[FF] Beautiful Fairy In My Life (Chapter 9-END)

Annyeong YoonWonited J

Mian baru posted, kekurangannya mohon dimaafkan yahh..aku nyadar diri ffku masih banyak kekurangan ga ada kelebihannya kekekeee

Maaf jika ditemukan banyak typo[s] dan lain sebagainya…

BFIML

My contact :

Facebook            : http://www.facebook.com/yoonwonited.echa/

Twitter                 : http://twitter.com/echaGAEM407/

Blog                       : http://choikyucha.wordpress.com/

Happy reading :)

Author                  : Echa/Choi Kyucha

Title                       : Beautiful Fairy In My Life [Chapter 9]

Main cast             : Choi Siwon, Im Yoon Ah, etc

Rating                   : PG 15

Type                      : Sequel

Genre                   : Romance, Fantasy, Friendship

Summary             :

Pada akhirnya..kita akan bersatu kembali…

₰ [BFIML] ₰

Yoona POV

Jemariku masih mengelus surai hitamnya, aku tahu..ia masih terjaga walau kelopak matanya tertutup.

Waktu sudah menunjukan lewat tengah malam. Apa ia masih akan terus terjaga seperti ini?

Aku tahu ia lelah?

₰ [BFIML] ₰

Yoona masih bertahan dalam posisi berbaringnya, membiarkan Siwon yang masih memeluknya erat. Pandangannya tak pernah lepas menatap langit-langit kamar itu. Ia juga masih bertahan mengelus surai hitamnya, membiarkan jemari-jemarinya menyusup di antara surai hitam Siwon.

Siwon yang berusaha untuk bertahan dalam keterjagaannya akhirnya harus menyerah ketika mata itu memaksanya untuk beristirahat, walaupun hatinya tak menginginkan itu. Tapi rasa lelah yang ia rasakan, membuatnya tak bisa melawan.

Entah sudah berapa lama Yoona terjaga, mengelus surai itu, memberikan kenyamanan pada sosok pria yang berada disisinya kini. Diliriknya sisi kirinya, melihat sang mentari yang sepertinya telah menunjukkan kekuasaannya,

Ya, Yoona terjaga menjaga sosok Siwon hingga pagi menjelang. Tak peduli dengan rasa lelah dihatinya kini dan tetap menjaga sosok itu semalaman penuh. Memberikan kesan manis terakhir yang mungkin akan menjadi kenangan terakhir mereka.

Sudah saatnya…

Yaa, sudah saatnya ia pergi meninggalkan tempat ini. Tempat dimana manusia hidup, meninggalkan sejuta kenangan manis yang terlalu berharga untuk ditinggalkan dan terlalu sakit untuk dilupakan…
Ia masih mengelus surai hitam itu, menghela nafas sesaat dan memejamkan matanya.

Dan kini ia berdiri disisi ranjang itu, memandang sosok Siwon yang masih tertidur pulas menelengkup, wajahnya menunjukkan kedamaian dalam tidurnya..

Ia tersenyum..

Tersenyum indah hanya untuk sosok yang masih terlelap itu…

Diulurkan tangannya menggapai surai itu kembali, wajahnya mendekat pada sosok Siwon. Ia memejamkan matanya ketika sentuhan bibirnya tepat pada kening Siwon, sentuhan yang terasa menyesakkan baginya..

Meninggalkan seseorang yang baru disadari begitu berarti bagi dirinya..

Dilepaskan kecupannya dan memandang kembali wajah damai itu untuk terakhir kalinya, dan melangkah mundur pada balkon kamar dimana sang mentari sedang terbit.

“Aku akan merindukanmu oppa” lirihnya

“Bogoshippoyo”

“Saranghaeyo…”

₰ [BFIML] ₰

“Yoona-ya” seruan itu membuat sosok gadis itu menoleh, ia tersenyum menatap dua saudaranya yang sudah lama tak berjumpa

“Bogoshippoyo” salah satu dari mereka langsung memeluk tubuhny begitu mendekat “Aku tak menyangka kau akan mengambil keputusan ini” lanjutnya

Sosok gadis yang dipanggil Yoona hanya tersenyum getir, ada yang lain di hatinya. Dua gadis yang menghampirinya hanya terdiam

 ₰ [BFIML] ₰

Sosok itu termenung sendiri, menatap pada aktivitas yang terjadi disana. Wajah sendunya membuat setiap makhluk menyakini kegundahan yang kini ia rasakan.

Dua sosok gadis yang menatapnya, memandang sedih. Ia memang telah kembali, tetapi hatinya tak benar-benar kembali. Keduanya saling menatap, hanya saling menatap membuat keduanya mengerti akan maksud lawan bicaranya. Dan melangkah menghampiri.

“Yoona-ya” sosok yang dipanggil menoleh dan tersenyum kecil dan kembali pada aktivitasnya

Dua sosok gadis itu ikut mendudukan dirinya disisi gadis bernama Yoona. Memandang suatu aktivitas yang tak pernah gadis itu lewatkan sejak ia kembali.

Dua gadis itu tersenyum, menatap aktivitas yang selalu terawasi oleh Yoona. Walaupun bukan benar-benar aktivitas. Hanya melihat sosok pria yang hanya berbaring di ranjangnya menatap langit-langit kamar dalam diam.

“Kau merindukannya Yoona-ya?” Tanya salah satu dari mereka, Sunny

Yoona menghela nafas sesaat, tak mengatakan apapun.

“Apa ini begitu berat untukmu Yoona-ya?”

Yoona masih tak menjawab dan tetap memandang sosok itu yang kini telah bangkit dari ranjangnya, penglihatannya tak berpaling pada sosok pria tersebut.

Kemana pun pria itu melangkah, tatapannya tak berpaling.

₰ [BFIML] ₰

“Aku datang Yoona-ya”

“Bukan tempat dimana kau dimakamkan, tapi disini. Tempat pertama kali kita bertemu, kau masih mengingatnya”

Yoona tersenyum menatap sosok pria itu.

“Kau lihat, aku membawa bunga kesukaanmu. Kau masih ingat bukan, bagaimana kau mengatakan bunga yang pernah kuberikan akan kau jadikan bunga kesukaanmu

Yoona kembali tersenyum mendengar penuturan itu, ia mengingat apa yang ia katakan pada Siwon tentang bunga mawar putih dan merah yang diberikannya akan menjadi bunga kesukaannya.

Sejak itu kegiatan Yoona tetaplah sama, memperhatikan setiap gerak Siwon. Melihat apa saja yang dilakukan pria itu. Walaupun ia cukup sedih dengan keadaan pria itu yang terlihat begitu murung dan semakin tertutup.

Apa pilihannya meninggalkan pria itu salah?

Membiarkan pria itu terlarut akan kehilangan sosok dirinya?

Ia mendengarkan segala keluh kesah pria itu, tersenyum dan kadang merenung sedih. Membiarkan pria itu mengeluarkan segala laranya, ia akan mendengarkannya dengan senang hati. Walaupun mereka sekarang tak dapat lagi bertatap wajah, setidaknnya ia masih ada untuk pria itu walau tak menampakan sosoknya.

Ketika pria itu melangkah menjauh, ia membawa bouquet bunga yang diberikan pria itu dengan kekuatannya. Dan meninggalkan bulu sayap putihnya, sebagai tanda—bahwa ia tetap berada disisi pria itu.

Kegiatan itu berlanjut setiap malam beberapa hari itu, menemai sosok pria yang dicintainya, mendengarkan segala cerita yang ia lakukan selama seharian itu. walaupun ia tahu apa yang dilakukan pria tersebut tapi akan lebih menyenangkan dan membahagiakan ketika mendengar curahannya langsung dari bibir pria tersebut.

₰ [BFIML] ₰

Yoona merasakan sesak pada rongga dadanya ketika ia mendengar sendiri apa arti dirinya untuk pria itu.

Melihat dan mendengar percakapan pria itu dengan sosok wanita yang ia ketahui bernama Tiffany. Mendengar sendiri bagaimana pria itu begitu mencintai dirinya, membuatnya merasakan sesak di hatinya kini.

Bagaimana tak pedulinya pria itu menerima kenyataan akan dirinya yang takkan kembali, tapi ia tetap memberikan seluruh hatinya hanya untuk dirinya.

Yoona menangis terisak ketika sosok pria itu yang diketahui Siwon meminta maaf atas sebuah perbuatan yang tak pernah dilakukannya. Baginya—murni, kepergiannya dari bumi adalah keinginannya, walaupun Tiffany juga sempat mengatakan untuk meninggalkan Siwon—tapi sebenarnya itu memang menjadi keputusannya, yang memang telah menyelesaikan kewajibannya untuk menjadi sosok peri sesungguhnya.

Yoona berlari dari tempatnya selama ini menyendiri, menuju suatu tempat yang mungkin akan membuatnya tenang.

₰ [BFIML] ₰

Siwon POV

Hanya berbaring dan tak melakukan apapun, menatap langit-langit kamar. Merasakan hampa yang kurasakan beberapa hari ini. Meninggalkan aktivitas yang sudah kujalani seminggu ini menjadi terbengkalai kembali.

“Yoona-ya, mengapa kau sekarang benar-benar meninggalkanku”

“Kau marah padaku?”

“Maafkan aku, kumohon jangan menyiksaku seperti ini”

Lelah yang kurasakan, membuat diriku akhirnya memejamkan mata. Langit malam yang pekat tanpa bintang, seakan mengerti dengan suasana hatiku saat ini.

‘Tunggu aku oppa’

Siwon POV END

₰ [BFIML] ₰

Pria itu masih menyibukkan dirinya pada berkas-berkas yang menumpuk diatas meja. Gurat wajahnya menunjukan kelelahan, namun ia masih terlarut dalam dunia kerjanya.

Tak lama terdengar ketukkan pintu diruang kerjannya tersebut. Ia menoleh dan menatap sosok sekretarisnya yang melangkah dengan ragu. Siwon, pria itu mengerutkan keningnya melihat sikap sang sekretaris yang tak seperti biasanyanya.

“Ada apa Yuri-ssi?” Siwon akhirnya mengeluarkan suaranya

“Emm..sajangnim” terdapat keraguan pada suara itu, Siwon masih terdiam menanti kelanjutan kalimat yang akan disampaikan sekretarisnya itu

“Ini sudah waktunya makan siang, apa anda tidak ingin beristirahat dahulu. Saya bisa menemani” lanjutan kalimat itu membuat Siwon menatap heran akan sosok Yuri dihadapannya. Hampir 5 tahun Yuri menjabat menjadi sekretaris dirinya, tak pernah ia dapatkan sikap seperti ini sebelumnya.

“Kau mengajakku makan bersama Yuri-ssi?” tanya Siwon memastikan, Yuri tertunduk tak tahu harus mengatakan apa.

₰ [BFIML] ₰

Siwon berjalan dengan gontai memasuki kediaman apartementnya, begitu ia membuka pintu apartementnya dilihatnya sepasang sepatu wanita disana. Ia melangkah masuk, mencari keberadaan sosok tersebut. Begitu melihat sosok wanita di dapur membelakangi dirinya, ia melangkah menghampiri.

Ia urungkan niatnya menyapa sosok itu ketika mendengar percakapan sosok itu pada ponsel yang masih melekat di telinganya.

“Ayolah Yuri-ah bantu aku, aku sudah cukup sedih kehilangan sosok Yoona dan sekarang hampir membuatku stress karna Siwon oppa yang seperti orang depresi”

“Aku tahu, maka dari itu aku memintamu untuk mendekati Siwon oppa. Mungkin dengan adanya kau Siwon oppa akan teralihkan pikirannya dari Yoona

“Ayolah kau harus mencoba, kupikir kau memiliki kemiripan dengan Yoona. Aku juga akan berusaha menghilangkan bayang-bayang Yoona dalam kehidupan Siwon oppa—“

“CUKUP!!” Sooyoung, sosok gadis itu terlonjak kaget begitu mendengar suara bentakan itu. ia berbalik dan menemukan sosok Siwon dengan wajah memerah memendam amarah

“Op..pa kau sudah pulang” Sooyoung  menyapa dengan gugup, tak menyangka Siwon sudah berada dibelakangnya dan mungkin mendengarkan percakapannya dengan Yuri tadi.

“Apa yang ada dalam pikiranmu Choi Sooyoung?!” Siwon berseru masih dengan suara yang tinggi

“Oppa, bukan maksudku untuk—“

“Maksudmu apa? Kau ingin aku melupakan Yoona dengan mengirim orang lain”

“Oppa, bukan seperti itu. aku hanya tak ingin kau selalu seperti ini, sadarkah kau oppa, kau sudah menghancurkan dirimu sendiri dengan hanya menoleh ke masa lalu”

“Bagiku Yoona bukan masa lalu dan biarkan aku hidup seperti ini. Jangan mencampuri urusan pribadiku lagi” Siwon membalikan tubuhnya,

langkahnya terhenti—

“Arraseo oppa, Yoona memang begitu berarti untukmu dan akupun sangat menyayangi Yoona. Tapi bisakah kau bangkit dari keterpurukan ini, aku yakin—Yoona pun akan sedih melihatmu seperti ini”

Siwon tak menjawab dan melanjutkan langkahnya meninggalkan apartementnya itu, meninggalkan Sooyoung sang adik yang mungkin telah terisak.

₰ [BFIML] ₰

Siwon memasuki sebuah pub di kota Seoul, mungkin ia dapat mengalihkan kesedihan yang ditahannya sejak kepergian Yoona, ditambah sosok Sooyoung yang mencoba menggantikan sosok Yoona untuknya.

Tak terhitung berapa gelas yang ia tegak, mencoba mengalihkan rasa sesak di rongga dadanya dan dengan lelehan airmata yang mengalir begitu saja. Ia tak peduli dengan anggapa orang lain yang menyebutnya sosok pria yang lemah,

Ia menginginkan Yoona—hanya itu..

Hanya sosok itu yang ia butuhkan,

Ia bangkit dari duduknya, berjalan menuju belakang pub tersebut.

Brukk..

Siwon masih terdiam menunduk, “Anda baik-baik saja tuan?” sosok wanita yang bertabrakan dengan Siwon bertanya.

Siwon masih terdiam tak menjawab, sepertinya pengaruh minuman yang di tegaknya sudah membuatnya mabuk. Siwon mengangkat wajahnya menatap sosok wanita yang berbicara dengannya.

“Yoona-ya—“

“Ahh anda mabuk berat tuan, sebaiknya anda segera pulang” sosok itu tak mempedulikan gumaman Siwon dan ia berniat melangkah meninggalkan Siwon.

Langkahnya terhenti begitu Siwon menggenggam lengan wanita itu “Yoona-ya”

“Ahh tuan, saya bukan Yoona. Bisa lepaskan” sosok wanita itu mencoba melepaskan genggaman Siwon

Siwon tak mempedulikan permintaan sosok dihadapannya itu dan menarik gadis itu menghimpitnya pada dinding.

“Yoona-ya, bogoshipoyo” lirih Siwon menatap manik mata indah dihadapannya itu

“Tuan, saya buk—hmmpphh” mata wanita itu membulat sempurna ketika merasakan bibirnya mendapat tekanan dari sosok dihadapannya kini, matanya terpejam dan tetap melumat bibirnya. Ia terdiam menerima perlakuan itu sampai akhirnya ia tersadar dan mendorong pria tersebut.

“Ya! Apa yang kau lakukan?” pekik wanita tersebut, sosok pria yang ada dihadapannya tersenyum tipis dan brukk..jatuh dipelukannya.

“Omo!” ia memekik tertahan menopang beban pria tersebut “Tuan, kau tertidur?”

₰ [BFIML] ₰

Setelah cukup lama terisak sendiri di apartement Siwon, Sooyoung memutuskan untuk pergi. Baru beberapa langkah, ia dikejutkan dengan suara deringan ponsel. Ia terdiam sesaat dan mencari dimana keberadaan ponsel tersebut.

Ponsel itu tergeletak di sisi ranjang Siwon, ia mendekat dan menatap screen ponsel tersebut. Terlihat wallpaper ponsel tersebut foto Siwon dan Yoona yang tersenyum cerah menatap kamera. Ia tersenyum miris melihatnya.

Ia segera tersadar bahwa ponsel itu masih berdering ‘Siwon oppa Calling’

Ia menyimpulkan bahwa ini ponsel Yoona, segera di sentuhnya icon hijau pada screen ponsel tersebut.

“Yeobseyo, apa benar ini Yoona-ssi” terdengar seseorang menyapa disana

“Saya hanya ingin memberitahu bahwa pemilik ponsel ini berada di pub ***** dalam keadaan mabuk berat. Saya menghubungi panggilan cepat pemilik ponsel ini karena tak tahu harus menghubungi siapa”

“Arraseo, bisakah kau menjaganya sampai aku tiba disana” ujar Sooyoung begitu mendengar Siwon dalam keadaan mabuk berat

“Baiklah nona”

Setelah memutuskan sambungan teleponnya, ia segera bergegas menjemput oppanya

₰ [BFIML] ₰

Someone POV

Setelah memutuskan sambungan telpon dengan seseorang yang bernama Yoona, kualihkan kembali pandanganku pada sosok pria yang tertidur damai.

Ia terlihat tampan walaupun dengan gurat kelelahan dan mungkin kesedihan yang dirasakannya kini. Entah mengapa aku ikut sedih melihatnya seperti ini.

“Ya!  bukankah kita datang kesini untuk berpesta menyambut kepulanganmu. Mengapa kau hanya diam disana”

Aku hanya memberikan senyuman pada sahabatku itu, sebenarnya aku tak suka acara seperti ini. Aku bukan tipe orang yang suka berpesta-pesta, terlebih di tempat seperti ini. Namun karena kepergianku yang cukup lama menimba ilmu di negeri orang sana membuatku mau tak mau mengikuti keinginan mereka.

Ku tolehkan kembali menatap sosok tersebut, sepertinya ia benar-benar tertidur. Kilatan dirinya yang menciumku terbayang kembali dalam benakku, aku terdiam. Pria itu menyangka dirinya adalah Yoona. Mungkin kekasihnya…

“Sebelum wanita yang bernama Yoona itu datang, lebih baik aku meninggalkannya” pikirku, kutatap kembali pria itu dan beranjak pergi.

Someone POV

₰ [BFIML] ₰

Siwon POV

Emm kepalaku sangat berat, kuedarkan pandanganku menatap sekeliling. Ternyata kamarku sendiri..

Kilasanku memasuki sebuah pub dan minum sampai mabuk , namun aku tak ingat apa yang terjadi hingga sampai kamar seperti ini.

Segera kuberanjak mengingat ini sudah cukup siang untuk berangkat ke kantor.

₰ [BFIML] ₰

Kulihat Yuri kembali menghampiriku dengan ragu, aku tak merasa bingung lagi dengan tingkahnya kini. Aku sudah mengetahui semua perubahan sikapnya seperti ini.

“Sajangnim—“

“Yuri-ssi” kusanggah kalimatnya itu “Tetaplah seperti biasa” ia menatapku bingung

“Aku tahu kau disuruh Sooyoung melakukan ini, kau tak perlu merasa terbebani. Bersikap seperti sebelumnya, aku akan lebih tidak nyaman jika kau seperti ini” lanjutku

Ia tertunduk “Josongsonghamnida sajangnim”

“Gwenchana, aku tahu maksud Sooyoung dan kau baik. Tapi biarkan aku sendiri yang menyelesaikannya”

“Baiklah sajangnim, jeongmal jongsonghamnida” ujarnya masih tertunduk

“Kau boleh kembali keruanganmu” ujarku, ia membungkuk sesaat dan berbalik, begitu pintu ruanganku tertutup. Kuhembuskan nafas beratku…

“Semua begitu sulit Yoona-ya…”

₰ [BFIML] ₰

“Sajangnim tamu anda sudah datang”

“Ahh suruh masuk” pintaku dan bangkit dari kursi

Kini aku dan pria paruh baya ini telah duduk berhadapan di sofa dalam ruanganku tersebut.

“Wah kau sudah sangat dewasa Siwon-ah, terakhir kali ahjussi melihatmu kau baru lulus perguruan tinggi dan menggantikan appa-mu disini”

Siwon tersenyum menanggapinya, ya..pria paruh baya yang berada dihadapannya kini adalah sahabat lama appa-nya.

“Bagaimana kabar ahjussi?” tanyaku

“Kabarku baik, bagaimana kau mengurus perusahaan ini sendiri?”

“Sejauh ini aku masih bisa menanganinya ahjussi” jawabku tersenyum

“Kau memang mewarisi bakat appa-mu dalam dunia bisnis, tak heran jika kau bisa menghandal perusahaan bahkan appamu mengembangkan sayapnya di negeri orang” aku hanya tersenyum mendengar pujiannya

“Ahh sepertinya ada yang ingin ahjussi bicarakan denganku?” tanyaku,

“Oh ne, anak sulung ahjussi baru saja pulang setelah menyelesaikan perguruan tingginya,  dan ahjussi mengundangmu ke rumah untuk pesta yang dibuat ibunya”

“Ah sepertinya ahjussi sudah siap digantikan” sahutku

“Kau salah Siwon-ah, putriku itu tak berminat sekali pada dunia bisnis. Ia pergi ke paris dan lebih mendalami dunia fasion untuk menjadi seorang desainer seperti imipiannya” jawab ahjussi

“Ohh benarkah,”

“Ne, ahjussi masih harus menunggu putra ahjussi yang masih menimba ilmu diluar sana. Ahjussi masih harus menunggu tiga tahun lagi untuk menggantikan posisi ahjussi”

“Kalau begitu ahjussi harus lebih bersabar lagi”

“Ya kau benar, appa-mu saja walaupun sudah ada penggantinya masih memenggang pekerjaannya di luar sana. Ia memang tak pernah kenal lelah” aku hanya tersenyum menanggapinya.

Siwon POV END

₰ [BFIML] ₰

Sesosok gadis berjalan dengan anggunnya keluar dari sebuah salon kecantikkan, tampilannya sungguh menawan dan akan membuat setiap pasang mata tertuju padanya.

“Noona” sosok yang dipanggil itu menoleh dan tersenyum manis pada sosok pria disana yang bersandar pada sebuah mobil “Kau begitu cantik noona, jadilah kekasihku” gadis yang dipanggil noona terkekeh mendengar penuturannya

“Kau ingin menjadikan noona-mu sendiri seorang kekasih? Bagaimana dengan kekasihmu nanti?” gadis itu menyahuti walaupun ia tahu itu hanya sebuah gurauan

“Emm..aku bisa menjadikan noona yang kedua” jawab pria itu asal

Gadis itu memutar bola matanya malas “Sudahlah hentikan omong kosong itu, kajja pulang” pria itu terkekeh

Dalam perjalanan menuju kediaman mereka, terdapat perbincangan hangat antara keduanya. Mereka yang telah menetap di negeri orang cukup lama kini kembali menghirup udara kota seoul.

“Bagaimana kuliahmu Minho-ya?” tanya gadis itu

“Berjalan dengan lancar noona, walaupun aku baru setahun menikmati masa kuliahku. Kurasa sejauh ini belum ada masalah yang berarti” pria bernama Minho itu menjawab

“Baguslah, cepatlah lulus dan segera gantikan appa” sahut gadis itu

“Kenapa tidak noona saja, coba noona mengambil jurusan bisnis, mungkin noona sudah menggantikan posisi appa”

“Aku tak berminat untuk dunia itu, kau laki-laki, dan kau pantas untuk menggantikan appa” sahutnya “Hahh..apa perlu pesta ini diadakan” lanjutnya mengeluh

“Sudahlah noona, aku sudah jauh-jauh pulang ke Seoul untukmu. Kau mendapat predikat mahasiswa lulusan terbaik, jelas eomma dan appa merayakan ini untukmu bahkan mereka membuat pesta seperti pesta bunga” sang adik menasihati

“Ya aku tahu Minho-ya, eomma pintar meluluhkanku dengan bunga-bunga favorite ku, tapi jelas yang hadir semua rekan appa” gadis itu mempoutkan bibirnya

“Kalau begitu kau berdiam dirilah di kamar”

“Sepertinya bukan ide yang buruk, tapi aku akan diseret oleh eomma” jawabnya, dan mereka pun tertawa bersama.

₰ [BFIML] ₰

Siwon POV

Kulangkahkan kakiku memasuki sebuah kediaman rumah sahabat appa-ku, sebenarnya aku tak terlalu suka datang ke acara seperti ini. Namun aku menghormati ahjussi yang sudah mengundangku secara langsung.

Lantai dasar rumah ini sudah disulap sedemikian rupa dengan berbagai hiasan layaknya pesta. Yang menarik setiap sudut ruang terdapat mawar merah dan putih yang menghiasi. Kupikir yang memiliki pesta ini sangat menyukai bunga mawar.

Kulihat ahjussi dan ahjumma disana sedang berbincang dengan beberapa tamu dan kulangkahkan kakiku menghampiri mereka.

“Annyeong haseyo” sapaku membungkuk hormat

“Ohh Siwon-ah, kau sudah datang” ahjussi menyambutku hangat, ahjumma tersenyum menatapku

“Kau semakin dewasa dan tampan Siwon-ah” puji ahjumma, aku hanya tersenyum menanggapinya

“Ah tunggu sebentar, akan aku panggilan putriku” ahjussi mengedarkan pandangannya menatap sekeliling ruangan itu..

“Calistha-ya…” serunya menatap kearah punggungku, aku menoleh…

Aku terperanjat menatap sosok yang berjalan menghampiri kami “Yoona-ya…” gumamku

 snsd yoona 2012 kbs drama awards red carpet (2)1

“Calistha kenalkan ini Choi siwon, dia adalah putra sahabat appa, Choi Kiho ahjussi”

Ia menatapku, dan aku menangkap keterkejutan pada kedua bola mata itu yang melebar. Oh god!! Benarkah ini Yoona, Yoona-nya…ingin sekali kumenarik dirinya kedalam pelukanku.

“Annyeong haseyo Calistha imnida” ia membungkuk memperkenalkan dirinya, bukan nama Yoona.

END

Epilog

Siwon POV

Kupandangi langat-langit kamar, kejadian tadi masih terekam jelas dalam benakku. Wajah itu masih melekat dalam memoriku. Bukan, bukan hanya wajah itu. sosok itu—begitu persis bagai belahan pahatan sosok yang kurindukan.

Benarkah dia Yoona? Tapi kenapa ia mengenalkan dirinya dengan nama Calistha?

Dan—

Flashback

“Annyeong Calistha-ssi”

“Ahh annyeong haseyo Siwon-ssi kita bertemu kembali” jawabnya tersenyum, aku mengerutkan keningku dengan ucapannya

“Bertemu kembali?” tanyaku bingung, kuyakin ada kerutan di keningku

“Ahh ternyata kau tak ingat, aku mengerti kau dalam keadaan tak sadar waktu itu” jawabnya

“Tak sadar?” tanyaku semakin bingung

“Ya di pub” jawabnya, aku mengingat-ingat kejadian itu. ahh pasti kejadian waktu itu

“Ah mianhaeyo, aku dalam keadaan tak sadar waktu itu” ujarku tersenyum malu padanya, karena bertemu dalam keadaan tak sadar. Memalukan…

“Gwenchana, pasti kau memiliki masalah berat. Bahkan kau terus menggumamkan nama Yoona”

“Jinjjayo? Sekali lagi maafkan aku. Aku terlalu merindukannya hingga tak terkendali seperti itu” jawabku menjelaskan

“Mengapa kau tak langsung menemuinya saja?” senyumku memudar mendengar penuturannya,

“Jika itu bisa kulakukan, pasti aku sudah melakukannya. Tapi itu semua takkan mungkin, ia sudah memiliki tempat terindah disana” kulihat tatapannya sendu seperti mengerti akan kesedihanku

“Mianhaeyo, aku tak bermaksud” ujarnya penuh penyesalan

“Gwenchana, jangan dipikirkan” aku tersenyum, menyakinkannya bahwa itu bukan salahnya

“Khamsayo, yah meskipun kau mencuri ciumanku dengan menyebutkan nama Yoona” bisik gadis dihadapanku itu, aku melebarkan mata mendengarnya. Walaupun suara itu seperti sebuah bisikan tapi aku masih dapat dengan jelas mendengarnya.

Flasback END

Siwon POV END

₰ [BFIML] ₰

“Tempat apa ini?” satu kalimat itu yang keluar dari bibir seorang pria yang melihat padang ilalang yang terhampar luas dihadapannya. Tak ada apapun ditempat itu, hanya ilalang yang melambangi lembut tertiup angin.

Pria itu terdiam, setiap sudut mata elangnya tak menemukan suatu apapun ditempat itu. Hanya terdiam menerima hembusan angin,

“Siwon-ssi” setelah cukup lama terdiam, akhirnya ia menemukan suara lain ditempat itu—selain suaranya. Ia menoleh—

“Kau—“ kagetnya melihat dua makhluk yang tak asing dihadapannya itu

“Annyeong Siwon-ssi, kenalkan aku peri Sunny dan ini peri Seohyun”

“Kalian?” sosok Siwon masih memandang mereka tak percaya

“Kau pasti mengenal kami, aku sahabat Yoona” jelas sosok peri yang memperkenalkan dirinya bernama Sunny

Siwon terdiam dan mengedarkan pandangny dipunggung kedua sosok dihadapannya, mencari sesuatu. Atau mungkin seseorang..

“Ia takkan ada disini” jawab peri Seohyun

“Maksud kalian?” tanya Siwon masih tak mengerti

“Yoona takkan ada disini, kami telah berbeda dengannya” jawaban itu semakin membuat bingung diri Siwon

“Ia sama sepertimu?”

“Sepertiku?”

“Ya, sosok yang kau temui adalah dirinya”

Siwon terdiam mencerna kalimat itu “Calistha?”

“Ya, Calistha adalah Yoona. Ia meminta menjadi sosok manusia agar bisa bersamamu, ia rela meninggalkan dunia kami bahkan memorinya” jelas sunny

“Maksud kalian Calistha adalah Yoona?” Siwon bertanya dengan antusias “Tapi ia hilang ingatan?”

“Ya dan itu takkan bisa kembali” jawab Seohyun “Ia merelakan itu semua demi kau Choi Siwon-ssi . sebenarnya jika ia menginginkan manusia sejak awal ia tak perlu kehilangan kekuatan dan memorinya namun karena ia telah menjadi peri seutuhnya sejak kembalinya ke alam kami. Ia harus merelakan itu semua” lanjutnya.

“Kami menemuimu hanya ingin meminta satu permintaan, jagalah Yoona dan lindungilah dia, hanya kau yang dia punya di dunia ini. Walaupun secara hukum dunia ia memiliki keluarga namun sebenarnya ia hanya memiliki kau” Sunny lanjut menjelaskan

Siwon masih terdiam mencerna semua perkataan itu “Kau tak perlu khawatir, meskipun ia tak mengingatmu. Di hatinya masih ada kau, semua yang telah kau lakukan padanya selama ini masih akan melekat pada dirinya meskipun itu ia lakukan tanpa sadarnya. Kau masih mengingat pesta malam itu, semua bernuansa mawar merah dan putih. Itu karena kau Siwon-ssi, kau pernah memberikannya bunga itu dan Yoona berjanji akan menjadikan bunga itu sebagai bunga favoritnya”

“Mawar?” gumam Siwon

“Ne, kau tak perlu khawatir. Cepat atau lambat hati Yoona akan berpihak padamu, dan hanya kau—karena itu tujuannya datang ke bumi”

“Kau harus berjanji pada kami Siwon-ssi, jagalah dan lindungilah Yoona” pinta Sunny

“Kami membantumu dalam kerisauan akan sosok Calistha yang begitu mirip akan sosok Yoona. Kau tak perlu khawatir, karena Calistha memanglah Yoona. Dan cintailah ia dengan tulus, setulus dan sesuci cintanya” lanjut Seohyun tersenyum

₰ [BFIML] ₰

Siwon POV

Mataku terbuka, masih langit-langit kamar yang berada dihadapanku “Calistha adalah Yoona” satu kalimat itu yang masih melekat

“Yoona-ya kau kembali” gumamku tersenyum memandang jauh

“Meskipun kau tak mengingatku. Aku tahu, dihatimu hanya ada diriku. Kau sudah merelakan semuanya untuk diriku, sekarang—biarkan aku melakukan apapun untukmu”

END

 

Yeeyyy kelar juga nihh FF, maaf yahh kalau ga memuaskan..jujur nihh alur udh ganti 5x mungkin wkwkwkk..yahh masalahnya itu, kendala males ngetik yang bikin nihh ide cerita berubah2 mulu dan aku netapin akhir nihh ff kyk gini..

Happy ending kan..walaupun ga dijelaskan bersatunya mereka, kalian pasti ngerti YoonWon bakal bersatu di bumi hihihhiii

Sebelumnya makasih buat July, bunda Uchie yang udh setiap sama ff ini dan nanya2in nihh ff. Ampe akhirnya bosen nanyain dan dibiarkannya saja biar authornya nyadar sendiri wkwkwkk. Dan Niteds yang lain makasih yahh udh setia sama nihh ff yang udh buang2 pulsa smsin aku nanyain nihh ff, baru terlaksana sekarang….

Oke untuk sementara aku hiatus dalam dunia series stories, ngertikan maksudnya..
jadi aku nihh mau hiatus buat ff yang berchapter dulu, karna nyadar diri dengan keleletan aku dalam post setiap chapternya, jadi yahh paling post short stories ajja, kyk os, ficlet, drabble, songfic dan apapun itu dehh yang penting langsung abisss kekekeee..

satu lagi mau kasii tau, klo mau
sms :0857 1677 9805
whats up : 0812 8412 8221
Line : ID echa307 dengan nomer simpati

Jeongmal khamsayo *bungkuk 90 derajat

Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

149 Komentar

  1. nunung

     /  Oktober 28, 2013

    Yah lanjutin dong cerita siwon perjuangin calistha aja kan asik tuh….trus ntar marriage lifenya calista ama siwon oppa…jadi trilogy gituh…asik critanya bagus,walau awalnya gaje tapi ternyata alur n endingnya bagus,apalagi jika eonni echa mau nambahin sequelnyah…#ngarep…hehehe

    Balas
  2. Waaaaaahhhh kurang puas nih walaupun udah ditambah epilog ._.
    Ternyata Calistha itu Yoona :O
    Waaaahh, Yoona dalam bentuk manusia, dia amnesia, tapi tidak dengan hatinya 🙂
    Seneng juga yaaa 😀

    Balas
  3. wulandari

     /  Desember 3, 2013

    eonnie lnjutin donk nih ff..

    Balas
  4. tia risjat

     /  Desember 9, 2013

    author-nim,,
    lanjutin lagi donk.. ga puas nich. momen yoonwonnya harus banyak banyak banyak…

    Balas
  5. ayu dian pratiwi

     /  Februari 3, 2014

    Ya. . Bikin sequel nya dong

    Balas
  6. Yeona

     /  Maret 7, 2014

    Bagus sih! Tapi kok kurang srek ya sama ending.
    Pingin liat bersatu

    Balas
  7. Ya sdh End.. Lanjutin cerita nya dong author.. Smoga ada lanjutan nya..
    ᵗʰᵃᶰᵏ ᵧₒᵤ ⌣̈ author..

    Balas
  8. par ryi an

     /  April 12, 2014

    Ahhhhh udah end yach 🙂 thor bikin sequel nya donk please 😉 😉 😉 😉

    Balas
  9. dian rabithah

     /  Mei 15, 2014

    Aku suka banget sama ff nya…
    tpi menurut aku ending nya agak ngegantung
    Hehehee….

    Balas
  10. yah ko end sich.. kirain yoonwon smpe menikah..
    tpcukup seneng jg sich yoona akhir kembali untk wonpa, meski gk inget tentang wonpa.

    Balas
  11. Dinda

     /  Juli 10, 2014

    Cerita nya kerennnn

    Balas
  12. Dinda

     /  Juli 10, 2014

    Ceritanya kerennn

    Balas
  13. Sumpah :v kurang memuaskan :3

    Balas
  14. Evi

     /  Agustus 12, 2014

    Ada sequelnya gak eonni
    #mengharap

    Balas
  15. Anah sanggy sonelf

     /  Agustus 18, 2014

    Kurng puas nich eon
    Keren . .

    Balas
  16. Yaaa thor knp ga dicetitain dkt cr siwon dapatin hati calistha a.k.a yoona…kn lbh seru..tp gini aja te2p bgs kok…

    Balas
  17. gak niat bikin sequel kah eon?

    Balas
  18. Waaah seneng deh akhirnya yoona kembali meskipun dlm sosok yg lain dan hilang ingatan,tp lbh seneng lg klo yoona nya Ga hilang ingatan..jd kan pas ktemu bs blg ”aku pulang oppa”
    Makasih FF nya eon….

    Balas
  19. Nut

     /  Februari 20, 2015

    Author lanjutin dong cerita perjuangan siwon untuk mendapatkan cinta calistha/yoona !!!

    Balas
  20. Choi Han Ki

     /  Maret 18, 2015

    Wah kenapa gk dari awal aja yoona tetep berapa di sisi siwon, kan jadinya dia gk kelilangan memorinya selama ini… Endingnya kurang puas walaupun yoona balik lagi tapi dia gk bersatu sama siwon ya walaupun siwon sendiri tau calistha itu yoona

    Balas
  21. Cha'chaicha

     /  Maret 25, 2015

    Mskipun ada epilog, tpi masih gntung, tpi ko ni chapter 3?

    Balas
  22. Cha'chaicha

     /  Maret 25, 2015

    Ko kaya chapter 3 ya? atau aku yg slh, berharap ada sequel…

    Balas
  23. Yah…gak papalah walaupun agak gantung yang penting Yoong Eonni dan balik lagi…yeay…..

    Balas
  24. sdhifakhri

     /  Mei 10, 2015

    Endingnya kurang memuaskan, tapi bagus kok 🙂 meskipun aku maunya yoona tetap menjadi yoona bukan calistha .

    Balas
  25. Baru sng ternyata ada seseorang yg mrp yoona eh…sdh end aja.walaupun ada epilognya tp aku td nya hrp ada ttg pertemuan dan pendekatan mrk lg krn yoona tak ingat sm sekali

    Balas
  26. yeay happy ending so sweet banget tapi masih penasaran sama pertemuan nya yoonwon >.<

    Balas
  27. Huwaaa akhirnya hapy ending meskipun masih gantung. Kenapa ga dari dulu ya Yoona eonni menetap di bumi. tak apalah yang penting mereka bertemu lagi..

    Balas
  28. aahh akhirnya happy ending,meskipun asih gantung,tapi ffnya daebakk👏👏

    Balas
  1. Beautiful Fairy In My Life | YoonG-fanfic

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: