[FF] True Love (Chapter 1)

[FF]True Love (Chapter 1)

Title              : True Love(chapter 1)

Author           : Yurin(@VLYR12)

Rating           : PG

Type              : Chapter

Genre             : Romance,Sad,AU,Marriage Life

Main Cast      :

  • Im Yoona
  • Choi Siwon

Another Cast :

  • Read the story!

Disclaimer:Cerita ini murni fiktif belaka yang berasal dari pikiran author,jika ada
kesamaan cerita itu semua murni ketidaksengajaan.
Notes: Annyeong readers…sesuai permintaan kalian chapter 1 ku post cepet..dan       mungkin chapter selanjutnya sedikit lama karena jadwal ujian sekolah dan tugas yang menunmpuk.terima kasih untuk semua yang comment yang kalian berikan dan mian tidak bisa kubalas.Gamshaminida untuk Echa eonnie yang sudah merelakan sedikit waktunya untuk menge-post ff ku ini.PLEASE NO SILENT READERS!!!

Disarankan untuk membaca teasernya terlebih dahulu!!!

Happy Reading….

-*-*-

Tidak pernah ada yang sempurna didunia ini…
Selalu penuh derita dan kesakitan,air mata yang selalu memenuhi,
ruang mata kita yang siap mengalir deras pada wajah kita..
Janganlah pernah berhenti untuk berpikir..
bahwa kebahagian itu akan musnah…
Karena kehidupan ini penuh  dengan misteri yang tak akan pernah diketahui…

AUTHOR POV

Cahaya mentari pagi perlahan-lahan masuk menembus tirai gorden kamar seorang yeoja yang masih menyembunyikan dirinya di dalam selimut tebal miliknya.Dering ponsel yang sedaritadi berkicau tak dihiraukannya.Pikirannya terus melayang jauh mengingat kenangannya bersama dengan seorang namja yang telah tega mengkhianatinya,terus merutuki dan menyalahkan dirinya sendiri yang tidak pernah mengindahkan nasehat orang tuanya yang melarang keras hubungannya dengan pria bernama Lee Donghae itu.Tak peduli dengan keadaannya yang sangat jauh dari kata rapi atau cantik ,rambut yang di biarkan  berantakan,mata bengkak dan juga pakaian yang kusut acak-acakan,hanya isakan tangis yang terus menerus keluar dari bibir mungil miliknya.Hatinya merasa pilu dan sakit  ketika ia melihat namjachigunya berciuman dengan seorang wanita bernama Jessica Jung di depan mata kepalanya sendiri.Pengorbanan yang telah ia lakukan untuk mempertahankan hubungannya dengan donghae serasa cuma-cuma.Ia bertekad dan berjanji bahwa dirinya tak akan pernah ingin merasakan lagi apa yang namanya jatuh cinta,apalagi jatuh cinta pada pandangan pertama.Semua yang ia ketahui tentang cinta hanyalah kesakitan dan ia tak ingin merasakannya kembali kesakitan  untuk kedua kalinya dalam hidupnya.Merasa lelah akan semuanya,Yoona ingin mencoba membuka sebuah lembaran baru dalam hidupnya,tak ingin mencoba untuk memikirkan apa yang terjadi pada masa lalunya yang menurutnya hanya sebuah masa kelam yang tidak perlu untuk di ingat kembali.Perlahan-lahan Yoona menyingkap selimut tebal yang menyelimuti tubuhnya dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan sedikit membantu untuk menyegarkan pikirannya.Setelah selesai membersihkan dirinya,ia mulai melangkahkan kakinya kembali menuju meja lampu yang berada tepat di samping tempat tidurnya.Tangannya mengambil sebuah ponsel canggih dan mulai menarikan tangannya di atas layar ponsel miliknya,mata terbelak kaget ketika melihat bahwa ada 10 pesan masuk yang semua isi dari pesan itu menyuruhnya untuk segera pergi ke butik miliknya di kawasan Apgujeong.Dirinya kemudian  teringat bahwa pagi ini ia harus mengadakan meeting dengan seorang model yang bernama Tiffany Hwang.Dengan teburu-buru Yoona segera mengambil tas jinjing miliknya dan sedikit berlari kecil keluar dari apartemennya menuju mobil miliknya.

***

“Joeseonghaminida Tiffany-ssi aku terlam..bat..”ucapan Yoona terputus karena terkejut melihat orang yang berdiri di hadapannya.

“Yoong…”
Sebuah suara dan panggilan yang sangat Yoona rindukan,suara yang dulu selalu menemaninya bermain,bercerita,bercanda tawa.Hal-hal yang sangat ia rindukan ketika suara tersebut tiba-tiba menghilang dan tidak pernah mengunjunginya hinga saat ini.Yoona tak pernah menyangka teman kecilnya,Hwang Mi Young telah berubah menjadi seorang model berkelas atas berbeda dengan penampilannya dulu yang sedikit acak-acakan dan tidak pernah memperhatikan penampilannya.

“Hwang Mi Young….bogoshipo” ucap Yoona seraya memeluk Tiffany,Tiffany pun membalas pelukan Yoona.

Nado.. tapi jangan pernah memanggilku seperti itu lagi,namaku telah berubah menjadi
TIFFANY!” jawab Tiffany sambil menekan kata Tiffany.

Arrayo,Miyoung..”

“YOONG!!!”

Yoona hanya dapat tertawa keras saat mendengar teriakan sahabatnya itu,sedangakan Tiffany hanya dapat menggelengkan kepalanya pelan.Sudah 5 tahun sejak kepergiannya dari Seoul menuju negeri Paman Sam ,namun tetap tidak ada yang berubah dari sikap Yoona yang suka menjahilinya.

***

Waktu terus bergulir cepat menandakan bahwa pagi telah berubah menjadi siang hari. Siang ini terik matahari bersinar tidak terlalu terik,membuat hawa udara  disekitar kawasan kota Seoul menjadi dingin.Meskipun musim mulai menunjukan perubahan menuju musim semi,namun salju-salju masih terlihat di beberapa jalan dan tanaman.

pekerjaannya yang menumpuk  membuat Yoona tak sadar akan waktu apalagi waktunya sedikit berkurang karena pertemuannya dengan Tiffany yang sangat mendadak.

“Sudah jam makan siang..”pikirnya

Segera di ambil tas miliknya dan melangkahkan kakinya keluar menuju kawasan apgujeong.Hatinya sempat merasa panas ketika melihat beberapa pasangan yang berlalu lalang.Dirinya kembali membayangkan masa-masa indahnya dengan Donghae,namja yang sangat dicintainya.Terus bergelut dengan pikirannya,membuat Yoona tak sadar bahwa lampu lalu lintas penyebrang jalan telah berubah warna menjadi merah.Namun dengan langkah percaya diri Yoona tetap memilih untuk menyebrang jalan,tanpa di sadari sebuah mobil melaju kencang dari arah yang berlawanan.Merasakan insting yang tidak menyenangkan,Perlahan-lahan ia mulai tersadar dari lamunannya dan segera menutup matanya rapat.Keringat dingin mulai mengucur deras melalui dahinya,ia hanya pasrah akan apa yang terjadi dengan dirinya antara hidup atau mati.

“YA,APAKAH KAU INGIN BUNUH DIRI DASAR YEOJA GILA!!!!”teriak namja pemilik mobil tersebut dari dalam mobilnya,merutuki yeoja yang sudah dianggapnya tak waras yang telah membuat jantungnya seperti ingin keluar dari tempatnya.

Mendengar teriakan itu,Yoona segera membuka matanya dan menatap dirinya yang masih bernyawa,memastikan bahwa tidak ada terjadi apa-apa dengan dirinya.

1 detik…
2 detik…….

“MWO,KAU MENGATAKAN AKU GILA,HEI AKU INI MASIH WARAS!!!!”balas Yoona tak kalah kencang sambil menatap siapa orang yang berani mengatakan dirinya membuat orang-orang yang berlalu lalang dikawasan tersebut memperhatikan dirinya dengan tatapan aneh.

TINN….TINN…..

Suara bising klakson mobil memenuhi jalan kawasan Apgujeong,suara teriakan dan makian pun juga terdengar bercampur dengan suara bisingnya klakson yang tak ada hentinya terus mengeluarkan suara.

“YA,BISAKAH KAU MINGGIR,INI BUKAN JALANMU!!!!”

“YEOJA GILA,MINGGIRLAH!!!”

Tersadar akan posisinya yang tetap berdiri diam di tengah-tengah jalan membuat Yoona segera menyingkirkan badannya,tak peduli dengan tatapan orang-orang yang memandanginya dengan tatapan seakan ia adalah seorang kriminal yang membuat keributan ditengah-tengah Apgujeong.Yoona pun segera berlari meninggalkan daerah tersebut  sambil menundukkan kepalanya untuk menutupi wajahnya yang memerah,rasa malu,marah,kesal bercampur menjadi satu memenuhi dirinya.

“Lihat saja..aku akan membuat perhitungan denganmu!!!”umpat Yoona kesal kepada namja yang telah membuat harga dirinya jatuh.

***

Rasa kesal bercampur marah masih terasa dalam diri Yoona.Ia terus mengumpat lelaki yang telah berani membuat ia kehilangan harga dirinya sebagai seorang designer muda berbakat. Banyak hasil rancangan karyanya dikenakan oleh artis-artis papan atas.Kepintaran dan juga seleranya dalam fashion tida perlu diragukan lagi.Semua itu memang berhak ia dapatkan atas hasil kerja kerasnya meskipun keinginannya ini sempat ditentang keras oleh sang appa.Berkat bantuan eommanya yang berhasil membuat hati sang appa luluh dan mengizinkannya untuk menempuh pelajaran diParis selama 4 tahun.Semua itupun juga harus ada gantinya,sang appa memberinya syarat bahwa ketika dirinya telah berumur  23 tahun,ia harus mempunyai seorang lelaki yang dapat membahagiakan hidupnya atau karirnya selama ini akan hancur dan membantu appanya berkerja di perusahaan miliknya.

Sangjanim gwenchanayo,apakah kau sedang memiliki masalah?”tanya Sulli,salah seorang pegawai Yoona.

“Gwenchanayo Sulli-ssi,terima kasih telah memperhatikanku..”balas Yoona sambil menyunggingkan bibirnya membentuk sebuah senyuman paksaan.

Cheonmayo,sangjanim..s”balas Sulli lalu kembali melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.

Yoona pun hendak kembali melanjutkan aktifitasnya,namun saat ia hendah melangkahkan kakinya,ponsel miliknya berdering menandakan bahwa ada sebuah pesan masuk.Segera dibukanya dan melihat isi dari pesan tersebut.

“Yoong…apakah kau pulang malam hari ini?
jika tidak,pulanglah ke rumah kami…
kami sangat merindukanmu dan juga ada yang ingin
eomma dan appa bicarakan,datanglah pada jam 7…
kami akan menunggu mu…^ ^”

-eomma-

“apalagi yang mereka rencanakan ckck…”decak Yoona kesal saat melihat pesan yang di kirimakan ibunya.

“Ne eomma..aku akan datang.” balas Yoona pada pesan yang dikirimkan oleh ibunya.

***

Tepat pada pukul 7 malam,Yoona memakirkan mobilnya dihalaman rumah orang tuanya.Tangannya menekan bel yang berada di samping pintu utama rumahnya ketika dirinya telah berada di depan teras rumah tersebut.

Ceklekkk…

“Silahkan masuk nona,tuan dan nyonya telah menunggu didalam..” ucap bibi Jung sambil membukakan pintu dan mempersilahkan Yoona masuk.

“Ne ahjumma,gamshanimida..” balas Yoona lalu melangkahkan kakinya menuju ruang keluarga,Melihat sang appa yang sedang membaca koran ,sedangkan sang eomma memilih untuk membaca majalah fashion kesukaannya.

“Mereka terlalu asyik dengan dunianya sendiri,sampai-sampai anaknya datangpun mereka tak sadar..”gumam Yoona pelan.

“ehhmm…”

“Kau sudah datang rupanya,duduklah…”ucap tn.Im  sambil menepuk sofa  disebelahnya yang kosong.

Yoona pun hanya menurut perkataan sang appa,lalu mulai membuka suaranya.

“Apa yang ingin appa dan eomma bicarakan kepadaku?” tanya Yoona langsung kepada tn.Im dan ny.Im.

“Hmm begini,sesuai dengan syarat yang appa berikan..saat usiamu menginjak umur 23,kau harus sudah memiliki seorang lelaki…dan untuk itu appa telah memutuskan bahwa kau akan dijodohkan dengan putra teman appa setelah appa mengetahui bahwa Donghae bukanlah lelaki yang tepat untukmu…”ucap tn.Im tegas.

MWO,DI JODOHKAN,LALU BAGAIMAN APPA MENGETAHUI HUBUNGANKU DENGAN DONGHAE??”tanya Yoona terkejut atas perkataan sang appa.

Aku selalu mengawasimu  IM YOONA..”jawab tn.Im tajam dan membuat Yoona merasa terpojok dengan kata-kata yang keluar dari mulut sang appa.

Hanya keterkejutan yang sekarang Yoona rasakan,di jodohkan..dijodohkan…kata-kata yang sekarang memenuhi pikiran otaknya.Di zaman yang sudah maju,ia harus mendengar kata perjodohan,apa sang appa berpikir bahwa ia tak dapat mendapatkan seseorang lelaki.Memiliki paras cantik,karir yang cermelang,kepandaian,dan juga harta yang melimpah,bukankah ia adalah tipe ideal dari lelaki.

“Aku menentang perjodohan ini appa,aku tidak setuju!!”ucap Yoona menentang sang appa.

“Semua itu tergantung pada dirimu,menerima perjodohan ini atau kau ingin melihat karirmu berada di ujung tanduk..”balas tn.Im tajam.

Mendengar  jawaban dari sang appa,hanya dapat membuat Yoona pasrah.Ia tidak dapat menentang semua perkataan sang appa,sang eomma hanya memperhatikan perdebatan tersebut tanpa berbuat apa-apa.

“Kuharap kau dapat memikirkannya kembali..”ucap tn.Im,lalu meninggalkan ruang tersebut menuju ruang pribadi miliknya.

***

Apa yang dapat kulakukan,mengapa appa begitu jahat denganku..”tangis Yoona dalam kamar miliknya,ia tidak pulang menuju apartemen miliknya karena paksaan sang eomma yang memintanya untuk tinggal sehari.

TOKK..

“Yoong,apakah eomma boleh masuk.?” Tanya ny.Im pelan,ia tidak tega melihat putri satu-satunya harus menderita seperti ini,namun apa yang dapat diperbuatnya..sang suami yang memiliki sifat keras tak mau mendengar ucapannya yang memaksa untuk membatalkan perjodohan ini.

“ne,masuk saja eomma..”ucap Yoona dengan suara serak.

Dengan perlahan-lahan ny.Im membuka pintu  kamar anaknya itu.Hatinya merasa sakit saat melihat sang putri yang menangis,air mata pun juga mengalir membasahi pipi ny.Im.Dilangkahkan kakinya menuju tempat tidur Yoona,mendudukan dirinya ditepi ranjang lalu mengelus pelan rambut putrinya.

Mianhae…”ucap ny.Im pelan,kristal air terus saja mengalir deras pada wajahnya seakan tak pernah habis.

Eomma uljimayo…ini bukan salah eomma.”balas Yoona sambil mengarahkan tangannya untuk menghapus air mata yang turun dari mata milik sang eomma.

“ini semua salahku,dan juga ini adalah kewajibanku untuk menuruti semua perkataan appa…,aku hanya sedikit terkejut saat mendengar aku akan di jodohkan..”ucap Yoona lagi lalu memeluk sang eomma erat,ia juga merasa bersalah karena harus membuat sang eomma dan sang appa terlibat pertengkaran karena dirinya.

“Dan aku menerima perjodohan ini…”lanjut Yoona dalam pelukan sang eomma.

Gomawo chagi….”balas ny.Im lalu mengeratkan pelukannya pada Yoona

“Mianhae Yoona,tetapi ini semua appa lakukan demi kebaikanmu..”ucap tn.Im pelan,tn.Im tak sengaja mendengar percakapan antara sang istri dengan sang putri.Dirinya merasa senang karena Yoona menyetujui perjodohan ini.

***

Yoona hanya dapat duduk termenung di sebuah cafe didaerah Gangnam,tangannya terus mengaduk-aduk vanilla latte yang sama sekali belum tersentuh olehnya.Ia hanya terus terngiang-ngiang dengan perkataan sang appa,satu minggu lagi mereka akan bertemu untuk melangsungkan sebuah pertunangan yang tidak pernah di dasari oleh sebuah rasa cinta.Ia merasa muak dengan semua yang terjadi pada dirinya.Hal yang selalu dibenci oleh dirinya,cinta.Berhubungan dengan sesuatu tentang cinta hanya membuat hatinya kembali sakit dan membuat dirinya kembali memikirkan tentang Donghae.Mungkin jika di suruh untuk menjawab jujur,ia akan mengatakan bahwa dirinya masih sangat mencintai Donghae.Apalagi beberapa hari yang lalu,Donghae mengirimkannya undangan pernikahannya dengan Jessica,semakin membuat ia merasakan sakit.Apakah menurut Donghae dirinya hanyalah sebuah mainan yang sudah tidak ada fungsinya lagi dan hanya tinggal di buang saja.Tersadar dari lamunannya,Yoona segera melihat jam yang melingkar indah di tangan kirinya.

“Jam waktu makan siang telah habis,aku harus segera kembali ke butik.”gumam Yoona,lalu meninggalkan vanilla lattenya dan beranjak untuk pergi meninggalkan cafe tersebut.Karena  terlalu terburu-buru membuat Yoona tak sadar bahwa didepannya ada orang sehingga ia pun menubruk orang tersebut hingga kopi yang di bawanya tumpah mengenai jas dan juga kemeja milik orang tersebut.

“Apa kau tak mempunyai mata agassi,liat bajuku menjadi kotor seperti ini,kau tau harganya sangat mahal..”ucap namja tersebut kesal ,namun saat ia melihat wajah sang penabrak ia segera berteriak dan membuat Yoona terkejut dan membelakan matanya.

“KAU…”

-TBC-


Gimana ff ini..???,di part ini belum konfliknya belum keluar …. ,mian jika ini pendek dan ada kata-kata yang kurang sopan,untuk part selanjutnya akan dipanjangkan.
Jangan lupa komen yah..,dan juga aku berpikir kenapa komennya berkurang apakah ff ku ini jelek ya?? Mungkin di protect aja untuk menghindari silent reader ,mungkin kalau ff ini komennya lebih dari 40 gak jadi aku protect dan chapter 2 nya akan diusahakan untuk di post secepatnya.sampai ketemu lagi di chapter 2,annyeong!!!

 

Tinggalkan komentar

182 Komentar

  1. Awal crita yg bgus……

    Balas
  2. Waahh kereenn,, daebak thorr

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: