[OS] Only With You

FF OS ONLY WITH YOU

MainCast: Im Yoona (SNSD) * Choi Siwon (SUJU)

Other Cast: Yunho (DBSK)

Writter: @rani0207

Genre: Sad, Family, Endless Love

Anyeong all, aku mencpba membuat FF OS kali ini sambil menunggu ilham buat FF sequel Forever It Is You, Im Yoona. Hehe

Seperti biasa, Siwon dan Yoona itu hanya milik mereka masing-masing, para siwonest, yoonadict dan yoonwonited. Hopefully they are real J

FF OS ini murni pemikiran ku sendiri yang terispirasi dari beberapa MV yang diperanin Siwon dan Yoona.Semoga kalian suka dengan FF ini.

Dan jangan lupa RCLnya ya. Kamsa J

——————–

Han yeojaga geudaereul saranghamnida
(One woman loves you)
Geu yeojaneun yeolshimhi saranghamnida
(That woman loves you wholeheartedly)
Maeil geurimjacheoreom geudaereul ttaradanimyeo
(She follows you around like a shadow everyday)
Geu yeojaneun useumyeo ulgoisseoyo
(That woman is laughing and crying)

Eolmana eolmana deo?neoreul
(How much… just how much more?)
Ireohke baraman bomyeo? honja
(Do I have to gaze at you like this? alone…)
I baramgateun sarang
(This love that came like the wind)
I geojigateun sarang
(This love that is like a beggar)
Gyesokhaeya niga nareul sarang hagenni OH~
(If I continue this way will you love me? OH~)

Jogeumman gakkai wa~ jogeumman~
(Just a little nearer, come~ a little more~)
Hanbal dagagamyeon
(If I take one step closer to you)
Du bal domangganeun
(You take two steps away)
Neol saranghaneun nal jigeumdo yeope isseo
(I who love you am still now next to you)
Geu yeojan umnida
(That woman is crying)

Geu yeojaneun seonggyeogi soshimhamnida
(That woman’s personality is very timid)
Geuraeseo unneun beobeul baeweotdamnida
(Therefore she learned how to smile)
Chinhan chinguegedo mothaneun yaegiga manheun
(What she cannot say so much even to her best friend…)
Geu yeojaeui maeumeun nunmultuseongi
(That woman’s heart which is full of tears)

Geuraeseo geu yeojaneun geudael
(So that woman…)
Neol sarang haetdeyo ttokgataseo
(When she is loving you the same way)
Tto hanagateun babo tto hanagateun babo
(Yet another fool.. yet another fool)
Hanbeon nareul anajugo gamyeon andweyo OH~
(Can’t you just hug me before you go? OH~)

Nan sarangbadgo shipeo geudaeyeo
(I want to receive love)
Maeil sogeuroman gaseum sogeuroman
(Day by day in my heart, only in my heart…)
Sorireul jireumyeo.. geu yeojaneun oneuldo
(Just like this calling to you.. that woman today also)
Geu yeope itdeyo OH~~
(Is by your side. OH~~)

Geu yeojaga naraneun geol anayo
(That woman is me, do you know?)
Almyeonseodo ireoneun geon anijyo?
(It’s not that you know it but still act this, no?)
Moreulkkeoya
(You must have not known)
Geudaen babonikka~
(Because you´re a big fool~)

Baek Ji Young – That Woman(Secret Garden OST)

 

—————————————————–

-author pov

“Yoona..Yoona..!!” teriak anak laki-laki yang berbeda 3 tahun usia dengannya.

“Oppa……!!”Jawab gadis kecil berusia 6 tahun itu tersenyum bahagia.

“Ayo kita main lagi, Yunho Hyung sudah menunggu kita di taman bermain biasa.” Ajak anak laki-laki itu yang bernama Siwon sambil menggenggam erat tangan yoona

“ Ndee oppa, kajja.”

Yoona, Siwon, dan Yunho adalah teman bermain sejak kecil, mereka tumbuh kembang bersama dengan bahagianya. Setiap hari mereka bermain , belajar dan bersenang-senang bersama.

“Oppa kita main keluarga kecil lagi ya.” Pinta Yoona

“Ah tidak mau Yoona-ya, kita main kejar-kejaran saja ne?” Bujuk Siwon

“Aku maunya bermain Keluarga kecil. Aku akan menjadi seorang istri dan salah satu diantara oppa menjadi suamiku. Ayolah oppa, kita main ini saja, jebal.” Rengek Yoona

“Baiklah dongsaengku tersayang, kaja kita bermain keluarga kecil.” Jawab Yunho sambil mengelus rambut Yoona dan dibalas dengan senyuman manis dari Yoona

“Hyung, kau membelanya terus.Kan yang adikmu itu aku bukan dia.” Gerutu Siwon

Yoona yang mendengarnya hanya tertawa sambil memeletken lidahnya.

“Baiklah, aku setuju. Yoona-ya, kau mau suamimu yang seperti apa? Siapa yang mau kau jadikan suamimu antara aku dan Yunho hyung?” Tanya Siwon

Yoona terlihat berpikir sejenak, lalu.

“Aku ingin mempunya sosok suami yang gagah dan keren, punya pekerjaan mapan, dan kurasa Yunho Oppa sangat cocok untuk peran ini dibandingkan denganmu samba oppa.Hahaha” Jawab Yoona sambil tertawa lebar.

Siwon yang mendengar ucapan Yoona sedikit kecewa dan sedih, kenapa Yoona selalu lebih memilih Hyungnya itu untuk diajak main bersama dan bukannya dia.

Hampir tiap hari mereka lalui bersama dari dulu hingga sampai saat ini, saat usia Yoona genap 21 tahun, Siwon 24 tahun dan Yunho 26 Tahun.

====seoul, 2008====

-Seoul University_

-Yoona POV-

Hari ini seperti biasanya, aku berjalan memasuki kelas untuk mengikuti pelajaranku.Disini aku mengambil jurusan fashion.Aku memilih mengambil jurusan dan di kampus ini tentunya agar aku bisa terus bersamanya.Ya bersama Siwon Oppa.Besar bersamanya membuatku terbiasa melihat senyumnya itu, terbiasa dengan tingkah isengnya padaku namun juga sangat perhatian.

Walaupun mungkin aku lebih dekat dengan Yunho Oppa, tapi bagiku Yunho Oppa sudah seperti Oppa ku sendiri.Berbeda dengannya, bersama Siwon Oppa walau tak sebanyak waktuku dengan Yunho Oppa tapi aku menyukainya. Sangat mencintainya mungkin sejak dulu, makanya aku mengikutinya untuk mengambil kuliah di fakultas yang sama dengannya. Nantinya dia sebagai fotografer dan aku designer.

Akupun tersenyum kecil ketika mengingat setiap tingkah konyolnya.Seperti 2 bulan yang lalu, saat aku, dia dan Yunho Oppa sedang makan siang bersama disebuah café.Dengan gaya coolnya dia meminjam uang 100.000 won dari Yunho Oppa, dia bilang dia akan melakukan sulap dimana ia akan merobek uang kertasnya dan menyatukannya kembali.

Tentu saja Yunho Oppa tidak langsung setuju, dan sebagai percobaan siwon menggunakan kertas Pamflet café itu, dia merobeknya dan menyatukannya lagi.Itu berhasil dan akupun beserta Yunho Oppa takjub melihatnya.

Namun menurut Siwon Oppa tidak akan seru jika tidak menggunakan uang sungguhan, lalu akhirnya Yunho Oppa pun setuju memberinya 1 lembar 100.000 won. Dan diapun mulai beraksi, tapi kali ini aksinya gagal.Dia mencoba hingga belasan kali namun tetap uang 100.000 yang sudah menjadi dua itu tidak menyatu lagi. Lalu dengan polosnya ia menyengir dan bilang.

“Hyung, uangmu sepertinya tidak mau bersatu lagi.Mungkin mereka sedang bertengkar, kita relakan saja ne?ini yang terbaik buat uang ini hyung.”

Akupun tak mampu menahan tawa lagi melihat tampangnya, tawa ku sungguh keras sehingga membuat seisi café melihatku tapi tak aku pedulikan.

“Kau ini siwonie…!!!! Uang itu uang satu-satunya yang aku bawa. Kau..kau.. bayar semua pesanan kita.” Murka Yunho Oppa

“Yak hyung, bukankah kau janji akan mentraktir kita?Kan kau sudah nekerja dan mapan sekarang.Aku tak bawa uang sepeserpun hyung.Jebal…” ucap siwon oppa dengan tampang memelas tapi Yunho Oppa sepertinya serius tidak membawa uang lagi dan alhasil kami membayar bill café itu dengan mempekerjakan siwon oppa sebagai pelayan sehari di café itu.Lalu aku dan Yunho Oppa hanya memandangnya sambil tertawa terbahak-bahak dari luar café ketika dia sedang mengepel seluruh café itu.

Akupun tersenyum lagi walaupun hanya mengingat kejadian itu.

“Ciee..pasti kau sedang merindukan pangeran konyolmu ya? Hahaha” Ucap Sooyoung teman sekelasku

“Mwo..mwoya! pangeran konyol? Nugu? Siapa yang kau maksud?” jawabku gelagapan

“Sudahlah mengaku saja kau jatuh cinta pada Siwon Oppa mu itu. Hahaha..tapi yoona-ya, tahun ini dia akan lulus bukan? Kalian akan berpisah. Hayoloh…” Goda Sooyoung lagi

Deg~

Sooyoung benar, dia akan lulus. Tapi memangnya kenapa? Dulu Yunho Oppa juga kuliah disini bersama kami walaupun beda fakultas karna Yunho Oppa mengambil jurusan bisnis, tapi kami tetap terus bertemu sampai saat ini. Lalu apa yang harus aku khawatirkan?

-Yoona POV end-

 

-Author POV-

“Oppa kau akan segera menjadi sarjana bukan?”Tanya Yoona pada siwon saat mereka sedang hanya berdua makan siang di kantin.

 

“Nde Yoona-ya, tahun ini aku lulus. Senangnya..” Ucap siwon sambil tersenyum manis yang tentunya membuat yoona tak sanggup lama-lama menatap siwon.

“Kau akan bekerja dimana setelah ini? Pasti banyak perusahaan yang membutuhkan seorang fotografer handal sepertimu” Ucap yoona lagi

“A..a..akutidak akan bekerja dulu Yoona-ya.” Jawab siwon

“Maksudmu Oppa? Lalu?” Tanya Yoona lebih intens

“Aku kan melanjutkan kuliah S2 dulu” Jawab siwon sambil melirik mata Yoona

“Oooo..” Sahut Yoona datar sambil meminum jus pesanannya

“Aku akan melanjutkan kuliahku bukan disini lagi Yoona-ya, tapi di London Inggris” Ucap Siwon lirih

Yoona pun tersedak “ Uhuuk..uhuuk..”

“Gwencawayo?” Tanya siwon khawatir

“Nde.” Jawab Yoona singkat

“Aku akan pergi minggu depan setelah kelulusan, semua sudah aku persiapkan.” Siwon menghentikan sejenak perkataannya lalu mengambil napas panjang

“Kau harus sehat terus ya, teruslah ceria.Kau harus jadi designer hebat karna kau sangat berbakat.Nanti suatu ketika, dengan gelar master ku dan keahlianku dibidang Fotografer aku ingin sekali bisa memotret karyamu.” Ucapnya panjang lebar

“Aku pasti akan merindukanmu Yoona-ya.” Lanjutnya lagi dengan suara yang parau

Yoona yang dari tadi hanya diam sambil menundukan wajahnya langsung menoleh ke hadapan siwon, namun sayang siwon tidak menatapnya juga.Siwon terlalu sibuk dengan memainkan jemarinya di gelas coffeenya.

“Hahaha kau ini bicara seperti itu seperti kita tidak akan bertemu atau berkontak-kontakan lagi Oppa.” Sahut Yoona mencoba ceria

“Sekarang jaman modern. Kita bisa saling tegur sapa lewat webcam jadi kau tidak akan merindukan lama-lama wajah cantik ku ini. Hahaha” Lanjut Yoona

“Andai aku bisa melakukanya.”Gumam Siwon pelan namun masih bisa terdengar samar-samar oleh Yoona.

“Nde Oppa? Kau mengatakan sesuatu?” Tanya Yoona

“ Hehe tidak.” Ucap siwon singkat

“Tapi Oppa, kau kenapa tiba-tiba dan tidak bilang sejak lama kau akan ke London. Apa Yunho Oppa sudah tau?Apa kau sembunyikan sesuatu dari ku? Karna ini sangat aneh.” Tanya Yoona lagi

Siwon hanya terdiam mendengar ucapan Yoona.Memang benar semua ini sangat tiba-tiba. Karena secara tiba-tiba juga ia mengetahui bahwa hyungnya menyukai Yoona. Bahkan sangat mencintai gadis itu.

-Author pov end-

-Flashback-

-Siwon pov-

Malam ini seperti biasanya kami sekeluarga makan bersama, Appa, Omma, Yunho hyung dan aku.Lalu secara tiba-tiba Omma bersuara.

“Yunho, kau kapan mengajak yeojacingumu kerumah?Kenalkan pada kami dan kalau bisa menikahlah secepatnya.Kau sudah hidup mapan sekarang, apalagi yang kau cari?

“Omma benar hyung, kenalkan pada kami.Tapi itupun kalau kau sudah memiliki yeojacingu.Hahaha.” Ejekku

“Hush..Choi Siwon kau ini.Jangan mengejek hyung mu begitu.Pasti dia sudah punya, gadis mana yang sanggup menolak namja seperti hyungmu.Tampan, baik hati, perhatian dan mapan.” Bela Appa dan akupun hanya tersenyum sambil menganggung bertanda mengiyakan semua perkataan appa

“Hmm, tapi siwon benar omma appa. Aku belum memiliki yeojacingu hehe” jawab yunho hyung

“hahaha aku benarkan? Hyungku ini terlalu banyak focus pada kehidupan mapannya omma oppa, sehari-hari dia selalu bersama aku dan yoona dan setelah aku piker-pikir hanya yoona yeoja kenalannya. Bagaimana dia bisa mendapatkan yeojacingu.” Jelasku panjang lebar

“Kau benar won, tapi sejujurnya aku sudah menemukan yeoja impianku sejak lama. Dia yang menjadi alasan aku sangat bersenangat menjadi seorang namja berkehidupan mapan seperti saat ini.” Jawab yunho hyung

“Nuguya?” Tanya omma penasaran

“Dia, Im Yoona. Dan aku ingin menjadikannya yeoja ku.Ah ani, aku bahkan ingin segera menikahinya.” Jawab hyungku sambil tersenyum tulus

Deg~

Aku meresakan seluruh organku melemas.Kakak ku menyukai gadis pujaanku?Ani, dia bahkan mencintainya?

Ya, aku sebenarnya sudah menyimpan rasa kepada Yoona teman karib kami sejak kecil.Dia sangat cantik, ceria dan selalu bisa membuatku nyaman didekatnya. Walaupun sampai saat ini aku belum mengutarakan perasaanku karna takut persahabatan kami rusak namun aku akan berencana mengatakannya dihari kelulusanku bulan depan. Tapi fakta bahwa hyungku menyukainya sangat membuatku bimbang.Belum lagi jika diingat ingat, sosok mapan dan gagahnya Yunho hyung merupakan tipe ideal yang Yoona sukai.

Mungkin disini aku hanyalah pengganggu untuk hubungan mereka. Jika nanti Yunho hyung mengutarakan perasaanya pada Yoona, aku yakin Yoona akan langsung menerimanya. Apakah aku sanggup untuk melihat gadis yang secara diam-diam sangat aku cintai ini bersanding bahagia dengan hyungku dan artinya kita akanhidup satu atap dirumah ini?

_Siwon pov and flashback end_

-author pov-

Semua memang mendadak, siwon baru 3 minggu yang lalu merencanakan kepergiannya ke London. Alasan utamanya tentu untuk bisa menetralkan persaannya dan berusaha melupakan Yoona karna gadis pujaannya itu akan menjadi milik hyungnya sebentar lagi.

“Ini tidak mendadak Yoona-ya, aku memang sangat ingin berkuliah disana.”Jelas siwon pada Yoona yang sudah menunggu jawabannya dari tadi dengan senyumannya.

Hari-haripun berlalu biasa saja, Yoona selalu murung akhir-akhir ini setelah mengetahui rencana Siwon untuk pergi ke London

“Pasti akan sangat sepi disini tanpa siwon oppa.” Ucap yoona pelan dikamarnya

Setelah acara kelulusan siwon, yoona sangat susah menemuinya. Setiap yoona berkunjung kerumahnya siwon tidak pernah ada.Yang ada hanya yunho dan omma serta appanya siwon.Setiap kesana akhir-akhir ini pasti ommanya siwon menyuruh yunho dan yoona menghabiskan waktu bersama.

Entahlah alasan apa dibalik semua itu, yang pasti dipikiran yoona sampai detik ini adalah ingin bertemu siwon. Ia ingin mengutarakan perasaannya sebelum semua terlambat.

Tok..Tok..Tok..

“Nona, ada surat untuk anda.” Ucap bibi min yang merupakan penjada dirumah yoona dari sebrang pintu kamar

Yoonapun lalu membuka pintu dan menerima surat itu sambil tersenyum ramah kepada bibi min pertanda ucapan terimakasih.

“Dari siapa ya surat ini?” Tanya Yoona heran lalu ia merobek amplopmya dan melotot kaget melihat nama pengirimya

From: Choi Siwon

Anyeong Yoona-ya~

Kau pasti kaget menerima dan membaca surat ini. Hehehe

Yoona, mungkin pada saat kau membaca surat ini aku sedang berada didalam perjalananku kebandara untuk menuju London.

Hari ini pukul 1 siang adalah jadwal keberangkatanku ke London yoona-ya

(Yoona yang kaget membaca surat itu langsung melihat kearah jam dan kecewa ketika jam menunjukan pukul 2 siang. “Akuterlambat.”)

(Lalu Yoona mencoba tegar dan melanjutkan membaca isi surat dari siwon.)

Maafkan aku yang tidak memberitahumu tentang jadwal kepergianku jauh-jauh hari.

Aku takut yoona, aku takut tidak sanggup pergi jika kau mengantar kepergianku di bandara.

Yoona, sesungguhnya aku membuat surat ini untuk mengutarakan sesuatu.

Aku mencintaimu Yoona-ya, sangat mencintaimu sejak dulu.

(Yoona yang membaca tulisan itu tak mampu lagi membendung tangisan bahagianya, namja yang dicintainya juga mencintainya.Itulah yang ada dipikiran Yoona saat membaca kalimat tersebut.)

Maafkan aku lagi yang terlalu pengecut tidak berani mengungkapkannya secara langsung

Aku takut kau marah padaku dan membuat persahabatan kita rusak.

Tapi setelah aku pikir-pikir, akan lebih baik jika kau mengetahui perasaanku.

Kau tau, bersamamu merupakan moment terindah dihidupku.

Dan bersamamu membuatku berpikir waktu 24 jam sehari sangatlah sedikit

Kau tau yoona, alasanku mengambil jurusan fotografer karna aku ingin selalu bisa mengabadikan wajah ceriamu yang sangat cantik itu.

Dulu kau ingat aku sering sekali memintamu menjadi objek fotoku.Tapi aku tidak pernah mau menyerahkan hasil foto itu.

Karna aku ingin menyimpan semua fotomu hehe

Hahaha sungguh sangat konyol bukan?

Tapi di dalam amplop surat ini aku sertakan 1 fotomu yang sangat aku sukai.

(Yoona segera mencari foto yang Siwon maksud dan ia menemukan foto itu.)

 

Dan apa kau tau, kalung yang selalu kupakai selama ini ada inisial namamu dan aku.

Aku sengaja memesan kalung dengan inisial nama kita, awalnya aku akan memberikannya untukmu.

Sayangnya aku terlalu takut untuk memberikannya padamu jadi aku pakai saja hehe

Tapi yoona-ya, aku rasa semua rasaku padamu harus aku pendam dan aku hapuskan dari hatiku.

Ya, aku berjanji akan menghapus rasa cintaku padamu.

Aku tau, kau tidak pernah memiliki rasa cinta padaku.

Aku hanyalah oppa untukmu dan itu sudah cukup bagiku.

Aku tau sejak lama kau pasti sangat menyukai hyungku, Yunho Hyung.

Dia merupakan tipe ideal namja yang kau sukai bukan?

Tampan, gagah, perhatian, baik hati dan berkehidupan mapan

Aku tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan hyung

Kau mau aku beritahukan suatu rahasia?

Hyung juga mencintaimu Yoona, bahkan omma dan appaku merestui kalian.

Kalian memang pasangan yang serasi.J

Berbahagialah, akupun akan sangat berbahagia melihat kakak dan sahabatku senang.

Kau tenang saja, aku akan berusaha sekuat tenaga melupakan rasa cintaku padamu

Aku akan mencari wanita cantik disini, pasti dengan wajah tampanku akan banyak gadis London yang akan mencintaiku. Hehehe

Jadi kita tetap bersahabatkan? Kau tidak akan marah aku mencintaimu?

Kumohon tetaplah menjadi sahabatku, karna hanya itu yang aku harap hubungan yang kita tetap pertahankan.

Terimakasih yoona telah mengijinkanku bisa bersamamu selama ini

Semoga kau dan hyung akan berbahagia selamanya

Aku pasti akan hadir nanti pada saat pertunangan dan pernikahan kalian.

Saranghaeyo yoona-ya, and goodbye my love.

Tes..Tes..Tes..

Air mata Yoona sudah tak terbendung lagi. Diawal surat Siwon membuat Yoona sangat bahagia mengetahui kalau Siwon juga mencintainya tapi sekarang dia harus menerima pengakuan kalau Siwon akan melupakannya, melupakan cintanya untuk Yoona.

Menangis, hanya itu yang Yoona lakukan saat ini. Cintanya pergi tanpa bisa ia jelaskan kesalahpahaman ini. Ia hanya mau Siwon disisnya, bukan Yunho atau laki-laki manapun.

Setelah 3 jam menangis tanpa henti akhirnya Yoonapun tertidur dilantai kamarnya sambil terus memeluk surat dan foto pemberian Siwon.

Drrtt…Drrtt.

Yoona terbangun dari tidurnya, dilihatnya jam dikamar berwarna cerah itu yang sangat berbeda dengan suasanya hatinya yang kelam.

Waktu menunjukan pukul 11 malam, siapa yang menelfon malam-malam seperti ini.Diraihnya handphone tersebut tanpa melihat ID penelpon.

“Yoong..” Suara parau seorang namja terdengar dari sebrang sana

“Oh, Yunho Oppa.Waeyo oppa?” Jawab singkat Yoona yang memang sedang tidak mood menerima panggilan dari siapapun

“Yoong, aku tak tau harus memulai dari mana menceritakan ini.” Ucap Yunho

Yoona hanya diam mendengarkan

“Siwon young, pesawat yang ditumpanginya terjatuh ke jurang dan terbakar habis.Seluruh jasad tak bisa diidentifikasi karna kebakaran yang kebat akibat ledakan pesawat.Adikku telah pergi Yoong, dia meninggalkan kita.Tak akan ada lagi tingkah isengnya, aku telah kehilangan adikku satu-satunya Yoong.” Jelas Yunho sambil menangis tersedu-sedu

Bagaikan tersambar petir apa yang Yunho katakana baru saja. Rasanya rasa sakit dan perih dihatinya setelah membaca surat Siwon masih berbekas. Surat yang menyatakan bahwa Siwon akan melupakannya dan pergi dari kehidupannya.

Dan sekarang dia harus menerima kenyataan Siwon pergi untuk selamanya.Benar-benar meninggalkannya untuk selama-lamanya.

“Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak!! Oppa jangan pergi dariku.. Hiks Hiks..”

Hanya teriakan dan tangisan itu yang keluar dari mulut Yoona sebelum akhirnya ia jatuh pingsan.

-Author POV end-

-Yoona POV-

Hari-hari Yoona kini makin memburuk tiap harinya.Sudah 10 hari sejak kabar meninggalnya Siwon.Dia memang melanjutkan hidupnya setelah mendapatkan kabar bahwa Siwon telah tiada.

Tapi apalah arti hidup untuk Yoona tanpa Siwon disisinya. Sekarang ia bagaikan mayat hidup. Menjalankan hidupnya dengan tatapan, hati dan pikiran yang kosong.

Bahkan sekarang orang tuanya yang dulu tinggal diluar negeri sejak Yoona SMA terpaksa kembali ke korea demi menjaga dan menemani Yoona karna gadis itu tak pernah mau diajak meninggalkan Korea.

Yoona selalu berpikir, disini banyak tempat yang bisa mengingatkannya pada sosok Siwon.

Siwon memang telah pergi untuk selamanya walaupun jasadnya tak pernah ditemukan karna kabarnya hangus terbakar.Tapi itu tidak bisa dijadikan alasan untuknya juga melupakan Siwon.

Baginya Siwon akan hidup selamanya di hatinya yang paling dalam.

Keluarga Yoona dan Yunho yang melihat keadaan Yoona sangat sedih menyaksikan betapa sekarang bukan Yoona yang dulu lagi.

Akhirnya keluarga Choi dan Im pun berniat menjodohkan Yunho dan Yoona.

Yoona yang merasa sudah tidak memiliki hati dan perasaan ini hanya pasrah menerima perjodohan ini.Baginya mungkin dengan bersama Yunho yang merupakan Hyung dari Siwon bisa membuatnya mendapat sedikit sosok Siwon di diri Yunho.

Berbeda dengan Yoona, Yunho justru sangat bahagia bisa bersanding dengan Yoona. Kepedihannya akan kehilangan adik tersayangnya bisa sedikit terobati dengan hadirnya Yoona.

Hari demi hari mulai mereka lalui untuk mempersiapkan pernikahan mereka yang rencana akan diadakan bulan depan tepat pada tanggal ulang tahun Siwon sebagai penghormatan terakhir mereka padanya.

Sementara ditempat lain.

_Di salah satu Rumah sakit daerah terpencil di Inggris_

-Author pov end-

“Doctor please save this man, I have found him on my way from hiking in the mountain. i think he need an operation now. His bone are broke, he need a help soon. “ ucap seorang laki-laki bule di koridor rumah sakit

“He is not you family? Oke we will take him to the operation room know.”

 

 

-Di kamar Yoona-

Yoona termenung di atas kasurnya, ia sedang mengulang kejadian setiap kejadian yang telah ia lalui bersama Siwon.

Dulu, betapa bahagianya hari-hari yang ia lalui.

Tersenyum, tertawa, sangat bahagianya ketika Siwon disisinya.

Dulu ia sering sekali jalan ketaman hanya untuk sekedar jalan sore dengan siwon.

 

Kenangan itu sungguh sangat indah baginya.

Namun lagi-lagi itu semua kini hanya tinggal kenangan.

Siwon telah pergi meninggalkannya sendiri sekarang.

Dilihatnya lagi surat yang Siwon berikan dulu padanya sebelum keberangkatannya ke London.

“Oppa, kau kenapa pergi saat itu?” tanyanya sambil menggenggam surat itu

“Andai kau tak bodoh dengan pemikiranmu itu dan pergi meninggalkanku pasti kau masih disini sekarang dan kita akan bersama.” Ucapnya lagi

“Aku mencintaimu Oppa, sangat mencintaimu.Sampai kapanpun hanya kau Oppa, itu janjiku.”Lanjut Yoona lalu iapun membaringkan dirinya dikasur dan terlelap tidur.

3 hari kemudian Yoona dan Yunho sedang melakukan fitting pakaian pengantin mereka.

Yunho terlihat cukup bersemangat mempersiapkan semuanya, namun tidak dengan Yoona.

Ia hanya mengangguk-anggukan kepalanya dengan semua pilihan Yunho.

Yunhopun merasa ada yang aneh dengan Yoona, mengapa ia sangat sedih sekali dan dunianya berubah 180 derajat ketika Siwon tiada.

Tapi Yunho tidak memiliki perasaan curiga apapun terhadap sikap Yoona. Yunho hanya berpikir mungki  Yoona terlalu sedih ditinggal Siwon yang merupakan sahabat karibnya sejak kecil.

-Sementara itu dirumah sakit dilondon-

Siwon tengah menjalankan perawatannya.Ia selamat dari kecelakan itu, tubuhnya terlempar jauh dari kejadian meledaknya pesawat sehingga ia berhasil ditemukan gerombolan pendaki gunung.

Walaupun tubuhnya remuk, seluruh tulangnya hampir patah semua namu operasi yang dijalankan berhasil dan ia selamat.

Sudah 1 minggu ini Siwon tidak sadarkan diri. Hingga akhirnya hari ini ia terbangun.

 

“Yoona…” Lirihnya

_H-7 hari sebelum pernikanan_

Siwon telah pulih dari keadaannya dan telah keluar dari rumah sakit. Beruntunglah ia dirawat oleh keluarga yang sangat baik terhadapnya sampai ia bisa sepulih ini.

Sampai detik ini memang Siwon belum sekalipun menghubungi pihak keluarga karna menurutnya ia mau langsung kembali ke korea saja dan memberi kejutan untuk keluarganya. Dan untuk Yoona juga tentunya.

“Yoona..”

Lagi-lagi ia menyebutkan nama itu.

Hanya nama itu yang ada dipikirannya. Lalu tiba-tiba ia teringat akan kalung yang selalu ia kenakan selama ini. Kalung yang bertuliskan namanya dan Yoona.

Siwonpun beranjak dari kasur dan menemui orang yang telah menyelamatkannya.

“Excussme, may I ask something to you?” Tanya siwon

“yes ofcoures, whats the matter?” Jawab orang itu

“Where is my things? Am I bring something on my ody when you found me?”

“Oh did you mean your neackle? Yes I found that, and I save that for you. Wait a minute.”

“This is belongis to you.” Ucap orang itu akhirnya sambil menyerahkan sebuah kotak pada Siwon yang berisikan kalung yang ia cari.

 

Setelah melihat kalung itu akhirnya Siwon memutuskan untuk segera pulang ke korea. Ia sudah tak sabar ingin bertemu dengan Yoona. Ia berjanjia, setelah diberikannya kesempatan kedua dikehidupan ini ia tak mau lagi meninggalkan Yoona.

Ia akan memperjuangkan Yoona. Setidaknya ia ingin bisa melihat Yoona lebih lama lagi.

_H-5 pernikahan_

Seluruh keluarga Choi sedang berkumpul diruang keluarga.Mereka sedang sibuk membicarakan rencana pernikahan Yunho yang tinggal beberapa hari lagi.

Tiba-tiba bibi Shin penjaga rumah tergesa-gesa menghampiri mereka.

“Tuan, Nyonya, dan Tuan Muda.” Ucapnya dengan keadaan gugup dan terengah-engah

“Kenapa bi?Ada apa?” Tanya Yunho

“Begini tuan muda, aduh bibi bingung harus berkata apa. Bibi sangat senang sampai sulit sekali mengutarakannya.” Ucap bibi Shin lagi

“Ada apa sebenarnya, kau ini sudah lama berkerja dengan kami bahkan sejak Yunho dan Siwon masih kevcil.Sikapmu aneh sekali Bi.” Ucap Ny. Choi

“Anyeonghasaeyo semuanya.” Sapa siwon yang masuk tiba-tiba saja diruang keluarga

Ayah dan Ibu Siwon serta kakaknya Yunho langsung kaget melihat sosok yang ada di depannya kini.

Mereka semua terpangah dengan kehadiran Siwon, ada perasaan senang namun keraguan juga.

“Ini maksud saya, Tuan Muda Siwon kembali.Ia disini Nyonya.” Lanjut Bibi Shin

Tanpa basa-basi nyonya choi menghapiri dan memeluk anaknya itu.

“Siwonie kau kembali, kau masih hidup. Ibu tidak bermimpi kan?” Ucapnya dalam pelukan Siwon

“Tidak bu, ini benar aku. Maafkan aku baru kembali sekarang, tapi setelah selamat dari kecelakaan itu aku memerlukan waktu untuk penyembuhan..” Jawab siwon

Suasana diruangan itupun menjadi sangat hangat dan berbahagia karna kembalinya Siwon.

_Keesokan harinya H-4 Pernikahan_

Hari ini rencananya Siwon akan menemui Yoona. Sudah sangat tak sabat ia ingin memeluk gadis itu. Namun aktivitasnya merapihkan bajunya di meja rias kamarnya terhenti ketika Yunho masuk ke kamarnya.

“Won kau mau kemana?” Tanya Yunho

“Aku ingin jalan-jalan saja hyung.” Jawab Siwon asal

“Oh begitu.Won, kau tau aku sangat senang kau kembali adikku.” Ucap Yunho sambil memeluk Siwon yang juga mendapat sambutan dari Siwon

“Aku bahagia sekali rasanya tak ada yang sebagia aku saat ini.Aku mendapatkan kembali adikku disaat mendekati hari pernikahanku dengan gadis impianku.” Ucap Yunho lagi masih dalam dekapan Siwon

Siwon diam tertegun mendengar ucapan Yunho, siapakah gadis yang Yunho maksud. Apa Yoona?

“Kau tau, 4 hari lagi adalah pernikahanku. Pernikahan ku dengan Yoona won.” Ucap Yunho seraya melepas pelukannya dengan Siwon

Siwon kaget, dia membulatkan kedua matanya tak percaya dengan apa yang baru saja ia dengarkan.

“Kau kenapa won? Apa kau tak mau berbahagia untuk kakak mu ini?”Tanya heran Yunho yang melihat perubahan sikap adiknya ini.

Siwonpu segera kembalikan dirinya ke dunia nyata dan ia tersenyum.

“Selamat hyung, akhirnya kalian bisa bersatu. Aku..aku turut bahagia untuk kalian.” Ucap Siwon

Bohong, lagi dan lagi ia harus berbohong. Bukan pada Yunho tapi pada perasaannya.

Mana mungkin dia berbahagia saat ini.Saat dimana dia ingin mulai memperjuangkan cintanya, sekarang semua terlambat.

Yoona akan menikah dengan kakaknya. Benar dugaannya, mereka saling mencintai.

Bahkan mereka memutuskan untuk menikah disaat masa berkabung keluarga Choi atas kabar meninggalnya Siwon kala itu.

“Oh iya aku hamper lupa, aku akan berkunjung kerumah Yoona untuk mempersiapkan pernikahan kami. Kau ikut ya, Yoona pasti senang melihatmu lagi. Sahabatnya telah kembali.” Ucap Yunho dengan senyumnya

“Ah terimakasih hyung, aku tak mau mengganggu kalian. Aku ini jalan ke taman saja. Aku sangat merindukan taman itu. Taman tempat kita bermain dulu.” Balas Siwon

“Baiklah, aku pergi ya.” Pamit Yunho

“Yoona, sepertinya aku harus benar-benar mengucapkan selamat tinggal padamu.” Lirih Siwon.

-At Im House-

“Yoong, palli turunlah.Yunho sudah datang.” Teriak Eomma Yoona

Yoona segera turun ke ruang keluarga untuk menemui Yunho dengan menggunakan pakaian kasualnya dengan tas selempangnya.

“Yoong duduklah sebentar, ada kabar bahagia yang ingin aku beritahu.” Ucap Yunho sambil menepuk-nepuk sofa kosong disebelahnya

Dipikiran Yoona terbesit, “Kabar bahagia apakah itu?”

Karena sejak kepergian Siwon tidak ada kejadian atau kabar apapaun yang emnarik lagi bagianya untuk bisa membuatnya bahagia termasuk pernikahan ini.

“Yoong, Siwon kembali.Ia selamat dari kecelakaan itu dan sekarang dia pulang ke korea dengan keadaan sehat.” Jelas Yunho dengan riangnya

Yoona yang mendengar itu langsung kaget dan bertanya

“ Dimana dia sekarang?”

Saat ini yang mau ia lakukan adalah menemui namja itu, menyaksikan dengan kedua matanya bahwa memang Siwon telah kembali.

Ia tak mau sakit untuk kesekian kalinya jika kenyataanya Yunho hanya mencoba menghiburnya.

“Kau semangat sekali. Tadinya aku mengajak ia kesini juga karna kubilang ingin menemuimu untuk rencana pernikahan kita, tapi ia menolaknya. Ia bilang ia ingin ke taman saja. Dia sangat merindukan tempat itu.”Jelas Yunho lagi.

Pasti Siwon kecewa mendengar rencana pernikahannya dengan Yunho.Yoonapun kalut dan pergi meninggalkan Yunho diruang keluarga. Panggilan Yunho diabaikannya, ia sepert tengah terburu-buru pergi kesuatu tempat.

“Kenapa dengannya?” Batin Yunho

_Taman Seoul_

Siwon tengah terduduk disebuah bangku taman, hanya pandangan kosong yang ia lemparkan ke pemandangan yang sangat indah didepannya. Sampai tiba-tiba lamunannya hilang ketika ia mendengar suara seseorang yang sangat ia rindukan.

“Oppa, Siwon Oppa. Benarkah ini kau?” Ucap Yoona pelan

Siwon bangkit dari duduknya dan menatap Yoona dengan senyuman

“Iya Yoong ini aku.” Jawabnya singkat

Tanpa kata Yoona langsung memeluk laki-laki yang dirindukannya ini.

Rasa pelukan ini sangat tentram pikir Yoona.

“Kau kembali Oppa, terimakasih kau kembali.” Ucap Yoona dengan isak tangis do pelukan Siwon

“Uljima Yoong, calon mempelai wanita sepertimu tak boleh menangis. Nanti terlihat jelek.” Goda Siwon

Yoonapun langsung melepas pelukannya dan memandang lekat ke manik mata Siwon

“Selamat atas rencana pernikahanmu dengan Yunho Hyung, sebentar lagi kau akan menjadi kakak iparku.Hahaha padahal aku lebih tua darimu.” Ucap asal Siwon mencoba mencairkan suasana

Yoona hanya diam memandang sosok namja yang sangat ia sukai ini. Sangat perih rasanya dadanya saat ini mendengat perkataan Siwon.

Yoona kembali meneteskan air matanya.

“Yoong kenapa menangis lagi, sudahlah.Oh iya mana Yunho Hyung, ia tak bersamamu?” Tanya Siwon

“Kau hanya menanyakan Yunho oppa?Kau tau mau tau bagaimana perasaanku atau keadaanku saat ini oppa?” Yoona akhirnya berani bersuara

“Tentu aku tau, kau pastinya sangat senang melihat sahabatmu yang tampan ini kembali.Apalagi dengan rencana pernikahanmu pastinya menambah rasa bahagiamu. Aku benar kan?” Jelas Siwon dengan senyumnya

Yoona yang mendengar ucapan itu merasa sangat sakit. Bukan pertemuan seperti ini dan kata-kata itu yang ia harap keluar gari mulut namja yang sangat ia cintai ini.

“Baiklah Yoong aku pamit ya, aku lupa ada janji dengan seseorang. Bye bye Yoong.” Pamit Siwon seraya mengelus pelan rambut Yoona

Yoona hanya bisa melihat punggung Siwon yang semakin menjauh meninggalkannya sendiri di taman ini.

“Oppa, apa kau masih mencintaiku?Aku sangat mencintaimu Oppa.” Lirih yoona dalam tangisnya

 

 

 

_H-3 Pernikahan_

_At Im House_

“Anyeong ahjumma.” Sapa Yunho pada calon ibu mertuanya itu

“Anyeong Yunho, kau pasti ingin mengajak Yoona jalan untuk mempersiapkan pernikahanmu ya?” Tanya ibu Yoona

“Ne.” Jawab Yunho singkat

“Anak itu masih tertidur dikamarnya, coba kau bangunkan saja.” Ucap Ny. Im

Yunhopun segera beranjak menuju kamar Yoona, dibukanya pintu kamar itu dan terlihatlah seorang gadis bak malaikat yang tengah tertidur dengan pulasnya.

Tapi gadis itu seperti tengah memeluk sesuatu. Yunhopun mendekat dan mencoba melihat apa yang dipeluk wanita yang akan menjadi istrinya itu beberapa hari lagi.

“Hmm, sebuah surat dan foto dirinya. Dari siapa ya?” Gumam Yunho Pelan

Perlahan Yunho membaca surat itu dan ia tertegun ketika mengetahui isi dan siapa pengirim surat itu.

Tanpa membangunkan Yoona, Yunho beranjak dari kamar itu. Meninggalkan Yoona. Ia perlu ketenangan.

Sekarang Yunho sedang berada dikamarnya, ia mencoba mencerna semua yang terjadi selama ini.

 

Sekarang semuanya terasa jelas bagi Yunho.

Dimana betapa mendadaknya Siwon ingin berkuliah di luar negri, sampai betapa hancurnya hidup Yoona ketika Siwon dikabarkan meninggal dan ketika Siwon kembali bukannya ia terlihat senang atas rencana pernikahan kakaknya namun ia selalu murung dirumah.

“Mereka saling mencintai.Betapa bodohnya aku tak menyadari itu semua.” Ucap Yunho

“Adikku, kau sungguh bodoh mengorbankan semuanya untukku.Aku tak mau semua ini.Kalian pantas bahagia bersama.” Lanjutnya dengan senyuman

_H-2 Pernikahan_

“Eomma Appa, Siwon dimana? Aku tak menemukannya dikamar.”Tanya Yunho kepada orang tuanya dimeja makan.

“Siwon tak memberitahumu?Dia kembali ke London.Ia bilang ada urusan disana yang belum terselesaikan. Tapi ia berjanji akan kembali tepat di hari pernikahanmu.” Jelas Tn. Choi

“Si bodoh itu kabur lagi, dia pasti mengorbankan dirinya lagi.Kali ini tak akan ku biarkan.”Ucap Yunho lalu meninggalkan ruang makan.

Tn dan Ny Choi pun merasa bingung dengan keadaan yang terjadi.

_At Im House_

Tok..Tok.Tok…

“Yoona, keluarlah.Ayo makan, sudah 2 hari kau mengurung diri. Ada apa saying, ceritakan pada eomma. Jangan seperti ini.” Ucap Ny. Im seding melihat putrinya mengurung diri dikamar selama ini

Drrt…Drrt. Drtt..

Choi Yunho Calling

Melihat siapa nama penelpon membuat Yoona enggan mengangkatnya. Namun karna suara telpon yang tak mau berhenti itu selama setengah jam lebih akhirnya Yoonapu mengangkatnya.

“Hmm Oppa ada apa?” Jawabnya malas-malasan

“Yoong, Siwon akan meninggalkan korea lagi.Ia akan terbang ke London sebentar lagi. Kau harus menghentikannya.” Ucap Yunho disebrang sana

“Aku tau, kalian saling mencintai. Aku akan membatalkan pernikahan kita. Kau kejarlah cintamu Yoong.Bahagiakan dirimu, aku tau kebahagiaan kalian adalah ketika kalian bersatu.Ayo young palli, kejar Choi Siwon bodoh itu.” Jelas Yunho lagi

“Oppa, mianhaeyo atas selama ini.Dan terimakasih.” Yoona pun segera mengakhiri telpon Yunho

Disana Yunho tesenyum penuh arti atas tidakannya barusan.

“Kau melakukan yang benar Choi Yunho.Mereka pantas bahagia.”

Tanpa berpikir panjang Yoona langsung meraih kunci mobilnya dan menuju bandara untuk menemu Siwon dan mengutarakan perasaannya juga.Ia tak mau kehilangan namja yang paling berarti untuknya untuk kedua kalinya.

-Di Bandara Incheon-

Seorang namja sedang duduk sendirian di sebuah café di depan pintu keberangkatan luar negeri sambil menunggu pesawat yang akan ditumpanginya siap lepas landas sekitar 2 jam lagi.

Namja itu hanya memainkan layar Iphonenya sambil tersenyum memandang beberapa foto gadis yang sangat dicintainya.

“Yoona, kau cantik sekali, pose apapun yang kau lakukan kau terlihat sangat cantik.” Ucap namja yang bernama Siwon.

“Maaf aku terlalu pengecut untuk menghadapi semuanya dan malah lari meninggalkanmu.” Sesalnya

“Aku tak mau melakukan ini, tapi untuk apa aku bertahan jika kau tak mencintaiku dan mungkin saling mencintai dengan hyungku.” Lanjutnya lagi

“Kalau aku ternyata mencintaimu apa kau tidak akan jadi pergi dan menyerahkanku pada Hyungmu itu Oppa?” Ucap seorang yeoja dari belakang Siwon

Siwon yang kaget mendengar suara yang sangat ia kenali itu mulai menoleh pelan kebelakang.

Gadis itu, Im Yoona ternyata sudah ada disana sejak 15 menit yang lau.Gadis itu ternyata sedari tadi mendengar semua perasaan Siwon terhadapnya yang dilontarkan Siwon pada saat melihat fotonya.

“Yoona, k..k..kau kenapa disini?” Tanya siwon kaget

“Jawab aku, kalau aku ternyata mencintaimu apa kau tidak akan jadi pergi dan tidak akan menyerahkanku pada Hyungmu itu Oppa?”Tanya Yoona lagi dengan linangan air mata tanpa menjawab pertanyaan Siwon padanya.

Siwon diam, dia bingung harus berkata apa. Ini mimpikah?

“Aku..aku..hmm sudahlah Yoona-ya kau jangan bercanda. Kau pasti dulu sudah membaca suratku ya?” Ucap siwon dengan senyumnya

“Sudahlah Yoona, jangan memaksakan perasaanmu padaku. Aku tau kau dan hyungku saling mencintai.Dia idamanmu bukan?” Lanjut Siwon lagi

“Jadi kau tenang saja, aku merelakan kalian.Aku bahagia untuk kalian.Jangan pikirkan aku, aku baik-baik saja.Dan aku usahakan akan hadir di pernikahan kalian” Jelasnya bohong.Sejujurnya hati Siwon sangat hancur ketika dia harus menelan kenyataan bahwa Yoona tidak bisa menjadi miliknya.

“Kau bodoh, tapi kata-katamu benar” Ucap Yoona akhirnya

Siwon diam menunggu kalimat lain yang keluar dari mulut Yoona

“Ya, memang Yunho Oppa adalah tipe idealku.Ia tampan, perhatian, mapan dan seorang yang sukses. Seperti yang selama ini aku impikan.” Jawab Yoona lagi

Siwon yang mendengarnya hanya tersenyum, senyum lirih yang ia paksakan agar terlihat seperti senyuman tulus.

“Tapi sayangnya Yunho Hyung bukan dirimu Oppa.”Lanjut Yoona lagi, Siwonpun bingung mendengar ucapan itu.

“Maksudmu?” Tanya Siwon

“Bagiku, walaupun tipe ideal laki-laki yang aku impikan ada di diri Yunho Oppa atau bahkan laki-laki manapun tapi kalau itu bukan dirimu aku tidak mau hidup bersamanya.” Jawab Yoona dengan senyuman manisnya kepada Siwon

“Saranghaeyo Oppa, Jeongmal saranghaeyo. Jebal, jangan tinggalkan aku.Dan jangan serahkan aku pada laki-laki manapun.Aku hanya mau hidup dengan Oppa.Kebahagianku adalah bersama Oppa.Kumohon.” Ucap Yoona dengan meneteskan air matanya dengan tetap memandang lekat ke kedua mata Siwon

Entah perasaan apa ini, Siwon merasakan seperti sesuatu beban besar di ruang hatinya yang sangat membuatnya tersesak selama ini seperti hilang seketika di terpa angina.

Tanpa berkata apapun Siwon memeluk Yoona dengan erat.Yoona yang mendapatkan pelukan itupun membalas pelukan Siwon tak kalah eratnya.

Dikedua benak orang ini hanya ada pikiran ingin terus seperti ini selamanya.Bersama, saling berpelukan dan saling mencintai selamanya.

Siwon perlahan mulai melepaskan pelukannya.Dipandangnya wajah gadis yang sangat amat dicintainya ini.Dibelai dan dihapusnya air mata yang membalut wajah cantik Yoona. Senyuman tuluspun ia berikan untuk gadis tercintanya ini.

Yoona yang akhirnya bahagia sangat menikmati setiap sentuhan tangan Siwon diwajahnya tanpa menghiraukan keadaan sekitar yang ramai karna café tempat mereka saling memandang saat ini merupakan tempat umum.

Perlahan Siwon mulai mendekatkan wajahnya, diraihnya tekuk wajah Yoona.Bibir merekapun menyatu.Tak ada nafsu di antara pautan bibir mereka saat ini. Hanya ada rasa cinta tulus yang sangat amat besar untuk satu sama lain.

Siwonpun makin mendalamkan ciumannya di bibir Yoona.Dikulumnya seluruh bagian bibir mungil Yoona itu. Dan Yoona yang juga memiliki perasaan yang sama tanpa ragu membalas ciuman Siwon tak kalah mesranya.

Lama mereka mempertahankan posisi ini. Sampai satu sama lain merasa membutuhkan udara baru mereka melepas ciuman tersebut.

Mereka saling memandang dan berucap

“Saranghaeyo Oppa”

“Saranghaeyo Yoona.”

_The End_

 

 

———————

Gimana readers FF OSnya?

Gaje ya? Maaf ya kalo jelek L

Tapi ini udah semaksimal yang aku bisa buat.

Semoga next aku bisa bikin yang lebik oke lagi.

Makasih udah baca yaaa.

Sekali lagi jangan lupa RCL dan kalo bisa follow twitter aku jg @rani0207

Buat admin gee, gamsa udah post ff ini yaaa J

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan komentar

97 Komentar

  1. Endingnya itu loh… Sweet banget><

    Balas
  2. VynnaELF

     /  Desember 16, 2014

    Akhirnya… Setelah di awal2 nge-galau,, mereka bersatu juga! Thank’s yunho oppa udah rela lepasin yoona buat siwon oppa ^^

    Balas
  3. Maya yuliana

     /  Januari 20, 2015

    Ceritanya keren dan romantis

    Balas
  4. Kirain bakalan Sad Ending…Akhirnya mereka bersatu…yeay….
    Endingnya…So Sweet banget…

    Balas
  5. happy ending yoonwon…

    Balas
  6. Seru ceritax eon akhirx yoonwon bersatu
    so sweet bget dech

    Balas
  7. mia

     /  Agustus 4, 2015

    knpa mereka gak saling jujur aja dari awal jadi mereka kan gak usah tersiksa kayak gitu

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: