[FF] Love Story In The Magic School (Chapter 1 – First Meet)

[FF] Love Story In The Magic School (Chapter 1 – First Meet)

 

Title                  : Love Story In The Magic School

Author              : Retno / LoveYoonWon 4ever (e-mail : retnosinicegirl@yahoo.co.id)

Main Cast        : Choi Siwon (Super Junior)

Im Yoon Ah / Im Yoona (SNSD)

Support Cast    : Choi Minho (SHINee)

Lee Donghae (Super Junior)

Shin Dong Hee As Shindong (Super Junior)

Kim Heechul (Super Junior)

Etc.

Genre               : Romance, Adventure, Fantasy, Mistery

Length              : Chapter

Rating               : PG-13

Author Notes   : Annyeong yeorobun~~ chapter 1 nya datang ada yang nanya siapa ortunya Minho ya tunggu aja di chapter-chapter berikutnya keke… ingat jangan Siders and plagiat yah ini ff hasil pemikiran author dan ini hanyalah sebuah fiksi bukan nyata jika ada kesamaan unsur cerita dengan film Harry Potter itu hanya terinspirasi selebihnya hasil imajinasi author sendiri, walaupun jelek tapi haragai yah dan  author ucapin thanks bgt bwt readers yang udah comment di prolog ff ini Khamsahamnida^^. Oh ya inisial hurif ‘V’ di ff ini bukan Voldemort loh ya author udah nemuin nama yang juga berinisial ‘V’ dan namanya cocok buat antagonis tapi bukan orang korea namanya. Not like? don’t read!! don’t bashing!!! Ochem!? Happy Reading!!!

Terlihatlah seorang anak kecil yang sedang tidur tapi matanya tak juga terpejam ia terus memikirkan sesuatu yang sangat ingin ia tahu. Ia akhirnya memutuskan untuk ke kamar orang tuanya.

“Appa….Eomma… bangun…” rengeknya

“Minho-ya kamu belum tidur juga sini” kata sang eomma menyuruh anaknya untuk tidur ditengah-tengah mereka.

“Appa Eomma tolong ceritakan dong tentang dunia sihir dan cerita yang unik”

Eommanya terdiam sang appa pun bangun dan menceritakannya

“Baiklah Minho-ya appa akan menceritakannya, tapi minho setelah itu segera tidur ya?”

“Ne appa”

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Dahulu kala ada seorang anak kecil bernama Choi Siwon saat itu hidupnya sangat bahagia. Suatu hari tiba-tiba datanglah seorang namja dewasa dan menyeramkan berjubah hitam ia membawa sebuah tongkat sihir. Ia menyerang kedua orang tua Siwon, ayahnya pun tewas seketika saat bertempur dengan orang itu sekarang sang ibu melindungi Siwon yang saat itu berusia 2 tahun. Ia pun juga melawannya tapi apa daya ibunya pun juga meninggal. Dan tinggal Siwonlah yang berada di sana ia pun berniat ingin menyerang Siwon ia mengarahkan tongkat sihirnya ke wajah siwon kecil. Siwon yang tak mengerti apa-apa hanya diam. Lalu ada orang yang menolongnya yaitu Leeteuk. Orang-orang sangat takjub padanya ia bisa selamat dari orang jahat yang berinisial ‘V’ itu. Dan  Leeteuk membawanya ke rumah keluarga Kim.

10 years later

Pada suatu pagi dalam perjalanannya menuju ke kantor, paman Kim melihat banyak hal-hal aneh yang terjadi. Ia melihat kucing dapat membaca peta di sudut jalan Apgojeong, orang-orang yang memakai jubah hitam, dan burung hantu yang terbang di siang hari. Paman Kim berpikir bahwa kejadian aneh tersebut ada hubungannya dengan saudara iparnya yang bernama Tiffany dan Hangeng. Paman Kim adalah orang yang tidak percaya pada hal-hal misterius atau berkekuatan gaib. Oleh karena itu, ia dan istrinya tidak mau jika mereka dihubungkan dengan Tiffany dan Hangeng sebagai penyihir.

Sementara itu Leeteuk kepala sekolah penyihir Magician bertemu Profesor Yesung, yang juga guru di Magician, serta seorang raksasa yang bernama Shindong di luar rumah keluarga Kim. Leeteuk bercerita bahwa Vincent telah membunuh Tiffany dan Hangeng, tetapi ia tidak berhasil membunuh bayi mereka yang bernama Siwon. Leeteuk menyelamatkan Siwon dan menaruhnya di depan pintu keluarga Kim yang mempunyai hubungan dengan keluarga Siwon. Leeteuk berencana memberikan surat pada Siwon yang isinya mengajak Siwon untuk bersekolah di Magician.

~~~~~~~~~

“Cepat sedikit siwon tata yang bagus cepat” perintah paman siwon kepada siwon

“Ne ahjussi” siwon segera menata hadiah yang sebanyak 36 buah itu dan meletakkan kue tart di depan seorang anak kecil gemuk.

“SUDAH BELUM?” teriak anak gemuk itu

“Sudah sayang sekarang buka matamu” anak itu membuka matanya dan mendapati banyak hadiah dan kue ultahnya.

“Berapa jumlah hadiahnya bu?”

“Semuanya ada 36 buah hadiah sayang” jawab sang ibu

“KENAPA CUMAN 36, TAHUN LALU KAN JUMLAHNYA 37 aku tak mau tahu hadiahnya harus lebih banyak” bentak anak itu sambil mengamuk

“Sudah-sudah jangan ngambek nanti saat kita ke kebun binatang kita belikan 2 lagi bagaimana?” bujuk sang appa

“Yasudah ayo kita berangkat cepat naik ke mobil” ajak sang eomma

Siwon yang melihatnya hanya memasang muka sedih, dari kecil ia tak pernah mendapatkan hadiah ulang tahun dari paman dan bibinya. Dia sangat merindukan pelukan hangat orang tuanya. Besok adalah hari ultahnya ia berharap bisa mendapatkan hadiah.

Sebelum masuk ke mobil pamannya membisikkan sesuatu pada Siwon

“Kalau kau melihat hal-hal aneh, hiraukan saja dan jangan buat masalah kalau kau buat masalah terimalah hukumanmu”

“Ne ahjussi” ucap Siwon dan masuk kedalam mobil.

At kebun binatang

“Ah cepat bergerak, suruh ularnya bergerak” kata Kangin anak bibi Siwon

“Hah payah tidak bisa apa-apa aku pergi saja” Kangin pun pergi diikuti orang tuanya

“Hey ular kau tahu kau sebenarnya tak payah hanya saja kau lelah dikurung didalam sini” Siwon mengajak ular itu bicara.

Ular itu bergerak dan berhadapan dengan Siwon sambil bicara “Kau benar, tolong aku” Siwon terkejut mendapati ular itu bisa bicara padahal dia tidak bisa bahasa ular.

“Kau bisa bicara?” Tanya siwon

Ular itu mengangguk, lalu ular itu menoleh ke sebuah tombol pembuka kaca dengan maksud ‘bukakan kacanya aku ingin keluar’

“Kau ingin bebas?” Tanya siwon lagi sambil tersenyum

BRAKK…

Tiba-tiba Kangin datang dan mendorong tubuh Siwon hingga jatuh terkapar di tanah, dia hanya meringis kesakitan. Sambil memandang Ular itu dan Kangin.

“Wah ularnya bergerak ayo gerak lagi cepat” ujar Kangin sambil menggedor-gedor kaca penutup dan tiba-tiba saja

BYURR…

Kangin masuk kedalam kolam yang ada di dalam kaca. Dan ular itu pun keluar

“Thanks” kata ular itu kepada Siwon ia hanya membalasnya dengan senyuman. Semua orang kaget dengan adanya ular yang keluar itu. “Ular….ular..ular OMG ular…” teriak orang-orang disana.

Kangin bangun dan saat ingin keluar, tiba-tiba kacanya sudah tertutup ia menggedor-gedor kacanya. Orang tua Kangin pun segera menghampirinya “Kenapa bisa kau ada disini nak?” ujar sang eomma

“Tolong… tolong keluarkan aku dari sini tolong”

At House

Kangin segera masuk kedalam rumah dan ibunya mengeringkan tubuhnya dengan handuk.

Sedangkan appanya sekarang sedang menghukum Siwon

“Apa yang kau lakukan tadi hah?” ucap pamannya sambil menjambak rambut Siwon

“Aku bersumpah paman aku tak melakukan apa pun tiba-tiba saja kacanya hilang begitu saja” jawab Siwon jujur

“Alah tak usah bohong sekarang terima hukumanmu”

BRAKK

Pamannya mengunci Siwon di sebuah kamar yang kecil dan gelap. Memang dari kecil Siwon tidak pernah diperlakukan dengan baik oleh paman dan bibinya, ia selalu saja dianggap sebagai pembantu di rumah itu. Dan selalu di suruh ini-itu ia hanya menurut saja karena baginya bisa makan dan tidur nyenyak saja itu sangat beruntung. Siwon sendiri juga bingung ia sering mengalami hal-hal yang aneh akhir-akhir ini.

At Morning in House

Siwon sudah bangun ia kemudian mandi dan mempersiapkan sarapan untuk paman dan bibinya. Ia pergi keluar rumah dan mendapati 3 buah surat. Ia melihat satu-persatu surat tersebut ada salah satu surat bertuliskan ‘To Mr. Siwon Choi’ Siwon yang tak mengerti maksudnya malah memberikan semua surat itu kepada pamannya. Pamannya langsung membuka surat itu setelah membacanya tatapannya menjadi seperti orang marah dan langsung menyobek-nyobek kertas itu beserta amplopnya. Keesokan harinya ada 2 buah surat untuk Siwon pamannya langsung menyobeknya tanpa membacanya. Kejadian ini terus berlangsung setiap hari, Siwon setiap hari melihat pamannya membakar surat-surat itu lama-lama dia pun mengerti bahwa sebenarnya surat itu untuknya. Hari itu hari minggu, semua orang sedang bersantai menikmati liburan ini ada yang jalan-jalan ada pula yang hanya di rumah sambil berkumpul bersama keluarga.

“Hari ini adalah hari yang terindah bukan?” ucap paman Kim

“Memangnya hari ini ada apa appa?” Tanya Kangin yang masih bingung

“Hari ini adalah hari minggu, tidak ada surat satu pun” jawab paman Kim dan akan memakan rotinya.

Siwon sedih kenapa hari ini tak ada surat padahal ia berniat membacanya, ia melihat keluar jendela dan mendapati banyak burung hantu di sana ia bagaikan tau apa yang akan terjadi ia segera melihat ke cerobong asap dan…..

BETS..

Saat paman Kim akan makan ada satu surat keluar dari cerobong asap hingga membuat rotinya jatuh. Ia segera melihat surat itu dan menyobeknya.

“Tidak akan ada surat lagi kan hari ini?” ucapnya tenang tapi beberapa menit kemudian…

BRUSSSSHHH….BRUSSHHH…

Beratus-ratus surat keluar dari cerobong asap dan Siwon segera tersenyum bahagia sambil bermain dengan hujan surat itu dan ia mencoba mendapatkan satu surat itu tapi pamannya segera mengejarnya dan memeluk Siwon agar tak dapat mengambil surat-surat itu.

“Lepaskan…lepaskan aku surat itu untukku” ujar Siwon sambil berontak terus, Kangin dan eommanya melihatnya sambil berkata,

“Appamu benar-benar gila”

“Iya..”

Tapi apa daya tenaga Siwon lebih kecil dari pamannya. Lalu Siwon pun dimasukkan ke dalam mobil dan Paman Kim membawa keluarganya mengungsi ke gubuk kecil diatas karang besar yang menjorok ke laut.

Jam 00.00 KST

Siwon sedang beres-beres barang-barangnya bersama Kangin pula karena memang mereka tidur sekamar. Ada orang yang menggedor-gedor pintu dengan keras yang bersamaan dengan badai dan ombak besar yang menghantam batu karang. Siwon pun segera bersembunyi dibalik lemari karena ia takut. Dan..

BRAKK….

Pintu pun patah dan mereka semua shock termasuk paman dan bibi Kim.

“Maaf atas pintunya susah sekali” kata orang berbadan besar dan memasang pintu lagi lalu di pukul dengan keras.

“Apa kau Choi Siwon? Dulu aku melihatmu terakhir kali saat kau berusia 2 tahun sekarang kau sudah besar bahkan perutmu buncit” kata paman berbadan besar itu pada Kangin, Kangin hanya memandang takut orang itu.

“A…akk…aku bukan S…ssiiwoonn” jawab Kangin

Dengan mengumpulkan keberanian besar Siwon keluar dari tempat persembunyiannya. Ia mengakui dirinya kepada Orang berbadan besar itu.

“A…akk…aku… Choi Siwon”

“Oh jelas kau, kau sekarang sudah besar nak, ini aku memberimu sedikit hadiah, walaupun tadi sempat kududuki tapi semoga rasanya tetap enak dan bagus”

“Wah… gomawo…” ucap Siwon sumringah dan melihat cake yang dibawakan oleh paman berbadan gemuk dan besar itu dan untuk pertama kalinya ia mendapatkan hadiah di hari ultahnya ini.

“Choneun Shindong Imnida, aku dari Sekolah Magician mengantarkan surat ini untukmu, kau diterima di sekolah kami” kata paman berbadan besar memperkenalkan dirinya sambil menyerahkan sepucuk surat kepada Siwon.

“Jinjjayo?? Aku masuk ke sekolah ini? Tapi kenapa aku tak punya bakat apapun dalam magic dan aku tak pernah tahu apa itu magic dan sekolah ini?”

“Ayahmu adalah seorang penyihir ia menikah dengan ibumu dan mereka berdua menjadi penyihir hebat dan kau pewaris kehebatan mereka. Kau sangat hebat nak kau punya bakat yang luar biasa jika dilatih sedikit saja pasti kau sudah menjadi penyihir hebat” jelas Shindong

Sementara itu Kangin memanfaatkan kesempatan ini untuk memakan kue milik Siwon dari Shindong tadi.

“Jangan bawa Siwon pergi sudah cukup kekonyolan ini semua kepercayaan kalian yang aneh itu. Kau tahu sejak adikku mengenal appa Siwon ia menjadi aneh dan sejak ia menikah dengannya lalu melahirkan Siwon ia menjadi penyihir apalah itu namanya. Appa Siwon telah membuat adikku ikut-ikutan aneh dan sekarang lihatlah ia menjadi korban dia meninggal gara-gara sihir bodoh itu” sahut Ahjumma Kim sambil menangis

“Cepat kau keluar dari rumahku jangan ganggu kami cepat!!!!” suruh tuan Kim

“Ayo Siwon tunggu apalagi apa kau mau disini?” ujar Shindong dan hendak berjalan menuju pintu tapi sebelumnya ia sudah menyihir Kangin yang asyik makan kue sehingga hidungnya panjang seperti pinokio (#keke…lucu juga author bayanginnya xD) orang tuanya pun panic dan menuju ke Kangin yang teriak-teriak. Siwon pun segera menyusul Shindong ia ikut dengannya.

“Kita akan kemana?” Tanya Siwon dengan polosnya

“Kita akan ke sekolah tapi aku ingin mengajakmu jalan-jalan dulu”

Shindong seperti membaca sebuah mantra di depan tembok,

“Open the door I’m Shindong and my friends Siwon will enter dan ia memasukkan digit angka 730”

Dan setelah itu ada sebuah gerbang di tembok itu dan terbukalah gerbang itu mereka lalu masuk kedalam.

“Bagaimana caramu membukanya?”

“Kita suruh saja pintunya untuk membuka hanya orang yang dikenal namanya dan punya kode di dunia sihir”

“Oh…” ujar Siwon hingga mulutnya membentuk huruf O sempurna.

“Kita ke bank dulu untuk mengambil uang” Siwon pun hanya menurut saja dan mengikuti Shindong

“Selamat Datang tuan ada yang bisa saya bantu?” Tanya seorang kurcaci yang bentuknya sangat aneh hingga membuat Siwon bergidik ngeri…

“Tenanglah dia orang baik, dia tak akan menyakitimu” terang Shindong

“Apakah kau Choi Siwon?”

“Ya, aku Choi Siwon” ucap Siwon memperkenalkan dirinya.

“Shin Ahjussi kenapa semua orang bisa tahu bahwa namaku Choi Siwon?” Tanya Siwon sambil berbisik-bisik kepada Shindong

“Mereka tentu saja tahu nanti aku akan ceritakan”

“Kami akan membuka brankas nomer 407” ujar Shindong

“Baiklah ikuti aku biar aku bukakan” kata penjaga itu

“Shin Ahjussi memangnya ini bank seperti apa?”

“Ini adalah bank dari semua penyihir, disini tempat teraman untuk menyimpan uang atau barang berharga namanya Gringotts” jawab Shindong ramah

“Brankas number 407 open” ucap seperti suara operator itulah menurut Siwon

“Waaahh…” ucap Siwon takjub setelah melihat isi brankas itu adalah beratus-ratus keeping emas.

“Kau kira orang tuamu tak meninggalkan apapun untukmu?”

“Mereka menitipkan semua ini kepadaku mereka meminta aku untuk memberikan semua ini untukmu” lanjut Shindong

Mereka pun mengambil uang itu dan sebagian dimasukkan kedalam tas Siwon untuk keperluannya.

“Thank you” ucap Shindong setelah keluar dari Brankas yang bisa dibilang sangat besar itu.

Mereka berjalan menuju pasar dan toko-toko beraneka ragam berada. Siwon hanya memandang takjub tempat itu. Ada yang sedang melakukan pertunjukkan sulap ada juga yang menjual makanan dan minuman yang diolah dengan sihir pula sehingga cepat penyajiannya.

“Sekarang belilah apa yang kau inginkan”

“Aku rasa aku butuh sebuah tongkat sihir”

“Yasudah sekarang aku ingin membeli sesuatu terlebih dahulu sebaiknya kau pergi saja ke toko itu  disana menjual berbagai tongkat cobalah kesana” kata Shindong dan berlalu dari hadapan Siwon

“Baiklah” jawab Siwon dan berjalan memasuki toko itu

“Ada yang bisa saya bantu?” Tanya Taecyeon pemilik toko itu

“Aku butuh sebuah tongkat sihir”

“Hm… kau bisa coba yang ini” ujar Taecyeo sambil memberikan sebuah tongkat

GRADAK…..

Saat siwon mencobanya dengan menggerakkannya ia malah membuat tongkat-tongkat yang didalam kardus kecil yang tersusun rapi di rak berjatuhan.

“Oh…sepertinya tongkat itu tak cocok untukmu coba yang ini”

PYARRR….

“Ups..”

Sekarang Siwon memecahkan vas bunga kesayangan Taecyeon, Taecyeon hamper kehabisan kesabaran menghadapi Siwon.

“SEE…PER…tinya tongkat itu tak cocok untukmu sebentar aku carikan lagi tongkat yang cocok untukmu” kata Taecyeon beranjak kebelakang dan mengambil sebuah kardus kecil berisi satu tongkat.

“Coba yang ini” ujarnya lagi sambil memberikan tongkat itu kepada Siwon

WUSSSHHH….

Seperti ada sebuah magic saat Siwon memegangnya terasa ada sesuatu yang menyatu dengan dirinya.

“Wau sepertinya tongkat itu sangat cocok untukmu nak padahal selama ini tak ada satu pun orang yang bisa menggunakan tongkat ini”

“Maksudnya?” Tanya Siwon tak mengerti

“Tongkat ini diciptakan berpasangan dan satunya cocok denganmu itu tandanya kau berjodoh dengan tongkat ini”

“Mwo?? Aku berjodoh dengan tongkat hebat ini?? Lalu siapa pemilik tongkat satunya”

“Dia adalah orang yang tidak boleh disebutkan namanya”

“Orang yang tidak boleh disebutkan namanya…” ucap Siwon mengulang kata Taecyeon tadi

“Oh ya berapa harga tongkat ini?”

“Aku memberinya gratis untukmu, ambil saja”

“Khamsahamnida ahjussi”

“Ne cheonma”

Ia berjalan keluar dan menemui Shindong

“Siwon” tegur Shindong

“Ah ne?”

“Ini untukmu” ucap Shindong sambil menyerahkan sebuah burung Hantu Salju kepada Siwon

“Wah gomawo…”

“Cheonma itu untuk hadiah ulang tahunmu”

“Wah indah sekali”

“Ayo kita pergi ke rumahku”

At House Shindong

“Makanlah selagi masih hangat” Shindong memberikan semangkuk pasta kepada Siwon

“Um… enak sekali ini rasa mint yah perpaduan rasa yang nikmat” puji Siwon

“Gomawo”

“Ahjussi sebenarnya siapa orang yang namanya tidak boleh disebutkan itu?”

“Dia adalah orang yang membunuh orang tuamu”

“Siapa dia itu?”

“V…v… hah lupakanlah namanya tidak boleh disebutkan”

“Ayolah ahjussi” rengek Siwon

“Baiklah kau tahu kenapa ada luka di balik telinga kananmu?”

“I don’t know”

“Dulu ada seorang penyihir jahat bernama Vincent ia dulu juga bersekolah di Magician dia itu siswa yang sangat berbakat tapi dia menyalah gunakan bakatnya itu untuk menguasai dunia dan pada suatu malam dia menyerang keluargamu pertama appamu meninggal, kemudian eommamu hanya dirimulah yang bisa selamat darinya karena Leeteuk menyelamatkanmu”

“Vincent aku akan menemukanmu” gumam Siwon dalam hatinya

Sekarang ia sedang mengamati burung hantunya itu

“Temani aku terus ya”

“Kau kan belum punya nama bagaimana kalau aku beri nama Hedwig, aku akan memanggilmu Hedwig”

“Siwon apa kau sudah siap kita akan berangkat sekarang menuju ke stasiun kereta” teriak Shindong dari depan

“Iya ahjussi sebentar lagi aku keluar”

At Stasiun

“Siwon ini tiket keretamu jaga baik-baik jangan sampai hilang”

“Tapi kan ahjussi peron disini kan hanya ada 1-10 tidak ada 9 ¾  aku harus mencarinya dimana paman…?? Paman..?” Tanya Siwon masih tak mengerti tapi yang ditanya sudah menghilang secepat kilat.

Siwon pun memutuskan untuk mencarinya disekitar stasiun peron 9 dan ia bertanya pada pengawasnya

“Permisi pak, kau tahu dimana letak stasiun peron 9 ¾ ?”

“Kau bercanda nak disini tak ada yang nomer 9 ¾ ada-ada saja kau” ujar pengawas itu dan kembali bekerja mengelilingi stasiun ini.

“Haduh dimana sebenarnya stasiun peron 9 ¾ aku tak tahu” kata Siwon frustasi

Tapi tiba-tiba matanya tertuju pada deretan orang sedang berbaris dekat sebuah tembok besar. Ia mengamatinya satu-persatu mereka semua masuk lewat tembok itu dan menghilang. Lalu ada seorang ahjumma yang mengarahkan anak-anaknya ada pula yang kelihatan mirip bisa dibilang kembar yang pertama namanya Lee Sungmin dan yang kedua namanya Lee Ryeowook dan ada satu anak lagi seumuran dengan Siwon.

“Permisi apakah ini jalan menuju stasiun peron 9 ¾ ?”

“Iya apa kau mau kesana juga nak ayo masuk pasti kau takut nak Donghae juga baru pertama kali datang kesini sekarang fokuskan pandanganmu pada tembk di depan” kata Ahjumma itu sambil melihat anak yang seumuran dengan Siwon sedang tersenyum kearahnya, ia hanya membalas senyum anak bernama Donghae itu.

Siwon mulai memfokuskan pandangannya kearah tembok besar itu ia mendorong kopernya yang berada di kereta dorong dengan sekuat tenaga sambil memejamkan matanya.

BLUSSH…

Siwon berhasil menembus tembok itu. Dan ia pun perlahan membuka matanya

“Dimana aku? apa aku sudah mati?” ucapnya sambil memukul pipinya lalu ia menengok ke belakang dan adanya tembok lalu ia menoleh ke depan ke sebuah benda besar yang bertuliskan 9 ¾. Ia kagum sekali dengan sihir. Ia segera memasuki kereta dan duduk di bangku yang kosong. Ia menaruh barang-barangnya. Beberapa menit kemudian muncullah anak yang ia temui sebelum masuk ke gerbang pintu stasiun nomer 9 ¾ dari balik pintu.

“Permisi boleh aku duduk disini?”

“Silahkan duduk saja” kata Siwon sambil menepuk sebelahnya.

“Hai namaku Lee Donghae”

“Namaku Choi Siwon” mereka lalu berjabat tangan

“Wah.. jadi kau Choi Siwon namja yang hebat itu wahh senang bisa berkenalan denganmu.”

“Sama-sama”

“Permisi ingin beli makanan?” Tanya petugas dalam kereta yang membawa beraneka ragam makanan

“Eh…tak usah aku masih kenyang” tolak Donghae

“Tunggu…” sahut Siwon tiba-tiba

“Biar aku beli semuanya” ujar Siwon dan mengeluarkan beberapa uang keeping emas

“Waw… kau sangat kaya” ucap Donghae dengan mulut penuh makanan

“Apa ini?” Tanya Siwon sambil melihat benda kotak kecil yang berisi professor pemilik sekolah.

“Kenapa hilang?” tanyanya lagi

“Jangan pernah berharap gambar itu akan selamanya ada, aku sudah pernah mencobanya dan itu hanyalah tipuan belaka” jelas Donghae

“Oh ya aku pernah mencoba beberapa mantra untuk mengubah kue ini menjadi warna lain kau mau lihat”

“Iya”

“Change Color….change color Hak” tapi tak terjadi perubahan apa-apa dan saat Donghae akan mencoba lagi

TOOOETTT…

Seekor kodok meloncat ke arah jendela ruang SiHae dan kemudian muncullah seorang gadis cantik dengan rambut dibiarkan tergerai menambah kecantikannya

“Permisi… apa kau melihat kodok, kodok milik anak sebelah Cho Kyuhyun hilang” ucap gadis itu

“Change Color….change color Hak” kata Donghae terus mengulangi mantranya tapi tak kunjung berhasil.

“Hah kau mempelajari mantra kecil saja tak berhasil aku selalu berhasil setiap aku menghafal dan mencoba mantra itu, sini aku buktikan” kata gadis itu dan duduk berhadapan dengan Siwon.

Sedangkan SiHae hanya melihat tingkah gadis itu aneh tiba-tiba datang dan ikut nimbrug dengan mereka tapi mereka tak keberatan.

“Broke” ucap gadis itu sambil menuding kaca mata Siwon dengan tongkat sihirnya.

PYAR…

Memang terdengar suara pecahan tetapi kacamata Siwon baik-baik saja. Lalu gadis itu sadar bahwa orang itu adalah Choi Siwon jadi dia tak akan mempan dengan mantra kecilnya.

“Apakah kau Choi Siwon yang mempunyai luka di belakang telinga kananmu itu?”

“Iya namaku Choi Siwon”

“Namaku Im Yoona”

“Namaku Lee Donghae” sahut Donghae

“Aku gak nanya?”

“Yasudah kalau tidak nanya” katanya lalu melanjutkan makannya

“Boleh aku melihat lukamu itu?”

“Boleh” kata Siwon sambil menunjukkan luka itu.

“Kau hebat bisa selamat dari orang yang tidak boleh disebutkan namanya itu.”

Siwon hanya tersenyum tapi tak henti-hentinya Yoona memandangi senyum Siwon itu dan membalasnya juga. Sedangkan Donghae hanya cemberut sambil mengunyah makanannya.

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

“Lalu berikutnya bagaimana Appa?” Tanya Minho dengan mata setengah terpejam.

“Besok saja dilanjutkan ceritanya ya sekarang kamu tidur dulu ini sudah jam 10 malam loh” kata sang appa mengehentikan ceritanya.

“Ne appa”

“Selamat tidur Minho-ya appa sayang kamu”

“Selamat tidur juga appa gomawo ceritanya Hoooammm…” Minho pun tertidur begitupun sang appa segera tertidur sedangkan si eomma sudah tidur sejak tadi.

To Be Continued….

Gimana?? Jelek ya??? Geje yah??? Gak seru?? Yang ada tanda >>> tuw artinya mulai cerita dan akhir cerita yang diceritakan appa minho ngerti kan?? Yasudah gomawo udah mo baca jangan lupa RCL yah haragi author donk butuh berjam-jam nih bikinnya. Bye sampai ketemu di chapter 2. Thanks to admin gee (^_^)

Iklan
Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

48 Komentar

  1. kana

     /  Desember 1, 2012

    lanjut cingu

    Balas
  2. KaRenYS4ever

     /  Desember 1, 2012

    Wah…
    Seru,seru…
    Next part scepatnya ya…
    Dtunggu,

    Gomawo^^

    Balas
  3. kasian wonppany

    Balas
  4. rostina fince manalu

     /  Desember 14, 2012

    wissshhhh ,, ff yoonwon baru nih , ditunggu kelanjutannya ya thor ^^

    Balas
  5. kok mirip dengan harry potter ?

    Balas
  6. Yasmin Iman Nadhira

     /  Maret 28, 2013

    Wahh…Jangan-jangan….

    Balas
  7. Rusyda

     /  Maret 28, 2013

    next

    Balas
  8. Mimin Minati

     /  Juni 10, 2013

    Bukannya ini cerita harry potter yah?tapi gak papalah,bagus kok ^_^
    Kalau siwon jadi harry,yoona jadi hermione dan donghae jadi ron,brarti nanti yoona sama donghae dong?gak kan?tetep yoonwon kan?^_^
    Next 🙂

    Balas
  9. aat yoonwon

     /  Juli 30, 2013

    Lanjut

    Balas
  10. dina

     /  Agustus 11, 2013

    Seperti di adegan film harry potter yg pertama..tp ttp åjå saya suka krn tokoh Ωyå YoonWon..jd ​ƍäª sabar baca part 2..gumawo chingu

    Balas
  11. sari

     /  Agustus 23, 2013

    adegannya kok kayak di film harry potter, tp gpp saya tetep suka

    Balas
  12. Raya

     /  Oktober 15, 2013

    wahhh daebak thor kajja d next
    kya harry potter

    Balas
  13. fira

     /  Januari 4, 2014

    Keren thor, aku bacanya telat ya?

    Balas
  14. zahrania

     /  Maret 24, 2014

    seru….
    aq emng ska yg brgenre fntsy kya gni..pha lgi ni ff mrip kya hrry pttr…
    lnjtin bca deh..

    Balas
  15. im yoo ra

     /  Juli 4, 2014

    Ceritanya keren^^

    Balas
  16. Mia

     /  Juli 9, 2014

    Lucunih ceritaxa

    Balas
  17. jadi Siwon oppa penyihir hebat.
    kayaknya ada cinta segitiga antara YoonWonHae #maybe

    Balas

United, Leave a Coment Here

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: