu..

” Yoona-ssi ada apa? Mengapa kau menangis ? ” ucapku semakin bingung dan kudekati dirinya ‘ Sebenarnya apa yang telah terjadi ? ‘

” ………………. ” Huft…. lagi-lagi dia tidak menjawab pertanyaanku.

Tanpa ragu langsung ku peluk dirinya dengan erat, mengelus punggungnya untuk menenangkannya tanpa terasa bajuku sudah besah sekarang ‘ Ayolah Yoona katakan padaku apa yang menyebabkan kau menangis aku tak bisa melihatmu seperti ini ‘ entah kenapa aku seakan ikut bersedih melihatnya seperti ini ‘ Ada apa sebenarnya dengan hatiku ini ‘ gumamku masih saja tak mengerti dengan perasaanku ini yang terus saja bergejolak ketika dekat dengannya.

” Uljima…. ” ucapku lembut seperti sebuah bisikan ditelinganya

” Hiks….. Hiks….. Siwon-ssi aku tidak tahu apa yang harus ku lakukan aku merasa…… Hiks….. ” Akhirnya dia berbicara juga walaupun ditengah tangisnya.

Perlahan ku lepaskan pelukanku dan menatap kepadanya dengan sangat dalam, mengangkat dagunya yang tertunduk itu untuk menatap mataku dan ku angkat jariku menyentuh pipinya yang lembut itu menyeka air matanya yang masih saja terus mengalir.

Siwon POV End

 

Yoona POV

DEG!

Aku merasakan jantungku begitu berdetak abnormal dengan perlakuannya, mengapa aku selalu merasa seperti ini saat berada didekatnya? Apa aku juga tidak bermimpi? Dia menyeka air mataku aku masih terpaku menatapnya entahlah aku terlalu terkejut dengan semua ini.

” Kalau begitu ceritakan padaku, mungkin itu dapat membuatmu lebih tenang ” ucapnya. Aku merasakan mulutku seakan terkunci tak bisa mengatakan apapun, aku tidak tahu harus berkata apa kepadanya ‘ Mungkin dengan tidak menceritakan kepadanya itu lebih baik ‘ fikirku sedikit ragu.

Ku putuskan untuk menghiraukan pertanyaannya.

” Siwon-ssi emm…… Bisakah kau mengantarkanku pulang? ” ucapku berusaha untuk menghindar dari pertanyaannya, semoga dia tidak akan bertanya lagi.

” Ah em… Ne, baiklah ” ucapnya mungkin ia mengerti dengan maksudku.

” Siwon-ssi kajja ” ucapku diringi dengan senyuman tulusku berusaha memperlihatkan bahwa aku baik-baik saja.

” Tunggu dulu, tak semudah itu- ” ucapnya sedikit menggantung

” Waeyo? ” bingung dengan perkataannya

” Ada syaratnya ” ucapnya menyeringai

” Mwo? syarat? memangnya apa itu? ”

” Mulai dari sekarang kau harus memanggilku OPPA, aku tidak mau dipanggil dengan embel-embel ssi agar terlihat lebih akrab ” permintaannya dengan senyuman yang dapat membuatku hanyut

” Emm…… Geureom… Ne Siwon Op-pa ” ucapku sudah kupastikan pipiku sekarang pasti memerah menahan malu.

Aku dan Siwon…. Oppa akhirnya mulai berjalan kearah mobilnya yang tak jauh dari jembatan.

 

Sesampainya kami dimobil, Siwon Oppa pun segera menstarter mobil lalu menjalankannya.

Aku merasa sedikit lebih tenang sekarang karena ada Siwon Oppa dekatku, merasa nyaman sekali berada di dekatnya.

” Oppa gomawoyo ” ucapku sambil menatap kearahnya yang sedang fokus menyetir.

” Gomawo? Untuk apa? ” ucapnya yang sesekali melirikku

” Gomawo karena kau, aku jauh lebih tenang sekarang ”

” Ah ne cheonmaneyo, aku senang bisa membantumu ”

” Yoong kenapa kau datang kesana? ” tanyanya sesekali melirikku

”  Karena itu adalah tempat yang paling aku sukai, aku selalu sempatkan waktuku untuk kesana. Karena dengan melihat sungainya yang tenang, itu dapat menenangkan hatiku juga jika sedang sedih ” jelasku dengan wajah berseri-seri entahlah kenapa sekarang aku jadi bahagia seperti ini? Mungkin karena dia aku jadi sebahagia ini, aku seakan melupakan masalahku.

Tidak kusangka tiba-tiba sebelah tangannya terulurkan dan mengacak-ngacak rambutku.

DEG!

Oh Tuhan mengapa aku seperti ini lagi jika mendapat sentuhan darinya?

” Hahaha Yoong kau sangat manis sekali! ” ucapnya sambil tertawa, baru ku lihat tawanya. Dia…. Sangat tampan!

‘ KYAA! Sepertinya aku sudah jatuh dalam pesonamu Tuan Choi ‘ gumamku, akupun segera tersadar

” YA OPPA! Kenapa kau tertawa? ” ujarku berpura-pura kesal dengan tingkahnya dan mengerucutkan bibirku untuk mengahalau detak jantung yang berdetak sangat kencang ini.

” Habisnya kau itu manis sekali ” ucapnya

” Aish.. Oppa itu gombal yaa! ” ujarku

” Hahaha Oppa tidak gombal Yoong, tapi memang itu kenyataannya ” ucapnya sambil tersenyum

‘ Ya Tuhan, kenapa dia selalu membuatku seperti ini ‘ batinku

 

Akhirnya kecepatan mobil pun semakin berkurang menandakan bahwa tempat yang dituju sudah dekat dan berhenti.

” Gomawo Oppa sudah mengantarku ” ujarku padanya

” Ne cheonmaneyo Yoong, sudah cepatlah masuk dan  beristirahat ” ujarnya diringi dengan senyuman

” Ah ne Oppa annyeonghaseyo ” aku pun keluar dari mobilnya dan lambaian tanganku mengiringinya pergi menjauh

Yoona POV End

 

Donghae POV

Saat ini aku berjalan menyusuri kelas-kelas untuk memastikan suatu hal, ya memastikan apa yang sebenarnya terjadi.

Setelah sampai ditempat yang kumaksud aku bisa melihatnya sedang duduk, tapi tunggu kemana teman-temannya biasanya dia selalu bersama teman-temannya tapi baguslah dia sekarang sedang sendirian dikelas.

Tanpa mengulur waktu lama aku segara menarik tangannya, terlihat dari raut mukanya dia sedikit bingung dengan perlakuanku yang secara tiba-tiba seperti ini.

” Oppa ada apa? ” tanyanya heran

” Ikutlah dulu ” ucapku singkat

 

Aku menghentikan langkahku setelah merasa cukup aman dan menghadap kepadanya

” Apa yang sebenarnya terjadi mengapa Yoona tidak tau soal surat yang aku titipkan padamu? ” ucapku langsung to the point setelah selama ini aku selalu gusar memikirkannya

” Ehm… ehm… surat ituuu.. surat itu…” aku bisa menangkap kebingungan disana

” Ayolah Jessica cepat katakan padaku ” ucapku dengan nada memelas, aku yakin dia pasti tidak bisa mengelak setelah melihatku seperti ini

” Sebenarnya surat itu hilang Oppa ”

” MWO! ”

 

To Be Continue!

 

AHH akhirnya selesai juga part 2 ini, awalnya sempet bingung sih kelanjutannya kaya gimana dan jadilah seperti ini.

Maaf aja kalau cerita ini ngebosenin dan gak sesuai sama harapan readers semua maklum ini cerita pertama aku jadi masih harus banyak belajar ^^

Oke jangan tanggung-tanggung ya buat kasih komentar mohon dihargai karyaku ini….

Gomawoyo buat Resty eonni & Echa eonni yang udah mau ngepost ff gaje ku ini di YoonWonited maaf juga udah direpotin segala ( gwechanayo chingu aku gak apa-apa kok direpotin ) (sama🙂 )

Tinggalkan komentar

61 Komentar

  1. udah mulai lengket tuh kayaknya

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: