[FF] Beautiful Fairy In My Life [Chapter 6]

Annyeong YoonWonited :)

Aku bawa chapter 6, mian lama..kemaren abis uas dan sekarang udah libur yeeee…
moga2 penyakit malesku ga kambuh ne, biar bisa ngetik chapter selanjutnya heheheee

Happy reading :)

BFIML

Author                  : Echa/Choi Kyucha

Title                       : Beautiful Fairy In My Life [Chapter 6]

Main cast             : Choi Siwon, Im Yoon Ah, etc

Rating                   : PG 15

Type                      : Sequel

Genre                   : Romance, Fantasy, Friendship

Summary             :

Aku merasakan sakit dan marah ketika orang yang kusayangi bahkan kucintai terluka. Dan aku tak bisa memaafkan itu!!

₰ [BFIML] ₰

Sebuah mobil hitam memberhentikan mobilnya dengan paksa didepan sebuah bangunan rumah yang terlihat sedikit tidak terawat, menimbulkan suara decitan yang muncul akibat gesekan ban mobil dengan jalan aspal tersebut. Tak lama dua orang pria berpakaian hitam keluar dari dalam mobil itu sambil membawa paksa seorang wanita untuk masuk kedalam bangunan rumah tersebut.

Wanita itu langsung dilempar diatas sebuah ranjang kamar bangunan yang berlantai dua tersebut. Baru saja wanita itu hendak bangkit, dua orang tersebut langsung menggenggam kedua lengan wanita itu dan mengikatnya pada sebuah tali yang terdapat disisi-sisi kepala ranjang tersebut.

“Lepaskan aku!!”

Dua pria itu tak menjawab, setelah melakukan tugas, keduanya lantas beranjak dan berlalu.

“Ya!! Apa yang kalian lakukan, aku bilang lepaskan aku!” wanita itu kembali berseru pada dua sosok pria yang kini telah meninggalkannya di kamar tersebut.

Yoona mencoba menarik ikatan tersebut, ia memejamkan matanya mencoba mengumpulkan kekuatannya. Ia membuka matanya tak percaya, kekuatannya tak bekerja. Sepertinya ia menyadari sesuatu..

“Kalungku..” gumamnya, merasakan leher jenjangnya tak merasakan sebuah benda yang biasa melingkar disana.

“Eottokhae? Energiku terkuras” paniknya

Tak terasa butiran bening itu mengalir dari mata indahnya “Hiks…” terdengar isakkan dari bibir mungilnya

‘Ibu peri’ gumamnya dalam hati

capture-20130125-10185211

Satu nama terlintas dalam pikirannya “Siwon oppa” lirihnya

₰ [BFIML] ₰

Terlihat seorang pria melangkah dengan terburu-buru begitu sampai di airport yang akan membawanya kembali ke Seoul, raut wajahnya menunjukan kepanikkan dan kekhawatiran yang sangat jelas.

capture-20130125-1106531

Ia meronggoh saku celananya begitu merasakan getaran, terlihat dilayar ponsel itu sang adik menelpon. Ia sudah dapat menebak apa yang akan dikatakan adiknya itu.

“Yeobseyo”

“Hiks.. Siwon oppa….Yoona, Yoona…” pria itu yang diketahui bernama Siwon hanya diam menunggu apa yang akan dikatakan oleh adiknya tersebut

“Oppa Yoona diculik, aku tidak bisa mencegahnya. Eottokhae?”

Siwon menghela nafas berat masih tetap melangkah dengan cepat, diikuti sang sekertaris yang sepertinya kualahan menyamai langkah kaki atasannya tersebut.

“Oppa eottokhae?”

“Aku akan segara tiba di Seoul, kau jemput oppa di bandara dengan pak Lee sekalian bawa mobil oppa juga. Jangan hubungi polisi terlebih dahulu”

“Oppa..” suara sang adik terdengar bingung

“Sudah ikuti perkataanku, jemput aku satu jam lagi. Arraseo?”

“A..arraseo”

₰ [BFIML] ₰

Siwon memijat keningnya, pikirannya benar-benar hanya tertuju pada Yoona. Begitu tahu wanita itu dalam bahaya segera ia meminta sang sekretaris untuk segera kembali ke Seoul bahkan ia sampai mengerahkan jet pribadinya agar segera sampai ke Seoul. Pikirannya benar-benar hanya tertuju pada sosok Yoona.

Siwon mengeluarkan benda yang melingkar dilehernya tersebut, benda itu masih bercahaya, ia tidak bisa melihat keberadaan sosok Yoona, hanya terlihat sebuah halaman rumah yang tak terawat, sepertinya Yoona kehilangan benda itu.

Hanya hal-hal buruk yang terlintas dalam pikirannya, takut akan sesuatu yang tak diinginkan terjadi pada sosok Yoona yang telah mengisi hari-harinya kini. Tiba-tiba terlintas akan percakapan yang terjadi antara dirinya dan Taecyeon.

“Apa ini ulahnya” gumamnya, gurat kekhawatiran semakin merasukinya

“Arghh Shit!!”

Sang sekretaris yang duduk tak terlalu jauh dengan sang atasannya tersebut hanya bisa memandang bingung pada sosok Siwon yang terlihat begitu kacau.

₰ [BFIML] ₰

“Kami sudah di tempat”

“Bagus, jaga dia..aku akan segera kesana” ia menutup sambungan telepon itu dan tersenyum licik

“Permainan dimulai”

₰ [BFIML] ₰

Terlihat dua wanita cantik yang memiliki sayap dipunggungnya berlari tergesa-gesa menuju sebuah castle.

“Ibu peri” seru keduanya begitu melihat sesosok wanita yang duduk disinggasananya

“Ibu peri..Yoona…” ujar salah satu dari kedua wanita tersebut

“Ibu peri tahu apa yang kalian khawatirkan Sunny, Seohyun”

“Lalu? Bukankah kita seharusnya menolongnya ibu peri. Kalung pelindungnya terlepas”

Ibu peri menghela nafas berat “Kita tidak bisa sembarangan merusak hukum bumi, kita tidak bisa dengan mudah menggunakan kekuatan disana”

“Lalu bagaimana dengan Yoona eonnie?” sambung Seohyun terlihat khawatir

“Kita tunggu, pelindungnya sudah mengetahui akan bahaya yang menghampiri Yoona”

“Tapi ia hanya seorang manusia ibu peri, aku khawatir” jawab Sunny

“Kita percayakan padanya, ia sudah terpilih untuk melindungi Yoona. Pasti ia akan melindungi Yoona kita”

“Kuharap seperti itu” gumam Seohyun dan Sunny

₰ [BFIML] ₰

Siwon dan sekretarisnya masih berjalan tergesa-gesa begitu tiba di bandara internastional incheon “Oppa..” sebuah pekikkan menghentikan langkah keduanya begitu mendengar pekikkan seorang wanita yang kini berlari kearah keduanya.

“Mana kunci mobil” pinta Siwon begitu wanita itu sudah berada dihadapannya dengan nafas terengah

Begitu ia mendapatkan benda yang diinginkannya ia langsung berlalu

“Oppa, kau ingin kemana?” membuat Siwon menghentikan langkahnya berbalik memandang sang adik dan sekretarisnya yang terlihat bingung dan tak mengerti apa yang terjadi

“Aku harus menemukan Yoona”

“Aku ikut” seru wanita itu

“Kau tunggu dirumah Soo, tunggu kabar dariku” ujarnya berbalik namun baru dua langkah ia berjalan ia kembali menemui sang adik.

Kedua tangannya memegang bahu sang adik “Tunggu kabar dariku, jika sampai tengah malam aku belum kembali segera hubungi polisi dan cari keberadaanku. Ponselku selalu aktif, kau bisa melacak keberadaanku”

Setelah itu Siwon segera berlari keluar bandara. Meninggalkan kedua gadis itu yang menunjukkan ekspresi yang berbeda.

Sooyoung dan Yuri berjalan beriringan menuju tempat dimana pak Lee berada. Yuri menarik nafas sesaat, ia sudah tidak tahan lagi. Sebenarnya apa yang terjadi?

“Josonghamnisa Nn. Choi” ujarnya begitu mobil yang mereka tumpangi melaju

“Hemmm…”

“Sebenarnya apa yang terjadi? Saya cukup bingung dengan keadaan ini?” tanya Yuri

“Hiks..hiks…eottokhae?” gumam Sooyoung, Yuri hanya diam menunggu Sooyoung berbicara lebih

“Yoona..Yuri-ssi. Yoona diculik, sewaktu aku dengannya sedang lari pagi dan ia pergi ke minimarket, tiba-tiba saja ada sebuah mobil yang berhenti dan membawanya..hiks..kejadian itu begitu cepat. Aku hanya diam melihat mobil itu menjauh membawa Yoona”

Yuri hanya terdiam, ia cukup terkejut mendengar pernyataan dari adik atasannya itu. Namun ia jadi tahu mengapa atasannya itu begitu panik dan khawatir.

“Eottokhae? Kau lihat oppaku tadi. Ia terlihat benar-benar frustasi, padahal aku sudah berjanji menjaganya sebelum ia pergi ke jeju” tangan Yuri pun terulur mengulus punggung Sooyoung, memberi sedikit kekuatan untuk wanita disampingnya tersebut.

“Tenanglah Nn. Choi, kita berdoa semoga Yoona-ssi baik-baik saja” Yuri menenangkan “Mengapa ada yang tega berbuat seperti itu pada Yoona-ssi, sepenglihatanku ia sosok wanita yang baik dan polos”

Sooyoung yang menangkupkan wajahnya menatap pada Yuri “Kau benar, tak mungkin Yoona memiliki musuh atau apapun. Ia terlalu polos”

Yuri terdiam, pikirannya tertuju pada sang atasan yang kekhawatirannya terlihat memendam amarah. Dan tiba-tiba saja kilasan kejadian antara atasannya dengan presdir Ok melintas dipikirannya.

“Apa ini ulahnya?” gumam Yuri

“Apa yang kau maksud Yuri-ssi?” tanya Sooyoung yang mendengar gumaman Yuri

Yuri menoleh menatap Sooyoung yang penuh harap menatapnya untuk menceritakan apa yang ia pikirkan. Ia menarik nafas sesaat dan mulai menceritakan apa yang terjadi antara Siwon dan Taecyeon. Sooyoung menutup mulutnya menahan isak tangisnya.

“Ohh tuhan! Apa ini ulah orang itu” ujar Sooyoung setelah mendengar kronologi  yang diceritakan Yuri, ia menghapus sisa airmata dipipinya dan menatap mantap pada sosok Yuri “Kita harus membantu oppa, Yuri-ssi” ujar Sooyoung mantap

“Maksud anda?”

“Ya kita harus menyelidiki Ok Taecyeon itu, untuk mengetahui kebenarannya”

₰ [BFIML] ₰

Siwon masih mengendarai mobilnya dalam kecepatan diatas rata-rata, pikirannya hanya tertuju pada Yoona. Ia berharap orang-orang yang telah membawa Yoona tak melukainya sedikit pun, kalau tidak. Ia takkan bisa memaafkan orang-orang tersebut.

cats1

Ia memijat keningnya, memikirkan apa yang akan terjadi nanti, benda yang melingkar dilehernya masih mengeluarkan cahaya dan tetap sama hanya pemandangan seperti sebuah halaman depan yang sedikit tak terawat.

 cats

Entah ia akan melajukan mobil yang dikendarainya kemana? Semua seperti sudah ter-setting dan ia hanya mengikutinya saja.

₰ [BFIML] ₰

Sebuah mobil berhenti tepat tak jauh dari sebuah gedung yang menjulang tinggi. ia mengamati halaman lobby tersebut yang tak berbeda jauh dengan perusahaan keluarganya.

“Lalu apa yang akan kita lakukan Sooyoung-ssi?” tanya seseorang disebelahnya

“Emm kita tunggu sampai orang itu keluar Yuri-ssi” jawab Sooyoung

Ternyata Yuri dan Sooyoung melakukan penyelidikan ke perusahaan milik Taecyeon, mereka ingin mendapatkan informasi apa yang akan dilakukan orang tersebut sekaligus memastikan apa benar orang tersebut yang telah menculik Yoona.

Mereka menunggu dalam diam sambil memandang aktivitas yang terjadi di lobby perusahaan tersebut. Tak lama seseorang yang cukup mereka kenal keluar dari tempat itu dan memasuki sebuah mobil yang sepertinya telah siap akan kedatangannya.

“Ia sudah pergi Sooyoung-ssi”

“Baiklah, kita harus mengikutinya” Sooyoung segera melajukan mobilnya mengikuti sebuah mobil yang berada tak jauh didepannya.

₰ [BFIML] ₰

Seorang pria memberhentikan mobilnya disebuah rumah yang terlihat cukup tak terawat, ia memandang lebih pada rumah tersebut dan melihat dua orang pria berpakaian hitam dan berbadan besar memasuki rumah tersebut.

 cats5

“Sepertinya ini tempatnya?” gumamnya melepas seltbelt dan keluar dari mobilnya tersebut

Ketika ia akan melangkah untuk mendekati bangunan rumah tersebut, ia menangkap sebuah benda bercahaya yang tergeletak dekat sebuah mobil. Pria itu mendekat dan mengambil benda tersebut, ia menggengamnya sangat erat dan mulai kembali melangkahkan kakinya mendekati rumah tersebut.

Ia melihat pada celah jendela rumah itu dan mendapati empat orang yang berpakaian hitam dan berbadan besar. Ia coba mencari akal, bagaimana ia bisa memasuki tempat tersebut. Yang pasti ia harus menghadapi mereka semua terlebih dahulu.

Ia mengambil sebuah balok kayu yang terbilang cukup besar dan kuat, dan mencoba memasuki rumah tersebut, ia pikir bermain dari belakang lebih baik.

Bukk…

Ia memukul salah satu dari mereka, membuat kawan dari orang tersebut segera menghampirinya. Ia dengan sigap meladeni orang tersebut, ia cukup beruntung karna memiliki ilmu bela diri dan gelar sabuk hitam yang ia miliki. Terjadi batu hantam diantara mereka, empat lawan satu. Memang merupakan pertarungan yang tak seimbang.

₰ [BFIML] ₰

Sebuah mobil berhenti tepat dibangunan yang sama, ia keluar dengan wajah angkuhnya dan memandang sekitar.

“Rupanya kau telah berada disini” gumamnya tersenyum licik begitu melihat sebuah mobil yang sangat dikenalnya terparkir disana

“Terlalu mencintai kekasihmu itukah” gumamnya lagi dan terkekeh kemudian melangkah memasuki rumah tersebut

Brukk…

 capture-20130125-10230611

“Ahh Choi Siwon, sudah kalahkah? Sepertinya aku benar-benar terlambat” ujar orang tersebut dengan nada meremehkan, ketika mendapati pria yang diketahui Choi Siwon tersungkur dengan lebam diwajahnya dan bagian ditubuhnya

“Ternyata memang kau” ujar Siwon memandang tajam sosok dihadapannya itu

“Tentu saja”

“Brengsek kau Ok Taecyeon!!”

Ok Taecyeon tertawa dengan dibuat-buat “Teruskanlah acara kalian, aku ingin bermain-main dengan gadis cantikmu” ujarnya tersenyum mengejak dan menaiki tangga

Siwon yang mendengarnya hanya bisa menggeram dengan amarah yang sudah memuncak, ia bangkit dan ingin menghajar orang tersebut namun ia kembali tersungkur karena empat orang yang sama busuknya dengan majikannya itu menghalanginya.

₰ [BFIML] ₰

Seorang gadis masih terdiam diatas sebuah ranjang tak lama terdengar suara pintu yang terbuka, ia mendongak dan mendapati seseorang yang dikenalnya.

“Taecyeon-ssi” gumamnya

Orang tersebut tersenyum “Apa kabar Yoona-ssi, kita berjumpa kembali. Apa menyenangkan disini?”

“Kau yang melakukannya?” tanya Yoona

“Emm bisa dibilang seperti itu” jawab Taecyeon santai

“Tapi kenapa?”

“Tanyakan saja pada kekasihmu itu, tapi sepertinya kau harus memendam pertanyaan itu..mungkin saja ia sudah mati” jawab Taecyeon mendekati Yoona

“Apa maksudmu?” tanya Yoona tajam

“Choi Siwon akan mati!!” Yoona melebarkan matanya tak percaya akan ucapan seseorang dihadapannya itu

“Ternyata benar apa yang dikatakan Siwon oppa, kau memang bukan pria baik-baik” seru Yoona tajam

“Ohh sepertinya kekasihmu itu sudah meracuni otakmu”

“Kau bajingan!!”

“Katakan sekali lagi?

“Kau ba-jing-an” Yoona menekan setiap perkataannya

Taecyeon langsung menarik dagu Yoona “Berani sekali kau gadis manis” ujarnya memandang Yoona licik, Yoona merintih karena cengkraman Taecyeon yang seperti ingin mencekiknya

Yoona berontak walaupun sepertinya usahanya sia-sia karena kedua tangannya yang terikat.

“Mau minta bantuankah?” tanya Taecyeon, ia melepaskan cengkramnya dan berganti membelai pipi Yoona “Kau cantik. Aku akan melepaskanmu, asalkan kau mau bersamaku dan meninggalkan si bodoh Choi Siwon”

“Cihh jangan harap” Yoona memalingkan wajahnya

Taecyeon beralih pada kaki jenjang Yoona yang bebas, ia menggenggam pergelangan kaki itu dan menariknya, hingga posisi Yoona kini tertidur.

“Apa yang mau kau lakukan?” tanya Yoona panik

“Menurutmu?” Taecyeon mulai menaiki ranjang tersebut, dan kembali membelai pipi Yoona

“JANGAN SENTUH AKU!!” Yoona menendang Taecyeon hingga terjatuh

“Wanita tak tahu diri” geram Taecyeon menarik rambut Yoona

“AAAAAAAHHHHH”

capture-20130125-10362211

“Sakit?” tanya Taecyeon, Yoona masih berontak dan berusaha kembali menendang, Taecyeon yang sudah kehabisan sabar langsung melayangkan tangannya.

Plaakkkk…

₰ [BFIML] ₰

Yuri dan Sooyoung mengintip pada celah jendela, keduanya menutup mulut mereka begitu mendapati Siwon yang telah tak berdaya oleh empat pria yang berbadan besar itu. Sooyoung langsung mengeluarkan handphonenya dan meminta pertolongan pada aparat kepolisian.

“JANGAN SENTUH AKU!!” terdengar suara jeritan seorang wanita

“Yoona” gumam Siwon yang masih dalam keadaan sadar walaupun ia sudah tak berdaya

“AAAAAAAHHHHH”

Plaakkkk…

Mendengar jeritan Yoona dan sebuah tamparan membuat Siwon menggeram marah, seseorang yang ia sayangi dan bahkan mungkin yang ia cintai kini telah disakiti oleh musuhnya, kalung yang berada padanya bercahaya. Ia seperti mendapatkan kekuatan begitu mendengar suara jeritan Yoona. Ia segera bangkit dan mulai melawan keempat orang tersebut, gurat wajahnya benar-benar menunjukkan kemarahan. Yang terpikirkannya saat ini adalah harus menyelamatkan Yoona dari orang laknat yang telah menyakitinya.

Sooyoung dan Yuri semakin dibuat was-was setelah mendengar jeritan Yoona dan melihat Siwon yang benar-benar marah setelah mendengar jeritan Yoona, ia membanting orang-orang berbadan besar tersebut dengan mudah, ia mengambil sebuah balok kayu dan berlalu menuju sebuah pintu.

₰ [BFIML] ₰

Braakkk….

Siwon semakin geram melihat Taecyeon yang mencoba menyentuh Yoona, Taecyeon tersungkur akibat sebuah pukulan yang dilayangkan oleh Siwon, Siwon merasa tak puas ia mendekati Taecyeon dan mulai melayangkan pukuannya pada wajah orang itu berkali-kali, Taecyeon yang memang belum siap akan serangan itu sulit untuk melawan.

 cats3

Setelah merasa puas Siwon yang saat itu sedang mencengkram  kerah kemeja Taecyeon dihempaskannya dengan kasar. Ia berjalah tertatih menuju ranjang, mendapati orang yang dicintainya terpejam dan terdapat lebam dan darah disudut bibirnya akibat tamparan Taecyeon.

“Yoona..” panggilnya, ia segera melepaskan ikatan di kedua tangan Yoona

“Yoona, ireona…” ujarnya, ia segera merogoh saku celananya. Mengambil sebuah benda berkilau dan juga melepas kalung yang berada di lehernya, menyatukan benda tersebut dan memasangkannya pada leher jenjang Yoona. Ia sangat tahu, Yoona sangat membutuhkan benda tersebut.

“Yoona-ya, Yoona..ireona..jebal…” dipeluknya tubuh Yoona dalam dekapannya

“Kajima..ireona..kajima” tak terasa airmata mengalir dipipinya

Dengan tertatih ia mengambil sebuah balok kayu yang tak jauh darinya, dengan sisa tenaganya ia berdiri dan mengayunkan benda tersebut keatas

Buugggg..

Siwon merasakan kesakitan yang amat sangat, dan darah mengalir dari bibirnya, dan ia dapat mendengar seruan namun setelah itu semua gelap.

₰ [BFIML] ₰

“Kita tak bisa diam disini saja Yuri, oppaku dan Yoona dalam bahaya”

“Kumohon jangan gegabah Sooyoung-ssi, kita harus menunggu polisi”

Tak lama polisi yang mereka hubungi datang, segera mereka memasuki rumah tersebut. Beberapa polisi menangkap empat orang yang telah menghajar Siwon tadi dan sisanya mengikuti Sooyoung dan Yuri menuju sebuah pintu kamar.

“Angkat tangan” seru seorang polisi melihat Taecyeon yang tersenyum licik menatap dua orang yang kini tak berdaya diatas ranjang. Mendengar seruan itu membuat Taecyeon panik mencoba melarikan diri namun usahanya tersebut sia-sia karena ia telah dikepung.

Sooyoung dan Yuri menutup mulut mereka, memandang tak percaya akan Yoona dan Siwon yang tak sadarkan diri dengan darah Siwon yang ikut melumuri tubuh Yoona yang ada dalam dekapannya. Sungguh memilukan bagi mereka.

₰ [BFIML] ₰

Brankar yang membawa Yoona dan Siwon dikoridor rumah sakit, Sooyoung dan Yuri mengikuti mereka dengan berlari kecil. Mereka dibawa keruang yang berbeda.

“Anda tidak bisa masuk, silakan tunggu diluar” ujar seorang suster melarang Sooyoung ikut memasuki ruangan dimana Siwon dibawa.

Sooyoung mendudukan dirinya pada kursi tunggu, isakkan masih jelas terdengar dari bibirnya. Yuri menghampirinya dan mengusap punggung adik atasannya tersebut. Mencoba memberi ketenangan.

“Aku takut akan terjadi sesuatu dengan Siwon oppa dan Yoona” ujar Sooyoung masih dengann isakan

“Kita berdoa untuk mereka, semoga mereka baik-baik saja”

Mereka menunggu dalam diam, walau masih terdengar isak Sooyoung.

Sementara didalam dua orang dokter dan beberapa suster sedang berusaha menyelamatkan nyawa seorang pria yang kondisinya benar-benar sangat memprihatinkan dengan berbagai luka disekujur tubuhnya.

cats4

“Kenapa begitu lama?” gumam Sooyoung menangkupkan wajahnya, pasalnya pemeriksaan Yoona sudah selesai setengah jam ketika ia dibawa masuk namun sudah hampir dua jam pintu dimana Siwon berada belum juga terbuka.

Cklek..

Sooyoung dan Yuri segera bangkit begitu pintu itu terbuka, seorang dokter keluar masih dengan masker yang diturunkan hingga menutupi lehernya

“Bagaimana dengannya dok?” tanya Sooyoung

“Kami perlu bicara dengan anggota keluarganya”

“Saya adiknya” jawab Sooyoung cepat

Dokter itu menghela nafas sesaat “Pasien mendapatkan luka yang cukup serius, terdapat keretakkan tulang pada punggungnya dan beberapa luka dalam akibat pukulan-pukulan dan mungkin hantaman benda-benda tumpul..keadaannya cukup kritis”

Sooyoung menutup mulutnya menahan tangisnya yang mungkin saja tak bisa ia kontrol, yang terdengar hanya isakkan. Yuri merangkulnya, mencoba memberi kekuatan.

“Saya permisi, pasien akan dipindahkan ke ruang rawat” dokter itupun berlalu

₰ [BFIML] ₰

Sudah seminggu berlalu dari kejadian itu, Siwon masih terbaring tak sadarkan diri. Yoona tak pernah henti menemani Siwon yang masih terbaring lemah tersebut. Ya..Yoona yang begitu sadar dan mengetahui keadaan Siwon segera berlari menemui Siwon.

Sore itu terlihat Yoona yang sedang membersihkan wajah Siwon dengan sebuah handuk hangat, ia begitu telaten merawat Siwon. Sooyoung yang baru membuka pintu ruang tersebut tersenyum begitu melihat sosok Yoona yang begitu penuh perhatian merawat oppa-nya.

“Annyeong Yoona..”

“Ahh Soo, kau sudah datang”

“Ne, setelah dari kampus aku menyempatkan diri kesini. Ini aku bawakan kau sandwich, aku yakin kau belum makan” ujar Sooyoung sambil membukakan sebuah kotak makan yang berisi beberapa potong sandwich dan meletakkannya di meja kecil samping tempat tidur.

“Gomawo Soo, tapi aku tidak lapar”

“Tidak lapar apa, kau belum makan dari kemarin. Selalu aku yang memaksamu untuk makan”

“Kapan Siwon oppa akan sadar?” Yoona mengalihkan pembicaraan

“Entahlah, kita berdoa saja..semoga oppa cepat sadar” jawab Sooyoung

“Ini semua salahku, seharusnya aku bisa lebih menjaga diriku”

“Sudahlah jangan menyalahkan dirimu terus, ini sudah kehendak yang diatas”

“Tetap saja, aku merasa sesak melihatnya hanya tertidur seperti ini”

Sooyoung tersenyum mendengar pengakuan Yoona “Kau benar-benar mencintai oppaku” ujar Sooyoung memandang Siwon, sedangkan Yoona memandang Sooyoung meminta penjelasan lebih

“Ya…kau begitu mencintai oppaku, kau begitu sakit melihat orang yang kau sayangi terbaring lemah seperti ini. Merasakan kehampaan ketika kita tak bisa berkomunikasi dengannya, dimana disetiap saat..ketika kita berkomunikasi dan bersamanya, akan merasakan sebuah kenyamanan yang tak didapatkan dari orang lain, dan jantung kita yang selalu berdegup kencang ketika menatapnya, memang begitu menyakitkanketika kita kehilangan itu semua. Cintai itu memang indah namun kadang kala cinta juga bisa sangat menyakitkan”

Yoona terdiam memandang Siwon setelah mendengar penuturan Sooyoung.

Malam semakin larut, Yoona masih setia menunggu Siwon yang belum sadar. Ia menggenggam tangan Siwon, memberi kekuatan disana berharap sang pemilik tangan akan merasakan keberadaannya yang membutuhkannya.

“Oppa, cepatlah sadar..aku merindukanmu”

₰ [BFIML] ₰

Padang yang indah yang sekelilingnya dipenuhi dengan ilalang yang membelai kulitnya dengan lembut.

 capture-20130125-1113451

“Ibu peri” serunya berlari dan memeluk sosok keibuan itu “Aku merindukanmu”

Sosok itu tersenyum “Aku juga merindukanmu Yoona-ya” jawabnya membalas pelukkan Yoona

Keduanya duduk pada sebuah bangku taman dibawah pohon mapple yang rindang, memandang pada hamparan ilalang yang luas membentang disana.

“Yoona-ya”

“Ne ibu peri”

“Ujianmu sudah selesai sayang, kau bisa kembali bersama kami” Yoona menoleh cepat dan memandang sang ibu peri lekat

“Secepat itukah?”

“Semua tergantung akan peri itu sendiri. Dan kau memang telah melewati berbagai ujian dibumi” jawab sang ibu peri tersenyum hangat

Yoona terdiam, ada kebimbangan dihatinya akan itu, sang ibu peri tersenyum memandang sosok Yoona.

“Ibu peri akan memberimu waktu, kau bisa menentukan pilihan yang terbaik untukmu”

Yoona membuka kedua matanya, ia memandang sekeliling dan mendapati dirinya masih berada disebuah ruangan dimana Siwon dirawat.

“Ibu peri” gumamnya

Dipandangnya sosok Siwon yang masih tenang dalam tidurnya “Aku bimbang jika harus meninggalkanmu dalam keadaan seperti ini oppa “ ujarnya menggenggam tangan Siwon

“Dan aku..aku..mencintaimu”

To Be Continued..

Gimana puas ga sama chapter ini??

Moga2 ga mengecewakan yaahh, untuk masalah action aku ga bisa kasii perdetail karena memang ga bisa bikin adegan action..so cukup dengan gambar oke ;)

Sampai bertemu kembali di chapter selanjutnya :)

Tinggalkan komentar

113 Komentar

  1. KieWonkyu

     /  Juli 15, 2013

    knpa siwonnya dibuat kritis unnie ? khan ksian ..
    yoona jgn pergi , jgn tnggalin siwon

    Balas
  2. dina

     /  Juli 25, 2013

    Waduh..siwon kritis Ωyå lama sekali…wake up oppa…kasian yoong..

    Balas
  3. aat yoonwon

     /  Agustus 3, 2013

    Akhirnya yoong eonni cinta juga ma wonppa, jangan pisahkan wonppa dan yoong eonni

    Balas
  4. Adu yoona ♏άΰ tinggalin siwon oppa..jangan tinggalin siwon oppa..

    Balas
  5. Anita harahap

     /  September 23, 2013

    Astaga..
    Apa yoona eonni akan meninggalkan siwon oppa…
    Andwee

    Balas
  6. LatiFaticts

     /  Oktober 5, 2013

    Eciee ngaku juga kalau mencintai siwon. Tinggal siwon doang yg belum mengakui.

    Balas
  7. nunung

     /  Oktober 28, 2013

    Cie ada pengakuan

    Balas
  8. tia risjat

     /  Desember 9, 2013

    kajima yoona-ya… udah disini aja. kamu ga bs hidup tanpa siwon dan siwon pun begitu. di tempatmu kan ga enak. ga ada mall. he3

    Balas
  9. Erny

     /  Januari 26, 2014

    Yoong eonni jgn ninggalin wonppa don..dia kan blm sadar:(

    Balas
  10. ayu dian pratiwi

     /  Februari 8, 2014

    Makin penasaran

    Balas
  11. Yeona

     /  Maret 7, 2014

    Hhuh,apa yg akan yoona onni pilih

    Balas
  12. any

     /  April 21, 2014

    Kasian yoonwon. Moga aja yoona buat keputusan untuk tetep m wonpa. Kan kasian harus pisahhh. Lebay…

    Balas
  13. kasian wonpa.. lanjut..

    Balas
  14. Evi

     /  Agustus 12, 2014

    Jangan dipisahkan dong siwon oppa sma yoona eonni

    Balas
  15. Anah sanggy sonelf

     /  Agustus 18, 2014

    Duh yoona jngan tingglin wonppa dong. Kasihan wonppanya.
    Bagus

    Balas
  16. So sweet…gmn ni siwon blm sadar jg,yoona ga kn prg kn…thor critany happy ending kn…semagat ya thor.

    Balas
  17. Knp Ga pake kekuatan yoona aja buat nyembuhin siwon,kasian kan…. Akhirnya yoona sadar klo dia mncintai siwon,tp bknnya Ga blh ya jatuh cinta sama manusia???

    Balas
  18. Choi Han Ki

     /  Maret 18, 2015

    Wah semoga siwon cepet sadar gk tega liatnya… Lalu apakah yg bakal yoona ambil sebagaai keputusannya??

    Balas
  19. Kasihan WonPa kritis… Yoona jangan pergi dong…temenin WonPa aja…

    Balas
  20. sdhifakhri

     /  Mei 10, 2015

    Siwon cepet sadar, kasian yoona 😦 semoga yoona gak bakal ngambil keputusan buat ninggalin siwon.

    Balas
  21. disaat siwon kritis yoona harus kembali kedunia nya >< ya ampun taecyeon ~ next thor

    Balas
  22. Gilaaa!! Apa iya Yoona eonni mau ninggalin Siwon oppa?? padahal udah saling menyayangi.

    Balas
  1. Beautiful Fairy In My Life | YoonG-fanfic

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: