[Drabble] Too Late

picmix-1232013-155754

Too Late by @uchie90 || Cast: Choi Siwon || Im Yoona, Lee Hyunwoo || Genre: set by your self || Type: Drabble || Rate: G || Disclaimer: This story pure is mine, bila ada kesamaan cerita itu benar-benar tidak disengaja. Saya hanya meminjam nama idol diatas dan berharap mereka berjodoh di dunia nyata(?), Aamiin….

Typo! Maafkan… Happy Reading^^

[ Too Late ]

“Bagaimana kabarnya?” Aku tercegat mendengar pertanyaan dari Hyunwoo. Bukan karena heran atau apa, karena aku tahu benar apa yang ia maksud. Hyunwoo melihat perubahan diwajahku. Ia mendesah pelan, “apa Hyung benar-benar bisa melupakannya?” Aku tetap diam, jawabannya tidak bisa, dan mungkin tak akan pernah bisa.

 

“Aku tahu kau mencintainya, tapi dia tak pernah melihatmu. Kalau kau ingin dia melihatmu, setidaknya berusahalah mendekatinya. Buat ia mengenalmu Hyung. Walaupun nantinya ditolak, setidaknya dia telah mengetahui perasaanmu.”

 

“Aku tahu, tapi aku belum berani.” Saat ini pasti Hyunwoo merasa kesal padaku, lagi-lagi alasan itu yang kukatakan saat ia menyuruhku mendekati Yoona. Im Yoona, yeoja cantik, lembut dan populer di kelas seni lukis yang aku ikuti di kampus. Hyunwoo mengetahuinya karena dia juga berkuliah ditempat yang sama denganku, dua tingkat dibawahku. Hyunwoo adalah sepupu jauhku dan kepadanyalah aku selalu bercerita tentang Yoona. Kekagumanku pada Yoona, perasaanku pada Yoona, ia mengetahui semuanya.

 

“Terserah Hyung saja, Hyung tak pernah mendengarkanku. Aku hanya dijadikan pendengar baikmu.” Aku terkekeh melihat ekspresi kesalnya.

 

“Gomawo Hyunwoo-ya.”

 

~•~

 

Siang itu, Sepertinya Park Sonsengnim tidak akan menghadiri kelas seni lukis hari ini, karena sudah satu jam menunggu namja paruh baya itu belum juga menampakkan dirinya. Kulihat sosok cantik yang tengah asyik melukis disudut lain diseberang mejaku. Yoona, sepertinya ia benar-benar tenggelam dalam dunianya tanpa tahu kalau seorang namja telah berada dibelakangnya. Aku mengernyitkan keningku, baru kali ini aku melihat ada namja yang berani menyapanya.

 

Yoona terlihat menoleh dan memberikan senyum merekah pada sosok namja itu. Hatiku memanas, baru pertama kali rasanya aku melihat senyum penuh kegembiraan di wajah cantiknya. Apa mereka mempunyai hubungan spesial? Aku memalingkan pandanganku ketika Yoona secara tak sengaja melihat ke arahku, lalu samar-samar aku mendengar mereka tertawa diiringi derap langkah kaki menjauh keluar dari ruangan ini. Apa dia telah menemukan pendamping? Hatiku remuk saat memikirkan kalau kesempatanku mendekatinya telah sirna, bahkan sebelum keberanian itu muncul.

 

~•~

 

“Hai…” Aku merasakan seseorang menepuk bahuku lembut. Aku menoleh dan seketika tubuhku membeku melihat sosok yang kukagumi itu berdiri didepanku, “Hai…” Ulangnya, membuatku tersadar dari lamunanku.

 

“Hai…” Aku membalas kikuk. Kuharap dia tak menyadari kegugupanku ini. Dia tersenyum lembut, “sepertinya kita belum berkenalan ya?” Dia mendudukan dirinya dibangku yang berada di sebelahku. Aku mengangguk mengiyakan ucapannya.

 

“Aku Im Yoona, dan kamu pasti Choi Siwon benarkan?” Aku menyambut uluran tangannya, tapi darimana dia tahu namaku? Kami bahkan baru bertegur sapa hari ini. Seakan bisa membaca pikiranku dia langsung mengatakan “kamu itu populer siapa yang tidak kenal denganmu? Namja berkacamata yang genius, selalu mendapatkan nilai tertinggi di kampus ini tiap semesternya dan jago melukis.” Aku melongo mendengar penjelasannya tentangku, sepopuler itukah diriku?

 

Tanpa sadar perkenalan kami berlanjut dengan obrolan hangat yang mengalir bagai air. Dia pribadi yang menyenangkan, dan penuh tawa. Sayang saat-saat indah ini harus berakhir dengan kedatangan Park Sonsengnim. Tapi hatiku tetap merasa senang. Akhirnya tanpa aku mendekatinya pun, Tuhan telah menjawab doaku.

 

~•~

 

“Mwoo? Dia menyapamu? Dan mengajakmu bicara?” Hyunwoo terlihat tak percaya dengan semua yang aku ceritakan. Aku mengangguk dengan senyuman yang tidak pernah lepas dari bibirku.

 

“Kesempatanmu Hyung, kau harus mempergunakan dengan sebaik-baiknya.” Hyunwoo benar, aku telah berkenalan dengan Yoona dan jalan untuk dekat dengannya terbuka lebar.

 

Sejak saat itu disetiap pertemuan kelas lukis aku selalu menyapanya dan berbicara banyak hal dengannya. Tak jarang dia meminta pendapat atau bantuan mengenai lukisan-lukisan yang dia buat dan tugas-tugas yang diberikan Park Sonsengnim pada kami. Aku makin merasa dekat dan nyaman berada disisinya. Dan kuharap sebentar lagi keberanian untuk menyatakan perasaanku itu muncul sehingga aku bisa memiliki hatinya sepenuhnya.

 

~•~

 

“Ini, kuharap kamu datang ya. Kamu kan teman terdekatku di kelas seni lukis. Tapi ingat jangan diberitahu pada teman-teman yang lain, aku malu.” Aku melihat sebuah kartu, bukan! Sebuah undangan berwarna biru muda yang dihiasi pita berwarna senada.

 

“Ini….”

 

“Undangan, undangan untuk acara pertunanganku. Kamu wajib datang, aku akan kecewa kalau sampai kamu tidak datang.” Yoona terlihat berseri-seri dan wajahnya merona mungkin sedikit malu. Aku merasakan sesak didadaku.

 

Tak tahu harus berkata apa. Rencana yang aku pikirkan semalam tak akan pernah terjadi. Sudah terlambat untuk itu, ternyata dia telah memiliki orang lain yang dia cintai. Aku menekan kuat hatiku agar jangan sampai sakitnya terlihat oleh yeoja ini. Aku tersenyum, pura-pura tersenyum dan pura-pura terlihat senang, “Selamat Yoona-ya.” Aku mengulurkan tanganku, tapi dia menepisnya. “Aku tak mau menerima ucapan selamatmu sekarang, aku ingin itu diucapkan saat pesta pertunanganku.”

 

Mataku memanas, apa sanggup aku melihat dia pertunangan dengan orang lain? Apa sanggup aku bertahan melihat namja lain menyematkan cincin di jari manisnya itu? “Pestanya hari sabtu ini ya?” Yoona mengangguk. “Aku belum bisa pastikan apa aku akan datang atau tidak, aku ada acara keluarga juga pada hari itu.” Aku tersenyum getir. ‘Alasan yang bagus Choi Siwon. Dengan begitu kau punya alasan untuk menghindari momentum yang menyakitkan itu,’ rutukku.

 

Senyum Yoona sedikit memudar, “Yak! Kamu ini benar-benar tak bisa diharapkan, kalau begitu terserah padamu saja. Aku menagih ucapan selamat darimu nanti, setelah aku bertunangan, arraso?” Aku mengangguk lemah. “Ya sudah, aku duluan ya, sampai jumpa minggu depan Siwon-ah.” Yoona berlari meninggalkanku sambil melambaikan tangannya.

 

Aku berbalik setelah melihat ia menghilang dikerumunan mahasiswa lainnya. Hatiku sakit, aku terlambat, sangat terlambat. Seharusnya beberapa bulan lalu aku menyatakan perasaanku padanya. “Setidaknya dia mengetahui perasaanmu Hyung,” kalimat Hyunwoo terngiang di telingaku. Tapi semua sudah terlambat, dia akan bertunangan dan tak lama lagi mungkin akan menikah. Tak ada lagi kesempatan untukku. Menyesal? Pasti. Kebodohanku adalah menahan perasaan ini terlalu lama. Jadi inilah yang aku tuai sekarang, dia tak mengetahui perasaanku sebenarnya dan aku menyesal dalam diam. Tanpa sadar air mata ini perlahan mengalir, mengalir dalam hening. Semuanya telah berakhir, kisah cintaku yang belum sempat dimulai sudah memiliki akhir cerita yang pilu. Apa akan ada orang lain yang bisa menggantikan tempatnya di hatiku? Entahlah, masih berharap semua ini hanya khayalan buruk yang menghiasi pikiranku siang ini. Tapi ini nyata, tanganku mengenggam undangannya. Aku melangkah tertahih, tak tahu kemana akan menuju….

 

Selamat jalan perasaanku, selamat tinggal…..

 

 

~FIN~

 

 

Maaf cuma bawa drabble, mungkin feelnya gak dapet ya? T_T …. Drabble ini sebenernya untuk membalas drabbleku sebelumnya, masa Yoona aja yang menderita, sesekali Siwon dibikin menderita #plak.

Hufh, jadi ikutan G̶a̶l̶a̶u̶ gegara denger Jongwoon resmi mau berangkat Wamil. Suju bakal kekurangan anggota lagi hiks… hiks…

Oke, ditunggu komentarnya ya bagi yang baca. Dan makasih bgt buat yang udah baca + koment ff sequel SAJANGNIM!! yang Part ending, love u all

Sampai jumpa di ff berikutnya, Annyeong….

 

Echa thanks bighug, mumumu~ (hugback chuchuchu :*😀 )

Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

79 Komentar

  1. Kwon Liia (liia_sa)

     /  April 15, 2013

    kyaaaa !! drabblenyaa bguss bgedd ..
    feel galaunyaa kerasa bged eonnie ..=)😦
    d.tunggu krya FF lainnyaa ..
    keep writing & fighting^^ ..

    Balas
  2. soshi_lya

     /  April 15, 2013

    sumpah ga tega, n ga terima..🙂
    tp bagus berarti krn saya terbawa emosi.. *lebay*

    Balas
  3. oke
    please dech, ff yw sblum ini juga sad end
    jgan gitu donk,
    @dellasvega

    Balas
  4. Knapa hrus sad end?!
    Gc tega ma w0npPa T.0.T
    unN,buat sequel.x ne buat uri Yo0nw0n brsatu tau lw gc seenggak.x buat y0ongNie tau tntang prasaan.x w0npPa?!
    Fighting~^^

    Balas
  5. kenapa harus sad end lagi😦
    aku nggak tega thor kalau baca ff yw yg sad ending..

    Balas
  6. YoonWon05

     /  April 24, 2013

    wonpa jgan sedih ya kan msh ada aku #disebor raksa ma yoona eon.
    thor dpt bgt feelnya ksian wonpa.:D
    keren deh buat author.😀

    Balas
  7. Tuhkan wonppa telat ngungkap’innya..klu pnya rsa hrsnya langsung di ungkap’in…

    Balas
  8. Rosiie

     /  Desember 3, 2013

    Drabble nya bikin GALAU,.. Kkan kasian siwon oppa

    Balas
  9. Rosiie

     /  Desember 3, 2013

    Drabble nya bikin GALAU,.. kan kasian siwon oppa T_T

    Balas
  10. Yaah engga happy ending

    Balas
  11. huftttt sedih

    Balas
  12. 30im

     /  Desember 17, 2013

    Its just a friend rite??? Kkkkkk ^^
    Setelah yoona yg ngerasain perih pertemanan skg siwon nya yg ngerasain jugaaa…..
    Okeee, im waiting an other drabble😉

    Balas
  13. Ah ayolah………………
    Aku kira bakalan happy ending😐
    Eh ternyata cinta bertepuk sebelah tangan~
    Kasiaan banget Siwon oppa ._____.

    Balas
  14. tia risjat

     /  Desember 21, 2013

    ah, siwonie,, coba kalo dulu kamu berani dikiiit aja mungkin yoona jd milikmu… yang sabar ya..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: