[FF] Beautiful Fairy In My Life (Chapter 4)

Annyeong YoonWonited J

Kita berjumpa lagi, sepertinya udh pada bosen yahh nunggu ff ini yang ga keluar2, buat yg udh inbox mention, sms, bbm nnyain ff ini..mianhaeyo baru bisa dilaksanakan ff ini kekekekeee…

Semoga ga mengecewakan ne J

Author                  : Echa/Choi Kyucha

Title                       : Beautiful Fairy In My Life [Chapter 4]

Main cast             : Choi Siwon, Im Yoon Ah, etc

Rating                   : PG 15

Type                      : Sequel

Genre                   : Romance, Fantasy, Friendship

Summary             :

Aku memang belum mengerti dengan perasaan apa yang muncul ketika menatapmu. Namun yang jelas aku takkan bisa membiarkanmu pergi jauh dariku lagi.

 

₰ [BFIML] ₰

Author POV

Terlihat seorang pria sedang duduk bersandar di sofa menatap layar televisi yang berada dihadapannya. Pandangannya teralihkan ketika mellihat sosok wanita yang berjalan melewati ruangan dirinya berada.

“Yoong, tolong ambilkan aku softdrink”

Sosok wanita yang dipanggil Yoong itu pun menoleh “Ini masih pagi oppa, tak akan baik untuk kesehatanmu lagipula sepertinya isi kulkasmu sudah kosong”

“Ohh jinjja?” ia melirik jam dinding sesaat “Aku takkan mungkin sempat untuk ke supermarket” gumamnya

“Mwoyo oppa?” tanya Yoona memastikan apa yang dikatakan Siwon

“Emm yasudah biarkan saja, nanti kalau ada waktu baru kita ke supermarket untuk membeli bahan-bahan makanan” ujar Siwon beranjak dari duduknya menuju kamarnya untuk bersiap berangkat ke kantor.

“Supermarket” gumam Yoona terlihat berpikir “Kalau begitu aku saja yang membelinya oppa” lanjutnya antusias dan menghentikan langkah Siwon yang berbalik menatap Yoona.

Siwon menaikkan alisnya heran “Memang kau bisa?”

“Aishh tentu saja, aku pernah sekali bersama Sooyoung membeli makanan kecil” jawabnya

Siwon masih terlihat berpikir, apa ia akan membiarkan Yoona berbelanja kebutuhan dapurnya atau tidak.

“Kau tak perlu khawatir oppa, aku pasti bisa” Yoona mencoba menyakinkan Siwon “Lagipula kalau tidak dibeli sekarang sampai kapan kulkasmu akan menganggur” lanjutnya

Kini keduanya sedang menikmati sarapan mereka, Siwon kini  pun telah rapi dengan pakaian formalnya. Setelah meminum esspresso coffe buatan Yoona, ia segera bangkit diikuti Yoona

“Aku berangkat” ujarnya dan merogoh saku belakang celananya, ia mengeluarkan sebuah benda berkulit hitam yang diyakini adalah dompet dan mengeluarkan sebuah kartu dari dalamnya.

“Pakai ini, setelah selesai membeli keperluan berikan saja ini pada petugas kasirnya, ara?

Yoona menerimanya, meneliti sebuah kartu yang terdapat nama Choi Siwon didalamnya

“Sooyoung waktu itupun menggunakan ini” gumam Yoona

“Bagus, berarti kau sudah mengerti cara penggunaannya” Siwon menjawab gumaman Yoona, Yoona menganggukkan kepala mengerti

“Kalau begitu aku pergi, hari-hati” ujar Siwon dan berjalan keluar apartement diikuti Yoona yang mengantar kepergiannya.

₰ [BFIML] ₰

Yoona menyusuri stand-stand dalam supermarket tersebut, mencari bahan-bahan apa saja yang diperlukan, ia terlihat sedikit kesulitan memilih bahan-bahan yang tepat.

Bruukk

“Ahh josonghamnida ahgassi” ujar seorang pria sambil membungkuk mengambil sebuah bahan makanan yang terjatuh

“Ahh ne gwenchana” jawab Yoona dan kembali meneliti stand yang berada dihadapannya itu

“Mungkin ada yang bisa saya bantu, sepertinya ada terlihat bingung”

“Ahh ne sebenarnya ini pertama kalinya saya berbelanja, jadi saya agak sedikit bingung” jawab Yoona disertai senyum malu, seseorang yang bertabrakkan dengan Yoona terkekeh mendengar penuturan jujurnya

“Kalau tidak keberatan mari saya bantu”

“Ehh..aniyo gwenchana”

“Sudahlah anggap saja itu keberuntunganmu bertemu denganku” yakinnya “Jadi apa yang kau perlukan?”

“Jeongmal kau ingin membantuku?” tanya Yoona mencoba menyakinkan kembali dan ditanggapi anggukan pasti dari lawan bicaranya

“Baiklah, aku membutuhkan bahan-bahan makanan untuk mengisi keperluan kulkas yang menipis” ujar Yoona mulai meneliti kembali stand-stand di supermarket tersebut

“Baiklah, kajja..”

Kini Yoona dan pria tersebut bersama-sama mulai menyusuri supermarket tersebut, ia mulai mengambil beberapa sayuran, buah-buahan, dan daging sebagai makanan pokok, kemudian mereka kembali menyusuri supermarket tersebut, ia mengambil beberapa snack dan beberapa kardus susu.

“Ahh hampir saja lupa” gumam Yoona

“Emm..?” tanggap pria tersebut

“Aku harus membeli espresso coffe dan bahan-bahan membuat waffle” jawab Yoona, pria tersebut terlihat terdiam beberapa saat namun akhirnya menganggung mengerti dan mulai mencari bahan-bahan yang diperlukan Yoona

“Apa masih ada yang kurang?” tanya pria tersebut sambil melihat troli yang didorong Yoona hampir penuh

Yoona terlihat berpikir sesaat sebelum akhirnya mengembangkan senyum manisnya “Ahh aku membutuhkan soft drink” serunya

“Kau lucu sekali” ujar pria itu disertai tawa kecilnya, Yoona hanya menunjukan senyumnya

Kini keduanya berjalan menuju kasir untuk membayar semua barang yang mereka ambil. Dan ketika selesai Yoona menyerahkan sebuah kartu yang diberikan Siwon padanya pagi tadi, sang pria hanya diam melihat Yoona menyerahkan kartu itu.

Setelah selesai membayar keduanya berjalan beriringain keluar dari supermarket tersebut.

“Khamsahamnida telah membantuku membeli semua ini”

“Ye cheonmaneyo, aku senang bisa membantu” keduanya tersenyum “Ahh yaa daritadi kita sudah berbelanja bersama tapi aku tak mengetahui namamu?”

“Omo! Mianhaeyo, choneun Im Yoona imnida bangeupsemnida” Yoona membungkuk mengenalkan dirinya

“Ok Taecyeon imnida”

“Sekali lagi terima kasih Taecyeon-ssi, mungkin tanpa bantuanmu aku masih berada didalam dan masih bingung untuk membeli apa saja yang diperlukan”

“Gwenchana, aku senang bisa membantumu Yoona-ssi, bagaimana kau pulang”

“Ahh aku akan naik taksi mengingat bawaanku begitu banyak” jawab Yoona

“Bagaimana kalau kau ikut denganku saja, aku akan mengantarkanmu” tawar Taecyeon

“Ani..aniyo aku sudah terlalu banyak menrepotkanmu” tolak Yoona disertai kibasan tangannya

“Gwenchana, lagipula akan memakan waktu lagi jika kau menunggu taksi” Taecyeon masih menawarkan tumpangan untuk Yoona

“Sungguh tidak perlu”

“Ayolah..lagipula belum tentu kita bisa bertemu lagi bukan, anggap saja sebagai salam perpisahan kita” Taecyeon masih mencoba membujuk

“Emm baiklah, dilain waktu aku tak ingin lagi merepotkanmu” akhirnya Yoona menyerah dan menerima tawarannya itu, Taecyeon tersenyum dan membantu membawa beberapa paper bag Yoona menuju mobilnya terparkir.

₰ [BFIML] ₰

Sebuah mobil berhenti tepat didepan lobby sebuah gedung apartement, terlihat Yoona turun dari mobil tersebut diikuti Taecyeon dan membantu Yoona mengeluarkan belanjaannya dari dalam mobilnya.

“Oke semua sudah selesai” ujar Taecyeon begitu selesai mengeluarkan empat paper bag besar belanjaan milik Yoona

“Khamsahamnida” Yoona membungkuk sedikit

“Cheonma, aku senang bisa membantumu jarang sekali wanita muda sepertimu berbelanja keperluan dapur, biasanya mereka akan merasa lebih nyaman berada di mall”

“Ahahaa aniyo, sebenarnya aku tak biasa melakukan ini. Aku berbelanja ini pun harus menyakinkan Siwon oppa terlebih dahulu apalagi membiarkanku ke mall sendirian. Bisa-bisa aku dimarahinya” Yoona mengembungkan pipinya pura-pura kesal

“Ahh sepertinya kekasihmu itu begitu protective padamu” Yoona hanya menaikkan bahunya tak mengerti, jujur ia masih bingung mengapa setiap orang selalu menganggapnya kekasih Siwon, memang kekasih itu seperti apa?

“Baiklah kalau begitu aku pergi, senang bisa mengenalmu Yoona-ssi”

“Ne, senang berkenalan denganmu juga” jawab Yoona

Taecyeon kini memasuki mobilnya, dan mulai melajukan mobil itu menjauh dari tempat dimana Yoona berdiri

599565_437925542918375_473341999_n

(abaikan buku dan latar)

Taecyeon menggelangkan kepalanya sambil terkekeh “Sayang sekali Yoona telah bersama kekasihnya Siwon itu, emm kurasa ia pantas protective pada kekasihnya yang cantik dan manis bagai peri itu” sambil tersenyum penuh arti.

“Aigo! Karena bertemu dengannya,aku sampai lupa tujuanku ke supermarket tadi”

₰ [BFIML] ₰

“Sooyoungi!!” sebuah pekikkan menghentikan langkah Sooyoung dikoridor kampusnya itu

“Wae Stella-ah”

“Ahh kau mau kemana, apa kau mau pulang, ke rumah oppamu kahh?” pertanyaan beruntun langsung diberikan pada Sooyoung oleh seseorang yang dipanggil Stella

“Aishh kau ingin bertanya atau merampok banyak sekali” ujar Sooyoung tak menjawab pertanyaan temannya itu

“Ya kau ini, aku serius”

“Lalu ada urusan apa denganmu aku ingin pulang kemana”

“Ahh kalau kau ingin ke rumah oppamu aku ikut ne, ahh aku rindu dengan wajah tampannya. Kau ini tega sekali tak bilang-bilang padaku kalau kau mempunyai oppa yang begitu tampan” ujar Stella panjang, Sooyoung hanya bergidik mendengar penuturan temannya itu

“Kau ini seperti tak pernah melihat pria tampan hahh? Lagipula aku tak berminat mengenalkan oppaku padamu, kebetulan saja waktu itu ia pulang ke rumah disaat kau sedang main”

“Aishh kau begitu jahat Choi Sooyoung”

“Aku tak peduli” jawab Sooyoung acuh dan berniat meneruskan langkahnya yang terhenti itu

“Ya.ya..ya kau mau kemana, aku kan bertanya padamu apa kau akan pergi ke rumah oppamu?”

“Ck sepertinya kau berniat sekali mendekati oppaku, asal kau tahu oppaku itu sudah—“ Sooyoung menghentikan ucapannya dan tersenyum menyeringai, sepertinya ia telah mendapatkan sebuah ide yang bagus untuk menghentikan temannya ini mendekati oppanya.

“Oppamu sudah apa?”

“Ahh aniyo..kau benar ingin bertemu oppaku?” tanya Sooyoung tersenyum ramah dan dibalas dengan anggukkan antusias oleh Stella “Kau tak akan menyesal?”

“Eitt untuk apa aku menyesal bertemu oppamu yang tampan itu”

“Baiklah kajja” ajak Sooyoung

“Wahh jinjjayo, gomawoyo” pekik Stella dan memeluk Sooyoung erat

“Yakk kau ini apa-apaan lepaskan aku” pekik Sooyoung yang berusaha melepaskan pelukkan Stella yang begitu erat

Stella melepaskan pelukkannya dan tersenyum menunjukkan deretan giginya yang tersusun rapi, Sooyoung mendengus kesal “Kajja”

₰ [BFIML] ₰

Siwon terlihat sedang bersantai sambil menonton acara televisi sore itu, tak lama Yoona menghampiri sambil membawa snack yang dibelinya di supermarket tadi dan menaruhnya di meja depan Siwon kemudian duduk disampingnya.

Siwon mengambil makanan tersebut dan memasukkannya kedalam mulutnya, terjadi keheningan antara keduanya. Mereka terlihat fokus pada layar datar dihadapan mereka itu. Tangan Yoona terulur mengambil snack tersebut dan memasukkannya kedalam mulutnya.

Hueekk

Siwon segera menoleh begitu mendengar suara Yoona disampingnya.

“Waeyo?”

“Ini tak enak” ujarnya, ternyata Yoona tak menyukai snack yang dibelinya sendiri itu.

Siwon terkekeh mendengar jawaban Yoona “Kau yang membelinya baby, mengapa kau  yang tak suka”

“Aku tak tahu kalau rasanya seperti itu” sambil mengedikkan tubuhnya, benar-benar tak suka

Siwon tersenyum jahil dan langsung mengambil isi snack tersebut dan menarik tangan Yoona mendekat padanya untuk dimasukkan kedalam mulut Yoona. Seketika Yoona meronta minta dilepaskan dan menutup mulutnya rapat-rapat.

“Ayo buka mulutmu anak manis” Siwon masih mencoba memasukkan makanan tersebut kemulut Yoona walaupun Yoona sudah mencoba mendorong tubuh Siwon dan menutup mulutnya rapat-rapat.

Aauuu

Yoona akhirnya membuka suaranya “Oppa mataku perih ishhh, ini salahmu” omel Yoona dimana matanya yang perih terkena serbuk dari snack yang dipaksa untuk masuk ke mulutnya tapi malah mengenai matanya tersebut.

“Ahaha mianhae, sini oppa obati” Siwon kini berhadapan dengan Yoona yang cemberut padanya sambil mengusap-usap matanya yang terasa perih.

“Jangan, nanti tambah iritasi” ujar Siwon menjauhkan tangan Yoona “Buka matamu” pinta Siwon yang kini menangkup wajah Yoona, Yoona menurutinya walau terasa perih dan kesal akan ulah Siwon tadi.

Siwon pun meniup mata Yoona yang perih tersebut secara lembut, ia melakukannya beberapa kali. Yoona hanya diam memperhatikan apa yang Siwon lakukan. Siwon yang merasa Yoona sudah membaik menghentikan kegiatannya tersebut.

Pandangannya langsung tertuju pada mata indah Yoona yang sedang menatapnya, kini pandangan keduanya bertemu tak ada sepatah katapun terucap, hanya saling memandang yang sulit diartikan keduanya.

Siwon benar-benar bingung dengan semua ini, pandangan mata Yoona yang begitu lembut menatapnya sungguh sulit untuk dialihkan. Ia menurunkan tangannya yang menangkup wajah Yoona perlahan tanpa melepas tatapan mereka.

Kini pandangan Siwon tak hanya pada mata indah itu tetapi pada bibir tipis yang berwarna pink plum yang terlihat begitu manis. Wajahnya perlahan mulai mendekat untuk mencapai sesuatu yang membuatnya seperti terhipnotis, begitu ingin menikmati rasa yang tercipta disana. Ketika hidung mereka mulai bersentuhan ia segera memejamkan matanya dan merasakan sesuatu yang lembut menyentuh permukaan bibirnya, mengemut perlahan sesuatu yang menurutnya sudah menjadi candu untuknya.

Yoona memejamkan matanya begitu merasakan sesuatu yang lembut menyentuh bibirnya, untuk kedua kalinya ia merasakan hal aneh dalam dirinya ketika bibir mereka bertemu. Ia dapat merasakan Siwon yang mulai menggerakkan bibirnya lembut, ia hanya diam dan mencoba menikmatinya.

Kini keduanya terlarut dalam sebuah ciuman lembut yang sepenuhnya dilakukan oleh Siwon, dimana Yoona hanya diam memejamkan matanya.

Siwon menghentikan aktivitasnya dan menatap Yoona yang masih berjarak begitu dekat dengannya, Yoona membuka matanya dan menatap Siwon, pandangan mereka kembali bertemu.

“Bisakah kau melakukan apa yang aku lakukan?” pinta Siwon dan kembali mempertemukan bibir mereka.

Siwon kembali mengemut bibir tipis itu, Yoona yang masih terdiam akhirnya menggerakkan bibirnya mengikuti Siwon.

Klik..

“Uppss..”

Siwon dan Yoona segera melepaskan tautan mereka begitu mendengar suara seseorang. Terlihat Sooyoung yang menutup mulutnya dan seorang wanita yang menatap tak percaya pada Siwon dan Yoona, seperti telah menemukan seorang tersangka dalam sebuah kasus.

Siwon dan Yoona segera menjauh, terlihat semburat kemerahan diwajah keduanya “Ahh Soo silakan duduk, aku akan membuatkan minuman dan membawa makanan kecil” ujar Yoona yang segera bangkit dan berlalu kedalam.

Siwon mengelus tengkuknya canggung “Silakan duduk” ujarnya, jika yang datang hanya Sooyoung mungkin ia tak akan peduli tapi mengingat Sooyoung membawa seseorang ia harus bersikap sopan terhadap tamu.

Sooyoung segera duduk “Ayo Stella, sampai kapan kau akan berdiri seperti itu” Sooyoung menarik tangan Stella yang terlihat masih terkejut untuk duduk disampingnya.

“Mianhaeyo oppa, sepertinya aku datang diwaktu yang tidak tepat” maaf Sooyoung

“Sudahlah jangan dibahas” jawab Siwon canggung

Tak lama Yoona kembali dengan sebuah nampan yang berisi dua minuman segar dan sepiring cake dan kembali duduk disamping Siwon.

“Silakan Soo dan—“ Yoona menghentikan kalimatnya

“Ahh yaa kenalkan ia adalah Stella teman kampusku, dan Stella kenalkan ini adalah Yoona, kekasih oppaku”

Uhuukk..uhukkk..

“Gwenchana?” ujar Yoona bangkit dan mengulurkan minuman yang memang khusus dibuatnya untuk kedua wanita yang berada dihadapannya kini.

Stella tersenyum canggung menerima gelas pemberian Yoona dan meminumnya, ia tersedak sendiri mendengar pernyataan temannya itu.

“Gwenchanayo, khamsahamnida” ujar Stella tersenyum ramah, Yoona tersenyum dan kembali duduk disamping Siwon

“Ada keperluan apa yang membawa kalian kesini?” tanya Siwon yang dari tadi diam

“Sepertinya kedatangan kita benar-benar mengganggu” celetuk Sooyoung yang mendapat tatapan tajam oleh Siwon, oppanya itu “Hehehee sebenarnya aku kesini ingin menemani Ste—“

Aawwww…

Sooyoung meringis kesakitan begitu kaki sebelah kanannya diinjak oleh seseorang yang duduk disampingnya.

“Gwenchana Soo?” tanya Yoona

“Ahhh aniyo…” jawabnya disertai ringisan

₰ [BFIML] ₰

“Huaaaa hiks..hiks..disaat aku merasa sudah menemukan seseorang yang cocok denganku tapi apa yang aku dapat hiks..hiks.. dia sedang..sedang huaaa” tangisan seorang wanita terdengar disebuah mobil yang masih melaju dijalan kota Seoul tersebut.

“Buahahahaaa..apa sesakit itu rasanya?”

“CHOI SOOYOUNG!!! Kau benar-benar tak ada rasa prihatinnya dengan temanmu ini”

“Ya Stella, aku sudah mengatakan apa kau tak akan menyesal, dan kau bilang tidak” bela Sooyoung

“Aisshh babo seharusnya kau bilang padaku kalau oppamu itu sudah memiliki kekasih, huaa dan apa yang tadi aku lihat..mereka..mereka huaaa”

“Buahahahaaa..kau tak bertanya. Sudahlah move on, oppaku bener-benar tak pernah bisa kehilangan kekasihnya itu atau kejadian lalu hingga ia kecelakaan akan terulang kembali”

“Begitu cintanya kah Siwon oppa pada wanita itu?”

“Sangat..menurut penglihatanku seperti itu. Oppaku begitu sangat takut kehilangannya atau ia akan terlihat bodoh ketika kehilangan Yoona”

“Sepertinya kau begitu setuju sekali dengan hubungan mereka berdua?” tanya Stella

“Aku memang sangat menyetujui hubungan mereka, hanya Yoona yang bisa mengimbangi sifat Siwon oppa dan mengertinya, kau tahu kan oppaku seperti apa? Lagipula Yoona itu cantik dan baik sangat serasi bersanding dengan oppaku”

“Ya..ya..ya..aku akui  memang ia cantik dan terlihat ramah, ahh aku menyesal datang kesana bila harus seperti ini”

“Aku sudah mengatakannya jangan menyesal” ujar Sooyoung menggoda temannya itu

“Aishh sudah, diamlah kau dan fokus menyetir” perintah Stella

“Aish kau pikir aku supirmu, dan lagi mengapa kau menginjak kakiku tadi, kau tahu..kau itu pakai high heels. Bisa-bisanya kau menginjak kakiku” omel Sooyoung

“Mian, lagipula siapa suruh kau untuk berkata jujur apa tujuan kita datang kesana”

“Aku kan hanya mengatakan yang sebenarnya”

“Babo” desis Stella dan Sooyoung hanya menggelengkan kepala tak habis pikir dengan temannya itu.

Author POV END

₰ [BFIML] ₰

Siwon POV

Kupandangi langit-langit kamarku, aishh bener-benar tidak tenang. Kusentuh bibirku masih terasa lembut bibirnya benar-benar membuatku gila..

capture-20121224-133553

Bagaimana mungkin tadi aku memintanya untuk membalas ciumanku, aishh benar-benar memalukan..

Ohh God! Aku akan benar-benar seperti orang bodoh jika terus seperti ini…

Segera kutarik selimutku untuk memasuki alam mimpiku, kurasa aku benar-benar membutuhkan istirahat.

₰ [BFIML] ₰

Kulangkahkan kakiku diikuti sekretarisku menuju basemant tempat terparkirnya mobilku. Setelah melakukan meeting yang cukup melelahkan bersama para investor dan pemegang saham, untuk menentukan yang terbaik, yang akan dipilih oleh para investor. Kami mencoba untuk kembali memenangkan tander yang sebelumnya telah kami raih.

“Annyeong Siwon-ssi” segera kutolehkan kepalaku pada sosok yang menyapaku, aku hanya diam tak mencoba membalas sapaan yang menurutku hanya sebuah bualan semata.

“Jangan begitu sombong, kekasihmu saja begitu sopan membalas sapaan seseorang yang mengucapkan salam padanya” mataku menatap tajam padanya begitu mendengar kata ‘kekasih’ dalam kalimatnya.

“Apa maksudmu?” tanyaku

“Aku tak bermaksud apa-apa” jawabnya melangkah mendekatiku “Yoona, Im Yoona. Nama yang cantik, secantik orangnya dan…sexy” pandanganku semakin tajam menatapnya yang menyebut nama Yoona ditambah kalimat terakhirnya itu.

“Sepertinya kau begitu protective pada kekasihmu itu, kurasa tindakkanmu benar. Yoona gadis yang cantik dan sexy, ia juga terlihat polos hingga kau jatuh dalam pelukkannya dan terjadi pada diriku juga” tanganku mengepal sempurna menahan amarah yang menguasaiku.

“Tidak perlu memasang wajah menyeramkan seperti itu, aku tahu dia kekasihmu tapi tak ada salahnya aku berharap toh kalian belum terikat”

Segeraku raih kemejanya, menatapnya tajam “Jangan pernah sekalipun kau mendekati bahkan menyentuh Yoonaku”

“Yoonaku? Ahahaa”

‘Brengsek’ gumamku

“Dia bukan milikmu, ia masih bebas memilih siapapun, dan apa tadi kau bilang mendekati dan menyentuhnya. Sayangnya kau terlambat”

‘Mendekati, menyentuhnya’

“APA MAKSUDMU?” genggamanku pada kemejanya semakin kuat

“Tenanglah aku tidak melakukan hal yang buruk padanya, setidaknya belum. Aku meninggalkan kesan yang baik padanya ‘pria baik hati yang menolongnya’ bahkan menawarkan tumpangan untuknya, kau begitu tega Siwon-ssi membiarkan kekasihmu yang cantik itu pergi sendiri”

“Jangan pernah sekali lagi kau mendekati dan menyentuhnya, atau aku akan membunuhmu” desisku tajam

“Kau begitu menakutkan Siwon-ssi, dan kita lihat saja nanti, Yoonamu akan menjadi Yoonaku”

Buggg…

“Ahhh sajang-nim”

“Jangan harap aku akan membiarkannya” ujarku setelah memukulnya dan berlalu

₰ [BFIML] ₰

Brengsek!! Ia mencoba mengancamku, Yoona..Yoona…apa yang akan dilakukannya terhadap Yoona. Tidak..aku tidak akan membiarkannya menyakiti Yoona. Aku memang memiliki banyak musuh dalam dunia bisnis ini tapi apa pantas ia melibatkan Yoona untuk menghancurkanku.

Jangan harap Ok Taecyeon, aku akan menghentikan niat busukmu itu.

“Pak Jung, antarkan saya ke apartement” ujarku

“Baik tuan”

Aku takkan mungkin bisa berpikir jernih jika seperti ini.

“Mianhamnida Yuri-ssi atas kejadian tadi”

“Gwenchana sajang-nim”

Aku kembali terdiam, memandang jalan diluar sana.

capture-20120820-134217

Siwon POV END

₰ [BFIML] ₰

Author POV

“Oppa kau sudah kembali” Siwon terdiam menatap sosok Yoona, dilangkahkan kakinya mendekati Yoona dan memegang pundaknya untuk menatapnya.

“Waeyo oppa?”

“Yoona-ya, apa kau mengenal Ok Taecyeon” tanya Siwon memastikan

Yoona terlihat berpikir “Ah ne oppa, dia adalah pria yang membantuku membeli bahan-bahan makanan kemarin”

Siwon menunduk terpejam masih memegang pundak Yoona.

“Oppa, gwenchana?” tanya Yoona

Siwon kembali mengadahkan kepalanya menatap Yoona “Yoona-ya, oppa mohon padamu, jangan pernah menemui orang itu lagi. Ara?”

“Waeyo oppa?”

“Oppa mohon, kau berjanji pada oppa untuk tidak pernah bertemu lagi dengan orang itu”

Yoona terlihat bingung dengan sikap Siwon, namun ia menganggukan kepala menuruti kemauan Siwon.

Siwon segera meraih tubuh Yoona kedalam pelukkannya, ia tak bisa bayangkan apa yang akan dilakukan Taecyeon pada Yoona, menyiksanya atau mungkin membawanya pergi. Namun yang jelas ia takkan bisa membiarkan Yoona pergi jauh darinya lagi.

Ia masih ingat bagaimana Taecyeon berusaha mencelakai Sooyoung yang dikira sebagai kekasihnya kala itu, semua masih jelas dalam ingatannya. Dan sekarang ia mengancamnya kembali dengan melibatkan keberadaan Yoona disisinya.

Taecyeon adalah orang yang ambisius, ia akan melakukan berbagai cara untuk mewujudkan keinginannya, tak pernah memandang lawannya itu siapa.

Keheningan terjadi antara keduanya, Siwon masih memeluk Yoona erat, ada gurat kegelisahan dalam dirinya mengingat siapa yang telah mengancamnya.

To Be Continued…

Huaaa selesai juga chapter 4 nya, mudah2an puas yahh salam chapter ini..

Mianhae lama, aku baru nyelesaiin 3 presentasi+tugas di kampus..

Mumpung lagi libur natal dan pekan teduh sebelum uas nanti, jadi aku usahain ga akan kepecah lagi dehh nyelesaiin ff ini…

Untuk resty semangat untuk Ujiannya, semoga lulus dengan hasil memuaskan dan masuk perguruan tinggi yang diinginkan #amiin

Fighting..

To my reader, don’t be silent reader! Be a good reader!!

Ddo mannayo (sampai jumpa lagi)

Tinggalkan komentar

138 Komentar

  1. Yeona

     /  Maret 6, 2014

    Semoga itu tidak terjadi!

    Balas
  2. any

     /  April 20, 2014

    Siwon makin protective aja, kasian stella hehehe

    Balas
  3. omo.. oc taecyeon sangat berbahaya untuk yoona yg bgt poloss..

    Balas
  4. Anggun YoonAdidict SY

     /  Juni 5, 2014

    Knapa taecyeon harus munculsi

    #nyebelin
    Lanjut thor

    Balas
  5. Evi

     /  Agustus 12, 2014

    Jangan ampe yoona eonni knapa knapa

    Balas
  6. Anah sanggy sonelf

     /  Agustus 18, 2014

    Tuh kn dri awal taecyeon kluar aq ada pkiran aph orang itu dia, trnyata bnar. Smoga itu tk trjdi. Yoonwon so sweet dech.

    Balas
  7. mutiaraananda

     /  Agustus 28, 2014

    Udh lama gak baca ff inii

    Balas
  8. Ooooooo…jd ok taecyeon yg musuhny…tenang siwon,siwon jauh menang diliat dr mn pun,tp ngomong2 yoona bnr2 polos,heee…semagat thor!!

    Balas
  9. Waduuh bahaya nih,yoona yg polos diantara 2 pria yg bermusuhan….jaga yoona siwon oppa…

    Balas
  10. Hendra choi (최헌원)

     /  Desember 23, 2014

    Wahh saya suka banget sama FFnya… Gk sabar mau cpt” baca sampai habis.. Akhirnya siwon makin suka sama yoona.. Jdi penasaran lnjutannya… Semangat y thor untuk membuat ff” yg menarik ..^^

    Balas
  11. Choi Han Ki

     /  Maret 18, 2015

    Aishh ternyata ok taecyeon itu jahat ya ? Gk nyangka, semoga siwon bisa melindungi yoona🙂

    Balas
  12. Cha'chaicha

     /  Maret 25, 2015

    Hihi kasian bgt stella, tpi untung’y dia langsung nyerah, tpi msh ada taecyeon..

    Balas
  13. Ooo kirain Taecyeon itu orang baik eh…ternyata musuhnya WonPa. WonPa makin protective aja deh kkk. Kasihan tuh Stella

    Balas
  14. sdhifakhri

     /  Mei 10, 2015

    Haha, stella kasian bgt sih :p . Jadi namja itu taecyeon dan dia mau ngerebut yoona, aishh.

    Balas
  15. Ternyata taecyeon jahat aku pikir awalnya dia baik

    Balas
  16. Hahaha kasian banget Stella Kim.
    Omonaaa Taecyeon ternyata jahat juga. Aduuuhh situasi genting.

    Balas
  17. Ga nyangka kalo yg bantuin yoonw di supermarket itu saingan bisnisnya siwon duhh smoga yoona tdk terancam hidupnya😥

    Balas
  1. Beautiful Fairy In My Life | YoonG-fanfic

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: