[FF] Electric Shock..!!! (Chapter 10)

cover-ES

ELECTRIC SHOCK…!!!

( EPISODE . 10 )

 

Warning!! : FF ini adalah hasil tulisan dan pemikiran Author UlanChoi ( Twitter acc : @Lovelyulan) ini hanya sebuah cerita belaka, pemeran disini adalah Kpop Idol, cerita ini mengandung usur seperti Drama Korea, jika ada kesamaan cerita, itu hanya terinspirasi selebihnya murni pemikiran sendiri. Don’t COPAS! And Don’t Silent Readers!!

Judul : Electric Shock…!!!

Type : Sequel FF / Part

Episode : Ke Sepuluh

Author : Ulanchoi Hyoyoon / Twitter : @Lovelyulan

Genre : Romance,comedy,Drama

Ratting : PG – 17

Main Cast :

  • Im YoonA SNSD ~ Kim Yoon Ah
  • Choi Siwon SUJU ~ Choi Siwon
  • Tiffany SNSD ~ Tiffany Hwang
  • Gong Yoo ~ Kang Gong Yoo
  • Krystal Jung F(x) ~ Jung Soo Jung
  • Kim Hyoyeon SNSD ~ Kim Hyo Yeon

Other Cast :

  • Lee Hyuk Jae SUJU ~ Lee Eunhyuk
  • Cho Kyuhyun SUJU ~ Cho Kyuhyun
  • Kim Jong Woon SUJU ~ Kim Yesung
  • Go Hara Kara ~ Goo Hara
  • Junsu 2PM ~ Kim Junsu
  • Lee Hongki FT.Island ~ Lee Hongki

 

 

 

YoonAh menutup Teleponnya ,ia baru saja melakukan panggilan kepada Eunhyuk, selama ia menelepon dan merencanakan sesuatu bersama Eunhyuk, YoonAh memerintahkan Siwon untuk mandi karena dia harus segera ke Kantor dan bertemu dengan Ceo Gong,dan begitu Siwon selesai mandi YoonA segera mendorong tubuh Siwon masuk kedalam kamar. Siwon hanya manatap bingung dengan apa yang akan dilakukan YoonAh terhadapnya. Siwon duduk diam di kasurnya. Sedangkan YoonAh sedang mencari sesuatu dilemari pakaian Siwon. Ia Nampak mencari pakaian Siwon tapi entah model seperti apa yang ia inginkan.

YoonAh tersenyum begitu mendapati pakaian kaos lengan panjang berwarna putih, lalu celana  yang sudah lusuh berwarna abu-abu,  Hoodie berwarna biru dengan topi pucung berwarna coklat tua. Serta jaket tanpa lengan berwarna hijau lumut, Dan ia segera berlari kecil membuka laci yang berisi koleksian kacamata Siwon. Lalu YoonAh memilih kacamata Hitam. Setelah sekiranya YoonAh merasa sudah cukup, dia membawa itu semua dan diletakan dipangkuan Siwon.

“Pakailah ini sekarang!” ucap YoonAh.

Mata Siwon membesar, mendengar ucapan YoonA yang menyuruhnya memakai pakaian pilihan YoonA yang terbilang norak tidak seperti biasanya. “Celana ini sudah lama aku tidak memakainya, dan justru aku sudah berniat membuangnya.” Ucap Siwon sambil menapilkan nimik wajahnya yang enggan.

“Sudahlah pakai saja. kita tidak mungkin keluar dari sini tanpa penyamaran oppa!!” jelas YoonA.

Siwon masih terdiam dan benar-benar tidak tertarik harus memakai pakaian pilihan YoonAh.

“Cepat pakai! Aku akan nunggu diluar, sebentar lagi Eunhyuk oppa tiba.”

“Apa? Untuk apa dia datang kesini?” jerit Siwon tidak percaya.

“Ya untuk membantu kita. Sudahlah nanti kau juga tahu!”

Setelah bicara seperti  itu YoonAh segera melangkahkan kakinya keluar dari kamar siwon dan meninggalkan Siwon yang masih bingung dengan rencana YoonA yang tidak ia ketahui. Apalagi ternyata YoonAh pakai membawa-bawa Eunhyuk segala. Tapi akhirnya setelah beberapa menit YoonAh  keluar, mau tidak mau Siwon memakai pakaian pilihan YoonAh juga.

 

Benar dugaan YoonAh kalau sebentar lagi Eunhyuk pasti akan tiba di Apertement Siwon. Tentu saja Eunhyuk  dapat masuk dengan mudah. Selain dia bukan celeb atau orang yang dikenal media dia juga bisa masuk dengan aman karena mempunyai kartu nama dengan posisi kerja di kang management office.  YoonAh membukakan pintu untuk Eunhyuk dan menyuruh Eunhyuk segera masuk.

“Kau dan Siwon benar-benar dalam masalah besar! Jadi kenapa photo kau berpelukan dengan Siwon bisa tersebar?”

Itulah kalimat panjang yang dilontarkan Eunhyuk begitu ia masuk dan berhadapan dengan YoonAh.

“Mana aku tahu. Aku saja terkejut melihatnya pagi ini.” Komentar YoonAh”Mana pesananku?”

“Ini..!!”  Eunhyuk menyerahkan plastic bag  berukuran sedang kepada YoonAh. YoonAh mengintip isinya dan tersenyum, ternyata eunhyuk benar-benar membawakannya.

“Gomawo. Kau tunggu sebentar di ruang Tv. Aku kan pakai ini dikamar mandi. Sebentar lagi Siwon juga selesai berpakaian” perintah YoonAh. tanpa menunggu kata setujuh dari Eunhyuk. YoonAh main lari saja ke kamar mandi sambil membawa plastic bag yang tadi diberi oleh Eunhyuk.

Eunhyuk yang sedang duduk santai di sofa depan Tv, baru akan meraih remote TV untuk menyalakan TV tersebut. Tapi niatnya ia urungkan karena Siwon telah keluar dari kamarnya. Eunhyuk terkejut melihat Siwon yang memakai celana belel dan Mantel super tebal tanpa lengan serta kaca mata Hitam dan topi kupluk sebagai aksesories. Siwon benar-benar terlihat lucu seperti monster salju.

Eunhyuk berdiri dan menghampir Siwon serta menatap Siwon dengan pandangan tabjuk. “apa ada yang salah denganmu? Kenapa selera berpakaimu jadi aneh begini? Diluar tidak terlalu dingin.. jadi..”

“Diaamm…!!!” cetus Siwon. “Ini bukan kemauanku tapi YoonAh yang melakukannya.”

“Eommona!!Aigoo!! hahaha.. apa ini juga salah satu taktik penyamaran kalian?” Eunhyuk mulai tertawa geli melihat penampilan siwon dihadapannya kini.

Siwon hanya berwajah masam ditertawakan seperti itu oleh Eunhyuk. Tapi Eunhyuk segera memberhentikan tawanya ketika menyadari exsperesi wajah Siwon yang tidak senang. Akhirnya dua lelaki itu hanya terdiam.

“Kau sudah selesai?”

Siwon dan Eunhyuk kompak menoleh ke sumber suara YoonAh yang baru keluar dari kamar mandi. Tapi mereka berdua langsung kompak menampilkan wajah terkejut mereka ketika yang mereka lihat itu ada YoonAh yang berpenampilan pria. YoonA memang sengaja meminta Eunhyuk membawakan pakaian Eunhyuk karena tubuh Eunhyuk lebih kecil daripada Siwon. Dan ia juga minta di bawakan wig rambut pendek berwarna hitam yang ada di ruang ganti Kang Management. Dan inilah hasil rencana YoonAh. Yaitu dia menyamar sebagai seorang lelaki.

“Eommoo!!” Seru Siwon terkejut dan dia menghampiri YoonAh. Siwon memeriksa penampilan YoonAh dari seluruhnya, dari ujung rambut sampai ujung kaki. YoonAh mengenakan switter milik Eunhyuk yang berwarna hitam serta celana jeans warna hitam juga yang sedikit kebesaran. Di tambah dengan wig berambut pendek. YoonAh benar-benar seperti flower Boy.

“Kenapa kamu menatapku seperti itu?” Tanya YoonAh yang mulai Risih di perhatikan dengan detail oleh siwon.

“apa yang kamu lakukan? Kenapa jadi seperti ini?” Tanya Siwon dengan wajah khawatir. Bahkan Siwon sampai meraih wajah imut YoonAh dan menatapnya dalam-dalam.

“Eommo!! Kenapa kau berlebihan sekali? Aku hanya menyamar sementara kamu tidak perlu cemas aku akan menjadi pria dan mengalahkan ketampananmu!”

Siwon terdiam kini ia memanyunkan mulutnya. Tapi tak lama ia tersenyum dan mencium pipi YoonA dengan sangat gemas. “Ahh..kenapa kau sangat terlihat menggemaskan seperti ini?”

“Kyaa!!!” teriak Eunhyuk yang sejak tadi hanya menonton adegan Siwon dan YoonAh. “KALIAN!!! Jadi kalian benar-benar berpacaran!!” tunding Eunhyuk dengan wajah tak percaya.

Siwon dan YoonAh buru-buru berlari dan menutup mulut Eunhyuk  agar tidak berteriak seperti tadi. Eunhyuk  sampai sulit bernapas karena mulutnya dibekap oleh telapak tangan Siwon. Setelah Eunhyuk sedikit tenang baru siwon melepaskan telapak tangannya.

“Kalian??berpacaran?” Tanya Eunhyuk lagi. Kali ini dengan suara yang terdengar seperti bisikan.

“Heemm..iya kami perpacaran!” jawab Siwon dengan wajah angkuh.

“Eemm.. Eunhyuk oppa aku mohpn jangan beritahu siapapun. Kecuali Hyoyeon. Karena dia juga belum tahu hubunganku dengan Siwon oppa karena ia masih di Italia.” Mohon YoonA.

“Astaga!! Ya Tuhan!! Ini benar-benar keajaiban!! Jadi sejak kapan kalian berpacaran?”

“Hemm..Empat hari yang lalu..” jawab YoonAh dengan malu-malu.

“Hahhaha..ahahha!!”

Siwon dan YoonAh melongo, melihat Eunhyuk yang tiba-tiba malah tertawa aneh seperti itu.

“Aku sudah menebak ini akan terjadi!! Aku dan Hyoyeon sudah memprediksi ini sebelumnya. Hahaha.. kalian memang ditakdirkan untuk bersama dan itu terbukti dengan kalian saling menyukai!” ucap Eunhyuk dengan wajah gembiran plus bangga.

Siwon dan YoonAh hanya bertatapan aneh dan ngeri melihat tingkah Eunhyuk.

 

~***~

 

YoonAh, Siwon dan Eunhyuk berjalan santai ditengah tengah keramaian wartawan media  dan fans fanatic siwon yang sudah  menunggu lama di depan gedung Kang Manangement.ternyata selain sebagian dari mereka mengepung di Apertement Siwon. Mereka juga mengepung di Kang Office. Mereka bertiga sejak turun dari mobil eunhyuk benar-benar berjalan biasa saja. seolah-olah mereka bertiga hanya staf biasa di kang Manangement office. Wartawan dan fans Nampak tidak menaruh curiga kepada YoonAh dan Siwon. Kalau mereka sedang menyamar dan menghindari scandal Photo mesrah mereka yang tersebar luas pagi ini.

“Hahahha.. mereka benar-benar tidak menyadari kehadiran kita!” seru Siwon gembira. Baru kali ini dia tidak di panggil-panggil dan di ceggat jalannya oleh fans dan media.

“Aku bilang juga apa! Kamu ikutin rencana ku saja. semua berjalan dengan baikkan?” pamer YoonAh sambil menepuk-nepuk  dadanya.

Siwon hanya mencibirnya.

“Ohh..iya eunhyuk oppa! Terimakasih atas bantuanmu, nanti jika pakaianmu sudah ku cuci aku akan kembalikan !”

“Tenang saja.. sepertinya pakaian itu lebih cocok dipakai oleh kau. Hahha.. F4 korea bahkan kalah tampan dan manis darimu!!”

Wajah YoonAh bersemu, karena malu.

“Baiklah oppa, aku dan Siwon oppa harus keruangan Ceo Gong sekarang.. anyyeong!!”

YoonAh menundukan kepalanya memberi salam. Setelah eunhyuk membalas menundukan kepala. YoonAh dan siwon segera berjalan meninggalkan Eunhyuk. Mereka berjalan berdua menuju ruangan Ceo Gong yang sudah menunggu sejak tadi. Jika dilihat dari belakang. YoonAh dan Siwon terlihat seperti dua orang lelaki yang sedang berjalan bersama.

 

Ceo Gong menatap tajam ke wajah dua orang yang baru saja masuk kedalam ruangannya. Awalanya Ceo gong juga sempat tidak mengenali dua orang itu, sampai akhirnya Siwon melepas kacamata hitammnya, barulah Ceo Gong menalinya. Tapi ia masih heran saat ini kenapa Siwon datang dengan teman pria, bukan bersama YoonAh? sampai akhirnya YoonAh ,mengeluarkan suara barulah Ceo Gong tahu kalau pria itu adalah YoonAh. dan ceo Gong juga baru mengerti ini adalah taktik mereka menyamar dari kejaran wartawan dan fans siwon.

 

“Coba jelaskan kenapa photo ini bisa tersebar luas!!” Tanya Ceo Gong  dengan suara yang terdengar sangat tegas.

YoonAh dan Siwon duduk bersebelahan berhadapan dengan Ceo Gong yang duduk di kursinya.

“Yaa.. itu karena wartawan yang mengambil photo kami dan ia sebarluaskan!” jawab Siwon dengan santai.

“Aku juga tahu itu!” keluh Ceo Gong.

“Lalu jika tahu kenapa kau bertanya pada kami?” balas Siwon.

Dan sukses wajah Ceo Gong menjadi tegang dan kesal.

“Apa kalian berpacaran?” selidik Ceo Gong.

“Tidak kami tidak berpacaran, sungguh!” jawab YoonAh buru-buru.

Siwon menoleh pada YoonAh dengan wajah kecewa.YoonAh malah mencoba memasang wajah serius agar Ceo Gong percaya atas ucapannya.

“Benarkah? Lalu untuk apa kalian pergi ke sebuah hotel jauh dari kota dan menginap satu kamar di malam hari? Dan lalu juga kalian berpelukan di tempat umum?” Nampak Ceo Gong bukan orang yang bodoh dalam masalah seperti ini. Ia terus mengintrogasi si tersangka. Agar nanti dapat mencari jalan keluar untuk meredamkan masalah yang terjadi dan menghebohkan banyak orang.

YoonAh meremas-remas tangannya sendiri karena gugup. Ia benar-benar tidak bisa menjawab apapun saat ini. Dan Siwon hanya terdiam tak melakukan apapun selain berwajah kesal. Benar –benar tidak menolong keadaan.

“Kenapa kalian hanya diam?!”

Siwon menatap lagi ke YoonAh dengan pandangan kesal, namun YoonAh balik menatap Siwon dengan pandangan memelas. Akhirnya Siwon mengalihkan pandangannya. Kini ia menatap serius ke wajah Ceo Gong.

“Apa salah jika aku meminta ditemani YoonAh untuk jalan-jalan selama jadwalku yang kosong?” ucap Siwon.

Ceo Gong terdiam.

“Dia adalah Assisten pribadiku. Aku tidak punya kekasih dan dia juga tidak punya kekasih. Jadi ku rasa itu wajar jika kami menghabiskan waktu bersama. Selama ini aku selalu menindasnya. Jadi waktu itu aku sedang berbaik hati padanya. Tapi media justru salah paham.” Cerita Siwon.

“Benar begitu YoonAh-ssi?” Tanya Ceo Gong pada YoonAh yang hanya terdiam mendengar penuturan siwon tadi.

YoonAh memanggutkan kepalanya dengan mantap “ iya benar. Lagi pula kami malam itu tidak tidur bersama dalam satu ranjang. Kami tidur diranjang yang berbeda.”

Ceo Gong memanggutkan kepalanya seolah-olah ia percaya dengan ucapan YoonAh dan juga Siwon. Tak lama, terdengar suara pintu ruangan dibuka. Kompak mereka bertiga memusatkan perhatian pada sosok orang yang masuk keruangan secara tiba-tiba.

“Aku tidak mengerti kenapa jadi begini?” cetus Tiffany begitu masuk keruangan dengan perasaan kesal.

Tiffany langsung terdiam begitu menyadari ternyata diruangan ceo gong bukan hanya ada Ceo Gong dan Siwon. Tapi ada satu pria lagi yang tiffany tidak kenal. Tiifany jadi salah tingkah dan berjalan dengan pelan menghampiri Ceo Gong dan berdiri disebelahnya.

“Kau sudah mengerti kenapa aku memanggilmu kesini?” Tanya Ceo Gong pada Tiffany.

Tiffany memanggutkan kepalanya. Tapi matanya memperhatikan pria kurus berwajah manis disebelah Siwon. Nampaknya Tiffany belum menyadari kalau orang itu adalah YoonAh yang sedang menyamar menjadi seorang pria.

“Jadi apa pembelaanmu tentang scandal kau dan Siwon?” Tanya Ceo Gong lagi.

Tiffany menatap Siwon yang membuang muka padanya. “Mereka mengira aku berpacaran dengan Siwon oppa. Tapi ada berita lain yang menapilkan scandal Siwon dengan wanita misterius yang tak lain adalah YoonAh. yang benar saja, aku dibandingkan dengan YoonAh yang heemm..hanya Assisten pribadi Siwon oppa? Ini benar-benar gila! Menurutku akan lebih baik jika aku dan siwon oppa mengaku berpacaran saja. pasti drama kami rattingnya akan naik dan juga popularitas kami juga semakin menaik.”

Siwon dan YoonAh kompak membelalakan matanya memandang tidak percaya ke Tiffany atas ucapannya tadi.

“Mwo? Yang benar saja? aku tidak punya perasaan apapun terhadapmu! Aku tidak setujuh!” tolak Siwon.

Tiffany langsung tersinggung dengan ucapan Siwon. “Apa salahnya jika kita melakukan itu hanya untuk meredap rasa penasaran media. Aku menyukaimu oppa.Lalu nanti jika kau tetap tidak ada rasa denganku  kita bisa putus dengan baik didepan media . jadi kita bisa mencobanya dahulu” bela Tiffany.

Siwon menggeleng-gelengkan kepalanya. Tidak tidak sependapat dengan Tiffany. Yang benar saja. ia dan YoonAh juga terkena scandal. Dan mereka benar berpacaran tapi YoonAh malah memaksanya terus menyembunyikan hubungan mereka pada media. Tapi Tiffany yang tidak ada hubungan dengan Siwon atas perasaan siwon, justru meminta siwon untuk membuat pengakuan palsu tentang hubungan mereka didepan media. Siwon bisa gila dengan masalah ini.

“Lalu bagaimana pendapatmu YoonAh ssi?” Tanya Ceo Gong.

Tiffany langsung terkejut ketika mendengar Ceo Gong meminta pendapat YoonAh pada pria disamping Siwon. Tiffany langsung memperhatikan wajah pria itu lekat-lekat. Dan betapa terkejut Tiffany begitu menyadari jika pria itu ternyata YoonAh.  Tiffany dengan penasaran beranjak dari tempat ia berdiri dan mengahampiri YoonAh lalu ia menarik wig pendek yang dikenakan YoonAh.

“Eommeo!! Apa yang kau lakukan!!!” jerit Tiffany.

“Kyaa!! Kempaliakan wig ku!!” YoonAh langsung merebut wignya kembali dari tangan Tiffany.

“Kenapa kau sampai menyamar menjadi seorang pria?!” Tanya Tiffany tidak percaya.

“Kenapa? Apa kau hampir jatuh cinta denganku?” ledek YoonAh yang rupanya terlanjur terpancing emosi atas Ucapan tiffany yang tadi menjelek-jeleknya dan meminta siwon menjadi kekasih palsunya.

Tiffany berkacak pinggang dengan galak menantang YoonAh yang menurutnya semakin berani dengan dirinya.

“Aku rasa untuk tiga hari kedepan aku tidak angkat bicara pada media. Bilang saja jika aku dan Tiffany hanya berteman baik tidak lebih. Lalu aku dengan YoonAh. bilang saja YoonAh hanya Assisten pribadiku yang sedang menemaniku dan photo berpelukan itu. Aku sedang belajar acting dengannya!” tandas siwon memutuskan kemauannya sendiri.

YoonAh dan Tiffany kompak menatap Siwon dengan pandangan heran.

“Baiklah.. kurasa itu juga tidak terlalu buruk. Nanti aku akan mengirimkan juru bicara Kang management yang akan menjawab semua pertanyaan wartawan tentang scandal kalian bertiga.tanpa merusak nama baik satu sama lain.” ucap Ceo Gong setujuh.

Siwon berdiri dari duduknya. Dia menarik lengan YoonAh dan meneyeret YoonAh berjalan menuju pintu keluar. Tiffany hanya memandang kesal kearah YoonAh dan juga Siwon. Tiffany sudah mulai menangkap gelagat yang tidak menyenangkan tentang hubungan YoonAh dan Siwon. Dia benar-benar merasa kesal dan tidak bisa membiarkannya begitu saja.

“Kenapa kau setujuh begitu saja?” Tanya Tiffany pada Gong Yoo.

Gong Yoo manatap Tiffany dengan serius. “kau benar-benar wanita aneh! Untuk apa kau mau melakukan pengakuan palsu tentang hubunganmu dengan Siwon yang tidak mencintaimu?”

Tiffany terdiam. Wajahnya mendadak murung dan perasaannya jadi sedih. “Aku menyukainya. Aku sangat menyukai Siwon oppa. Apakah itu salah?”

“Tidak kau tidak salah. Tapi sikap kau yang salah! Kau tahu kau telah diabaikan oleh Siwon!” tegas Gong Yoo.

“Lalu apa yang harus aku lakukan?aku hanya ingin Siwon oppa jadi milikku!” mata tiffany mulai berkaca-kaca. Ia menjadi sedih. Dan kelamaan air matanya jatuh juga.

Ceo Gong berdiri lalu meraih tubuh Tiffany kedalam pelukannya.”Kenapa dia tidak bisa melihat bahwa aku sangat menyukainya? Apakah ia menyukai YoonAh? kenapa harus YoonAh bukan aku saja?” ucap Tiffany ditengah tangisannya. Gong Yoo Hanya terdiam dan semakin mempererat pelukannya pada Tiffany. Tapi mata Gong Yoo juga berkjaca-kaca tanpa Tiffany ketahui. Perasaannya juga ikut sakit.

 

~***~

 

Siwon yang menyeret YoonAh menggengam tangan gadis itu dengan sangat kencang sejak keluar dari ruangan Ceo Gong. Akhirnya melepas cekalan tangannya dari pergelangan tangan YoonAh dengan sangat kasar dibangsal kantor yang cukup sepi,  tubuh YoonAh sampai terhempas kedinding dan wig yang dipegang YoonAh juga melayang dan jatuh kelantai, karena YoonAh saking terkejutnya dengan perlakuaan Siwon terhadapnya.

“PUAS KAU!!” teriak Siwon terlihat seperti orang yang Frustasi. “Aku tidak mengerti maksudmu dengan memaksaku agar kita tidak mengakui hubungan kita pada Ceo Gong dan media? Apa jangan-jangan kau masih menyukai Ceo Gong? Apakah kau tidak kesal dan marah saat tiffany terang-terangan mengajakku berpacaran dengan status Go public dan membandingimu dengannya?!”

YoonAh benar-benar merasa takut melihat siwon yang semarah ini padanya. Bahkan wajah siwon sampai memerah karena menahan emosi. Sehingga YoonAh tak mampun berkata apapun untuk membalas ucapan siwon padanya.

“YoonAh-ah.. jawab aku!!” paksa Siwon sambil mencengkeram punggung YoonAh.

YoonAh benar-benar tidak tahu harus berkata apa, akhirnya yang dapat ia lakukan hanya menangis. YoonAh benar-benar menumpahkan airmatanya Karena perasaannya yang sangat sedih diperlakukan seperti ini oleh kekasihnya sendiri. YoonAh tahu Siwon marah karena kejadian tadi dimana siwon sangat bangga dan sangat menyayanginya sehingga siwon ingin mengakui hubungannya dengan YoonAh pada semua orang tanpa terkecuali. Dan Siwon takut kalau YoonAh masih menyukai Ceo Gong dan Ceo Gong menyukai YoonAh. Siwon kesal karena Tiffany terang-terangan menjelekkan YoonAh dihadapannya dan ia juga terang-terangan mengajak Siwon berpacaran. Itu karena tiffany tidak tahu akan hubungannya dengan YoonAh. Siwon jadi benar-benar emosi dan galau.

Siwon melepas genggaman tangannya dari bahu YoonAh yang mulai terguncang karena isakan tangisnya. Siwon meninju dinding dengan kesal. Lalu berjalan pergi meninggalkan YoonAh begitu saja. Siwon merasa percuma berbicara dengan YoonAh jika keadaannya seemosi saat ini. Lalu melihat YoonAh menangis ia benar-benar jadi merasa lemah. Siwon butuh waktu sendiri untuk menenangkan dirinya sendiri.

YoonAh mengangis sampai jatuh terduduk melihat kepergian siwon. Ia juga menangis bukan hanya karena takut akan kemarahan siwon padanya tapi karena ia merasa bodoh dan tidak dapat mengerti akan perasaannya sendiri terhadap Siwon sesungguhnya.

 

~***~

 

Seorang gadis berdiri atas atap sebuah gedung dengan pandangan Sedih menatap kebawah. Menatap jalanan ramai kota Tokyo dari atas. Matanya yang redup dan bergaris hitam seperti mata panda. Rambutnya semberaut acak-acakan. Pandangannya sangat sedih tapi gadis itu tidak mengeluarkan airmanta setitikpun seolah-olah airmatanya sudah kering.

Gadis itu merogoh saku mantelnya dan mengeluarkan sebuah testpack. Dia memandang dua garis merah pada Testpack tersebut dengan perasaan kesal dan hancur. Lalu tangannya tanpa sadar meremas testpack itu sampai remuk dan jatuh  dari tangannya kedasar atap.

“Aaaarrgghhh!!!!!” gadis itu berteriak sangat kencangan sambil menjambaki rambutnya sendiri.

Perlahan tubuhnya roboh hingga jatuh terduduk di dasar atap. Lalu ia beralih memukili perutnya sendiri dengan sangat kesal. Ia terus memukulinya dengan segenap kekesalan yang ia rasakan.

“Soo Jung hentikan!! Apa yang kau lakukan?”

Seorang wanita yang berhasil menemukan Soo Jung diatas atap sebuah gedung ditengah kota Tokyo langsung memeluk Soo Jung. Wanita itu berusaha menenangkan Soo jung dan berusahan memahami perasaan yang hancur dari dalam diri Soo jung.

“Aku hamil Luna!! Aku hamil!! Aku hamil empat bulan!!” teriak Soo Jung didalam pelukan temannya yang juga berkerja sebagai model majalah dewasa.

“Aku tahu bagaimana hancurnya perasaanmu saat tahu kau hamil dan kau tidak tahu siapa yang harus bertanggung jawab atas kehamilanmu ini.” Ucap Luna.

Soo jung akhirnya menangis, dan meraung didalam pelukan Luna temannya.

“Setahun yang lalu aku juga berada di posisimu. Aku rasanya ingin mati saat itu juga. Tapi aku sadar ini adalah kesalahanku. Aku tidak seharusnya mati dengan membunuh janin yang sedang aku kandung. Dan kau tahu Soo jung aku senang sekali bisa hidup bersama Kim Yuriko sampai saat ini walau tanpa seorang ayah untuknya.”

Soo jung menggeleng-gelengkan kepalanya. Nampaknya cerita Luna belum cukup mampu menguatkan dirinya yang sangat terpukul atas kehamilannya. Yang ia tahu ia hanya merasa kesal, takut, hina dan malu pada dirinya sendiri.

“Soo Jung, jika kau mau tetap menjaga janinmu. Aku akan membantumu keluar dari dunia ini dan kembali dengan aman ke korea. Bagaimana?” Tanya Luna.

Soo Jung menatap Sedih memandang Luna. “Kekorea? Aku sudah tidak punya siapapun disana!”

“Bukankan kau masih mempunyai kakak wanita yang sangat menyayangimu? Dan kau juga sangat menyayanginya?”

Soo jung menggeleng-gelengkan kepala dengan cepat. “Aku tidak yakin. Apakah kakakku masih mengingatku dan aku yakin dia pasti sangat membeci aku. Dia pasti benci karena mempunyai adik sepertiku.”

“Tidak mungkin. Seburuknya adik kandung. Kakak kandung akan selalu mengasihi.” Nasehat Luna.

Soo Jung terdiam, air matanya masih mengalir dan mendadak ia jadi mengingat masalalunya saat ia pertama kali ikut menjadi model majalah pria dewasa.

 

Flashback…

 

Tiga tahun lebih setelah kematiian kedua orang tuanya berlalu, Malam itu Soo Jung sedang merenung diatas balkon rumah kontrakan ia dan YoonAh yang sangat kecil dan sederhana. Dia memadang jam yang melingkar pada tanganya. Ternyata sudah jam sebelas malam. Tapi kakaknya juga belum pulang.

Karena sudah tidak tahan dengan cuaca dingin diluar. Akhirnya soo jung masuk kedalam rumah. Soo Jung berjalan menuju tempat tidurnya. Tidak sengaja ia menemukan buku Diary YoonAh yang tergeletak begitu saja diatas lantai. Soo Jung memungutnya dan dengan perasaan penasaran ia membuka buku tersebut. Dan betapa terkejut dirinya melihat catatan jadwal kerja kakanya dan catatan hutang yang belum nulas didalam buku tersebut. Soo Jung baru tahu kalau ternyata kakanya jalan jam lima pagi pulang jam 12 malam itu karena ia harus berkeja banting tulang hanya untuk terus mereka bertahan hidup.

Mulai saat itu Soo Jung merasa dirinya tidak berguna dan hanya menyusahkan kakaknya saja. pada akhirnya temannya menawarkan perkerjaan sebagai model majalah remaja. Lalu ia tertarik karena menjadi model hanya perlu pandai berpose dia sudah dapat uang banyak dan dapat membeli apapun seperti dulu saat kedua orang tuanya masih ada.

Karena sudah menjadi model tanpa sepengetahuan YoonAh sang kakak. Ia pun akhirnya kelewat batas akan kebebasan dan kesenangan yang telah ia peroleh. Soo jung jadi sering datang ke clubmalam bersama teman rekam model. Hingga akhirnya dia tertarik oleh seorang pria yang berkerja di sebuah majalah pria dewasa korea. Akhirnya Soo Jung pun tanpa sadar terhasut dengan tawaran perkrjaan itu yang tentu mendapat uang lebih banyak. Sampai akhirnya kerjaannya diketahu oleh pemilik kontrakan dan juga YoonAh. sesungguhnya ia sangat malu saat itu tapi emosinya tak dapat terkendali. Sampai akhirnya ia kabur dan meninggalkan YoonA.

Soo Jung kabur ke pria yang berkerja di majalah tadi. Soo jung pikir selama ini pria itu suka dengannya dengan tulus, jadi Soo Jung percaya dan menggantung hidupnya pada pria tersebut. Sampai akhirnya Soo Jung dibawa ke jepang dan menjadi model dijepan. Dan pria itu menghilang. Ternyata pria itu telah menjual soo jung pada perusahaan majalah pria dewasa di jepang. Dan mahkota soo jung direngkut oleh direktur majalah dan oleh pria yang mengaku menyukai soo jung dan banyak lagi. Dan sampai akhirnya ia tahu kalau dia hamil. soo jung seolah sadar dan menyesali semua  kebodohannya dan segala hawa nafsunya yang menjebloskannya kelembah hitam penuh penyesalan.

 

FLASBACK END

 

“Bagaimana Soo Jung chan?” Tanya Luna.

Soo Jung baru sadar dari lamunanan panjangnya. Tiba-tiba Soo jung membalas pelukan Luna dengan sangat erat. “Arigato Luna Chan..” ucap Soo Jung.

 

~***~

 

“Sudahlah jangan terus menangis”  Ucap Eunhyuk, mencoba untuk menasehati YoonA agar tidak menangis lagi pasca pertengkaran kecil yang terjadi antara dia dan Siwon pagi tadi.

YoonAh enggan mendengarkan ucapan Eunhyuk, dia masih terus menangis dan menangis. Karena bagaimanapun juga ia sedikit terkejut dan sakit hati atas ucapan Siwon yang terdengar kasar padanya seperti tadi.

Eunhyuk sambil melanjutkan memakan makan siangnya sesekali memperhatikan YoonAh yang menutup wajahnya diatas meja dengan lengannya. Eunhyuk kasihan juga jadinya melihat YoonAh yang menangis dan sangat rapuh seperti ini. Andai saja ada Hyoyeon disini pasti gadis ini akan meluapkan rasa kesedihaannya pada Hyoyeon. Pikir Eunhyuk.

Eunhyuk membetulkan posisi duduknya. Dia mengetuk-ngetuk meja dengan jari telunjuknya. “Heii…Sudah jangan menangis. Aku takut aku takut orang yang ada disini mengira kau menangis karena aku.” Bisik Eunhyuk sambil memperhatikan orang-orang yang duduk disekitarnya di dalam café itu yang mulai melirik kearah dia dan YoonAh.

“Ayo yakin saat ini Siwon hanya sedang emosi karena scandal yang muncul bersamaan. Lalu kau terus memaksanya untuk menyembunyikan hubungan kalian. Dan aku yakin dia tidak akan bertahan lama dengan sikap egoisnya. Kau seharusnya memahaminya, bukankah sebelum kau berpacaran dengannya. Siwon itu sikapnya sangat cepat marah?”

YoonAh mengangkat kepalanya  dan menatap wajah Eunhyuk dengan pandangan datar. “Kau benar oppa. Ah.. kenapa aku harus menangis seperti ini? Dulu dia juga sering memarahiku seperti tadi.” YoonAh menegakkan posisi duduknya dan menghapus air matanya dengan punggung tangan.

“Aiiisshh..!! Jorok Sekali, heii switter yang kau kenakan adalah milikku!” protes Eunhyuk.

YoonAh yang menyadari memang benar ia masih memakai baju penyamaran tadi hanya Wig-nya saja yang sudah ia lepas. Hanya dapat nyengir kuda dihadapan si empunya Switter yaitu Eunhyuk.

Eunhyuk mengambil sapu tangannya dari saku celananya. Dia berdiri dan mencondongkan tubuhnya. Lalu mengusapkan air mata YoonAh. YoonAh tersentak kaget dengan perlakuan Eunhyuk. Tapi YoonAh tidak menolak eunhyuk seperti ini pasti karena hanya ingin menolongnya. Eunhyuk tertawa lalu mengacak-acak rambut YoonAh.

“Seharuskan kau tetap memakai wig! Kau cocok sekali!” ledek Eunhyuk.

“Oppa!!” YoonAh melayangkan pukulannya kebahu Eunhyuk.

Eunhyuk menahan tangan YoonAh. dan tersenyum menggoda pada YoonAh lalu mendekatkan wajahnya kewajah YoonAh, pikiran menjahili YoonAh mulai bermunculan di kepala Eunhyuk. YoonAh memejamkan matanya ketakutan. Eunhyuk ingin menjitak kepala YoonAh. tapi belum sempat ia melaksanakan keinginannya itu, tiba-tiba.

“Eunhyuk Oppa!!!” Teriak Hyoyeon yang ternyata sudah berdiri tidak jauh dari tempat YoonAh dan Eunhyuk makan.

Eunhyuk yang mendegar suara Hyoyeon, lekas melepas lengan YoonAh. eunhyuk dan YoonAh kompak menoleh kesumber suara. Wajah YoonAh tersenyum menyambut kedatangan Hyoyeon yang tiba-tiba ada dihadapan mereka.

Hyoyeon dengan wajah memerah seperti menahan amarah berjalan  semakin mendekatkan diri ke YoonAh dan Eunhyuk.

“Apa yang sedang kalian lakukan disini?!” teriak Hyoyeon, seperti memaki.

“Oh..Chagi-ah..aku dan YoonAh hanya…”

“Hanya apa? KALIAN BERKENCAN DIBELAKANGKU!!”

YoonAh membelakan matanya mendengarkan ucapan Hyoyeon yang rupanya telah salah paham padanya.

“Hyo-ah..aku dan Eunhyuk oppa, kami…”

“Sudah… aku sudah melihatnya!! Aku tidak perlu penjelasan dari kalian!!” tegas Hyoyeon.

Lalu tanganya yang sejak tadi menenteng kotak nasi. Jadi gemetaran karena geram. Tanpa pikir panjang lagi Hyoyeon pun melempar kotak makannya kelantai dan tepat jatuh di bawah kaki Eunhyuk. Lalu dengan perasaan yang campur aduk Hyoyeon menangis dan berlari meninggalkan YoonAh dan Eunhyuk yang Nampak Shock dengan sikap Hyoyeon kepada mereka. Hyoyeon berlari dan keluar dari café tersebut.

“Hyoyeon-ah, telah salah paham. Aku harus menjelaskannya sekarang juga.” Ucap YoonAh. dan tanpa menunggu jawaban dari Eunhyuk dia segera berlari menyusul Hyoyeon , tapi sesampainya di luar café ternyata Hyoyeon sudah tidak ada disana. YoonAh mencoba mengambil jalan kearah kanan dan berlari mencoba menemukan Hyoyeon.

Sedangkan Eunhyuk yang menjadi tontonan gratis didalam Café jadi merasa malu dan pusing dengan kejadian yang baru saja ia alami. Eunhyuk mengeluarkan uang sebanyak empat lembar lalu  ikut berlari keluar dari café itu juga.

 

~***~

 

Hyoyeon terus menangis didalam taksi dia benar-benar merasa shock melihat kekasihnya sedang bermesraan dengan sahabatnya sendiri. Jadi selama beberapa hari ia berada di italia mengurusi perkerjaannya seperti itulah kegiatan yang dilakukan Eunhyuk dan YoonAh bersama.

Hyoyeon mengangkat rambut bagian depannya yang jatuh menutupi wajahnya, lalu ia bersandar pada jok taksi matanya ia pejamkan tapi air mata terus mengalir dan pikirannya pun terus melayang kekejadian sebelum ia kecafe itu dan melihat adegan yang tak seharunya ia lihat.

 

Hyoyeon tersenyum gembira begitu menginjakan kakinya di bandara internasional Incheon. Karena hari ini ia kembali ke Negara kelahirannya. Selama lima hari di Italia ia benar-benar berkerja keras untuk mencapai hasil yang maksimal agar perusahaan keluarga yang ia tangani sementara berjalan dengan baik. Kemarin -kemarin ia merasa sedikit stress karena pekerjaan yang harus ia tangani ditambah rasa rindunya kepada Eunhyuk sang kekasih. Dan hari ini ia pulang walau appa eomma-nya masih disana. Hyoyeon Nampak tidak sabar akan menemui kekasihnya dan melepas rindu yang sudah ia tahan selama lima hari.

“Noona.. mobilnya sudah siap!”

Hyoyeon yang sedang melamun langsung mengangkat kepalanya dan menatap Lee Ajjusi supir pribadi keluarganya. Hyoyeon mengembangkan senyum ramah ke supirnya. Lalu idea bagus melintas dipikirannya.

“Ajjusi, kau pulang saja bawa semua koper ku. Aku ada urusan sebentar. Aku akan naik taksi saja.” ucap Hyoyeon.

Nampak Lee ajjusi  keberatan dengan usul Hyoyeon.

“Apa tidak lebih baik aku sekalian mengantar Noona?”

Hyoeyeon menggelengkan kepala “Tidak perlu. Cepat kau pulang!”

Lee ajjusi masih saja tidak bergerak hanya memandang dengan tatapan tidak mengerti pada majikannya. Akhirnya Hyoyeon yang Nampak tidak sabar, meninggalkan supirnya dan memberhentikan Taxi yang melintas di sana. Supirnya Nampak terkejut dan berteriak-teriak memanggil nama Hyoyeon. Tapi Hyoyeon menghiraukannya begitu saja.

Hyoyeon berniat akan memberi  kejutan pada Eunhyuk dan YoonAh, dia akan datang ke Kang Management office lalu menemui Eunhyuk dan mengejutkan Eunhyuk karena ia telah sampai di Seoul tanpa member tahu terlebih dahulu. Lalu setelah bertemu Eunhyuk dia akan menemui YoonAh dan akan menceritakan pengalamannya selama lima hari di Italia.

Akhirnya Hyoyeon memutuskan untuk berhenti di depan café favorite Eunhyuk. Dia akan membelikan makan siang dan cemilan untuk Eunhyuk disitu. Tanpa pikir panjang Hyoyeon masuk kedalam café dan memesan menu kesukaan Eunhyuk yang sudah sangat ia hapal. Setelah selesai ia berjalan melewati bangku-bangku orang yang sedang menikmati makan. Tanpa sengaja ada seseorang yang bertabrakan dengannya menyenggol bahu Hyoyeon. Mereka sama-sama meminta maaf, tidak sengaja Hyoyeon memutar kepalanya dan betapa terkejut dirinya saat mendapati Eunhyuk yang sedang duduk menikmati makannya bersama seorang wanita yang menutup wajahnya diatas meja.

Hyoyeon berjalan pelan lebih mendekati posisi tempat duduk Eunhyuk. Dia memang tidak begitu dapat mendengar apa yang sedang diucapkan Eunhyuk kepada wanita dihadapannya tapi. Hyoyeon dapat melihat jelas wajah Eunhyuk dari Siitu. Ketika Eunhyuk mencondongkan tubuhnya seperti berbisik pada wanita itu dan celingukan melihat sekitar. Dan akhirnya Hyoyeon benar-benar Shock, ketika wanita itu mengangkat kepalanya dan ternyata itu YoonAh.

Hyoyeon mencengkram tentengan kotak makannya dengan geram. Tapi ia tidak melakukan apapun lagi selain menonton kekasihnya yang sedang bersama sahabatnya. Hyoyeon makin memanas ketika Eunhyuk mengelap air mata YoonAh. lalu  mengacak-acak rambut YoonA sambil tersenyum senang. Dan ketika Eunhyuk memegang tangan YoonA dan memandang YoonAh penuh perasaan dan sangat lekat. Hati Hyoyeon mendadak sakit rasanya. Hingga akhirnya ia berteriak memanggil nama Eunhyuk.

 

Hyoyeon turun dari taksi dan langsung berlari masuk kedalam rumah, dan menuju kamarnya. Ia Nampak kesal melihat barang-barang YoonAh masih ada di kamarnya. Dengan perasaan kesal. Ia menarik koper milik YoonAh kelantai. Setelah itu ia membuka lemari pakaiannya. Dan mengambil semua pakaian milik YoonAh dan membuangnya begitu saja kelantai.

“Argghh!! Dasar Penghianat!! “ teriak Hyoyeon dengan sangat kesal.

Dia mengambil alat kecantikan YoonAh juga yang ada di meja riasnya, lalu melemparnya begitu saja kekoper milik YoonAh. Hyoyeon memutar pandangannya ke seluruh kamarnya. Dan akhirnya ia mengingat sesuatu. Dengan cepat ia beranjak mengintip kolong kasurnya. Dan mengambil tas tangan milik YoonAh yang berisi pakaian Soo Jung adik YoonAh. dan lagi-lagi Hyoyeon melemparnya, membuangnya sembarangan arah.

“Hyoeyeon!!”

Hyoyeon terdiam ketika mendengar suara teriak YoonAh. YoonAh akhirnya pulang kerumah Hyoyeon dan menemukan Hyoyeon didalam kamarnya yang sudah dalam keadaan kacau. YoonAh menatap kelantai . lalu ia mamandang sedih ketika tahu yang berserakan dilantai itu adalah pakaiannya berserta koper dan tas tangan milik Soo Jung.

“Hyo-ah.. Mianhae, Jeongmal Mianhae!! Aku dan Eunhyuk oppa tidak melakukan apapun. Dia hanya menolongku.” Ucap YoonAh pelan berharap Hyoyeon mengerti.

“Pergilah!!” ucap Hyoyeon ketus. “PERGILAH DARI RUMAHKU!!” teriak Hyoyeon.

Tubuh  Hyoyeon langsung gemeteran setelah mengucapkan itu pada YoonAh sahabatnya . Hyoyeon menitikan air matanya lagi. Lalu membalik badan dan tidak mau menatap YoonAh yang masih berdiri mematung didepan pintu kamar Hyoyeon karena sangat shock mendengar ucapan Hyoyeon yang begitu kasar padanya.

Mata YoonAh berkaca-kaca. Dia melangkahkan kaki nya masuk kedalam kamar Hyoyeon. YoonAh berjongkok memunguti semua pakaiannya yang berserakan dilantai.

“Kau yakin tidak mau mendengar penjelasanku terlebih dahulu?” Tanya YoonAh begitu ia selesai merapikan pakaiannya dan mengunci kopernya.

“Anio… Pergilah!!! Aku muak dengamu, aku tahu sejak awal kau tidak senang aku berhubungan dengan Eunhyuk oppa kan? Ambillah dia dan pergi!!!” jerit Hyoyeon dengan sangat marah. Lalu ia melihat photo ia bersama eunhyuk dan  YoonAh di meja belajar.Photo saat jaman kuliah mereka melakukan photo box bersama. Hyoyeon mengambilnya dan memandangnya dengan penuh sesal, dan akhirnya melemparnya kelantai sampai kaca bingkai itu terpecah belah.

YoonAh terkejut melihat Hyoyeon yang begitu marah padanya. Lagi-lagi ia jadi tidak dapat menahan air matanya. YoonAh pun menangis dalam diam. YoonAh berdiri melampirkan tas pakaian Soo jung ke bahunya. Lalu tangannya menggenggam gagang koper. Diapun berjalan membelakangi Hyoyeon dengan perasaan sedih. YoonAh menolehkan kepalanya lagi tapi Hyoyeon tetap sama , tetap memunggunginya dengan perasaan dingin.

“Gomawo, atas kebaikan hatimu selama ini, aku tidak akan melupakan sahabat yang sepertimu,kau tetap sahabatku selamanya, aku menyayangimu,Selamat tinggal. Kau harus makan dengan baik jaga kesehatan” YoonAh menghapus air matanya yang terus saja mengalir. Lalu benar-benar pergi meninggalkan Hyoyeon, setelah Hyoyeon tak juga menjawab ucapan YoonAh.

Hyoeyon  membalikan tubuhnya tapi YoonAh sudah tidak ada di sana. Hyoyeon menangis sejadi-jadinya. Dia benar-benar frustasi atas sikap dan hatinya sendiri. Hyoyeon berjalan kemeja riasnya dan membuangi semua benda yang ada disitu sambil berteriak dalam kesedihannya.

 

“YoonAh..!!”

Eunhyuk yang sejak tadi sudah tiba didalam rumah Hyoyeon dan mendengar teriakan Hyoyeon yang memaki YoonAh dan mengusir YoonAh. sungguh jadi merasa sangat bersalah. Karena sesungguhnya kesalah pahaman ini berawal karena dirinya. Tapi YoonAh yang harus menanggungnya.

YooNah menatap Eunhyuk dan tersenyum berusaha tegar. “Oppa, tolong jelaskan pada Hyoyeon. Dan kalian tidak boleh terpisah hanya karena aku. “

Setelah mengucapkan itu yoonAh kembali berjalan keluar dari rumah Hyoyeon. Eunhyuk tak dapat mencegahnya lagi. Karena YoonAH berjalan sangat cepat. Eunhyuk akhirnya memutuskan untuk naik keatas dan menuju kamar Hyoyeon kekasihnya. Dia harus segera menjelaskan dan meluruskan kesalah pahaman yang terjadi.

 

~**~

 

Malam harinya setelah tadi sore ia berjalan-jalan tidak jelas tujuannya sambil mebawa koper tas bahu, akhirnya YoonAh memutuskan kembali ke Apertement milik siwon dengan cara sembunyi-sembunyi dari beberap wartawan dan fans yang masih bertahan di luar apertement dan di dalam lantai dasar.

Sebenarnya YoonAh ingin tidur di hotel untuk beberap malam. Tapi ia ingat bahwa sisa uang lebihnya ada didalam tasnya yang ketinggalan didalam apertement siwon. YoonAh Nampak ragu ingin menekan tombol sandi rahasia pintu apertement siwon.

Akhirnya karena tidak sabar. YoonAh pun menekan kata sandinya. Tapi dilayar tertulisnya ‘try again’ YoonAh pun menekan ulang kata sandinya dan ‘try again’ tulisan tersebut yang ditampilkan. YoonAh jadi memanyukan bibirnya. Ternyata Siwon sudah pulang dan mengganti kata sandi pintunya. Jadi YoonAh tidak dapat masuk seenaknya seperti biasa. YoonAh bersandar lemas pada dinding lalu lama-kelamaan tubuhnya jatuh terduduk diatas lantai. YoonAh melipat kakinya , tanganya memeluk kakinya dan kepalanya ia tundukan seperti mencium lutut.

“Apa dia benar-benar marah padaku?” keluh YoonAh.

“Tak seharusnya ia marah seperti ini padaku. Kita pacaran baru lima hari, tapi dia sudah berani melakukan sikap tadi padaku.” Oceh YoonAh didalam hatinya.

“Dasar otak burung! Tidak punya perasaan!!” Omel YoonAh.

YoonAh mengangkat kepalanya menatap pintu apertement siwon yang masih tertutup. Akhirnya YoonAh kembali terdiam, pandangannya menjadi sedih kembali, disaat seperti ini ia jadi merindukan Soo Jung dan mengingat lagi masalahnya dengan Hyoyeon yang baru saja terjadi.

“Apa ini takdirku? Apakah aku akan selalu ditinggal oleh orang yang aku sayangi?” Tanya YoonAh dalam hatinya. “ apakah setelah ini kau akan memutuskan hubungan kita dan berpisah begitu saja?”

YoonAh tertunduk lalu menutup seluruh wajanya dengan tangan yang memeluk kakinya. Air matanya mulai mengalir lagi. Ia benar-benar merasa sedih hari ini. Dan tak dapat bersikap tegar seperti dulu. Apa beban yang ia pikul sudah terlalu berat?. Karena hari semakin malam dan YoonAh nampak kecapekan sejak pagi tadi mengurusi masalah siwon dan juga masalahnya sendiri tanpa sadar matanyapun terpejam dan ia tidur dilantai dengan posisiny amencium lututnya sendiri.

 

~***~

 

Siwon sejak kembali pulang keapertementnya jadi tidak tenang sendiri. Dia berkali-kali mondar mandir keluar masuk kamar. Lalu nonton kartun larva kesayangannya. Lalu sudah menonton acara olahraga dan sudah mandi sore. Masih saja tidak tenang.bahkan ia sudah mencoba untuk tidur saja. tapi matanya tak dapat terpejam begitu saja.

Dan semua itu karena ia mekikirkan YoonAh yang belum juga kembali pulang dan menyusulnya. Dan ini juga kesekian kalinya siwon memeriksa ponselnya, siapa tahu ada sms dan missed calling dari YoonAh. tapi ternyata satupun tidak ada. Dan itu semakin membuat Siwon galau jadinya.

Siwon sebenarnya menyesali perbuatannya tadi siang terhadap YoonAh saat di kantor Kang. Dia saat itu benar-benar sedang tidak terkendalikan, sehingga marah-marah tidak jelas dengan YoonAh dan meninggalkan YoonAh. tapi sebenarnya Siwon tidak benar-benar meninggalkan YooAh. Dia menunggu didalam mobil selama dua jam tapi YoonAh tak juga datang. Akhirnya  ia memutuskan  pulang karena takut YoonAh sudah pulang deluan. Tapi tidak ada juga. Akhirnya siwon memutuskan mengganti sandi pintunya agar saat YoonAh kembali ia tahu dan bisa membukakan pintu untuk YoonAh.

Siwon benar-benar tidak tahan lagi. Akhirnya ia berjalan menuju kamarnya mengambil uang dan jaket. Ia akan keluar untuk membeli soju karena persedian soju dilemari pendingin sudah tidak ada semenjak YoonAh tinggal disini sementara.

Siwon membuka pintu Apertementnya dan terkejut ketika melihat tubuh seorang wanita yang duduk dilantai dalam posisi melengkup. Siwon tersenyum, dia sangat mengenali sosok wanita itu. Tentu saja wanita itu adalah YoonAh kekasihnya.

Pandangan Siwon menangkap tas koper dan tas bahu yang tergeletak disamping tubuh YoonAh yang masih mematung dengan posisi tadi.

“kenapa ia membawa semua itu? Apa ia ingin tinggal bersamaku?” pikir Siwon, lalu senyumnya makin mengembang.dan nampaknya niat membeli sojunya tidak jadi.

Siwon menendang ujung sepatu YoonAh dengan ujung sandalnya.tapi YoonAh tak merespon. Siwon melakukan itu sekali lagi dan YoonAh masih terdiam. Kali ini siwon tidak tanggung tannggung langsung menendang telapak kaki YoonAh yang memakai sepatu kets dengan keras. Dan sukses membuat YoonAh terkejut dan bangun dari tidurnya.

YoonAh mengerjap-kejapkan matanya perlahan-lahan mengumpulkan nyawa. Ketika ia mendangak keatas ternyata sudah ada wajah Siwon yang sedang menatapanya dengan tatapan serius. Mata YoonAh langsung segar. Dia buru-buru bangun dan berdiri berhadapan dengan Siwon.

“Aku pulang..” ucap YoonAh gembira.

“Dari mana?” Tanya Siwon sinis.

“Rumah Hyoyeon, aku mengambil semua ini!”  tunjuk YoonAh pada tas dan koper bawaannya.

Lalu YoonAh bersikap seolah-olah dia dan siwon dalam keadaan baik-baik saja,anggap saja kejadian tadi siang tidak pernah terjadi.YoonAh segera  menyelonong masuk kedalam apertement Siwon sambil menyeret koper dan menenteng tasnya.

Siwon merasa bingung dengan tingkah YoonAh. tapi akhirnya ia ikut masuk dan menutup pintunya. YoonAh meletakan Semua barang bawaanya di lantai depan pintu kamar Siwon.

“Kau sudah makan malam? Kau lapar tidak? Aku buatkan makan ya?” Tanya YoonAh.

“apa kau sedang merayuku, huh?”

Yoonah tersenyum menanggapi ucapan siwon. Lalu dia berjalan menghampiri Siwon dan memeluknya.

“Tolong beri aku sedikit kekuatan dan jangan marah lagi padaku.” Ucap YoonAh ketika ia memeluk tubuh Siwon.

Lama YoonAh memeluk tubuh Siwon tapi siwon tak membalas pulukkannya. YoonAh merasa percuma dan ingin melepas pelukannya. Tapi dengan cepat Siwon malah menahannya dan balik memeluk YoonAh. memeluk YoonAh dengan sangat erat dan meinciumi puncak kepala YoonAh.

“Maafkan aku..” ucap Siwon.

YoonAh memanggutkan kepalanya. “ jangan kamu ulangi lagi, aku sungguh takut kamu memarahiku seperti tadi siang.”

Siwon juga memanggutkan kepalanya. “ iyaa… aku janji.”

Lalu mereka berpelukan semakin erat. YoonAh benar-benar merasa nyaman dan aman saat berada didalam pelukan siwon.  Siwon memegangi wajah YoonAh dan tanpa mengulur waktu dia mendekatkan bibirnya ke bibir YoonAh dan mencium YoonAh dengan sangat lembut. YoonAh pun membalas ciuman bibir dari siwon dengan sangat penuh rasa sayang.

 

~***~

 

DUA HARI KEMUDIAN…

 

Siwon mengintip dari balik gorden pintu kaca apertemenya yang menghubungkan dengan balkon. Ternyata dibawah sana masih ada beberapa orang yang berdiri menunggu dengan membawa kamera. Lalu juga masih ada beberapa anak perempuan yang membawa hand Banner bertuliskan “We will protect you!Siwon Oppa” dan juga ada yang bertuliskan “apakah kau benar mempunyai kekasih?” dan tulisan itu membuat hati siwon tergelitik dan ingin ketawa jadinya.

YoonAh yang yang baru saja selesai membuatkan waffle dan expresso untuk dirinya dan Siwon. Langsung menyajinya dengan rapi atas meja makan. Setelah selesai menyajikan diatas meja makan, YoonAh memperhatikan Siwon yang sedang mengintip dibalik gorden. YoonAh tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Dia tahu Siwon masih tidak tenang karena terus diintai oleh wartawan dan fans. Lalu ia melepas celemek nya dan digantungnya didinding. Setelah itu YoonAh berjalan dari dapur menghampiri Kekasihnya itu.

YoonAh memeluk Siwon dari belakang, melingkarkan lengannya di perut siwon, menyenderkan kepalanya di bahu siwon. Siwon yang menyadari YoonAh bersikap seperti itu padanya  langsung tersenyum senang dan menyentuh lengan yoonah dengan lembut.

“Hidup menjadi Selebritis sepertimu ternyata juga tidak tenang ya?” Tanya YoonAh.

Siwon menutup Gordernnya lalu memegang tangan YoonAh lagi yang masih memeluk perutnya. “Kamu benar, menjadi seorang selebritis tidaklah setenang dan seenak yang orang lain bayangkan. Mereka pikir menjadi artis atau actor pasti hidupnya akan selalu sempurna dan penuh kesenangan. Mereka pikir kami yang hidup didunia hiburan dapat melakukan apa yang kami inginkan dengan mudah. Tapi kenyataanya kami benar-benar tidak tenang dan leluasa.

Semua orang ,wartawan berlomba-lomba mencari informasi terbaru tentang kami, jika ada gossip sekecil apapun mereka langsung berebutkan mencari bukti akurat atau bahkan menjerumuskan kami kedalam keadaan yang lebih parah dari sebelumnya. Belum lagi Fans kami. Kami tahu tanpa fans kami bukan apa-apa dan kami tidak akan dapat berkarir dengan baik tanpa mereka. Tapi terlalu banyak fans yang over protective terhadap kami, mereka cemburu jika kami berdekatan dengan lawan jenis selain diri mereka sendiri, mereka sakit hati jika kami berkencan dengan lawan jenis selain diri mereka, mereka marah dan kecewa ketika kami memilih untuk mempunyai kekasih dan menikah. Lalu ada juga yang bertindak mengmencomblangkan kami dengan sesama seberitis yang mereka suka tidak peduli itu sesama jenis atau lawan jenis. Jika mereka suka seperti itu mereka sangat teguh dengan pasangan yang mereka suka dan tidak rela setengah mati jika ternyata kami tidak menyukai atau hanya sebatas teman dengan seleb yang mereka couplekan dengan kami.

Sungguh Rumit. Itu hanya dalam urusan asmarah, lebih parahnya mereka selalu ingin tahu kehidupan keluarga kami dan yang lainnya. Kami benar-benar tidak hidup tenang.”

Siwon telah bercerita meluapkan perasaannya dan pendapatnya selama lima tahun ini ia menjadi seleb yang di idolakan banyak orang dan menjadi pusat perhatian media. YoonAh hanya dapat prihatin dengan menjadi pendengar yang baik untuk Siwon.

“Lalu jika seperti itu, kenapa masih banyak orang-orang yang bercita-cita menjadi selebritis?” Tanya YoonAh polos.

Siwon melepas lengan YoonAh yang melingkar diperutnya sejak tadi. Lalu membalik tubuhnya jadi berhadapan dengan YoonAh. Siwon kini gantiian yang melingkarkan lengannya diperut YoonAh.

“Dasar babo-ya!” ucap Siwon lalu tersenyum. “Tentu saja karena mereka belum tahu tidak enaknya menjadi selebritis. Tapi yang mereka tahu adalah enaknya saja. seperti yang mereka lihat dilayar televisi. Tapi banyak juga selebritis yang tetap bertahan dengan jalan yang mereka sudah ambil yaitu karena panggilan jiwa, karena mereka mencintai perkerjaannya, mereka menghargai dukungan fansnya dan karena jiwa mereka yang sudah menyatu dengan seni hiburan. Dan karena uang!”

YoonAh memanggut-manggutkan kepalanya dan jadi mengerti. Ternyata kesimpulannya mau siapapun orang itu kedudukannya apa, mereka akan selalu mendapat kesulitan yang seimbang dengan posisi kekuatannya.

“Heyy.. ayo kita sarapan. Aku sudah membuat Wafflee dan expresso.”

“He—em mendengarnya perutku langsung lapar. Ayoo!!” Siwon melepas pelukannya lalu menarik lengan YoonAh mengajaknya menuju dapur.

Mereka duduk berhadapan dan mulai menikmati sarapan mereka pagi ini.

 

~***~

 

Siang ini Siwon ada jadwal permotretan dengan sebuah majalah bersama member SKY Kyuhyun Yesung dan juga Tiffany. Hari ini YoonAh lagi-lagi harus menyamar sebagai seorang pria. Karena bagaimanapun juga wajah dirinya yang sesungguhnya sudah dikenal banyak orang dari photo yang beredar di internet dan media informasi lainnya. Jadi inilah satu-satunya jalan yang ia ambil agar tetap berkerja disamping Siwon tanpa harus ketahuan oleh orang lain.

Siwon sudah bersiap-siap diruang ganti artis untuk memakai costum yang diarahakan dan dimake-up. YoonAh hanya duduk sendirian disudut ruangan sambil memainkan Ipad milik Siwon. Dia sedang memperhatikan berita-berita terbaru tentang scandal siwon. Sampai-sampai keningnya berkerut membaca artikel-artikel yang ditulis  disitus media online.

“Hai.. Tampan!!”

YoonAh menoleh dan mendapati Kyuhyun dan Yesung telah  duduk disampingnya. YoonAh tersenyum sambil menundukan kepalanya memberi salam pada Yesung dan Kyuhyun.

Kyuhyun dan yesung kompak menatap yoonAh dengan tatapan menilai dan meneliti penampilan baru YoonAh yang bergaya bak seorang pria.

“tidak terlalu buruk, bagaimana jika kau bergabung dalam grup vocal kami?” ledek Kyuhyun.

“Mwo!!” seru YoonAh. lalu ia mencibir Kyuhyun.”jika aku bergabung dengan kalian. Aku akan menjadi Visual di SKY ya!”

“Hahhahaha!! Idea yang cukup bagus. Setidaknya mereka yang memang tidak mengenalmu sebelumnya pasti menganggap kau memang seorang lelaki. Tapi the flower boy!” ucap Yesung ikut meledeki YoonAh.

“Kya… kenapa kalian senang sekali mengejekku? Akan aku adukan kau dengan Siwon oppa!!” ancam YoonAh.

Langsung saja wajah Yesung dan Kyuhyun berubah menjadi berpura-pura ketakuatan dengan ancaman YoonAh. tapi YoonAh tahu  ancamannya itu tidak mempan sama sekali dengan dua orang yang duduk disampinya.

Dan pada akhirnya Yesung dan Kyuhyun kompak mentertawai YoonAh. dan membuat wajah YoonAh cemberut kesal.

“Kyaa!! Apa yang kalian lakukan?” omel siwon yang tiba-tiba muncul bak seorang Superman penolong bagi YoonAh yang diusili oleh dua makhluk aneh dari planet tak dikenal.

“Aiisshh.. dia benar-benar muncul! Apa kau mempunyai lonceng batin. Baru sebentar kami bersama YoonAh tapi kau sudah muncul?” Tanya Kyuhyun.

Siwon menatap YoonAh yang hanya menunduk kesal.

“usai pemotretan pasti kau akan dijegat oleh wartawan majalah ini untuk  menjawab pertanyaan hubungan kalian lebih lanjut. Jadi sebelum media tahu, beritahu kami dahulu faktanya!” tuntut Yesung.

“Fakta apa?” Tanya Siwon pura-pura tidak mengerti jalur pembicaraan Yesung.

“Jangan berpura-pura bodoh! Kau sudah bodoh. Jadi mengaku saja jika kalian berpacaran!!” tandas Kyuhyun.

YoonAh mengangkat kepalanya dan menatap Kyuhyun yang duduk disebelahnya. Lalu Kyuhyun malah balas menatap YoonAh dengan tatapan galak. Dan sukses  saja Kyuhyun mendapatkan jitakan dikepala dari siwon.

“Auuhh… kenapa kau menjitakku?” Tanya kyuhyun sambil mengusap-usap kepalanya yang terasa sakit.

“karena kau pastas pendapatkannya. Dasar!!” omel Siwon.

“Jadi kalian benar berpacaran?” Tanya Yesung sekali lagi. Tapi tak mendapat jawaban apapun dari Siwon dan YoonAh. “karena kalian tidak jawab maka aku anggap ‘iya’ hah.. aku sudah menduga ini akan terjadi. Dan kejadian rumitpun akan kau alami!” ucap Yesung.

Siwon menggengam tangan YoonAh dan berkata. “Benar kami berpacaran. Aku jujur pada kalian karena kalian sahabatku. Jadi sebagai sahabat bisakah kalian membantu melindungi kami?” Tanya Siwon.

Yesung dan Kyuhyun menatap terkejut ke wajah YoonAh dan Siwon bergantian.

“Astaga!! YoonAh-ya! Kenapa akhirnya kau menyukainya juga? Aku benar-benar kasihan denganmu yang menjadi kekasihnya!!” ucap Kyuhyun lalu memeluk YoonAh.

Yesung langsung menarik tubuh Kyuhyun dan Siwon menarik tubuh YoonAh yang hampir sesak napas dipeluk mendadak oleh Kyuhyun. Setelah itu Kyuhyun malah tertawa tidak jelas. Dasar memang tidak jelas. Yang pasti dia memang senang membuat siwon cemburu dan marah-marah padanya.

“Ah.. ini memang benar-benar berita yang mengejutnya. Seorang actor sepertimu menjalin hubungan dengan Assistennya sendiri. Sungguh berita besar!!” ucap Yesung sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. “Tapi tenang saja. aku dan Kyuhyun mendukung hubungan kalian dan akan  melindungi kalian!!”

“Gomawo Hyong. Kau memang Hyong terbaikku!!” ucap Siwon dengan perasaan haru.

YoonAh juga tersenyum senang mendengarnya.

Tapi dibalik obrolan mereka, tanpa mereka sadari ada seseorang yang mengupingi pembicaraan mereka dibalik dinding yang tidak jauh dari sudut ruangan. Entah sejak kapan ia juga berada disitu tapi nampaknya ia benar-benar telah mendengar tofik pembicaraan yang penting tadi. Setelah mendengar semuanya orang itu berwajah masam, sedih dan kecewa. Lalu ia segera berlari meninggalkan tempat persembunyiannya dengan perasaan yang bercampur aduk jadi satu.

 

~** TO BE CONTINUE**~

 

 

NOTE : Annyeong HAPPY NEW YEAR, HAPPY January 2013 ya semuanya!! Selamat ulang tahun buat Sungmin Oppa!! Selamat atas comebacknya SNSD yang amazing!!!and SUJU M yang Awesome! (padahal aku selesai nulis ff ini tgl 30 desember) dan sebentar lagi yang liburan panjang akan berakhir. Kalo aku sih kuliah liburnya dikit banget!! Dan Cuma mau bilang nampaknya aku tidak bisa janji akan memulis lanjutan ff ini dengan cepat karena aku mau fokus UAS dimulai tanggal 14 january ini, jadi aku harap pengertiannya ya. Tapi aku janji selesai aku UAS aku pasti akan langsung posting kelanjutanya, tapi jika ada waktu luang pasti aku selalu melanjutkan menulisnya kok🙂 pokoknya ff ini harus segera menemukan ending yang bagus.. terimakasih buat yang udah baca dan setia!! Jangan lupa komentar saran dan kritikannya!! ^_^ See You next time!!!

Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

123 Komentar

  1. Dwi Sivi Fatmawati

     /  Januari 9, 2015

    kasian banget yoona eonni sampek nangis gtu, pdahal biasanya jga udh sering kna marah.. kali efek cinta ya
    tpi eon aku bingung siapa yg di balik pintu itu bisanya cman nebak nebak aja, gmana selanjutnya ya

    Balas
  2. sdhifakhri

     /  Maret 23, 2015

    Huhu, kasian yoona , hyoyeon salah paham smpe” yoona diusir. Aigoo, Siapa yg ngintip ya itu? Tifanny kah? Atau orang lain?

    Balas
  3. ria

     /  Oktober 18, 2015

    Sp ya yg menguping,
    Apa tiffani ya
    Jd mkn penasaran

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: