[FF] You Are Miracle For Me (Chapter 10)

[FF] You Are Miracle For Me (Chapter 10)

 

Title : You Are Miracle For Me

Author : Choi Hyun Mi/@Nita_Rahayu22

Main Cast :

•           Choi Siwon (Super Junior)

•           Im Yoon Ah (SNSD)

Other Cast :

•           Nickhun (2PM)

•           Kwon Yuri (SNSD)

•           Kim Ryeowook (Super Junior)

•           Kangta

•           Etc…..

Genre: Friendship, Romance.

Rating : General

 

{}

Author POV

Seorang wanita tampak sibuk di depan laptop sony berwarna putih miliknya, sudah hampir 4 jam dia duduk manis di meja kerjanya itu. Dari tadi, jari-jari lentiknya terus beradu dengan keyboard laptop sehingga menimbulkan bunyi yang sangat terdengar jelas, maklum saja saat ini ia hanya berada seorang diri di dalam kamarnya.

“Oh Tuhan, lama-lama aku menjadi pengagum Choi Siwon juga, ternyata dia sungguh tampan dan mengagumkan” ucap Yoona tanpa sadar. Sambil melihat beberapa koleksi photo serta video Choi Siwon.

“Aku harus memulainya dari mana?” Yoona menghentikan aktifitasnya itu sejenak  untuk berpikir.

“Yuri, kenapa aku tak minta bantuannya saja..” sebuah ide yang baru saja muncul membuat Yoona tampak sumringah, dia segera mematikan laptopnya lalu beranjak dari duduknya. Kemudian, dia menyambar tasnya yang memang tergantung di belakang pintu lalu pergi keluar untuk menjalankan aksinya.

{}

Sementara itu, kasus antara Choi Siwon dan mantan agensinya masih terus bergulir. Kedua pihak sama-sama melayangkan pernyataan yang berlawanan, membuat masyarakat khusunya para penggemar setia Siwon menjadi kelimpungan sendiri. Contoh saja, untuk berita pada hari ini kantor Star Entertaiment kembali di serang oleh para penggemar Siwon yang tak rela jika idolanya di perlakukan seperti itu. Mereka berdemo meminta keadilan, namun percuma saja usaha mereka sama sekali tak membuahkan hasil.

Uee yang berada di lantai 8 menyaksikan sendiri aksi demo yang di lakukan para fans Siwon, gadis ini tersenyum penuh kemenangan.

“Karir mu sudah hancur Choi Siwon” bisiknya lalu mengeluarkan smirknya yang cukup menakutkan.

“Inilah akibatnya jika kau tak mendengar ku” lanjutnya lagi lalu melipatkan kedua tangannya di depan dada.

“Uee-ssi sudah saatnya kita pergi…” seru seorang perempuan, sepertinya itu managernya.

“Arrseo…: jawab Uee. Namun, sebelum pergi tak lupa ia kembali tersenyum penuh kemenangan.

{}

Yuri tersedak, saat Yoona mengatakan sesuatu yang sangat mengejutkan menurutnya. Yuri segera meraih segelas air putih lalu meneguknya sampai setengah.

“Kau tidak bercanda kan Yoong?” Tanya Yuri setelah menetralkan suaranya.

“Kau pikir aku sedang bercanda, ini serius…” ucap Yoona terlihat kesal.

“Sejak kapan kau menyukai Siwon?” Tanya Yuri lagi.

“Ah tunggu….beberapa minggu yang lalu ada berita yang menyebutkan jika Choi Siwon mengakui mencintai wanita bermarga Im. Im? Bukan kau kan Im Yoona?” Tanya Yuri kali ini penuh selidik. Yoona bergidik takut melihat tatapan tajam Yuri, Yoona sadar dia memang belum mengatakan pada sahabatnya ini jika dia adalah kekasihnya Siwon.

Akhirnya Yoona tertunduk, dia sedang mengumpulkan keberaniaan untuk mengatakan yang sebenarnya pada Yuri.

“Akan ku ceritakan semuanya pada mu Yul…” ucap Yoona pelan.

“Apa maksud mu…?” Tanya Yuri bingung.

“Kau tahu kan tentang poto yang beredar di internet itu?”

Yuri mengangguk cepat “Lalu…?”

“Pada saat itu, aku sedang berusaha untuk mewawancarai Siwon. Tapi, karena aku pernah membuat masalah dengannya jadi dia menolak….”

“Lalu….”

“Kau tahu kan aku orangnya seperti apa, jadi yah terpaksa aku datang ke tempat jumpa pers Siwon. Tapi pada saat itu aku di usir, sampai akhirnya aku bisa masuk lewat pintu belakang…..”

“Astaga Im Yoona, kau terlalu berbelit-beli cepat katakana yang sebenarnya….” Protes Yuri benar-benar sudah tak sabar.

“Aku dan Siwon pacaran…” kalimat itu secara lancar Yoona ucapkan, Yuri yang mendengarnya hanya bisa melongo sesaat lalu kembali menatap Yoona bingung.

“Apa kau bilang….?”

“Yuri, nanti akan ku ceritakan, tapi tolong bantu aku mengembalikan karir Siwon, karir dia seperti ini karena aku, jadi ku mohon bantu aku….”

“Hiks…hiks….hiks…..” tiba-tiba terdengar suara isakan. Yoona yang tadinya menundukan kepalanya segera mengangkatnya dan ternyata Yuri menangis..

“Kau jahat Yoong, kenapa kau rebut Siwon dari ku hiks…hiks…kau bilang kau tak menyukainya, tapi kenapa kau malah merebutnya dari ku…”

Yoona tahu jika ini akan menyakitkan bagi Yuri, bahkan bukan hanya Yuri saja tapi semua penggemar Siwon jika mengetahui bahwa dirinya adalah kekasih Siwon. Mungkin, Yoona akan menjadi bulan-bulanan mereka.

“Yuri mianhae…aku tahu aku salah…aku memang bodoh…”sesal Yoona lalu kembali tertunduk.

Yuri masih menangis, untuk beberapa menit terjadi keheningan sesaat sampai akhirnya Yuri menghapus air matanya lalu menggeser duduknya menjadi di samping Yoona. tiba-tiba Yuri memeluk Yoona, dan itu mampu membuat Yoona kaget.

“Chukkae Yoong, aku iri pada. Tapi, sebagai teman mu aku senang akhirnya Siwon bisa mendapatkan wanita yang tepat. Kau tahu, awalnya aku tak terima jika Siwon dekat apalagi pacaran dengan yeoja lain, karena tak ada yang pantas untuknya. Tapi, setelah ku pikir-pikir lagi tak ada salahnya jika kau bersama Siwon. Aku mendukung mu” *ini curahan hati saya sebenarnya…hahaah….xD

Yuri tersenyum, kata-katanya ini membuat Yoona terharu.

“Gomawo Yuri….” Yoona langsung berhambur memeluk sahabatnya ini.

“Ah sudahlah, sekarang apa yang harus ku lakukan?” Tanya Yuri kini begitu antusias.

Yoona menghapus air matanya lalu tersenyum “Bantu aku mengumpulkan semua fans Siwon, setelah itu aku kan pikirkan lagi…”

“Ahh itu hal yang mudah, kau serahkan saja pada ku..” ujar Yuri tersenyum yakin.

{}

Siwon kembali berhadapan dengan sang ayah-Tn Choi, sebenarnya Siwon sudah bisa menebak jika ini ada hubungannya dengan karirnya sebagai seorang artis yang sudah meredup. Namun, Siwon bersikap pura-pura tak tahu.

“Ada hal penting yang ingin Ayah bicarakan?” ujar Siwon begitu pedenya.

Tn Choi tersenyum “Putra ku….”

“Ya ayah…”

“Sudah saatnya kau kembali ke dunia mu yang sebenarnya….”

Binggo, tepat sekali dugaan Siwon. Ayahnya memang memintanya untuk meninggalkan dunia hiburan, lalu mengurus perusahaan keluarga. Namun, entah kenapa saat ini Siwon tak bisa bicara. Bagaimana tidak, kali ini Tuan Choi begitu lembut mengajaknya berbicara berbeda dengan beberapa waktu yang lalu.

“Tapi Ayah…”

“Putra ku, dunia hiburan hanya menjanjikan keindahan sesaat. Dimana karir mu sedang memuncak semua orang begitu mengelu-elukan mu. Tapi, coba sekarang kau rasakan saat karir mu terpuruk semua orang mencaci mu bahkan membenci mu. Apa kau tidak berpikir itu? Tutur Tn Choi. Siwon hanya bisa diam, lalu sedikit menundukan kepalanya.

“Berikan aku kesempatan untuk berpikir lagi Ayah…” akhirnya Siwon berbicara setelah bungkam cukup lama.

Tuan Choi menghela nafas “Baiklah, Ayah tahu kau bisa menentukan mana yang terbaik dalam hidup mu, dan Ayah harap kau segera meninggalkan dunia hiburan ” tutur Tuan Choi lalu tersenyum.

{}

Yoona dan Yuri mulai melancarkan aksinya, yaitu mengumpulkan para Siwonest. Kebanyakan mereka di hubungi melalui jejaring sosial, meskipun ada beberapa yang sudah tahu dan datang ke tempat yang sudah Yoona dan Yuri siapkan.

Pada mulanya hanya ada beberapa kelompok penggemar Siwon yang rata-rata masih duduk di bangku sekolah menangah atas, namun ada juga yang sudah memasuki jenjang perguruan tinggi. Mereka semua berkumpul untuk memberikan dukungan kepada sang idola, Choi Siwon. Setelah semuanya hampir berkumpul, Yoona dan Yuri tersenyum haru ternyata dalam keadaan apa pun mereka (Siwonest) tetap menunjukan rasa cintanya pada sang idola.

“Eonni apa yang akan kita lakukan…” teriak salah seorang Siwonest yang memegang poster Siwon.

“Iya Eonni apa yang harus kita lakukan, aku ingin melihat suami ku seperti dulu lagi” sahut salah seorang Siwonest yang langsung mendapat senggolan dari teman-temannya. Maklum saja mereka kebanyak masih anak sekolah.

“Kalian kenapa sih, memang benar kan Siwon Oppa itu suami ku “ lanjunyat lagi sambil mempautkan bibirnya..

Yoona yang melihatnya hanya bisa geleng-geleng tak percaya, lalu Yuri menyenggol lengannya.

“Kau lihatkan kekasih mu begitu terkenal, bukan hanya anak SMA saja yang mengidolakannya tapi semua golongan usia termasuk itu…..” Yuri menunjuk segerombolan ahjumma yang sedang berjalan ke tempat mereka sekarang.

“Omana…ahjumma…” ucap Yoona tak percaya.

“Makannya kau harus menjaganya baik-baik, awas kalau kau menyakitinya bisa-bisa kau mati di tangan Siwonest Im Yoona…” ucap Yuri lalu tersenyum.

“Sejahat itukah para fansnya?” Yoona membulatkan matanya kaget.

“Tentu saja tidak dasar bodoh kau….” Celetuk Yuri seenaknya.

{}

Acara itu terbilang cukup lancar, dan akhirnya kesepakataan pun sudah di buat. Yaitu para Siwonest harus terus mendukung Siwon dengan berbagai cara, mungkin cara yang paling mudah adalah mengirimkan surat berupa ungkapan semangat, atau mungkin melalui pesan-pesan di jejaring sosial seperti twitter.

Setelah semuanya bubar Yoona dan Yuri menjatuhkan tubuh mereka duduk di kursi, lalu keduanya menyesap minuman mereka…

“Kau yakin Yoong cara ini akan berhasil?” Tanya Yuri setelah meneguk just buahnya.

“Tidak…” jawab Yoona singkat.

“Mwo??? Lalu untuk apa kau menyuruh ku mengumpulkan para penggemar Siwon…?”

“Aku sengaja, supaya mereka tetap mendukung Siwon apa pun nanti yang akan terjadi padanya, dan untuk membuat semangat Siwon kembali bangkit. Meskipun sekarang karirrnya sedang menurun, tapi para fansnya harus tetap setia mendukungnya….”

“Lalu apa yang akan kau lakukan sekarang….” Tanya Yuri penasaran dengan rencana yang akan Yoona jalankan.

“Euh menemui ayah Siwon…” Yoona tersenyum sambil menunjukan sesuatu dari dalam tasnya.

“Aigo Yoong, dari mana kau dapatkan semua DVD ini” kagum Yuri saat Yoona mengeluarkan beberap tumpukan DVD Choi Siwon..”

“Dari kamar mu…” jawan Yoona lalu tersenyum menampakan deretan giginya.

“Mworago? Kau pencuri…” pekik Yuri…

“Habisnya tak ada jalan lain, aku kan malas jika harus mencari semua DVD ini di pasaran, jadi yah sudah manfaatkan saja punya mu.” jawab Yoona masih tersenyum seperti itu..

“Kau jangan dulu marah, nanti aku berikan tanda tangan Siwon, poto terbarunya….dan….”

“Aku ingin bertemu dengannya Im Yoona..” potong Yuri. Sontak Yoona membulatkan mata mendengarnya.

“Tapi….”

“Aku tidak mau tahu, pokoknya aku harus bertemu dengan Choi Siwon titik…” Yuri tersenyum lalu berdiri dari duduknya, kemudian meninggalkan Yoona.

“Aishh apa yang akan dia lakukan pada Siwon? Melihat Siwon di poto saja dia sudah teriak histeris, bagaimana jika dia berhadapan langsung dengan Siwon….” Gumam Yoona lalu mengacak-ngacak rambutnya.

{}

Seorang laki-laki bertubuh kekar sedang duduk santai di sofa ruang kerjanya, dia menyeruput coffe ekspresso kesukaannya lalu kembali melihat layar televisi yang sedang menampilkan Choi Siwon berakting. Saat ini dia sedang memutar film terbaru dari Choi Siwon, yang sudah di rilis.

“Bagimana aktingnya keren kan…” seru seseorang lalu menjatuhkan dirinya duduk di sofa. Laki-laki itu menoleh pada orang yang bersuara.

“Dia actor yang hebat” ucapnya singkat. Lalu kembali mengalihkan pandangannya pada layar TV.

“Jadi bagaimana, kau sudah putuskan?”

“Hubungi dia secepatnya, tapi ingat jangan sampai ada orang yang tahu. Apalagi, jangan sampai terdengar  ke telinga wartawan..” lanjutnya masih tak melepaskan pandangannya dari layar TV.

“Memangnya kenapa? Bukannya ini akan menjadi pemberitaan yang hangat?”

“Aku ingin membuat kejutan saja..” jawabnya tersenyum.

“Arraseo, aku tahu kau orang yang seperti apa..” lanjut laki-laki berwajah tampan itu lalu ikut mengalihkan pandangannya pada layar TV.

{}

Siwon terlihat tak bergairah hari ini, pikirannya benar-benar kacau, saat ini dia harus menentukan dua pilihan yang begitu amat sulit dalam hidupnya. Dia tak mungkin harus meninggalkan dunia hiburan yang telah melambungkan namanya, tapi dia juga tak mungkin tetap seperti ini menjadi bahan pembicaraan media akibat skandalnya.

Nickhun, sang manager yang sedang menyetir hanya bisa melihat Siwon yang tak banyak bicara hari ini. Nickhun tau betul, jika saat ini Siwon memang sedang gundah. Apalagi, setelah menemui ayahnya itu membuat Siwon bingung saja. tiba-tiba sebuah ide terlintas di benak laki-laki berdarah Thailand ini, Nickhun berdehem sebentar sebelum bersuara.

“Siwon, bagaimana kalau kita pergi minum. Sepertinya sudah lama sekali kita tak minum bersama…” ajak Nickhun riangnya, berusaha untuk menghibur Siwon.

“Bukannya semalam kita sudah minum bersama, apa kau lupa. Semalam kau sampai mabuk..” jawab Siwon tanpa menoleh pada Nickhun.

“Nickhun pabo….” Gumam Nickhun sambil memukul sendiri kepalanya.

“Ah iya, kenapa aku jadi lupa yah, oh lalu sekarang kau mau kemana biar aku antra..” tawar Nickhun.

“Antarkan aku ke apartement, aku ingin istirahat..” ucap Siwon tak bersemangat. Nickhun menghela nafas, dia tak tahu lagi harus melakukan apa agar Siwon kembali ceria seperti sedia kala.

“Baiklah..” jawab Nickhun lalu memutar balik arah mobil yang di kemudianya.

{}

Sekitar menempuh perjalanan kurang lebih 20 menit, akhirnya mobil hitam yang di kendarai Nickhun sampai di tempat tujuan, Nickhun memarkirkan mobil hitam itu di basement, lalu ikut turun mengikuti Siwon yang sudah meninggalkannya.

“Pulanglah, hari ini aku tidak ada pekerjaan. Bukannya kau akan menemani Victoria makan siang..” ujar Siwon sambil berjalan di depan Nickhun.

Sebenarnya Nickhun memang punya janji dengan kekasihnya-Victoria, untuk makan siang bersama, tapi melihat kondisi Siwon yang kacau seperti ini Nickhun jadi merasa iba jika harus meninggalkan Siwon sendirian.

“Aku tak apa-apa pergilah…” lanjut Siwon seperti tahu kebimbangan managernya itu…

“Euh… tapi…”

“LEE HYUK JAE……”

Teriak Siwon tiba-tiba membuat Nickhun langsung terlonjak kaget. “Lee Hyuk Jae, maksud mu si wartawan tengil itu mana dia..”

“Sepertinya dari tadi dia mengikuti kita, dia bersembunyi. Aku ingin memberi pelajaran padanya, Nickhun kau bantu aku..”

“Baiklah….”

Siwon dan Nickhun mulai berpencar ke seluruh penjuru basement untuk ,mencari Eunhyuk.

Sementara sang orang yang di cari, Eunhyuk bersembunyi di balik mobil orang sambil menepuk-nepuk dadanya.

“Astaga, kenapa aku bisa ketahuan olehnya shittt….” Dengusnya kesal lalu mengintip dari balik mobil. Dia kembali menyembunyikan dirinya di belakang mobil tak kala melihat Siwon.

“Dimana kau, kau jangan bersembunyi wartawan tengil..” teriak Siwon kesal.

“Aishhh dia memanggil ku tengil, mentang-mentang dia tampan dan bertubuh bagus, awas kau Choi Siwon….” Bisik Eunhyuk lalu kembali mengintip.

“Kau sudah menemukannya…” Tanya Siwon pada Nickhun yang menghampirinya.

“Aku sudah mencarinya tapi tak ada, apa kau yakin dia Eunhyuk….”

“Aku yakin Nickhun, tadi dia memotret ku lalu dia lari saat aku melihatnya…”

“Aww….”

Reflex saja saat suara itu terdengar membuat Nickhun dan Siwon secara bersamaan saling berpandangan heran. Lalu mereka alihkan kepala mereka pada sebuah mobil berwarna biru tuan..

“Dia ada disana..” bisik Siwon seperti siap menerkam Eunhyuk.

“HAI, KAU, BERHENTI….”

Siwon langsung berlari mengejar Eunhyuk yang lagi-lagi kabur, Nickhun yang tadinya hanya diam langsung ikut mengejar Eunhyuk. Sementara itu, Eunhyuk terus berlari tak tahu arah, dia terus berlari sampai akhirnya dia menemukan pintu keluar. Tapi, sayang seribu sayang di pintu keluar itu Nickhun sudah menghadanganya, spontan saja Eunhyuk langsung menghentikan laju larinya, dia balik badan berniat kabur dari Nickhun. Tapi, sial dia kembali tertahan karena Siwon sudah berada di depannya. Eunhyuk menengok ke belakang, Nickhun semakin mendekat, kemudian dia menengok ke depan Siwon juga semakin mendekat.

“Mau lari kemana kau wartawan pintar…” ujar Siwon terus mendekat…

“AAAAAAAAAAAAAA……….”

{}

Yoona memarkirkan motor metik berwarna biru milik Ryeowook itu di depan sebuah gerbang rumah yang kokoh bak istana, dia menyimpan helm berwarna pinknya itu lalu merapikan penampilannya. Sebelum dia melangkah memasuki pekaranagn rumah mewah itu, terlebih dahulu dia menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya secara kasar.

“Kau pasti bisa Im Yoona…” ucapnya lalu mengepalkan kedua tangannya yakin..

{}

Yoona duduk di sebuah sofa berwarna coklat yang di padu padankan dengan warna kuning emas itu, dia sekarang sedang duduk di ruang tamu menunggu Tn Choi. Yah, Yoona memang datang dan ingin menemui ayah dari kekasihnya, Choi Siwon.

15 menit menunggu, akhirnya orang yang di tunggu pun menampakan dirinya. Laki-laki yang di luar sana di panggil Presdir itu turun dari lantai dua, dengan pakaian santainya namun masih terlihat modis, mungkin karena pakaian yang di kenakannya itu bermerk.

Yoona segera berdiri, lalu menundukan kepalanya saat Tn Choi semakin dekat.

“Duduklah…” perintah Tn Choi terdengar ramah. Yoona menutut, lalu duduk kembali.

“Bagaimana Nona, kau sudah mengambil keputusan mu?” Tanya Tn Choi to the point. Karena dia tahu maksud kedatangan Yoona.

“Nde…” jawab Yoona.

“Presdir, jujur saja ini adalah pilihan yang berat untuk ku. Di satu sisi, aku ingin melihat karir Siwon kembali seperti semula. Tapi, disisi lain aku juga ingin melihat Siwon menjadi anak yang berbakti pada anda yaitu dengan mengurus perusahaan anda..”

Tn Choi diam menatap Yoona, menunggu kalimat Yoona selanjutnya.

“Tapi Presdir, ada satu hal yang harus anda ketahui. Siwon pernah mengatak pada ku, jika panutan hidupnya adalah diri mu. Jika orang yang di idolakannya adalah dirimu. Dia ingin seperti dirimu, menjadi suami yang baik dan menjadi ayah yang baik bagi anak-anaknya. Bahkan Siwon pernah bilang, jika dia bisa menjadi seorang bintang seperti ini adalah karena dirimu. Dia begitu menyayangi anda Presdir, dia memajang poto diri anda di dompetnya, di kamarnya bahkan di mobilnya. Siwon juga pernah bilang pada ku Presdir, jika dia ingin membuat anda bangga padanya, dia ingin menunjukan jika dia bisa terkenal karena bakatnya bukan karena dia anak anda, Siwon ingin menunjukan pada semua orang jika dia bisa meraih impiannya dengan kerja keras, tanpa menggunakan nama anda sebagai ayahnya dan sebagai pengusah kaya. Siwon menyayangi ada Presdir, dia sangat menghormati anda…”

Yoona menghapus air mata yang meluncur begitu saja tanpa terkendali.

“Dan…jika anda tak setuju Siwon dengan ku, aku akan meninggalkannya, tapi ku mohon Presdir jangan paksa Siwon untuk meninggalkan dunia hiburan. Siwon akan membuktikan siapa dirinya, dia akan membuatmu bangga. Percayalah pada ku Presdir…”

Yoona berlinang air mata, kali ini dia benar-benar memohon pada Tn Choi dengan sangat tulus. Tn Choi menghela nafas, lalu memalingkan pendangannya kelain arah. Sementara itu, Yoona mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya, dia meletakan beberapa DVD Choi Siwon di hadapan Tn Choi.

“Siwon juga pernah mengatakan pada ku, jika dia ingin anda menonton drama atau filmnya. Tontonlah ini Presdir…” setelah mengucapkan itu Yoona berdiri dari duduknya lalu menunduk.

“Permisi..” Yoona membalikan badannya lalu berlalu meninggalkan Tn Choi yang masih belum bersuara sama sekali, Tn Choi melihat tumpukan DVD tersebut lalu tersenyum..”Heuh….”

{}

Eunhyuk menundukan kepalanya dalam-dalam, dia tak berani sedikit pun untuk mengangkat kepalanya. Bisa-bisa, dia mendapat tatapan mematikan dari dua orang laki-laki bertubuh kekar yang tepat duduk berhadapan dengannya.

“ Angkat kepala mu” Siwon bersuara, namun suara itu terdengar menakutkan.

“Siwon bilang angkat kepala mu…”kini Nickhun bersuara.

Akhirnya, Eunhyuk mengangkat kepalanya secara perlahan walaupun sebenarnya dia takut menatap Siwon dan Nickhun yang dia yakini siap-siap untuk menerkamnya.

“Setelah sekian lama akhirnya kita bertemu Lee-Hyuk-Jae” ucap Siwon memberi penekanan pada saat menyebut nama asli Eunhyuk.

“Kau tahu, sudah lama sekali aku menunggu moment seperti ini. Kau itu musuh terbesar ku Lee Hyuk Jae, kau lebih dari penguntit ku dan kau juga lebih liar dari pada orang yang suka menghack acc twitter ku..” geram Siwon menatap Eunhyuk tajam sehingga nyali Eunhyuk semakin menciut saja.

“Kau tahu apa kesalahan mu? Kau bisa ku tuntun Lee Hyuk Jae…” lanjut Siwon tajam.

“A..a..arraseo…ta..tapi…bukankah itu pekerjaan ku sebagai seorang wartawan..” bela Eunhyuk.

“Kau benar itu, tapi bisa tidak kau tidak menyebarkan berita hoax..” lanjut Siwon menahan amarahnya.

Nickhun yang duduk di samping Siwon mendelik ke arahnya.

“Kesalahan patal mu yang pertama, kau kan yang menyebarkan poto ketika aku mencium seorang wanita di internet. Dan kau juga kan, yang menyebarkan jika aku mencintai wanita bermarga “IM” lanjut Siwon tetap tajam.

Nickhun menyipitkan mata mendengar setiap perkataan yang di ucapkan Siwon itu, lalu membisikan sesuatu pada Siwon.

“Bodoh kau, itu bukan hoax kan. Kau memang mencium Yoona waktu itu, dan bukannya kau juga mencintai Yoona…”

“Diam kau, jangan menyudutkan ku aku sedang menghakiminya….shitt’’ desis Siwon kali ini menatap tajam menegernya itu.

“Ahhhh…” hela Nickhun pasrah.

“Ayo bicara kau….” Kali ini Siwon sedikit menaikan volume suaranya.

“Hem….hemmm….baiklah. dengar ya Choi Siwon, aku tidak pernah menyebarkan berita hoax ingat itu. Dan untuk masalah poto yang beredar di internet, aku sangat yakin jika poto itu real. Kau tahu? Aku sendiri yang mengambil poto itu, dan aku melihat sendiri kau mencium wanita itu. Kedua, untuk masalah artikel di internet, itu juga bukan hoax. Kau tahu? Aku mendengarnya sendiri dari mulut mu kalau kau mencintai wanita bermarga Im itu, ah tidak tapi Im Yoona iya kan?”

“A..apa…apa kau bilang?” kali ini eksprsi Siwon berubah menjadi begitu gugup.

“Kau mau berbohong dari ku, tidak bisa Choi Siwon. Asalkan kau tahu saja, aku langsung dengar pengakuan itu dari mu. Kau bilang begitu pada Uee kan? Aku menguping pembicaraan kalian saat di Busan…..” Eunhyuk menunjukan senyum evilnya, dia begitu senang akhirnya bisa membuka kartu AS Siwon.

“Mati kau Siwon…” runtuk Nickhun dalam hati.

“KAU….oh astaga kenapa dunia ini terasa sempit, kenapa aku harus bertemu wartawan seperti DIRI MU ARGHHHHH…..” Siwon prustasi, dia mengacak-ngacak rambutnya lalu berdiri meninggalkan Eunhyuk yang tersenyum penuh kemenangan. Nickhun hanya bisa bengong melihat perubahan sikap Siwon yang berubah drastis, lalu dia kembali memalingkan pandangannya pada Eunhyuk yang masih tertawa cekikikan melihat tingkah Siwon.

“Hai kau, jadi kau tahu Siwon menyukai wanita itu?” Tanya Nickhun penasaran.

Eunhyuk mengangguk “Tentu saja aku tahu…”

“Lalu, kenapa kau tak sebutkan namanya saja, tapi kau malah menyebutkan marganya?” Tanya Nickhun lagi.

Eunhyuk diam, lalu menggaruk tengkuknya…”Euh….sebenarnya, ah entahlah tapi aku kasihan.” Jawab Eunhyuk yang membuat Nickhun bingung.

“Kasihan? Maksud mu kau kasihan pada Siwon?’

“Ani…ani….bukan itu maksud ku, aku kasihan pada Yoona nya, karena bagaimana pun juga dia  wartawan sama seperti ku, jadi aku tak mau menyebutkan namanya, atau profesinya bisa-bisa pekerjaan sebagai wartawan imagenya akan hancur..” ujar Eunhyuk. Nickhun yang mendengar penuturan itu, hanya bisa menahan tawanya.

“Kenapa kau heuh….?”

“Hahaha……tak ku sangka, rupanya kau juga masih punya hati…hahaha…” tawa Nickhun pecah sudah, dia merasa konyol atas pernyataan Eunhyuk itu.

“Shit…tak artisnya tak menegarnya, kalian sama-sama gila dan menyebalkan…” Eunhyuk meraih kameranya lalu pergi meninggalkan Nickhun yang masih mentertawainya.

{}

Yoona menjatuhkan tubuh rampingnya itu di ranjang, dia menutup kedua matanya sambil menghirup oksigen sebanyak-banyakan lalu mengeluarkan secara kasar. Yoona terus memejamkan matanya, hingga deringan yang berasal dari ponselnya membuatnya dengan terpaksa harus membuka mata. Yoona membaca nama yang tertera di layar ponselnya itu, lalu seulas senyum tertarik dari kedua sudut bibirnya.

“Yeoboseo..” itulah kata yang Yoona ucapakan saat ponsel berwarna putihnya itu ia tempelkan ke daun telinganya.

“Yeoboseo, kau sedang apa Yoona?” sahut orang di sebrang sana, siapa lagi kalau bukan Choi Siwon.

“Aku sedang beristirahat, kau sendri?”

“Aku juga sedang beristirahat,  oh yah Yoona boleh aku datang ke apartement mu?”

“Tentu saja, kapan?”

“Sekarang…”

“Emm datanglah…

“Nde, aku bersiap-siap dulu by…”

“By..”

Pembicaraan itu akhirnya terputus setelah Siwon mematikan sambungan telpon mereka, Yoona menatap layar ponselnya dengan tatapan sedih. “Jika ini memang yang terbaik aku rela Siwon, aku rela berpisah dengan mu asal kan kau bisa mendapatkan karir mu seperti semula. Maaf, aku hanya bisa melakukan ini… Choi Siwon aku mencintai mu..” bisik Yoona pelan, lalu tak terasa kedua sudut matanya kembali mengeluarkan caira bining nan asin itu.

{}

Siwon turun dari mobil pribadinya, dia melangkahkan kakinya memasuki rumah kediaman orang tuanya. Kedatangannya di sambut ramah oleh kepala pelayan Han.

“Presdir ada di ruangan kerjanya Tuan Muda” ujar pak Han ramah sambil sedikit menunduk memberi salam pada Siwon.

Tak di titah untuk kedua kalinya, Siwon langsung masuk lebih dalam lagi ke rumahnya itu. Dia berjalan menuju lantai dua tepat ruang kerja ayahnya berada. Siwon mengetuk pintu berwarna hitam, terdengar suara ayanhnya menyahut dari dalam. Siwon segera membuka pintu tersebut lalu masuk dan menutupnya secara perlahan.

“Ini aku Ayah…” ucap Siwon lalu memberi salam. Tuan Choi yang kebetulan sedang duduk di kursi kerjanya sambil terlihat membaca beberapa berkas, langsungtersenym melihat putranya itu.

“Kau rupanya, ada perlu apa kau menemui ku?” Tanya Tuan Choi.

Siwon diam sejenak untuk merangkai kata-kata yang pas agar nanti terdengar enak saat dia mengucapkannya.

“Ayah, aku sudah memutuskannya…” ujar Siwon terdengar yakin.

“Jadi…” Tuan Choi menuntut kalimat selanjutnya dari Siwon.

“Baiklah, jika ini yang ayah inginkan aku akan meninggalkan dunia hiburan dan akan mengurus perusahaan mu..” jawab Siwon, tangannya mengepal sempurna saat dia mengucapkan itu.

“Kau yakin?”

“Aku sudah yakin ayah, mungkin benar apa kata mu hidup di dunia hiburan hanya akan menyusahkan ku saja. Akan lebih baik jika aku hidup di dunia bisa saja, jauh dari hingar bingar kehidupan seorang selebriti..” lanjut Siwon. Terdengar Tuan Choi membuang nafas kasar.

“Ku pikir kalian akan mengambil keputusan yang sama, tapi ternyata dugaan ku salah”

Siwon menatap ayahnya itu bingung “Kalian? Maksud ayah?”

“Yoona, dia memohon pada ku agar aku membiarkan mu tetap di dunia hiburan, dia juga memohon pada ku agar aku percaya jika kau bisa membanggakan ku, dan dia juga meminta ku untuk menonton semua drama dan film yang pernah kau perankan. Dia melakukan itu semua demi mu, dia mengatakan jika dia rela berpisah dengan mu asalkan aku mendukung mu di dunia hiburan dan tidak memaksa mu untuk meninggalkan dunia hiburan, apa dia tidak mengatakn itu pada mu?” Tuan Choi menatap putaranya itu heran, Siwon terlihat tak percaya jika seorang Yoona akan melakukan itu untuk dirinya, meyakinkan ayahnya dan rela berkorban untuknya.

“Siwonie…” panggil Tuan Choi..

“Benarkah Yoona mengatakan seperti itu Ayah?” Tanya Siwon meyakinkan.

“Nde, kemarin dia menemui ku. Lihatlah itu, dia menyerahkan semua DVD  itu pada ku, dia menyuruh ku untuk menontonnya..” ujar Tuan Choi menunjuk tumpukan DVD yang beradadi atas meja.

Siwon diam menatap DVD itu, kini dia tak tahu harus mengatakan apalagi rasanya dia masih tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengar.

Tuan Choi bangkit dari duduknya, lalu memegang bahu kokoh Siwon dan menatap mata purtanya itu.

“Putra ku Choi Siwon, kejarlah cita-cita mu mu, kejarlah masa depan mu, dan raihlah impian mu” Tuan Choi Tersenyum. Senyuman yang Siwon rasakan begitu sangat tulus, rasanya sudah lama Siwon tak melihat Ayahnya tersenyum seperti ini padanya.

“Ayah..” ucap Siwon serak. Siwon sudah menahan gumpalan air mata di pelupuk matanya.

“Kau hebat Choi Siwon, kau sangat hebat. Ayah bangga padamu, semua acting mu begitu mengangumkan kau memang putra ku…” suara Tuan Choi juga semakin serak, dia juga sama seperti Siwon menahan tangis.

“Ayah….”

“Katakanlah pada Yoona, bahwa aku sangat berterima kasih padanya. Dia telah menyadarkan ku, dia telah menyadarkan ku jika kau sebenaranya sudah membanggakan ku, Siwon jangan biarkan dia pergi meninggalkan mu…”

Siwon merangkul Tuan Choi, dia memeluk eret sang ayah tercinta dengan linangan air mata di pipinya begitu juga dengan Tuan Choi, laki-laki paruh baya ini juga menangis di pundak sang putra tercinta.

“Kau hebat, maafkan ayah Siwon…”

Siwon hanya mengangguk, dia semakin erat memeluk tuan Choi….

{}

Rasanya semua beban yang Siwon rasakan lepas sudah, akhirnya sang ayah sudah merestuinya untuk tetap berada di jalan dunia hiburan, meskipun saat ini karirnya sudah meredup. Lalu apakah yang akan terjadi selanjutnya? Apakah Yoona benar-benar akan pergi meninggalkan Siwon? Dan bagaimana pula dengan karir Siwon?

 

 

 

 

 

 

To Be Countinued

 

Fiuh *lap keringat. Akhirnya bisa selesai juga nih chapter 10.🙂

Aku sadar di chapter ini gak ada Yoonwon moment kan? Sengaja sih soalnya di chapter ini mau fokus dulu ke perjuangan Yoona, sama perjuangan Siwon kekekek….

Next Chapter, insa allah ada Yoonwon moment…:D

Oke Nited, RCL yah…..mungkin nih FF tinggal beberapa chapter lagi menuju end. Itu juga jika konfliknya udh abis…hahahah…

Annyeong, sampai berjumpa di chapter 11….*BOW…

Tinggalkan komentar

120 Komentar

  1. KieWonkyu

     /  Juli 7, 2013

    akhirnya ada stitik kbhagian buat siwon ,, mdh”an yoonanya gx ngmbil kputusan yg slah ,,,

    Balas
  2. Cikha Choi

     /  Juli 8, 2013

    awal yg baik untk hdup yg lbh baik lg

    Balas
  3. Akhirnya ada titik terang di sini..
    . .next…

    Balas
  4. aat yoonwon

     /  Agustus 4, 2013

    Lanjut

    Balas
  5. Unhibitedly

     /  Agustus 4, 2013

    akhirnya karir siwon di dunia hiburan mendapat dukungan dari ayahnya,,,
    untung perjuangan yoona berhasil..hohoho

    Balas
  6. nunung

     /  Oktober 27, 2013

    Rancu

    Balas
  7. untuk meyakinkan appa nya wonppa ssah bnget tp prjuangan yoona eonni gg sia” alagi hub nya yoonwon jg di restui,,daebak

    Balas
  8. Relly

     /  Desember 22, 2013

    Sukses Yoona…. perjuanganmu tidak sia2. Tapi msh penasaran dg lelaki tua n lelaki muda? Siapakah mereka? Apakah agenci yg akan merekrut Wonpa…. lanjut

    Balas
  9. ayu dian pratiwi

     /  Januari 24, 2014

    Sepertinya karir siwon bakal kembali bersinar dan yoonwon bersatu. Amiin

    Balas
  10. Good job YoonWon.
    Daebak, aku gak bisa kasih kata-kata yang memuji lagi KEREN!!!!!! ^o^
    Akhirnya titik kebahagian YoonWon datang juga>,<

    Balas
  11. Sosweet bgt sumpah

    Balas
  12. Hilyana Rahma

     /  Mei 21, 2014

    Good,,,,
    Next

    Balas
  13. wulandari

     /  Juni 24, 2014

    Waaaah,,, yoonwon daebak,,, betapa besarnya cinta meraka berdua..
    huf,,, akhirnyaa appa siwon mendukung karir dan cinta yoonwn…
    nangis bongbay dulu ah,,,
    next

    Balas
  14. Panjangin lagi yap *kedip-kedip mata*

    Balas
  15. Masalah yg di hadapi wonppa blm berakhir jg ya, kasihan bgt
    sepertinya ada seseorang yg memberikan kejutan untuk Si Won tentang karirnya kira2 siapa ya? Dan satu lg akhirnya usaha Yoona tdk sia2 meyakini ayah wonppa. Itu berarti sebagian bebannya mulai berkurang sedikit

    Balas
  16. Micka yoon A

     /  Agustus 11, 2014

    Terharu bgw dgn ceritanya ;-(;-(

    Balas
  17. yoona tdk bleh ninggalin wonpa.. appa wonpa sudh merestui kaliannb..
    semoga karir’y kembali cemarlang lg

    Balas
  18. Seru nich…

    Balas
  19. Hiks,,hiks,,hiks…
    Sungguh mengharukan,,,
    Tp,, ko’ appa.a Yoona eonni g’ dimunculin??

    Balas
  20. Cha'chaicha

     /  November 12, 2014

    Ah satu masalah udah terselesaikan..

    Balas
  21. Gitu dong sharusnya seorang ayah tuh mendukung hehe

    Balas
  22. nadud

     /  Desember 9, 2014

    dipart ini bener2 bikin gregetan n terharu😀
    kasihan yoona eonni ..😦

    Balas
  23. Makin seruuuuuu…..

    Balas
  24. dedewjasmin

     /  Januari 24, 2015

    Ahirnya yuri tau juga klu pacar siwon itu temen nya sendiri yoona….untng aj yuri engga ngamuk…..yoona rela ngorbanin perasaannya demi siwon…ayah siwon knph ngsh pilihan sulit…tp pd ahirnya ayah siwon bangga juga dan mendukung siwon….dan semua itu berkat yoona….ayo siwon kejar yoona..

    Balas
  25. akhirnya tuan choi mau mendukung siwon…

    Balas
  26. marsiah

     /  April 6, 2015

    akhir nya perjuangan yoona tuk bujuk tuan choi untuk tetap dukung siwon oppa di dunia hiburan gak sia2 dan tuan choi juga ngerestuin hubungan yoowon

    Balas
  27. Susi

     /  April 20, 2015

    😂Yoona pengorbanan dan usahanya untuk membantu siwon bener-bener harus di acungi jempol,, dia juga bisa meyakinkan ayah siwon, Ahahh bangga banget sama yoonggie..😂

    Balas
  28. Nur khayati

     /  Mei 25, 2015

    Bener yg d bilang Eunhyuk, gk artis.a-gk manager.a sama saja (sama2 tampan),-_-
    Akhir.a Appa.a Siw0n mau ngerestuin Siw0n ttp d dunia entrtain,,
    Andwe, Y00na jangan ninggalin Siw0n. Appa.a Siw0n udah setuju k0g Siw0n sama kamu,.

    Balas
  29. Terharu sama perjuangannya yoona ngeyakinin ayahnya siwon utk ttp ngedukung karirnya siwon..
    Moga yoonwon ttp bersatu aja..

    Balas
  30. park ra chan

     /  Desember 28, 2015

    Kok countinued….keren yoona udah nyadarin tn.choi…

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: