[2S] Flow (Chapter 2/End)

[2S] Flow (Chapter 2/End)

Title                 : Flow

Author             : vipventy (@vipventy)

Cast                 : Im yoona , Choi siwon, Choi ji woo, Kim Kibum, Tiffany hwang

Genre              : Romantic

Rating                         : PG 15+

 

Lanjut lagi nih sama FF yang ga jelas ini. Ada yang nungguin kah? Haha😀

Author seneng banget sama comment-comment readers semua yang panjang, gomawo😀

Udah siapkah baca akhir dari cerita FLOW ini??? Okeeee langsung baca aja ya.

Happy Reading ^^

 

Pria itu menoleh setelah selesai mencium wanitanya. KIBUM OPPA!!

Oh Tuhan benarkah itu kibum oppa, aku berjalan mendekati mereka untuk melihat lebih jelas lagi. “kibum oppa”panggilku lirih dan benar saja pria itu menoleh mendengar panggilanku

“yoona-ya”ucapnya terkejut saat melihatku. “kau ada disini juga?”tanyanya. Akupun hanya bisa mengangguk lemah, hatiku begitu hancur saat ini

“oh iya perkenalkan ini istriku yoona-ya”

“goo hye mi imnida”kata wanita itu sambil tersenyum

Oh Tuhan bahkan dia sudah menikah. “kapan kau menikah oppa?”tanyaku tanpa memedulikan istrinya itu

“2 hari yang lalu yoona-ya, aku ingin mengundangmu tapi aku lupa meminta nomormu waktu itu”jawabnya

“chukkae oppa, aku pergi dulu anyyeong”pamitku. Aku tidak tahan lagi untuk menangis. Setelah kurasa cukup jauh dari mereka, aku pun menangis meraung-raung berharap dengan tangisanku ini hatiku menjadi sedikit lebih baik

Satu-satunya pria yang kucintai telah menikah tanpa tahu bagaimana perasaanku padanya. Aku merasa sangat menyesal, awalnya aku akan mengejar cintaku padanya setelah memutuskan pertunanganku dengan siwon tetapi yang terjadi….

“saranghae oppa! Saranghae!”seruku sambil terus menangis

~~~~

“siwon-ah lebih baik kau menemani yoona saja, kasihan dia sendirian. Biar pekerjaanmu noona yang urus”perintah ji woo

“ah noona aku malas, lagian kan dia sudah besar pasti bisa jalan-jalan sendiri”

“kau mau aku adukan pada appa hah? Jika kau tidak menemaninya jalan-jalan”ancam ji woo

“ah baiklah baiklah, noona dan appa sama saja suka memaksa”kata siwon kesal dan bersiap-siap kembali ke hotel untuk menemani yoona jalan-jalan

Sudah berkali-kali siwon mengetuk kamar hotel yoona, tetapi tidak ada yang membukanya. Dia menelfon handphone yoona tapi tidak aktif. Dia pun sedikit panik takut terjadi apa-apa dengan yoona.

Dia bertanya kepada beberapa pegawai hotel, tetapi tidak ada yang mengetahuinya. Siwon memutuskan untuk melanjutkan pencariannya ke pantai yang ada di depan hotel.

Cukup lama siwon mengelilingi pantai itu tapi tidak menemukan yoona. “ahhh im yoona kau kemana sebenarnya, merepotkan!!!!!”teriak siwon kesal

Dia memutuskan untuk kembali ke hotel, siapa tau yoona sudah kembali. Tiba-tiba dia mendengar suara perempuan menangis di balik pohon.

“hiiii suara apa itu, jangan-jangan ada hantu”kata siwon ketakutan. Tetapi karena rasa penasaran, dia melihat ke balik pohon itu

“im yoona!!!!!”serunya

Yoona menoleh mendengar namanya dipanggil dan mendengus kesal ketika melihat orang yang memanggilnya

“kau ini kemana saja, kenapa tidak memberitahu? Merepotkan sekali!!”kata siwon kesal. Yoona hanya diam saja sambil mencoba menghapus air matanya

Siwon melihat yoona menangis, tetapi bukannya menenangkannya dia malah “hahaha kenapa kau menangis, apa karena tersesat? Hahaha” yoona masih diam tak ingin membalas siwon

“ohhh aku tau kau pasti sedang patah hati hahaha aku benarkan”siwon semakin meledek yoona

Mendengar kata patah hati, air mata yoona jatuh lagi. Dia kembali teringat akan kibum yang telah menikah dengan orang lain. Siwon pun berhenti tertawa ketika dia mendengar yoona menangis lagi

“kau ini kenapa im yoona, apa ada masalah?”tanya siwon lembut. Yoona hanya terdiam tanpa ingin menjawab pertanyaan siwon. Tiba-tiba yoona ditarik kedalam pelukan siwon, dia memberontak ingin melepaskan diri tetapi siwon terlalu kuat sehingga dia pasrah dipeluk seperti itu

~~~~

Aku tak tau apa yang terjadi padanya hingga tidak bisa berhenti menangis. Tetapi hatiku terasa hancur melihatnya begitu lemah seperti ini. Lama kami berpelukan tanpa bicara sepatah katapun. Kurasa dia sudah mulai tenang dan tidak menangis lagi. Akupun melepaskan pelukan kami. Kulihat matanya sudah sangat bengkak, dan sepertinya hari sudah semakin beranjak sore

“ayo kita kembali ke hotel”ajakku padanya. Dia hanya menuruti perkataanku tanpa banyak bicara

“siwon! Yoona! Kalian kemana saja. Aku sangat khawatir kalian tidak ada kabarnya”seru noona

“maafkan kami noona”ucapku

“omo! Yoona kau kenapa? Matamu bengkak, kau terlihat sangat berantakan. Kau apakan dia choi siwon?!”bentak noona kepadaku

Matanya seperti mau keluar dan dia seperti ingin memakanku hidup-hidup. “aku tidak apa-apakan yoona, aku bertemu dengannya dia sudah seperti ini”buru-buru aku menjelaskan. Tapi sepertinya dia tidak percaya padaku, lihat saja matanya yang disipitkan itu.

“aku tidak berbohong noona, tanya yoona saja jika tidak percaya”ucapku lagi

“huhh… yoona-ya ayo kita ke kamarmu, kau terlihat sangat berantakan”kata noonaku sambil menuntun yoona menuju kamarnya

Hah sebenarnya apa yang terjadi dengan yoona. Sungguh belum pernah kulihat dia selemah ini

~~~~

Aku mengiyakan ajakan ji woo eonni untuk berjalan-jalan di taman seperti kemarin. Mungkin perasaanku akan menjadi lebih baik. Kami duduk di bangku taman kemarin

“yoona-ya aku sudah menganggapmu adikku sendiri, jadi jika ada masalah ceritakan saja padaku”ucapnya lembut

Aku rasa memang aku butuh seseorang untuk bercerita. Aku tidak kuat memendam semua ini sendirian. “eonni aku … aku …”air mataku jatuh kembali

“jangan menangis yoona, eonni tidak bisa melihatmu seperti ini”ujarnya lembut sambil memelukku

“kibum oppa, dia … dia .. dia sudah menikah eonni huhhuhu”tangisanku semakin keras mengingatnya lagi

“Ya Tuhan, kau harus sabar yoona. Aku yakin Tuhan punya rencana yang lebih baik untukmu”hiburnya

“tapi aku belum sempat mengutarakan perasaanku padanya, aku menyesal eonni”

“kau tidak boleh mengatakan perasaanmu padanya sampai kau menemukan kebahagianmu yoona-ya”

“kenapa begitu eonni?”tanyaku sambil menatapnya

“aku ingin kau menjadi wanita yang kuat saat bertemu dengannya lagi. Itu artinya carilah kebahagianmu dulu agar kau bisa menjadi wanita yang kuat tidak seperti sekarang, kau terllihat lemah. Aku ingin kau melupakannya dan hidup lebih baik dari sekarang. Kau mengerti?”

Benar apa yang dikatakan ji woo eonni, aku akan bertemu dengannya lagi setelah aku menjadi wanita yang kuat. Aku tidak ingin mempermalukan diriku sendiri di hadapannya. Akupun mengangguk mengiyakan ucapan ji woo eonni

“bagus, sekarang tersenyumlah”ucapnya lagi. Aku pun tersenyum kepadanya

“kalau begitu sekarang ayo kita istirahat”ajak eonni

“aku masih ingin disini dulu eonni, aku masih ingin menenangkan diriku”

“kalau begitu aku disini saja menemanimu”katanya

“Eonni masuklah sudah malam, besok eonni kan harus bekerja lagi”ucapku sedikit memaksa. Akhirnya dia pun mengangguk dan masuk kembali ke dalam hotel

~~~~

Pikiranku sedikit kacau hari ini, aku lelah mencari yoona seharian tetapi aku tidak bisa tidur nyenyak. Penyebabnya adalah melihatnya dalam keadaan seperti tadi. Aku memutuskan berjalan-jalan di taman mencari angin segar. Dan tanpa sengaja aku mendengar percakapan yoona dan noona.

“jadi kau sedang patah hati?”tanyaku yang langsung duduk di sebelahnya. Kulihat dia terkejut melihatku

“dasar cengeng!”ledekku. Dia diam tidak membalas perkataanku, akupun menoleh kearahnya sedikit bingung.

“im yoona masa kau menjadi lemah seperti ini hanya karena seorang pria! Tunjukkan padanya kalau dia itu harus menyesal karena menyia-nyiakan wanita sepertimu”ucapku tegas

Dia menoleh kearahku terkejut, lalu kudengar dia terkekeh pelan “tumben kau benar”

“mwo? Maksudmu aku selalu salah?”tanyaku sedikit kesal. Dia hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaanku. Ya TUHAN sejak kapan melihatnya tersenyum, jantungku seperti ingin berhenti berdetak. Aku menggeleng-gelengkan kepalaku kencang ‘tidak boleh tidak boleh choi siwon kau tidak boleh mencintainya’ ucapku dalam hati

Dia memegang kepalaku, aku terkejut atas sikapnya ini. “kau ini kenapa? Apa sudah tidak ingin mempunyai kepala?!!”bentaknya

Akupun terdiam melihat wajahnya yang tidak jauh dari wajahku, wajahnya begitu cantik seperti bidadari pikirku. Dia semakin mendekatkan wajahnya kepadaku “ANDWAE!!!”teriakku keras

Dia sangat terkejut hingga melepaskan kepalaku kasar “kenapa kau berteriak bodoh?!!!!”bentakya

“apa yang ingin kau lakukan? Kenapa mendekatkan wajahmu seperti itu?”tanyaku

“aku hanya ingin tahu apa kau masih waras atau sudah gila, menggeleng-gelengkan kepalamu seperti tadi, tatapan kosong yang aneh hiiiii”katanya sambil memukul lenganku

“oh aku kira..”ucapku lega

“jangan berpikiran yang tidak-tidak choi siwon!!!!!”ucapnya tegas sambil meninggalkanku

~~~~

“siwon kau bisa menemani yoona jalan-jalan seharian ini”kata ji woo

“tapi bagaimana dengan pekerjaanku?”tanya siwon bingung

“tenang saja, kan ada aku”ji woo mengedipkan sebelah matanya. “sudah cepat sana jemput dia di kamarnya”ji woo mendorong badan siwon.

Ada apa dengan noonaku itu, tumben sekali dia bersemangat dalam bekerja. Ah tapi bagaimana ini aku harus berdekatan dengan yoona lagi, semoga saja hari ini jantungku normal. Aku pun mengetuk pintu kamar hotelnya. Tidak lama kemudian terlihat dia membukakan pintu.

“ji woo eonni sudah bilang padaku, ayo kita jalan-jalan”ucapnya sambil tersenyum kepadaku. Oh TUHAN jantungku terasa ingin berhenti berdetak lagi. Melihat senyumannya itu aku seperti …..

Plakkkk, bunyi pukuran yang cukup keras

“apa yang kau lakukan hah?mengapa kau memukulku?!”tanyaku kaget sambil memegang lenganku yang sepertinya akan berdarah akibat pukulannya. Hah eomma sakit sekali huhuhu

“apa kau masih waras choi siwon?”tanyanya sedikit berbisik. Apa yang dia katakan, memangnya aku ini gila. Jelas-jelas dia yang gila, mana ada wanita yang memukul pria seperti itu apalagi aku ini tunangannya.

“heh memangnya aku kenapa?”tanyaku kesal

“dari semalam kau bertingkah seperti orang gila tau tidak”

“Apa maksudmu?”tanyaku bingung

“ah sudahlah tidak usah dibahas, ayo kita cepat pergi”ajaknya sambil berjalan mendahuluiku

~~~~

Yoona dan siwon berjalan-jalan di sekitar perumahan para penduduk untuk mencari souvenir dan makanan khas di jeju. Melihat ada coffee shop kecil yang ada di pinggir laut, siwon pun mengajak yoona untuk mampir sebentar kesana.

Yoona menyesap coffeenya perlahan, sambil menikmati angin pantai yang menerpa wajahnya.

“yoona-ssi kenapa hari ini kau terlihat bahagia? Padahal kan kemarin….”ucap siwon tergantung karena melihat tatapan tajam dari yoona

“sudahlah jangan dibahas. Aku tidak akan meratapi pria itu lagi”kata yoona sambil tersenyum

“cih dasar wanita”cibir siwon dengan senyum meremehkan. Tetapi di dalam hati dia merasa senang melihat yoona yang tidak lagi bersedih karena seorang pria.

“choi siwon bisakah kita tidak bertengkar sehari saja, aku ingin bersenang-senang hari ini”ucap yoona serius

Siwon hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum. Akan menjadi hari yang luar biasa untuknya jika mereka berdua tidak bertengkar hari ini.

“yoona-ya!”seru seorang pria yang mendekati siwon dan yoona

“oppa”yoona terkejut melihat kibum

Melihat yoona tidak sendiri, kibum memperkenalkan dirinya kepada orang yang bersama yoona yaitu choi siwon. “anyyeong, kim kibum imnida”sapa kibum. “dan ini istriku goo hye mi”lanjutnya sambil memperkenalkan istrinya yang menebarkan senyumannya

“ah choi siwon imnida”kata siwon kaku. Karena dia tahu pria dihadapannya ini adalah pria yang telah membuat yoona seperti semalam.

“aku teman yoona dari kecil, kalau  boleh tahu kau siapa?”tanya kibum hati-hati

“aku tunangannya!”jawabnya tegas

Kibum terlihat cukup kaget, tetapi dia bisa mengendalikan dirinya. “wah chukkae untuk pertunangan kalian. Kau beruntung siwon-ssi bisa mendapatkan wanita seperti yoona”ucap kibum

Siwon hanya mengangguk sembari tersenyum mendengarnya, dia melihat ekspresi wajah yoona sekarang. Dia terlihat cukup bisa mengontrol dirinya sendiri, walaupun sempat kaget di awal pertemuan tadi.

“yoona-ssi kau juga beruntung mendapat calon suami setampan siwon-ssi”celetuk hye mi tiba-tiba. Yoona hanya membalas perkataan hye mi dengan senyum tipis.

“maaf kibum oppa, hyemi-ssi. Aku dan siwon harus segera pergi karena ada urusan mendadak”pamit yoona sambil beranjak dari kursinya dan menggandeng siwon

“sampai jumpa lagi”kata kibum

~~~~

“oh jadi itu pria yang membuatmu seperti kemarin”kata siwon

“iya dia pria itu, tampan kan?”tanyaku

“seleramu kurang baik yoona-ssi, jelas-jelas lebih tampan aku”ucapnya membanggakan diri. Akupun hanya mencibirnya malas meladeninya, karena pasti akan berakhir dengan pertengkaran.

“yoona-ssi apa kau mau bermain air?”tanyanya padaku.

“iya aku mau”jawabku ceria

Seharian ini kami habiskan dengan bermain berbagai macam permainan air yang tersedia disini, mulai dari jet ski, banana boat, kano dan flying fish. Hari ini dia cukup menjadi pria yang menyenangkan tidak seperti biasanya.

“apa kau senang hari ini?”tanyanya

“iya aku senang, terima kasih siwon-ssi”jawabku seraya tersenyum. Lagi-lagi kulihat dia mematung ahh sudahlah.

“ayo kita kembali ke hotel sekarang, kita bersihkan diri dulu kemudian makan malam bersama ji woo eonni”ajakku sambil berjalan menuju hotel

~~~~

“yoona-ya hari ini kau terlihat lebih baik. Apa jalan-jalanmu menyenangkan?”tanya noona ke yoona

“iya eonni, jalan-jalanku hari ini menyenangkan”jawabnya tersenyum sambil memakan makanannya

“tentu saja, jalan-jalan bersama choi siwon pasti menyenangkan”celetukku. Yoona dan noona hanya terkekeh mendengarnya.

“siwon karena kau hari ini sudah kuberi liburan, besok giliran kau yang mengurusi proyek itu. Aku akan berjalan-jalan bersama yoona besok”perintah noona padaku

“aku juga ingin berjalan-jalan dengannya noona”kataku cepat. Kulihat yoona menatapku terkejut

“hahaha kena kau choi siwon”tawa noona meledekku

“ani .. ani .. bukan begitu maksudku”kataku gugup

“ah maafkan aku eonni, siwon-ssi. Aku ada urusan mendadak di butikku, jadi besok aku akan pulang duluan ke seoul”ucap yoona tiba-tiba

“urusan apa?”tanyaku penasaran

“ah itu sahabatku ingin aku yang membuat gaun pernikahannya”

“oh begitu. Jam berapa penerbanganmu besok? Aku akan mengantarmu”tanya ji woo noona

“jam 5 pagi eonni, kau tidak usah mengantarku karena itu masih pagi”

“baiklah, kau hati-hati ya besok. Sampai jumpa lagi di seoul”kata noona sambil memeluk yoona

“besok biar kuantar”kataku cepat

“tidak usah siwon-ssi, aku bisa berangkat sendiri”tolaknya halus. Akupun hanya mengedikkan bahuku pura-pura tak peduli. Padahal baru hari ini aku menikmati kebersamaanku dengannya, kenapa cepat sekali kembali ke seoul.

~~~~

Sudah jam 2 kenapa seohyun belum datang juga. Akupun melihat blog-blog wedding fashion untuk menjadi referensiku dalam membuat gaunnya.

“eonni maafkan aku terlambat”ucapnya sambil mendudukkan dirinya di bangku yang ada di hadapanku

“kenapa kau terlambat ?”

“tadi ban mobilku bocor eonni, setelah kubawa ke bengkel aku langsung naik taksi kemari”jelasnya kepadaku

“kenapa kau tidak menghubungiku saja? Kau kan tidak perlu buru-buru seperti ini”

“ah aku adalah orang yang menepati janji eonni”ucapnya seraya tersenyum

“dasar kau ini. Baiklah gaun seperti apa yang kau inginkan?”

“ehmmm aku ingin gaun yang klasik”

“kalau begitu bagaimana dengan model gaun yang berpotongan lebar dengan detail ruffle”ucapku sembari menggambarkannya di tablet milikku dan menunjukkannya kepada seohyun

“ini bagus eonni, tapi aku ingin lengannya dibuat pendek saja”kata seohyun. Akupun kembali mengubah sedikit gambar rancanganku dan kembali menunjukkannya kepada seohyun.

Seohyun pun mengangguk mantap, “iya eonni, aku ingin gaun yang seperti ini. Tolong buatkan ya”pintanya

“tentu saja, secepatnya aku akan mencari bahannya dan membuatnya”ucapku seraya tersenyum

“oh iya eonni bagaimana kabar tunanganmu itu?”tanya seohyun tiba-tiba

“mwo? Dia baik-baik saja”

“kenapa sih kau harus bertunangan di Inggris, aku kan jadi tidak bisa melihatnya. Pokoknya kau harus menikah di korea ya eonni, aku ingin sekali hadir di pernikahanmu”

Menikah? Oh Tuhan benarkah aku akan menikah dengan Choi Siwon. Aku tidak percaya ini!

“eonni kenapa kau diam saja?”tanyanya membuyarkan lamunanku

“ahh kau ini, pikirkan saja pernikahanmu dulu”kataku agak gugup

“hahaha kau malu ya eonni, lihat saja mukamu memerah”ledeknya

“kau ini seroro!”ucapku agak kesal

“tapi aku belum pernah bertemu dengan tunanganmu choi siwon itu. Kapan-kapan kita makan bersama ya, aku dan kyuhyun oppa ingin mengenalnya lebih dekat”

“ah itu pasti susah seohyun-ah, dia sibuk sekali”

“oh iya aku lupa, tunanganmu kan pewaris Hyundai group”ucapnya sedikit kesal

“Hehehe”aku hanya bisa terkekeh melihat ekspresinya

~~~~

Yoona terlihat sibuk mengecek pembuatan gaun pernikahan seohyun yang dikerjakan oleh pegawainya. Perintah-perintah terus keluar dari mulutnya untuk karyawannya. Sampai ada deringan telepon yang menghentikan kesibukannya. Dia segera menggeser tombol hijau tanpa melihat siapa peneleponnya.

“halo”ucapnya

“im yoona aku ada di depan butikmu sekarang. Cepat keluar”perintah seseorang di telepon. Belum sempat yoona menjawab, sambungan telepon itu terputus.

“kalian tolong teruskan, aku ada urusan dulu”kata yoona kepada pegawainya. Dia segera menuju keluar butiknya dan melihat wanita cantik yang menunggunya.

“apa kabar yoona-ssi?”tanya wanita itu

“ada urusan apa tiffany-ssi?”tanya yoona ketus

“hah kau ini tidak pernah diajarkan sopan santun ya”sindir tiffany

“untuk apa aku bersopan santun kepada wanita sepertimu. Cepat katakan apa tujuanmu menemuiku?”

“aku ingin kau membuat gaun ini”kata tiffany sambil menyerahkan kertas yang berisi rancangan gaun pesta berwarna pink. “aku akan memakai gaun itu untuk pesta ulang tahunku minggu depan”

“kenapa harus aku? Kau bisa mencari butik lain yang akan membuatkannya untukmu”ucap yoona seraya mengembalikan kertas rancangan itu

“kau ini sombong sekali. Apa kau merasa hebat huh?”bentak tiffany

“kalau aku tidak hebat, kenapa kau memintaku membuatkannya? Akui saja tiffany-ssi”sinis yoona

~~~~

Hari ini aku akan mengunjungi yoona di butiknya. Sudah seminggu lebih sejak di jeju, aku belum bertemu dengannya lagi. Rencananya aku akan mengajaknya makan siang bersama.

Aku turun dari mobilku dan berjalan menuju butiknya, tapi kulihat dia sedang berdiri di depan butiknya dengan Tiffany! Untuk apa dia bertemu dengan tiffany, akupun mempercepat langkahku.

“hei yoona-ssi aku ingin kau yang membuat gaunku agar kau tahu betapa cantiknya diriku, agar kau bisa lihat juga kalau aku yang lebih pantas bersanding dengan siwon oppa dibandingkan dirimu”kata tiffany

Apa yang barusan kudengar, tiffany itu benar-benar tidak bisa dimengerti

“ambil saja dia, aku tidak butuh tiffany-ssi. Kau bilang kau akan mendapatkannya lagi, mana buktinya hah?”teriak yoona kesal

Apa maksud yoona barusan, kenapa bicara seperti itu.

“im yoona jika kau ingin siwon oppa cepat-cepat pergi dari kehidupanmu, sudah kubilang bantu aku!”

“kenapa? Kau tidak mampu merebutnya sendiri?”ledek yoona

“kau!”tiffany menggerakkan tangannya ingin menampar yoona. Tapi tangannya ditahan olehku, kedua wanita itu terkejut ketika melihat siapa yang menahan tamparan yang ingin tiffany lakukan

“oppa!”seru tiffany terkejut

“apa yang kau lakukan disini? Cepat pergi!”perintahku

“tapi oppa…”

“dan jangan mengganggu yoona lagi fany! Karena aku tidak akan menjadi millikmu atau miliknya”ucapku tegas. Kemudian akupun berjalan menuju mobilku

~~~~

Siwon berjalan cepat menuju ruangan seseorang, setelah dipersilahkan masuk oleh pemilik ruangan itu dia segera masuk.

“appa ada yang ingin aku bicarakan nanti malam di rumah, pulanglah lebih cepat”kata siwon cepat setelah itu dia langsung meninggalkan ruangan itu. Meninggalkan appanya yang bingung dengan putranya itu.

Suasana ceria menyelimuti kediaman keluarga choi malam ini. Choi ji woo putri tertua di keluarga itu sedang menceritakan pengalaman lucunya selama berada di jerman untuk liburannya.

“appa, eomma, noona ada yang ingin kubicarakan”sela siwon tiba-tiba

“ada apa siwonnie, sepertinya serius”kata ny.choi melihat ekspresi anaknya itu

“sebelumnya aku ingin meminta maaf kepada appa dan eomma, tapi aku tidak bisa meneruskan pertunanganku dengan yoona”ucap siwon sambil menunduk

“apa maksudmu?!”tanya tn.choi terkejut

“aku tidak bisa membiarkan yoona lebih tersiksa lagi dengan pertunangan ini, aku ingin mengakhirinya appa”

Terdengar suara tangis ny.choi memenuhi ruangan itu, ji woo berusaha menenangkan eommanya dengan memeluknya. Hening.. tidak ada yang bersuara kecuali suara tangisan ny.choi.

“appa eomma maafkan aku”ucap siwon sedikit membungkuk kemudian beranjak dari tempat duduknya

“tunggu”seru tn.choi. “apa kau tidak mencintainya?”tanyanya

Siwon terdiam tidak menjawab pertanyaan appanya, sesungguhnya dia bingung dengan perasaannya sendiri kepada yoona. “aku tidak ingin melihatnya tersiksa lagi karena pertunangan ini”jawab siwon akhirnya

“apakah harus seperti ini siwonnie”ucap ny.choi di sela-sela tangisnya

“kita akan adakan pertemuan dengan keluarga im akhir pekan ini. Appa mohon kau pikirkan lagi keputusanmu itu”

~~~~

Suasana makan malam antara keluarga choi dan keluarga im tidak seceria biasanya, karena mereka tengah bingung tentang keputusan choi siwon.

“siwon-ah sebenarnya kenapa kau ingin membatalkan pertunanganmu dengan putriku?”tanya tuan im serius

“maafkan aku, aku tidak ingin melihat yoona semakin tersiksa dengan pertunangan kami”

“apa maksudmu?”tanya tuan im terkejut

“yoona dan aku tidak saling mencintai. Kami tidak berbahagia dengan pertunangan ini mianhae”lanjut siwon lirih

“benarkah itu yoona-ya?”tanya tuan choi

Yoona terlihat terkejut dan bingung, tapi akhirnya dia menjawab “semua yang dikatakan siwon benar, maafkan aku”

Hening.. semuanya sibuk dengan pikiran masing-masing

“baiklah jika seperti itu, kurasa pertunangan ini tidak bisa dilanjutkan lagi”ucap tuan im

“ya kau benar seulong, kita tidak mungkin memaksa anak-anak kita”kata tuan choi menimpali

Terlihat muka murung nyonya choi dan nyonya im yang berusaha tegar

“kuharap hubungan keluarga kita tetap berjalan baik walaupun pertunangan ini gagal”lanjut tuan choi

“tentu saja, kau sudah kuanggap keluargaku sendiri”kata tuan im seraya tersenyum

~~~~

Tak terasa 2 tahun sudah berlalu. Semuanya kembali normal setelah pemutusan pertunangan itu. Yoona sibuk dengan butiknya sementara siwon sibuk dengan perusahaan appanya.

Keluarga choi dan keluarga im juga jarang bertemu karena sibuk dengan urusan masing-masing.

Terlihat wanita cantik sedang memilih cake-cake lezat yang ada di sebuah coffee shop ternama.

“red velvet atau tiramisu ya atau cheese cake”ucapnya sambil sibuk memilih

“espresso 1 dan vanilla latte 1”ucap seorang pria yang sedang memesan di kasir

Yoona merasa mengenal suara itu, dia segera menoleh kearah pria itu. Terlihat terkejut ketika mengetahui siapa pria itu. “choi siwon”serunya

Siwon menoleh kearah yoona juga terlihat sangat terkejut “im yoona”

Mereka memutuskan untuk duduk berdua. Hanya suasana hening yang mendominasi karena tidak ada yang mau memulai percakapan.

Merasa jengah dengan suasana itu, siwon pun membuka percakapannya “bagaimana kabarmu?”

“aku baik-baik saja. Kau sendiri?”

“aku juga baik”

Hening lagi cukup panjang….

“oppa!”panggil seorang wanita cantik yang menghampiri mereka. “maafkan aku terlambat”ucap wanita itu lagi

“duduklah”perintah siwon. “Itu vanilla lattemu”siwon menggeser vanilla latte kepada wanita itu

“gomawo oppa”balas wanita itu tersenyum manis. Dia baru sadar bahwa siwon tidak sendirian melainkan ditemani wanita cantik

“eoh sepertinya aku pernah mengenalmu”kata wanita itu kepada yoona. Yoona juga terlihat sedang mengingat-ingat wanita itu

“kau im yoona kan? Mantan tunangan siwon oppa”seru wanita itu tiba-tiba

“kau?”

“aku park bom, mantan sekretaris siwon oppa. Kita pernah bertemu sebelumnya”lanjut wanita itu lagi

Yoona cukup terkejut, bagaimana bisa mantan sekretaris bersikap semanja itu kepada mantan bosnya

“sudahlah chagi, kau mau pergi kemana hari ini?”kata siwon kepada bom. Yoona membulatkan matanya sempurna mendengar ucapan siwon itu

“chagi?”tanya yoona terkejut

“nde?”tanya siwon

“ah aniyo. Aku pergi dulu anyyeong”kata yoona gugup sambil beranjak pergi.

~~~~

“nona im, ini bahan yang kau pesan sudah datang”kata pegawainya membuyarkan lamunan yoona

“taruh saja di situ”perintah yoona

“baik nona. Apa nona ada masalah karena sejak beberapa hari yang lalu saya lihat nona selalu melamun”kata pegawai yoona lagi

“tidak ada apa-apa jiyeon-ssi. Aku hanya sedikit lelah”

“baiklah kalau begitu, saya permisi dulu nona”pamit jiyeon kemudian keluar dari ruangan yoona

‘Choi siwon kenapa aku memikirkannya belakangan ini. Sekarang dia sudah hidup bahagia dengan mantan sekretarisnya itu sedangkan aku…’pikir yoona

Yoona memutuskan untuk berkeliling sebentar agar suasana hatinya lebih baik. Tapi ternyata pilihannya ini salah, karena di jalan dia bertemu lagi dengan siwon yang sedang berbelanja bersama pacarnya.

“wah yoona-ssi, tidak kusangka kita akan bertemu lagi”sapa park bom ramah. Yoona hanya tersenyum tipis mendengarnya

“apa kau sendirian?”tanyanya lagi

“iya… hmm maaf aku ada urusan penting, aku pergi dulu”kata yoona cepat meninggalkan pasangan itu

~~~~

Disinilah aku sekarang, duduk sendirian di bangku taman menikmati angin malam yang menerpa wajahku. Kupejamkan mataku mencoba menenangkan hatiku yang sedang tidak damai ini.

Choi Siwon .. tidak kusangka dia berpacaran dengan sekretarisnya sendiri. Tapi aku bersyukur akhirnya dia menemukan kebahagiaannya dengan wanita itu. Entah kenapa hatiku sakit saat mengetahui kenyataan itu, mungkin aku hanya iri kepadanya yang sudah hidup bahagia.

“apa kau ada masalah yoong?”tanya Jessica yang tiba-tiba duduk di sebelahku

“kau sudah datang? Cepat sekali”

“taman ini kan dekat dengan rumahku”katanya lagi

“oh iya aku lupa”jawabku sekenanya

“hei kenapa wajahmu murung begitu?”

“jess, aku bingung dengan perasaanku sendiri”aku menghela napas berat sebelum melanjutkannya lagi.”aku rasa aku menyukainya”lirihku pelan

“apa? nugu yoong? Kau menyukai siapa?”tanya Jessica bingung

Ah kenapa dia tidak mendengarnya, dia tidak tahu apa sangat berat untukku mengulangi pernyataanku barusan”aku menyukai choi siwon jess!”ucapku sedikit berteriak

Kudengar dia tertawa”hahaha sudah kuduga yoong, kau memang menyukainya sedari dulu hanya saja kau tidak pernah mau mengakuinya”cibirnya

“apa yang kau katakan jess, dulu aku tidak menyukainya benar”ucapku serius sambil memandangnya sedangkan dia hanya menatapku balik dengan tatapan yang….. bisa dibilang meremehkanku

“oh ayolah yoong, sewaktu aku di amerika kita selalu berhubungan lewat skype dan aku bisa melihat wajahmu yang tampak begitu semangat jika berbicara tentangnya. Masih mau menyangkal?”

“benarkah seperti itu? ah aku tidak tahu”decakku kesal saat melihatnya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tidak jelas seperti itu

“kau ini”katanya sambil menyentil keningku. “lalu apa masalahmu sekarang? Kau kan tinggal bilang padanya bahwa kau menyukainya”

“tidak semudah itu jess, dia sudah mempunyai kekasih”berat bagiku mengucapkannya karena aku selalu terbayang saat mereka berdua saling tersenyum satu sama lain

Jessica membawaku ke dalam pelukannya dan dia membelai pelan rambutku”yoong kau harus tegar”ucapnya

“kenapa aku selalu seperti ini jess, lelaki yang aku sukai telah memiliki wanita disisinya”ucapku sambil terisak. Jessica tidak menjawab tetapi dia semakin mempererat  pelukannya terhadapku

~~~~

“masuk”kata siwon ketika mendengar pintunya diketuk

“sajangnim, ada wanita yang ingin bertemu denganmu. Namanya Jessica”ucap sekretarisnya

Siwon mengerutkan keningnya, tidak familiar dengan nama yang disebut oleh sekretarisnya. “baiklah suruh dia masuk”

“anyyeong, Jessica imnida”ucap Jessica ketika sudah berada di hadapan siwon

“ah ne, ada urusan apa ingin bertemu denganku?”tanya siwon to the point

Jessica tersenyum tipis sebelum menjawab”aku sahabat im yoona”

Siwon terllihat terkejut ketika mendengar wanita di depannya menyebutkan nama yoona, mantan tunangannya.

“bisa kita bicara sebentar siwon-ssi?”tanya Jessica. Siwon menganggukkan kepalanya sambil mempersilahkan Jessica duduk di kursi yang ada di hadapannya

“aku bicara langsung saja karena aku tau kau orang yang sibuk, apa kau sudah mempunyai kekasih?”

Lagi-lagi siwon dibuat terkejut oleh wanita di hadapannya ini yang tiba-tiba menanyakan tentang status hubungannya padahal baru pertama kali mereka bertemu. “memangnya apa urusanmu?”tanya siwon sinis

“ah maaf siwon-ssi jika kau terganggu dengan pertanyaanku itu. Tapi sungguh aku harus tau jawabannya”ucap Jessica sedikit memohon

Siwon menaikkan sedikit alisnya”aniya, aku tidak mempunyai kekasih”

“benarkah? Tapi yoona bilang…”Jessica terlihat sedikit berfikir. “ah park bom, dia siapa?”tanyanya lagi

“dia sepupuku”

“tapi yoona bilang kau memanggilnya chagi”

Siwon kembali teringat akan kejadian di café saat dia memanggil park bom chagi. Lalu dia terkekeh pelan, Jessica menatapnya heran.

“ah jadi sebenarnya apa tujuanmu menemuiku Jessica-ssi?”tanya siwon akhirnya

“hmm sebenarnya…”

“sebenarnya apa?”potong siwon penasaran

“seharusnya aku tidak boleh mengatakannya, tapi untuk kebaikannya aku harus jujur kepadamu. Yoona menyukaimu”

Siwon membulatkan matanya kaget “yoona me.. nyu.. kaiku?”tanya siwon tak percaya. Jessica hanya menganggukkan kepalanya.

“ah pasti kau salah Jessica-ssi, yoona tidak mungkin menyukaiku. Bisa dibilang bahkan dia membenciku”ucap siwon setelah pulih dari keterkejutannya

“hahaha kau yakin siwon-ssi kalau yoona membencimu?”tanya Jessica. Siwon semakin menatap aneh gadis yang ada di hadapannya ini

Jessica geleng-geleng kepala melihat pria yang ada di hadapannya ini, dia berpikir betapa lucunya hubungan yoona dan pria ini sehingga dia bahkan tidak mempercayai ucapannya. “yoona baru mengakui perasaannya yang sesungguhnya kemarin, dia bilang dia menyukaimu siwon-ssi”

“kenapa? Kenapa dia bisa menyukaiku?”siwon semakin bingung dengan penjelasan Jessica barusan

“kurasa cinta itu terjadi tanpa alasan kan”jawab Jessica enteng. “apa kau juga menyukainya siwon-ssi?”tanya Jessica

Wajah siwon berubah merah setelah mendengar pertanyaan yang dilontarkan Jessica barusan. “hahaha aku rasa aku tahu jawabannya melihat wajahmu itu”kata Jessica setelah melihat perubahan wajah siwon

Siwon yang merasa kesal dengan tingkah wanita di hadapannya ini akhirnya angkat bicara”lalu kau mau apa?”

“hei kau ini bodoh sekali, tentu saja aku akan mempersatukanmu dengan yoona”

Brakkk.. suara pintu dibuka oleh wanita berambut panjang yang cantik

“yoona”seru Jessica kaget melihat sahabatnya itu ada di depan pintu dengan wajah menahan amarah

“kau pikir apa yang kau lakukan hah?”bentak yoona

“aku.. aku… bagaimana kau tahu aku disini?”

“Jessica kenapa kau mempermalukanku”rengek yoona yang mulai menangis

Siwon yang sedari tadi hanya diam akhirnya bangkit dari kursinya. “ikut aku”dia menyeret tangan yoona menuju ke atap gedung itu.

~~~~

“lepaskan”teriaknya setelah kami tiba di atap gedung. Aku pun melepaskan genggamanku pada tangannya, tapi dia segera berlari meninggalkanku.

“im yoona”aku menahan tangannya lagi dan menyudutkannya di tembok

Aku menatap wajahnya yang sendu sehabis menangis, dia begitu cantik bahkan saat seperti ini. Tanpa sadar tanganku membelai wajahnya, menghapus sisa-sisa tangisannya. Tapi dia menepis tanganku.

“apa yang kau lakukan hah?”katanya sambil mendorong badanku menjauh

“kita harus bicara yoona-ssi”ucapku sambil menyudutkannya kembali ke tembok agar dia tak bisa lari lagi dariku

“tidak ada yang harus kita bicarakan, lepaskan tanganku aku mau pergi”katanya ketus

“aku tidak akan melepaskanmu sampai kita selesai bicara”ucapku tegas

Dia memalingkan wajahnya dariku. “apa kau menyukaiku im yoona?”bisikku tepat di telinganya. Wajahnya kembali menatapku dengan ekspresi kaget yang lucu “hahaha” aku tidak tahan untuk tertawa.

“apa yang kau tertawakan?”bentaknya

“wajahmu lucu sekali hahaha”dia hanya terdiam, akupun menghentikan tawaku. “kau belum menjawab pertanyaanku im yoona”kataku lagi

“ani.. aku tidak menyukaimu”jawabnya cepat.

“lihat wajahku dan katakan kau tidak menyukaiku”ucapku tegas.

Perlahan dia menolehkan wajahnya kepadaku”aku…”

~~~~

Ucapan yoona belum terselesaikan karena bibirnya telah menempel sempurna dengan bibir siwon. Yoona membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang dilakukan siwon padanya, sekuat tenaga dia mendorong siwon menjauh agar melepaskan ciumannya. Usahanya berhasil, ciuman mereka terlepas.

“apa yang kau lakukan hah?”bentak yoona. Bukannya menjawab siwon malah mencium yoona kembali, tapi kali ini ciumannya lebih dalam dan menuntut.

Yoona kembali berusaha mendorong badan siwon tapi rupanya usahanya kali ini sia-sia, semakin dia mendorong siwon maka semakin siwon memperdalam ciumannya.

Siwon melepaskan ciumannya untuk mengambil nafas, dan kesempatan itu digunakan yoona untuk menendang siwon hingga terjatuh.

“awwww”teriak siwon sambil memegang kakinya yang ditendang yoona barusan dan berusaha untuk berdiri walau kakinya sedikit memar.

“apa yang kau lakukan choi siwon? Kau sungguh kurang ajar! Aku tidak percaya pria terhormat sepertimu melakukan hal ini!”maki yoona. Siwon hanya terkekeh melihat yoona yang sedang memaki dirinya.

Melihat siwon hanya terkekeh dan tidak menunjukkan wajah penyesalan sama sekali, yoona menghampiri siwon untuk memberinya pelajaran. Yoona melayangkan tangannya untuk menampar siwon, tapi siwon menahan tangan yoona dan menarik pinggang yoona mendekat kearahnya.

“ahhh”pekik yoona terkejut. “lepaskan aku choi siwon, apa maumu hah?”

“yoona-ssi kenapa berbohong padaku?”tanya siwon sambil menatap yoona intens karena jarak mereka yang begitu dekat

“a.. aku tidak bohong padamu”jawab yoona gugup. Siwon membelai pipi yoona lembut membuat yoona sedikit bergidik

“yoona-ssi kau ini sungguh lucu”kata siwon tersenyum manis membuat hati wanita manapun akan mencelos bila melihatnya.

“apa maumu sebenarnya hah? Aku sudah menjawab pertanyaanmu”kata yoona

“tapi kau tidak menjawabnya dengan jujur”

“kata siapa aku tidak jujur?”

“kata sahabatmu Jessica, dia bilang kau menyukaiku”ucap siwon yang membuat yoona terkejut setengah mati

‘jessica awas kau’ucap yoona dalam hati menahan amarahnya. “dia berbohong padamu choi siwon, masa kau begitu mudah percaya dengannya”kata yoona meyakinkan siwon untuk tidak mempercayai sahabatnya itu

“ah benarkah dia berbohong”siwon tampak berfikir. ‘im yoona kau ini memang menggemaskan’ucapnya dalam hati

“wah kalau begitu sayang sekali ya, padahal aku juga menyukaimu”lanjutnya lagi. Yoona terkejut mendengar pernyataan siwon barusan “kau.. kau menyukaiku?”

Siwon hanya tersenyum dan memeluk yoona, “aku menyukaimu yoona-ssi….sejak dulu”

Yoona melepaskan pelukan siwon “jangan bohongi aku choi siwon!”

“aku tidak membohongimu yoona-ssi”balas siwon sambil menarik yoona lagi kembali ke dalam pelukannya. “aku menyadari perasaanku saat kita masih dalam status pertunangan”

“lalu kenapa kau memohon kepada orang tua kita untuk memutuskan pertunangan itu?”tanya yoona bingung

Siwon melepaskan pelukannya dan menatap yoona lembut, “karena aku tidak mau menyakitimu, aku tau kau tidak bahagia dengan pertunangan itu”

Air mata yoona jatuh mendengar penuturan siwon yang begitu tulus mencintainya. “mianhae”lirihnya

Siwon menghapus air mata yoona dengan ibu jarinya, “aku tidak bisa memaafkanmu jika kau tidak mau mengakui jika kau menyukaiku”

Yoona menggelengkan kepalanya “jangan mimpi kau, dasar playboy jelek. Kau sudah mempunyai kekasih tapi bicara cinta dengan wanita lain”cibir yoona

“kau bodoh im yoona! Park bom adalah sepupuku, aku memanggilnya chagi karena hubungan kami yang dekat”jelas siwon

Yoona mengerutkan keningnya bingung, antara percaya dan tidak. “tapi dia kan mantan sekretarismu”

Siwon hanya menggeleng-gelengkan kepalanya frustasi menghadapi wanita di hadapannya saat ini “memang dia dulu pernah menjadi sekretarisku selama 2 bulan untuk memenuhi syarat orang tuanya yang menginginkan dia menjadi pewaris perusahaan keluarganya”

Yoona hanya tersenyum tipis kemudian meninggalkan siwon yang bingung akan sikapnya. “im yoona! Kau mau kemana, urusan kita belum selesai”ucap siwon sambil mengejar yoona

“aku rasa sudah selesai”jawab yoona seraya tersenyum kepada siwon yang sudah ada di sampingnya sekarang.

The End

Akhirnya selesai juga FF keduaku. Sudah puaskah dengan FF ini?? Makasih buat para readers yang udah meluangkan waktunya membaca tulisan dari seorang amatir sepertiku. Mianhae karena FF ini belum sempurna, semoga kedepannya saya bisa membuat FF yang lebih baik ya. Jangan lupa RCL readers😀

Sampai bertemu lagi di FF selanjutnya~

#Echa eonni gomawo udah mau publish FF-ku😉 (sama2🙂 )

Tinggalkan komentar

112 Komentar

  1. hahahaha sicca eonni keren,tnpa dia yoonwon mungkin gk akan bersatu.
    daebakk chingu
    buat ff yoonwon baru lagi ne

    Balas
  2. berta307

     /  September 8, 2013

    akhir’y yoonwon happy ending, sneng bca’y .. tp yoona koq msih jaim gtu c ..
    ff mu kren chingu,
    tetep smngat buat nulis ff yoonwon y ,, dtunggu karya2 mu lgi ..

    Balas
  3. Anita harahap

     /  Oktober 16, 2013

    Memang klu jodoh tak akan lari kemana…
    Yoonwon jjang..

    Balas
  4. Chika Choi

     /  November 5, 2013

    kya akhrx yoonwon brsatu,bkin sequel x donk.tntg prnkahanx yoonwon

    Balas
  5. Anita harahap

     /  Desember 25, 2013

    Aahahah…
    Terima kasih saya ucapkan utk sica eonni,,
    tanpa bantuanny mgkn siwon oppa dan yoona tetep gk mw mengungkapkan perasaanny

    Balas
  6. Cerita akhirnya agak gantung, tapi bagus buat mempermainkan emosi pembaca.
    Walau gak jelas, tp tau inti akhirnya..
    Ditunggu karya selanjutnya!

    Balas
  7. Enak-enak lagi eh … trnyata udh abis. Tp g pp deh, keren kok thor …..
    Jgn bosen buat FF #khususnya yoonwon couple# ya ….

    Balas
  8. wulandari

     /  Mei 11, 2014

    Lanjutin lagi donk…

    Balas
  9. any

     /  Mei 12, 2014

    Setiap kisah cinta seharusnya ada penyelamat seperti jessica. Susah kalo urusan sama orang model yoona ini. Hehehe

    Balas
  10. ayu dian pratiwi

     /  Mei 27, 2014

    keren sequel dong

    Balas
  11. Hahaha……… Lucu sekali ya
    pertunangan di putus, tapi malah tak menyadari mereka saling menyukai. Dan setelah lama berpisah akhirnya mengungkapkan perasaan, itupun berkat sahabat Yoona klo gak mungkin sampai kapanpun tak akan bersatu. FF nya Daebak Chingu

    Balas
  12. im yoo ra

     /  September 23, 2014

    Akhirnya yoonwon bersatu juga

    Balas
  13. Ternyata selesai.. Kirain belum selesai krn ‘Park Bom’.. Haha.. Tapi karena ada bantuan dari Jess,, semuanya jadi lancar…

    Tpi eon,, maunya,, endingnya itu jangan ‘misterius’ gitu donk.. Buat aja.. Yoona bilang aku mencintaimu.. Pasti akan lebih ‘pas’ gitu…. Hehe.. Mantap deh ni ff..

    Balas
  14. Choi Han Ki

     /  September 28, 2014

    Tuh kan yoona nyesel hahaha tapi gpp lah akhirnya juga happy ending😀

    Balas
  15. Wiwietajja

     /  Oktober 16, 2014

    Akhirnya ngaku juga kalau saling suka romantis banget ada sequelnya gk????

    Balas
  16. Dedewjasmin

     /  Oktober 16, 2014

    Masih rada bingung sm ceritanya.barasa gantung.

    Balas
  17. Iiiihhh endingnya Ga puas knp Ga smp yoonwon nikah… Tp seneng jg sih krn akhirnya pd suka.
    Gomawo eonni FF nya…

    Balas
  18. Susi

     /  April 17, 2015

    Tuh kan bener yang ciuman si kibum,, 😄

    Momen yoonwon nya kurang banyak di awal-awal,, dan di tambah lagi tiffany yang masih aja muncul terus,, untung siwon nya punya sikap yang tegas..

    Ngerasa kurang klimaks sih tapi gppa lah,.. 😊

    Balas
  19. Haha,, kalo jessica gak ngomong ma siwon mereka gak.bakal tau jika saling suka..
    Keren ceritanya n happy ending..

    Balas
  20. Akhirnya mereka bersatu..

    Balas
  21. Akhirnyaaa happy ending👫🙌🙌

    Balas
  22. acha

     /  Desember 28, 2015

    Chap 2 ini bikin degdegkan. Knp ? Krena mulai dari pertunangan yw putus ampek siwon deket bgt sma park bom bhkn dikira pcaran.. Aduh takut2 bcanya, takut yw gk bersatu pas endnya haha😄😅😅. Mkasi bnyak buat jessica yg udh nolongin etss kurng tepat, yg udh jdi malaikat penolongnya yoonwon!!😍. Mnurutku ffnya agk gntung thor.. Kurng plongg gtu rasanya. Boleh minta sequel ya ?? Ditunggu 😊 bikin ff yw yg lain jga.

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: