[FF] Unpredictable Love (Part 3)

[FF] Unpredictable love ‘part 3’

Cast     : Im yoona

Choi siwon

Kwon yuri

Lee min ho

Tiffany hwang

Park min young

Choi sulli

Ariel lin

Genre  : romance,drama,comedy

PG       : 15+

Author : vipventy

Lanjut lagi dehhh. Happy reading ^^

 

“bagaimana jika aku?”tanyaku malu

“mwo?kau?”dia terkejut

“hehehehehe”tawaku salah tingkah

“kau benar siwon,kenapa aku tidak berfikir seperti itu. Kau pria yang sempurna untuk yoona. Tapi apa kau mau?”tanyanya dengan mata yang berbinar-binar

“tentu saja heheheehe”jawabku malu-malu

“jinja!  Apa kau menyukai yoona siwon?”

Aku hanya menganggukkan kepalaku. Aku sungguh malu,aku meminta ibunya menjodohkan kami. Aku terlalu malu mengungkapkan langsung kepada yoona.

“aku akan segera memberitahu yoona”ucapnya senang

“ahjumma aku mohon jangan katakan bahwa aku menyukainya”kataku malu

“kenapa?”

“biar aku yang mengatakannya dengan caraku sendiri”ucapku malu

“hahahaa kau ini,baiklah calon menantuku. Aku akan menelfon orang tuamu membicarakan masalah ini dan memberitahu suamiku. Aku akan menemuimu lagi”ucapnya sambil meninggalkan ruanganku

“YESSSSSSSSSS!!!!!!”teriakku senang. Aku melompat-lompat,aku sangat bahagia akhirnya yoona akan menjadi istriku.

Restaurant

Author pov

“kenapa kau tersenyum terus dari tadi,apa kau sudah gila”tanya yoona heran. Mereka sedang makan malam bersama di restaurant italia

“aku sedang bahagia”jawab siwon sambil terus tersenyum karena memikirkan perjodohannya dengan yoona

“kau ini sungguh aneh. Apa pacarmu tidak marah kau bersamaku?”tanya yoona

“dia bukan pacarku”elak siwon

“jahat sekali kau tidak mau mengakuinya”cibir yoona

“dia memang bukan pacarku nona im,kami hanya berteman dekat semenjak aku kuliah disini”

“tapi dia bilang….”

“dia hanya bercanda,dia sering bersikap seperti itu”potong siwon

“oh”ucap yoona yang terdengar sangat lega mengetahui tiffany bukanlah pacar siwon

“kau tidak penasaran kenapa aku bahagia?”tanya siwon

“memangnya kenapa?”

“aku akan segera menikah”jawab siwon sambil tersenyum lebar

“omo!!!!!”teriak yoona kaget

“yahhhh kau kenapa berteriak seperti itu,jantungku hampir copot”ucap siwon sambil memegangi dadanya

“dengan siapa?kau akan menikah dengan siapa?”cecar yoona yang berusaha menahan air matanya yang mendesak keluar

“mau tahu saja kau”goda siwon

Yoona sudah tidak dapat menahan air matanya lagi. Dia segera keluar dari restoran sambil menangis. Siwon terkejut dan segera menyusul yoona. Setelah menemukan yoona,dia segera membawa yoona ke dalam pelukannya

“kau kenapa?kenapa kau menangis?”tanya siwon panik sambil mengeratkan pelukannya

” Aku mau pulang sekarang”ucap yoona lemah. Siwon tidak bertanya kepada yoona lagi,dia merasa yoona butuh sendiri. Dia mengantar yoona ke hotel

Keesokan harinnya di kamar hotel

“yoong kenapa matamu bengkak?apa kau menangis?”tanya appa

“ani”geleng yoona pelan

“duduklah sarapan dulu”kata eomma. Yoona segera duduk untuk sarapan,dia merasa tidak bertenaga hari ini. Semalaman dia menangis karena siwon,dia merasa hatinya sangat sakit mengetahui kenyataan siwon akan segera menikah.

“apa kau baik-baik saja?”tanya eomma. Yoona hanya mengaggukkan kepala dan terus memakan pancake-nya

“yoong,ada yang ingin kami bicarakan kepadamu. Apa kau mau mendengarnya sekarang?”kata appa

“iya appa,katakan saja”sahut yoona

“eomma punya berita besar untukmu. Kau akan kami jodohkan dengan…….”

“MWO!!!!!!!!!!DIJODOHKAN??AKU TIDAK MAU”teriak yoona kaget

“kau ini tidak boleh menolak,eomma sudah mengaturnya. Kau harus menikah dengannya”kata eomma tegas

“eomma aku tidak mau,aku mohon eomma batalkan saja”rengek yoona yang mulai terisak

“yoong ini keputusan yang terbaik untukmu,appa mohon kau menerimanya. Kami sudah memikirkan ini matang-matang”bujuk appa pada yoona

“aku tidak mau appa,aku tidak mau. Aku akan menuruti semua perkataan kalian,asal jangan jodohkan aku”rengek yoona pada appanya

“sudah eomma bilang kau tidak boleh menolak im yoona”sahut eomma tegas

“aku mohon jangan,aku mohon appa eomma. Aku janji akan mencari kekasih secepatnya,tapi jangan jodohkan aku”yoona masih terus merengek

Tok tok tok,pintu kamar hotel mereka diketuk

Eomma membukakan pintu. “wah calon menantuku sudah datang. Eomma sudah menunggumu dari tadi. Kajja”ucapnya sambil menarik tangan siwon masuk ke ruang makan

“aku mohon appa batalkan batalkan batalkan”rengek yoona kepada appanya

“kau ini diamlah yoong,ini calon suamimu sudah datang”ucap eomma kepada yoona

Yoona yang masih menangis dan merengek kepada appanya terkejut mendengar ucapan eommanya. Dia menoleh dan “OMOOOOO!!!!!!!!”teriak yoona terkejut melihat siwon disamping eommanya

“kau ini kenapa berteriak kencang sekali”kata eomma,appa dan siwon bersamaan sambil menutup kedua telinga mereka

“mau apa kau kemari?”tanya yoona kesal kepada siwon. Dia kembali mengingat kejadian semalam

“sarapan”jawab siwon enteng

“kau ini sopanlah sedikit kepada calan suamimu”ucap eomma kepada yoona

“untuk apa aku sopan kepa… CALON SUAMI???”tanya yoona terkejut

“kau hobi sekali berteriak”kata eomma kesal

“iya yoong,choi siwon adalah calon suamimu”kata appa menjelaskan

“INI TIDAK MUNGKIN!Kalian bercanda kan?”tanya yoona tidak percaya

“aishhh gadis ini,aku adalah calon suamimu”ucap siwon menahan tawa mendekati yoona

“bagaimana bisa eomma appa,kalian memilihnya menjadi calon suamiku?”tanya yoona penasaran. Tapi entah kenapa sepertinya dia bahagia mengetahui choi siwon adalah calon suaminya

“dia calon menantu idamanku. Dan kalian terlihat sangat serasi”jawab eomma sambil tersenyum tulus kepada siwon

“iya menurut appa juga begitu,siwon pasti bisa menjagamu dengan baik”kata appa

“sudahlah kita bicarakan lagi nanti,kau belum sarapan kan calon menantuku. Ayo sarapan dulu”ajak eomma ramah kepada siwon

“baiklah eomma”siwon tersenyum tulus kepada eomma yoona

“ishhh menjijikan sekali sikapmu”sindir yoona kepada siwon

“im yoona,bersikap sopanlah kepada calon suamimu”tegur appa

“aku mau mandi dulu”ucap yoona meninggalkan ruang makan

“dasar anak itu,sudah dewasa tapi kelakuannya masih begitu”eomma geleng-geleng kepala

Eomma,appa dan siwon sarapan bersama sambil diselingi tawa. Mereka tampak sangat akrab sekali. Appa dan eomma kemudian pergi untuk berjalan-jalan berdua,mereka menitipkan yoona kepada siwon.

“jaga baik-baik putriku ya sampai kami kembali”pesan appa kepada siwon

“tentu saja appa,hati-hati di jalan”ucap siwon ramah

Yoona pov

Aku bisa mati karena terkejut. Aku akan dijodohkan dengan choi siwon babo itu ckckck. Apa yang ada dipikiran appa dan eomma ya sampai mereka menjodohkanku dengannya. Menantu idaman?choi siwon menantu idaman?ckckck aku tidak percaya itu. Berarti standar eomma sangat rendah bisa menjadikan choi siwon menantu idaman.

Setelah selesai mandi,aku keluar dari kamarku. Kulihat dia sedang menonton tv.

“apa yang sedang kau lakukan?kenapa kau tidak pergi?mana appa dan eommaku?”tanyaku

“bisakah kau bertanya satu-satu,aku pusing menjawabnya”

“mana appa dan eommaku?”ulangku

“mereka sedang jalan-jalan”

“kenapa kau tidak pergi?”tanyaku lagi

“aku kan akan pergi bersamamu”jawabnya

“aku tidak mau”tolakku

“hei aku ini calon suamimu,kau tidak boleh menolakku”ucapnya sambil menahan tawa

Emosiku naik saat dia menyebut dirinya calon suamiku. Dengan sekuat tenaga aku memukulnya dengan bantal yang ada di sofa.

“hei cukup ampun im yoona”teriaknya sambil menahan tanganku

“apa yang kau lakukan hah?bagaimana bisa kau menjadi calon suamiku?”tanyaku sambil berteriak kepadanya

“eomma mu kan sudah bilang kalau aku menantu idamannya. Aku memang menantu idaman setiap orang tua hahaha”ucap siwon sambil membanggakan diri

“babo kau”ucapku sambil berusaha memukulnya lagi. Tapi tubuhku jatuh tepat diatas tubuhnya,aku terkejut wajah kami hanya berjarak beberapa centi. Aku bahkan bisa merasakan hembusan nafasnya. Oh tuhan rasanya jantungku seperti mau keluar karena detakannya terasa sangat tidak normal

Author pov

Siwon tersenyum penuh arti dengan posisi dia dan yoona sekarang. Dan dia mengecup bibir yoona lagi,cukup lama dia mengecup bibir gadis itu. Tapi dia tidak merasakan penolakan seperti biasa. Siwon kemudian memegang tengkuk yoona untuk memperdalam ciuman mereka. Dan seperti tersambar petir,yoona langsung berdiri dari posisinya

Yoona menatap siwon tajam. “bagaimana ini aku akan menikah dengan pria cabul ini”ucapnya lebih kepada dirinya sendiri

“hahaha kau boleh mengataiku sepuasmu nona im,tapi kau sebentar lagi akan menjadi istriku”ucap siwon sambil bangkit dari posisinya

“orang tuaku sudah gila memilih calon menantu sepertimu”kata yoona kesal

“sudahlah,ayo kita jalan-jalan”siwon menarik tangan yoona

Yoona melepaskan tangan siwon dari tangannya. “aku tidak mau”ucapnya sambil menatap siwon tajam

“kau mau aku cium lagi nona im?”tantang siwon

“coba saja kalau berani”ujar yoona dengan tatapan tajam

Siwon segera mendekati yoona dan bersiap menciumnya lagi. Tapi tepat saat bibirnya akan menyentuh bibir yoona,perutnya ditonjok oleh yoona. Tidak cukup keras sebenarnya,tetapi siwon pura-pura kesakitan sambil terus memegangi perutnya.

“rasakan itu”kata yoona penuh kemenangan. Tetapi siwon tetap dengan aksi pura-puranya. Lama-kelamaan yoona khawatir dan mendekatiku siwon yang terkapar di lantai.

“kau kenapa?apa sangat sakit?”tanya yoona khawatir sambil menyentuh perut siwon.

Saat tangan yoona menyentuh perut siwon,siwon menarik tangan yoona dan mencium bibir yoona lagi. Yoona sangat terkejut dengan kelakuan siwon,dia mendorong tubuh siwon tapi tidak bisa,tangan siwon terlalu kuat mencengkram tangannya. Siwon bukannya berhenti merasakan perlawanan yoona,dia malah semakin memperdalam ciumannya kepada yoona.

Yoona sudah lelah melawan,dia hanya pasrah dicium oleh siwon. Beberapa saat kemudian siwon baru melepaskan ciumannya.

“ahhhhhhh menyenangkan sekali kan nona im”ucap siwon sambil tertawa lebar

Yoona hanya diam,air matanya mulai mengalir. Lalu dia terisak,dia menutupi wajahnya dengan kedua tangannya. Siwon sangat terkejut melihat yoona menangis lagi

“kau kenapa?maafkan aku”ucap siwon panik

“kau babo”ucap yoona disela tangisannya

“iya aku memang babo,maafkan aku. Berhentilah menangis”bujuk siwon lembut

Yoona mendongakkan wajahnya dan menatap siwon. “berjanjilah kau tidak akan menciumku tanpa seijinku lagi”pintanya pada siwon

“wah itu sangat sulit”kata siwon jujur

Yoona kembali menangis. Siwon yang bingung pun akhirnya menyetujui permintaan yoona.

“baiklah aku berjanji”ucap siwon berat hati

Yoona menghentikan tangisannya. “aku tidak mau melihatmu,pergilah”usirnya

“baiklah aku pergi,jaga dirimu baik-baik. Aku akan kesini lagi sepulang kerja”ucap siwon sambil meninggalkan yoona

Kantor siwon

Tiffany pov

Kemana siwon oppa?harusnya 2 jam yang lalu dia sudah ada di ruangannya. Aku menunggunya dengan bosan. Saat aku melihat ke kanan,aku melihat sosoknya berjalan mendekatiku

“oppa,kau lama sekali”kataku

“maaf fany,kenapa kau tidak memberitahuku akan datang”

“aku ingin memberi kejutan kepada oppa. Memangnya oppa habis dari mana?”tanyaku penasaran

“mengurus masa depan”jawabnya sambil tersenyum

“apa maksud oppa?”tanyaku bingung

“oppa belum memberitahumu ya,oppa akan segera menikah”ujarnya tersenyum

“APA?”teriakku terkejut”jangan bercanda oppa”kataku lagi

“oppa tidak bercanda”katanya serius

“dengan siapa?”tanyaku dengan nada tinggi

“im yoona,gadis yang bertemu kau di central park itu”ucapnya sambil tersenyum

IM YOONA !! Sudah kuduga dia akan merebut siwon oppa dariku. Aku tidak akan membiarkannya,tidak lagi setelah ariel lin yang merebut oppa dariku

Lihat saja Im yoona,aku tidak akan pernah membiarkanmu berada di sisi siwon oppa

“aku pergi”ucapku datar sambil keluar ruangan siwon oppa

Malam hari di restaurant

Author pov

“kau sudah menelfon orang tuamu siwon?”tanya appa kepada siwon. Mereka sedang makan malam bersama karena besok pagi yoona dan keluarganya kembali ke seoul.

“sudah appa,mereka terdengar sangat senang”jawab siwon sambil tersenyum

“tentu saja,kalian akan segera menikah dan kami akan segera menjadi besan”ucap eomma sambil tersenyum senang

“kalian semua bahagia,bagaimana dengan diriku. Apa kalian tidak memikirkan perasaanku”sindir yoona kepada orang tuanya

“anak ini benar-benar,kami melakukan ini untuk kebaikanmu yoong. Kau seharusnya berterima kasih kepada kami”kata eomma kesal dengan sikap yoona

“sudahlah yeobo,dia sebenarnya bahagia tapi malu saja mengungkapkannya hahaha”kata appa menenangkan istrinya yang kesal. Eomma dan siwon tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan appa

“kalian benar-benar jahat kepadaku”teriak yoona kesal karena ditertawakan

“siwon kau harus sering-sering ke seoul untuk mengunjungi kami. Arraso?”tanya eomma

“ne eomma,tentu saja aku akan sering mengunjungi kalian. Tolong jaga calon istriku ini ya”ucap siwon melihat yoona. Yoona hanya bisa memajukan bibirnya

“kau tidak usah khawatir soal itu,eomma akan menjaganya dengan baik. Kalian jangan lama-lama menikah,eomma ingin sekali melihat yoona berdiri di altar dan mengucap janji suci pernikahan”ucap eomma sambil membayangkannya

“cukup eomma jangan membicarakan pernikahan. Membayangkannya saja aku tidak mau,bagaimana mungkin aku akan menikah dengan namja babo sepertinya”yoona melirik siwon kesal

“sebenarnya di dalam hatinya dia sudah tidak sabar untuk menikah haha”kata appa. Dan mereka kembali tertawa lepas sedangkan yoona hanya bisa cemberut.

Setelah menyelesaikan makan malam,appa dan eomma kembali ke hotel duluan. Mereka menyurh yoona untuk jalan-jalan dulu dengan siwon karena ini hari terakhir yoona berada disini.

“aku ingin berbelanja ke avenue. Kau yang harus membayarnya,sebagai denda karena menertawakanku tadi”ucap yoona memerintah siwon

“baiklah nona im,ayo masuk”ajak siwon masuk ke mobilnya

5th Avenue

Yoona membeli banyak sekali pakaian dari desaigner ternama dunia seperti prada,chanel,burberry dll. Mungkin karena akan dibayari oleh siwon,sehingga dia memaksimalkan kesempatan ini.

“sudah?”tanya siwon yang dengan setia menemani yoona berbelanja

“sudah. Aku lelah sekali,ayo antar aku ke hotel”kata yoona sambil memberikan paper bag-nya ke siwon. Siwon membawakan belanjaan yoona dan menarik yoona ke suatu toko terkenal yang berlabel victoria secret’s yang menjual pakaian dalam wanita dengan berbagai macam motif.

Yoona kaget dibawa siwon ketempat seperti itu. “mau apa kau membawaku kemari?”tanya yoona

“kau kan sudah membeli sepatu,tas,pakaian bahkan kacamata tetapi kau belum membeli pakaian ini”tunjuk siwon ke sekelilingnya

“baiklah aku akan membelinya”ucap yoona

“bagus,lalu perlihatkan padaku ya”kata siwon tersenyum

“babo kau,pria cabul”yoona memukul siwon dengan tasnya. Dia lalu keluar toko itu menuju mobil siwon

John F. Kennedy international airport,New york

Author pov

“kau jangan meladeni lelaki lain,kau kan sudah memiliki aku. Aku adalah calon suamimu. Jaga dirimu dari laki-laki,jangan terlalu dekat dengan mereka. Arraso?”pesan siwon posesif kepada yoona

“hei babo,aku tidak pernah menganggapmu calon suamiku. Jangan terlalu percaya diri,jadi aku bebas mencari lelaki tampan yang akan kujadikan kekasih”kata yoona sambil tersenyum meremehkan siwon

“kau akan mati jika berani melakukan itu”sahut siwon kesal

“kau mengancamku,berani sekali kau”

“iya aku mengancammu,jadi jangan berani melakukan itu”ucap siwon sambil menarik yoona ke pelukannnya

“yakkk lepaskan choi siwon babo”yoona berusaha melepaskan pelukan siwon

“sebentar saja”ucap siwon sambil mengeratkan pelukannya. Yoona hanya pasrah,tetapi 3 menit kemudian siwon belum juga melepaskan pelukannya.

“sudah lepaskan babo,kau terlalu lama”yoona melepaskan pelukan siwon

Siwon nampak kecewa. “aku akan sering mengunjungimu,jadi tunggu aku ya”katanya sambil menatap mata yoona

“tidak mau”kata yoona ketus. “aku pergi dulu,nanti aku akan ketinggalan pesawat”yoona membalikkan badannya.

Setelah berjalan beberapa langkah,yoona kembali menghampiri siwon. Dia berjinjit dan mencium pipi kiri siwon lalu setengah berlari menuju pintu keberangkatan. Siwon hanya bisa tersenyum sambil memegangi pipinya

Tiffany pov

Hari ini aku sudah membuat janji bertemu dengan siwon oppa di sebuah café favorit kami.

“oppa”sapaku melihatnya yang sudah duduk di tempat favorit kami di samping jendela

“fany-ah kenapa kau lama sekali,oppa sudah menunggumu dari tadi”keluhnya manja

Hatiku senang mendengar ucapannya yang mengatakan dia menungguku. “mianhae oppa. Apa kau rindu padaku sehingga tidak sabar menungguku?”

“tentu saja aku merindukanmu fany fany tiffany”ucapnya.

“aku juga sangat merindukanmu oppa-ya. I miss you handsome guy”ucapku seraya memeluknya

“heh kau ini peluk-peluk sembarangan. Aku ini calon suami orang tau”katanya seraya mengacak-acak rambutku. Senyumku pun hilang mendengarnya berucap seperti itu

“apa kau benar-benar akan menikah dengan wanita itu oppa?”tanyaku

“im yoona,kau kan sudah berkenalan dengannya. Tentu saja,kau kira aku bercanda”

Tanpa kusadari air mataku menetes. “kau kenapa fany?”tanyanya khawatir

“aku tidak bisa melihatmu menikah oppa. Bukan tidak bisa tapi tidak mau”ucapku sambil terisak

Dia menggeser kursinya di sampingku. “kau ingin aku hidup sendiri selamanya hah? Fany sekarang kita sudah dewasa,sudah waktunya kita memikirkan masa depan kita. Makanya lebih baik kau mencari pendamping fany-ah”ucapnya lembut

“oppa….”ucapku sambil menatapnya. ‘saranghae’kataku dalam hati,aku masih belum bisa mengatakan perasaanku padanya. Aku terlalu takut atau malu entahlah.

“apa perlu oppa carikan pacar untukmu? Hmmm yang cocok untukmu siapa ya,Robert pattinson? Taylor lautner? Chris evans?”godanya

Aku tersenyum mendengarnya. “aku ingin Cristiano Ronaldo saja oppa”jawabku meladeni leluconnya

“wahhhh CR7,pilihan yang bagus. Eitsss tapi jika kau dengannya setiap hari akan ditendang-tendang seperti bola fany”

“ahhhh oppa itu tidak lucu”kataku seraya memukul lengannya

Kami mengobrol sepanjang hari,rasanya aku tidak ingin hari ini berakhir. Aku akan mencari cara untuk membuat siwon oppa menjadi milikku.

 

1 month later

London

Author pov

“eonni enak tidak?”tanya sulli kepada yoona. Mereka sedang mencicipi fettucini di restoran italia favorit sulli.

“ini sangat enak sulli,gomawo telah mengajak eonni kesini”ucap yoona tersenyum

“aku akan mengajak eonni ke semua restoran yang enak jika eonni lebih lama berada di london”sulli tersenyum

“aku juga ingin seperti itu sulli,tetapi aku harus menemani oppamu itu ke paris. Aku juga ingin melihat paris fashion week,wah aku sudah tidak sabar ingin melihatnya”

“kau beruntung sekali eonni,aku ingin ikut tetapi aku masih ada jadwal kuliah”ucap sulli sambil menggembungkan pipinya

“tenang saja,aku akan menceritakan pengalamanku selama disana kepadamu. Makanan enak,tempat romantis dan deretan pakaian bagus”goda yoona kepada sulli

“ahhh kau ini eonni,membuatku semakin iri saja”kata sulli sebal. Lalu mereka melanjutkan percakapan mereka sampai lupa waktu karena terlalu asyik membicarakan banyak hal

“iya oppa,aku dan eonni akan segera pulang. Sudah ya”sulli menutup telfon dari siwon. “ayo eonni kita pulang,oppa sudah rindu padamu”sulli mengajak yoona pulang ke kediaman keluarga choi.

Sebenarnya yoona ingin langsung pergi ke paris tetapi karena keluarga siwon sangat ingin bertemu dengannya,dia pergi ke london dulu. Siwon juga ingin pergi ke paris karena urusan pekerjaan,dia mengajak yoona pergi bersama dari london. Selama di london,yoona tinggal di kediaman keluarga choi

Rumah keluarga choi

Siwon pov

Kemana saja mereka pergi,dari siang sampai sore begini belum pulang. Padahal mereka bilang hanya ingin pergi makan siang.

“kami pulang”kata sulli

“yahhhh kalian darimana saja?”tanyaku

“hanya makan siang”jawab yoona

“kenapa lama sekali?apa kalian tidak tahu ini sudah sore. Lain kali jangan seperti ini”kataku khawatir

“yah kau ini berlebihan choi siwon,masih untung aku pulang sore bukan pulang pagi”kata yoona ketus kepadaku

“kami hanya mengobrol sepanjang hari oppa sampai lupa waktu,jangan khawatir seperti itu. Aku lelah,aku ke kamar ya”ucap sulli menjelaskan

Yoona memajukan bibirnya,rupanya dia kesal akibat sikapku tadi.

“apa kau menikmati makanannya?”tanyaku padanya sambil tersenyum. Dia hanya menganggukkan kepalanya.

“wah lain kali kau pergi bersamaku kesana ya”ucapku. Dia menatapku tajam. “ada apa,aku tadi khawatir kepadamu nona im. Maafkan sikapku yang berlebihan tadi”kataku menyesal. Dia hanya tersenyum sedikit dan berjalan menuju kamarnya.

Gadis itu selalu saja suka meninggalkanku saat aku belum selesai bicara

Heathrow international airport,London

Author pov

“kau jaga yoona baik-baik ya siwon. Jangan biarkan dia berjalan sendirian nanti dia tersesat. Jangan lupa makan tepat waktu”pesan eomma siwon kepada siwon

“ne eomma”ucap siwon sambil memeluk eommanya

“hati-hati di jalan ya,sering-seringlah main kesini. Kami sangat senang dengan kehadiranmu”ucap appa kepada yoona

“aku juga senang disini,lain kali aku akan berlibur yang lama disini”kata yoona sambil membalas pelukan appa siwon. Setelah itu dia memeluk eomma siwon.

“eonni kirimi aku oleh-oleh ya”ucap sulli sambil memeluk yoona

“kau ini,jaga dirimu baik-baik ya. Eonni akan merindukanmu sulli”balas yoona memeluk sulli

“pesawatnya akan segera berangkat,ayo kita pergi”ajak siwon ke yoona. “sampai jumpa”ucap siwon dan yoona bersamaan kepada keluarga choi

 

                                                                        TBC

Gimana ceritanya? Makin aneh ya? Mianhae author cuma punya ide kaya gini. Tetep RCL ya readers J

Tinggalkan komentar

94 Komentar

  1. Nanda Wang

     /  Januari 21, 2015

    hhehe … senyum gaje karna lihat mesra ny YoonWon hhaha

    Balas
  2. paris

     /  Desember 6, 2015

    Wah AKHIRNYAAAAA nemu momen2 mereka yang lagi aku, aku harap fany udah ngelupain siwon

    Balas
  3. Karin

     /  Juni 12, 2016

    Anyeong ijin baca ff nya yah.
    wahh baru kali ini nemu ff yang dari awal baca chpter 1 sudah senyum2 geje. Suka banget2an sama cerita alur, tempat dan karakternya. Konfliknya juga ga complicated. Suka banget sama scene yoonwonya. Keep writing yah author. Beharap ada sequelnya lagi. Hehehe

    Balas
  4. melani

     /  Agustus 10, 2016

    Makin penasaran sama ceritanya..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: