[OS] Love and Football

Title: Love and Football

Type: One Shot

Genre: Romance, Friendship, Comedy, Competition

Rating: General

Author: Choi Mutie OeziL (Twitter acc: @Muthy92Mutii)

Main Cast:

~ Choi Siwon “SuJu”

~ Im YoonA “SNSD”

Other Cast:

~ SUJU Members

~ SNSD Members

~ SM’Ent Family

~ K’Pop Idol Members

*~~~*

 

^^Assalamualaikum.. annyeong United..:))  Author Mutie nongol lagi bawa OS., hehe:P, ide buat  OS ini muncul karena Author hobby banget nonton Bola, (kalo klub Author suka Real Madrid, kalo Negara Jerman, n’ bias author itu Mesut Oezil), hehe..:P, kok jdi curhat yah?? *abaikan aja nited*:D jadi Author pengen buat crita yg berbeda aja dari yg prnah Author buat.. ya udah.. happy reading nited..^^!! Jgn lupa comment yah??:(*_^)!!

 

###

 

Pagi ini seperti biasanya para punggawa penting dan para pemain lapis satu FC SUPER JUNIOR (Super Junior Football Club) sedang melakukan latihan untuk persiapan laga kandang mereka besok nanti melawan para pemain FC Big Bang. Untuk itu sang pelatih Kangta sedang melakukan pelatihan bersama para anak asuhnya. Kesebelas namja tampan itu sedang melakukan latihan di stadion mereka yaitu SMTown Stadion untuk persiapan laga kandang mereka besok dalam ajang lanjutan Liga Primer Korea. Mereka adalah Leeteuk sebagai kapten klub sekaligus penjaga Gawang. Yesung, Kangin, dan Shindong sebagai pemain belakang untuk membantu kiper menjaga jantung pertahanan klub. Sungmin, Eunhyuk, Donghae, dan Ryeowook sebagai pemain tengah, Kibum dan Kyuhyun sebagai pemain depan sayap kiri dan sayap kanan yang mana tugas mereka untuk membantu Choi Siwon didepan sebagai striker murni atau penyerang tunggal untuk menyerbu pertahanan lawan.

“huh.. letihnya…”, keluh Siwon sembari mengambil coca-cola dingin yang yang tadi ia simpan di ranselnya. Kyuhyun dan Kibum yang melihat betapa enaknya Siwon yang sedang meneguk sekaleng minuman dingin itu pun berinisiatif untuk menghampiri Siwon yang sedang duduk di tepian lapangan hijau nan besar itu.

“Hyung, ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu!!”, seru Kyuhyun yang baru sampai dihadapan Siwon. Orang yang mendengarnya pun menoleh kesamping, dan mendapati Kyuhyun dan Kibum yang telah mengambil posisi duduk disamping kanannya.

“Ne, ada apa? katakan saja, aku akan mendengarkannya..”, angguk Siwon dan kembali lagi ke kegiatan minumnya.

“Begini hyung.. tadi Seohyun dan Tiffany menelepon, katanya sebentar Sore nanti Yoona akan datang ke lokasi pameran lukisan untuk menjual lukisannya. Jadi kuharap kau mau datang kesana hyung, setidaknya Cuma melihat-lihat saja”, ujar Kyuhyun serius. Siwon yang mendengar perkataan Kyuhyun barusan pun menghentikan aktifitas minumnya dan segera berdiri dihadapan Kibum dan Kyuhyun.

Siwon menarik nafasnya sejenak dan mencoba memikirkan kata-kata apa yang nantinya akan ia keluarkan buat dua namdongsaengnya itu. “Yak! Kim Kibum, Cho Kyuhyun, jadi kalian berdua menghampiriku hanya untuk mengatakan itu, aissh.. benar-benar membuatku tak tenang! Bilang kepada Fany dan Seo bahwa aku tak peduli, Yoona mau menjual lukisannya atau sekedar memamerkan pun hal itu tak penting lagi bagiku,”, tanggap Siwon dengan nada ketus. KyuBum yang mendengar emosi hyung mereka yang sudah klimaks pun memilih menutup kuping kala mendengar tanggapan Siwon dengan nada sedikit berteriak.

Kibum pun ikut berdiri. “Hyung, maksud kami bukan begitu, Fany Cuma memberitahu kalau Yoona mengundang kita semua kesana. Hanya itu! Jadi kalau kau mau pergi atau tidak yah tak masalah kan? Lagipula untuk apa kau marah-marah hyung, kau dan Yoona kan sudah putus!”, imbuh Kibum yang sepertinya membela Yoona.

“Terserah kalian!!”, teriak Siwon culas dan segera menyambar tas hitam ranselnya dan segera melangkahkan kakinya meninggalkan KyuBum yang masih mematung kesal ditempatnya.

“Yak! Hyung, mau kemana, tunggu dulu kita masih latihan penalty kick..”, teriak Kyuhyun hingga membuat member lain yang sedang istirahat pun kaget dengan teriakannya.

Pemain lain yang melihat ekspresi kesal Siwon pun hanya menanggapinya dengan tatapan bingung hingga membuat mereka menghampiri kedua anggota termuda mereka untuk menanyakan perihal penyakit marah Siwon yang mulai kumat.

“Pasti karena Yoona kan?”, tebak Eunhyuk yang masih memandang Siwon yang sedang membuka pintu stadion.

“Yak! diam kau Lee Hyukjae!!”, kesal Leeteuk pada namja berambut pirang itu.

“Eum.. aku juga setuju dengan ucapan si monyet tadi..” tambah Donghae dengan nada meledek.

KyuBum pun menjelasakan secara detail penyebab marahnya Siwon, dan pemain lain pun mengerti dengan penjelasan mereka.

“ckckck.. dia pasti masih kesal dengan Yoona yang memutusnya tanpa alasan yang jelas..”, kata Ryeowook yang sedang memijat pundak Shindong.

“Coba saja seperti aku dan Taeng..!!”, seru sang kipper tiba-tiba.

“Kalian semua tidak seheboh aku dan Yuri!!”, sanggah Yesung tak mau kalah dengan ucapan sang kapten Leeteuk.

“Yak! kalian semua diam, dari semua couple YoonWon, BumFany, SeoKyu, YulSung, HaeSica, TaeTeuk, SunSun, DongNari, KieNa dan YoungIn sekalipun Cuma aku dan my Hyoyeon alias HyoHyuk saja yang paling adem ayem dan romantis!!”, timpal Eunhyuk dengan tampang percaya diri yang membuat semua anggota pemain SuJu menatap geram kearahnya.

Merasa diledek oleh Eunhyuk dan seakan tak mau kalah, pemain lain pun membully Eunhyuk dengan tingkah aneh mereka dan tentu saja membela pasangan masing-masing, namun aksi mereka pun terhentikan setelah kedatangan sang pelatih, Kangta.

“ekhm, hyung.. kenapa kau kembali lagi? bukankah BoA noona telah menyuruhmu pulang kan?”, Tanya Leeteuk yang gugup dengan kedatangan Kangta.

Kangta tak menjawabnya dan malah memperhatikan setiap wajah pemain SuJu satu-persatu. “Yak! Teukkie, mana Siwon?”, pertanyaan kangta muncul setelah menghitung jumlah pemain yang tak lengkap, dan yang tak lengkap itu karena ketidakberadaan Siwon.

“Dia sudah pulang hyung!!”, jawab Leeteuk.

“Yak! Anak itu, kenapa pulang? Aku kan belum menyuruh pulang, dia adalah inti permainan kita besok nanti..”, protes sang pelatih termuda itu.

“Ah itu hyung, katanya adiknya sakit, orang tuanya diluar negeri, makanya dia tak sempat pamit padamu..”, jawab Leeteuk bohong.

“Benarkah? Yah sudah, aku rasa sekarang sudah jam 10, dan kalian pulang saja dulu ke rumah, sebentar sore balik lagi kesini untuk latihan, ingat harus tepat waktu, kalau tidak aku akan menghukum kalian lari mengelilingi stadion ini sebanyak 50 kali.. arasseo..??”, ancam sang pelatih pada kesepuluh anak asuhnya yang sedang ia ceramahi.

“Ne Hyung.. kami mengerti..”, balas Leeteuk mewakili pemain SuJu lainnya.

“Baiklah, aku mau ke ruang presiden klub dulu, ingat jaga kesehatan kalian ne..?”, ujar pelatih bernama asli Ahn Chilhyun itu.

Akhirnya Kangta pun segera meninggalkan anak-anak asuhnya itu, dan setelah kepergian Kangta mereka juga memutuskan untuk segera pulang ke rumah masing-masing.

###

 

Dengan langkah terburu-buru Siwon segera memasuki sebuah gedung yang diyakini merupakan sebuah tempat sanggar seni terkenal di Seoul. Dilihatnya seorang Yeoja berambut sebahu yang sedang serius berusaha untuk menyelesaikan sebuah lukisan yang masih ia letakkan di sebuah bingkai lukisan besar. Siwon menarik nafasnya sejenak dan segera menghampiri yeoja itu.

“Eekkhmmm…..”, deheman Siwon dengan nada sedikit berteriak membuat yeoja cantik nan ayu bernama lengkap Im Yoona itu segera menoleh kebelakangnya dan mendapati sang mantan pacar yang pernah mengisi hari-harinya tempo dulu sedang berdiri menatap bisu kearahnya dan sepertinya enggan untuk memulai topik pembicaraan duluan.

“Ssi..Siwon op..Oppa….”, ucap Yoona terbelalak sembari meletakkan cat minyak, cat air, kuas, dan beberapa bahan pewarna yang tadinya ia gunakan untuk membuat lukisannya.

Siwon masih tak mau merespon kekagetan Yoona tadi, ia masih saja menahan egonya untuk menyapa mantan pacarnya itu selembut mungkin.

“Eummm, kau jangan kegeeran dulu, aku kemari bukan karena ingin melihatmu, tapi aku ingin mengambilkan ini, ini kan punyaku, bukan punyamu!!”, imbuh Siwon sembari mengambil kuas berwarna cream yang tadinya dipakai oleh Yoona ketika melukis.

“Oh.. ye, silahkan oppa, itu memang punyamu, jadi kau ambil saja..”, respon Yoona menyetujui pernyataan dari namja tampan dihadapannya yang sedang mengenakan kostum Bola bernomor punggung 7 itu. Siwon yang melihat Yoona yang Nampak mulai sedih pun makin melemparkan senyum kecutnya pada gadis itu.

“Yak! Jangan cengeng. Memangnya aku sedang memarahimu, sudahlah, ini kukembalikan padamu!”, Siwon pura-pura membujuk Yoona yang sudah hampir mengeluarkan jurus sedihnya, segera diletakkannya kuas itu di meja lukis Yoona. Namun orang yang dibujuk masih saja menangis walau tangisannya tak sehisteris dulu.

“Ekhmm.. walau kau sudah menyakitiku dengan memutusku tanpa alasan yang jelas namun aku tak membencimu. Kuharap kau segera mendapatkan penggantiku secepatnya…”, tambah Siwon yang membuat Yoona menghentikan tangisan pelannya tadi.

“Mianhae oppa…”, hanya kalimat itulah yang keluar dari bibir mungil yeoja yang selalu dipanggil Yoong itu.

Siwon hanya tersenyum menanggapi kalimat Yoona barusan, sejujurnya yang masih menjadi misteri baginya hingga saat ini adalah kenapa Yoona memutuskan hubungan kasih mereka begitu saja, tanpa alasan yang logis dan tentu saja membuat Siwon shock.

“Sudahlah, aku pergi…”

“Gomawo telah mengundangku ke acara pameran lukisanmu sore nanti, tapi mianhae.. aku tak bisa datang, aku ada latihan sore nanti, besok jam 8 kami akan menghadapi laga perempat final kami melawan FC Bing Bang. Jadi jika kau ada kesempatan datanglah!”, lanjut Siwon sambil memakai kembali ransel hitamnya.

Yoona hanya terdiam sambil menatap sesal punggung Siwon yang telah berlalu dari ruangan lukisnya. Ia mengikuti langkah Siwon, dan segera mengintip Siwon dari balik jendela. Ia masih terus menatap tubuh Siwon yang saat ini telah masuk kedalam mobil dan beberapa detik kemudian berlalu dari lokasi Gedung seni itu.

“Mianhae oppa, aku tak jujur padamu, sebenarnya aku juga tak menginginkan hal ini, hanya saja aku tak mau dibenci oleh para yeoja yang mengidolakanmu itu, lebih baik kita berpisah saja dulu, aku janji akan menjelaskannya nanti padamu. Semangatlah oppa, aku yakin kalian akan jadi jawara liga Korea musim ini. Aku harap kau lebih semangat pada karier sepakbolamu, jangan terus-menerus mengurusku seperti dulu..”, lirih Yoona seraya mencoba menahan gumpalan air matanya yang masih tertahan dipelupuk mata indahnya itu.

“Yoong..”, teriak Sooyoung dan Sunny yang baru saja sampai di ambang pintu.

“Yak! Choi Sooyoung, Lee Sunkyu.. aduh membuatku jantungan!!”, kesal Yoona sambil menyapu dadanya.

“ckck.. pura-pura tegar lagi..”, timpal SooSun pada sahabat tercinta mereka.

“Hmm… tadi Siwon oppa kesini…”

“Mworago??”, teriak SooSun tak percaya dengan penuturan Yoona barusan.

“Lalu, apa yang kau katakan padanya?”, Tanya SooSun mengintrogasi Yoona.

“ani.. tak ada..”, jawab Yoona singkat, SooSun yang mendengar jawaban Yoona pun hanya bisa menghela nafas pasrah.

“aigoo.. Im Yoona, kenapa kau babo sekali, katakan saja pada Siwon oppa Yoong kalau kau masih mencintainya. Lagipula untuk apa kau khawatir dengan yeojadeul gila dan para fans SuJu itu, jika mereka membuat ulah denganmu maka akulah orang pertama yang akan membantai mereka..”, ancam Sooyoung demi membuat Yoona semangat kembali, Sunny pun ikut menyetujui akal bulus Sooyoung.

“Tapi aku takut SooSun, mereka pasti akan menjambak rambutku bila ketahuan cinta bersemi kembali dengan Siwon oppa..”, ujar Yoona khawatir sampai-sampai menggigit jemari tangannya demi menghilangkan suasana hatinya yang super cemas.

“Yak!! Kalau kau kehilangan semangat percaya diri begini makanya jangan cepat ambil keputusan untuk bubar dengan Siwon oppa..”,

“Sudahlah Soo, jangan marah Yoongie terus, aku yakin jika Siwon oppa tahu ia pasti akan kembali lagi pada Yoong, aku juga sudah tak tahu lagi harus menjawab apa jika sebentar Minppa meneleponku untuk menanyakan putusnya YoonWon”, sanggah Sunny mencoba mencairkan kekesalan Sooyoung tadi.

“Aku juga. Kalau Kangin oppa menelepon akan kujawab si Rusa inilah yang babo..”, ketus Sooyoung.

“Soo..”, lirih Yoona pasrah.

“Sudahlah Yoong, bukannya aku marah padamu, hanya saja kenapa waktu kau putus dengan Siwon oppa tak berunding dulu dengan kami, kami kan sahabatmu dari SMP. Bagaimana kalau Taeng, Sica, Fany, Hyo, Yul dan Seo tahu? Mereka bisa meninjuku..”, kata Sooyoung dengan nada menasehati.

“Ne.. aku tahu.. mianhae, akulah yang salah..”, lagi-lagi hanya kata maaf yang bisa Yoona utarakan pada kedua sahabatnya.

“Ya sudah, sebentar sore kami akan menemanimu ke pameran lukisan, oh yah.. selepas pulang nanti sampaikan salam kami pada bibi, paman dan Minho ne..??”, ucap SooSun sambil pamit untuk segera pulang.

“Ne.. hati-hati, salam hangat juga buat Kangin oppa dan Sungmin oppa..”, balas Yoona sembari mengantar SooSun ke gerbang depan.

“Mianhae Siwon oppa, aku memang babo.. aku sangat menyesal telah mengakhiri semua ini..”, titah Yoona ketika masuk kembali ke dalam ruangan lukisnya.

###

Siwon POV

 

Dasar gadis babo, sungguh aku benar-benar tak menyangka kenapa dia memutusiku begitu saja. Huh.. benar-benar membuatku tak tenang Im Yoona.

Maaf oppa aku rasa hubungan kita berakhir sampai disini saja, aku mau fokus kepada kegiatan lukisku dan kau harus fokus pada karir sepakbolamu’

Penggalan kalimat itu masih terus mondar-mandir dipikiranku, oh Tuhan.. sudah 2 minggu kami putus, namun kenapa aku merasa ada yang aneh dengan Yoona? Apakah dia menyembunyikan sesuatu dariku? Arrgghhhh!!! Benar-benar membuatku frustasi. Menyebalkan!!

“Yak! Kau kenapa?”, Tanya Kangta Hyung, pelatih kami yang sangat kukagumi.

“entahlah Hyung, aku bingung dengan Yoona”, jujurku padanya.

“Haha.. kau ini, mungkin saja Yoona ada masalah lain hingga membuatnya seperti itu, tapi aku yakin kalian pasti akan bersatu kembali, makanya semangat dong!”, Kangta Hyung mencoba menghiburku dengan sarannya.

“gomawo hyung, yah sudah kita lanjutkan saja latihannya..”, semangatku bangkit kembali sembari memakai kostum putih FC SUPER JUNIOR kebanggan kami yang bernomor punggung 7 ini yang tak lain adalah angka kelahiranku sekaligus angka favoritku. Tidak, aku harus kuat, semua orang menganggapku ‘HERO’ jadi aku harus mencoba sebaik mungkin untuk menjadi yang mereka julukkan padaku. Aku adalah satu-satunya penyerang tunggal atau striker murni di klub ini. Dan semua ini akan kubuktikan padamu Yoona bahwa aku memang pantas untukmu.

Sore ini kami semua berlatih dengan penuh kesungguhan, tak menghitung hari lagi, bahkan hanya menghitung jam dari sekarang untuk menghadapi laga kami besok dengan lawan yang tak bisa diremehkan begitu saja yakni FC Big Bang, karena mungkin saja mereka akan membuat laga besok menjadi ajang pembalasan dendam mereka, mengingat musim lalu kami baru saja mengalahkan mereka di partai puncak atau partai final pada kejuaraan akbar Liga Asia, dimana saat itu kami mengalahkan mereka dengan skor telak 3-0 tanpa balas, 2 gol lahir dari sundulan bolaku, dan satunya lagi merupakan gol penutup kemenangan kami dari namdongsaengku Kyuhyun.

End POV of Siwon

###

 

Di sebuah gedung nan mewah terlihatlah delapan orang yeoja cantik yang tak ada habisnya memamerkan senyum bahagia mereka kala memberikan ucapan selamat mereka pada salah satu teman terbaik mereka, Yoona. Tak henti-hentinya memeluk dan mencium Yoona sebagai ungkapan betapa senangnya mereka melihat dan menyaksikan sendiri sahabat mereka yang memenangi konteks melukis sekota Seoul itu.

“Chukkae Yoong”, ucap Taeyeon dengan senyum sumringahnya.

Yoona terharu dengan support teman-temannya yang dengan setia menunggunya selama hampir 4 jam untuk menyelesaikan lomba melukisanya hari ini sekaligus ajang pameran lukisan seantero Korea.

“Kami juga Yoong, semoga kedepan kau bisa jadi pelukis yang terkenal dengan karya-karya indahmu. Dan bila perlu kau harus jadi Leonardo Davincinya Korea..”, ucap Hyoyeon mewakili yang lainnya.

“Yak! Kim Eunhyuk, kenapa kau membandingkan kedua hal, Leonardo Ahjussi kan cowok, sedangkan Yoongie kita kan cewek babo..”, cerocos Taeyeon meledek Hyoyeon.

“aku masih Kim Hyoyeon Nyonya Park Taeyeon..?!”, balas Hyoyeon yang nampakanya mulai menjahili Taeyeon.

“Yak! Kalian diamlah! Apakah kalian tak lihat Yoong lagi sedih”, seru Tiffany meredahkan pertempuran mulut Duo Kim tadi.

“Yoong, kau kenapa?”, Tanya si polos Seohyun.

“Apakah ini ada hubungannya dengan Siwon oppa”, Tanya Jessica dan Yuri kompak sambil memeluk Yoona untuk menenangkannya.

“Sudahlah Yoong, yang sabar ne!!”, bujuk Sooyoung dan Sunny.

“Yoongie”

“Nenek Rusa..!!!”

Teriak eomma, appa dan namdongsaeng Yoona yaitu Im Minho yang baru datang dan segera melangkah menghampiri Yoona. Dan saat itu juga Yoona dan teman-temannya menghentikan aktifitas menangis mereka.

“mianhae.. tadi appa dan eomma ke sekolah mengantar Minho untuk mengambil surat kelulusannya”, ujar Tn. Im meminta maaf pada anak sulungnya.

“Ne Yoong.. maaf, eomma janji akan membelikan bahan-bahan melukis yang baru..”, rayu Ny. Im sambil memeluk Yoona.

“Nenek rusa, maafkan aku tak datang dari awal. Guru Jung memang sangat menyebalkan hingga mau menahan surat kelulusanku..”, kata Minho ikut memeluk Yoona, dan.. terjadilah adegan kekeluargaan keluarga Im.

“Taeng, Sica, Sun, Fany, Hyo, Yul, Soo dan Seo.. gomawo kalian tadi telah menggantikan posisi ahjumma dan ahjussi untuk sementara waktu menemani Yoona ke lomba seni lukisanya hari ini”, ucap Ny. Im pada kedelapan sahabat Yoona yang notabennya berwajah cantik.

“Sica Noona”, seru Minho yang membuat semuanya kaget bareng.

“Ne Minho-ya.. waeyo??’’, balas Sica lembut.

“hehe.. titip salam buat Soojung, ani maksudku Krystal”, jujur Minho hingga membuat Yoona dan Jessica membulatkan mata mereka. Sedangkan eomma, appa dan sahabat-sahabat Yoona yang lain hanya tertawa terbahak-bahak melihat namja tinggi berseragam SMU itu sedang malu berbicara dengan Jessica, eonnie dari teman sekelasnya Jung Krystal.

“Yak! Im Minho.. diamlah! Ini hari bahagiaku, kenapa kau mengacaukannya!!”, cibir Yoona pada adik laki-lakinya yang sangat tinggi itu.

“Ne.. ne.. aku tahu nenek rusa!!”, balas minho sambil menjulurkan lidahnya ke hadapan noonanya.

“Yak! Stop! Sekali lagi kau meledekku akan kupotong anak lidahmu Im Minho..”, serang Yoona dan seketika Minho pun diam.

Dan… setelah kepergian keluarga Yoona, Yoona dan sahabat-sahabatnya pun memilih bershooping ria dan melakukan acara makan-makan hari ini dengan tujuan untuk membuat semangat Yoona lahir kembali pasca putus dengan namja berjulukan Simba alias kuda itu.

“Chingudeul.. bagaimana hubungan kalian dengan oppadeul?”, Tanya Yoona pada teman-temannya, dan mereka pun menjawab bahwa hubungan mereka sejauh ini masih adem ayem saja. Mulai dari Couple Leeteuk-Taeyeon, Donghae-Jessica, Sunny-Sungmin, Tiffany-Kibum, Hyoyeon-Eunhyuk, Yuri-Yesung, Sooyoung-Kangin, dan Evil-Angel alias Seohyun-Kyuhyun.

“Teukppa tak pernah lelah meneleponku dan ia makin perhatian saja padaku”, seru Taeyeon.

“Haeppa juga, ia makin tampan saja!”, sambung Jessica tak mau kalah dengan para tetua mereka, TaeTeuk couple.

“Kami yang terbaik!!”, tutur Sunny membela hubungannya dengan Sungmin.

“Tidak, akulah yang is the best with my Bumppa!!”, semprot Tiffany dengan aksen Inggrisnya yang fasih.

“kami yang paling HEBOH!!” teriak Hyoyeon tak mau ketinggalan. “Tidak ada yang bisa mengalahkanku dengan My Hyukppa!!”, lanjutnya lagi sepercaya diri mungkin.

“Ternyata hanya itu senjata kalian.. tidak seperti aku dan Yeppaku..”, ucap Yuri sesantai mungkin.

“Pokoknya aku dengan Kangin oppa yang terbaik”, celoteh Sooyoung yang gerah dengan kekacauan teman-temannya. Dan kembali mengunyah burger goreng dihadapannya

“Kalau aku dan Kyuppa..”

“Kenapa Seohyunnie? Kau dan Si Evil sedunia itu kenapa??”, sambung Yoona yang mulai terhibur denagn tingkah lucu sahabat-sahabatnya. “Hyunnie..”, lanjut Yoona menatap Seohyun.

“Sebenarnya aku dan Kyu oppa sudah melakukan first kiss..”

“MWOOYAAA????”, teriak semua anggota Gank Girls Generation yang dipimpin oleh Taeyeon itu serempak.

“Yak! Jangan meledekku!!!”, Seohyun pun malu sendiri dengan ucapan polosnya tadi.

“Hahahahaha”, Yoona mulai tertawa terbahak-bahak hingga membuat semua temannya tersenyum melihat Yoona yang sudah mulai ceria kembali. Dan hari ini pun menjadi dunia tersendiri bari kesembilan yeoja yang tergabung dalam member dari Gank yang mereka bentuk sedari zaman SMP dulu, walau semuanya telah bekerja namun mereka tetap akrab dan saling support seperti dulu. Bagi mereka persahabatan yang terpenting diatas segalanya, mereka juga tak menyangka bila para namjachingu meraka berada dalam satu asuhan klub sepakbola yang sama yakni FC SUPER JUNIOR, namun sayang salah satu sahabat mereka Yoona baru saja putus bersama Siwon, si tampan yang mahir sekali dalam mengolah si kulit bundar hingga diapun dipercaya untuk menjadi striker dilini depan lapangan.

“Yoong.. mianhae, kalau perkataan kami tadi menyinggungmu.”, ucap Taeyeon antusias.

“Yak! Sudahlah Taeng, kau ini!!”, balas Yoona setegar mungkin.

###

Hari pertandingan yang dinanti pun tiba sudah, saat ini para pemain FC SUPER JUNIOR telah tiba diruang ganti pemain untuk mengganti pakaian sehari-hari mereka dengan kostum bola yang akan mereka kenakan pada pertandingan yang akan berjalan Sembilan puluh menit itu. Disana juga telah ada presiden Klub, Lee Sooman, sang pelatih Kangta, para asisten pelatih dan para petinggi klub lain yang juga mengikuti anak-anak asuh mereka ke ruang ganti untuk menyemangati anak-anak asuh mereka nanti sebelum pertandingan dimulai nanti.

“Baiklah.. semuanya merapat kemari..”, ajak sang pelatih yang juga didampingi istrinya, BoA.

Mereka hanya mengangguk dan segera mengikuti petunjuk sang pelatih.

“Aku harap kalian tetap fokus pada pertandingan ini, jangan pikirkan hal yang lain. Aku tahu tim Big Bang bukanlah Tim yang mudah untuk kita takluki, tapi yakinlah jika kerjasama tim kita bagus, maka hasilnya juga akan sangat memuaskan”, aba-aba dari sang pelatih membuat semua pemain mengerti.

Kini mereka telah memakai kaos kaki dan sepatu sport mereka, sang kipper sekaligus kapten Leeteuk memakai nomor punggung 1, Yesung nomor 2, Kangin nomor 3, Shindong nomor 4, Sungmin nomor 5, Eunhyuk nomor 6, Siwon nomor 7, Donghae nomor 8, Ryeowook nomor 9, Kibum nomor 10 dan Kyuhyun nomor 11.

“Ingat!! hari ini formasi yang biasa kita pakai adalah formasi klasik ‘4-3-3’, jadi seperti biasanya, Teukkie Sebagai penjaga gawang dibantu oleh duet Yesung, Shindong, Kangin dan Sungmin untuk menjaga jantung pertahanan klub dilini belakang. Eunhyuk, Donghae dan Ryeowook untuk posisi tengah agar menghentikan serangan lawan. Dan terakhir Kibum dan Kyuhyun, ingat kalian berdua adalah yang paling berperan penting dalam membantu Siwon untuk mengirim bola sekaligus membuat mati kutu para pemain FC Big Bang *anggap aja pemain Big Bang ada 11 orang/member, hehe*. Jadi tugas kalian bukan hanya untuk memberikan umpan pada Siwon didepan tapi juga bisa menjadi striker atau penyerang bayangan, arasseoo??”, tambah Kangta sebelum anak-anak asuhnya itu melangkah meninggalkan ruang ganti.

“Ne hyung..”

“Siap..”

“Kita pasti menang.. SEMANGAT!!”

Semangat mereka pecah sudah ketika menanggapi petunjuk terakhir sebelum pertandingan dimulai. Namun sebelum itu mereka mengucap janji kekompakkan mereka dulu sebelum melaju ke stadion kebanggaan mereka, SMTown Stadion.

“Wonnie.. tenanglah. Yoong pasti akan datang untuk menyemangatimu! Aku sudah meminta Taeyeon untuk membujuknya kemari. Dia pasti datang!”, ujar Leeteuk memberikan spirit cinta kepada Siwon.

“Oke.. semoga saja, walau aku tak yakin hyung!!”, angguk Siwon khawatir disertai dengan senyuman lesung pipitnya.

“Ya sudah kajja.. kita susul mereka, ingat Wonnie. Seungri sangat handal dalam menyelamatkan bola ke gawangnya, jadi kau harus hati-hati dan cekatan untuk bisa membuatnya terjebak. Ingat yang dibilang oleh Kangta hyung kemarin waktu latihan…”, Leeteuk mencoba membuat Siwon agar tak melupakan aba-aba sang pelatih kemarin.

Sepuluh menit lagi pertandingan akbar dalam ajang lanjutan perempat final Liga Primer Korea antara FC SUPER JUNIOR VS FC BIG BANG  akan segera dimulai, terlihat sudah wajah-wajah penggemar kedua klub sepak bola yang paling top di negeri gingseng itu kini telah memadati area stadion dalam rangka nantinya akan memberikan support kepada masing-masing tim jagoannya. Dan tentu saja siapa yang akan jadi pemenangnya masih belum bisa ditebak sebelum disaksikannya pertandingan yang dijuluki El Clasico Korean itu selama durasi 90 menit nanti. Para fans setia datang dengan membawa bendera klub, terompet plus mengenakan kostum masing-masing tim favorit mereka yang akan berlaga nanti, untuk klub tuan rumah yakni FC SUPER JUNIOR mereka memakai kostum putih dihiasi les merah tua dan celana putih dengan motif sewarna, sedangkan untuk klub tamu mereka memakai kostum kuning dipadu celana hitam senada.

Di pihak lain sang wasit dan para hakim garisnya telah siap dengan segala atributnya untuk membantu mulusnya jalan pertandingan nanti. Dan kedua tim juga telah siap dengan kekuatan fisik dan mental mereka. Leeteuk dan TOP yang merupakan kapten masing-masing klub telah memasang ban (Gelang) kapten mereka dilengan masing-masing dan mereka sama-sama berjabat tangan sebelum wasit meniup peluit tanda bahwa pertandingan babak pertama segera dimulai.

Diantara puluhan ribu orang yang telah mengambil tempat duduk untuk menyaksikan jalannya pertandingan terdapat juga para yeojachingu dari kesebelas punggawa SuJu yang datang untuk menyemangati para kekasih mereka yang beberapa saat kemudian akan segera memulai pertandingan yang sangat sengit itu.

“Yoong, tidak kusangka kau bakalan datang kesini…”, ujar Yuri ketika mendapati Yoona yang telah duduk diantaranya dan Jessica.

“Ne.. Taeng memaksaku!”, kata Yoona pasrah.

“Yak! Jangan pikirkan hal itu, intinya kau datang untuk menyemangati Siwon oppa.. dan Siwon oppa pasti senang sekali kau datang memberikan support cinta untuknya.”, tambah Tiffany yang masih fokus memandang pacarnya Kibum yang sudah siap untuk menstarter bola.

Yoona hanya diam sambil menyaksikan jalannya pertandingan yang baru dimulai beberapa detik yang lalu. “Semoga kau bisa mencetak gol yang banyak oppa..”, batin Yoona.

Pertandingan pun terus berjalan dengan ketatnya, masing-masing tim saling menekan dengan serangan-serangan bola mereka untuk saling membuat lawan lemah, tidak hanya itu, bahkan pada pertandingan babak pertama ini seorang Choi Siwon belum mampu menciptakan gol karena pertahanan belakang yang dikawal oleh G-Dargon, Taeyang dan Daesung itu sangat kokoh hingga membuat Siwon kesulitan untuk mengekspos bola ke Gawang Big Bang yang saat ini dikawal oleh Seungri.

“aku pasti bisa, pertandingan baru berjalan 10 menit, aku yakin beberapa menit lagi akan menciptakan gol dengan kaki kiriku ini..”, batin Siwon sambil mengambil bola yang dikirim oleh Kibum yang berada disampingnya.

“ayo hyung, tembak langsung”, teriak Kyuhyun yang memberikan umpan lambung ke Siwon, dan sepakan keras Siwon pun langsung masuk kedalam jaring gawang yang tak dapat dihalau oleh Seungri. Skor 1-0 untuk SuJu pun tertera sudah dipapan skor stadion berkapasitas 50.000 ribu penonton itu.

Siwon pun merayakan gol perdananya dengan rekan-rekan setimnya, bahkan saking senangnya hingga Ryeowook naik ke punggung Siwon dan mengelus rambut Siwon.

“Gomawo Wonnie..”, ungkap Shindong ceria, sesaat Siwon pun menatap ke arah ribuan penonton dan matanya bertemu Yoona yang sedang mencoba untuk tersenyum kearahnya seolah memberikan semangat khusus pada namja yang masih sangat ia cintai itu.

Sementara dipihak FC Big Bang sangat kesal, Geram dan jengkel menatap para pemain SuJu yang telah sukses membobol gawang mereka.

“Horeee..hore.. Siwon.. Siwon..Siwon..!!!”, suara gemuruh para penonton pun bergema ria di stadion dalam rangka memuji penampilan Siwon yang baru babak pertama berjalan 15 menit sudah bisa mengisi gol dan sekaligus mengulum mental para pemain Big Bang yang dikomandoi oleh TOP.

Pertandingan pun dilanjutkan kembali, kali ini Daesung yang menghentikan pembawaan bola dari Donghae yang telah memasuki lapangan tengah mereka, yang tentu saja merupakan sebuah pelanggaran dan pada saat itu juga SuJu mendapatkan hadiah corner kick atau tendangan sudut dan Kyuhyun pun menjadi algojo untuk mengirim bola ke teman-temannya yang sudah siap didepan gawang Big Bang, dan seperti sebuah keajaiban beberapa detik setelah Siwon menerima bola dari Kyuhyun tanpa sadar ia menyundul bola itu dan GOAL…. skor 2-0 untuk SuJu tetap bertambah di papan skor dan membuat tim tamu makin kewalahan, bahkan pelatih mereka Song Seunghan frustasi dengan penampilan anak asuhnya yang dinilainya sangat buruk untuk performa mereka hari ini. Pertandingan seru ini terus berlanjut hingga wasit meniup peluit tanda babak pertama 45 menit telah usai, dan itu artinya para tim diperbolehkan untuk turun minum dan melakukan arahan dengan masing-masing pelatih selama 15 menit.

“hyung, aku keatas dulu sebentar”, ucap Siwon pada Kangta.

“Ne.. cepatlah, 10 menit lagi pertandingan akan segera dilanjutkan”, imbuh sang pelatih.

Segera Siwon berlari ke area tempat duduk penonton dan mencari sesosok yeoja yang menjadi sumber penyemangatnya hari ini dan ia mendapati orangnya yang sedang duduk diam disamping chingudeulnya yang sedang berceloteh ria. Siwon tersenyum sesaat mendapati Yoona yang terus memandang  kedepan dan tak sadar jika Siwon sudah berdiri dihadapannya.

“Oppaa!!!”, pekik Yoona kaget saat menyadari Siwon dihadapannya. Tanpa menanggapi pekikan Yoona, Siwon langsung memeluknya dan tentu saja membuat Yoona serta teman-temannya keget dengan perlakuan Siwon hari ini.

“Gomawo sudah datang, aku kira hari ini kau tak datang!!”, ucap Siwon yang belum mau melepaskan pelukannya with Yoona.

“Ne oppa… aku tak tega jika tak datang”, balas Yoona melepaskan pelukan Siwon.

“Cieee.. so sweet! Rupanya sudah ada lampu hijau nih, jangan bilang sebentar nanti ada adegan cinta lama bersemi kembali lagi..”, Canda Taeyeon dan Hyoyeon yang masih menatap YoonWon bergantian.

“Yak! Tapi kenapa kau memotong rambutmu gadis babo, jadi setelah putus dariku kau memotong rambutmu??”, Tanya Siwon dengan akting marahnya.

“Aku ingin merubah penampilanku saja oppa..”, balas Yoona masih dalam keadaan menunduk.

“Yak! Wonppa rambut kan bisa tumbuh kembali, kenapa hal sekecil ini kau marah..”, protes
Yuri membela sahabatnya.

“Yah sudah. aku pergi dulu, ingat Yoong setelah pertandingan ini kelar kau jangan pulang dulu, ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu, ingat jangan coba-coba kabur, jika kabur kau maka kau akan menanggung akibatnya!”, ancam Siwon sembari mengedipkan sebelah matanya kearah teman-teman Yoona tanpa sepengetahuan Yoona.

Yoona hanya mengangguk pasrah menerima permintaan Siwon, namja itu kemudian melirik Yoona sesaat sebelum turun lagi ke lapangan karena lanjutan pertandingan babak kedua akan segera dimulai.

Sang pengadil lapangan kembali meniup peluit sebagai tanda pertandinagn paruh kedua akan segera dimulai, dan seperti biasa para pemain SuJu kembali melakoni adegan kekompakan mereka sebagai tradisi mereka sebelum pertandingan dimulai. Dan kali ini performa tim tamu sudah mulai lebih baik dari babak pertama tadi, namun sayang tembakan-tembakan keras mereka masih dapat dihalau dengan baik oleh kipper SuJu Leeteuk. Dan serangan balik pun dituntaskan dengan baik oleh Siwon dan kawan-kawan dan dimenit ke-56, gawang Big Bang kembali kebobolan, kali ini bukan Siwon yang mencetak gol, namun gol bunuh diri sendiri yang diciptakan oleh Daesung ketika hendak menyelamatkan bola, tapi sayang bola yang mengalir dari kakinya tepat melebar kesamping dan masuk ke jaring gawang melalui sudut gawang dan sekali lagi Seungri tak bisa menantang lajuan si kulit bundar. Hanya kata pasrah yang bisa diutarakan kepada para pemain big bang, siapa pun tak mau dikalahkan dengan cara seperti itu, terlihat Daesung dengan wajah penyesalannya yang terduduk didepan gawang big bang sembari menatap kosong ke wajah teman-temannya sekaligus menambah rekor mereka yang selalu kalah bila bertanding ke kandang SuJu.

Pertandingan perempat final Piala Liga Primer Korea usai sudah, dan tentu SuJu keluar sebagai pemenangnya dengan skor 3-0 tanpa balas, sang Pelatih Song Seunghan hanya berjalan pasrah sembari berjabat tangan tanda ucapan selamat kepada Kangta yang telah menjadi pemenang atas  perjuangan anak-anak didiknya itu. Namun tak sampai disitu pemain SuJu bersuka cita, mengingat mereka masih harus melawan FC 2PM dibabak semi final seminggu kemudian.

“Kerja yang bagus namjadeul..”, puji Kangta tersenyum pada kesebelas anak asuhnya.

“Ne hyung, kerjasama tim yang bagus memang akan menuai hasil yang bagus pula..”, sambung Siwon.

“Ne… pertahankan seperti ini terus ketika berhadapan dengan 2PM nanti minggu depan..”, tutur sang kapten plus kipper SuJu, Leeteuk.

“Sungguh pertandingan yang sangat mengharu biru..”, pungkas Donghae sembari meminum air putih yang diberikan oleh sang yeojachingu, Jessica.

“Oppadeul…!!!!”, pekik yeojadeul lain menghampiri para kekasih hati mereka yang masih mengenakan kostum pemain bola itu.

“Yak! Yoona, kemarilah. kenapa kau mematung saja..”, ajak BoA yang sedang berdiri mendampingi sang suami, Kangta.

“Ah.. Ye…”, Yoona ragu namun kemudian melangkah mendekat kehadapan Siwon dan yang lainnya.

Siwon segera memegang pergelangan tangan Yoona dan segera membawa gadis itu meninggalkan orang-orang yang masih bingung memandang tingkah aneh keduanya.

“Oppa… kenapa membawaku kesini…”, Tanya Yoona sambil melepas genggaman tangan Siwon ketika mereka sampai diruang rapat para pemain SuJu. Siwon tak menjawabnya malah menutup pintu dan menguncinya dengan keras.

“Kau memang penjahat cinta Im Yoona!!”, ujar Siwon ketus tanpa mengalihkan pandangannya dari wanita pujaannya itu.

“Apa maksudmu oppa? Sungguh aku tak mengerti..”, balas Yoona gugup.

“Aishh,, kau benar-benar membuatku tak tenang Deer, kenapa kau memutusku tanpa alasan yang jelas, aku sudah tahu.. rupanya kau memutuskan hubungan kita yang sudah terjalin 2 tahun lamanya hanya karena takut dibashing oleh fans-fans yeojaku?”, ungkap Siwon hingga membuat Yoona tak dapat berkata-kata lagi.

“Jawab aku Yoong!!”, teriak Siwon sambil mengangkat dagu Yoona.

“Ne… memang benar, alasannya memang seperti itu..!!”, Yoona pun membenarkan kata-kata Siwon tadi.

“tapi oppa tahu dari mana jika itulah alasanku..??”, Yoona kembali bertanya dengan ekspresi wajah yang sudah hampir menangis.

“teman-temanmu..”, jawab Siwon singkat.

“Yak! Jadi kau bersekongkol dengan mereka untuk memarahiku..”, amuk Yoona sebal. “Benar-benar menyebalkan.”, lanjutnya lagi.

“Jangan tinggalkan aku lagi gadis bodoh, kau ini lucu sekali, kenapa tak bisa menghilangkan sifat kekanak-kanakanmu ini..”, ucap Siwon pelan seraya menarik tubuh mungil Yoona kedalam pelukan hangatnya.

“Tatap aku Yoong!!”, pinta Siwon, dan mereka saling menatap beberapa saat kemudian.

“Oppa!!”,

“Kembalilah padaku, untuk apa kau takut dengan mereka, kan ada aku yang akan selalu ada buatmu Yoong, jangan peduli apa kata para penggemarku itu..”, imbuh Siwon menatap manik mata gadis yang masih sangat dicintainya.

Yoona hanya mengangguk sebagai jawaban.

“Saranghae…”, kalimat manis Siwon terucap kembali. “Nado oppa..”, balas Yoona mulai tersenyum dan Siwon pun mencium puncak kepalanya mesra.

“Ayo kita kebawah, yang lain pasti menunggu kita..!!”, cetus Siwon sembari tak henti-hentinya memegang tangan Yoona.

“aku akan bilang pada mereka bahwa kita telah kembali ke dunia cinta kita berdua..”,

“Yak! Choi Siwon!!”, gerutu Yoona sambil mencubit perut Siwon.

“Aww…!!”, erang Siwon pura-pura merasakan sakit, Yoona segera berjongkok untuk memeriksa perut Siwon dari balik baju bola bernomor punggung 7 itu, namun Siwon menarik tangannya untuk segera berdiri dan segera mencium bibir gadis itu, dan Yoona pun sangat menikmati ciuman namjanya itu dengan sangat senang, dan bahkan mereka saling menggigit kecil bibir masing-masing. Hampir semenit berciuman mereka pun segera mengakhirinya sebelum menghampiri yang lainnya yang juga sedang bermesra-mesraan dengan pasangan masing-masing.

“Anggap saja itu hukuman untukmu, karena telah mencubit perut sixpack ku ini..”, timpal Siwon dengan tampang percaya diri.

“Yak! Dasar Simba menyebalkan!!”, gerutu Yoona jengkel sembari pura-pura merajuk.

“Haahahaha…”, ledek Siwon dengan tawanya sambil mengikuti langkah Yoona yang telah berjalan mendahuluinya.

Hari sudah senja, namun para sejoli ini belum juga meninggalkan area stadion SMTown. Masing-masing pasangan sedang asyik bercengkrama. Taeyeon-Leeteuk, Jessica-Donghae, Sunny-Sungmin, Tiffany-Kibum, Hyoyeon-Eunhyuk, Yuri-Yesung, Sooyoung-Kangin, Yoona-Siwon, Seohyun-Kyuhyun, Shindong-Nari dan Ryeowook-Luna. Namun dari kesebelas pasangan itu hanya ada dua pasangan yang sedang berpelukan, siapa lagi kalau bukan Yoona dan Siwon.

“Hai semua.. mohon perhatian kalian sebentar!!”, seru Siwon sambil berjongkok dihadapan Yoona.

“Oppa.. apa yang kau lakukan..??”, cemas Yoona merasa heran dengan tingkah Siwon.

“Menikahlah denganku Yoong..”, pinta Siwon seromantis mungkin seraya menyerahkan sebuket mawar merah segar dihadapan wajah Yoona.

Yoona tak dapat lagi menyembunyikan rasa harunya dan pasangan yang lain pun membuat pesta kembang api beserta aneka balon cantik bertuliskan “Siwon Love Yoona forever” ke udara stadion SMTown sebagai bentuk betapa senangnya mereka melihat dua temannya telah menjalin hubungan kasih kembali.

“Ayo.. terima..terima..!!!”, seru mereka semua berjamaah untuk mendukung Siwon yang saat ini terkesan sedang melamar Yoona.

“Ayolah cepat! kami mau pulang!!”, tuntut pasangan HaeSica.

“Ayolah cepat!!”, kompak HyoHyuk yang dijuluki pasangan terheboh.

“Yak! Im Yoona, cepatlah gadis tengik, dilamar namja tampan seperti itu apakah kau akan menolaknya..??”, cibir YulSung couple.

Siwon kembali menyerahkan sesuatu benda dari balik sweater merahnya. “Please Yoong, menikahlah denganku..”, lanjut Siwon lagi tak melepaskan pandangan matanya pada gadis dihadapannya. Yoona menangis karena terharu.

“Ne oppa…”

“Aku mau menikah denganmu…”, jawab Yoona lantang. Dan Siwon pun segera menggendong tubuh Yoona karena saking senangnya.

“Gomawo chagiya, kau harus janji bahwa akan selalu ada untukku, jangan pernah tinggalkan aku ne? sampai kapanpun YoonWon tetap one heart selalu..”, ucap Siwon sembari menurunkan tubuh Yoona.

“Sini kupakaikan ke jari manismu..”, pinta Siwon sembari memakai cincin berlian berbandul hati kecil itu dijari manis Yoona.

“Ciieee… Sweet..Sweet!!!”, teriak TaeTeuk couple yang berada tak jauh dari YoonWon.

“Tunggu sebentar!”, seru Yoona sembari mengambil sesuatu yang yang tadinya ia sembunyikan dibelakang gawang.

Mereka semua menunggu apa yang nantinya akan Yoona perlihatkan pada mereka. “Mwo lukisan?”, Tanya Siwon membulatkan matanya. “Untukmu oppa.. sebenarnya aku sudah menyelesaikannya seminggu lalu.. Cuma aku takut kau masih marah padaku makanya kubatalkan niatku untuk memberikannya padamu..”, jelas Yoona seraya menyerahkan lukisan agak besar dengan dua bentuk tubuh Siwon yang berbeda. Satunya memakai baju bola, dan satunya memakai jas, celana plus sepatu hitam.

“Gomawo Yoongie.. you’re the best..”, puji Siwon dan kembali memeluk Yoona.

“Yak! Im Yoona, mana punyaku..??”, teriak Eunhyuk dengan nada menuntut.

“Hyukppa.. aku sedang melukis kalian semua, satu tim.. namun belum bisa kuselesaikan karena teman kalian ini memaksaku untuk datang kemari..”, ujar Yoona sambil melirik Siwon.

Mereka semua tertawa melihat YoonWon yang sedang beradu mulut. Dan sesaat kemudian meminta pamit untuk segera pulang mengantarkan pasangan masing-masing. Kini di lapangan bola super luas itu hanya tinggal YoonWon yang masih mau melanjutkan acara kencan mereka malam ini.

“Oppa..”, panggil Yoona yang masih bersandar dipundak kanan Siwon.

“Ne chagiya..”, balas Siwon.

“kapan kalian akan bertanding lagi..”, Yoona bertanya kembali.

“Minggu depan..”, jawab Siwon sembari mengelus puncak kepala Yoona sayang.

“Eumm.. ada sesuatu yang ingin kutanyakan padamu oppa…”, titah Yoona sembari merubah posisi duduknya agar berhadapan dengan Siwon.

“Apakah itu chagi?”, Tanya Siwon tak sabar.

“Apa yang paling berharga bagimu didunia ini..?”, Yoona bertanya sambil menahan pergelangan tangan sang kekasih hati.

“Menurutku yang paling berharga didunia ini setelah keluargaku adalah kau dan Sepakbola Yoong..”, jelas Siwon sambil mendekatkan wajah tampannya dihadapan Yoona, dan gadis dihadapannya pun sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Ciuman tulus nan lembut yang mereka peragakan seakan menjadi simbol cinta mereka yang baru mereka awali pasca putus sementara dua minggu yang lalu, dan SMTown Stadion menjadi saksi dari adegan romantis yang diperagakan oleh duo sejoli yang saling mencintai itu.

###

-THE END-

 

^^Gimana readers? Puas gak? Hehe..xD. buat yang nungguin “We are Family” & “Beetween My Dream and My love” sabar dikit yah? Udah sampai seles kok.. so jangan lupa comment kalian Author tunggu lho..:*maksa*, oh iya, author sengaja buat Wonppa pake nomor 7, supaya serasi gitu ama Tanggal lahirnya Wonppa..:^^ Min Gee.. gomawo saeng udah mau post ffnya eonnie..^^:*SalamHangatUnited!!^^…

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan komentar

83 Komentar

  1. Deer&Simba

     /  Januari 11, 2013

    Whuaaa daebak onnie, , , trnyta onnie football lovers yah? Bgus bnget critanya onn. . .

    Balas
  2. Wiwiek

     /  Februari 11, 2013

    kerren bngat kakk,critanya cocok sm kakakk yg pecinta bola.kakk Ozil itu emang gnteng bngt kakk,pntasan kakk suka bngat ma dia.a y kakk,hehe;3

    Balas
  3. Akhir.y yoonwon brsatu juga……:)

    Balas
  4. sharma

     /  Maret 9, 2013

    Nice story and good job for the writer’s;)

    Balas
  5. wulandariyang

     /  April 25, 2013

    wah ketinggalan bca nx.,bgus cerita nx chingu.,

    Balas
  6. miyoon

     /  Juli 1, 2013

    Bgs deh

    Balas
  7. aat yoonwon

     /  Juli 2, 2013

    Hohoho so sweet bangeeeeeeeeeeeeeet

    Balas
  8. Jadi senyum2 ndri ngebnyangin klo oppadeul bner2 jadi pemain bolaa😀 pasti aku ygg notaben’y nga suka bolaa jadi langsung sukaa😀

    Balas
  9. dina

     /  Juli 29, 2013

    I like it…cerita beda dr Ɣªήƍ lain..dan happy end…

    Balas
  10. sari

     /  Agustus 25, 2013

    ceritanya beda dr yg biasanya,keren banget

    Balas
  11. Chika Choi

     /  September 20, 2013

    wow crita kren,kya k-drama bneran.

    Balas
  12. AndreaSoneNited

     /  September 29, 2013

    suka bgt gw, Author daebak100x

    Balas
  13. Wah eonnie Ά̯͡к̲̣̣ύ suka OS ini..palagi ceritanya tentang bola..I love football..
    Siwon oppa keren jadi striker..
    Yoonwon kembali lagi mnjalin kasih yoona eonnie jngan takut sama fans yeonjanya siwon oppa tenang ª∂ά̲̣̣̣̥ Ά̯͡к̲̣̣ύ disini eonnie “◦нê◦нë◦нê◦нë◦нê◦” bikin squel ÐƠ̴̴͡.̮Ơ̴̴͡ñƘ thor..gomawoyo thor ..

    Balas
  14. tia risjat

     /  Februari 25, 2014

    CLBK cinta lama bersemi kembali di lapangan sepakbola. asek..

    Balas
  15. aat yoonwon

     /  Maret 3, 2014

    So sweet

    Balas
  16. aat yoonwon

     /  Maret 3, 2014

    So sweet dah

    Balas
  17. ayu dian pratiwi

     /  Maret 26, 2014

    lucu ceritanya

    Balas
  18. Sebenernya keren sh. Cuman terlalu kecepetan..tp tetep ggod kok

    Balas
  19. Mia

     /  Juli 14, 2014

    Hore ýoonwon bersatu

    Balas
  20. Anggun YoonAddict SY

     /  Oktober 28, 2014

    K’tnggalan baca ne……
    Tapi keren……. (Y)

    Balas
  21. Yeayyy akhirnyaa happy end. kkkk~ keren yoonwon bersatu

    Balas
  22. Dwi Swarnita

     /  Juni 25, 2015

    Huuffff happy ending 😀😀

    Balas
  23. Keren n bagus ceritanya..

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: