[OS] In This an Affair?

Cover OS Affair

Author                         : misskangen

Length                         : One Shot

Genre                          : Romance

Rating                         : G

Main Cast                    : Im Yoona

Support Cast               : Seo Joo Hyun, Cho Kyuhyun, Choi Siwon

Disclaimer                   : Cerita ini fiksi dan hanya karangan semata. Terinspirasi dari banyak cerita drama atau sinetron di televisi ^^. Cast nya meminjam nama idol Korea.

Ga tahu deh mau kasih pengantar apa, yang jelas FF ini dibuat saat aku sedang menggalau di kantor. Bukannya mempersiapkan diri untuk seleksi dengan belajar, malah mengerjakan hal-hal aneh semacam membuat fanfiction asal jadi dan plot berantakan seperti ini. Tapi setidaknya dengan adanya hasil FF ini, mengurangi sedikit rasa cemas dan bosan di saat-saat yang tidak tepat *halaaahhhh*

Selamat membaca…..

-is this an affair?-

“Jadi kau benar-benar sudah putus dengan Kyuhyun?” tanya Yoona pada adiknya yang sedang berbaring di ranjang dan membenamkan wajahnya di bantal. Seohyun langsung menoleh pada Yoona, menatap kakaknya yang duduk di tepi ranjang dengan ekspresi tak meyakinkan, “Nan molla…”

Yoona menghela napas, keningnya berkerut karena bingung. “Kenapa kau bisa tidak tahu? Lantas bagaimana hubunganmu dengan Yonghwa, aku lihat dia sering kali mengunjungimu. Aku pikir kau menyukainya. Dan yang aku tangkap sepertinya dia menyukaimu..”
“Ah, Eonni… justru Yonghwa yang sudah membuat hubunganku dengan Kyuhyun jadi rumit. Kemarin kami sempat memutuskan berpisah, walau kami berdua juga tidak yakin. Kyuhyun Oppa pergi begitu saja. Jadi mau tidak mau hubungan kami sekarang tak jelas!” sanggah Seohyun memotong kata-kata Yoona.

Yoona kembali menghela napas panjang. Ia tahu persis bagaimana kedua karakter orang yang sedang dibicarakan. Kyuhyun dan Seohyun sama keras kepalanya, dan sulit sekali membuat keduanya mau mendengar nasehat orang lain. Seohyun adalah adik semata wayangnya. Walaupun mereka sering bertengkar karena hal sepele, tetapi satu sama lain sadar betul bahwa mereka saling menyayangi. Sedangkan Kyuhyun adalah pria yang menjadi bagian masa lalunya. Kyuhyun adalah mantan kekasih Yoona sewaktu SMA hingga tahun pertama kuliah. Namun pada akhirnya mereka memutuskan untuk bersahabat dan Kyuhyun tak lama kemudian malah berpacaran dengan Seohyun. Yoona sendiri tak pernah mempermasalahkan hal itu, karena ia sangat paham bahwa seseorang tak bisa memaksakan perasaan orang lain, atau mencegahnya jatuh cinta pada orang lain.

Yoona yang tadinya berniat bercerita pada Seohyun tentang masalahnya, akhirnya mengurungkan niatnya melihat mood Seohyun yang sedang buruk.

-is this an affair?-

Yoona berpikir keras bagaimana ia bisa menemukan solusi tepat untuk masalahnya. Yoona masih pusing mencari model pria yang tepat untuk melakukan pemotretan sebagai bagian dari promosi rancangan terbaru yang akan dirilis oleh fashion house tempatnya bekerja. Sebagai manager marketing, ia selalu ikut turun tangan mengurus keperluan promosi brand terbaru hingga sang general manager memintanya mengambil alih sepenuhnya untuk proyek masterpiece tersebut. Yoona masih bingung menentukan model pria dengan wajah yang tidak begitu manly tapi mempunyai karisma yang dapat membangkitkan ‘feel’ dari rancangan terbaru designer itu.

Terus-terusan memikirkan hal itu membuat Yoona sakit kepala. Tiba-tiba saja ide untuk menemui sang kekasih datang begitu saja. Yoona memang merindukan pria yang sudah 3 tahun ini memenuhi relung hatinya. Memang sudah lebih dari seminggu Yoona tidak bertemu dengan kekasihnya itu. Choi Siwon, seorang eksekutif muda yang sedang bersemangat mengembangkan karirnya di dunia bisnis adalah pria yang paling mendekati kata sempurna. Bagi Yoona, pria itu adalah sosok penyayang dan sangat perhatian padanya. Walaupun pria itu bukan type orang yang gemar mengumbar kata cinta, tapi dia selalu menunjukkannya lewat caranya memperlakukan Yoona.

“Oppa… aku merindukanmu,” Yoona langsung memeluk Siwon begitu mereka bertemu. Yoona sengaja datang ke kantor Siwon dan begitu saja menerobos pintu ruangan yang bertuliskan ‘General Manager’ itu. Siwon membalas pelukan Yoona, “Ne.. aku juga merindukanmu.”

“Oppa, aku bingung sekali dengan masalahku. Aku belum bisa menemukan solusi,” Yoona langsung menghujani Siwon dengan keluhannya. Siwon melempar pandangannya pada Yoona, wajah pria itu terlihat tidak bersemangat dengan keluhan kekasihya. “Berusahalah lebih keras, jagiya. Kau pasti bisa menyelesaikannya.” Jawab Siwon cuek. Yoona membulatkan matanya, tak percaya tiba-tiba pacarnya bersikap seperti itu.

“Oppa, kenapa kau hanya bicara seperti itu,” Yoona memasang muka cemberut dan dibalas dengan Siwon yang memutar bola matanya. “Begini saja, berhubung aku sedang stres bagaimana kalau Oppa temani aku mencari hiburan. Kita jalan-jalan ya.. ayolah, sudah lebih dari seminggu kita tidak bertemu dan terakhir kali kita berkencan aku juga sudah lupa..” Yoona bergelayut manja di lengan Siwon, mencoba merayu pria itu.

“Tidak bisa, jagiya… ini masih jam kerja. Dan aku akan sibuk sampai akhir pekan,” sesal Siwon pada Yoona. “Bagaimana kalau malam ini kita dinner bersama? Setelah itu kita nonton dan…”

“Tidak bisa, Yoong!” kata Siwon dengan nada tinggi. “Ish, apa tidak cukup seminggu kau berada di luar negeri. Masa sehari saja kau tidak bisa bersamaku? Oppa seperti bekerja 7 x 24 jam, entah kapan ada waktu untukku. Ayolah Oppa… jebal!” Yoona menangkupkan tangannya, memohon pada Siwon.

“Yoona.. dengarkan aku! Aku memang mencintaimu. Tapi hidupku bukan hanya tentangmu, aku juga punya duniaku sendiri. Aku juga ingin menikmati dan mengembangkan duniaku itu. Aku punya obsesi dan cita-cita. Ada kalanya aku harus mengejar mimpi itu tanpa dirimu. Aku harap kau bisa mengerti, aku tidak mau semua pengorbananku berakhir sia-sia begitu saja,” terang Siwon masih dengan nada tinggi. Yoona terkejut dengan semua kalimat yang diucapkan Siwon. Wajahnya kini berubah masam, semakin ditekuk hingga raut cemberut itu makin keras tergambar disana.

“Ya sudah kalau begitu! Oppa kan tidak perlu marah-marah. Kalau memang tidak bisa aku juga tidak akan memaksa. Saat ini Oppa memang sedang sibuk dan tidak bisa diajak bicara. Kalau begitu aku pulang saja!” balas Yoona sedikit emosi, dan beranjak meninggalkan Siwon di ruangannya. Siwon menghela napas berat, paham betul bahwa kekasihnya itu pasti sedang kesal sekali jadi ia tak berniat menyusul atau merayunya.

-is this an affair?

“Arrrggghhh…” Yoona menumpahkan kekesalannya dengan menghentak-hentakkan kakinya di tanah. Yoona memutuskan tidak kembali ke kantornya dan malah pergi ke taman kota. “Kenapa semua orang sulit sekali sih diajak berbicara! Mulai dari Seohyun sampai Siwon Oppa juga!!” teriak Yoona kesal sambil menendang kaleng minuman yang telah habis dari tangannya.

“Auwww!!” suara mengaduh dari seorang pria membuat Yoona kaget. Ia mencari asal suara itu di sekitarnya. Ia melihat seorang pria sedang duduk di bangku taman sambil mengelus kepalanya sendiri yang terkena kaleng ajaib milik Yoona. “Kyuhyun Oppa?? Apa yang kau lakukan disini??”

“Yang jelas aku sedang tidak berusaha mencelakai orang lain dengan sembarang membuang kaleng di tempat umum!!” protes Kyuhyun pada Yoona.. Kyuhyun memperhatikan ekspresi manyun Yoona, mengerutkan dahinya, “Kenapa wajahmu ditekuk dua belas begitu? Kau pasti sedang kesal..” Yoona menghempaskan tubuhnya duduk di sebelah Kyuhyun.

“Ya, aku sedang kesaaaalllll… sekali. Bayangkan saja tidak ada seorangpun yang bisa kuharapkan bisa dijadikan tempat berbagi masalah. Tidak ada yang berusaha mengerti aku! Semuanya terkesan kalau masalah itu adalah masalahku sendiri dan harus aku yang menyelesaikannya tanpa bantuan orang lain.”

“Berarti kita sama!” sahut Kyuhyun membuat Yoona memandangnya aneh. “ Kau dan aku sedang dirundung masalah yang serupa, tidak ada orang yang mengerti kita. Bagaimana kalau kita mencoba menghibur diri sendiri saja?” usul Kyuhyun. “caranya??” tanya Yoona tak yakin.

“Lihat itu, bagaimana kalau kita main basket? Sudah lama sekali kita tidak bermain bersama. Kita taruhan saja, yang kalah harus mentraktir yang menang!” Yoona mencibir dan memandang Kyuhyun sambil menyipitkan matanya.

“Oppa, sudah jelas pemenangnya. Kau kan gemar bermain basket dan lihatlah aku sedang memakai high heels! Kau memanfaatkan aku kan??” Kyuhyun tergelak dengan keluhan Yoona. “Wah… jadi si rusa pemberani sudah berubah menjadi rusa penakut? Ckckck, kenapa kau jadi sok anggun begitu, Na-ya??”

“Sok anggun?? Yak!! Jangan sembarangan, aku bukan penakut atau sok anggun. Baiklah, ayo kita bertanding… tidak boleh mengalah atau bermain curang ya..” Kyuhyun berhasil memprovokasi Yoona. Akhirnya mereka berdua bertanding basket. Kedua orang itu terlihat timpang. Si pria bermain dengan mudah sedangkan si wanita bermain dengan susah payah namun tetap berusaha sebaik mungkin melawan si pria. Mereka berdua tertawa gembira, melupakan sejenak masalah yang ada dalam pikiran mereka.

-is this an affair?-

Yoona dan Kyuhyun masih saja tertawa-tawa berdua, tidak mempedulikan tatapan beberapa pengunjung lainnya di restoran tempat mereka makan sekarang. Keduanya terlihat sangat akrab, saling bertukar canda atau melemparkan guyonan. Hal yang dulu sering mereka lakukan ketika masih menjadi sepasang kekasih. Tapi kini kondisinya sudah berbeda, mereka tak lagi dalam hubungan itu.

“Kalau begini kan asyik, kau dan aku sama-sama senang dan kenyang,” celetuk Kyuhyun saat makanannya telah habis. “Tentu saja kau senang, makan gratis…” sindir Yoona dan membuat Kyuhyun terkikik. “Yaaahhh Na-ya, lain kali gantian aku akan mentraktirmu!”

“tapi aku akui, kau itu hebat Na-ya.. walaupun memakai sepatu hak tinggi kau bisa sedikit mengimbangi permainanku..” pujian Kyuhyun tak membuat Yoona tergoda, ia malah mencibir. “Makanya lain kali kau harus sering-sering mengajari Seohyun main basket, siapa tahu kalian bisa jadi pasangan yang hebat,” canda Yoona.

“Ah, Seohyun memang tidak begitu bisa olah raga. Dia kan memang gadis yang anggun, tidak sepertimu.. gadis jadi-jadian.” Kyuhyun mendapatkan satu cubitan di lengannya. “Enak saja kau menyebutku gadis jadi-jadian. Kau sudah bosan hidup, Oppa?” Mereka tak henti-hentinya bercanda dan tertawa sampai akhirnya Yoona memekik dan hampir berteriak.

“Aku menemukannya!! Aku menemukan solusi masalahku!!”

“Hah? Kenapa tiba-tiba sekali, memangnya apa masalahmu?” Kyuhyun memandang Yoona heran, sedangkan Yoona tersenyum bersemangat.

“Oppa, kau mau tidak jadi model untuk perusahaanku? Kriteriamu cocok sekali dengan yang aku cari. Berwajah tidak begitu manly tapi berkarisma! Kenapa aku baru menyadarinya yaa??”

“Apa? Menjadi model? Berwajah tak manly tapi berkarisma?? Itu memang aku sekali…” Kyuhyun begitu percaya diri dengan kata-katanya sambil sok membetulkan kerah kemejanya.

“jadi kau mau tidak, Oppa? Aku mohon mau yaaa…” Yoona sengaja ber-aegyo agar Kyuhyun bersedia menerima tawarannya. Kyuhyun tampak berpikir, sengaja memperlama waktu agar Yoona terlihat was-was sampai akhirnya ia mengangguk dan tersenyum.

“Baiklah, aku rasa jadi model tidak buruk. Aku akan menyesuaikan dengan jadwal pekerjaanku, Na-ya. Kalau bukan kau yang memintanya aku tidak akan mau sembarangan memperlihatkan wajah tampanku di depan umum!”

Tanpa sadar Yoona berdiri dari kursinya dan menghambur memeluk Kyuhyun. “Oppa, gomawo…” teriak Yoona senang.

-is this an affair?-

“Oppa, kau tidak masuk dulu?” tanya Yoona saat Kyuhyun mengantarnya sampai depan rumah. Kyuhyun menggeleng lemah. “Sebaiknya jangan sekarang, aku masih canggung bertemu dengan Seohyun,”

“Oh, aku mengerti. Kalau begitu aku akan menghubungimu lagi untuk kelanjutan bisnis kita, hehehe… Bye, Oppa..” Yoona melambaikan tangannya dan berjalan masuk ke dalam rumah.

Yoona masih sering tersenyum riang ketika berada di dalam rumah. Ia mendapati Seohyun duduk di sofa ruang tamu, sedang memperhatikannya dengan raut wajah heran. “Kelihatannya kau senang sekali Eonni. Barusan kau pergi dengan siapa, Siwon Oppa?”

“Ani, Siwon Oppa terlalu sibuk hanya untuk menemaniku bermain. Aku tadi pergi dengan Kyuhyun Oppa. Syukurlah dia bisa memberiku solusi untuk masalahku…” kata Yoona sumringah. Tapi Seohyun malah manyun, dia tidak menyukai situasi bahwa kakaknya baru saja pergi bersama Kyuhyun, yang notabene adalah mantan kekasih Yoona sendiri.

“Apa hubunganmu dengan Kyuhyun Oppa, Eonni? Kelihatannya kalian asyik sekali sampai pulang saja kau masih tersenyum.” Seohyun kentara sekali sedang cemburu. “Kalau kau cemburu karena aku pergi dengannya kau salah besar, Seohyunnie… Aku tidak ada hubungan apa-apa dengan Kyuhyun Oppa. Dia sudah aku anggap seperti kakak.” Terang Yoona gamblang, tapi Seohyun masih merasa tak nyaman dengan itu.

Setelah hari itu, Yoona dan Kyuhyun terlihat semakin akrab dan sering pergi bersama. Setelah proses penerimaan Kyuhyun menjadi model di perusahaan Yoona, otomatis keduanya lebih sering bertemu dibanding sebelumnya. Keduanya membuat orang-orang disekitar mereka mengira bahwa mereka pasangan kekasih, tapi Yoona menjelaskan kalo mereka hanya sahabat dekat.

Siwon jarang bertemu dengan Yoona, bahkan selama beberapa hari mereka tak bertemu atau bertegur sapa melalui ponsel sekalipun. Sepertinya Yoona juga melupakan kerinduannya pada Siwon. Bukan karena sengaja tidak ingin memikirkan pria itu, tapi ia paham dengan kesibukannya dan kesibukan kekasihnya. Jadi Yoona tidak ingin mengganggu pacarnya untuk sementara waktu.

Seohyun yang sering melihat keakraban yang ditunjukkan keduanya justru semakin merasa gerah. Dia tidak terima kedekatan kakaknya dengan Kyuhyun. Seohyun sama sekali tak menghiraukan penjelasan kakaknya dan malah berpikir kakaknya ada ‘sesuatu’ dengan Kyuhyun yang sedang disembunyikan darinya dan dari Siwon.

-is this an affair?-

“Oppa, sebaiknya mengaku saja ada hubungan apa dengan Eonni ku? Apa kalian kembali bersama lagi?” tanya Seohyun begitu melihat Kyuhyun sampai di depan pintu rumahnya. Kyuhyun mengerutkan dahinya, lalu membuang muka seolah ingin mengabaikan Seohyun. Gadis itu menarik lengan Kyuhyun, hingga pria itu memandangnya. “Aku benarkan, Oppa? Ch, kau tega sekali berbuat seperti itu. Aku tahu hubungan kita masih tidak jelas, tapi bukan berarti kau bisa seenaknya berselingkuh dengan Eonni. Kau tahu kan kalau kakakku sudah punya kekasih?”

“Ayolah, Seohyunnie.. aku tidak ada hubungan apa-apa dengan Yoona. Aku kenal dengan kekasih Yoona, Siwon itu temanku. Mana mungkin aku mencoba menusuknya dari belakang. Kau saja yang berlebihan.” Jawab Kyuhyun ketus. Seohyun memandangnya dengan tatapan tak percaya.

“Aku masih belum bisa percaya ataupun menerima penjelasanmu. Aku perlu bukti!” tukas Seohyun sebal. “Terserahmulah… tadinya aku datang kesini untuk menemuimu, mengajakmu makan siang dan memperbaiki hubungan kita. Nyatanya kau malah membuat moodku memburuk.” Sahut Kyuhyun dengan nada tinggi.

Tak berapa lama, sebuah mobil Audi silver berhenti di depan rumah. Seohyun terseyum licik ketika menyadari siapa yang datang. Seohyun kemudian memandang Kyuhyun, dan pria itu menoleh pada seseorang yang datang.

“Annyeong, Seohyunnie… apa Yoona ada di dalam?” tanya Siwon begitu keluar dari mobilnya. “Anio, Eonni ku masih pergi ke swalayan, mungkin sebentar lagi kembali. Masuklah Oppa, silahkan menunggu di dalam,” tawar Seohyun pada Siwon, tapi pria itu malah memiliki pandangan lain pada keduanya.

“Oh, Siwon-ssi… lama tak bertemu. Kelihatannya kau sibuk sekali dengan pekerjaanmu belakangan ini.” sapa Kyuhyun kaku, Siwon tersenyum dan berjalan mendekati Kyuhyun. “Begitulah, aku memang terlalu sibuk hingga sulit sekali mencari waktu untuk pacarku sendiri. Karena itu aku datang kesini, aku ingin merayu gadisku yang sudah merajuk berhari-hari, bahkan menelepon saja ia tidak mau.”

“Benarkah begitu Oppa? Wah kelewatan sekali Eonni ku itu ya.. Kau harus hati-hati, Oppa. Kau tidak boleh lengah, siapa tahu ada yang mencoba curi kesempatan saat kau sedang renggang dengan Eonni.” Kata tajam Seohyun membuat telinga Kyuhyun panas, Kyuhyun membalas lirikan Seohyun dengan tatapan mematikan.

“Apa maksudmu, Seohyunnie? Aku tidak mengerti…” tanya Siwon penasaran.

“Siwon-ssi, Seohyun mengira aku berselingkuh dengan Yoona. Aku dan Yoona hanya sedang bekerja sama untuk satu proyek di perusahaannya, oleh karena itu aku sering bertemu Yoona. Tapi gadis di depan kita ini tidak percaya dan malah menuduhku sembarangan.” Timpal Kyuhyun mendahului Seohyun karena merasa kesal dituduh hal yang tidak benar.

Siwon tertawa… pria itu tergelak mendengar cerita Kyuhyun, “Benarkah begitu? Ya ampun, Seohyun seperti tak mengenal kakaknya sendiri. Aku tahu seperti apa Yoona dengan baik. Walaupun ia marah padaku, tapi aku yakin ia tidak akan mengkhianatiku. Ia mencintaiku dan aku juga sangat mencintainya. Jadi tuduhanmu tak beralasan..”

“Terserah kalian saja lah… Aku masuk dulu!!” pekik Seohyun kesal karena merasa kalah dihadapan kedua pria itu.

-is this an affair?-

Yoona terbangun di tengah malam dengan keringat membasahi tubuhnya. Yoona mencoba mengatur napasnya. Ia mengambil segelas air putih dan meminumnya untuk mengurangi ketegangan. Baru saja ia bermimpi buruk. Dalam mimpi itu ia berada di antara dua pria yang sangat dikenalnya. Pria yang satu adalah seseorang yang ia cintai dan berstatus sebagai kekasihnya dan yang satu lagi adalah pria yang pernah menjadi kekasihnya namun kini hanyalah sahabatnya.

Mimpi seperti nyata baginya, Siwon dan Seohyun menuduhnya berselingkuh dengan Kyuhyun. Yoona menganggap protes keduanya hanya angin lalu dan memilih menjalani hidup dengan Kyuhyun tanpa memikirkan perasaan keduanya. Tak lama ia mendapati Siwon pergi jauh meninggalkannya ke luar negeri sedangkan Seohyun bunuh diri di depan matanya dengan loncat dari gedung bertingkat sebab merasa dikhianati oleh kakaknya sendiri.

Yoona memukul-mukul pipinya, berharap tak lagi mengingat mimpi itu. “Ini semua karena salah paham, tidak seharusnya Seohyun berpikir seperti itu…”  kata Yoona pada dirinya sendiri. Yoona terngiang-ngiang perkataan Kyuhyun kemarin sore sampai terbawa mimpi malam ini. Kyuhyun diam-diam memberitahu Yoona bahwa Seohyun mencurigai mereka sedang berselingkuh. Yoona awalnya tak percaya adiknya akan beranggapan seburuk itu, tapi ia mencoba mengerti dengan kegalauan Seohyun karena hubungannya dengan Kyuhyun yang masih gantung.

Sore hari berikutnya, Yoona dengan begitu bersemangat pergi ke apartemen milik Choi Siwon. Pria itu memang tinggal sendirian disana karena keluarganya tinggal di Jepang. Hanya ada seorang asisten rumah tangga yang setiap hari datang untuk membersihkan apartemennya. Yoona datang kesana dengan membawa beragam barang mulai dari bahan makanan hingga benda-benda sepele lainnya.

Beberapa hari yang lalu ia dan Siwon berjanji untuk makan malam bersama, tapi Yoona meminta dia sendiri yang memasak. Jadi mereka sepakat makan malam di apartemen milik Siwon. Yoona membuka pintu dengan password yang telah diketahui bersama. Apartemen itu sangat rapi, tidak kentara bila hanya ada seorang pria lajang yang tinggal disana.

Yoona mempersiapkan segalanya dengan baik, mulai dari memasak hingga menata meja yang akan mereka gunakan untuk makan malam. Sebentar lagi Siwon akan pulang dari kantor. Pria itu tetap sibuk walaupun weekend. Siwon berusaha keras meluangkan waktu untuk kekasihnya, apalagi setelah dua minggu sama sekali tak berhubungan membuatnya khawatir hubungannya semakin memburuk.

Saat Siwon tiba di apartemennya, Yoona bergegas membukakan pintu. Ia menyambut Siwon dengan senyuman hangat. Siwon mendekapnya singkat dan mengecup keningnya. “I miss you, baby” ucap Siwon pelan di telinga Yoona. Gadis itu menatapnya takjub, melihat perlakuan romantis pacarnya. Padahal selama ini Siwon jarang sekali berkata-kata manis seperti itu. “Miss you, too” ungkap Yoona singkat dan sedikit terkesiap mendapat satu kecupan lain di bibirnya.

“Oppa, malam ini aku masak banyak makanan. Aku juga membeli bermacam-macam cake. Entah kenapa hari ini aku ingin makan banyak,” cerocos Yoona sambil menarik lengan Siwon menuju meja makan. “Wah… kita makan besar. Tapi apa kita bisa menghabiskan semua ini?” tanya Siwon ketika melihat semua hidangan di atas meja.

“Pasti bisa. Setelah makan kita tidak usah kemana-mana. Kita disini saja menonton film, aku sudah bawa beberapa film-film terbaru mulai dari horor, komedi, romance… kita bisa tonton semuanya sambil minum wine, jadi kita bisa…” kata-kata Yoona terhenti saat ia melihat pandangan tak biasa dari Siwon kepadanya.

“Apa yang sudah terjadi? Tidak biasanya kau seperti ini? Menyiapkan makanan dan hal-hal romantis lainnya, Yoong?” Yoona terdiam, tak mengerti maksud Siwon. “Apa maksudmu, Oppa?” tanya Yoona pelan.

“Apa kau menyembunyikan sesuatu dariku dan melakukan semua ini untuk menutupinya? Apa kau berselingkuh di belakangku, Yoong?” Yoona kaget, menganga tak percaya dengan tuduhan Siwon. Yoona terdiam, tak mampu mengeluarkan sepatah katapun untuk membela diri, padahal tuduhan itu sama sekali tidak benar. Tiba-tiba mimpinya kemarin malam terputar ulang di kepalanya, membuatnya tiba-tiba dihinggapi rasa takut. Dia masih memandang Siwon dengan tatapan bingung. Yoona seperti orang linglung yang tidak tahu mau berbuat apa.

“Hahaha…..” tiba-tiba Siwon tertawa keras membuatnya makin bingung tidak karuan.

Jagiya… kenapa wajahmu jadi pucat begitu? Aku hanya bercanda, Sayang. Kau tidak perlu berlebihan seperti itu.” Kata Siwon begitu enteng.

“kau tega sekali berbuat seperti itu, Oppa. Tega sekali kau menuduhku seperti itu. Aku sangat mencintaimu, mana mungkin aku berselingkuh…” Yoona mulai tersedu, sudah tidak kuat menahan tangisannya. Yoona membalikkan tubuhnya membelakangi Siwon, ia menundukkan kepalanya. Bahunya terlihat naik turun, Yoona pasti sedang menangis walaupun tidak ada suara yang terdengar darinya.

Siwon menggaruk kepalanya yang tak gatal, menyadari kalau candaannya sudah kelewatan. Padahal ia awalnya hanya ingin menggoda Yoona, tapi sepertinya sang kekasih sedang sensitif hingga mudah sekali marah dan menangis.

Siwon memeluk Yoona dari belakang. Meletakkan dagunya di bahu gadis itu. “Jagiya,mianhae… Aku sama sekali tak berniat menuduhmu seperti itu. Aku seratus persen sedang bercanda, Sayang. Aku tidak mengira kalau reaksimu akan seperti ini. Jangan menangis lagi ne… kau adalah satu-satunya wanita yang ada dalam hatiku, yang paling aku cintai di dunia ini.” segala bujuk rayu Siwon seakan tak mempan karena Yoona tak juga menghentikan tangisannya.

Akhirnya Siwon menyerah dengan usahanya. Kini ia memutuskan melakukan usaha terakhir, bila ini gagal juga ia tak tahu lagi harus bagaimana. Siwon mengambil sesuatu dari saku jasnya, sebuah kotak segi empat berbahan beledu berwarna biru. Ia sengaja membukanya di depan wajah Yoona yang masih tertunduk.

Jagiya… lihatlah, aku punya sesuatu untukmu. Angkatlah kepalamu…” Yoona mengikuti instruksi Siwon, tangisannya seketika berhenti. Matanya yang tadinya dibanjiri air mata kini berbinar melihat sebuah benda kecil di dalam kotak itu. Sebuah cincin emas putih dengan satu mata berlian diatasnya, simpel tapi indah. “Will you marry me, my sweetheart?” kata Siwon lembut di telinga Yoona sambil mengeratkan pelukan tangan kirinya yang melingkar di bahu Yoona.

Yoona mencoba melepaskan pelukan tangan Siwon di bahunya, dan berbalik menghadapnya. Matanya yang masih basah karena air mata kini menatap intens jauh ke dalam manik mata Siwon. Yoona tersenyum manis dan menganggukkan kepalanya, “Yes, I will…”  Keduanya tersenyum lebar, senyuman bahagia karena sebentar lagi keduanya akan bersatu dalam ikatan suci, yang disebut pernikahan. Mereka hanyut dalam pelukan hangat dan menikmati malam bersama dalam kegembiraan yang sulit digambarkan.

-is this an affair?-

“Seohyunnie… bangunlah!! Lekas temui Kyuhyun Oppa di bawah…” panggil Yoona pada adiknya yang maish betah tiduran di ranjangnya. Gadis itu sengaja menghindari pria yang namanya baru disebut oleh kakaknya barusan.

“Eonni, aku tak mau bertemu dengannya. Sebaiknya kau saja yang temui dia, kau kan sangat dekat dengannya…” jawab Seohyun dengan nada malas.

“Hei, kalau kau masih mencintainya cepat temui dia, atau kau akan menyesal. Teruslah dalam kecemburuanmu dan tuduhanmu padaku yang berselingkuh dengannya. Kau sungguh mengecewakanku.” Gerutuan Yoona membuat Seohyun mendongak padanya.

“Kau tahu soal itu, Eonni?” Yoona mengangguk pasti, “Katakan padaku kalau semua itu tidak benar, Eonni?” pinta Seohyun dengan puppy eyes nya. Yoona menghela napas panjang, masih tak percaya dengan tingkah adiknya.

“kau lihat ini…” kata Yoona sambil mengangkat tangan kanannya ke depan wajah Seohyun.

“Cincin itu…” Seohyun menatap takjub pada kakaknya seolah telah mengeluarkan pemikirannya pada Yoona. “Omo! Eonni… jadi Siwon Oppa sudah melamarmu?” pekik Seohyun gembira. Yoona mengangguk mantap dan tersenyum lebar. “Ne… aku akan segera menikah dengannya, tentunya dengan Siwon Oppa. Bukan dengan namjamu yang ada di bawah sana! Jadi kecemburuan dan tuduhanmu itu tidak terbukti, Sayang!!”

Seohyun mengerucutkan bibirnya, “Mianhae Eonni, sudah menuduhmu yang bukan-bukan. Aku memang adik yang buruk. Tapi, aku ucapkan selamat untuk pertunanganmu!!” Seohyun menghambur ke pelukan Yoona, dan tertawa riang dalam pelukan kakaknya itu.

“Sekarang sebaiknya kau temui dia, selesaikan masalahmu. Aku tidak mau ikut pusing lagi dengan masalah kalian,” perintah Yoona dengan nada galak yang dibuat-buat.

“Siap bos!!” teriak Seohyun, lalu gadis itu pun lari keluar dari kamarnya untuk menemui pria yang telah dituduhnya berselingkuh dengan kakaknya sendiri. Ia yakin pria itu akan dengan senang hati menerimanya kembali dan berjanji untuk memperbaiki kesalahannya sendiri pada pria itu.

So, is this an affair?

Of course not!! This is not an affair. Just a total misunderstanding!!!

 

FIN

Begitulah cerita FF nya kawan-kawan!! Ide datang begitu saja dan diketik asal saja, yang penting jadi. Membuatnya hanya tempo beberapa jam saja untuk membunuh rasa bosan, galau, dan pengen cepat-cepat pulang dari kantor (akut banget nih kayaknya….)

Mianhae, kalau ceritanya ga bagus, tidak sesuai harapan, atau mungkin readers mengharap YoonWon momennya yang banyak…. Tapi sekali lagi cerita ini asal jadi, sooo… hanya segini yang bisa dituangkan dari ide pikiranku. And please… jangan ditanya dulu soal FF yang lain. Masa hiatus sudah hampir selesai… doakan saja yang terbaik bagiku untuk weekend ini yaa, semoga semua harapanku terkabul. Amiiiinnnn…..

NB: Terima kasih yang sebanyak-banyaknya untuk Echa… lagi-lagi aku mengganggumu dengan FF ku. Alasan hiatusku sebenarnya ga masuk akal, tidak berjalan sesuai rencana. Yang pasti thanks banget lah untuk waktu yang sudah dirimu luangkan untuk posting FF ini…. (sama2 *hug)

Tinggalkan komentar

83 Komentar

  1. yoonaddict

     /  April 7, 2013

    wuahh daebak ceritanya,,
    tpi yw momentnya kurang,,
    ditunggu krya lainnya y..

    Balas
  2. bagus banget ff osnya
    like3🙂

    So sweet banget siwon oppanya walau awalnya agak kasar sih tapi suka banget hehehe😉

    Balas
  3. bagus banget ff osnya
    like3🙂

    So sweet banget siwon oppanya walau awalnya agak kasar sih tapi suka banget hehehe😉
    pokoknya ffnya bagus deh🙂

    Balas
  4. Keren Thor…. smpet was was aku tkt Wonppa slah paham… ^^
    Ditunggu FF yg lainny ya.. gomawo🙂

    Balas
  5. Rima Asri R

     /  April 8, 2013

    keren..pada salah paham gtu,haha…suka banget pas siwon oppa ngelamar yoona eonnie,sweeett..good job🙂

    Balas
  6. triyoona_im

     /  April 8, 2013

    keren thor.. so sweet bgt..

    Balas
  7. Sequel, seru nich ceritanya ..🙂

    Balas
  8. wulandariyang

     /  April 9, 2013

    bgus bnget os nx…q kira nanti beneran lama2 yoona sma kyuhyun selingkuh,tpi ternyata ngga..syukur lah…

    Balas
  9. keren eonni os nya..
    wonppa so sweet banget pas ngelamar yoong eonni🙂

    Balas
  10. waaaaaahhh, so this is just misunderstanding🙂

    Balas
  11. Hahaha🙂
    keren unN~
    YOONWON jang!!
    Dtunggu ff.u yg lain unN,FIGHTING🙂

    Balas
  12. han_yoonwon

     /  April 27, 2013

    kyaa seokyunya gimana tuch? Knpa gak dilanjutin? Tp keren. . .feelnya dpet.

    Balas
  13. fredina

     /  April 27, 2013

    bagus sekali ceritanya
    tapi yoonwonnya kurang

    Balas
  14. lia yoonwonited

     /  Mei 24, 2013

    bguss ffnya thorr
    daebak

    Balas
  15. miyoon

     /  Juni 30, 2013

    Daebakk..

    Balas
  16. arahajeng

     /  Agustus 4, 2013

    Waaaaaahhh, bagus oneshootnya!
    Kenapa gak dilanjutin sampai YoonWon nikah aja ya?
    Hehe😀
    Good Job eonni!
    Ditunggu karya lainnya & selanjutnya!🙂

    Balas
  17. choi PinkPink

     /  Agustus 12, 2013

    Siiippppoooo…aku sukaaa…
    *fuiiihhh..#lapkringet
    Tnyta yoona ga slingkuh..legaaa..hehehehehe

    Gomawo eon bwt ff-mhiburnya

    Balas
  18. lely

     /  Agustus 29, 2013

    kirain yoona selingkuh… hampir dech..

    Balas
  19. imaniarimoi

     /  September 5, 2013

    Udah deg2an aja ini hahaha

    Balas
  20. tia risjat

     /  November 30, 2013

    oh my god..
    setelah turun ranjang, kirain kyuhyun bakal naik ranjang lagi. tp ternyata tidak. fffiuhhh…syukurlah.
    (hey hey hey ya iyalah kan yoonwonited) hehe

    Balas
  21. ayu dian pratiwi

     /  Maret 4, 2014

    Afs sequel nya seru ni

    Balas
  22. Kereeenn walaupun g terlalu romantis, tp happy ending. I like it ….

    Balas
  23. Mia

     /  Juli 14, 2014

    Keren

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: