[FF] SAJANGNIM Part III (Are You Okay Oppa?)

Sequel SAJANGNIM Part III

Are You Okay Oppa?? By Uchie / @uchie90 || Cast: Choi Siwon, Im Yoona, Im Eunhye, Park Yoochun, Tiffany Hwang, Nickhun, Kim Jongwoon aka Yesung, Kim Hyoyeon, Cho Kyuhyun Etc || Type: Sequel || Genre: Married Life, Comedy tentuin sendiri || Rating: PG-15 || Disclaimer: Cerita ini murni hasil imajinasi ku. Bila terdapat kesamaan isi cerita itu benar-benar tidak disengaja. Yoona milik Siwon, Siwon milik Yoona. Mereka milik keluarga, SmE, dan para penggemar mereka. Aku hanya minjam nama mereka dan berharap mereka menjadi pasangan REAL dikehidupan nyata.

 

Udah pada nungguin yaa?*readers: enggak T_T, bagi yang belum baca cerita sebelumnya ini linknya…

 

https://yoonwonitedkingdomstory.wordpress.com/2013/01/09/os-love-you-more-sequel-sajangnim/

 

https://yoonwonitedkingdomstory.wordpress.com/2013/01/30/ff-still-secret-or-sequel-sajangnim-part-ii/

 

Typo mohon dimaafkan, Happy reading all ^^

 

Are You Okay Oppa??

 

Yesung, Kyuhyun, Hyoyeon dan Eunhyuk akhirnya bergabung dengan Yoona, Siwon, Eunhye dan Yoochun. Yesung duduk disebelah kiri Yoona. Sebelah Eunhye ada Hyoyeon, didepan Hyo ada Eunhyuk, lalu Yoochun, Siwon dan terakhir Kyuhyun yg tepat berada didepan Yesung. Suasana kaku menyelimuti meja itu. Masing-masing masih bergulat dengan pertanyaan dan jawaban yang akan mereka sampaikan. Tentu saja yang paling ingin tahu sekarang adalah Yesung, karena hanya dia yang benar-benar ingin tahu kenapa Yoona, gadis yang sejak dulu ditaksirnya bisa satu meja dengan atasannya Choi Siwon.

 

“Sebaiknya kita makan dulu. Yoong, bukankah kau sudah lapar? Ayo makanlah.” Akhirnya Eunhye memecahkan keheningan yang terjadi.

“Ne Eonni…” Jawab Yoona gugup.

 

“Yang lain silahkan makan, tuan Choi silahkan…” Nada Eunhye ramah terkesan dibuat-buat membuat siwon mendelik kesal ke arah Eunhye. Seandainya tak ada para bawahannya disini, mungkin akan terjadi perang mulut antara Siwon dan Eunhye. Sedangkan Yoochun yang sadar akan ulah tunangannya hanya bisa menahan tawanya. Semua yang ada di meja itupun memulai acara makan malam dengan lancar walau pikiran mereka bercabang entah kemana.

 

Setelah acara makan malam itu, akhirnya mereka bersama keluar dari restoran. Yesung yang dari tadi sudah tak bisa menahan pertanyaan di otaknya ini mendekat ke arah Yoona dan menarik tangan wanita itu sedikit menjauh dari rombongan. Siwon yang melihatnya hanya bisa menatap dingin Yesung.

 

“Yak!! Kim Jongwoon!! Kenapa kau menarik ku?”

 

“Yoong, aku hanya ingin bertanya kenapa kau bisa makan malam dengan Choi-sajang? Ini kan sangat aneh, apa kau memang janjian dengannya? Atau dia memang ingin menraktirmu dinner tanpa mengajak kami?” Yoona menghela nafas. Untunglah si kepala besar ini tak beranggapan macam-macam.

 

“Ani… Tadi kami tidak sengaja bertemu di restoran. Dia sendirian, tak mungkin kan aku mengacuhkannya. Jadi mau tak mau aku menawarkan untuk makan satu meja denganku. Ternyata dia tak menolak, akhirnya kami satu meja sampai akhirnya kalian datang.” Karang Yoona. Yesung terlihat percaya dengan ucapan Yoona.

 

“Hei!! Apa yang kalian bicarakan?” Tiba-tiba Kyuhyun datang membuat Yoona kaget.

 

“Yak!! Kau kenapa suka sekali berteriak-teriak didekatku ah!!” Yoona langsung menjitak kepala Kyuhyun lalu pergi meninggalkan kedua namja tadi menuju kerumunan orang yang telah menunggu mereka.

 

“Kenapa dia suka sekali menjitak kepalaku…”Ringis Kyuhyun sambil memegang kepalanya.

 

“Kau itu menyebalkan, makanya Yoona suka menjitakmu.” Jawab Yesung ketus berlalu dari hadapan Kyuhyun.

 

“Apa tak akan ada hal gempar yang akan terjadi malam ini. Padahal sudah ku tunggu-tunggu uh..!!” Keluh kyuhyun.

 

“Yak, yak!! Hei… Tunggu aku.” Teriak Kyuhyun setelah sadar kalau semua telah berjalan menjauh meninggalkannya. Mereka semua akhirnya melanjutkan perjalanan menuju parkiran.

 

“Yoong, pulangnya biar aku yang antar ya?” Tawar Yesung. Yoona melirik ke arah Siwon, dapat ia lihat mata suaminya itu menatap tajam dirinya.

 

“Hehehe… Maaf tuan Kim Jongwoon, aku pulang dengan Eunhye Eonni saja. Terima kasih atas tawaranmu.” Tolak Yoona halus.

 

“Noona dan Hyung pasti merasa terganggu dengan kehadiranmu, mana tahu mereka mau kesuatu tempat dulu. Kau pulang denganku saja yaa…” Rayu Yesung. Eunhye tak berkata apa-apa ia sepertinya menikmati suasana yang terjadi diantara Siwon, Yoona dan Yesung. Dan melihat apa yang akan Yoona lakukan untuk keluar dari situasi ini (eonni jahat -_-). Hyo yang diam sedari tadi akhirnya buka suara untuk membuat situasi menjadi aman dan nyaman.

 

“Yak! Kim Jongwoon kenapa kau memaksa Yoona. Biar saja dia pulang dengan Eonninya. Lagi pula mobilmu kan cuma muat untuk 4 orang, kalau Yoona ikut lalu Kyuhyun akan kau kemanakan?”

 

“Aku?? Aku tak mau pulang sendiri, aku akan ikut mobilmu. Jangan coba-coba meninggalkanku ya.” Ancam Kyuhyun pada Yesung. Yesung tampak berpikir.

 

“O iya… Yah, maaf Yoong ternyata mobilku tak cukup muat untuk menampungmu.” Ucap Yesung penuh kekecewaan. Yoona tersenyum lega, ia mengerjapkan sebelah matanya ke arah Hyo dan Hyo pun membalasnya.

 

“Aduh, cepatlah, aku sudah mengantuk…” Tiba-tiba Eunhyuk yang dari tadi diam merengek minta pulang.

 

“Ya sudah, kalian silahkan pulang…” Ucap Yoochun.

 

“Baiklah, terimakasih atas makan malamnya Sajangnim…” Ucap Hyoyeon sambil membungkukkan badannya pada Siwon.

 

“Jangan bosan-bosan mentraktir kami Bos…” Kali ini Kyuhyun berbicara sambil memperlihatkan evilsmile nya, membuat perut Siwon mual ingin muntah.

 

“Kami pulang dulu, annyeong Yoong, annyeong Sajangnim, annyeong semua.” Pamit Yesung. Mereka semua membungkukkan badan dan perlahan meninggalkan Siwon, Yoona, Eunhye dan Yoochun.

 

Siwon yang sedari tadi sudah menahan amarah kini tampak menghembuskan nafas panjang, menatap Yoona dengan pandangan kesal.

 

“Waeyo?? Kenapa Oppa menatap ku begitu? Memangnya aku yang mengundang mereka makan bersama kita??” Sekarang Siwon beralih tajam menatap Eunhye.

 

“Terus, apa aku harus mengusir mereka begitu? Aku telah membuatmu makin dihormati adik iparku, dengan mentraktir mereka makan malam tentunya…” Cuek Eunhye. Siwon tak bisa lagi berkata apa-apa. Dua yeoja yang paling dekat dengannya ini memang selalu membuatnya menahan amarah. (Poor Siwon)

 

~•~

 

Jam dinding sudah menunjukkan pukul 1 malam, tapi mata Yoona masih belum bisa terpejam. Sudah berbagai cara ia lakukan agar matanya ini bisa diajak kompromi untuk tidur, tapi usahanya sia-sia. Di lihatnya namja yang ada disampingnya sudah terbang ke alam mimpi. Yoona sedikit kesal, karena Siwon bisa-bisanya tidur pulas sedangkan ia masih belum bisa memejamkan mata. Yoona bangun dan mendudukkan dirinya.

 

“Apa yang bisa ku lakukan?” Tiba-tiba ide jahil muncul dikepala Yoona. Perlahan ia turun dari ranjang menuju lemari mengambil kemeja putih Siwon dan memakaikan ketubuhnya. Rambut cokelatnya dibuat sedikit acak-acakkan ke depan. Kemudian Yoona menuju ranjangnya lagi dan mendekat ke arah Siwon. Posisi tidur Siwon yang miring ke kanan memudahkan Yoona untuk melakukan aksinya. Yoona pun berbaring dan menghadap Siwon.

 

“Siwon-ssi…. Siwon-sii…..” Yoona berusaha membuat suaranya terdengar menyeramkan.

“Siwon-ssi…..” Tak butuh waktu lama, Yoona melihat kening Siwon sedikit mengerut. Menandakan tidurnya terusik. Yoona kembali memanggil nama Siwon. Sampai akhirnya mata tajam itu terbuka.

 

“Huaaaaaaaa!!!!” Kaget Siwon setelah melihat seseorang yang menyeramkan didepannya. Sampai-sampai ia jatuh terguling kebawah tempat tidur.

 

“Hahahahah… Haahahahah…” Yoona tak dapat menahan tawanya melihat wajah takut Siwon setelah melihat dirinya. Rencananya berhasil untuk menjahili suaminya itu. Siwon yang masih syok dengan penampakan yang ia lihat merasakan sakit di bokongnya akibat jatuh dari tempat tidur. Ia mendengar tawa khas milik istrinya, dan sadar kalau dia telah dikerjai oleh Yoona.

 

“IM YOONAAA !!!” Siwon langsung berhamburan ke tempat tidur dan menggelitik Yoona.

 

“Hahah… Oppa… Sudah-sudah… hahaha… Geli Oppa….”

 

“Tidak sampai kau minta maaf pada ku…”

 

“Oke… Hahaha… Aku minta maaf Oppa…hahahah… Sudah Hentikan… Oppa!!” Siwon berhenti menggelitik Yoona setelah puas membuat Yoona mengeluarkan air mata karena kegelian.

 

“Oppa keterlaluan, menggelitikku sampai menangis begini.”

 

“Kau yang keterlaluan, kenapa suamimu sendiri dijahili, dasar!!”

 

“Habis Oppa tidurnya nyenyak sekali, aku kesal tahu. Insomnia ku kambuh sepertinya.”

 

“Kenapa tak membangunkan Oppa dengan baik-baik. Ini malah dijahili.”

 

“Oppa… Kau itu seperti kerbau yang tidur, tidak bisa dibangunkan dengan cara biasa. Lagian aku senang mengganggumu, hehehe”

 

“Aiihss… Kau ini, kekanak-kanakan sekali. Kau itu sudah jadi istri seorang Choi Siwon tahu…” Siwon mengacak rambut Yoona sayang. Yoona hanya cengengesan tidak jelas. Ckckck… ada-ada saja kelakuan istrinya ini….

 

~•~

 

Drrrrttt… Drrrrtttt…

 

Yoona mengerjap-ngerjap kan mata merasa mendengar suara getaran handphone. Dengan ogah-ogahan dia menyambar handphone yang berada di atas meja samping tempat tidurnya. Ia tak peduli handphone siapa yang berbunyi yang jelas ia harus segera mengangkat telepon itu karena membuat tidurnya terganggu.

 

“Yeobseyo…”

 

“Yak!! Im Yoona kau masih tidur?? Kau tahu sudah jam berapa sekarang ah?? Bukankah kita sudah janjian akan pergi shopping??”

 

“Uuh… Memang sekarang jam berapa Fany?? Aduh!! Badanku terasa remuk semua…”

 

“Remuk?? Ckckck, kau habis melakukannya semalam? Aisshh… Dasar!!! Sekarang sudah pukul 9, cepat kau mandi sana sebelum kami tinggalkan.”

 

“Oke, kau tunggu aku yaa…” Telepon pun dimatikan.

“Ooaahmmm…”

Yoona kemudian duduk diranjangnya dan merenggangkan otot-ototnya. Semalam memang Siwon minta jatah padanya karena berani mengerjai suaminya itu. Pandangan Yoona beralih menatap Siwon yang masih tidur dengan damai. Ia bersyukur mendapatkan suami sesempurna Siwon. Apa yang ada pada Siwon, sangat sempurna dimatanya. Wajah tampan, sikap yang tulus, pekerjaan yang mapan dan yang terpenting mencintainya apa adanya. Perlahan Yoona mendekatkan wajahnya ke wajah Siwon mengecup lembut pipi Siwon. Tapi tiba-tiba mata Siwon terbuka sempurna membuat Yoona berlonjak kaget.

 

“Kenapa cuma dipipi, kenapa tidak disini.”Ujar Siwon sambil menunjuk bibirnya. Yoona mengerut kesal.

 

“Apa tak puas semalam?? Sudah lah Oppa ayo cepat mandi mereka sudah menunggu kita…” Yoona kemudian beranjak dari tempat tidurnya dan berlalu ke kamar mandi.

 

“Oppa… Mandi di kamar mandi luar saja yaa..” Teriak Yoona dari dalam kamar mandi. Dengan langkah malas, akhirnya Siwon menuruti perintah Yoona.

 

~•~

 

“Memangnya kita mau kemana yoong?” Tanya Siwon setelah mereka berdua berada dalam mobil yang dikendarai Siwon.

 

“Kita mau shopping Oppa…” Ujar Yoona santai sambil memperbaiki riasan di wajahnya.

 

“Shopping?? Kenapa Oppa harus ikut?”

 

“Suamiku tercinta, dirimu memang harus ikut. Karena Yoochun-oppa dan Nickhun-oppa juga ikut.” Siwon merasakan firasat tak enak. Apa dia cuma akan menemani Yoona atau ada hal lain yang Yoona harapkan darinya?

 

“Lebih baik Oppa dirumah saja Yoong.” Melas Siwon sambil matanya fokus ke arah jalan.

 

“Shirreo… Oppa harus ikut, lagian kita sudah jalan ini, tanggung Oppa.” Jawab Yoona masih sibuk dengan kegiatan meriasnya.

 

“Oke, selesai… Aku cantik kan Oppa….”

 

“Ne…” Jawab Siwon terpaksa.

 

15 menit kemudian mereka akhirnya sampai di tempat tujuan, sebuah departement store yang memang menjadi pusat fashion dan shopping wanita-wanita korea.

 

“Kalian lama sekali, udah jamuran tahu nunggunya.” Omel Eunhye kepada pasangan yang ada didepannya.

 

“Sorry Eonnikuu…”

 

“Ayo kita masuk, banyak barang-barang branded diskon loh.” Ujar Fany.

 

“Jeongmal?? Palli kita masuk” semangat Yoona. Yoona, Eunhye dan Fany masuk beriringan di ikuti langkah malas namja-namja dibelakang. Para namja hanya geleng-gelang kepala melihat para yeoja yang semangat sekali kalau mendengar kata diskon.

 

“Kenapa semua wanita suka sekali dengan kata-kata diskon?” Tanya Nickhun polos.

 

“Karena dengan ada kata itu, mereka bisa sepuasnya menghabiskan uang kita.” Jawab Siwon, diiringi anggukan Yoochun.

 

“Apa katamu Oppa…” Yoona seperti mendengar ucapan Siwon.

 

“A… Ani… Katanya mau shopping, ayo…” Jawab Siwon mengalihkan perhatian. Yoona malah mendekat menghampiri Siwon, membuat Siwon sedikit bergidik.

 

“Mana dompetmu Oppa…” Ucap Yoona sambil menengadahkan tangan kanannya.

 

“Mwo??” Yoona menggerakkan tangannya yang berarti “mana!!”. Siwon akhirnya mengeluarkan dompetnya dari sakunya dan menyerahkan pada Yoona. Yoona merebut cepat dompet Siwon dan mengambil beberapa kredit card yang dua diantaranya adalah kredit card tanpa limit pemakaian.

 

“Oppa sendiri kan yang menyuruhku belanja…” Senyum kemenangan Yoona sambil menyerahkan kembali dompet Siwon. Yoona kembali ke Eunhye dan Tiffany, yang menatap Yoona dengan tampang tak percaya. Bisa-bisanya ia melakukan hal itu kepada Suaminya. Sedangkan Yoochun dan Nickhun hanya melongo melihat Siwon di intimidasi Yoona. Kenapa Siwon selemah itu pada Yoona, pikir mereka.

 

~•~

 

Siwon berjalan sambil menenteng tas belanjaan yang bejibun milik Yoona menuju apartement. Wajahnya mengambarkan rasa kesal yang sudah memuncak. Selama didalam mobil tadi Siwon hanya mendiami Yoona setelah mengetahui total uang yang Yoona habiskan untuk kegiatan Shoppingnya. Tak tanggung-tanggung 20 juta won ludes oleh istrinya itu.

 

“Oppa….” Panggil Yoona yang berjalan dibelakang Siwon. Siwon tak menjawab malah mempercepat langkahnya menuju pintu masuk apartement. Ia memasukkan password apartemen nya dan langsung berhambur masuk meletakkan belanjaan disamping sofa yang ia duduki.

 

“Oppa…..” Kini nada Yoona terdengar memelas. Akhirnya Siwon mau juga menatap Yoona.

 

“Maafkan aku Oppa…”

 

“Bagaimana mungkin kau bisa menghabis kan segitu banyak uang Yoong…?”

 

“Aku kalap Oppa, karena memang banyak yang diskon…”

 

“Apanya yang diskon, kalau uang yang keluar sebanyak itu.” Walau marah Siwon mencoba menahan suaranya agar tak terdengar membentak.

 

“Mianhae….”

 

“Kalau begitu untuk sebulan kedepan tak ada acara shopping-shoppingan .”

 

“Mwo?? Yak! Oppa… Mana bisa begitu…..”

 

“Kalau begitu Oppa tak akan melupakan kejadian hari ini.” Siwon pun beranjak dari sofa perlahan berjalan meninggalkan Yoona.

 

“Oppaaa….”Rengek Yoona.

 

“Oke… Aku tak akan shopping sebulan kedepan. Tapi Oppa harus memaafkanku dan jangan mendiamiku ya….” Yoona memelas sambil menampilkan aegyo nya.

 

“Dan jangan lagi shopping kalap seperti itu, Oppa tidak suka. Itu pemborosan lebih baik kita berbagi kepada yang membutuhkan.”

 

“Baiklah Oppa….”

 

“Dan satu lagi hukuman untukmu…” Yoona mengernyitkan dahinya.

 

“Kau harus memanjakanku malam ini…” Ucap Siwon sambil tersenyum penuh arti pada Yoona.

 

“Lagi???!!!”

 

~•~

 

Siwon masih meringkuk dibalik selimutnya. Entah kenapa pagi ini tubuhnya terasa sedikit lain. Ia berusaha membuka matanya setelah mendengat teriakan Yoona yang membangunkannya dengan ancaman. Kalau sampai ia tak bangun sekarang bisa-bisa segayung air akan membanjiri wajah tampannya. Dengan malas ia melangkahkan kakinya ke kamar mandi.

 

Selang beberapa menit Siwon keluar dari kamar mandi dan memakai pakaian yang telah disiapkan Yoona. Ia berjalan keluar kamar dan mendapati meja makan telah tertata rapi dengan sarapan yang disiapkan Yoona.

 

“Morning Oppa…” Senyum merekah Yoona menyambut Siwon.

 

“Waahh, kau terlihat sangat cantik hari ini dan sepertinya mood mu sedang bagus. Memangnya ada apa ehmm??” Tanya Siwon heran melihat tingkah Yoona yang sedikit berbeda dari biasanya. Ya, biasanya kalau pagi seperti ini Yoona akan sedikit terlihat kerepotan dan acak-acakkan menyiapkan sarapan.

 

“Aku juga heran kenapa jadi sangat bersemangat seperti ini. Aku merasa hari-hari kedepanku akan lebih menyenangkan.”

 

“Jeongmal?? Kenapa bisa begitu?”

 

“Molla…” Siwon tak bertanya lagi, tapi langsung duduk didepan Yoona.

 

“Selamat makan….” Ujar Yoona penuh semangat. Siwon yang sudah siap dengan sumpitnya tiba-tiba merasa mual yang tak tertahankan.

 

“Huek… Huek…” Siwon menutup mulutnya dan berlari ke arah wastafel. Yoona yang melihatnya tampak khawatir dan mengikuti suaminya.

 

“Oppa… Kenapa??”

 

“Huek… Huek…” Siwon mengeluarkan isi perutnya yang sebenarnya hanya air liur, karena ia sama sekali belum menyantap sarapannya. Yoona menepuk-nepuk punggung Siwon. Setelah merasa tak mual lagi, Siwon pun berjalan ke ruang tamu dan mendudukan dirinya di sofa.

 

“Apa maag mu kambuh Oppa??”

 

“Oppa tak tahu… Oppa tak pernah lagi terlambat makan. Kenapa jadi mual begini.”

 

“Oppa tak usah masuk kerja saja ya? Oppa perlu istirahat sepertinya.” Saran Yoona sambil memijat pelan bahu suaminya.

 

“Tak bisa Yoong, Oppa ada rapat penting dengan direktur masing-masing bagian dan presdir Kim juga akan hadir. Tak mungkin Oppa mewakilkannya pada orang lain.” Yoona menatap iba sang suami.

 

“Kenapa menatap Oppa seperti itu? Sudahlah Oppa sudah lebih baik. Ayo kita sarapan lagi.” Siwon pun beranjak dari tempat duduknya dan menggandeng tangan Yoona menuju meja makan.

 

~•~

 

 

Siwon terlihat tidak konsentrasi pada rapat pagi ini. Sampai-sampai saat presdir Kim bertanya padanya, jawaban yang di berikan Siwon sedikit melenceng dari yang ditanyakan, dan berakibat ia dipanggil keruangan Presdir sekarang. Siwon telah duduk manis dihadapan Presdir Kim dengan wajah sedikit ditekuk, sepertinya ia takut akan dimarahi oleh pemilik perusahaan tempatnya bekerja ini.

 

“Kenapa kau jadi kaku begitu Choi Siwon?” Tanya Presdir Kim santai.

 

“Maafkan saya Presdir…”

 

“Hahahaha… Kau seperti bicara dengan polisi saja, aku ini samchon mu. Kalau sedang berdua seperti ini kau tak perlu seformal itu. Angkat kepalamu.”

 

“Maaf untuk rapat tadi samchon… Tiba-tiba aku kehilangan konsentrasi.”

 

“Ada apa denganmu, baru kali ini kau tak fokus pada saat rapat.” Tanya presdir Kim.

 

“Entah lah samchon, tadi pagi pun tiba-tiba aku merasa mual dan muntah. Mungkin karena masuk angin.” Jawab Siwon kini nadanya sedikit santai. Presdir Kim cuma menganggukkan kepalanya.

 

“Bagaimana kabar Yoona? Kau tahu kan, kalian tak bisa lebih lama lagi menyembunyikan pernikahan kalian. Peraturan di kantor tidak memperbolehkan pasangan suami-istri bekerja dalam satu perusahaan. Aku jadi merasa bersalah kepada para pemegang saham lainnya. Ku harap kalian membicarakannya dan mencari jalan keluarnya.” Ujar Presdir Kim sambil menghela nafasnya.

 

“Baiklah samchon, terima kasih karena sampai saat ini masih mengijinkan Yoona bekerja diperusahaan ini. Aku akan mencari jalan keluar secepatnya sebelum orang lain mengetahui status kami.”

 

“Samchon jadi merasa tak enak pada kalian.”

 

“Aku yang harusnya merasa tak enak pada samchon, karena gara-gara kami samchon jadi harus menutupi kebenaran. Baiklah samchon aku permisi dulu.” Siwon membungkukkan badannya dan perlahan meninggalkan ruangan mewah itu.

 

~•~

 

“Oppa terlihat sedikit pucat. Apa Oppa tak apa-apa?” Tanya Yoona saat mereka berada didalam mobil.

 

“Hanya sedikit lelah…” Yoona terus saja memandangi Siwon, karena menurutnya suaminya itu sedang menyembunyikan sesuatu darinya.

 

“Jeongmal? Oppa tak bisa membohongiku. Cepat katakan apa yang Oppa pikirkan.” Tanya Yoona galak. Siwon tampak berfikir, apa sekaranglah waktu yang tepat untuk membicarakan mengenai yang ia bahas dengan samchon nya tadi. Apa Yoona bisa melepaskan pekerjaannya?

 

“Dirumah saja kita bicarakan.” Jawab Siwon datar. Yoona jadi makin penasaran apa sebenarnya yang terjadi dengan suaminya ini.

 

Setengah jam kemudian, mobil Siwon terparkir sempurna ditempat parkir apartemen nya. Yoona terlebih dahulu keluar lalu Siwon pun keluar mobil. Mereka berjalan beriringan menuju lift yang akan membawa mereka ke lantai dimana apartemen mereka berada. Siwon menggandeng tangan Yoona, membuat Yoona sedikit melupakan rasa penasarannya akan apa yang akan Siwon katakan.

 

Setelah memasuki apartemen, Siwon mendudukkan dirinya diatas sofa ruang tamu. Sedangkan Yoona melangkah ke arah dapur dan mengambil 2 gelas air putih untuk dirinya dan Siwon.

 

“Ini Oppa minumlah…” Siwon menerima gelas yang Yoona berikan lalu meneguknya perlahan.

 

“Jadi apa yang ingin Oppa katakan?”

 

“Yoong, bagaimana kalau kita umumkan saja pernikahan kita ini di kantor.” Ujar Siwon to the point. Yoona tak tampak terkejut dengan ucapan Siwon malah ia terlihat sedikit berpikir.

 

“Tadi Oppa dipanggil Presdir Kim ke ruangannya, dan kami membicarakan tentang ini.” Siwon menundukkan kepalanya, ia merasa bersalah pada Yoona. Karena pasti Yoona bisa menangkap apa yang selanjutnya ia katakan, dan ia takut Yoona akan sedih dengan keputusan ini.

 

“Aku tahu presdir pasti sangat mengawatirkan kita Oppa. Lagi pula ia telah membantu kita kan sejauh ini, jadi kalau memang itu yang terbaik ya aku akan terima. Aku juga tak akan bisa terus-menerus bekerja disana dan menyembunyikan hubungan kita ini. Jadi kurasa lebih cepat kita mengumumkannya akan lebih baik.” Siwon mengangkat kepalanya menatap Yoona. Ia tak percaya kalau Yoona bisa mengatakan hal-hal bijak seperti itu. Yoona heran melihat mimik wajah Siwon.

 

“Waeyo Oppa? ”

 

“Aku tak menyangka kau telah dewasa sekarang, aku senang mendengar kata-kata mu tadi.”

 

“Memang selama ini aku kekanak-kanakan ya??” Tanya Yoona dengan tampang polosnya.

 

“Ya, bisa dibilang begitu.”

 

“Yak!! Oppa…” Yoona mengambil bantal yang tergeletak disofa dan siap memukul Siwon.

 

“Huek….” Siwon tiba-tiba merasakan mual lagi di perutnya.

 

“Huek…huek…” Merasa tak tahan ia berlari ke wastafel yang berada di dapur dan kembali mengeluarkan isi perutnya seperti tadi pagi.

 

“Oppa tak apa?? Kenapa Oppa seperti ini lagi…?” Yoona mengusap punggung Siwon.

 

“Mungkin cuma masuk angin.” Wajah Siwon sudah pucat pasi karena mengeluarkan semua makanan yang tadi ia makan.

 

“Apa perlu aku kerok Oppa?”

 

“Kerok??”

 

“Iya, kata teman ku yang orang indonesia kalau dikerok angin yang bersarang ditubuh kita akan keluar dengan sendirinya. Aku pernah mencobanya dan memang benar berhasil. Oppa mau mencoba?” Siwon pun menganggukkan kepalanya, tidak ada salahnya mencoba apa yang Yoona katakan.

 

“Sekarang Oppa buka baju lalu duduk membelakangiku.” Siwon mematuhi perintah Yoona. Yoona membuka tas nya dan mencari-cari koin yang akan dia gunakan untuk mengerok Siwon.

 

“Mana koinnya?”

 

“Koin? Untuk apa koin Yoong?” Tanya Siwon yang memang tak mengerti apa yang akan Yoona lakukan.

 

“Ya untuk mengerikomu lah Oppa. Ah ini dia. Oppa harus tenang Oke, kalau sakit tahan saja.” Yoona pun dengan semangat mengerok punggung Siwon. Siwon yang masih tak tahu apa yang Yoona lakukan akhirnya berterik-teriak kesakitan tatkala koin yang Yoona pakai menyentuh tubuh kekarnya itu.

 

“Aaahhhkkk….”

 

“Tenanglah Oppa, ini baru yang pertama”

 

“Yoong sudah… Ini sakit sekali!!!”

 

“Oppa harus menyelesaikannya, kalau tidak Oppa tak akan sembuh. Cuma sebentar kok, tahan Yaa…” Siwon dengan pasrah menerima siksaan yang Yoona berikan, demi kesembuhannya tentunya.

 

Akhirnya penderitaan Siwon berakhir, ia merasa sangat lelah sekarang karena menahan sakit hasil kerokan Yoona.

 

“Bagaimana Oppa? Oppa tak masuk angin lagi kan?” Siwon tersenyum terpaksa.

 

“Iya… Terima kasih ya chagi…” Lagi-lagi kalimat terpaksa.

 

“Ya sudah, sekarang Oppa mandi ya…” Yoona mendorong Siwon menuju kamar mereka.

 

“Ayo sana mandi Oppa. Aku akan keluar mengambil tas kerja ku dulu.” Yoona kembali berjalan keluar. Siwon dengan malas melangkah ke arah kamar mandi tapi saat melewati cermin ia melihat keanehan ditubuhnya. Tepatnya dibagian punggungnya, apa ini hasil perbuatan Yoona tadi??

 

“Aakkhh.” Frustasi Siwon.

 

“IM YOONAAAAA!!!!!”

 

~•~

 

Pagi keesokkan harinya dengan langkah mantap, Siwon dan Yoona memasuki gedung tempat mereka bekerja beriringan. Tidak ada yang perlu mereka takuti lagi, karena hari ini mereka akan memberitahukan kepada semua yang bekerja di perusahaan kalau mereka memang memiliki hubungan spesial.

 

Dari saat mereka turun mobil yang sama saja sudah banyak yang melihat mereka dengan tatapan tak percaya apalagi sekarang saling bergandeng tangan? Tentu saja para yeoja yang sedari dulu mengidolakan Siwon menjadi remuk hatinya melihat pemandangan yang indah itu. Fany yang juga melihat pemandangan didepannya juga sedikit kaget, karena Yoona belum mengatakan apapun padanya tentang masalah ini. Ia jadi bertanya-tanya apa mereka memang sudah memutuskannya?

 

Siwon dan Yoona tak terlalu memperdulikan tatapan aneh yang tertuju pada mereka. Pasangan tersebut tetap berjalan tenang menuju ruangan presdir Kim, tentu saja untuk mengatakan kesiapan mereka menghadapi para pemegang saham kalau sampai diketahui mereka sebenarnya adalah pasangan suami istri.

 

Siwon mengetuk pintu ruangan presdir Kim setelah sebelumnya dipersilahkan oleh sekretaris presdir untuk langsung memasuki ruangan. Siwon membuka pun memasuki ruangan masih dengan menggandeng tangan Yoona. Siwon dan Yoona tampak kaget karena didalam ruangan presdir telah berkumpul seluruh dewan direksi dan komisaris perusahaan tersebut. Nyali Siwon dan Yoona pun sedikit menciut, mereka tak menyangka rencana mereka untuk menyerahkan surat pengunduran diri Yoona, akan disaksikan oleh jajaran atasan diperusahaan itu.

 

“Kalian sudah datang.” Presdir Kim menyambut keduanya.

 

“Nde presdir… Selamat pagi tuan Lee, tuan Jang, tuan Park, tuan Jung.” Sapa Siwon sambil membungkukkan badannya, Yoona pun mengikuti Siwon membungkukkan badannya.

 

“Kalian silahkan duduk.” Siwon dan Yoona pun duduk dihadapan para petinggi perusahaan tersebut.

 

“Jadi apa yang ingin kalian katakan?” Tanya tuan Jung langsung. Siwon akan membuka suara tapi tangan Yoona memberi kode agar ia diam.

 

“Saya mohon maaf sebelumnya tuan karena telah membohongi orang-orang yang ada diperusahaan ini, termasuk tuan-tuan yang ada disini. Ini tak ada sangkut pautnya dengan Presdir Kim. Saya harap Anda memaafkan kami. Dan sesuai peraturan perusahaan kalau pasangan menikah dilarang bekerja dalam perusahaan ini, maka saya akan dengan senang hati mengundurkan diri hari ini.” Jelas Yoona panjang lebar. Siwon tak dapat berkata-kata, karena memang itulah kesepakatan mereka semalam. Para petinggi perusahaan itu tampak berpikir dan berbisik satu sama lain. Tak terkecuali presdir Kim juga ikut berbincang-bincang bersama para komisaris. Setelah menunggu beberapa saat akhirnya tuan Lee mewakili mereka memberi keputusan.

 

“Direktur Choi dan nona Im, sepertinya kami memang harus mengambil keputusan ini. Maaf sebelumnya nona Im….” Yoona memejamkan matanya, sudah pasrah pada keputusan kalau ia akan dikeluarkan dari perusahaan.

 

“Kami tidak menerima pengunduran diri Anda…” Lanjut tuan Lee. Presdir Kim tersenyum penuh arti. Siwon terlihat masih mencerna setiap kata yang keluar dari mulut tuan Lee.

 

“Maksud Anda tuan?”

 

“Kami tak mungkin mengeluarkan karyawan yang mempunyai integritas tinggi dan berkualitas seperti Anda nona. Selama ini kami membuat peraturan seperti itu karena takut hal-hal pribadi akan berdampak pada perusahaan, tapi kata presdir Kim kalian telah bekerja dengan profesional selama 7 bulan ini bukan? Dan kami pun melihat tak ada masalah dalam bagian perencanaan yang kalian kelola. Berarti kalian memang benar-benar bekerja secara profesional selama ini.”

 

“Kami mengijinkan kalian tetap bekerja diperusahaan ini, dengan catatan pertahankan keprofesionalitas kalian. Bila ada hal pribadi yang berdampak pada kinerja kalian, kami tak akan segan-segan untuk memecat salah satu dari kalian.” Lanjut tuan Lee.

 

Siwon dan Yoona terlihat tak percaya dengan kalimat yang barusan mereka dengar. Tanpa Yoona sadari air matanya jatuh perlahan, Yoona berdiri dari tempat duduknya lalu membungkukkan tubuhnya berkali-kali.

 

“Khamsahamida tuan Lee, tuan Park, tuan Jung, tuan Jang…. Khamsahamida presdir….” Tangis bahagia Yoona makin menjadi, Siwon tersenyum lega dan menjabat tangan para petinggi perusahaan tersebut satu-persatu dan mengucapkan terima kasih. Setelah berjabat tangan Siwon pun memeluk tubuh Yoona, ia dapat merasakan kebahagiaan istrinya itu. Yoona tak perlu mengorbankan pekerjaannya demi mereka.

 

“Ehm… Ehmm… Bisakah kalian berpelukan tidak dihadapan kami. Saya jadi iri dengan kalian.” Kata tuan Jang. Siwon dan Yoona pun buru-buru melepas pelukan mereka. Wajah mereka sekarang merah merona menahan malu.

 

“Aku jadi ingin pulang kerumah jadinya.” Spontan tuan Park. Membuat semua yang ada disana tak dapat menahan tawa.

 

~•~

 

Setelah melewati kondisi yang cukup membuat mereka tegang tadi, Yoona dan Siwon kembali ke ruangan kerja mereka masing-masing. Mereka memang tak perlu lagi menutupi hubungan mereka tapi tetap saja mereka diam seribu bahasa tatkala tatapan tanda tanya masih mengarah pada mereka. Mereka akan bicara kalau memang ada yang menanyakan, kalau tak ada untuk apa mereka mengatakannya bukan?

 

Yoona memasuki ruang kerja dengan senyum lega menghiasi wajah cantiknya. Dengan tenang ia meletakkan tas nya diatas meja kerja dan mulai menyalakan komputer untuk memulai pekerjaan nya hari ini. Ia tak menghiraukan tanda tanya yang menghiasi wajah Hyoyeon dan Kyuhyun. Karena mereka memang mendengar kalau atasannya Choi Siwon dan Yoona menghadap ke ruangan presdir pagi ini. Hyo yang berniat menghampiri Yoona, harus mengurungkan niatnya ketika Yesung tiba-tiba memasuki ruangan dan berlari ke arah Yoona.

 

“Ini tak benar kan Yoong?? Kau tidak berangkat dengan Choi-sajang tadi kan?? Kau tidak berpacaran dengannya kan??” Rentetan pertanyaan Yesung membuat Yoona melongo mendengarnya. Yesung mencoba mengatur nafasnya karena ia tadi berlari dari toilet ke ruangan kerja setelah mendengar pembicaraan tentang Yoona dan Siwon di toilet tadi.

 

Kyuhyun yang mendengar dengan jelas apa yang Yesung tanyakan pun mendekat ke meja Yoona. Ia menepuk bahu Yesung mencoba memberi kekuatan.

 

“Kau harus tabahkan hatimu. Karena Yoona tak hanya pacaran dengan Choi-sajang tapi mereka telah menikah.”

 

Degg…. Hati Yesung merasa sakit mendengar berita mengejukan dari mulut Kyuhyun.

 

“Benarkah Yoong??” Yoona tertunduk, ia tahu namja yang ada dihadapannya ini menyukainya dan sayangnya ia mengetahuinya baru-baru ini. Jadi ia merasa tak enak telah membohongi rekan kerjanya itu. Dengan terpaksa Yoona mengangguk lemah. Yesung tercegat, ia patah hati. Seketika ia membalikkan tubuhnya berjalan cepat keluar dari ruangan. Yoona memandang sendu punggung Yesung sampai hilang dibalik pintu. Yoona mengarahkan pandangannya ke arah Kyuhyun dan…

 

Pletak….

 

“Kenapa kau menjitakku Yoong???”

 

“Mulutmu itu tak bisa dijaga ya?? Kenapa kau memberitahunya dengan cara seperti itu ah?? Dan dari mana kau tahu aku sudah menikah dengan Choi-sajang ah??”

 

“Kau tak perlu bertanya Yoong, aku sudah mencurigaimu sejak lama. Apa kau tak tahu kalau aku mempunyai perasaan yang lebih peka??”

 

“Terserah, kau mau punya indera ke enam pun aku tak peduli. Lihat gara-gara omonganmu aku harus memberi penjelasan kepada sikepala besar itu. Hyo, kalau sajangnim mencariku katakan aku ijin keluar sebentar ya.” Hyo pun mengangguk. Perlahan Yoona meninggalkan Kyuhyun dengan tatapan marahnya. Kyu hanya cengengesan tak jelas.

 

“Hyo kalau Yoona boleh bekerja diperusahaan ini dengan suaminya. Berarti aku juga boleh dong berkencan dengan Yuri.” Kyuhyun memperlihatkan evilsmirknya. Hyo tidak menanggapi ucapan Kyuhyun karena saking sibuknya mengatur map-map yang ada di mejanya hingga membuat Kyuhyun geram.

 

“HYOYEON!! Kau tak mendengarkanku??!!!”

 

“Nde??” Kyuhyun menepuk keningnya karena Hyo memang tak mendengarkan ucapannya dari tadi.

 

~•~

 

Yoona menghampiri Yesung yang sedang duduk termenung di atas gedung pencakar langit tempat mereka bekerja. Ia tahu tempat ini adalah tempat biasanya para karyawan melamun atau sekedar mencari udara segar. Yoona mendudukan dirinya disamping Yesung.

 

“Mianhae…. Aku tak bermaksud membohongimu. Aku dan sajangnim menikah 7 bulan yang lalu, dan semua tak pernah aku rencanakan. Apa kau tahu saat akan menikah aku tak mengenal calon suamiku.” Yesung menoleh seperti tertarik dengan cerita Yoona. Yoona tersenyum mengingat kembali bagaimana ia bisa menikah dengan atasannya itu.

 

“Kau tak tahu kalau kau akan menikah dengan sajangnim??” Yoona mengangguk.

 

“Ternyata semua adalah rencana yang telah ia susun rapi bersama orang tua ku. Hahaha… Lucu sekali kalau mengingatnya lagi.” Yoona kembali menatap Yesung.

 

“Kau maukan memaafkan ku, kita tetap teman kan?” Yoona menunggu jawaban Yesung. Yesung menghela nafasnya, lalu tersenyum.

 

“Baiklah aku akan memaafkanmu karena telah membuatku kecewa. Tapi kau harus menceritakan dengan detail kenapa bisa kau menikah dengan Bos galak seperti dia.” Yoona tersenyum lega, ia mengangguk menyetujui permintaan Yesung.

 

~•~

 

“Huek… Huek…”

 

“Oppa…. Kau punya penyakit apa sih?? Kenapa tiap hari seperti ini. Sudah minum obat maag, sudah dikerok tetap aja seperti ini.”

 

“Entah lah Yoong, Oppa juga heran… Huek… Huek…” Sepertinya Siwon menderita dengan rasa mual yang ia derita. Sudah hampir 5 hari ini tiap pagi dan malam ia mual-mual bahkan ia sudah memeriksakan dirinya ke dokter tapi dokter mengatakan kondisinya baik-baik saja.

 

Ting-Tong…..

 

Bunyi bel apartemen membuat Yoona mengalihkan perhatiannya.

“Oppa… Aku buka pintu dulu.” Siwon mengangguk. Dirasa sudah mendingan, Siwon beranjak dari wastafel menuju ruang tamu.

 

“Eonni, kenapa kau malam-malam kesini?”

 

“Apa aku tak boleh bertamu ke rumah adikku sendiri. Annyeong adik iparku yang tampan…” Sapa Eunhye sambil duduk manis didepan Siwon. Yoona mengikuti dengan duduk disamping Siwon.

 

“Omoo, kenapa kau begitu pucat adik ipar?” Tanya Eunhye yang sedikit heran dengan wajah tak biasa Siwon.

 

“Entah lah Eonni, sudah beberapa hari ini Siwon-oppa mual-mual. Anehnya Siwon-oppa mual cuma pagi hari dan malam hari. Sudah diperiksa ke dokter tapi dokter bilang tak ada masalah.” Siwon mengangguk membenarkan penjelasan Yoona.

 

“Mungkin saja itu morning sickness Yoong. Kau sudah haid kah bulan ini??” Ucap Eunhye.

 

“Morning sickness?? Haid? Tunggu!!! Aku haid terakhir kali…… Ya ampun ini sudah 2 bulan sejak terakhir kali aku haid Eonni…”

 

“Kau ini tak pernah berubah, mengapa begitu cuek dengan siklus menstruasimu.” Decak Eunhye. Siwon yang masih mencerna apa yang dibicarakan 2 wanita ini pun masih dibuat bingung dengan kata-kata haid dan siklus.

 

“Jadi Noona, apa hubungannya dengan ku?” Tanya Siwon dengan wajah polosnya.

 

“Yoona kemungkinan mengandung anakmu tuan Choi…”

 

“Mwo?? Yoona hamil?? Benarkah??” Wajah Siwon berseri-seri mendengar ucapan Eunhye.

 

“Yoong, kau hamil??”

 

“Belum tentu Oppa, tapi kemungkinan besar begitu.” Yoona tersenyum menatap Siwon. Siwon memeluk Yoona erat.

 

“Besok kita akan kedokter memastikan kondisimu…” Yoona mengangguk masih dipelukan Siwon. Eunhye yang melihatnya tersenyum bahagia. Akhirnya ia akan mempunyai keponakan. Tapi…

 

“Tunggu-tunggu… Kenapa kau duluan punya anak Yoong??  Bagaimana dengan Eonnimu ini??” Frustasi Eunhye.

 

“Mianhae Eonni… Salah sendiri belum nikah-nikah dengan Yoochun-oppa mu itu…”

 

“Yak kau!!” Yoona tak lagi menghiraukan omelan Eunhye ia malah tampak asyik menikmati pelukan Siwon, suami tampannya itu.

 

 

To Be Continue Or END

 

 

 

*Lap keringet

Akhirnya kelar juga part ini, ini part terpanjang yang aku bikin loh #ngaknanya….

Terima kasih buat yang udah koment dipart sebelumnya, dan untuk part ini masih di diharapkan Coment dan Likenya bagi yang baca… Bagi yang udah nyemangatin buat lanjutin ni ff gaje makasih bgt supportnya…

Lanjutannya tergantung komentar yaaa, kalau komentnya panjang dan bikin mood ku baik kemungkinan besar ini cerita bakal lanjut #ngancem… Aku line 90 jangan panggil thor atau author, kalian bisa manggil nama aku, kakak atau eonni jg boleh. Sampai jumpa dicerita selanjutnya….

For Gee, maaf ya udah ngerepotin dirimu lagi… Thanks udah post ff eon yg gak mutu ini… BigHug Sist….

 

Tinggalkan komentar

144 Komentar

  1. yoonwonalways

     /  Desember 29, 2013

    Thor minta link chap 1nya dong please. Untuk ffnyq keren tapi lkasian sama siwonnya di kerajin terus sam yoona

    Balas
  2. Yak! Yoona unnie!! Sumpah aku ngakak pas bagian Siwon dikerjain sma yoona unnie tengah malem!!
    Daebak+keren
    ^o^

    Balas
  3. Ckckckckckck tambah penasaran!

    Balas
  4. ayu dian pratiwi

     /  Februari 27, 2014

    Bikin ketawa bacanya

    Balas
  5. :D\=D/=)):p ‎​​.. нɑнɑнɑнɑ.. \=D/ =D =))
     нɑнɑнɑнɑнɑ..  
    ..нɑнɑнɑнɑнɑ    I’m choding beraksi… Adeuh ada2 ªĴª dah…. Nah loh Siwon knp tuh???? Akhir na mreka go publik juga….

    Balas
  6. any

     /  April 22, 2014

    kasian si yesung wkwkwkwk. paling suka pas siwon lagi dipalak yoona suruh nyerain dompetnya. sampe yg lain pada mlongo liatnya hahahaha

    Balas
  7. hahaha, eonnie2 blm nkh gmn pny anak….

    Balas
  8. azzryia noer hayyati

     /  Mei 11, 2014

    Yoona eonni jail bgt sih kan kasian wonppa smpe jatuh gitu..
    Tp lucu juga ya yg hamil yoong kok yg morningsickness wonppa sih pasangan yg aneh…..lanjut chinggu..

    Balas
  9. Dede

     /  Mei 23, 2014

    Ahirnya yoonwon membuka rahasia mereka.untung saja uoona engga dkeluarin dr perusahaan tempat mereka bekerja.

    Balas
  10. Hahaha……… Sakit perutku bacanya, apalagi kata2 di kerok yg benar saja! Emang di Korea ada ya! Benar2 Lucu di tambah lgi Wonppa malah mual2 gtu. Hahaha……… FF nya Daebak bgt Chingu…

    Balas
  11. makin keren aja alur ceritanya DAEBAK..

    Balas
  12. makin keren aja alur ceritanya DAEBAK..
    apa bener yoona eoni hamil??

    Balas
  13. ayu

     /  September 14, 2014

    ceritanya bikin ketawa next

    Balas
  14. Sampe ketawa2 sendiri bacanya wkwk😀

    Balas
  15. Mg bnran hamil….

    Balas
  16. Cha'chaicha

     /  Oktober 14, 2014

    Wah pasti ibu mertua seneng bgt nih..

    Balas
  17. ayhu

     /  Oktober 17, 2014

    Akhirx mereka ndak sembunyi2 lg.
    Kasian amat Yesung.

    Balas
  18. ayhu

     /  Oktober 17, 2014

    Akhirx mereka ndak sembunyi2 lg.
    Kasian amat Yesung. Moga Yoona beneran hamil.

    Balas
  19. Aku sampai tertawa sendiri bacanya, sampai skt pun perutku bacanya apalagi pas ada kerok emg di Korea ada yg seperti itu ya hahaha……… Tapi alasannya Yoona tau dri tmnnya yg dri Indonesia
    apa Yoona akan Hamil ya
    masalahnya wonppa katanya kena morning sicness. Hahaha………

    Balas
  20. Ga kebayang siwon oppa dikerok wkwkwk….Ga kuat ketawa mulu bacanya

    Balas
  21. marsiah

     /  April 13, 2015

    Klo yoona hamil kenapa siwon oppa yang terkena morning sickness nya
    Kasian kali eunhye eoni selalu di duluin sama dongsaenya hehehe eunhye eoni yang sabar ya

    Balas
  22. Hbat tuch yoona bsa ngabisin uanng 20 jta brapa y ya tuh klw di rpiah in

    Balas
  23. Unik yaa mereka berdua yoona yg hamil siwon yg muntah2 hahaha :v idemu keren bgt kak uchie good job kaka

    Balas
  24. Akhirnya yoonwon udah ngungkapin kenyataan bahwa mereka telah menikah

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: