[FF] You Are Miracle For Me (Chapter 11)

[FF] You Are Miracle For Me (Chapter 11)

 

Title : You Are Miracle For Me

Author : Choi Hyun Mi/@Nita_Rahayu22

Main Cast :

•           Choi Siwon (Super Junior)

•           Im Yoon Ah (SNSD)

Other Cast :

•           Nickhun (2PM)

•           Kwon Yuri (SNSD)

•           Kim Ryeowook (Super Junior)

•           Kangta

•           Etc…..

Genre: Friendship, Romance.

Rating : General

 

**

Siwon jalan tergesa-gesa menuju mobilnya yang terparkir di halaman rumahnya, dia membuka pintu mobil itu lalu masuk kedalamnya.Tak berselang lama, mobil itu sudah meluncur meninggalkan halaman rumah keluarga Choi.Siwon merogoh saku celanan, berniat mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang. Setelah nama yang dicari di daftar kontak di temukan, segera Siwon menekan tombol call lalu menempelkan I-Phone berwarna hitamnya itu pada daun telinganya.

Siwon menunggu seseorang di ujung sana untuk mengangkat panggilannya, tapi nihil hanya suara seorang operator wanita yang malah menyambutnya. Siwon kembali mencoba menghubunginya lagi namun hasil yang di dapatkan sama. Siwon tak kehabisan akal, dia mengetik pesan singkat pada nomor tersebut.

“Yoona angkat telpon mu, aku ingin bicara….”

Itulah yang Siwon tulis, setelah itu dia kembali memasukan ponselnya lalu kini fokus pada jalanan.

“Kenapa kau tak mengangkat telpon ku Yoona…” gumam Siwon pada akhirnya.

 

Yoona POV

“Yoona angkat telpon mu, aku ingin bicara..” itulah isi pesan singkat yang Siwon kirimkan untuk ku, aku tak tahu hal penting apa yang ingin dia sampaikan pada ku. Tapi, untuk saat ini aku tak mau bicara dengannya.Aku merasa bersalah padanya, akulah penyebab kehancuran karirnya.Rasanya, aku tak tahu diri jika aku harus bicara ataupun bertemu dengannya.Mungkin inilah keputusan yang tepat untuk ku dan untuknya, mungkin sebaikanya aku meninggalkannya dan pergi darinya.Aku tak bisa mengembalikan dia seperti semula, mungkin dengan aku pergi bisa menyelesaikan semunya.Apalagi aku sudah berjanji pada ayahnya untuk meninggalkannya, ini sudah ku putuskan maafkan aku Siwon.

 

Author POV

Siwon sibuk dengan ponselnya, dari tadi dia terus berusaha menghubungi Yoona tapi sayang seribu sayang ponsel Yoona tak aktif, Siwon hanya bisa mendengus kesal akan sikap kekasihnya itu yang tiba-tiba menjauhinya.

“Kau datang saja ke apartementnya….” Seru Nickhun yang berjalan dari arah dapur.

“Kau benar , tapi aku merasa  jika Yoona berusaha menjauhi ku…” Siwon menggaruk-garuk kepalanya, sepertinya dia memang sedang bingung akan sikap gadis itu yang tak seperti biasanya.

“Mungkin dia sedang sibuk…” ucap Nickhun berpendapat.

“Sibuk?Tapi biasanya sesibuk apa pun dia, dia selalu mengabari ku, yah sekedar mengirimkan pesan singkat untuk ku…” timpal Siwon lagi.

“Hu…..kalau begitu datang saja ke apartementnya, temui dia…” ucap Nickhun sambil meniup hot coffe lalu meneguknya..

“Ah panas sekali….lidah ku seperti terbakar…”

Siwon terus memperhatikan tingkah managenrnya itu yang menurutnya kenak-kanakan, bahkan dalam suasana seperti ini pun Nickhun malah asik menyesap hot coffe dengan nikmantnya.

“Bodoh…” cetus Siwon lalu menyalankan tv..

“Siapa yang bodoh?”

“Kau..kau yang bodoh….” Ucap Siwon jengkel tanpa menatap Nickhun yang kini memasang wajah marah.

“Kita sama-sama bodoh..” celetuk Nickhun tak mau kalah….

“Ishh kau ini…” geram Siwon semakin kesal akan sikap managernya ini.

“Besok pagi kau harus siap-siap…” ujar Nickhun lalu meletakan mugnya.

“Mau kemana, bukankah sekarang aku tak punya pekerjaan…” sahut Siwon masih fokus pada layar tv.

“Ke pengadilan, besok sidang pertama untuk kasusmu dengan si Presdir itu….” Jawab Nickhun.

“Apa aku akan menenang pada sidang itu?”Tanya Siwon kali ini beralih menatap Nickhun.

“Molla, tapi semoga saja kau menang…..” jawab Nickhun tersenyum.

“Yah semoga….” Sambut Siwon lalu kembali mengalihkan pandangannya pada layar tv.

**

Sidang pertama Siwon melawan mantan agensinya akhirnya akan dilaksanakan pada hari ini. Pihak dari Star Entertainment sudah datang lebih dulu ke pengadilan sekitar 30 menit yang lalu, sementara Siwon baru datang ke tempat tujuan. Para wartawan yang sudah menunggu di luar, segera mengalihkan pandangan mereka tak kala melihat mobil van berwarna hitam yang berhenti di depan gedung.

“Itu Choi Siwon….” Teriak seorang wartawan yang mampu membuat suasana menjadi sedikit ricuh.Siwon turun dari mobil di dampingi Nickhun yang selalu setia kemana pun dia pergi dan juga di dampingin 2 orang bodyguard nya.

“Siwon-ssi bisa kau ceritakan bagaimana perasaan mu saat ini…”

“Siwon-ssi apakah kau merasa tegang karena hari ini kau akan melawan mantan agensi mu di meja hijau…”

“Siwon-ssi ….”

“Maaf, aku sudah terlambat…” jawab Siwon santun.

Setelah di kerumuni para wartawan, akhirnya Siwon bisa lolos dengan selamat.Sekarang dia sudah berada di dalam gedung berjalan ke ruangan yang sudah di siapkan.Tapi sial, dia berpapasan dengan musuhnya sendiri.Laki-laki itu tersenyum, namun rasanya Siwon jijik melihat senyuman itu.

“Kau baru datang Tn Choi Siwon…” sambutnya terdengar basa-basi.

Siwon hanya tersenyum acuh lalu kembali melanjutkan langkah kakinya, melewati orang tersebut.

“Kenapa kau datang terlambat…” serunya lagi yang kali ini membuat langkah Siwon kembali terhenti.

“Bukankah sekarang kau tidak sesibuk dulu?Bukankah sekarang tak ada stasiun televisi yang mau bekerja dengan mu, kenapa kau terlambat datang?Ucapnya terdengar meremehkan.

“Aku tidak mau berdebat dengan mu, Presdir Kangta.Kita selesaikan saja nanti di persidangan…” ucap Siwon menahan emosinya.

“Baiklah, kita selesaikan saja nanti di persidangan, tapi kau harus bersiap menerima kekalahan mu…” ucapnya dengan nada angkuh, lalu melenggangkan kaki meninggalkan Siwon yang masih berdiri di tempat.

Nickhun yang dari tadi ada disana, merangkul Siwon lalu tersenyum memberi semangat.

“Jangan dengarkan apa kata laki-laki itu, kau pasti menang. Percayalah…”

“Gomawo, gomawo Nickhun…” sambut Siwon tersenyum.

Mereka berdua kembali berjalan menuju ruang persidangan.

**

Pria itu berjalan sambil mengngaitkan kedua tangannya ke belakang, dia tersenyum ramah pada para stap maupun para artisnya yang berpapasan dengannya.Dia terus berjalan, sampai akhirnya dia berhenti di sebuah ruangan. Dia melihat beberapa anak muda yang tengah latihan dance dengan semangatnya, dia tersenyum puas melihat anak didiknya yang terus semangat berlatih dengan serius, meski sesekali ada kesalahan-kesalahan yang dapat mengundang tawa.

“Aishh Lee Joon-ssi bukan seperti itu dancenya tapi seperti ini….” Sang pelatih terlihat prustasi dengan gerakan aneh dari namja yang dia panggul Lee Joon itu.

“Maafkan aku, maafkan aku….” Ujar Lee Joon sambil membungkuk-bungkukan bandanya beberapa kali.

“Hahahah….wajar saja dia lupa gerakan dancenya, akhir-akhirnya ini dia paling sibuk…”

“Yah dia paling sibuk diantara kami, hahah dasar Hyung pabo….”

Celetuk salah satu member yang paling muda, tapi orang yang di bully-Lee Joon hanya cengar-cengir sambil menggaruk-garuk tengkuknya malu.

“Ayo kita latihan lagi…” ajak Lee Joon meski para member masih menertawakan sikapnya.

**

“Disini kau rupanya Presdir…” tiba-tiba suara seseorang membuat pria itu kaget, dia beralih kesamping kirinya dan terdapat namja tampan .

“Yunho-ssi…” ucapnya juga tersenyum…

“Ada apa?”

“Aniya, aku hanya mengabarkan jika hari ini sidang perdana Siwon dan mantan agensinya..” ucap namja bernama Yunho itu.

“Jeongmal?Apa hasilnya sudah keluar?” lanjut pria itu lalu kembali melihat sekumpulan anak muda tadi.

“Belum, nanti akan ku kabari jika hasilnya sudah keluar..”

“Ah baiklah, oh yah Yunho-ssi ku dengar Lee Joon keluar dari We Got Married?  Apa itu benar?”

“Nde Presdir, Lee Joon keluar karena jadwalnya tidak memungkinkan untuk terusmengikuti syuting We Got Married, apalagi sekarang Lee Joon terlibat dalam pembuatan drama IRIS 2. Jadi dia sangat sibuk….”

“Begitu yah. Oh yah lalu bagaimana dengan Ratting IRIS 2?

“Ku dengar untuk ratting episode pertama sangat memuaskan…”

“Baguslah…” pria itu tersenyum lega setelah mendengar informasi itu.

“Presdir, ku dengar MBLAQ akan melangsungkan konser lagi apa itu benar?” Tanya Yunho.

“Rencanya begitu, pasalnya permintaan untuk mengadakan tour sangat tinggi.Apalagi para A+ menginginkan MBLAQ untuk segera mengadakan konser lagi, tapi itu masih dalam tahap pembicaraan.Belum di putuskan…” jawab pria itu tersenyum.

“Presdir, Ny Kim Tae Hee menunggu anda..” seru seorang wanita.

“Baiklah, Yunho-ssi segera kabari aku tentang Siwon.Aku temui pacar ku dulu…” ujar pria itu lalu meninggalkan Yunho yang tersenyum melihatnya.

**

Yoona berjalan menuju apartementnya, penampilannya sedikit acak-acakan.Maklum saja, seharian ini dia di sibukan dengan pekerjaannya yang begitu banyak.Di mulai, dari mencari berita.Lalu pergi ke percetakan, setelah majalah di cetak tiba-tiba ada beberapa yang salah, sehingga dia harus mendapat omelan lagi dari atasannya, Jessica Jung.Hari ini Yoona benar-benar merasa lelah, bukan tubuhnya saja yang lelah tapi hati dan pikirannya.Jelas saja, meskipun Yoona begitu sibuk tapi tetap saja yang dia pikirkan hanya Siwon Siwon dan Siwon. Mungkin inilah penyebabnya , penyebab yang membuatnya salah saat menulis berita, imbasnya dia harus kena marah oleh atasannya itu.

Yoona membuka pintu apartementnya, dia membuka sepatunya lalu memakai sandal rumah yang sudah tersedia, tapi ada satu yang dia tak sadari.Lampu apartementnya kini terang, padahal biasanya selalu gelap karena dia selalu pulang larut malam.Tidak hanya itu saja, dia juga tak menyadari jika ada sepasang sepatu berwarna hitam. Dia tak melihatnya, atau memang tak menyadari jika ada sepasang sepatu asing .Entahlah, yang jelas sekarang dia berjalan menuju kamarnya.

Selang beberapa menit, terdengar suara gemericik air dari dalam kamar itu.Itu menandakan jika Yoona sedang membersihkan tubuhnya dari keringat, dan mungkin untuk menyegarkan tubuhnya kembali.10 menit membersihkan tubuhnya, Yoona keluar dari kamarnya dengan pakaian santai, dia berjalan menuju dapur berniat untuk mengisi perutnya yang keroncongan.Yoona membuka lemari pendingin, mencari sesuatu yang bisa di makan.Selama beberapa menit memasukan kepalanya ke dalam lemari pendingin, akhirnya Yoona kembali berdiri lalu meneguk sebotol air mineral. Ternyata, hanya air mineral yang ia temukan dari dalam lemari pendingin itu.

Yoona kembali meneguk air dingin itu sampai menyisakan setengahnya saja, lalu meletakan botol itu di atas lemari pendingin.Setelah kerongkongannya tak merasa haus lagi, Yoona membalikan tubuhnya.Dia terperanjat kaget saat seorang namja berperawakan jangkung tiba-tiba muncul di depannya.

“Kau…” ucap Yoona sambil menepuk-nepuk dadanya kaget akan kahadiran Siwon yang secara tiba-tiba itu.

“Kapan kau kemari…” Tanya Yoona setelah menenangkan dirinya.

“Aku sudah 3 jam disini, apa kau tidak menyadari keberadaan ku. Tadi aku duduk di sofa, ku pikir kau akan melihat ku ternyata kau malah melewati ku begitu saja. Kau ini kenapa euh?”Tanya Siwon memandang Yoona heran.

“Tapi aku tidak melihat mu…” bela Yoona.

“Jelas saja kau tidak melihat ku, tadi kau melamun.Apa kau sedang ada masalah?” tebak Siwon.Spontan saja mata Yoona terbelalak mendengar itu.

“A…a…an…ani…aku tidak apa-apa,  aku hanya sedang lelah saja hari ini…” jawab Yoona gugup.

“Sudahlah, ayo kita duduk aku ingin mengatakan sesuatu hal pada mu….”

Siwon meraih tangan Yoona untuk mengikutinya berjalan, Yoona hanya bisa pasrah tak melakukan penolakan apa pun.

“Kau ingin mengatakan apa pada ku?”Tanya Yoona saat mereka sudah duduk berdampingan di sofa.

“Aku ingin berterima kasih pada mu?” ujar Siwon tersenyum menatap kekasihnya itu.

“Terimakasih?Untuk apa?”Tanya Yoona membalas tatapan Siwon, kali ini suasana berubah menjadi serius.

“Im Yoona, aku benar-benar tak menyangka kau akan melakukan ini pada ku. Aku benar-benat berterimakasih padamu, karena kau ayahku jadi berubah pikiran…”

Yoona terdiam sesaat, berusaha mengerti apa maksud perkataan Siwon barusan. “Apa maksud mu?”Tanya Yoona bingung.

Siwon tersenyum lalu meraih tubuh Yoona, Yoona kaget bukan main. Dia merasa belum mengerti apa yang Siwon maksud. “Siwon…” ucap Yoona namun segera di potong.

“Jangan tinggalkan aku, ku mohon Yoona.Karir ku seperti ini bukan karena dirimu, tapi karena aku yang terlalu ceroboh. Ku mohon jangan tinggalkan aku…”

Yoona melepasakan pelukan Siwon, dia menatap Siwon dengan tatapan kaget sekaligus tak percaya.

“Aku sudah tahu semuanya, kau memohon kepada ayah ku agar tidak memaksa ku untuk meninggalkan dunia hiburan.Bahkan kau jadikan hubungan kita sebagai jaminannya?’

Yoona menunduk merasa bersalah, memang benar dia berkata seperti itu pada Tn Choi asalkan Tn Choi tak memaksa Siwon untuk meninggalkan dunia hiburan.Siwon perlahan mengangkat dagu Yoona supaya kembali menatapnya, kini Siwon sudah bisa melihat mata Yoona yang mulai berair.

“Kau tidak perlu melakukan itu, karena ayah ku sudah mengijinkan ku untuk terus berada di dunia hiburan, dan ayah ku sudah menyetujui hubungan kita. Itu semua karena dirimu….”

“Benarkah? Kau tidak bohong…?”  air mata Yoona turun sudah saat mengatakan itu.

“Aku tidak bohong Im Yoona, terima kasih.Terima kasih kau sudah melakukan itu untu ku…” kembali Siwon mendekap tubuh Yoona, dan itu mampu membuat tangis Yoona semakin menjadi saja.

“Sudahlah kau tidak usah menangis…” ucap Siwon, bukannya berhenti menangis Yoona malah kian menyembunyikan wajahnya di dada Siwon sambil terus terisak.

**

Yuri, gadis ini benar-benar tak bisa berkedip melihat namja yang begitu di elu-elukan para wanita ini kini sedang duduk tepat di depannya, namja ini juga yang telah membuatnya jatuh hati dan mungkin membuatnya gila, karena setiap hari hanya memikirkannya.

“Ryeowook Oppa, ayo tampar aku. Aku tidak bermimpi kan…” Yuri menyenggol Ryeowook yang ternyata duduk di sebelahnya.Tanpa di titah untuk kedua kalinya, Ryeowook dengan cepatnya menampar pipi kiri Yoona, mungkin tamparan itu sakit karena terdengar bunyi yang khas seperti layaknya orang yang di tampar.

“Ahh sakit Oppa…” jerit Yuri lalu menatap Ryeowook sinis.

“Bukannya kau suruh aku menampar mu, aku hanya melakukan sesuai perintah mu saja…” bela Ryeowook lalu memanyunkan bibirnya.

“Tapi tidak harus keras Oppa, pipi ku sakit..” ringis Yuri sambil mengelu-ngelus pipi mulusnya yang kini benera-benar merah akibat tamparan yang di layangkan Ryeowook.

“Hehehe, mianhae ….” Hanya itu jawaban dari Ryeowook.Benar-benar tak merasa bersalah namja ini.

Yuri kembali memalingkan pandangannya lagi pada namja tampan yang kini menatapnya heran.

“Siwon, benarkah kau Choi Siwon.Astaga, kau begitu tampan. Bahkan kau lebih tampan aslinya, pantas saja semua wanita tergila-gila padamu termasuk aku…”  ujar Yuri sembari tersenyum penuh kekaguman terhadap sosok Siwon yang saat ini memang sedang ada di depannya.

“Aku Siwonest,bahkan sejak kau pertama kali kau debut aku sudah menjadi fans mu. Boleh aku memeluk mu…?” pinta Yuri tersenyum penuh harap.

Sebelum menjawab pertanyaan Yuri, Siwon terlebih dahulu melihat Yoona yang memang duduk di sampingnya.Yoona menganggukan kepalanya, seakan mengerti tatapan mata Siwon.

“Boleh..” jawab Siwon akhirnya. Yuri segera berdiri dari duduknya lalu tiba-tiba memeluk leher Siwon sambil berteriak histeris.

“ARGHHHHH CHOI SIWON CHOI SIWON CHOI SIWON……” Yuri memeluk Siwon begitu erat sambil mengguncang-guncangkan tubuh Siwon.Siwon sedikit sesak akibat perlakukan Yuri ini. -__-

“Ya Tuhan Yuri…” ucap Ryeowook sambil geleng-geleng kepala..

Yoona yang menyaksikanitu secara dekat segera melepaskan tangan Yuri, setelah di paksa Yoona akhirnya Yuri melepaskan pelukannya itu.Siwon terlihat memegangi lehernya yang sedikit sakit akibat tangan Yuri yang memeluknya sangat kuat.

“Yuri jangan terlalu lama memeluk kekasih ku..” protes Yoona kesal.

“Aishh Yoong, kenapa kau marah Siwon saja tidak keberatan, iyakan Siwon?”

Yang ditanya malah senyum-senyum gak jelas “Ne..” jawab Siwon singkat sambil memegang lehernya.

“Tapi kau melukai leher kekasih ku…” protes Yoona lagi yang tahu Siwon mengalami sedikit sakit pada lehernya.

“Jeongmal, mianhae mianhae, aku begitu histeris bertemu dengan mu. Habisnya aku benar-benar mengidolakan mu…” sesal Yuri

“Aku tidak apa-apa,  kau jangan khawatir..” ucap Siwon untuk membuat rasa bersalah Yuri lenyap.

“Kita kan sudah berkumpul seperti ini, bagaimana kalau kita makan-makan.Aku akan buatku makanan yang special untuk kalian, bagaimana?’ seru Ryeowook mencairkan kembali suasana.

“Ide yang bagus, tapi aku akan mengundang Nickhun dan kekasihnya.Apa boleh?”Tanya Siwon sedkit ragu.

“Undang saja, supaya acara makannya lebih rame..” sambung Ryeowook mengijinkan.

“Baiklah, akan ku hubungi dia….”

**

Satu persatu menu makanan yang Ryeowook masak akhirnya memenuhi meja makan itu, di mulai dari makanan asia sampai jenis makanan eropa Ryeowook sajikan.  Nickhun dan sang kekasih, Victoria sudah datang sejak Siwon menghubungi Nickhun untuk segera datang ke apartemenya Yuri, yah memang sekarang mereka semua berada di apartement Yuri.

“Whaaa semua makanan ini terlihat menggiurkan, apa semua makanan ini Ryeowook-ssi yang memasaknya?” seru Nickhun kagum.

Ryeowook yang masih memakai celemk itu segera bersuara “Tentu saja , mereka berdua tak mungkin membantu ku. Kalau membantu soal makannya mereka berdua sangat jago..” sindir Ryeowook pada siapa lagi kalau bukan YoonYul.

Nickhun langsung terkikik geli mendengar jawaban Ryeowook itu.

Makan pun di mulainya, semuanya begitu menikmati makanan yang semuanya memang di masak oleh Ryeowook. Sesekali, Yoona Yuri dan Ryeowook saling mengejak satu sama lain, dan itu mampu mengundang tawa. Tidak hanya itu, celotehan-celoteh yang Nickhun lontarkan juga mampun membuat Siwon memasang wajah kesal sekaligus malu di buatnya, karena secara blak-blakan Nickhun menceritakan bagaimana Siwon saat tengah jatuh cinta pada Yoona.

“Oh yah Nickhun Oppa, dari pertama kali kita bertemu aku ingin menanyakan sesuatu hal pada mu?” ucap Yoona tiba-tiba.Sebenarnya Yoona bertanya seperti ini sengaja untuk mengalihkan pembicaaran, karena Yoona tahu jika Siwon sudah sangat malu akibat di bully managernya sendiri.

“Kau mau Tanya apa Yoona-ssi..?” jawab Nickhun setelah menelan nasinya.

“Kenapa kau tidak menjadi artis saja, padahal jika soal wajah kau tidak kalah dengan Siwon. Kau juga tampan, bahkan  menurut ku kau lebih imut dari Siwon..” Siwon langsung mendelikan matanya setelah mendengar Yoona mengatakan itu.

“Hahahah” tawa Nickhun pecah menyadari mimik wajah Siwon yang kali ini terlihat marah pada Yoona.

“Sebenarnya kau orang ke seratus lebih yang bertanya seperti itu pada ku, sebelumnya aku sering mendapatkan pertanyaan seperti itu….kekeke..” jawab Nickhun begitu pedenya.

“Jinjja?Lalu?’

“Meskipun aku tak menjadi seorang artis, tapi popularitas ku tak kalah dengan Siwon, buktinya banyak yang dulunya fans Siwon kini beralih padaku..” lanjut Nickhun terus membanggakan dirinya.

“Benarkah, kenapa bisa seperti itu?”Tanya Yoona lagi.

“Karena pesona ku lebih tajam dari pada Siwon, kau tahu gadis ini…” Nickhun merangkul Victoria.

“Dia adalah penulis naskah film yang pernah Siwon bintangi, pada awalanya ku pikir Victoria menyukai Siwon tapi ternyata dugaan ku salah, Victoria menyukai aku, dan dia juga pernah bilang kalau aku lebih menarik dari Siwon hahah…” Nickhun tertawa puas, sementara gadis yang di rangkulnya menunduk malu.

Siwon yang sudah tak tahan terus di pojokan dari tadi segera angkat bicara.

“Nickhun memang tampan, dia pria yang sangat imut, bahkan para fans ku bilang Nickhun mempunyai wajah babyface baiklah ku akui itu, tapi soal kemampuan acting, kau kalah dari ku..” jawab Siwon.

“Yah tapi tetap saja, aku lebih populer dari pada diri mu..”jawab Nickhun tak mau kalah.

“Tapi aku lebih bertalenta dari pada dirimu..”ujar Siwon juga tak mau kalah.

“Tapi fans ku juga banyak …”

“Fans ku lebih banyak lagi….”

“Aku lebih cute dari pada diri mu…”

“Tapi aku lebih tampan dari pada diri mu…”

“Aku juga cute dan tampan….”

“Aku juga cool dan tampan….”

“Siapa bilang kau namja yang cool?..”

“Fans ku….”

“Mereka berbohong….”

“Terserah kau sajalah…-,-”

 

Kedua laki-laki itu terus saling beradu membanggakan diri masing-masing, Ryeowook Yuri begitu juga Yoona hanya bisa mendengar percekcokan antara artis dan managernya ini yang seperti anak kecil saja.

Yuri menggeleng-gelengkan kepalanya tak percaya, melihat seorang Siwon yang ia anggap selalu berkarisma  ternyata bersikap  kenak-kanakan dan tak mau kalah dalam sebuah perdebatan.

“Ini kah Siwon yang sebenarnya…?” ucap Yuri terus memandangi Siwon dari sebrang meja.

**

Acara makan malam bersama telah selesai, mereka meninggalkan apartement Yuri. Ryeowook dengan mengendarai motor matiknya pulang sendiri, Nickhun mengantar Victoria pulang ke rumahnya, begitu juga Siwon mengantar Yoona pulang ke apartementnya.

“Kau tidak mau masuk dulu.?” Tanya Yoona saat sudah berada di depan apartementnya.

“Ini sudah malam, kau istirahatlah..” jawab Siwon tersenyum.

“Arraseo, kalau begitu hati-hati di jalan..”Yoona membalikan tubuhnya, tapi Siwon malah mencegahnya untuk pergi.Sehingga Yoona harus kembali berhadapan dengan Siwon.

“Ada apa?”

Siwon tersenyum, lalu mendekatkan wajanya .Yoona membulatkan matanya, saat Siwon mendaratkan sebuah kecupan di bibirnya.

“Selamat malam, jangan lupa mimpikan aku…” Siwon tersenyum lalu kembali memakai topinya.  Siwon berjalan mundur sambil melambaikan tangannya,  setelah Siwon lenyap dari pandangannya. Yoona tersenyum, lalu dia menyentuh bibirnya yang masih terasa kecupan singkat yang Siwon berikan.Setelah beberapa menit terhanyut Yoona segera masuk ke dalam apartementnya.

**

Yoona keluar dari apartementnya, pagi ini dia sudah siap dengan setelan kerjanya seperti seorang wartawan. Pasalnya hari ini Yoona akan meliput jumpa pers yang diadakan Lee Seung Gi. Yoona terus berjalan tanpa menyadari kehadiran seseorang yang terus mengawasinya dari sejak ia keluar.

“Iya, aku segera kesana…” ucap Yoona pada penelpon di ujung sana. Setelah panggilan itu terputus, Yoona kembali memasukan ponsel ke dalam tasnya.

“Arghh..”Yoona berteriak saat seseorang menarik pergelangan tangannya lalu menyeretnya ke sebuah tempat sepi.

“Siapa kau, lepaskan aku..” teriak Yoona pada orang tersebut.

“Ini aku…” orang tersebut membuka masker dan kacamata hitam yang menutupi wajahnya.

“Siwon, kau rupanya…ku pikir siapa…” Yoona menghela nafas penuh kelegaan.

“Kau mau kemana sepagi ini?’Tanya Siwon menatap kekasihnya.

“Tentu saja aku mau bekerja, hari ini aku harus meliput jumpa pers Lee Seung Gi…” jawab Yoona.

“Kau tidak boleh pergi, kau harus ikut dengan ku…” ujar Siwon seenaknya.

Yoona membulatkan mata mendengarnya “Apa-apan kau ini, aku harus bekerja nanti aku di pecat kalau aku tidak meliput jumpa pers itu…”

“Aku tidak perduli…” jawab Siwon lalu kembali memakai kacamata dan masker untuk menutupi wajahnya agar tak ketahuan siapa pun.

“Ikut aku sekarang…” Siwon kembali menarik paksa tangan Yoona, Yoona berontak berusaha melepaskan tangan Siwon yang mencengkram tanganya erat.Tapi, sayang tetap tak bisa.

“Sebenarnya kau mau membawa aku kemana…..?” protes Yoona saat mereka sudah berada di dalam mobil.

“Nanti kau juga tahu….” Jawab Siwon lalu menjalankan mobilnya.

“Tapi aku harus bekerja, aku tidak mau di pecat ku mohon Siwon..”Yoona memohon pada kekasihnya ini dengan memasang wajah memelas. Sementara Siwon, sama sekali tak menggubrisnya.

“Kau tidak akan di pecat tenang saja…” respon Siwon entengnya.

“Kau tidak tahu siapa Nona Jessica, dia hampir memecat ku karena aku sering kesiangan masuk kantor, dia juga hampir memecat ku karena aku salah tulis nama artis di majalah yang akan terbit dia juga…”

“STOP…” potong Siwon…

“Euhh….kenapa aku bisa menyukai wanita bodoh seperti diri mu euh? Jelas saja dia hampir memecat mu, kau selalu telat masuk kantor, di tambah kau salah menulis nama artis di majalah yang akan terbit, kalau aku jadi Jessicaaku tak akan segan-segan untuk memecat wartawan seperti mu…”

Yoona mengerucutkan bibirnya setelah mendengar penuturan Siwon barusan “Tapi, aku cuma punya satu kesempatan lagi, kalau aku tidak meliput jumpa pers Lee Seung Gi, aku benar-benar akan di pecat Siwon…” ucap Yoona lalu menundukan kepalanya.

“Kalau kau di pecat, kau tidak akan jatuh miskin. Masih ada aku….” Jawab Siwon. Yoona langsung mendongakan kepalanya kearahnya.

“Maksud mu?”

“Kalau kau menikah dengan ku, kau tak perlu bekerja sebagai seorang wartawan lagi…”

“MWO?Memangnya kau pikir aku mau menikah dengan mu?”Tanya Yoona sedikit bernada tajam.

“Bodoh sekali kalau kau menolak ku, meskipun kau menolak ku kau pasti akan menyesal…” jawab Siwon tetap santai.

“Kenapa kau begitu pede sekali euh?”

Siwon mengrem mobil yang di kemudianya itu secara mendadak, dan itu mampu membuat Yoona kaget bukan main.Siwon beralih melihat Yoona, yang masih mengatur nafasnya.Yoona yang menyadari Siwon memperhatikannya segera beralih menatap Siwon.

“Kenapa menatap ku seperti itu?”Tanya Yoona gugup, saat Siwon mulai mendekat kearahnya.

“Kau memang keras kepala, kau gadis bodoh, kenapa aku bisa sampai menyukai mu, bahkan aku mencintai mu.Sebenarnya apa kelebihan mu euh?”

Hembusan nafas Siwon menerpa permukaan wajahnya, Yoona hanya bisa diam tak berani atau lebih tepatnya tak bisa mengeluarkan sepatah kata pun. Ingin rasanya dia menghindari tatapan Siwon yang selalu membuat jantungnya berdegup kencang, tapi apa daya Yoona selalu merasa tak bisa melakukan apa pun saat suasana seperti ini.

“Kau memang harus selalu ku beri pelajaran, agar kau menyadari kalau kau juga menyukai ku..”Siwon kembali mendekat, sampai akhirnya dia mendaratkan sebuah kecupan singkat di bibir tipis Yoona.

Siwon tersenyum “Apa aku harus setiap hari melakukan ini pada mu?”

Siwon kembali mendekat, dia kembali mendaratkan bibirnya pada bibir Yoona.Dia menutup mata, kali ini dia mencumbu bibir mungil Yoona, menghisap dan mengemutnya secara perlahan.Meski tak mendapat balasan dari Yoona, Siwon tak perduli dia tetap melakukannya.Berbanding terbalik dengan Yoona, gadis ini malah semakin merapatkan kedua matanya saat Siwon bermain di bibirnya.Yoona tak berontak apalagi menolak, dia menikmatinya meski rasa gugup masih saja bergelayut didalam dirinya.

Perlah Siwon menjauh, Yoona perlahan mulai membuka matanya.Kembali mereka terlibat kontak mata.

“Sudah berapa kali kita melakukanya, tapi kau masih saja seperti ini…” jawab Siwon sedikit sinis.

“Aku malu..”jawab Yoona lalu menyembunyikan wajah merah padamnya dari Siwon.

“Berarti kau harus banyak belajar dari ku, nanti kita buat jadwalnya oke…” Siwon tersenyum lebar lalu kembali menyalakan mesin mobilnya.Yoona yang mendengar ucapan Siwon itu, seketika membelalakan matanya kaget.Siwon yang mengerti akan tatapan mata Yoona hanya bisa tersenyum …”Aku hanya bercanda…” ucap Siwon sambil mencubit pipi Yoona.Lalu kembali fokus pada jalanan.

Yoona kembali menundukan kepalanya, menahan rasa malu.Pagi ini Siwon sudah berhasil menggodanya.

**

Nickhun mengetuk-ngetuk meja dengan jarinya, mungkin ini caranya untuk membunuh kekesalannya karena menunggu seseorang yang belum juga kunjung datang. Sesekali namja berwajah cute ini melirik arloji yang melingkar di pergelangan  tangan kirinya.

“Apa aku harus pulang saja…” dengusnya kesal lalu menyeruput ekspressonya yang sudah dingin.

“Nickhun-ssi maaf menunggu lama…”

Tiba-tiba suara seorang pria menyadarkan Nickhun, Nickhun melihat 2 orang pria yang baru saja datang.Mereka berdua berperawakan tinggi, dengan setelan tuxedo yang rapi.Nickhun berdiri dari duduknya, lalu menyambut kedatangan kedua pria tersebut.

“Tidak apa-apa, aku juga baru datang, silahkan duduk…” bohong Nickhun. Sebenarnya dia sudah datang kurang lebih satu setengah jam yang lalu.

Kedua pria itu duduk berhadapan dengan Nickhun, Nickhun pun duduk kembali di kursinya.

“Annyeong Nickhun-ssi, lama tidak bertemu…” sapa seorang pria bermata sipit.

“Annyeong Ji Hoon-ssi, ya lama sekali kita tak bertemu.Senang bertemu dengan anda …” Nickhun tersenyum menjawab sapaan pria itu.

“Euh, maaf sebelumnya semalam Yunho-ssi menghubungi ku.Katanya ada yang ingin anda bicarakan dengan ku?”Tanya Nickhun memulai obrolan mereka.

Ji Hoon tersenyum “Yunho-ssi tolong jelaskan…” perintahnya pada Yunho.

“Baik Presdir…”

“Begini Nickhun-ssi, sebenarnya maksud dari pertemuan ini adalah untuk membicarakan Siwon…”

“Siwon?Memangnya ada apa denganya?’

“BI Entertaiment tertarik dengan Siwon…” ucap Yunho menggantung.

“Maksudnya?”

“Aku sebagai Presdir dari BI Entertaiment ingin mengontrak Siwon, bukankah sekarang Siwon tak terikat kontrak dengan agensi mana pun?” Ji Hoon angkat suara.

“Jeongmal?Apa anda tidak bercanda?”Nickhun terbata saat mengatakan itu, mungkin karena terlalu terkejut.

“Sudah lama aku mengikuti karir Choi Siwon, sejak Siwon masih di Star Entertaiment.Dan akhir-akhir ini aku juga mengamatinya, aku pernah pergi ke Busan melihat dia syuting disana.Aku juga sudah menonton semua drama dan film yang dia mainkan, aku semakin tertarik pada Siwon. Ku rasa Siwon bisa menjadi seorang actor yang hebat di masa yang akan datang….” Tutur Ji Hoon.

“Tapi Ji Hoon-ssi,  saat ini Siwon masih terlibat kasus dengan Star Entertaiment. Hasil persidangan kemarin masih di proses” jawab Nickhun meyakinkan Ji Hoon.

“Aku tahu itu, aku juga mengamati perkembangannya. Tapi itu tidak masalah, aku bisa membantu Siwon dalam kasus ini..” jawab Ji Hoon.

“Kalau begitu nanti aku bicarakan pada Siwon, aku benar-benar tak menyangka. Terimakasih Ji Hoon-ssi…”

“Jangan panggil aku Ji Hoon-ssi, itu terdengar aneh panggil saja aku Rain…”

“Kenapa?Kenapa?Anda tidak mau dipanggil Ji Hoon, bukankah itu nama asli anda?’tanya Nickhun heran.

Ji Hoon tersenyum mendengar pertanyaan itu.

“Ji Hoon itu panggilan di dalam keluarganya, kalau Rain itu nama panggungnya dan orang-orang suka memanggil Ji Hoon Rain atau Rain Bi dari pada Jeong Ji Hoon…” jelas Yunho.

Nickhun tersenyum, sambil mengangguk-anggukan kepalanya. “Baiklah Presdir Rain ….”

**

Yoona membuka pintu mobil Siwon, dia tak menyangka jika Siwon ternyata membawanya ke rumahnya. Yoona hanya bisa diam, melihat bangunan mewah nan megah yang pernah ia masuki beberapa waktu lalu.

“Kanapa kau membawa ku kemari?’Tanya Yoona melihat Siwon yang berdiri di sebelahnya.

“Kedua orang tua ku ingin bertemu dengan mu, ayo kita masuk…” Siwon menarik pergelangan tangan Yoona agar mengikutinya masuk kedalam rumahnya itu.Sebenarnya, Yoona tak tahu bagaimana perasaannya saat ini, ada rasa malu, gugup, takut, tapi juga senang.Semua perasaan itu bercampur menjadi satu.

Siwon terus melangkahkan kakinya, memasuki rumah ini. Sementara Yoona, hanya mengekori kemana langkah Siwon akan membawanya tanpa menolak.

“Ayah ibu kami datang…” sapa Siwon setelah berada di ruang keluarga.

Yoona yang melamun segera tersadar lalu ikut membungkuk memberi salam.

“Duduklah..” perintah Ny Choi ramah.

Siwon duduk menghadap kedua orang tuanya di ikuti Yoona.Yoona sedari tadi masing enggan untuk melihat kedua orang tua Siwon yang berada di hadapannya saat ini.

“Senang bisa bertemu dengan mu lagi Yoona…” suara Tn Choi begitu ramah terdengar.Membuat Siwon tersenyum lalu melihat Yoona yang duduk di sebelahnya.

“Angkat kepala mu, tidak sopan…” bisik Siwon pelan.Perlahan Yoona mulai mengangkat kepalanya.

“Nde Presdir, senang bisa bertemu dengan anda…” akhirnya kalimat itu terluncur dari bibir Yoona. kalimat yang begitu sulit Yoona ucapkan.

“Kau masih takut Yoona, tenang saja aku tidak akan memakan mu…” ujar Tn Choi yang mampu mengundang tawa.

“Yeobo, mungkin kemarin-kemarin sikap mu terlalu berlebihan padanya.Lihatlah, sekarang dia ketakutan…” ujar Ny Choi sambil memegangi perutnya menahan tawa.

“Ayah, kemarin kau apakan pacar ku.Dia sekarang ketakutan seperti ini.Chagi, kau tidak apa-apa…” ujar Siwon sambil menahan tawa.

Rasanya Yoona ingin sekali lari dari rumah ini, sekarang dia menjadi bahan tertawaan kekasihnya sekaligus kedua orang tuanya. Yoona hanya bisa diam sembari menundukan kepalanya dalam-dalam..

“Chagiya kau tidak apa-apa….”

“Berhenti menggoda ku….” Yoona mengangkat kepalanya sembari menutup kedua telinganya.Spontan saja, sikapnya ini kembali membuat tawa pecah.Siwon tak dapat lagi menahan tawanya, melihat sikap Yoona yang benar-benar dapat mengocok perutnya, wajahnya yang bersemu merah semakin membuat Yoona menjadi bahan tertawaan.Begitu pula dengan Tn Choi, dan Ny Choi mereka juga tertawa renyah melihat mimik wajah serta tingkah dari pacar putranya itu yang menggemaskan.

Yoona kembali menundukan wajahnya, membiarkan dirinya terlihat bodoh seperti ini yang terus di tertawakan bak seorang pelawak.

**

Presdir Kangta berdiam diri menatap kota Seoul pagi ini, pria ini dari tadi seperti sedang berkutat pada pikirannya. Entah apa sebenarnya yang sedang ia pikirkan.

“Tinggal satu langkah lagi, maka dia akan benar-benar hancur….” Gumamnya lalu tersenyum.

“Choi Siwon Choi Siwon, kita lihat siapa yang akan memenangkan pertaruangan ini….”

Ternyata itulah yang di pikirkan pria berkacamata ini, memikirkan cara yang pas untuk menjatuhkan karir Siwon, sekaligus melenyapkannya dari dunia hiburan.

 

To Be Countinued

Beres juga chapter ini 😀 bagaimana?

Sangat di tunggu komentar para Nited semua, supaya semangat lanjutin chapter 12-nya…kekekek

Oh yah kalau nemu typo, tolong dimaafkan…

 

Annyeong Nited…..:)

Iklan
Tinggalkan komentar

134 Komentar

  1. Wah..gimana akhir ceritanya y ??

    Balas
  2. Kayak.a bakalan seru,, thu…
    Siwon vs Presdir Kangta…

    Balas
  3. Cha'chaicha

     /  November 12, 2014

    tersisa satu masalah, smga wonppa menang..

    Balas
  4. Sbnarnya cowok misterius itu siapa sih?
    ._.

    Balas
  5. nadud

     /  Desember 9, 2014

    wkwkwk
    daebak 😀

    Balas
  6. Trnyata org misterius itu rain….waah malaikat penolong karir siwon akhirnya dtg juga…

    Balas
  7. dedewjasmin

     /  Januari 24, 2015

    Bikin senyum* sndiri bacanya……yoonwon tidak jd pisah dan trs bersama…wah yuri lihat siwon heboh sndiri…..senang nya lihat mereka akur……dan ahirnya ada juga agensi yg mau bekerja sm sm siwon…pastinya yoona dag dig dug bngt dtng krmh calon ibu mertua….

    Balas
  8. ada yang ketemu camer nich…
    grogi ya?
    tenang aja mereka baik kok. hehe…
    sotoy lo…

    Balas
  9. marsiah

     /  April 6, 2015

    Siwon oppa akan bangkit lagi untuk menghiasi kaca dunia hiburan,ternyata namja misterius itu rain oppa presedir BI

    Balas
  10. Susi

     /  April 20, 2015

    Ampun deh si kangta ga punya hati banget,, padahal juga agensi nya bukan apa-apa tanpa siwon. ..

    Cie-cie yang udah dapet restu dan udah di terima sama calon mertuanya.. 😊

    Balas
  11. Nur khayati

     /  Mei 25, 2015

    Agensi.a Rain nawarin Siw0n buat gabung d management.a plus nawarin bantuan buat ngurus kasus hukum.a dgn Star Entrtainment, baik bgt d-,
    Siw0n jangan g0dain Y00na terus, kasian Y00na.a jd d ketawain 0rang tua.a,,

    Balas
  12. Ternyata yg selalu mengamati siwon itu rain, penasaran siapa yg akan menang antara siwon vs kangta..
    Haha yoona kasihan jd bahan tertawaan ma keluarganya siwon, tp gpplah yg penting hubngannya udah di restuin..

    Balas
  13. park ra chan

     /  Desember 28, 2015

    Presdir kangta jahat nya pake bgt…
    Hwaiting thor

    Balas
  14. Waw..ffnya keren thor smoga pernikahanny sgra dprcepat yaa hihi siwon mah jagony soal meluluhkan hati wanita :v

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: