[FF] Love Story In The Magic School (Chapter 3 – It’s will be the time)

[FF] Love Story In The Magic School (Chapter 3 – It’s will be the time)

Poster FF LSITMS BY MELURMUTIA

Title                 : Love Story In The Magic School

Author             : Retno / Seo Hyun Yeong (email : retnosinicegirl@yahoo.co.id, twitter : @RetnoLoveSuJu)

Main Cast        : Choi Siwon (Super Junior)

Im Yoon Ah / Im Yoona (SNSD)

Support Cast   : Choi Minho (SHINee)

Lee Donghae (Super Junior)

Shin Dong Hee As Shindong (Super Junior)

Kim Heechul (Super Junior)

Etc.

Genre              : Romance, Adventure, Fantasy, Mistery

Length             : Chapter

Rating             : PG-13

Author Notes  : Annyeong YoonWoniteds author datang bawa FF LSITMS Chapter 3 ayo siapa yang pengen baca angkat tangan(?) *abaikan* author lagi banyak ide buat bikin ff tapi males ngetik nih dan ngembangin yang ada dipikiran author itu kadang-kadang jadi bingung karena saking banyaknya ide haha… Mian telat karena tugas sekolah buanyak banget ada 15 tugas kira-kira huh dlm bbrp hr jg harus selesai jadi mian bgt. Ya udah ga usah banyak omong lagi deh Not like, Don’t Read, Don’t bash, Don’t copy, Don’t be plagiat and SIDERS I Hate U Sooo much… Reader Happy Reading(*_*)!!!!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Siwon POV

Aku benar-benar shock atas pertemuan singkat itu. Aku tak menyangka sahabatku Lee Donghae dia ada disini aku juga sangat merasa bersalah karena menyakiti hatinya dan meninggalkannya dulu. Mungkin Yoona lebih merasa bersalah ketimbang aku tapi tetap saja kami masih bersahabat seperti dulu. Karena ternyata Donghae pun sudah punya anak, mana mungkin dia masih mencintai istriku Im Yoona. Tapi apakah saatnya akan segera tiba, setelah pertemuan ini?

“Appa!!!” seorang anak laki-laki berusia 8 tahun (9th usia korea) membuyarkan lamunanku dengan teriakannya yang riang itu.

“Minho-ya kau mengagetkan appa saja” jawabku sambil tersenyum pada putraku ini

“Appa jadi appa dan eomma mengenal appanya Krystal?” tanya Minho seperti sedang mengintrogasi penjahat

“Ne dia sahabat appa dan eomma dulu sewaktu sekolah memangnya kenapa Minho-ya?”

“Appa bisa cerita tidak seperti apa persahabatan kalian dahulu Minho ingin tau appa?”

“Ne baiklah Minho-ya sekarang Minho duduk manis dulu ne”

Minho pun duduk sambil menunggu aku bercerita aku menghembuskan nafasku sebentar lalu melihat putra kecilku ini dan bercerita kepadanya

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Kisah persahabatan mereka pun mulai terjalin erat. Siwon dan Donghae serta Yoona pergi ke rumah Shindong untuk minum teh bunga Krysan.

“Bagaimana sekolah kalian?”

“Baik ahjussi” jawab Siwon mewakili kedua temannya

“Tapi tadi aku dimarahi oleh Prof.Lee dia sungguh menyeramkan hiii” lanjut Siwon

“Dia orangnya memang begitu jadi tak usah kau ambil hati”

Siwon dan kedua sahabatnya pun pergi dari rumah Shindong.

Saat mereka menuju ke sekolah Heechul tiba-tiba mencegat mereka.

“Apa maumu Heechul? Kami tak ada urusan apa pun denganmu jadi izinkanlah kami lewat” pinta Donghae baik-baik

“Anak miskin beraninya kau berkata seperti itu padaku”

“Dia bukan anak miskin dia sahabatku Lee Donghae” bela Siwon

“Ne sekarang kau pergi saja kami mau lewat” lanjut Yoona

“Kalian boleh lewat asalkan kalian mau tanding denganku” jawab Heechul sambil mengeluarkan smirknya

“Tanding apa?” tanya Siwon to the point

“Kalau kalian akan tanding di ruang bilik kanan sekolah ingat bawa tongkat sihir kalian”

“Tapi ruangan itu dilarang untuk masuk oleh kepala sekolah Leeteuk” jawab Yoona

“Iya memang kita akan tanding kita masuk bersama kedalam nanti siapa yang akan kembali dengan selamat ia pemenangnya?”

“Lalu apa untungnya untuk kami kalau hanya lewat saja aku tak menerimanya” kata Donghae menolak

“Untungnya ya tentu saja kalian bisa tau apa isi dari ruangan itu mengapa semua siswa dilarang masuk dan aku akan memberikan uang 100 ribu won kalau kalian duluan keluar ketimbang aku”

“Aku tak mau nanti kami akan di hukum” kata Siwon menolak dan mereka akan meninggalkan Heechul tapi Heechul segera berteriak

“Adikmu akan celaka Hae-ssi jika kau dkk tak mau bertanding, kutunggu kalian besok jam 10 malam ingat baik-baik itu” teriak Heechul yang membuat Donghae dkk menghentikan langkah mereka,

“Mwo?? Adikmu di bawa oleh Heechul?” kaget yoona

“Ayo kita check saja” ajak Siwon dan mereka berlari menuju kamar adik Donghae. Dan ternyata benar Heechul telah menculik adik Donghae.

Seketika gurat kekhawatiran pun muncul di wajah polos Donghae, tiba-tiba Siwon merasa kepalanya sakit, ia tiba-tiba terduduk di tanah. Yoona dan Donghae kaget dan langsung ikut duduk di tanah melihat sahabat mereka seperti itu.

“Kau kenapa siwon-ah??” tanya Yoona khawatir

“Aku tak tahu kepalaku tiba-tiba pusing” jawab Siwon lalu beberapa saat kemudian ia jatuh pingsan. Yoona dan Donghae pun panik. Yoona langsung menyuruh Donghae untuk mencari bantuan.

Siwon pun segera ditolong oleh teman-teman yang lain, ia dibawa ke kamarnya Yoona dan Donghae masih setia menemaninya.

Jam telah menunjukkan pukul 9 malam tapi Siwon tak kunjung sadar juga. Mereka makin khawatir, khawatir akan keadaan Siwon yang tak kunjung sadar dan juga adik Donghae yang belum tahu juga dimana sedangkan cara satu-satunya adalah harus bertanding dengan Heechul di ruangan bilik kanan pukul 10.

Donghae pun pergi keluar untuk mengambilkan makanan. Hanya tinggal YoonWon disana.

“Siwon-ah kumohon bangunlah kau kenapa sebenarnya?”

“Apa kau tak ingin membantu Hae untuk mencari adiknya? Ayo kita bantu dia bangunlah Siwon-ah”

Tak terasa air mata Yoona pun jatuh juga dan mengenai pipi chubby siwon.

Siwon POV

Aku melihat sesuatu gelap semuanya gelap, aku melihat adik Hae Lee Dong Ae ia sedang disekap oleh Heechul cs. Tapi tiba-tiba sebuah bayangan hitam berlalu dengan cepat dan membawa Dong Ae lebih dalam memasuki ruangan tersebut, tapi tak kulihat Heechul cs. Aku melihat ada seorang pria, yang tersenyum smirk pada Dong Ae yang pingsan di sebuah kursi sambil diikat tangan dan kakinya serta mulutnya di sumpal dengan kain.

“Tuan Vincent, apa tidak sebaiknya kita bekerjasama saja dengan Heechul dkk.?” Tanya seorang yang sepertinya penganutnya jadi ternyata yang membawa Dong Ae itu Vincent.

“Babo! Untuk apa kita bekerja sama dengan anak kecil ia hanya akan menyusahkan kita saja”

“Josonghamnida tuanku”

“Heh gadis kecil kau akan menjadi tawananku untuk menemukan Choi Siwon hahaha”

Tiba-tiba ada seorang yeoja menarikku bangun dari nightmare ini.

Aku membuka mataku dan kudapati Yoona yang sedang menangis, nafasku masih tak beraturan. Tanganku terulur mengusap air mata di pipinya. Ia kaget lalu menoleh padaku dan tersenyum senang.

Siwon POV end

“Akhirnya won-ah kau sadar juga aku takut terjadi sesuatu padamu” kata Yoona dan menghambur ke pelukan Siwon. Siwon sempat kaget tapi akhirnya ia mengusap puncak kepala Yoona. Tanpa mereka ketahui Donghae yang baru datang menyaksikan adegan yang terjadi di depan matanya dengan mata terbelalak kaget. Ia menjauh dari ambang pintu lalu bersender di dinding.

“Ya tuhan mengapa dadaku terasa sakit sekali melihat mereka berdua seperti itu?” batin Donghae dalam hatinya.

Siwon dan Yoona langsung bergegas mencari Donghae guna untuk mencari Dong Ae bersama-sama.

“Hae-ah” teriak Siwon disekitar dapur

“Donghae-ah kau dimana?” teriak Yoona juga

Donghae yang mendengar teriakan teman-temannya pun segera menampakkan diri (?).

“Siwon-ah kau sudah sadar” ucap donghae yang sebenarnya sudah tahu dari tadi.

“Ne tadi aku bermimpi melihat adikmu Hae-ah” cerita Siwon pada Donghae

“Jinjja?? Ada dimana??” tanya Donghae mulai antusias dan khawatir

“Aku melihatnya bersama dengan seseorang yang selalu masuk dalam mimpiku namanya Vincent kalau tidak salah dia dan adikmu berada di dalam ruangan bilik kanan”

“Mwo? Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang di hukum para professor atau kalau tidak diselamatkan bagaimana nasib adikku??” bingung Donghae

“Kita harus tetap menyelamatkan Dong Ae” kata Yoona bijak

“Bagaimana jika kita dihukum??” tanya Donghae khawatir

“Lebih penting nyawa adikmu kita dihukum masih bisa diganti sedangkan nyawa adikmu tak akan ada gantinya lagi Hae-ah” Ujar Siwon

“Oke sekarang kita harus memastikan bahwa semuanya sudah tidur dan segera menuju keruangan itu” ucap Yoona

“Ne ayo kita berpencar, aku akan ke ruangan bawah, Yoona ke ruang di atas. Dan Siwon kau mengecek para professor.” Kata Donghae membagi tugas

“Ok kita bertemu lagi di sini nanti arraseo?” ujar Siwon

“Ara” mereka segera berpencar,

Siwon POV

Aku berjalan mengendap-endap melihat satu-persatu ruangan professor.

TAP TAP TAP TAP

Kudengar sebuah langkah berjalan mendekat. Aku segera bersembunyi dibalik tembok.

“Ingatlah awasilah dia dengan baik ia mulai sombong di sekolah ini dan…” ternyata itu suara Proffesor Lee iya Lee Taemin yang memarahiku dulu saat baru masuk sekolah, bahkan aku masih mengingat suaranya dengan jelas saat ia memarahiku. Ia menghentikan omongannya dan berbalik kepada seseorang yang ia ajak bicara.

“Choi Siwon adalah namja malas dan tak berpengalaman, lalai, dan sombong ia sama seperti ayahnya”

“Ia mewarisi mata ibunya” kata lawan bicaranya samar-samar kudengar suaranya.

Lalu mereka melangkah pergi. Aku tertegun sepertinya professor Lee benar-benar membenciku. Aku pun tersadar dari lamunanku, dan segera menuju tempat para sahabatku menungguku.

Siwon POV end

“Mana siwon yah kenapa lama sekali? Aku takut terjadi apa-apa dengannya?” cemas Yoona sambil mondar-mandir di depan Donghae.

“Sudahlah ia akan baik-baik saja, yoong dia anak yang hebat” kata Donghae mencoba membuat Yoona tenang

“Kau salah aku bukanlah anak yang hebat, aku hanyalah anak yang malas, bodoh, dan lalai, serta sombong.” Ucap Siwon tiba-tiba datang

“Apa yang kau katakan wonnie? Kau anak yang hebat” kaget Donghae sambil memegang pundak Siwon

“Apa yang terjadi Siwon-ah katakanlah padaku?” desak Yoona yang tahu kalau siwon telah mengetahui sesuatu sehingga ia berubah begini.

“Tak ada memang itulah aku. Sebaiknya kalian meninggalkanku aku hanya akan menyusahkan kalian”

“Itu tak mungkin won-ah kita harus menyelamatkan Dong Ae sekarang” tutur Yoona

“Carilah ia maafkan aku, aku tak bisa membantumu Mianhae” kata Siwon dan pergi menuju kamarnya sambil meneteskan air mata dibalik wajahnya yang terlihat kuat.

Siwon POV end

Author POV

“Lalu sekarang apa yang harus kita lakukan?” tanya Donghae bingung

“Kita akan tetap mencari Dong Ae tanpa Siwon, aku yakin ia pasti akan kembali untuk menolong kita” ujar Yoona menyemangati Donghae lalu mereka pergi ke ruangan bilik kanan.

Mereka telah sampai di depan ruangan itu. Donghae mencoba membuka ruangannya tapi tak bisa terkunci.

“Terkunci… apa yang harus kita lakukan?” Donghae mulai putus asa

“Tenang Donghae-ah akan kubacakan mantra semoga ini berfungsi” kata Yoona menyemangati Donghae sambil tersenyum.

Lalu Yoona membacakan sebuah mantra sihir, awalnya tak bisa, tapi setelah di coba berkali-kali akhirnya bisa dibuka.

Mereka memasuki ruangan itu lebih dalam. Ruangan itu lebih mirip sebuah perpustakaan. Ia bingung harus mencari kemana lagi sejauh ini tidak ada tanda-tanda adik Donghae berada.

“Dong Ae” teriak donghae tapi tak terlalu keras takut ada yang mendengarnya.

CKLEK terdengar suara pintu terbuka. Donghae dan Yoona segera bersembunyi.

“Kenapa pintunya terbuka yah? Mungkin aku lupa menguncinya” ternyata itu adalah penjaga sekolah yang berkeliling sekolah.

Klontang

“ah babo-ya ayo cepat sembunyi ke sana” ternyata Donghae tak sengaja menyenggol vas dan jatuh ke lantai mereka segera berpindah sebelum ketahuan.

“Siapa disana?”

“Ayo mengaku siapa itu?”

“Ngeong”

“Oh ternyata hanya kucing, kenapa kau bisa masuk sini hemm disini berbahaya ayo kita keluar” beruntunglah mereka ditolong oleh seekor kucing hitam.

“Huft hampir saja kita ketahuan” lega Donghae setelah penjaga sekolah keluar.

“Ayo kita lanjut hari sudah semakin malam”

“Dong Ae”

“Dong Ae-ya”

Tiba-tiba ada yang membekap mulut Yoona dari belakang.

“Ngg nggg” jerit Yoona yang dibawa oleh orang berbaju hitam

“Yoona” Donghae langsung menoleh kebelakang tapi tiba-tiba pandangannya kabur dan tak sadarkan diri.

Saat mereka bangun mereka sudah berada di sebuah tempat yang gelap.

“Dimana kita?” tanya Donghae yang baru bangun

Mereka berdua diikat di sebuah tiang. Dan kaget melihat sebuah anjing berkepala tiga sangat besar sedang terlelap mereka pun terkaget dan ketakutan.

“Aku juga tak tau apa itu” jawab yoona

“ aku tak tau mereka sangat menyeramkan”

Hoaaarggh

Salah satu kepala anjing itu menguap.

“Ssstt Jangan berisik Hae-ah sepertinya mereka mudah terusik”

“Ne kau benar”

“Lihatlah itu ada sebuah batu dibawah kaki mereka” kata Donghae sambil mengarahkan kepalanya ke arah batu

“iya bagaimana caranya kita pergi dari sini bagaimana dengan Dong Ae?” tanya Yoona bingung

“Oppa…. Tolong oppa” terdengar sebuah teriakan dari arah ruangan di sebelah mereka

“Itu seperti suara Dong Ae jangan-jangan Dong Ae ada di dalam” tebak Donghae

“Tapi bagaimana kita bebas dari sini?”

“Teman-teman” ucap seseorang yang ada di hadapan mereka tiba-tiba

“Siwon-ah akhirnya kau datang menolong kami” ujar Yoona girang

“Mianhae aku tadi meninggalkan kalian aku sadar kita adalah sahabat harus saling membantu”

Siwon segera melepaskan ikatannya.

“Gomawo”

“Ayo kita segera selamatkan Dong Ae” ajak Donghae

“Dimana dia?”

“Ada di ruangan itu kajja”

Mereka membuka pintu dan bertemu dengan seseorang yang menjaga pintu berikutnya.

“Ternyata ada orang yang ingin bergabung dengan permainan kita” ujar seorang kurcaci

“Permisi bolehkah kita lewat ke pintu itu?” tanya Donghae

“Boleh-boleh saja asal kau bisa menyelesaikan permainanku”

“OKE kami siap apa itu?”

“Hitam bayangan,  mengincar anak manusia, bersembunyi di sebuah jiwa dimana hal itu terjadi?”

Mereka tak tahu, dan akhirnya mereka harus berhadapan dengan 3 anjing tadi. Donghae mencoba mengalihkan pandangan mereka agar tidak mengejar YoonWon.

“Kalian masuklah duluan selamatkan Dong Ae” suruh Donghae

“Tapi…”

“Ayo won-ah” yoona langsung menarik tangan Siwon masuk ke pintu berikutnya.

“Huahahaha akhirnya ada juga santapanku hari ini hahaha” tawa seorang Raksasa yang terlihat akan memakan mereka.

“Huaa kabur” Saat mereka akan menuju ke pintu utama raksasa itu langsung menyegat mereka.

“Kalian tak akan bisa kabur hahaha”

“Lawan aku dulu baru bisa hahaha” Yoona pun segera mengucapkan mantra mantra yang ia hafal tapi ada satu mantra yang ia lupakan yaitu membuat benda menjadi kecil.

Raksasa itu terus mengejar Yoona.

“Siwon-ah kau masuklah cepat selamatkan Dong Ae” teriak yoona disela-sela larinya

“Tapi bagaimana dengan kau?”

“Aku akan baik-baik saja cepatlah Dong Ae dalam bahaya”

Akhirnya Yoona mendorong Siwon paksa agar mau masuk ke pintu itu.

Author POV end

Siwon POV

Sekarang aku sendiri ku telusuri ruangan ini kenapa tak ada halangan seperti tadi.

“Toolong…to…longh” suara Dong Ae terdenagar dari jauh aku segera mengedarkan pandanganku, mataku terbelalak melihat tubuh Dong Ae terkapar lemah di tanah.

“Dong Ae” aku segera menghampirinya

“Siwon oppa tolong aku” ia pingsan

“Dong Ae Dong Ae bangun”

“Kau tak akan bisa menolongnya” ucap seseorang tiba-tiba

“Kkkau?” kaget Siwon melihat seseorang yang selalu muncul di mimpinya setiap malam.

“Hahaha kau sudah tau siapa aku?” tanya orang yang agak aneh itu.

“Kau…Vincent??”

Siwon POV end

“Anak pintar tapi kepintaranmu itu sia-sia nak haha karena sebentar lagi kau akan segera mati nak”

“Kau apakan Dong Ae?”

“Iya akan sadar lagi jika berhasil selamat dan jika tidak maka…”

“Apa maksudmu hah?”

“Choi kau tahu setengah jiwanya ada di sana” tunjuk orang itu kepada ular raksasa yang menjaganya.

“Kalahkan ia maka adik temanmu itu akan selamat hahaha”

Siwon bersiap melangkah menuju ular itu

“Tapi lawan dulu aku”

Vincent langsung menyerang siwon beruntung Siwon langsung berhasil menghindar ia terus-terusan menyerangnya Siwon segera mengambil tongkat shir di sakunya.

Dan membaca mantra untuk menghilangkan mantra Vincent. Sambil berlari menuju ular itu ia tiba-tiba saja bisa berbahasa ular, ular itu akhirnya pergi dan saat Siwon akan mengambilnya tiba-tiba hilang dan sudah dibawa oleh Vincent.

“Kau mau ini?” ia langsung membaca kan sebuah mantra berhasil mengenai Siwon tapi ia tak menyerah.

Siwon bangkit dan dengan beraninya ia mengeluarkan sebuah mantra dan mendekat kearah Vincent. Yoona dan Donghae telah berhasil sampai berkat Donghae yang mendapatkan 3 sapu terbang.

“Siwon tangkap” Siwon langsung menangkapnya dan segera ia gunakan ia berkali-kali mencoba mendekat ke arah Vincent sambil membaca mantra dan berkali-kali pula ia gagal. Akhirnya ia dengan beraninya mendekat dan saat mantra Vincent hamper mengenai dirinya ia langsung memantulkannya dengan cermin yang kebetulan ia dapatkan. Sedangkan Yoona dan Donghae menolong Dong Ae. Akhirnya Vincent hilang dan botol tadi pun tertinggal disana. Ia segera mengambil botol itu dan memberikannya pada Dong Ae, lalu mereka bertiga membawa Dong Ae keluar dari sana. Tapi sialnya mereka bertemu dengan Heechul dkk.

“Rupanya kalian berhasil menemukan adik kalian heh. Sekarang kalian tak akan bisa lewat lawan aku dulu” kata heechul menantang.

Heechul membaca mantra dan Yoona segera memantulkan kembali mantranya hingga Heechul menatap tembok.

Ternyata kegiatan mereka itu terdengar oleh para professor, mereka segera kesana dan melerainya.

Siwon beserta Heechul dkk dibawah keruang professor Leeteuk.

“Mengapa kalian beraninya memasuki ruangan itu?”

“Ini semua Heechul yang menyuruhnya” Donghae pun angkat bicara duluan sebelum Heechul menuduh mereka.

“Lalu mengapa kalian bertiga menurutinya?” tanya Prof. Leeteuk sabar

“Kami harus melawannya disana kalau tidak adik Donghae tak akan selamat” kata Yoona

“Aniyo aku tak menculik adikmu” sangkal Heechul

“Lalu mengapa adikku bisa hilang” tanya Donghae tajam

“Awalnya aku memang membawa adikmu bersamaku ke ruangan itu tapi setelah itu aku dkk tiba-tiba ada yang membius kami lalu saat kami bangun adikmu sudah tidak ada”

“Tetap saja ini salahmu!!” ngotot Donghae

“Sudah-sudah sebaiknya kalian ke ruangan Prof. Taeyeon ne dia akan memberi hukuman untuk kalian tapi Siwon jangan pergi dulu aku ingin bicara padanya”

“Ya prof”

“Siwon sebenarnya tadi apa yang kau temukan?”

“Aku bertemu dengan Vincent dan menemukan sebuah batu yang dijaga oleh anjing raksasa berkepala tiga”

“Bagaimana kau bisa lolos nak?”

“Aku memantulkan sihirnya dengan cermin dan soal batu itu apa sebenarnya prof?”

“Batu itu adalah batu bertuah kami menaruhnya di sana agar batu itu tak di salah gunakan oleh orang lain”

“Sebenarnya aku ingin menghancurkan batu itu tapi Shindong melarangku dan dia menyuruhku melindungi batu itu dan akhirnya kami memasang anjing raksasa berkepala tiga aku memasang mantra padanya agar tidak membiarkan satupun orang yang menyentuhnya” lanjut Prof. Leeteuk

“Apakah kau mengambil batunya?” tanya professor lagi

“Ne ini batunya” ujar Siwon sembari menyerahkan sebuah batu berukuran sedang.

“Sebaiknya aku apakan batu ini?” tanya Professor lagi

“Sebaiknya hancurkan saja prof agar tidak ada lagi yang bisa mengambilnya.”

“Kau yakin?”

“Ne prof menurutku itulah yang terbaik”

“Kau memang anak yang baik siwon ini untukmu” kata Leeteuk sambil memberikan sebuah jubah kepada Siwon

“Kamsahamnida Prof”

“Avada Kedavra” Professor Leeteuk mengucapkan mantra sihir pada batu itu lenyaplah sudah batu itu. Siwon segera keluar menemui teman-temannya.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Aku mengakhiri ceritaku saat kulihat Minho menangis.

“Minho-ya mengapa kau menangis chagi?” tanyaku sambil mengusap air mata putraku ini.

“Aku takut Appa akan meninggalkanku hiks hiks”

“Tenanglah Minho-ya selama appa masih bisa bersamamu appa tak akan meninggalkanmu” jawab Siwon sambil menitikan air mata.

“Appa hanya minta satu padamu jika appa tak bisa menemani eommamu melahirkan jagalah eommamu kuatkan dia Minho-ya apapun yang terjaddi berjanjilah pada Appa?”

“Ne hiks minho janji” kata Minho lalu kami saling menautkan kelingking kami.

“sudah jangan menangis Minho-ya”

“ne appa”

“Minho-yang, yeobo ayo kita makan sudah siap”

“Ne eomma”

“kau habis menangis Minho-ya?” tanya Yoona yang melihat putranya yang masih tersedu-sedu walaupun tak mengeluarkan air mata

“Ani eomma”

“Jangan bohong Minho”

“Oppa Minho kenapa?” tanya Yoona pada Siwon

“Minho hanya sakit tangannya karena keseleo tadi” bohong Siwon

“Ne eomma yang appa katakan benar kok” bela Minho

“Benar?”

“Iya”

“Yasudah ayo kita makan nanti keburu dingin” ajak Yoona dan mereka pergi ke ruang makan.

‘Maafkan aku yoong jika oppa mengecewakanmu tapi oppa harus segera pergi agar ini semua cepat berakhir jagalah anak-anak kita yoong Minho akan menjagamu’ batin Siwon dalam hatinya.

To Be Continued…

Huft selesai juga Mian lama author tiba-tiba ilang idenya maaf banget kalo ceritanya murahan ga seru banyak typonya dan bosennin tapi saya sudah berusaha semaksimal mungkin agar readers menyukai ff saya ini. Gomawo harap RCL ne hargailah kerja keras para author jangan jadi SIDERS!! Bye^^

Tinggalkan komentar

40 Komentar

  1. vints

     /  Maret 29, 2013

    .next

    Balas
  2. Next eon..
    Ditunggu kelanjutannya..

    Balas
  3. WAH!
    ADA HARRY POTTER YOONWON VER!!!
    yaampun seneng banget aku

    ini film kesukaan aku
    eonnie suka juga?
    wah seneng banget.ini ceritanya tentang harry potter 1&2 y?
    wah seru banget eonnie 🙂
    tapi kalo harry potter yg asli peran hermione nikah sama ron di akhir film.sedikit takut.tapi disini yoona nikah ama siwon oppa!!
    duh seneng banget
    lanjut eonnie:)

    Balas
  4. aat yoonwon

     /  Maret 29, 2013

    lanjtkan

    Balas
  5. Yulisa

     /  Maret 30, 2013

    Mirip crita harry potter dehh…
    Wonppa mau kmn?? Ninggal.in yoonnie ya??? Jgn doonk…

    Balas
  6. Vita anggrainie

     /  Maret 30, 2013

    Bgus thor ff a,,
    aq skak bngett 🙂

    Balas
  7. Haahhh…. Siwon oppa mw kmna emangnya???
    Aduhh oppa jgn bkin aku khawatir dong… ><
    Lanjut Thor… Gomawo ^^

    Balas
  8. siwon oppa mau kemana emangnya???
    duh jangan tinggalin yoong eonni dong oppa..
    mkin seru nih thor, lanjut 😀
    hwaiting:)

    Balas
  9. Ifan Adul

     /  Mei 25, 2013

    eonnie kapan lanjut
    saya nunggu ampe bulan mei nih

    Balas
  10. Siwon oppa mau pergi kemana??

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: