[FF] Electric Shock (Chapter 8)

ELECTRIC SHOCK…!!!

( EPISODE . 08 )

 ElectrcShock-YoonWon

Warning!! : FF ini adalah hasil tulisan dan pemikiran Author UlanChoi  ( Twitter acc : @Lovelyulan) ini hanya sebuah cerita belaka, pemeran disini adalah Kpop Idol, cerita ini mengandung usur seperti Drama Korea, jika ada kesamaan cerita, itu hanya terinspirasi selebihnya murni pemikiran sendiri. Don’t COPAS! And Don’t Silent Readers!!

 

 

Judul                : Electric Shock…!!!

Type                 : Sequel FF / Part

Episode             : Ke Delapan

Author             : Ulanchoi Hyoyoon / Twitter : @Lovelyulan

Genre               : Romance,comedy,Drama

Ratting             : PG – 17   

Main Cast        :

–          Im YoonA SNSD  ~  Kim Yoon Ah

–          Choi Siwon SUJU  ~  Choi Siwon

–          Tiffany SNSD   ~  Tiffany Hwang

–          Gong Yoo  ~  Kang Gong Yoo

–          Krystal Jung F(x)  ~  Jung Soo Jung

–          Kim Hyoyeon SNSD  ~  Kim Hyo Yeon

Other Cast          :

–          Lee Hyuk Jae SUJU  ~  Lee Eunhyuk

–          Cho Kyuhyun SUJU  ~  Cho Kyuhyun

–          Kim Jong Woon SUJU  ~  Kim Yesung

–          Go Hara  Kara  ~  Goo Hara

–          Junsu 2PM  ~  Kim Junsu

–          Lee Hongki FT.Island  ~ Lee Hongki

Sound Track    :

–          Electric Shock by F(x)

–          Someday By Super Junior

–          SunFlower By SNSD

 

 

***  ELECTRICK SHOCK  ***

 

 

YoonAh berdiri didepan cermin sambil menyisir rambutnya yang baru saja usai dikeringkan . Hyoyeon yang sedang duduk diatas ranjang hanya memperhatikan gerak-gerik sahabatnya itu. Hyoyeon memaikan anak-anak jarinya sendiri. Sepertinya ada sesuatu yang sedang ia sembunyikan. YoonAh ternyata menangkap gerak-gerik tangan sahabatnya dari pantulan cermin. Ia tersenyum. YoonAh sangat tahu jika Hyoyeon dalam keadaan diam tapi jemarinya ia mainkan seolah jari-jarinya gatel itu tandanya Hyoyeon sedang gugup. Tapi apa yang menyebabkan Hyoyeon gugup?. Lantas YoonA segera menyelesaikan kegiatan menyisir rambutnya dan menghadap Hyoyeon.

“Ada yang kau ingin bicarakan denganku?” Tanya YoonAh.

Hyoyeon Nampak terkejut. “He-em.. Aku.. heemm..”

YoonAh tersenyum dan ikut duduk disamping Hyoyeon. “Apa yang ingin kau bicarakan, apakah menyangkut tentang diriku? Katakana saja. jikapun kabar buruk aku sudah terbiasa dengan hal itu.”

Hyoyeon menatap wajah YoonAh dengan wajah empati. Lalu dia bangkit dari posisinya dan berjalan kearah laci meja belajar. Dia mengeluarkan satu majalah disana. Dan ia berjalan lagi menghampiri YoonAh dan kembali duduk disamping YoonAh.

“Saat kau berada di jepang, aku dan Eunhyuk oppa menemukan majalah ini di toko buku.” YoonAh melihat cover majalah lelaki dewasa yang dipegang Hyoyeon. YoonAh langsung mengerti Hyoyeon sedang membahas tentang Soo Jung.

“Ini dihalaman ini ada Soo Jung. Aku sungguh tidak sanggup YoonAh melihat adikmu yang aku kenal dulu sekarang seperti ini.” Ungkap Hyoyeon meluapkan apa yang ia rasakan. YoonAh hanya terdiam belum memberi tanggapan apapun.

“Aku dan Eunhyuk oppa mencoba melacak lokasi penerbitan majalah ini. Dan kami dapat. Tapi setelah kami kesana ternyata mereka hanya menerbitkan dan mendistribusikan. Dan mereka tidak tahu tentang profil model-model dimajalah ini. Tapi kami berhasil mendapat sepuluh alamat tempat pemotretan dan letaknya jauh dari kota semua. Aku dan Eunhyuk oppa sudah mendatangi lima tempat selama dua hari itu, tapi nihil kami tidak mendapatkan tentang Soo Jung mereka tidak tahu Soo Jung.” Cerita Hyoyeon.

“Lalu mana lima alamat lainnya. Biar aku saja yang mencari sisanya.” Pinta YoonAh bernafsu sekali.

“Tapi, Mianhae Yoon aku tidak dapat membantu mu mencari bersama, besok aku harus ikut Appa ke Italia selama lima hari mengurusi anak perusahaan.” Sahut Hyoyeon Nampak menyesal diwajahnya.

YoonAh terdiam sesaat. Lalu ia tersenyum kecil. “Tidak masalah, aku bisa sendiri mencarinya. Aku sangat berterimakasih kau telah membantuku sejauh ini bersama Eunhyuk oppa.” YoonAh memegang kedua lengan Hyoyeon .”Sekarang berikan  Alamat-alamat itu padaku, selama  kau di Italia aku akan mencarinya. Lagi pula aku tidak mungkin tetap tinggal dirumahmu sedangkan kau dan keluargamu pergi.”

Hyoyeon membelalakan matanya. “Lalu kau akan tinggal diamana jika tidak di rumahku? Kenapa kau masih begitu canggung dengan keluarga kami? Anggap saja ini rumah kita bersama.”

“Bukan seperti itu. Tapi sungguh aku tidak bisa. Nanti sambil mencari Soo jung aku akan singgah dipenginapan-penginapan murah. Ayolah Hyoyeon! Percayalah padaku, aku bisa menjaga diriku dengan baik. Dan aku akan meminjam mobil kantor. Jadi sejauh apapun itu tidak masalahkan?” YoonAh terus saja mencoba meyakinkan sahabatnya itu.

Hyoyeon seperti berpikir sejenak. Inilah yang ia takutkan sebelum berbicara tadi. Ia sangat tahu sikap sahabatnya yang super nekat ini. Walaupun ia melarang dan mengancam sahabatnya dengan cara apapun agar tidak mencari soo jung sendirian dan menunggu ia pulang saja. tentu YoonAh pasti akan menolaknya dengan cara apapun juga. Apalagi YoonAh memang tidak senang merepotkan orang lain. terpaksa Hyoyeon memberikan alamat serta majalah yang sejak tadi ia pegang.

“Ini, di alamat yang sudah aku beri tanda silang itu sudah aku datangi.” Hyoyeon menjelaskan maksud pada lembar kertas memo yang ia berikan pada YoonAh.

“Baiklah!! Sekarang, aku akan ke Apertement Siwon. Siapa tahu ia bisa menolong meminjamkan mobil dan izin tidak kerja salama tiga hari saja.” ucap YoonAh dengan yakin.

“Semoga Soo jung ada disalah satu alamat itu.” Ucap Hyoyeon.

YoonAh meraih tubuh Hyoyeon dan memeluknya erat. “Gomawo, Jeongmal Gomawo nae chingu”

“Iya..kebahagian dan kesusahan kita tentu harus milik bersama kan?”

YoonAh memanggutkan kepala setujuh dengan ucapan sahabatnya.

Ia melepaskan pelukannya dan berdiri. “Aku jalan dulu, sampai nanti.” Setelah mengambil tas bahu dan memakai mantel, YoonAh segera melangkah pergi keluar dari kamar Hyoyeon.

Setelah beberapa menit YoonAh keluar dari kamarnya, Hyoyeon langsung  mengringsut keatas kasur mengambil ponselnya yang berada di balik bantal. Ia mencari nama seseorang didalam kontak ponselnya. Dan setelah ketemu ia segera menghubungi nomor tersebut. Hyoyeon Nampak tidak sabar menunggu panggilannya dijawab oleh orang yang sedang ia hubungi. Dan akhirnya teleponpun diangkat.

“Yeoboseyo?” terdengar Suara berat seorang namja diseberang telepon.

“He-em Siwon ssi, maaf aku menggangu, ini aku Hyoyeon teman YoonAh.” ternyata Hyoyeon menelpon Siwon.

Hening sesaat.

Tapi setelah itu terdengar suara Siwon lagi. “ Iya, aku ingat. Tahu nomor ku ini dari siapa?” Tanya Siwon.

“Ponsel YoonAh.”

“Ahh.. ye..ada perlu apa?”

“Begini, mungkin beberapa menit lagi YoonAh akan menemuimu. Dia pasti akan meminta tolong sesuatu padamu seperti meminjam mobil dan libur kerja. Sebaiknya kau jangan biarkan itu, he-em dia akan melakukan hal-hal bahaya. Jadi mohon laranglah dia!!”

“Aku tidak mengerti?”

“Astaga! Kyaa.. Siwon ssi! Kau kan biasa memarahinya jadi bisa saja ia takut dengamu. Kau tahu dia akan ke Gyeong sang bukdo dan Jeolla bukdo, mencari adiknya sedirian, dia itu wanita yang keras kepala, aku tidak dapat menahannya. Besok aku akan berangkat ke italia jadi kemungkinan ia akan benar-benar pergi sedirian.” Cerocoh Hyoyeon sedikit emosi. Menurutnya Hyoyeon, Siwon  lambat dalam berpikir dan menangkap maksud pembicaraannya.

“Lalu apa urusannya denganku?” Tanya Siwon (lagi?)

Hyoyeon menghembuskan napas berat. Benar saja dugaannya siwon ini lemot. Jelas saja YoonAh selalu naik darah jika berhadapan dengan orang ini. Selain dia arogan ternyata ia lemot dalam berpikir dan bertindak.

“Kurasa aku tidak perlu mengulang kata-kata ku lagi. Jadi ku pinta apapun  yang yoonAh pinta darimu nanti TOLAK!!! Oke.. Kamsahamnida!!”

Hyoyeon memutuskan panggilannya. Ia membanting pantannya diatas kasur. Ia malah jadi jengkel sendiri dengan tanggapan Siwon yang sangat lambat. Bagaimana ia bisa tenang pergi ke Italia besok, jika sahabatnya bisa saja nekad pergi sendiri mencari adiknya?.

 

~***~

 

Sebenarnya saat Hyoyeon menelponnya tadi Siwon baru saja bangun tadur. Makanya suaranya terdengar berat dan malas meladeni pembicaraan Hyoyeon. Tapi sesungguhnya ia paham apa yang disampaikan Hyoyeon mengenai YoonAh padanya. Setelah Hyoyeon memutuskan pembicaraan Sepihak Siwon langsung bergegas kekamar mandi untuk cuci muka dan sikat gigi. Karena sebentar lagi YoonAh pasti tiba di Apertementnya.

Sambil menunggu YoonAh tiba ia sibuk didapur membuat teh Gingseng instant yang memang sudah tersedia di box makanan kering yang tempo lalu ia beli bersama YoonAh di Super market. Tepat saat ia sedang mengaduk-aduk teh tersebut. YoonAh tiba-tiba muncul dihadapannya. Sambil menampilkan senyumnya. Yang menurut Siwon itu adalah Senyum konyol. Ya kalau saja ia tidak tahu maksud kedatangan YoonA dari Hyoyeon tadi, pasti Siwon menganggap senyum YoonAh sangat manis. Tapi karena ia sudah tahu, jadi itu terlihat Konyol. Rupanya gadis itu makin pandai berakting.

“Kau tidak bisa masuk keApertementku dengan memecet bel dulu? Lalu aku akan membukannya?” ucap Siwon sambil menatap Acuh ke YoonAh.

“Kenapa harus seperti itu? Aku kan sudah tahu kode pintunya, aneh sekali!” jawab YoonAh. lalu berdiri di samping Siwon. “Ini buatku ya? Aku minum ya? Cuaca di luar dingin sekali.”

Siwon memicingkan matanya, apa lagi saat YoonAh mulai meminum teh gingseng buatan siwon yang emang sengaja ia buat untuk YoonAh. tapi setidaknya tidak semerta-merta wanita ini meminum seenaknya saja. ia kan ingin memberinya dengan sedikit perhatian seperti agedan didrama dimana si pria memberinya dengan penuh perhatian dan wanita menerimanya dengan kagum dan pipi merah yang bersemu diwajah.

“Ahhh.. .Hangat sekali” YoonAh sudah mengabiskan segelah Teh gingseng tersebut dan meletakan gelasnya kembali.

“Mau apa kau kemari? Hari ini kan aku tidak ada jadwal apapun?”

Siwon berjalan menuju depan televisi sambil membawa cemilan dalam toples dan duduk di sofa sambil menyalakan televisi. YoonAh buru-buru mengikutinya dan ikut duduk disamping Siwon.

“Memangnya tidak boleh ya? Aku kan hanya ingin main saja.” jawab YoonAh.

“Boleh! Tapi gerak gerikmu mencurigakan sekali!” cetus siwon sambil memasukan keripik kentang kedalam mulutnya.

“Mecurigakan bagaimana?” Tanya YoonAh sambil ikut mengambil keripik kentang dari toples yang sedang dipangku Siwon.

Siwon menepuk tangan YoonAh yang belum berhasil mengambil keripik kentang. “Ini punyaku!”

YoonAh mengeluarkan tangannya dari dalam toples dan menatap kesal ke Siwon. “Pelit sekali!”

Siwon terkekeh karena akhirnya ia bisa menjahili YoonA. Dan membuat YoonAh cemberut seperti itu. Sungguh menggemaskan.

“Dua hari kedepan kan jadwalmu masih free. He-em.. aku boleh meminjam mobil perusahaan tidak?”

Siwon menatap YoonAh dengan serius. “Untuk apa?”

“He-em.. untuk, untuk aku pakai..hemm..” Nampak jelas YoonAh sedang berpikir keras mencari alasan.

“Tidak akan kupinjamkan jika alasannya tidak jelas atau tidak bermanfaat!” tegas Siwon.

Majah YoonAh langsung memelas.  Ia menempelkan kedua telapaknya seraya memohon pada Siwon. “Ayolah.. Siwon yang baik hati dan tidak angkuh, pinjamkan mobilnya padaku, hanya dua hari saja..”

Siwon langsung menyentl kening YoonAh. “Auuhh..Isshh”

“Rayuan macam apa itu? Jelas-jelas dulu kau selalu mengataiku angkuh dan jahat! Saat ada maunya baru memujiku! Dasar!”

“Bukankah setiap orang yang sedang merayu akan berbohong seperti itu?” Tanya YoonAh dengan polosnya.

“Astaga!!” keluh Siwon.

“Jadi bagaimana? Pinjamkan padaku ya? Ayoolah!! “ Kini YoonAh merengek-rengek sambil menarik lengan baju Siwon.

“berikan satu asalan yang masuk akal!”

“Aku akan mencari rumah kontrakan baru!”

“Bohong!”

“Sungguh!”

“Aku tidak percaya!! Kyaa.. aahh…!!!”

YoonAh menggigit lengan Siwon yang sejak tadi ia tarik-tarik. Rupanya ia sudah mulai jengkel dengan siwon.

“Kenapa kau menggigitku! Kau ini manusia atau drakula?” keluh Siwon sambil mengecek lenganya yang sedikit mememar bekas gigitan YoonAh.

“Pinjamkan!!” Todong YoonAh dengan paksa.

~Drett…Dreett…Dreett~~

Ponsel disaku YoonAh tiba-tiba bergetar. Ia menghengtikan aksinya yang seperti ingin mengcengkram Siwon. Siwon hanya memperhatikan YoonAh yang sedang menerima telepon entah dari siapa.

“Ahh.. Kyu Oppa, Waeyeo?”

Ternyata Telepon dari Kyuhyun. Maka makin serius Siwon mendengarkan apa yang diucapkan YoonAh.

“Ceo Gong membuat pesta untuk ku?  Sekarang? Yang benar saja? ia benar-benar melakukannya. Ha.. ia aku akan segera kesana. Tunggu tiga puluh menit lagi aku akan sampai. Iyaa sampai ketemu nanti.”

“Pesta apa?” Tanya Siwon to the point.

“Heh?”

“Barusan telepon tadi..”

YoonAh tersenyum menggoda. “Jika kau ingin tahu dan ikut. Besok pinjamkan aku mobil.” Ancam YoonAh.

“Mana ada yang seperti itu? Asisten melarang dan mengancam Artisnya?”

“Ada.. ini mulai aku berlakukan sekarang! Jadi bagaimana? Kau tertarik bergabung? Jika iya, besok berikan kuncinya padaku!!” Goda YoonAh.

Siwon menggaruk-garuk kepalanya. Bagaimana pun juga ia ingin ikut kepesta yang dibuat Gong Yoo, tapi disisi lain dia harus membantu Hyoyeon. Tapi ia tersenyum penuh ide yang sama jahilnya dengan YoonAh.

“Iyaa.. baiklah!!” jawab Siwon akhirnya.

“Hah? Benarkah? Ahhahahha.. bagus!! Cepat ganti pakaian mu!! Kita segera berangkat!!” seru YoonAh gembira sambil lompat-lompatan.

Siwon jadi ikut gembira melihat wanita yang ia cintai bertingkah kekanakan seperti itu. Sungguh menggemaskan.

“Baiklah.. Aku akan Mandi dan ganti pakaian” ucap Siwon lalu menghampiri YoonAh dan mencium pipi kanan YoonAh tiba-tiba. Dan segera pergi kedalam kamar.

YoonAh melongo.menyadari apa yang baru saja terjadi.  “KYAAAA…aaaa!!!! Apa yang kau lakukan!! Kau belum mandi dan berani menciumku!!” Choi SIWON berengsek!!!” teriak YoonAh seperti orang yang sedang kesurupan arwah.

Dan didalam kamar terdengar pula ketawa Siwon yang membahana karena lagi-lagi berhasil menjahili YoonAh dan membuat YoonAh menjerit-jerit seperti itu. Siwon benar-benar merasa senang sekali.

 

~***~

 

“Selamat datang!!!”

Begitu  Siwon dan YoonA masuk kedalam ruang karaoke Keluarga  yang lumayan  besar telah di sewa oleh Ceo Gong. Mereka langsung disambut ucapan selamat datang yang sangat meriah. Didalam sana sudah ada Kyuhyun dan Yesung yang sedang bernyanyi. Dan Kyuhyun segera menghentikan nyanyiannya. Juga ada Hara, Hongki, Junsu, Tiffany,Shindong, Yuri dan tentu si punya hajat yaitu Ceo Gong yang sedang duduk tenang di sofa bersama Tiffany.

“Wahh.. Sudah ramai sekali…” seru YoonAh merasa Takjub melihat orang-orang yang sebenarnya sudah  tidak asing lagi berkumpul disini.

Siwon menutup Pintunya. Dan tetap berdiri disamping YoonAh.

“Karena hari ini Kita akan merayakan dua bulan masa kerja YoonAh bersama SiwonThe Monster of the SKY. Dan YoonAh telah hadir dihadapan kita. Mari kita mulai acaranya!!!” seru Kyuhyun mengenakan Microphone yang dipegangnya.

Begitu mendengar ucapan Kyuhyun tadi siwon langsung merigis kesal. Tapi YoonAh malah terkikik dan malu-malu.

“Mari kita Bernyanyi!!!” seru Yesung ikutan.

Nada music intro Walkin milik Super Junior terdengar. Dan Hara, Junsu,Shindong dan Yuri langsung berjoget-joget tidak jelas sambil mengangkat botol Soju, dan sebungkus snack berukuran besar.

Tiffany yang masih duduk disamping Ceo Gong hanya meringis jijik melihat tingkah orang-orang dihadapannya. Ceo Gong beranjak dari duduknya menghampiri YoonAh. Hongki yang sejak tadi berdiri di sudut ruangan memperhatikan gerak gerik mereka.

“Ayoo.. ini adalah perayaan kesuksesan mu maka, ayoo bersenang senang!!” Ceo Gong menarik lengan YoonAh dan mengajak masuk kedalam kumpulan orang-orang aneh yang menari dan bernyanyi tidak jelas. Mungkin mereka pikir gaya tari mereka saat lagu walkin dinyanyikan itu persis dengan tarian jamaika regge. Tapi justru terlihat seperti tarian bebek.

“Yoo.. Whats Up!! Yo!!Say YoonAh!! Yoo.. Yoo Go YoonAh..Go YoonAh, yo..yo!!”  ucap Yesung dan Kyuhyun berlagak seperti seorang rapper propesional. Tapi lagi-lagi itu gagal karena gaya aneh mereka yang mengangkat tangan tinggi-tinggi sambil menggoyangkan pinggul tidak jelas.

YoonAh tidak dapat menahan tawanya melihat tingkah orang-orang yang mereka kenal seperti ini sekarang.  Apa lagi saat melihat Yuri yang memukul-mukul perut Shindong yang seolah-olah adalah drum. Lalu Hara dan Junsu  yang menari ala Indian.

Siwon kini duduk di sofa yang kosong sambil menatap kesal ke kumpulan orang-orang aneh dan apa lagi kini CEO Gong mulai mengajak YoonAh menari-nari tidak jelas. Dan yang membuat Siwon kesal itu adalah karena Ceo Gong sejak tadi terus menggenggam tangan YoonAh. siwon jadi ingat ucapan YoonAh waktu mereka di Jepang. Bahwa YoonAh menyukai Ceo Gong. Siwon jadi gusar sendiri melihat kebersamaan mereka. Dan akhirnya ia ikut turun dan gabung kekumpulan orang aneh. Dan mulai memisahkan jarak antara Gong Yoo dengan YoonAh.

Ceo Gong terkekeh melihat sikap Siwon. Dan ia membiarkan saja siwon mulai merusak momentnya dengan YoonAh. YoonAh tak henti-hentinya tertawa,  lalu pandangannya bertemu pada Hongki dan tiffany yang tidak bergabung diantara mereka. YoonAh langsung berteriak.

“Hongki oppa!! Tiffany ssi!! Mari bergabung!!!”

Hongki tadinya Nampak ragu tapi akhirnya ia bergabung juga. Dan kini  lagu sudah berganti menjadi lagu Be Happy SNSD. Kyuhyun menyerahkan microphonenya pada YoonAh menyuruh YoonAh agar bernyanyi. Dengan malu-malu, akhirnya YoonAh ikut bernyanyi. Dan mereka terus saja melakukan hal-hal bodoh itu sambil minum soju dan makan snack.

Hanya satu orang didalam ruangan yang sangat gaduh itu yang tidak dapat menikmati suasana yaitu Tiffany. Yang hanya meminum Soju sendirian dengan muka masam dan berlipat-lipat karena sangat bosan dan jengkel melihat semua orang tertalu berlebihan terhadap YoonAh.

 

~***~

“Yaa..Aku ingin di antar pulang sama Siwon oppa. Semua lepaskan aku!!” Tiffany berteriak-teriak didelam ruang karaoke. Nampakanya ia terlalu banyak minum, sehingga kesadarannya sedikit hilang dan jadi seperti ini.

YoonAh, Hara, dan Yuri sisa wanita yang ada di ruangan ini juga Nampak tengah mabuk duduk di sofa yang sama, tapi tidak separah Tiffany yang berteriak-teriak histeris tidak jelas.

Tiffany berdiri dan menghampiri Siwon yang berdiri dihadapannya. Dia langsung memeluk leher Siwon dan tertawa-tawa tidak jelas. “Oppa!! Antarkan aku pulang ya? Aku ingin bersama oppa.. malam ini aku hanya ingin bersama oppa!!!”

Siwon Nampak kaku dengan perlakuan Tiffany kepadanya. Siwon juga berusaha menurunkan tangan Tiffanya dari bahunya. “Fanny-ah jangan seperti ini!”

“Kau berubah!!! Kau berubah semenjak ada YoonAh kau berubah!!” marah Tiffany, serta merta telunjuknya ia arahkan ke YoonAh yang setengah sadar juga sedang memperhatikan Tiffany bersama Siwon. “Apa kau menyukainya?!! Dia tidak ada apa-apanya dibandingkan denganku! Wanita kurus, jelek, miskin!! Kau hanya boleh untukku oppa!!!” rengek Tiffany seperti mendesak Siwon juga.

“Tiffany..hai,kau tidak boleh seperti ini” Gong Yoo mencoba menenangkan Tiffany yang sudah diluar kendali. Ia juga merangkul Tiffany dan mencoba mengajak Tiffany keluar dari ruangan itu.

“Aku pulang deluan. Aku yang mengajak Tiffany maka aku yang akan mengantarnya pulang. Tentang wanita-wanita itu tolong kalian atur. Aku tidak mau tau sampai ada media yang tahu Tiffany dan SKY ada disini. Jadi mohon bantuannya!”

Begitu Gong Yoo selesai berbicara pada Orang-orang yang masih sadar suasana sepi sejenak.

“Kyu Ayoo pulang! Besok pagi kau ada pemotrena majalah!” Ucap Hara sambil menarik kemeja yang dikenakan Kyuhyun.

“Yoona-ah..” Hongki menghampiri YoonAh yang masih duduk disamping Yuri. Ia mendekatkan diri kehadapan YoonAh. “Kau ingin pulang sekarang? Aku akan antar kau..” Ucapa Hongki selanjutnya.

YoonAh yang Nampak masih setengah sadar. Meyipitkan matanya menatap Hongki yang berdiri di depannya dan dia hanya tersenyum-senyum tidak jelas setelah itu. Tapi entah bagaimana tiba-tiba Siwon dengan gerak cepat mendorong dada Hongki hingga jatuh tersungkur di lantai.

“Dia datang bersamaku dan dia hanya akan pulang bersamaku!” tegas Siwon seperti memarahi Hongki.

Hara, Kyuhyun, Junsu, dan Yesung yang baru saja akan melangkah keluar ruangan. Langsung membantalkan niat mereka untuk pulang dan focus dengan permasalahan yang baru saja terjadi. Hongki berdiri dan tersenyum sinis ke siwon yang menatapnya tajam.

“Apa hak mu melarangnya untuk pulang bersamaku?” Tanya Hongki.

Siwon terdiam.

“Apa karena dia adalah pengasuhmu?dia harus selalu disampingmu? Hah! Apa kau menyukainya?” Tanya Hongki semakin bersikap menantang.

Orang-orang yang tadi setengah sadar langsung diam membisu menatap pertentangan yang terjadi antara Hongki dan Siwon yang belum mereka pahami apa yang menjadi permasalahan sebenarnya selain YoonAh?.

Siwon masih terdiam dan tatapannya makin menajam bak mata elang.

“Kau tak bisa menjawabnya!!  Aku Menyukai YoonAh!! apa kau akan melarangnya!!!”

~Brruukk…!!~

“Aaahhh…!!”

Satu tinju yang keras dilayangkan Siwon ke wajah Hongki. Dan dibarengi teriakan YoonA, Yuri dan Hara yang merasa kaget dengan apa yang dilakukan Siwon.

Hongki meringis kesakitan. Tapi nampaknya ia makin tertantang dengan Siwon. Dia lantas berucap. “Aku mencintai YoonAh. Aku ingin dia jadi milikku!”

~Brukkk..!!~

Satu tinju lagi kini dilayangkan siwon ke wajah Hongki sampai Hongki tersungkur kembali kelantai. YoonAh buru-buru bangun dan mencoba melerai perkelahian antara Hongki dan Siwon. Siwon Nampak marah sekali walau ia tidak berucap sepatah katapun. Bagaimana ia tidak marah? Selama ini dia tahu kalau Hongki menyukai YoonAh. dan mungkin jika sebelum ia menyadari perasaannya terhadap YoonAh mungkin dia tidak akan semarah ini ketika Hongki bicara terang-terangan dihadapannya seperti tadi. Tapi kini keadaan berbeda. Dia menyukai YoonAh dan bahkan Mencintainya!

Siwon hampir saja ingin meninju Hongki lagi yang mencoba untuk berdiri. Tapi buru-buru YoonAh berdiri melindungi Hongki. Dan berhadapan didepan Siwon.

“Hentikan!!” teriak YoonAh dan segera menyadarkan Siwon.

Siwon menurunkan tangannya yang sudah terangkat tadi. Siwon teridiam dan menatap YoonAh dalam-dalam.

“Kau tidak boleh melakukan ini!!” omel YoonAh. “lagipula ada apa denganmu?”

Siwon masih juga terdiam . lalu membuang pandangannya dari YoonAh. setelah ia menghela nafas berat siwon dengan seenaknya melangkah pergi keluar dari ruangan itu. YoonAh dan yang lainnya dibuat melongo atas sikap Siwon yang aneh.

“Siwon ssi!!” Panggil Junsu! Tapi dia tak menghiraukannya dan terus berjalan.

YoonAh menolehkan pandangannya pada orang-orang yang menontonya. Lalu YoonAh menaikan bahunya memberi tanda. Dia tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Tapi dengan segera YoonAh membantu Hongki berdiri.

“YoonAh aku…” ucap Hongki tapi YoonAh dengan cepat memotongnya.

“Maafkan aku dan Siwon. Aku harus pergi sekarang menyusulnya.”

Hongki terdiam dan menatap sedih ke YoonAh yang kini juga berjalan keluar dari  ruangan itu bahkan ia berlari untuk menyusul Siwon.

“Kau tidak apa-apa?” Tanya Yuri yang Nampak Khawatir dengan Hongki.

“Tidak..aku baik-baik saja” ucap Hongki sambil mengelap sedikit darah yang keluar dari sudut bibirnya.

Kyuhyun berjalan mendekati Hongki dan menatap Hongki dengan senyum meremehkan.

“Hyong,Kau bilang kau menyukai YoonAh?” Tanya Kyuhyun.

Hongki menatap Kyuhyun dengan heran. Tidak mengerti.

Kyuhyun menepuk kedua bahu Hongki  .” Berhentilah menyukainya, berhentilah mencintainya. “

“Apa maksudmu? Apa kau juga menyukainya?” Tanya Hongki yang Nampak bingung.

“Bukan aku. Tapi orang yang sudah memukulmu!”  Kyuhyun pun melempar senyum ke Hongki lalu setelah itu dia berjalan menjauhi Hongki.

“Mari kita pulang! Nampaknya malam ini sangat seru dan menegangkan!” ucap Kyuhyun dan ia benar-benar keluar dari ruangan karaoke itu. Hara buru-buru mengikutinya dan mencoba mencari tahu tentang kebingungannya atas sikap Kyuhyun tadi.

Dan Yang lain juga ikut keluar. Hanya tinggal Hongki yang sedang merasakan sakit pada wajahnya serta hatinya. Hongki yang mulai merasa emosi soal kejadian tadi, dia pun menendang sofa dengan penuh emosi dan memukuli dinding dengan kesal.

 

~***~

 

Rupanya tadi Siwon pulang sendiri dan meninggalkan YoonAh ditempat karaoke. Tapi YoonAh menyusulnya keApertement Siwon dengan taksi. Karena YoonAh sangat mencemaskan keadaan Siwon. Dia tidak mengerti kenapa Siwon bisa bersikap kasar seperti itu dan semarah itu kepada Hongki. Tadi keadaan YoonAh memang setengah sadar. Jadi ia masih kurang mengerti apa yang membuat dua lelaki itu marah dan yang ia tahu hanya mengenai dirinya saja. tapi YoonAh masih tidak yakin jika siwon semarah itu pada Hongki hanya karena Hongki menyukainya. YoonAh benar-benar dibuat penasaran.

YoonAh segera masuk kedalam apertement Siwon dan apertement itu Nampak kosong. Tidak ada Siwon diruang tengah.

“Choi Siwon!! Choi Siwon??” panggil YoonAh sambil menjalari pandangannya keseluruh ruangan.

Dia berlari kekamar Siwon. Dan membuka kamar itu. Tapi disana juga tidak ada siwon. YoonAh jadi semakin cemas. Dia takut siwon belum kembali. Dia segera keluar kamar. Dan berteriak-teriak nama siwon. Wajahnya benar-benar menunjukan kecemasannya akan Siwon.

“Siwon!! Choi Siwon!! Kau dimana? Kau sudah pulang?”

“Kenapa berisik sekali!!!”

YoonA menolehkan wajahnya kesumber suara yang sangat ia kenal. Yaitu suara siwon. YoonAh kini bernapas lega melihat Siwon yang berdiri di depan pintu kamar mandi sambil berkacak pinggang.

Siwon berjalan menghampiri YoonAh. dan memandang YoonAh dengan saksama.

“Kenapa kau kemari? Tidak pulang kerumah temanmu itu?”

YoonAh mengerutkan dahinya. Kenapa pria ini Nampak tenang sekarang?, sedangkan tadi ia terlihat begitu menakutkan sehingga. YoonAh sampai mencemaskannya.

“Ada apa denganmu?” YoonAh balik bertanya.

“Aku? Tidak ada apa-apa.” Jawab Siwon dengan santainya.

“Tapi kenapa tadi kau bersikap seperti itu terhadap Hongki oppa?” Tanya YoonAh.

Siwon terdiam sesaat. Lalu ia menjawab. “Karena dia menyukaimu!”

YoonAh kini membelalakan matanya. Lalu apa haknya siwon marah pada Hongki sampai seperti itu. Kalau penyebabnya hanya karena Hongki menyukainya?.

“Lalu kenapa kau marah?”

“Kau tidak menyadarinya atau apa?” Tanya siwon kini suaranya meninggi. Dia sedikit kesal karena YoonAh terus bertanya. Tapi tidak juga memahami perasaannya.

“Aku tidak mengerti sama sekali. Kenapa kau marah karena Hongki oppa menyukaiku? Aku saja tidak marah padanya karena menyukaiku?”

“Kau benar-benar YoonBabo! YoonA si bodoh!” ucap Siwon dengan Sinis.

“APA KAU..Bil..emh..”

Teriakan YoonAh yang ingin memaki Siwon tiba-tiba terputus karena secara mendadak siwon menarik tubuh dan kepala YoonA dengan cepat lalu siwon mencium bibir YoonAh.

YoonAh terpaku tak mampu berbuat apapun, saat Ini waktu diantara mereka seakan berhenti perputar. Mata YoonAh yang masih terbebelak hanya mampu menatap mata siwon yang terpejam dengan jarak yang sangat dekat. Dan YoonAh mulai merasakan sesuatu yang aneh dibibirnya. Siwon mencium bibirnya. Perlahan demi perlahan Siwon mencium bibirnya dan bermain dengan bibir YoonAh yang tidak membalas dengan apapun. Ia benar-benar terlalu terkejut untuk dapat menikmati permainan yang diberikan siwon padanya.

Siwon melepas ciumannya. Dia memegang kedua belah pipi YoonAh dan menatap manik mata YoonAh yang masih tidak mampu berkedip. Siwon tersenyum. Senyum itu Nampak ada suatu kelegahan yang akhirnya  dapat ia keluarkan.

“Aku cintaimu!!”

“Mwo??”

“AKU MENCINTAIMU!!”

Lalu siwon kembali mencium bibir YoonAh. YoonAh kini sudah tidak terkejut seperti tadi. Tapi ia malah marah-marah dan memukuli dada siwon bertubi-tubi karena sudah menciumnya seenaknya. Akhirnya siwon melepaskan ciumannya lagi.

“Kyaa..!! kenapa kau memukuliku?”  protes siwon.

“Huaahhh…!!!”

Tiba-tiba YoonAh malah menangis dan mempuat Siwon panik.

“Heii..kenapa kau menangis?”

YoonAh masih menangis dan sambil menatap kesal ke Siwon. “aku kesal lagi-lagi kau mencuri ciumanku dengan cara yang tidak romantis!! Dasar otak burung”

Siwon terngangga tidak percaya dengan apa yang diucapkan YoonAh padanya. Ah.. dia ingat! Dulu waktu SMP dia memang pernah melakukan hal ini. Maksudnya mencium YoonAh secara tiba-tiba dan kita ketika mereka dewasa Siwon melakukannya lagi. Dan kini lagi-lagi sukses membuat YoonAh menangis juga. Siwon merasa dirinya benar-benar bodoh. Kenapa kalau berakting dia bisa melakukan hal yang terlihat sangat romantis. Tapi dikehidupan nyata dia malah berlaku seperti ini. Bahkan mengungkapkan kata cinta yang seharusnya mengharukan dan penuh romantis malah jadi konyol seperti ini.

“Mianhae!! Jeongmal mianhae..!!” ucap Siwon sambil memasang wajah memelas.

YoonAh dengan serta merta malah memukuli Siwon lagi. Kali ini dengan tas bahunya.

“Dasar berengsek!! Dulu kau mengambil first kiss ku. Lalu sekarang kau bilang suka denganku secara tidak romantis!! Apa-apaan kau ini!!!”” omel YoonAh masih membabi buta memukuli Siwon tanpa ampun.

“Ya..yaa..ya.. aku minta maaf!! Ampun!! Aku mohon!!”

Akhirnya setelah puas menganiyaya Siwon. YoonAh pun menghentikan aksinya dan berkacak pinggang  dihadapan siwon yang sudah jatuh terduduk diatas sofa depan televisi.

“kau sudah tak marah? Jadi bagaimana kau juga mencintaikukan?” Tanya Siwon dengan percaya dirinya yang konyol.

YoonAh memicingkan matanya tajam menatap Siwon. “Bagaimana aku bisa suka dengan si otak burung?”

“Yaa.. ayoolah kau pasti juga mencintaiku kan?”

“Mana ada orang menyatakan cinta memaksa sepertimu?! Aneh sekali!”setelah berkata seperti itu YoonAh melangkahkan kakinya seperti ingin meninggalkan Siwon. Tapi dengan cepat siwon bangun dan menahan tangannya.

“Tunggu! Jangan pergi.. ikutlah aku.” Ucap siwon kali ini dengan suara yang terdengar begitu lembut. Sampai-sampai membuat YoonAh merinding.

Siwon lantas segera menuntun tangan YoonAh mengikuti langkahnya. Siwon mengajak YoonAh menuju pintu kaca apertementnya dan siwon segera membuka pintu kaca itu dan mengajak YoonAh keluar dan berdiri di balkon. YoonAh Nampak bingung apa yang akan dilakukan siwon setelah ini terhadapnya.

Tapi tiba-tiba YoonAh di kejutkan dengan suara ledakan kembang api. YoonAh menolehkan pendanggnya kelangit dan disana sudah ada kembang api yang cantik warna warni bermekaran di langit yang gelap. Dan lagi. Terus muncul lagi kembang api kembang api lainnya yang terus menghiasi langit malam ini. YoonAh menatap Siwon. Ternyata siwon sedang tersenyum menatap YoonAh dengan penuh makna.dan itu sukses membuat YoonAh jadi salah tingkah.

“Lihatlah!” ucap Siwon sambil menunjuk kearah depan lagi.

YoonAh lagi-lagi dibuat kaget tiba-tiba segerombolan balon-balon berwarna merah terbang membawa bingkai bunga persegi panjang dan disana ada tulisan mengenakan bahasa inggris. “Would You be my Girl?” dan itu mampu membuat mata YoonAh kembali berkaca kaca. Kembang api masih bersambut-sambutan dan balon yang membawa bingkai indah itu pun telah terbang keatas langit. Lalu Siwon mengeluarkan sesuatu dari saku celanana jeansnya. Itu ternyata adalah bracelet YoonAh yang hilang dirumah siwon yang dulu sempat dicari cari oleh YoonAh kemana-mana. YoonAh yang mengenali bracelet itu langsung terkejut .

“Itu punyaku!” seru YoonAh sambil meraih bracelet itu dari tangan Siwon. Serta mengeceknya.

Siwon tersenyum. “ Itu punya  ku.” Ucap Siwon.

YoonAh langsung menatap Siwon. “Punyamu, jadi?”

“Iya.. itu hadiah perpisahan dariku untuk seorang gadis yang sudah membuat kisah unik dihidupku. Bahkan sampai saat ini. Aku tak akan mampu melupakannya.”

YoonAh kini benar-benar menatap Siwon dalam-dalam. “Ternyata benar kamu!” lalu YoonAh memeluk Siwon. Dengan sangat erat. Siwon pun membalas pelukan YoonAh.

“I will! Saranghae!!” ucap YoonAh akhirnya.

Siwon melepaskan pelukan mereka. “Apa kau bilang apa? Aku tidak mendengarnya?”

Wajah YoonAh langsung memerah merona. Ia benar-benar malu campur senang berada diposisinya sekarang ini. “Saranghae, choi Siwon!!” ucap YoonAh sekali lagi dengan mantap.

Siwon tersenyum bahagia. Rencannya benar-benar berjalan dengan mulus dan sempurna. Siwon meraih wajah YoonAh dan kembali mencium bibi YoonAh dengan lembut. Kini YoonAh sudah bisa menerima perlakuan siwon. Maka ia pun membalas ciuman dari Siwon. Entah bagaimana dua manusia ini terasa dunia milik mereka dan tak ingin dipisahkan.

 

~***~

Flash back…

 

Hari itu dihari terakhir UAS, Semenjak kejadian Siwon merebut ciuman pertama milik YoonAh di kantin sekolah, pasca tragedy  tas milik YoonAh di sembunyikankan Siwon dan baju seragam YoonAh di gantung di atas pohon yang ada dilapangan sekolah. Semenjak hari itu selain Siwon mencium YoonAh siwon juga membuat Gadis itu menangis dan sangat kesal dengan perlakuan siwon yang menurutnya sudah terlewat batas.

Semenjak hari itu juga pertengkaran merekapun resmi berakhir. YoonAh sudah tidak meladeni Siwon lagi, dan Siwon juga sudah tidak menjahili YoonAh lagi. Dan setelah itu Siwon sudah mulai  mengikuti ujian seleksi masuk Senior High School di Seoul.

Tapi karena kejadian itu juga YoonAh menyadari ada sesuatu yang hilang dihidupnya semenjak Siwon berhenti mengganggunya. Tak jarang juga YoonAh selalu mengecek lapangan basket sekolah hanya untuk mencari keberadaan Siwon yang tak juga menampakan diri dihadapannya. YoonAh bahkan tidak memahami dirinya yang jadi aneh setelah dicium Siwon dan setelah ia berbicara terlalu kasar serta menyuruh Siwon cepat lulus dan tidak menampakan diri dihadapannya, dan ternyata Siwon benar-benar hilang setelah itu tanpa jejak, dan itu membuat YoonAh merasa kehilangan Siwon.

Hari pengumuman kelulusan…

YoonAh berlari-lari bersama Sunny menuju papan kelulusan anak kelas tiga yang lulus hari ini. Sunny Nampak kerepotan mengimbangi langkah YoonAh yang panjang-panjang dari pada langkahnya. Tapi YoonAh masih menariknya memaksa menemaninya untuk menuju papan pengumuman.

“Kau mau melihat pengumuman siapa?pengumuman kenaikan kelaskan ada disebelah sana!” Tanya Sunny bingung.

YoonAh tidak menjawab, dia langsung menyelinap masuk kekerumunan orang-orang yang sedang sibuk mencari nama mereka. Dengan mudah badan kurus YoonAh berhasil masuk kedalam kerumunan anak kelas tiga yang sangat histeris melihat hasil kelulusan mereka. YoonAh mulai mencari data kelas yang dituju, lalu menyusuri abjad nama dan dia mencari nama Choi Siwon didaftar tersebut.

 

Choi Siwon

7 April 1986

ChangHyuk Junior High School’2000

Myeong dangguk Senior high School (Seoul)

 

YoonAh sudah melihat hasil pengumuman yang menyatakan Siwon lulus dan diterima di SMA seoul. Berarti itu menandakan Siwon akan bersekalah di Seoul dan pindah ke Seoul tidak disini lagi.YoonAh pun keluar dari kerumunan orang-orang dengan perasaan sedih.

 

Lalu disisi lain hari yang sama dan waktu yang sama Siwon datang kesekolah itu lagi. Dan ia melihat YoonAh yang berlari-lari di kolidor sekolah bersama temannya. Siwon tersenyum melihat gadis itu lagi. Ternyata dua bulan tidak melihat YoonAh dia merindukannya. Siwon akhirnya berjalan menuju kelas YoonAh. dan untungnya kelas itu sepi tidak ada satu orangpun. Siwon berjalan menuju tas YoonAh. dia memasukan kotak berukuran mini kedalam tas YoonAh.

“Hei babo! Aku akan pindah ke Seoul! Apa kau akan merindukanku? Hahha. Bodoh, kenapa aku menanyakan itu? Aku merindukanmu! Maafkan aku yang sudah keterlaluan denganmu! Semoga kau bahagia dan jika ada kesempatan diwaktu yang lain aku ingin bertemu denganmu lagi dan berteman baik denganmu! Kau adalah yang terindah dalam hidupku.. sampai nanti!”

Setelah berkata seperti itu pada kursi milik YoonAh. Siwon segera berjalan keluar kelas dan meninggalkan kelas itu menuju parkiran.

Tepat setelah siwon keluar YoonAh berjalan masuk kedalam kelas bersama Sunny. Dan mereka sama-sama tidak menyadari serta melihat satu sama lain. YoonAh masuk kedalam kelas dan duduk dikursinya dan menekuk wajanya diatas meja. Dia sedih. Dia sedang sedih. Seharusnya jika ia dan siwon benar akan berpisah dia ingin mengucapkan kata berpisah padanya.

YoonAh membuka tas miliknya ingin mengambil buku catatanya yang akan dipinjam Sunny, tapi ia menemukan sebuah kotak berukuran mini berwarna pink didalam tasnya.

“Apa ini?” Tanya YoonAh heran.

Sunny yang duduk di belakang YoonAh langsung melongok kotak yang sedang dibuka oleh YoonAh.

“Hah? Bracelet perak?” seru Sunny terkejut.

YoonAh hanya terdiam. Dia sedikit bingung. “Dari siapa?”

“Tidak ada nama pemberinya?” Tanya Sunny.

YoonAh menggelengkan kepala.

“Jangan-jangan penggemar rahasia mu!” seru Sunny.

YoonAh mengecek kotak itu lagi dan sebuah kertas yang terlipat sangat kecil jatuh dari kotak itu. YoonAh langsung memungutnya dan membuka lipatannya. Ternyata ada tulisan didalamnya.

~Terimakasih karena sedikit membuat hidupku berwarna karena kebodohanmu!~

YoonAh terdiam sejenak. Tapi setelah dia menelaah kata-kata dalam tulisan itu. YoonAh seperti tahu siapa pemberi bracelet itu. Dengan gerak cepat YoonAh keluar kelas dan berlari mencari Sosok Siwon. YoonAh mencari ke tempat-tempat dimana dulu siwon sering berkumpul bersama teman-temannya tapi tidak ada semua tempat itu tidak terdapat Siwon.

YoonAh menatap keatas langit dengan perasaan kesedihannya. “Apa ini dari kau?” Tanya YoonAh. tapi tidak mendapatkan jawaban apapun. Dia pun dengan perasaan kecewa kembali berjalan menuju kelasnya dan sambil memasang bracelet itu di lengannya.

“Apa kau sudah menerima hadiah dariku?”

YoonAh menoleh. Ternyata itu Yoonchun.

“Apa kau suka? Terimakasih karena sudah menjadi teman yang memberi warna dalam hidupku!” ucap Yoonchun lalu ia memeluk YoonAh.

YoonAh terdiam. Dan ada sedikit kekecewaan dihatinya mengetahui ternyata bracelet itu dari Yoonchun bukan dari Siwon. Setelah Yoonchun mengucapkan kata perpisahan karena akan sekolah di Thailand, YoonAh segera kembali berjalan menuju kelasnya.

Siwon muncul dari balik dinding pembatas dengan perasaan aneh juga, melihat YoonAh berlari-lari hanya untuk mencari Yoonchun dan Yoonchun memeluknya dan mengucapkan salam perpisahan. Siwon masih merasa tidak rela Yoonchun mendekati YoonAh. padahal jelas-jelas dulu dia sudah menggagalkan pernyataan cinta Yoonchun terhadap YoonAh.

Sunny menghampiri YoonAh. tapi YoonAh menghindarinya dan berkata. “Maaf Sunny aku akan izin pulang, kepalaku pusing.”

“tapi YoonAh.. ini ada..” ucapan Sunny terpotong.

YoonAh tidak menghiraukan Sunny dan terus berjalan keluar kelas menuju keluar sekolah untuk pulang. Sunny melongo di depan pintu kelas. Menatap temannya itu dengan tatapan heran.

“Ah..YoonAh, padahal aku mau bilang kalau Yoonchun oppa memberinya seikat bunga mawar , pasti dia senang sekali!, aku akan memberitahunya besok saja kalau begitu.”

 

FLASHBACK END~

 

~***~

 

 

“Jadi selama ini aku benar ini darimu!” kata YoonAh sambil menunjukan bracelet perak bergandul bunga matahari  yang melingkar ditangannya kepada Siwon yang duduk disampingnya di Sofa ruang Tv.

“Jadi selama ini kau masih menyimpannya? Aku tidak menyangka kau menyukaiku sejak dulu..” ucap Siwon sambil tersenyum menggoda YoonAh.

“Aku tidak menyukaimu dari dulu. Kau yang menyukaiku sejak dulu!” tuduh balik YoonAh ke Siwon.

“Apa??enak saja. tidak! Tidak sama sekali!!” elak Siwon.

“Lalu jadi sejak kapan kau menyukaiku?” Tanya YoonAh ingin tahu.

“Sejak Yoonchun menyatakan cintanya padamu!” jawab Siwon dengan cepat.

“Tuh kan!! Kau ini masih SMP Saja sudah genit!” YoonAh mulai mencubiti perut Siwon, dan siwon merinti kegelian juga kesakitan.

“Ya..yaa.. kau ini !! ampun!!” jerit Siwon berusaha menghindari cubitan-cubitan YoonAh.

“Lalu bagaimana ceritanya kau bisa menyiapkan semua itu?” selidik YoonAh.

“Kenapa? Kau terharu ya? Aku ini bisa romantis jugakan?” ucap Siwon menyombongkan diri dihadapan kekasihnya kini.

“Iehh.. aku serius ingin tahu.”

“He-em.. jadi tadi saat aku pulang aku sudah menelpon seseorang untuk membantu memasangkan kembang api serta menerbangkan buket cinta itu. Pada saat aku mengajakmu keluar balkon.”

“kalau tadi aku tidak menyusul kesini bagaimana?”

“Aku sudah yakin bahwa kau akan menyusulku. Kau mengkhawatirkanku kan? Sedikit banyak sekarang aku sudah dapat memahami bagaimana dirimu. Tapi jika perkiraanku salah, kau tak menyusulku dan pergi dengan hongki aku akan memberikan semua itu pada bibi sebelah.” Ucap Siwon sambil meraih tangan YoonAh.

YoonAh tertawa mendengar jawaban Siwon yang konyol.

“Bagaimana kalau hubungan kita diketahu pihak kontor dan wartawan serta fansmu?”

Siwon terdiam. Lalu dia tersenyum dan memandang YoonAh penuh keyakinan.

“Aku rasa tidak masalah. Itu bukan masalah besar.”

“Tapi untuk saat ini aku tak ingin yang lain tahu.” Ucap YoonAh.

“Termaksud Gong Yoo Hyong, Hongki dan Kyuhyun? Kau Gila! Mereka harus tahu! Biar mereka iri padaku!”

“Siwon…” keluh YoonAh.

Siwon pun akhirnya pasrah dengan kemauan YoonAh. dia mengerti, sekarang posisi dia dan YoonAh adalah rekan kerja, maka mereka harus tetap saling melindungi dalam hal perkerjaan.

YoonAh tersenyum. Ketika pandangan mata mereka bertemu. Wajah YoonAh langsung merah merona. Dia benar-benar tidak menyangka. Ternyata selama ini mereka berdua saling menyukai dan ingin dekat dengan baik satu sama lain. tapi karena keegoisan mereka yang sama besar kala itu maka itu yang menjaraki hubungan mereka menjadi baik.

“Mulai sekarang, apapun masalahmu berbagilah denganku. Aku tidak mau akan satu halpun yang kau sembunyikan dariku.” Ucap Siwon pada YoonAh.

“Contohnya?”

“He-em… seperti kau berniat meminjam mobil untuk mencari Soo jung sendirian?”

Mata YoonAh terbelalak lebar. “Mwo? Bagaimana kau bisa tahu itu?” Tanya YoonAh heran.

“Iya..kan? mengaku sajalah..” goda siwon.

“Ah.. pasti ini ulah Hyoyeon!!” keluh YoonAh.

Siwon merangkul bahu YoonAh. “Besok selama dua hari sisa liburku sebelum  Conferensi pers Drama ku, aku akan menemanimu mencari Soo jung. Bukankah jika kita mencari bersama akan lebih baik?” tawar Siwon.

YoonAh memanggutkan kepalanya. “Gomawo” hanya itu yang diucapkan YoonAh. lalu ia memeluk pinggang siwon dan bersandar pada dada Siwon.

“Otak burungku??” panggil YoonAh dengan suara mesrah.

Siwon tersenyum. “Ya.. YoonBaboku?”

Lalu setelah itu mereka tertawa bersama dan kembali bernostalgia mengingat masa lalu saat mereka saling mengganggu satu sama lain dan justru saling mewarnai kehidupan mereka satu sama lain juga. Hingga tumbuhlan cinta yang bersembunyi dihati mereka. Dan muncul bermekaran seiring berjalannya waktu kebersamaan mereka. Dan mungkin mala mini mereka tak dapat tidur dan hanya ingin mengabiskan malam bersama dalam keakraban yang baru tercipta diantara mereka.

 

~***~

 

Kyuhyun terlihat tengah asik memainkan PSP miliknya, saat menunggu pemotretan individual pagi ini dimulai. Hara tiba-tiba duduk disebelah Kyuhyun dan menyenggol bahu Kyuhyun yang tengah berkonsentrasi.

“Kya!! Nuna.. jangan ganggu aku. Aku sedang serius!” keluh Kyuhyun.

Hara menggeleng-gelengkan kepalanya. Melihat Artis didikannya seperti ini.

“Ya.. Kyu-ah! Karena masalah semalam aku jadi ingin menanyakan ini padamu.” Ucap Hara.

Kyuhyun meng pause permainananya, dsan segera menoleh ke Hara. “Wae?”

“Ku pikir kau menyukai YoonAh. tapi semalam saat Hongki bilang suka pada YoonAh, lalu Siwon marah, kau tidak marah dan biasa saja?”

Kyuhyun tersenyum lucu. “Memangnya yang Nuna lihat itu, aku seperti menyukai YoonAh ya?”

Hara mengerutkan keningnya.tidak mengerti ucapan Kyuhyun.

“Aku tidak menyukai YoonAh. hanya saja aku dan YoonAh mempunyai sedikit kesamaan, jadi jika aku dekat dengannya aku merasa nyaman. Aku  sudah tahu kalau Siwon menyukai YoonAh. makanya aku senang menggoda YoonAh jika didepannya saja. aku hanya ingin membuat Siwon kesal. Ehhhee”

“Astaga!!” Hara menepuk keningnya.

“Kenapa?” Tanya Kyuhyun.

Hara menghela nafas. “Aku justru beniat akan mengcomblangkanmu dengan YoonAh!”

“Apa?? Hahhaa.. kenapa bisa seperti itu?” Kyuhyun mentertawai Hara.

“Yak ku pikir kalian saling menyukai! Astaga ternyata aku salah mengartikan!” Hara menutup wajahnya yang malu dengan kedua telapak tangannya.

“Hahahaha.. Nuna, kau ini ada-ada saja.”

Lalu Kyuhyun melanjutkan bermain PSP-nya kembali. Dan Hara hanya duduk terdiam disampingnya. Dan memikirkan ucapan-ucapan Kyuhyun tadi. Ternyata Kyuhyun hanya senang berteman dengan YoonAh. bukan menyukai YoonAh. dia salah mengartikan kedekatan mereka ternyata.

“Maaf Kyuhyun ssi aku mengganggu.”

Terdengar suara wanita yang sangat lembut tiba-tiba mengganggu ketenangan Kyuhyun yang sedang bermain Games serta hara yang sedang melamun. Dengan kompak Hara dan Kyuhyun mengangkat kepala mereka dan menatap seorang gadis cantik, berambut panjang dan hitam serta tinggi semampai dan berwajah imut diri dihadapan mereka

Kyuhyun tak dapat mengedipkan matanya saking terpesona melihat wanita bak bidadari berdiri dihadapannya saat ini.

“Maaf.. aku mengganggu, perkenalkan Aku Kim Seohyun!” ucap wanita itu dengan ramah disertai senyum manisnya dan mengulurkan tangannya ke kyuhyun.

Kyuhyun yang masih terpesona dengan seohyun masih belum mampu mengedipkan matanya, walau tangannya sudah terulur membalas uluran tangan Seohyun dan mereka berjabatan tangan. Tapi Kyuhyun masih seperti orang yang kehilangan kesadarannya.

“Hai..” ucap Kyuhyun dengan suara berat.

Lalu mereka melepaskan jabatan tangan satu sama lain.

“Aku Seohyun!” ucap Seohyun kini berjabatan tangan dengan Hara.

“Hara, Asisten pribadi Kyuhyun. Kau siapa?” Tanya Hara.

Lagi lagi Seohyun tersenyum. Wanita ini murah senyum.

“Aku adalah wartawan majalan Elle yang akan mengwawancai Kyuhyun hari ini setelah selesai di foto. Dan hasil wawancara akan dijadikan artikel khusus tentang Kyuhyun ssi.” Jelas Siwon.

Hara dan Kyuhyun kompak hanya menanggapinya dengan ber’o’ saja. tanda mereka memahami ucapan Seohyun.

“Baik.. pemotretan akan dimulai. Kau bisa kesana sekarang” perintah Seohyun mengingatkan Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum aneh. Dan segera berjalan ketempat pemotretan yang ditunjuk Seohyun barusan. Sepertinya Kyuhyun terpesona pada Seohyun pada pandangan pertama. Dan bisa jadi dia kasmaran dengan Seohyun. Hemm.. bisa dipastikan juga, pasti mod kyuhyun untuk pemotretan kali ini akan cepat dan bagus. Karena ingin cepat-cepat diwawancarai oleh Seohyun si wartawana cantik.

 

~***~

 

YoonAh memerjam-pejapkan matanya yang silau terkena sinar matahari yang masuk langsung dari kaca pintu yang semalam gordennya lupa ditutup. Dengan perlahan ia akhirnya membuka matanya. Ternyata ini sudah pagi menjelang siang. YoonAh menoleh kesebelah kanannya ada wajah siwon. Ternyata semalam mereka ketiduran di sofa . YoonAh tersenyum jahil melihat wajah Siwon yang polos saat sedang tidur seperti ini. Dengan usil YoonAh memaikan telunjuknya diwajah siwon. Menelusuri seluruh wajah Siwon dengan jari telunjuk kirinya.

“Choi Siwon.. Bangunlah.. Choi Siwon.. bangun..” sambil menelusuri wajah Siwon YoonAh juga berucap dengan suara dibuat semanja mungkin untuk membangunkan Siwon.

Siwon bergidik Geli. Sebenarnya ia juga sudah bangun dari tidurnya. Hanya saja ia masih memejakan matanya, membiarkan YoonAh memainkan wajahnya. YoonAh tersenyum-senyum memandangi wajah Siwon yang hanya berjarak sepuluh senti dari wajahnya. Tiba-tiba Siwon mengejutkannya dengan memeluk YoonAh tiba-tiba.

“Aku tidak bisa tidur tanpa guling.” Ucap Siwon dengan usil membalas perkataan YoonAh tempo hari saat mereka berada di jepang.

“Siwon lepaskan aku!!” YoonAh berusaha berontak dari pelukan Siwon. Tapi siwon semakin erat memeluknya.

Siwon membuka matanya dan memandang wajah YoonAh yang ada diatas wajahnya. Jarak tatap mereka begitu dekat. Dan napas mereka bahkan saling menerpa wajah satu sama lain.

“Mana morning kiss untuk ku?” tagish siwon pada YoonAh.

“Pagi ini tidak ada morning kiss!!” ucap YoonAh.

Siwon langsung memasang wajah cemberut.dan YoonAh malah tersenyum melihat tingkah Siwon. Tapi tiba-tiba Siwon memajukan mulutnya dan mencium pipi YoonAh kiri kanan.

“Good Morning, my lovely?”

“Morning!!” jawab YoonAh lalu membalas mencium Siwon dipipi kanan.

Siwon akhirnya melepaskan pelukannya pada YoonAh. dengan cepat YoonAh berdiri dan berhadapan dengan Siwon.

“Ayoo bangun! Kita sikat gigi. Setelah itu aku akan membuatkan sarapan untukmu!”

YoonAh menarik lengan Siwon membantu Siwon untuk berdiri.

Mereka berjalan kekamar mandi kering untuk sikap gigi. YoonAh dan siwon berdiri bersebelahan.didepan cermin.

“Ini punyamu!” siwon memberikan YoonAh sikat gigi warna pink serta gelas warna pink juga.

“Dan ini punyaku!” siwon menunjukan sikat gigi serta gelas untuk kumur-kumur warna biru.

Lalu mereka mulai menyikat gigi masing-masing dan sesekali siwon menyenggol pinggul YoonAh. dan YoonAh membalasnya. Lalu Siwon meyenggol bahu YoonAh, dan YoonAh membalasnya, siwon menyenggol lengan YoonAh, YoonAh malah membalasnya dengan mencubit lengan Siwon. Sehingga Siwon meringis nyeri. Dan YoonAh hanya nyengir dengan gigi yang berlumur busa pasta gigi.

 

Kini sepasang kekasih baru itu tengah sibuk didapur. Mereka berdua mengenakan celemek dengan motif yang sama. YoonAh terlihat sedang menyusun semua bahan-bahan yang diperlukan ditata rapi diatas meja. Siwon hanya memperhatikannya dengan saksama.

“Kau yakin bisa memasak Waffle yang lezat untukku?” Tanya Siwon.

“Tentu. Kau tidak perlu meragukan keahlianku dalam memasak!” ucap YoonAh dengan yakin.

“Baiklah kalau begitu langkah awal membuatnya bagaimana? Ajarkan aku ya cheff!” goda Siwon.

“Baik.. cheff YoonAh Kim Akan mengajarimu membuat Waffle.” Seru  YoonAh meladeni ucapan Siwon.

YoonAh meletakannwadah berukuran sedang untuk mebuat adonan waffle.

“Pertam tama , Aduk tepung bersama baking powder serta garam secukupnya. Seperti ini.” YoonAh mencontohkan mengaduknya sampai merata. Dan siwon hanya memperhatikannya. “Lanjutkan aduk ini sampai sedikit mengembang.”

Lalu YoonAh menyiapkan wadah baru lagi. “ yang ini untuk mengaduk kuning telor, susu cair dan minyak. Seperti ini.” YoonAh mulai mengaduk itu menjadi satu mengenakan mixer.

Siwon hanya memanggut manggut paham.

“Adonan punyaku dicampurkan keadonan punya mu seperti ini.” YoonAh menuangkan kocokan kuning telur dengan tepung tadi. Lalu mengaduknya sampai adonan mengembang dan kental.

“Tolong ambilkan krim putih telurnya.”

Siwon segera mengambil krim putih telurnya. Dan YoonAh mencampurnya  dengan adonan tadi dan mengocoknya secara manual dan perlahan. “Sudah selesai. Tinggal dicetak.”

Siwon memberikan cetakan Muffle berukuran sedang pada YoonAh dan YoonAh menuang adunan tersebut dengan perlahan dan merata. Setelah itu ia bawa ke oven dan diletakan disana.

“Sekarang letakan di oven dengan suhu sedang, dan tunggu 20 menit”

“it’s so simple ?” Heran Siwon.

“Iya.. sekarang sediain saus karamelnya deh.”

“Aku sudah tidak sabar untuk mencicipinya!!” seru Siwon gembira.

YoonAh hanya mendiaminya saja dan fokus mengaduk-aduk caramel yang sedikit membeku karena disimpan dilemari es.

Siwon tersenyun jahil melihat sisa adonan waffle yang masih tersisa diwadah. Pikiran untuk mengisengi YoonAh pun bereaksi dengan cepat. Siwon menempelkan telapak tangannya pada wajah adonan lalu menghampiri YoonAh dan  melumuri wajah YoonAh dengan itu dari belakang. YoonAh menjerit ketika menyadari Siwon mengotori wajahnya dengan adonan waffle yang lengket. Dan itu malah membuat Siwon jadi tertawa terbahak-bahak.

“YA!!! CHOI SIWON!!!”

Lalu YoonAH Seolah membalas dendam tidak mau kalah. Diapun mencelupkan tangannya ke  piring caramel. Dan menempelkan pada wajah Siwon. Sehingga wajah siwon jadi seperti berminyak yang sangat lengket. Kini giliran YoonAh yang tertawa terbahak-bahak.

Siwon terasa belum puas maka ia ingin membalas lagi pada Yoonah. tapi YoonAh segera kabur berlari menghindari tempelan tepung lainnya dari Siwon.

“Ya.. siwon!! Hentikan!!” teriak YoonAh sambil menghindari kejaran Siwon.

“Tidak akan!! Siwon terus saja menggodanya dan mengejarnya.

Mereka sudah seperti tikus dan kucing yang main kejar kejaran didalam apertement. YoonAh berdiri dibelakang kursi dan siwon didepan kursi. Mereka saling melempar senyum mengejek.

“Ah.. sudah aku tidak mau!!” keluh YoonAh dengan wajah memelas.

Lalu Siwon menghampirinya dan YoonAh menghindar lagi. Tapi sial saat Siwon ingin menangkap YoonAh kakinya malah tersandung karpet sofa dan wadah adonana itu terlempar kesampingnya. Lalu ia malah jatuh tepat ketika menarik tubuh YoonAh dan posisinya jadi sedikit menibani tubuh YoonAh.

“Tidakk…!!” teriak YoonAh dan Siwon bersamaan.

~Brukk…!!!~

 

~***~

 

Note : Annyeong Raeders!!! ^_^// hehhee.. alhamdulilah ya udah kelar juga part.8 na dan semoga, ceritanya tetap menghimbur dan dapat dipahami jalan ceritanya. Aduh sepertinya ini akan menjadi ff terpanjang yang aku buat.. hehe, target aku sih untuk  ff ini sampai 14 part. Jadi semoga cerita yang saya sajikan sampai chapter 8 ini tidak membosankan, dan YoonWon moment yang saya berikan juga semoga real..eh? maksudnya disukai pembaca sekalian..Oke Thank you very much buat RESTYGEE yang udah posting selalu ff ku ini.. dan pembaca yang setiap yang selalu komentar karyaku.. kalian adalah yang terbaik..!! oke See you! Tunggu part.9-nya ya? 😀

Iklan
Tinggalkan komentar

144 Komentar

  1. lushisone

     /  Juli 23, 2013

    kocak bget nih 2 orang ttp aja ga bisa akur pdhal uda jdi kekasih haha seru 🙂

    Balas
  2. Cikha Choi

     /  Juli 26, 2013

    yeah kocak kocak.seru bgd critax.dan akhrx mrka jadian jg.

    Balas
  3. Yyyee…
    .akhirnya jadian juga yg di nantikan sweet momen deh jadinya…
    . .lanjut…

    Balas
  4. aat yoonwon

     /  Juli 31, 2013

    Apa yang akan terjadi dengan yoonwon?

    Balas
  5. AndreaSoneYoonWonited

     /  Agustus 5, 2013

    Daebak, semoga ini kejadian di kehidupan nyata, Yoona siwon is real, the best couple

    Balas
  6. Agatharia

     /  Agustus 11, 2013

    Yeayyyy akhirnya yoonwon jadian juga..kyuhyun jg kyk.a jatuh cinta sm seohyun deh..wkwk

    Balas
  7. Permana

     /  Agustus 15, 2013

    Akhrx yoonwon pacran jga…wah snengx,,

    Balas
  8. lala

     /  Agustus 18, 2013

    so sweett.. Next..

    Balas
  9. sari

     /  Agustus 25, 2013

    akhirnya yoonwon jadian juga

    Balas
  10. Akhyla YoonWonited

     /  September 2, 2013

    Wah… Chukkae !! Akhir nya mereka pacaran jg 🙂

    Balas
  11. Aigoo so sweet banget mereka, aku langsung baca next chapter yah eon..

    Balas
  12. Hahahhaha…..akhitnya mtka jdian jg..
    🙂

    Seneng ngd liad moment YW !!

    Balas
  13. mutiarananda

     /  November 19, 2013

    Kok gak kerasa banget ternyata ff ini udah lama juga ya

    Balas
  14. yeona

     /  Maret 23, 2014

    Hahaha kompak bnget sih jadi lucu liatnya!

    Balas
  15. nina

     /  Mei 2, 2014

    ahhh,,jadian jg t mrka,,,,hehh
    so sweettt….

    Balas
  16. Kya… Lucu sekali aku lihat wonppa ini cemburunya bsr jg, dan pada akhirnya mereka jadian jg ya.. Hahaha……… Benar2 keren ni FF bahkan ceritanya nyambung bgt dan ada komedinya jg
    I Like It…

    Balas
  17. Seru thu masak”.a,,,
    Ikutan donk…

    Balas
  18. Dwi Sivi Fatmawati

     /  Januari 8, 2015

    wah ada yg berbunga bunga,, kyak aku yg bcanya jga berbunga bungs hehe

    Balas
  19. Hahaha……… Lucu bgt lht tingkah YW, senang deh akhirnya mereka jadian

    Balas
  20. sdhifakhri

     /  Maret 23, 2015

    Aigoo, sumpah siwon so sweet bgt nembak yoonanya. Ciyee yg buat sarapan bareng , smpe mukanya pada blepotan gara” dijailin siwon pake caramel , hehe.

    Balas
  21. Zhahra

     /  April 7, 2015

    Seneng banget akhirnya mereka jadian…
    Semoga mereka selalu bahagia selamanya…
    Amiiin..

    Balas
  22. ria

     /  Oktober 18, 2015

    Lucu bgt,
    Benci jd cinta

    Balas
  23. melani

     /  Desember 10, 2015

    Akhirnya mereka jadian juga n siwon ternyata romantis bgt, mereka juga udah saling suka sejak dulu..

    Balas
  1. Kumpulan Link FF YoonWon Sequel by Me | UlanChoi Style

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: