[2S] Flow (Chapter 1/2)

[2S] Flow (Chapter 1)

Title                 : Flow

Author             : vipventy (@vipventy)

Cast                 : Im yoona , Choi siwon, Choi ji woo, Kim Kibum, Tiffany hwang

Genre              : Romantic

Rating                         : PG 15+

 

Anyyeong readers YWK. Aku bawa FF 2shoot nih, ceritanya masih aneh kaya FF aku yang kemarin hehe (unpredictable love). Tapi jangan lupa comment ya, karena komentar kalian berarti banget buatku J. Happy reading^^

 

Hari ini tunanganku menyuruhku untuk berdandan cantik, aku tak tau untuk apa. Sebenarnya kami bertunangan tanpa rasa cinta atau saling mengenal sebelumnya. Tapi karena perjanjian antara keluarga yang mengharuskan kami melaksanakan pertunangan ini.

“nona im, tuan choi sudah menunggu di ruang tamu”ujar bibi jung di balik pintu kamarku

“ya bibi, sebentar lagi aku turun”

Dia sudah datang, ku-cek sekali lagi penampilanku sebelum menemuinya. Aku cukup puas dengan penampilanku, tentunya aku tidak ingin tampil memalukan di hadapannya.

“choi siwon, aku sudah siap”ucapku saat melihatnya. Dia memang tampan sekali tapi…..

“ah kau ini lama sekali sih”kesalnya. Nah itu dia, walaupun tampan tapi sikapnya menyebalkan!

“kau kan yang menyuruhku untuk berdandan, mana ada wanita berdandan sebentar”

“baiklah, ayo cepat kita hampir terlambat”ucapnya sambil berlalu menuju mobilnya

~~~~

Siwon membawa yoona pergi ke hotel mewah yang ada di pusat kota seoul untuk menghadiri acara reuni SMAnya

“hei choi siwon, sebelah sini”panggil donghae sambil melambaikan tangannya

“ayo kita kesana”siwon menggenggam tangan yoona

“wah akhirnya kita bertemu lagi. Mengapa kau tidak mengabariku sudah pulang dari inggris?”tanya donghae sambil menepuk lengan siwon

“maaf hae-ah, aku baru tiba disini seminggu yang lalu dan harus mengurusi perusahaan ayahku itu”ucap siwon manja kepada sahabatnya itu

“ah begitu. Siapa wanita cantik di sebelahmu ini?”tanya donghae sambil memperhatikan yoona

“anyyeong, im yoona imnida”ucap yoona sedikit membungkuk memperkenalkan dirinya

“lee donghae imnida”balas donghae sembari tersenyum manis. “aku teman dekat siwon sewaktu SMA”lanjutnya lagi

“dia tunanganku”ucap siwon

“oh benarkah itu? Kau sudah bertunangan siwon?”tanya donghae yang terkejut. Siwon hanya menganggukkan kepalanya

“wah kau beruntung sekali won-ah memiliki tunangan yang sangat cantik seperti yoona-ssi”

“kamsahamnida”balas yoona tersipu akibat perkataan donghae barusan

“ah kau ini jangan terlalu memujinya. Ayo kita temui teman yang lain”ajak siwon kepada donghae

“baiklah”

Siwon dan donghae asik mengobrol dengan teman-teman lama mereka, sementara yoona hanya duduk bosan melihatnya. Wanita cantik itu memainkan handphonenya untuk membunuh kebosanan.

“oppa!!”teriak seorang wanita cantik yang terlihat terburu-buru

“tiffany!”

Gadis yang bernama tiffany itu segera menghambur ke pelukan siwon. Melihat adegan itu yoona membulatkan matanya sempurna

“oppa aku rindu padamu, kenapa kau tidak pernah mengabariku”rengek tiffany manja

“hei tiffany, siwon sudah bertunangan. Jangan memeluknya seperti itu apalagi di depan tunangannya”tegur donghae risih melihat sikap tiffany

“mwo?! Bertunangan?!”ujar tiffany bingung

“iya mantan pacarmu ini sudah bertunangan fany-ah. Tunangannya sangat cantik”seru teman siwon yang lain bernama yesung

Sekarang semua mata sedang memandang yoona. Yoona pun merasa risih dipandangi seperti itu. Dia akhirnya memperkenalkan dirinya kepada wanita yang bernama tiffany itu.

“im yoona imnida”ucap yoona sambil sedikit membungkuk

Tiffany yang masih bingung dengan kejadian ini pun menoleh ke arah siwon seakan meminta penjelasan.

“dia tunanganku fany-ah”ujar siwon akhirnya

“oppa aku tidak percaya ini! Bagaimana mungkin kau sudah bertunangan?”

“apa maksudmu fany?”siwon bingung dengan perkataan tiffany barusan

“apa kau sudah tidak mencintaiku lagi oppa?”tanya tiffany dengan mata yang berkaca-kaca

“fany hubunganku kita sudah lama berlalu, mengapa kau menanyakan itu padaku?”jawab siwon terkejut

“tapi aku masih mencintaimu oppa!”

Semua orang terkejut mendengar pernyataan tiffany termasuk Yoona, dia merasakan sakit di hatinya mendengar pernyataan wanita itu.

“yoona”panggil siwon ketika melihat yoona berlari menuju pintu keluar. Dia akan menyusul tunangannya itu ketika ada tangan yang menahannya

“oppa jangan tinggalkan aku”rengek tiffany

“fany-ah kau tidak seharusnya melakukan ini. Siwon kau pergilah, biar tiffany kami yang mengurusnya”ucap donghae sambil memegang lengan tiffany

“gomawo donghae-ah, aku pergi dulu”kata siwon yang segera berlari menyusul yoona

“oppa jangan pergi kumohon!”teriak fany histeris melihat siwon meninggalkannya

“fany kau jangan bersikap seperti ini, siwon sudah bertunangan”ucap yesung

“tidak akan kubiarkan wanita itu memiliki siwon oppa!”

~~~~

Apa yang barusan kulakukan, mengapa aku pergi dari tempat itu. Ah ada apa dengan diriku ini, mengapa juga aku harus merasa sakit melihat mantan pacarnya itu.

Aku terus melangkah di sepanjang jalan ini, sudah lama aku tidak berjalan-jalan seperti ini. Aku baru kembali seminggu yang lalu dari Inggris, aku meneruskan studyku di sana. Setelah lulus, aku kembali ke tempat kelahiranku untuk meneruskan hidup dan mimpiku.

Udara malam ini di seoul tidak begitu dingin, sehingga aku semakin menikmati acara jalan-jalan mendadakku malam ini.

“omo!”teriakku terkejut ketika ada yang menggenggam tanganku. Kutolehkan wajahku untuk melihat siapa orang itu dan dia ternyata…

“kibum oppa!”seruku tak percaya

Kim kibum adalah tetanggaku sejak kecil, dia selalu menjagaku dimanapun dan kapanpun. Tapi kami terakhir bertemu saat dia lulus SMA, dia pergi meneruskan pendidikannya di China.

“im yoona, aku rindu padamu”ucapnya sambil membawaku ke dalam pelukannya

“aku juga oppa, aku sangat sangat rindu padamu”balasku sambil mempererat pelukan kami

~~~~

Tanpa yoona sadari, ada sepasang mata yang melihatnya dari tadi. Dialah choi siwon, sebenarnya siwon ingin mendekati yoona tetapi dia melihat pria yang tiba-tiba menggenggam tangan yoona dan mengurungkan niatnya untuk mendekati gadis itu.

“mengapa oppa baru kembali? Kemana saja oppa selama ini?”tanya yoona manja

“ah rupanya nona im ini sangat merindukanku eoh?”goda kibum. Wajah yoona pun memerah digoda seperti itu oleh cinta pertamanya.

Ya kim kibum adalah cinta pertama yoona. Tetapi sampai saat ini kibum tidak mengetahui perasaan yoona padanya.

“oh ya sedang apa kau disini?”tanya kibum

“ah itu.. aku hanya ingin berjalan-jalan saja menikmati udara di malam hari, kan aku baru kembali dari Inggris”

“dengan pakaian seperti ini?”tunjuk kibum ke pakaian yoona. Yoona memakai gaun merah panjang dengan high heels setinggi 10cm

“memangnya aku tidak boleh berpakaian seperti ini?”tanya yoona cemberut

“kau ini semakin aneh saja”jawab kibum sambil mengacak rambut yoona

“ah oppa jangan seperti itu, nanti rambutku berantakan”kata yoona cemberut

“kau ini semakin menggemaskan saja”kibum mencubit pipi yoona

“oppa menyebalkan, aku ini wanita dewasa jangan melakukan hal kekanak-kanakkan seperti itu padaku”

“hahaha apanya yang wanita dewasa, masih suka ngambek seperti ini”ucap kibum sambil mencubit pipi yoona lagi

Mereka berdua pun terus bercanda dan mengobrol sepanjang malam itu untuk menuntaskan kerinduan mereka selama ini.

~~~~

Keesokan harinya, yoona sibuk mengecek keadaan butiknya yang akan segera di buka beberapa hari lagi. Di sela-sela kesibukannya dia teringat siwon dan kejadian semalam.

“huh dasar laki-laki itu, bahkan dia tidak mencariku atau menghubungiku setelah kejadian semalam”ucap yoona kesal

“kau ini kenapa?”tegur nyonya im

“ah aku tidak kenapa-napa eomma”kata yoona tersenyum manis untuk meyakkinkan eommanya

“eomma membawakan makanan kesukaanmu”kata eomma riang sambil menunjukkan tempat makan yang dia siapkan

“wah eomma membuatkanku tempura ne?”tanya yoona. Eomma hanya mengangguk membenarkan ucapan putrinya itu

“kebetulan aku belum makan siang, ayo eomma kita makan bersama”ajak yoona ceria

“hei kau harus memakan ini bersama calon menantuku choi siwon. Cepat sana kau pergi ke kantornya dan makan ini disana”suruh eomma

“mwo? Aniyo, aku tidak mau pergi kesana!”tolak yoona tegas

“wae?”

“pokoknya aku tidak mau ke kantor orang menyebalkan itu!”

“apa kau ada masalah dengannya?”tanya eomma khawatir

“ya aku ada masalah dengannya. Masalahnya adalah mengapa kami berdua harus dijodohkan?”

“lagi-lagi itu, dasar anak nakal kenapa kau tidak bisa menjadi anak yang penurut sekali saja”kesal nyonya im sambil mencubit tangan putrinya itu

“ah eomma sakit, tapi kenapa harus dijodohkan eomma?”rengek yoona

“jangan bahas masalah itu lagi! Cepat sana kau pergi ke kantornya, tempuranya nanti dingin”suruh eomma agak memaksa putrinya itu

‘Menyebalkan sekali, kenapa laki-laki itu selalu menyebabkan masalah untukku’runtuk yoona dalam hati. Tapi mau tidak mau, dia akhirnya menuruti permintaan eommanya itu

~~~~

“anyyeong, bisa aku bertemu dengan choi siwon?”tanya yoona kepada sekretaris siwon, park bom

“Apakah anda sudah membuat janji sebelumnya?”tanya park bom ramah

“ah belum, tapi katakan saja padanya im yoona ingin menemuinya”

“oh baiklah, tunggu sebentar nona”ucap park bom kemudian masuk ke ruangan siwon

“silahkan masuk nona”lanjut park bom lagi yang keluar dari ruangan siwon

Yoona masuk ke dalam ruangan siwon dengan muka yang ditekuk, dia masih merasa kesal akibat kejadian semalam.

“ada apa?”tanya siwon to the point

“hei kau ini kenapa tidak menghubungiku semalam, kau membiarkan aku pulang sendiri. Dasar lelaki tidak bertangggung jawab!”sembur yoona menumpahkan kekesalannya

“mwo? Pulang sendiri? Jangan berbohong padaku, kau kan pulang bersama lelaki lain”balas siwon enteng tanpa menatap yoona

“bagaimana kau tau?”ucap yoona terkejut. ‘apa dia melihatku semalam, kalau begitu berarti dia sempat mencariku’pikir yoona

“aku melihat dengan mata kepalaku sendiri”ketus siwon yang mulai menatap yoona dengan pandangan yang sulit diartikan

“iya dia temanku, kebetulan aku bertemu dengannya sehingga dia bisa mengantarku pulang. Dia adalah sosok lelaki yang bertanggung jawab tidak seperti seseorang”sindir yoona

Pintu ruangan siwon diketuk, “maaf tuan, ada yang ingin menemuimu”ucap park bom sopan

“oppa!”tiba-tiba tiffany masuk dengan wajah ceria

Siwon dan yoona pun kaget akan kedatangan wanita itu.

“eoh? Bukankah kau wanita yang kemarin?”tanya tiffany kesal ketika melihat yoona

~~~~

“eomma kenapa masih ada disini?”tanyaku terkejut  melihatnya masih ada di butikku

“eh kau sudah kembali. Bagaimana makan siangnya?menyenangkan?”tanyanya

“tempura buatan eomma enak sekali, aku sampai kekenyangan menghabiskannya”pujiku

“eoh? Kau menghabiskannya sendiri?”

“tentu saja”

“kau tidak makan bersama siwon?”tanyanya terkejut

“ah itu.. ehm tadi siwon sedang ada rapat penting. Jadi aku tidak bisa menemuinya”ucapku gugup. Maafkan aku eomma aku berbohong padamu

“sayang sekali kalau begitu. Mungkin lain kali eomma akan membuatkan lagi untuknya”ucapnya kecewa

~~~~

Setelah kepergian yoona, suasana di ruangan ini menjadi sedikit aneh

“oppa, benarkah dia tunanganmu?”tanya tiffany sambil menatap tajam ke arahku

“tentu saja fany-ah”

“apa kau mencintainya?”tanyanya lagi yang membuatku terkejut setengah mati. Jawaban apa yang harus kuberikan padanya aishhh choi siwon kenapa rumit sekali.

“oppa jawab aku”desaknya

“bagaimana mungkin kau menanyakan itu, kami sudah bertunangan jadi tentu saja kami saling mencintai”bohongku

“tapi aku tidak melihat kalau kalian berdua saling mencintai. Apalagi sebelum masuk, aku mendengar kalau kalian berdua bertengkar”

SKAK! Mati kau choi siwon dia mendengarnya tadi

“fany, bisakah kau tidak mengurusi kehidupan pribadiku? Urus saja kehidupanmu sendiri!”ucapku tegas. Aku mulai risih dengannya, mengapa dia selalu ingin ikut campur tentang kehidupanku

“oppa aku masih mencintaimu, aku ingin kita kembali bersama seperti dulu”lirihnya

“fany hubungan kita sudah lama berlalu, sekarang aku sudah bertunangan dengan wanita lain. Jadi kumohon lupakan perasaanmu padaku”

“tidak! Aku tau kau masih mencintaiku choi siwon”desisnya

“Aishh tiffany hwang, mengapa kau seperti ini sekarang! Aku tidak memiliki perasaan padamu lagi, jadi sekali lagi kumohon lupakan aku dan jangan ganggu kehidupanku lagi!”seruku

Aku pun berdiri dan meninggalkan ruangan ini, aku malas berdebat dengan dia lagi

“oppa kau mau kemana?”tanyanya sedikit berteriak

“aku ada rapat penting”ucapku asal

~~~~

Sabtu siang yang cerah di salah satu sudut kota seoul, terlihat wanita cantik sibuk menemani tamu-tamunya. Hari ini adalah hari pembukaan butiknya yang bernama sparkling. Terlihat banyak sekali tamu undangan yang menghadiri acara pembukaan itu.

Dan bisa dibilang pembukaan butiknya sukses karena banyak sekali pujian yang diterimanya dari setiap tamu yang hadir.

“yoona-ya selamat atas pembukaan butikmu. Eomma akan sering berkunjung kesini dengan membawa teman-teman eomma”ucap nyonya choi sambil memeluk yoona

“nde, terima kasih eomma”yoona membalas pelukan calon mertuanya ini

“ini untukmu yoona-ya”ucap tuan choi sambil menyerahkan sebuket bunga kepada yoona

“terima kasih appa”ucap yoona sembari menundukkan sedikit badannya

“kami berkeliling dulu ya melihat-lihat”pamit appa siwon. Yoona hanya menganggukkan kepalanya sembari tersenyum manis

“yoona lihat teman-teman eomma sangat menyukai rancanganmu”ujar nyonya im ceria

“bagus sekali kalau begitu, ayo eomma layani mereka semua”suruh yoona

“hei kau ini seenaknya menyuruh eommamu, memangnya kau membayarku berapa?”ucap nyonya im agak kesal karena putrinya itu seenaknya menyuruhnya

“ah eomma, tolonglah putrimu yang cantik ini”rengek yoona dengan aegyonya. Eommanya hanya bisa geleng-geleng kepala dan mendekati teman-temannya lagi. Melihat hal itu yoona pun tersenyum senang

“selamat ya atas pembukaan butikmu”ucap siwon mengagetkan yoona

“ini untukmu”ucapnya lagi sambil menyerahkan  sebuket bunga kepada yoona

“terima kasih”balas yoona datar dan meninggalkan pria itu

~~~~

Acara pembukaan itu berakhir sore hari, para tamu pun sudah pulang. Disana hanya tersisa keluarga choi dan keluarga im saja beserta para pegawai butik yoona.

“untuk merayakan pembukaan butik yoona, ayo kita makan malam bersama”ajak tuan im kepada keluarga choi

“wah ide bagus, ayo kita berangkat sekarang”ucap tuan choi menyetujui ajakan tuan im

“tolong kalian bereskan semuanya ya, lusa butik ini sudah di buka untuk umum”perintah yoona kepada karyawannya sebelum pergi

Mereka memutuskan makan malam di salah satu restoran keluarga yang terkenal di seoul. sembari makan mereka berbincang-bincang akrab, kecuali siwon dan yoona yang tidak berbicara satu sama lain.

Melihat hal itu, eomma yoona bertanya kepada putrinya dan calon menantunya itu. “kenapa kalian tidak berbicara satu sama lain? Apa kalian sedang bertengkar?”

“ah tidak ahjumma, kami tidak bertengkar”jawab siwon gugup.

“pembohong! Eomma tau kau sedang berbohong choi siwon”tegur nyonya choi kepada putranya itu

“aku tidak tau apa masalah kalian, tapi sebaiknya kalian cepat menyelesaikannya”kata tuan im bijak

“benar itu, besok adalah hari libur. Lebih baik kalian berdua pergi bersama”usul tuan choi

“maaf aku ada urusan besok”tolak yoona halus

“urusan apa?”

“aku harus mengambil beberapa bahan pakaian di incheon”

“kalau begitu biar siwon yang mengantarmu”ucap nyonya choi

“tidak usah nanti merepotkan”tolak yoona lagi

“kau ini kan tunangannya, jadi sudah kewajibannya untuk mengantarmu. Lagipula kau tidak merasa direpotkan kan won-ah?”

Siwon hanya bisa mengangggukkan kepalanya sembari tersenyum, sebenarnya senyum terpaksa. Keluarga im dan keluarga choi sebenarnya mengetahui bahwa hhubungan kedua putra dan putrinya tidak berjalan seperti yang mereka harapkan. Sehingga mereka berniat melakukan segala cara untuk membuat mereka berdua saling mencintai sebelum disatukan dalam ikatan pernikahan.

~~~~

“ini nona im, bahan khusus yang kau pesan”ujar seorang ahjumma sembari menyerahkan 4 paper bag besar kepada yoona

“ne terima kasih ahjumma, ini uang pelunasannya”ucap yoona sambil menyerahkan sebuah amplop coklat

“kamsahamnida nona, lain kali kau bisa memesan lagi di tempat kami”ujar ahjumma itu ramah

“baiklah, aku pulang dulu. Anyyeong”salam yoona sambil membungkkukkan sedikit badannya

Sementara itu siwon menunggu di mobil Porsche-nya sambil mendengarkan ipod. Dia melepaskan headsetnya ketika meliihat yoona datang

“bukakan bagasinya”perintah yoona. Siwon hanya menurutinya tanpa banyak bicara. Setelah menaruh bahan-bahan itu di bagasi, yoona masuk ke dalam mobil siwon.

Mereka melanjutkan perjalanan mereka tanpa saling bicara satu sama lain. Siwon lebih memilih focus kepada kemudinya sedangkan yoona focus kepada ipad-nya untuk melihat blog-blog fashion.

“apa kau lapar?”tanya siwon memulai percakapan. Yoona menganggukkan kepalanya tanpa menoleh kepada siwon, siwon yang focus kepada kemudinya tidak melihat yoona yang mengangukkan kepalanya.

“hei jawab aku”kata siwon dengan nada tinggi karena merasa yoona tidak menjawab pertanyaannya

“iya aku lapar!”balas yoona dengan nada tinggi juga

~~~~

Siwon dan yoona menikmati makanan mereka tetap tanpa bicara satu sama lain. Siwon yang kesal dengan situasi inipun memilih memulai percakapan

“kenapa kau pergi dari kantorku begitu saja?”

“eoh?”kaget yoona yang tidak menyangka siwon akan menanyakan hal itu kepadanya. “aku tidak ingin menjadi pengganggu untukmu dan kekasihmu itu”lanjutnya

“dia mantan kekasihku!”kata siwon tegas. Yoona hanya mengedikkan bahunya terkesan tak peduli

“kau cemburu dengannya?”

“mwo? Hah yang benar saja, untuk apa aku cemburu”ucap yoona dengan nada yang cukup tinggi. Melihat hal itu siwon semakin ingin menggoda yoona

“ah yang benar?”goda siwon sambil tersenyum jahil

“kau belum pernah merasakan matamu dicolok dengan garpu hah?”teriak yoona kesal sambil menunjukkan garpunya ke hadapan siwon

Siwon hanya tertawa mendengarnya. Tanpa mereka berdua sadari, oran-orang di restoran itu menatap mereka sedari tadi.

“wah dia tampan sekali”ujar segerombolan gadis-gadis yang duduk tidak jauh dari mereka

“mereka serasi sekali ya”ucap ibu-ibu sambil berbisik-bisik

“anak muda jaman sekarang aneh-aneh ya yeobo”kata seorang nenek kepada suaminya

Mendengar itu semua, muka yoona dan siwon berubah seperti kepiting segar yang merah merona –.–

“lebih baik kita pulang sekarang”ajak yoona. Siwon pun menyetujuinya, mereka berdua segera keluar dari restoran itu.

Setelah sampai di dalam mobil, mereka berdua bernafas lega

“ahhh malu sekali, ini semua gara-gara kau choi siwon”semprot yoona

“apa salahku? Kau yang membuat keributan ini”ucap siwon tak mau kalah

“aku? Hei kau yang memulainya”

“aku kan hanya bertanya baik-baik”

“aku juga menjawab baik-baik”

“apanya yang baik-baik, jelas-jelas kau marah marah dari tadi”cibir siwon

“yaaaa itu karena kau yang menggodaku”

“alasan saja, bilang saja kau memang hobi marah marah”

“kau ini benar benar aishhhhhhh”pukul yoona cukup kencang ke lengan siwon

“auuuuwwww sakit. Hei kenapa kau memukulku?”teriak siwon sambil meringis memegangi lengannya

“karena kau memang pantas untuk dipukul”jawab yoona enteng

~~~~

Perkembangan  butikku cukup baik, banyak pelanggan yang datang dan rata-rata mereka menyukai karya-karyaku. Aku akan berusaha lebih keras untuk membuat butik ini semakin maju. Im yoona fighting!!!!

“anyyeong”sapa wanita cantik kepadaku

“anyyeong, selamat datang nona”salamku ramah. Tapi tunggu bukankah wanita ini adalah mantan kekasih siwon oppa, kalau tidak salah namanya ….

“tiffany imnida”ucapnya memperkenalkan diri kepadaku

“ada apa tiffany-ssi?”tanyaku to the point, karena sejujurnya aku tidak menyukai tipe wanita seperti dia. Wanita yang mengejar-ngejar tunangan orang lain, tidak tahu malu

“kau kurang ramah kepada pelangganmu ya yoona-ssi”sinisnya

“aku tau maksud kedatanganmu bukan untuk berbelanja di butikku”sindirku

“ah kau cukup pintar”dia tersenyum mengejekku. Ah wanita ini ingin kurobek saja mulutnya

“aku ingin memperingatkankanmu, lebih baik kau bersiap mencari pria lain karena tunanganmu akan menjadi milikku lagi”

Aku terkekeh mendengarnya “aku malah menantikan saat saat itu”

“apa maksudmu?”tanyanya terkejut mendengar ucapanku

“lebih baik kau mencari cara agar choi siwon cepat menjadi milikmu lagi daripada menemuiku untuk hal yang tak penting ini”

“apa kau senang dia akan kurebut?”tanyanya semakin bingung

“iya aku akan sangat senang bila dia pergi dari kehidupanku”jelasku

“kau tidak mencintainya?”

“biar kuberitahu satu hal, kami berdua dijodohkan”

“kalau begitu siwon oppa benar-benar akan menjadi milikku selamanya”ucapnya senang

Aku merasa wanita ini bisa membantuku untu keluar dari perjodohan yang tidak kuinginkan ini. Kelihatan sekali dia sangat mencintai choi siwon. Jika aku sudah terlepas dari perjodohan konyol ini maka aku akan mengejar cintaku kepada kibum oppa

“kalau begitu bisakah kau membantuku yoona-ssi?”tanyanya lagi

“bantuan apa?”

“kau harus mendekatkanku dengan siwon oppa”

“huh aku tidak tertarik. Lebih baik kau berusaha sendiri untuk mendapatkannya lagi”ucapku sinis

“ah baiklah kalau begitu, terima kasih yoona-ssi atas obrolan menyenangkan ini. Aku pamit dulu, annyeong”ucapnya senang sambil berlalu dari hadapanku

~~~~

“ada apa appa?”tanyaku saat memasuki ruangannya

“ah siwon-ah kemari”ucapnya sambil menunjuk sofa yang ada di ruangannya. Akupun menurutinya dan duduk di hadapannya

“siwon kau tahu kan tentang proyek jeju itu?”lanjutnya

“ne, memangnya ada apa. Ada masalah yang terjadi?”tanyaku khawatir

“ah tidak ada masalah. Aku hanya ingin menugaskanmu untuk mengecek pembangunannya disana selama beberapa hari. Kau mau kan?”

“tentu saja appa, itu kan proyekku juga”

“bagus kalau begitu, appa sudah menyiapkan segala keperluanmu dan yoona disana”ucapnya sambil tersenyum

“mwo? Yoona? Nuguya?”tanyaku terkejut

“tentu saja yoona tunanganmu”

“tapi untuk apa dia ikut denganku kesana?”tanyaku dengan nada yang tinggi hingga membuat appa terkejut dan melebarkan matanya

“mianhae appa, maksudku kan dia bukan karyawan disini. Jadi untuk apa dia harus ikut?”tanyaku lebih hati hati

“tentu saja liburan”jawabnya seraya tersenyum

“appa aku kesana untuk bekerja kan bukan liburan”

“won-ah kau memang bekerja disana, tapi di sela-sela pekerjaanmu kau kan bisa sambil menikmati liburanmu”

“appa sebaiknya yoona tidak usah ikut, kasihan nanti dia bosan tidak ada yang menemani jika aku sibuk bekerja”rayuku

“kau tenang saja, noonamu juga berada disana. Jadi dia akan membantu pekerjaanmu sehingga kau tidak terlalu sibuk dan dapat menemani yoona jalan-jalan”

“ji woo noona ada di jeju? Kapan dia kembali dari jerman?”tanyaku terkejut karena setahuku noonaku itu sedang berlibur di jerman sejak sebulan yang lalu

“dia baru kembali kemarin dan aku menyuruhnya untuk segera ke jeju memantau proyek disana”jelas appaku

“kalau sudah ada noona disana jadi aku tidak perlu kesana kan appa”rayuku lagi agar tidak harus pergi ke jeju bersama yoona

“choi siwon!”teriak appaku kesal

“arraso arraso appa, aku akan pergi ke jeju besok”kataku sambil keluar ruangannya agar tidak mendengar appaku yang sudah bersiap untuk memarahiku

~~~~

“omo! Apa yang kau lakukan disini?”tanya yoona terkejut melihat siwon ada di hadapannya tiba-tiba

“kau sudah mau pulang?”tanya siwon tanpa menjawab pertanyaan yoona tadi. Yoona hanya mengangukkan kepalanya mengiyakan

“ayo kita bicara sebentar”ajak siwon

Mereka sedang duduk di sebuah coffee shop. Mereka masih diam dan menikmati coffee masing-masing.

“apa kau tahu besok kita harus ke jeju?”tanya siwon. Lagi-lagi yoona hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban

“kenapa kau tidak menolaknya?”tanya siwon yang mulai kesal

“appamu sendiri yang menelfonku dan memohon padaku untuk menemani anaknya yang kekanak-kanakkan”jawab yoona enteng

“jadi kau sekarang pengasuhku?”

“hei enak saja kau bicara. Aku tidak enak menolak appamu, lagipula siapa yang sudi menemani orang sepertimu”balas yoona sinis

“ah baiklah, kalau begitu jangan menggangguku selama disana”ucap siwon tegas

“dengarkan aku baik-baik! Aku tidak akan sudi berada di dekatmu!”kata yoona yang kemudian berdiri meninggalkan siwon

~~~~

“choi siwon!!!!!”panggil seorang wanita tinggi di lobby hotel yang berlari mendekati orang yang dia panggil itu

“noona!”seru siwon. Mereka berdua berpelukan erat

“sudah sebulan lebih aku tidak melihatmu, tidak kusangka akan merindukan adikku yang manja ini”ucap ji woo sambil melepaskan pelukannya

“aku juga rindu padamu noona”balas siwon

“hei adik ipar, apa kabar?”tanya ji woo sambil memeluk yoona

“baik eonni”kata yoona. Yoona dan ji woo hanya pernah bertemu sekali di Inggris saat acara pertunangannya dengan siwon. Tetapi mereka terlihat sangat akrab karena mereka berdua sering menghabiskan waktu bersama di Inggris

“kalian cepat ganti baju setelah itu kita makan malam bersama”perintah ji woo kepada yoona dan siwon

“baik eonni, aku akan menemuimu di restoran”kata yoona. Ji woo hanya menganggukkan kepalanya.

~~~~

Setelah makan malam bersama, yoona dan ji woo memilih berjalan-jalan di sekitar hotel menikmati udara pantai di jeju. Sedangkan siwon lebih memilih beristirahat di kamarnya dibanding menemani kedua wanita itu berjalan-jalan.

“yoona-ya maafkan eonni tidak dapat menghadiri acara pembukaan butikmu”sesal ji woo saat mereka duduk di bangku taman yang menghadap ke laut

“tidak apa-apa eonni, aku tahu kau baru pulang dari liburanmu dan harus langsung mengurusi pekerjaan disini”

“iya kau benar, ini hukumanku dari appa karena mengambil liburan yang sangat panjang hehe”ji woo terkekeh

“bagaimana hubunganmu dengan siwon?”

“nde?”tanya yoona kaget

“apa kalian berhubungan baik?”tanya ji woo lagi

Yoona hanya tersenyum tanpa menjawab pertanyaan ji woo. Ji woo yang mengerti arti dari senyum yoona hanya bisa tersenyum maklum

“ada orang yang kau cintai?”tanya ji woo lagi

Yoona sempat kaget ditanya seperti itu oleh calon kakak iparnya, dia bingung ingin jujur atau tidak. “iya eonni ada orang yang kucintai”jawab yoona akhirnya berusaha jujur

“pasti orang itu beruntung sekali”kata ji woo tulus

“aku yang beruntung bisa mengenalnya”ujar yoona sambil tersenyum

“wah sepertinya kau benar-benar mencintainya ya?”

Yoona tersenyum sebelum menjawab “dia cinta pertamaku”

“ceritakan padaku yoona-ya”desak ji woo antusias

“aku malu eonni”tolak yoona yang mukanya sudah memerah

“kau ini aku kan eonnimu, jadi terbukalah padaku”

“dia cinta pertamaku, namanya kim kibum. Kami bertetangga semenjak aku kecil. Aku menyukai semua yang ada di dalam dirinya, sikapnya, suaranya, senyumnya, wajahnya intinya aku benar-benar jatuh cinta padanya. Tapi kami harus terpisah saat dia meneruskan kuliahnya di China. Awalnya setelah lulus SMA aku ingin meneruskan studyku di sana, tapi appa dan eomma tidak mengijinkanku dan mereka mengirimku ke Inggris”cerita yoona panjang lebar

“apa kau pernah bertemu dengannya lagi?”

“iya beberapa minggu yang lalu, secara tidak sengaja kami bertemu lagi di seoul”jawab yoona ceria

“kau harus tegar yoona-ya, sekarang kau sudah menjadi tunangan dari pria lain. Cobalah lupakan pria itu”kata ji woo prihatin. Yoona hanya mengangguk pasrah sembari berdoa di dalam hati agar dia bisa mengakhiri pertunangannya dengan siwon.

“eonni bagaimana, kenapa belum menikah juga dengan yong joon oppa?”tanya yoona mengalihkan perhatian

“ah itu… dia belum melamarku yoona-ya”jawab ji woo

“mwo? Kalian kan sudah berpacaran selama 7 tahun”

“iya aku juga bingung kenapa dia belum melamarku juga”seru ji woo kesal

“sabar eonni, pasti yong joon oppa sedang mempersiapkan lamaran yang special untuk eonni”hibur yoona

“kau benar misalkan saja dilamar di depan Obama seperti itu hahaaha”ujar ji woo bercanda. Yoona hanya bisa tertawa mendengar ucapan ji woo.

~~~~

Siwon dan ji woo eonni sibuk memeriksa pembangunan cabang department store mereka yang baru. Jadi daripada aku berdiam diri di hotel, lebih baik aku jalan-jalan di sini.

“ahhhhh udaranya sejuk sekali”ucapku senang saat tiba di pantai. Aku mencari toko minuman di sekitar sini, sambil berjalan kulihat banyak sekali orang-orang berpasangan. Mungkin mereka sedang menikmati bulan madu di pulau yang indah ini.

Pandanganku tertuju kepada sepasang pria dan wanita yang sedang berciuman di bawah pohon. Dasar tidak tahu malu, ini kan tempat umum. Tapi tunggu… sepertinya aku mengenal pria itu.

TBC

Mianhae TBC dulu ya hehehe. Makasih readers yang udah meluangkan waktunya buat baca FF dari seorang amatir sepertiku. Tolong RCL ya, kalo bisa commentnya jangan singkat-singkat karena author seneng baca comment yang panjang dari kalian ^^. Tolong silent readers comment ya ok. Jangan lupa baca lanjutannya ya >o<

 Mianhae telat share, karna kemaren kelewat 🙂 *bungkuk 90 derajat

Iklan
Tinggalkan komentar

123 Komentar

  1. Aisshhh kenapa yang jadi orang ketiga selalu fanny ama kibum hehehehe😂😂 tapii kerenn kok ffnyaa

    Balas
  2. acha

     /  Desember 28, 2015

    Eh! Ktemu ff yw perjodhan nih.😄 duhh snengnya… Slh satu ff favorit nih thor, yg perjodhan2 kek gni *jdi curhat* #plak. Ada sedih + ngakak ngeliat yw klo lgi bertengkr. Aplgi waktu mereka berdua lgi mkan itu.. Hahaha 😄 yoonwon cpt baikan dong jgn berantem mulu ! Yokyok bljr mncintai. Yoona msih blum serek nih hatinya. Dan siwon gk tau ah mgkin sma.. Si pria itu apakah siwon ?? Atau yg lain gtu.. Akhh penasaran!!! DuhhDuhhh pen ngeliat mereka mesra.. Sorry tlat ngt saya nemu ff ini thor ✌ heheh

    Balas
  3. Rada kesel sama fanny, semoga happy ending

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: