[FF] I Think I Love You (Chapter 6)

FF - I Think I Love You Ch 6

Title                 : I Think I Love You

Type               : Sequel

Chapter          : 6

Author            : Choi Youngmi

Twitter           :  https://twitter.com/EunHaeSiBum (@EunHaeSiBum)  

Rating             : PG 15

Genre             : Family, Romance, Friendship, … *tentukan sendiri*

Main Cast      :

  • Choi Siwon
  • Im YoonA

 

  Other Cast               : Park Eunjung        as          Park Eunjung

                                      Seo Joo Hyun           as         Im Seohyun

                                     Choi Sooyoung         as         Choi Sooyoung

                                    Andriani Jatri            as         Choi Young Mi

                                    Kwon Boa                  as         Kwon Boa

                                    Kwon Yuri                 as         Kwon Yuri

                                    Lee Sunkyu               as          Lee Sunny                   

 

 

 

Summary         : Dan akhirnya.. Aku pikir selama ini aku mencintaimu.

“Mwo? Dia datang?” Terlihat raut wajah terkejut diwajah cantik yeoja yang bermarga Kwon itu.

“nde, dia sekarang kurusan eomma. Ah.. aku ingin menelpon Siwon Oppa dulu. Aku yakin dia pasti senang” ujar Youngmi yang terlihat sangat senang dengan kehadiran Eunjung, ia pun mengambil Ponselnya dan memencet tombol 2, yaitu panggilan cepat untuk Siwon. Boa yang melihat itu langsung mengambil Ponsel Youngmi.

“Eomma, kenapa mengambil Ponselku?” protes Youngmi.

“Jangan beritahu Oppamu, Arraso!” titah Boa, yang membuat Youngmi mempout bibirnya.

“Wae?”

“Kau tak perlu tau, yang penting jangan beritahu Oppamu. Nanti Eomma yang memberitahunya” kata Boa, yang langsung memakai Parfum yang diberikan Kangta dari Paris untuknya saat hari Valentine.

“cieee, hadiah dari Appa dipakai ya eomma?”

“ck.. yeoja ini, sudah sana masuk kamarmu. Bukankah kau besok ke Makpo?”

Youngmi yang mendengar itu langsung mengusutkan wajahnya. Dan langsung keruang tamu menemui Eunjung. Eunjung tersenyum saat melihat Youngmi yang kini duduk disampingnya

“Kau masih dengan Youngju?” Tanya Eunjung yang membuat yeoja imut itu terlihat malu.

“Aku dan Youngju Oppa tak ada apa-apa. Just Friend”

“oo, aku pikir saat kau curhat 4 tahun yang lalu , kau menerima cintanya” Eunjung masih ingat bagaimana yeoja yang sering disebut paling imut disekolahannya itu menceritakan tentang Youngju sang kaka kelas menembaknya. Youngmi yang masih anak SD hanya menganggap itu adalah hanya rasa sayang dari seorang kaka ke adik.

“itu karena memang aku tak tau apa-apa, kalau aku curhat dengan Oppa dan Eonie aku pasti diejek” ujar Youngmi “Eonie, kemana selama ini? Selama tak ada eonie aku tak punya teman curhat” curahan hati Youngmi yang selalu ia bagi hanya untuk Eunjung. Namun, karena selama ini tak ada  Eunjung dia terkadang memendam perasaannya, namun terkadang ia juga sering curhat dengan Sooyoung, hanya saja curhatnya tak seintim dengan Eunjung

“Ada urusan yang sangat susah aku jelaskan” yeoja itu hanya tersenyum menjelaskan sesuatu yang memang sangat sulit untuk ia jelaskan pada anak yang berumur 14 tahun.

“ooo, eonie.. kau semakin kurus saja. Dan wajahmu sangat pucat” ujar Youngmi sambil memakan camilan yang sudah disediakan Hyobyung.

“Jinjja? Ah.. mungkin ini efek begadang semalam” jelasnya dengan nada suara yang lumayan bergetar karena gugup.

“Annyonghaseo Eommanim!” Eunjung langsung berdiri dan membungkukkan tubuhnya saat Boa datang menghampirinya dan Youngmi.

“Youngmi, kau masuk kamar. Eomma ada yang ingin eomma bicarakan pada Eunjung” kata Boa . Youngmi yang mendengar itu mengangguk. “eonie, aku masuk dulu ya.. nanti kita bicara lagi” Youngmi memeluk yeoja yang dihadapannya itu sekali lagi dan sekarang lumayan lama ‘Kenapa bau obat?’ pikir Youngmi saat memeluk Eunjung. “nde.. yang rajin ya belajarnya” Youngmi tersenyum dan masuk kamarnya.

“Sejak kapan kau disini?” Tanya Boa dengan nada yang sinis. Eunjung memahami itu karena itu memang salahnya meninggalkan Siwon tanpa sebab. Dan mungkin saja waktu itu Siwon sangat terpukul saat kehilangannya.

“ hm…. Aku baru hampir 2 minggu disini”

“oo.. untuk apa kau kesini? Bukankah sudah tak ada hubungan lagi antara kita”

“eommanim” Eunjung yang mendengar itu menahan air matanya.

“Aku bukan ibumu. Kau juga bukan anakku”

Youngmi yang berniat kedapur untuk mengambil cmilan menahan langkahnya saat mendengar Boa berteriak pada Eunjung.

“Mianhae eomma, aku tau aku salah. Tapi..”

“sudah tau salah kenapa dilakukan? Kau tau Siwon hampir bunuh diri karenamu. Dan dia sangat terpuruk waktu itu. Sedangkan kau.. ah.. lebih baik kau pulang . kalau kau tetap disini aku tak yakin kau baik-baik saja” Youngmi yang mendengar itu menutup mulutnya menahan serta menahan air mata yang kini hendak keluar dari matanya.

“Eommanim Mianhae” kali ini Eunjung menunduk dihadapan Boa, memegang kaki Boa.

“Heh, pergilah! Aku tak sudi ada wanita munafik dirumahku!” ujar Boa. Eunjung berusaha meminta maaf namun Boa tetap tak peduli.

“Pergi dari rumahku!!!” teriak Boa, Eunjung yang mendengar teriakan itu langsung berdiri dan tak lupa memberi hormat sebelum ia pergi dari hadapan Boa.

 

~

Yoona memasuki rumahnya dengan senyum yang cerah , Seohyun dan Jiwon yang melihat itu langsung menghampiri Yoona yang hendak memasuki kamarnya.

“Cieee!! Eonie!! Kencan dengan siapa?” goda Seohyun yang membuat Yoona menjadi malu.

“Kau kencan dengan siapa?” Tanya Jiwon .

“Aniy.. aku hanya jalan” jawab Yoona.

“namja tadi siapa?” Tanya Jiwon

“itu Sonsaengnimku eomma, dia wali kelasku” jawab Seohyun yang menyerobot.

“Mwo! Siwon itu? Choi Siwon? “ Tanya Jiwon memastikan

“nde, eomma ada kan waktu itu aku pulang dengan Kyuhyun. Waktu itu eonie pulang dengan Siwon Sonsaengnim” adu Seohyun saat mengingat dimana dia melihat Siwon memasangkan tali sepatu Yoona.

“Jinjja? Aigoo.. kau sudah punya teman kencan tak memberitahu eomma” kata Jiwon yang membuat pipi Yoona memerah.

“aigoo .. eomma pipinya merah” ujar Seohyun, sedangkan Yoona yang selalu digoda menginjak kaki Seohyun. Seohyun yang merasakan itu memekik kesakitan, dan beranjak ingin memukul Yoona. Namun, Yoona langsung masuk kamarnya. Sedangkan, Seohyun ditahan Jiwon.

“sudah, biarkan eoniemu istirahat!” ujar Jiwon, Seohyun yang mendengar itu hanya melemaskan lehernya.

~

Senyum Yoona masih merekah saat  memasuki Rumah Sakit yang ia tempati selama 2 bulan ini.

“Yoona!” teriak Hyoyeon yang membuat Yoona membalikan badannya.

“Wae?”

“Ada pasien . katanya dari Jungsoo euisangnim”

“Ah.. Jinjja? Mana dia. “ tanya Yoona, yang langsung mencari pasiennya itu.

“Dia disana!” ujar Hyoyeon menunjuk seorang yeoja yang berambut pendek, dengan baju warna merah dan memakai celana lepis

Yoona yang melihat yeoja itu langsung menghampirinya.

“Annyonghaseo!” sapa Yoona, Eunjnung yeoja tadi tersenyum saat melihat Yoona.

“nde, Annyonghaseo . Kau dr. Im Yoona?” Tanya Eunjung.

“Mwo?! Hahaa..  aku hampir jadi dokter. Kau ya yang menelponku tadi malam” jawab Yoona. Eunjung yang mendengar itu hanya tersenyum.

“nde” ujar Eunjung

“kajja! Kita ke labolaturium” ajak Yoona, Eunjung hanya tersenyum dan mengikuti langkah Yoona.

*SKIP

“Eunjung-sii, hasilnya akan kelihatan mungkin sekitar 2 hari lagi, jadi.. nanti aku akan menghubungimu” Eunjung hanya tersenyum mengangguk. “gamsahamnida dokter Im” ujar Eunjung, Yoona yang mendengar itu hanya mengangguk

 

Sooyoung membulatkan matanya saat melihat Eunjung yang baru keluar bersamaan dengan Yoona. Yeoja yang selama ini dicari oleh sang kaka ternyata kini berada satu atap dengannya.

“dokter im aku pulang dulu ya.. sekali lagi Gamsahamnida” ujar Eunjung dengan hormat.

“nde, see you next time” balas Yoona.

Setelah kepergian Eunjung, Sooyoung menghampiri Yoona, yang masih berdiri didepan ruang labolaturium.

“Hei!”

“Aish.. Kau ini mengejutkanku!”

“Mianhae, eh.. pasien itu tadi sakit apa?” Tanya Sooyoung langsung

“hm.. menurut riwayatnya dia sakit Leukimia, dan penyakitnya lumayan parah, dia hebat bisa bertahan selama hampir 2 tahun ini” ujar Yoona menjelaskan bagaimana kondisi Eunjung yang membuat Sooyoung terlihat kaget.

“Wae? Kenapa kau terlihat begitu kaget?”Tanya Yoona, Sedangkan Sooyoung hanya tersenyum kikuk.

“Aniy, aku hanya ingin bertanya saja” jawab Sooyoung. “ Eh, bagaimana tadi malam?” Tanya Sooyoung saat mengingat tadi malam laga Elclassico

“tidakkah kau lihat senyumku yang merekah hari ini?” Ujar Yoona, yang sudah bisa dipastikan kali ini klub Favoritnya lagi-lagi menang, melawan Barcelona.

“wah… kenapa Real Madrid sekarang?”

“apa maksudmu?” Tanya Yoona.

“kata Dongsaeng ku pelatih Madrid ingin dipecat, tapi, pas mau dipecat eh.. performa mereka malah semakin naik, apalagi mereka mengalahkan Barcelona 2x berturut-turut”

“nde, aku juga heran… tapi nanti mereka melawan Manchester United lagi.. haduh.. semoga saja mereka menang lagi” ujar Yoona.

“Hahaa.. kau sama seperti Dongsaengku. Berharap Madrid terus menang… meskipun tak bisa menjamin kemenangan secara pasti” ujar Sooyoung yang membuat Yoona bersiap untuk mengejar yeoja cantik itu.

~

“Oppa, jemput aku” ujar Sooyoung pada Siwon yang berada diapartemennya.

“Mwo?! Kau ini! Suruh Changmin yang menjemputmu, dia kan namjachingumu”

“Aku sudah menelponnya, tapi dia sibuk”

“ck.. kau ini aku sedang menilai hasil ulangan muridku. Baiklah tunggu aku!”

“hey! Jangan dimatikan dulu, kau dirumah sakit mana?”

“Daehan Hospital”

“Soo, kau belum pulang?” Tanya Yuri yang baru keluar berbarengan dengan Yoona dan Sunny.

“mobilku mogok, aku menunggu Oppaku!”

“oo, eh,, Oppamu? Aku belum pernah bertemunya”

“Ish… kalian pulang saja, tak penting juga melihat wajahnya!” kesal Sooyoung.

“Tapi, kami belum pernah bertemu. Aku ingin melihatnya!”

“ck.. terserah kalian saja. “

Saat sedang berbincang mobil Siwon menghampiri 4 yeoja yang kini sedang berbincang.

“Siwon Oppa?” pikir Yoona.

“Ah.. itu Oppaku!” ujar Sooyoung, Siwon pun langsung keluar dan betapa terkejutnya ia saat melihat Yoona yang berada disamping Sooyoung.

“Ish.. kenapa lama sekali?” protes Sooyoung

“Mwo? Kau ini sudah untung ku jemput”

“Aigoo, Oppa Sooyoung tampan juga” bisik Sunny pada Yoona dan Yuri, yang masih bisa didengar 2 orang yang bermarga Choi itu.

“Ah.. Oppa, kenalkan.. ini teman-temanku. Ini yang Yuri, Sunny dan Yoona”

“Annyonghaseo Choi Siwon Imnida”

“Aish.. tidak usah terlalu formal. Ei.. kalian bertiga ingin ikut?”

“Aniy, kami bisa pulang sendiri”

“Ayolah, anggap saja ini sebagai tanda terimaksih ku karena kalian sudah menemani adikku yang cerewet ini” ujar Siwon dengan senyum manisnya

‘Mwo ? jadi Sooyoung adiknya Siwon’ pikir  Yoona. Jujur saja ada rasa senang, bahagia, lega saat mengetahui Sooyoung adalah adiknya Siwon.

“Ah.. Soo aku dijemput Oppaku” ujar Yoona, Siwon yang mendengar itu terlihat kecewa.

“lebih baik kau ikut kami Yoona, kan belum tentu Oppamu datangnya cepat atau lambat” kata Siwon yang sangat berharap Yoona ikut dimobilnya

“ah… aniy Oppa, aku sudah menelponnya”

“Kau batalkan saja, mudahkan” ketiga yeoja disekitar heran melihat keakraban Yoona dan Siwon. Bagaimana tidak? Ini pertama kalinya Sooyoung memperkenalkan kakanya pada sahabt-sahabatnya.

“oppa kalian sudah saling kenal?” Tanya Sooyoung pada Siwon. Siwon pun mengangguk begitu juga dengan Yoona.

“oo, yasuddah, Kajja Yoong, Yul, Sunny. Kita masuk mobil” ajak Sooyoung pada tiga sahabatnya, sedangkan Siwon mengerutkan keningnya.

“Wae oppa?” Tanya Sooyoung saat ingin memasuki mobil Siwon.

“Kau ini, tak mengajakku” ujar Siwon yang membuat Sooyoung terkekeh.

“oo.. kalau begitu Kajja Oppa!” ajak Sooyoung yang langsung masuk mobil Siwon.

~

Setelah mengantarkan Sunny dan Yuri kerumahnya masing-masing kini Siwon dan Sooyoung mengantarkan Yoona kerumahnya. Siwon yang sudah hapal dengan alur rumah Yoona langsung kearah rumah Yoona, sedangkan Sooyoung jadi bingung dengan semua ini. Sebenarnya sudah berapa lama Siwon mengenal Yoona? Dan berapa kali mereka bertemu? Dan sejak kapan? Mengapa tak memberi tahu Sooyoung?. Itulah kata-kata yang kini ingin sekali  ditanyakan Sooyoung pada keduanya. Namun, nampaknya lebih baik ia tanyakan pada kakanya saja.

Saat sampai didepan rumah Yoona, dengan segera Siwon keluar mobil membukakan pintu belakang untuk Yoona. Sooyoung yang melihat itu semakin tambah heran dengan tingkah Oppanya yang begitu perhatian pada Yoona.

“Gomawo Oppa” ujar Yoona dengan senyumnya. Sooyoung pun juga keluar dari mobilnya mengantarkan Yoona.

“Sooyoung, Oppa gomawo atas tumpangannya” kata Yoona dengan senyum manisnya.

“nde, Cheonma Yoong!” balas Sooyoung.

“nde, semoga mimpi indah” kata Siwon sambil mengacak puncak kepala Yoona, Yoona yang mendapat perlakuan itu malah mempout mulutnya.

“Oppa! Kau merusaknya” ujar Yoona membetulkan rambutnya. Sedangkan, Siwon hanya tersenyum melihat tingkah Yoona.

“Yasuddah, sudah sana masuk” ujar Siwon, Sedangkan Yoona sepertinya tau kenapa Siwon menyuruhnya cepat masuk

“ Aku tau kau tak ingin aku buli karena kekalahan Barcelona tadi malam” kata Yoona, Siwon yang tak ingin membahas itu, tapi ternyata Yoona mengungkitnya

“nde? Ah.. mereka tak kalah , itu karena wasitnya yang curang” bela Siwon, karena menurutnya tadi malam wasitnya berpihak pada  Madrid, bagaimana tidak seharusnya  banyak pelenggaran yang dilakukan pihak El Real namun wasitnya tak memberikan kartu kuning mau pun merah

“Mwo!?Oppa, kau terima saja kalau mereka kalah!” kesal Yoona. Sooyoung yang melihat itu menggelengkan kepalanya, tadi mereka terlihat seperti sepasang kekasih, dan sekarang mereka bertengkar karena masalah bola.

“Tapi kan itu juga karena mereka(Madrid) curang” kekeh Siwon yang tak mau kalah

“ah.. Oppa tak boleh begitu, kalau kalah ya tetap kalah”

“Ya! Kenapa kalian berdua jadi bertengkar?” ujar Sooyoung yang dari tadi menonton  perkelahian itu

“Aish… sudahlah, cepat sana masuk, nanti kau dimarahi Oppamu!” Yoona mengangguk dengan senyum manisnya,  tak lupa melambaikan tangannya pada Sooyoung yang berada di samping mobil yang masih disebelah kiri. Dan tak lupa memberikan senyum indahnya pada Siwon, Senyum yang hanya ia berikan pada orang yang ia sukai.

Siwon dan Sooyoung memasuki mobil yang bermerk Audi itu.

“Oppa, sejak kapan kau kenal dengan Yoona?” Tanya Sooyoung langsung.

“hm.. mungkin sekitar 1 minggu atau 2minggu yang lalu”

“Mwo? Kenapa tak memberitahuku?”

“memangnya setiap aku kenal seseorang harus lapor padamu?” Tanya Siwon . Sedangkan Sooyoung hanya mempout bibirnya.

“Hei! Kau temannya Yoona sejak kapan?” kali ini Siwon yang mengintrogasi Sooyoung.

“Sejak SMP, Wae?”

“Mwo! Kenapa kau tak memberitahuku?”

“memangnya setiap aku punya teman harus lapor pada Oppa?” ujar Sooyoung yang kali ini mengikuti nada bicara Siwon seperti tadi.

“Aish.. kali ini aku serius Soo”

“Tadi aku juga serius Oppa!”

“ck.. Arraso. Oke.. Oppa ingin Tanya Yoona suka bunga berwarna apa?” Tanya Siwon yang membuat Sooyoung mengerutkan keningnya

“Cakkaman. Oppa Kau menyukai Yoona?” tebak Sooyoung. Siwon seperti berfikir sambil menyetir mobil dengan santai.

“hm.. Molla, tapi aku pikir selama ini aku menyukainya”

“Mwo?!  Bukankah kalian baru kenal 2 minggu ini?”

“Aku menyukainya sejak pandangan pertama”

“wah?.. bagaimana ceritanya?”

“Kau kemana? Ke Apartemenku atau Apartemenmu, atau mungkin ketempat eomma”

“hm.. Apartemenku lah..”

“ Kau tak ingin mendengar ceritaku?”

“Ah.. kalau begitu ke Apartemenku saja, kau menginap di Apartemenku”

“Aniy, kau disuruh eomma ke Apartemenku!”

“Mwo? Tapi eomma tak memberitahuku!”

“itu karena ponselmu, dari tadi eomma menghubungimu. “

“ah.. nde, ponselku tadi memang mati karena kami sedang banyak pasien, tapi sekrang ponsel sudah aktif, eomma tak menelponku. memangnya ada apa?”

“Apartemenmu dijual!” jawab Siwon dengan santai yang dapat membuat mata Sooyoung membulat

“Mwo?!”

“ Aniy, aku bercanda. Kau kerumahku saja”

“Hm.. Arraso!”

~

Setelah beberapa menit diperjalanan Sooyoung dan Siwon kini sudah berada diparkiran yang berada diruang paling bawah. Saat Sooyoung keluar dari mobil Siwon, ia mendapati Hpnya yang berbunyi. Senyum manis terukir dari bibirnya yang membuat Siwon heran.

“Yeobseo?” ujarnya saat mengangkat telepon itu.

“Chagi, kau sudah sampai?” Tanya sang kekasih yang membuat Sooyoung semakin sumbringah saat sang kekasih member perhatian seperti ini.

“nde, Oppa belum pulang?” Tanya Sooyoung yang kini memasuki lift bersama Siwon, yang hanya diam melihat sang adik yang terus berteleponan dengan sang pacar.

“belum, masih banyak pekerjaanku Chagi” jawab Changmin

“Jinjja? Ah.. jangan terlalu bekrja keras jaga kesehatanmu Oppa” nasehat Sooyoung , Siwon yang mendengar itu hanya tersenyum geli, donsaengnya yang evil ini ternyata perhatian juga saat dengan sang namjachingu.

“Kenapa kau?” Tanya  Sooyoung, saat melihat Siwon yang menahan tawanya

“wae chagi?” Tanya Changmin juga, yang heran dengan pertanyaan Sooyoung

“Ah.. aniy, aku berbicara dengan SIwon Oppa”

“Ah,.. begitukah, kalau begitu aku tutup dulu ya.. Good night Chagi”

“nde.. hati-hati saat pulang ya Oppa. Good Night to” balas Sooyoung.

~

Kini Sooyoung mengganti bajunya dikamarnya sendiri, yang memang ia sendiri yang mendesainnya di Apartemen Siwon

“Oppa, bagaimana kau dengan Yoon tadi?” Tanya Sooyoung yang langsung menemui Siwon yang duduk sambil menonton

“ck.. besok saja”

“Aish.. kau tadi berjanji padaku, cepat ceritakan” pinta Sooyoung. Siwon yang tak bisa melawan adiknya ini langsung menghadap Sooyoung dan memulai ceritanya. Sooyoung yang mendengar itu sangat antusias sampai-sampai mereka berdua lupa untuk tidur.

“Wah.. ternyata kau sudah mengajaknya kencan?” Tanya Sooyoung.

“hm… nde, yah meskipun alasannya itu sebagai tanda maafku padanya”

“Ah.. Aku tak bisa bayangkan kalau kalian suatu saat menikah, ah.. jika ada El Classico .. pastinya kalian selalu bertengkar, lihat saja tadi”

“hm.. tapi saat didekatnya meskipun dia selalu membanggakan Madrid, aku sangat senang.”

“Kapan kau akan menyatakan cinta padanya?” Tanya Sooyoung.

“hm.. maka itu aku menyuruh eomma untuk menyuruh mu tidur disini. Kau harus membantuku untuk menyatakan cintaku pada Yoona.”

“Aish.. kau ini kau lupa dulu aku menunjukkan foto sahabat-sahabatku tapi kau malah tak  peduli. Tapi, ternyata kau mencarinya sendiri. Dan itu juga salah satu sahabatku”

“ck.. mungkin itu namanya jodoh Soo”

“Kau terlalu percaya diri Tn.Choi” ujar Sooyoung.

“Ah,, Oppa” panggil Sooyoung, Siwon pun kembali menatap Sooyoung.

“hm.. tadi aku bertemu..” Siwon menunggu perkataan Sooyoung berikutnya

“Ah.. Aniy, tak usah kau nonton saja, aku ingin tidur” ujar Sooyoung yang langsung berdiri dari Sofa yang langsung kekamarnya. Ia jadi bingung, apakah ia harus mengatakan bahwa Eunjung sudah ada di Korea, tapi saat mendengar cerita Siwon yang terlihat sangat gembira menceritakan sosok sahabatnya. Ia jadi tak tega, karena ini pertama kalinya Siwon jatuh cinta setelah ditinggalkan Eunjung. Ia juga sangat senang saat mengetahui sang kaka menyukai sahabatnya sendiri.

“mungkin seperti katanya sendiri, ia akan melakukannya sendiri” pikir Sooyoung.

~

Kini Sooyoung lagi-lagi menemani Siwon, namja itu terlihat aneh hari ini. Dan ia pun selalu bertanya apa kesukaan Yoona

“Soo, Yoona suka bunga berwarna apa?”

“Ia suka Film apa?”

“Yoona suka makan apa?”

Pertanyaan itu membuat kepala Sooyoung jadi panas, yah.. memang hari ini Siwon mengajak Yoona untuk jalan-jalan dan rencananya ia juga akan menyatakan cintanya pada Yoona.

“Aish.. Oppa, kau ini! Aku sedanng mencuci piring, jangan mengangguku dulu!”

“Ah,, Aniy, jam 9 nanti aku sudah akan menjemput Yoona. Ayolah Soo..” bujuk Siwon pada sang adik agar membantunya untuk member sesuatu yang special pada Yoona.

“nde.. Arraso setelah ini, aku akan membantumu. Jika kau selalu bertanya apa kesukaan Yoona? Aku tak akan membantumu” ancam Sooyoung. Siwon yang mendengar itu hanya diam tanpa kata dan menunggu Sooyoung mencuci piring hasil sarapan mereka berdua.

Setelah selesai Sooyoung menceritakan apa-apa saja yang ia ketahui tentang Yoona.

“Oppa, menurutku kau nanti membeli poster Ronaldo yang sangaaaaaatt besar! Aku yakin Yoona menyukainya” usul Sooyoung namun sepertinya usulnya yang satu ini membuat Siwon menggelengkan kepalanya.

“Ah.. aku lupa kau sangat membenci Ronaldo” ujar Sooyoung yang kini meletakan tangannya dibawah dagunya.

“hm.. Oppa, begini saja. Kau ajak dulu Yoona jalan-jalan lalu kau menyiapkan sebuah taman.. disana kau menyediakan sebuah tempat yang bernuansa putih.. lalu disana ada sebuah tempat duduk nanti kau disana menyanyikan lagu Just the way you are lagu Bruno mars itu, Yoona sangat menyukainya, setelah itu kau memberikan bunga mawar berwarna merah atau putih. Ottokhae? Bukankah itu romantic?” Siwon yang mendengar itu seperti memikirkan perkataan Sooyoung, sedetik kemudia ia mengangguk dan langsung menelpon seseorang untuk menyiapkan semuanya seperti yang disarankan oleh Sooyoung.

~

Kejadian beberapa hari lalu terjadi lagi, dan itu membuat Seo hampir gila karena kini eonienya hampir mengeluarkan semua bajunya.

“Eonie-ya.. kau ini jangan keluarkan semuanya, nanti aku lagi yang membereskannya disuruh eomma”

“Ah. Nanti eonie yang akan rapikan” ujar Yoona saat memasang bajunya. “ini bagaimana Seo bagus?” Tanya Yoona yang meminta pendapat Seohyun.

“nde.. ini sudah sangat cantik eonieku sayang.” Jawab Seohyun saat melihat Yoona yang kini memakai baju berwarna putih dan rok berwarna biru diatas lutut dan tak lupa dengan cardigan berwarna biru juga.

“Jinjja?”

“Kau kencan lagi dengan Sonsaengnim?” Tanya Seohyun, saat melihat kini Yoona duduk didepan meja riasnya dan memakai bedak serta lipglose.

“Aniy, kami hanya jalan” ujar Yoona.

“kalau hanya jalan biasa tak mungkin kau seheboh ini” goda Seohyun. Yoona yang mendengar itu hanya tersenyum malu, ia pun langsung mengambil Ponsel yang sudah bordering tanda pesan masuk

From Siwon :

Aku ada didepan rumahmu.

Isi pesan singkat itu dapat membuat aura bahagia Yoona semakin bertambah. Ia pun langsung mengambil tas nya. Dan pergi meninggalkan kamarnya yang berantakan

“Ya! Im Yoona! Bersihkan kamarmu!!” teriak Seohyun saat melihat Yoona yang dengan hati yang ringan meninggalkan kamarnya yang berantakan dengan baju-bajunya.

 

TBC

 

Ottokhae? Aku rasa semakin garing ajj ya.. yah.. mau gimana lagi kemampuan otak aku Cuma segitu..

Dan.. yang kemaren katanya tolong dihilangkan unsure bola, mianhae.. karena FF ini saya buat memang ada unsure bolanya.. dan mungkin dichapter berikutnya aku usahaiin nggak ada unsure bolanya..

Dan Jangan Lupa RCL. Itu wajib J

Tinggalkan komentar

101 Komentar

  1. Mia

     /  Juli 16, 2014

    Hore siwon akan menembak yoona

    Balas
  2. Dahlia GaemGyu

     /  Juli 19, 2014

    keren, semoga bneran jadian

    Balas
  3. Hahaha……… Sakit perut ku bacanya, gk keluarga Choi gak kluarga Im sama2 kocak, apalagi Yong Mi. FF nya gak bete bacanya,
    sepertinya Yoonwon bakal jadi apa gk yach… Lalu bagaimana dgn Eun Jung apalagi dia sudah kembali Ke Korea, waduh bakal ada persaingan ni?

    Balas
  4. Cha'chaicha

     /  September 14, 2014

    Haha baca’y senyum” sndri..

    Balas
  5. Dedewjasmin

     /  Oktober 9, 2014

    Alur ceritanya terlalu cepet.tp tetap keren?

    Balas
  6. Makin seru aja ya ceritanya
    tapi gk bosan2 bacanya

    Balas
  7. Maya yuliana

     /  Januari 17, 2015

    Ceritanya keren banget…..

    Balas
  8. Nanda Wang

     /  Januari 21, 2015

    berharap Eunjung tidak mengganggu hubungan Siwon n Yoona

    Balas
  9. marsiah

     /  Maret 28, 2015

    Semoga rencana yang uda disiapkan untuk nembak yoona berhasil dan yoona nerima pernyataan cinta siwon oppa.

    Balas
  10. Susi

     /  April 13, 2015

    Ya’ampun yoona hobi banget bikin seo beresin kamar nya,,,
    apa yang akan terjadi klo siwon mengetahui keberadaan eunjung ya…?? _____________cus baca chapter selanjut nya^^ Sip thor 👍 keren

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: