[3S] My Life Perfect Because You 1/3 ( Sequel Partner My Life)

 My Life Perfect Because You 1

Tittle                :           My Life Perfect Because You  1/3 ( Sequel Partner My Life)

Type                :           3Shoot

Athena                        :           1

Author             :           Melshinys / Choi Young Mi

Twitter                        :           @YoungMiDheExaCi

Genre              :           Marriage Life, Romance, Angst

PG                   :           15

Main Cast        :           Im Yoona

Choi Siwon

Other               : Boa , Bada & Kangta

YulSung

ChangSoo

Summary         :  Kebahagianku adalah Dirimu

 

Hai.. hai nih bawa Sequel yang kemaren J. yang baca NC nya kemaren tuh dosa ditanggung sendiri-sendiri …

Yaudah deh … baca ajj dari pada banyak pembukaannya J

 

Happy Reading ~

Seorang yeoja sedang menikmati mimpinya, tak ada seorang pun yang dapat mengganggu mimpinya yang indah itu kecuali ia sendiri yang mengakhirinya. Sang namja disampingnya hanya tersenyum melihat yeoja disampingnya kini. Yah… tadi malam mereka berdua lembur memainkan game PS milik Siwon.

Setelah puas memandang istrinya Siwon melepaskan pelukan tangannya dipinggang Yoona, dan secara perlahan ia melepaskan tangannya yang memang pegal, karena Yoona tidur dilengannya yang berotot tanpa menggerakkan kepalanya sedikitpun dan itu membuat Siwon tak dapat berkutik. Ia pun mengambil bantal Yoona dan meletakkan Kepala Yoona disana secara sangat perlahan

“eungh..” lenguhan itu terdengar dari bibir tipisnya, Siwon yang mendengar itu langsung mengelus punggung istrinya dan kembali berbaring disamping istrinya. Setelah beberapa saat Yoona yang tadi ingin terbangun tak jadi.

“Huh!… aku pikir dia bangun” Siwon kembali bangun secara perlahan dan ini tampaknya tak mengganggu Yoona.

Dengan jalan yang masih labil, ia mengambil handuknya dan memasuki kamar mandi.

Yoona meraba-raba sampingnya, ia membuka matanya sedikit demi sedikit.

“ hm.. mana Siwon oppa?” gumamnya. Ia menatap jam yang berada disamping tempat Siwon tidur.

“ah.. masih jam 6. Kenapa Oppa meninggalkanku?” gumamnya lagi mempout bibirnya. Ia membalikan tubuhnya kekanan, namun ia merasa tak nyaman , lalu menghadap langit-langit rumahnya, sama juga perutnya sangat susah untuk diajak kompromi, apalagi sekarang kandungannya beranjak 3 bulan, buncit perutnya sudah sangat terlihat, apalagi Yoona orangnya kurus.

“Oppa!” teriaknya sambil menuruni ranjang , Ia mendengar seuara gemercik air diakamar mandi dan dapat dipastikan bahwa itu Siwon. Ia mengambil kursi kecil yang tingginya hanya  30 cm dari lantai. Ia duduk di depan pintu kamar mandi dengan menopang dagunya dengan menahan tangannya di paha.

Siwon yang sudah mandi tadi keluar yang sudah lengkap dengan pakaiannya dan mendapati Yoona yang sedang duduk dihadapannya yang lantas membuat ia terkejut.

“Aigoo.. Chagi, kenapa kau disini?” Tanya Siwon yang langsung menunduk menghadap Yoona yang sebenarnya masih mengantuk.

“Oppa, meninggalkanku” jawabnya dengan mempout bibirnya.

“nde? Mianhae.. tadi kau terlalu nyenyak tidur” Yoona langsung memeluk Siwon, Siwon hanya tersenyum mendapat perlakuan itu tak lupa membalasnya

“Wae?” Tanya Siwon yang sudah tahu akan tingkah Yoona kalau seperti ini.

“Molla, aku sangat susah tidur. Kau tak ada disampingku saja aku sudah bangun, ck.. aku cape juga kalau seperti ini” curhat Yoona

“ Jinjja? Ayo kita tidur lagi”

“Oppa ingin tidur lagi?”

“Aniy, aku akan menemanimu”

“hah.. aku jadi teringat dengan perkataan eomamu” ujar Yoona yang membuat Siwon menatapnya

~Flashback

 

Yoona tersenyum saat menerima perlakuan yang sangat baik dari ibu mertuanya, sekarang ia kerumah Boa sang ibu mertua karena ia jujur saja merasa bosan dirumah, apalagi ia dimarahi Siwon melakukan aktifitas dan menambah pembantu di rumah. ‘Jangan melakukan hal-hal yang berat, meskipun kau mengambil satu gelas air pun. Suruh semua pembantu mengikuti suruhanmu. Arraso!’  Bukankah itu terlalu berlebihan? Sampai mengambil segelas air pun harus menyuruh pembantu. Dan pastinya itu membuat Yoona kesal.

“Bagaimana kehamilan mu chagi?” Tanya Boa pada Yoona yang kini sedang merangkai bunga

“aku baik- baik saja eomma” jawab Yoona dengan senyum manisnya.

“bagaimana dengan  yang  satu itu apakah ia memperhatikanmu ? jika tidak awas dia” Tanya Boa lagi yang kali ini terlihat serius

“dia selalu memperhatikanku eomma” jawab Yoona lagi sambil menyeruput teh

“omo, ada apa ini?” Tanya Kangta yang baru datang setelah bermain Golf di taman belakang

“eh ada Yoona. Bagaimana kabarmu? Apakah kau baik-baik saja?” Tanya Kangta saat mendapati Yoona

“nde. Aku sangat baik appa” jawab Yoona sambil mengelus perutnya

“wah. Tidak lama lagi aku akan punya cucu. Pasti tampan sepertiku” kata Kangta dengan nada bicaranya yang PD

“aniy. Nanti cucuku perempuan, nanti kalau ia sudah besar ia akan menemaniku merajut” sanggah Boa yang tak mau kalah dengan sang suami

“apakah kau sudah mengecek jenis kelamin anak mu?” Tanya Kangta yang langsung mengambil air mineral yang sudah disiapkan Boa

“aku dan Siwon oppa sudah ke dokter kandungan, tapi kalau jenis kelaminnya masih belum kelihatan appa”

“ouch,, jaga kehamilanmu, jangan suka melakukan aktifitas yang berat, nanti kasian cucuku” ujar Kangta

“akh.. appa. Lebih mementingkan cucunya, menantunya nggak?” rajuk Yoona yang membuat Kangta menjadi SalTing

“eh, bukan itu maksud appa” Kangta menggaruk kepalanya yang tak gatal

“heheheee gwenchana appa. Gomapta sudah memperhatikan calon cucu kalian” ujar Yoona dengan senyum khasnya

“nde, Yoona~ya. Appa ke kamar dulu ne, appa mau berangkat ke kantor” ujar Kangta yang langsung berlalu dari Boa dan Yoona.

“Kau ada ngidam?” Tanya Boa setelah kepergian Kangta.

“hm.. nde, sangat eomma. Aku juga tak tau apa yang kadang aku lakukan” jawab Yoona menatap kedepan dan memainkan cup nya yang masih ditangannya.

“Maksudmu?” Tanya Boa yang langsung melepaskan bunganya

“nde.. aku kadang menyuruh Siwon Oppa yang aneh –aneh, dan kadang itu susah untuk dilakukan oleh nya” kata Yoona saat mengingat bagaimana tingkahnya meminta sesuatu dengan Siwon dan mengingat ekspresi Siwon

“Seperti apa?” Tanya Boa mengibaskan rambut panjangnya kebelakang

“Seperti tadi malam, aku menyuruhnya membeli mangga jam 1 pagi. Dan eomma pikir saja, apakah ada orang jualan di jam seperti itu?” cerita Yoona yang terkadang juga heran dengan sikap ngidamnya

“Apakah dia membelikannya untukmu?” Tanya Boa dan mendapat anggukan dari Yoona dan berkata “ Kalau ia tak dapat aku mengancamnya untuk makan Mie pedas”

“Mwo? Lalu” Boa terlihat penasaran dengan cerita Boa, Yoona dan Boa terlihat seperti seorang sahabat yang sedang bergosip, kangta yang melihat dari kejauhan hanya tersenyum melihat tingkah sang istri dan menantunya.

“Aku tak tau, dia dapat saja buah itu. Aku pikir itu juga ia dapatkan di Mall Appa” kata Yoona yang memeinum tehnya lagi.

“Kau tak separah waktu aku mengidam Siwon dan Sooyoung, tapi paling parahnya Siwon” jelas Boa dan langsung teringat bagaimana ia dulu mengidam kedua anak bermarga Choi itu

“Wae? “

“Molla, dulu aku sangat manja pada Appa mereka, tidurpun aku harus dinyanyikan dulu, kalau tidak aku tak menegurnya seharian. Kalau Sooyoung lumayan lah, tapi kalau Siwon sangat membuat Appamu naik emosinya. Mungkin dulu Siwon anak pertama jadi eomma selalu bertingkah manja dan meminta perhatian lebih dari Appamu. Sampai dulu Appamu pernah memarahi eomma gara-gara eomma memintanya untuk membeli Pesawat mainan dan itu sekitar jam 2 atau 3 subuh, eomma juga lupa.. eomma tau Appamu marah karena ia capek bekerja.” Jelas Boa dan tersenyum kecil saat menceritakan itu

“Lalu eomma?” Yoona yang terlihat antusias dengan cerita sang ibu mertua membuat sang mertua tersenyum dan melanjutkan ceritanya

“setiap bangun tidur eomma selalu meminta Appamu membuat Espresso, dan tak lupa dengan waffle. Makanya Siwon itu suka dengan Espresso dan Wafle. Oh.. ya apakah kau terganggu dengan tidurmu?”

“maksud eomma?”

“seperti kau membetulkan posisi bayimu saat tidur”

“Aku tak pernah mengalami itu” jawab Yoona

“Aku harap kau tak merasakannya, karena itu sangat tersiksa. Karena kita bergerak sedikitpun itu akan membuat perut atau bayimu tak nyaman. Dulu eomma pernah mengalaminya saat mengandung Siwon. Apalagi yang kasian Appamu, dia harus on time dengan eomma”

“Saat itu apa Appa marah?”

“Aniy, dia marah kalau dia cape saja dan aku meminta yang aneh-aneh”

“Ah… Appa sangat menyanyangimu eomma”

“heh! Kau ini, ayo diminum lagi tehnya”

“ah.. iya kalau ngidammu nanti seperti tadi, prediksiku cucuku nanti namja karena kata Halmoni Siwon, ia juga ngidam seperti itu saat mengandung Appa Siwon. Dan kalau perempuan.. oh iya aku belum menjelaskan bagaimana aku mengidam Sooyoung. Kau ingin mendengarkannya?” Tanya Boa dan mendapat anggukan semangat dari Yoona.

“Dulu kalau mengidam Soo eomma tak separah ngidamnya Siwon, hanya saja eomma mudah marah beda dengan Siwon, eomma sensitive. Waktu itu eomma pernah minta dibelikan Sate. Kau tau Sate?” Tanya Boa

“Kalau tak salah itu makanan dari Asia Tenggara, hm.. Malaysia atau Indonesia? Aku lupa..”

“ck.. kau ini, jangan disamakan Negara-negara itu. Nanti ada yang salah paham, Sate itu asli dari Indonesia chagi. Waktu dulu eomma pernah study tour ke Indonesia sekitar 2-3 bulan. Eomma suka sate karena lucu, kau akan terganggu hanya kerena kayunya  hahaaa.. kayunya sangat menganggu Yoong. Dan eomma juga waktu dulu  pernah ngidam mau nikah Tom Crush. Bukankah itu gila? Makanya Sooyoung itu lumayan susah untuk diajak bicara dan sangat menyukai Justin timberlike, dan ada yang menyebut dia anak dari Indonesia hahaa.. Ah.. mungkin ini nasib kita menikah dengan anak keluarga Choi” kata Boa dan Yoona hanya mengangguk tersenyum.

“Aku tau kalian membicarakan keturunanku” kata Kangta yang datang dengan texedo hitamnya serta kemeja birunya.

“aku hanya membicarakan pengalamanku Oppa” Boa bangkit dari duduknya dan memasangkan dasi untuk suaminya.

“Yasuddah aku berangkat” ujarnya yang langsung mengecup kening Boa.

Yoona yang melihat adegan itu tersenyum geli, sepasang suami istri ini seperti orang yang baru pacaran atau menikah.

Flashback END

 

Siwon terperangah mendengar cerita Yoona, ternyata eommanya dulu sangat tersiksa saat mengandungnya.

“ck… ah, apakah Appa dulu juga playboy?” Tanya Yoona yang membuat Siwon menatap intens Yoona

“heheee Just Kidding Oppa” ujar Yoona dengan jurus aegyonya.

“Kata eomma Appa dulu juga playboy” gumam Siwon yang masih bisa didengar Yoona.

“Mwo? Aku harap anakku nanti tak Playboy” kata Yoona mengusap perut buncinya.

“Ish.. itu karena kami keturunan orang tampan, jadi wajar kalau kami bisa dengan mudah menggaet yeoja” ujar Siwon sekarang posisinya duduk memandang Yoona yang duduk dikursi, sedangkan dia dilantai.

“nde.. kau sangat mudah menggaet yeoja” kata Yoona yang menundukkan wajahnya, Siwon yang melihat cuaca wajah istrinya itu langsung mencium pipinya.

“Aigoo, istriku kenapa?”

“Apakah kau akan meninggalkanku?” Tanya Yoona yang lalu menatap Siwon

“Kenapa kau bilang seperti itu?”

“nanti berat badan ku pasti terus melonjak, sekarang saja berat badanku sudah naik 6 kg. Apalagi nanti bisa 20 kg, pastinya badanku membesar. Aku yakin pasti kau tak mencintaiku lagi” kata Yoona yang masih menunduk

“Nde?” Siwon yang mendengar sudah siap-siap dengan kelakuan Yoona yang berikutnya kalau suasana nya sudah begini.

“Kalau nanti setelah melahirkan badanku masih melar dan tak pernah turun lagi. apakah kau tetap mencintaiku?” Tanya Yoona yang kini menatap mata Siwon

Namja yang bermarga Choi itu tersenyum mengangguk “ Sampai kapanpun kau akan tetap mencintaimu , sampai aku tak bisa lagi memelukmu, aku akan memegang erat tanganmu” Siwon memegang tangan Yoona yang kini masih menekuk wajahnya.

“Mianhae, kalau kata-kataku sebelumnya membuatmu jadi seperti ini” Yoona langsung memeluk Siwon lagi .

“Oppa, aku mau tidur. Aku masih mengantuk” Kata Yoona dipelukan Siwon. Namja itu langsung mengangkatnya ala bridal style

“Ah.. kau bertambah berat Yoong” Ujar Siwon

“Yasudah, turunkan saja aku” kata Yoona “ aku tak menyuruhmu untuk menggendongku” ujar Yoona lagi.

“nde, aku hanya bercanda Yoong, “ Siwon tersenyum menatap sang istri, ia pun menggendong istrinya ala bridal style dan meletakannya diranjang

“Oppa, aku tak bisa tidur disini”

“mwo? Lalu mau tidur dimana?” Tanya Siwon

“hm.. di Sofa itu saja” kata Yoona yang menunjuk sebuah Sofa yang sering untuknya menonton.

“Kau serius?”

“nde, kajja!” Yoona menarik tangan Siwon .

“Kalau disini, tulangku sakit Yoong” jelas Siwon

“Tapi,.. aku ingin tidur disini, Jebal..”

“Aniy.. jangan, kau ini hamil..”

“Oppa, ayolah, sekali saja”

“tidak bisa”

“Oppa..” rengek Yoona

“kalau tak bisa tetap tak bisa” Yoona yang mendengar itu mempout mulutnya . Ia langsung kembali keranjang menuruti kata Siwon. Ia membalikan badannya.

“Bukankah disini lebih baik?” kata Siwon yang ikut berbaring.

Yoona hanya diam tak menjawab, Siwon tau kalau istrinya ini marah.

“kalau kau disana nanti pinggangmu sakit, apalagi perutmu semakin membesar. Nanti kasian aegy nya” Siwon memeluk pinggang istrinya dan mengusap-ngusapkannya. Yoona membalikan badannya menghadap Siwon  dan lagi lagi ia memeluk namja itu yang membuat Siwon terkejut apalagi Yoona mencium pipinya.

“Oppa..  aku lapar” kata Yoona. Siwon yang mendengar itu tersenyum

“Arraso, kau mau makan apa?” Tanya Siwon.

“hm… Spageti. Boleh?” Ujar Yoona dengan suara aegyonya.

“nde.. asalkan jangan pedas”

“Yah… padahal aku ingin yang pedas” Yoona menyembunyikan wajahnya didada bidang Siwon.

“Kau hamil chagi.. itu tak baik untuk kehamilanmu” kata Siwon sambil mengelus pelan rambut Yoona.

“Tapi, sekali saja Oppa”

“, Lusa sudah sekali..” kata Siwon saat mengingat beberapa hari lalu Yoona memakan sesuatu yang pedas

“Oppa…Jebal…” rengek Yoona

“Oppa…” Siwon yang mendengar rengekan sang istri tak bisa mengalah, ia pun mengangguk tersenyum

“Hua!! Gomawo oppa, saranghae ~Cup” dan sekarang Yoona mencium bibirnya dengan singkat.

“tapi kau mau sekarang makannya?”

“Aniy, nanti saja. Aku mau tidur, aku makan setelah tidur. Aku juga tak mau kalau makanannya panas.”

“nde, nanti aku menyuruh Ahjumma Oh. Sini, ayo tidur!”

@-@

Dari tadi Yoona membolak balikan badannya, ia tak tau apa yang sekarang yang diinginkan oleh sang anak. Siwon yang melihat itu juga pusing, apalagi sekarang sudah jam 7, sedangkan jam 8 nanti ia harus rapat dengan para investor.

“Oppa, aku ngantuk sekali” Siwon tersenyum . Senyum itu sepertinya tak ikhlas, Jika Yoona tak hamil ia ingin sekali memarahi yeoja ini, apalagi ia meminta Siwon menidurkannya dulu baru ia dibolehi untuk berangkat ke kantor.

“Yoong.. ini sudah jam 7 lewat 5. Aku ingin berangkat kekantor hari ini aku ada rapat. Bahannya juga belum aku siapkan, aku lupa memberi tahu Yuri” Jelas Siwon, Yoona yang berada dipelukannya menyamai wajahnya dengan Siwon

“ Jadi, Oppa tak mau menemaniku?” Tanya Yoona dengan nada sakratis.

“bukan begitu, aku sangat ingin menemanimu, tapi.. sebentar lagi aku akan rapat” Siwon mengelus –elus dengan lembut anak rambut Yoona.

“Tapi, aku ingin ditemani Oppa” kata-kata Yoona tadi membuat Siwon lagi-lagi tak berdaya.

“Aku tau, nanti aku akan menemanimu setelah rapat.Aku akan pulang” Yoona yang mendengar itu seperti memikirkan kata-kata Siwon. Stelah beberapa detik ia menggelengkan kepalanya sebagai tanda tak setuju.

“Yoong, ayolah.. nanti oppa juga akan menemanimu” Yoona tetap menggelengkan kepalanya.

“Nanti aku tak mau tidur lagi. “

“Tapi, sekarang kau juga tak tidur” Sekarang emosi Siwon sedang diuji dengan kelakuan sang istri.

“Makanya itu aku memintamu untuk menidurkanku”

“dari tadi aku menemanimu tapi kau tetap tak tidur” Yoona yang mendengar itu mendudukan dirinya .
“Yasuddah, Silahkan saja sana berangkat. Aku akan tidur sendiri” kata Yoona yang langsung keluar kamar. Siwon hanya bisa menghembuskan napasnya dengan kasar serta mengambil beberapa berkas .

*Hp Siwon berdering

Saat mendngar Hpnya bordering, Siwon langsung mengambil Hpnya, Ia langsung mengangkat telepon itu karena ia yakin sang sekertaris sudah siap dengan semuanya.

“Yeobseo”

“nde, Yeobseo Sajangnim… hm.. katanya Rapat akan dimulai sekitar 20 menit lagi, kata salah seorang bodyguardnya mereka akan pulang sekitar jam 10 pagi ini” terdengar suara kebingungan dari Yuri.

“nde.. aku akan segera kesana, kau siapkan berkas yang ada diruanganku. Arraso?”

“nde.. Aku akan menyiapkannya. Kalau begitu aku tutup Sajangnim.”

“nde.. Gamsahamnida Yuri-sii”

*Skip

Yoona menyusuri ruangan rumahnya dan duduk diofa yang berada diruang tengah. Ia tersenyum pada para Pelayan yang terlihat sedang bekerja dengan kesibukan masing-masing. Kini ia hanya ditemani, 2 pelayan yang sudah sangat akrab dengannya.

“Kau terlihat tak baik hari ini Ny.” Sang pelayang yang bernama Luna itu sudah hapal dengan keadaan Yoona

“nde, matamu bengkak. Kau kurang tidur” ujar Sunny yaitu pelayan yang selalu membuat Yoona tertawa dengan suaranya yang sering menyerupai anak kecil

“jinjja? Aku tidur hanya 3 jam” jelas Yoona yang membuat Luna dan Sunny menganggukan kepalanya.

“Aku baru sadar kalau rumah ini sangat besar” gumam Yoona yang membuat LunNy menahan tawa mereka.

Siwon terlihat tergesa-gesa keruang kerjanya yang berada disamping kamarnya, Yoona yang melihat suaminya itu terlihat tak peduli, ia langsung kedapur melihat beberapa pelayan yang sudah menyiapkan makanan yang lumayan banyak seperti Wafle, Kimchi, steak dll. Yoona tersenyum melihat ada sebuah Spageti yang tadi ia pesan pada Pelayan Oh.

“Ah… Ny.Choi, Silahkan spagetinya sudah matang, tapi masih sangat panas. Aku dengar kau tadi ingin tidur. Makanya aku baru memasaknya”

“nde.. gwencahana. Gamsahamnida Ahjumma, Aku makan ya..” Yoona mengambil sesendok Spageti ia mengernyit alisnya. Pelayan Oh yang melihat itu terlihat khawatir ia takut kalau makanannya tak enak. Begitu juga dengan para pelayan yang lain.

“Masita Ahjumma!” girang Yoona yang membuat Pelayan Oh mengembuskan napas lega. Begitu juga dengan para Pelayan yang lainnya, sekarang Yoona ditemani sekitar 8 pelayan yaitu Luna dan Sunny yang memang sudah menjadi partnernya selama ia hamil serta ke 4 pelayan yang sedang membersihkan dapur dan 2 pelayan yaitu Pelayan Oh dan asistennya.

“kalian ingin makan?” Tanya Yoona yang melihat ke-7 pelayannya kecuali Pelayan Oh meneguk saliva mereka melihat Yoona makan. Ke 7 pelayan itu menggeleng tanda tak lapar, namun Yoona sudah tau dengan sifat mereka yang masih malu .

“Makanlah, ini juga makanan aku tak mungkin menghabiskannya sendiri” kata Yoona memasukan Spagetinya kemulutnya . Beberapa pelayan melihat tingkah Yoona seperti anak kecil pasalnya sekarang Yoona makannya belepotan sekali.

Luna langsung mengambil sapu tangan membersihkan mulut Yoona, namun ia permisi dulu sebelum melakukan itu “ Aku saja Luna-ssi aku bukan anak kecil yang harus bergantung pada orang lain” ujar Yoona yang langsung mengambil sapu tangan itu dan membersihkan mulutnya.

“Hei.. Ayo makan! “

“kami nanti saja Ny.” Ujar salah seorang pelayan yang bernama Gi-kwang

“Yah.. makan bersama-sama lebih berwarna, aku tak enak dengan kalian. Masa aku makan kalian hanya diam seperti patung” jelas Yoona “ Anggap saja aku lagi ngidam ingin makan bersama kalian” Mereka semua masih tak mendapat keberanian, Yoona sering sekali memaksa semua pelayannya untuk makan bersamanya, tapi mereka seperti menyadari kdudukan mereka sebagai Pelayan dan Yoona sebagai Ny. mereka. “Kalau kalian tak mau makan bersamaku, aku akan menyuruh Siwon Oppa, untuk memecat kalian” Para pelayan yang mendengar itu memandang satu sama lain , Mereka pun mengangguk dan mengambil kursi masing-masing.

“Ah.. Wafle ini enak sekali” kata Jinwoon yang memakan Wafle itu dengan napsu, begitu juga dengan yang lainnya.

Siwon yang sudah menyiapkan berkasnya langsung kemeja makan dan alhasil ia melihat semua pelayannya menghabiskan waflenya , betapa ingin keluar emosi Siwon. Ia ingin- cepat-cepat makan langsung kekantor, Tapi…

“hem..” dehem Siwon. Para pelayan yang ada disana langsung berdiri memberi hormat, sedangkan Yoona malah menambah porsi makannya tak peduli dengan suara Siwon.

“ Waflenya mana?” Tanya Siwon dengan nada sedikit tak enak didengar, Yoona yang mendengar itu memalingkan tubuhnya.

“Habis.. “ jawabnya “Kalian tak tambah?” Tanya Yoona yang melihat para Pelayan itu berdiri saat Siwon datang “ hei! Kalian kenapa berdiri? Ini masih ada” kata Yoona memandang semua Pelayan

“ Siapa yang menyuruh kalian melakukan ini?” Tanya Siwon menatap semua pelayannya.

“Aku.. Bukankah Oppa mau berangkat juga, aku pikir Oppa tak sarapan” Siwon yang mendengar itu sudah tak tahan lagi dengan sikap Yoona yang sudah takteralakan lagi.

“Kalian.. tinggalkan kami!” Semua pelayan itu mengangguk dan tak lupa member salam sebelum menjauh dari Siwon.

“Yoong! Kau ini kenapa? Aku belum makan, Kau tau aku akan rapat dan itu akan menguras tenagaku!” nada suara Siwon sangat tak nyaman ditelinga Yoona

“Mwo?! Kenapa Oppa membentakku!”

“itu karena kau keterlaluan, semenjak kau hamil sikap mu membuatku gila, meminta ini dan itu yang tak masuk akal. Kau bilang itu keinginan anak kita, tapi ini sangat keterlaluan.” Siwon menarik napasnya “ Aku tau kalau kau sekarang lagi masa ngidam.. tapi bisakah kau juga memperhatikanku! Aku Sudah tak tahan lagi !” Siwon menghempaskan tangannya di meja makan.

Yoona yang mendengar itu terkejut, Ia meneteskan air matanya. Siwon tak tau apa yang terjadi padanya. “ Mianhae, aku membuatmu susah” kalimat Yoona itu membuat Siwon tak mengatakan apa-apa. Yoona menangis semakin jadi, Siwon yang tak tega dengan itu langsung berangkat. Mungkin Yoona harus diberi waktu untuknya memikirkan hal yang ia perbuat, kalau ia malah membujuk Yoona, malahan yeoja itu meminta ini-itu yang sudah Siwon pikirkan bagaimana kemauan aneh istrinya

>>>>

Yoona menangis sejadi-jadinya dikamar. Semua pakaian ia masukan ke kopernya. Setelah selesai ia meminta Luna dan Sunny membawa kopernya keluar dan meletakkan dimobilnya.

“ Ny. Jangan seperti ini. Nanti Tn. Marah dengan kami” Luna berusaha membujuk Yoona, yeoja manis itu tak peduli ia hanya tersenyum dengan matanya yang bengkak.

“Gwenchana , kalau ia memecat kalian hubungi saja aku” Yoona memasuki mobilnya dan segera melaju pergi dari rumah yang bergaya ala Eropa itu.

“ Otokhae?” gumam Sunny.

“Ah.. Tn. Choi pasti memarahi kita”

TBC

 

Gimana? Shoot1 nya? Gantung ya.. hehee..kan masih bersambung, jadi seperti FF saya I Think I Love You, kalau Comentnya lumayan banyak, FFnya bakal dipublish J

Inget ya.. RCL …

 

Buat Echa eonie makasih dah mau publish nih FF J

Tinggalkan komentar

149 Komentar

  1. kasian yoona eonni,
    Siwon oppa jgn mrah2 gtu donk..

    Balas
  2. Srie_Wonnie407

     /  Januari 26, 2014

    Hahahha…..Yoona klo hmol aneh bgd yaa ?? Knp dy jd labil gtu ??

    Kasian siwon, hrs ekstra sbar !!!

    Balas
  3. ayu dian pratiwi

     /  Februari 2, 2014

    Yoona eonni disini sensitif bnget ya .

    Balas
  4. lucu eon,,, apalagi pas yoona ngidam ,,, hahahah….
    kasihan siwon oppa ,,,, saar y oppa

    Balas
  5. lucu eon,,, apalagi pas yoona ngidam ,,, hahahah….
    kasihan siwon oppa ,,,, sabar y oppa

    Balas
  6. Dede

     /  Maret 4, 2014

    Aduh ibu hamil ada”aj kelakuannya?tapi lucu ceritanya.

    Balas
  7. Dede

     /  Maret 4, 2014

    Aduh ibu hamil ada”aj kelakuannya?tapi lucu ceritanya,menarik….

    Balas
  8. Kenapa ya kalo wanita yg lg hamil tingkah nya jd aneh2..??
    ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ
    Lanjuttt lg..
    ᵗʰᵃᶰᵏ ᵧₒᵤ ⌣̈ authorr

    Balas
  9. Cerita ini yg hrusnya sdih tp justru buat aq ktwa, mnrutku ngidamnya yoona eonnie itu unik n mnarik . . . lmyan menguji ksabaran Wonppa . . .

    Balas
  10. Ana29

     /  Mei 2, 2014

    Aduh..yang mesthi disalahin siapa ni? Won Oppa atau Yoong eonni?😐
    Alah, EGP! Ya ampun Yoona sampe ngemas koper segala, mau kmn tuh?
    Tapi kok aku kayanya setuju sm Yoona ya..kayanya kaln aku ada di possi Yoona, i’ll do it too :p
    Daebakk thor..🙂

    Balas
  11. Dede

     /  Mei 14, 2014

    Wah ngidamnya yoona ada” aj.bikin siwon prustasi.tapi makin seru aj ceritanya.

    Balas
  12. any

     /  Mei 16, 2014

    Ngakak baca ff ini. Lucu bgt. Ngidamnya keterlaluan…

    Balas
  13. siwon kaya.nya harus ekstra sabar sama ngidam.nya yoona nih ..
    duh itu yoona mau pergi kemana ..

    Balas
  14. Wonppa harusnya ekstra sabar hadepin yoona yg ngidamnya aneh2

    Balas
  15. Dirin panggaliningtyas

     /  Agustus 5, 2014

    Hy eon slm knl ne ak reader baru :-)…
    Kasihan siwon oppa ….
    Yg sabar ne oppa kan yoong eonni lagi hamil lg masa2.a ngidam hehe:D eon masih ada taypo.a tp tetep bagus kok keren :D….
    Eon faighting ne ditunggu chapter selanjut.a….

    Balas
  16. diladiladila

     /  Agustus 10, 2014

    Kren eonni..
    Next part🙂

    Balas
  17. Dedewjasmin

     /  Agustus 17, 2014

    Makin seru.kasian bngt yoona dbntak sm siwon…..

    Balas
  18. Aah daebakk nae sangaat suka ff ini. Keep writting!

    Balas
  19. Aigo aigo akibat ngidam akhirnya siwon stres deh. Seru seru bgt dah…

    Balas
  20. Hahaha……… Ada2 saja masa ngidamnya yg aneh2 saja bikin wonppa tambah emosi, sakit perutku bacanya

    Balas
  21. ayhu

     /  Oktober 12, 2014

    Yoona ngidamx aneh2
    Kasian jg ma Siwon harus super sabar dgn tingkah Yoona yg lagi hamil.

    Balas
  22. Choi Han Ki

     /  Oktober 31, 2014

    Yammpun mpe segitunya ya yoona mpe kabur dari rumah hehehe😀 semoga cepet baikan lagi yoonwon

    Balas
  23. Ff nya kok lucu bgt ya sampai skt perutku bacanya, apalagi pas Yoona ngidam aneh2 saja
    wonppa benar2 di bikin emosi
    tapi yg gk kalah lucunya kata siwon eomma lebih parah ngidamnya pas mengandung wonppa, hahaha………
    Aku baca FF nya mau tertawa aja
    hbs ff nya benar2 lucu bikin perutku skt

    Balas
  24. hyun hyerin

     /  Desember 27, 2014

    hahaha yoona ada ada saja.. emang kalo hamil sperti itu yah??

    Balas
  25. Waaahh ngidamnya ampe kayak gitu, emg kasian siwon tp kan itu bawaan bayi!
    Seruu jd senyum2 sendiri
    Lanjuut

    Balas
  26. ysed

     /  Januari 19, 2015

    Ngidamnya yoona manja banget.. siwon sabar yaa ngadepin istri lg ngidam. Ff nya bagus..🙂

    Balas
  27. marsiah

     /  Maret 2, 2015

    Siwon oppa yg sabar dong,yoona kan lagi hamil jadi maklum aja klo tingkah dan kemauan nya aneh2.

    Balas
  28. Ceritanya lucu … Orang ngidam selalu bikin pusing and bingung … Kasian juga ma Wonppa. Aegi-nya banyak maunya …

    Balas
  29. Aduuh disini siapa yang keterlaluan sih sebenernya,,
    Yoona atau siwon..??
    Kalo yoona kan wajar aja dia lagi hamil muda dan ingin dimanja sama sang suami kurasa dia sama sekali ga salah kalopun memang aga keterlaluan tapi masih wajar-wajar aja sih..
    Tapi siwon marah juga wajar karna kelakuan yoona mulai aneh dan mengganggu kegiatan nya..
    Huuuuhhh semoga yoona ga lama-lama ngambek nya..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: