[FF] Yesterday, I Saw Your Face And Now…. (Chapter 2)

Yesterday, I Saw Your Face

Tittle                :           Yesterday, I Saw Your Face And Now….

Type                :           Sequel

Part                  :           2

Author             :           Melshinys / Choi Young Mi

Twitter                        :           https://twitter.com/EunHaeSiBum (@EunHaeSiBum)

Genre              :           Friendship, Family, Angst

PG                   :           12

Main Cast        :           Im Yoona                    as         Im Yoona

Choi Siwon                 as         Choi Siwon

Other Cast       :           Gongyoo                     as         Im Gongyoo

Hwang Tiffany           as         Hwang Tiffany

Lee Donghae               as         Lee Donghae

Choi Sooyoung           as         Choi Sooyoung

Cho Kyuhyun             as         Cho Kyuhyun

Kwon Yuri                  as         Kwon Yuri

Kim Joong Won          as         Yesung

Shim Changmin          as         Shim Changmin

Kim Suho                    as         Choi Suho

Etc.

BackSound     :  G.NA                       =          Kiss Me

Sunny & Luna           =          It’s Me

4Men feat Mi             =          Here I Am

 

 

Summary        : Kau sepertinya tak sedikitpun melihatku, mengikutimu . Aku seperti orang yang tak tau malu saat mengingatmu. Apapun akan aku lakukan, meskipun hanya melihat wajahmu

 

Happy Reading J

 

Yoona tersenyum mengingat bagaimana tadi, Siwon lewat tepat berada didepan kelasnya, Senyum it uterus menghiasi wajahnya.

~teng teng

Semua siswa yang mendengar itu berteriak senang karena akhirnya masa menguras otak berakhir sudah.

Yoona langsung menyiapkan bukunya dan keluar..

Saat diluar ia ditarik oleh seorang namja dan menyandarkan Yoona kedinding dengan jarak yang lumayan dekat. Siwon yang tadinya sudah menunggu Yoona keluar dari kelas langsung membalikan badannya saat melihat namja itu menghampiri Yoona, apalagi posisi mereka sekarang membuat hati Siwon sakit

 

“Changmin Oppa…”

 

Yoona terdiam saat melihat kini Changmin tepat berada dihadapannya.

“Wae?” Tanya Yoona membuka pembicaraan.

“Kau.. sudah mengurusnya?” Tanya Changmi yang menjauhkan dirinya dari Yoona.

“Ish.. Bukankah katanya kemaren dia sudah bertemu denganmu?” Tanya Yoona balik,

“ck.. apa-apaan itu, dia malah menyampaikan salam darimu” kata Changmin saat mengingat bagaimana tingkah Sooyoung kemaren.

“Ah.. Kau ini, kalau ingin lebih dekat itu harus butuh proses Oppa” jelas Yoona yang langsung menggerakkan kakinya kedepan.

“Aku tau , tapi masa ia berfikir kau yang menyukaiku. Bagaimana aku ingin lebih dekat, kalau aku mendekatinya pasti ia merasa tak enak karena kau menyukaiku” kata Changmin

Yoona yang mendengar itu menganggukan kepalanya setuju.

“Jadi, kita harus bagaimana?” Tanya Yoona yang membuat Changmin tambah prustasi.

“Ah.. Aku tak tau Yoong..” kata Changmin.

“Yoong, Aku sangat menyukai Sooyoung” kata Changmin, sedangkan Yoona hanya menghela napas pasrah dan sabar menghadapi kaka kelasnya yang satu ini.

 

~

 

Siwon seperti biasa mencetak foto-foto Yoona, ia tersenyum semangat saat mengingat bagaimana Yoona tersenyum yang membuat hatinya menjadi abnormal.

“Sepertinya ini sudah selesai, lebih baik aku membingkainya” Siwon mengambil sekitar 20 Foto Yoona yang ia cetak.

“Yeppo” itulah kata yang sangat cocok bagi Siwon saat melihat Foto itu.

“Hyung!!” teriak Suho yang langsung memasuki kamarnya dengan seragam Batman yang mempunyai jubah dibelakangnya.

“Wae?” Tanya Siwon yang masih fokus pada Foto tersebut.

“ah.. ini calon istriku Hyung!” ujar Suho yang mengambil Foto Yoona.

“Mwo?! Dia punya Hyung!” kata Siwon, Suho yang mendengar itu tak terima.

“Aniy.. sekarang ia milikku, aku beberapa hari yang lalu melihatnya lewat depan rumah kita” kata Suho  yang menerawang kedepan yang membuat Siwon membalikan badannya menatap Suho.

“Maksudmu?”

“Aku pernah bertemu dengannya , dia sangat cantik. Aku sudah minta ijin dengan eomma untuk menikahinya” suara Suho yang masih sangat kekanak-kanakan membuat Siwon tertawa, namun sedetik kemudian ia merubah wajahnya

“ Tapi, Hyung tak mengijinkannya menikahi denganmu” kata Siwon, Suho yang mendengar itu jadi kesal dan mengambil Foto Yoona.

“Ya! Choi Suho, kembalikan punyaku!” teriak Siwon , Suho yang mendengar itu berlari langsung menemui eommanya.

“eomma, Hyung mengejarku” adu anak itu yang dulu sampai mendekati Boa.

Boa tersenyum dan langsung memeluk anak bungsunya

“Apa-apaan ini, katanya ingin menikahi Yoona, tapi masih berlindung dengan eomma.” Ujar Siwon meremehkan.

“Eomma, Hyung ingin merebut kembali yeoja yang kemarin” anak itu berbicara dengan polos dan lagi-lagi membuat Boa tertawa.

“Nde? Hyung lebih dulu menyukainya” kekeh Siwon yang tak mau direbut pujaan hatinya.

“Wonnie, sudahlah… kau ini, nanti eomma berikan saat ia tidur. Kau sudah minum obat?” Tanya Boa

“ah.. nde, aku akan meminumnya eomma, tapi…”

“Tapi apa?”

“aku belum makan”

“Yasuddah sana makan”

“Aku maunya eomma yang suapkan” kata Siwon,, Boa yang mendengar anak sulungnya itu membualatkan matanya.

“Mwo?! Kau ini sudah berumur 17 tahun, makan saja sendiri.”

“nde,.. Suho saja makannya sendiri” ujar anak itu tersenyum yang masih berada dipelukan Boa yang duduk bersandar disofa.

“aku tak peduli , eomma..” Kali ini Siwon bertingkah layaknya anak kecil yang berumur 4 tahun, ia pun duduk disamping kiri boa dan memeluk yeoja itu, Suho yang tak terima melepaskan tangan Siwon

“eomma, punyaku!” teriak anak itu.

“Aniy, eomma punyaku :p ” ejek Siwon pada adik bungsunya.

“Hahaaa.. sudahlah jangan rebut, eomma milik Siwon dan milik Suho. Arra?” katanya yang membalas pelukan kedua namjanya.

“dan milik Appa” Ujar Kangta yang baru datang. Boa yang melihat suaminya itu langsung ingin bangkit, namun kedua anaknya itu menahan Boa.

“Ya! Apa-apaan kalian berdua, Appa ingin memeluk Eomma” Kangta terlihat tak terima, karena istrinya direbut oleh kedua anaknya

“Aniy, Eomma sedang memeluk kami” kata Suho dengan polos, Siwon yang mendengar itu ikut mengangguk dan mengeratkan pelukannya pada Boa. Sedangkan Boa hanya tertawa diperubatkan anak dan Suaminya

 

~

 

Siwon tersenyum saat Boa menyuapi sesendok nasi, yah.. sekarang Siwon disuapi oleh sang eomma.

“Bagaimana kau?” Tanya Boa

“Maksud eomma?”

“yeoja itu, yang membuat kamarmu ini penuh dengan wajahnya” kata Boa dan memandang kesegala arah kamar Siwon

“hehe… Aku takut saat aku bersamanya, aku takut tak bisa membahagiakannya” kata Siwon

“Apa maksudmu? Seharusnya kau harus membahagiakannya”

‘nde, aku tau eomma.. tapi umurku tak bisa membuatnya bahagia’ batin Siwon. Ia tersenyum menatap sang eomma yang sudah menemaninya selama 17 tahun ini.

“Wae?” Tanya Boa

“Aniy, aku sangat bahagia mempunyai eomma sepertimu”

 

Siwon tak pernah menceritakan pada siapapun tentang penyakit yang ia alami termasuk keluarganya, yang tau hanya ia , pihak rumah sakit dan Tuhan.

 

Penyakit selama ini ia derita itu saat ia sedang bermain basket, dikala itu juga ia merasakan kepalanya sakit. Dokter sudah mendiagnosanya dan hasilnya..

Siwon terkena penyakit Tumor otak, Sampai sekarang penyakit itu sudah berjalan selama 1 bulan dan selama 1 bulan itu juga ia merasa sakit dibagian kepala dan badannya sekarang pun cepat lemas, tak seperti dulu.

 

“Sebenarnya ini obat apa? Kenapa kau selalu meminumnya?” Tanya Boa, karena Siwon selalu memintanya untuk mengingatkannya meminum obat itu.

“Itu hanya Vitamin eomma” Senyum Siwon Nampak tak menunjukkan bahwa ia terkena penyakit yang sangat parah.

“ck.. aku kira apa-an.. hm.. Yasuddah minum Vitaminmu. Eomma ingin meniduri Suho dulu. Kau juga jangan terlalu larut tidur tak baik untuk kesehatanmu” Siwon hanya mengangguk . Saat Boa ingin pergi Siwon menahan tangannya.

“Wae?”

“Popo eomma” Boa yang mendengar itu menyatukan alisnya, tumben sekali anak ini minta cium. Ada apa yang terjadi?

“ISh.. kau sudah besar. ~cup” Boa mencium kening anaknya. Siwon yang mendapat itu hanya tersenyum dan langsung meminum obatnya.

 

~

 

“Annyong haseo !” sapa seorang guru yang baru masuk ruangan kelas Yoona.

“Annyonghaseo Sonsaengnim!” jawab anak-anak

“hm.. Yoona, nanti setelah istirahat kau kekantor ne?” kata Guru Jungsoo

“nde.. Sonsaengnim” jawab Yoona

“Arraso, baiklah kita lanjutkan pelajaran kita, kemaren sampai halaman berapa?” Tanya sang Guru.

“Yoong, aku sudah meminta nomor Hp Changmin Oppa” kata Sooyoung yang berada disebelah Yoona. Yoona yang mendengar itu tersenyum senang.

“ini.. “ Sooyoung memberikan secarik kertas

“Hm.. untukmu saja. Aku sudah punya” kata Yoona tersenyum malu.

“Jinjja? Kau yang memintanya langsung? Wah.. tumben kau berani”

“Kau pikir Changmin Oppa hantu?” Sooyoung yang mendengar itu menutup mulutnya tertawa.

“Choi Sooyoung! Apa yang kau tertawakan?” Tanya Jungsoo  yang membuat Sooyoung menutup mulutnya

 

~

 

Siwon, Kyuhyun dan Seohyun terlihat heran. Pasalnya mereka tak tau kenapa sekarang mereka dipanggil. Yoona yang melihat Siwon jadi takut untuk kesana, namun kalau ia tak kesana ia akan dimarahi Jungsoo Sonsaengnim.

Ia pun berlari ke WC melihat penampilannya, mungkin saja sekarang ia sedang berantakan. Ia tak mau Siwon melihatnya dengan gaya yang sangat tak sedap dipandang.

 

Setelah ke WC, Yoona kembali kekantor dengan langkah yang pasti dan anggun. Siwon yang melihat kedatangan Yoona menjadi tak karuan, begitu juga Yoona ia sejujurnya mungkin lebih tak karuan lagi.

 

Kyuhyun yang melihat itu tersenyum dan menggoel kaki Siwon, Begitu juga Seohyun ia jadi senyum-senyum sendiri, kedua sahabat itu sudah tau bagaimana perasaan sahabatnya satu sama lain.

“Yoong!” sapa Seohyun

“nde.. Ka..kau, juga dipang..gil?” Tanya Yoona yang terlihat sangat gugup. Siwon yang melihat itu hanya memasang wajah datarnya yang terlihat tak peduli, padahal kalau ia membuka suara ia yakin suaranya lebih parah dari Yoona karena ada rasa gugup, senang, tak menyangka atau mimpi. Karena bisa dekat dengan Yoona sedekat ini

 

“nde..” jawab Seohyun, Yoona pun langsung duduk disamping Seohyun yang memang disediakan

“Kau  tau kenapa kita dipanggil kesini?” Tanya Yoona lagi yang sekarang lumayan lebih tenang.

“Kau tau?” Tanya Seohyun yang balik bertanya

“Ya! Aku bertanya padamu, kenapa kau bertanya padaku lagi?” Yoona memasang wajah kesalnya dan itu membuat Siwon tersenyum, jika bisa ia akan memotret Yoona.

 

Jungsoo yang merupakan guru biologi menemui ke-4 muridnya itu dan langsung menyuruh ke 4 nya masuk. Tempat duduk mereka pun diatur.

 

“Seohyun kau disamping Cho Kyuhyun, dan Kau Yoong disamping sitampan “ Jelas Jungsoo yang membuat Yoona ingin berteriak karena sitampan itu ternyata Siwon. Begitu pula dengan Siwon. SeoKyu yang melihat itu dari tadi juga terlihat tak karuan, apalagi Kyuhyun yang juga mempunyai rasa pada Seohyun.

 

“Hm.. Baiklah. Mianhae membuat kalian jadi tak bisa istirahat. To the point saja ya.. Kalian ber-4 mengikuti perlombaan karena sudah dipilih oleh para guru bidang study dibidang itu masing-masing. Kyuhyun kau mengikuti olimpiade Matematika kau latihan dengan Kangin Sonsaengnim, Seohyun kau mengikuti olimpiade Pengetahuan Sosial kau juga akan dilatih Dana Sonsaengnim. Kau Yoona mengikuti olimpiade Biologi dan Siwon Fisika. Kalian berdua aku yang melatihnya, seharusnya yang melatihmu Siwon Yoochun Sonsaengnim , Taeyoon Sonsaengnim atau Junsu Sonsaengnim, tapi mereka bertiga tak bisa melatihmu karena Yoochun Sonsaengnim sedang melanjutkan S2 nya, Taeyoon sedang cuti hamil dan Junsu sedang perjalanan dinas, nanti kalau Junsu datang kau juga akan berlatih dengannya. Nanti kalian berdua (YoonWon) sebelum pulang menemuiku. Arraso?” Jelas Jungsoo panjang lebar yang membuat YoonWon terlihat senang, apalagi nanti mereka mungkin sering bertatap muka dan lebih dekat.

 

>>>~<<<

 

Yoona terlihat senang saat berjalan kekantin, Seohyun yang disampingnya hanya menggelengkan kepalanya.

 

“Ah.. Aku masih tak percaya Hyun” ujar Yoona yang seperti orang gila, setelah berpisah dengan WonKyu ditengah perjalanan.

“Hahaa… Aku dari tadi juga tak karuan melihatmu. Untungnya kau tak bertingkah aneh seperti kita ngumpul-ngumpul” kikik Seohyun memegang perutnya menahan tawanya, membayangkan bagaimana tingkah Yoona tadi saat berdekatan langsung dengan Siwon.

“Apa yang kau tertawakan eoh?” Tanya Yoona mengahadap Seo dengan mata yang tajam.

“Aniya.. Kajja kita makan aku sudah lapar”

“wah.. kau bisa makan juga ternyata..”

“ck.. masih berisi badanku darimu yang hanya tulang ini” Yoona yang mendengar itu bersiap menerkam Seohyun layaknya seorang anjing mengejar Kucing. Seohyun yang mersa aura itu langsung berlari secepat singa tak mempedulikan orang-orang yang melihat mereka.

Siwon yang melihat itu tersenyum tak lupa ia memotret beberapa tingkah Yoona. Ia selalu mengikuti Yoona dari kejauhan.

 

Selalu seperti ini Siwon selalu melihat Yoona dari kejauhan, terkadang ada rasa trauma kalau ia mendekati seperti beberapa hari kemaren. Saat ia mendengar bahwa Yoona menyukai Changmin, melihat adegan Yoona dan Changmin yang membuatnya cukup sakit saat melihat itu dan banyak lagi.

 

“Aw… “ jerit Siwon saat merasa ada yang aneh dikepalanya. Aneh? Ini bukan aneh ini sakit.. sangat sakit. Siwon merasa kepalanya sekarang sangat sakit. Ia mencoba menduduki dirinya disebuah bangku sekolah dan meletakkan kameranya kesamping. Siwon meraba-raba kantongnya mencari sesuatu yang sangat ia perlukan sekarang. Namun, ….

~Bruuk

Tubuh Siwon terhempas kelantai karena bangku tadi tak cukup panjang mengangga Siwon, saat Siwon pingsan hanya ada dua orang namja yang ada disana dan membantu Siwon, pasalnya Siwon sekarang sedang bersembunyi. Makanya hampir tak ada orang disekitarnya. Kedua Namja yang yang juga merupakan sahabat Siwon itu langsung mengangkat tubuh besar Siwon.

 

“ck.. dia mengintip Yoona sampai pingsan” ujar Eunhyuk.

“Ah… berat sekali badan namja ini” kata Donghae yang berusaha mengangkat tubuh Siwon.

“Telepon Evil” Eunhyuk langsung merogoh sakunya mengambil Ponselnya.

“Yeobseo? Evil? Cepat kesini si tampan Pingsan” kata Eunhyuk

“Mwo? Sitampan? Siwon?” Tanya Kyuhyun

“nde, cepat kesini”

“kalian dimana”

“disamping dekat lorong tangga”

“nde, aku akan kesana”

 

EunHae dan Kyuhyun membopong Siwon, untungnya sekarang sudah lonceng bel. Mereka membawa Siwon ke UKS.

“Kenapa dia jadi seperti ini?” Tanya Dana sang wali kelas.

“Kami tak tau Sonsaengnim, tadi kami melihatnya sudah pingsan” Jelas Eunhyuk, setelah meletakkan Siwon diranjang. Dana pun langsung memberikan minyak angin pada Donghae menyuruh namja itu untuk mengusap ke hidung Siwon.

“Donghae, usap juga dadanya dengan minyak angin, pijit telapak kakinya.” kata Dana “kalian jaga Siwon. Kalau dia tak bangun selama 5 menit. Temui aku di kelas sebelah. Arraso!” kata Dana pada Ketiga sahabat Siwon

“nde Sonsaengnim” jawab ketiganya serempak.

Dana pun keluar melihat murid-murid nya yang tadi ia tinggal karena melihat Siwon.

“Kenapa  jadi seperti ini?” Tanya Kyuhyun yang memijit kaki Siwon

“Molla, aku juga tak tahu” jawab Eunhyuk.

“Eh, Ini kamera Siwon” kata Donghae, yang membawa Kamera berwarna putih milik Siwon

 

EunHae dan Kyuhyun pun menghidupkan Kamera milik Siwon, betapa terkejutnya mereka saat melihat isi Foto itu hanya foto yeoja yang bernama Im Yoona.

“Aigoo, semuanya Foto Yoona” kata Donghae, EunKyu pun menggelengkan kepala mereka

“Ah.. ingin aku katakana saja pada Yoona, kalau Siwon menyukainya” ujar Kyuhyun

“Jangan!” teriak seseorang yang kini sedang berbaring dihadapan mereka .

“Mwo! “ teriak ketiganya kaget saat Siwon bangun.

“kenapa kalian bertiga berteriak?” ujar Siwon menutup telinganya karena teriakan 3 orang itu.

“Kau itu yang bangun tak bilang-bilang” kata Kyuhyun yang membuat Eunhyuk menjitak kepala namja itu.

“Ya! Kenapa kau menjitak kepalaku?” Tanya Kyuhyun tak terima dengan sikap Eunhyuk padanya.

“Kenapa kau selalu mendapat peringkat dalam kelas, ? ckckck.. Kau ini teman bangun malah kau marahi karena tak bilang-bilang. Yah.. kalau dia bangun harusnya kita bersyukur.” Kata Eunhyuk

“Wah, Kau makan obat tikus tadi pagi? Atau lidahmu keseleo?” Tanya Donghae yang langsung memeriksa lidah Eunhyuk. Siwon yang melihat itu tersenyum, mungkin hanya beberapa bulan ini saja ia akan merasa kan kebersamaan dengan sahabat-sahabatnya ini. Sahabat yang selalu membuatnya tersenyum , kesal, marah, dan tertawa. Mungkin itu hanya beberapa bulan ini saja ia rasakan bersama ke-3 sahabatnya.

“Hei! Sudah, sini kameraku. Nanti semua Foto Yoona hilang, eh.. ingat ya.. jangan ada satupun diantara kalian yang mengatakan pada Yoona bahwa aku menyukainya. Karena aku sendiri yang akan mengungkapkannya” kata Siwon, yang membuat senyum ketiga sahabatnya merekah.

“Wah.. Jinjja? Nanti kami akan membantumu” ujar Eunhyuk.

“Siwon, ini obat apa? Tadi waktu kami mengangkatmu obat ini jatuh. Kau sakit apa?” Tanya Donghae yang membuat Siwon jadi salah tingkah.

“Ah.. itu.. hanya Vitamin.. ya Vitamin.” Jawab Siwon gagap.

“Jinjja? “ Tanya Donghae memastikan, karena dalam pikiran Donghae ini bukan seperti Vitamin.

“nde, itu untuk kekebalan.” Jawab Siwon.

“oo. Begitu, ini aku kembalikan” Donghae nampaknya masih tak percaya dengan apa yang dikatakan Siwon, Diam-diam ia mengambil 1 butir obat itu dan membawanya, ia ingin memastikan apakah obat ini Vitamin. Tapi, sepertinya bukan.

“hei! Beritahu Dana Sonsaengnim kalau Siwon sudah sadar” ujar Eunhyuk.

“Kita langsung temui saja Sonsaengnim” kata Siwon yang langsung berdiri.

“Kau yakin bisa berjalan?” Tanya Kyuhyun.

“nde.. tenang saja” jawab Siwon.

 

Mereka berempatpun keluar dari UKS dan langsung menemui Dana yang sedang mengajar.

“Dimana Sonsaengnim?” Tanya Siwon

“Di kelas Yoona” jawab Kyuhyun, Siwon yang mendengar itu menjadi semangat. Rasa pusing yang masih ada sedikit dikepalanya terasa langsung hilang.

~tok.. tok..

Eunhyuk mengetuk pintu dengan sopan dan tersenyum kepada semua Siswa yang sedang focus belajar.

“Eunhyuk-ssi. Ottokhae?”Tanya Dana.

“Aku baik-baik saja Sonsaengnim. “ jawab Siwon yang langsung muncul dibalik punggung Eunhyuk.

“Ah.. Syukurlah. Kalian berempat masuk dulu, ada yang ingin ibu sampaikan” Yoona yang duduk dikursi nomor 2 tersenyum saat melihat Siwon yang kini ada tepat di depan kelasnya.

 

“Jinki! Ambil 4 kursi, taruh didepan. Yang lain bantu Jinki” kata dana, Yoona yang mendengar itu terlihat senang. Pasalnya namja yang ia sukai sekarang ada dikelasnya.

“Hei! Fokus Yoona, jangan memandang Siwon terus” kata Sooyoung menyenggol lengan Yoona.

Begitu juga dengan Siwon terkadang ia melirik Yoona yang sedang menulis seraya melihat papan tulis.’

“Kalian berempat belum ulangan susulan kan?” Tanya Dana, yang membuat 8 pasang mata itu membulatkan matanya.

“Sonsaengnim, bolehkan besok saja? Pasalnya hari ini aku harus latihan untuk mengikuti Olimpiade” jelas Kyuhyun.

“nde, aku belum belajar” kata Eunhyuk.

“Jinjja? Kalau begitu, kalian masuk kelas saja. Besok temui ibu. Arraso?” kata Dana.

“nde, Sonsaengnim” jawab Keempatnya serempak

 

*Skip

Setelah bel berbunyi Yoona dan Siwon menuju ruang Jungsoo hanya saja arah mereka kesana berbeda. Yoona yang dulu sampai disana langsung menemui Jungsoo yang sudah menunggu kedatangannya, ia tersenyum dan langsung duduk ditempat yang sudah disediakan Jungsoo.

“Siwon belum datang?” tanyanya saat melihat tak ada Siwon.

“Mungkin sedang dalam perjalanan kesini” ujar Yoona.

“Annyonghaseo” sapa Siwon yang baru masuk.

“Ah.. Kau duduk lah. Kerjakan soal ini” kata Jungsoo, dengan senang hati Siwon mengerjakannya.

“Yoong, ini punyamu. “ kata Jungsoo memberikan beberapa lembar kertas.

“kalian berdua aku tinggal dulu ya.. aku belum makan” kata Jungsoo yang mengeluarkan Smile Dimple

 

Keheningan dapat dirasakan diruangan Leeteuk, Yoona dan Siwon hanya mengerjakan pekerjaan mereka masing, namun terkadang saling melirik. Terkadang senyum pun selalu terlihat di wajah keduanya.

“hm.. Yoona-ssi kau ada penghapus?” Tanya Siwon, yang membuat Yoona terkejut. Apalagi ini pertama kalinya ia mendengar suara Siwon memanggil namanya ‘Yoona-ssi’. Yoona langsung mengambil tasnya dan mencari penghapusnya.

“ini” senyum Yoona dapat terlihat dengan tulus, senyuman yang hanya ditunjukkan pada orang yang ia sukai. Siwon terlihat jadi tak karuan, rumus fisika yang tadi ia ingat sekarang tak tau kemana, karena melihat senyum Yoona. ‘Aduh.. senyum Yoona ini seperti bencana’ pikir Siwon.

Siwon menghapus lembar jawaban itu, setelah selesai ia mengembalikannya pada Yoona.

“Yoona-ssi Khamsahamnida” ujar Siwon dengan senyumnya yang membuat Yoon membalas senyuman itu. Senang? Tentu saja, kalian pikir saja. Orang yang kalian sukai sekarng duduk berdekatan dengan kalian . Bukankah itu menyenangkan?

 

*Skip

 

Setelah selesai, Yoona dan Siwon memberikan kertas yang tadi diberikan Jungsoo.

“Siwon, kau antar Yoona ya..” kata Jungsoo yang membuat keduanya jadi membulatkan matanya.

Yoona menatap Siwon, menunggu jawaban namja itu.

“nde, aku akan mengantarkannya Sonsaengnim” kata Siwon, Yoona yang mendengar terkejut sekaligus senang.

“Yoona-ssi, Kajja!” tanpa sengaja Siwon menggenggam tangan Yoona yang membuat pipi Yoona memerah. Begitu juga Siwon, ia ingin melepaskan itu. Namun, nampaknya hatinya enggan melakukan itu.

“Kau pakai ini” kata siwon memberikan helm kepada Yoona, dengan senang hati Yoona menyambutnya.

“pegangan, aku takut nanti kau terbang saat aku ngebut” ujar Siwon saat menaikki kendarannya, namun Yoona belum naik karena mendengar perkataan SIwon tadi karena tak terima.

“Apa maksud mu?” Tanya Yoona dengan sakratis

“badanmu kan hanya tulang” ejek Siwon yang membuat Yoona mempout bibirnya.

“hehee.. aku hanya bercanda. Tapi kalau seperti kau lebih manis” ujar Siwon yang membuat Yoona jadi tersenyum malu .

“Ayo naik!” Yoona menaiki kendaraan Siwon, saat diperjalanan Yoona tak memegang Siwon, Siwon pun tersenyum jahil dan ia pun menaikkan gas kendaraannya.

Dan.. pastinya berhasil karena Yoona merasa ketakutan.

“Siwon –ssi! Jangan ngebut” teriak Yoona. Siwon pun menepi kan sepeda motornya.

“panggil aku Oppa, itu salahmu bukankah sudah aku bilang tadi pegangan?” kata Siwon yang memalingkan badannya kebelakang.

“nde, Joengsonghamnida” ujar Yoona, Siwon yang melihat itu jadi merasa bersalah karena sudah membuat Yoona jadi takut melihat wajahnya.

“anu.. hm.. Yoona-ssi, aku tadi hanya mengingatkanmu, jangan dimasukkan dalam hati ya..” kata Siwon, Yoona hanya mengangguk tersenyum

“nde, Gwenchana op..pa” kata Yoona yang masih terbata-bata mengatakan kata ‘Oppa’

 

*SKIP

 

Setelah sampai dihalaman rumah Yoona, Yoona menuruni kendaraan Siwon. Dan tak lupa mengucapkan terimakasih.

“Yoona, tunggu!” Siwon menahan tangan Yoona.

“nde?”

“malam minggu besok kau ada acara?” Tanya Siwon.

“Aniy, wae?”

“Aku hanya ingin mengajakmu jalan-jalan, kau mau?’ ajak Siwon. Bagaikan tertembak panah dewi amor. Yoona yang mendengar ajakan itu tanpa berpikir panjang langsung mengangguk.

“besok aku jemput jam 6 . Ottokahae?”

“nde, aku akan menunggu Oppa” ujar Yoona. Siwon yang mendengar itu merasa sangat senang, semua rencana untuk menyatakan cintanya pada Yoona sudah ia susun. Namun, hanya satu yang membuatnya takut… bagaimana nanti saat menembak Yoona, Yoona menerimanya? Sedangkan penyakitnya semakin hari semakin memburuk, tapi dalam hati Siwon ia sangat ingin mendapati hati Yoona walaupun hanya semasa hidupnya yang sudah bisa dipastikan kurang dari 8 bulan. Tetes air mata Siwon mengalir saat melihat Yoona memasuki rumahnya dengan senyum merekahnya dan melambaikan tangannya pada Siwon. Siwonpun membalas itu,

 

“Saranghae Yoona”

 

TBC

Gimana sama Part 2 nya? Ngebosanin? Moga ajj nggak ya..

 

Gimana ntar cara Siwon nembak Yoona? Apa jawaban Yoona? Tunggu di Part selanjutnya…

 

Buat Echa eonie sekali lagi makasih dah mau ngepublis FF aku J. Tenang eon, aku Cuma sampe  bulan Mei kok ngirim e-mail trus, habis itu aku nggak bakal ngirim FF lagi J. (sama2 🙂 seneng ajja kok direpotin sama kamu hihihhii)

Buat Readers, Jangan panggil aku ‘Author ‘ or ‘thor’ ya.. line aq 98, bulan Januari, tanggal 22. Tuh sampe tanggalnya disebutin J, atau panggil nick name aku ajj ya.. mungkin ada yang udah tau aku siapa ? liat nama Author aku pasti udah pada tau nick name aku, nggak jauh beda sama nama Messi. Tapi, aku bukan penggemar Messi. Ronaldo idola aku dari aku kelas 1 SD sampe kelas 3 SMP. J

 

Don’t Forget RCL, kalau mau Copas silahkan, tapi nama Authornya jangan diganti. Kalau diganti dan bukan nama saya , laporin ke pak Satpam yang jaga rumah saya loh ..

 

 

 

Iklan
Tinggalkan komentar

78 Komentar

  1. KimcHi_eQ

     /  Maret 27, 2013

    ❤ YoonWon ❤

    Lanjutkan 🙂

    Balas
  2. Fitria

     /  Maret 27, 2013

    Lanjuttkan ❤

    Balas
  3. Ahhh yoona eonni malu” manggil siwon oppa ma sbtn “oppa” pdhal nanti manggil siwon oppa “yeobo”….:)

    Balas
  4. q ga bgtu tau ya apakh tumor otak bsa dsmbuhkan??tapi jujur aja q ga rela klo ada yg mninggal,, dbkin ada obatnyalah, biar happy end.
    @dellasvega

    Balas
  5. Rima Asri R

     /  Maret 29, 2013

    huwaaa siwon oppa sakit tumor ternyata…hiks…kasiaann…yonwon cepetan jadian dong…siwon oppa sembuh yaa…eon, bikin ini happy ending yaa?? *puppyeyes* lanjut, fighting!

    Balas
  6. Ihh wow..wow..wow…

    Next” author..
    Gregetan ma mereka neii

    Balas
  7. aduhhh,,ini qo malah siwon oppanya penyakitan…
    Jangan smpe siwon oppa nntinya meninggal..
    ANDWEE,,q gak rela…
    😦

    Balas
  8. Weny

     /  Juli 7, 2013

    bagus ceritanya

    Balas
  9. Akhirnya wonpp brni jg nytain prsaannya ma yoongie…..

    Next k’chap bkutnya>>

    Balas
  10. dina

     /  Juli 25, 2013

    Penasaran..gmana diterima ​ƍäª yach siwon jd kekasihnya yoona..next chapter…lanjut…

    Balas
  11. Merisa Hermina putri

     /  Desember 8, 2013

    Hahhh Pleasee donk Endingnya nanti SIWON gak meninggal kan ? Aku paling benci kalo ada cerita yg Yoona atau Siwonnya meninggal , bikin males baca 🙂 btw makasih auhtor , mau baca chapter 3 sama 4 nya dulu deh . Ini sampe Chapter brp kira2 yah ? Jangan lama-lama yah

    Balas
  12. Hana Grez

     /  Desember 9, 2013

    yeay…. akhirnya… aku sampe senyum2 bacanya… lanjut

    Balas
  13. Kenapa siwon harus sakit. Thor endingnya gak sad kan, kuharap ia. Lanjut…

    Balas
  14. Relly

     /  Maret 19, 2014

    Akhirnya Yoonwon ak bersama. .. walau hanya 8 bln…. smg wonpa dpt disembuhkan jd tdk 8 bulan….

    Balas
  15. Keren Yoonwon<3

    Balas
  16. Mieyoon

     /  Maret 11, 2015

    Min jgn mati yah siwon nya… Kasihan yoona…

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: