[FF] Electric Shock (Chapter 13)

ELECTRIC SHOCK…!!!

( EPISODE . 13 )

Warning!! : FF ini adalah hasil tulisan dan pemikiran Author UlanChoi ( Twitter acc : @Lovelyulan) ini hanya sebuah cerita belaka, pemeran disini adalah Kpop Idol, cerita ini mengandung unsur seperti Drama Korea, jika ada kesamaan cerita, itu hanya terinspirasi selebihnya murni pemikiran sendiri. Don’t COPAS! And Don’t Silent Readers!!

 

Judul : Electric Shock…!!!

Type : Sequel FF / Part

Episode : Ke Tigabelas

Author : Ulanchoi Hyoyoon / Twitter : @Lovelyulan

Genre : Romance,comedy,Drama

Ratting : PG – 17

Main Cast :

  • Im YoonA SNSD ~ Kim Yoon Ah
  • Choi Siwon SUJU ~ Choi Siwon
  • Tiffany SNSD ~ Tiffany Hwang
  • Gong Yoo ~ Kang Gong Yoo
  • Krystal Jung F(x) ~ Jung Soo Jung
  • Kim Hyoyeon SNSD ~ Kim Hyo Yeon

Other Cast :

  • Lee Hyuk Jae SUJU ~ Lee Eunhyuk
  • Cho Kyuhyun SUJU ~ Cho Kyuhyun
  • Kim Jong Woon SUJU ~ Kim Yesung
  • Go Hara Kara ~ Goo Hara
  • Junsu 2PM ~ Kim Junsu
  • Lee Hongki FT.Island ~ Lee Hongki

 

 

Siwon dan YoonAh masih sama-sama terdiam didalam mobil, menuju pulang ke Seoul. Karena kejadian dimakam tadi Siwon jadi sedikit pendiam daripada biasanya. Sejak masuk kedalam mobil dan ia sendiri yang memutuskan untuk membawa mobilnya setelah itu dia tidak berbicara apa-apa lagi sama YoonAh selama perjalanan. Dan kini mereka sudah akan memasuki kawasan Seoul. Siwon masih juga bersikap diam dan fokus menyetir mubilnya, dingin sikapnya jadi dingin.

YoonAh jadi merasa canggung dan bersalah atas diamnya Siwon. Pasti ini karena dia tadi bertemu dengan ayahnya. Apa siwon marah padanya? Pikiran YoonAh jadi tak terkendali atas kecemasannya sendiri karena sikap Siwon.

YoonAh akhirnya mencoba memulai pembicaraan kecil untuk mencairkan suasana beku didalam mobil. YoonAh sungguh tidak tahan dalam Situasi seperti ini.

“Oppa lapar tidak? Enaknya kita makan diluar atau makan dirumah saja ya?”

YoonAh terdiam sambil melirik Siwon. Tak ada jawaban.

“Tapi persedian makanan dirumah tinggal sedikit. Apa sebaikanya kita ke supermarket untuk belanja dahulu?”

Masih sama Siwon tak juga merespon. YoonAh menghela napas berat.

“tiba-tiba aku ingin makan pizza, apa kita pesan pizza saja? begitu kita sampai dirumah kita langsung makan!” Nampak YoonAh masih tidak meyerah untuk mencoba mengambil perhatian Siwon dan agar siwon juga berbicara padanya.

Tapi Siwon masih terdiam.YoonAh menatap Sedih ke Siwon. Ia meremas-remas jari tangannya sendiri.

“Mianhae…Jeongmal Mianhae.” Ucap YoonAh perlahan. “Karena kejadian tadi kau pasti marah dan kecewa padaku karena aku ikut campur dalam masalah mu dan ayahmu. Aku… aku..hanya bermaksud untuk mempertsatukan ayahmu dengan kau.”

YoonAh mencoba menjelaskan pada Siwon dengan susah payah. Tapi nampaknya siwon masih betah tidak berbicara dan masih fokus menatap jalanan didepannya.

“Aku heran kenapa kamu bisa sangat membenci  ayahmu sendiri sampai seperti tu? Bagaimanapun dia adalah ayah kandungmu. Dulu ayahku juga sangat sibuk dengan pekerjaanya, aku hanya bisa bertemu ayah dan ibuku saat weekend saja. tapi aku tidak pernah membencinya sedikitmu. Karena aku tahu mereka kerja untuk membiayai ku dan adiku sekolah dan juga keperluan lainnya.” YoonAh jadi bercerita tentang dirinya pada Siwon. “Kau tahu hampir setiap hari dirumah aku hanya bersama soojung lalu dua orang pengurus rumah kami.dan karena mereka juga jarang dirumah makanya aku ini sangat bersikap bebas. Aku menikmati semua itu. Walau terkadang aku sangat merindukan mereka. Tapi sekali lagi aku tidak pernah membencinya sedikitpun.”

Terlihat dari sudut mata Siwon. Ia sedang melirik YoonAh sekilas, lalu siwon menarik napas dalam-dalam dan membuangnya dengan perlahan.

“Jika kau marah karena aku memaksamu tadi, aku sunggu menyesal. Aku…”

Belum selesai YoonAh berbicara Siwon sudah memotongnya. “Aku tidak marah padamu! Jadi diamlah, saat ini aku tidak sedang ingin membahas itu.”

YoonAh menggigit bibir bawahnya. Dia jadi benar-benar merasa sedih. Tapi semakin melihat sikap siwon yang menjadi dingin, YoonAh jadi semakin penasaran. Dia sangat ingin tahu kenapa siwon begitu membenci ayahnya sendiri hingga ia tidak sudi tinggal satu rumah dan memakai uang ayahnya. Jika alasannya hanya karena ayahnya yang selalu sibuk berkerja itu sedikit tidak masuk akal. Dan kalau ayahnya penyebab kematian ibunya , bukankah ibunya meninggal karena kanker paru-paru yang diderita ibunya sejak lama, sesuai cerita yang YoonAh dapat dari Ceo Gong. YoonAh benar-benar ingin tahu tentang kejanggalan ini. Bagaimanapun dia ingin sekali melihat Siwon berbaikan dengan ayahnya kembali dan memenuhi permintaan Ceo Gong padanya.

“Baiklah.. jika memang kau tidak ingin membahasnya dengaku. Pasti kamu punya alasan tersendiri atas sikapmu itukan?”

YoonAh pun mencoba untuk bersikap tidak peduli dan membiarkan siwon tetap diam seperti itu dan memendam perasaannya sendiri tentang ayahnya tanpa YoonAh ketahui. YoonAh akhirnya memutuskan mengambil ponselnya dari dalam tas. Ia mengaktifkan kembali ponselnya yang tadi sempat ia matikan. Tak lama ponselnya hidup.  Masuk dua surat suara dari ceo gong.  YoonAh  lekas memasang handsfree-nya ketelinga untuk mendengarkan pesan suara yan dikirim Ceo Gong.

“Apakah kau masih dimakam bersama Siwon? Gawat! Ini sangat gawat! Sekarang sedang terjadi kekacauan di kantor dan juga depan apertement siwon. Bagaimana bisa hubungan kalian diketahui netizen dengan seditail itu? Aku sudah perpesan padamu untuk selalu merahasiakannya. Kenapa justru seperti ini. Jadi ku pinta kau sebaikknya kekantor saja jangan ke apertement!”

Wajah YoonAh langsung kaku dan pucat. Apa tadi yang baru saja ia dengar?apa ia salah dengar? Apa Ceo Gong sedang mengerjainya? Tapi tidak mungkin suara Ceo Gong tadi terdengar sangat panic dan serius. Jadi hubungan nya dengan siwon telah terungkap dan membuat kekacauan. Mendadak Dada YoonAh merasa Sesak mendengarnya.

YoonAh menggigit bibir bawahnya dengan keras. Ternyata sakit. Ia memang tidak sedang berminpi. Perlahan dengan wajah cemas ia menoleh ke Siwon. Dia benar-benar shock. Masalah diamnya siwon karena ia mempertemukan siwon dengan ayahnya saja belum kelar. Kini malah masalah baru yang lebih berat muncul.

“Opp…oppa..emm..ehh..oppa..” Suara YoonAh terdengar bergetar.

Siwon menolehkan pandangannya ke YoonAh sambil mengangkat alisnya.

“Em… itu…ah, Ceo Gong bilang.. kita..kita tidak usah kembali .. maksudku kita  tidak ke Apertement dulu.. tapi ke Kantor saja.” Ucap YoonAh yang rasanya lidahnya terjepit. Sulit sekali untuk berbicara .

Siwon menangkap kecemasan dari suara dan air muka YoonAh. dan Siwon segera sadar bahwa nampaknya ada sesuatu hal yang tidak beres telah terjadi. Ia segera meminggirkan mobilnya ketepi jalan.

“Memangnya kenapa?” Tanya Siwon singkat.

“Lagi-lagi aku minta maaf padamu. Aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana.” YoonAh nampak benar-benar kalut atas perasaannya sendiri.

“Apa maksudmu? Bicaralah yang jelas.”

“Heh..Di Apertement dan Kantor sudah banyak fans dan wartawan berkumpul menunggu kita.”

“Kita?” Tanya Siwon dengan tatapan Shock.

“Ceo Gong bilang. Hubungan kita telah diketahui netizen dan menyebar ke public dan sepertinya mereka membuat  penolakan besar-besaran di depan kantor dan Apertement.”

Siwon terdiam. Aissh!! Masalah apa lagi ini?.

“Apa yang harus kita lakukan oppa?” Tanya YoonAh khawatir. “ini yang sejak dulu aku takuti. Aku takut jika akan ada kejadian seperti ini. Makanya aku selalu ingin merahasiakan hubungan kita. Aku tidak mau sampai kau kena imbasnya. Yang terburuknya. Dua minggu lagi SKY akan comeback. Bagaimana ini?”

YoonAh nampak sangat cemas sendirian sedangkan siwon hanya mematung tidak bicara apapun seperti orang bodoh.

YoonAh jadi tak kuasa menahan ketakutannya sendirian akan sesuatu yang terburuk akan terjadi padanya dan juga siwon. Mungkin masalahnya memang tidak terlalu kelit karena Ceo gong juga sudah tahu hubungan mereka dan juga sudah merestuinya. Tapi bagaimana dengan fans dan para perkeja yang lain di Kang management? Lalu bagaimana dengan direktur utama Kang. Pasti ini akan membawa banyak kerugian dan mengganggu aktivitas artis yang lain juga selain SKY. YoonAh pun akhirnya menitikan air matanya dan menangis karena sangat cemas.

Sebanarnya Siwon jadi benar-benar pusing mimikirkan konflik ia dengan ayahnya saja belum kelar lalu sekarang malah hubungannya dengan YoonAh terbongkah begitu saja.

Siwon meraih tubuh YoonAh yang sedang menangis kedalam pelukannya. Dan mencium puncak kepala YoonAh. ia berusaha menenangkan YoonAh. siwon tahu pasti. YoonAh sedih bukan karena memikirkan dirinya sendiri tapi melainkan memikirkan siwon dan orang lain disekitarnya.

YoonAh semakin menangis sesegukan didalam pelukan hangat milik Siwon.

 

~***~

 

Soo Jung baru saja masuk kedalam sebuah mini market. Hari ini ia berencana untuk membeli keperluan apertementnya. Dari peralatan dapur, peralatan mandi  dan lainnya. Soo jung mengambil barang sesuai apa yang sudah ia catat sendiri tentang daftar belanjanya.

Soo Jung Nampak bingung beridiri didepan etalase susu ibu hamil. Ia sepertinya bingung akan memilih susu merek apa yang baik untuk ia konsumsi demi kesehatan tubuhnya dan juga calon bayinya yang meranjak enam bulan.

“Ah.. benar-benar bodoh! Begini saja aku tidak mengerti.” Keluh Soo jung sedikit kesal pada dirinya sendiri.

Akhirnya setelah ia mengecek satu-persatu manfaat dan kegunaan dari masing-masih merek susu yang berbeda. Ia dapat menemukan satu pilihan yang semoga tepat. Saat ia sudah mengambil dua kardus tiba-tiba matanya terbelalak lebar melihat harga yang tertera di etalase

“Kenapa mahal sekali? Beli ini atau tidak ya?” lagi-lagi Soo jung mengalami kebimbangan.

Tapi akhirnya ia mengambil susu itu juga. Dan memasukkannya kedalam troly. “Eomma belikan kau susu mahal dan ini rasa coklat. Kau harus tumbuh dengan baik! Menjadi anak yang pintar dan manis!” ucap Soo Jung seraya mengelus-elus perutnya sendiri.

Setelah Sumua keperluannya sudah terpenuhi. Dan ia juga sudah membayarnya dikasir. Ia melangkah keluar dari super market. Tapi tidak jadi. Mendadak ia jadi tertarik melihat etalase majalah didekat pintu. Akhirnya ia memutuskan mendekati etalase majalah dan mencoba mencari bacaan yang sesuai. Menurutnya membaca majalah tidak terlalu buruk untuk menghilangkan kejenuhan berada didalam apertement kecil sendirian.

Tapi tiba-tiba mata Soo Jung menangkap sebuah Koran yang membuatnya shock. Ia segera mengambilnya. Koran itu tinggal satu-satunya. Ia menatap lekat-lekat Koran tersebut dan mengamati dengan teliti photo orang yang ada dihaedline news Koran itu.

“Eonni??” ucap Soo jung sedikit tidak yakin. Soo Jung memperhatikan photo lelaki disebelah orang yang Soo jung yakini itu adalah kakaknya YoonAh. “Choi Siwon?”

Lalu Soo Jung segera berlari kecil kembali kekasir ia ingin segera membaca Koran tersebut, aneh sekali kenapa tiba-tiba kakaknya yang sedang ia cari-cari ada dihalaman depan Koran harian?.

“Sejak tadi pagi majalah dan Koran yang membuat berita tentang hubungan Siwon dan wanita itu sangat diminati. Ini pasti yang terakhir.” Ucap penjaga kasir saat Soo jung menyerahkan Koran itu untuk discan harga.

Soo Jung jadi tertarik dan ingin tahu. “memangnya wanita ini benar kekasihnya Siwon?”

Penjaga kasir itu memanggutkan kepalanya. “Sepertinya begitu. Sudah sebulan mungkin mereka menjadi inceran netizen karena photo mereka yang ketahuan menginap dihotel bersama. Dan sekarang ketahuan juga.”

SooJung melongo. Apa yang tadi Kasir itu katakan? Kakaknya menginap dihotel bersama lelaki bernama choi Siwon itu? Tunggu! Soo Jung tahu pasti siapa Choi Siwon itu dia adalah idola setiap wanita karena wajahnya yang tampan, suaranya yang bagus dan pembawannya yang dingin membuat banyak wanita penasaran. Tapi dia juga salah satu personil  Group vocal SKY yang terkenal itu. Tapi kenapa kakaknya bisa bersama siwon?

“Ah..!!!!Ommooo!!”  jerit Soo Jung histeris. Dan sukses membuat penjaga kasih itu terkejut.

“Ada apa?” Tanya penjaga kasih itu dengan tatapan aneh.

“Ini uangnya. Terima kasih atas infonya.” Soo jung segera mengambil korannya dan keluar dari mini market tersebut, penjaga kasih hanya memandang Soo Jung dengan tatapan aneh dan ingin cepat-cepat kembali ke apertementnya yang hanya berjarak 200km dari minimarket ini.

Sesampainya didalam apertement dan menggeletakan semua belanjaannya begitu saja dilantai. Soo Jung segera beringsut duduk disofa dan membaca artikel di majalah tersebut. Dengan tidak sabaran.

Akhirnya wanita rahasia Aktor tampan dan member sub vocal ‘SKY’  Choi Siwon telah terungkap!

Diketahui beberapa waktu yang lalu telah beredar photo kebersamaan Choi Siwon dengan seorang wanita didepan sebuah hotel pada malam hari dan juga photo saat choi Siwon mencium kening wanita itu disuatu tempat. Tapi seiring semua orang ingin mengetahui siapa sesungguhnya wanita itu. Nampaknya baik Choi Siwon, member SKY dan Kang management sendiri tidak mau berkomentar apapun dan mengabaikan banyak pertanyaan yang diajukan dari berbagai media. Dan berita itu menjadi sangat alot tapi nampaknya netizen benar-benar tidak menyerah mencari fakta atas apa yang terjadi dan siapa wanita tersebut. Ternyata Pagi ini menjadi heboh kembali karena semalam ada seseorang yang memakai acc : @HateYoulovekill memposting photo kebersamaan Choi Siwon dengan wanita yang memang mirip dengan photo yang beredar sebelumnya. Tapi kali ini photo itu terlihat sangat jelas wajah siwon dan juga wanita bersama siwon ditepi pantai dan dengan mesrah melampirkan haduk kepada Siwon. Dan juga photo lain  dimana Siwon sedang berbicara sambil merangkul wanita tersebut di sebuah lorong perkatoran. Apakah itu lorong kantor Kang manangement?. Ternyata acc tersebut juga memposting data diri wanita tersebut yang diketahui bernama Kim YoonAh yang berkerja di kang management sebagai assisten pribadi Siwon yang baru lebih tiga bulan lamanya. Dan karena statusnya itu membuat fans panatic siwon yang menamai diri mereka Siwonest menolak keras hubungan antara Siwon dengan assistenya. Dan pagi ini juga baik halaman depan Apertement tempat kediaman Siwon dan juga Kang management office Nampak dipadati oleh fans yang membuat demo penolakan hubungan tersebut dan juga awak media yang juga ingin meliput ditempat perkara. Dan sejauh ini baik dari pihak siwon dan managementnya belum memberikan penjelasan apapun.dan membuat fans semakin kecewa. Tapi menurut informasi dari apertement dan perwakilan kang management mereka hanya berbicara kalau Siwon tidak sedang diSeoul. Dan ini jadi semakin menarik untuk diketahui.

Kening Soo Jung sampai berkerut menbaca artikel tersebut. Jadi kakaknya benar berpacaran dengan Choi Siwon?

“Aduhh.. kenapa mendadak aku jadi pusing? Choi Siwon..choi Siwon? Nama itu memang tidak asing karena aku tahu dia actor tapi. Bukan itu yang kumaksud! ah.. kenapa aku jadi pelupa seperti ini?”

Soo Jung jadi mundar mandir didepan televisi. Sambil mengetuk-ketuk keningnya sendiri. Tiba-tiba ia ingat sesuatu. Dan kali ini ingatannya tepat.

“Astaga!! Benar! Dia adalah Choi Siwon yang sama! Dia adalah kakak kelas Eonni waktu SMP! Benar!” Seru Soo jung dengan kepastian.

“Dasar  bodoh. Akhrinya mereka bertemu lagi dan  sekarang berpacaran? Eonni memang benar benar malang! Selalu di jahili oleh Siwon itu tapi malah membuatnya jatuh cinta dan serta kehilangan semenjak Siwon lulus.” Soo Jung tersenyum. Ia jadi sedikit ingat gimana muka kesal kakanya setiap pulang sekolah jika habis kejahili oleh choi Siwon. Dan bagaimana sedihnya kakaknya saat perpisahan anak kelas tiga. Dan karena tidak dapat melihat Choi Siwon untuk terakhir kalinya ia malah menangis dikamar semalaman.

Soo Jung menjertikan jarinya. “Aku tahu. Aku harus menemui eonni sekarang. Kalau bisa aku akan menyembunyikan eonni sementara. Jadi aku harus kekantor kang management. Eh? Apa ke apertement Siwon aja ya?”  lagi-lagi Soo Jung Nampak mengalami kebingungan.

 

~***~

 

Sedangkan disebuah Rumah makan di Incheon.

 

Eunhyuk dan kekasihnya yaitu Hyoyeon sedang duduk berhadapan dimeja makan sebuah restoran sederhana bernuansa klasik. Mereka terlihat sedang menikmati makanan mereka sambil sesekali berbicara dan bercanda dan Nampak jelas kebahagian yang tersirat di wajah keduanya.

“Karena aku mendapat jatah Cuti satu minggu. Bagaimana kalau kita pergi berlibur bersama ke Thailand? Tempat itu lumayan bagus. Aku ingin ke phuket.”

Hyoyeon menatap mata kekasihnya, tapi mulutnya masih tetap mengunyah makanannya. “Benarkah? Kalau gitu akan akan segera menyelesaikan pekerjaanku dan kita bisa berlibur bersama!”

“Bagus.. aku akan mengurus tiketnya dan yang lainnya.”

Sesaat mereka terdiam dan melanjutkan makan mereka kembali. Tapi belum beberapa lama berlalu. Eunhyuk meletakan sumpitnya diatas meja, lalu ia memandangi wajah Hyoyeon dengan nimik wajah yang sulit diartikan.

“Emm.. Hyoyeon-ah..” panggil Eunhyuk.

“Ne?” Hyoyeon juga menghentikan makannya dan balik menatap Eunhyuk.

“Apa kau sudah menemui YoonAh?”

Hyoyeon terdiam sebentar mendengar pertanyaan Eunhyuk, dia lantas menunduk sambil memainkan sumpit yang ia pegang. “Ouh.. itu, aku belum menemuinya. Aku.. hemm, benar-benar merasa bersalah dengannya sehingga aku malu dan belum berani menemuinya.”

“Tapi YoonAh belum tahu kalau kita sudah bersama lagi dan tidak ada masalah lagi? Kita tidak bisa ini berlarut terlalu lama, YoonAh hanya jadi korban kesalah pahaman hubungan kita. Dia sudah terlalu banyak masalah.”

Hyoyeon jadi merasa semakin bersalah mendengar ucapan kekasihnya seperti itu. Sambil menunduk kelam ia meminum soft drinknya.

Tiba-tiba ponsel Eunhyuk yang sengaja ia letakan diatas meja berdering. Eunhyuk mengambil ponselnya. Hyoyeon diam-diam memperhatikan Eunhyuk yang mengerutkan dahinya saat membaca penelepon pada screen ponselnya.

“Yoboseyo?” Eunhyuk akhirnya tetap menerima teleponnya.Hyoyeon masih terus mengamati dan mencoba mendengarkan pembicaraan Eunhyuk. “Ada apa menelponku? Aku sedang dapat jatah libur. Jadi jangan ganggu aku!kerjakan saja pekerjaanmu sendiri” Sepertinya yang menelepon adalah teman kantor Eunhyuk yang sudah sangat akrab juga dengan eunhyuk. Hyoyeon tahu itu hanya dengan cara nada bicara Eunhyuk yang terlihat santai dan berguyon. “Mwo?!  Apa kau bilang?” Hyoyeon membelalakan matanya saat Eunhyuk tiba-tiba berseru terkejut. “Bagaimana itu bisa terjadi? Aihh.. kau benar pagi ini aku belum nonton televisi dan membaca Koran. Jadi sudah secepat dan seburuk inikah?” Hyoyeon memicingkan matanya mencoba mencari tahu ada masalah apa sebenarnya sehingga eunhyuk terlihat sangat panik seperti itu?. “Ne. baiklah..” lalu Eunhyuk mengakhiri pembicaraanya dan menatap Hyoyeon yang juga sedang menatapnya dengan penuh tanda Tanya.

Seperti bisa mengetahui apa yang ada dipikiran Hyoyeon. Eunhyuk pun menjelaskan apa yang tadi sipenelpon katakan padanya kepada Hyoyeon. “Dikantor sedang ada masalah besar. Hubungan YoonAh dan Siwon diketahui public dan memicu demo dari seluruh fans Siwon dan SKY berdemo di depan kantor Kang Management.”

“Mwo?” Kini Hyoyeon benar-benar terkejut. “Bagaimana bisa?”

“Nampaknya kita harus segerah kelokasi. Aku akan ceritakan padamu dijalan. Ayoo..” dengan tergesa-gesa mereka menyudahi acara makan siang mereka. Dan segera meluncur keparkiran menuju Kang management yang kualahan mengantisipasi keramaian masa.

 

~***~

 

Soo Jung tertegun melihat keramaian di hadapannya saat ia baru tiba di kantor kang management. Soo Jung menatap aneh kepada para remaja wanita yang mungkin seumuran dengannya sedang duduk-duduk sambil membawa papan besar maupun kecil dengan berbagai macam-macam tulisan hinaan dan penolakan tentang hubungan kakaknya dengan choi Siwon. Dan sebagian lagi ada yang tetap berdiri dan menyerukan iyel-iyel penolakan hubungan YoonAh Siwon.

Soo Jung mencoba menyelinap diantara ratusan remaja wanita yang berdiri merapat sambil terteriak-teriak kompak “Berikan kami kepastiian! Siwon kami tidak semudah itu berpacaran dengan pengasuhnya!!” Soo Jung yang mendengar kata itu rasa sangat kesal dan ingin sekali menjambaki rambut para remaja yang seumuran dengannya itu.

Soo Jung menatap tulisan yang dibawa anak yang memakai seragam sekolah yang berdiri disampingnya. “SIWON OPPA HANYA MILIK KU!!WANITA ITU TAK PANTAS UNTUKMU!” Soo Jung menatap wajah remaja berseragam itu. Lalu ia terseyum mengejek. “Apanya?Eonni ku bahkan sangat lebih cantik dari pada kau!” ucap Soo Jung dengan kesal dalam hatinya. Dan dengan sengaja pula ia menginjak sepatu anak perempuan itu.

“Kya..!! KENAPA KAU MENGINJAK KAKIKU?!”

“Oh..Mianhae..mianhae aku tidak sengaja melakukannya. Ini sangat sempit dan sesak. Apa kau tidak lihat aku sedang hamil?” Soo Jung mencoba beralibi layaknya seorang ajjuma yang sedang hamil.

Anak perempuan itu menatap Soo jung dengan kesal tadinya ,sekarang menjadi lunak. Saat ia tahu soo jung memang sedang hamil. Tapi anak perempuan itu mengherankan kenapa wanita hamil berdesak-desakan disini bersamanya?.

“Ouh..Eonni gweancanayo? Kenapa kau ada disini juga?”

Soo Jung tersenyum senang. Tapi didalam lubuk hatinya ia juga ingin tertawa terbahak-bahak. Karena ia merasa dirinya sekarang menjadi tua, ini benar-benar sudah seperti seorang ajjuma hamil yang setengah gila. Dan sedang dikasihani dengan anak sekolah yang mungkin usiannya hanya beda satu tahun dengannya.

“Aku sangat mengagumi Choi Siwon..”

“Ouh.. jadi Eonni, juga tidak relakan Siwon oppa berpacaran dengan wanita bernama YoonAh itu? Wanita itu kabarnya tinggal satu rumah juga dengan siwon dan terus menggoda siwon oppa sehingga  bisa berpacaran dengannya.” Bisik anak perempuan itu memberi  tahu Soo Jung.

“Ah.. benarkah? Tapi aku melihat photonya tadi pagi dikoran ia terlihat cocok bersama. Jadi kurasa tidak masalah.”

“Mwo? Jadi tujuan eonni kesini untuk apa?” nampaknya anak itu terkejut.

“Aku ingin menemui mereka.” Lalu soo jung berjalan menyelinap lagi agar bisa cepat-cepat masuk kebagian depan gedung dan menyelinap masuk kedalamnya.

Anak perempuan tadi jadi terdiam seketika melihat tingkah Soo jung tadi. Tapi setelah soo jung pergi ia jadi memikirkan seseuatu. “Eh..wanita tadi, wajahnya seperti aku pernah lihat? Siapa ya? apa dia pernah masuk tivi?” jelas saja anak itu pernah melihat Soo jung karena sekilas soo jung mirip YoonAh. dan sayangnya ia tidak dapat mengingatnya dan melanjutkan berteriak-teriak seperti fans yang lainnya.

“Ijinkan saya masuk!!” ucap Soo Jung pada seorang petugas yang menjaga pintu masuk gedung dengan suara tegas.

Petugas itu tidak langusng menjawab. Tapi dari tatapannya ia Nampak heran melihat soo jung  yang sedang hamil tiba-tiba menggeretaknya dan memaksa ingin masuk kedalam.

“Kenapa kau menatapku seperti itu? Tidak Sopan!” Tanya Soo Jung seraya mencibir petugas keamanan dihadapannya. “Memangnya kau tidak pernah melihat wanita muda hamil secantik aku?” kini Soo Jung Nampak tidak tahu malu membaca pikiran petugas itu tentang dirinya.

Petugas keamanan tersebut Nampak semakin shock mendengar ucapan Soo Jung. Tapi dia buru-buru mengambil sikap tegas kembali. “orang yang tidak mempunyai kepentingan kegiatan didalam dilarang masuk tanpa izin. Apa kau punya surat izin?”

“Aiishh..kau benar-benar menyebalkan!!” tiba-tiba Soo Jung memukul petugas itu dengan tasnya.

Soo jung menajamkan matanya. Dan ia tersenyum senang sambil mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya.

Soojung  menarik narik jari telunjuknya seraya memerintahkan agar petugas itu mendakat kepadanya. Dan dengan mudahnya petugas itu sedikit menunduk dan mendekat padanya. Maka soo jung dengan segera membisikan sesuatu pada petugas itu.

“Aku beri tahu padamu..” ucap Soojung dengan suara berbisik ditelinga petugas itu. “Aku adalah adiknya kekasih Choi Siwon. Kau lihat photo ini.” Soo Jung menunjukan selembar photo ia bersama YoonAh yang tadi ia ambil dari dalam tasnya. Petugas tersebut Nampak mengamati wajah Soo jung dengan diphoto lalu ia mengambil ponselnya dan ternyata ia menyimpan photo YoonAh bersama siwon yang beredar di internet. “Kakak ku bilang aku harus menunggu didalam. Sebentar lagi dia akan kesini.” Lanjut Soo Jung.

“Kalian memang terlihat miri dan seperti adik kakak. Tapi kenapa kau sudah hamil deluan?”

Soo Jung menghela napas berat mendengar pertanyaan petugas tersebut. Seharusnya tadi ia mengaku sebagai kakaknya yoonAh saja. “ aku dan dia hanya beda setahun dan aku laku deluan jadi wajar jika aku hamil deluan. Cepat biarkan aku masuk. Jika aku berbohong dalam satu jam kakakku tidak tiba. Kau boleh menyeretku keluar!”

Petugas keamanan tersebut Nampak sedang menimbang-nimbang. Tapi akhirnya ia membisikan sesuatu pada temannya yang berdiri tepat di pintu masuk dan temannya memeriksa Tas Soo jung dan memperbolehkan Soo Jung masuk begitu saja. mungkin petugas itu bilang kalau soo jung adik YoonAh yang sudah disuru datang oleh YoonAh begitu saja.

Soo Jung senyum-senyum sendiri sambil berjalan di lobi yang Nampak sepi tidak banyak kegiatan apapun terjadi didalam kantor yang sangat besar itu. Soo jung memandang Photo ia dan YoonAh yang tadi di tunjukkan ke petugas. “Semudah itukan?” ucap Soo Jung lalu memasukkan photo tersebut kedalam tasnya lagi sambil berjalan.

~Brukkk..~

Tepat saat ia berbelok Soo Jung menabrak seseorang. Dan seseorang yang ditabrak Soo jung adalah Hongki yang baru saja selesai menerima telepon.

“Oh.. Mianhaeyo.. Gwaencanayo?” Tanya Hongki.

Soo Jung terdiam tanpa berkedip melihat wajah Hongki yang berdiri dihadapannya. Lalu tanpa sadar ia menggeleng-gelengkan kepala sambil tersenyum.

Hongki jadi bingung melihat reaksi aneh dari wanita hamil yang ia tabrak tadi. Tapi Hongki jadi memperhatikan wajah soo jung juga yang sekilas mirip dengan seseorang. Hongki mengerutkan dahinya mencoba lebih dalam mengingat wajah itu. Lalu hongki tahu. Wanita ini sangat mirip dengan YoonAh.

“Maaf kalau aku boleh tahu kau siapa? Dan ada perlu apa?” Tanya Hongki penasaran.

Soo jung terasa baru saja bangun dari mimpinya. Lalu ia menabok pipinya sendiri. Aneh sekali kenapa ia bisa begitu tertegun melihat hongki dihadapannya.dan dadanya mendadak sesak seperti ini. Aneh sekali.

“He-em.. aku eh.. apa kau mengenal Kim Yoon Ah? Dia berkerja disini sebagai assisten pribadi Aktor Choi Siwon.” Ucap Soo Jung akhirnya.

Hongki tersenyum senang. Mendengar wanita dihadapnnya menanyakan tentang YoonAh padanya. Tapi ia tidak segera menjawab dan Soo jung yang menyadari akan sesuatu akhirnya ia menambahkan keterangan tentang dirinya.

“Aku.. kenalkan, aku  Kim Soo Jung Kakak dari YoonAh.” ucap Soo Jung sedikit berbohong tentang statusnya. Entah kenapa ia merasa malu mengakui kalau ia adik dari YoonAh dalam keadaan hamil seperti ini.

“Aku sudah mengiranya. Wajah kalian sangat mirip. Aku Lee Hongki.”

Lalu mereka berjabatan tangan sebentar sambil menyunggingkan sekilas senyum ramah.

“Sebaikanya kita bicara diruangan saja. ayo ikuti aku.” Hongki berjalan deluan dan dengan ragu-ragu tapi akhirnya Soo jung mengikutinya juga di belakang Hongki. Dada soo jung terus saja sesak, jantung kian berdebar-debar saat ia menatap punggung hongki yang bidang dihadapannya.

Ternyata Hongki mengajak Soo Jung keruang tunggu biasa para tamu penting menunggu orang-orang kantor yang akan mereka temui. Soo jung duduk di kursi yang ada, begitu diperintahkan hongki untuk duduk.

“Kau ingin minum apa?  YoonAh tidak sedang disini. Tapi tadi aku dapat kabar bahwa ia dan siwon sedang dalam perjalanan kesini.”

“iya aku sudah tahu, heemm aku minum Apa saja.. “ jawab Soo jung.

Lalu hongki menelepon seseorang memakai telepon disana. Sepertinya hongki menelepon penjaga pantry untuk mengantarkan minum kedalam ruangan ini.

“Kenapa kau bisa datang kesini?” Tanya Hongki ikut duduk berhadapan dengan Soo Jung. Yang malah jadi salah tingkah.

“Ah..aku..emm.. aku sudah lama tinggal dijepang dan berpisah dengan YoonAh. tapi saat aku kembali ke Seoul ternyata adikku mengalami banyak masalah. karena aku tidak dapat menghubunginya. Jadi aku memutuskan menemuinya disini.”

“pantas saja aku baru tahu kalau ia mempunyai kakak yang sangat mirip dengamu. Pasti kau tinggal dijepang dengan suami ya? Suamimu orang jepang?”

Soo Jung terdiam dan menunduk mendengar pertanyaan dari Hongki. “suamiku sudah meninggal dalam kecelakaan.”

“Oh.. maaf.. aku tidak bermaksud ..” Hongki malah jadi tidak enak hati.

“Tidak apa-apa..” ucap Soo jung lemas tapi tetap memeberikan senyum diwajahnya. Tapi dalam hatinya jadi sedikit perih dan berucap ‘bahkan ia sendri tidak tahu dan tidak yakin siapa sebenarnya ayah dari anak yang ia kandung sekarang. Makanya ia tidak mempunyai suami.

“Baiklah.. aku masih ada urusan. Apa kau tidak masalah menunggu disini sendirian?”

Soo Jung menggelengkan kepalanya dan tersenyum. “ selesaikanlah urusanmu. Aku akan menunggu YoonAh disini.” Jawab Soo Jung.

Hongki juga balas tersenyum lalu ia berjalan menuju pintu. Tapi saat ia meraih gagang pintu ia kembali menoleh ke Soo jung. “Aku akan beritahu YoonAh kau menunggunya disini. Jika kau perlu sesuatu kau bisa  tekan tombol lima pada telepon itu.”

Soo Jung memanggutkan kepalanya. “Gomawo”

Hongki hanya tersenyum sekilas. Lalu akhirnya keluar dari ruangan dan menghilang dari pandangan Soo jung yang masih tetap menatap pintu kaca yang tertutup. Tiba-tiba pandangannya jadi sendu dan ia menunduk seperti menyesali sesuatu dan sesekali tangannya mereremas perutnya sendiri.

 

~***~

 

Tiga puluh menit kemudian YoonAh dan Siwon benar-benar tiba di kantor Kang management . mereka masuk melalui pintu belakang sesuai pesan yang disampaikan Ceo Gong padanya. Siwon berjalan tergesah-gesah dikawal oleh dua orang Bodyguard untuk bisa masuk kedalam gedung, karena dipintu belakang juga banyak fans yang menunggu sambil berteriak memaki-maki YoonAh yang mereka lihat turun dari mobil yang Siwon bawa. YoonAh berusaha untuk menulikan telinganya dari caci maki fans itu, ia tetap mengikuti Siwon dari belakang bersama dengan satu bodyguard tapi tiba-tiba saat YoonAh ingin masuk kedalam Dua lembaparan tomat busuk tepat kena pundak dan kepala belakangnya.entah Siapa yang melempar tapi karena tomat busuk itu dress YoonAh jadi bau asam dan kotor.

Siwon menoleh saat YoonAh menjerit reflex ketika tomat itu menimpuk kepalanya. Tapi YoonAh hanya tersenyum dan seakan-akan bilang ‘Aku tidak apa-apa, kau jalanlah deluan’ Siwon Nampak ingin marah didepan fansnya, tapi dua bodyguard yang mengawalnya segera menghalanginya dan membimbing langkah Siwon.  Lalu mereka berdua ditemani oleh seorang petugas keamanan masuk kedalam lift yang akan membawa mereka keruangan Ceo Gong.

Wajah Siwon Nampak dingin dan tegang. Sedangkan YoonAh Nampak pucat dan gugup. Lagi-lagi begitu pintu lift terbuka siwon langsung bergegas jalan deluan bersama petugas keamanan, dan YoonAh berjalan lemah dibelakang lelaki itu. Ingin rasanya saat ini tangan Siwon menggenggam tangannya dan bilang padanya. “bahwa kita kan baik-baik saja.”

Sudah banyak karyawan lain yang berkumpul di sisi bangsal kantor dan mereka berbisik-bisik sesuatu tentang YoonAh dan Siwon. Bahkan tak sedikit yang mencibir YoonAh dan mengkasiani siwon. YoonAh rasanya ingin sekali menangis didalam posisi seperti ini. Pasti semua orang menyalahkannya atas kekacauan ini. YoonAh hanya bisa menunduk terdiam sambil meremas jemari tangannya kuat-kuat. Dan menegarkan hatinya sendiri.

Tiba-tiba Hongki menghalangi langkah kaki YoonAh. dan YoonAh dapat mengenali siapa pemilik kaki itu. Ditambah kain perbanan di kaki sebelah kiri hongki masih terlihat jelas. YoonAh mengangkat kepalanya dan menatap Hongki yang langsung memandangnya lekat-lekat. Hongki Nampak Khawatir apalagi ia melihat rambut YoonAh yang kena tomat dan dressnya yang juga kotor dengan tomat busuk. Hongki menyodorkan sapu tangannya. Tapi YoonAh menolaknya. Hongki terdiam menatap tajam ke mata YoonAh yang terlihat senduh.

“Jadi dia.. jadi Siwonlah alasannya? Kenapa aku tidak bisa? Karena dia?”

YoonAh terdiam. Dia tahu maksud dari pertanyaan hongki tersebut adalah tentang alasan sebenarnya kenapa YoonAh menolak  cinta hongki yang sangat tulus padanya. Dan tanpa YoonAh memberitahunya kini hongki sudah mengetahuinya. Kalau YoonAh sudah berpacaran dengan Siwon.

“Karena kau hanya mencintainya? Dan kalian berpacaran? Tapi kenapa harus Choi Siwon? Lihat! Dia hanya bisa melukaimu YoonAh.” ucap Hongki dan matanya berkaca-kaca dihadapan YoonAh.

“Aku juga tidak tahu kenapa aku bisa mencintainya. Bukan yang lain.” jawab YoonAh. dan matanya ikut berkaca-kaca. Sekarang pikirannya sedang kacau ditambah ia sangat tidak tega menyakiti hati pria yang dengan tulus mencintainya. Yaitu Hongki.

“jika bukan dengan aku seharusnya kau bahagia. Tapi sejak kau masuk kesini sampai sekarang kau selalu mendapat masalah.” tambah Hongki dan kini setetes air mata meluncur dari kelopak matanya.

“Aku mencintaimu sangat mencintaimu.. Kim YoonAh. aku sakit mendengar berita ini. Mereka semua menghina mu dan terus membela Siwon. Mereka terus-terusan menginjakmu dan membantu Siwon berdiri. Aku benar-benar sakit YoonAh!! lihat apa yang mereka lakukan kepadamu tadi?!!” ucap Hongki penuh dengan kesedihan dan air matanya mengalir deras.

YoonAh yang juga Nampak ingin menangis masih terus berusaha tegar. Ia meletakan tangan kanannya didada Hongki yang seg-segan naik turun. “Karena kau mencintaiku. Maka kau percaya padakukan? Bahwa apa yang mereka katakan tentangku tidak benar? Aku tidak menggoda atau melakukan apapun pada siwon. Ini murni karna aku mencintainya. Aku dan Siwon saling mencintai.”

Hongki memanggutkan kepalanya dan airmatanya jatuh ketelapak tangan YoonAh.

Siwon rupanya belum berjalan meninggalkan YoonAh menuju ruang Ceo Gong dia menunggui YoonAh dan ia dapat melihat dan mendengar semua pembicaraan YoonAh dan hongki dengan sangat jelas. Karena ia masih bersembunyi dibalik dinding. Siwon meremas tangannya sendiri dengan kuat. Lalu dengan perasaa marah ia memukul dinding dihadapanya hingga tangannya biru. Dan ia menangis. Siwon menangis. Sepertinya ia sedang merasa tertekan atas masalah hari ini.dari kejadian bertemu dengan ayahnya dan kini khasus hubunganya dengan YoonAh yang menjadi masalah besar. Dan ia juga jadi kepikiran ucapan Hongki tadi. Benar tidak telah menyakiti YoonAh begitu saja dan tidak bisa melindungi YoonAh.

 

~***~

 

YoonAh dan Siwon duduk berhadapan dengan Ceo Gong yang Nampak frustasi. Ceo Gong mengacak-acak rambutnya sendiri yang sejak tadi sudah berantakan.

“Sejak tadi pagi kantor ini sangat ribut. Ribuan telepon. Sms dan email masuk silih berganti meminta kejelasan tentang hubungan kalian. Kepalaku sampai sakit! Kau YoonAh! kau bilang kau bisa menjaga rahasia hubungan mu dengan Siwon. Tapi sekarang mana buktinya?”

Siwon langsung menolehkan pendangannya pada YoonAh. lalu ke Ceo Gong juga. Jadi sebenarnya Ceo Gong sudah mengetahui hubungan dia dan YoonAh? Sejak kapan? Kenapa ia tidak tahu? Dan seperti orang bodoh yang selalui mencemburui YoonAh dengan Ceo Gong yang padahal jelas-jelas sudah tahu mereka berpecaran. Siwon merasa terabaikan.

“Mianhae.. aku benar-benar tidak tahu akan sekacau ini. Aku tidak tahu kenapa artikel itu bermunculan di internet.” Jawab YoonAh dengan perasaan kalut.

Ceo Gong mengela napasnya dan memandang kearah lukisan di ruangannya.

“Jadi kita harus berbuat apa? Apa kita adakan konferensi pers dan mengumumkan kalau kalian benar-benar berpacaran?  Tapi kau Siwon harus bersiap akan kehilangan fans-fans mu dan YoonAh harus mengundurkan diri walau mereka pasti akan terus mengganggu YoonAh. dan yang terburuk kita terpaksa memundurkan  jadwal comeback SKY yang sudah matang.” Ucap Ceo Gong. YoonAh dan Siwon hanya dapat terdiam.

“Atau kalian mengakui kepada mereka bahwa sebenarnya kalian tidak berpacaran, dan photo yang beredar adalah kesalah pahaman. dan yang pasti  YoonAh tetap harus mengundurkan diri sebagai assisten Choi Siwon agar semua selesai begitu saja. aku tahu dua pilihan ini memberatkan kalian. Tapi bagaimana lagi?”

“Aku akan memilih yang kedua!” ucap Siwon membuat YoonAh dan Ceo Gong terkejut.

“Aku masih ingin bersama SKY yang sukses dan teriak pera Fans yang selama ini terus menemaniku dan aku lebih baik mengakui kalau aku tidak berpacaran dengan YoonAh dan membiarkan masalah itu menghilang dengan sendirinya.”

Tangan YoonAh bergemetar mendengar ucapan Siwon seperti tadi. Entah kenapa hatinya menjadi sangat pilu dan hancur. Tapi ia tidak dapat menangis begitu saja. Ceo Gong juga Nampak shock dengan pilihan dan alasan yang diberikan Siwon dihadapannya. Dia pikir siwon akan bersikap keras kepala dengan bangga akan mengenalkan YoonAh pada public dan tidak mempedulikan apapun yang terjadi. Tapi kenapa jadi seperti ini? Aneh sekali.

“Masalah waktu konferensi pers aturlah secepatnya . aku dan YoonAh akan mempersiapkan diri.” Ucap Siwon dengan nada dingin.

Setelah itupun Siwon langsung bangkit dari duduknya dan berjalan keluar dari ruangan Ceo Gong. YoonAh masih mematung di tempat duduknya. Nampaknya ia benar-benar sangat shock dengan sikap Siwon yang terus-terusan aneh dan dingin seperti ini.

“Eotokke…?” desah YoonAh dengan perasaannya yang hancur.

Baru Ceo Gung bangun dari duduknya dan ingin menenangkan YoonAh tapi YoonAh dengan cepat bangkit dan berlari keluar ruangan mengejar Siwon yang sudah keluar. YoonAh celingukan mencari Siwon tapi dia melihat punggung siwon dari arah sebelah kanan yang berjalan cepat sambil menunduk. YoonAh dengan cepat mengejar langkah lelaki itu.

“Oppa!!!” teriak YoonAh yang merasa napasnya sebentar lagi habis.

Siwon berhenti. Tapi ia tidak sanggup menolekan wajahnya untuk menatap YoonAh dibelakang punggungnya. YoonAh berjalan pelan menghampiri Siwon dan membuat jarak sedekat mungkin dengan Siwon.

“Kenapa?” Tanya YoonAh begitu ia sudah benar-benar berdiri dibalik punggung Siwon. “Kenapa?” Tanya YoonAh sekali lagi. Siwon tak juga bicara. “Inikah yang oppa bilang kita bisa menyelesaikannya dengan cepat?”

Siwon mencengkram tangan kanannya dengan sangat geram. Dia benar-benar berada diposisi yang serba salah. Tapi intinya ia tetap melindungi dan tidak  melukai YoonAh lebih dalam dengan masalah ini.

“Maafkan aku. Karena aku. Aku hanya akan menambah beban hidupmu saja. aku tidak bisa memberi kebahagian padamu. Aku akan kembali menjadi sosok choi Siwon yang dingin dan kejam. Tentang ayahku. Kau tidak perlu ikut campur masalah keluargaku. Dan tentang fansku yang selalu menghina mu saat ini. Aku sangat menyesalinya. Aku tidak mau kau terluka lebih dalam YoonAh. sebaiknya kita akhiri saja semuanya sampai disini.” Sepertinya siwon telah merenungi ucapan Lee Hongki tadi saat hongki bicara pada YoonAh. dia cemburu tapi ia juga merasa kesal tapi ia juga berpikir ucapan Lee hongki itu benar, maka ini ia benar-benar didalam keadaan yang  serba salah.

Bagai tersambar petir di siang bolong YoonAh hanya bisa terdiam dan terpaku tapi perlahan air matanya mengalir. Dan ini kali kedua Siwon meminta menyudahi hubungan mereka. Dulu karena YoonAh tak mau mengakui hubungan mereka pada semua orang. Dan kita karena semua orang sudah mengetahui hubungan mereka. YoonAh merasa ucapan Siwon kali ini serius. Dan Siwon ingin mengakhiri hubungannya begitu saja.

“Aku tidak pernah merasa terluka dengan  kejadian ini ataupun kejadian sebelumnya.” Ucap YoonAh dengan suara serak. Siwon semakin takut menoleh karena ia tahu jika ia menoleh sedikit saja ke YoonAh maka pertahanannya akan roboh.  “Tapi apa benar kau ingin mengakhiri sampai disini?”

Siwon menjawab dengan pasti. “Iya cukup sampai disini!”

Airmata YoonAh semakin jatuh. “Ku pikir jika aku hanya punya kau saat ini. Kurasa ini sudah lebih dari cukup. Semuanya telah  meninggalkan aku. Appa, eomma, Soo Jung, Hyoyeon dan kini kau juga akan meninggalkan aku?” YoonAh menutup mulutnya dengan telapak tangannya agar suara isak tangisnya tak terdengar siwon. Ia berusaha tetap tegar.

Siwon tak menjawab apapun. Mendengar pertanyaan YoonAh hatinya menjadi sangat sakit.

“Aku sudah terlanjur bergantung padamu. Jika aku harus melepas peganganku dari gantungannku. Aku pasti akan jatuh. Dan kali ini jatuh dan tak akan pernah bangun lagi. Karena percuma didunia ini sudah tidak ada orang yang dapat aku percaya lagi dan tidak ada tepat untukku berlindung.”

Diam diam siwon menitihkan air matanya. Ia juga menahan perasaannya yang amat sakit mendengar setiap kata yang terucap dari bibir YoonAh.

“Ijinkan hari ini saja aku pulang bersama dengamu ,pulang bersama kerumahmu dan tidur dirumahmu. Besok saat kau membuka mata, aku janji kalau aku tidak akan ada dihadapanmu lagi.” Ucap YoonAh seraya menghapus air matanya dengan ibu jarinya.

Siwon masih terdiam dan terus menangis.

“Apa itu juga tidak boleh? Barang-barangku masih disana. Semuanya masih dirumahmu. Kalau begitu izinkan aku untuk merapikan semuanya saja.” nampaknya stock air mata YoonAh terlalu banyak hingga ia masih terus menangis sambil terus memaksa tersenyum.

Siwon menggigit bibir bawahnya merasa sekarang hatinya benar-benar sakit. Apa lagi mendadak de ja vu saat-saat kebersamaan mereka di apertement terlintas dipikiran siwon. Saat hari pertama YoonAh mendatangi apertementnya dan bilang kalau dia akan menjadi assisten pengganti untuk siwon. Dan itu membuat shock. Dan dengan cepat Siwon menyeret YoonAh keluar dan memaki-maki YoonAh. tapi gadis itu terus memaksa masuk dan melawan Siwon begitu saja tanpa rasa takut.  Lalu siwon juga ingat saat ia memberi kepercayaan pada YoonAh koda pintu apertemennya yang sebenarnya adalah tanggal mereka pertama kali bertemu waktu SMP. Siwon juga masih ingat saat ia membiarkan YoonAh merawatnya di apertementnya saat ia sakit. Dan Saat YoonAh juga sakit perut karena Haid. Saat ia menembak YoonAh diapertement saat YoonAh aklhirnya benar-benar tinggal bersama di apertementnya dan berbagi kamar dengan YoonAh.dan ia juga rela tidur di sofa demi YoonAh. dan saat-saat kebersamaan lainnya yang begitu banyak telah mereka lakukan di dalam apertement itu. Dan rasanya itu sangat menyakitkan sekali.

“Pergilah.. jangan khawatirkan aku.. aku akan baik-baik saja.. aku akan berhenti mengatur hidupmu. Aku juga tidak akan mengurusi masalah keluargamu aku tidak akan mengganggumu lagi. Dan Fansmu bukankah mereka jauh lebih penting daripada aku?pergilah…” akhirnya dengan berat hati. Karena melihat sikap siwon yang masih dingin, YoonAh memberanikan berkata seperti itu dan menguatkan hatinya yang sebenarnya telah hancur berkeping-keping.

Siwon menghapus air matanya dan akhirnya ia benar-benar jalan dan pergi meninggalkan YoonAh sendirian. YoonAh melihat Punggung Siwon yang menjauh darinya dan ia jatuh roboh kelantai dan lagi-lagi menangis sambil memegangi dadanya yang amat terasa menyakitkan. YoonAh bahkan membiarkan isak tangisnya pecah dan menggelegar diruangan sepi itu.  Siwon yang bersembunyi dibalik dinding yang cukup jauh dari tempat YoonAh menagis tersedu-sedu. Hanya bisa menutup telinganya dan ia juga menangis kembali. Dan akhirnya ia benar-benar pergi meninggalkan kantor kang management.

 

~***~

 

Tidak lama Setelah YoonAh dan Siwon tiba di gedung kang management. Berikutnya Hyoyeon dan Eunhyuk juga tiba disana. Eunhyuk langsung kebagian adminitrasi dan mencoba membantu rekannya yang banyak dapat pesan melalui fax yang berisi ancaman dan juga tuntutan dari pihak media. Hyoyeon diperintahkan Eunhyuk untuk menunggunya sampai selesai diruang tunggu tempat ia biasa nunggu eunhyuk untuk memberi makan siang. Dan Hyoyeon menurutinya.

Begitu Hyoyeon membuka pintu ruang tunggu betapa terkejut dia mendapati Soo Jung yang sedang duduk menghapnya yang berdiri didepan pintu.

“Soo Jung-ah?” panggil Hyoyeon sedikit tidak yakin.

Soo Jung menoleh mendengar ada yang memanggil namanya. Ia pikir itu YoonAh, ternyata bukan. Tapi ia masih mengenali Hyoyeon. Karena dulu Hyoyeon sering sekali main kerumahnya lagi pula memang hanya Hyoyeon sahabat Kakaknya satu-satunya. Tapi Soo jung tetap berdiri dan memberi salam pada Hyoyeon.

Hyoyeon  memandang aneh Soo Jung dari ujung kepala sampai ujung kaki. Dan penglihatannya berhenti saat melihat tubuh Soo jung yang tampak lebih gemuk dan perut Soo jung yang membuncit dan memakai dress selutut.

Hyoyeon menutup pintu dan menghampiri Soo Jung yang berdiri juga tersenyum ramah pada Hyoyeon. Tapi Hyoyeon hanya menatap heran ke Soo jung yang tiba-tiba bisa berada diruangan ini dan dalam keadaan hamil? Apa YoonAh sudah mengetahuinya dan menyuruhnya menunggu disini?.

“Hyoyeon eonni. Bagaimana kabarmu?” Tanya Soo Jung.

Hyoyeon tersenyum sinis melihat Soo jung yang Nampak tenang dan tidak ada penyesalan sedikitpun diwajahnya saat ini. Ternyata anak ini baik-baik saja setelah hampir setengah tahun menghilang .

~Plakk!!~

Satu tamparan keras dilayangkan Hyoyeon kepipi mulus Soo jung. Soo Jung tercekat dan menatap Hyoyeon dengan perasaan takut.

“Kemana saja kau selama ini, hah? Apa kau tidak tahu bahwa eonni-mu menderita karena adik satu-satunya yang sangat ia sayangi tiba-tiba melukainya dan menghilang begitu saja? apa kau tidak tahu setiap hari YoonAh mencemaskanmu. Dan mencari keberadaanmu!dan karena mencarimu mereka. Siwon dan YoonAh ketahuan media sedang menuju hotel bersama!”

Nampaknya Hyoyeon benar-benar melampiaskan kekesalannya karena selama ini Soo jung telah menyiksa sahabatnya. Dan karena Hyoyeon yakin kalau YoonAh tak akan berani memarahi Soo Jung makanya ia yang akan mewakili YoonAh untuk menghardik Soo jung hingga ia dapat sadar atas perbuatannya yang salah selama ini.

“Aku… aku sudah menyesali semua perbuatanku, makanya sekarang aku berani kembaii ke Seoul dan untuk menemui kakakku. Aku akan memohon ampun padanya. Aku tahu itu saja tidak cukup dan bahkan aku sempat khawatir kalau kakakku mungkin bisa saja membenciku dan tidak akan memaafkanku begitu saja. tapi aku benar-benar merindukannya dan ingin bersamanya.”

Tiba-tiba Soo Jung menangis dan itu membuat Hyoyeon takut. Hyoyeon jadi merasa bersalah. Sepertinya Soo Jung memang sudah benar-benar sadar dan menyesali segala perbuatannya. Hyoyeon pun meraih tubuh Soo Jung kedalam pelukannya. Dan mencoba menenangkan Soo Jung yang menangis.

Tapi saat itu juga pintu terbuka. Dan mereka berdua terkejut ternyata itu Hongki yang membuka pintu dengan mata memerah seperti habis menangis.

“Oh.. Mianhae. Aku hanya ingin memberitahu kalau YoonAh dia sudah disini dia ada diruangan ceo Gong sekarang. Aku permisi.”

Setelah Hongki menutup pintunya kembali dan jalan pergi. Hyoyeon dan Soo Jung saling berpandangan dan tak butuh waktu lama mereka pun berjalan menuju lantai atas untuk menemui YoonAh. tadinya Hyoyeon ingin menanyakan tentang kehamilan Soo Jun tapi ia mengurungkan niatnya. Karena ia pikir ini bukan saat yang tepat lagi pula pasti YoonAh juga belum mengetahuinya. Jadi dia akan mengetahuinya bersama YoonAh saja nanti.

 

~***~

 

Siwon akhirnya ia benar-benar jalan dan pergi meninggalkan YoonAh sendirian. YoonAh melihat Punggung Siwon yang menjauh darinya dan ia jatuh roboh kelantai dan lagi-lagi menangis sambil memegangi dadanya yang amat terasa menyakitkan. YoonAh bahkan membiarkan isak tangisnya pecah dan menggelegar diruangan sepi itu.

Soo Jung dan Hyoyeon yang awalnya tidak sengaja mendengar suara YoonAh yang terisak jadi mengintip dan menguping begitu melihat ternyata itu memang YoonAh dan Siwon yang dalam keadaan tidak bagus. Jadi mereka berdua mendengar apa yang yoona dan siwon bicarakan tadi dan diam-diam mereka berdua juga menangis. Setelah Siwon benar-benar pergi dan yakin bahwa tidak ada adegan tiba-tiba siwon muncul dan membawa YoonAh pergi akhirnya Hyoyeon dan Soo Jung menghampiri YoonAh yang terduduk dilantai sambil menangis.

Hyoyeon Berjongkok dan memeluk sahabatnya itu. Sambil menangis ia memeluk YoonAh. YoonAh tahu kalau yang memeluknya itu Hyoyeon. Karena ia sangat mengenali aroma tubuh Hyoyeon yang khas. Tapi ia tak dapat berbuat apa-apa. Mungkin jika Hyoyeon memeluknya tidak dalam keadaannya dirinya yang sekarang benar-benar hancur, YoonAh memastikan dirinya sendiri bahwa ia akan berlompat bahagia dan membalas pelukan sahabatnya yang ternyata sudah tidak marah padanya lagi. Tapi kini menggerakkan tangannya saja sulit.

Hyoyeon masih memeluk YoonAh dan sama-sama menangis. “ YoonAh-ah.. sahabatku..aku kembali. Aku benar-benar menyesal telah bertindak bodoh terhadapmu. Aku benar-benar sahabat yang tak berguna dan egois. YoonAh, ku mohon jangan seperti ini.sudahlah jangan menagis seperti ini.”

YoonAh mendengarnya tapi Nampak tak mendengarnya. YoonAh malah semakin menangis. “Aku yang salah. Aku yang bodoh, mengira kau dan Eunhyuk oppa menghianatiku. Eunhyuk oppa telah menjelaskannya semua kepadaku. Maafkan aku. Kau satu-satunya sahabat yang aku miliki. Kim YoonAh maafkan aku!aku rela kau pukuli aku!!” sambil bicara seperti itu Hyoyeon juga maraih tangan YoonAh dan mengarahkan kepipinya agar YoonAh bisa menamparnya atau meninjunya.

“Oh.. ini, Soo Jung sudah kembali. Kau lihat bocah nakal itu ada dihadapan kau sekarang. Dia bilang kau boleh memukulinya sepuasnya asalkan kau juga memaafkannya.”

Mendengar nama Soo Jung YoonAh mendongakkan kepala menatap Soo Jung yang berdiri disampingnya juga sambil memangis dan menutup mulunya dengan telapak tangannya.

“Eonni..aku baik-baik saja.. eonni, maafkan aku!” ucap Soo Jung benar-benar penuh penyesalan. Ia ingin ikut berjongkok tapi Nampak susah karena bisa melukai calon bayinya.

YoonAh memandangi wajah Hyoyeon dan Soo Jung bergantian. Terus seperti itu seperti orang linglung yang lupa ingatannya. Ia memandangi Hyoyeon dan SooJung bergantian dengan tatapan yang sangat menyedihkan. Hyoyeon membantu YoonAh berdiri dan akhirnya berhasil. Tapi kaki YoonAh Nampak lemas.dan tak mampu berdiri lama-lama dan benar saja karena terlalu banyak menangis, belum makan dan juga banyak pikiran membuat tubuh YoonAh drop dan ia pun jatuh pingsan. Hyoyeon  dan soo Jung panik. Hyoyeon segera mengeluarkan ponselnya untuk menelepon Eunhyuk meminta bantuan Eunhyuk agar menggendong YoonAh membawa YoonAh masuk kedalam mobilnya agar ia bisa membawa YoonAh pulang dan memanggil dokter untuk memeriksa keadaan YoonAh.

“Eonni sadarlah.. sadar eonni!!!” teriak Soo Jung sambil menangis.

“YoonAh. wanita yang kuat. Dia akan segera sadar dan ia akan baik-baik saja. kau jangan khawatir.” Nasehat Hyoyeon pada Soo Jung.padahal dia sendiri sedang sangat khawatir dengan keadaan YoonAh saat ini. Tapi Hyoyeon tidak mau Soo Jung terlalu khawatir karena dapat mengganggu calon bayi yang ada dirahim Soo Jung.

 

Dari kejauhan ternyata Tiffany sudah menonton kejadian dimana YoonAh Hyoyeon dan Soo Jung menangis bersama. Dia berpura-pura sedih dan menghampus air matanya. Dan lalu ia tertawa sambil meninggalkan tempat persembunyiannya.

“Hahhaa.. aku tidak mengangka kalau akan sangat menyiksa dan menyedihkan sekali hidupmu YoonAh. hahhaa.. selamat tinggal YoonAh!!” ucap Tiffany seolah-olah ia baru saja memenangkan pertandingan yang sangat berati melawan YoonAh.

“Jika aku tidak bisa bersama Siwon oppa. Setidaknya kau juga tidak boleh bersama siwon oppa! Dan sekarang karena kalian sudah berpisah. Aku tidak akan mengganggu mu lagi! Tapi permainan itu sangat serukan?” Tiffany berbicara sendiri sambil tersenyum tidak jelas.

 

Ceo Gong yang kebetulan baru saja keluar dari Toilet dan mendengar ada Suara tawa tiffany langsung bersembunyi ditoilet  berniat ingin mengejuti Tiffany,tapi ia yang malah terkejut karena berikutnya ia mendengar suara makian Tiffany yang menyebut-nyebut YoonAh dan Siwon, dan begitu sudah tidak terdengar suara makian tiffany dan tawa tiffany Ceo Gong keluar dengan wajah sedih bercampur shock. Sekarang dia tahu siapa pelaku yang menyebarkan informasi tentang hubungan YoonAh dan Siwon. Sebelumnya Ceo Gong sudah mencurigai kalau pelakunya adalah orang dalam. Tapi karena banyaknya artis dan karyawan yang bekerja disini jadi sedikit sulit untuk mencari tahunya. Tapi tanpa disangka-sangka. Ceo Gong malah tahu sendiri dengan secepat itu juga, bahwa pelaku utamanya adalah Tiffany. Tiffany yang secara terang-terangan tidak menyukai hubungan Siwon dengan YoonAh karena cemburu sehingga ia menyebarkan info dan sedikit memfitnah YoonAh sehingga menyulut api keributan dan membuat YoonAh dan siwon dalam masa yang sangat tegang seperti sekarang. Ceo Gong benar-benar tidak menyangka kalau Tiffany setega ini.dan bisa berbuat hal kotor seperti ini. Dan tentu perbuatan tiffany ini telah merugikan banyak pihak. Bukan hanya Siwon dan YoonAh yang dirugikan tapi juga dirinya dan perusahaannya. Tapi apa yang harus ia perbuat terhadap Tiffany? Dia bingung. Kerena selama ini sebenarnya Ceo Gong menyukai Tiffany. Bukan sebagai Atasan dan artisnya. Bukan sebagai seorang senior ke juniornya. Juga bukan sebagai abang ke adiknya. Tapi sebagai seorang pria kepada wanitanya. Iya Ceo Gong mencintai Tiffany. Tapi karena fakta yang baru saja ia ketahui itu sangat melukai perasaannya. Kenapa Tiffany bisa menyakiti YoonAh dan Siwon yang sudah ia anggap sebagai Adik kandungnya?.

 

~***~

 

“YoonAh Dimana?!!”

Hyoyeon Nampak terkejut begitu ia masuk kedalam kamarnya ternyata YoonAh sudah tidak ada ditempat tidurnya. Jadi tadi karena YoonAh pingsan maka Hyoyeon memutuskan untuk membawa YoonAh kerumahnya saja. dibantu Eunhyuk yang menggendongnya dan Soo Jung juga mengikuti kerumah Hyoyeon.

Tapi Saat YoonAh telah selesai diperiksa keadaanya oleh dokter pribadi keluarga Hyoyeon. Hyoyeon mengantar dokter sampai keluar rumah dan sambil menanyakan keadaan YoonAh. lalu eunhyuk dia sudah kembali kekantor dan Soo Jung sedang membuatkan teh hangat untuk YoonAh.tapi saat Hyoyeon kembali kekamar ternyata YoonAh sudah tidak ada dikasur. Dia menghilang dia kabur.

Soo Jung berlari kecil sambil membawa segelas teh hangat menuju kamar Hyoyeon begitu mendengar jeritan Hyoyeon. Dan dia juga ikut terkejut melihat kasur itu telah kosong. YoonAh tidak ada disana.

“Bagaimana ia bisa pergi? Dia kemana?” Tanya Soo Jung panik.

“Aku juga tidak tahu. Coba kita cek seluruh ruangan..”

Lantas Soo Jung dan Hyoyeon pun bergegas mencari YoonAh di kamar mandi di dapur dan seluruh ruangan yang ada dirumah Hyoyeon yang cukup besar sambil berteriak-teriak nama YoonAh. tak lupa Hyoyeon menelepon Eunhyuk. Siapa tau YoonAh kembali kekantor atau ada dijalan jadi Eunhyuk bisa langsung membawanya pulang lagi.

 

Ternyata YoonAh sedang duduk didalam sebuah kedai kecil di pinggir jalan sedang menikmati sebotol Soju. Dia hanya terdiam menatap botol soju dihadapannya. Lalu ia tersenyum frustasi. Dia menuangkan soju kedalam gelas kecil dan langsung menengguknya habis. Lalu ia menuangnya lagi dan meminumnya. Menuangnya lagi dan meminumnya lagi. Kira-kira sampai enam tenggukan ia baru berhenti. Lalu wajahnya menyerengit merasakan tenggorokannya pahit karena soju itu.

“Kenapa pahit? Hehehe.. tapi enak juga..” YoonAh ketawa-ketawa tidak jelas dan lagi-lagi menuang sojunya dan meminumnya.

Dikedai itu cukup sepi hanya ada beberapa orang saja. dan mereka Nampak tidak terlalu pusing memperhatikan YoonAh yang sudah mulai hilang kesadarannya karena telah menghabiskan sebotol soju.

“Ajjumma!!! Ambilkan aku satu botol lagi!!” teriak YoonAh sambil tertawa-tawa.

Seorang ajjuma pemilik kedai menghampirinya dan memukul kepala YoonAh dengan tangannya. “Aigoo… kau sudah mabuk! Aku tidak mau direpotkan olehmu. Berhetilah dan pulang!”

YoonAh memanyunkan bibirnya. Dan berwajah sedih menatap ajjuma itu. “Aku memang selalu merepotkan..aku merepotkan banyak orang bahkan ajjuma saja bilang gitu padaku. Pasti ajjuma akan meninggalkanku juga kan? Huh?” lalu YoonAh menangis dan menutup wajahnya diatas meja.

Ajjuma Nampak kesal melihat YoonAh yang sudah mabuk tapi dia juga kasian terhadap YoonAh yang mabuk sendirian dan nampaknya ia sedang sedih.

“Aku sedang sedih. Disaat seseorang meninggalkanku adik dan sahabatku kembali. Seharusnya kalau mereka kembali dia tidak boleh meninggalkan aku!!” kini YoonAh meracau sendiri seperti orang gila.

“Eh..Ajjuma.. mana  sojunya? Aku ingin lagi…hehehe berikan aku sebotol lagi saja..”

“Kau pasti tidak terbiasa minum. Sudahlah kau pulang saja. pasti orang tuamu mencemaskan anak gadisnya..”

“Aku tidak punya orang tua..” ucap YoonAh sedih. “Ehh..tapi aku punya adik, sahabat, teman kerja dan seorang kekasih yang sangat tampan!!” sekarang YoonAh tersenyum lagi.

Dan itu benar-benar mengganggu ajjuma pemilik kedai. Akhirnya karena pembeli sudah mulai banyak. Ajjuma pun menuntun YoonAh keluar dari kedainya dan menyuruh YoonAh tetap pulang. Dan dengan tersoyok-soyok YoonAh pun pergi dari kedai itu dalam keadaan mabuk.

Ia terus jalan sambil menutupi wajahnya dengan topi hitam yang ia kenakan. Matanya sudah merem melek. Dia benar-benar mabuk. Tapi dia tetap jalan mengikuti langkah kakinya yang masih kuat berjalan entah akan membawanya kemana.

Saat itu Ayah Siwon baru saja ingin masuk kedalam mobilnya saat ia baru saja selesai makan malam dengan rekan bisnisnya. Tidak sengaja YoonAh melewatinya. Dan hampir jatuh tapi tidak jadi dan Ayah Siwon Nampak bingung melihat YoonAh yang terlihat tidak asing. Tapi YoonAh sudah berjalan jauh dari hadapannya. Akhirnya ayah siwon naik kedalam mobil dan menyuruh supirnya mengikuti kemanapun YoonAh pergi tanpa sepengetahuan YoonAh.

Ternyata sungai Han. YoonAh berhenti di pinggir sungai han. Dia memandang sedih sungai han dan jembatan banpo yang tidak jauh dari tempatnya berdiri. Dia menangis. Dia lagi-lagi menangis. Sepertinya YoonAh benar-benar merasa tertekan. Ditempat ini ia jadi mengalami Flashback banyak hal bersama siwon.  YoonAh berharap kata-kata siwon tadi siang hanyalah mimpi dan tidak benar. Dia juga berharap saat ini siwon tiba-tiba muncul dan memeluknya dari belakang.

YoonAh sangat terkejut ketika ada tangan seseorang menepuk pundaknya. YoonAh tersenyum dan berkata. “kau datang?” tapi saat ia menoleh. Dia sangat terkejut melihat orang yang menepuk bahunya.

“Kau Kim Yoon Ah kan?” Tanya ayah siwon sambil tersenyum.

“Uh?”

“Aigoo.. kau habis minum? Napasmu bau sekali!”

“Maaf.. maaf..” hanya itu yang bisa YoonAh ucapkan.

“Assisten pribadi siwon. Yang ternyata juga kekasih dari siwon. Aku sudah mengetahuinya  sebelum media membicarakan itu. “

Mata YoonAh terbelalak.”Bagaimana bisa?”

Ayah Siwon tersenyum. “Kelihatannya aku memang seperti ayah yang kejam pada anaknya. Tapi tanpa bocah itu tahu. Aku selalu memantau perkembangan hidupnya. Aku tidak bisa konsen bekerja jika sehari saja anak buahku tidak melaporkan apapun tantang Siwon.”

YoonAh tertergun mendengarnya. Ternyata sebenarnya ayah siwon sangat perhatian terhadap siwon. Hanya saja cara perhatian dia terhadap siwon beda. Dengan orang tua lainnya terhadap anaknya sehingga anaknya yang sudah salah paham semakin menjadi salah paham.

“Kenapa kau sendirian disini. Maaf aku mengikutimu. Aku melihatmu sedang mabuk, aku takut kau kenapa-kenapa dijalan jadi aku menyuruh supirku mengikutimu.”

YoonAh tersenyum dia jadi terharu. “Tadinya aku memang mabuk tapi karena  sudah jalan cukup jauh dan telah banyak menangis aku sudah tidak mabuk lagi.”

“Lalu kenapa kau sendirian?”

“Anda pasti ingin menanyakan siwonkan? Dia dan aku sudah tidak bersama. Kami putus. Dan akan jalan masing-masing.” YoonAh mencoba tersenyum, tapi yang ada itu Nampak menyedihkan.

“Kenapa? Baru tadi pagi kita bertemu. Lalu malam hari, sekarang kalian sudah berpisah? Kenapa?”

“Aku hanya merepotkan siwon. Dia bilang aku selalu ikut campur urusannya. Dan dia kerena perpacaran denganku dia kehilangan banyak fansnya.”

Ayah Siwon Nampak terkejut dengan ucapan YoonAh. “Bocah itu memang belum berubah. Dia terlalu egois dan selalu mengambil keputusan secara gegabah.”

“Jadi kau mabuk seperti ini karena hal itu? Dasar anak bodoh. Jika aku ketemu dengannya akan  ku pukul kepala!” ayah siwon mencoba bercanda untuk menghibur YoonAh.

YoonAh tau kalau ucapan ayah siwon tidak serius. Maka ia tersenyum mendengarnya. Tapi YoonAh jadi ingat satu hal. Maka tanpa basa-basi buang waktu dia menanyakan sesuatu hal pada ayah siwon.

“Tuan..kenapa anda bisa seperti itu dengan siwon? Apa benar anda penyebab kematian ibu siwon, istri anda sendiri?”

Ayah Siwon terdiam. Matanya menerawan gelap. Entah kemana tatapannya kini. Tapi ia segera tersadar.  Dia segera menatap YoonAh yang sedang menatapnya dengan khawatir. “Kau ingin tahu? Aku akan ceritakan. Tapi ini sudah malam, kau ikutlah denganku.”

“Aku harus pulang..” jawab YoonAh.

“Bukankah kau tinggal bersama siwon selama ini? Jika kalian bertengkar mana mungkin siwon mengijikan kau menampakan dirimu dihadapannya?”

YoonAh tersenyum dan mengikuti Ayah siwon yang sudah jalan didepannya. “anda benar-benar tahu banyak tentang siwon. Aku jadi merinding. Hehhe” YoonAh mencoba mencairkan suasana kembali dan akhirnya ikut masuk kedalam mobil ayah siwon yang akan membawa dia kerumah Siwon.

 

~***~

 

“CHOI SIWON!!!”

Eunhyuk bersama Hyoyeon sudah berdiri didepan pintu apertement Siwon. Berkali-kali memencet bel dan menggedor-gedor pintu dengan membabi buta. Membuat gaduhdi sekitarnya,

“CHOI SIWON BUKA PINTUNYA!!!” kini Hyoyeon yang berteriak dengan perasaan kesal.

Setelah lama menunggu diluar sambil berteriak-teriak siwon pun membukakan pintunya. Siwon ternyata  dalam keadaan kacau dan berantakan ia sedang mabuk. Napasnya bau sekali alcohol. Hyoyeon sampai menyerengit begitu Siwon muncul dan berkata mau apa dengan nada suara yang tak kalah marah dari Hyoyeon dan eunhyuk.

Eunhyuk yang sudah terlanjur kesal langsung menarik kerah kemeja siwon dan mendorongnya masuk. Hyoyeon mengikutinya.

“Ya!! Apa yang kalian lakukan disini!!” teriak Siwon.

“Dimana YoonAh?! di mana YoonAh?!” teriak Eunhyuk didepan muka siwon.

Siwon tersenyum ngeledek. “YoonAh? kenapa kalian mencarinya disini? Aku tidak tahu!” jawab Siwon seenaknya.

~Buukkk!!~

Satu bogem mentah dilayangkan Eunhyuk kewajah Siwon hingga siwon terpental jatuh kelantai bersamaan dengan teriakan Hyoyeon yang sangat terkejut. Tapi Siwon segera bangun dan berdiri. Lalu ia tersenyum meledek Eunhyuk. Bibir Siwon langsung berdarah. Ia hanya mampu meringis kecil.

“Pengecut!!! Kenapa kau lari dari masalah? disaat kacau seperti ini kau membiarkan YoonAh sendirian? Kau tidak tahu ia tertekan! Dia pingsan dan sekarang dia menghilang.”

Siwon yang meringis kesakitan karena ujung bibirnya mulai berdarah kena pukulan eunhyuk Nampak terkejut mendengarnya. Tapi ia pura-pura tidak peduli dan malah menuduh Hyoyeon.

“oh, iya? Apa ini hanya salahku saja? lalu kau sahabat macam apa? Yang meninggalkan YoonAh disaat ia sedih? Dan kini kau malah datang memakiku? Lucu sekali!”

Hyoyeon geram mendengar ucapan Siwon. Maka dia dengan kesal menunduk dan menampar pipi Siwon. Dan berharap siwon segera sadar dari sikap egoisnya yang bodoh.

“Sudahlah.. nampaknya kita percuma datang kesini. YoonAh juga tidak disini. Dia sudah telalu mabuk ayo kita cari ditempat lain.”

Eunhyuk mencoba menenangkan kekasihnya dan membawa Hyoyeon untuk keluar dari apertement  siwon dan meninggalkan Siwon sendirian.

Selepas Hyoyeon dan Eunhyuk pergi. Siwon hanya mampu duduk termenung sambil menatap kearah dapur. Lalu ia melihat ada YoonAh yang berdiri disana sambil menunjukan secangkir exspresso untuknya. Dan berkata “Ini special untukmu!” tapi tiba-tiba YoonAh menghilang dari penglihatannya. Siwon menitikan air matanya. Pukulan Eunhyuk dan Tamparan Hyoyeon sepertinya telah menyadarkan Siwon. Dan tiba-tiba ia mengingat  ucapan  Eunhyuk tadi kalau YoonAh menghilang. Dengan segera ia bangkit dan tidak memperdulikan luka di pinggir bibirnya. Dia meraih mantel dan kunci mobilnya dengan tergesah-gesah segera meninggalkan apertementnya untuk mencari YoonAh.

Siwon mengeluarkan ponselnya dan mencoba menghubungi YoonAh. nomor ponsel YoonAh aktif tapi ia tidak juga mendapat jawaban dari YoonAh. Siwon terus mencoba menghubungi sekali lagi. Tapi tetap sama. Hingga akhirnya ia mengirimi sebuah pesan teks untuk YoonAh. dan berharap YoonAh membacanya kalau ia kebetulan membawa ponselnya.

Sekarang kau ada dimana? Kita harus bertemu. Katakan padaku kau diamana sekarang? Ada sesuatu yang harus kita bicarakan. Balas pesanku…

 

 

~***~

 

Note : Hiks..hiks.. part ini mendadak jadi galau ya? Maaf ya.. hehehe ini efek nonton drama I Miss You.. aduhh 😥 ehh.. enggak juga deh emang aku udah berpikiran untuk membuat jalan ceritanya begini. Kan emang bentar lagi nih FF akan tamat.. 🙂 he-em yang setia dengan ff ini silakan komentar deh.. apapun komentarnya hehe jangan pelit komentarnya bentar lagi mau ending tar nyesel loh gak sempet nayampein unek-unek sama ney ff.. hehehe ya udah deh.. sampai ketemu lagi 🙂

Tinggalkan komentar

152 Komentar

  1. ria

     /  Oktober 18, 2015

    Kok jd gtu,
    Siwon knp g mempertahankn yoona
    Sedih bgt liat mrk sm2 sakit

    Balas
  2. melani

     /  Desember 11, 2015

    Sedih bgt waktu bacanya apalagi waktu siwon mutusin hubungannya sama yoona.. moga setelah ini mereka balikan n hubungan mereka baik” aja..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: