[FF] True Love (Chapter 2)

[FF] True Love (Chapter 2)

551323_145945622245019_624973691_n

Title              : True Love(chapter 2)

Author           : Yurin(@VLYR12)

Rating           : PG

Type              : Chapter

Genre             : Romance,Sad,AU,Marriage Life

Main Cast      :

  • Im Yoona
  • Choi Siwon

Another Cast :

  • Read the story!

Disclaimer: all cast belongs to God, parents and also niteds, I just own the storyline.
jika ada kesamaan cerita itu semua murni ketidaksengajaan
.

Sebuah pertemuan sederhana….,
yang membuatku belajar,apa yang disebut cinta dan arti persahabatan..

_*_*_

AUTHOR POV

“KAU…”teriak seorang namja tepat di depan wajah Yoona.Rasa kesal bercampur marah ketika melihat seseorang yang dapat membuatnya serangan jantung.Memori kejadian beberapa hari yang lalu pun kembali terputar dalam pikirannya.Tiba-tiba terlintas sebuah ide yang membuatnya mengerlingkan sebuah evil smirk.Mengerjai seorang gadis polos,mungkin dapat sedikit mengurangi beban pikirannya.

“Ada apa denganmu,tuan?”tanya Yoona pelan,bulu kuduknya berdiri saat melihat sebuah senyuman aneh yang diperlihatkan oleh pria yang berdiri tegak di hadapannya.

“Ikut aku…”ucap pria tersebut sambil menarik lengan Yoona.

“kau ingin membawaku kemana,lepaskan tanganku!”ucap Yoona dengan nada ketakutan.

“diam dan jangan membantah…”balas pria itu lalu membawa pergi Yoona dari cafe tersebut.

***

“kau ingat denganku nona?”tanya pria tersebut sambil menyesap cappucino yang dibelinya tadi untuk menggantikan kopi yang sebelumnya ditumpahkan oleh Yoona.

“aku tidak pernah ingat dengan pria sepertimu..”balas Yoona ketus.

“kejadian diApgujeong beberapa hari yang lalu,apa kau masih mengingatnya?”tanya pria itu kembali.

“aku tidak akan pernah melupakan kejadian tersebut dan juga seorang pria yang telah membuat harga diriku jatuh.”jawab Yoona sambil menatap pria itu tajam.

Pria tersebut hanya tertawa kecil saat mendengar jawaban yang keluar dari bibir wanita yang berada disampingnya.

“aku juga tidak akan pernah melupakan wanita yang pernah membuatku hampir terkena serangan jantung,kau tau tindakanmu waktu itu bisa membuatku meninggal..”balas pria tersebut.

“…dan sekarang jas juga kemajaku rusak hanya karena sebuah kopi akibat kelalaian seorang gadis..”lanjut pria itu sambil menatap mata yeoja yang berada tepat disampingnya.

Yoona hanya terdiam,tidak membalas ucapan pria tersebut.

“aku bisa mengganti semua itu berapa yang kau perlukan?”tanya Yoona kepada pria tersebut.

“aku tidak membutuhkan uang,jas dan kemeja ini dapat kubeli sendiri.Aku hanya ingin kau menjadi pembantuku selama 1 minggu ini…”jawab pria tersebut sambil mengerlingkan sebuah senyum mengejek.

“apa maksudmu,bagaimana jika aku menolak?”tanya Yoona dengan nada menantang.

“aku adalah orang penting dinegara ini,butikmu bisa saja berganti nama menjadi milikku nona…”jawab pria itu tenang.

“aku akan memikirkannya dahulu..”jawab Yoona pasrah,ia hanya dapat merutuki kecerobahannya sendiri.Jika saja waktu itu ia tidak memikirkan Donghae,ia tidak akan masuk kedalam perangkap pria tersebut.

“kau hanya memiliki waktu satu hari saja,ini kartu namaku…”ucap pria itu sambil menyodorkan sebuah kertas tebal berukuran kecil yang bertuliskan nama dan nomor telepon miliknya,lalu pergi meninggalkan Yoona sendirian.

“Andrew Choi…,jadi nama pria itu bernama Andrew.”gumam Yoona dalam hati saat melihat kartu nama milik pria yang bernama Andrew itu.

***

Matahari perlahan-lahan mulai terbenam,menandakan berubahnya waktu menjadi senja.Warna merah-kemerahan dilangit semakin mempercantik pemandangan disekitar sungai han.

Seorang yeoja hanya dapat menangis meratapi nasibnya.Sakit yang dirasakannya saat ditinggal begitu saja oleh kekasihnya atau mantan kekasihnya.3 tahun bukanlah waktu yang cukup singkat dalam sebuah hubungan.Hubungan jarak jauh pun sempat terjadi diantara hubungan mereka.Secara tidak sengaja,mereka dipertemukan dalam sebuah penggelaran fashion diAmerika.Berkenalan,berteman lalu mencoba menjalin sebuah hubungan.Kesamaan dalam diri masing-masing membuat mereka merasa tertarik satu sama lain untuk menjalin hubungan lebih dari sekadar teman atau patner kerja.

Hanya isakan tangis yang keluar dari bibir tipisnya saat mendengar sang kekasih meminta untuk tidak melanjutkan kembali hubungan mereka.Hanya karena sebuah perjodohan yang harus dijalani sang kekasih,membuat hubungan mereka menjadi bubar.Hawa dingin dan angin yang bertiup kencang tidak membuatnya beranjak dari tempat duduknya.Matanya menatap kosong pemandangan sungai han yang tersaji didepannya.Bunyi ponsel yang berdering tak dihiraukannya, dirinya juga tidak peduli dengan jadwal-jadwal pemotretan atau fashion show yang mengharuskan dirinya untuk melakukan semua itu.Hanya ketenangan yang dibutuhkan dirinya sekarang.

“aku yakin kau masih mencintaiku……”

***

“apa yang harus kulakukan??”tanya Yoona pada dirinya sendiri.Ia hanya dapat berjalan mondar-mandir memikirkannya.Pria bernama Andrew itu berhasil membuatnya menjadi gila seperti ini.

“aku tak mempunyai pilihan yang lain…”ucap Yoona dalam hatinya.

“Yoboseo…Andrew-ssi.”ucap Yoona pelan,saat terdengar nada sambung dari seberang.

“jadi bagaimana penawaranku…?”tanya pria itu langsung.

“aku menerimanya…”

“baiklah,selama satu minggu kedepan kau akan menjadi pembantuku.Ikutilah semua perintahku,apakah kau mengerti nona ?”tanya Andrew.

“ne..”jawab Yoona pasrah,lalu mematikan sambungan telepon tersebut.Dibantingnya ponsel tersebut ke kasur white milk miliknya.Namja tersebut telah membuatnya kalah telak.UcapanLelah akan semua beban dalam pikirannya,Yoona memutuskan untuk mengistirahatkan dirinya sejenak.

***

Pagi ini mungkin adalah pagi yang cerah bagi sebagian orang,tetapi tidak dengan Yoona.Dengan malas ditapakan kakinya menuju kedalam sebuah bangunan megah.Ditelusurinya lekuk-lekuk asiktektur bangunan yang bergaya eropa klasik.Dirinya sedikit berdecak kagum melihat pemandangan disekelilingnya.

“pria itu pintar bergaya juga rupanya…”gumam Yoona.

Yoona kembali melangkahkan kakinya menuju meja yang bertuliskan infomation.Kemudian ia bertanya kepada salah satu perempuan yang sedang bertelefon.

“permisi bisakah saya beretmu dengan Andrew-ssi..?”tanya Yoona sopan

“apakah nona telah membuat janji dengan sangjanim,dan siapa namamu nona?”tanya perempuan itu tanpa menjawab pertanyaan Yoona.

“ne saya telah membuat janji dengannya dan nama saya Im Yoona..”jawabYoona.

“baiklah tunggu sebentar Yoona-ssi..”ucap perempuan tersebut,tangannya mengambil gagang telepon yang berada disampingnya.Jari lentiknya dengan lihai menejan setiap angka merangkai sebuah nomor.Ditunggunya nada sambung yang akan mendengarkannya dengan sebuah suara.Dirinya sedikir berargumen kecil dengan pria yang berada disebrang sambungannya.Diakhirinya pembicaraan tersebut dengan sebuah lenguhan panjang,lalu kembali menatap Yoona dengan sebuah senyum.

“mari ikut saya nona…”

Yoona hanya menurut perkataan yang diucapkan oleh gadis yang sedang berada dihadapannya.Matanya terus menatap lekat gadis tersebut,sedikit cemburu dengan tubuh indah yang dimilikinya.Berpikir suatu saat ia dapat memiliki tubuh seperti itu.

***

Bunyi detuman high heels terdengar disepanjang koridor lantai tujuh.Seorang pria masih sibuk menatap berkas-berkas penting yang menumpuk pada meja kerjanya,seakan tidak terusik dengan bunyi tersebut.Ketukan pintu pun tetap tidak membuatnya beralih meninggalkan pekerjaannya.Perhatiannya masih terlalu fokus dengan kertas-kertas bertinta hitam,bahkan kedatangan kedua orang yeoja tersebut tidak diperhatikannya.

sangjanim…Yoona-ssi ingin bertemu denganmu.”ucap salah seorang yeoja diantara mereka.

“baiklah kau boleh meninggalkan tempat ini Sooyoung-ssi.” Ucapnya kepada wanita yang bernama Sooyoung tersebut.

“nde..”balas Sooyoung,lalu pergi meninggalkan Yoona dan Siwon.

“jadi namamu Yoona?”tanya Siwon memecahkan keheningan antara mereka.

“untuk apa kau meyuruhku datang sepagi ini?”tanya Yoona ketus tanpa menjawab pertanyaan yang di lontarkan oleh pria tersebut.

“kau tidak mengalami amnesia bukan,kurasa otakmu masih berkerja baik pagi ini..”jawab Siwon tanpa mengahlikan pandanngannya

“kau membuang waktuku secara percuma Andrew-ssi,kau pikir aku juga tidak memiliki pekerjaan?cibir Yoona kesal terhadap namja yang sedang berada di hadapannya tersebut.

“duduklah,dan kau harus menemaniku hingga jam makan siang nanti…arra!”perintah Siwon kemudian.

Yoona hanya mengangguk pelan sebagai tanda bahwa ia setuju dengan apa yang dibicarakan oleh namja tersebut.Yoona kemudian mendudukan dirinya pada kursi yang berada di depan meja namja tersebut.Matanya menatap stiap gerak-gerik yang dilakukan oleh namja tersebut,terlalu fokus dan serius itulah yang kata-kata yang tepat umtuk di ucapkan kepada namja bernama Siwon atau Andrew.

“Buatkan aku kopi!”perintah Siwon secara tiba-tiba yang membuat Yoona tersentak kaget.

Mwo,shireo aku tidak mau membuatnya!!”jawab Yoona ketus.

“begitu cepatkah ingatanmu hilang,kurasa kau tidak mengalami sesuatu yang membuatmu terluka sedikitpun…”balas Siwon menggoda yeoja tersebut.

Yoona hanya dapat menghela napasnya kasar,jika saja ia bukanlah pembantu namja tersebut.Mungkin saja ia akan segera menutup mulut namja tersebut.

“baiklah aku akan membuatkannya untukmu!”ucap Yoona mengalah.

“jangan terlalu menggunakan banyak gula,berikan sedikit krim!”pesan Siwon sebelum Yoona meninggalkan ruanagan tersebut.

“Arraseo”balas Yoona dengan nada sedikit berteriak untuk melampiaskan kekesalannya kepada namja tersebut.

“wajahnya terlihat lucu seperti itu…”ucap Siwon dalam hati,lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.

END AUTHOR POV

YOONA POV

Kubuka pintu yang bertuliskan ‘dapur’,kulangkahkan kakiku untuk memasuki ruangan tersebut.Segera kuambil cangkir beserta dengan piring untuk alas gelas tersebut.Kucari dengan jeli bubuk untuk membuat sebuah kopi.Sebuah ide jahil bersarang di pikirannku.Kuambil bubuk kopi tersebut lalu kucampurkan dengan sebuah serbuk yang mungkin akan membuatnya memuntahkan kopi ini.

“rasakan ini namja sombong…hahaha”tawa kencangku menggema di seluruh ruangan tersebut.

Kubuka pintu tersebut kembali sambil membawa sebuah nampan berisikan kopi tersebut.Segera kupercepat langkahku menuju ruangannya.Kubuka pintu ruangan miliknya lalu meletakkan kopi tersebut tepat dihadapannya.

“silahkan meminumnya..”ucapku ramah kepadanya.

“ada apa denganmu,mengapa kau tiba-tiba berubah menjadi seperti itu?”tanyanya bingung.

“aku tidak apa-apa,cepat minum kopinya sebelum dingin..”balasku dengan senyuman manis.

“baiklah…”

Huekk..huekk..

“Ya!APA YANG KAU CAMPURKAN DALAM KOPI INI?MENGAPA RASANYA ASIN SEKALI??!!”teriaknya kesal yang sukses membuatku tertawa kencang.

“rasakan itu whaaaaa…..”tawaku kencang hingga aku merasakan sakit dibagian perutku.

Namja tersebut hanya dapat menggerutu kesal akibat perbuatanku.Kulihat ia kembali mendudukan dirinya pada kursi kerjanya tanpa mempedulikanku.Raut wajahnya terlihat sangat berbeda dengan sebelum aku mengerjainya.Dengan cepat aku memberhentikan tawaku dan dengan cepat menatapnya.

“kau marah denganku?”tanyaku khawatir.Ia sama sekali tidak membalas pertanyaanku dan tetap meneruskan pekerjaan miliknya.

“Ya,jawab pertanyaanku..”ucapku lagi,namun ia tetap tidak membalasnya dan mendiamkanku.

mianhae.…”ucapku pelan sambil menundukan kepalaku.Terdengar suara tawa namja tersebut yang membuatku dengan cepat menaikan kepalaku dan menatapnya tajam.

“ada apa,mengapa kau tertawa seperti itu?”tanyaku tajam.

“ternyata mengerjaimu kembali sangatlah gampang,kita impas!”jawabnya Tanpa memberhintikan tawanya.

“YA!!”

Kupukul dengan keras lengannya,namun aku tau seberapa keras aku memukulinya.Kekuatanku tidak ada bandingnya dengan kekuatannya.

“baiklah,maaf.,bagaimana jika kita makan siang bersama?”tanyanya.

“kamu yang membayarnya?”tanyaku,kebetulan perutku sedang berteriak-teriak minta diisi.

“tentu aku akan membayarnya,kajja.”jawabnya langsung menarik tanganku.

“kajja”teriakku girang.

END YOONA POV

***

AUTHOR POV        

Yoona dan Siwon telah sampai disalah satu kedai makan yang berada di Seoul.Dengan cepat Yoona segera mendatangi sang penjual.

“bibi,aku pesan ddukbokki dua dan soju dua…”ucap Yoona kepada penjual tersebut.

“baiklah nona..”balas penjual tersebut.

Setelah selesai memesan,Yoona mendatangi Siwon yang sedang duduk di salah satu bangku dan meja yang telah di sediakan.

“kau memesan apa?”tanya Siwon.

“aku memesan ddukbokki dan soju.’jawab Yoona.

“apakah kau sering makan di tempat ini?”tanya Siwon,matanya menatap setiap fitur-fitur bangunan yang terdapat pada kedai itu.Meskipun tempat tersebut hanya berukuran sedang,namun semua asiktektur kedai tersebut masih sangat bagus.

“tidak teralu sering.Hei,ayo makan..”ucap Yoona ketika makanan milik mereka berdua telah datang .

“iyaa…”balas Siwon,lalu mengambil sumpit yang berada disampingnya dan memulai makanan pesanan Yoona.

Ditatapnya Yoona yang makan dengan lahap,karena terlalu lahapYoona tidak menyadari bahwa bibirnya belepotan oleh saus ddukbokki.Dengan sigap Siwon membersihkan kotoran yang terdapat di ujung bibir Yoona menggunakan tisu.Dengan teliti ia membersihkan bibir milik Yoona,sedangkan Yoona hanya dapat terdiam melihat perlakuan Siwon terhadapnya.

“makanlah dengan hati-hati,jangan seperti anak kecil..”nasehat Siwon yang diiringi oleh tawa kecilnya ketika melihat tingkah makan Yoona.

“ne..”balas Yoona pelan,semburat merah tersirat jelas pada wajah putih tirus miliknya.Lelaki tersebut berhasil membuat jantung miliknya berdetak dengan cepat.Deringan ponsel yang keras membuatnya sedikit tersentak,dengan cepat ia mengambil ponsel miliknya dan meninggalkan Siwon untuk mengangkat telefon tersebut.

Mereka berdua tidak mengetahui bahwa ada seseorang yang melihat pemandangan tersebut dengan sakit yang menjalari hatinya.

***

“oppa..”sebuah suara kecil membuat Siwon memberhentikan aktivitas makannya sejenak.Diputarnya sedikit tubuh atletis miliknya agar dapat melihat wajah orang yang memanggilnya.

“Tiffany…”ucap Siwon dengan nada terkejut.Ia tidak menyangka bahwa ia akan bertemu dengan kekasihnnya,tidak mantan kekasihnya.

“sebegitu cepatkah kau melupakanku?”tanya Tiffany dengan air mata yang terus menerus keluar dari matanya.

“apa maksudmu,ingat hubungan kita telah berakhir Tiffany!”jawab Siwon ketus tanpa memperdulikan isak tangis Tiffany,ia merasakan sakit melihat semua ini,ia tidak ingin menyakiti Tiffany.Semua ini dilakukannya dengan terpaksa demi sang orang tua.Ia tidak dapat menahan sdakit yang terus bergejolak,Melihat wanita yang dicintainya harus menderita karenanya.

“kau berbohong!”teriak Tiffany keras.Air matanya semakin deras mengalir saat mendengar jawaban dari sang mantan yang masih sangat dicintainya.

“hubungan kita telah berakhir,jangan mengungkitnya kembali Tiffany!!”teriak Siwon tak kalah kerasnya.

“aku tidak akan berhenti sampai kau berkata dengan jujur,siapakah wanita tersebut?”tanya Tiffany menunjuk Yoona,yang lebih tepatnya adalah sahabatnya sendiri.

“aku tidak mempunyai hubungan dengannya Hwang Miyoung!!”balas Siwon kesal,Mungkin dengan begini Tiffany dapat melupakannya.

“tidak bisakah kau berkata dengan jujur Choi Siwon,aku masih mencintaimu.Tolong jangan tinggalkan aku.Jebal..”ucap Tiffany sambil menggengam tangan Siwon kuat,ia tidak rela menerima kenyataan bahwa sahabatnya sendiri tega menyakiti dirinya.

“lepaskan tanganku,kumohon jangan pernah kau mengganggu hidupku kembali!”balas Siwon,lalu melepaskan genggaman Tiffany dengan kasar.Sebelum pergi ia tidak lupa untuk meninggalkan beberapa ribu won untuk membayar makanannya dengan Yoona.

***

 “Ya,kau ingin pergi kemana??’tanya Yoona bingung saat melihat Siwon dengan tergesa-gesa keluar dari kedai makan dan berjalan menuju mobil miliknya.

“aku ada urusan..”jawab Siwon datar.

“bagaimana dengan makanmu??”tanya Yoona kembali.

“aku sudah kenyang dan aku sudah membayarnya..”jawab Siwon,lalu menjalankan mobilnya kencang meninggalkan Yooa yang masih tetap berdiri terdiam di depan kedai tersebut.

Saat memasuki kedai tersebut,ia kembali terkejut melihat Tiffany yang sedang menangis terisak-isak.

“Fany-ah ada apa denganmu?”tanya Yoona bingung melihat keadaan Tiffany yang hanya dapat menangis terisak-isak.Ia merasa sangat bingung atas kejadian ini.Lelaki tersebut pergi meninggalkannya begitu saja,dan sekarang ia mendapatkan Tiffany sedang menangis pada tempat duduknya.

“Yoong…kau begitu jahat terhadapku!!”teriak Tiffany keras yang membuat Yoona tersentak atas perkataan Tiffany.

“apa maksudmu Tiffany,aku tidak mengerti..”tanya Yoona.Ia begitu bingung dengan Tiffany.Mengapa secara tiba-tiba Tiffany dapat mengatakannya jahat,jika ia tidak berbuat apapun.

“waktu akan membongkar semuanya,Yoona”jawab Tiffany tajam,lalu pergi meninggalkan kedai makan tersebut.

“Hwang Miyoung..tunggu!!”teriak Yoona dengan kencang memanggil Tiffany yang telah menghilang dari hadapannya.

Ia hanya dapat terduduk lemas melihat kepergian Tiffany.Berbagai pertanyaan menghampiri pikirannya saat ini.Ucapan yang dilontarkan oleh Tiffany membuatnya bingung.

“apa maksud dari semua yang dikatakan olehnya?”pikir Yoona bingung,ia tidak tau harus berbuat apa.Ia akan mencoba bertanya langsung kepada Tiffany dengan jelas.

“Mungkin ini bukan waktu yang tepat…”pikirnya.

***

 

Coret-coretan pensil terus terlihat jelas pada sebuah lembar kertas putih.Tidak peduli dengan hasil jadi dari coretan-coretan tersebut,sang penggambar terus saja melanjutkan aktivitasnya tersebut.Mungkin dengan menggambar ia dapat menyalurka perasaanya saat ini.Meskipun coretan pensil tersebut tidak menghasilkan sebuah sketsa baju atau dress seperti yang biasanya ia buat.Ia cuku puas dengan hasilnya tersebut,meskipun kurang maksimal.

“sangjanim….”panggil Sulli.

“ne,waeyo sulli-ah?”tanyanya malas,ia terlalu fokus terhadap gambarnya saat ini.

“ada seseorang yang ingin bertemu denganmu..”ucap Sulli dengan sopan.

“baiklah suruh dia masuk…”balasku malas.

“baik,sajangnim..”

Tak beberapa lama masuklah seorang namja kedalam ruangan Yoona.Wajahnya terlihat sedikit kusut tidak berarturan.Kemeja dan juga jins miliknya kotor,seperti tidak pernah dibersihkan.

“Yoong…”ucap namja itu yang membuat Yoona langsung menatap namja tersebut dengan tajam.

“kau,untuk apa lagi kau menemuiku hah??belum cukup kau telah menyakitiku??”teriak Yoona keras kepada namja tersebut.Pikirannya kembali kacau saat melihat namja yang bernama Lee Donghae itu.

mianhae….”hanya itu kata yang dapat diucapkan oleh Donghae ketika mendengar teriakan Yoona.

“kau pikir kata maaf itu cukup??tanya Yoona dengan nada yang lebih keras.Ia ingin namja tersebut tau seberapa sakit dirinya ketika ditinggal oleh dirinya.

Donghae hanya terdiam mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Yoona.Setetes kristal bening jatuh dari pelupuk matanya.Ia tidak peduli bahwa ia dianggap rendah oleh Yoona,mantan kekasihnya yanng telah ia campakan karena ulah wanita licik,Jessica.

“jawab aku Lee Donghae,jangan jadi pengecut!!!”teriak Yoona lebih keras dari sebelumnya.Air mata telah mengalir dipipinya dengan deras.Sakit kembali ia rasakan ketika menatap lelaki tersebut ikut mengeluarkan seperti dirinya.

“mianhae…”hanya kata tersebut yang dapat keluar dari mulut pria tersebut.Suaranya seperti tertahan dan ia hanya dapat mengucapkan kata maaf kepada wanita itu.

“beribu-ribu maaf tidak dapat menghilangkan rasa sakit itu,kau mengerti!!”ucap Yoona dengan tajam.Ia sangat membenci namja tersebut namun ia juga masih mencintai namja itu.

“yoong,maafkan aku.Aku bodoh..sangat-sangat bodoh,ia telah menjebakku…”jelas Donghae kepada Yoona,berharap bahwa wanita tersebut dapat memaafkannya.

“aku tidak peduli,lebih baik kau pergi sekarang juga!!”ucap Yoona kepada Donghae.Ia tidak ingin lagi melihat wajah namja tersebut.Ia tidak ingin kembali merasakan kembali kesakitan yang telah membuatnya ingin berbuat konyol,mengakhiri hidupnya.

“tapi…”

jebal,tinggalkan aku..”ucap Yoona dengan nada memohon.

“maaf menganggumu,kuharap kau dapat memaafkanku…”ujar Donghae sebelum meninggalkan Yoona.

Menagis,mungkin hanya itu yang dapat dilakukannya setelah kepergian Donghae.Ia tidak peduli jika dianggap sebagai wanita rapuh,namun kenyataan juga dia adalah seorang wanita rapuh yang memerlukan kasih sayang dan perhatian,bukan kesakitan yang harus ia terima terus menerus.Perlahan-lahan ia mulai melelapkan matanya menuju alam mimpi,tempat yang mungkin dapat menjernihkan pikirannya dari semua masalah yang terus datang menimpa dirinya.

To Be Continue

Maaf jika ada typo dan jika cerita ini kurang dapat feel.Apakah ini sudah panjang??
Mian kalau ini terlalu lama,karena saya juga sibuk dengan tugas dan ulangan.Mungkin lanjutannya akan dipost lama,mengingat kenaikan kelas jadi jadwal ulangan menumpuk.Untuk sequel dari drabblenya mungkin tidak dapat diketik untuk sekarang,jadi silahkan menunggu.😀

Okeyy,Jangan lupa untuk RCL!!!jangan jadi Siders,karena saya sangat membenci Siders.Terima kasih untuk semua komen yang kalian berikan,entak itu berupa kritikan ataupun saran,saya pasti akan terima dengan baik apapun itu.

Echa eonni terima kasih telah mempublish ff ku ini#Gamsha😀 (sama2:) )

Annyeong….

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

148 Komentar

  1. Lophe2

     /  Mei 10, 2014

    donghae mlh bakik…trus fany mntanya Siwon…wH ntar gmn critanya nie

    Balas
  2. Syifa

     /  Mei 10, 2014

    Makin seru ceritanya

    Balas
  3. Yumi

     /  Mei 10, 2014

    👏👍

    Balas
  4. Anah sanggy sonelf

     /  Mei 10, 2014

    Seru . .
    Gmna nasib prshbtan yoona ma fanny?

    Balas
  5. ceritanya seru banget ini! Tiffany minta balikan, Donghae juga malah nongol padahal dia udh buat Yoona sakit hati </3

    Balas
  6. wulandari

     /  Mei 11, 2014

    Aku baru inget ternyata saya sudah baca,,,tp pa belum ya huh lupa eonnie,,,
    makin jeren di tunggu chapter berikutnya,,,syang lagi2 kependekan…

    Balas
  7. azzryia noer hayyati

     /  Mei 12, 2014

    Lho kok fanny eonni yg sahabatnya yoona ternyata dy mantan siwon terus nanti yoong gimana??? Lanjuut..

    Balas
  8. dede

     /  Mei 12, 2014

    oh ternyata fanny mantannya siwon!!semoga fanny cepet tau kesalah pahamanya sm yoona dan cepet baikan.aduh donghae knph km harus dtng lgh sangat menyebalkan.

    Balas
  9. Usie

     /  Mei 13, 2014

    Jd ribet tuh

    Balas
  10. Aulia Araby

     /  Mei 13, 2014

    Seru crta x …trnyta fany mntan wonppa ><

    Balas
  11. Ika Rahma

     /  Mei 13, 2014

    Tiffani cerita’a mau jd orang ke 3 nich,,

    Balas
  12. Mhey

     /  Mei 13, 2014

    Spertinya akn trjadi konflik.

    Jadi pnsaran sma klanjutannya.

    Balas
  13. YoonaForever

     /  Mei 14, 2014

    Wowwww

    Balas
  14. lin

     /  Mei 19, 2014

    So complicated eon..
    Hehehee

    Balas
  15. Any

     /  Mei 22, 2014

    ternyata tiffany mantannya siwon. aku suka orang ke 3nya tiffany. semangat baca…

    Balas
  16. ndashof

     /  Mei 29, 2014

    ternyata benar itu wonppa…🙂
    yoong eonni jangan nangis,hrus tetap smngat,kan msih ad wonppa🙂
    lanjutkan…

    Balas
  17. Ai juariah

     /  Oktober 13, 2014

    Wah…mkin seru az….lanjut author…knpa donghaecacak2an kya orang bangkrut az…

    Balas
  18. raratya19

     /  November 29, 2014

    Wah ini mah namanya cinta segi empat, orang yg di jodohin sama yoonwon belum tau ya eon? Semoga di ch selanjutnya lebih panjang dari ini

    Balas
  19. Im Nanda

     /  Januari 16, 2015

    OMG …. gimana selanjut ny y?? next chapt please

    Balas
  20. Nhiina

     /  Februari 10, 2015

    Aiss . . Buat apa dih haeppa mnemui yoong eonn . . apa blum puas oppa skitin yoong eonn ? ?

    Balas
  21. nasywa

     /  Februari 25, 2015

    Author d tunggu bingo ni chapter 3 nya..😣😣😌😒😱🙏👌✌

    Balas
  22. Apa yg terjadi sebenarnya… knapa donghae malah minta maaf apa berencana pengen balikan.. abis itj ternyata tiffany mantan siwon. Trus gmana kbar persahabatan mereka.?
    Dan hubungan yoonawon????

    Balas
  23. Di awal cerita sangat lucu, tpi kenapa di akhirnya ada yg aneh
    terutama dgn YW terhadap pasangan masing2,
    aku msh penasaran sebenarnya
    siapa yg akan di jodohkan keluarga IM dgn Yoona apakah itu wonppa?

    Balas
  24. Susi

     /  April 16, 2015

    Tuh kan bener dugaan ku kalo tiffany pacar nya siwon,,,

    Siwon berlebihan deh masa iya cuma karna kopi doang jas nya jadi rusak, bukannya masih bisa di cuci ya,
    Siwon sengaja tuh sekalian pengen bales dendam karna yoona pernah buat dia shok ,,😉

    Dan kenapa donghae harus lembali
    Kenapa dia datang lagi sih, datang di waktu yang tidak tepat,, saat yoona mau bertunangan dia kembali dan minta maaf seenak jidat aje, bikin kesseell…

    Balas
  25. Susi

     /  April 16, 2015

    Tukan bener tiffany mantan pacar siwon,, duh gimana entar sama hubungan fany dan yoona,, padahan yoona nya kan gatau apa-apa..

    Siwon berlebihan banget deh masa iya cuma karna kopi jas nya jadi rusak, kan masih bisa di cuci,,
    Siwon pasti sengaja sekalian bales yoona karna pwrnah bikin dia shok. .

    Dan kenapa donghae harus datang lagi sih, saat yoona udah mau tunangan dia malah datang lagi,, bikin kessel aja,,😠

    Setelah dia menyakiti dan membuat yoona menangis,, dia dengan seenak jidat nta minta maaaf dari yoona,, Ennak aja😡

    Balas
  26. nina

     /  Desember 22, 2015

    yaaa udh mulai ad konflik ni…

    Balas
  27. Dan mulai permslhannya. Haaaa jd gak sabar nunggu yg happy2. Hehe…..

    Balas
  28. Wahhh makin seru ceritanyaaa

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: