[Ficlet] You Leave Me

 

Title: You Leave Me

Author: Uchie (uchijefry90) /  twitter @uchie90

Genre : Sad Romance, tentuin sendiri

Length : Ficlet

Rating : PG – 15

Cast : Im Yoona , Choi Siwon , Jessica Jung, Lee Donghae

Note: cerita ini hanya fiktif belaka, bila ada kesamaan cerita atau tokoh itu benar-benar tidak disengaja….

 

Haiii Niteds… Aku bikin ficlet yang abal-abal dan gak mutu nih(sok eksis)… Sequel Sajangnim!! Belum kelar, tungguin yaa… Happy Reading ^^…

 

»»

 

 

Deras hujan tak menghentikan langkahku untuk cepat sampai ketempat tujuanku. Angin dingin berhembus kencang yang terasa menusuk tulang tak ku hiraukan. Aku hanya mencoba mengeratkan jaket yang mulai terbuka lebar karena hembusan angin sambil tetap memegang payung yang setia menemaniku saat ini. Gemerlap lampu menghiasi jalan- jalan yang ku lalui, hingga sampailah aku di salah satu halte yang menjadi tujuanku saat ini. Tidak ada kursi yang tersisa untukku, terpaksa aku harus berdiri sampai bis yang biasa ku tumpangi menjemputku.

 

Entah kenapa perlahan kenangan itu kembali memenuhi pikiranku, kenangan yang seharusnya ku hapus dari memori ku. Kenangan pahit yang membuatku ingin membunuhnya dari hatiku, tapi juga kenangan manis yang membuatku sampai saat ini belum bisa mengabulkan keinginanku itu. Apa karena dia cinta pertama ku ??, entahlah… Tapi yang jelas untuk sekarang ini hatiku masih menjadi miliknya. Ya, milik seseorang yang dengan perlahan telah berhasil membuatku terpesona dengan ketampanannya. Seseorang yang membuatku kagum akan keserhanaan dan ketulusan yang dia miliki. Sebegitukah aku jatuh ke dalam perangkap cintanya? Jelas jawabannya Ya….

 

~•~

 

“Ada yang bisa ku bantu? Sepertinya kamu sedikit kesulitan.” Seseorang menyapaku sambil memperlihatkan senyumannya.

“Tidak usah terimakasih,” tolakku halus padanya. Aku memang dari perpustakaan untuk meminjam buku yang akan ku jadikan referensi untuk tugas makalahku.

“Sudahlah biarku bantu.” Tanpa sempat ku cegah dia telah merebut semua buku dari tanganku.

Mulai disitulah perkenalan kami, ternyata dia sunbae ku satu tahun diatasku. Aku tak mengenalnya sebelumnya, Karena memang aku orang yang tertutup dan tidak pandai bergaul. Tanpa disadari kami makin dekat. Dan tanpa kusadari aku mulai merasakan sesuatu dihatiku. Sebuah perasaan nyaman

 

~

 

“Yoona mau kah kamu jadi yeojachiguku??” Ucapnya saat kami sedang duduk menikmati semilir angin dihalaman belakang kampus. Hatiku berbunga-bunga, tanpa pikir panjang aku mengganggukkan kepalaku. Tanda menerima perasaannya. Dia tersenyum lega, memelukku dengan erat , menyapu keningku dengan ciuman lembut membuatku merasa terlindungi dengan kehadirannya disisiku.

 

~

 

“Saengil chukae my deer Yoong”… Kejutan yang sangat manis dia berikan kepadaku.

Apartemen sederhananya dihiasi balon warna warni. Di meja telah tertata berbagai makanan yang ku yakin hasil masakannya sendiri serta tidak lupa kue ulang tahun yang sangat cantik. Aku merasa sangat beruntung memilikinya, perhatian dan kasih sayangnya membuatku tak ingin melepaskannya.

 

“Would you be my wife Yoong?”, lagi-lagi saat itu aku dibuat terkejut dengan permintaannya.

“Yoong jadilah pendamping hidup ku??” Aku hanya menggangguk sambil menahan rasa haru dan bahagia yang membuncah dalam hati ku.

 

~•~

 

Ya tepat hari ini, tiga tahun yang lalu saat- saat membahagiakan itu terjadi. Perlahan air mata ku mulai jatuh seiring dengan hujan rintik yang menggantikan hujan deras beberapa menit yang lalu. Segera ku usap air mata ku setelah melihat bis yang menjadi kendaraan ku untuk sampai dirumah telah datang. Setelah menaiki bis, ku langkahkan kaki ku menuju kursi favorit ku. Kursi yang juga menjadi kenangan ku dengannya….

 

~•~

 

“Akankah kita akan selalu bersama Oppa?”, tanyaku saat kami sedang duduk di bis yang biasa kami tumpangi.

Siwon Oppa cuma memberikan senyuman terbaiknya kepadaku

“Berjanjilah padaku Oppa kalau Oppa akan selalu berada di samping ku.”

Lagi- lagi cuma senyum yang menghiasi lekuk wajah tampannya.

 

~

 

“Oppa akan pergi Yoong, Oppa janji akan kembali secepatnya. Oppa yakin kamu akan menunggu kepulangan Oppa”…. Kalimat terakhir sebelum kepergiannya. Tanpa meninggalkan alasan yang jelas, tapi ku yakin ia akan kembali. Aku yakin…

 

~•~

 

Sekarang, tiga tahun kepergiannya, pergi meninggalkan ku. Tapi aku tetap setia menunggunya, menunggu dalam ketidak pastian, menunggu tanpa ada tanda-tanda kapan ia akan kembali……

 

~•~

 

“Eonni.. Apa ini?? Kenapa buku ini ada padamu? Tanyaku setelah Sica-eonni menyerahkan sebuah buku yang amat kukenal. Buku bersampul biru dengan lukisan wajah pria yang kucintai. Buku yang ku berikan sebelum ia pergi meninggalkanku. Sengaja kulukis wajahnya disana dan membubuhi namaku dipinggir sampulnya. Berharap ia selalu mengingatku.

 

Sica-eonni tak menjawab, ia seperti patung yang tidak bergerak dan juga tak bicara. Tapi dapat kutangkap kesedihan dimata nya. Aku pun memutar bola mata ku ke sosok lainnya yang juga berada disana.

 

“Hae-oppa, kau bisa jelaskan ini padaku? Tanyaku dengan wajah penuh harap. Hae-oppa menghela nafasnya. Aku benar-benar penasaran apa yang mereka sembunyikan dariku. Kenapa mereka yang memberikan buku ini padaku, kenapa bukan Siwon-oppa??

 

“Yoong, kau harus sabar, kau harus menerima ini dengan lapang dada. Aku tahu kau pasti kuat dan bisa bertahan.” Ucap Donghae-oppa padaku. Aku semakin tak mengerti, sebenarnya apa maksud ucapannya itu?

 

“Siwon…..”

 

“Siwon akan menikah Yoong,” tiba-tiba Sica-eonni menyela kalimat Hae-oppa. Aku berusaha mencerna kalimat yang keluar dari mulut eonni ku itu. Aku mendengarnya dengan jelas, tapi entah kenapa otakku masih saja lemot untuk mencerna setiap kata itu.

 

“Me..me..nikah?? Siapa yang menikah eonni?” Ujarku terbata-bata.

 

“Siwon Yoong!! Siwon!! Pria yang kau tunggu-tunggu selama 3 tahun ini akan menikah dengan wanita lain.” Jelas Sica-eonni dengan wajah marah bercampur sedih padaku.

 

Aku linglung, pertahananku runtuh. Setelah 3 tahun menunggu dengan ketidakpastian,kenapa harus kabar buruk ini yang ku terima. Aku tersungkur, memegangi dada yang terasa sesak. Airmata tak tertahan lagi. Aku menangis sejadi-jadinya. Sica-eonni memelukku erat, Hae-oppa mengusap punggungku. Mereka mencoba memberi kekuatan padaku untuk sabar.

 

~•~

 

Didepan altar megah itu, aku melihat namja yang selama ini memenuhi relung hatiku, namja yang selama ini kucintai dan kurindukan telah sah menjadi suami wanita lain. Tanpa terasa airmata ku meluncur tanpa kusuruh. Segera ku usap agar tak menjadi perhatian para orang. Mereka akan berciuman, aku memalingkan wajahku tak sanggup melihatnya mencium wanita lain, sedangkan orang-orang terlihat penuh senyum dan gelak tawa menyaksikannya.

 

Perlahan aku berdiri dari tempat dudukku berjalan mendekat ke arah sepasang pengantin baru yang baru saja mengikat janji itu. Kulihat, pengantin wanita meninggalkan sang pria entah kemana aku tak tahu. Semakin dekat dengannya, dia tercegat mungkin karena melihatku. Aku memaksakan bibir ini mengulas senyum untuknya.

 

“Selamat Oppa, semoga kau bahagia dengan kehidupan baru mu.” Ucap ku mantap sambil mengulurkan tanganku. Ia masih diam, menatap ku. Entah apa yang ia pikirkan.

 

“Oppa!! Siapa wanita ini?” Tanya seseorang yang mulai mendekat kearah kami. Kuyakini itu wanita yang kini berstatus istri namja didepanku ini. Aku membalikkan tubuhku ke arah wanita itu, mengulurkan tanganku. Memberikan ucapan selamat pada nya.

 

“Terima kasih, kalau boleh tahu anda siapa ya?” Tanya wanita itu.

 

“Anda boleh tanya langsung kepada suami anda nyonya Choi.” Jawabku. Aku melihat sekilas kearah Siwon yang tetap diam tanpa mengeluarkan sepatah katapun.

 

“Oppa, kau teman wanita ini?” Walau berbisik aku masih mendengar suaranya. Siwon mengangguk. Aku memberikan senyuman terbaikku pada pasangan itu. Setidaknya ia mengakui pernah mengenalku. Walau sebenarnya ingin berteriak dan mengatakan pada semua orang yang ada disini bahwa aku adalah kekasihnya, kekasih yang telah ia campakkan. Tapi apa daya, semua sudah berakhir. Namja ini bukan lagi milikku, namja ini telah meninggalkanku dan sekarang mengkhianatiku.

 

Aku membungkukkan badan tanda permisi ke pada pasangan yang berbahagia itu. Diluar gedung telah menunggu Sica-eonni dan Donghae-oppa yang memang mengantarku kesini tadi. Sebenarnya mereka melarang keras aku untuk hadir kepernikahan ini, tapi aku memohon. Aku ingin melihat wajah orang yang kucintai untuk terakhir kalinya.

 

Sica-eonni memelukku. Aku tak tahan, lagi-lagi menangis dipelukannya. Hae-oppa menatap ku dengan sendu. Aku tahu ia pasti merasa kasihan padaku. Entah kenapa tiba-tiba Hae-oppa berlari ke arah gereja. Aku hanya menatap kepergiannya masih dengan uraian air mata.

 

Beberapa menit menunggu, ia datang dengan menyeret Siwon-oppa bersamanya. Kulihat sedikit memar di wajahnya yang kuyakini hasil pukulan Hae-oppa. Aku terpaku, tak mau menatap nya. Hatiku sakit, senyum yang sempat aku beri tadi kepadanya tidak lagi mampu aku keluarkan.

 

“Selesaikan masalah kalian.” Kalimat terakhir Hae-oppa sebelum meninggalkan aku dan Siwon-oppa. Sica-eonni mengikuti suaminya itu menjauh dari tempat kami.

 

5 menit hening….

 

“Oppa tak perlu minta maaf, aku yang bodoh mau-maunya menunggu dan menangis dalam ketidak pastian. Aku selalu menunggu Oppa kembali tapi ini yang kuterima. Sakit memang, tapi harus bagaimana lagi. Ternyata aku tidak berarti untuk Oppa. Ternyata aku cuma mainan untukmu. Kata-kata cinta dan pernyataan lamaran yang kau ucapkan itu cuma kebohongan yang menyakitkan. Terima kasih atas semua kenangan indah yang pernah Oppa berikan padaku. Terima kasih juga untuk kejutan memilukan ini. Hiduplah dengan bahagia. Anggap kita tidak pernah saling kenal dari sekarang.” Kalimat-kalimat itu meluncur dari bibirku. Aku benar-benar sakit, bahkan kata-kata itu tak cukup menggambarkan rasa sakit dihati ini. Air mata yang meluncur makin deras segera kuhapus. Aku tak mau terlihat lemah dihadapan namja yang telah membohongiku.

 

Kulihat ia tertunduk, mungkin merasa menyesal. Tapi itu tak membuat aku dengan mudah melupakan semua kesakitan yang ia berikan. Dia sama sekali tak bersuara. Aku jengah menunggu.

 

“Sekali lagi selamat untuk pernikahanmu.” Ucapku mantap. Kulangkahkan kaki meninggalkannya. Air mata yang tadi sempat terhenti perlahan mulai turun lagi. Isakan yang tadi tertahan kini mulai kembali. Dalam hati masih sangat berharap kalau ini cuma mimpi. Mimpi buruk yang akan berakhir ketika aku bangun di pagi hari. Namun sayangnya ini benar-benar terjadi. Sepertinya takdir memang tidak menghendaki dia untuk ku. Apa aku harus menyalahinya? Kurasa tidak, Tuhan pasti punya jalan lain untukku. Walau ini menjadi cerita cinta pertama yang berakhir menyakitkan, tapi tak akan ku sesali, sad ending dalam keping hidup ku ini.

 

 

~End~

 

 

Pasti dikeroyok niteds nih diriku#kabur…

Dimohon Coment & Like nya yaaa bagi yang udah Reading, n maaf kalau feelnya gak dapet… Aku line 90, manggilnya jgn author…. Buat yang pengen nanya2 atau kenal follow twitter aku aja #promosi… Sampai jumpa di story YoonWon berikutnyaaa… Annyeong…

Iklan
Tinggalkan komentar

83 Komentar

  1. Thor knpa sad ending…??

    Ending.y sangat menyakitkan

    Balas
  2. Retno Yoonwonited and ELF (LoveYoonWon 4ever)

     /  Januari 6, 2013

    Wlopun Sad Ending seharusnya YoonWon momentnya itu banyakin. gak habiz pkir ma wonppa kok tega2nya klo aq jd Yoongie nih ya uda aq tampar & aku hajar tuh siwon oppa #tetepgategaaqkansiwonest *Just fiction* & bwt istrinya ksih tau aja hub yg sebenernya trz prgi & mlpakan smua wlau sulit end yg nyesek bgt maaf ga bisa like hxa komen krn nyesek bgt hiks gomawo ffnya ditunggu karya lainnyaaa hiks hiks^^

    Balas
  3. akhir yang menyakitkannnnnnnnnnnnnnnnn,,,,,, 😦

    Balas
  4. kezia

     /  Januari 7, 2013

    Nyesek amet ff nya ka.. ><

    Balas
  5. E_sparkyu

     /  Januari 9, 2013

    huwaaaaaaa sangat menyakitkan
    kenapa jadi begini
    kenapa harus begini
    knpa sad???

    Balas
  6. Reblogged this on DearUchie.

    Balas
  7. aat yoonwon

     /  Agustus 1, 2013

    Napa wonppa ninggalin yoong??

    Balas
  8. Mimin Minati

     /  Agustus 26, 2013

    Apa ini? Ini menyakitkan eonni,yg Your Hurt is My Regret Mianhae Yoona yg meninggal dan disini Yoona ditinggalkan? Kenapa Yoona yg harus selalu menderita? Benci Siwon,dia gak ngomong apa”,dia pengecut ! Huaaaa,nangis lagi 😦

    Balas
  9. sari

     /  Agustus 27, 2013

    sequel dong tapi yg happy ending

    Balas
  10. dina

     /  Agustus 28, 2013

    Sad ending..kasian yoong yg tlh menunggu siwon tuk kembali brsmanya..tp siwon malah menikah dgn wanita lain..tak rela yoona sedih…….​‎​(˘_˘) ☹нΐќS̤̈s нΐќS̤̈s ☹ (˘_˘)
    ‎​☹ н|ĭ|ι̥|κ̇S̈s (-̩̩̩-͡ ̗–̩̩̩͡) (-̩̩̩-͡ ̗–̩̩̩͡) н|ĭ|ι̥|κ̇S̈s ☹
    ‎​.

    Balas
  11. Chika Choi

     /  September 20, 2013

    apa tak ada sequelx,biar yoonwon brsma lgi.

    Balas
  12. Merisa Hermina putri

     /  November 13, 2013

    Yahhhhh baru sekali baca cerita disini yg siwon oppa sama yoona gak jadi , sedihhhhhhhhh 😦 . Jangan bikin cerita gini lagi yahhhhh 😦

    Balas
  13. azzie

     /  Desember 10, 2013

    eonniiiii kenapa akhirnya gini doang?
    huft!!!!
    bikin sequelnya dong eon…*puppy eyes*
    jebalyo~

    Balas
  14. Nandita Oktaviani

     /  Desember 16, 2013

    hiks knapa jd sad ending bgni ? aku pikir mereka akan berstu kembli

    Balas
  15. unnie , , , , ,
    akhirnya nemu karyamu yg lain setelah ubek2 wp pribadimu,
    hehehe

    ini wonpa kenapa sih yak?
    sumpah pagi2 baca ini rada myesek,
    kasihan ama uri yoongie,

    daebak unn ceritanya,
    oya aku belum ninggalin jejak di “NILU chap 6” soalnya belum baca #nggaknanya
    #nggakpapangomongdoang
    hehehe

    Balas
  16. tia risjat

     /  Maret 1, 2014

    tadinya aku kira wonppanya meninggal. tapi ternyata…
    wae? kenapa dia nikah sama orang lain? karena kepaksa atau emang karena cinta?

    Balas
  17. any

     /  Mei 9, 2014

    Knp sad end sihhh. Galau tingkat dewa….

    Balas
  18. Yah ko siwon tga sih,,yoona dh stia mnuggu slama 3 thun tpi akhirnya ini is tga skali,,wanita nya siapa yng mnikah sama siwon,,

    Balas
  19. Choi Han Ki

     /  Oktober 21, 2014

    Kasihan sekali yoona 3 tahun menunggu tapi akhirnya di campakkan

    Balas
  20. hadeuh . sad ending .

    Balas
  21. Anggun YoonAddict SY

     /  November 2, 2014

    Ending yg menyakitkan 😥 😥

    Balas
  22. Ga relaaaa…..knp yoona nya ditinggal hiks..hiks … T_T

    Balas
  23. melani

     /  Februari 22, 2016

    Kenapa sad ending.. kan kasihan yoonanya dia udah nungguin siwon selama tiga tahun tapi siwonnya malah nikah sama cewek lain.. keren n bikin terharu bahkan sampe nangis waktu bacanya..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: