[OS] Endless Love

Tittle: Endless Love

Type: OneShoot / OS

Genre: Romance, Sad, Tragedy, Family

Rating: PG 15+

Author: Choi Mutie OeziL (Twitter: @Muthy92Mutii)

Main Cast:

  • Choi Si Won “SuJu”
  • Im Yoon Ah “SNSD”

Other Cast:

  • Cho Kyu Hyun “SuJu”
  • Seo Joo Hyun “SNSD”
  • Etc

Author Notes: Annyeong Nited’s..:) Author sok eksis di YWK balik lagi dgn new ff, tp Cuma OS ajja#Plakk, gada yg nanya#. Sgla ssuatu yg ada di ff ini hanya brsfat FIKTIF BELAKA, jika ada ksamaan cerita, tokoh ataupun yg lainnya itu bnar2 gak sngaja. Skli lagi ini ff murni pmkiran dan imajinasi Author sndri.. hehehe:D. selesai baca jgn lupa koment yah nited’s.. okey?? Yah udah slmat MEMBACA..^^

***~~~***

Sosok wanita cantik berparas ayu itu sedang sibuk mengikat rambut panjang milik putri kecilnya yang berusia 9 tahun yang duduk di bangku kelas 4 SD Seoul Elementery School itu. Sementara putra kecilnya yang berusia 6 tahun sedang meminta ayahnya yang super tampan itu untuk ikut melayani dia juga layaknya sang kakak yang sedang dilayani oleh sang ibu. Ayahnya pun menurutinya, bahkan dengan senang hati ayahnya rela untuk menunda jam keberangkatan hari kerjanya hari ini hanya untuk membuat PR dan menyisir rambut lurusnya dengan model dibelah samping. Kedua bocah cilik itu rupanya sangat bahagia bisa terlahir dari kedua orang tua yang sangat baik, tampan, cantik, cerdas, berkharisma, perhatian, tegas dan pastinya poluler di jagat tempat mereka bekerja. Kedua orang tua mereka itu adalah Choi Siwon yang kini telah berusia 34 tahun dan ibu mereka yang cantik nan Ayu Im Yoona yang kini telah berusia 30 tahun.

“Ayolah Appa, eomma, saeng.. kita sarapan secepatnya. Nanti bisa telat..”, seru yeoja kecil cantik bernama lengkap Choi Youngmi itu. Adiknya yang masih didandani oleh appanya hanya meledeknya karena telah berhasil membuat noonanya merasa jenuh dengan menunggu. “Yak! Kau dan eomma saja yang duluan noona, nanti aku dan appa menyusul..”, komentarnya sambil mengejek noonanya. “Yak! Choi Yongwon.. kau ingin mati..!!!”, teriak sang kakak kesal.

“Sudahlah, kalian ini jangan bertengkar terus, bagaimana kalau suatu saat nanti appa dan eomma tak ada huh..”, kata appa mereka dengan tujuan mendamaikan pertengkaran mereka yang telah mentradisi itu. “Yang dikatakan appa benar Youngmi-ahh, Yongwon-ahh, kalian ini..”, sambung eommanya dan segera bergegas menyiapkan gelas dan piring untuk menu makan dan minuman untuk sarapan mereka pagi ini.

“Ne.. appa, eomma.. jeongmal mian..”, sesal mereka berdua meminta maaf. “Ya sudah, makanlah.. nanti kalian telat..”, Yoona pun mengingati ketiga orang tercintanya itu. “De.. Ratu Tri Choi..”, angguk Siwon kompak dengan kedua anaknya. “Baguslah kalau begitu..”, balas Yoona tersenyum melihat ketiga orang tercintanya yang selalu memanggilnya dengan gelar RATU TRI CHOI, yang artinya ratu buat suami dan kedua anaknya.

Acara sarapan usai sudah, jarum jam dirumah keluarga Choi telah menunjukkan pukul 7.30.. dan itu artinya mereka berempat harus segera berangkat untuk melakukan aktifitas masing-masing. YoonWon nantinya berangkat ke pengadilan tinggi Seoul karena profesi mereka adalah sebagai Hakim dan Jaksa di lembaga peradilan itu. Sementara kedua anak mereka ke sekolah.

“Baiklah.. kajja, jalankan mobilnya appa..”, perintah si bungsu Yongwon. “Ne.. siap jagoan kecil..”, angguk Siwon mantap. “yeobo-ahh, apakah kau sudah menyiapkan semua berkas beracara kita hari ini..”, ujar Yoona mengingatkan suaminya. “Ne yeobo-ahh,, semua sudah siap ratuku, tinggal kita jerat saja penjahat uang itu..”, balas Siwon tersenyum.

“Jinjjayo, gomawo yeobo-ahh..”, ucap Yoona girang sambil menyandarkan kepala Yongwon di pundaknya. Sedangkan sang putri kecil sedang bercerita ria dengan Siwon di bangku depan.

~~~

Hanya dalam jarak tempuh 10 menit, mobil merah mewah milik keluarga Choi itu telah sampai di halaman sekolah kedua anak mereka. “Kajja.. cepatlah turun, salam buat Seo ahjumma.. oh yah jangan lupa bilang Seo ahjumma nanti ke rumah saja dengan kalian sambil menunggu Kyu ahjussi pulang ne? ingat pulang harus makan dan setelah itu tidur supaya bisa mengerjakan PR kalian ne? hari ini appa dan eomma pulang malam, karena ada banyak kasus pidana yang harus kami sidangkan hari ini..”, papar Siwon sebelum anak-anaknya itu turun dari mobil.

Mereka pun segera mencium kedua pipi YoonWon secara bergantian dan segera lari secepatnya sebelum diomeli oleh guru mereka Jessica Jung yang terkenal cerewet sejagat sekolah.

“Huh.. kau lihat mereka yeobo-ahh, masih sama sepertimu dulu..”, ledek Siwon menjahili istrinya. “Yak! Choi Siwon babo, memangnya siapa yang suka lari seperti itu, kau atau aku..”, balas Yoona dengan tampang merajuk. “Jangan seperti itu yeobo-ahh, aku hanya bercanda. Aku kan telah berjanji 10 tahun lalu bahwa aku akan selalu menjagamu dan menjadi pelindungmu serta cintaku padamu takkan pernah berujung yeobo-ahh… semua itu sudah kuikrarkan dihadapan makam kedua orang tuamu..”, bujuk Siwon, seketika Yoona diam dan tak banyak protes lagi.

“De,, yeobo-ahh.. I love you..”, ucap Yoona lembut dengan senyuman rekahnya. “ I love you too my queen..”, jawab Siwon tak kalah memamerkan senyum lesung pipitnya dihadapan istri tercinta. “Ya sudah. Kajja.. palli, bukankah hari ini kau yang jadi hakim ketua untuk sidang kasus korupsi atas nama terdakwa Ok Taecyeon kan?”, ungkap Yoona. “Oh Yye..”, balas Siwon dan tanpa ba bi bu segera menjalankan mobil dan segera berlalu dari lokasi sekolah anak-anaknya.

Dalam perjalanan YoonWon selalu bertukar pikiran satu sama lain tentang bagaimana nantinya proses persidangan mereka sebentar nanti. Yoona menasehati Siwon agar sebentar nanti ketika ia sidang dan berhadapan dengan para terdakwa maka ia harus sabar dalam mendengarkan keterangan terdakwa dan para penasehat hukum mereka. Sebaliknya Siwon juga menyarankan Yoona agar dalam membaca surat dakwaannya harus benar-benar bisa membuat si kuruptor terjebak.

“Ingat yeobo-ahh, kita harus professional dan tak boleh gegabah dalam mengambil keputusan..”, kata Yoona pelan. “Ne.. kau juga sebaliknya. Aku tak mau si penjahat itu lolos..”, balas Siwon jengkel ketika mengingat perbuatan korupsi yang dilakukan oleh Ok Taecyeon yang saat ini masih menjabat sebagai walikota Seoul.

“Gomawo yeobo-ahh.. atas support dan semangatmu aku bisa jadi hakim sesukses ini. tanpamu mungkin aku tak bisa menyelesaikan 307 kasus pidana yang telah tuntas itu..”, papar Siwon dengan tampang bahagianya. Yoona hanya membalasnya dengan anggukan kepala.

“Ayolah.. turunlah Jaksa Im..”, pinta Siwon menggoda istrinya. Yoona yang mendengarnya hanya tersenyum geli. “Ne.. Hakim Choi..”, balas Yoona dengan senyuman manisnya. Yoona hendak keluar duluan dari dalam mobil namun Siwon mencegah tangannya.

“Yak! Cium dulu yeobo-ahh.. supaya aku semangat dalam persidangan hari ini..”, rengek Siwon manja layaknya Youngmi dan Yongwon. “Dasar!!”, cerocos Yoona dan segera menutup pintu kembali. Dan tanpa aba-aba Siwon seberga menarik kepala istrinya itu tepat dihadapannya dan segera mencium bibir merah muda istrinya itu, melumatnya lembut dan mereka saling mengisap bibir masing-masing untuk beberapa saat, dan inilah car kiss mereka yang kesekian kalinya sebelum mereka menghadapi persidangan seperti biasanya.

Mereka melepaskan ciuman singkat itu dan segera turun dari mobil. Siwon segera mengunci kaca mobil dan mesinnya. Setelah itu menggandeng mesra tangan kanan istrinya itu ketika memasuki area pengadilan.

“Yak! Choi Siwon, lepaskan! Kita kan sudah sepuluh tahun menikah yeobo-ahh..”, bisik Yoona memohon di telinga Siwon. “Shireo.. biarkan saja. bodoh amat dengan komentar orang!!”, Siwon tak menghiraukan ucapan istrinya itu malah  melingkarkan tangannya di pinggul sang istri.

“Yak!!!!”, bisik Yoona hampir berteriak namun Siwon menggelitik pinggangnya agar diam. Sampai didalam ruangan, mereka segera memakai toga/baju hakim dan jaksa mereka, setelah itu berjalan ke ruang 7 tempat nantinya proses persidangan akan berlangsung. Kedatangan mereka disambut dengan gembira oleh oleh para hakim anggota, panitera, pengacara dan pengunjung sidang yang lain.

Waktu sidang pun segera dimulai, terdakwa Ok Taecyeon telah tiba di ruang sidang, ia didampingi oleh kuasa hukumnya Lee Seunggi dan Jang Geunsuk. Sementara Yoona dan Kangin sebagai Jaksa Penuntut Umum telah siap dengan dakwaan mereka. Dan para pengunjung sidang lain telah siap untuk mengikuti sidang tahap ketiga ini, yakni pemeriksaan saksi dari terdakwa kasus tindak pidana kurupsi atas nama Mr. Ok Taecyeon.

“Selamat pagi peserta sidang semuanya…?”, sapa Siwon yang rupanya telah siap lahir bathin untuk mengikuti prosedur sidang hari ini. “Selamat pagi yang mulia..”, mereka balik menyapa hakim muda nan tampan itu.

“Baiklah.. sebelum agenda sidang hari ini saya mulai, saya mohon kepada seluruh pengunjung sidang agar mentaati aturan sidang dan tidak boleh membuat hal-hal yang dapat menghambat jalannya proses persidangan ini.. bisakah..?”, pinta Siwon dengan suara tegasnya. “Ne yang mulia.. kami siap menjalaninya..”, balas mereka setuju.

Siwon pun segera membuka persidangan hari ini dengan agenda pemeriksaan saksi dan ia segera mengetuk palu sidang sebanyak 3 kali sebagai tanda persidangan telah dimulai dari sekarang.

“Baiklah, saudari jaksa Im Yoona dan saudara jaksa Kim Youngwoon silahkan membaca ulang surat dakwaan kalian dan segera menghadirkan saksi pada persidangan hari ini..”, pinta Siwon pada Kangin dan Yoona karena tugas mereka sebagai jaksa penuntut umum.

“Ne.. yang mulia, kamshamnida atas kesempatannya, sekarang juga kami akan segera membaca ulang dakwaan kami, setelah itu kami akan segera menghadirkan saksi-saksi..”, jawab Yoona mewakili Kangin. Akhirnya Yoona pun membacakan dakwaannya dan atas persetujuan yang mulia hakim ketua Choi Siwon, ia dan Kangin pun memanggil para saksi sebanyak dua orang yang diambil dari kantor wali kota Seoul yakni Jang Wooyoung dan Lee Taemin.

Para hakim pun memberikan pertanyaan seputar kekorupsian yang dilakukan oleh wali kota Seoul mr. Ok Taecyeon dengan bertanya langsung kepada Wooyoung dan Taemin. Setelah itu giliran para jaksa yang memberikan pertanyaan, dan terakhir penasehat hukum terdakwa yang diwakili oleh Seunggi dan Geunsuk pun memberikan pertanyaan.

Kedua saksi usai memberikan keterangan mereka. Namun pihak terdakwa dan para penasehat hukumnya membantah keterangan para saksi dengan alasan keterangan itu tak masuk akal.

“Keberatan yang mulia..”, seru Geunsuk sedikit membantah para saksi yang baru saja memberikan keterangan mereka. “Keberatan ditolak saudara penasehat hukum…”, Siwon langsung menolak mentah-mentah keberatan yang diajukan tim penasehat hukum Taecyeon.

Taecyeon hanya menatap geram kearah Siwon yang masih fokus memimpin sidang. ‘Awas kau Choi Siwon! Kalau benar kau menjebloskan aku kedalam penjara maka terlebih dulu nyawamu kujebloskan ke liang kubur. Aku sangat membencimu Choi Siwon, dulu kau telah merebut Yoona dariku, sekarang kau mau merebut kebahagiaanku juga dengan cara nanti menjeblosku kedalam terali besi? Shireoooo.. tak akan kubiarkan kau beraksi. Sebentar lagi gelarmu sebagai hakim yang handal akan aku hapus dari kehidupanmu..’, batin Taecyeon licik. Rasanya ia ingin meninju wajah Siwon sekarang juga. Rupanya rasa sakit hatinya sejak 10 tahun lalu masih melekat pahit di lubuk hatinya. Ia tahu bahwa Yoona dan Siwon saling mencintai, namun ia waktu itu juga menyukai Yoona, dan lebih parahnya lagi Yoona direbut dan langsung dinikahi oleh Siwon pasca kedua orang tua Yoona meninggal dunia.

“Baiklah.. aku rasa agenda sidang hari ini sampai disini dulu, agenda sidang berikutnya akan dilangsungkan seminggu kemudian dengan agenda pembacaan putusan apakah saudara Ok Taecyeon akan dipidana ataukah diberikan denda dan lain-lain berdasarkan musyawarah para hakim dan jaksa penuntut hukum..”, Siwon pun mengakhiri rangkaian persidangan hari ini dibantu oleh dua hakim anggotanya yakni Lee Sungmin dan Lee Donghae.

Peserta sidang telah bubar dan YoonWon juga meminta pamit di ruangan ketua pengadilan tinggi negeri Seoul. “Hakim Choi dan Jaksa Im, kamsahamnida telah membantu kami selama ini, aku akan membuat penghargaan buat kalian, kalian memang benar-benar handal dan berprestasi..”, puji sang ketua pengadilan Jung Jihoon atau akrab disapa dengan nama Rain.

“Ne sajangnim.. nado. Kamsahamnida juga telah memberikan kepercayaan pada kami berdua, kami harap keadilan di negeri ini harus segera diterapkan dan bila perlu kita menghukum semua orang yang membuat kejahatan di bumi Gingseng ini..”, balas Siwon pada sang pimpian pengadilan. Sedangkan Yoona hanya menganggukkan kepala setiap kali suaminya itu membuka mulut untuk beradu perndapat dengan sang ketua pengadilan.

“Eum.. sajangnim! Mianhae, sudah malam.. kami minta izin pulang dulu… kasihan anak-anak dirumah sendiri..”, YoonWon mencoba meminta pamit untuk pulang dengan ucapan mereka yang santun. “Oh.. yee.. silahkan pasangan penegak hukum..”, angguk sang pimpinan dengan nada agak bercanda.

“Ah… sajangnim bisa saja..”, balas Yoona dengan tawa pelannya. “Ya sudah.. cepatlah pulang, kasihan dua cilik Choi yang telah menanti kepulangan kalian..”, pimpinan pun mengingatkan YoonWon agara segera pulang.

“Ne.. annyeong sajangnim.. salam buat istrinya sajangnim dan anak-anak juga dirumah..”, Sapa YoonWon dengan senyum manis mereka dan segera berlalu dari ruangan sajangnim bermarga Jung itu.

***

“Appa… eomma….”, pekik Youngmi dan Yongwon ketika melihat kedua orang tua mereka sampai dirumah. “Annyeong aegi-ahh.. mianhae,, hari ini appa dan eomma menjalankan sidang yang panjang, jadi waktu kita berkurang untuk menemani kalian dirumah..”, ucap Siwon meminta maaf pada putra dan putrinya yang berwajah imut itu. Mereka langsung berlari dan bersandar dipelukan eomma dan appa mereka. “Yak! Apakah kalian sudah makan?”, Tanya Yoona khawatir pada kedua anaknya. “Sudah eomma, bibi Seo yang masak buat kami!!”, balas mereka.

“Jinjjayo? Lalu dimana bibi Seo?”, Tanya Siwon pada si sulung Youngmi. “eumm.. lagi membujuk Hyunri tidur appa, dikamar samping..”, jawab Youngmi girang. “lalu paman Kyu mana?”, kali ini giliran Yoona yang bertanya. “Sedang mandi..”, jawab si bungsu Yongwon.

“Kata bibi Seo dan paman Kyu malam ini mereka menginap disini..”, lanjut Youngmi. “Asyikkk!!!!”, riang Yongwon makin memuncak setelah mendengar penjelasan noonanya.

“Lalu apakah kalian sudah mengerjakan PR…?”, walau lelah dan letih Yoona masih menyempatkan diri untuk bertanya tentang hal itu pada kedua anaknya. “Ye.. sudah eomma! Paman Kyu yang mengajari kami. Paman Kyu kan jago sekali dibidang matematika..”, jawab Youngmi dan Yongwon koor.

“Yah sudah.. eomma dan appa masuk saja ke kamar dan mandi dulu.. setelah itu kami berdua akan menemani appa dan eomma untuk makan malam ne..? hari ini bibi Seo masak makanan yang super enak..”, imbuh Youngmi yang telah dibaluti gaun tidurnya.

“Ne sayang. Tunggu appa dan eomma ne..?”, kata YoonWon kompak. “De.. siap! Ratu dan Raja tri Choi..”, balas Youngmi dan Yongwon dengan gembira.

Akhirnya YoonWon pun bergegas ke kamar. Sementara Youngmi dan namdongsaengnya Yongwon dengan setia menunggu kedua orang tua mereka. Sampai akhirnya terdengar sebuah derap langkah kaki yang sepertinya sedang menghampiri mereka.

“Annyeong keponakan-keponakanku..”, sapa SeoKyu couple kompak. Kedua keponakan mereka yang mendengarnya pun hanya tersenyum setelah tahu kedatangan mereka.

“Bibi Seo, paman Kyu.. apakah Hyunri sudah tertidur??”, Tanya Yongwon. “Sudah sayang..”, balas Kyu sambil mengelus rambut bocah enam tahun itu.

“Lalu mana appa-eomma kalian..?”, Tanya SeoKyu penasaran. “Sedang mandi..”, jawab Youngmi singkat. “Baiklah.. kita main saja..”, cetus Kyuhyun mengajak kedua keponakannya untuk bermain bersama. “Yak! Cho Kyuhyun.. jangan membuat hal yang aneh. Kalau eonnie dan oppa tahu kita bisa diceramahi..”, protes Seohyun khawatir.

“Aisshh… tenang saja. mereka tidak akan pernah marah..”, jawab Kyuhyun dengan percaya dirinya. “Terserah kau! Tapi awas jika eonnie menceramahiku akan kubalas menceramahimu sepulang kerumah!!!”, ancam Seohyun.

Siwon dan Yoona telah selesai mandi dan mereka segera menuju ruang keluarga. Wajah mereka kembali mengembangkan senyuman indah mereka ketika melihat pasangan SeoKyu yang dengan gembira sedang melayani kedua anak mereka untuk bermain bersama. “Ekhhmm..”, deheman YoonWon kompak. Youngmi dan Yongwon pun segera menghentikan aktifitas bermain mereka dan segera berlari memeluk kedua orang tua tercinta mereka.

“Eonnie.. oppa!!”, seru Seohyun ketika melihat eonnie dan oppa iparnya. “Ne Hyunniee..”, balas Yoona tersenyum simpul. “Apakah kalian sudah makan? Ayolah kita makan bersama saja. aku dan Kyu oppa juga belum makan..”, ajak Seohyun sambil berjalan mendekati YoonWon.

“Gomawo saeng.. kau memang selalu menjaga anak-anakku..”, puji Yoona terharu. “Yak! Eonnie.. kita kan satu darah dan satu rahim! Jadi anak-anakmu juga sama dengan anakku..”, balas Seohyun sembari memeluk eonnienya. “Yak! Eomma dan bibi Seo kenapa menangis?”, Tanya Yongwon dengan wajah polosnya. Siwon pun menggendong tubuh Yongwon dan segera memberikan penjelasan mengenai adegan sedih eomma dan bibinya. “Oh.. begitukah?”, kata Yongwon mencoba menerawang perkataan sang appa tadi.

Mereka pun melangkahkan kaki mereka menuju ruang makan. Disana telah tersaji berbagai masakan korea yang lezat dan menyehatkan tubuh. Semuanya itu disiapkan oleh adik kandung Yoona satu-satunya, Seohyun. Yoona memang jago masak sama seperti adiknya itu, namun karena satu dan lain hal maka waktu masaknya hari ini tak ia lakukan.

“ayolah.. dimakan eonnie..”, suruh Seohyun menyuruh eonnie dan oppa iparnya untuk mencicipi masakannya. “Ye Seo…”, angguk YoonWon berjamaah. YoonWon pun menyantap beragam makanan lezat itu, setelah itu mereka menemani Youngmi dan Yongwon untuk mencicipi es krim favorit mereka ditemani SeoKyu couple.

“Eumm.. Seo.. ada yang ingin kubilang padamu..”, ucap Yoona tiba-tiba. Mereka semua heran dan penasaran mendengar kalimat Yoona yang selanjutnya. “Waeyo eon? Ada apa?”, Tanya Seohyun mengeryitkan alisnya. “Aniyo.. hanya saja jika aku dan Siwon oppa tak ada apakah kau akan tetap mengasihi kedua anakku seperti ini..?”, jujur Yoona. “Apa maksudmu yeobo-ahh??”, Tanya Siwon yang merasa ada yang aneh malam ini dengan istrinya.

“Aniyoo.. hanya saja aku khawatir, jika kita dinas diluar kota tak ada yang menjaga mereka seperti Kyu dan Seo. Hanya mereka yang bisa kupercaya untuk menjaga Youngmi dan Yongwon..”, jelas Yoona dan membuat mereka semua menghelah nafas khawatir mereka.

“Aishh eonnie.. aku kira kau mau kemana lagi..” kata Seohyun. “Sudahlah.. lagipula tak masalah Yoong, aku juga sangat menyukai mereka. Jadi mereka juga sudah kuanggap mempunyai status yang sama dengan Hyunri..”, imbuh Kyuhyun yang sedang meletakkan kepala Yongwon diatas pahanya. Sedangkan Youngmi telah tertidur di kedua paha eommanya.

“Gomawo Seo.. Kyu…”, ucap Yoona mulai mencairkan suasana bingung diantara mereka.

“Ya sudah.. kalian kembali saja kekamar. Aku dan Siwon oppa akan menggendong mereka ke kamar mereka..”, kata Yoona sambil menyuruh SeoKyu untuk istirahat. SeoKyu segera bergegas meninggalkan mereka dan segera memasuki kamar mereka yang YoonWon khususkan untuk mereka tidur bila berkunjung kerumah mereka.

“Kajja oppa.. kau gendong Youngmi dan aku gendong Yongwon. Besok pagi mereka sudah harus bangun pagi..”, pinta Yoona dan segera menggendong Yongwon menuju kamarnya yang diarsiteki dengan latar biru Doraemon dan Captain Tzubatsa yang mana merupakan tokoh kartun favoritnya. Sedangkan Siwon membawa Youngmi untuk tidur dikamarnya yang semuanya didekorasi dengan warna pink-putih dengan latar boneka Barbie dan hello kitty yang tak lain tokoh kartun favoritnya.

“Selamat tidur aegi-ahh.. semoga mimpi yang indah..”, ucap Yoona dikamar Yongwon.

Sementara dikamar Youngmi Siwon juga melakukan hal yang sama. Dan usai menidurkan kedua anaknya di kamar masing-masing, mereka pun kembali ke kamar mereka.

“Yeobo-ahh…”, panggil Siwon lembut. “Ne oppa…”, balas Yoona tak kalah lembutnya.

“Kemarilah.. kita dansa bersama…”, ujar Siwon yang seketika membuat Yoona kaget. “Yak! Kau kenapa yeobo-ah?”, Tanya Yoona bingung. “Aniyo.. kita rilekskan pikiran kita dengan dansa romantis..”, terang Siwon dengan gaya khasnya dan segera menarik tangan Yoona untuk berdansa bersama. Dengan alunan musik klasik yang romantis mereka pun terus melanjutkan acara dansa romantis mereka.

Setelah berdansa YoonWon segera kembali ke kamar. Siwon menggendong tubuh Yoona ke kamar mereka dan segera membawanya ke ranjang. Sampai disana mereka segera melanjutkan adegan romantis mereka. Perlahan Siwon mulai menyentuh dan membelai rambut panjang Yoona yang masih terurai dan segera dikecupnya rambut Yoona, jidat, telinga, hidung, pipi dan terakhir bibir yang sedikit lama. Ia segera melumat habis bibir merah muda istrinya dan segera memutar gerakan lidahnya didalam rongga mulut Yoona. Bukan hanya Siwon yang bermain dalam adegan romantis ini, namun Yoona juga. Perlahan ciumannya segera turun dileher indah milik Yoona dan terus berlanjut sampai didada. Dikecupnya mesra belahan dada istrinya yang masih terbungkus pakaian tidur itu. “Aaacchhhhhhhhh…..”, suara desahan nikmat dari kedua bibir Yoona semakin membuat Siwon berfikir untuk kembali mengulum bibir manis milik istrinya dan………………, “Appa…..eommaaa…”, teriakan seorang bocah kecil dari luar kamar membuat YoonWon menghentikan adegan mereka yang gagal untuk sampai ke tahap hot*AuthorKaburDariHadapanNitedGaraGaraNCnyaGakJadi#PLakk*.

“Aishhhh……..”, gerutu Siwon jengkel dan frustasi. “Yak! Oppa, buka pintunya. Sepertinya itu Yongwon..”, perintah Yoona menyadarkan lamunan Siwon.

“Ne Ratu tri Choi..”, angguk Siwon seraya berjalan membukakan pintu. “Appaaa!!!”. Pekik Yongwon sambil memeluk Siwon. “kenapa aegi-ahh?”, Tanya Siwon lembut seraya mensejajarkan tinggi badannya agar menyamai putra kecilnya.

“Aku mau tidur disini…”, cetus Yongwon yang tanpa mendengar persetujuan sang appa langsung berhambur kearah Yoona yang sudah melebarkan tangan agar putranya itu memeluknya.

‘Choiiiiii Yongwonnnn!!!!!!!!!!!!!!!!!!’, teriak Siwon dalam hati. “Selalu saja begini, eomma dan appa kan ingin membuat program dongsaeng buatmu dan noonamu..”, kesal Siwon makin tak terkendali. Namun dibalik itu semua ia sangat bahagia telah dianugerahkan satu putri kecil yang cantik dan satu putra kecil yang tampan sejak pernikahannya dengan Yoona 10 tahun lalu.

Siwon menyerah dengan putra kecilnya dan berinisiatif untuk mengikuti jejak istri dengan putranya yang telah tertidur sambil berpelukan. “Semoga mimpi indah yeobo-ahh, Yongwon-ahh..?”, lirih Siwon tersenyum dan segera memejamkan matanya.

***

“Jadi bagaimana? Apakah kalian masih mau membantuku..?”, Tanya Taecyeon dengan wajah geramnya. “Tentu saja kami mau melakukannya boss! Walaupun Choi Siwon hakim sombong itu telah mengancammu dengan vonis hukumannya kami tetap setia padamu..”, jawab mereka setuju. Dan Taecyeon pun segera memberikan selembar cek untuk kedua preman itu.

“Baiklah.. kalau begitu, besok kalian segera menuntaskan permainan ini. Aku ingin setelah hakim Choi membacakan putusannya maka aku juga akan membacakan panggilan mautnya..”, papar Taecyeon dengan senyum kecutnya yang makin berkembang.

“Ingat! Jangan sampai kalian membunuh istrinya! Istrinya itu wanita pujaanku dari dulu..”, ujar Taecyeon. “Baiklah boss!!!”, balas mereka semantap-mantapnya.

“Yah sudah. Pergilah. Besok kalau kalian sudah menyingkirkan hakim sialan itu segera beritahu aku secepatnya!”, imbuh Taecyeon. Mereka berdua pun segera meninggalkannya.

“Hahahahahahaha…..”, “kau pikir selamanya kau akan jadi milik Yoonakah Choi Siwon???”, “Kan sudah kubilang Yoona itu bukan cinta sejatimu. Cinta sejati apa jika kau mati dan ketika aku keluar dari penjara maka aku akan segera menikah dengannya…”, “Aku sudah tak sabar ingin mendengar dan melihat maut yang telah mengirimmu ke ambang kematian!!!!!”, kegilaan Taecyeon semakin memuncak. Rupanya sakit hatinya bukan hanya disebabkan oleh kasus korupsinya hingga ia berhadapan dengan Siwon, namun karena dendam cintanya dulu pada Siwon yang katanya telah merebut Yoona darinya. “Aku telah menceraikan Suzy, jadi sekarang aku akan mengambil Yoona darimu….”, gumamnya makin licik.

~~~

Entah kenapa hari ini sebelum Yoona dan Siwon meninggalkan rumah untuk berangkat ke kantor, mereka seperti dituntut oleh batin masing-masing untuk mengelilingi rumah itu. Rumah yang banyak menyimpan kenangan manis untuk rumah tangga mereka, dan disini pula mereka membangun cinta sejati mereka disini. “Youngmi-ahh.. berikan eomma bolpoint dan secarik kertas. Palli..”, pinta Yoona tak sabar. “Yeobo-ahh.. ada apa?”, Tanya Siwon yang bingung melihat tingkah Yoona. “Ini eommaa…”, kata Youngmi seraya menyerahkan bolpoint dan kertasnya.

Yoona pun segera menulis sesuatu dikertas itu dan tanpa ketahuan Siwon ia menyelipkannya disebuah buku tulis yang diambilnya dari saku tas sekolah milik Youngmi.

“Eommaa…..”, lirih Yongwon dengan tampang polosnya. “Tenanglah sayang, eomma hanya menuliskannya untuk bibi Seo agar sering datang menjaga kalian bila eomma dan appa telat pulang..”, jelas Yoona. “Huh.. kau ini yeobo-ahh.. aku kira ada apa?”, sambung Siwon dengan nafas leganya.

Tanpa menunggu lama mereka pun segera meninggalkan rumah mereka. Yoona tak henti-hentinya memandang rumah yang sedikit demi sedikit telah menghilang dari pandangan matanya.

Kenapa batinku tak tenang hari ini?’, firasat Yoona mulai tak tenang. “Tttaaraaa!! Sampai, ayolah turun..”, komando Siwon hingga membuat Yoona yang tadinya termenung sontak dibuat kaget.

“Yak! Pak hakim Choi, kau yang tenang saja..!!”, ucap Yoona seraya menyapu dadanya. Entah ada angin apa YoonWon segera mencium kedua anaknya itu lama sekali secara bergantian. Mereka berdua segera meninggalkan appa-eomma mereka. Yoona menangis dan segera mengejar Youngmi dan Yongwon. “Aegiaahhh……..”, teriaknya dari luar pagar. Mereka berdua segera balik ke sang eomma. “Ingat! Youngmi dan Yongwon, sampai kapanpun cinta kita akan tetap abadi, ingat kalian berdua harus saling menyayangi. Oh yah satu lagi, jangan lupa Youngmi, berikan surat tadi buat bibi Seo ne..? ingat jangan lupa! Cinta eomma-appa akan selalu bersama kalian, cinta kita takkan pernah berujung dan cinta keluarga kita adalah cinta sejati.. paham??”, Yoona menjelaskan beberapa hal penting itu, namun sayang umur kedua anaknya itu masih terlalu dini untuk memahaminya. “Siapp!! Ratu tri Choi dan Raja tri Choi…”, angguk mereka mantap.

“oppa, kemarilah peluk mereka…”, teriak Yoona pada Siwon. Siwon yang tak tahu apa-apa hanya menurutinya. Ia pun segera mencium satu persatu anak-anaknya itu. Adegan mereka cukup lama dan seperti menggambarkan mereka yang tak mau kehilangan satu sama lain.

“Kajjaa… masuklah!!”, seru Yoona. “Ne eomma-appa, ingat! Sebentar belikan aku boneka baru”, “aku juga eomma-appa, belikan robot dan seasion terbaru doraemon dan captain tzubatsa nee..?”, Yongwon juga mengikuti noonanya mengingatkan appa-eomma mereka.

Dan mereka pun lari sudah tanpa menunggu jawaban kedua orang tua mereka. Tiba-tiba air mata Yoona mengalir sudah. Ia berpikir bahwa kenapa hari ini hatinya begitu tak tenang? Seperti ada sesuatu buruk yang akan terjadi. Siwon pun menyeka air matanya dan segera menuntun istri tercintanya itu kedalam mobil. Dan mereka pun segera berlalu dari area sekolah kedua anak mereka.

~~~

“Oppa.. jangan turun dulu, aku ingin menanyakan sesuatu padamu..?”, seru Yoona menahan pergelangan tangan Siwon ketika mereka akan segera turun dari mobil. “Waeyo yeobo-ahh??”, balas Siwon sambil  mengelus kedua pipi Yoona dengan punggung tangannya.

“Menurutmu apa itu jodoh dan cinta sejati..?”, tanyanya langsung tanpa berbasa-basi. “Yak! Yeobo-ahh.. kau kenapa bertanya seperti itu? Apa kau salah makan sesuatu..?”, rupanya Siwon masih bingung dengan pertanyaan yang terlontar dari bibir istrinya sendiri. “Ayolah.. jawab. Aku ingin mendidik anak-anakku tentang cinta sejati..”, rengek Yoona dengan aegyonya. “hahaha.. kau ini, Youngmi kan masih 9 tahun dan Yongwon masih 6 tahun. Mereka masih tak mengerti apa itu cinta..”, balas Siwon sambil membelai rambut istrinya.

Baiklah.. akan kujawab. Cinta sejati itu cinta yang menerima pasangan hidup apa adanya, cinta yang tak bersyarat, selalu kontak batin, saling mendukung dalam keadaan suka maupun duka. Dan jodoh sejati itu adalah bila kedua-duanya dapat memepertahankan cinta mereka hingga tua bersama, salah satu pasangan tidak akan menikah bila pasangannya pergi meninggalkan dia untuk selamanya atau kedua-duanya sama-sama meninggalkan dunia ini bersama.. itulah jodoh yang sesungguhnya dan cinta sejati yang sesungguhnya…”, Siwon menjelaskan pertanyaan istrinya satu persatu. Yoona kemudian memeluknya. “Aku takut jika kita tak berjodoh dan cinta kita akan berujung sebelum masuk dalam pintu cinta sejati yang sesungguhnya..”, ujar Yoona dengan mata berkaca-kaca.

Siwon segera melepaskan pelukan mereka dan segera menatap manik mata Yoona. ‘’Dengarkan aku yeobo-ahh.. yakinlah bahwa cinta sejati dan jodoh kita takkan pernah berujung sampai kapanpun, bahkan di surga sekalipun.. arasso??”, kata Siwon membujuk istrinya yang telah menangis kecil dihadapannya.

“Semoga saja yeobo-ahh..kajja.. kita masuk. Semua orang telah menunggu..”, ajak Yoona sembari turun duluan dari dalam mobil. Siwon hanya mengangguk sebagai jawaban.

Keduanya berjalan bersamaan menuju pintu ruang sidang. Seperti biasa para pengunjung sidang menyapa mereka dengan halus disertai senyuman rekah mereka. Entah kenapa keduanya merasa terharu diperlakukan seperti itu. Setiba diruang sidang mereka segera memakai baju sidang mereka dan segera mengambil tempat sesuai peran masing-masing.

Tanpa menunggu lama Siwon segera memulai sidang hari ini dengan agenda pembacaan putusan apakah nantinya terdakwa Mr. Ok Taecyeon akan dijerat kedalam penjara serta diberikan denda ataukah divonis bebas. “Baiklah, saudara hakim anggota satu silahkan membacakan putusan anda..”, pinta Siwon dengan nada bijaknya. “Ne.. Kamsahamnida yang mulia..”, balas hakim anggota satu Lee Donghae.

Donghae segera mengangkat berkas putusan pengadilan dan membacanya satu persatu sampai pada putusan akhir. “Jadi kesimpulannya saudara Ok Taecyeon dipidana dengan pidana penjara seumur hidup dan dikenai hukuman denda 2 milyar won atas tindak pidana korupsi yang dilakukannya selama menjabat sebagai walikota Seoul. Putusan ini disyahkan melalui rapat musyawarah majelis hakim yang diketuai oleh Choi Siwon, Lee Donghae, Lee Sungmin, Im Yoona, Kim Youngwoon dan Lee Sunkyu yang masing-masing sebagai hakim ketua, hakim anggota satu dan hakim anggota dua serta tim jaksa penuntut umum dan panitera pengganti..”, itulah penggalan kalimat terakhir Donghae yang ia bacakan dari berkas putusan pengadilan.

Semua orang diam dan menaati serta menerima keputusan itu. Kecuali Taecyeon yang sepertinya tidak bisa menerimanya. Bahkan ia berteriak histeris ketika putusan itu selesai dibacakan oleh hakim anggota satu Lee Donghae. Siwon pun mengetuk palu sidang 3 kali sebagai tanda persidangan telah usai.

Mari kita lihat Choi Siwon, kau yang mati duluan atau aku??’, licik Taecyeon dalam hati saat dirinya telah diringkus petugas kepolisian menuju penjara tempat para koruptor berkumpul sebagai tahanan. Sementara kedua penasehat hukumnya yakni Lee Seunggi dan Jang Geunsuk hanya menerima putusan itu dengan lapang dada.

Akhirnya rangkaian persidangan hari ini telah usai. YoonWon berjalan ke parkiran mobil untuk segera pulang. Mereka sangat senang karena telah menjadi penegak hukum yang baik tanpa bercampur tangan dengan materi. “Kajja yeobo-ahh, kita ke toko mainan dulu membeli boneka dan robot-robotan untuk Youngmi dan Yongwon ne..?”, kata Yoona mengingatkan sang suami tercinta. “Ne.. siap! Ratu Tri Choi…”, angguk Siwon mantap.

YoonWon pun segera berlalu dari area pengadilan. Dalam perjalanan Siwon terus membuat istrinya itu mengeluarkan tawanya. Sementara dibelakang mereka ada sebuah mobil hitam mengikuti mobil mereka. Entah kenapa ban mobil YoonWon kempes dan Siwon pun segera keluar untuk memeriksa ban mobil mereka. Siwon meminta Yoona untuk keluar, namun Yoona tetap bersikeras untuk keluar. Saat Yoona dan Siwon sedang memeriksa ban mobil mereka tiba-tiba sebuah busur anak panah berhasil mendarat di tubuh mungil Yoona dan………. “ahhhhhhhhhhhhhhhh”, erangan panjang Yoona berhasil membuat Siwon kaget seribu bahasa. “Yeobo-ahh… kkaaaauuuu………..tidakkkkkkkkkk!!!!!!!!!”, teriak Siwon panik melihat tubuh istrinya yang sudah tergeletak tak berdaya. Ia pun segera  mengangkat tubuh Yoona, namun sayang dua buah busur anak panah juga berhasil mendarat diperutnya. Namun dengan sisa tenaganya ia berusaha untuk bangkit agar bisa mengangkat tubuh istrinya itu. Sayangnya ia sudah tak kuat. Ia berusaha untuk merayapkan tubuhnya mendekati Yoona walau hanya berjarak 1 meter darinya, dan dengan sisa tenaganya ia segera mengangkat tangannya dan memindahkan anak panah tadi dari tubuh Yoona walau ia sendiri pun dihujani dua anak panah. “kk kenapa kkau me..lin..ddungiku yeobo-ah..aah..??”, lirih Siwon dengan air mata kesedihannya. Ia pun berhasil memindahkan anak panah itu dari tubuh Yoona dan segera menyatukan telapak tangannya dengan tangan Yoona yang sudah tak bernyawa. “Kk…ke..na..pa …cc …in ..taa… k.. kita jadi berakhir seperti ini yeoboa-hh? Tapi aku bahagia telah menjawab pertanyaanmu tentang jodoh kita dan cinta sejati kita. Buktinya kita berdua sama-sama pergi untuk selamanya meninggalkan kedua anak kita yang masih kecil. Semoga SeoKyu bisa menjaga dan menyayangi mereka setulus hati mereka. Saranghae Im Yoona.. Ratuku, cintaku, calon bidadari surgaku, ibu dari kedua malaikat kecilku, cintaku takkan pernah berujung padamu…”, Siwon berusaha mengungkapkan kata-kata terakhir sekaligus kata-kata perpisahannya pada Yoona dengan sekuat tenaga sisanya yang ia miliki. Namun sayang Yoona tak menjawabnya. Akhirnya Siwon pun ikut memejamkan matanya disertai dua anak panah yang masih melekat ditubuhnya.

Mereka berdua tergeletak lemas, tak bernyawa lagi, tak sekuat beberapa saat lalu. Siapapun didunia ini tak mau meninggal dengan cara sadis seperti itu. Namun itulah takdir. Takdir yang membawa mereka berdua pada pintu cinta sejati mereka yang takkan pernah berujung sampai kapanpun.

“Mampus kau hakim sombong! Maafkan kami ikut membunuh istrimu, siapa suruh dia dia melindungimu dari target kami. Untungnya kami masih bisa membasmimu..”, ledek dua orang namja asing dalam mobil mereka. Mereka pun segera meninggalkan lokasi kejadian pembunuhan mereka yang baru saja mereka lakukan pada hakim Choi Siwon dan istrinya jaksa Im Yoona.

***

Youngmi dan Yongwon begitu terpukul, histeris, marah, sedih, pilu dan bercucuran air mata melihat wajah kedua orang tua mereka untuk terakhir kalinya yang sudah siap untuk dimakamkan. Mereka yatim piatu sudah. Tak ada lagi panggilan RAJA DAN RATU TRI CHOI yang akan bergema bahagia di kuping mereka berdua, tak ada lagi sosok ibu yang akan selalu membangunkan mereka dipagi hari, menyayangi mereka dan memeluk mereka dengan kasih sayang tulusnya serta tak ada lagi sosok ayah yang begitu mereka kagumi, ayah yang perhatian dan mencintai mereka setulus hati. Mereka hanya bisa pasrahkan semuanya pada Tuhan. Mungkin inilah jalan terbaik bagi kedua orang tua mereka, walaupun sebenarnya mereka begitu murka melihat kematian kedua orang tua mereka dengan cara yang tak wajar seperti itu.

“Youngmi-ahh, Yongwon-ahh.. kalian yang sabar ne sayang? Yakinlah kalian akan bertemu nanti disurga dengan mendiang appa dan eomma…”, Seohyun mencoba menguatkan kedua keponakannya walau sebenarnya ia juga tak kuat menerima  kenyataan pilu kematian kakak dan kakak iparnya yang telah pergi meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya.

“ahjummaa….”, lirih Youngmi dan Yongwon menangis pilu dipelukan Seohyun.

“Yang sabar keponakan-keponakanku…”, Kyuhyun ikut membujuk kedua keponakannya.

Jenazah YoonWon pun segera dibawa ke lokasi pemakaman. Dari pihak keluarga Choi juga sangat terpukul melihat putra sulung mereka meninggal dengan cara seperti itu. Ayah Siwon dan adiknya Choi Minhoo sangat terpukul dan sedih. “Aku baru saja kehilangan ibumu Siwon-ahh, sekarang kau juga pergi meninggalkanku..”, lirih Tn. Choi sedih. “Appa.. tenanglah, jangan terus seperti ini.. kasihan hyung dan noona Yoona.. cobalah appa lihat Youngmi dan Yongwon, mereka akan menjadi Siwon hyung kecil kita..”, hibur Minhoo pada appanya. tn. Choi pun segera berjalan memeluk kedua anak malang itu.

Mobil jenazah, mobil keluarga dan mobil kerabat dekat YoonWon pun ikut serta ke lokasi pemakaman. Sesampainya disana jenazah mereka segera dimakamkan. Tak berapa lama mereka segera kembali dari lokasi pemakaman. Yang tersisa hanyalah Youngmi, Yongwon, Seohyun, Kyuhyun, Tn.Choi dan Minhoo.

“appa.. eomma.. kenapa kalian pergi secepat ini.. hikss..hikss.. kalian belum sempat memberikan aku dan Yongwon adik kecil yang lucu eomma, appa… tapi kalian tenanglah ditempat peristirahatan terakhir kalian, cinta kami akan selalu bersama kalian..”, ucap Youngmi mencoba mengajak kedua makam milik orang tuanya untuk berbicara. Namun sayang mereka tak menjawabnya.

“Appa.. eomma… kalian pergi siapa yang akan menemani aku dan adik tidur? Tak ada lagi yang membuat kami tertawa, tak ada lagi yang menyisir rambut dan mendandani kami? Kenapa jadi begini appa? Eomma?”, tangisan Youngmi dan Yongwon makin tak terkendali. SeoKyu, Minhoo dan Tn. Choi hanya bisa menghela nafas pasrah mendengar curahan hati mereka. Mereka juga kaget bagaimana bisa bocah kecil seperti mereka bisa mengeluarkan kata-kata seperti itu.

~~~

“Jadi bagaimana Youngmi-ahh, Yongwon-ah.. apakah kalian mau ikut pindah saja ke rumah kakek?”, Tanya Minhoo hati-hati pada kedua keponakannya. Mereka saling memandang untuk beberapa saat. “Tidak paman. Kami tinggal saja dirumah ini, ini rumah kami paman. Rumah eomma dan appa, kami tinggal saja disini bersama paman Kyu dan bibi Seo..”, jawab Youngmi dari balik wajah sedihnya. “Baiklah, kalau begitu kakek dan paman Minhoo pulang dulu. Kalau ada apa-apa telepon saja kerumah ne sayang? Ingat rumah keluarga Choi juga rumah kalian..”, jelas Minhoo mewakili tn. Choi yang nampaknya masih terpukul dengan kepergian mendiang putra sulungnya.

Tn. Choi dan Minhoo pun pulang sudah, kini dirumah hanyalah kedua anak YoonWon, SeoKyu dan Hyunri, putri kecil SeoKyu yang masih berusia 3 tahun.

“Bibi Seo.. paman Kyu.. eomma menitipkan ini untuk kalian. Aku belum membacanya..”, seru Youngmi tiba-tiba seraya menyerahkan secarik kertas tadi untuk bibinya. Seohyun pun segera menerimanya dan membacanya.

To: My Dear Yeodongsaeng

From: Eonnie Tercintamu

Seohyunnie.. mianhae kalau catatan eonnie ini membuatmu merasa aneh. Eonnie tak tahu entah kenapa perasaan eonnie tak enak hari ini. Jika eonnie dan Siwon oppa pergi jauh, tolong pindah saja kerumah dan jadilah ibu untuk anak-anak eonnie ne? apakah kau mau? Tapi kau minta izin dulu pada Kyu. Eonnie tak mau memaksa, jika tidak begitu pulangkan saja mereka kerumah Siwon oppa. Jagalah mereka, cintailah mereka, lindungilah mereka, sayangilah mereka serta tolong gantikan posisi kami sebagai eomma dan appa mereka ne. Gomawo telah membaca catatan singkat eonniemu ini. Aku menyayangimu Hyunnie. Tolong teruskan cinta eonnie pada Youngmi dan Yongwon ne? semoga Tuhan melindungimu…^^

Deg!! Deg!! Deg!! Jantung Seohyun seakan mau copot usai membacanya. Air matanya kembali menitik seraya memandang wajah tak berdosa kedua keponakannya yang telah tertidur di pangkuan suaminya. “Tentu saja eonnie, aku akan berhenti bekerja untuk menjaga kedua anakmu dan Hyunri. Aku sayang padamu eonnie, kau dan Siwon oppa tak usah khawatir di alam sana. Kami takkan pernah sedikitpun mengurangi cinta kasih kami berdua untuk mereka eonnie. Aku janji padamu dan Siwon oppa..”, gumam Seohyun sembari menghapus air matanya.

***

15 Tahun Kemudian……………..

 

Yeoja cantik itu menatap bingkai foto pernikahan kedua orang tuanya yang telah pergi meninggalkan dirinya dan adiknya belasan tahun yang lalu. Ia telah siap dengan gaun pengantinnya, namun ada apakah gerangan hingga membuatnya sedih? Apakah tangisannya ini bermakna bahagia ataukah sedih karena dihari paling berharga bagi hidupnya ini ia tak didampingi oleh ayah dan ibunya?. Semua pertanyaan itu hanyalah dirinya dan Tuhan yang tahu jawabannya.

“Youngmi-ahh.. kau sangat cantik sayang, kau mirip sekali dengan mendiang eommamu..”, puji Seohyun dengan suaranya yang mulai serak hampir menangis. “benarkah? Tentu saja aku mirip dengan eomma..”, “ kalau aku mirip appa..”, sambung Yongwon yang sudah tumbuh menjadi namja tampan seperti mendiang appanya dulu. Mendengar suara Yongwon, noonanya itu langsung memeluknya sambil menangis. “Yak! Noona, jika kau menangis nanti kau jelek dan takkan mirip eomma lagi, Chansung hyung juga akan sedih bila melihat calon istrinya seperti ini..”, bujuk Yongwon dengan nada bercanda. “Yak! Choi Yongwon. Kau ini…”, rajuk Youngmi.

“Youngmi-ahh.. palli, beberapa menit lagi acara ikrar pernikahan akan segera dimulai…”, panggil Kyuhyun lembut. “Appa Kyu. Tunggu!”, kata Youngmi menahan tangan Kyuhyun.

“Gomawo telah menjaga dan menyayangiku dan adikku selama ini, gomawo telah mencintai kami layaknya anak sendiri. Hari ini aku berani bilang bahwa kau dan bibi Seo adalah orang tua keduaku setelah appa dan eomma..”, ungkap Youngmi jujur. Kyuhyun terharu mendengarnya dan segera memeluk keponakannya itu. “Gomawo anakku, Siwon appa dan Yoong eomma pasti bahagia memiliki anak secantik, baik, serta cerdas sepertimu…”, balas Kyuhyun mulai sedih.

“Eonnie… Chukkae.. semoga kau bahagia..”, ucap Hyunri yang sudah siap dengan gaun acara pernikahannya. “Gomawo saeng..”, balas Youngmi dan segera memeluk adik sepupunya itu. Sementara Seohyun dan Kyuhyun hanya bisa menangis melihatnya.

“appa Kyu, apakah aku terlihat cantik memakai gaun eomma ini..?”, Tanya Youngmi sebelum keluar dari kamarnya. “Tentu saja. eommamu menyimpan gaun pernikahannya sejak 25 tahun lalu hanya buatmu sayang..”, jawab Seohyun. “Kau cantik nak, sangat cantik..”, puji Kyuhyun tulus.

“Appa Kyu.. kaulah yang harus mengantarku ke altar…”, kata Youngmi. “Mianhae nak. Appa Kyu tak bisa. Yang berhak mengantarmu adalah adikmu atau kakek Choi dan paman Minhoo..”, tolak Kyu selembutnya. “Begitukah??”, balas Youngmi pasrah.

“Tidak Kyuhyun! Kau berhak mengantarnya sampai ke altar. Kau dan istrimu telah merawat mereka selama 15 tahun. Dan itu tidak mudah, kau berhak mengantarnya, kau telah menjadi ayah baginya selama ini. Siwon dan Yoona juga pasti merestuinya. Jadi pergilah. Dia anakmu juga…”, bantah Tn. Choi dengan suara parau.

“Gomawo paman..”, balas Kyuhyun terharu. “Eomma Seo.. gomawo atas cinta kasihmu selama ini. Kau adalah eommaku yang terbaik. Kau rela meninggalkan pekerjaanmu hanya untuk merawat dan menjagaku dan adikku hingga sebesar ini. Aku takkan pernah melupakanmu. Aku menyayangimu dan appa Kyu. Kalian orang tua keduaku setelah mendiang eomma dan appa..”, ungkap Youngmi semakin sedih. “Jangan menangis lagi nak.. kajja kita segera pergi..”, bujuk Kyuhyun meredahkan tangisan mereka.

Mereka pun segera melakukan perjalanan ke Gereja Suci. Disana telah dipadati oleh para tamu undangan. “Kajja…”, pinta Kyuhyun memintaYoungmi untuk menggandeng tangannya. “Kajja noonaku..”, sambung Yongwon menggandeng tangan Youngmi. Youngmi tersenyum bahagia menanggapinya.

Appa.. eomma.. tolong restui pernikahanku ini, tolong izinkan Yongwon dan appa Kyu mengganti posisimu appa. Aku merindukan kalian appa.. eomma.. sampai kapanpun cintaku selalu bersama kalian. Bahagialah di surga sana. Aku bangga bisa terlahir dari rahimmu eomma, appa kau adalah inspirasiku. Kalian tahu semua penjahat yang membunuh kalian telah dihukum mati oleh polisi sebulan setelah kepergian kalian dari hidupku dan adik…”, gumam Youngmi dalam hati saat dituntut oleh Kyuhyun dan adiknya Yongwon menuju altar penikahan.

Youngmi tambah sedih ketika ia menoleh kesamping adiknya, ia melihat wajah adiknya itu menjelma menjadi wajah ayahnya yang seolah berjalan dengan bahagianya mengantarnya ke altar. “Appaa…”, lirihnya. Seketika ia kaget dan mendapati wajah adiknya semula, ternyata ia hanya menghayal.

Usai ikrar pernikahannya Youngmi memandang kedepan dan melihat arwah appa dan eommanya yang sedang duduk diantara Seohyun dan Kyuhyun serta melihat mereka sedang tersenyum kearahnya seakan memberikan isyarat untuk ucapan selamat buat putri tercinta mereka.

Eomma…Appa… kalian yang terbaik, cinta sejatiku akan selalu bersama kalian. Aku harap aku juga berjodoh dengan suamiku dan cinta kami juga takkan pernah berujung sama seperti kalian.. do’akan aku dari surga sana eomma, appa.. aku dan Yongwon selalu mencintai kalian sampai kapanpun..”, batin Youngmi disela-sela acara jabat tangannya. Ketika ia mendongakkan wajahnya bayangan ayah dan ibunya yang begitu dirindukannya telah menghilang. Dan yang hanya dilihatnya adalah wajah Seohyun, Kyuhyun, Yongwon, Hyunri, kakek Choi dan paman Minhoo.

 

**THE END***

 

Gimana readers? Sad ending yah untuk YoonWonnya??#Author kabur didemo all readers#. Sebenarnya author ga tega buat sad ending kek gitu.. tapi yah mau gimana lagi, emang udah alur critanya kek gitu.. jeongmal mianhae all readers?!!, jangan lupa comment & happy new year 2013 yah (Walau udah lewat). To Min @Gee: Gomawo banyak saeng udah publish ff tak bermutu ini, met tahun baru untukmu dan keluarga..:), sampai jumpa di FF lainnya..^^ ANNYEONG NITED^^J

 

 

 

Tinggalkan komentar

114 Komentar

  1. dina

     /  Juni 22, 2013

    Sad story…jd ​‎​(˘_˘) ☹нΐќS̤̈s нΐќS̤̈s ☹ (˘_˘)
    ‎​☹ н|ĭ|ι̥|κ̇S̈s (-̩̩̩-͡ ̗–̩̩̩͡) (-̩̩̩-͡ ̗–̩̩̩͡) н|ĭ|ι̥|κ̇S̈s ☹
    ‎​

    Balas
  2. dhe.amellia

     /  Juni 26, 2013

    jujur,
    dari puluhan ff yg aku baca,
    ini ff pertama yang aku kasih coment,
    dan sumpah ini keren banget.
    sadendingygmembahagiakan??.

    Balas
  3. aat yoonwon

     /  Juli 2, 2013

    Tanggungjwab thor q hmpir z nangis krna FF ne mskipun bgtu crtax keren thor

    Balas
  4. Hiks hiks .. Sedih bnget liha youngmi ama yongwon😦
    tpi untung seokyu yg mnyangi mrka🙂

    Balas
  5. Unhibitedly

     /  Agustus 3, 2013

    meskipun sad ending, tapi keren thor ceritanya,,,
    jadi ikutan sedih pas baca ceritanya ><

    Balas
  6. sari

     /  Agustus 27, 2013

    bagus thor meskipun sad ending

    Balas
  7. ole

     /  September 7, 2013

    Asli ceritanya bikin nangis bombai…
    authornya niat banget😦
    Tapi ga ada yang kurang kok dari ceritanya. Sumpah bagus banget🙂
    Semangat untuk ff selanjutnya thoooor…
    Ditunggu yah🙂🙂

    Balas
  8. bagus ceritanya
    ditunggu cerita selanjutnya

    Balas
  9. imaniarimoi

     /  Oktober 5, 2013

    Gokil ini mh gokil!!!!!! Nyesek parah!!!! Nangis bombay (-̩̩̩-̩̩̩_-̩̩̩-̩̩̩)

    Balas
  10. Aulia Araby

     /  Februari 4, 2014

    huaaaaaaaaah nie ff buat mta nae jd basah(nangis)😥
    sedih bingit bnran ….

    #Keren

    Balas
  11. ayu dian pratiwi

     /  Maret 3, 2014

    Sad ending. Tatpi ttp keren

    Balas
  12. Dwifumi

     /  Maret 31, 2014

    parahh dibikin nangis😥
    aaaa so sad …
    hebat thor . daebakkkkk

    Balas
  13. 😦 :'(нΰά˚°º:'(нΰά˚°º:'( 😥😥😥😥😥 :'(нΰά˚°º:'(нΰά˚°º:'(нΰά˚°º
      
    
    -(! :'(😥😥😥😥 :'(нΰά˚°º:'(нΰά˚°º:'(нΰά˚°º
      
    
    -(! :'(😥😥😥😥 :'(нΰά˚°º:'(нΰά˚°º:'(нΰά˚°º
      
    
    -(!  sedih bgt,,,, knp mesti sad ending,,,, feel na dpt bgt,,,,

    Balas
  14. any

     /  Mei 8, 2014

    Hadehhhh bikin aku malu karna nangis dikantor diketawain temen2ku. Sambil nunggu jam kantor selesai aku baca ini cerita. Ehhh g taunya sukses bikin aku berderai air mata. Ceritanya bagus bangetttt…meskipun yoonwon meninggallll.

    Balas
  15. rika (choi minri)

     /  Mei 13, 2014

    Keren banget thor walau pun sad ending, sampai bikin nangis😥😥😥 sedih

    Balas
  16. diladiladila

     /  Mei 21, 2014

    Keren, merinding bacanya ..
    Smoga FF yg lainnya bisa lbih kren lagi ..

    Balas
  17. nurul isnaini

     /  Juli 31, 2014

    hiks hiks hiks😥 … sumpah ini ff bnyak menguras air mata ku…😥 .. so sad.. daebak thor..

    Balas
  18. widya

     /  Oktober 26, 2014

    ff nya bagus bgt, sampai2 aku menitikan air mata …😥

    Balas
  19. siska primadani

     /  Desember 29, 2014

    Hah gwa udah sering baca ff yg sad ending, tapi nggak sampe buat hidung gwa mampet alias tersumbat,
    Tanggung jawab thor karena udah bikin aku nangis dan sedikit sesegukan. Tapi hebat ni ff happy, sad dan yg pasti membuat yg baca nagis. Ff sad happy yg paling keren yg pernah aku baca.

    Balas
  20. mia rachma

     /  Januari 9, 2015

    thor bikinnnn nangisss anak org ajaaa sihhhhhh. meskipunnn sad ending tapiiii bagussss.

    Balas
  21. Annyeong aku leader baru, salam kenal ya:-)
    Aku nyesel banget baru nemu ff ini😦
    Ff yang bikin aku nangis😥
    Ff nya keren!!!
    FIGHTING……

    Balas
  22. Arin

     /  Maret 4, 2015

    daebak eonni,, sampai nangis bacanya :’)

    Balas
  23. Hiks…Hiks.. hiks eonni ff x menguras air mata banget. kasihan bgt sama youngmi n yoongwon di tinggal sama orang tuax.

    Balas
  24. Dwi swarnita

     /  Juli 25, 2015

    Airmata aku hikssss thor, kenapa sad ending. Yaallah, sakit thor sedih sama anknya yoonwon..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: