[FF] Beautiful Fairy In My Life (Chapter 5)

Annyeong YoonWonited J

Langsung ajja ga pake banyak ngomong, ini aku cepet post karna lagi bnyak waktu luang.

Happy reading J

Author                  : Echa/Choi Kyucha

Title                       : Beautiful Fairy In My Life [Chapter 5]

Main cast             : Choi Siwon, Im Yoon Ah, etc

Rating                   : PG 15

Type                      : Sequel

Genre                   : Romance, Fantasy, Friendship

Summary             :

Kau bisa mengetahui keberadaan dan keadaanku. Namun bukankah tak adil jika hanya kau yang mengetahuinya.

Kita sudah terikat, dan kita akan saling melindungi. Tapi sepertinya..aku lalai menjagamu….

₰ [BFIML] ₰

Terlihat seorang pria masih disibukkan dengan berbagai kertas-kertas dihadapannya, tatapannya begitu serius membaca setiap kata yang berada di kertas tersebut. Tak lama sebuah suara ketukkan pintu memaksanya harus meninggalkan dunianya tersebut.

“Masuk” serunya, dan terbukalah pintu yang mengeluarkan sebuah suara ketukkan itu

“Permisi sajang-nim, ini adalah hasil meeting kita minggu lalu. Kita terpilih kembali untuk mendapatkan tunder tersebut” ujar sang sekretaris yang ber name tag Kwon Yuri tersebut.

Pria yang diajak bicara itu mengangguk dan menerima sebuah map yang diulurkan sekretarisnya itu, mulai dibukanya map itu dan membaca setiap kata yang terdapat di lembar kertas pertama. Ia terlihat terdiam seperti memikirkan sesuatu.

“Jeju…” gumamnya

“Ne sajang-nim, pihak investor meminta kita untuk pergi kesana, membahas lebih lanjut tentang proyek yang dibicarakan” jawab sang sekretaris

“Apa tidak bisa di Seoul saja?” tanyanya

“Kemungkinan besar tidak bisa sajang-nim, mengingat proyek baru kita ini 80% berhubungan dengan pulau Jeju” jawabnya kembali

Pria itu menghembuskan nafas beratnya, terdapat beban yang sangat terlihat digurat wajahnya itu “Kau boleh kembali ke ruanganmu” ujarnya

Sang sekretaris yang keberadaannya sudah tidak diperlukan lagi segera membungkuk hormat dan berbalik meninggalkan ruangan atasannya tersebut.

Dihempaskan punggungnya pada kursi, mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya itu diiringi dengan hembusan nafas berat.

“Jeju..kenapa harus kesana” lagi-lagi dirinya menggumamkan sebuah pulau Jeju yang merupakan salah satu pulau kebanggaan negeri Ginseng tersebut.

“Apa aku harus meninggalkannya?”

“Ayolah Choi Siwon berpikirlah” dirinya kembali bergumam

Ia terdiam merenung, mencoba mencari jawaban atas keresahannya saat itu. pandanganya jatuh pada sebuah benda yang kecil yang selalu ada bersamanya itu. ia terlihat berpikir sesaat dan segera meraih sebuah telepon yang tak jauh dari benda yang diperhatikannya.

“Aku akan keluar, kau siapkan saja keperluannya” setelah melakukan sebuah pembicaraan yang diketahui dengan sekretarisnya ia segera bangkit berlalu keluar ruangannya.

₰ [BFIML] ₰

“Yang mana tuan?” tanya seorang karyawan padanya yang sedang melihat etalase yang memajang berbagai jenis tipe barang yang diinginkannya

Pandangannya teralih melihat seorang wanita yang bertanya padanya itu“Sama dengan yang ini saja” ujarnya sambil menunjukkan benda yang ia genggam itu

“Persis tuan?” tanyanya lagi memastikan

“Ya tak masalah” jawab pria itu lagi

₰ [BFIML] ₰

Terlihat seorang pria berjalan dengan langkah ringan di koridor yang terbilang cukup sepi, waktu yang bisa mengingatkan manusia untuk segera mengistirahatkan dirinya. Begitu ia sampai didepan sebuah pintu tempat tujuannya segera ia menekan kode yang terdapat pada intercome tersebut.

Klik…

Pintu itu berhasil ia buka, segera dilangkahkan kakinya memasuki sebuah apartemant yang merupakan miliknya itu. diganti sepatunya itu dengan sepasang sendal yang memang sudah tersusun rapi disana. Dan mulai memasuki lebih dalam apartement tersebut.

Sepi..seperti tak berpenghuni, dilangkahkan kakinya menuju sebuah pintu berwarna coklat dark  dan membukanya perlahan. Senyum tersimpul dibibirnya begitu melihat sosok wanita cantik yang telah terlelap. Dilangkahkan kakinya mendekat, dan mendudukan diri disisinya. Ditaruhnya sebuah paper bag pada meja kecil samping ranjang, memandang sosok itu dengan seksama, mengulurkan tangannya dan menyibakkan helaian rambut yang menghalanginya memandang sosok itu.

Sosok itu melakukan gerakkan kecil karena sentuhan yang ia rasakan, matanya mulai mengerjap dan terbuka dengan sayu. Memandang sosok pria yang tersenyum menatapnya

“Siwon oppa” ujarnya “kau sudah pulang?” tanyanya masih dalam posisi berbaring dan sosok yang dipanggil Siwon menganggukkan kepala masih dengan senyum menawannya

“Apa begitu lelah?” tanya Siwon

“Sebenarnya tidak, malah aku terlalu bosan hanya berdiam diri disini sejak kau pergi” adunya, ia menopang kedua tanganya untuk bangkit dan duduk berhadapan pada sosok pria dihadapannya “Ehh apa ini oppa?” tanyanya begitu melihat sebuah paper bag dan mengalihkan padangannya lagi pada sosok Siwon.

Siwon mengambil paper bag tersebut dan mengeluarkan isinya “Ini ponsel untukmu”

“Ponsel?”

“Emm..agar kita bisa berkomunikasi, dan saling mengetahui keadaan masing-masing ketika kita berjauhan” jawab Siwon

“Untuk apa? Aku selalu mengetahui keberadaan dan keadaan oppa” jawabnya

Siwon tersenyum dan memegang pundak sosok dihadapannya tersebut “Yoona-ya, oppa tahu kau bisa mengetahui keberadaan dan keadaan oppa. Namun bukankah tak adil jika hanya kau yang mengetahuinya sedangkan oppa sama sekali tak bisa mengetahui keberadaan dan keadaanmu?” Siwon menjelaskan.

Sosok wanita yang dipanggil Yoona itu terdiam dan mengangguk “Di ponsel ini sudah ada nomorku dan Sooyoung, kau bisa menghubungiku atau Soo jika membutuhkan sesuatu”

“Oppa” panggilnya

“Emm…”

Yoona melingkarkan lengannya pada pundak Siwon, menyandarkan kepalanya pada bahu kokoh yang dimiliki Siwon “Kau begitu baik padaku, padahal aku tak sama denganmu. Kau membuatku takut”

Siwon melingkarkan tanganya pada pinggul kecil itu, membalas pelukkannya “Apa yang harus ditakutkan?” tanyanya sambil menikmati aroma tubuh Yoona yang begitu menyegarkan

“Molla..” gumam Yoona

Mereka terdiam, hening sesaat dengan lamunan mereka “Aku menyayangimu” gumam Yoona seperti sebuah bisikkan

Terlihat Siwon yang agak terkejut dengan ungkapan Yoona, namun segera tergantikan dengan sebuah senyuman “Aku juga menyayangimu” balasnya makin mempererat pelukkannya itu.

₰ [BFIML] ₰

Sinar pagi telah menunjukkan dirinya, mentari tersenyum memberikan sinar hangat untuk semua makhluk di muka bumi. Terlihat Yoona dan Siwon yang masih terlelap saling menghangatkan.

Siwon mengerjap-erjapkan matanya begitu pantulan sinar mentari mengenai wajahnya melalui celah jendela. Senyum langsung terbentuk disudut bibirnya mendapati seseorang yang disayanginya masih terlelap. Ia terkekeh kecil mendapati dirinya yang terlelap di ranjang seorang wanita  terlebih posisi mereka yang saling memeluk seperti ini.

“Sangat jauh dari karaktermu Choi Siwon” gumamnya “Kenapa begitu berhadapan dengannya semua terasa seperti air” lanjutnya

Siwon mengusap sayang rambut panjang Yoona yang masih terlelap dengan beralaskan lengannya sebagai bantal. Terlihat wajah Yoona yang menyiratkan kedamaian dan kenyamanan. Usapannya terhenti begitu mengingat pembicaraannya dengan sang sekretaris kemarin.

“Haruskah?” gumamnya lagi pada kebimbangannya

₰ [BFIML] ₰

“Oppa, kita akan kemana?”

“Nanti kau akan tahu, kajja”

Dilain tempat terlihat seorang pria didalam sebuah mobil berwarna hitam menurunkan kaca mobilnya, pandangannya tertuju tajam kearah mereka yang berjalan menuju sebuah mobil berwarna putih yang terparkir disana.

“Bersenang-senanglah untuk saat ini, sebelum semuanya terlambat” senyumnya menyeringai dan segera berlalu melajukan mobilnya.

₰ [BFIML] ₰

Siwon POV

Kehentikan laju mobilku pada sebuah pantai yang terlihat cukup sepi.

“Mengapa kita kemari oppa dan kau pun tak ke kantor?”

Aku tersenyum mendengar pertanyaannya “Aku ingin seharian ini bersamamu” jawabku “Kajja, kita turun” lanjutku segera membuka safebelt

Ku tuntun tangannya mendekati bibir pantai “Oppa kita seharusnya tidak memakai pakaian ini, lihat high heels-ku selalu terpendam ke pasir” keluhnya menghentikan langkahku.

Lagi-lagi aku tersenyum, kubuka sepatuku dan berlutut dihadapannya “Angkat satu kakimu” ujarku

“Eh?” ia terlihat bingung namun tetap mengangkat satu kakinya, segera kulepas tali itu dan membuka sepatunya, begitu pun pada sepasang sepatu tersebut.

Sepatuku, sepatunya dan juga tasnya aku letakkan begitu saja pada hamparan pasir yang luas “Kajja..” kugenggam tangannya kembali, berlari kecil menghampiri bibir pantai.

“Emm sungguh damai..” gumamnya merentangkan kedua tangannya begitu kami sampai dibibir pantai

Kukeluarkan ponsel yang ada di sakuku dan segera ku ambil gambar Yoona yang terlihat mempesona itu. ia membuka matanya dan menoleh.

“Kau mengambil gambarku tanpa seijinku” ujarnya melipat tangannya di muka dada

“Ada yang salah? Aku hanya memotret wanita cantik yang kusayangi” jawabku ikut menantangnya, melipat tangan di muka dada. Matanya membulat mendengar ucapanku, namun segera terganti dengan senyum cerahnya dan memukul lenganku.

“Jangan coba merayuku oppa”

Aku terkekeh yang membuatnya mempoutkan bibir mungilnya itu, segera kembali kupotret dirinya.

“Oppa!!!”

Segera aku berlari meninggalkannya, ia kembali memekik dan mengejarku, aku tertawa puas telah mengerjainya. Benar-benar menyenangkan.

“Oppa stop!!!” serunya, kuhentikan lariku dan berbalik menatapnya. Kulihat ia yang tersengal sambil memegangi perutnya “Aku lelah” rengeknya

Aku terkekeh mendengarnya “Kau peri, masa lari seperti itu saja sudah tak kuat”

“Aishh wujudkukan manusia, kau mau sekarang aku berwujud peri dan membiarkan kau menjadi tontonan sekitar karena berbicara dan tertawa sendiri” balasnya

“Baiklah aku kalah” ujarku, ia tersenyum senang

“Karena kau mengaku kalah, sekarang—“

“Ya! Tak ada perjanjian apapun tadi” potongku langsung

“Aku tak peduli, gendong aku..” rengeknya “Aku lelah, lihatlah..kita berlari terlalu jauh” lanjutnya

“Tskk..”

“Oppa…” rengeknya lagi dengan wajah ageyo-nya

“Omona, darimana kau belajar menunjukkan wajah seperti itu” ujarku yang kini berdiri memungguinya dan menundukkan tubuhku sedikit

Ia segera naik kepunggungku “Molla, ini sudah takdirku oppa” jawabnya, aku terkekeh mendengar jawabannya

“Kau terlalu percaya diri nona Im”

“Tapi kau mengakuinya kan oppa?”

“Tsk..”

“Ahahahaa aku menang, kita 2-0 oppa” serunya riang

Dapat kudengar bisik-bisikan pengunjung pantai melihat kami.

“Ahh mereka sungguh romantis”

“Beruntungnya gadis itu, sungguh pria idaman”

“Membuat iri, mereka seperti seorang dewa dan dewi..begitu cantik dan tampan”

Aku tersenyum mendengar beberapa pendapat mereka tentang kami, aku dengannya memang serasi bukan? Choi Siwon, kau benar-benar sudah gila.

“Oppa, kenapa kau senyum-senyum seperti itu..kau membuatku takut” wanita dipunggungku ini bergidik mengejek.

‘Ck! Ingin bermain-main rupanya’ gumamku dalam hati

“Apa yang kau katakan nona Im, eoh?”

“Kau menakutkan” jawab Yoona tertawa riang

“Baiklah, jika itu maumu” ujarku

“OPPA!!!” pekiknya begitu aku mengajaknya berlari, ia memeluk leherku erat “Berhenti Choi Siwon!!”

₰ [BFIML] ₰

“Kau senang?” tanyaku begitu mengistirahatkan diri dengannya didalam mobil

“Emm..ini hal terindah sejak kedatanganku ke bumi” jawabnya riang

“Yoona-ya”

“Emm..” dehamnya memandang keluar

“Aku akan pergi sebentar” jelasku, ia segera mengalihkan pandangannya padaku

“Pergi kemana oppa?”

“Emm Jeju…” jawabku

“Apa lama?” tanyanya terlihat sedih

“Aniya hanya beberapa hari, setelah itu aku akan langsung kembali ke Seoul” jawabku “Apa kau keberatan?” tanyaku

“Emm sebenarnya aku sedih, pasti aku akan kesepian di apartement tanpamu” gumamnya “Emm baiklah tak masalah, aku tahu kau pergi kesana bukan hanya untuk main-main, pasti ada hal serius yang kau urusi. Aku akan menunggumu kembali” jawab Yoona dengan senyum manisnya.

“Gomawoyo” ujarku mengacak-acak rambutnya

Siwon POV END

₰ [BFIML] ₰

Yoona POV

Kubaringkan diriku pada ranjang, melelahkan sekaligus menyenangka,n kegiatan yang kulakukan hari ini bersama Siwon oppa.

“Kau selalu bisa membuat jatungku berdetak cepat oppa” gumamku

“Kau belum tidur”

“Ehh oppa” segera kududukan diriku, ia berjalan menghampiri dan duduk disisi ranjang “Ada apa oppa?”

“Oppa memutuskan untuk menyuruhmu tinggal bersama Sooyoung” jawabnya

Aku mengerutkan dahiku “Waeyo oppa, aku bisa menjaga diriku?”

“Aniya, terlalu berbahaya Yoona-ya. Besok ketika aku akan berangkat ke Jeju, oppa juga akan mengantarkanmu ke rumah orangtuaku dan tinggal bersama Sooyoung disana. Aku tidak akan tenang jika kau sendiri disini” jelasnya

“Emm..arrayo” jawabku, ia tersenyum kembali mengacak-acak rambutku. Kemudian ia bangkit menuju lemari besar yang berada di kamar yang kutempati ini, alisnya mengkerut, membuatku tertawa kecil dengan ekspresinya itu.

“Kemana semua pakaian yang oppa belikan untukmu baby?” tanya terlihat bingung masih memandang isi lemari yang kosong, aku terkekeh dan menghampirinya

“Masih ada di paper bag, aku kan tak perlu repot untuk mengganti baju, hanya cukup memejamkan mata baju yang aku ingin pakai langsung melekat ditubuhku” jawabku berdiri disampingnya

“kau ini, kau seharusnya tetap menata pakaianmu pada lemari ini” nasihatnya

“Ne arraseo” aku menganggukan kepala

“Bagus, sekarang kau pilih pakaian apa yang akan kau bawa ketika di rumah bersama Sooyoung nanti dan ingat jangan pernah menggunakan kekuatanmu ketika disana” aku kembali menganggukan kepalaku.

₰ [BFIML] ₰

Aku dan Siwon oppa telah sampai disebuah rumah yang terlihat besar ‘Apa ini rumah orang tua Siwon oppa?’

“Kajja..” ujarnya menuntunku menuju sebuah pintu utama

“Ahh kalian sudah datang” kulihat Sooyoung yang segera keluar dan menyapa kami

“Mianhae Soo, aku  jadi merepotkanmu” ujarku ketika kami sudah berhadapan

“Omona, seperti dengan siapa saja..kau tahu, aku senang kau akan tinggal disini” balasnya

Kami masuk kedalam rumah tersebut, Siwon oppa menuntunku menuju sebuah kamar dilantai atas dan membawaku pada sebuah kamar yang terlihat luas.

“Oppa, kenapa Yoona tidak disediakan kamar lagi saja?” tanya Sooyoung pada Siwon

“Tidak perlu, aku hanya pergi beberapa hari lagipula aku mempercayai kamarku untuk ditempati Yoona” jawab Siwon oppa dan tersenyum padaku.

Aku membalas senyumannya, ternyata ini kamar Siwon oppa. Siwon oppa beralih kehadapanku, seperti ingin mengatakan sesuatu.

“Ahh lebih baik aku keluar saja” Sooyoung langsung berlalu dan menutup pintu

Ketika pintu itu telah tertutup, pandanganku teralih kembali pada Siwon oppa. Ia tersenyum sambil memegang kedua lenganku.

“Aku harus segera pergi, jaga dirimu..hubungi aku jika terjadi sesuatu” ujarnya

Aku tersenyum “Kita sudah terikat oppa, kau tak perlu khawatir” jawabku menyakinkannya

Ia menghembuskan nafasnya sesaat “Entahlah, hatiku masih terasa berat”

Aku segera memeluknya “Kau sudah menjadi pelindungku yang baik sampai saat ini. Dan aku percaya, semua akan baik-baik saja sampai kau kembali” ujarku menyakinkannya, ia membalas pelukkanku.

“Ne kau benar, tetap hubungi aku walaupun kita telah terikat” ujarnya dan aku menganggukkan mengerti.

Kulepaskan pelukkanku dan tersenyum menatapnya “Kau harus segera pergi oppa, nanti kau akan terlambat” ia tersenyum dan menuntunku berjalan keluar dari kamarnya itu.

₰ [BFIML] ₰

“Soo, aku titip Yoona..kabari aku jika terjadi sesuatu dengannya”

“Oppa” seruku, walau kami sudah terikat..sepertinya Siwon oppa benar-benar tak bisa membiarkan aku jauh darinya. Entah kenapa hatiku diselimuti kebahagiaan mendapatkan sebuah perhatian yang begitu lebih darinya

“Siapp tuan Choi” Jawab Sooyoung dengan memberikan hormat

“Aku pergi ne, ingat pesanku untuk menjauh darinya” ujarnya padaku, aku tersenyum mengangguk. Ia mencium keningku lembut.

“Omona!! Apa tadi di kamar belum cukup” seru Sooyoung

“Kau ini” Siwon oppa memberikan sebuah kepalan tangan di kening Sooyoung

“Aauuu..aissshh” Sooyoung meringis sambil mengusap-usap keningnya, aku terkekeh melihat mereka

“Baiklah sudah waktunya aku pergi”

“Pergi saja sana” seru Sooyoung kesal

“Annyeong..” dan berlalu menghampiri sebuah mobil yang sudah siap mengantarnya, aku tersenyum melambaikan tangan kepadanya sampai mobil itu berlalu.

“Huaaa aku senang kau akan tinggal disini, emmm..sebaiknya kita melakukan apa yaahhh?” seru Sooyoung sambil mendorongku memasuki rumahnya itu.

Yoona POV END

₰ [BFIML] ₰

Author POV

Seorang pria sedang duduk santai dikursi kebanggaannya itu, tak lama seorang pria lainnya menghampirinya.

“Apa yang kau dapat” tanya pria yang sedang duduk santai tersebut

“Choi Siwon sudah berangkat ke pulau Jeju tuan” jawab pria yang menghampirinya

“Lalu?”

“Kekasihnya itu sekarang tinggal bersama adiknya di rumah orang tuanya”

Pria itu tersenyum licik dikursi kebanggaannya “Keluarlah” ujarnya pada pria yang memberikan informasi diketahui bawahannya itu.

“Bagaimana pun kau menyembunyikan kekasihmu itu, aku masih bisa menemukannya. Choi Siwon, bersiaplah dengan kejutan yang kau terima dariku”

₰ [BFIML] ₰

Pagi itu adalah hari ketiga dimana Yoona tinggal di rumah orang tua Siwon, ia terlihat sedang menikmati pemandangan kota Seoul yang telihat dari balkon kamar Siwon

539689_445485445485632_1999399181_n

“Yoona!!” Yoona menoleh begitu mendengar sebuah seruan untuknya “Kajja kita jogging bersama” terlihat Sooyoung yang telah siap dengan mantel dan celana pendek diatas lutut berdiri diambang pintu.

“Ahh, baiklah..kau bisa tunggu diluar. Aku akan menyusul” jawab Yoona, Sooyoung mengangguk dan menutup pintu kembali

“Omona! Aku tidak mempunyai baju seperti yang dikenakan Sooyoung tadi” gumam Yoona, ia terlihat berpikir dan menerka-nerka akan menggunakan pakaian seperti apa untuk memenuhi ajakan Sooyoung pagi itu.

Ia memejamkan matanya dan kembali menggunakan kekuatannya, walaupun Siwon sudah memperingatinya untuk tidak menggunakan kekuatannya ketika tinggal bersama Sooyoung tapi dalam keadaan seperti ini, ia tak punya pilihan.

Ia melihat penampilannya dicermin besar yang terdapat di kamar Siwon tersebut, ia menggelangkan kepala tanda tak puas, ia kembali memejamkan mata dan merubah penampilannya kembali. Ia tersenyum ketika memandang ke cermin.

cats (2)

“Tidak buruk” gumamnya melihat dirinya yang memakai t-shirt berlengan panjang warna abu-abu dan celana pendek warna kuning. Setelah merasa penampilannya telah sesuai, ia segera berlalu keluar setelah sebelumnya mengambil ponsel yang tempo hari dibelikan Siwon untuknya.

₰ [BFIML] ₰

“Emm sangat menyenangkan bukan, udaranya pun masih sejuk” ujar Sooyoung ketika mereka sedang berlari beriringan di sebuah taman yang terdapat didaerah perumahannya itu.

“Emm sangat menyegarkan”

“Yoona-ya, boleh aku bertanya?”

“Tentu saja” jawab Yoona masih berlari kecil

“Emm dimana kau bertemu dengan oppa-ku?” tanya Sooyoung menatap Yoona

“Aku bertemu dengannya di tepi sungai han” Sooyoung menganggukkan kepala

“Aku sebenarnya agak heran dengan sifatnya yang tiba-tiba berubah ketika bersamamu” ujar Sooyoung menduduki dirinya pada sebuah bangku taman, Yoona mengikuti duduk disampingnya.

“Entahlah..” jawab Yoona mengedikkan kedua bahunya

“Mungkin itu yang dinamakan cinta” gumam Soo

“Soo, aku boleh bertanya?” Sooyoung menganggukkan kepala “Kenapa setiap orang selalu mengatakan aku kekasih Siwon oppa?” tanya Yoona polos

“MWO??” Sooyoung berseru terkejut

“Waeyo?”

“Ige mwoya? Jadi selama ini kau dan Siwon oppa bukan sepasang kekasih?” tanya Sooyoung tak percaya dan Yoona hanya menggelengkan kepalanya

“Benar-benar!” gumam Sooyoung kesal “Jadi kalian membohongiku?”

“Kami tidak membohongimu, kami tak pernah mengatakan bahwa kami sepasang kekasih” jawab Yoona tenang

“Aisshhh…kupikir kau dengan oppa-ku adalah—lalu selama ini hubungan kalian seperti apa?”

“Maksudmu?”

“Emm…apa Siwon oppa perhatian padamu, contohnya menanyakan kabarmu lalu memberikan sesuatu padamu dan dua hari yang lalu ketika aku berkunjung dengan stella, kalian sedang berciuman” Yoona langsung menunduk menyembunyikan semburat kemerahan yang terdapat dipipinya.

Sooyoung langsung tertawa keras “Choi Siwon bodoh!” serunya

“Waeyo” tanya Yoona tak mengerti

“Aniya—Lucu saja dengan kalian berdua, hubungan yang benar-benar seperti sepasang kekasih bahkan suami istri tetapi tidak ada komitmen apapun”

“Yoona-ya kau harus memaklumi Choi Siwon yang bodoh itu ne, ia memang agak lamban untuk menyadari perasaannya” ujar Sooyoung “Ahh aku haus, aku beli minum dulu ne”

“Ehh Soo, biar aku saja” Yoona mencegah Sooyoung yang akan berdiri, ia segera beranjak dan berlalu meninggalkan Sooyoung

“Ck! Choi Siwon bodoh!! Bagaimana jika Yoona diambil orang lain, biar tahu rasa dia akibatnya nanti” Sooyoung masih tidak habis pikir dengan oppa-nya tersebut.

₰ [BFIML] ₰

Yoona berjalan seorang diri menuju minimarket yang terdapat disebarang sana, tak lama ponsel yang berada disakunya berdering, tertera nama Siwon disana.

“Yeobseyo oppa”

“Apa yang sedang kau lakukan?”

“Aku mau ke minimarket membeli minum, Sooyoung mengajakku jogging pagi ini” jawab Yoona

“Aku saja belum pernah mengajakmu jogging, anak itu sudah mendahuluiku saja. Sepertinya ia bener-benar selalu mendahului hal-hal yang seharusnya dilakukanku” gerutu Siwon, Yoona terkekeh mendengarnya dan memasuki minimarket.

“Oppa kapan pulang?” tanya Yoona mengalihkan pembicaraan

“Emm urusanku sudah selesai disini, hanya makan siang dengan investor sebagai terjalinnya kontrak kerja sama kami, nanti sore aku sudah bisa kembali ke Seoul. Apa kau merindukanku”

Yoona mengambil dua botol mineral dan berjalan menuju kasir “Kau terlalu percaya diri oppa”

“Ahahahaa sayangnya aku merindukanmu”

Kedua pipi Yoona langsung merona mendengar penuturan Siwon, mungkin jika Siwon melihatnya ia akan langsung mencubit pipi itu gemas.

“Jangan coba merayuku oppa”

“Aku berkata jujur baby”

“Emm sudah dulu ne, aku ingin membayar ke kasir” jawab Yoona

“Baiklah, sampai bertemu nanti malam. Annyeong”

Yoona segera memasukkan kembali ponselnya kedalam saku celananya. Setelah membayar ia segera keluar dari minimarket tersebut

“Yoona” Yoona tersenyum begitu melihat Sooyoung memanggilnya disebrang jalan sana, ia segera melangkah untuk menghampiri Sooyoung.

Sebuah mobil hitam yang terparkir ditepi taman itu telah siap menyalakan mobilnya dan melajukan mobil tersebut.

Yoona masih melangkahkan kakinya dengan ringan untuk menghampiri Sooyoung yang berada disebrang jalan sana, ketika ia akan menyebrang tiba-tiba sebuah mobil hitam berhenti tepat dihadapannya menghalangi jalannya dan keluarlah dua pria berpakaian hitam dan langsung membekap mulut Yoona dan membawanya memasuki mobil tersebut.

Sooyoung terdiam melihat kejadian yang dilihat dengan mata kepalanya sendiri “YOONA!!” Sooyoung menjerit begitu sadar mobil itu telah berlalu membawa Yoona.

₰ [BFIML] ₰

“Ahhh..” tiba-tiba saja Siwon merintih disaat merapikan pakaiannya karena akan segera kembali ke Seoul sore nanti.

Sebuah kalung setengah sayap yang melingkar dilehernya bersinar terang, Siwon menggenggam liontin sayap itu, terdiam tak percaya.

capture-20121224-134143 capture-20121224-134316

“Yoona…” lirihnya

Sinar cahaya itu memasuki dirinya, Siwon terdiam begitu melihat kilasan Yoona yang didekap oleh dua pria berpakaian hitam dan membawanya memasuki kedalam mobil dan berlalu, dan ia juga bisa melihat Sooyoung yang berteriak histeris melihat Yoona dibawa pergi.

“Aisshh shiiittt…” ia meremas rambutnya sendiri, segera ia mengambil ponselnya

“Kita kembali ke Seoul sekarang!”

“Tapi sajang—“

“SEKARANG!!” pekiknya mematikan sambungan teleponnya.

capture-20121224-134143

Flashback

“Aku menyayangimu” gumam Yoona seperti sebuah bisikkan

Terlihat Siwon yang agak terkejut dengan ungkapan Yoona, namun segera tergantikan dengan sebuah senyuman “Aku juga menyayangimu” balasnya makin mempererat pelukkannya itu.

Yoona melepaskan pelukkannya, ia melepas kalung yang merupakan pelindungnya selama dibumi lalu membelahnya hingga menjadi dua bagian. Ia kembali memakai salah satu bagiannya pada leher jenjangnya, dan yang satunya ia pakaikan dileher Siwon.

“Yoona?” Siwon memanggilnya tak mengerti

“Bukankah oppa mengatakan sulit mengetahui keberadaan dan keadaanku, pakailah ini..ini akan membantu oppa untuk mengetahui dimana keberadaan dan keadaanku. Kita sudah saling terhubung dan terikat”

Siwon menggenggam liontin setengah sayap yang kini melingkar dilehernya “Gomawo” ujar Siwon dan Yoona membalasnya dengan senyuman, Siwon membawa Yoona kedalam pelukkannya.

“Kita sudah terikat dan kita akan saling melindungi” Siwon berbisik

Flashback END

To Be Continued

Yyeeee..chapter 5nya bisa di posting cepet..

Mianhae klo semakin gaje ffku ini, maklum author masih abal-abal wkwkwkk

Jangan lupa RCL ne, di chapter 4 kemarin aku udh seneng karena komentar kalian lebih banyak dari chapter 3 yang komennya sangat kecil….

Mudah2an chapter 6 bisa di post cepet juga ne J

Ddo mannayo (sampai jumpa lagi)

Tinggalkan komentar

135 Komentar

  1. Njirr :v pengganggu dateng :3

    Balas
  2. Evi

     /  Agustus 12, 2014

    Ah so sweet ah ok taecyeon nyari gara2

    Balas
  3. Anah sanggy sonelf

     /  Agustus 18, 2014

    Nanti yoona nda pp kn. Trus wonppa nanti bkal nmuin yoona kn. Siapa sich yg nyulik yoona. Aph taecyeon?

    Balas
  4. Br ja nikmati masa 2 romantis malah musibah dynh,oa nie krjaan ko taecyeon???

    Balas
  5. Ini pasti ulah ok taecyeon, mau diapain ya yoona?

    Balas
  6. Hendra choi (최헌원)

     /  Desember 23, 2014

    Wahhh si taecyeon sepertiny gk puny perasaan deh smpe mau membunuh adikny siwon yg dia kira pacarny.. Hnya untuk menjatuhkan siwon..:( gk sabar baca lnjutan..

    Balas
  7. Choi Han Ki

     /  Maret 18, 2015

    Ah ternyata siwon punya setengah sayap juga, semoga dgn itu bisa cepat menolong yoona… Sepertinya taec gk main2 ya sama ancamannya

    Balas
  8. Cha'chaicha

     /  Maret 25, 2015

    Ish pasti taecyeon ni..

    Balas
  9. Ya ampun jahat banget sih Taecyeon itu mau nyelakain Yoong Eonni. So sweet deh YoonWon

    Balas
  10. sdhifakhri

     /  Mei 10, 2015

    Yoona diculik? Pasti sama taecyeon. Semoga aja taecyeon gak ngapa”in yoona.

    Balas
  11. Yoona di culik taecyeon.smg dia tak apa sampai wonpa menemukannya

    Balas
  12. romance banget suka sama moments yoonwon .itu namja yg mencuri yoona taecyeon ya?next thor~

    Balas
  13. Aiiisshhh Tarcyeon resek banget jadi orang!!! Yoona eonni…… Semoga tak terjadi apa-apa.

    Balas
  14. Yoona sangin polosnya sampai gatau apa itu kekasih wkk lucu yoongie

    Balas
  1. Beautiful Fairy In My Life | YoonG-fanfic

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: