[FF] I Think I Love You (Chapter 8)

I Think I Love You 8

Title                 : I Think I Love You

Type               : Sequel

Chapter          : 8

Author            : Choi Youngmi

Twitter           :  https://twitter.com/EunHaeSiBum (@EunHaeSiBum)  

   [follow ya.. mention to follback]

Rating             : PG 15

Genre             : Family, Romance, Friendship, … *tentukan sendiri*

Main Cast      :

  • Choi Siwon
  • Im YoonA

Other Cast    

  • Ham Eunjung
  • Lee Donghae
  • Gongyoo
  • Seo Joo hyun
  • Choi Sooyoung
  • Kwon Yuri
  • Lee Sunny
  • Kwon Boa
  • Kangta
  • Ha Jiwon

Disclaimer      : Mohon maaf jika ada typo yang bertebran, EYD yang nggak teratur dan kata-kata yang susah untuk dimengerti. This is story from my imaginations.. So, Please RCL if you finish read. I need your comment to continue the story. And If you may Copas Silahkan, asal jangan menghilangkan nama Author saya.. J

 

 

Summary :       Kau dan aku pasangan yang aneh , Kau dan aku tak ada kecocokan. Begitulah rasanya sulit dipercaya bahwa aku sungguh mencintaimu

 

 

 

Happy Reading~

“eonie.. Ottokhae?” Tanya Seohyun

“Apanya yang Ottokhae?”

“kau dan Sajangnim.”

“hm… mungkin lebih dari sekedar teman sekarang” Yoona mengambil baju santainya menggantikan. Seohyun yang mendengar itu membulatkan matanya “Jinjja? Kau jadian dengannya?! “

“Ah.. eonie, kau tau aku sangat menyukai Sonsaengnim!” bentak Seohyun yang membuat Yoona kaget.

“nde? Apa maksudmu?” Yoona menghadap Seohyun dengan sakratis.

“nde, aku menyukai Sonsaengnim eonie.. ah.. kau tau aku ikut fansclub Sonsaengnim disekolah.”

“Mwo? Fansclub? Apa namanya?”

“Siwonest, aku termasuk anggotanya.”

“ada-ada saja.” Yoona kembali melakukan aktivitasnya mengganti bajunya. “Bagaimana cara Sonsaengnim menembakmu?”

“Kalau dia menembakku, aku akan mati”

“Ish.. eonie!!”

“Arraso, dengarkan ceritaku. Aku takkan mengulanginya sampai dua kali”  Seohyun mengangguk dan memeluk kakinya sedangkan Yoona duduk disamping Seohyun.

“Tadi, kami hanya jalan-jalan lalu kami singgah ditempat yang dulu sering aku datangi dengan Chae Ahn eonie,” Seohyun membulatkan matanya “ memang tadi aku sempat menangis kesana teringat eonie, tapi dia menghiburku lagi, dan kami juga tadi bermain layang-layang.”

“Lalu?”

“dia mengajakku kesuatu tempat, kau tau kakiku tadi sangat pegal karena dia mengajakku jalan kaki… Tapi, rasa pegal itu hilang saat ternyata ia menyiapkan sesuatu untukku, dia menyatakan cintanya padaku dengan menyanyikan lagu Favoritku”

“Just the way You are?” Yoona menganggukan kepalanya dengan semangat. “Aaaa.. Sonsaengnim sangat romantis. Ah,, aku tak bisa bayangkan kalau teman-teman ku tau Sonsaengnim sudah punya pacar, apalagi eoniku sendiri”

“Hahaaa.. Molla.. katakan pada teman-temanmu, kalau Sonsaengnim mereka sudah punya yeojachingu” Seohyun meleletkan lidahnya , ia pun berdiri dan mengambil boneka keroronya dan melemparkannya ke Yoona “Aish.. Ya! Seohyun!” teriak Yoona. Seohyun keluar dari kamar Yoona, sang eonie tadi pun mengambil boneka itu dan langsung melempar kearah Seohyun yang baru keluar, Donghae yang baru datangpun mendapat lemparan itu. “Aish? Yoong!” Donghae mengusap-usap kepalanya karena lumayan sakit saat mendapatkan lemparan dari Yoona.

“Hehee.. Mianhae oppa” Yoona keluar dari kamar dan ikut mengusap kepala Donghae. “Aish.. kenapa mata bonekamu itu keras sekali?” Tanya Donghae pada Seohyun yang berada di ambang pintu. “Molla, aku juga tak tahu, tanyakan saja pada pembuatnya”

“hei! Yoong!” panggil Gongyoo yang baru datang.

“Wae oppa?”

“Kau jadian dengan Siwon?” Yoona yang mendengar itu mengernyitkan alisnya dengan heran, setahunya hanya Seohyun yang ia beritahu “Mwo? Kau sudah punya namjachingu?” Tanya Donghae.

“Dari mana Oppa tau?” Gongyoo tersenyum langsung merangkul sang adik “ Aku ini seorang Direktur, jadi aku punya banyak informan chagi”

“Aku serius Oppa? Siwon Oppa-kah?” Gongyoo menggelengkan kepalanya “Tiffany memberitahuku”

“Dari mana eonie tau?” Tanya Yoona lagi “Dari Sooyoung, dan Sooyoung memberitahukannya pada Tiffany” jelas Gongyoo.

“Kau sudah punya yeojachingu?” kali ini Gongyoo memberikan pertanyaan pada Donghae “belum” jawabnya dengan singkat.

“Ah.. iya, kau! “ Gongyoo menatap sang bungsu “ berhentilah bertengkar dengan Kyuhyun, aku cape dipanggil guru BP mu dan Siwon. Kalau ka uterus melakukannya aku akan menikahimu dengan Kyuhyun”

“Mwo?! Itu karena dia yang selalu menggangguku” bela Seohyun pada dirinya “ Jangan dibalas”

“Oppa” panggil Yoona disela pembicaraan itu “ Wae?”

“Kalau Seohyun ada masalah lagi disekolahnya, aku saja yang mewakilkan”

“huuuu!! Dasar modus!”

“Pasti inginbertemu Sonsaengnim”

“Biar, dia juga sekarang namjachinguku!” Yoona meleletkan lidahnya pada Seohyun

~

Siwon memasuki rumah orangtuanya dengan senyum yang sangat indah, hari ini ia dipanggil oleh sang Appa .

“Annyong Eomma” sapanya pada Boa yang sedang menonton acara televise.

“Ah.. Kau Siwon” Siwon langsung duduk disamping Boa dan mengambil cemilan dan langsung memasukkannya kemulut..

“Youngmi mana eomma?” Tanya Siwon.

“dia berangkat ke Makpo siang tadi, “ jelas Boa.” Hey, kau sudah punya yeojachingu?” sambung Boa, Siwon yang mendengar itu tersenyum “ Sooyoung memberitahu pada eomma?” Boa yang memang tak tau apa-apa menggelengkan kepalanya, ia bertanya itu karena ia berharap Siwon sudah bisa melupakan Eunjung “ooo, eomma belum tau, nde aku sudah punya yeojachingu eomma”

Boa yang mendengar itu terlihat melukiskan sebuah senyman dibibirnya “Nugu?”

“Dia seorang dokter, temannya Sooyoung” Boa yang mendengar itu seperti berfikir-fikir “ Siapa?”

“Im Yoona, eomma kenal?” Boa mengangguk. “Ah.. Yoona? Bagaimana bisa?” Tanya Boa, sedangkan yang ia tahu Siwon tak pernah membicarakan Yoona sebelumnya.

“ yah.. bisa saja” jawab Siwon dengan singkat. “hm.. kalau begitu eomma ingin bertemu Yoona “

“baiklah, tapi aku Tanya dia dulu, karena setahuku dia besok  ada  pekerjaan. Ah.. Appa mana eomma?”

“Dia dikamar, aku pikir dia menunggumu”

“nde, tadi Appa menyuruhku kesini untuk membicarakan sesuatu”

“Apa itu?”

“Aku juga tak tau”

Siwon langsung berdiri dan menemui Kangta yang berada dikamarnya “Appa!” panggilnya seraya mengetuk pintu “Masuklah” SIwon memutar knop pintu dan terlihat Kangta yang sedang bekerja dengan laptop yang selalu ia bawa .

“Kenapa Appa menyuruhku kesini?” Kangta langsung memberikan sebuah map yang membuat Siwon langsung menolaknya tanpa melihat isi map itu “Sudah saatnya kau bekerja diperusahaan” ujar Kangta

“Tapi aku baru 2 tahun sebagai seorang guru, bukankah Appa mengijinkanku selama 3 tahun?” Kangta menggelengkan kepalanya “ Hyundai sekarang sudah berkembang, Appa harus ke Jepang mengurus perusaan yang ada disana, sedangkan diKorea siapa selain kau? Appa cape bolak balik Korea – Jepang, kau tak memikirkan Appa?” Siwon yang mendengar itu menunduk pasrah, betul juga kata Appanya apalagi sekrang Appanya sudah lumayan tua untuk mengurus dua perusahaan sekaligus “ Tapi, mungkin setelah tahun ajaran aku bisa bekerja” Kangta tersenyum mendengar itu dan mengangguk setuju. “Arraso, kalau begitu silahkan keluar” Saat Siwon ingin keluar, suara Ponsel Kangta bordering

“yeobseo?”

“Yeobseo, Appa aku sudah ada di Makpo” dapat terdengar oleh Siwon bahwa itu suara sang adikbungsunya

“Jinjja? Syukurlah, kau pakai ponsel siapa chagi?” Tanya Kangta karena nomor yang tertera dilayar Ponsel Kangtta bukan nama Youngmi, malah nomor yang asing.

“Aku pakai Ponsel temanku Appa, Ponselku mati”

“ah.. Chagi apakah kau mual?” Siwon yang mendengar pembicaraan itu tersenyum geli, ia langsung teringat Yoona yang tadi siang baru jadi pacarnya.

“hm… tadi aku muntah 4 kali Appa, euh,… kepalaku pusing”

“Aigoo, jangan –jangan kau minum-minuman yang bersoda?”

“heheee.. nde, habisnya airku sudah habis”

“Chagi, hati-hati ya.. jangan berpisah dengan rombonganmu. Arraso?”

“nde, Appa..”

“ Kau tadi bawa uang berapa?”

“sekitar 500.000 . Wae?”

“kau bawa kartu kreditmu?”

“nde, “

“Besok Appa transfer uang untukmu. Ingat chagi jangan suka membuang uang”

“yah… Appa siapa yang ingin membuang uang? Paling aku membeli baju terbaru Real Madrid yang berwarna hijau.”

“Aish.. Appa, nanti habis pulsa temannya itu” ujar Siwon yang dapat terdengar oleh Youngmi.

“Appa disana ada Siwon Oppa?”

“nde.. kau ingin bicara padanya?”

“Aniy, katakan saja padanya aku akan mengambil PJ darinya saat aku pulang”

“Mwo? PJ?”

“nde, Pajak Jadian. Oppa pacaran dengan Yoona eonie kan?”

“dari mana kau tau?”

“Sooyoung eonie lah.. yasuddah aku ingin masuk kehotel dulu. Oppa berikan Ponselnya pada Appa”

“nde, Arraso”

“Appa, sudah dulu ya, aku ingin masuk hotel. Annyong saranghae Appa”

“nde, ingat ya chagi hati-hati. Nado saranghae”

Kangta menutup teleponnya dan menatap Siwon dengan penuh pertanyaan “ Kau punya yeoja chingu?” Siwon mengangguk “Kau sudah melupakan Eunjung?” Siwon yang mendengar pertanyaan itu langsung teringat dengan Eunjung yang merupakan cinta pertamanya “Molla, aku akan terus berusaha Appa”

“Kalau dia datang bagaimana?”

“Maksud Appa ?”

“Ah.. sudahlah sana kau keluar, kasih tau eommamu kalau Youngmi sudah sampai”

“Appa mengusirku?”

“ bisa dibilang seperti itu”

“Aish.. dasar!”

~

Yoona memegang perutnya yang semakin sakit. “Aish.. kenapa jadi sakit seperti ini?” gumam Yoona, ialangsung melihat kesampingnya saat mendngar suara dering ponselnya.

“yeobseo?” tanyanya tanpa melihat siapa yang menelpo

“Chagi~ Kau sudah tidur?” Yoona yang mendengar itu melihat kembali siapa yang menelponnya ternyata benar itu adalah namja yang baru tadi siang jadi namjachingunya.

“nde? Belum Oppa”

“Wae? Kau menonton bola?”

“Aniy, Madrid malam ini tak main”

“Lalu?”

“perutku hanya sakit, jadi susah untukku tidur”

“Jinjja? Apakah sangat sakit? Atau perlukah aku kesana?”

“Aniy , tak perlu Oppa ini hanya sakit biasa mungkin karena tadi aku banyak makan yang pedas-pedas”

“Makanya jangan makan makanan yang pedas”

“heheee, habisnya enak Oppa”

“Apakah kau sudah minum obat?”

“hm.. belum, nanti juga tak sakit lagi Oppa”

“Mwo? Kau jangan menganggap sepele penyakit seperti itu chagi” Yoona tersenyum mendengar itu, ternyata Siwon sangat perhatian padanya, meskipun perkataannya tadi seperti membentak namun ia tau kalau itu karena Siwon peduli terhadapnya

“Oppa, tenang saja aku kan seorang dokter” canda Yoona.

“Chagi, sudah dulu ya.. aku ingin membuat soal ulangan”

“Siip Sonsaengnim. “

“Saranghae”

“nado Saranghae Oppa”

~

Siwon mengetuk pintu sebuah rumah, tak lama mengetuk pintu terlihat seorang namja yang berparawakan tinggi membuka pintu tersebut “Annyonghaseo” sapa Siwon, yang membuat Gongyoo terkejut . ‘Apakah Seohyun membuat masalah lagi?’ pikirnya.

“Ah.. Kau Sonsaengnim, silahkan masuk” ujar Gongyoo yanglangsung member jalan masuk untuk Siwon. Seohyun yang melihat sang guru masuk kerumahnya membulatkan matanya, ia langsung menemui Donghae “Oppa, Sonsaengnim datang! Pasti tadi dia marah karena aku bertengkar lagi dengan Kyuhyun” kata Seohyun yang langsung duduk disamping Donghae yang bermain gitar.

“Sonsaengnim, silahkan duduk” Gongyoo mempersilahkan Siwon untuk duduk diruang tamu “ hm.. Gongyoo-ssi, bisakah pangil namaku saja? Aku kesini bukan sebagai seorang guru” Jiwon yang baru keluar dari kamaranya menuju ruang tamu karena ia pikir itu tamu penting.

“Annyonghaseo” Siwon langsung berdiri dan sedikit membungkuk.

“Aigoo Sonsaengnim? Waegeure? Seohyun ada masalah lagi?” Tanya Jiwon yang langsung bertubi-tubi

“Aniy, masalah Seohyun tadi sudah diurus pihak BP, tapi aku harap dia tak bertengkar lagi dengan Kyuhyun karena ini sudah lebih dari 3x ia bertengkar dan pertama kali ditulis dicatatan BP.”

“Joengsonghamnida, anak itu memang membuatku pusing”

“Gwenchana!”

“hm.. Siwon-ssi jadi kau kesini karena apa?”

“Aku kesini hanya ingin minta restu dari ahjumma dan Ahjussi “

“Mwo? Merestui masalah apa memangnya?” heran Jiwon.

“Eomma belum tau? Kalau Siwon dan Yoona ini sudah berpacaran?” Tanya Gongyoo

“Mwo? Kenapa Yoona tak memberitahuku?”

“molla” Gongyoo mengangkat bahunya tanda tak tau

“Apakah boleh Ahjumma?”

“nde? Hm.. nde aku senang kalau Yoona berpacaran dengan namja sepertimu, kalau aku setuju-setuju saja, tapi ingat pacarannya yang sehat. Arraso?”

“nde.. Ahjussi mana?”

“dia belum datang masih bekerja”

“ooo..”

“Kau ingin bertemu Yoona? Dia sekarang sedang dikamarnya, kau boleh menemuinya” Siwon mengangguk dan membawa sebuah plastik kecil yang berisi obat, Gongyoo yang melihat itu tersenyum.

“Siwon-ssi sebelah sini” Seohyun langsung duduk disamping Donghae yang sedang bermain PSP yang membuat Siwon menghentikan langkahnya “ Seohyun?” panggil Siwon yang membuat yeoja itu membulatkan matanya yang juga tandanya keberadaannya sudah diketahui oleh Siwon. Donghae yang mengetahui apa maksud sang adik berlindung darinya hanya tersenyum “ Annyong Siwon-ssi” sapa Donghae. Donghae dan Siwon sekarang memang lumayan akrab setelah mereka sama-sama mengikuti fansclub Barcelonanisti di Korea, dan mereka merupakan anggotanya. Dan itu pula membuat keduanya jadi semakin akrab.

“Seo , aku harap kau tak bertengkar lagi dengan Kyuhyun” Seohyun mengangguk tersenyum . Siwon hanya menggelengkan kepalanya jika mengingat berapa kali sudah muridnya yang satu ini bertengkar dengan teman sebangkunya

“Siwon-ssi kalau mereka bertengkar lagi, aku dan Hara *kakanya Kyuhyun* akan menikahkan mereka berdua” Kesal? Mungkin itu yang bisa diartikan dari ucapan Gongyoo barusan, karena sang adik bungsu ini pula pekerjaannya jadi berantakan karena harus menyelesaikan masalah antara Seohyun dan Kyuhyun.

“ Mwo? Yang benar saja lebih baik aku tak menikah dari pada aku harus menikahinya”

“cih.. kau akan jadi seorang yeoja kesepian yang tak punya teman saat kau tua” Seohyun mempout mulutnya saat Gongyoo lagi-lagi menyemprotnya dengan kata-kata sindiran.

“Ah.. Sonsaengnim, kau ingin menemui eonie bukan? Kajja aku antar kekamarnya” Seohyun langsung menarik tangan Siwon dan meninggalkan Donghae dan Gongyoo , jika ia tetap disana kupingnya mungkin akan panas mendengar kata demi kata kedua Oppa nya itu.

“Eonie!” Seohyun mengetuk pintu kamar Yoona “nde, Seo masuklah” teriaknya dari dalam.

“Sonsaengnim kau saja yang masuk, aku ingin kekamarku dulu”  Siwon mengangguk mengerti dan tak lupa mengucapkan terimakasih pada Seohyun “Gomawo”

Siwon langsung membuka pintu kamar milik Yoona , ia tersenyum saat melihat yeoja itu yang sedang berbaring sambil membaca sebuah novel. “Annyong” suara itu membuat Yoona menatap kepintunya dan betapa terkejutnya ia saat melihat seorang namja yang masuk.

“Oppa?” Siwon tersenyum menghampiri Yoona. “Perutmu tak sakit lagi chagi?” Tanya Siwon to the point.

“lumayan berkurang dari yang tadi” Yoona meletakkan novelnya kesamping bantalnya. Siwon memegang tangan Yoona  dengan lembut “ Jinjja? Aku membawa obat untukmu” Siwon memperlihatkan plastic kecil yang ia bawa. “Gomawo Oppa”

“Kau ingin meminumnya sekarang?” Tanya Siwon.

“Cakkaman , aku liat dosisnya dulu “ Siwon yang mendengar itu membulatkan matanya . Yoona yang melihat ekspresi Siwon tertawa .

“Dasar dokter” ejek Siwon, Yoona yang mendengar itu hanya tertawa.

“Oppa, tolong ambilkan itu” pintanya sambil menunjuk sebuah gelas yang berada didekat meja riasnya.

“Ini, pelan-pelan ya chagi” Yoona mengangguk tersenyum, Siwon membuaka bungkus obat itu dan memberikannya pada Yoona. Yoona mengambilnya dan langsung memasukan kemulutnya.

“hm.. Oppa, bagaimana kau bisa masuk?” Tanya Yoona, mengingat ia belum mengenalkan Siwon kepada eommanya sebagai namjachingunya.

“Aku kan Gurunya Seohyun”

“Oppa, tadi bertemu eomma?” Siwon mengangguk

“lalu? Apakah Oppa hanya menjelaskan tentang masalah Seohyun” Siwon menggelengkan kepalanya yang membuat Yoona mempertemukan kedua alisnya “ lalu apa alasan Oppa kesini?” Tanya Yoona.

“Aku ingin bertemu yeojachinguku”

“Mwo? Didepan eomma?”

“nde..”

“Lalu apa kata eomma?”

“tadinya dia sempat terkejut, tapi karena Gongyoo yang menjelaskannya sepertinya dia merestui aku sebagai suamimu kelak” Yoona yang mendengar itu langsung memukul lengan Siwon

“serius Oppa!”

“Yah… ini aku sudah serius Yoona”

“Aish.. “

“Aigoo.. kenapa kamarmu dipenuhi poster namja ini?” Tanya Siwon saat melihat seisi kamar yoona yang terpampang Foto Cristiano Ronaldo.

“Karena dia…”

“Jangan bilang kau bilang dia suamimu seperti Youngmi yang selalu menghayal Ronaldo jadi suaminya” potong Siwon. Seprtinya Siwon tau isi pikiran Yoona , tapi itu memang lumrah, kebanyakan yeoja ditanya ‘kenapa menyukai Ronaldo?’ pasti sudah jawabannya ‘Dia suamiku’ ‘dia tampan’ ‘dia sangat keren’ bla bla bla… Siwon sudah hapal. Yah, memang Ronaldo mempunyai visual yang sangat bagus, dari wajahnya, badannya yang sixpack dan warna kulit yang eksotik.

“Aniy… “

“lalu?”

“My Motivator, My Hushband and My Idol” Siwon yang mendengar itu menggelengkan kepalanya “Kenapa kalian (para yeoja) sangat menyukai Ronaldo? Yah.. memang tampan tapi apakah kalian tak melihat dari segi skillnya? Ronaldo sangat kalah dari Messi, Iniesta dan Xavi. Apalagi setahuku dia sering gonta ganti yeoja” Yoona yang mendengar sang idola dihina langsung menatap tajam Siwon.

“Oppa, Messi memang lebih hebat dari Ronaldo, tapi Iniesta dan Xavi tak lebih hebat dari Ronaldo, dia gonta ganti yeoja juga, bukankah itu haknya? Toh para yeoja itu juga tak masalah, kenapa kau yang heboh?” seperti inilah jika fans perseteruan abadi klub La Liga itu dipertemukan. Selalu bertengkar menganggap bahwa klub Favorit atau pemain kesukaannya yang lebih baik dari musuh abadinya.

“Mwo? Aku tak heboh, aku santai saja.. karena idolaku memberikan panutan yang terbaik untuk para penggemarnya” kata Siwon.

“Panutan terbaik? Oppa, kau tak salah bukankah messi juga menghamili yeojachingunya sebelum menikah”

“Tapi dia bertanggung jawab, tidak seperti Ronaldo padahal sudah pacaran dengan Irina tapi tetap saja main serong, sampai punya anak pula itupun ia tak memperlihatkan yeoja yang ia hamili” Yoona yang mendengar itu semakin panas.

“terserah dia, itu juga mungkin karena yeojanya tak mau diketahui oleh public” rasa cinta keduanya pada pemain Favorit mereka sepertinya jadi malapetaka bagi hubungan mereka.

“ Setahuku Ronaldo yang tak ingin memperknalkannya ke publik , dan ia pun membayar yeoja itu”

“Aish… Oppa!” Siwon tersenyum akhirnya ia bisa mengalahkan perseteruannya dengan Yoona, karena kemaren-kemaren ia selalu mengalah

“Hahaaa.. Arraso, aku berhenti chagi. Yasuddah ini sudah jam 9, bukankah kau besok kuliah?” Yoona mengangguk, Siwon langsung membaringkan tubuh Yoona dan tak lupa mengecup keningnya. “Good Night Chagi, aku pulang nde?”

“nde, Gomawo Oppa, hati-hati maaf tak bisa mengantarkanmu keluar” Siwon mengerti dan ia tersenyum karena memang Yoona sedang sakit perut.

~

Eunjung tersenyum saat menemui Jungsoo yang merupakan dokternya “hm.. Eunjung-ssi kapan kau bisa melakukan Kemo lagi?” Tanya Jungsoo.

“Memangnya kenapa dengan penyakitku?”

“hm… kau harus segera melakukan Kemo, menurut Yoona pun kau harus segera mencari pendonor untuk sumsum tulang belakangmu karena sudah sangat memprihatinkan” Jelas Jungsoo.

“Jinjja? Kalau begitu aku akan melakukannya, kapan aku bisa melakukannya?” Tanya Eunjung.

“besok? Ottokhae?” Eunjung mengangguk mengerti, ia pun langsung berdiri karena ia memang tak ada lagi yang perlu ia bicarakan dengan Jungsoo.

~

Lagi –lagi Yoona merasakan sakit diperutnya namun itu tak ia hiraukan karena sekarang ia sedang meneliti sebuah darah.

“Yoona, Kajja pulang!” Yuri menghampiri temannya itu dan merangkul Yoona. “Memangnya ini jam berapa?” Tanya Yoona.

“jam 7 malam. Kajja, nanti pangeranmu datang” Yoona tersenyum mendengar penuturan Yuri, yah memang tadi saat ia datang Yuri dan Sunny sudah mengajukannya dengan beberapa pertanyaan yang ia ketahui semua itu karena Choi Sooyoung yang memberitahukan bahwa Yoona memacari kaka nya.

“Aish.. kau ini, Cakkaman aku mau ganti pakaian dulu” Yuri mengangguk dan menunggu Yoona diluar ruangan.

Setelah beberapa menit berganti Yoona keluar dengan pakaiannya yang sepertinya memang berbeda dari sebelumnya , bisa dibilang lumayan feminim tak seperti sebelumnya gaya Yoona sangat tomboy.

“nde Oppa? Kau tak bisa menjemputku lagi?” Yuri dan Yoona melihat yeoja yang mempunyai suara itu dengan seorang yeoja mungil disampingnya.

“Jinjja? Oppa akan menjemputku?” girang Sooyoung

“nde, aku akan menjemputmu Chagi. Kau masih di Daehan kan?”

“nde, aku akan menunggu Oppa”

“hm.. jangan ditempat sepi menungguku. Arraso? Saranghae Chagi”

“Nado Saranghae Oppa”

Sooyoung memasukkan POnselnya kedalam tasnya “Sunny, aku ikut denganmu pulang, nde?” ujar Yuri.

“nde.. “

“Aku juga bolehkan?”

“Mwo? Kau tak dijemput Siwon Oppa?” Tanya Sooyoung langsung.

“Aniy, aku tak mau merepotkannya” Sooyoung langsung mengambil Ponselnya lagi dan menekan tombol nomor 1 dipanggilan cepat. Yoona yang tak tau apa yang dilakukan Sooyoung hanya diam, ia pikir Sooyoung akan menelpon Changmin lagi. Ke –empat bersahabat itu bersama-sama menuju ke pintu keluar.

“Yeobseo?”

“Oppa! kau tak menjemput Yoona?” Yoona yang mendengar itu menghentikan langkahnya, Sooyoung yang merasa taka pa terus berjalan beriringan dengan Sunny.

“Mwo? Arraso aku akan kesana”

“Aish.. Choi Sooyoung, apa yang kau lakukan? Aku tak mau merepotkannya, aku bisa pulang dengan Sunny”

“Ya! Kau malah akan merepotkan Sunny karena harus mengantarkan Kau dan Yuri dipersinggahan yang berbeda” benar juga, kasian bukan kalau Sunny harus mengantarkannya dengan Yuri.

“hm.. Kau bukannya ingin bertemu Pangeranmu?” goda Yuri, yang membuat Yoona jadi malu.

“Mwo? Pangeran? Aigoo.. kalau begitu aku Putrinya” canda Sooyoung, toh betulkan katanya kalau memang Siwon seorang pangeran pastinya Sooyoung yang jadi putrinya kan mereka berdua kaka-beradik.

“Huu.. itu hanya hayalanmu Ny.Shim” ejek Sunny.

“tapi, memang betulkan?”

Mereka berempat tertawa bersama dengan candaan yang membuat ke-empatnya mengeluarkan suara tawa khas mereka masing-masing.

“Chagi!” teriak Changmin sambil melambaikan tangannya pada Sooyoung.

“Aigoo, Oppa? kenapa cepat sekali?” Tanya Sooyoung sambil berlari menghampiri Changmin.

“Molla, mungkin malam ini jalan lumayan senggang” tak lupa changmin melambaikan tangannya pada Yoona, Yuri dan Sunny. Tak lama setelah itu mabil Audi berwarna putih, mobil itupun berhenti tepat disamping mobil milik Changmin. “Annyong” sapa Siwon pada Changmin. Mereka berduapun berpelukan “Aish.. Oppa, kenapa kau malah memeluk Changmin” protes Sooyoung yang membuat  keduanya tertawa “Aigoo, sini Oppa peluk” Siwon merentangkan tangannya dan langsung ingin memeluk Sooyoung, Sooyoung pun langsung berlari kebelakang Changmin dan memeluk Changmin dari belakang.

“Oppa!~” teriak Sooyoung. Yoona yang melihat itu sepertinya ingin marah, tapi ia tutupi itu karena pasalnya Sooyoung adiknya Siwon, mana mungkin ia memarahi kaka beradik yang ingin berpelukan. “Yoong, kenpa kau?” Tanya Yuri menyadarkan Yoona. “nde? Ah… Aniy, eh cakkaman!” Yoona mengambil Ponsel yang berada di tasnya dan sedikit menjauh dari Yuri

“Yeobseo?”

“Yeobseo? Yoona-ssi?”

“nde? Nuguseo?”

“Hahaaa… jangan katakana kau lupa padaku Im Cooding”

“nde? Yesung Oppa?”

“oh.. good, ternyata kau mengingatku . Bagaimana kabarmu?”

“aku baik-baik saja, cakkaman Oppa dimana? Kenapa nomor ponselmu nomor Korea?”

“Aku memang di Korea”

“Jinjja? Aish.. Yuri tak memberitahuku?”

“Aku juga memang tak memberitahunya”

“Mwo?! Kenapa begitu?”

“Surprise lah. “

“ooo,, Oppa, sudah dulu nde? Nanti aku telepon lagi, ada Yuri dan yang lainnya nanti mereka curiga” kali ini Yoona seperti berbisik.

“nde, aku juga ada pasien sekarang. Annyong”

“Nado Annyong”

Yoona membalikan badannya, ia menghampiri Yuri dan Sunny. “Nugu?” Tanya keduanya bersamaan yang membuat Yoona tertawa seraya menutup mulutnya. “Secret!” bisiknya.

“Aish.. kau ini selalu membuat orang penasaran” Sunny menggelengkan kepalanya, Sooyoung pun menghampiri ketiga temannya itu dengan raut wajah yang kusut “Aigoo, kau kenapa Soo? Kenapa cemberut?” Tanya Yuri.

“Ah.. aku tak mengerti yang mereka berdua bicarakan, makanya aku menjauh”

Siwon dan Changmin pun tersenyum melihat tingkah yeoja bermarga Choi itu “ Kajja kita pulang!” ujar Changmin . Sooyoung hanya ikut dengan mempout bibirnya pertanda ia masih kesal “ Kami duluan. Annyong!”

“Ayo Yoong kita pulang, eh kalian berdua ingin ikut?” tawar Siwon pada Sunny dan Yuri.

“Aniy, Gomawo Oppa, aku bawa mobil” kata Sunny. Siwon dan Yoona langsung menuju mobil Siwon dan tak lupa Siwon selalu membukakan pintu untuknya “Gomawo Oppa”

“bagaimana pekerjaanmu hari ini?” Tanya Siwon membuka pembicaraan.

“begitu-begitu saja. “jawabnya Singkat dan melihat kesamping jendela mobil Siwon.

“Jinjja?”

“nde..”

Keheninganpun terjadi setelah itu, Siwon jadi heran dengan sikap Yoona yang berbeda dari biasanya  “Kau kenapa? Sakit kah?” Tanya Siwon memegang kening Yoona yang juga masih focus untuk menyetir. “Aniy..” jawabnya lagi. Siwon semakin bingung dengan sikap Yoona, ia pun langsung menuju suatu tempat, tapi sepertinya Yoona tak protes saat ia tak menuju jalan rumah Yoona.

Siwon pun memakirkan mobilnya tepat ditepi Sungai han. Yoona yang masih berkecamuk dengan pikirannya tak sadar kalau Siwon sudah membukakan pintu untuknya.

“Kau kenapa chagi?” Tanya Siwon yang masih berada didepan Yoona dan menunduk dihadapan Yoona yang masih berada dimobil.

“Mwo?! Kenapa kita disini Oppa?” Yoona baru sadar kalau kini mereka tak berada dipekarangan rumahnya.

“aku hanya ingin mengajakmu kesini, tak apa kan?” Yoona mengangguk dengan senyum simpulnya. “chagi-ya.. gwenchana?” Tanya SIwon lagi . Yoona hanya tersenyum “nde, gwenchana”

“tapi kenapa kau dari tadi melamun?”

“Molla, hanya saja aku bingung”

“Wae?”

“dulu sebelum aku tau Sooyoung adikmu, aku kira dia yeojachingumu” Siwon yang mendengar itu membulatkan matanya dan tertawa “Oppa! jangan tertawa” bentaknya yang membuat Siwon menghentikan tawanya “Lalu?”

“Aku pikir seperti perasaan Fany eonie saat aku mengambil Gongyoo oppa darinya. Dan aku merasakannya sekarang”

“Maksidmu? Aku tak mengerti”

“Kau dan Sooyoung seperti tadi membuatku seperti orang lain diantara kalian” jelasnya sambil menundukkan kepalanya.

“Mwo? Kau cemburu?”

“Aniy, untuk apa aku cemburu Sooyoungkan adikmu, hanya saja seperti tadi kau malah bicara dengan Changmin Oppa dan Sooyoung, tak menyapaku” Siwon tersenyum mendengar penuturan Yoona “Mianhae” Siwon langsung memeluk Yoona.

“nde.. mungkin aku harus bisa beradaptasi dengan lingkunganmu” ujar Yoona.

“eh.. eomma ingin bertemu denganmu, kapan kau ada waktu?”

“nde? Oppa… hm.. anu, “

“Wae?”

“Aku jadi malu kalau kesana”

“Mwo?!”

“dulu aku datang kerumah Ahjumma sebagai teman Sooyoung , tapi nanti aku datang sebagai pacarmu. AKu belum siap bertemu Ahjumma”

“hahaaa.. gwenchana, aku yakin kau pasti bisa chagi”

“hm… arraso, besok aniy, besok aku harus mengurus pasien yang ingin Kemo, hm.. bagaimana kalau Lusa?”

“bisa juga” ujar Siwon

Siwon mengajak Yoona keluar dari mobilnya “ Wah.. malam ini indah ya Oppa”

“nde, seperti yeoja yang aku peluk sekarang” kata Siwon yang langsung memeluk Yoona dari belakang “Jangan menggombal Oppa”

“eh.. malam besok Madrid Vs MU bukan?” Tanya Siwon yang meletakkan dagunya dibahu Yoona

“ nde..”

“Mau taruhan?” ajak Siwon

“ boleh, Oppa MU?” Siwon mengangguk

“Kita taruhan Apa?”

“Kau ingin apa kalau Madrid menang?”

“hm… aku ingin beli baju 1 set Real Madrid yang berwarna merah dengan jaketnya “ Yoona menghadap namja yang ada disampingnya itu mungkin jarak mereka pun tak terlalu jauh, sangat dekat

“ok.. aku terima, tapi kalau MU menang, kau harus mencium ku setiap kita bertemu” Yoona membulatkan matanya “Aish… apa-apaan itu.” ujar Yoona mempout bibirnya. Siwon tersenyum dan mencium pipi Yoona

To Be Continued

Coment ya.. Konfliknya memang belum aku munculin.. Coz, aku lagi mau bikin YoonWon  moment dulu,.. itu juga moment YoonWon-nya nggak aku bikin full.

Ok.. jangan lupa Coment, Coz aku bisa bikin next Chapter waktu baca coment kalian.. dari situ aku tau apa yang harus aku perbaiki..

Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

96 Komentar

  1. Cha'chaicha

     /  September 14, 2014

    Apakah konflik’y berhubungan dengan eunjung?

    Balas
  2. Dedewjasmin

     /  Oktober 9, 2014

    Kenaph pndek bngt ceritanya?makin seru semoga engga ada masalh yg berat menimpa mrka?

    Balas
  3. Choi Han Ki

     /  November 12, 2014

    Wah yoona cemburu ma soo… Dateng ke rumah yg dulu temennya dan sekarang pacarnya pasti agak malu ya.. Wkwkwkw

    Balas
  4. Maya yuliana

     /  Januari 17, 2015

    Ceritanya makin geje..

    Balas
  5. Nanda Wang

     /  Januari 21, 2015

    aigoo aku kira Seo menyukai Siwon Oppa ternyata hanya fans

    aku harap tidak ada yg serius dengan Perut Yoona Eonnie yg sakit dan aku harap YoonWon tak ada halangan apapun dalam hub cinta ny

    Balas
  6. Susi

     /  April 13, 2015

    Siwon modus..😄
    Ayo seo klo bertengkar mulu sama kyu mau di kawinin,, Astaga sepertinya Oppa seo dan eony kyu udah frustasi dengan pertengkaran mereka yang hampir setiap saat. ..😃

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: